Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - PT Adhi Karya (Persero) Tbk optimistis prospek bisnis konstruksi nasional sepanjang 2026 masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan yang terus berlanjut dinilai membuka peluang pertumbuhan bagi industri konstruksi, terutama untuk mendukung program prioritas pemerintah.


Direktur Utama Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago, mengatakan kebutuhan pembangunan nasional tetap terbuka di tengah berbagai dinamika bisnis yang terjadi saat ini. Menurutnya, pembangunan masih dibutuhkan untuk mendukung konektivitas, pengembangan kawasan, hilirisasi dan industrialisasi, transportasi, sumber daya air, hingga fasilitas publik.


"Kami melihat prospek bisnis konstruksi nasional masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan di Indonesia tetap terbuka dan sejalan dengan program pemerintah melalui Asta Cita," kata Moeharmein saat wawancara bersama CNBC Indonesia pada Selasa, (6/10/2026).


Ia menjelaskan, program pemerintah yang berfokus pada swasembada pangan, energi dan air, hilirisasi, industrialisasi, serta penguatan sumber daya manusia mendorong kebutuhan pembangunan berbagai infrastruktur strategis.


Kebutuhan tersebut antara lain pembangunan pabrik pupuk, smelter, Sekolah Rakyat, bendungan, jaringan irigasi, serta berbagai fasilitas pendukung sektor perikanan dan pertanian seperti tambak garam, tambak ikan, dan tambak udang.


Sebagai BUMN konstruksi, Adhi Karya memastikan kesiapan perusahaan mendukung pembangunan nasional melalui kompetensi engineering dan konstruksi yang dimiliki. Perusahaan saat ini terlibat dalam berbagai proyek strategis seperti pembangunan Sekolah Rakyat tahap pertama dan kedua, Jalan Tol Solo–Yogyakarta, Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, kampung nelayan, bendungan, serta proyek-proyek hilirisasi dan industrialisasi berbasis Engineering, Procurement and Construction (EPC).


Moeharmein mengatakan, sejalan dengan arahan Danantara, BUMN konstruksi diarahkan untuk kembali fokus pada bisnis inti atau back to core business. Langkah tersebut bertujuan menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas.


"Pengembangan bisnis tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas dan kesehatan bisnis itu sendiri. Bagi Adhi Karya, yang penting adalah bagaimana peluang tersebut dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan yang berkualitas dengan memperkuat core business dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan," ujarnya.


Dari sisi kinerja, hingga akhir Agustus 2026 Adhi Karya membukukan kontrak baru sekitar Rp8,9 triliun. Sebanyak 92 persen dari nilai tersebut berasal dari lini Engineering and Construction yang menjadi tulang punggung bisnis perusahaan.


Saat ini Adhi Karya mengelola sekitar 117 proyek aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Proyek tersebut mencakup sektor infrastruktur, gedung, perkeretaapian, energi, industri, hingga proyek tanggap darurat di Aceh dan Sumatera Utara.


Menurut Moeharmein, fokus perusahaan saat ini adalah memastikan setiap proyek yang diambil sesuai dengan kompetensi perusahaan, memiliki risiko yang terukur, struktur kontrak yang sehat, serta dapat diselesaikan secara optimal.


"Kami tidak hanya fokus mendapatkan kontrak, tetapi juga memastikan proyek dapat dijalankan secara sehat, berkualitas, dan berkelanjutan sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pembangunan nasional," katanya. (***)

 


Jakarta, — Tim Nasional Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda dari tribun kehormatan stadion.


Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Indonesia memecah kebuntuan melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Iklas Sanron pada menit ke-87.


Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu. Thailand berbalik unggul melalui gol Peerapol Chamrasamee pada menit ke-111. Indonesia kembali menunjukkan semangat juang dengan menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Elkan Baggott pada menit ke-116.


Skor imbang bertahan hingga 120 menit pertandingan berakhir. Penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti. Indonesia tampil lebih tenang dan sukses memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 untuk memastikan gelar juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.


Keberhasilan tersebut menjadi catatan sejarah bagi sepak bola nasional. Indonesia menjadi negara pertama yang mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup sejak turnamen tersebut digelar di bawah naungan FIFA.


Dalam keterangannya seusai pertandingan, Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga atas perjuangan yang ditunjukkan para pemain sepanjang laga.


"Saya sangat gembira dan bangga melihat perjuangan Tim Nasional Indonesia. Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah hingga akhir pertandingan. Ini menjadi catatan sejarah bagi Indonesia di kompetisi internasional yang diselenggarakan FIFA," ujar Presiden Prabowo.


Kemenangan ini disambut meriah oleh puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno. Gelar juara tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan menambah kepercayaan diri skuad Garuda dalam menghadapi kompetisi internasional berikutnya. (***)

 


SUMBARNET - Jenderal Pol Suyudi Ario Seto Kapolri menegaskan akan meningkatkan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta mendekatkan kepolisian dengan masyarakat.


Komitmen tersebut disampaikan Suyudi seusai dilantik sebagai Kapolri yang baru oleh Prabowo Subianto Presiden RI di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).


Dalam kepemimpinannya, Suyudi menyebut peningkatan pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil menjadi salah satu prioritas. Ia ingin polisi semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat sesuai program kerja yang diusungnya, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.


“Sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat, dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka harkamtibmas,” ujarnya.


Ia juga akan melanjutkan kebijakan pimpinan sebelumnya yang dinilai masih baik, sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih membutuhkan pembenahan.


Suyudi mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan setelah menjabat adalah konsolidasi internal.  Konsolidasi internal itu dilakukan untuk melihat berbagai persoalan yang perlu segera ditangani dan menentukan prioritas Polri ke depan.


Menurutnya, langkah tersebut tetap mengacu pada strategi besar Polri yang mencakup program jangka pendek, menengah, dan panjang.


Sementara terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, Suyudi mengatakan Presiden memberikan atensi terhadap penanganan narkotika, penyelundupan, judi online, serta masalah lain yang menimbulkan keresahan.


Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” jelasnya.


Suyudi juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri sebelumnya atas bimbingan selama perjalanan kariernya, serta kepada Presiden yang telah memberikan amanah kepadanya untuk memimpin Korps Bhayangkara. (**)



SUMBARNET - Presiden Prabowo Subianto telah melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Suyudi dan Sigit punya kesamaan, yakni pernah menjabat Kapolda Banten.


Dirangkum detikcom, Kamis (1/10/2026), Sigit lebih dulu menjabat Kapolda Banten dibanding Suyudi. Sigit ditunjuk sebagai Kapolda Banten saat dirinya masih berpangkat Kombes pada 2016.


Sigit kemudian naik pangkat menjadi brigjen. Saat itu, Polda Banten, yang tipe B, masih dipimpin oleh seorang brigjen.


Pada 2018, Sigit mendapat promosi jabatan di lingkungan Polri. Dia diangkat sebagai Kadiv Propam Polri dan pangkatnya naik menjadi irjen.


Karier Sigit terus melesat. Mantan ajudan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ini dipercaya sebagai Kabareskrim pada 2019.


Sigit kemudian dilantik Jokowi sebagai Kapolri pada 2021. Sigit tetap dipercaya sebagai Kapolri saat Presiden Prabowo Subianto mulai menjabat sejak 2024.


Sc : Detik

 


SUMBARNET - DPR menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat paripurna DPR, Kamis (1/10/2026).

 

Persetujuan tersebut diambil setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman membacakan laporan hasil pembahasan pemberhentian Listyo, sekaligus hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi.


Apakah laporan Komisi III DPR atas hasil pembahasan pemberhentian dengan hormat Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri dapat disetujui?,” ujar Puan saat memimpin rapat paripurna, Kamis.


Setelah itu, Puan meminta persetujuan peserta rapat terkait pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.


Selanjutnya kami meminta persetujuan pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, apakah dapat disetujui?,” kata Puan. “Setuju,” jawab peserta rapat.


Listyo Sigit Jadi Kapolri Terlama Kedua 


Penunjukkan dan pengangkatan Suyudi menjadi akhir bagi Listyo di posisi tertinggi Korps Bhayangkara. Listyo Sigit sendiri merupakan nama kedua yang paling lama menjabat sebagai Kapolri setelah Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.


Ia sudah menjabat sejak pelantikannya 27 Januari 2021. Artinya per Kamis (1/10/2026), Listyo Sigit sudah menjabat sebagai pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara selama 5 tahun, 8 bulan, 4 hari. 


Ia pertama kali dilantik oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (27/1/2021). Masa jabatan yang mencapai lima tahun lebih juga membuat Listyo Sigit menjadi Kapolri terlama sepanjang era Reformasi.


Ia melampaui Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar yang memimpin Polri sejak 29 November 2001 hingga 7 Juli 2005. Listyo Sigit juga sudah melalui dua masa kepresidenan, yakni Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto.


Bakal Digantikan Suyudi 


Adapun pada Kamis (1/10/2026), DPR menerima surat presiden (surpres) terkait pengusulan nama Suyudi sebagai calon Kapolri. Dalam surpres tersebut juga memuat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri.


Setelah rapat paripurna pembacaan surpres pada Kamis pagi, Suyudi langsung menjalani fit and proper test di Komisi III. Dalam forum tersebut, ia memaparkan visi, misi, dan programnya sebagai calon Kapolri yang diusulkan Prabowo.

 

Setelah proses tersebut, nama Suyudi langsung dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disepakati sebagai Kapolri. 


“Selanjutnya kami meminta persetujuan pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, apakah dapat disetujui?,” kata Puan.


Usai rapat paripurna, Puan mengatakan bahwa Suyudi akan dilantik sebagai Kapolri oleh Prabowo pada Kamis (1/10/2026) siang. "Insyaallah setelah dzuhur calon Kapolri akan segera dilantik oleh Bapak Presiden," ujar Puan di Gedung DPR RI, Kamis. 


Puan mengatakan, dirinya akan menandatangani hasil penetapan DPR tersebut sebagai Ketua DPR. Setelah itu, surat tersebut akan dikirimkan kepada Presiden.


Tidak lupa, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Suyudi setelah DPR menyetujui pengangkatannya sebagai Kapolri.

 

"Pimpinan dewan mengucapkan selamat kepada calon kapolri semoga saudara dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, profesional, berintegritas, dan amanah. Alhamdulillah semua berjalan baik dan lancar," kata Puan.


Source : kompas



SUMBARNET - Empat perusahaan manajemen investasi BUMN resmi dikonsolidasikan di bawah PT Danantara Asset Management (PT DAM). Penggabungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Akta Penggabungan PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, dan PT PNM Investment Management di Jakarta, Senin (28/9/2026).


Langkah ini menjadi bagian dari transformasi industri pengelolaan investasi nasional yang diinisiasi Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) dan Danantara Indonesia. Konsolidasi tersebut menyatukan keahlian, jaringan distribusi, serta kapabilitas investasi dari empat perusahaan untuk membentuk institusi manajemen investasi nasional yang lebih kuat dan kompetitif.


Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyebut penggabungan ini merupakan awal dari proses transformasi yang lebih besar. Menurutnya, keberhasilan konsolidasi tidak hanya ditentukan oleh penggabungan entitas bisnis, tetapi juga penyelarasan budaya kerja, tujuan, dan sistem pengelolaan sumber daya manusia.


“Ini awal sebuah proses panjang yang akan kita lakukan. Kita harus memiliki prinsip yang sama, mindset yang sama, tujuan yang sama, sehingga seluruh organisasi bergerak dalam arah yang sama,” kata Dony.


Ia menegaskan perusahaan hasil penggabungan harus segera membangun sistem pengelolaan SDM yang profesional dan berkeadilan. Langkah tersebut meliputi pelaksanaan evaluasi jabatan, penentuan ukuran jabatan, penyusunan sistem grading, matriks kompetensi, hingga standar kebutuhan setiap posisi.


“Lakukan job evaluation, tentukan job sizing, bangun grading system, kompetency matrix, dan job requirement yang jelas sehingga semua orang diperlakukan secara fair,” ujarnya.


Selain memperkuat tata kelola dan pengembangan SDM, perusahaan hasil konsolidasi juga diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi serta menerapkan standar pengelolaan investasi yang berdaya saing global.


Dony optimistis Danantara Asset Management dapat berkembang menjadi pemain global di industri investasi. Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa jaringan distribusi yang luas dan basis pasar yang kuat.


“Kita harus menjadi global player. Kalau perusahaan asing bisa menjadi hebat, kita juga harus bisa menjadi hebat. Apalagi kita memiliki jaringan distribusi yang sangat besar,” tegasnya.


Melalui konsolidasi ini, pemerintah berharap lahir institusi manajemen investasi nasional yang lebih kuat, berstandar global, serta mampu bersaing dengan pelaku industri investasi di tingkat regional maupun internasional. (***)



SUMBARNET - Surya Tri Harto resmi mendapat amanah sebagai Wakil Direktur Utama II PT Pertamina Patra Niaga. Kabar tersebut diketahui melalui unggahan akun Instagram Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (DPP KATUA).


Dalam unggahannya, DPP KATUA menyebut Surya Tri Harto merupakan alumni Teknik Sipil Universitas Andalas angkatan 1985 yang kini dipercaya menduduki salah satu posisi strategis di lingkungan Pertamina Group.


"Selamat dan Sukses. Hidup TEKNIK! DPP KATUA mengucapkan selamat dan sukses kepada Uda Surya Tri Harto S85 (Alumni Teknik Sipil 1985) dalam mengemban amanah sebagai Wakil Direktur Utama II PT Pertamina Patra Niaga," tulis DPP KATUA dalam unggahannya, dikutip Rabu (30/9/2026).


Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, membenarkan informasi tersebut.


"Kalau itu ya benar," ujar Roberth saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026) dikutip dari CNBC Indonesia.


Surya Tri Harto dikenal sebagai profesional senior yang telah berkarier lebih dari tiga dekade di lingkungan Pertamina Group. Pengalamannya mencakup sektor energi, logistik, pelayaran, hingga pengelolaan rantai pasok.


Dari sisi pendidikan, Surya Tri Harto memiliki rekam jejak akademik yang panjang. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Andalas, kemudian melanjutkan studi Magister Teknik Sipil di Universitas Indonesia. Setelah itu, ia memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Gadjah Mada.


Selain pendidikan formal, Surya Tri Harto juga mengikuti berbagai program pengembangan kepemimpinan internasional. Di antaranya General Management Program di Harvard Business School pada 2012 serta Global Executive Development Program hasil kerja sama Pertamina dan INSEAD Singapura pada 2014.


Pada September 2026, Surya Tri Harto juga diketahui telah menyandang gelar Doktor (Dr.), menambah daftar capaian akademiknya.


Karier Surya Tri Harto di Pertamina dimulai sebagai engineer staff pada 1994. Seiring waktu, ia dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Business Development Manager hingga Supply Chain Management & Infrastructure Manager.


Ia kemudian menjabat Vice President Ship Chartering & Performance pada periode 2019–2020. Selanjutnya, Surya Tri Harto dipercaya sebagai Vice President Product and Petrochemical Operation sebelum menduduki jabatan Direktur Human Capital & Corporate Services PT Pertamina International Shipping (PIS).


Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi Direktur Utama PT Pertamina International Shipping. Pada September 2026, ia kembali mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Utama II PT Pertamina Patra Niaga.


Sebagai alumni Teknik Sipil Universitas Andalas angkatan 1985, Surya Tri Harto juga dikenal aktif dalam jejaring alumni teknik dan komunitas Minangkabau. Pengangkatannya sebagai Wakil Direktur Utama II PT Pertamina Patra Niaga mendapat perhatian dan apresiasi dari kalangan alumni Universitas Andalas, khususnya KATUA.


Dengan pengalaman panjang di sektor energi dan logistik serta latar belakang akademik yang kuat, Surya Tri Harto diharapkan dapat memperkuat kinerja dan transformasi bisnis Pertamina Patra Niaga ke depan. (***)



SUMBARNET – PT Integrasi Aviasi Solusi / InJourney Aviation Services (IAS), perusahaan penyedia layanan aviasi terintegrasi di Indonesia, bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)  memperkuat ekosistem layanan aviasi melalui integrasi Joumpa, layanan airport assistance  yang dikelola oleh PT Gapura Angkasa (Gapura) sebagai anak usaha IAS, ke dalam aplikasi wondr by BNI. 


Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Mobile Banking Integration  antara IAS dengan BNI pada 30 September 2026 di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. 


Melalui integrasi ini, nasabah wondr by BNI kini dapat mengakses dan melakukan pemesanan layanan Joumpa secara lebih mudah melalui kanal digital.


*Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis* ,  menyampaikan bahwa kolaborasi IAS dan BNI adalah sebuah langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan aviasi bernilai tambah sekaligus mendorong transformasi pengalaman pelanggan.


“Kebutuhan pelanggan terhadap layanan perjalanan terus berkembang. Pelanggan tidak hanya membutuhkan konektivitas, tetapi juga pengalaman perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan seamless. Melalui integrasi Joumpa ke dalam wondr by BNI, kami ingin mendekatkan layanan airport assistance kepada pelanggan melalui kanal digital yang mereka gunakan sehari-hari. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen IAS untuk terus menghadirkan inovasi layanan melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas ekosistem,” ujar Muchdian Muchlis .


Sementara itu, *Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies* , menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BNI dan IAS dalam menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi bagi nasabah.


"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi nasabah BNI dalam mengakses layanan airport assistance  Joumpa langsung melalui wondr by BNI. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas layanan yang dapat diakses melalui kanal digital BNI, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan nasabah," ujar Corina.


Joumpa menghadirkan layanan airport assistance  yang dirancang untuk memberikan pendampingan dan kemudahan bagi pelanggan selama berada di bandara. Layanan tersebut mencakup personal assistant serta penjemputan dan pengantaran di bandara, dengan dukungan kapabilitas operasional dan hospitality dari Gapura Angkasa.


Ke depan, IAS dan BNI akan terus membuka peluang kolaborasi dan inovasi untuk menghadirkan solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman. (**)

 


SUMBARNET - Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, menegaskan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukanlah proses yang bersifat basa-basi atau sekadar formalitas belaka. Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan wartawan yang berkualitas sama tingginya dengan kebutuhan akan kehadiran media yang profesional guna menyehatkan demokrasi.


Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Teguh Santosa dalam sambutannya pada pembukaan acara UKW hasil kerja sama JMSI dan Pikiran Rakyat di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, 30 September 2026. Hadir dalam acara Ketua Dewan Pers, Profesor Komarudin Hidayat, serta jajaran penguji dan peserta.


Teguh menekankan pentingnya sinergi antara wartawan berkualitas dan media profesional agar pers nasional mampu menjadi pilar demokrasi yang sehat. 


“Mestinya, wartawan yang berkualitas dan media profesional ini dapat berjalan seiring, sehingga pers nasional kita benar-benar berkualitas dan mampu menyehatkan demokrasi, bukan sekadar memproduksi kebisingan,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, ia menyoroti tantangan besar industri media akibat masifnya penyebaran kabar bohong (hoaks) dan ujaran kebencian seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI). Isu ini bahkan telah menjadi sorotan serius para pemimpin dunia dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Kini berkembangan desakan agar pengembang AI tunduk pada hukum internasional.


Lebih jauh, Teguh mengungkapkan kekhawatiran global terhadap pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan AI yang mulai merambah sektor keamanan strategis. Ia mencontohkan pembahasan dalam perjanjian internasional penangkalan senjata nuklir (Non-Proliferation Treaty) mengenai potensi risiko pengambilan keputusan darurat perang yang dikendalikan secara otomatis oleh sistem mesin.


“Ada kekhawatiran  jika suatu saat nanti keputusan untuk mendefinisikan ancaman dan menyatakan perang dikendalikan oleh sistem AI, hal itu bisa berakibat fatal,” ungkapnya.


Menghadapi kompleksitas ruang digital saat ini, Teguh memandang pentingnya kehadiran wartawan cerdas yang gemar melakukan riset mendalam. Budaya riset ini diyakini mampu menyelamatkan masyarakat dari jebakan optik algoritma atau yang diistilahkan sebagai algo-sapiens. 


“Jika wartawannya rajin meriset, secara teoretis masyarakat akan selamat dari jebakan optik algoritma atau yang oleh Prof. Komaruddin disebut sebagai algo-sapiens,” jelasnya.


Kendati demikian, mitigasi di tingkat hilir saja belum cukup, sebab diskursus di dunia nyata dan dunia maya kini sudah tidak sejalan akibat maraknya akun anonim. Ia mengibaratkan situasi disrupsi informasi ini seperti tsunami yang mengotori seluruh sumber air, di mana masyarakat akan tetap mencari air bersih.


Sebagai langkah mitigasi yang komprehensif, Teguh melontarkan gagasan krusial mengenai penataan ruang digital. Ia mengusulkan pemberlakuan kebijakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk satu akun media sosial agar aktor di dunia maya dan dunia nyata menjadi selaras. 


“Salah satu bentuk mitigasi yang mungkin kontroversial—dan mohon maaf jika keliru, tetapi tetap perlu saya suarakan—adalah pemberlakuan kebijakan satu NIK untuk satu akun media sosial,” tuturnya.


Meski gagasan tersebut berisiko memicu perdebatan terkait kebebasan berpendapat, Teguh menegaskan bahwa substansi persoalannya terletak pada manipulasi algoritma yang kerap mengeksploitasi emosi publik. 


“Persoalan sesungguhnya bukanlah tentang kebebasan itu, melainkan bagaimana algoritma saat ini secara manipulatif memilihkan konten-konten tertentu... sehingga energi publik habis hanya untuk membahas hal tersebut,” tambahnya.


Menutup pernyataannya, Dr. Teguh Santosa berharap para wartawam yang mengikuti uji kompetensi dapat terus merawat idealisme dalam menyajikan informasi berkualitas di tengah arus optik algoritma media sosial. []

 


China – Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Indonesia, Insannul Kamil, melakukan kunjungan ke Sun Yat-sen University (SYSU), China, Kamis (24/9/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan terkait perkembangan teknologi terkini di bidang engineering.


Dalam agenda exchange meeting tersebut, Insannul Kamil berkesempatan meninjau langsung berbagai fasilitas laboratorium, peralatan riset, serta teknologi maju yang dikembangkan oleh SYSU. Sejumlah inovasi berbasis digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi perhatian, termasuk teknologi Automatic Road Analyzer dan berbagai aplikasi pendukung riset lainnya.


Insannul Kamil yang juga dosen senior Fakultas Teknik Universitas Andalas berdiskusi dengan para profesor dan akademisi SYSU mengenai tren riset serta penerapan teknologi terbaru di China, khususnya yang berkaitan dengan sektor konstruksi, infrastruktur, dan pengembangan kota pintar (Smart City).


Dalam pertemuan tersebut, Insannul Kamil menyampaikan harapannya agar kerja sama riset antara perguruan tinggi di Indonesia dan China dapat terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mendukung pengembangan teknologi, pertukaran pengetahuan, serta penerapan inovasi di bidang konstruksi dan infrastruktur.


“Diskusi yang dilakukan berkembang menjadi ruang saling berbagi pengalaman riset di China dan Indonesia, sekaligus membuka kesempatan terhadap pemanfaatan teknologi maju untuk mendukung pengembangan konstruksi dan infrastruktur di masa depan,” ujar Insannul Kamil.


Selain menjabat Ketua LPJK Indonesia, Insannul Kamil juga merupakan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Kerja Sama Pengembangan SDM Profesi Teknik dan Industri serta Ketua Badan Keahlian Mesin Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII).


Pada kesempatan itu, ia mengajak para profesor dan akademisi SYSU untuk membangun kolaborasi riset bersama. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pengembangan teknologi, tetapi juga peluang penyusunan standar-standar baru di bidang engineering, khususnya konstruksi dan infrastruktur.


Kolaborasi tersebut diharapkan melibatkan perguruan tinggi di Indonesia dan China, badan sertifikasi, KADIN Indonesia, pusat pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, serta asosiasi profesi dan badan usaha terkait. Ajakan LPJK Indonesia tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Sun Yat-sen University sebagai langkah awal memperkuat sinergi riset dan inovasi kedua negara. (***)

 


Jembrana, – PT Nindya Karya (Persero) resmi memulai pelaksanaan pekerjaan konstruksi Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Kabupaten Jembrana, Bali, yang ditandai dengan kegiatan groundbreaking, Selasa (29/9/2026).


Proyek strategis ini menjadi bagian dari Program Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I (IDN-1055) yang bertujuan memperkuat infrastruktur perikanan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi maritim di Bali dan kawasan sekitarnya.


Kegiatan groundbreaking dihadiri langsung Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Bali I Wayan Koster, serta jajaran manajemen PT Nindya Karya (Persero), yakni Direktur Utama Firmansyah, Direktur Operasi I Fatchurrohman, dan SVP Infrastruktur II Bambang Asmoro.


Sebagai kontraktor pelaksana, Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, ketepatan waktu, dan penerapan teknologi konstruksi modern.


Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, mengatakan pihaknya siap mendukung pengembangan kawasan perikanan modern yang terintegrasi melalui pembangunan infrastruktur berkualitas.


"Nindya Karya berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, ketepatan waktu, serta penerapan teknologi konstruksi. Kehadiran Nindya Karya dalam pengembangan PPN Pengambengan menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung penguatan infrastruktur perikanan dan pertumbuhan ekonomi maritim nasional," ujar Firmansyah.


Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan bahwa Pengambengan dipilih sebagai pusat pengembangan perikanan karena Pelabuhan Benoa dinilai tidak lagi ideal untuk pengembangan pelabuhan perikanan skala besar.


"Pengambengan kita pilih untuk dikembangkan menjadi pusat perikanan karena Pelabuhan Benoa sudah tidak ideal untuk pengembangan pelabuhan perikanan. Kita ingin membangun Pengambengan menjadi pelabuhan yang modern, tertata dengan baik, dan terintegrasi," kata Trenggono.


Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Menurutnya, proyek ini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat Bali.


"Saya mewakili masyarakat Bali mengucapkan terima kasih karena telah mewujudkan program ini, ini yang pertama dan terbesar di Indonesia. Program ini akan meningkatkan perekonomian dan perikanan di Bali," ujar Koster.


Pengembangan PPN Pengambengan mencakup pembangunan berbagai fasilitas yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur pelabuhan seperti dermaga, wharf, jetty, slipway, breakwater, dan revetment. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas perikanan berupa tempat penanganan ikan, cold storage, pabrik dan gudang es, hingga pasar ikan modern.


Fasilitas pendukung lainnya meliputi perbengkelan, gudang docking kapal, bengkel perbaikan jaring, SPBN, serta berbagai layanan penunjang operasional pelabuhan.


Melalui pengembangan ini, PPN Pengambengan diharapkan menjadi ekosistem perikanan terpadu yang menghubungkan aktivitas pendaratan ikan, pengolahan hasil tangkapan, pemasaran, hingga kegiatan industri. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional serta memberikan manfaat langsung bagi nelayan dan masyarakat sekitar. (***)

 


Jakarta, – Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama Perum Perhutani mengajak masyarakat menjaga dan merawat hutan karena manfaatnya dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.


Ajakan itu disampaikan melalui unggahan resmi Instagram BUMN @bumn_id yang menyoroti pentingnya hutan bagi keberlangsungan hidup manusia, mulai dari penyediaan air, udara bersih, hingga habitat berbagai jenis tumbuhan dan satwa.


Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa meskipun tidak semua masyarakat tinggal di kawasan hutan, manfaat hutan tetap dirasakan setiap hari. Hutan berperan menjaga tata air, menyerap dan menyimpan karbon, menjaga kualitas lingkungan, serta menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya.


"Hutan mungkin tidak kita tinggali, tapi manfaatnya kita rasakan setiap hari," tulis akun resmi BUMN dalam unggahan tersebut.


BP BUMN menegaskan bahwa menjaga hutan tidak hanya sebatas mempertahankan keberadaan pepohonan. Pengelolaan hutan juga mencakup berbagai upaya seperti penanaman, pemeliharaan, perlindungan, rehabilitasi lahan, konservasi alam, hingga pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya hutan.


Melalui pengelolaan hutan di wilayah Jawa dan Madura, Perhutani terus menjalankan berbagai program pelestarian. Program tersebut meliputi rehabilitasi lahan kritis, perlindungan dan konservasi kawasan hutan, pengembangan agroforestry, serta pengembangan Hutan Rakyat bersama masyarakat.


BP BUMN menyebut pengelolaan hutan berkelanjutan menjadi bagian dari upaya BUMN dalam menjaga aset dan sumber daya alam agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.


Selain berfungsi sebagai penyangga lingkungan, hutan juga memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air dan udara. Hutan membantu menyerap air hujan, menjaga tata air, menyimpan karbon, serta menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati.


Melalui himbauan tersebut, BP BUMN dan Perhutani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kelestarian hutan.


"Karena itu, menjaga hutan berarti menjaga air, udara, kehidupan, dan masa depan generasi mendatang. Cipta Hutan Lestari, Menjaga Hutan, Menjaga Kehidupan," tulis BP BUMN. (***)

 


Guangdong, – Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Indonesia, Insannul Kamil, bersama delegasi dari Departemen Pekerjaan Umum dan Transportasi Laos, Direktorat Perumahan dan Perencanaan Kota, serta perwakilan China Construction News melakukan kunjungan dan pertukaran informasi ke Pusat Riset dan Pengembangan Guangdong Jianke di Huangpu, Tiongkok, pada 23 September 2026.


Kunjungan tersebut berlangsung atas undangan China Construction News dan turut didampingi Wakil Direktur Utama Guangdong Jianke, Li Jun.


Dalam kegiatan itu, Insannul Kamil bersama para delegasi meninjau sejumlah fasilitas riset unggulan yang dimiliki Guangdong Jianke. Di antaranya laboratorium terowongan angin (wind tunnel) untuk bangunan sipil dengan skala komprehensif terbesar di Tiongkok, fasilitas pengujian dinding tirai (curtain wall) multifungsi berukuran besar yang dikembangkan secara mandiri, serta laboratorium percontohan pengujian material konstruksi canggih yang terintegrasi dengan teknologi cerdas.


Insannul Kamil yang juga dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Kerja Sama Pengembangan SDM Profesi Teknik dan Industri menilai kemajuan riset yang dikembangkan Guangdong Jianke dapat menjadi rujukan bagi penguatan industri konstruksi di kawasan ASEAN.


Menurutnya, perkembangan teknologi konstruksi saat ini menuntut kolaborasi yang lebih erat antara lembaga riset, industri, dan pemerintah untuk meningkatkan daya saing sektor konstruksi secara berkelanjutan.


“Aktivitas dan kemajuan riset dalam bidang bangunan sipil yang dilakukan pada pusat riset ini harus dimanfaatkan dan dijadikan model kolaborasi untuk secara bersama-sama meningkatkan kualitas dan ekosistem industri konstruksi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, Building Information Modeling, serta manajemen konstruksi dan fasilitas secara berkelanjutan dengan standar keamanan tingkat tinggi,” ujar Insannul Kamil.


Ketua Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (PII) itu menambahkan, pemanfaatan teknologi mutakhir menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur masa depan yang semakin kompleks.


Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pertukaran pengetahuan dan kerja sama internasional di bidang konstruksi, khususnya dalam pengembangan teknologi, standar keselamatan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia konstruksi di kawasan Asia. (***)



SUMBARNET - Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama sejumlah perusahaan BUMN menyalurkan tali kasih kepada keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang menjadi korban insiden Arupadahtu I saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.


Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram @bumn_id. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar BUMN kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa sulit.


Penyerahan tali kasih dilakukan secara simbolis pada 24 September 2026 di Gedung BP BUMN, Jakarta. Wakil Kepala BP BUMN II, Tedi Bharata, bersama perwakilan direksi sejumlah BUMN menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarga korban.


Dukungan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah perusahaan BUMN, yakni Perum LPPNPI, Peruri, Perum Jasa Tirta I, Perum Jasa Tirta II, Pelindo, Jasa Marga, ASDP Indonesia Ferry, PTPN IV, dan Antara ETP.


BP BUMN menyebut kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi keluarga yang terdampak musibah.


“Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian dan gotong royong BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak musibah,” tulis BP BUMN dalam unggahan akun Instagram @bumn_id.


Melalui bantuan tersebut, BP BUMN berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga korban. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan BUMN.


Langkah ini juga menunjukkan komitmen BUMN untuk terus hadir memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama saat menghadapi situasi duka dan bencana. (***)

  


SUMBARNET - PT Nindya Karya (Persero) mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo atas kualitas pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di kawasan GOR Sudiang, Makassar, Rabu (23/9/2026).


Apresiasi itu disampaikan Menteri PU saat meninjau langsung berbagai fasilitas yang telah dibangun Nindya Karya di kawasan sekolah tersebut. Dalam kunjungannya, Dody Hanggodo berkeliling memeriksa area masjid, lapangan, kamar dan asrama siswa, hingga fasilitas dapur dan kantin.


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kesiapan Sekolah Rakyat Sudiang sebelum dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat. Dari hasil pengecekan lapangan, Menteri PU menilai pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya telah berjalan dengan baik dan menghadirkan fasilitas yang lengkap serta nyaman bagi para siswa.


Selain meninjau kualitas bangunan, Menteri PU juga mengecek kesiapan fasilitas pendukung, termasuk sistem pengelolaan dapur dan limbah. Dalam kesempatan itu, Dody Hanggodo memberikan sejumlah masukan teknis guna menyempurnakan fasilitas yang tersedia.


Apresiasi dari Menteri PU menjadi pengakuan atas komitmen Nindya Karya dalam menjaga kualitas, mutu, dan keselamatan kerja pada setiap proyek yang dikerjakan. Sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional, Nindya Karya terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Pembangunan Sekolah Rakyat Sudiang merupakan bagian dari dukungan Nindya Karya terhadap program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas. Kehadiran fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.


Melalui proyek tersebut, Nindya Karya menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan karya konstruksi berkualitas yang mendukung pemerataan layanan pendidikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan generasi penerus bangsa. (***)

 


SUMBARNET - Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama sejumlah perwakilan media meninjau langsung pengelolaan hutan yang dilakukan Perhutani melalui program BUMN Inside: Perhutani – “Menjaga Hutan, Menciptakan Nilai”. Kegiatan yang berlangsung di bandung tersebut memperlihatkan bagaimana pengelolaan hutan dilakukan secara berkelanjutan dari hulu hingga hilir.


Informasi itu disampaikan BP BUMN melalui akun Instagram resmi @bumn_id yang dipublikasikan pada Senin (21/9/2026).


Dalam unggahan tersebut, BP BUMN menegaskan bahwa hutan tidak hanya berkaitan dengan pohon yang tumbuh, tetapi juga menjadi bagian dari siklus yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan negara.


Melalui program tersebut, peserta diajak melihat secara langsung tahapan pengelolaan hutan yang dimulai dari persemaian dan penanaman bibit. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemeliharaan, pemanfaatan hasil hutan secara bertanggung jawab, hingga upaya perlindungan dan pengamanan kawasan hutan.


BP BUMN juga menyoroti keterlibatan masyarakat dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi kawasan hutan. Salah satu contoh yang diperlihatkan adalah penerapan agroforestri kopi yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.


Program tersebut menggambarkan konsep Cipta Hutan Lestari yang tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup perawatan, pemanfaatan secara bertanggung jawab, perlindungan, dan pemberdayaan masyarakat.


Dalam unggahannya, BP BUMN menyatakan bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan harus memberikan manfaat yang luas, baik dari sisi lingkungan maupun sosial ekonomi.


"BP BUMN terus mendorong BUMN yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat sosial yang nyata," tulis BP BUMN dalam unggahan tersebut.


BP BUMN menilai keberlanjutan hutan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, berbagai program pengelolaan hutan terus didorong agar mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.


"Karena ketika hutan lestari, masyarakat ikut sejahtera," tulis BP BUMN. (***)

 


SUMBARNET - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polres Payakumbuh. Aiptu Mulia Raja, S.I.P., Bhabinkamtibmas Polsek Situjuah Limo Nagari Polres Payakumbuh Polda Sumbar, berhasil meraih Nomiasi 3 (Tiga) Besar Terbaik Kategori Perseorangan Kelompok Planet dalam ajang KOMPOLNAS Awards 2026 yang digelar di Jakarta tanggal 17 September 2026


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas dan pengabdianya sebagai anggota Polri serta kiprahnya dalam mengembangkan usaha Rumah Kompos Sago Mandiri yang mana hal ini merupakan sebuah upaya pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan pengelolaan sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.


Melalui Rumah Kompos ini, Aiptu Mulia Raja tidak hanya hadir menjalankan fungsi pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya membangun kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan.


Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih Aiptu Mulia Raja. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Payakumbuh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik, hadir di tengah masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.” tegas Kapolres


Capaian ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Payakumbuh dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional dan dekat dengan masyarakat. (**)

 


Jakarta, – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih tiga penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards 2026 sebagai pengakuan atas penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan yang terus diperkuat di tengah transformasi bisnis perusahaan.


Dalam ajang yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9/2026), ITDC memperoleh penghargaan TOP GRC Awards 2026 #4 Star untuk perusahaan. Selain itu, Dewan Komisaris ITDC menerima penghargaan The High Performing Board of Commissioners on GRC 2026, sementara Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar meraih penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026.


Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan dalam memperkuat implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) sebagai bagian dari strategi bisnis dan pengelolaan kawasan pariwisata yang berkelanjutan.


Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Pemantau Risiko ITDC, Ekos Albar, mengatakan penerapan GRC tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga kualitas keputusan bisnis perusahaan.


“Bagi ITDC, GRC bukan sekadar instrumen pengendalian, melainkan fondasi untuk menjaga kualitas keputusan, melindungi nilai, dan memastikan pertumbuhan perusahaan tetap berkelanjutan,” kata Ekos.


Menurutnya, penghargaan yang diraih ITDC tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir. Sebaliknya, pencapaian tersebut menjadi pengingat agar perusahaan terus meningkatkan kualitas tata kelola di tengah semakin kompleksnya transformasi bisnis yang dijalankan.


Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC saat ini mengembangkan dan mengelola tiga kawasan pariwisata strategis nasional, yakni The Nusa Dua di Bali, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat, serta Golo Mori di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.


Ketiga kawasan tersebut memiliki karakteristik, peluang, dan risiko yang berbeda. Karena itu, penerapan tata kelola dan manajemen risiko menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, keberlanjutan lingkungan, kepentingan masyarakat, serta reputasi destinasi wisata yang dikelola perusahaan.


Ekos menegaskan bahwa manajemen risiko tidak seharusnya dipandang sebagai penghambat pengambilan keputusan. Sebaliknya, risiko harus dipahami agar perusahaan mampu mengambil keputusan yang tepat dan terukur.


“Risk management bukan untuk menghambat keputusan bisnis. Risiko harus dipahami agar perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat, terukur, dan tetap menciptakan nilai,” ujarnya.


Pendekatan berbasis risiko tersebut juga diterapkan dalam berbagai aktivitas bisnis perusahaan, termasuk penyelenggaraan event internasional di kawasan yang dikelola ITDC. Salah satunya MotoGP Mandalika yang dijadwalkan kembali berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.


Menurut ITDC, penyelenggaraan ajang internasional tidak hanya memberikan peluang untuk meningkatkan eksposur destinasi wisata Indonesia, tetapi juga menuntut pengelolaan risiko, kepatuhan, dan tata kelola yang semakin kuat.


Keberhasilan implementasi GRC di ITDC juga didukung penguatan fungsi pengawasan Dewan Komisaris yang terdiri dari Komisaris Utama Irna Narulita, Komisaris Asnaedi dan Ari Sihasale, serta Komisaris Independen Faldo Maldini dan Ekos Albar.


Melalui fungsi pengawasan tersebut, Dewan Komisaris memastikan setiap keputusan strategis perusahaan mempertimbangkan risiko utama, kualitas tata kelola, serta kepentingan jangka panjang perusahaan.


“Semakin besar peluang yang ingin dimanfaatkan perusahaan, semakin penting pula kualitas pengawasan terhadap risiko yang menyertainya,” kata Ekos.


Ke depan, ITDC menegaskan akan terus memperkuat penerapan GRC sebagai bagian dari transformasi perusahaan. Prinsip tersebut dijalankan melalui pendekatan protect value, create value, dan sustain value, yakni melindungi nilai yang telah dibangun, menciptakan nilai baru, serta menjaga keberlanjutan nilai tersebut untuk jangka panjang.


Bagi ITDC, destinasi pariwisata yang berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui investasi dan pembangunan fisik. Di baliknya diperlukan tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang terukur, kepatuhan yang konsisten, serta komitmen seluruh insan perusahaan agar transformasi bisnis mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan. (***)



SUMBARNET - Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menghadiri pertemuan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, (4/9/2026). Pertemuan itu membahas percepatan hilirisasi dan penataan badan usaha milik negara (BUMN).


Selain Dony Oskaria, Presiden juga memanggil Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara lainnya.


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat restrukturisasi dan perampingan BUMN guna meningkatkan efisiensi serta memperkuat peran perusahaan negara dalam mendukung pembangunan nasional.


Sebagai Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria turut terlibat dalam pembahasan arah penataan BUMN yang saat ini terus dijalankan pemerintah. Hingga September 2026, pemerintah mencatat sebanyak 290 BUMN telah ditutup melalui proses restrukturisasi dan konsolidasi.


Langkah tersebut disebut telah menghasilkan efisiensi anggaran sekitar Rp50 triliun. Pemerintah menargetkan penutupan sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir Desember 2026.


Melalui program restrukturisasi yang lebih luas, pemerintah memproyeksikan efisiensi anggaran dapat mencapai Rp100 triliun. Penataan itu dilakukan untuk membangun struktur perusahaan negara yang lebih ramping, sehat, profesional, dan mampu bersaing secara global.


Selain membahas restrukturisasi BUMN, rapat di Hambalang juga menyoroti percepatan hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah menilai hilirisasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia.


Presiden Prabowo menargetkan sinergi antara Danantara, BP BUMN, kementerian terkait, dan perusahaan negara dapat mempercepat pelaksanaan agenda hilirisasi sekaligus memastikan tata kelola BUMN berjalan lebih efektif dan efisien. (***)

 


SUMBARNET  – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @sig.id pada Selasa, (1/9/2026), volume penjualan perusahaan mencapai 18,28 juta ton atau tumbuh 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, pendapatan SIG meningkat menjadi Rp17,65 triliun atau naik 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Capaian tersebut menunjukkan kemampuan SIG menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri semen nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan.


Dalam unggahannya, SIG menjelaskan bahwa kinerja keuangan konsolidasi Semester I 2026 yang telah melalui penelaahan terbatas (limited review) menunjukkan sejumlah indikator positif. Selain membukukan pendapatan Rp17,65 triliun, SIG juga mencatat EBITDA sebesar Rp2,15 triliun dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp228 miliar.


Adapun beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp13,85 triliun. Kinerja tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan bisnis perusahaan pada tahun ini.


Pertumbuhan volume penjualan SIG terutama ditopang oleh peningkatan penjualan domestik yang naik 9,7 persen secara tahunan. Kinerja itu didorong oleh segmen semen kantong yang tumbuh lebih tinggi, yakni 11,2 persen dibandingkan periode sebelumnya.


Di sisi lain, SIG tetap menjalankan strategi efisiensi secara disiplin dan konsisten. Beban pokok pendapatan terkendali pada level 11,1 persen seiring peningkatan volume penjualan serta kenaikan biaya bahan bakar dan energi. Sementara itu, beban operasional meningkat 20,7 persen yang sebagian besar dipengaruhi kenaikan biaya transportasi.


Meski menghadapi tekanan biaya, pengelolaan arus kas dan struktur permodalan yang optimal mampu menjaga ketahanan keuangan perusahaan. Hal itu tercermin dari penurunan beban keuangan bersih sebesar 34,5 persen karena berkurangnya utang berbunga.


SIG menyebutkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari strategi transformasi bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan. Transformasi dilakukan melalui penguatan pasar mikro, peningkatan jaringan retail sales hingga menjangkau lebih banyak toko bangunan, penguatan brand presence dan product knowledge di tingkat toko, efisiensi biaya, serta pengelolaan arus kas dan permodalan yang lebih optimal.


Strategi tersebut memberikan hasil nyata. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp228 miliar atau melonjak 471 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Melalui unggahan di akun Instagram resminya, SIG menyatakan bahwa capaian Semester I 2026 menjadi bukti ketahanan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri sekaligus sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara untuk mendorong transformasi BUMN yang menghasilkan nilai nyata bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.


Ke depan, SIG menegaskan akan terus melanjutkan transformasi bisnis untuk memperkuat daya saing perusahaan dan menjaga momentum pertumbuhan seiring prospek permintaan semen domestik yang dinilai semakin positif. (***)