Tampilkan postingan dengan label Dirlantas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dirlantas. Tampilkan semua postingan


SUMBARNET– Semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat terus diwujudkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melalui kegiatan PosJubah (Pos Jumat Berkah). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polantas di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga melalui aksi sosial yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

Pada Jumat yang penuh berkah, jajaran Ditlantas Polda Sumbar melaksanakan kegiatan berbagi sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial. Melalui kegiatan tersebut, Polantas berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan warga.

Program PosJubah merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri yang mengedepankan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi. Kehadiran Polantas melalui kegiatan sosial ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan PosJubah memiliki makna penting sebagai sarana untuk memperkuat kepedulian sosial serta mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Menurutnya, tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan pengaturan lalu lintas, penegakan hukum, maupun penindakan terhadap pelanggaran. Lebih dari itu, Polri juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir, membantu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Melalui kegiatan PosJubah ini, kami ingin menanamkan semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama. Kami berharap kehadiran Polantas tidak hanya dirasakan dalam pelayanan lalu lintas, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Bagi kami, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari tugas Polri,” demikian kutipan pernyataan yang dapat digunakan sebagai draf atas nama Dirlantas Polda Sumbar.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti PosJubah menjadi momentum untuk membangun kedekatan emosional antara personel kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang baik antara Polri dan warga merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Dengan terjalinnya komunikasi, kepercayaan, serta hubungan yang harmonis, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan Jumat Berkah ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat terus menjadi budaya kebaikan di lingkungan kepolisian. Semoga apa yang kami lakukan, meskipun sederhana, mampu memberikan manfaat, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk saling membantu serta peduli terhadap sesama,” lanjut kutipan draf tersebut.

Lebih lanjut, semangat berbagi yang diusung melalui PosJubah juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan mengedepankan sikap santun, empati, dan kepedulian, setiap personel Polantas diharapkan dapat terus memberikan pelayanan yang profesional sekaligus humanis.

Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan yang cepat dan tepat, tetapi juga mengharapkan kehadiran aparat yang mampu memahami kondisi sosial serta menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan PosJubah, Ditlantas Polda Sumbar berupaya menghadirkan pesan bahwa setiap bentuk kebaikan memiliki arti bagi orang lain. Kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan sederhana dapat menjadi penguat solidaritas sosial sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan ketertiban berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Polantas dan masyarakat perlu terus membangun sinergi, saling menghormati, serta menumbuhkan kesadaran untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.

Dengan mengedepankan semangat pelayanan dan kepedulian, Ditlantas Polda Sumbar berharap program PosJubah dapat terus memberikan nilai positif bagi masyarakat Sumatera Barat. Tidak hanya menghadirkan bantuan atau perhatian sosial, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong, memperkuat persaudaraan, dan mendorong lahirnya lebih banyak aksi kebaikan.

Jumat Berkah pun menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pengabdian tidak selalu diukur dari besarnya tindakan, melainkan dari ketulusan dalam memberikan manfaat bagi sesama.

Melalui PosJubah, Ditlantas Polda Sumbar terus berupaya menanamkan nilai bahwa Polantas hadir bukan hanya untuk mengatur perjalanan di jalan raya, tetapi juga untuk berjalan bersama masyarakat dalam semangat kepedulian, kemanusiaan, dan pengabdian.

Semoga setiap langkah kebaikan membawa manfaat, mempererat persaudaraan, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, peduli, dan penuh keberkahan. (**)

 



SUMBARNET – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang ramah, humanis, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui semangat Polantas Karib. Program ini menjadi bagian dari komitmen Polantas untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan lalu lintas yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.

Mengusung semangat melayani dengan ramah, merespons dengan humanis, dan menghadirkan kemudahan di setiap layanan, Ditlantas Polda Sumbar mendorong seluruh personel lalu lintas agar senantiasa mengedepankan sikap santun, komunikatif, serta penuh kepedulian dalam menjalankan tugas.

Konsep Polantas Karib tidak hanya menitikberatkan pada pelaksanaan tugas kepolisian di jalan raya, tetapi juga pada bagaimana masyarakat merasakan kehadiran polisi sebagai mitra yang siap membantu, memberikan perlindungan, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang berkaitan dengan lalu lintas.

Melalui pendekatan tersebut, Polantas diharapkan mampu menciptakan suasana pelayanan yang nyaman dan bersahabat. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan, tetapi juga memperoleh pengalaman pelayanan yang mengedepankan rasa hormat, keterbukaan, dan kepastian informasi.

Bangun Kedekatan antara Polantas dan Masyarakat

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Dalam semangat Polantas Karib, personel lalu lintas didorong untuk tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, kemacetan, atau kecelakaan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sikap ramah saat memberikan pelayanan, kesigapan dalam merespons kebutuhan masyarakat, serta kemampuan menyampaikan informasi secara jelas merupakan bentuk nyata pelayanan kepolisian yang berorientasi pada kepuasan publik.

Pelayanan humanis juga berarti memperlakukan setiap masyarakat secara adil, menghormati hak-haknya, serta tetap menjalankan aturan dan prosedur secara tegas, profesional, dan proporsional.

Dengan demikian, ketegasan dalam penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan sikap santun dan pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Dirlantas: Pelayanan yang Baik Harus Dirasakan Masyarakat

Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menyampaikan bahwa semangat Polantas Karib harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas, baik ketika personel memberikan pelayanan administrasi, melakukan pengaturan lalu lintas, melaksanakan pengamanan di jalan raya, maupun membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Polantas harus mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, responsif, dan humanis. Kehadiran polisi lalu lintas harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya dalam penegakan aturan, tetapi juga melalui kepedulian, komunikasi yang baik, dan kemudahan dalam memperoleh pelayanan,” demikian rumusan pesan yang dapat digunakan sebagai draf kutipan untuk dikonfirmasi kepada Dirlantas Polda Sumbar.

Menurut semangat tersebut, kualitas pelayanan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya prosedur, tetapi juga dari sikap personel dalam berinteraksi dengan masyarakat. Keramahan, kejelasan informasi, kecepatan merespons, dan kesediaan membantu menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.

Karena itu, setiap personel diharapkan mampu menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat yang mengutamakan kepentingan umum, tanpa mengabaikan aturan dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.

Wujudkan Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Humanis

Semangat Polantas Karib juga mengandung pesan bahwa pelayanan kepolisian harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Kemudahan akses informasi, komunikasi yang terbuka, serta respons yang tepat terhadap setiap kebutuhan menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pelayanan sehari-hari.

Masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan maupun yang membutuhkan bantuan di jalan raya diharapkan mendapatkan perlakuan yang baik dan informasi yang mudah dipahami.

Di sisi lain, personel lalu lintas juga diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, pentingnya menaati peraturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta sikap saling menghormati sesama pengguna jalan.

Pendekatan persuasif dan edukatif menjadi penting agar kesadaran berlalu lintas tumbuh dari pemahaman dan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata karena adanya pengawasan atau ancaman sanksi.

Dengan komunikasi yang baik, Polantas dapat membangun ruang dialog yang positif sehingga masyarakat semakin memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk menjaga keselamatan dan ketertiban bersama.

Polisi Bersama Masyarakat, Lindungi dan Layani

Prinsip “Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani” menjadi pesan utama dalam semangat Polantas Karib. Prinsip ini menegaskan bahwa keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas tidak dapat diwujudkan hanya melalui kerja kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Pengguna jalan memiliki peran penting dengan mematuhi peraturan, mengutamakan keselamatan, menghargai hak pengguna jalan lainnya, serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, Polantas bertugas memberikan perlindungan, melakukan pengaturan dan pengawasan, menegakkan hukum secara profesional, serta membantu masyarakat yang menghadapi kendala di jalan raya.

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat tersebut diharapkan mampu membentuk budaya berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Barat.

Kehadiran Polantas yang bersahabat juga diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas. Masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, kebutuhan, maupun masukan terkait pelayanan lalu lintas melalui saluran resmi yang tersedia.

Dengan komunikasi dua arah, kualitas pelayanan dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Harapan Terwujudnya Polantas yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq berharap semangat Polantas Karib tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh personel dalam setiap kesempatan pelayanan.

“Harapan kami, Polantas semakin dekat dengan masyarakat, semakin dipercaya, dan selalu hadir memberikan manfaat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi lalu lintas adalah mitra yang siap membantu, memberikan perlindungan, serta melayani dengan tulus, ramah, dan penuh tanggung jawab,” demikian draf kutipan harapan yang perlu mendapat konfirmasi narasumber sebelum diterbitkan.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya membangun institusi kepolisian yang semakin terbuka, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kepercayaan masyarakat diharapkan tumbuh melalui tindakan nyata, konsistensi sikap, serta kualitas pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung.

Seluruh personel juga diharapkan menjadikan setiap interaksi dengan masyarakat sebagai kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai positif, memberikan edukasi, dan memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.

Pada akhirnya, keberhasilan Polantas Karib bukan hanya terlihat dari keramahan personel saat memberikan pelayanan, tetapi juga dari meningkatnya kepercayaan masyarakat, kemudahan memperoleh layanan, serta tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga keselamatan berlalu lintas.

Melalui semangat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan pentingnya pelayanan yang mengutamakan kepedulian, respons yang humanis, dan kemudahan bagi masyarakat.

Polantas Karib: melayani dengan ramah, merespons dengan humanis, dan menghadirkan kemudahan di setiap layanan. Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. (**)

 


PADANG, – Prestasi membanggakan ditorehkan Bripda Andhini Eliza Putri, personel BA Subdit Kamsel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar), dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.


Dalam poster apresiasi yang dirilis Ditlantas Polda Sumbar, Bripda Andhini tercatat meraih tiga medali dari cabang olahraga judo, yakni medali perunggu pada nomor ju no kata, medali emas pada nomor randori perorangan, serta medali perunggu pada nomor tanding beregu.


Capaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus menunjukkan kemampuan Bripda Andhini dalam bersaing di ajang olahraga tingkat provinsi.


Atas keberhasilan tersebut, Dirlantas Polda Sumbar beserta staf dan Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bripda Andhini Eliza Putri. Apresiasi itu menjadi bentuk dukungan terhadap personel yang mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi di luar tugas kedinasan.


Keberhasilan meraih tiga medali dengan rincian satu emas dan dua perunggu tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel Polri lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, serta mengukir prestasi di bidang yang ditekuni.


Selain membawa kebanggaan bagi institusi, prestasi tersebut juga mencerminkan pentingnya kerja keras, konsistensi latihan, dan semangat sportivitas dalam mencapai hasil terbaik.


Ditlantas Polda Sumbar berharap pencapaian Bripda Andhini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan seluruh personel Polri untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (**)

 


PADANG, – Prestasi membanggakan ditorehkan Brigpol Eko Fulsandi, S.H., personel Induk 1 Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar), yang berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.


Medali tersebut diraih melalui cabang olahraga judo, pada nomor pertandingan -73 kilogram dan mix beregu. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa personel Polri mampu menunjukkan prestasi tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga di bidang olahraga.


Atas pencapaian tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar beserta staf dan Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Brigpol Eko Fulsandi.


Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras, disiplin, dan dedikasi yang ditunjukkan dalam mengikuti kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.


Prestasi yang diraih Brigpol Eko diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemampuan, serta mengukir prestasi di berbagai bidang.


Selain membawa kebanggaan bagi institusi, pencapaian tersebut juga diharapkan mampu mendorong semangat sportivitas, kedisiplinan, dan kerja keras di lingkungan kepolisian.


Keberhasilan ini menjadi pengingat bahwa semangat untuk berprestasi dapat berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Ditlantas Polda Sumbar berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal bagi Brigpol Eko Fulsandi untuk terus berkembang dan meraih pencapaian yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis, cepat, dan mudah diakses.


Semangat tersebut tergambar dalam program Polantas Karib, yang menjadi salah satu upaya Ditlantas Polda Sumbar untuk menghadirkan personel kepolisian lebih dekat dengan masyarakat.


Melalui program ini, personel Polantas tidak hanya menjalankan tugas dalam pengaturan dan penertiban lalu lintas, tetapi juga memberikan pendampingan serta membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan.


Dalam materi publikasi Ditlantas Polda Sumbar, semangat yang diusung yakni “Hadir lebih dekat, melayani lebih cepat, dengan sikap humanis yang hangat.”


Pendekatan tersebut menunjukkan komitmen Polantas untuk memberikan pelayanan yang mengedepankan sikap ramah, komunikatif dan penuh kepedulian terhadap masyarakat.


Kehadiran personel Polantas di tengah masyarakat diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik antara kepolisian dan pengguna jalan.


Program Polantas Karib juga sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan mengedepankan tiga prinsip utama, yakni melindungi, mengayomi dan melayani.


Dengan pelayanan yang lebih dekat dan humanis, Ditlantas Polda Sumbar berharap kehadiran polisi lalu lintas tidak hanya dirasakan ketika terjadi pelanggaran atau persoalan di jalan raya, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.


Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sumbar untuk terus meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Polantas Karib, hadir lebih dekat, melayani lebih cepat, dan tetap mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelayanan. (**)



PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


Hal tersebut tergambar dalam kegiatan apel pagi personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Induk 1 Ditlantas Polda Sumbar, yang menjadi bagian dari kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan.


Melalui kegiatan tersebut, personel Sat PJR diingatkan untuk senantiasa menjalankan tugas secara profesional, humanis dan responsif terhadap berbagai situasi yang terjadi di jalan raya.


Sat PJR memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas, mencegah terjadinya kecelakaan, melakukan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.


Ditlantas Polda Sumbar mengusung semangat “Melayani, Mengayomi, Melindungi” sebagai bagian dari upaya menghadirkan sosok Polantas yang dekat dengan masyarakat.


Dalam pelaksanaan tugasnya, personel juga dituntut mengedepankan pendekatan humanis. Tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, kehadiran polisi lalu lintas diharapkan mampu memberikan rasa aman serta membantu masyarakat ketika membutuhkan pelayanan di jalan raya.


Pesan “Polisi Bersama Masyarakat” juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas Sat PJR. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dinilai diperlukan untuk mewujudkan keamanan serta ketertiban berlalu lintas di wilayah Sumatera Barat.


Sejumlah tugas utama yang menjadi perhatian antara lain menjaga keamanan di jalan raya, mencegah kecelakaan lalu lintas, menertibkan pelanggaran lalu lintas, serta melayani masyarakat dengan sepenuh hati.


Selain melakukan pengaturan dan patroli, personel Sat PJR juga diharapkan mampu memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar semakin memahami pentingnya disiplin dan keselamatan berlalu lintas.


Dengan kesiapan personel yang terus diperkuat, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin profesional, humanis dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.


“Tertib lalu lintas, cermin budaya kita,” menjadi semangat dalam setiap pelaksanaan tugas personel Sat PJR Induk 1 Ditlantas Polda Sumbar untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (**)

 


Padang, — Keluarga Besar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).


Ucapan tersebut disampaikan melalui sebuah desain publikasi resmi Ditlantas Polda Sumbar yang memuat foto kedua pejabat utama Polri tersebut, sekaligus pesan dan harapan terhadap kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Pelantikan Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Keppres Nomor 97/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Wakapolri. 


Dalam prosesi tersebut, Suyudi Ario Seto resmi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Sementara Wahyu Hadiningrat menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. Suyudi juga memperoleh kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi. 


Harapan untuk Kepemimpinan Polri


Dalam poster ucapan yang disampaikan Ditlantas Polda Sumbar, tertulis harapan agar di bawah kepemimpinan Kapolri dan Wakapolri yang baru, Polri semakin kokoh sebagai institusi yang hadir bersama masyarakat.


Pesan tersebut menekankan pentingnya peran kepolisian dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, dengan menjunjung tinggi integritas.


“Semoga di bawah kepemimpinan Jenderal, Kepolisian Negara Republik Indonesia semakin kokoh sebagai institusi yang hadir bersama rakyat melindungi, mengayomi, dan melayani dengan integritas, demi mewujudkan Polri yang presisi dan senantiasa di hati masyarakat,” demikian pesan yang tercantum dalam publikasi Ditlantas Polda Sumbar.


Pelantikan berlangsung setelah Suyudi menjalani proses di DPR RI, termasuk uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. Setelah mendapat persetujuan DPR, Suyudi kemudian dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo. 


Dorong Semangat Pengabdian


Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut menjadi bagian dari dinamika kelembagaan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan dilantiknya Kapolri dan Wakapolri baru, keduanya secara resmi mengemban tugas memimpin institusi Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Bagi jajaran kepolisian di daerah, termasuk Ditlantas Polda Sumbar, kepemimpinan baru di tingkat Mabes Polri menjadi momentum untuk terus memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.


Ucapan selamat dari Keluarga Besar Ditlantas Polda Sumbar tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan kelembagaan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kapolri serta Wakapolri yang baru dalam menjalankan amanah negara.


Dengan kepemimpinan baru tersebut, harapan terhadap Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang profesional, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab menjadi pesan yang turut mengemuka dari ucapan selamat Keluarga Besar Ditlantas Polda Sumbar. (**)

 


Padang, — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap perjalanan serta pembangunan Provinsi Sumatera Barat.


Dalam unggahan tersebut, tampak Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wadir Lantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K.


Keduanya menyampaikan ucapan “Dirgahayu Provinsi Sumatera Barat” dengan mengusung tema “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh.”


Tema tersebut menjadi pesan yang menggambarkan semangat untuk terus mendorong pertumbuhan daerah sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi berbagai tantangan.


Sinergi Kepolisian dan Pemerintah Daerah


Momentum hari jadi daerah juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.


Ditlantas Polda Sumbar sebagai bagian dari institusi kepolisian memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.


Melalui momentum tersebut, jajaran Ditlantas Polda Sumbar turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta membangun budaya tertib berlalu lintas.


Semangat “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi semangat bersama dalam mewujudkan Sumatera Barat yang aman, tertib, dan terus berkembang.


Dengan semangat hari jadi Provinsi Sumatera Barat, Ditlantas Polda Sumbar menyampaikan harapan agar sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan serta menjaga situasi kamtibmas dan keamanan lalu lintas di Ranah Minang. (**)



PADANG — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026 di Sumatera Barat diwujudkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar melalui berbagai rangkaian kegiatan yang mengedepankan nilai pengabdian, pelayanan serta kedekatan dengan masyarakat.


Salah satu rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui syukuran dan pameran lalu lintas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati perjalanan panjang Korps Lalu Lintas Bhayangkara, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan tugas, fungsi dan pelayanan kepolisian lalu lintas kepada masyarakat.


Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk melakukan refleksi terhadap berbagai tugas yang telah dilaksanakan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jalan.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombespol Reza Chairul Akbar Sidiq, SH, S.IK, MH, menyampaikan bahwa peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata.


Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh personel lalu lintas untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.


“Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini kita jadikan sebagai momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap pelaksanaan tugas selama ini. Tugas Polantas sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan harus semakin profesional, humanis dan benar-benar memberikan manfaat,” ujar Kombespol Reza.


Ia menjelaskan, keberadaan polisi lalu lintas memiliki peran penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Tantangan di lapangan juga terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan.


Karena itu, jajaran Ditlantas Polda Sumbar dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan dan humanis.


Pameran lalu lintas yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga diharapkan dapat menjadi media edukasi bagi masyarakat.

 

Melalui pameran tersebut, masyarakat dapat lebih mengenal berbagai aspek tugas kepolisian lalu lintas, mulai dari pelayanan administrasi, edukasi keselamatan berlalu lintas hingga berbagai inovasi yang dikembangkan dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.


Bagi Ditlantas Polda Sumbar, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.


Kombespol Reza mengatakan, Polantas tidak hanya hadir ketika melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas maupun ketika terjadi kecelakaan. Lebih dari itu, Polantas harus hadir sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan edukasi, perlindungan, pelayanan dan pengayoman.


“Tujuan dari kegiatan ini adalah mendekatkan Polantas dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa tugas kepolisian lalu lintas bukan hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, edukasi dan perlindungan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap terbangun komunikasi dan hubungan yang semakin baik antara Polantas dengan masyarakat,” katanya.


Menurutnya, keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian bersama. Kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, karena terciptanya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan membutuhkan kesadaran serta kepatuhan seluruh pengguna jalan.


Pengendara kendaraan bermotor, pejalan kaki maupun pengguna transportasi lainnya memiliki peran masing-masing dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib.


Karena itu, momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.


“Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan,” tutur Reza.


Selain menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat, syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal jajaran lalu lintas.


Personel diharapkan dapat terus meningkatkan semangat pengabdian dan memahami bahwa setiap tugas yang dilaksanakan di lapangan memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.


Pelayanan yang diberikan secara ramah, cepat dan tepat menjadi salah satu bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.


Dalam menjalankan tugas, personel lalu lintas juga dituntut untuk mengedepankan pendekatan humanis. Penegakan hukum tetap menjadi bagian penting dari tugas kepolisian, namun pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional, proporsional dan berorientasi pada keselamatan serta kepentingan masyarakat.


Kombespol Reza menegaskan, jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan terus berupaya melakukan berbagai inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


“Harapan kami ke depan, Polantas semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. Kepercayaan itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, sikap humanis dan konsistensi dalam menjalankan tugas,” tegasnya.


Ia juga berharap momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dapat menjadi penyemangat bagi seluruh personel untuk meningkatkan kualitas pengabdian.

Setiap personel diharapkan mampu menjadi contoh dalam berlalu lintas serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan lalu lintas yang dihadapi masyarakat.


“Kami berharap seluruh anggota semakin memiliki semangat untuk memberikan pelayanan terbaik. Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara. Kita ingin kehadiran Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga menjadi momentum untuk menguatkan semangat transformasi pelayanan kepolisian yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.


Perkembangan teknologi dan perubahan pola mobilitas masyarakat menuntut kepolisian untuk terus melakukan pembaruan. Pelayanan lalu lintas harus mampu mengikuti perkembangan tersebut tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


Melalui rangkaian kegiatan syukuran dan pameran lalu lintas, Ditlantas Polda Sumbar ingin menyampaikan pesan bahwa keberadaan Polantas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.


Polantas hadir di jalan raya untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, tertib dan nyaman.


Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan semata, tetapi dapat menjadi titik penguatan komitmen seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik.


“Semoga di usia ke-71 ini, Lalu Lintas Bhayangkara semakin matang dalam menjalankan tugas dan semakin dekat dengan masyarakat. Mari bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan dan menciptakan lalu lintas yang aman, tertib serta berkeselamatan di Sumatera Barat,” pungkas Kombespol Reza.


Dengan semangat pengabdian tersebut, Ditlantas Polda Sumbar terus membawa pesan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian utama dari tugas kepolisian.


Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 akhirnya menjadi momentum untuk bersyukur, mempererat kebersamaan sekaligus memperbarui komitmen pengabdian.


Melalui semangat Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri, Ditlantas Polda Sumbar bertekad terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan edukasi kepada masyarakat demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus mendorong terciptanya budaya tertib dan berkeselamatan di jalan raya. Salah satu pesan yang kembali ditekankan kepada seluruh pengguna jalan adalah pentingnya memberikan prioritas kepada pejalan kaki, khususnya ketika hendak menyeberang di tempat penyeberangan yang telah disediakan.


Melalui semangat Polantas Karib, jajaran Ditlantas Polda Sumbar mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan saling menghormati antar pengguna jalan.

 

Pengendara kendaraan bermotor diingatkan agar tidak hanya memperhatikan kelancaran perjalanan sendiri, tetapi juga memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi, termasuk pejalan kaki.


Pesan yang disampaikan Ditlantas Polda Sumbar sederhana namun sangat penting, yakni “Mari dahulukan pejalan kaki, pejalan kaki punya hak utama menyeberang jalan.”


Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. 


Pengendara diharapkan tidak memaksakan laju kendaraan ketika melihat pejalan kaki akan menyeberang, melainkan mengurangi kecepatan, berhenti apabila diperlukan, dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman.


Secara hukum, perlindungan terhadap pejalan kaki juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 


Pasal 131 mengatur hak pejalan kaki serta kewajiban pengemudi untuk mengutamakan pejalan kaki yang sedang menyeberang di tempat penyeberangan yang telah disediakan.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombespol Reza Chairul Akbar Sidiq, SH, S.IK, MH, menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus dibangun melalui kesadaran, bukan semata-mata karena adanya petugas kepolisian di jalan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pengendara kendaraan bermotor, untuk selalu menghormati hak pejalan kaki. Ketika ada pejalan kaki yang hendak menyeberang, mari kurangi kecepatan dan dahulukan mereka. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujar Kombespol Reza Chairul Akbar Sidiq.


Menurutnya, keberadaan pejalan kaki di ruang lalu lintas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan sikap saling menghargai agar setiap orang dapat menggunakan jalan secara aman, tertib dan nyaman.


Melalui konsep Polantas Karib, polisi lalu lintas berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Edukasi keselamatan diberikan dengan pendekatan humanis sehingga masyarakat memahami bahwa setiap aturan lalu lintas pada dasarnya bertujuan untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.


“Tujuan kami bukan hanya mengingatkan masyarakat mengenai aturan, tetapi bagaimana aturan tersebut benar-benar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin setiap pengendara memiliki kepedulian dan empati terhadap pengguna jalan lainnya, terutama pejalan kaki yang ketika berada di jalan memiliki risiko lebih besar apabila tidak diberikan ruang dan prioritas,” jelasnya.


Kombespol Reza juga mengingatkan pengendara agar tidak hanya fokus terhadap kendaraan di depan, tetapi selalu memperhatikan kondisi sekitar. 


Saat mendekati zebra cross, kawasan sekolah, pusat keramaian, fasilitas umum maupun lokasi yang banyak digunakan masyarakat untuk menyeberang, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan kecepatan.


Kebiasaan sederhana seperti mengurangi kecepatan, berhenti sebelum garis penyeberangan, tidak menyalip kendaraan yang sedang berhenti memberikan kesempatan kepada pejalan kaki, serta tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara merupakan bagian penting dari perilaku berlalu lintas yang berkeselamatan.


Menurutnya, keselamatan lalu lintas tidak dapat diwujudkan hanya melalui penegakan hukum. Upaya tersebut harus dibarengi edukasi, sosialisasi, keteladanan serta partisipasi aktif seluruh masyarakat.


“Kami berharap budaya tertib dan saling menghormati di jalan semakin tumbuh di tengah masyarakat Sumatera Barat. Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya memberikan prioritas kepada pejalan kaki setelah terjadi kecelakaan. Keselamatan harus dimulai dari kesadaran setiap individu,” tegasnya.


Pesan Polantas Karib juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang dekat dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga hadir memberikan edukasi dan mengingatkan masyarakat sebelum terjadi sesuatu yang dapat membahayakan keselamatan.


Jajaran Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong agar kepatuhan berlalu lintas menjadi budaya bersama. Pengendara diharapkan memahami bahwa perjalanan yang aman bukan hanya tentang sampai di tempat tujuan dengan cepat, tetapi juga memastikan tidak ada pengguna jalan lain yang menjadi korban akibat kelalaian atau ketidaksabaran.


Dalam konteks tersebut, pejalan kaki membutuhkan perhatian khusus. Mereka tidak memiliki perlindungan fisik seperti pengendara kendaraan bermotor.

 

Karena itu, memberikan kesempatan menyeberang bukan sekadar bentuk sopan santun di jalan, tetapi merupakan bagian dari kewajiban setiap pengemudi untuk menjaga keselamatan sesama pengguna jalan.


Dirlantas Polda Sumbar berharap pesan tersebut dapat diteruskan oleh masyarakat kepada keluarga, lingkungan kerja, komunitas dan pengguna jalan lainnya.


“Harapan kami, mulai dari diri sendiri kita bangun budaya keselamatan. Ajarkan kepada anak-anak, keluarga dan lingkungan sekitar bahwa jalan raya merupakan ruang bersama yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab. Mari kita saling menghormati, saling menjaga dan saling mengingatkan,” kata Reza.


Ia menambahkan, semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan masyarakat. Kehadiran polisi lalu lintas diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas.


“Polantas hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Kami ingin keberadaan Polantas benar-benar memberikan manfaat. Ketika masyarakat semakin tertib, semakin peduli dan semakin mengutamakan keselamatan, itulah salah satu bentuk keberhasilan bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” tuturnya.


Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh pengendara untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban ketika ada petugas.

 

Menghormati pejalan kaki, mematuhi rambu dan marka jalan, menjaga kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan pengguna jalan lain merupakan bagian dari budaya berlalu lintas yang harus terus dibangun.


Pada akhirnya, pesan “Mari dahulukan pejalan kaki” bukan hanya ditujukan kepada pengendara, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki peran dalam menciptakan jalan yang aman.


Dengan semangat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong terwujudnya hubungan yang semakin dekat antara polisi dan masyarakat, sekaligus menguatkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.


Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar lomba Polisi Cilik (Pocil) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.


Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat, keceriaan dan kebersamaan. Para peserta yang merupakan generasi muda tampil dengan penuh percaya diri menunjukkan kemampuan, kedisiplinan serta kekompakan dalam berbagai rangkaian lomba.


Lomba Polisi Cilik menjadi salah satu kegiatan yang memiliki nilai edukatif dalam rangka memperkenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini.


Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya diajak untuk mengenal berbagai aturan dan etika berlalu lintas, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, keberanian dan kepedulian terhadap keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.


Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Sumbar untuk membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan.

 

Edukasi kepada generasi muda dinilai penting karena anak-anak merupakan bagian dari pengguna jalan sekaligus calon pengemudi dan masyarakat yang akan menentukan budaya berlalu lintas pada masa mendatang.


Semangat dan Keceriaan Generasi Penerus


Sejak kegiatan dimulai, suasana penuh antusiasme terlihat dari para peserta. Dengan mengenakan seragam Polisi Cilik, mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat.


Kekompakan dan kedisiplinan menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan lomba. Setiap peserta dituntut mampu mengikuti instruksi, menjaga barisan, bekerja sama dengan rekan-rekannya serta menunjukkan sikap disiplin.


Meski masih berusia anak-anak, para peserta terlihat berusaha memberikan penampilan terbaik. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.


Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas dapat dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, komunikatif dan sesuai dengan dunia anak.


Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan lomba Polisi Cilik merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus sarana edukasi untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.


"Melalui kegiatan Polisi Cilik ini, kami ingin memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya disiplin, keselamatan dan tertib berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu kita bekali dengan nilai-nilai positif sejak dini," ujar Kombes Pol. Reza.


Tanamkan Disiplin Sejak Usia Dini


Menurut Reza, budaya tertib berlalu lintas tidak dapat dibangun secara instan. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan secara bertahap dan berkelanjutan, termasuk melalui pendidikan kepada anak-anak.


Anak-anak perlu dikenalkan dengan berbagai perilaku sederhana dalam berlalu lintas, seperti memahami rambu, menggunakan fasilitas penyeberangan, mengenakan perlengkapan keselamatan serta memahami pentingnya mematuhi aturan ketika berada di jalan.


"Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya. Untuk membangun budaya tersebut, edukasi harus dilakukan sejak dini. Kami berharap anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, minimal di lingkungan keluarga dan sekolahnya," jelas Reza.


Ia menilai, anak-anak memiliki peran penting dalam menyampaikan kembali pesan-pesan keselamatan kepada orang tua dan lingkungan sekitarnya.


Dengan cara yang sederhana, anak-anak dapat mengingatkan keluarga untuk menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan.


"Anak-anak bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya. Ketika mereka sudah memahami pentingnya keselamatan, mereka juga dapat mengingatkan orang tua, saudara maupun teman-temannya. Dari hal-hal kecil inilah kita berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh," katanya.


Bukan Sekadar Perlombaan


Kombes Pol. Reza menegaskan, kegiatan Polisi Cilik tidak semata-mata bertujuan mencari peserta yang terbaik dalam perlombaan.


Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun karakter anak melalui kegiatan yang menggabungkan unsur pendidikan, kedisiplinan, kerja sama dan kegembiraan.


"Yang paling utama bukan siapa yang menang atau kalah. Yang kita harapkan adalah prosesnya. Anak-anak belajar disiplin, belajar bekerja sama, belajar bertanggung jawab dan memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan hal yang sangat penting," tuturnya.


Menurutnya, kegiatan seperti ini juga memberikan pengalaman positif bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan personel kepolisian dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.


Hal tersebut diharapkan dapat membangun kedekatan antara generasi muda dengan institusi Polri sekaligus mengenalkan tugas kepolisian kepada anak-anak dengan pendekatan yang humanis.


"Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sosok yang dekat, ramah dan siap memberikan perlindungan serta pelayanan. Melalui Polisi Cilik, kita membangun komunikasi dengan generasi muda sejak awal," ungkap Reza.


Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah dan Orang Tua


Dirlantas Polda Sumbar juga menekankan pentingnya dukungan dari sekolah dan orang tua dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.


Menurutnya, edukasi yang diberikan kepolisian akan lebih efektif apabila dilanjutkan secara konsisten di lingkungan keluarga dan sekolah.


"Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan keselamatan berlalu lintas membutuhkan dukungan guru, orang tua dan seluruh masyarakat. Apa yang diberikan kepada anak-anak melalui kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.


Ia berharap para guru dapat terus mengingatkan siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, sementara orang tua memberikan contoh yang baik ketika berkendara.


Sebab, menurutnya, anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang disampaikan kepada mereka, tetapi juga dari perilaku orang dewasa di sekitarnya.


"Ketika orang tua tertib menggunakan helm, mematuhi rambu dan memberikan contoh berkendara yang aman, anak-anak akan melihat dan menirunya. Karena itu, keteladanan menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan," kata Reza.


Bentuk Kepedulian terhadap Generasi Penerus


Pelaksanaan lomba Polisi Cilik dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga menjadi wujud perhatian Ditlantas Polda Sumbar terhadap generasi penerus bangsa.


Menurut Reza, keselamatan anak-anak di jalan raya harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan sekaligus edukasi agar mampu memahami risiko dan pentingnya keselamatan ketika berada di lingkungan lalu lintas.


"Kita ingin memastikan generasi muda memahami bahwa jalan raya adalah ruang bersama yang harus digunakan dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Keselamatan bukan hanya tugas polisi, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan," tegasnya.


Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta, guru pendamping, orang tua serta pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, sekolah, guru, orang tua dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semangat dan keceriaan anak-anak menjadi energi positif bagi kami untuk terus melakukan edukasi keselamatan berlalu lintas," ucapnya.


Harapan Lalu Lintas yang Lebih Aman


Memasuki usia ke-71, Ditlantas Polda Sumbar berharap kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dapat semakin diperluas dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.


Kombes Pol. Reza mengatakan, pembentukan karakter tertib berlalu lintas membutuhkan proses panjang dan harus dilakukan secara konsisten.


"Harapan kami, anak-anak yang mengikuti kegiatan Polisi Cilik ini tidak hanya tampil disiplin saat perlombaan, tetapi membawa nilai-nilai kedisiplinan itu ke sekolah, rumah dan lingkungan mereka," katanya.


Ia juga berharap para peserta dapat menjadi contoh positif bagi teman-temannya.


"Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap keselamatan dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungannya," tambah Reza.


Lebih jauh, ia berharap momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.


"Kami ingin peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini memberikan manfaat nyata. Bukan hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi melalui kegiatan yang membangun kesadaran, menanamkan disiplin dan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa," pungkasnya.


Lomba Polisi Cilik pun menjadi gambaran bagaimana edukasi keselamatan berlalu lintas dapat dikemas dalam suasana yang ceria dan menyenangkan. Di balik seragam kecil dan gerakan yang penuh semangat, tersimpan pesan penting tentang kedisiplinan, tanggung jawab dan keselamatan.


Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong lahirnya generasi muda yang memahami pentingnya tertib berlalu lintas, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.


Dengan semangat, disiplin dan keceriaan generasi penerus bangsa, edukasi keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumatera Barat. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan kepedulian dan komitmennya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti kesehatan dan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian jajaran Ditlantas Polda Sumbar kepada masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas pokok dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), personel Ditlantas juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.


Bakti kesehatan dan donor darah tersebut diikuti oleh personel Ditlantas Polda Sumbar serta sejumlah pihak yang turut berpartisipasi. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.


Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dimaknai bukan hanya sebagai momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian Korps Lalu Lintas, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat pelayanan dan kepedulian sosial.


Melalui kegiatan bakti kesehatan, masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan, sementara donor darah menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Wujud Nyata Kepedulian Polantas


Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan bakti kesehatan dan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.


Menurutnya, keberadaan Polantas di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan aturan lalu lintas. Polantas juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut memberikan kontribusi positif dalam kehidupan masyarakat.


"Bakti kesehatan dan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Kombes Pol. Reza.


Ia menjelaskan, donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang memiliki nilai penting karena setetes darah yang disumbangkan dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan transfusi darah.


Karena itu, pihaknya mengajak seluruh personel untuk menjadikan kegiatan donor darah sebagai bagian dari semangat pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.


"Donor darah adalah kegiatan kemanusiaan. Kita berharap darah yang terkumpul nantinya dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk kecil dari kepedulian, tetapi mudah-mudahan manfaatnya besar bagi masyarakat," katanya.


Dorong Kesadaran Hidup Sehat


Selain donor darah, pelaksanaan bakti kesehatan juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan.


Reza mengatakan, personel kepolisian memiliki tuntutan tugas yang cukup tinggi sehingga kesehatan menjadi salah satu modal utama dalam menjalankan pengabdian secara optimal.


Demikian pula masyarakat, kesehatan merupakan bagian penting yang harus terus dijaga agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik.


"Kegiatan bakti kesehatan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesehatan harus menjadi perhatian bersama. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat melaksanakan aktivitas dan memberikan pengabdian dengan lebih optimal," jelasnya.


Menurutnya, kegiatan sosial seperti bakti kesehatan juga memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.


Ketika polisi hadir bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial, maka ruang komunikasi dengan masyarakat akan semakin terbuka.


"Polantas harus terus membangun kedekatan dengan masyarakat. Kita ingin kehadiran polisi tidak hanya dirasakan ketika masyarakat membutuhkan pelayanan lalu lintas, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan seperti ini," ungkap Reza.


Perkuat Semangat Pengabdian


Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat semangat pengabdian.


Menurutnya, perjalanan panjang Korps Lalu Lintas harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Personel lalu lintas dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, integritas dan kemampuan dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.


"Kita ingin menjadikan peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. Bukan hanya dalam tugas lalu lintas, tetapi juga dalam kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar," tuturnya.


Ia berharap seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar dapat mempertahankan semangat kebersamaan serta terus menghadirkan kegiatan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.


"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat gotong royong. Mari kita jadikan tugas sebagai bagian dari pengabdian, dan setiap kesempatan yang ada kita manfaatkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat," ujar Reza.


Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat


Kegiatan bakti kesehatan dan donor darah juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Reza menyampaikan, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata, pelayanan yang baik serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.


Menurutnya, hubungan antara polisi dan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui komunikasi formal, tetapi juga melalui interaksi langsung dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.


"Kepercayaan masyarakat harus kita jawab dengan kerja nyata. Kami terus berupaya agar setiap kegiatan yang dilakukan Ditlantas Polda Sumbar dapat memberikan manfaat, baik dalam bidang pelayanan lalu lintas maupun kegiatan sosial kemasyarakatan," katanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakti kesehatan dan donor darah tersebut.


Menurutnya, keberhasilan kegiatan sosial tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan berbagai pihak.


"Terima kasih kepada seluruh personel dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin banyak kegiatan positif yang dapat kita lakukan untuk masyarakat," ucapnya.


Harapan di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71


Memasuki usia ke-71, Dirlantas Polda Sumbar berharap jajaran lalu lintas semakin profesional dalam menjalankan tugas dan semakin humanis dalam memberikan pelayanan.


Ia juga berharap semangat kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan bakti kesehatan dan donor darah dapat terus tumbuh di lingkungan personel.


"Harapan kami, di usia ke-71 ini Korps Lalu Lintas semakin profesional, semakin humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. Semangat pengabdian harus terus kita jaga, bukan hanya melalui pelaksanaan tugas sehari-hari, tetapi juga melalui kepedulian dan kegiatan kemanusiaan," tegas Reza.


Ia menambahkan, jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


"Kami ingin HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat," pungkasnya.


Pelaksanaan bakti kesehatan dan donor darah tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan internal, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kepentingan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan, kepedulian dan pengabdian, Ditlantas Polda Sumbar terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat. (**)

 


PADANG — Semangat disiplin, kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di lingkungan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat.


Momentum tersebut diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dipimpin oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR. Apel menjadi sarana untuk memperkuat kesiapan personel sekaligus mengingatkan kembali pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang lalu lintas.


Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun ini menjadi momentum bagi jajaran lalu lintas untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan yang semakin humanis, profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, personel lalu lintas merupakan salah satu unsur kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pelayanan administrasi kendaraan dan pengemudi, edukasi keselamatan berlalu lintas, hingga penanganan berbagai persoalan di jalan raya.


Karena itu, kedisiplinan personel menjadi salah satu fondasi utama dalam memastikan setiap tugas dapat dilaksanakan secara optimal.


Apel pagi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan di antara seluruh personel. Soliditas dan kekompakan internal dinilai penting agar setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan secara terkoordinasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Semangat tersebut sejalan dengan berbagai rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dilaksanakan Ditlantas Polda Sumbar. Sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan turut digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polantas dengan masyarakat.


Perkuat Pengabdian dan Kualitas Pelayanan


Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara tidak seharusnya dimaknai sebatas kegiatan seremonial.


Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa tugas Polantas memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan rasa aman, tertib dan nyaman kepada masyarakat ketika menggunakan jalan raya.


"Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat kembali semangat pengabdian. Kami ingin seluruh personel semakin disiplin, solid dan mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Reza.


Ia menegaskan, kualitas pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan dinamika lalu lintas yang semakin kompleks.


Menurut Reza, personel lalu lintas dituntut tidak hanya memahami aturan dan teknis pelaksanaan tugas, tetapi juga memiliki sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.


"Polantas harus hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas. Lebih dari itu, Polantas harus hadir untuk memberikan edukasi, membantu masyarakat, membangun kesadaran dan menciptakan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan," katanya.


Ia menambahkan, pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan edukasi menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Hal tersebut juga terlihat dalam berbagai kegiatan Ditlantas Polda Sumbar yang menyasar masyarakat secara langsung, termasuk kegiatan sosial dan edukasi keselamatan berlalu lintas.


Disiplin Personel Jadi Kunci


Kombes Pol. Reza mengatakan, disiplin harus dimulai dari internal organisasi. Personel yang disiplin dalam menjalankan tugas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang konsisten dan profesional kepada masyarakat.


"Disiplin bukan hanya berkaitan dengan kehadiran atau pelaksanaan apel, tetapi bagaimana setiap personel memiliki tanggung jawab terhadap tugasnya, memahami apa yang harus dilakukan dan memberikan pelayanan dengan penuh keikhlasan serta rasa tanggung jawab," ujarnya.


Menurut dia, kebersamaan juga menjadi kekuatan penting dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di bidang lalu lintas.


Dengan soliditas yang terjaga, setiap tantangan di lapangan dapat dihadapi secara bersama-sama. Koordinasi antara pimpinan, personel dan seluruh pemangku kepentingan juga perlu terus diperkuat untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


"Kita ingin membangun budaya kerja yang disiplin, kompak dan saling mendukung. Setiap anggota memiliki peran masing-masing, tetapi tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," tutur Reza.


Dorong Kesadaran Tertib Berlalu Lintas


Selain peningkatan kualitas internal, Ditlantas Polda Sumbar juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


Reza menyebut, terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pengguna jalan, pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas, pelaku usaha transportasi dan berbagai elemen masyarakat lainnya.


Karena itu, edukasi dan sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas harus dilakukan secara berkesinambungan dan menyentuh berbagai kelompok masyarakat.


"Kamseltibcarlantas merupakan tanggung jawab kita bersama. Polisi memiliki tugas untuk mengatur, mengawasi, memberikan edukasi dan melakukan penegakan hukum, tetapi keberhasilan menciptakan keselamatan lalu lintas juga sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan," jelasnya.


Ia berharap momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dapat menjadi titik penguatan komitmen seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan yang semakin baik.


"Harapan kami, di usia ke-71 ini, seluruh personel lalu lintas semakin profesional, semakin humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. Mari kita tingkatkan disiplin, jaga kekompakan dan terus berikan pelayanan terbaik dengan semangat pengabdian," ungkap Reza.


Polantas Harus Semakin Dekat dengan Masyarakat


Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumbar menekankan bahwa keberadaan Polantas di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik.


Menurutnya, interaksi antara polisi dan masyarakat tidak hanya berlangsung ketika terjadi persoalan di jalan raya. Komunikasi yang baik harus dibangun melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.


Sejumlah kegiatan dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Sumbar juga diarahkan pada penguatan hubungan tersebut.

 

Ditlantas Polda Sumbar sebelumnya melaksanakan kegiatan sosial, termasuk penyaluran bantuan kepada pengemudi ojek online, petugas kebersihan, petugas parkir dan masyarakat sekitar.


Bagi jajaran Ditlantas, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sosok Polantas yang tidak hanya tegas dalam menjalankan aturan, tetapi juga peduli dan mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.


"Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polantas adalah bagian dari masyarakat. Kita bekerja bersama untuk menciptakan jalan yang aman, tertib dan nyaman. Karena itu, komunikasi, kepedulian dan pelayanan harus terus kita kedepankan," kata Reza.


Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sebagai momentum introspeksi dan peningkatan kualitas pengabdian.


"Jadikan momentum ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik. Tingkatkan kemampuan, jaga integritas, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan jangan pernah lelah memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.


Dengan semangat disiplin dan kebersamaan yang terus diperkuat, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan lalu lintas serta mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.


Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan menghadirkan pelayanan Polantas yang semakin profesional, humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.


"Semoga seluruh rangkaian HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini membawa semangat baru bagi kami semua. Semoga sinergi Polantas dengan masyarakat semakin kuat dan bersama-sama kita wujudkan lalu lintas yang aman, tertib, lancar dan berkeselamatan," pungkas Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan bantuan sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara sekaligus wujud kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat dan berbagai unsur yang selama ini bersinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.


Dalam dokumentasi kegiatan yang beredar, terlihat Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah pihak.


Bantuan tersebut antara lain berupa kebutuhan bahan pangan dan paket bantuan sosial. Penyerahan dilakukan secara langsung dalam suasana penuh keakraban bersama personel kepolisian serta sejumlah unsur terkait.


Kegiatan bantuan sosial ini mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan. Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya menjadi ajang untuk memperingati perjalanan pengabdian Korps Lalu Lintas, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.


Melalui kegiatan sosial tersebut, Ditlantas Polda Sumbar menunjukkan komitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong.


Selain bantuan sosial, rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara juga menjadi momentum untuk mengingat kembali peran Polantas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama jajaran berharap semangat kepedulian dan kebersamaan tersebut dapat terus dipelihara. Kehadiran Polantas di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan melalui pelayanan lalu lintas, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.


“Bantuan sosial ini merupakan bagian dari semangat pengabdian dan kepedulian dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71,” demikian pesan yang tergambar dalam kegiatan tersebut.


Dengan semangat Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan pelayanan yang humanis serta bermanfaat bagi masyarakat. (**)

 


PADANG — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.


Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye bertajuk “Bakti Kesehatan Donor Darah” dengan pesan “Setetes Darah, Sejuta Harapan”.


Dalam materi publikasi tersebut, kegiatan donor darah dikaitkan dengan semangat pelayanan dan kepedulian Polantas Presisi kepada masyarakat. Donor darah dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga ditampilkan dalam poster tersebut sedang melakukan kegiatan donor darah. Pesan yang disampaikan menekankan bahwa setetes darah yang diberikan dapat memiliki arti penting bagi keselamatan dan harapan hidup orang lain.


Dorong Kepedulian dan Semangat Berbagi


Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang membutuhkan partisipasi masyarakat secara sukarela. Ketersediaan stok darah sangat penting untuk mendukung kebutuhan pasien di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.


Melalui kegiatan tersebut, semangat berbagi diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Tidak hanya menjadi kegiatan sosial, donor darah juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama tanpa membedakan latar belakang penerima.


Pesan “Setetes Darah, Sejuta Harapan” yang diangkat dalam kampanye tersebut menjadi pengingat bahwa kontribusi sederhana dari seseorang dapat memberikan manfaat bagi orang lain yang sedang membutuhkan.


Kegiatan donor darah juga sejalan dengan semangat pelayanan Polantas yang tidak hanya berkaitan dengan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga kepedulian sosial terhadap masyarakat.


Dengan adanya kampanye tersebut, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sesuai dengan ketentuan dan persyaratan medis yang berlaku.


“Setetes darah yang kita berikan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” menjadi pesan utama yang diusung dalam kampanye Bakti Kesehatan Donor Darah tersebut. (**)



SUMBARNET — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan anjangsana dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara yang mengusung semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.

 

Anjangsana tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kepedulian serta memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan keluarga besar Polantas.


Kegiatan anjangsana tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat dan personel Ditlantas Polda Sumbar.


Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyambangi kediaman personel dan keluarga yang menjadi sasaran anjangsana. Kehadiran jajaran Ditlantas disertai dengan pemberian bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian institusi.


Suasana kekeluargaan terlihat dalam kunjungan tersebut. Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat melalui komunikasi langsung antara jajaran Ditlantas dengan keluarga yang dikunjungi.


Bagi Ditlantas Polda Sumbar, anjangsana menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan semangat pengabdian Polri tidak hanya melalui pelaksanaan tugas di jalan raya, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama dan keluarga besar institusi.


Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian jajaran Polantas dalam momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.


“Anjangsana ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kami sebagai satu keluarga besar Polantas. Di hari yang istimewa ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, menghargai pengabdian seluruh personel, dan menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang selalu mendukung tugas-tugas kami di lapangan,” ujar Reza.


Menurutnya, tugas anggota Polantas di lapangan tidak terlepas dari dukungan keluarga. Karena itu, perhatian kepada keluarga besar Polri menjadi bagian penting dalam membangun semangat pengabdian.


“Di balik pelaksanaan tugas setiap personel, ada keluarga yang senantiasa memberikan dukungan, doa dan motivasi. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian harus terus dijaga,” katanya.


Ia menjelaskan, tujuan utama anjangsana bukan sekadar memberikan bantuan atau bingkisan, melainkan membangun hubungan emosional dan komunikasi yang lebih dekat antara institusi kepolisian dengan keluarga besar Polantas.


“Kami ingin momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini memberikan makna yang lebih luas. Bukan hanya memperingati perjalanan pengabdian Polantas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling menguatkan, mempererat persaudaraan dan mengingat kembali nilai-nilai pengabdian,” tutur Reza.


Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri


Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 menjadi momentum bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk kembali memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” menjadi pengingat bahwa tugas polisi lalu lintas tidak sebatas mengatur arus kendaraan maupun melakukan penegakan hukum.


Lebih dari itu, Polantas memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan, pelayanan dan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.


Kombes Pol. Reza menegaskan bahwa semangat Presisi harus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, humanis, responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.


“Kami ingin seluruh personel Polantas terus memberikan pelayanan yang terbaik, humanis dan profesional. Kehadiran Polantas harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara sebagai momentum melakukan evaluasi sekaligus memperkuat semangat pengabdian.


“Peringatan ini hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan masyarakat. Tantangan lalu lintas ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel yang memiliki integritas, disiplin dan kepedulian,” sambungnya.


Bangun Kedekatan dengan Masyarakat


Kegiatan anjangsana juga dinilai memiliki nilai penting dalam membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.


Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya ditunjukkan melalui kegiatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.


Reza mengatakan, kedekatan tersebut merupakan modal penting dalam menciptakan komunikasi yang baik serta membangun kepercayaan publik.


“Kami berharap hubungan yang sudah terjalin dengan masyarakat dan keluarga besar Polri dapat terus dipelihara. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib,” katanya.


Ia berharap semangat kepedulian yang dibangun melalui anjangsana dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya kerja seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar.


“Harapan kami, semangat kebersamaan ini tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Kepedulian harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kedinasan maupun ketika kita hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.


Perkuat Pengabdian untuk Keselamatan Masyarakat


Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Sumbar juga mengajak seluruh personel untuk terus memegang teguh semangat pengabdian.


Menurutnya, keberhasilan tugas lalu lintas tidak hanya dapat diukur dari kegiatan penindakan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan terciptanya kondisi jalan yang semakin aman.


“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya berapa banyak pelanggaran yang ditindak, tetapi bagaimana masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama. Karena itu, edukasi, pencegahan, pelayanan dan penegakan hukum harus berjalan secara seimbang,” jelasnya.


Ia berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dapat semakin memperkuat semangat personel untuk memberikan pengabdian terbaik.


“Kami ingin Polantas Polda Sumbar terus hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat. Mari kita wujudkan Polantas yang Presisi, humanis, profesional dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Reza.


Melalui kegiatan anjangsana tersebut, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 bukan semata-mata perayaan hari jadi, melainkan momentum untuk memperkuat silaturahmi, merawat nilai kekeluargaan dan meneguhkan kembali komitmen pengabdian.


Semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” pun diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan rasa aman bagi seluruh masyarakat pengguna jalan di Sumatera Barat. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk “Polantas Sumbar Berbagi”.


Kegiatan tersebut menyasar para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Padang. Dalam kegiatan yang terlihat pada materi publikasi Ditlantas Polda Sumbar itu, personel kepolisian menyerahkan paket makanan kepada salah seorang pengemudi ojol.


Aksi berbagi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polantas terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya untuk melayani kebutuhan masyarakat.


Paket makanan diserahkan secara langsung oleh personel Polantas kepada pengemudi ojol. Momen tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.


Bentuk Kepedulian Polantas


Para pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di jalan raya. Mereka menjadi bagian dari mobilitas masyarakat perkotaan, mulai dari mengantar penumpang hingga mengirimkan makanan dan berbagai kebutuhan lainnya.


Melalui kegiatan Polantas Sumbar Berbagi, kepolisian tidak hanya hadir dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat.


Kegiatan berbagi tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian dan apresiasi kepada para pengemudi ojol yang selama ini turut mendukung aktivitas masyarakat Kota Padang.


Selain itu, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat serta menciptakan komunikasi yang lebih humanis.


Bangun Kedekatan dengan Masyarakat


Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong kehadiran personel di tengah masyarakat dengan mengedepankan pelayanan yang humanis.


Melalui kegiatan sosial dan pelayanan di lapangan, Polantas diharapkan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus dapat menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.


Para pengguna jalan, termasuk pengemudi ojol, juga diharapkan senantiasa mengutamakan keselamatan saat menjalankan aktivitas. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya.


Semangat “Polantas Sumbar Berbagi” menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan pelayanan bagi masyarakat. (**)