Tampilkan postingan dengan label Dharmasraya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dharmasraya. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET – Personel Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, rutin melaksanakan kegiatan Commander Wish (CW) pagi dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis pada Jumat (9/10/2026) pagi.


Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat guna menciptakan kelancaran, ketertiban, dan keamanan berlalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitas.


Pelaksanaan Commander Wish pagi tersebut difokuskan pada sejumlah persimpangan yang memiliki aktivitas lalu lintas masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan, mengantisipasi potensi kemacetan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.


Melalui kegiatan rutin ini, Polres Dharmasraya terus berupaya memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Personel yang bertugas tidak hanya melakukan pengaturan kendaraan, tetapi juga membantu memastikan arus lalu lintas berjalan tertib sehingga aktivitas masyarakat pada pagi hari dapat berlangsung dengan lancar.


Pengaturan lalu lintas dilaksanakan di enam titik, yakni Simpang Tiga Sungai Rumbai, Simpang Empat Koto Baru, Simpang Mikrowef Gunung Medan, Simpang Empat Gunung Medan, Simpang Empat Pasar Sikabau, dan Simpang Empat Pulau Punjung.


Penempatan personel pada titik-titik tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengoptimalkan pelayanan lalu lintas, terutama di lokasi persimpangan yang menjadi jalur perlintasan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Bentuk Pelayanan dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasi Humas Polres Dharmasraya, IPTU Marbawi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Commander Wish pagi merupakan salah satu bentuk pelayanan rutin Polri yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif.


Menurutnya, pengaturan lalu lintas pada pagi hari menjadi bagian penting dari tugas kepolisian karena pada waktu tersebut mobilitas masyarakat cenderung meningkat. Masyarakat berangkat bekerja, anak-anak menuju sekolah, serta berbagai aktivitas lainnya berlangsung secara bersamaan sehingga membutuhkan pengaturan lalu lintas yang baik.


Kehadiran personel di persimpangan diharapkan mampu membantu pengguna jalan melewati kawasan tersebut dengan lebih tertib, sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.


“Melalui kegiatan Commander Wish pagi ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Pengaturan lalu lintas bukan hanya bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Kapolres.


Utamakan Kelancaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

Pelaksanaan Commander Wish pagi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan selama berkendara. Kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.


Setiap pengendara diharapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan sikap saling menghormati sesama pengguna jalan.


Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru ketika berkendara, menjaga jarak aman, dan tetap berkonsentrasi selama perjalanan.


“Tujuan yang ingin kami capai adalah terciptanya lalu lintas yang tertib, lancar, dan aman bagi seluruh masyarakat. Kami berharap keberadaan personel di lapangan dapat membantu mengurangi potensi kemacetan, mencegah terjadinya pelanggaran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” katanya.


Enam Titik Pengaturan Menjadi Fokus Pelayanan

Pengaturan lalu lintas yang dilakukan di enam titik strategis menunjukkan upaya Polres Dharmasraya untuk menjangkau masyarakat di sejumlah kawasan. Personel ditempatkan pada persimpangan yang menjadi bagian dari jalur aktivitas masyarakat pada pagi hari.


Di Simpang Tiga Sungai Rumbai dan Simpang Empat Koto Baru, personel melaksanakan pengaturan arus kendaraan untuk membantu menciptakan ketertiban bagi para pengguna jalan. Pelayanan serupa juga dilakukan di Simpang Mikrowef Gunung Medan dan Simpang Empat Gunung Medan, serta di Simpang Empat Pasar Sikabau dan Simpang Empat Pulau Punjung.


Kehadiran petugas di lokasi tersebut diharapkan membantu masyarakat melintasi persimpangan dengan lebih tertib, sekaligus mendukung kelancaran perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, pasar, dan lokasi kegiatan lainnya.


Selain menjalankan tugas pengaturan, personel kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif yang bertujuan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.


Kapolres Berharap Kesadaran Berlalu Lintas Terus Meningkat

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro berharap kegiatan Commander Wish pagi dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mendukung kelancaran arus kendaraan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran setiap individu.


Masyarakat diharapkan tidak hanya mematuhi aturan ketika melihat petugas, tetapi menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan dalam setiap perjalanan. Dengan demikian, terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib dapat menjadi tanggung jawab bersama antara kepolisian dan seluruh pengguna jalan.


“Harapan kami, melalui kegiatan rutin ini, masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas dan semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kami ingin setiap pengguna jalan dapat melakukan aktivitas dengan aman dan nyaman, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” kata Kapolres.


Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mengutamakan keselamatan, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Komitmen Polres Dharmasraya Tingkatkan Pelayanan

Melalui kegiatan Commander Wish pagi, Polres Dharmasraya terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang responsif dan berorientasi pada keselamatan. Pengaturan lalu lintas di enam titik tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung terciptanya situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif.


Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Sinergi antara petugas dan pengguna jalan juga diperlukan agar upaya menjaga kelancaran lalu lintas dapat berjalan optimal.


Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, kepatuhan terhadap peraturan, serta dukungan personel kepolisian di lapangan, diharapkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Dharmasraya dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar.


Polres Dharmasraya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan budaya berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan. Sebab, ketertiban di jalan raya bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan merupakan kepentingan dan tanggung jawab bersama.


Polres Dharmasraya hadir untuk melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, termasuk melalui pengaturan lalu lintas pada pagi hari demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. (**)


   


DHARMASRAYA — Polres Dharmasraya melalui jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sitiung 1 Koto Agung terus menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga di kawasan Pasar Tumpah, Jorong Sungai Palabi, Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (8/10/2026).


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Sitiung 1 Koto Agung bersama Pemerintah Nagari Ranah Palabi. Masker dibagikan secara langsung kepada para pedagang, pengunjung pasar, maupun masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.


Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan, khususnya dalam mengantisipasi gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Warga diingatkan untuk menggunakan masker apabila berada di luar ruangan, terutama ketika kondisi lingkungan kurang mendukung bagi kesehatan pernapasan.


Selain membagikan masker, personel kepolisian juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas warga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.


Polri Peduli Kesehatan Masyarakat

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kapolsek Sitiung 1 Koto Agung Iptu Andria Eriza, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembagian masker merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan kesehatan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Iptu Andria Eriza menyampaikan pesan Kapolres Dharmasraya.


Menurutnya, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan maupun pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


Karena itu, jajaran kepolisian akan terus mendukung kegiatan yang bersifat preventif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.


Kapolres Dorong Kesadaran Warga


AKBP Kartyana juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di ruang terbuka.


“Harapan kami, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika kondisi lingkungan membutuhkan perlindungan tambahan bagi saluran pernapasan,” ungkapnya.


Kapolres menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi personel Bhabinkamtibmas untuk terus hadir dan memberikan edukasi kepada masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi warga,” katanya.


Sementara itu, masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pasar dinilai menjadi bentuk perhatian langsung terhadap kondisi masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi bersama pemerintah nagari dan berbagai unsur terkait dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.


Kegiatan pembagian masker di Pasar Tumpah Jorong Sungai Palabi tersebut diharapkan tidak hanya membantu warga dalam menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan masyarakat yang produktif dan sejahtera. (**)



SUMBARNET — Kabar baik bagi para pelajar, khususnya putra-putri Kabupaten Dharmasraya dan daerah lainnya yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).


Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2027/2028 secara resmi telah dibuka. Pendaftaran calon murid dilaksanakan secara daring mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah berasrama yang mengembangkan pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan nilai-nilai kebhayangkaraan. Untuk tahun ajaran 2027/2028, penerimaan ini merupakan angkatan ketiga dengan kuota sebanyak 180 murid.


Informasi tersebut menjadi kesempatan penting bagi para siswa SMP sederajat yang memiliki prestasi dan motivasi kuat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan sistem pembelajaran yang komprehensif.


Polri menyampaikan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Murid yang dinyatakan lulus dan diterima juga mendapatkan beasiswa penuh selama mengikuti pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara juga telah memperoleh sertifikasi sebagai International Baccalaureate (IB) World School, sehingga penyelenggaraan pendidikannya mengintegrasikan standar pendidikan internasional dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai kebhayangkaraan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengajak para pelajar yang memenuhi persyaratan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, karakter, kedisiplinan, serta semangat untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.


“Kami mengajak putra-putri Dharmasraya yang memiliki semangat belajar, berprestasi dan memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan potensi generasi muda, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan, dibukanya SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh pendidikan formal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mempunyai integritas, disiplin, kemampuan kepemimpinan dan wawasan yang luas.


Kapolres berharap para calon peserta tidak hanya mempersiapkan kelengkapan administrasi, tetapi juga mempersiapkan kemampuan akademik dan mental untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.


“Tujuannya tentu agar anak-anak kita mendapatkan akses terhadap pendidikan yang berkualitas sekaligus memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan potensi dirinya. Kita ingin generasi muda Dharmasraya tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin dan mempunyai rasa tanggung jawab,” katanya.


Untuk diketahui, calon peserta SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.


Di antaranya merupakan lulusan SMP atau sederajat, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rohani, serta belum genap berusia 17 tahun pada 1 Juli 2027.


Calon peserta juga harus bersedia mengikuti pendidikan dengan sistem asrama selama masa pendidikan.

Selain persyaratan umum, terdapat persyaratan akademik yang harus dipenuhi. Calon murid diwajibkan memiliki nilai minimal 80 pada mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris berdasarkan nilai rapor semester 1 hingga semester 4.


Proses seleksi juga dilakukan secara bertahap. Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, tahap pertama meliputi Tryout NST 1 (TPA) pada 14–15 November 2026, dilanjutkan pelaksanaan NST 1 pada 12–13 Desember 2026 dan pengumuman hasil pada 24 Desember 2026.


Selanjutnya, tahap kedua meliputi Tryout NST 2 atau tes mata pelajaran pada 16 Januari 2027. Pelaksanaan NST 2 dijadwalkan pada 23 Januari 2027 secara langsung di Polda pilihan saat pendaftaran, dengan pengumuman hasil pada 8 Februari 2027.


Adapun tahap ketiga merupakan seleksi terpusat yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Kapolres Dharmasraya juga mengingatkan para calon peserta dan orang tua agar mencermati seluruh informasi resmi terkait persyaratan, mekanisme pendaftaran dan tahapan seleksi.


Menurutnya, kesiapan sejak awal menjadi salah satu faktor penting agar para calon peserta dapat mengikuti proses penerimaan dengan baik.


“Kami berharap para siswa yang berminat benar-benar mempersiapkan diri sejak sekarang. Jangan hanya mengejar kelulusan seleksi, tetapi tanamkan juga niat untuk belajar, membangun karakter dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.


AKBP Kartyana menambahkan, kesempatan memperoleh pendidikan melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara hendaknya tidak hanya dilihat dari sisi fasilitas maupun beasiswa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun masa depan.


“Harapan kami, dari Dharmasraya akan lahir putra-putri terbaik yang mampu bersaing, memiliki wawasan luas, berintegritas dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Mereka nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun Indonesia,” tuturnya.


Dengan dibukanya SPMB Tahun Ajaran 2027/2028, para pelajar yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan waktu pendaftaran dan mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.


Pendaftaran dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya. Untuk tahun ajaran 2027/2028, sebanyak 180 murid akan dipilih sebagai bagian dari angkatan ketiga SMA Kemala Taruna Bhayangkara.


Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Dharmasraya untuk terus meningkatkan prestasi, memperkuat karakter dan berani bersaing untuk meraih pendidikan terbaik.


Kapolres Dharmasraya pun mengajak para orang tua untuk memberikan dukungan kepada putra-putrinya yang memiliki minat dan memenuhi persyaratan.


“Mari kita bersama-sama memberikan ruang dan dukungan kepada anak-anak kita untuk berkembang. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Semoga melalui kesempatan ini semakin banyak generasi muda Dharmasraya yang berprestasi dan kelak mampu menjadi kebanggaan keluarga, daerah dan bangsa,” pungkas AKBP Kartyana. (AdF)

 


SUMBARNET — Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik dengan membagikan masker dan pamflet kepada warga serta pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (6/10/2026) sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membantu melindungi warga dari dampak paparan kabut asap dan udara yang tidak sehat.


Sejumlah personel Polres Dharmasraya turun langsung ke lapangan dan menyambangi masyarakat maupun pengendara yang melintas. Selain menyerahkan masker, petugas juga memberikan pamflet berisi imbauan dan edukasi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan selama kondisi udara belum kembali normal.


Langkah tersebut dinilai penting mengingat aktivitas masyarakat di sepanjang Jalan Lintas Sumatera cukup tinggi. Jalur tersebut menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan berbagai wilayah, sehingga banyak warga maupun pengendara yang tetap harus beraktivitas dan melakukan perjalanan meskipun kondisi udara sedang kurang baik.


Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa (6/10/2026) nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Dharmasraya tercatat 136 atau berada dalam kategori Tidak Sehat. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk mengambil langkah perlindungan terhadap masyarakat, termasuk dengan penggunaan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengatakan pembagian masker dan pamflet tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi udara yang dapat mengganggu kesehatan.


Menurutnya, kepolisian tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.


“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, khususnya para pengguna jalan, mendapatkan perlindungan dan memahami pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan, pamflet yang dibagikan kepada masyarakat juga menjadi sarana edukasi agar pesan-pesan terkait kesehatan dan kewaspadaan dapat dipahami secara langsung oleh warga.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diingatkan agar menggunakan masker ketika berada di luar rumah, terutama bagi pengendara sepeda motor yang memiliki risiko lebih besar terpapar langsung oleh udara dan debu selama perjalanan.


“Tujuan kita bukan hanya membagikan masker, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, dan menggunakan masker apabila harus bepergian,” katanya.


Kapolres menambahkan, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan terhadap udara yang tidak sehat.


Ia juga mengingatkan para pengendara sepeda motor agar tetap memperhatikan keselamatan selama berkendara. Kondisi udara berkabut atau jarak pandang yang menurun dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.


“Untuk para pengendara, kami mengimbau agar tetap berhati-hati di jalan. Selain menggunakan masker untuk melindungi kesehatan, perhatikan juga jarak pandang dan kondisi lalu lintas. Jangan memaksakan diri apabila kondisi di jalan kurang mendukung,” ungkapnya.


AKBP Kartyana juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kondisi udara, termasuk pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka.


Menurutnya, menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.


“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan ataupun sampah secara sembarangan. Sekecil apa pun upaya yang kita lakukan, tentu akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Dharmasraya juga menyampaikan pesan agar masyarakat segera memperhatikan kondisi kesehatan apabila mengalami keluhan setelah terpapar udara yang kurang sehat.


Warga yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, iritasi mata, sesak atau kesulitan bernapas diimbau untuk tidak mengabaikannya dan segera mendapatkan pemeriksaan pada fasilitas kesehatan.


Kapolres berharap kegiatan pembagian masker dan pamflet tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.


“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan harus menjadi prioritas. Mudah-mudahan dengan adanya pembagian masker dan edukasi ini, masyarakat dapat lebih terlindungi dan semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya,” harapnya.


Lebih lanjut, AKBP Kartyana menyampaikan bahwa Polres Dharmasraya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat preventif, humanis, dan memberikan manfaat secara langsung.


Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Kami ingin Polri selalu hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan, personel harus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, maupun edukasi. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Bagi warga yang sehari-hari harus beraktivitas di luar rumah, masker dinilai sangat membantu sebagai perlindungan tambahan ketika kondisi udara sedang tidak sehat.


Kegiatan pembagian masker di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Sitiung tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi lingkungan membutuhkan perhatian bersama.

 

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dampak kabut asap sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan warga.


Polres Dharmasraya juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara, serta menerapkan langkah-langkah perlindungan diri selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.


Dengan langkah sederhana seperti menggunakan masker, membatasi aktivitas di luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran secara terbuka, masyarakat dapat ikut berkontribusi menjaga kualitas udara sekaligus melindungi kesehatan bersama.


Kapolres Dharmasraya berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi sehingga situasi keamanan, kesehatan dan kenyamanan warga tetap terjaga.


“Kami berharap kondisi udara segera kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Mari kita saling peduli, saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar Dharmasraya tetap aman, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkas AKBP Kartyana. (AdF)

 


SUMBARNET – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial R (39), warga asal Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, diamankan polisi karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.


R yang diketahui berprofesi sebagai petani atau pekebun tersebut diamankan oleh personel Satresnarkoba Polres Dharmasraya pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.


Penangkapan berlangsung di kawasan Jorong Koto Agung, Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya.


Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.


Dari tangan R, polisi menyita satu plastik klip yang berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu. Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah sendok sabu yang terbuat dari pipet plastik.


Tidak hanya itu, polisi turut mengamankan satu unit telepon seluler merek Vivo berwarna biru toska serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Azamu Suwaril, S.H., M.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut.


Hal itu disampaikan melalui Kasi Humas Polres Dharmasraya IPTU Marbawi, S.H., pada Selasa (6/10/2026).


"Benar, personel Satresnarkoba Polres Dharmasraya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial R yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di wilayah Koto Besar dan sejumlah barang bukti turut diamankan," ujar IPTU Marbawi.


Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti


Penangkapan terhadap R menjadi bagian dari upaya jajaran Polres Dharmasraya dalam menekan peredaran narkotika yang dinilai dapat merusak generasi muda dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.


Barang bukti yang diamankan selanjutnya menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memperkuat dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka.


Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu plastik klip berisi butiran kristal bening yang diduga sabu, satu buah sendok sabu yang terbuat dari pipet plastik, satu unit handphone Vivo warna biru toska, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.


Polisi masih melakukan proses penyidikan dan pendalaman untuk mengungkap lebih jauh asal-usul barang haram tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika tersebut.


Langkah pendalaman dinilai penting untuk memastikan penanganan perkara tidak berhenti pada satu orang saja, melainkan dapat mengungkap mata rantai peredaran narkotika yang lebih luas apabila ditemukan keterkaitan dengan pihak lain.


Kapolres: Peredaran Narkoba Harus Diberantas Bersama


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan bahwa pemberantasan narkotika merupakan salah satu komitmen utama kepolisian dalam menjaga keamanan dan masa depan masyarakat.


Menurutnya, narkotika tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga merupakan ancaman serius terhadap generasi muda, keluarga dan lingkungan sosial.


Melalui penindakan yang dilakukan Satresnarkoba, Kapolres berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang masih mencoba melakukan aktivitas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Dharmasraya.


"Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Dharmasraya. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan situasi kamtibmas yang aman sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba," tegas AKBP Kartyana.


Kapolres mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku yang mencoba menjadikan wilayah Dharmasraya sebagai tempat untuk menyimpan, mengedarkan maupun memperjualbelikan narkotika.


"Kami tidak ingin wilayah Dharmasraya menjadi tempat berkembangnya jaringan peredaran narkotika. Karena itu, setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan setiap dugaan tindak pidana narkotika akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.


Ajak Masyarakat Berperan Aktif


Dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika, AKBP Kartyana juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.


Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan karena aparat kepolisian memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan tanpa adanya partisipasi dari lingkungan sekitar.


"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, segera sampaikan informasi kepada kepolisian. Identitas pelapor akan kami jaga sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Kapolres.


Ia menambahkan, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Upaya pencegahan, edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat juga harus dilakukan secara berkelanjutan.


"Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa narkotika merupakan musuh bersama. Jangan sampai ada keluarga kita, anak-anak kita atau generasi penerus bangsa yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba," tuturnya.


Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran Polres Dharmasraya akan terus meningkatkan kegiatan penegakan hukum, termasuk melakukan penyelidikan terhadap informasi yang berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.


"Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan. Tujuan akhirnya bukan hanya menangkap pelaku, tetapi bagaimana mata rantai peredaran narkotika bisa diputus sehingga masyarakat Dharmasraya dapat hidup lebih aman dan generasi muda kita dapat tumbuh tanpa ancaman narkoba," pungkas AKBP Kartyana.


Saat ini, R bersama barang bukti telah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Dharmasraya untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami perkara tersebut guna mengetahui lebih jauh keterlibatan tersangka serta kemungkinan adanya pihak lain yang berhubungan dengan peredaran narkotika tersebut.


Polres Dharmasraya menegaskan akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi keamanan dan masa depan generasi penerus. (AdF)

 


SUMBARNET – Personel Polsek Sungai Rumbai bersama pemerintah nagari dan masyarakat bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran lahan perkebunan sawit yang berada di Jorong Lubuk Baru, Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (6/10/2026).


Kedatangan personel kepolisian ke lokasi tersebut dilakukan setelah menerima informasi adanya lahan perkebunan milik warga yang sebelumnya terbakar. Petugas bersama Wali Nagari dan masyarakat langsung melakukan pengecekan guna memastikan kondisi di lokasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.


Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik warga bernama Sudir dengan luas sekitar satu hektare. Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.


Mendapatkan informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Rumbai bersama Wali Nagari Alahan Nan Tigo dan warga segera menuju lokasi. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian dalam mencegah api meluas serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.


Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi api sudah dalam keadaan padam. Meski demikian, pengecekan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api atau titik api yang masih berpotensi menyala kembali dan menyebabkan kebakaran meluas ke lahan perkebunan maupun kawasan di sekitarnya.


Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, penyebab tersebut masih sebatas dugaan awal dan menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.


Kapolsek Sungai Rumbai AKP Sitrisman, S.H., mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan lahan dan vegetasi menjadi mudah terbakar.


Ia juga meminta masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area perkebunan, semak belukar, lahan kering maupun lokasi yang memiliki material mudah terbakar.


"Untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Hal kecil yang dianggap sepele dapat menimbulkan dampak yang besar apabila mengenai lahan yang kering dan mudah terbakar," ujar AKP Sitrisman.


Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian, pemerintah nagari atau unsur terkait apabila menemukan adanya titik api maupun kepulan asap di sekitar lingkungan tempat tinggal dan perkebunan.


Menurutnya, kecepatan dalam memberikan informasi sangat penting karena semakin cepat titik api diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan sehingga api tidak sempat meluas.


Kapolres Dharmasraya Tekankan Peran Masyarakat


Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.


Menurut Kapolres, masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lingkungan perkebunan dan lahan sehingga memiliki peran penting dalam mendeteksi serta mencegah munculnya titik api sejak dini.


"Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kita berharap masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api," tegas AKBP Kartyana.


Ia mengatakan, langkah pengecekan yang dilakukan personel Polsek Sungai Rumbai bersama pemerintah nagari dan masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan setiap informasi mengenai kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.


"Tujuan kita adalah memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin, sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi kebakaran yang sudah meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat," katanya.


Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk ketika membersihkan lahan. Menurutnya, aktivitas yang menggunakan api harus benar-benar dihindari apabila berpotensi menimbulkan kebakaran dan menyebar ke area lain.


"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla. Jangan menunggu api membesar baru bertindak. Apabila melihat asap atau titik api, segera informasikan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin," ujarnya.


Polisi Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan


AKBP Kartyana menambahkan, pencegahan kebakaran lahan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat serta warga dalam melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.


Ia berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kejadian kebakaran lahan dapat diminimalisasi dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.


"Harapan kami, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga wilayahnya dari ancaman kebakaran. Jangan sampai kelalaian sekecil apa pun menjadi penyebab terjadinya kebakaran yang merugikan diri sendiri, orang lain maupun lingkungan," tutur Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa kepolisian akan terus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini. Setiap informasi dari masyarakat terkait adanya titik api akan menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.


"Intinya, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan karhutla merupakan tugas kita semua. Kepolisian siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran," pungkasnya.


Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh keberadaan api maupun puntung rokok di sekitar lahan perkebunan. Apalagi, kebakaran yang awalnya hanya terjadi pada area kecil dapat dengan cepat membesar apabila kondisi lingkungan mendukung dan tidak segera dilakukan penanganan.


Dengan adanya respons cepat Bhabinkamtibmas bersama Wali Nagari dan masyarakat dalam mendatangi lokasi, diharapkan potensi munculnya kembali api dapat diantisipasi. Sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga wilayah Kecamatan Asam Jujuhan tetap aman dari ancaman kebakaran lahan.


Polres Dharmasraya pun kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan setiap indikasi kebakaran kepada petugas. (AdF)

 


SUMBARNET – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat dengan menghadiri dan memberikan dukungan terhadap kegiatan Buru Alek Baralek Gadang yang digelar masyarakat di wilayah Kabupaten Dharmasraya.


Kehadiran jajaran Polres Dharmasraya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang dapat berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.


Buru Alek Baralek Gadang tidak hanya menjadi kegiatan yang diikuti oleh masyarakat dan para penghobi olahraga buru, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan antarwarga.


Dalam budaya masyarakat Minangkabau, istilah alek gadang merujuk pada perhelatan atau pesta besar. Sementara kegiatan buru alek di sejumlah daerah Sumatera Barat juga dikenal sebagai aktivitas tradisional yang dapat menjadi sarana silaturahmi masyarakat sekaligus membantu petani dalam menghadapi gangguan hama di lahan pertanian.


Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Dharmasraya turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.


Kehadiran personel kepolisian di tengah kegiatan masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang nyaman bagi peserta, panitia maupun masyarakat yang hadir.


Polres Dharmasraya juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa mematuhi ketentuan dan aturan yang berlaku selama kegiatan berlangsung.

 

Keselamatan harus menjadi perhatian utama, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan terhadap keamanan maupun aktivitas masyarakat lainnya.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk selalu berada di tengah masyarakat.


Menurutnya, kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga harus hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat.


“Kehadiran kami dalam kegiatan Buru Alek Baralek Gadang ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Polri terhadap kegiatan masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi serta silaturahmi yang semakin erat dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Kartyana.


Kapolres menjelaskan, kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang tentu membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar pelaksanaannya dapat berlangsung aman dan tertib.


Karena itu, Polres Dharmasraya mengajak panitia, peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.


“Tujuannya adalah agar kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Kami mengajak seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir untuk sama-sama menjaga ketertiban, menghormati aturan dan mengutamakan keselamatan,” katanya.


AKBP Kartyana menilai kegiatan seperti Buru Alek Baralek Gadang juga memiliki nilai sosial yang penting karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, berkomunikasi dan mempererat persaudaraan.


Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut perlu terus dipelihara di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.


“Yang tidak kalah penting dari kegiatan ini adalah bagaimana kita menjaga silaturahmi dan kebersamaan. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi ajang persaudaraan justru menimbulkan persoalan. Mari kita jaga suasana tetap sejuk, tertib dan saling menghargai,” ungkapnya.


Kapolres juga mengapresiasi masyarakat dan panitia yang telah berupaya melaksanakan kegiatan dengan melibatkan berbagai unsur.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat rasa persaudaraan.


“Kami memberikan apresiasi kepada masyarakat dan panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini. Harapan kami, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sukses, aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur AKBP Kartyana.


Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya menjadikan kegiatan masyarakat sebagai sarana memperkuat sinergitas antara masyarakat dan kepolisian.


Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.


“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.


Dalam pelaksanaan kegiatan, masyarakat juga diimbau untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan, terutama bagi peserta yang mengikuti aktivitas di lapangan.


Setiap peserta diharapkan memahami ketentuan yang telah ditetapkan panitia serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Selain itu, masyarakat yang hadir juga diharapkan dapat menjaga ketertiban umum dan tidak mudah terprovokasi apabila terjadi perbedaan pendapat maupun dinamika selama kegiatan berlangsung.


Polres Dharmasraya akan terus mendorong terciptanya sinergitas dengan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.


Kehadiran kepolisian dalam kegiatan Buru Alek Baralek Gadang sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, panitia serta warga.


Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah sejak dini.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang dilaksanakan secara positif, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan menjaga nilai-nilai sosial di tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama menciptakan Dharmasraya yang aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.


Dukungan Polres Dharmasraya terhadap Buru Alek Baralek Gadang diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.


Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sementara nilai kebersamaan, persaudaraan dan gotong royong tetap terjaga.


Polres Dharmasraya pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan setiap kegiatan bersama sebagai momentum memperkuat persatuan serta menciptakan suasana kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh kekeluargaan. (**)

 


SUMBARNET – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan melaksanakan pengamanan kegiatan pembukaan Open Turnamen Karya Muda Cup II.


Pengamanan dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mengawal kegiatan olahraga yang melibatkan banyak peserta, official, panitia serta masyarakat yang hadir untuk menyaksikan pertandingan.


Sejumlah personel Polres Dharmasraya dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan. Personel ditempatkan pada sejumlah titik yang dianggap perlu, termasuk area pintu masuk, lokasi pertandingan, serta sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Kehadiran personel kepolisian tidak hanya bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta maupun masyarakat yang menghadiri pembukaan turnamen.


Open Turnamen Karya Muda Cup II menjadi salah satu kegiatan olahraga yang mendapat perhatian masyarakat. Selain menjadi wadah bagi para atlet atau tim untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar peserta.


Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polres Dharmasraya mengedepankan pendekatan humanis dan preventif. Petugas melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan panitia penyelenggara guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.


Petugas juga mengimbau kepada para peserta, official, suporter dan masyarakat yang hadir agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.


Masyarakat yang menyaksikan pertandingan diharapkan dapat memberikan dukungan secara positif kepada tim masing-masing tanpa melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun mengganggu jalannya pertandingan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengatakan pengamanan kegiatan olahraga merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Open Turnamen Karya Muda Cup II memiliki nilai positif karena dapat menjadi sarana untuk menyalurkan bakat dan minat generasi muda sekaligus membangun semangat kebersamaan.


“Pengamanan ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, panitia maupun masyarakat yang hadir. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan Open Turnamen Karya Muda Cup II dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar AKBP Kartyana.


Kapolres menjelaskan, tujuan utama pengamanan bukan hanya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, tetapi juga memastikan kegiatan olahraga dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif.


“Kami mengedepankan langkah-langkah preventif dan pendekatan humanis. Personel kami melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada seluruh pihak agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.


AKBP Kartyana juga mengajak seluruh peserta dan pendukung untuk menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan.


Ia menegaskan bahwa dalam setiap pertandingan, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Menurutnya, nilai sportivitas, disiplin, kebersamaan dan sikap saling menghormati jauh lebih penting dalam membangun karakter para generasi muda.


“Kami berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga menumbuhkan sportivitas, disiplin dan rasa persaudaraan. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, yang paling penting seluruh peserta dapat menjaga sikap dan menghormati satu sama lain,” tuturnya.


Kapolres juga mengingatkan para suporter dan masyarakat yang hadir agar tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang terjadi selama pertandingan.


Dukungan kepada tim kesayangan, lanjutnya, hendaknya disampaikan dengan cara-cara yang positif dan tidak berlebihan. Seluruh pihak diminta ikut menjaga suasana pertandingan agar tetap menjadi tontonan yang menghibur bagi masyarakat.


“Suporter juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan. Mari kita dukung tim masing-masing dengan tertib dan sportif. Jangan sampai karena emosi sesaat justru menimbulkan gangguan keamanan atau merusak semangat kebersamaan yang sudah dibangun melalui kegiatan ini,” ungkap AKBP Kartyana.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah melaksanakan kegiatan olahraga tersebut. Menurutnya, sinergi antara panitia, peserta, masyarakat dan kepolisian sangat diperlukan agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik dari awal hingga selesai.


Polres Dharmasraya, kata dia, akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan memberikan manfaat, termasuk kegiatan olahraga yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi.


“Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Mudah-mudahan Open Turnamen Karya Muda Cup II dapat berjalan sukses, lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan serta pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, personel pengamanan juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban selama berada di lokasi kegiatan. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas serta panitia apabila terdapat pengaturan terhadap arus keluar-masuk maupun aktivitas penonton.


Dengan dilaksanakannya pengamanan sejak pembukaan, Polres Dharmasraya berharap seluruh pertandingan dalam rangkaian Open Turnamen Karya Muda Cup II dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.


Kepolisian juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda olahraga yang mampu mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus menciptakan ruang yang sehat bagi generasi muda untuk berkompetisi dan berprestasi.


“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berprestasi, menjauhkan diri dari kegiatan-kegiatan negatif, serta membangun karakter yang sportif dan bertanggung jawab. Mari kita jadikan olahraga sebagai sarana mempererat persatuan dan kebersamaan,” pungkas Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.


Selama kegiatan pembukaan berlangsung, personel Polres Dharmasraya terus melakukan pemantauan situasi. Pengamanan akan dilakukan secara proporsional pada setiap tahapan kegiatan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.


Kehadiran jajaran kepolisian diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi seluruh pihak, sehingga Open Turnamen Karya Muda Cup II tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, sportivitas dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Dharmasraya. (**)



DHARMASRAYA – Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diperingati pada Senin, 5 Oktober 2026.


Atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Dharmasraya, AKBP Kartyana menyampaikan Dirgahayu TNI ke-81 kepada seluruh prajurit TNI di seluruh Indonesia, khususnya jajaran TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Dharmasraya.


Peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kedekatan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Dalam momentum tersebut, Kapolres Dharmasraya memberikan apresiasi atas pengabdian dan dedikasi seluruh prajurit TNI yang selama ini menjalankan tugas menjaga kedaulatan, keamanan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Dharmasraya, kami mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-81. Semoga TNI semakin profesional, modern, tangguh dan senantiasa dicintai serta dekat dengan rakyat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar AKBP Kartyana.


Menurutnya, peringatan HUT TNI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian TNI sekaligus memperkuat komitmen seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, keamanan dan keutuhan NKRI.


Selama 81 tahun pengabdiannya, TNI menjadi salah satu institusi penting dalam menjaga kedaulatan negara. Karena itu, semangat pengabdian, profesionalisme dan loyalitas kepada bangsa dan negara harus terus dipelihara dan ditingkatkan sesuai dengan tantangan zaman.


Kapolres Dharmasraya juga menilai bahwa sinergitas antara TNI dan Polri merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di daerah.


Menurutnya, TNI dan Polri memiliki tugas dan kewenangan masing-masing, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“TNI dan Polri memang memiliki tugas serta fungsi yang berbeda, tetapi dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI kita memiliki semangat yang sama. Karena itu, sinergitas, soliditas dan komunikasi harus terus diperkuat, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.


AKBP Kartyana berharap hubungan baik dan kerja sama antara jajaran TNI dan Polri, khususnya di Kabupaten Dharmasraya, dapat terus terpelihara dan semakin solid.


Ia menyebut, kolaborasi yang kuat antara TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.


“Tujuan kita adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif serta mendukung masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman. Untuk itu, sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat harus terus kita jaga dan tingkatkan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolres Dharmasraya menyampaikan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada kemampuan pertahanan, tetapi juga pada kedekatan dan kepercayaan masyarakat.


Menurutnya, tema HUT ke-81 TNI yang menekankan kekuatan bersama rakyat menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketahanan bangsa merupakan tanggung jawab bersama.


Masyarakat, kata dia, memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan terus mengedepankan semangat gotong royong, toleransi serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


“Kami berharap TNI semakin kuat, profesional, modern dan semakin dekat dengan masyarakat. Kepercayaan rakyat merupakan modal utama dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. Semoga sinergitas TNI-Polri semakin kokoh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harap AKBP Kartyana.


Ia juga berharap momentum HUT ke-81 TNI dapat menjadi penyemangat bagi seluruh prajurit untuk terus memberikan pengabdian terbaik, menjaga kehormatan institusi serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.


“Semoga seluruh prajurit TNI diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas. Teruslah menjadi prajurit yang profesional, berintegritas dan senantiasa hadir untuk rakyat serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.


Kapolres menegaskan, Polres Dharmasraya akan terus membangun dan memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan jajaran TNI dalam berbagai bidang, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Dharmasraya.


Sinergitas tersebut diharapkan tidak hanya terjalin dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, penanganan berbagai persoalan di daerah serta upaya menjaga persatuan dan kebersamaan.


“Mari kita terus rawat kebersamaan, soliditas dan sinergitas TNI-Polri. Dengan kebersamaan dan dukungan masyarakat, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, membangun daerah dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.


Peringatan HUT ke-81 TNI sendiri menjadi momentum nasional untuk memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Pemerintah dan TNI juga menekankan pentingnya profesionalisme, soliditas, integritas serta sinergi seluruh komponen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.


Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-81.


TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (**)

 


SUMBARNET – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Jorong Sungai Sonsang, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial FR (40) yang diketahui bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). FR diamankan pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 00.45 WIB setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat.


Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Azhamu Suwaril, S.H., M.H., sebagaimana disampaikan Kasi Humas Polres Dharmasraya Iptu Marbawi, S.H.


Berawal dari Informasi Masyarakat


Kasus tersebut bermula ketika jajaran Satresnarkoba Polres Dharmasraya menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya seseorang yang memiliki narkotika jenis sabu di kawasan Jorong Sungai Sonsang.


Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan serangkaian penyelidikan untuk memastikan kebenaran laporan sekaligus mengidentifikasi orang yang diduga menguasai narkotika tersebut.


Setelah memperoleh informasi yang dinilai cukup, petugas bergerak ke lokasi dan mengamankan FR.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap FR dan lokasi tempat ia diamankan. Proses penggeledahan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Jorong Sungai Sonsang, Rully Yuskal, serta Ketua Pemuda setempat, Erawadi. 


Polisi Temukan Dua Plastik Klip Diduga Sabu


Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.


Barang bukti yang diamankan antara lain dua plastik klip berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu. Polisi juga menyita satu pack plastik klip bening yang diduga digunakan untuk menyimpan atau mengemas narkotika.


Selain itu, petugas mengamankan satu unit telepon seluler merek Samsung warna hitam dan satu unit timbangan digital warna hitam.


Polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika, yakni satu buah kaca pirek, seperangkat alat hisap atau bong, satu buah sendok sabu yang dibuat dari pipet plastik, serta satu buah korek api mancis.


Dalam pemeriksaan awal di lokasi, FR disebut mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan tersebut berada dalam penguasaannya saat dilakukan penindakan.


Namun demikian, seluruh barang bukti tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana narkotika.


FR dan Barang Bukti Diamankan ke Mapolres


Usai penangkapan dan penggeledahan, petugas membawa FR beserta seluruh barang bukti ke Mapolres Dharmasraya.


FR selanjutnya menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba untuk mengungkap secara terang perkara tersebut, termasuk mendalami asal-usul narkotika yang diduga sabu serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.


Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian perkara tersebut guna menentukan peran FR berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan.


Kapolres: Perangi Narkoba Secara Konsisten


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan komitmen jajarannya untuk terus melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dharmasraya.


“Kami berkomitmen untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dharmasraya. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami berharap dukungan masyarakat terus ditingkatkan karena pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri,” kata Kapolres.


Kapolres juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu kepolisian memberikan informasi apabila menemukan adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.


“Harapan kami, masyarakat tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari narkoba,” lanjutnya.


Polisi Tegaskan Penanganan Sesuai Prosedur


Pengungkapan kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika di wilayah Dharmasraya terus dilakukan tanpa memandang latar belakang pekerjaan maupun status seseorang.


Penyidik Satresnarkoba Polres Dharmasraya masih mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri sumber barang yang diduga narkotika dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.


Untuk kepentingan penyidikan, FR beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Dharmasraya.


Polisi juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba karena dampaknya tidak hanya merusak individu pengguna, tetapi juga dapat mengancam keluarga, lingkungan sosial serta masa depan generasi muda.


Dalam perkara ini, pemberitaan tetap menggunakan istilah “diduga” terhadap narkotika maupun keterlibatan FR sampai adanya kepastian hukum melalui proses peradilan. (AdF)

 


DHARMASRAYA – Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., menghadiri acara pelepasan Kontingen Kabupaten Dharmasraya yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026.


Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.


Kegiatan itu dihadiri Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., Ketua KONI Dharmasraya Afrizal Latif, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, serta para atlet, pelatih dan ofisial yang akan membawa nama Kabupaten Dharmasraya dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.


Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, kontingen daerah tersebut terdiri dari 390 atlet yang akan bertanding pada 37 cabang olahraga, dengan dukungan 141 manajer, ofisial dan pelatih. Porprov XVI Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Ketua KONI Dharmasraya menyampaikan laporan terkait kesiapan kontingen yang akan diberangkatkan untuk mengikuti berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov XVI Sumbar.


Pelepasan kontingen kemudian dilakukan secara resmi oleh Bupati Dharmasraya. Dalam sambutannya, Bupati memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar mampu tampil maksimal, menjaga semangat bertanding serta membawa nama baik Kabupaten Dharmasraya.


Bupati berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaik, meraih prestasi dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya. Namun, para atlet juga diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan serta menjaga nama baik daerah.


Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar sebagai bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali pada Porprov XVI.


Kapolres Berikan Dukungan kepada Atlet


Kehadiran Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dalam pelepasan kontingen tersebut menjadi bagian dari dukungan jajaran Kepolisian Resor Dharmasraya terhadap pembinaan dan perkembangan olahraga di Kabupaten Dharmasraya.


Kapolres menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, ofisial dan seluruh pihak yang telah melakukan persiapan sehingga kontingen Dharmasraya siap mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat.


Menurutnya, keikutsertaan dalam Porprov bukan hanya mengenai pencapaian medali, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan disiplin, kerja keras, sportivitas serta membawa nama baik daerah.


“Kami dari Polres Dharmasraya memberikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih maupun ofisial yang akan mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat. Keberangkatan ini merupakan kesempatan bagi putra-putri terbaik Dharmasraya untuk menunjukkan kemampuan dan hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan selama ini,” ujar AKBP Kartyana.


Kapolres menegaskan bahwa semangat dan perjuangan para atlet patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan saat berada di arena pertandingan, tetapi juga melalui proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, menjaga kondisi fisik serta membangun mental yang kuat.


“Tujuan kita tentunya agar kontingen Dharmasraya dapat bertanding dengan penuh semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Yang paling penting, para atlet dapat menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik Kabupaten Dharmasraya selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan,” katanya.


Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak menjadikan tekanan untuk meraih medali sebagai beban. Setiap pertandingan, menurutnya, harus dihadapi dengan percaya diri, fokus dan tetap menghormati seluruh peserta maupun perangkat pertandingan.


Dorong Atlet Junjung Sportivitas


AKBP Kartyana mengatakan, prestasi olahraga merupakan hasil dari proses pembinaan yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Karena itu, keberadaan pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, ofisial, keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan atlet.


“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaik. Raihlah prestasi setinggi mungkin, tetapi tetap junjung sportivitas dan fair play. Kemenangan tentu menjadi harapan, namun sikap dan karakter yang baik selama bertanding juga merupakan bagian dari prestasi yang harus dijaga,” tutur Kapolres.


Ia berharap para atlet yang bertanding tidak hanya mengejar hasil akhir, tetapi juga mampu menjadikan Porprov sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.


Kapolres juga menyampaikan harapan agar para atlet dapat kembali ke Dharmasraya dalam keadaan sehat dan membawa hasil terbaik bagi daerah.


“Harapan kami, seluruh kontingen dapat menjalankan pertandingan dengan lancar, aman dan sukses. Berikan yang terbaik untuk Dharmasraya, jaga kekompakan, jaga kesehatan dan tetap percaya diri. Apapun hasilnya nanti, perjuangan saudara-saudara sudah menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Dharmasraya,” ungkapnya.


Bawa Nama Baik Dharmasraya


Sementara itu, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dalam kesempatan tersebut mengingatkan bahwa para atlet yang berangkat membawa nama pribadi, keluarga, nagari dan Kabupaten Dharmasraya.

Karena itu, ia meminta seluruh kontingen bertanding dengan sungguh-sungguh, penuh semangat serta menunjukkan mental juara.


Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga mengapresiasi kerja keras KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, manajer dan ofisial yang telah mempersiapkan kontingen untuk menghadapi Porprov XVI Sumbar.


Bupati menekankan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diperoleh. Karakter, disiplin, kerja keras dan sportivitas juga menjadi bagian penting dari perjalanan seorang atlet.


Komitmen pemerintah daerah terhadap para atlet juga ditunjukkan melalui penyediaan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet yang berhasil meraih medali. Bonus tersebut disebut sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan prestasi atlet yang membawa nama Kabupaten Dharmasraya.


Porprov XVI Sumbar sendiri berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dan diikuti kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat. KONI Sumatera Barat sebelumnya memastikan pelaksanaan Porprov tetap sesuai jadwal tersebut.


Dengan persiapan yang telah dilakukan, Kontingen Kabupaten Dharmasraya diharapkan mampu tampil maksimal di setiap cabang olahraga yang diikuti.


Dukungan dari pemerintah daerah, KONI, Forkopimda, keluarga dan masyarakat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk berjuang secara maksimal.

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro pun mengajak seluruh masyarakat memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang sedang berjuang membawa nama daerah.


“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan doa kepada Kontingen Dharmasraya. Semoga seluruh atlet diberikan kesehatan, kelancaran dan kemampuan untuk menampilkan yang terbaik. Jadikan Porprov ini sebagai momentum untuk mengharumkan nama Dharmasraya sekaligus membangun semangat generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” pungkasnya. (**)

 


SUMBARNET — Polres Dharmasraya turut mendukung pelaksanaan kegiatan tanam serempak Program Mandiri Pangan dan Akselerasi Swasembada Sektor (PM-ASS) Sumatera Barat menuju target 26.750 hektare di Kabupaten Dharmasraya.


Kegiatan tanam serempak tersebut dilaksanakan di Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (30/9/2026).


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di daerah.


Kehadiran jajaran Polres Dharmasraya dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk ikut berperan dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.


Program tanam serempak tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pertanian, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan para petani.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, menyampaikan bahwa dukungan Polres Dharmasraya terhadap kegiatan tanam serempak merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, kelompok tani dan seluruh elemen masyarakat.


Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kerja sama dan kolaborasi dari berbagai pihak agar program yang telah dicanangkan pemerintah dapat berjalan secara optimal.


"Polres Dharmasraya siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tanam serempak ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, petani dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pertanian," ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut adalah memberikan dukungan terhadap terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Dharmasraya.


Selain itu, sinergi yang dibangun diharapkan mampu mendorong masyarakat, khususnya para petani, untuk terus meningkatkan produktivitas lahan pertanian serta memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia secara optimal.


"Tujuan kita bukan hanya mengejar angka luasan tanam, tetapi bagaimana seluruh prosesnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin para petani semakin produktif, hasil pertanian meningkat dan pada akhirnya dapat membantu meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat," katanya.


AKBP Kartyana juga menegaskan bahwa Polres Dharmasraya akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, jajaran TNI serta instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan.


Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kebersamaan dan konsistensi seluruh pihak dalam menjalankan setiap tahapan yang telah ditetapkan.


"Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah memiliki program, petani sebagai pelaksana di lapangan, sedangkan kami dari kepolisian akan memberikan dukungan sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki. Dengan sinergi yang baik, kita berharap target yang telah ditetapkan dapat tercapai," tutur Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres Dharmasraya berharap kegiatan tanam serempak PM-ASS dapat menjadi penggerak bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sektor pertanian.


Ia juga berharap para petani mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan, mulai dari proses penanaman hingga masa panen, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.


"Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan tidak berhenti pada kegiatan tanam saja. Yang paling penting adalah bagaimana tanaman dapat dipelihara dengan baik sampai panen, produktivitas meningkat dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Polres Dharmasraya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lahan pertanian serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pertanian yang menjadi salah satu sektor penting dalam menopang perekonomian daerah.


Pelaksanaan tanam serempak di Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong Sumatera Barat mencapai target tanam seluas 26.750 hektare.


Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian target tersebut.


Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polres Dharmasraya, kegiatan PM-ASS diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian pangan.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program ketahanan pangan ini. Mari kita manfaatkan lahan yang ada secara produktif, menjaga hasil pertanian dan membangun kerja sama yang baik. Harapan kita, Kabupaten Dharmasraya semakin kuat dalam sektor pangan dan masyarakat semakin sejahtera," pungkas AKBP Kartyana.


Kegiatan tanam serempak tersebut menjadi gambaran nyata pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan program ketahanan pangan. Pemerintah, TNI-Polri, petani dan masyarakat diharapkan terus bergerak bersama agar target yang telah ditetapkan dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan. (**)

 


DHARMASRAYA — Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Nagari Padang Laweh, Polsek Koto Baru, Polres Dharmasraya, Aiptu Wawansyah Putra, dengan turun langsung membantu warga dalam kegiatan penanaman jagung.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jorong Koto Lamo, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya, Senin (28/9/2026).


Dalam kegiatan itu, Aiptu Wawansyah Putra tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga ikut membantu masyarakat melakukan penanaman jagung di lahan milik Bustami. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas warga tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.


Lahan yang dimanfaatkan untuk penanaman jagung tersebut memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi. Pada kesempatan itu, sebanyak 4 kilogram bibit jagung jenis Pioneer ditanam di lahan tersebut.


Kegiatan penanaman ini juga merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sehingga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.


Menariknya, lahan tersebut sebelumnya telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Pada panen yang dilakukan Agustus 2026, kebun tersebut mampu menghasilkan sekitar 1.700 kilogram jagung.


Dengan hasil panen sebelumnya, diharapkan pengelolaan lahan pertanian tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi pemilik lahan maupun masyarakat di sekitarnya.


Kapolsek Koto Baru IPTU Alfurqan, S.H., mengatakan, Bhabinkamtibmas terus didorong untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga, menurutnya, bukan hanya dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang bersifat positif dan produktif.


“Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan dapat membantu dan mendukung kegiatan positif masyarakat,” kata IPTU Alfurqan.

Ia menambahkan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk pendekatan Polri kepada masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, personel dapat membangun komunikasi sekaligus mengetahui berbagai kegiatan dan kondisi yang berkembang di tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat mengembangkan potensi yang dimiliki di wilayah masing-masing.


Dorong Pertanian dan Ketahanan Pangan


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, menegaskan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dan warga.


Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas di sektor pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan secara produktif.


“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan produktif. Salah satunya melalui pendampingan dan keterlibatan dalam kegiatan pertanian,” ujar AKBP Kartyana.


Kapolres menyebut, sektor pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, terlebih dalam mendukung ketersediaan pangan di daerah. Karena itu, setiap potensi lahan yang dapat dimanfaatkan secara produktif diharapkan dapat terus dikembangkan.


“Tujuan kami adalah mendorong agar masyarakat semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian, memanfaatkan lahan yang tersedia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus berupaya hadir dan membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaannya,” katanya.


AKBP Kartyana juga mengapresiasi keterlibatan Bhabinkamtibmas yang turun langsung membantu masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dari semangat Polri untuk selalu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya pada saat penanaman, tetapi juga melalui komunikasi dan pendampingan sehingga masyarakat dapat mengembangkan usaha pertaniannya dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal,” ungkapnya.


Berharap Hasil Pertanian Meningkat


Lebih lanjut, Kapolres Dharmasraya berharap keberhasilan panen sebelumnya dapat menjadi motivasi bagi pemilik lahan dan masyarakat lainnya untuk terus mengembangkan tanaman pangan.


Dengan luas lahan sekitar 2.500 meter persegi dan penggunaan bibit jagung sebanyak 4 kilogram, diharapkan hasil penanaman berikutnya dapat kembali memberikan hasil yang baik.


“Harapan kami, apa yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, menghasilkan panen yang optimal, serta membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini dapat menjadi contoh bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif,” tutur AKBP Kartyana.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila terdapat kegiatan kemasyarakatan yang membutuhkan dukungan maupun pendampingan dari kepolisian.


Kehadiran polisi di tengah kegiatan masyarakat, lanjutnya, diharapkan dapat semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.


“Kami ingin membangun sinergi yang kuat dengan seluruh lapisan masyarakat. Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri yang berhadapan langsung dengan masyarakat, sehingga keberadaannya harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” jelasnya.


Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat


Kegiatan penanaman jagung yang dilakukan bersama warga tersebut menjadi salah satu gambaran nyata pendekatan Polri yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat.


Selain membantu aktivitas pertanian, Bhabinkamtibmas juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan kepolisian dalam berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, maupun pembangunan di tingkat nagari.


Melalui kegiatan semacam itu, komunikasi antara petugas dengan masyarakat dapat terjalin secara lebih baik. Kedekatan tersebut diharapkan turut menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Di sisi lain, keberadaan lahan pertanian yang produktif juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Hasil panen jagung dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan maupun menjadi sumber pendapatan bagi keluarga petani.


Polres Dharmasraya pun terus mendorong jajaran di tingkat polsek dan Bhabinkamtibmas agar aktif melihat potensi yang ada di wilayah binaannya, termasuk dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.


Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kegiatan pertanian diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian bersama dalam membangun nagari. (**)