Pemasangan Box Culvert Drainase di Jalan Imam Bonjol, PUPR Padang Upayakan Percantik Kota dan Atasi Banjir



SUMBARNET - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. Salah satunya melalui pekerjaan pemasangan box culvert atau box copel pada saluran drainase di Jalan Imam Bonjol, kawasan belakang Kantor Kecamatan Padang Selatan.


Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membenahi sistem drainase perkotaan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih dan nyaman bagi masyarakat.


Keberadaan saluran drainase yang baik dinilai memiliki peranan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama dalam mengantisipasi persoalan genangan air dan banjir yang kerap terjadi ketika intensitas curah hujan meningkat.


Pemasangan box culvert di kawasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas saluran air serta memperlancar aliran drainase. Dengan sistem drainase yang lebih baik, air hujan dapat dialirkan secara optimal sehingga risiko terjadinya genangan di kawasan permukiman maupun ruas jalan dapat diminimalisir.


Selain memiliki fungsi utama dalam pengendalian banjir, pembangunan dan penataan drainase tersebut juga memberikan dampak terhadap estetika lingkungan. Saluran yang sebelumnya terbuka dapat ditata dengan lebih rapi sehingga kawasan perkotaan terlihat lebih bersih dan tertib.


Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memberikan manfaat langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.


Kawasan Jalan Imam Bonjol sendiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Karena itu, keberadaan infrastruktur pendukung seperti drainase menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus mendapat perhatian secara berkelanjutan.


Pembangunan box culvert juga diharapkan dapat menjadi solusi terhadap persoalan saluran air yang selama ini mengalami penyempitan, sedimentasi maupun tidak mampu menampung debit air dalam jumlah besar pada saat hujan turun dengan intensitas tinggi.


Ketua Bidang Antar Lembaga DPW Repro Sumatera Barat, Firma Ragnius, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Dinas PUPR Kota Padang dalam melakukan pembenahan saluran drainase di kawasan tersebut.


Menurutnya, pembangunan infrastruktur drainase merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang sangat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.


Ia menilai langkah Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR patut didukung karena persoalan banjir dan genangan air masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara serius, khususnya di wilayah perkotaan.


“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas PUPR Kota Padang, yang terus melakukan pembenahan infrastruktur, termasuk melalui pemasangan box culvert pada saluran drainase di Jalan Imam Bonjol belakang Kecamatan Padang Selatan,” ujar pria yang akrab disapa Ad Firma, pada Sabtu (5/9/2026).


Menurut Ad Firma, pembangunan drainase yang baik merupakan bagian penting dari penataan kota. Infrastruktur tersebut bukan hanya berkaitan dengan persoalan mengalirkan air, tetapi juga berhubungan dengan kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, kelancaran aktivitas warga serta keindahan wajah kota.


“Tujuan dari pembangunan dan pembenahan drainase tentu sangat jelas, yakni bagaimana menciptakan sistem pengelolaan air yang lebih baik sehingga dapat mengurangi risiko genangan dan banjir. Di sisi lain, penataan ini juga membuat lingkungan menjadi lebih rapi dan memperindah kawasan perkotaan,” katanya.


Ad Firma mengatakan, persoalan banjir di wilayah perkotaan tidak bisa dipandang sebagai persoalan sederhana. Dibutuhkan perencanaan yang matang serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan agar sistem drainase dapat berfungsi secara maksimal.


Karena itu, ia berharap pembangunan infrastruktur seperti pemasangan box culvert tidak hanya dilakukan pada satu titik, tetapi dapat terus dilanjutkan pada kawasan-kawasan lain yang membutuhkan perhatian pemerintah.


“Kami berharap program pembenahan drainase ini terus berkelanjutan. Pemerintah tentu memiliki data dan pemetaan terhadap kawasan yang rawan genangan maupun banjir. Kawasan-kawasan tersebut perlu mendapatkan prioritas agar persoalan banjir dapat ditangani secara bertahap dan terukur,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Ad Firma juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga keberadaan saluran drainase yang telah dibangun pemerintah.


Menurutnya, infrastruktur yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak diiringi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


“Kita juga berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga saluran drainase. Jangan membuang sampah ke dalam selokan atau saluran air. Sebab, sampah yang menumpuk dapat menyebabkan penyumbatan dan pada akhirnya kembali menimbulkan genangan serta banjir,” katanya.


Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kota Padang yang bersih, indah dan nyaman.


Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam membangun serta melakukan pemeliharaan infrastruktur, sementara masyarakat juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun.


“Pembangunan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga harus ikut memiliki rasa tanggung jawab. Ketika pemerintah membangun drainase yang baik, maka kita semua harus ikut menjaganya. Dengan demikian manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Ad Firma.


Ia berharap berbagai program pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kota Padang dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Menurutnya, pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti jalan, drainase, sanitasi dan fasilitas umum harus menjadi perhatian penting dalam menciptakan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik.


“Kami berharap Kota Padang ke depan semakin tertata, semakin bersih dan semakin nyaman. Pembangunan infrastruktur harus terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat serta kondisi lingkungan. Termasuk dalam menghadapi perubahan cuaca dan curah hujan yang cukup tinggi, sistem drainase harus benar-benar menjadi perhatian,” tuturnya.


Pemasangan box culvert di Jalan Imam Bonjol belakang Kecamatan Padang Selatan diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung program penataan infrastruktur Kota Padang.


Dengan sistem drainase yang lebih baik, persoalan genangan air dapat diminimalisir, lingkungan menjadi lebih tertata dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lebih nyaman.


Upaya pembenahan tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat sekaligus memperindah wajah Kota Padang.


Ke depan, masyarakat berharap program pembangunan dan normalisasi saluran drainase dapat terus dilakukan secara merata di berbagai wilayah Kota Padang, terutama pada titik-titik yang selama ini menjadi daerah rawan genangan air.


Dengan dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat serta pengawasan bersama, pembangunan infrastruktur diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat Kota Padang. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar