Tampilkan postingan dengan label Grand Zuri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grand Zuri. Tampilkan semua postingan

 


SUNBARNET.COM - Zuri Hotel Management sangat bangga mengumumkan dalam acara  Topping Off dimana Grand Zuri Hotel Padang akan segera re branding menjadi The ZHM PREMIERE Hotel & Convention sebagai hotel dengan standard bintang Lima terbaru. Saat ini masih dalam tahap finishing project pengembangan dan sekaligus mulai melakukan pengurusan perizinan untuk menjadi The PREMIERE Hotel.


Sebelumnya, Hotel ini telah beroperasi selama 8 tahun sejak akhir tahun 2012 yang lalu sebagai hotel bintang (4) dengan brand Grand Zuri Hotel Padang dan telah menjadi salah satu hotel pilihan terbaik di Kota Padang, Sumatera Barat.


Acara Topping Off yang tetap menerapkan protokol kesehatan, berlangsung secara sederhana dan bersahaja, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Komisaris PT ZHM, Ir. Nicodemus Kasan Kurniawan dengan didampingi Surni Yanti, General Manager The PREMIERE Hotel Padang dan Hermansyah sebagai Project Director The PREMIERE Hotel Padang.


Team kami telah siap dalam mendukung impian besar Owning Company untuk terus mengembangkan bisnisnya dan siap bersaing dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam era New Normal ini dengan telah selesainya pembangunan tahap 1 yaitu Grand Ballroom berkapasitas sampai’3.500 pax dan disupport oleh 10 ruangan meeting eksklusif,” ungkap Surni Yanti,General Manager The PREMIERE Hotel Padang. 


The PREMIERE Hotel Padang yang terletak di Jl. Thamrin No.27, Alang Laweh, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat, yang  berlokasi dekat dengan kawasan bisnis dan berbagai destinasi wisata seperti Pantai Padang, Gunung Padang dan Pantai Air Manis akan memiliki total 208 kamar, para tamu dapat menikmati pengalaman menginap yang tak terlupakan di kamar yang menawarkan kenyamanan dan pemandangan kota dengan laut dan gunung yang memukau.


The PREMIERE Hotel Padang  menyediakan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para tamu seperti Sky Lounge di lantai 12, restoran dengan layanan 24 jam, , health center, business center, meeting room, dan Wi-Fi dengan kualitas cepat di seluruh area hotel, Swimming Poll tertinggi di Sumatera Barat dan ballroom berkapasitas sebanyak 3.500 orang, terbesar dan termewah di Sumatera Barat, bahkan mungkin di Sumatera lanjut Surni Yanti, General Manager the PREMIERE.


" Kami harap The PREMIERE Hotel Padang  kini dengan standarisasi fasilitas hotel bintang lima (5) semakin memperkuat eksistensi hotel kami dengan fasilitas dan pelayanan yang lebih baik lagi bagi para tamu pebisnis maupun pelancong." jelas Surni Yanti, General Manager The PREMIERE Hotel Padang


The PREMIERE Hotel Padang  yang menyediakan fasilitas dan pelayanan hotel superior untuk memenuhi kebutuhan para tamu hotel. Lokasi hotel yang strategis dan mudah dijangkau menjadikan The PREMIERE Hotel Padang pilihan yang tepat bagi para pebisnis dan wisatawan.


Salah satu yang paling menarik dan menantang nantinya, kata Surni, adalah teras sky lounge The PREMIERE dimana lantainya akan dibuat dari kaca. Nah, disini nyali para pengunjung akan diuji ungkapnya sambil tersenyum. 


Siapa kira kira yang berani pertama kali kami mencoba berdiri diatas lantai kaca teras sky lounge The PREMIERE  by ZHM Padang sambil selfie? (**)


SUMBARNET.COM - Sebutan janda biasanya identik kepada perempuan tanpa suami, artinya perempuan yang sudah menikah lalu ditinggal mati atau cerai hidup oleh suaminya. Namun lain halnya dengan janda Grand Zuri Hotel Padang yang dimaksud.

Janda Grand Zuri Hotel Padang adalah kepanjangan dari Jawa Sunda yang dikemas menjadi sebuah menu makanan Sop. Yaitu perpaduan antara Sop Jawa dan Sop Sunda.

Hal ini diungkap oleh General Manager Grand Zuri Hotel Padang Surni Yanti ketika menjamu Aliansi Wartawan Independen Indonesia Provinsi Sumbar besutan Firman Wanipin dengan Sop Janda dalam acara silaturahmi dan temu ramah, pada Senen (14/7).

Surni Yanti menjelaskan bahwa Sop janda  merupakan menu makanan favorit Grand Zuri Hotel Padang. Bukan dari namanya saja yang fenomenal, cita rasa pedasnya juga sangat khas karena memakai cabe setan mentah dengan varian daging sapi tulang iga.

"Selama masa pandemi Covid-19 penjualan Sop Janda meningkat, karena bukan hanya tamu yang menginap saja yang memesan. Banyak juga tamu yang datang hanya untuk mencicipi Sop Janda ini saja", terang Surni Yanti.

Selain Sop Janda, ada juga menu Soprawan yaitu varian daging sapi tulang rawan, Sop Ikan Malin Kundang, Sop Ayam Siti Nurbaya dan masih banyak lagi disediakan menu favorit lainnya.

Surni Yanti menegaskan bahwa Grand Zuri Hotel Padang telah menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah didalam menghadapi new normal.

"Seluruh karyawan telah melakukan tes swab dan hasilnya semua negatif. Disamping itu kita juga telah mengantongi sertifikat bebas Covid-19", tegas Surni Yanti.

Ketua AWII Sumbar Firman Wanipin menyebut, "sungguh sangat luar biasa hot sekali rasa Sop Janda Grand Zuri Hotel Padang ini, jadi bagi Bapak Ibu yang penasaran dengan rasa Sop Janda ini silahkan datang langsung ke Grand Zuri Hotel Padang dijalan Alang Lawas Padang atau bisa dipesan melalui kontak person restoran hotel, dijamin maknyus", sebutnya didampingi Wakil Ketua Ad Firma.(MC-AWII Sumbar)

SUMBARNET.COM - Ketika maraknya Covid-19 beberapa waktu yang lalu di Kota Padang, sehingga membuat para tenaga medis Rumah Sakit M Djamil menjadi kewalahan mengurusi para pasien. Para tenaga medis yang berkontak langsung dengan pasien tersebut tentu rentan tertular.

Oleh sebab itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak merebak, ketika itu managemen Grand Zuri Hotel Padang berniat baik untuk membantu Pemerintah Kota Padang akan menyediakan tempat isolasi bagi tenaga medis.

"Alhamdulillah hal itu urung dilakukan, karena Covid-19 di Kota Padang kian hari terus menurun. Kita patut bersyukur mudah - mudahan tidak terjadi lagi di Indonesia khususnya di Padang Sumatera Barat", sebut General Manager Grand Zuri Hotel Padang Surni Yanti.

Surni Yanti mengatakan, "Grand Zuri Hotel Padang telah mengatongi sertifikat bebas Covid-19. Seluruh karyawan dilakukan rapid test dan alhamdulillah hasilnya negatif sehingga aman dari Covid-19", katanya.

PT Zuri Hotel Managemen memiliki 22 hotel tersebar di seluruh Indonesia, terus mengupdate perkembangan Covid-19. Pihak managemen pusat terus mewanti agar berhati-hati dan mengikuti protokol kesehatan.

"Grand Zuri Hotel Padang sangat peduli terhadap dampak Covid-19. Diketahui seminggu sebelum pemerintah Provinsi Sumbar dan Kota Padang menerapkan PSBB, pihak managemen hotel telah membagikan sebanyak 350 paket sembako, masker dan lainnya," jelas Surni Yanti.(AdF)

SUMBARNET.COM - Grand Zuri Hotel Padang mendapatkan sertifikat bebas COVID-19 setelah seluruh karyawannya menjalani PCR Swab test kemaren, dan hotel ini diberikan stiker tanda pegawainya sudah bebas COVID-19 sehingga bisa dilihat oleh tamu hotel.

Wakil President IMA Chapter Padang sekaligus GM Grand Zuri Hotel Padang, Surni Yanti menyebutkan PCR Swab test untuk pegawai hotel itu sudah dilakukan sejak Senin (29/6). Termasuk  di Grand Zuri Hotel Padang

"Rata rata seluruh hotel di sumbar mengirimkan karyawannya untuk mengikuti PCR Swab Test hari ini. Sesuai jadwal, pemeriksaan tuntas sore ini untuk total 23 hotel di Sumbar," sebutnya.

Selain komitmen untuk mengikuti PCR Swab test bagi seluruh karyawan 23 hotel itu, menurut dia juga berkomitmen untuk memberikan layanan dengan standar protokol kesehatan terkait COVID-19.

Standar itu diantaranya pengukuran suhu tubuh bagi tamu dan wisatawan yang datang, mancuci tangan dengan fasilitas yang telah disediakan hotel, dan senantiasa menggunakan masker di tempat umum.

"Kita berupaya semaksimal mungkin ikut berkontribusi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Sumbar tanpa mengurangi kualitas pelayanan," katanya.

Sektor pariwisata di Sumbar mulai menggeliat kembali pada era normal baru dengan tidak adanya pembatasan bepergian antar daerah, meski harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Gelombang wisatawan mulai datang tidak saja lokal dalam daerah atau provinsi, tetapi mulai ada dari luar provinsi dari Jakarta bahkan luar negeri yang ingin menjajal surving di ombak Mentawai.

"Selain mendapatkan sertifikat, hotel ini juga diberikan stiker tanda pegawainya sudah bebas COVID-19 sehingga bisa dilihat secara kasat mata oleh tamu hotel," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial di Padang, pada Selasa (30/06).

Ia menjelaskan hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu hotel dan wisatawan yang hendak menginap di Sumbar dalam konteks wisata bebas COVID-19 yang sedang digeliatkan provinsi itu.

Hotel yang telah mendapatkan sertifikat bebas COVID-19 itu masing-masing Grand Zur, Pangeran Beach, Pangeran City, Hotel UNP, Amaris, Daima, Whiz Prime, Rocky Plaza, ION Hotel Padang, Kemudian, Fave, Ibis, Hotel Padang, Hayam Wuruk, dan Mercure.

Lalu, Kryad Bumiminang, Parkside Nuansa Maninjau, The Axana, Grand Inna, Bunda, Cavery Beach, Mariani Hotel, Oxville, dan Imelda.

Novrial menyebut pemerintah daerah tidak memaksa wisatawan untuk menginap pada hotel-hotel tersebut, tetapi memberikan alternatif kepada wisatawan. Kalau ingin menginap di hotel "bebas" COVID-19, pilihan itu tersedia di Sumbar.

Wakil President IMA Chapter Padang sekaligus GM Grand Zuri Hotel Padang, Surni Yanti menyebutkan PCR Swab test untuk pegawai hotel itu sudah dilakukan sejak Senin (29/6). Termasuk  di Grand Zuri Hotel Padang

"Ada delapan hotel yang mengirimkan seluruh karyawannya untuk mengikuti tes swab hari ini. Sesuai jadwal, pemeriksaan tuntas sore ini untuk total 23 hotel di Sumbar," sebutnya.

Selain komitmen untuk mengikuti PCR Swab test bagi seluruh karyawan 23 hotel itu, menurut dia juga berkomitmen untuk memberikan layanan dengan standar protokol kesehatan terkait COVID-19.

Standar itu diantaranya pengukuran suhu tubuh bagi tamu dan wisatawan yang datang, mancuci tangan dengan fasilitas yang telah disediakan hotel, dan senantiasa menggunakan masker di tempat umum.

"Kita berupaya semaksimal mungkin ikut berkontribusi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Sumbar tanpa mengurangi kualitas pelayanan," katanya.(AdF/Wanipin)

SUMBARNET.COM - Kondisi ekonomi masyarakat kalangan bawah kian melemah akibat wabah virus corona yang semakin meluas di Sumatera Barat. Apalagi sejak pemerintah menerapkan kebijakan untuk Work From Home (WFH), serta persiapan PSBB Di Sumatera Barat dan tentunya kebijakan tersebut berdampak pada penghasilan para pekerja informal menjadi menurun

Melihat kondisi tersebut, Grand Zuri Hotel Padang membagikan sejumlah bantuan sembako kepada 320 Kepala Keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 di lingkungan Grand Zuri Hotel Padang. Pembagian tersebut di salurkan bagi warga di RW 04 RW 05 Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Senen (31/4) kemarin.

General Manager Grand Zuri Hotel Padang yang diwakili oleh Manager Room Division,  Sugianto  mengatakan, sebanyak 320 paket Sembako yang berisi bahan kebutuhan pokok telah di salurkan bagi warga yang berada di lingkungan Grand Zuri Hotel Padang.

“Karena yang dibutuhkan warga saat ini sembako untuk makan keluarganya. Banyak warga yang tidak kerja karena wabah corona apalagi rabu depan sumbar di tetapkan PSBB. Dan tentunya akan berdampak, biasanya dagang di sekolah, ada yang kerja serabutan, sekarang udah engga kerja,” terangnya.

Penyaluran di lakukan dengan door to door,\ dan ada yang juga jemput ke Hotel,  hal ini dilakukan sesuai dengan imbauan pemerintah yaitu physical distancing atau menjaga jarak. Melalui bantuan tersebut, Sugianto berharap bisa membantu masyarakat yang terdampak.

“Supaya bisa meringankan perekonomian dan mudah-mudahan bisa mencukupi untuk makan keluarga dan anak-anaknya,” harapnya.

Bantuan ini merupakan aksi sosial Grand Zuri Hotel Padang  dengan menyalurkan bantuan berupa  320 paket sembako kepada warga Kelurahan Alang Laweh RW.04 Dn RW 05 dan masyarakat sekitarnya.

 “Saya ucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu dari  Management Zuri Hotel Management, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang berdampak secara sosial dan ekonomi. Semoga bapak ibu Grand Zuri Hotel dilimpah rezekinya dan  terindar dari wabah virus Corona ini,” ucap Asrul, usai menerima bantuan.

"Kita berharap bisa terus memberi dampak positif untuk masyarakat Di lingkungan Grand Zuri Hotel Padang. semoga semakin banyak dukungan dan manfaat yang bisa kami berikan," tutup Sugianto .(AdF/Firman Wanipin)