BKPSDM MENTAWAI TEGASKAN SURAT EDARAN MUTASI YANG BEREDAR ADALAH PALSU



Sumbarnet.id. Mentawai– Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dominikus Saleleubaja, menegaskan bahwa surat edaran mutasi guru yang beredar di kalangan ASN bukan berasal dari instansinya, Senin (10/8/2026).


Dominikus menyebut surat tersebut merupakan penipuan yang diduga dilakukan oknum yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.


Banyak Kejanggalan Ditemukan

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin 10/8/2026, Dominikus membeberkan sejumlah kejanggalan dalam surat edaran yang beredar tersebut.


"Surat edaran ini adalah penipuan. Selama ini BKPSDM setiap melakukan mutasi harus melalui dinas terkait dan ada prosedurnya. Dari nomor surat saja sudah tidak sesuai, termasuk nomor kontak kepala BKPSDM yang dicantumkan juga tidak benar," ujar Dominikus.


Ia menambahkan, nomenklatur nomor surat dalam edaran itu juga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di BKPSDM.


"Kalau surat edaran resmi itu akan keluar secara otomatis di aplikasi SRIKANDI. Jadi kalau ada surat mutasi yang tidak lewat SRIKANDI, patut dicurigai," terangnya.


Diduga Pelaku Orang Luar

Dominikus menduga pelaku bukan orang dalam BKPSDM karena memahami betul prosedur mutasi ASN di daerah.


"Ini tidak mungkin orang dalam yang membuat. Kalau orang dalam pasti tahu prosedurnya. Karena mutasi itu tidak bisa keluar surat sembarangan, harus melalui verifikasi dan disetujui kepala daerah," tegasnya.


Ia menjelaskan alur resmi mutasi. Setiap OPD yang membutuhkan mutasi harus menyurati BKPSDM. Surat itu terlebih dahulu ditujukan kepada Bupati, lalu didisposisikan ke BKPSDM untuk ditindaklanjuti.


"Jadi surat edaran yang beredar tersebut murni penipuan, bukan berasal dari BKPSDM Mentawai," ucapnya.


Dominikus menghimbau seluruh ASN di lingkungan Pemkab Mentawai, khususnya para guru, agar berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak resmi.


"Kepada seluruh ASN, kalau ada keraguan terhadap informasi yang beredar silakan langsung menghubungi kantor BKPSDM untuk melakukan konfirmasi. Jangan sampai ada yang jadi korban," imbaunya.


Dominikus juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan oknum yang mengatasnamakan BKPSDM untuk kepentingan mutasi dengan meminta sejumlah imbalan. (Robi)

0 Post a Comment:

Posting Komentar