Polres Sawahlunto Hadiri Batafa dan Pengukuhan KAN Talawi Periode 2026-2031

 


SUMBARNET - Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.Ik., MH yang diwakili Kapolsek Talawi Iptu Aripin Ahmad menghadiri kegiatan Budaya Adat Talawi Festival (Batafa) sekaligus pengukuhan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talawi periode 2026-2031, Kamis (27/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam menjaga, melestarikan sekaligus memperkuat keberadaan nilai-nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.


Kehadiran jajaran Polres Sawahlunto dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap berbagai kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian adat, budaya dan kearifan lokal.


Kapolsek Talawi Iptu Aripin Ahmad hadir mewakili Kapolres Sawahlunto bersama unsur pemerintahan, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya.


Batafa tidak hanya menjadi kegiatan yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat Talawi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat silaturahmi antara unsur adat, pemerintah dan masyarakat.


Sementara itu, pengukuhan KAN Talawi periode 2026-2031 menjadi momentum dimulainya amanah dan tanggung jawab kepengurusan KAN dalam menjalankan tugas adat serta menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan secara turun-temurun.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra melalui Kapolsek Talawi menyampaikan bahwa kepolisian memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Batafa dan pengukuhan KAN tersebut.


Menurutnya, adat dan budaya memiliki peranan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. 


Nilai-nilai adat yang mengedepankan kebersamaan, musyawarah, gotong royong dan penghormatan terhadap sesama sejalan dengan upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


“Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polres Sawahlunto terhadap pelestarian adat dan budaya masyarakat. Kami berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat tetap dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Kapolres mengatakan, kepolisian memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun dalam pelaksanaannya diperlukan sinergi dengan seluruh komponen masyarakat.


Tokoh adat dan KAN dinilai memiliki posisi strategis dalam membantu menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah, KAN, tokoh adat dan masyarakat, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.


“Kami berharap KAN yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan baik, menjadi pengayom masyarakat dalam bidang adat serta terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur, termasuk kepolisian,” katanya.


Lebih lanjut, Kapolres berharap kegiatan budaya seperti Batafa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sebagai upaya menjaga identitas dan warisan budaya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Talawi kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.


Menurutnya, generasi muda perlu dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan adat dan budaya agar mereka tidak kehilangan akar budaya di tengah perkembangan zaman.


“Harapan kami, kegiatan seperti Batafa ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat dan budaya daerah. Dengan demikian, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal dapat terus hidup dan berkembang,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Talawi.


Menurutnya, keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.


Peran tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan kekeluargaan dan musyawarah, sekaligus mencegah terjadinya konflik di tengah masyarakat.


“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kerukunan. Apabila terdapat persoalan di tengah masyarakat, mari dikedepankan komunikasi, musyawarah dan penyelesaian secara bersama-sama. Kami dari kepolisian siap mendukung dan bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.


Pengukuhan KAN Talawi periode 2026-2031 diharapkan dapat semakin memperkuat kelembagaan adat serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.


Kepolisian juga berharap kepengurusan KAN yang baru dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai sosial dan budaya sekaligus membantu menciptakan suasana yang aman, tertib dan harmonis.


Pelaksanaan Batafa dan pengukuhan KAN tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian adat dan budaya dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun.


Polres Sawahlunto berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan seluruh unsur masyarakat, termasuk lembaga adat. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar