Tampilkan postingan dengan label Bank Nagari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bank Nagari. Tampilkan semua postingan


SUMBARNET - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, Roni, melontarkan sorotan tajam terhadap hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat terhadap PT Bank Nagari.


Roni mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat tidak sekadar menjadikan LHP BPK sebagai dokumen administratif, tetapi berani menelaah dan menguji setiap temuan maupun catatan pemeriksaan yang dinilai memiliki indikasi permasalahan serius.


Menurutnya, apabila dalam LHP tersebut ditemukan persoalan yang berpotensi berkaitan dengan pelanggaran hukum atau menimbulkan kerugian keuangan negara maupun daerah, maka aparat penegak hukum memiliki alasan untuk melakukan pendalaman sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.


“Kami mendorong Kejati Sumatera Barat untuk membedah dan menelaah secara serius LHP BPK RI Perwakilan Sumbar terhadap Bank Nagari. Kalau ada temuan yang mengarah pada dugaan pelanggaran atau kerugian keuangan negara, jangan sampai hanya menjadi catatan pemeriksaan yang berakhir di atas meja,” tegas Roni.


STATEMENT TAJAM KETUA DPW REPRO SUMBAR


Roni menilai pengawasan tidak boleh berhenti hanya di tingkat kantor pusat Bank Nagari di Padang. Jika terdapat temuan pemeriksaan yang berkaitan dengan aktivitas atau transaksi pada kantor cabang maupun kantor cabang pembantu (KCP), maka titik-titik tersebut juga perlu ditelaah berdasarkan dokumen pemeriksaan BPK.


“Jangan hanya melihat kulitnya. Kalau ada temuan yang berkaitan dengan cabang atau KCP, periksa juga alur transaksi, kewenangan, proses pengambilan keputusan, sampai siapa yang bertanggung jawab. Semua harus terang berdasarkan dokumen dan fakta,” ujarnya.


Roni menegaskan, pihaknya tidak sedang menuduh atau menghakimi pihak tertentu. Namun, sebagai bentuk kontrol sosial, REPRO Sumbar meminta aparat penegak hukum tidak ragu melakukan klarifikasi apabila terdapat temuan BPK yang memang membutuhkan tindak lanjut hukum.


“Kami tidak menuduh siapa pun. Tetapi kalau memang ada persoalan dalam LHP BPK yang memenuhi alasan untuk didalami secara hukum, jangan takut membuka persoalannya. Periksa secara profesional, objektif dan transparan,” kata Roni.


Menurut Roni, pemeriksaan lanjutan justru penting untuk memberikan kepastian. Jika setelah dilakukan telaah tidak ditemukan pelanggaran, maka hal tersebut akan memberikan kejelasan kepada publik. Sebaliknya, jika ditemukan indikasi tindak pidana atau kerugian negara/daerah, maka harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum.


“Kalau memang tidak ada pelanggaran, pemeriksaan akan memberikan kejelasan. Tetapi kalau ada indikasi tindak pidana atau kerugian negara, proses sesuai hukum. Jangan sampai publik melihat temuan pemeriksaan hanya menjadi dokumen yang tersimpan tanpa kejelasan tindak lanjut,” tegasnya.


REPRO SUMBAR SIAP KAWAL PENGAWASAN PUBLIK


Roni menyatakan REPRO Sumbar akan terus mendorong transparansi dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan serta badan usaha milik daerah, dengan tetap berpegang pada data, dokumen resmi dan mekanisme hukum.


Ia berharap Kejati Sumbar dapat melakukan telaah secara objektif terhadap LHP BPK dan memastikan setiap rekomendasi serta temuan pemeriksaan memperoleh tindak lanjut yang sesuai.


“Ini bukan persoalan mencari-cari kesalahan. Ini soal transparansi, akuntabilitas dan keberanian memastikan setiap temuan pemeriksaan dipertanggungjawabkan. Kalau semuanya sudah sesuai aturan, tentu tidak perlu takut diperiksa. Tetapi kalau ada persoalan, publik berhak mengetahui bagaimana tindak lanjutnya,” pungkas Roni.


REPRO Sumbar, lanjut Roni, siap menjadi bagian dari kontrol sosial untuk mendorong tata kelola keuangan yang bersih, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. (tim)



SUMBARNET - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, Roni, menyoroti hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat terhadap PT Bank Nagari.


Roni meminta aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat, tidak mengabaikan temuan maupun catatan pemeriksaan BPK apabila di dalamnya terdapat indikasi permasalahan yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara atau daerah.


Menurut Roni, LHP BPK merupakan dokumen pemeriksaan yang penting untuk ditindaklanjuti secara serius. Karena itu, pihaknya mendorong Kejati Sumbar melakukan penelaahan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap poin-poin yang dinilai perlu diklarifikasi.


“Kami mendorong Kejati Sumatera Barat untuk memeriksa dan menelaah secara serius LHP BPK RI Perwakilan Sumbar terhadap Bank Nagari. Jika terdapat temuan yang mengarah pada dugaan pelanggaran atau kerugian keuangan negara, jangan sampai berhenti hanya sebagai catatan pemeriksaan,” tegas Roni.


Roni juga meminta perhatian tidak hanya diarahkan pada kantor pusat Bank Nagari di Padang, tetapi juga terhadap sejumlah kantor cabang pembantu (KCP) di kabupaten dan kota di Sumatera Barat, sepanjang terdapat temuan atau transaksi yang menjadi bagian dari pemeriksaan BPK.


Ia menilai pemeriksaan secara menyeluruh diperlukan agar persoalan yang tercantum dalam LHP dapat diketahui secara terang, termasuk siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana tindak lanjut atas rekomendasi pemeriksaan tersebut.


“Kami tidak menuduh pihak mana pun. Tetapi apabila dalam LHP BPK terdapat temuan yang perlu ditindaklanjuti secara hukum, maka aparat penegak hukum harus berani membuka dan menguji persoalan tersebut secara transparan,” ujar Roni.


Roni menegaskan, dorongan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap tata kelola keuangan serta pengelolaan badan usaha milik daerah.


Ia berharap Kejati Sumbar dapat melakukan telaah secara profesional, objektif, dan berdasarkan dokumen resmi pemeriksaan BPK.


“Prinsipnya sederhana, kalau memang tidak ada pelanggaran, tentu pemeriksaan akan memberikan kejelasan. Tetapi kalau ada indikasi tindak pidana atau kerugian negara, harus diproses sesuai ketentuan hukum. Jangan ada kesan temuan pemeriksaan hanya menjadi dokumen di atas meja,” pungkas Roni.


REPRO Sumbar, lanjut Roni, siap mendorong transparansi dan pengawasan publik sepanjang dilakukan berdasarkan data, dokumen resmi, serta mekanisme hukum yang berlaku. (Tim/Red)

 


SUMBARNET - Bank Nagari kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Komitmen dalam memperkuat transformasi digital dan menghadirkan layanan perbankan yang inovatif mendapat pengakuan melalui penghargaan Platinum Awards – The Highest Transaction in Digital Channels pada ajang PRIMA Executive Gathering – PRIMA Awards 2026 yang diselenggarakan oleh PT Rintis Sejahtera di Nusa Dua, Bali.


Penghargaan bergengsi tersebut menjadi apresiasi atas tingginya transaksi masyarakat melalui berbagai kanal digital Bank Nagari.

 

Capaian ini sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah dalam memanfaatkan layanan perbankan digital yang mudah, aman, cepat, dan andal.



Sebagai bank pembangunan daerah yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, Bank Nagari secara konsisten melakukan transformasi digital melalui penguatan infrastruktur, pengembangan berbagai kanal transaksi elektronik, serta peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.


Keberhasilan meraih Platinum Awards menjadi bukti nyata bahwa langkah transformasi digital yang dijalankan Bank Nagari mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin nyaman dan efisien bagi masyarakat. 


Beragam layanan digital yang dihadirkan Bank Nagari kini telah menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas transaksi nasabah, baik untuk kebutuhan individu, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah.


Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Chandra, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan Bank Nagari serta dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan oleh para nasabah, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan.


"Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital Bank Nagari. Prestasi ini bukan hanya milik perusahaan, tetapi juga menjadi milik seluruh nasabah yang telah mempercayakan aktivitas transaksinya kepada Bank Nagari," ujar Gusti Chandra.


Menurutnya, transformasi digital merupakan strategi penting Bank Nagari dalam menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan kemudahan, kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dalam bertransaksi.


"Kami akan terus memperkuat ekosistem layanan digital, menghadirkan berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memastikan setiap layanan dapat diakses dengan mudah, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna. Melalui transformasi digital yang berkelanjutan, Bank Nagari ingin menjadi bank daerah yang mampu bersaing secara nasional dan menjadi mitra terpercaya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.


Gusti Chandra berharap penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Bank Nagari untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Ke depan, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital Bank Nagari sebagai solusi transaksi sehari-hari. Kami juga akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, memperkuat keamanan sistem, serta menghadirkan inovasi digital yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Dengan dukungan seluruh stakeholder, kami optimistis Bank Nagari akan terus tumbuh, semakin modern, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional," tuturnya.


Ajang PRIMA Executive Gathering – PRIMA Awards merupakan forum apresiasi yang diselenggarakan oleh PT Rintis Sejahtera kepada lembaga perbankan dan institusi yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pemanfaatan jaringan serta layanan transaksi digital berbasis PRIMA. 


Penghargaan ini menjadi indikator keberhasilan institusi dalam mendorong transaksi elektronik yang aman, efisien, dan berkualitas.


Bagi Bank Nagari, penghargaan Platinum Awards – The Highest Transaction in Digital Channels semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu bank pembangunan daerah yang terus bertransformasi menuju layanan perbankan digital modern.


Bank Nagari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh nasabah, mitra kerja, regulator, serta seluruh stakeholder atas kepercayaan dan dukungan yang selama ini diberikan. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting bagi Bank Nagari untuk terus menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan kemudahan akses transaksi digital bagi masyarakat.


Dengan semangat transformasi yang berkelanjutan, Bank Nagari berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif, aman, cepat, dan terpercaya sehingga mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh nasabah sekaligus mendukung percepatan inklusi dan literasi keuangan digital di Indonesia. (**)

 


Padang - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap dugaan tindak pidana perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit konvensional di Bank Nagari Cabang Pembantu Siberut. Dalam kasus yang merugikan keuangan negara tersebut, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa pengungkapan ini berawal dari serangkaian penyelidikan terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran kredit, baik untuk debitur konvensional maupun syariah, selama periode tahun 2022 hingga Mei 2025.


"Hasil penyidikan, saat ini telah ditetapkan tiga orang tersangka. Kasus ini melibatkan 125 orang debitur dengan total plafon kredit fantastis, yakni sebesar Rp50,335 milyar," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Kombes Pol Susmelawati menegaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka meliputi manipulasi profil debitur, merekayasa objek usaha yang akan dibiayai beserta agunannya, hingga pemalsuan tanda tangan nasabah pada slip penarikan uang. "Puncaknya, mereka melakukan pencairan dana kredit terhadap 125 debitur tersebut," tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Purwanto, menjelaskan bahwa kasus ini terbongkar berawal dari audit internal pihak Bank Nagari yang menemukan adanya fraud (penyimpangan).


Ketiga tersangka tersebut memiliki peran masing-masing, yakni berinisial REP selaku Pimpinan Bank Nagari Cabang Pembantu Siberut, HWH selaku petugas kredit, dan MS yang berperan mencari data debitur.


"Motifnya adalah untuk mengejar target bank agar mencapai prestasi. Dari penyimpangan ini, para tersangka mendapatkan fee. Pimpinan menerima Rp10 hingga Rp20 juta per pencairan, petugas kredit Rp5 juta, dan MS sekitar Rp1,7 juta per debitur," ungkap Kompol Purwanto.


Kompol Purwanto menambahkan, saat ini total barang bukti yang disita mencapai 132 dokumen, termasuk SK,  pejabat bank, dokumen kredit, dan berkas pengajuan debitur.


Untuk tersangka REP dan HWS, yang atas perbuatannya dijerat dengan pasal 49 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 63 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 4 tahun 2023, tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun paling lama 15 tahun, untuk pasal bank konvensional atau syariah. 


Sementara itu untuk tersangka MS, dijerat dengan Pasal 49 ayat 2 huruf a dan atau Pasal 63 ayat 4 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun paling lama 8 tahun.


Hingga saat ini, penyidik Polda Sumbar telah melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka dan berkas perkara sedang dalam tahap pemenuhan petunjuk jaksa (P19) untuk kemudian dilanjutkan ke tahap P21. (**)

 


Jakarta, – Bank Nagari kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan pada ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (26/6).


Dalam ajang yang menjadi salah satu tolok ukur kualitas layanan industri perbankan nasional tersebut, Bank Nagari berhasil meraih The 2nd Best Region Bank in Excellence Teller, The Best Region Bank in Excellence ATM, dan The 2nd Best Region Bank in Excellence Chatbot.


Tiga penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan layanan perbankan yang berkualitas melalui penguatan layanan tatap muka maupun transformasi digital yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.


Di tengah perkembangan industri perbankan dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan, Bank Nagari terus melakukan transformasi layanan secara berkelanjutan. Perseroan memadukan pelayanan konvensional yang prima dengan inovasi digital untuk meningkatkan pengalaman nasabah.


Penghargaan The 2nd Best Region Bank in Excellence Teller mencerminkan keberhasilan Bank Nagari menjaga kualitas pelayanan frontliner. Profesionalisme, kecepatan, ketelitian, dan keramahan teller dinilai mampu memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah.


Sementara itu, penghargaan The Best Region Bank in Excellence ATM menunjukkan keunggulan Bank Nagari dalam menyediakan layanan ATM yang andal, aman, dan mudah diakses masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Bank Nagari dalam menjaga kualitas layanan transaksi mandiri di berbagai wilayah.


Bank Nagari juga meraih The 2nd Best Region Bank in Excellence Chatbot sebagai bentuk pengakuan atas pengembangan layanan digital. Melalui chatbot yang responsif dan informatif, Bank Nagari menghadirkan akses informasi dan pelayanan yang lebih cepat serta efisien bagi nasabah.


Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan Bank Nagari dalam menjaga kualitas layanan di setiap titik interaksi dengan nasabah.


"Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh insan Bank Nagari untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim yang terus berkomitmen menjaga kualitas layanan, baik melalui layanan tatap muka maupun penguatan layanan digital," ujarnya.


Menurut Gusti, kualitas layanan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan nasabah.


"Bank Nagari meyakini bahwa pelayanan prima yang konsisten merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi, mempercepat transformasi digital, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu menghadirkan pengalaman layanan yang semakin unggul," katanya.


Raihan tiga penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Bank Nagari sebagai bank pembangunan daerah yang terus tumbuh dan adaptif terhadap perubahan. Ke depan, Bank Nagari berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang modern, relevan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan. (***)

 


Pekanbaru, – Bank Nagari terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis masyarakat Minang di perantauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan UMKM binaan IKM terkait pengelolaan keuangan dan layanan perbankan di Pekanbaru, Sabtu (20/6/2026).


Penandatanganan kerja sama itu berlangsung bertepatan dengan Pengukuhan Pengurus IKM Provinsi Riau yang berlangsung meriah dan dihadiri ratusan perantau Minang dari berbagai daerah.


Ketua Umum IKM, Andre Rosiade, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antarsesama perantau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Kerja sama antara Bank Nagari Cabang Pekanbaru dengan IKM dan UMKM binaan IKM ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan perbankan bagi organisasi maupun pelaku usaha. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengelolaan rekening, transaksi keuangan, layanan pembayaran digital hingga dukungan pembiayaan bagi UMKM yang memiliki potensi berkembang.


Prosesi penandatanganan turut disaksikan Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian. Kehadirannya menjadi bukti dukungan penuh manajemen Bank Nagari terhadap penguatan sinergi dengan organisasi perantau Minang di Provinsi Riau.


Selain Ketua Umum IKM, kegiatan pengukuhan juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wali Kota Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Sekretaris Jenderal IKM Pusat, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Bupati Lima Puluh Kota, tokoh masyarakat, pengurus IKM, pelaku UMKM, serta berbagai undangan dari sejumlah daerah.


Dalam kesempatan itu, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan sektor UMKM melalui layanan keuangan yang inovatif, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.


Melalui kerja sama tersebut, Bank Nagari berharap dapat membantu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat di lingkungan IKM. Organisasi dan UMKM binaan IKM diharapkan mampu mengelola keuangan secara lebih profesional sekaligus memperoleh akses yang lebih luas terhadap berbagai produk dan layanan perbankan.


Sinergi Bank Nagari dan IKM ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat inklusi keuangan, mendorong pertumbuhan UMKM, serta mempererat hubungan dengan masyarakat Minang di perantauan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan. (***)

 


Padang, – Bank Nagari resmi menjalin kerja sama dengan PT Tjahaja Baru Agri untuk memperluas akses pembiayaan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di Sumatera Barat dan Riau.


Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli bersama Direktur PT Tjahaja Baru Agri Edward Ferry Gani di Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda Nomor 21 Padang, Kamis (18/6/2026).


Kerja sama tersebut bertujuan memudahkan petani dan pelaku usaha pertanian memperoleh pembiayaan untuk pembelian alsintan baru serta suku cadang melalui PT Tjahaja Baru Agri yang merupakan dealer resmi PT Kubota Machinery Indonesia.


Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli, mengatakan kolaborasi itu menjadi bagian dari komitmen Bank Nagari dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan memperkuat ekonomi daerah.


“Kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyaluran kredit serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani melalui modernisasi peralatan pertanian,” kata Hafid.


Melalui kemitraan tersebut, Bank Nagari menyediakan berbagai fasilitas pembiayaan produktif, termasuk Kredit Usaha Alsintan (KUA), Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta skema pembiayaan lainnya yang sesuai kebutuhan sektor pertanian.


Selain pembiayaan, petani juga dapat memanfaatkan layanan digital Bank Nagari seperti Ollin by Nagari, QRIS, mesin EDC, dan fasilitas pembukaan rekening untuk mendukung aktivitas usaha mereka.


Dalam pelaksanaannya, PT Tjahaja Baru Agri akan memberikan rekomendasi calon debitur yang memenuhi syarat pembiayaan. Perusahaan juga menyiapkan dukungan teknis berupa operator maupun mekanik jika diperlukan.


Direktur PT Tjahaja Baru Agri, Edward Ferry Gani, mengatakan pihaknya terus memperkuat peran dalam mendukung modernisasi pertanian melalui penyediaan berbagai alat dan mesin pertanian merek Kubota.


Menurut Edward, PT Tjahaja Baru Agri dipercaya sebagai distributor resmi produk Kubota seperti combine harvester, traktor, rice transplanter, serta berbagai implement pendukung pertanian lainnya di wilayah Sumatera Barat dan Riau.


Perusahaan yang berdiri sejak 2015 dan bertransformasi menjadi PT Tjahaja Baru Agri pada 2021 itu kini memiliki kantor pusat di Padang serta kantor cabang di Pekanbaru untuk mendekatkan layanan kepada petani.


Melalui kerja sama ini, Bank Nagari dan PT Tjahaja Baru Agri berharap dapat membangun ekosistem pembiayaan pertanian yang lebih kuat, meningkatkan produktivitas petani, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian modern. (***)

 


Padang, – PT Bank Nagari resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Maju Global Motor untuk memasarkan fasilitas Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Nagari Pembiayaan Kendaraan Bermotor Syariah (Nagari PKB Syariah).


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari, Syafrizal CH, dan Branch Manager PT Maju Global Motor, Leonaldo Fitramardika, di Padang, Rabu (17/6/2026).


Kolaborasi ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki kendaraan roda empat merek Wuling, baik kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).


Melalui fasilitas KKB Bank Nagari, masyarakat dapat mengajukan pembiayaan kendaraan baru maupun bekas dengan proses yang mudah, transparan, dan persyaratan yang kompetitif.


Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari, Syafrizal CH, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah nyata Bank Nagari dalam mendukung pertumbuhan sektor otomotif sekaligus menghadirkan solusi pembiayaan yang terjangkau bagi nasabah.


“Kami menyediakan fasilitas KKB dan Nagari PKB Syariah dengan jangka waktu pembiayaan mulai satu hingga lima tahun. Selain itu, tersedia berbagai promo menarik setiap bulan bagi konsumen,” ujarnya.


Sementara itu, Branch Manager PT Maju Global Motor, Leonaldo Fitramardika, menyambut baik kemitraan tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Bank Nagari akan semakin memudahkan masyarakat Sumatera Barat untuk memiliki kendaraan Wuling.


“Kami berkomitmen menyediakan kendaraan berkualitas, termasuk lini kendaraan listrik unggulan seperti New Air EV, New Binguo EV, New Cloud EV, dan Darion EV,” katanya.


Sebagai nilai tambah, kerja sama ini juga menghadirkan program Lifetime Core EV Component atau garansi seumur hidup untuk komponen inti kendaraan listrik tertentu. Program tersebut mencakup baterai, drive motor, dan motor control unit bagi pemilik pertama, dengan syarat melakukan servis berkala secara rutin di dealer resmi.


Selain kemudahan pembiayaan, kedua pihak juga memastikan perlindungan aset melalui jaminan fidusia dan kepesertaan asuransi selama masa kredit berlangsung.


Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini dapat mengunjungi kantor cabang Bank Nagari terdekat atau mendatangi showroom PT Maju Global Motor di Jalan Prof. Dr. Hamka Nomor 137A, Parupuk Tabing, Kota Padang. (***)

 


SUMBARNET - Bank Nagari menyampaikan pernyataan resmi terhadap putusan Komisi Informasi Sumatera Barat (KI Sumbar) dalam Perkara Nomor Register 04/II/KISB-PS/2026.


Ini menyusul adanya penyebaran informasi yang dinilai tak utuh dan bisa menimbulkan opini kurang baik terhadap Bank Nagari.  




“PT Bank Nagari memandang perlu menyampaikan pernyataan resmi guna memberikan informasi yang utuh, akurat, dan proporsional kepada seluruh pemangku kepentingan,” demikian pernyataan Bank Nagari sebagaimana disampaikan Pemimpin Divisi Perusahaan Bank Nagari, Yosviandri Asril, Jumat (5/6/2026).


Sebelumnya, Direksi Bank Nagari juga telah memberikan tanggapan lisan dalam jumpa pers di Kantor Pusat Bank Nagari, Kamis (4/6/2026).




“Pertama, PT Bank Nagari menghormati Komisi Informasi Sumatera Barat sebagai lembaga negara yang berwenang dalam penyelesaian sengketa keterbukaan informasi publik dan menghormati keseluruhan proses persidangan yang telah berlangsung,” kata Yosviandri.


“Kedua, PT Bank Nagari menegaskan bahwa komitmen terhadap keterbukaan informasi publik dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) adalah prinsip yang dijunjung tinggi dalam seluruh aspek pengelolaan perusahaan. Komitmen ini telah diwujudkan, antara lain, melalui publikasi Laporan Tahunan PT Bank Nagari Tahun 2021 sampai dengan Tahun 2024 yang dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat melalui kanal resmi perusahaan,” tuturnya,



Kemudian, lanjut Yosviandri, perlu diluruskan bahwa Putusan KI Sumbar bersifat mengabulkan sebagian dari empat permohonan yang diajukan. Dua permohonan lainnya mencakup data seluruh pegawai beserta penghasilan secara nominatif dan daftar belanja/pengeluaran bulanan secara rinci, tidak dikabulkan oleh Majelis.


“Fakta ini penting untuk disampaikan secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegas Yosviandri.


Menurutnya, dalam seluruh proses persidangan, PT Bank Nagari telah membuktikan secara hukum bahwa pembatasan informasi yang dilakukan bukan merupakan penolakan terhadap keterbukaan informasi publik, melainkan merupakan bentuk kepatuhan hukum (legal compliance) yang sah, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Dasar Hukum Posisi Bank Nagari


PT Bank Nagari menegaskan bahwa dalam setiap tindakan pembatasan informasi, Termohon telah berpedoman pada kerangka hukum yang komprehensif.


Diungkap Yosviandri, soal konflik norma, UU KIP sebagai Lex Generalis vs UU Perbankan sebagai Lex Specialis sebagaimana dikuatkan oleh keterangan ahli Prof. Busyra Azheri dari Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) yang diajukan dalam persidangan, PT Bank Nagari selaku Lembaga Jasa Keuangan tunduk pada rezim hukum yang bersifat khusus.



Yakni, UU No. 7/1992 jo. UU No. 10/1998 tentang Perbankan, khususnya Pasal 40, yang mewajibkan Bank merahasiakan keterangan mengenai nasabah dan simpanannya. Ketentuan ini bersifat imperatif dan tidak dapat dikesampingkan oleh regulasi yang bersifat umum.


Kemudian, UU No. 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), yang memperkuat perlindungan data konsumen dan stabilitas sistem keuangan sebagai kepentingan publik yang lebih besar.



“Prinsip Lex Specialis Derogat Legi Generali: UU KIP merupakan lex generalis, sedangkan UU Perbankan dan UU PPSK merupakan lex specialis yang lebih tinggi derajat keberlakuannya dalam konteks ini. Perlindungan Data Pribadi Penerima CSR/TJSL data penerima CSR/TJSL merupakan data pribadi pihak ketiga yang wajib dilindungi berdasarkan,” kata Yosviandri.


Ini, lanjut dia, merujuk UU No. 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), khususnya ketentuan Pasal 20–21 mengenai purpose limitation dan data minimization.


“PT Bank Nagari selaku Pengendali Data wajib memastikan bahwa pemrosesan dan pengungkapan data pribadi dilakukan secara terbatas dan berdasarkan dasar hukum yang sah,” tegasnya lagi.


Lalu, Pasal 17 huruf h UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang secara tegas mengategorikan informasi yang apabila dibuka dapat mengungkap keterangan pribadi seseorang sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan.


“Sebagaimana dikemukakan oleh keterangan ahli dalam persidangan, Bank BUMD tidak dapat menggunakan UU Perbankan untuk menolak seluruh permintaan informasi, namun sebaliknya, Pemohon Informasi juga tidak dapat menggunakan UU KIP untuk memaksa Bank membuka data yang bersifat nominatif yang menyangkut data pribadi,” terang Yosviandri.


Sementara itu, terkait uji konsekuensi (harm test), pembatasan informasi oleh PT Bank Nagari tidak dilakukan secara sewenang-wenang. Sebagaimana telah dibuktikan dalam persidangan, PT Bank Nagari melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) telah melaksanakan mekanisme Uji Konsekuensi sebagaimana diwajibkan Pasal 19 UU KIP.


Pertimbangannya, potensi pelanggaran data pribadi dan kerahasiaan transaksi yang dilindungi hukum perbankan; Potensi gangguan terhadap stabilitas kepercayaan publik terhadap lembaga perbankan (distrust) yang dapat mengancam stabilitas likuiditas; dan, Potensi kerugian bagi daya saing dan strategi bisnis Termohon di tengah persaingan industri perbankan yang kompetitif.


“Fakta adanya potensi penyebarluasan informasi melalui kanal media yang tidak terdaftar di Dewan Pers, sebagaimana dibuktikan dalam persidangan dengan Bukti T-9 sampai dengan Bukti T-14,” ungkap Yosviandri.


Uji konsekuensi ini, lanjut dia, menunjukkan bahwa bahaya yang timbul jika informasi dibuka jauh lebih besar daripada manfaat publik yang didapat sebuah standar yang secara eksplisit diakui oleh keterangan ahli dan Pasal 19 UU KIP.


Disebutkan juga, PT Bank Nagari sebagai BUMD perbankan telah berada dalam sistem pengawasan yang ketat, berlapis, dan terintegrasi oleh lembaga negara yang berwenang, meliputi: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Direktorat Jenderal Pajak, serta Pemerintah Daerah selaku pemegang saham.


“Dengan demikian, akuntabilitas dan pengawasan terhadap PT Bank Nagari telah dilaksanakan melalui mekanisme yang sah, kompeten, dan terukur,” kata Yosviandri.




Penyajian Fakta di Media


Disampaikan, PT Bank Nagari memandang perlu untuk meluruskan beberapa narasi dalam pemberitaan media yang belum menyajikan fakta secara utuh.


Pertama, putusan bersifat sebagian, bukan kekalahan total, seperti ada pemberitaan yang mem-framing bahwa Bank Nagari “diperintahkan membuka data” tanpa menyebutkan kata “sebagian”, tidak menyajikan fakta secara proporsional.


“Dari empat permohonan, dua di antaranya secara tegas ditolak oleh Majelis. Permohonan yang dikabulkan pun disertai kewajiban redaksi data pribadi yang ketat bukan pembukaan data secara terbuka dan menyeluruh,” terang Yosviandri.


Kemudian, dana CSR/TJSL bukan dana publik dalam pengertian APBD dana CSR/TJSL bersumber dari laba perusahaan, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau dana pemerintah. Kewajiban TJSL diatur dalam Pasal 74 UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas sebagai tanggung jawab korporasi, bukan sebagai dana publik yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada setiap individu.


“Akuntabilitas dana CSR/TJSL PT Bank Nagari telah dilaksanakan melalui mekanisme audit oleh auditor independen dan pengawasan regulator yang berwenang,” kata Yosviandri.


Berikutnya, pembatasan informasi adalah kepatuhan hukum, bukan penutup diri. Dalam persidangan, PT Bank Nagari telah membuktikan secara formal bahwa pembatasan informasi dilakukan melalui mekanisme yang sah berdasarkan uji konsekuensi, bukan atas dasar keinginan untuk menyembunyikan informasi.


“Fakta bahwa Laporan Tahunan PT Bank Nagari Tahun 2021–2024 telah tersedia secara terbuka kepada publik merupakan bukti nyata komitmen keterbukaan PT Bank Nagari,” ulas Yosviandri.


Selain itu, juga diungkap jalannya persidangan yang perlu diketahui public. Di mana, dalam persidangan, terungkap bahwa Pemohon memiliki kapasitas ganda sebagai individu sekaligus sebagai wartawan dan Pemimpin Redaksi media online yang aktif melakukan publikasi pemberitaan terkait Termohon (Bank nagari), termasuk selama proses persidangan berlangsung.


“Fakta ini menjadi salah satu pertimbangan Termohon dalam menerapkan prinsip kehati-hatian atas pemberian informasi yang bersifat sensitif dan nominatif, mengingat potensi penyebarluasan yang luas tanpa jaminan penyajian yang utuh dan berimbang,” kata Yosviandri.


Dia akhir penyataan resmi, disampaikan bahwa  PT Bank Nagari berkomitmen untuk senantiasa menjadi institusi perbankan yang amanah, transparan dalam batas ketentuan hukum yang berlaku, dan bertanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan.


Kemudian, akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat Sumatera Barat, serta menjalankan seluruh kewajiban hukum dan tata kelola perusahaan secara konsisten dan profesional.


“PT Bank Nagari mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menahan diri dari penyebaran informasi yang tidak utuh atau tidak berdasar yang dapat merugikan kepentingan bersama,” ungkap Yosviandri.


Diketahui, PT Bank Nagari digugat ke KI Sumbar oleh Darlinsah, yang menyebut dirinya sebagai jurnalis dan pegiat keterbukaan informasi, akhir Januari lalu. Adapun yang jadi objek gugatan adalah keterbukaan soal dana CSR Bank Nagari dan data rinci penerima CSR. [**]

 


Padang– Bank Nagari kembali menghadirkan program promosi untuk mendorong kepemilikan rumah bagi masyarakat Sumatera Barat dan sekitarnya. Melalui Program Promosi Produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Nagari Griya Madani (NGM), nasabah berkesempatan memperoleh hadiah berupa peralatan rumah tangga dengan nilai hingga Rp5 juta.


Program ini berlaku mulai Februari 2026 hingga 31 Desember 2026 dan ditujukan bagi masyarakat umum yang menjadi nasabah Bank Nagari melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR Komersial) maupun Nagari Griya Madani (NGM) berbasis syariah.


Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Nagari untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat yang memanfaatkan produk pembiayaan perumahan Bank Nagari.


"Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus upaya Bank Nagari untuk mendukung masyarakat yang ingin memiliki rumah, melakukan renovasi rumah, maupun memindahkan fasilitas kredit perumahan dari bank lain ke Bank Nagari," ujar Roni Edrian.


Menurutnya, sektor pembiayaan perumahan masih menjadi salah satu segmen yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, Bank Nagari terus menghadirkan berbagai inovasi dan program menarik agar masyarakat semakin mudah mengakses pembiayaan perumahan.


Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli menambahkan, program promosi ini diperuntukkan bagi debitur baru maupun nasabah yang melakukan take over kredit dari bank lain dengan tenor minimal 24 bulan.


Adapun pembiayaan yang masuk dalam program meliputi pembelian rumah, ruko, atau toko sesuai ketentuan KPR dan NGM, take over kredit dari bank atau lembaga keuangan lain melalui skema Home Power untuk pelunasan pinjaman, dan renovasi rumah milik sendiri.


Beberapa jenis pembiayaan tidak termasuk dalam program promosi ini, yaitu KPR program pemerintah atau program khusus lainnya seperti FLPP dan MLT BPJS Ketenagakerjaan, Nagari Griya Madani Refinancing selain untuk pembelian rumah yang menjadi objek agunan, dan KPR MG Home Power selain untuk tujuan take over atau pelunasan kredit di bank lain.


Sementara itu, Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari, Syafrizal CH, menjelaskan bahwa hadiah diberikan dalam bentuk barang kebutuhan rumah tangga yang nilainya disesuaikan dengan besaran realisasi kredit atau pembiayaan.


"Reward diberikan berdasarkan pertumbuhan realisasi kredit yang diperoleh nasabah. Nilai maksimal hadiah yang diberikan mencapai 0,5 persen dari net realisasi tumbuh dengan batas maksimal reward sebesar Rp5 juta, termasuk pajak hadiah," jelas Syafrizal CH.


Program ini berlaku untuk pembiayaan dengan nilai minimal Rp150 juta. Hadiah yang diberikan bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan barang kebutuhan rumah tangga yang disesuaikan dengan nominal reward yang diperoleh nasabah.


Berdasarkan ketentuan program, hadiah dibagi dalam beberapa kategori. Di antaranya, nasabah dengan realisasi kredit atau pembiayaan mulai Rp150 juta hingga Rp250 juta berhak memperoleh hadiah dengan nilai berkisar antara Rp750 ribu hingga Rp1,25 juta. Pilihan hadiahnya antara lain kipas angin, dispenser, dan rice cooker.


Lalu untuk pembiayaan mulai Rp250 juta hingga Rp500 juta, hadiah yang diberikan memiliki nilai antara Rp1,25 juta hingga Rp2,5 juta, pilihan hadiah meliputi dispenser, kulkas satu pintu, televisi, mesin cuci, dan kompor gas.


Sementara itu, nasabah dengan pembiayaan di atas Rp500 juta berkesempatan memperoleh hadiah senilai Rp2,5 juta hingga Rp5 juta, pilihan hadiah antara lain Air conditioner (AC), kulkas dua pintu, televisi, dan kompor tanam.


Selain barang yang telah ditentukan, Bank Nagari juga membuka kemungkinan hadiah lain berupa peralatan rumah tangga yang nilainya disesuaikan dengan ketentuan program.


Dalam pelaksanaannya, Bank Nagari memberikan fleksibilitas kepada nasabah dalam memilih hadiah.

Berdasarkan ketentuan program, satu debitur dapat memperoleh maksimal dua item hadiah sepanjang total nilai hadiah tidak melebihi nominal reward yang menjadi hak nasabah berdasarkan perhitungan realisasi kredit.


Selain itu, merek dan jenis barang tidak ditentukan secara khusus, melainkan disesuaikan dengan batas maksimal nilai reward yang diperoleh masing-masing debitur.


Catat Realisasi Puluhan Miliar Rupiah


Program promosi KPR dan Nagari Griya Madani berhadiah ini mendapat respons positif dari masyarakat. Berdasarkan data realisasi program yang dihimpun Bank Nagari, hingga saat ini telah tercatat sebanyak 13 rekening pembiayaan yang mengikuti program tersebut dengan total nilai hadiah mencapai Rp38,31 juta.


Sementara total plafon KPR dan NGM yang berhasil direalisasikan melalui program promosi tersebut mencapai Rp12,67 miliar.


Di satu sisi, Bank Nagari menilai capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan perumahan yang ditawarkan Bank Nagari.


Promosi ini masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2026 sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan program tersebut.


Program promosi KPR dan Nagari Griya Madani berhadiah peralatan rumah tangga ini menjadi salah satu strategi Bank Nagari dalam memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus meningkatkan loyalitas nasabah melalui pemberian nilai tambah yang langsung dapat dirasakan masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Komitmen untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang aman, modern, dan terpercaya terus diperkuat oleh Bank Nagari.


Sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital yang berkelanjutan, Bank Nagari resmi menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam pemanfaatan sertifikat elektronik serta penguatan sistem keamanan siber.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, SP., MM, dengan Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN, Jonathan Gerhard Tarigan, yang berlangsung di Jakarta.



Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Bank Nagari dalam mendukung percepatan digitalisasi proses bisnis sekaligus memastikan seluruh layanan digital yang diberikan kepada nasabah memenuhi standar keamanan yang tinggi.


Melalui kerja sama tersebut, Bank Nagari akan memanfaatkan sertifikat elektronik tersertifikasi untuk mendukung berbagai proses administrasi dan transaksi digital, serta memperkuat tata kelola keamanan informasi di lingkungan perusahaan.


Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, SP., MM, mengatakan bahwa transformasi digital saat ini tidak hanya berbicara tentang kecepatan layanan dan kemudahan akses, tetapi juga harus mampu menjamin keamanan data dan menjaga kepercayaan masyarakat.


"Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan layanan yang lebih cepat dan praktis, tetapi juga harus mampu memberikan jaminan keamanan bagi data dan transaksi nasabah. Kerja sama dengan BSSN ini merupakan wujud komitmen Bank Nagari untuk membangun ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan sesuai dengan standar keamanan nasional," ujar Gusti Candra.


Menurutnya, pemanfaatan sertifikat elektronik akan memperkuat aspek legalitas dan keamanan dalam berbagai proses bisnis yang dilakukan secara digital, sekaligus mendukung penerapan sistem kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan dokumen fisik.


"Kami terus mendorong implementasi konsep paperless dalam operasional perusahaan. Dengan dukungan sertifikat elektronik dari BSSN, proses administrasi dapat berjalan lebih cepat, efisien, memiliki kepastian hukum, serta terlindungi dari berbagai risiko pemalsuan maupun penyalahgunaan dokumen," tambahnya.


Selain pemanfaatan sertifikat elektronik, kerja sama ini juga mencakup penguatan keamanan siber melalui pengembangan sistem deteksi dini (early warning system), peningkatan kemampuan mitigasi risiko siber, serta pemanfaatan cyber threat intelligence guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang terus berkembang seiring pesatnya digitalisasi sektor keuangan.


Gusti Candra menegaskan bahwa keamanan siber menjadi salah satu fokus utama Bank Nagari dalam menjalankan transformasi digital.


Hal ini mengingat semakin meningkatnya tantangan dan ancaman siber yang dihadapi industri perbankan saat ini.


"Kepercayaan nasabah adalah aset yang paling berharga bagi Bank Nagari. Oleh karena itu, kami terus memperkuat sistem keamanan teknologi informasi agar mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap data dan transaksi nasabah. Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi digital yang kami hadirkan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keandalan," katanya.


Saat ini, Bank Nagari telah mengembangkan berbagai platform digital untuk mendukung efektivitas operasional perusahaan, di antaranya Nagari Electronic Office (NEO) dan Lending Integrated Support System (LISS).


Kehadiran aplikasi tersebut menjadi bagian dari transformasi digital yang bertujuan meningkatkan produktivitas, mempercepat proses kerja, dan memperkuat tata kelola perusahaan yang lebih modern.


Ke depan, Bank Nagari berharap kerja sama dengan BSSN dapat semakin memperkuat fondasi keamanan digital perusahaan sekaligus mendukung terciptanya layanan perbankan yang inovatif dan berkelanjutan.


"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Bank Nagari sebagai institusi, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi nasabah dan masyarakat luas. Dengan sistem yang semakin aman, kami optimistis dapat terus menghadirkan layanan perbankan digital yang modern, efisien, dan terpercaya sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tutup Gusti Candra.


Melalui langkah strategis ini, Bank Nagari kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi bank daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus menghadirkan transformasi digital yang tidak hanya cepat dan inovatif, tetapi juga aman serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Bank Nagari kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan kepedulian sosial melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat.


Sebanyak 14 ekor sapi kurban disalurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari kepada masjid-masjid di sekitar kantor Bank Nagari, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta sejumlah mitra strategis yang selama ini tumbuh dan berkembang bersama Bank Nagari.


Penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi semangat utama perayaan Iduladha.



Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, SP., MM, mengatakan bahwa momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.


"Iduladha mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui penyaluran hewan kurban ini, Bank Nagari ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta berbagi kebahagiaan dengan mereka yang berhak menerima," ujar Gusti Candra.


Menurutnya, sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, Bank Nagari tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan daerah.


"Keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis dan capaian finansial semata, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, kegiatan kurban ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial Bank Nagari kepada lingkungan dan masyarakat sekitar," tambahnya.


Gusti Candra berharap, bantuan hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat serta memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi budaya masyarakat Minangkabau.


"Kami berharap hewan kurban yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat yang luas, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi berkah bagi seluruh pihak yang terlibat. Semoga semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh menjadi budaya yang menguatkan persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat," harapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah, mitra bisnis, pemegang saham, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Bank Nagari.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Bank Nagari hingga saat ini. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus tumbuh, memberikan pelayanan terbaik, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Barat," tuturnya.


Melalui momentum Hari Raya Iduladha 1447 H ini, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Sumatera Barat menuju masa depan yang lebih baik dan penuh keberkahan. (**)

 


SUMBARNET - Bank Nagari kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Komitmen menghadirkan layanan perbankan terbaik, memperkuat transformasi digital, serta membangun citra positif di ruang digital mengantarkan bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang 15th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026 yang digelar di Jakarta.


Dalam ajang tersebut, Bank Nagari berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni:


The 2nd Best Banking Sharia Business Unit 2026

Kategori: Sharia Business Unit – Asset Class IDR 5 to <10 Trillion

The 3rd Best Saving Conventional Bank 2026

Kategori: Product Brand Tabungan Sikoci – KBMI 1


Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil riset dan analisis digital branding berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan oleh Infobank bersama Isentia.



Penilaian dilakukan terhadap reputasi perusahaan, eksposur media digital, serta sentimen publik yang berkembang di berbagai platform digital selama periode penilaian.


Direktur Utama Gusti Candra menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih Bank Nagari tersebut.


“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh insan Bank Nagari dalam menjalankan transformasi layanan dan penguatan digital branding secara berkelanjutan. Kami bersyukur karena upaya yang dilakukan mendapat respons positif dan kepercayaan dari masyarakat,” ujar Gusti Candra.


Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Bank Nagari, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dan masyarakat luas.


“Tujuan utama kami adalah menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah, cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. Karena itu, transformasi digital akan terus kami percepat, baik dari sisi produk, layanan, maupun pengalaman nasabah,” katanya.


Gusti Candra menambahkan, keberhasilan Unit Usaha Syariah Bank Nagari meraih peringkat kedua terbaik secara nasional menunjukkan bahwa layanan perbankan syariah yang dikembangkan Bank Nagari semakin dipercaya masyarakat dan memiliki daya saing yang kuat.


Sementara itu, penghargaan yang diraih oleh produk unggulan Tabungan Sikoci menjadi bukti bahwa produk legendaris Bank Nagari tersebut tetap memiliki posisi kuat di hati masyarakat serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah masa kini.


“Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Bank Nagari akan terus berupaya menjadi bank daerah yang modern, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional tanpa meninggalkan komitmen dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat,” tambahnya.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah, masyarakat, pemerintah daerah, pemegang saham, mitra kerja, serta seluruh stakeholder yang selama ini memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Bank Nagari.


“Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Kepercayaan yang diberikan menjadi energi bagi kami untuk terus tumbuh, berkembang, dan menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh nasabah,” tutup Gusti Candra.


Dengan capaian tersebut, Bank Nagari semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah yang konsisten melakukan inovasi, memperkuat transformasi digital, serta menjaga kepercayaan publik melalui layanan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (**)



PADANG — Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Bank Nagari melalui pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah. Tahun ini, Bank Nagari mencatat peningkatan jumlah hewan kurban secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.


Khusus untuk Kota Padang, Kamis (28/5/2026), Bank Nagari menyerahkan 13 ekor sapi dan satu ekor kambing yang langsung disembelih oleh juru potong halal bertempat di Bank Nagari cabang Pegambiran Kota Padang. Secara keseluruhan di wilayah Sumatera Barat, total hewan kurban yang disalurkan mencapai 42 ekor, terdiri dari 40 ekor sapi dan 2 ekor kambing.




Program kurban tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah antar sesama, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjadi manifestasi budaya perusahaan yang mengedepankan nilai kepedulian sosial. Kegiatan ini disebut telah dimulai sejak awal 2025 dan terus berkembang hingga tahun 2026.


Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, mengapresiasi semangat kebersamaan dan keikhlasan yang ditunjukkan keluarga besar Bank Nagari dalam berkurban.


Menurutnya, ada tiga pelajaran penting dari ibadah kurban, salah satunya adalah keikhlasan. Ia menilai, tingginya partisipasi pegawai dan jajaran Bank Nagari menjadi bukti nyata bahwa nilai keikhlasan telah tertanam kuat.




“Kalau dengan keikhlasan Bank Nagari menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, maka seluruh masyarakat Sumatera Barat tentu akan semakin percaya dan menabung di Bank Nagari,” ujar Muhidi.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat maupun lembaga lainnya untuk menumbuhkan kepedulian sosial, baik secara pribadi maupun institusi.


"Saya mengajak kita semua untuk peduli di tempat kita tinggal, kita peduli secara pribadi dan kita peduli secara organisasi," ujarnya.


Muhidi berharap langkah yang dilakukan Bank Nagari dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk ikut berbagi dan hadir di tengah masyarakat, terutama momentum Idul Adha yang sarat dengan nilai pengorbanan dan solidaritas sosial.


"Mudah mudahan  kita bisa meneladani dari sifat Nabi Ibrahim AS, ada dua yang disuruh oleh Allah SWT untuk diteladani yang pertama Nabi Muhamad SAW dan yang kedua Nabi Ibrahim AS," ujarnya. (**)

  


SUMBARNET - Tim Bank Nagari memastikan diri siap tampil maksimal dalam Turnamen Minisoccer JPS Cup 2026 yang digelar Jaringan Pemred Sumbar (JPS). Berbekal pengalaman dan kekompakan tim yang terus diasah melalui latihan rutin, Bank Nagari optimistis mampu merebut trofi bergilir pada ajang tersebut.


Turnamen JPS Cup 2026 akan berlangsung pada Sabtu, (6/6/2026), di Lapangan Mini Soccer Dobi Sport Hub, Padang. Kegiatan ini digelar untuk menyambut euforia Piala Dunia 2026 sekaligus meningkatkan semangat olahraga di Sumbar.


Kapten Tim Bank Nagari, Iqbal Azizi, mengatakan timnya datang bukan sekadar meramaikan turnamen, tetapi membawa target besar untuk menjadi juara.


“Kami sangat antusias mengikuti JPS Cup 2026. Persiapan tim sudah cukup matang dan para pemain memiliki semangat tinggi untuk memberikan permainan terbaik. Insya Allah kami siap segel trofi bergilir JPS Cup 2026,” ujar Iqbal.


Ia menilai kekompakan dan komunikasi antarpemain menjadi kekuatan utama Bank Nagari dalam menghadapi persaingan dengan tim-tim lain yang juga memiliki kualitas bagus.


“Selama ini kami cukup sering bermain bersama di berbagai turnamen friendly mini soccer. Kekompakan itu yang terus kami jaga agar bisa tampil konsisten selama pertandingan nanti,” katanya.


Sementara itu, Manajer Tim Bank Nagari, Affino Stephie, menyebut persiapan tim dilakukan secara serius melalui latihan rutin dan evaluasi permainan. Menurutnya, seluruh pemain menunjukkan komitmen tinggi untuk memberikan hasil terbaik bagi Bank Nagari.


“Kita lumayan latihan untuk menghadapi turnamen ini. Selain fisik dan strategi, kami juga membangun chemistry antarpemain agar lebih solid saat bertanding,” katanya.


Affino menambahkan, keikutsertaan Bank Nagari di JPS Cup 2026 tidak hanya bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga mempererat hubungan antarlembaga dan komunitas melalui olahraga.


“Turnamen seperti ini sangat positif karena menjadi wadah silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat sportivitas. Kami berharap seluruh pertandingan berjalan lancar dan menjunjung fair play,” ujarnya.


Turnamen JPS Cup 2026 sendiri akan diikuti delapan tim, yakni Soccer Jurnalis A, Soccer Jurnalis B, Bank Nagari, Pertamina, Semen Padang, Angkasa Pura InJourney (BIM), KPU Sumbar, dan Bawaslu Sumbar. Persaingan diperkirakan berlangsung sengit mengingat setiap tim telah mempersiapkan skuad terbaik mereka. (*)

 


SUMBARNET - Bank Nagari kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut resmi masuk dalam daftar World’s Best Banks 2026 versi Forbes 


Sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada bank-bank terbaik dunia berdasarkan survei independen terhadap lebih dari 54.000 responden di 34 negara.


Dalam daftar tersebut, Bank Nagari menjadi salah satu dari hanya 18 bank yang beroperasi di Indonesia yang berhasil memperoleh pengakuan global tersebut.


Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator penting, mulai dari tingkat kepuasan nasabah, kepercayaan masyarakat, kualitas layanan pelanggan, layanan digital, hingga kemampuan bank dalam memberikan konsultasi keuangan kepada nasabah.



Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Bank Nagari sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat.


Pengakuan dunia tersebut membuktikan bahwa bank daerah mampu bersaing di level internasional melalui pelayanan prima, inovasi berkelanjutan, serta komitmen nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Selama beberapa tahun terakhir, Bank Nagari terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui berbagai program strategis.


Mulai dari penguatan sektor UMKM, pengembangan layanan perbankan syariah, transformasi digital melalui aplikasi Ollin by Nagari, hingga pelaksanaan berbagai program sosial kemasyarakatan dan perlindungan tenaga kerja.


Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan Bank Nagari serta dukungan dan kepercayaan masyarakat Sumatera Barat dan para nasabah setia.


“Pengakuan sebagai World’s Best Banks 2026 versi Forbes ini merupakan kebanggaan bersama, bukan hanya bagi Bank Nagari, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Barat. Ini menjadi bukti bahwa bank daerah mampu tumbuh, bertransformasi, dan bersaing di tingkat global dengan tetap mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Gusti Candra, pada Rabu (13/5/2026).


Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Bank Nagari untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat transformasi digital, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah dan nasional.


“Kami akan terus berinovasi menghadirkan layanan perbankan yang modern, mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Ke depan, Bank Nagari ingin terus menjadi mitra terpercaya masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM, generasi muda, dan sektor produktif lainnya,” tambahnya.


Menurut Gusti Candra, penghargaan internasional ini juga menjadi dorongan agar Bank Nagari semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah di era digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai pelayanan khas Ranah Minang yang mengedepankan kedekatan dan kepercayaan.


Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan daerah lainnya untuk terus meningkatkan daya saing dan kualitas layanan sehingga mampu memperoleh pengakuan di tingkat nasional maupun internasional.


“Atas nama manajemen Bank Nagari, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh nasabah, mitra kerja, pemegang saham, regulator, dan masyarakat yang selama ini terus membersamai perjalanan Bank Nagari. Kepercayaan inilah yang menjadi kekuatan utama kami untuk terus tumbuh dan memberikan yang terbaik,” tutupnya.


Dengan capaian tersebut, Bank Nagari semakin menegaskan posisinya sebagai bank daerah yang tidak hanya berperan penting dalam pembangunan ekonomi Sumatera Barat, tetapi juga mampu membawa nama daerah ke panggung dunia.

Dari Ranah Minang untuk Indonesia, dan kini diakui dunia. (**)



SUMBARNET - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Bank Nagari di tingkat nasional. Komitmen kuat dalam mendukung perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan mengantarkan Bank Nagari meraih penghargaan bergengsi Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 untuk kategori Usaha Besar dan Usaha Menengah Terbaik.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko Muhaimin Iskandar dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, pada Senen (11/5/2026).


Pencapaian ini semakin istimewa karena Bank Nagari tercatat sebagai satu-satunya institusi bank daerah dan satu-satunya institusi dari Pulau Sumatera yang menerima penghargaan tersebut pada tahun 2025.



Penghargaan Paritrana Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, dan institusi yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja.


Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, SP. MM menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima Bank Nagari.



Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat peran dalam mendukung kesejahteraan dan perlindungan para pekerja.


“Penghargaan ini bukan hanya sebuah kebanggaan bagi Bank Nagari, tetapi juga menjadi amanah untuk terus menghadirkan layanan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami percaya bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam menciptakan kesejahteraan dan rasa aman bagi para pekerja,” ujarnya.


Gusti Candra, SP. MM menjelaskan, selama ini Bank Nagari terus aktif mendukung berbagai program kolaboratif bersama BPJS Ketenagakerjaan, baik untuk pegawai internal maupun masyarakat luas.


Dukungan tersebut diwujudkan melalui perlindungan jaminan sosial bagi pelaku UMKM binaan, nelayan, hingga kelompok pekerja rentan lainnya di Sumatera Barat.


Selain itu, Bank Nagari juga menghadirkan kemudahan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui layanan digital seperti Ollin by Nagari dan berbagai kanal digital banking Bank Nagari.


Gusti Candra, SP. MM menambahkan, kolaborasi antara sektor perbankan dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan perlindungan sosial kepada masyarakat.


“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya pekerja informal dan pelaku UMKM, yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Bank Nagari akan terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.


Lebih lanjut, ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh insan Bank Nagari untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Sumatera Barat.


“Atas capaian ini, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah, mitra kerja, BPJS Ketenagakerjaan, serta masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Bank Nagari. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus tumbuh, melayani, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.


Penghargaan Paritrana Award 2025 menjadi bukti nyata bahwa Bank Nagari tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung perlindungan dan kesejahteraan para pekerja di Sumatera Barat. (**)

 


PADANG -  Lomba karya jurnalistik jenis feature yang digelar Bank Nagari bekerjasama dengan PWI Sumbar diperpanjang hingga 25 April 2026. Sebelumnya, diumumkan lomba tersebut berakhir Senin (20/4) lalu.


"Berhubung dengan banyaknya minat dan permintaan rekan-rekan jurnalis terkait lomba tersebut diundur hingga tanggal 25 April 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Bank Nagari ke-64," kata Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari,Yosviandri, dalam siaran persnya, Selasa (21/4) lalu.


Tema yang diusung dalam lomba karya tulis jurnalistik ini "Peduli, Bertumbuh & Integritas".Lomba karya tulis ini sebagai bentuk apresiasi kepada wartawan yang terus melaksanakan tugas menjadi mitra Bank Nagari,” katanya.


Menurutnya, lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke- 64 Bank Nagari yang puncak peringatannya pada 12 Maret. Dia berharap, melalui lomba lomba karya tulis jurnalistik ini dapat memacu wartawan untuk selalu bersemangat memberikan informasi yang tepat, akurat dan aktual kepada masyarakat.


Ketua PWI Sumbar Widya Navies, menyampaikan apresiasinya kepada Bank Nagari yang telah peduli untuk memberdayakan SDM wartawan di Sumatera Barat.


Widya menyebutkan lomba karya tulis ini, untuk ketujuh kalinya diadakan. Dalam pelaksanaannya, Bank Nagari bekerja sama dengan PWI Sumbar. Ini memperlihatkan antara Bank Nagari dengan PWI Sumbar terbangun kerja sama dan kemitraan yang baik.


“Kita dari PWI Sumbar mengajak para wartawan  baik yang bernaung di bawah PWI maupun organisasi pers lainnya untuk ikut lomba karya tulis ini. Jadi, tidak terbatas kepada anggota PWI saja, tapi juga boleh dari keanggotaan kewartawanan lainnya," jelasnya.


Syarat lainnya adalah tulisan berupa feature. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal tiga karya. Tidak memuat unsur SARA dan merupakan karya sendiri dan sudah dipublikasikan di media masing-masing.


Karya yang dikirimkan pernah dimuat di media cetak atau online periode 30 Maret 2026 sampai 20 April 2026 dengan format Times News Roman 12 . Naskah sudah diterima panitia paling lambat tanggal 25 April  2026 pada pukul 24.00 WIB.


Peserta juga diwajibkan mengirimkan naskah asli berupa soft copy dilengkapi dengan foto kliping pemuatan di media yang bersangkutan. Bagi yang memuat di media online, juga menyertakan link pemuatannya ke email tersebut. Semuanya dikirimkan ke email, soesilo_ap@yahoo.com.


Dalam lomba tersebut, tersedia total sebesar Rp21 juta. Rinciannya, Juara I Rp7,5 juta, juara II Rp5 juta, juara III Rp3,5 juta dan lima orang pemenang harapan masing-masing sebesar Rp1 juta. Semua pemenang juga memdapatkan sertifikat penghargaan.


“Khusus yang meraih juara pertama pada lomba serupa tahun-tahun sebelumnya , tidak dibolehkan ikut lomba karya tulis tahun ini. Pertimbangannya, memberi kesempatan kepada yang lain untuk meraih juara. Tapi pemenang kedua, ketiga dan seterusnya tahun lalu boleh ikut,” tambah Widya Navies. (REL)



Padang - PT Bank Nagari resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat (Sumbar) tentang Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan.


PKS yang ditandatangani di Lantai 4 Kantor Bank Nagari Pusat, Selasa (24/2) ini menjadi langkah strategis dalam mendukung tata kelola keuangan serta operasional IPDN Kampus Sumatera Barat di Baso.


Kegiatan itu dihadiri jajaran direksi dan komisaris Bank Nagari, Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Nagari, Direktur IPDN Kampus Sumbar Lalu Satria Utama, Asisten II Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Nofrizon, pemimpin divisi dan cabang Bank Nagari, dan undangan lainnya.


Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan IPDN kepada Bank Nagari sebagai mitra layanan perbankan.


“Atas nama Direksi dan seluruh jajaran manajemen Bank Nagari, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Rektor IPDN serta Direktur IPDN Kampus Sumbar yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Nagari sebagai mitra dalam pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan,” ujarnya.


Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi Bank Nagari sebagai Bank Pembangunan Daerah kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.


Ia menegaskan, Bank Nagari berkomitmen mendukung institusi pendidikan dan pemerintahan melalui layanan yang profesional, akuntabel, dan berbasis digital.


Berdasarkan informasi dari Cabang Bukittinggi selaku pengelola kerja sama, pada tahap awal ruang lingkup PKS difokuskan pada pengelolaan payroll gaji pegawai IPDN Kampus Sumatera Barat. Selanjutnya, kerja sama juga akan mencakup layanan kredit atau pembiayaan bagi pegawai.


“Kami berharap layanan ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh pegawai di lingkungan IPDN,” tambahnya.


Sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung kebutuhan IPDN Kampus Baso, Bank Nagari juga telah mengoperasikan Kantor Cabang Pembantu Baso (di bawah Cabang Bukittinggi) sejak 23 Februari 2026. 


Kehadiran kantor layanan ini diharapkan semakin mempermudah akses perbankan, mempercepat layanan, dan meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan operasional kampus.


Lebih lanjut Gusti Candra menegaskan, kerja sama ini tidak sekadar bersifat transaksional, melainkan kemitraan strategis jangka panjang. IPDN sebagai lembaga pendidikan kepamongprajaan memiliki peran vital dalam mencetak aparatur negara yang profesional dan berintegritas.


“Kami berharap Bank Nagari dapat turut berkontribusi dalam mendukung kelancaran operasional dan tata kelola keuangan di lingkungan IPDN Kampus Sumatera Barat,” ujarnya.


Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Lalu Satria Utama, menyampaikan bahwa pihaknya sejak lama mengharapkan kehadiran Bank Nagari dalam pelayanan perbankan di lingkungan IPDN.


“Alhamdulillah, PKS ini bisa direalisasikan tahun ini. Dengan kerja sama ini diharapkan dapat ikut andil dalam peningkatan ekonomi daerah,” katanya.


Ia juga menambahkan, IPDN memiliki mata kuliah Keuangan Publik yang relevan dengan kolaborasi tersebut. Melalui kerja sama ini, Bank Nagari diharapkan dapat memberikan edukasi kepada praja IPDN Kampus Sumbar guna menambah wawasan dan pemahaman mereka di bidang keuangan.


Sementara itu, Asisten II Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah.


Menurutnya, sinergi antara Bank Nagari dan IPDN sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah, meningkatkan literasi keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.


Ia berharap penandatanganan PKS ini menjadi tonggak awal kemitraan yang kokoh, produktif, dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi kedua institusi dan masyarakat Sumatera Barat secara umum. (**)

 


SUMBARNET - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan geopolitik, serta perlambatan ekonomi nasional, Bank Nagari justru tampil sebagai institusi keuangan daerah yang menunjukkan ketangguhan, konsistensi, dan visi jangka panjang.


Hal ini terungkap dalam Press Conference Kinerja Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Senin (02/2).


Pada forum tersebut, jajaran Direksi memaparkan capaian kinerja yang tidak hanya solid secara angka, tetapi juga mencerminkan pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Bank Nagari kembali menegaskan posisinya sebagai pilar utama penggerak ekonomi Sumatera Barat.



Kinerja Keuangan Kokoh di Tengah Tantangan

Sepanjang tahun 2025, kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari terus menguat. Hal ini tercermin dari indikator keuangan utama yang tumbuh positif dan stabil:


• Total Aset Bank Nagari berhasil menembus Rp33,61 triliun, menunjukkan ekspansi bisnis yang terukur.

• Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp26,84 triliun, menandakan tingkat kepercayaan nasabah yang semakin tinggi.
• Laba Bersih tercatat sebesar Rp493,74 miliar, menjadi bukti efisiensi operasional dan strategi bisnis yang tepat sasaran.
• Dari sisi kesehatan bank, Capital Adequacy Ratio (CAR) berada pada level sangat kuat, yakni 23,72%, jauh di atas ketentuan regulator.
• Non-Performing Loan (NPL) terjaga rendah di angka 2,40%, mencerminkan kualitas penyaluran kredit yang pruden dan bertanggung jawab.


Kinerja ini menempatkan Bank Nagari sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan fundamental keuangan paling solid di Indonesia.


Unit Usaha Syariah: Mesin Pertumbuhan Baru

Salah satu sorotan utama tahun 2025 adalah pertumbuhan signifikan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah, Bank Nagari berhasil menangkap peluang tersebut dengan strategi yang tepat.


Capaian UUS Bank Nagari meliputi:

• Total Aset Syariah mencapai Rp6,49 triliun, tumbuh 6,28% secara tahunan.
• Pembiayaan Syariah melonjak menjadi Rp4,63 triliun, dengan pertumbuhan impresif sebesar 14,66%.

• Laba UUS mencapai Rp224,62 miliar, naik tajam 15,43%, menjadikannya salah satu kontributor utama laba bank.

Pertumbuhan ini menegaskan komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif, kompetitif, dan sesuai nilai lokal masyarakat Sumatera Barat.


Transformasi Digital Lewat Ollin by Nagari

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, dalam keterangannya menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh insan Bank Nagari serta kepercayaan nasabah yang terus terjaga.


 
“Pencapaian tahun 2025 ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan Bank Nagari dan loyalitas nasabah kami. Di tengah tekanan ekonomi, kami memilih untuk tidak hanya bertahan, tetapi bertransformasi,” ujar Gusti Candra.


Salah satu langkah strategis utama adalah penguatan layanan digital melalui super apps “Ollin by Nagari”, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern akan layanan perbankan yang cepat, aman, dan mudah diakses kapan saja.
 

“Fokus kami adalah menghadirkan layanan keuangan yang adaptif, sehat, dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi kunci agar Bank Nagari tetap relevan dan dekat dengan nasabah,” tambahnya.


Pengakuan Nasional dan Kepercayaan Pasar

Kinerja gemilang Bank Nagari juga mendapat pengakuan dari lembaga independen dan nasional. Sepanjang 2025, Bank Nagari:

• Meraih peringkat kredit idA+/Stable dari PEFINDO, mencerminkan prospek usaha yang stabil dan risiko yang terkelola dengan baik.

• Mengoleksi 33 penghargaan nasional, baik di bidang kinerja keuangan, layanan digital, maupun pengembangan ekonomi daerah.


Pengakuan ini semakin memperkuat reputasi Bank Nagari sebagai bank daerah yang modern, terpercaya, dan berdaya saing nasional.


Melangkah Bersama Masyarakat Sumatera Barat

Tidak hanya fokus pada angka, Bank Nagari juga terus memperluas jaringan layanan, memperkuat ekosistem digital, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat dan pelaku UMKM. Seluruh langkah ini diarahkan untuk memastikan bahwa pertumbuhan bank sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah.


 
“Terima kasih atas kepercayaan seluruh nasabah dan pemangku kepentingan. Mari terus melangkah bersama, memperkuat perbankan daerah dan mendorong ekonomi Sumatera Barat yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutup Gusti Candra.


Bank Nagari  Tumbuh Bersama Daerah, Melayani dengan Hati, Melangkah Menuju Masa Depan Digital. (*)