Tampilkan postingan dengan label Fadly Amran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fadly Amran. Tampilkan semua postingan

 



SUMBARNET - Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin langsung aksi gotong royong pembersihan material sisa banjir bandang di sejumlah titik di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Minggu (14/12/2025).


Aksi bersih-bersih tersebut dipusatkan di RT 02 RW 02, tepatnya di belakang Kantor UPTD Irigasi Wilayah II Gunung Nago. 


Kegiatan ini melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, unsur TNI-Polri, serta elemen masyarakat setempat.


Gotong royong difokuskan pada pembersihan sisa lumpur, pasir, kayu, dan sampah yang terbawa arus banjir bandang dan menutup badan jalan, saluran drainase, serta pekarangan rumah warga. Untuk mempercepat proses pembersihan, Pemko Padang juga menurunkan alat berat dan armada pengangkut sampah.


Wali Kota Fadly Amran menegaskan komitmen Pemko Padang untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.


“Banjir bandang meninggalkan dampak besar bagi masyarakat, termasuk di Kelurahan Kapalo Koto. Melalui aksi gotong royong ini, kita berharap lingkungan segera kembali bersih sehingga aktivitas warga bisa berangsur normal,” ujar Fadly Amran di sela kegiatan.


Ia menjelaskan, Pemko Padang saat ini tengah melakukan pendataan kerusakan rumah warga dan infrastruktur, sekaligus menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum yang terdampak.


“Sebanyak 80 keluarga warga terdampak telah direlokasi ke hunian sementara (Huntara) Rumah Khusus Nelayan di Lubuk Buaya. Selain itu, Pemko Padang juga tengah menyiapkan skema hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.


Lebih lanjut, Fadly Amran mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan menjaga kebersamaan, sembari memastikan kelancaran penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar.


Pada kesempatan itu, tokoh masyarakat Kapalo Koto, Zaitul Ikhlas Saad Datuak Rajo Intan, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran langsung Wali Kota Padang beserta jajaran Pemko Padang dalam membantu warga pascabencana. 


"Kehadiran pemerintah memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat kami. Kami berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar hingga kondisi benar-benar pulih,” harapnya. (**)

 


Padang - Bantuan untuk korban terdampak bencana di Kota Padang terus berdatangan. Terbaru, Tanoto Foundation menyalurkan bantuan sebanyak 300 family paket melalui Posko Bantuan Utama Rumah Dinas Walikota Padang, Jl A. Yani, Rabu (10/12/2025). 


Bantuan tersebut secara resmi diserahkan Perwakilan Tanoto Foundation, Dodi Saputra dan diterima langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran. 



"Kita menyerahkan bantuan family paket sebanyak 300 paket. Satu paket itu terdiri dari beras, mie instan, abon, susu UHT, dan biskuit," kata Dodi Saputra. 


Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan terimakasih kepada pihak Tanoto Foundation yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana di Kota Padang. 



"Alhamdulillah dan terimakasih,  bantuan ini akan langsung kami salurkan kepada korban terdampak," kata Fadly Amran. 


Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah ikut menyalurkan bantuan untuk korban terdampak bencana di Kota Padang. 



"Pemko Padang mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh pihak, baik itu instansi, perusahaan, tokoh-tokoh masyarakat, perantau yang sudah sangat luar biasa memberikan bantuan untk Kota Padang," kata Fadly Amran. (Taufik/Wiki)

 


Padang - Bantuan untuk korban terdampak bencana di Kota Padang terus berdatangan. Terbaru, Tanoto Foundation menyalurkan bantuan sebanyak 300 family paket melalui Posko Bantuan Utama Rumah Dinas Walikota Padang, Jl A. Yani, Rabu (10/12/2025). 


Bantuan tersebut secara resmi diserahkan Perwakilan Tanoto Foundation, Dodi Saputra dan diterima langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran. 


"Kita menyerahkan bantuan family paket sebanyak 300 paket. Satu paket itu terdiri dari beras, mie instan, abon, susu UHT, dan biskuit," kata Dodi Saputra. 


Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan terimakasih kepada pihak Tanoto Foundation yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana di Kota Padang. 


"Alhamdulillah dan terimakasih,  bantuan ini akan langsung kami salurkan kepada korban terdampak," kata Fadly Amran. 


Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah ikut menyalurkan bantuan untuk korban terdampak bencana di Kota Padang. 


"Pemko Padang mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh pihak, baik itu instansi, perusahaan, tokoh-tokoh masyarakat, perantau yang sudah sangat luar biasa memberikan bantuan untk Kota Padang," kata Fadly Amran. (Taufik/Wiki)

 


SUMBARNET - Nasib tragis menimpa seluruh siswa SDN 49 Batang Kabung, Koto Tangah, Padang. Ketika banjir bandang, Jumat (28/11/2025) lalu, bangunan sekolah tersebut hanyut dihondoh banjir. Tak ada yang bersisa sedikitpun. 


Kini, seluruh siswa dan guru tak punya sekolah. Sementara, Senin (8/12/2025) ini, seluruh siswa SD mengikuti ujian Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Seluruh siswa terpaksa numpang ke sekolah lain. 


"SDN 49 hanyut dibawa banjir, kini seluruh siswa harus numpang ujian di sekolah lain," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang melalui Sekretarisnya, Nurfitri, Senin siang. 


Seluruh siswa SDN 49 harus numpang di SD IT Buah Hati yang letaknya tak jauh dari bekas SDN 49. Sebanyak 84 siswa nampak serius mengikuti ujian meski saat banjir lalu ada yang menjadi korban. 


"Ujian berlangsung dengan lancar, seluruh siswa tetap konsentrasi mengerjakan soal," terang Nurfitri. 


Ketika banjir lalu, seragam sekolah siswa ada yang hanyut terbawa banjir.  Beruntungnya, seluruh siswa hadir tepat waktu dan mengenakan seragam sekolah lengkap. Sebab pada Kamis lalu, sejumlah siswa dibantu pakaian seragamnya oleh SD Kalam Kudus. 


"Seluruh siswa melaksanakan ujian dengan berseragam lengkap, siswa dibantu pakaian seragamnya oleh pihak lain," beber Nurfitri. 


Nurfitri memastikan, pelaksanaan ujian akhir semester itu berlangsung lancar. Orang tua juga antusias mengantarkan anaknya ke sekolah. 


Sisi lain Nurfitri mengatakan, cukup banyak siswa sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana banjir pada akhir November lalu. Disdikbud mencatat, sebanyak 1.229 ikut menjadi korban banjir lalu. 


"Ada 1.229 siswa terdampak, 640 orang siswa SMP dan 589 siswa SD," pungkas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang itu. (AdF/Charlie)

 


Padang - Kepedulian orang Minang itu hebat. Pantas diberi jempol. Saat saudaranya tertimpa bencana, empatinya muncul. 


Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Padang, Sabtu (6/12/2025). Aksi memasak Rendang digelar di Gedung Youth Center. Ratusan kilogram rendang dibagikan ke sejumlah korban bencana banjir bandang. 


"Kegiatan ini bukan sekadar memasak makanan, tetapi juga tentang menyalurkan harapan, energi positif, dan memastikan bahwa para korban bencana tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indrasyani, siang itu. 


Prioritas utama dari kegiatan ini adalah menjamin kualitas nutrisi dan keamanan pangan bagi pengungsi, serta mengurangi beban psikologis mereka agar dapat segera bangkit menata kehidupan.


Kehadiran rendang siap santap ini sangat dinantikan, mengingat jumlah warga yang bertahan di pengungsian masih cukup signifikan. Berdasarkan data terkini per 5 Desember 2025, tercatat sebanyak 1.343 orang masih berada di lokasi pengungsian.


Sebaran pengungsi terpusat di lima kecamatan terdampak. Kecamatan Pauh mencatat jumlah pengungsi tertinggi dengan 708 orang, disusul Kecamatan Nanggalo sebanyak 404 orang. Wilayah lainnya meliputi Kecamatan Koto Tangah dengan 152 orang, Kecamatan Kuranji 68 orang, dan Kecamatan Lubuk Kilangan sebanyak 11 orang.


"Rendang ini kita kemas untuk kemudian kita sebar ke empat kecamatan terdampak," sebut Yudi. 


Empat kecamatan yang mendapatkan rendang yakni Koto Tangah, Pauh, Kuranji, serta Nanggalo. Sebanyak 200 kilogram rendang dipacking untuk kemudian disebarkan di dapur-dapur umum.(Charlie)

  


Padang - Warga Batu Busuk dan sekitarnya diimbau untuk menjauhi perbukitan. Imbauan itu disampaikan untuk menghindari bencana longsor di tengah hujan yang kembali mengguyur Kota Padang pada Minggu (7/12/2025) ini. 


Camat Pauh, Titin Masfetrin menyebut bahwa imbauan untuk menjauhi perbukitan itu disampaikan kepada warganya, setelah ditemukan rengkahan-rengkahan di Bukit Cendawan.


"Sesuai informasi dari Dinas Kehutanan Prov. Sumbar setelah dilakukan survei pada akhir minggu lalu, didapati rengkahan-rengkahan di Bukit Cendawan. Untuk itu, kepada warga Batu Busuk yang bermukim di sekitar perbukitan kami imbau untuk menjauhi perbukitan," katanya kepada Diskominfo Kota Padang, Minggu (7/12/2025). 


Dengan hujan yang kembali mengguyur Kota Padang, T Masfetrin pun mengimbau seluruh warganya untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Selain longsor, bencana banjir juga mengintai apabila kondisi cuaca masih hujan. 


"Diharapkan warga Batu Busuk berhati-hati dan sedapatnya berpindah dulu ke lokasi yg menjauhi lokasi Bukit Cendawan," pungkasnya. 


Sepanjang Minggu (7/12/2025), hujan dengan intensitas tinggi dan sedang memang kembali mengguyur Kota Padang. Untuk itu, warga diminta tetap waspada dan diminta langsung melakukan evakuasi apabila terjadi bencana alam.  (Taufik)



SUMBARNET - Kejadian dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemilik kafe di Kota Padang oleh oknum Dubalang Kota Padang memicu kritik tajam terhadap pola kerja dan kultur komunikasi aparat penegak ketertiban di tingkat kelurahan.


Persoalan ini bukan hanya dipandang sebagai kekerasan fisik, tetapi juga sebagai isu linguistik: kekerasan bahasa yang mencerminkan penyalahgunaan kuasa.


Zulkarnain (nama samaran) mengaku dikeroyok saat dibawa ke dalam mobil dubalang setelah berusaha menjelaskan bahwa kafe semi rumah makannya memiliki izin operasi hingga pukul 02.00 WIB. Dua karyawan perempuan juga ikut diamankan meski tidak ada pelanggaran yang dijelaskan kepada mereka.


Dalam pengakuannya, Zulkarnain menyebut, salah seorang dubalang mengeluarkan kalimat yang menunjukkan arogansi kekuasaan: _“Aden kalau lah pakai baju ko, dak katakuik jo sia sajo.”_ (Bahasa Indonesia: Kalau saya sudah memakai baju dubalang ini, saya tidak takut pada siapa pun.)


“Dalam linguistik, secara pragmatik, bahasa tidak netral. Kalimat itu menunjukkan bahwa seragam dipandang sebagai sumber legitimasi untuk bertindak apa saja, yang bisa bermuatan kesewenang-wenangan. Ketika aparatur berbahasa seperti preman, tindakan aparatnya bisa jadi mengikuti,” sebut Sisca Oktri Santi, praktisi dan pemerhati linguistik lulusan Magister Linguistik Unand yang juga Wartawan Utama.


Dia menjelaskan bahwa kekerasan verbal dapat menjadi pintu masuk kekerasan fisik.


“Kalimat tersebut bisa dimaknai bukan sekadar ancaman, tetapi deklarasi hierarki. Dengan pernyataan itu, yang bersangkutan ingin menempatkan warga sebagai subjek yang harus tunduk, bukan warga yang harus diayomi secara baik dan humanis,” tambahnya.


Ucapan seperti “_Aden kalau lah pakai baju ko, dak katakuik jo sia saja”_ bukan hanya persoalan mulut. Ekstremnya, pernyataan tersebut menunjukkan tanda bahwa aparatur merasa memiliki kuasa di atas hukum.


Menurutnya, pembenahan kultur komunikasi menjadi kunci.


“Seragam tidak membuat seseorang punya wibawa. Etika, integritas dan bahasa yang menghormati wargalah yang membuat institusi dihargai,” ujarnya.


Dia menegaskan, jika bahasa aparat saja sudah premanistik, maka tindakan aparat tidak akan jauh berbeda.


“Ini bukan lagi masalah individu, ini masalah sistem. Dan sistem hanya bisa dibetulkan oleh kepala daerah,” tegasnya.


Di sisi lain, beranjak dari kejadian ini, Ketua PJKIP Sumbar Almudazir menegaskan bahwa Wali Kota Padang perlu menjadikan kasus ini sebagai alarm peringatan.


Menurut dia, evaluasi bukan hanya perlu, tetapi mendesak.


“Wali kota harus menjawab pertanyaan paling penting: apakah pantas aparatur yang diangkat melalui SK Wali Kota berbicara seperti itu kepada warga yang membayar mereka melalui pajak daerah?” ujarnya.


Almudazir juga melihat adanya kegagalan pembinaan ditubuh Satpol PP Padang. Menurutnya, tindakan dubalang yang bernuansa arogan muncul bukan hanya karena individu dubalang yang bermasalah, tetapi karena instansinya.


Sementara itu, seorang pengelola perusahaan pers di Padang, Daniel, menilai tindakan para dubalang menunjukkan gejala premanisme yang justru terserap ke dalam institusi resmi.


Ketua PJKIP Padang Yuliadi Chandra secara khusus menyoroti dua kasus dubalang yang bertindak di luar kewenangan.


“Dari catatan kami, sudah dua kasus dubalang bertindak melebihi kewenangannya. Pertama, dubalang yang menginterogasi warga dengan kekerasan. Kedua, pengeroyokan pemilik kafe di Koto Tangah,” sebutnya.


Chandra juga mendesak Wali Kota Padang untuk mengevaluasi Satpol PP.


“Kalau Satpol PP tidak sanggup, berhentikan saja Kasatpol PP-nya,” tegasnya. (**)



SUMBARNET - Mempercepat pemulihan pascabencana, Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak para pelaku usaha untuk mengarahkan bantuan pada kebutuhan jangka menengah dan panjang, tidak semata bersifat bantuan darurat.


Hal ini disampaikan Fadly Amran saat menerima bantuan dari sejumlah pihak di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (5/12/2025).


"Kami saat ini tengah menyiapkan rumah hunian sementara bagi para korban terdampak banjir dan tanah longsor. Kami berharap para pelaku usaha dapat memberikan bantuan jangka panjang, seperti peralatan rumah tangga," ujarnya.


Fadly Amran menekankan pentingnya keselarasan langkah bersama seluruh pihak agar upaya pemulihan dapat berjalan optimal. Ia berharap sinergi ini terus terjaga hingga seluruh tahapan pemulihan pascabencana dapat diselesaikan dengan baik.


"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan bagi para korban serta mendukung proses pemulihan pascabencana. Bantuan ini akan kami distribusikan langsung kepada masyarakat yang terdampak," tambahnya.


Adapun bantuan yang diterima antara lain dari Ikatan Keluarga Koto Tangah (IKTT) Nasional berupa 2,5 ton beras dan 1.410 bungkus nasi. Selanjutnya, dari Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Sumatera Barat berupa makanan siap saji serta peralatan dan kebutuhan rumah tangga.


Selain itu, pasangan pengusaha muda Tamara dan Raihan, warga Kecamatan Padang Timur, juga turut memberikan bantuan senilai Rp50 juta dalam bentuk peralatan rumah tangga. (**)



Padang, – Banjir bandang yang melanda Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Bencana ini juga menghambat akses makanan, logistik, air bersih, serta kebutuhan mendesak lainnya. Kondisi darurat tersebut memaksa pemerintah kota mengambil langkah cepat dan terukur.


Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang langsung meninjau wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Pemerintah kota memutuskan percepatan penyaluran bantuan makanan melalui dapur SPPG yang sebelumnya melayani program MBG siswa sekolah. Kebijakan ini dilakukan agar pengungsi segera mendapatkan makanan siap saji tanpa hambatan distribusi.


Saat meninjau banjir bandang di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11/2025), Fadly Amran menyampaikan bahwa ia meminta dapur SPPG mengalihkan layanan makanan untuk sementara. “Saya sudah minta dapur SPPG untuk mengalihkan makanan yang tadinya untuk MBG siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” tegas Fadly Amran.


Kepala Dinas Pangan Kota Padang Alfiadi membenarkan kebijakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi begitu diterima. “Memang betul, di hari pertama bencana sampai hari Minggu, MBG langsung didistribusikan untuk korban sesuai arahan Pak Wali Kota,” ujar Alfiadi pada Rabu (3/12/2025).


Alfiadi menambahkan bahwa penyaluran MBG kembali berjalan normal untuk sekolah yang sudah memulai kegiatan belajar sejak Senin (1/12/2025). “Sementara untuk dapur MBG yang sekolahnya belum masuk, maka MBG tetap kita distribusikan kepada korban bencana ke posko-posko yang ada,” jelasnya.


Kebijakan tersebut dinilai cepat, adaptif, dan berdampak langsung bagi warga terdampak banjir. Perubahan alokasi MBG membantu banyak keluarga yang kehilangan sumber makanan setelah rumah mereka terendam lumpur dan material banjir. Penanganan yang terkoordinasi juga mempercepat pemulihan awal di titik pengungsian.


Pemko Padang terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan evaluasi harian. Pemerintah kota menargetkan pemulihan logistik, air bersih, dan layanan publik berjalan lebih stabil dalam beberapa hari mendatang. Respons cepat ini membuat masyarakat merasa lebih terbantu, terutama di masa darurat ketika kebutuhan pokok sulit dijangkau. (AdF)

  


SUMBARNET – Warga Komplek Griya Permata 2 di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, mulai mendapatkan kepastian bantuan setelah Pemko Padang turun langsung ke lokasi banjir bandang. Kehadiran pemerintah daerah perlahan mengurangi kecemasan warga yang sebelumnya menunggu tanpa kejelasan. Situasi mulai terkendali setelah Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau lokasi terdampak pada Senin (1/12/2025).


Pada kesempatan itu, Zacky Fajar selaku warga setempat menyampaikan rasa lega karena pemerintah akhirnya hadir membawa bantuan awal. Ia menuturkan bahwa warga sempat menunggu cukup lama. “Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali Kota beserta jajaran Pemko Padang. Sekarang kami sedikit tenang,” ujar Zacky.


Banjir bandang terjadi setelah hujan deras meningkatkan debit air secara cepat. Kondisi itu membuat luapan sungai menyapu sejumlah titik di Kota Padang, termasuk kawasan Griya Permata 2. Air yang menggerus badan sungai menyebabkan beberapa rumah berada dalam kondisi rawan dan membutuhkan penanganan segera.


Zacky kemudian memaparkan kondisi rumah warga yang berada di tepian sungai. Ia menjelaskan bagaimana tanah di area tersebut terkikis dan mendekati pondasi bangunan. “Di dalam ada rumah yang tepi air itu sampai tergerus sungai. Ini cuma depannya saja Pak, di belakang sudah putus semua dan langsung menengok batang lain,” jelasnya kepada Wali Kota.


Selanjutnya, Zacky menunjukkan titik kerusakan berat yang menyisakan bongkahan batu besar akibat kuatnya arus air. “Dari sini sampai ke ujung ini sudah habis semua Pak. Itu ada batu besar. Batu itu batu dam sebenarnya Pak,” tambahnya.


Pada momen itu, Zacky juga menyampaikan kebutuhan mendesak warga terkait ketersediaan air bersih. Ia meminta agar pemerintah menyediakan pasokan air Dam untuk kebutuhan harian. “Pak Wali, kami minta bisa diusahakan air Dam atau diatasi, karena ini menyangkut keamanan masyarakat, Pak Wali,” ujarnya.


Meski sempat merasa terabaikan, warga kini lebih optimistis setelah Pemko Padang mengerahkan ekskavator dan armada damkar untuk penanganan darurat. “Sempat merasa terpinggirkan karena belum adanya bantuan. Namun Alhamdulillah, perasaan itu pudar ketika ekskavator dan damkar akan segera datang. Terima kasih Pemko Padang,” ungkap Zacky haru.


Wali Kota Padang Fadly Amran memastikan seluruh instansi terkait sudah mendapat instruksi. “Untuk air bersih akan kita sediakan, dan pakaian serta logistik akan kita adakan. Untuk ekskavator kita segerakan,” ujar Fadly.


Ia menambahkan bahwa rencana relokasi akan dibahas setelah tahap pemulihan awal selesai. “Setelah tahapan recovery, akan kita dudukkan bersama apakah warga terdampak akan direlokasi atau tidak, yang jelas kita harus sepakat bersama,” tambahnya.


Dengan langkah cepat Pemko Padang, warga berharap pemulihan berjalan efektif sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali pulih. (***)

 



SUMBARNET - Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (30/11/2025). 


Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan serta perlengkapan dasar bagi masyarakat yang tengah mengungsi.


Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana terpenuhi. 


“Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak banjir tetap mendapatkan pasokan pangan yang aman dan cukup. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus bergerak bersama agar proses penanganan berjalan cepat,” ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Padang, Fadly Amran, melaporkan kondisi terkini warga terdampak banjir, serta langkah-langkah cepat yang telah dilakukan Pemko Padang sejak hari pertama kejadian. 


Ia menegaskan bahwa evakuasi warga, pendistribusian bantuan, dan penguatan layanan di lapangan terus dilakukan secara intensif.


“Alhamdulillah, hari ini kita bersama Menko Pangan meninjau langsung kondisi di lapangan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Kita berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan,” kata Fadly.


Lebih lanjut, ia menyebut Pemko Padang juga telah mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah titik, menyiapkan dapur umum, serta memastikan ketersediaan air bersih melalui hidran umum untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. 


"Upaya ini dilakukan agar penanganan bencana dapat berlangsung lebih efektif dan terkoordinasi. Dengan adanya dukungan pemerintah pusat dan sinergi lintas sektoral, semoga proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat, dan warga terdampak dapat kembali beraktivitas dengan aman," tambahnya. (*)



SUMBARNET - Pasca bencana hidrometeorologi yang dialami Kota Padang sepekan terakhir, Pemko Padang mempercepat perbaikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda AM, yang rusak parah diterjang banjir bandang. 


Sebagian besar aliran air bersih di Kota Padang terputus dan saat ini Pemko Padang menyediakan hidran umum dan mengerahkan seluruh armada tangki untuk penyaluran air bersih kepada masyarakat. 


“Satu alat berat dedicated untuk mempercepat perbaikan jaringan pipa Perumda AM. Karena saat ini dari 9 IPA, hanya 2 yang beroperasi, 3 proses perbaikan, 4 rusak parah,” terang Fadly Amran, Minggu (30/11/25). 


“Info yang kota terima saat ini untuk jalur air bersih di selatan Kota Padang sudah aktif kembali. Wilayah Padang Utara beroperasi dengan 1 pompa. Yang agak berat wilayah Koto Tangah dan Kuranji karena kerusakan IPA nya sangat parah,” beber Fadly Amran. 


Fadly Amran menyampaikan sampai IPA Perumda AM bisa beroperasi optimal, Pemko Padang mengerahkan semua armada tangki baik dari Perumda AM dan Damkar untuk penyaluran air bersih kepada masyarakat. 


Direktur Teknik Perumda AM, Andri Satria, menyampaikan perbaikan IPA Perumda AM membutuhkan waktu yang bervariasi. 


“Untuk IPA yang kerusakannya tidak terlalu parah diharapkan bisa tuntas dalam 3-4 hari. Namun untuk IPA dengan kerusakan parah membutuhkan waktu lebih lama lagi. Untuk sementara kami akan coba pendistribusian air bersih secara bergiliran, supaya penyaluran tetap merata. Semoga kondisi bahan baku air juga semakin membaik,” ujarnya. (**)

 


SUMBARNET - Kepedulian tinggi ditunjukkan pihak swasta Kota Padang terhadap para korban bencana dengan menyalurkan bantuan melalui Posko Utama Bencana Palanta Rumah Dinas Wali Kota Jalan A Yani. 


Pada Jumat (28/11/2025) manajemen Hotel Amaris - Hotel Santika dan Honda Gajah Motor menyerahkan bantuan beras sebanyak 2 ton dan barang senilai Rp100 juta. 


Bantuan tersebut diterima langsung Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama jajaran di Posko Utama Bencana Palanta Rumah Dinas Wali Kota Jalan A Yani.


"Terimakasih kita ucapkan kepada Hotel Amaris - Hotel Santika dan Honda Gajah Motor yang sudah menyalurkan bantuan hari ini. Mudah-mudahan dapat meringankan beban korban bencana di Kota Padang," kata Fadly Amran. 


Direktur Honda Gajah Mada, Albert Ghani mengungkapkan bahwa bantuan yang diserahkan berupa barang untuk keperluan korban bencana. 


"Bantuan yang kita serahkan kalau dirupiahkan senilai Rp100 juta. Kita tidak sampai hati melihat kota seperti ini, kena banjir, longsor dan bencana," kata pria yang akrab disapa Beto itu. 


Lebih lanjut, dia berharap Kota Padang dapat segera bangkit pasca bencana yang cukup besar ini. 


"Dengan bersama-sama kita berharap dapat segera bangkit," pungkasnya. (Taufik/Viqi)

 


SUMBARNET - RT 1 RW 4 Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat didatangi Wali Kota Fadly Amran, Selasa siang (18/11/2025).  Kedatangannya tak disangka-sangka. Ada apa? 


Begitu tiba di lokasi, Fadly Amran langsung berjumpa Ketua RT setempat, Untung Susanto. Setelah berbincang, Fadly Amran menyusuri Jalan Karet. 


Melihat kedatangan Wali Kota, warga menyambutnya. Wali Kota disalami. Warga nampak senang didatangi. 


"Lai tau manga ambo kamari? (apakah tahu mengapa saya ke sini?)," tanya Fadly Amran ke beberapa ibu-ibu yang berdiri berkerumun. 


Tak banyak yang mengetahui. Semua saling bertanya-tanya. Dari sekian banyak ibu-ibu, salah seorang di antaranya menyeletuk. 


"Lai, Lomba Padang Rancak Award (tahu, Lomba Padang Rancak Award)," kata seorang ibu. 


RT 1 RW 4 Kelurahan Padang Pasir merupakan RT dengan nilai tertinggi dalam penjurian tahap kedua Padang Rancak Award. RT ini meraih nilai 116,472. Tertinggi di antara tiga RT lainnya di kelurahan itu. 


Wali Kota Padang sengaja mendatangi RT tersebut. Melihat kondisi daerah serta ingin mengetahui animo warga dalam mengikuti Padang Rancak Award. 


"Kalau tanaman iko sia yang msnyuruah mananam? Buk RW nan manyuruah? (Kalau tanaman ini siapa yang menyuruh menanam? Buk RW yang menyuruh?)," tanya Fadly Amran ke seorang warga. 


Ibu yang ditanya pun menggeleng. Dirinya mengaku bahwa tanaman itu ditanam karena kesadaran sendiri. 


"Kami nan mananamnyo pak (kami yang menanamnya pak)," aku ibu tersebut. 


Fadly Amran beserta rombongan  menyampaikan rasa terimakasih kepada warga atas kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan. 


Diketahui, lomba Padang Rancak Award 2025 memasuki tahap ketiga penilaian. Sebanyak 300 mahasiswa Unes-AAI ikut terlibat menilai RT terbersih. Setelah melakukan penilaian tahap ketiga, nantinya pada tanggal 24 November dilakukan penilaian tahap empat. RT terbersih akan mendapat penghargaan dari Wali Kota Padang. (AdF/Charlie)

 


SUMBARNET- Wali Kota Padang Fadly Amran disematkan lencana Darmabakti saat Upacara Peringatan Hari Pramuka Nasional yang dirangkai dengan pelaksanaan Raimuna Daerah VII Gerakan Pramuka Sumatera Barat, di Balai Kota Padang, Selasa (18/11/2025). Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Fadly Amran berkomitmen dan peduli dalam membina generasi muda melalui gerakan kepramukaan.


Selain menerima penghargaan, Fadly Amran menyampaikan rasa syukur karena Raimuna tahun ini dapat digelar di Kota Padang. Ia menilai kepercayaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perkembangan kepramukaan di kota tersebut.


“Kita bersyukur Raimuna tahun ini diadakan di Kota Padang. Terima kasih kepada Kwarda, Kakak Audy, dan tentu Kakak Wakil Kwarnas yang hadir, serta seluruh kakak-kakak dari seluruh Sumatera Barat yang akan melaksanakan kegiatan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.


Fadly menegaskan bahwa pelaksanaan Raimuna merupakan wujud komitmen bersama untuk terus menggerakkan dan memperkuat Gerakan Pramuka di Sumatera Barat.


“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam membina generasi muda, khususnya di Kota Padang,” tambahnya.


Sementara itu, Audy Joinaldy, Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, menyampaikan bahwa Raimuna menjadi wadah pembinaan penting bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, dan kemandirian. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemuda yang adaptif dan berkarakter.


Totok Siswanto, Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri, juga memberi apresiasi atas penyelenggaraan Raimuna di Kota Padang. Ia menilai Raimuna merupakan ruang strategis untuk memperkuat persaudaraan serta memperluas wawasan peserta lintas daerah. (AdF/Charlie /KP)

 


Tangerang - Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) memegang peranan penting di tengah masyarakat. Tidak saja menjadi jembatan informasi publik, akan tetapi juga sebagai "buzzer" (penyebar informasi) bagi pemerintah. 


"KIM tidak saja hadir sebagai jembatan informasi antara pemerintah dengan masyarakat, akan tetapi juga berperan penting sebagai 'buzzer'," terang Kepala Bidang IKP Diskominfo Padang, Wismeiliar Teinike Yulvera saat menghadiri Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2025 atau KIMFest 2025 di Kota Tangerang, Jumat - Sabtu (14-15/11/2025). 


Pentingnya keberadaan KIM sebagai "buzzer" karena KIM merupakan sekumpulan masyarakat dari berbagai latar belakang pekerjaan. Di antaranya seperti pelaku usaha, nelayan, kelompok sadar wisata, penyuluh pertanian, dan lainnya. 


"Informasi yang kita (Diskominfo) produksi dapat disebarkan secara masif melalui KIM yang dibina secara baik," ujar Teinike yang didampingi Fungsional Pranata Humas Ahli Muda, Charlie Ch. Legi, serta staf pelaksana Heru Putra Gunawan itu. 


Diakui Teinike, selama ini peranan KIM memang sangat membantu sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarkan informasi. Apalagi setiap KIM memiliki akun media sosial maupun akun resmi yang akan melakukan penetrasi informasi. 


Teinike menyebut, KIM Kota Padang memang sempat terbentuk di tahun 2019 silam. Namun akhirnya terhenti karena pandemi Covid-19 yang melanda setiap daerah. 


"Kita berencana akan membentuk kembali KIM Kota Padang, karena itu kita hadir di KIMFest 2025 untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan KIM di tiap daerah," jelasnya. 


Selain melihat pengelolaan KIM, Kabid IKP Diskominfo beserta rombongan juga melakukan pengenalan secara mendalam tentang website Indonesia.go.id milik  Komdigi. Website itu akan menjadi perpanjangan tangan informasi daerah. Rombongan Diskominfo Padang juga berkesempatan singgah ke Ditjen KPM, Komdigi di Jakarta Pusat. 


Puncak KIMFest 2025.


Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2025 atau KIMFest 2025 di Kota Tangerang menegaskan kembali peran penting KIM sebagai jembatan informasi publik yang menentukan keberhasilan program-program prioritas pemerintah di seluruh Indonesia. Melalui jaringan yang menjangkau hingga tingkat desa, KIM dinilai mampu memastikan manfaat kebijakan Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto dirasakan masyarakat secara merata.


Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya, dalam sambutannya pada Malam Anugerah KIMFest 2025 di Alun-alun Kota Tangerang, menyampaikan bahwa pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota KIM atas kontribusi strategis mereka dalam komunikasi publik nasional.


“Di era informasi yang bergerak begitu cepat, kehadiran KIM bukan hanya penting, tapi menentukan arah kualitas ruang publik kita. Saat ini, banyak program prioritas Prabowo Subianto yang manfaatnya langsung dirasakan. Agar informasi baik itu sampai dan dimanfaatkan masyarakat, di situlah kita butuh dukungan teman-teman KIM,” tegas Fifi.


Ia menambahkan bahwa peran KIM semakin krusial di tengah penetrasi internet Indonesia yang telah mencapai 80 persen atau setara 229 juta jiwa. Dengan pergeseran perilaku masyarakat yang kini banyak belajar, bekerja, dan berinteraksi melalui ruang digital, KIM menjadi aktor kunci dalam memastikan pesan pemerintah tersampaikan secara akurat dan tepat sasaran melalui berbagai kanal digital yang mereka kelola.


Selain menyosialisasikan program-program prioritas seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat, Fifi menekankan bahwa KIM memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga ruang digital tetap aman bagi anak. Ia mengingatkan bahwa 48 persen pengguna internet di Indonesia merupakan anak di bawah 18 tahun yang rentan terpapar konten berbahaya.


Sebab itu, pemerintah mendorong KIM berpartisipasi aktif dalam sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik Perlindungan Anak atau PP Tunas. Regulasi tersebut memastikan platform digital menyediakan lingkungan yang aman bagi generasi muda Indonesia. (AdF/Charlie)

 


Padang - Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB), Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd bangga. Pasalnya, dukungan Pemerintah Kota Padang untuk pendidikan semakin nyata. 


Bukti dukungan itu terlihat jelas ketika Pemerintah Kota Padang melakukan pengaspalan jalan menuju kampus tersebut. Rekrut UIN IB pun mengucapkan terimakasih. 


"Pemko Padang telah merealisasikan bantuan tahap pertama berupa pengaspalan jalan menuju gerbang kampus sepanjang 600 meter," ucap Rektor, kemarin. 


Diakui Rektor, dukungan ini telah memberikan dampak signifikan terhadap kenyamanan akses bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar. Jalan yang sebelumnya tidak rata, kini mulus tak berlubang. 


"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Padang atas perhatian dan dukungannya terhadap UIN Imam Bonjol Padang. Pengaspalan jalan menuju kampus ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memperlancar aktivitas akademik dan mobilitas sivitas kampus,” ujar Rektor.


Rektor menyebut, bantuan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.(AdF/Charlie)

 


SUMBARNET - Wali Kota Padang, Fadly Amran menuntut Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menjadi agen perubahan dalam hal menegakkan disiplin dan pelayanan terhadap masyarakat. 


Hal itu disampaikan Fadly Amran pada Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah Janji PN Formasi Ikatan Dinas Tahun 2024 dan Peyerahan SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu  di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (13/11/2025). 


"Sudah banyak yang diberikan negara kepada kita. Perbaiki niatan, jadi agen perubahan. Lihat kantor tidak bersih atau rapi dan jangan dibiarkan. Jadilah pembeda, disiplin kan diri," katanya. 


Terkait disiplin, dia menegaskan bahwa bekerja sesuai jam kerja menjadi sangat penting untuk memastikan pelayanan masyarakat dapat maksimal. 


"Jangan dikorupsi waktu kerjanya. Kalau aturannya bekerja 8 jam sehari, bekerja lah 8 jam. Selain itu, ASN juga harus selalu untuk masyarakat 24 jam, ini bentuk pengabdian," tegas Fadly Amran. 


Menurut dia, ASN juga tidak perlu sibuk nyari-nyari muka. Yang terpenting adalah menuntaskan pekerjaan sebaik mungkin. 


"Berikan yang terbaik karena kita selalu menjalanan sistem meritokrasi . Tidak perlu cari muka. Kalau dalam bekerja sudah maksimal, pimpinan akan mengetahui dan mengapresiasi," terangnya. 


Kepala BKPSDM Kota Padang, Mairizon menyebut, pada kesempatan ini ada 8 PNS Ikatan Dinas Tahun 2024 yang diambil sumpahnya dan penyerahan SK untuk 126 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemko Padang. (AdF/Taufik/Nindy/Wiki)

 


SUMBARNET - Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak generasi muda untuk lebih aktif di masa muda. Mencari pekerjaan sesuai kemampuan tanpa malas-malasan. 


Agar anak muda angkatan kerja mendapat pekerjaan, Pemko Padang menggelar kegiatan Padang Job Fair, 12-13 November 2025  Kegiatan ini merupakan ajang bursa kerja yang melibatkan puluhan perusahaan dan membutuhkan banyak pekerja. 


Sayangnya, dari sekian banyak anak muda, ada yang antipati dengan kegiatan Job Fair. Menganggap kegiatan ini hanya formalitas belaka. Ungkapan itu bahkan disampaikan melalui akun media sosial Wali Kota Padang.



"Siapa bilang job fair yang diadakan pemerintah hanya formalitas dan tidak ada peluang, saya sampaikan ini bukan buat anda, ini buat pencari kerja yang betul-betul ingin memperjuangkan masa mudanya," jelas Fadly Amran di Pembukaan Padang Job Fair 2025, di Gedung Youth Center, Rabu (12/11/2025). 


Kegiatan Padang Job Fair 2025 diikuti 2.000 pelamar kerja. Pencari kerja langsung bertemu dengan perwakilan perusahaan. Menyerahkan data diri dan melakukan wawancara awal di tempat. 



"Ada 1.141 formasi lowongan kerja yang berasal dari 44 perusahaan, tentu ini menarik," jelas Fadly. 


Wako menilai, job fair dapat memediasi antara pelamar (pencari kerja) dengan pemberi kerja. Apalagi saat ini cukup banyak lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri. 





"Ini sesuai dengan progran unggulan kita yakni Padang Melayani, salah satunya adalah pelatihan pencari kerja," ungkap wali kota.


"Jadi siapa bilang Job Fair hanya formalitas-formalitas, ini yang malas saja ini," tambahnya. (AdF/Charlie)

  


Padang – Pemerintah Kota Padang menggelar Latihan Kesiapsiagaan Bencana Gempa dan Tsunami, Rabu (5/11/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di 55 kelurahan itu berlangsung tanpa kendala.


Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan bahwa kegiatan latihan (drill) itu berjalan dengan lancar. Warga memahami apa yang dilakukan ketika gempa dan tsunami terjadi.


“Dua bulan kita persiapkan kegiatan ini, alhamdulillah semua berjalan lancar,” ungkap Fadly Amran di Hotel Santika, Padang, Rabu siang.


Kondisi Kota Padang pada Rabu pukul 10.00 WIB itu memang kondusif. Ketika sirene tanda gempa dibunyikan pada pukul 10.00 WIB, warga terutama di zona merah tsunami berlari ke titik kumpul.


Empat menit setelahnya, terdengar sirene tsunami. Warga berjalan cepat menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES), seperti di shelter maupun gedung bertingkat.


“Warga sudah memahami apa yang dilakukan ketika terjadi bencana,” ungkap Fadly.


Simulasi gempa dan tsunami berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Warga kemudian kembali beraktifitas seperti sediakala.(Charlie)