Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

 


Oleh: Shamsul Iskandar Mohd Akin


(Mantan Kepala Staf Politik Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia dan Anggota Parlemen Malaysia 2013–2022).


Dalam politik, kemenangan besar sering kali menciptakan sebuah ilusi yang berbahaya. Ilusi bahwa mandat yang besar akan menjamin kelangsungan kekuasaan untuk jangka waktu yang panjang. Padahal, sejarah politik dunia justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Mandat besar dapat hilang dengan cepat ketika sebuah pemerintahan gagal mengelola harapan rakyat yang semakin tinggi.


Apa yang terjadi pada Keir Starmer dan Partai Buruh di Inggris patut menjadi bahan renungan. Pada tahun 2024, Starmer memimpin Partai Buruh meraih kemenangan besar yang mengakhiri lebih dari satu dekade pemerintahan Partai Konservatif. Ia dipandang sebagai simbol perubahan dan harapan baru bagi rakyat Inggris yang telah lelah menghadapi ketidakpastian politik dan tekanan ekonomi.


Namun tidak lama kemudian, dukungan terhadap dirinya mulai merosot. Kemenangan besar yang dianggap sebagai awal dari era baru akhirnya berubah menjadi beban politik yang sulit dipikul.


Di sinilah saya teringat pesan almarhum Mohammad Natsir. Beliau pernah mengingatkan bahwa banyak pejuang berhenti mendayung ketika merasa dirinya sudah hampir sampai ke pantai. Padahal kenyataannya mereka masih berada di tengah arus. Ketika dayungan berhenti, arus akan membawa mereka ke arah yang tidak pernah diduga.


Inilah sesungguhnya pelajaran terbesar dari kisah Keir Starmer.


Memenangkan pemilu dan mengelola negara adalah dua hal yang berbeda.


Ketika menjadi oposisi, Partai Buruh berhasil meyakinkan rakyat bahwa pemerintahan Konservatif harus diganti. Namun ketika kekuasaan berada di tangan mereka, rakyat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih besar.


Bukan lagi siapa yang harus disingkirkan, tetapi ke mana negara ini akan dibawa.


Banyak pemilih melihat pemerintahan Starmer sebagai pemerintahan yang efisien, tetapi gagal menawarkan gambaran yang jelas tentang masa depan Inggris. Mereka melihat pengelolaan yang baik, tetapi tidak melihat inspirasi. Mereka melihat administrasi yang tertata, tetapi tidak merasakan harapan.


Di sinilah letak tantangan yang dihadapi oleh hampir semua gerakan perubahan di dunia. Sebuah gerakan bisa menang karena berhasil menunjukkan kelemahan pemerintahan sebelumnya. Namun untuk mempertahankan dukungan rakyat, mereka harus mampu menawarkan visi yang lebih besar tentang masa depan.


Rakyat pada akhirnya tidak hanya memilih perubahan. Mereka memilih harapan.


Pelajaran kedua adalah bahwa harapan rakyat selalu bergerak lebih cepat daripada hasil kebijakan pemerintah.


Starmer mewarisi ekonomi yang lemah, utang yang tinggi, dan biaya hidup yang membebani rakyat. Banyak persoalan itu bukan berasal darinya. Namun rakyat jarang membedakan antara masalah yang diwarisi dan masalah yang gagal diselesaikan.


Ukuran rakyat sebenarnya sangat sederhana.


Apakah kehidupan mereka menjadi lebih baik?


Jika jawabannya belum jelas, maka kekecewaan akan mulai muncul.


Fenomena ini terjadi hampir di semua negara demokrasi. Reformasi ekonomi, pembaruan institusi, dan perbaikan tata kelola membutuhkan waktu yang panjang. Namun rakyat menilai berdasarkan pengalaman hidup sehari-hari. Harga kebutuhan pokok, kesempatan kerja, pendapatan keluarga, dan biaya hidup akan selalu menjadi ukuran utama keberhasilan sebuah pemerintahan.


Karena itu, pemerintah bukan hanya harus melaksanakan kebijakan yang tepat, tetapi juga harus terus menjelaskan mengapa kebijakan tersebut diperlukan dan bagaimana manfaatnya akan dirasakan oleh rakyat.


Pelajaran ketiga adalah pentingnya menguasai narasi politik.


Dalam banyak situasi, pemerintahan Starmer terlihat lebih banyak bereaksi terhadap isu yang diangkat lawan politik dibandingkan membentuk agenda politiknya sendiri. Akibatnya, pihak oposisi berhasil menempatkan diri sebagai suara kemarahan rakyat, sementara pemerintah terlihat terus-menerus berada dalam posisi bertahan.


Dalam politik modern, fakta saja tidak cukup.


Fakta membutuhkan narasi.


Rakyat tidak mengingat angka. Rakyat mengingat cerita yang memberikan makna terhadap angka tersebut.


Sebuah pemerintahan bisa saja mencatat pertumbuhan ekonomi yang baik, peningkatan investasi, atau keberhasilan berbagai program pembangunan. Namun jika keberhasilan tersebut gagal diterjemahkan ke dalam bahasa yang dipahami rakyat, maka manfaat politiknya akan sangat terbatas.


Pelajaran keempat adalah pentingnya persatuan dan disiplin organisasi.


Salah satu faktor yang mempercepat kemerosotan Starmer adalah konflik internal yang semakin terbuka di dalam Partai Buruh. Perbedaan pandangan yang tidak dikelola dengan baik akhirnya menciptakan persepsi bahwa pemerintah kehilangan kendali atas timnya sendiri.


Rakyat memahami bahwa perbedaan pandangan pasti ada dalam setiap organisasi politik. Namun rakyat tidak menyukai perpecahan yang dipertontonkan secara terbuka.


Sering kali sebuah pemerintahan tidak jatuh karena serangan lawan politik. Sebaliknya, ia melemah karena kehilangan kesatuan di dalam dirinya sendiri.


Terakhir, kejatuhan Starmer menunjukkan bahwa kompetensi saja tidak cukup dalam politik.


Ia dikenal sebagai pemimpin yang serius dan berwibawa. Namun banyak pemilih gagal melihat cita-cita besar yang diperjuangkannya. Mereka melihat seorang administrator yang baik, tetapi tidak merasakan hubungan emosional yang kuat dengan kepemimpinannya.


Di sinilah relevansi pesan lain dari Mohammad Natsir. Setelah memasuki fase baru perjuangan, tugas yang sesungguhnya bukan sekadar mengelola kemenangan, tetapi membangun masyarakat. Kekuasaan hanyalah alat. Tujuannya adalah menghadirkan perubahan yang dirasakan rakyat dan menjaga keyakinan mereka terhadap cita-cita yang diperjuangkan.


Kisah Keir Starmer bukan sekadar kisah jatuhnya seorang Perdana Menteri Inggris. Ini adalah pengingat bagi semua gerakan politik bahwa kemenangan pemilu bukanlah garis akhir.


Kemenangan hanyalah awal dari ujian yang sesungguhnya.


Rakyat dapat memberikan mandat karena mereka menginginkan perubahan. Namun mereka hanya akan memperbarui mandat itu apabila melihat bahwa perubahan tersebut benar-benar membawa masa depan yang lebih baik.


Dalam bahasa Pak Natsir, kita belum sampai ke pantai. Karena itu, jangan berhenti mendayung. Sebab dalam politik, saat seseorang merasa perjuangannya telah selesai, pada saat itulah kemunduran sering kali dimulai. (*)

 


SUMBARNET - Pengamat politik dari Universitas Negeri Padang (UNP) Eka Vidya Putra menilai kasus dugaan korupsi yang menjerat kader Partai Demokrat Sumatera Barat menjadi momentum penting bagi partai tersebut untuk membuktikan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi dan penegakan disiplin internal.


Menurutnya, sikap tegas dengan memberikan sanksi hingga pemecatan terhadap kader yang telah terbukti bersalah berdasarkan putusan hukum berkekuatan tetap menjadi bukti bahwa partai tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun.


“Ini menjadi ujian bagi Partai Demokrat untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa komitmen antikorupsi bukan sekadar slogan. Jika ada kader yang terbukti bersalah berdasarkan putusan hukum yang berkekuatan tetap, maka partai harus bertindak tegas tanpa melihat status maupun jabatannya,” ujar Dosen Sosiologi, Universitas Negeri Padang,  saat di wawancara via telpon Jum'at (19/6/2026) 


Ia mengatakan, langkah tegas tersebut penting untuk menjaga dan memulihkan kepercayaan publik, terutama menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029. Menurutnya, ketegasan dalam menegakkan aturan internal akan menjadi salah satu faktor dalam menjaga citra partai di mata masyarakat.


Lebih lanjut, Eka menilai persoalan tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari dinamika perang wacana di ruang publik. Di era keterbukaan informasi, partai politik dituntut mampu mengelola komunikasi politik secara cerdas, transparan, dan tidak bersikap defensif terhadap berbagai isu yang berkembang.


“Yang terjadi saat ini bukan hanya proses hukum, tetapi juga perang wacana. Partai harus mampu mengelola komunikasi politik dengan baik. Sikap tegas terhadap kader yang bermasalah serta keterbukaan kepada publik menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.



Ia menambahkan, bagaimana Partai Demokrat menyikapi kasus yang melibatkan kadernya di Sumatera Barat akan menjadi perhatian publik dan dapat memengaruhi persepsi pemilih menjelang kontestasi politik 2029.


Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumatera Barat, Doni Harsiva, mengatakan partainya belum akan mengambil keputusan terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Sumbar BSN yang tengah menghadapi proses hukum dalam kasus dugaan korupsi kredit perbankan. Partai memilih menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah sebelum menentukan langkah lebih lanjut.


“Kita menghormati segala proses pro justisia yang berjalan. BSN sudah memiliki kuasa hukum sendiri dan kita juga menghormati itu. Kami sudah berkoordinasi dengan DPP terkait proses hukum yang terjadi dan tentu akan melihat perkembangan selanjutnya,” kata Doni. (***)



SUMBARNET - Partai Demokrat Sumatera Barat menegaskan belum akan mengambil keputusan terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Sumbar BSN yang tengah menghadapi proses hukum dalam kasus dugaan korupsi kredit perbankan. Partai memilih menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah sebelum menentukan langkah lebih lanjut.


Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumatera Barat, Doni Harsiva, mengatakan pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum serta kuasa hukum BSN.


“Kita menghormati segala proses pro justisia yang berjalan. BSN sudah memiliki kuasa hukum sendiri dan kita juga menghormati itu. Kami sudah berkoordinasi dengan DPP terkait proses hukum yang terjadi dan tentu akan melihat perkembangan selanjutnya,” kata Doni.


Menurut Doni, Partai Demokrat akan mengikuti seluruh mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait status kader yang sedang menjalani proses hukum.


“Nanti tentu setelah ada putusan inkrah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku akan diproses lebih lanjut,” ujarnya.


Meski BSN telah ditetapkan sebagai tersangka, Doni memastikan kinerja Fraksi Demokrat di DPRD Sumbar tidak terganggu. Partai, kata dia, telah melakukan rotasi anggota di komisi guna menjamin fungsi representasi dan pengawasan tetap berjalan.


“Kita memastikan fungsi-fungsi fraksi di komisi berjalan dengan baik. Begitu beliau ditetapkan sebagai tersangka, fraksi melakukan rotasi sehingga di komisi tersebut ada anggota Fraksi Demokrat yang lain. Jadi fungsi fraksi tidak terganggu,” katanya.


Doni juga mengungkapkan dirinya sempat dimintai keterangan oleh penyidik kejaksaan terkait kapasitas BSN sebagai anggota fraksi dan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat.


“Saya pernah dipanggil untuk memberikan keterangan terkait BSN sebagai anggota fraksi, termasuk mengenai usulan aspirasi masyarakat. Hal itu sudah saya jelaskan kepada penyidik,” ujarnya.


Terkait kemungkinan PAW terhadap BSN, Demokrat Sumbar menegaskan belum ada keputusan yang diambil dan seluruh proses akan menunggu kepastian hukum dari pengadilan.


“Untuk PAW nanti kita lihat perkembangan hukumnya. Hak anggota partai sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Kami menunggu putusan inkrah dari pengadilan,” kata Doni. (**)

 


Jakarta - Partai Demokrat mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, sejuk, dan produktif di ruang publik, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam diskursus politik dan kebangsaan.


Dalam negara demokrasi, perbedaan pendapat, kritik terhadap pemerintah, maupun ekspresi dukungan terhadap suatu kebijakan merupakan hal yang wajar dan dijamin oleh konstitusi. Kebebasan berpendapat adalah bagian penting dari demokrasi yang harus terus dijaga.


Namun demikian, kebebasan tersebut juga perlu diiringi dengan tanggung jawab dan etika. Ruang publik akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat apabila diisi dengan pertukaran gagasan, argumentasi yang sehat, data yang akurat, serta solusi yang konstruktif bagi berbagai persoalan bangsa.


Partai Demokrat berpandangan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya berkembang menjadi saling merendahkan, saling menghina, atau memperuncing polarisasi di tengah masyarakat. Bangsa Indonesia memiliki tradisi musyawarah, penghormatan terhadap perbedaan, serta semangat persatuan yang perlu terus dirawat bersama.


Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, perhatian dan energi publik semestinya lebih banyak diarahkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta menjaga persatuan dan stabilitas nasional.


Karena itu, Partai Demokrat mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh politik, pegiat media sosial, dan seluruh warga negara untuk bersama-sama menjaga kualitas komunikasi publik dengan mengedepankan etika, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat mencari solusi.


Demokrasi akan semakin kuat apabila perbedaan pandangan disampaikan secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab. Persatuan bangsa harus senantiasa menjadi kepentingan yang lebih besar daripada perbedaan yang ada.


DEWAN PIMPINAN PUSAT

PARTAI DEMOKRAT


Jakarta, 14 Juni 2026


SP-111/DPP/DEMOKRAT/VI/2026


Narahubung:

*Herzaky Mahendra Putra*

*Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP/Koordinator Juru Bicara*

*DPP Partai Demokrat*

*08111070090*

 


Padang, -- Target meraih kursi di seluruh daerah pemilihan DPRD Kota Padang dan menyiapkan kader untuk kontestasi pemilihan kepala daerah menjadi agenda yang dibawa Yusri Latif setelah kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang periode 2026–2031.


Kepercayaan tersebut diberikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kepada Yusri Latif untuk memimpin partai selama lima tahun ke depan. Dalam kepengurusan baru itu, ia didampingi Sekretaris Nofri Efendi dan Bendahara Zulkifli bersama sekitar 50 pengurus lainnya.


Yusri Latif menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan DPP, DPW, dan seluruh kader PKB Kota Padang. Menurutnya, amanah tersebut akan dijawab melalui penguatan organisasi dan kerja politik yang lebih terstruktur hingga tingkat akar rumput.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk kembali memimpin PKB Kota Padang. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk membesarkan partai dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” kata Yusri Latif, Kamis (11/6/2026).


Pada periode keduanya memimpin PKB Kota Padang, Latif menargetkan partainya mampu meraih sedikitnya satu kursi di setiap daerah pemilihan DPRD Kota Padang pada Pemilu mendatang.


Selain itu, PKB juga membidik satu kursi DPRD Sumatera Barat dari Daerah Pemilihan Sumbar 1 yang meliputi Kota Padang.


“Kami optimistis bisa meraih minimal satu kursi di setiap dapil DPRD Kota Padang dan memperjuangkan satu kursi DPRD Sumbar dari Dapil Sumbar 1,” ujarnya.


Latif menegaskan PKB tidak ingin sekadar menjadi peserta pemilu. Partai tersebut mulai menyiapkan kader internal untuk tampil dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Padang pada masa mendatang.


Menurut dia, kesiapan kader untuk maju dalam Pilkada merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian politik partai sekaligus memperluas peran PKB dalam pemerintahan daerah.


Untuk mendukung target tersebut, Latif berkomitmen memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah. Dalam waktu dekat, kepengurusan 11 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) dan 104 Dewan Pengurus Ranting (DPRT) di seluruh Kota Padang akan dirampungkan.


Langkah itu dinilai penting untuk memperbesar basis dukungan partai sekaligus memperkuat konsolidasi kader menjelang agenda politik lima tahunan.


“Kami akan fokus menyelesaikan struktur partai sampai tingkat ranting agar mesin organisasi bekerja lebih efektif dan dekat dengan masyarakat,” kata Latif. (**)



Way Kanan - Upaya memperkuat soliditas internal organisasi terus dilakukan Partai Golkar Kabupaten Way Kanan melalui agenda Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pimpinan Kecamatan (PK) Buay Bahuga yang dipusatkan di Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan pada Minggu (19/4/2026). Dalam roda organisasi Partai Golkar Muscam menjadi bagian penting dalam memperkokoh struktur pengurus sekaligus mempererat kebersamaan antar kader di tingkat kecamatan.


Dalam kesempatan ini, Muscam dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Dr. Darlian Pone, S.H., S.E., M.H., M.M, melalui sambutannya Darlian Pone menekankan agar konsolidasi yang berkesinambungan terus dilakukan, karena konsolidasi organisasi sebagai kunci utama untuk menjaga kekuatan dan kesiapan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.


Melalui agenda Muscam, Drs. Najamuddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Way Tuba untuk masa bakti 2026–2031. Keputusan tersebut mencerminkan adanya kesepahaman dan kekompakan yang kuat di antara seluruh peserta Muscam.


Proses persidangan Muscam berlangsung tertib dan kondusif yang dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, I Gede Aditya Sukantra, S.T.P., M.M, sekaligus sebagai Ketua PD AMPG Kabupaten Way Kanan.


Hadir dalam acara Muscam kali ini yakni Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, S.M, bersama sejumlah pengurus lainnya diantaranya Citra Dianto, Dedi Gunawan, dan Agung Oganda Putra, S.Mat. Selain itu, hadir pula unsur legislatif dari Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan selaku Wakil Ketua DPRD dan Sayu Marsih sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD.


Rangkaian kegiatan Muscam juga diisi dengan pelaksanaan Gerakan Lampung Menanam (GELAM) sebagai bentuk aksi nyata kader Partai Golkar di tengah masyarakat, selain itu pogram ini menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penegasan komitmen Partai Golkar untuk terus hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


Melalui rangkaian agenda Muscam dan program GELAM, Partai Golkar Kabupaten Way Kanan menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesinambungan konsolidasi organisasi, memperkuat basis kader, serta meningkatkan peran aktif dalam pembangunan daerah. (*)



Way Kanan, — Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kasui sukses menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) pada Sabtu (18/4/2026) dengan penuh semangat konsolidasi dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur organisasi serta soliditas kader Partai Golkar di tingkat kecamatan.


Muscam secara resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, 

Dr. Darlian Pone, S.H., S.E., M.H., M.M, dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan kader dan memperkuat kerja-kerja politik yang terarah guna memenangkan Partai Golkar di berbagai agenda politik ke depan.


Dalam forum Muscam tersebut, Eduarsyah kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kasui untuk masa bakti 2026–2031 secara aklamasi, sebagai bentuk kepercayaan penuh dari seluruh kader.


Sidang Muscam dipimpin oleh unsur DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, yakni Wakil Ketua Bidang Pemuda, I Gede Aditya Sukantra, S.T.P., M.M, yang juga menjabat sebagai Ketua PD AMPG Kabupaten Way Kanan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, S.M, Bendahara Aswir, serta pengurus DPD lainnya di antaranya Edi Gunawan, Citra Dianto, Dedi Gunawan, Agung Oganda Putra, S.Mat., Mislena, dan M. Ikbal. Hadir pula jajaran Fraksi Partai Golkar secara lengkap, yaitu Bambang Irawan, I Nyoman Karinu, Aswir, Pansebon, dan Sayu Marsih.


Setelah pelaksanaan Muscam, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Lampung Menanam (GELAM) sebagai wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap lingkungan serta bentuk dukungan terhadap program penghijauan dan ketahanan pangan di daerah.


Kegiatan ini mengusung semangat “Golkar Solid, Indonesia Maju”, sekaligus menegaskan bahwa Partai Golkar tidak hanya fokus pada konsolidasi organisasi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat. (*)



Padang - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat secara resmi melayangkan protes keras terhadap cover Majalah Tempo edisi 12–17 April 2026. Sikap kritis ini disampaikan langsung kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat pada Rabu (15/4), sebagai respons atas visualisasi sampul yang dinilai tidak mencerminkan prinsip jurnalisme beretika, berimbang, dan bertanggung jawab.


Pernyataan sikap resmi tersebut diterima langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, beserta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran rombongan NasDem Sumbar ini bertujuan untuk memastikan aspirasi kader di ranah Minang tersampaikan melalui jalur organisasi profesi wartawan yang sah, guna menjaga marwah pers dan stabilitas opini publik di daerah.


Dalam kunjungan tersebut, sejumlah tokoh kunci DPW NasDem Sumbar turut hadir, di antaranya Musmaizer Dt Gamuak, Marta Suhendra, Ilyas Chandra, M. Yusuf, Budi Ramadhan, serta Wendy July Putra selaku koordinator lapangan. Kehadiran perwakilan dari DPD, DPC, hingga DPRT se-Kota Padang ini menunjukkan solidaritas penuh partai dalam menyikapi isu yang menyangkut kehormatan pimpinan mereka.


Melalui Nasrul A, Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, DPW NasDem Sumbar menegaskan bahwa ilustrasi pada cover tersebut telah melampaui batas kritik yang sehat. Mereka menilai adanya upaya pembangunan framing negatif yang tidak proporsional, yang secara langsung berpotensi merendahkan martabat Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, sebagai salah satu tokoh nasional.


NasDem Sumatera Barat menyadari bahwa kebebasan pers merupakan pilar vital dalam sistem demokrasi yang harus dihormati oleh semua pihak. Namun, mereka mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidaklah absolut, melainkan harus tetap bersandar pada tanggung jawab moral dan profesionalitas tinggi agar tidak mencederai nilai-nilai demokrasi yang sedang dibangun bersama.


Kritik pers seharusnya berpijak pada kekuatan data, fakta, dan substansi yang jelas, bukan sekadar melalui pendekatan visual provokatif yang dapat menyesatkan opini masyarakat.


Jurnalisme yang sehat memiliki tanggung jawab besar untuk tetap objektif dan memberikan informasi yang mencerdaskan tanpa harus mengorbankan martabat individu atau institusi tertentu.


Langkah hukum dan administratif ini diambil bukan sebagai bentuk pembungkaman terhadap kritik media massa. Sebaliknya, hal ini menjadi pengingat bagi seluruh insan pers agar praktik jurnalistik tetap berjalan di atas rel etika, demi menjaga kepercayaan publik yang merupakan fondasi utama keberlangsungan industri media di Indonesia.


Dalam tuntutannya, NasDem Sumbar mendesak Majalah Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Surya Paloh dan seluruh kader NasDem. 


Permintaan maaf tersebut diharapkan dipublikasikan secara luas melalui kanal media Tempo, baik versi cetak maupun digital, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas konten yang dianggap tendensius.


DPW NasDem Sumbar juga menaruh harapan besar kepada PWI Sumatera Barat untuk meneruskan keberatan resmi ini kepada Dewan Pers. Langkah ini diambil agar Dewan Pers dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memberikan sanksi tegas jika ditemukan adanya pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang mencederai integritas pers nasional.


Sebagai penutup, NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh kader hingga tingkat ranting saat ini dalam kondisi solid untuk menjaga marwah partai. Mereka berkomitmen untuk terus mendukung iklim demokrasi yang kritis dan dinamis, asalkan tetap mengedepankan nilai-nilai kesantunan, keberadaban, serta profesionalitas yang dijunjung tinggi.


TUNTUTAN DAN PERNYATAAN SIKAP DPW Partai NasDem Sumatera Barat menuntut ;


1. Majalah Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem, Pak Surya Paloh, dan kepada seluruh kader Partai NasDem melalui media Tempo, baik cetak maupun online.


2. DPW Partai NasDem Sumatera Barat meminta kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat untuk meneruskan keberatan resmi ini kepada Dewan Pers, sebagai bentuk pengawasan terhadap praktik jurnalistik yang dinilai telah melanggar etika.

3. DPW Partai NasDem Sumatera Barat menilai bahwa cover Majalah Tempo edisi tersebut telah melukai perasaan kader Partai NasDem di Sumatera Barat, serta berpotensi menimbulkan persepsi publik yang tidak adil dan tidak berimbang.




4. DPW Partai NasDem Sumatera Barat mendesak Dewan Pers untuk melakukan evaluasi dan penegakan kode etik jurnalistik terhadap media yang bersangkutan, guna menjaga marwah pers nasional.

5. PENEGASAN DPW Partai NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh jajaran partai hingga tingkat ranting tetap solid dalam menjaga marwah partai serta berkomitmen mendukung demokrasi yang sehat, kritis, namun tetap beretika dan bermartabat.

Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap kehidupan demokrasi yang berkeadaban di Indonesia. (**)

 


SUMBARNET - Percepatan reformasi birokrasi di Bawaslu Kota Padang ditegaskan melalui rapat internal bertema penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel, Rabu (15/04/2026), di Kantor Bawaslu Kota Padang, Komplek Indah Pratama, Padang Timur.


Kegiatan ini menjadi forum evaluasi dan perumusan langkah perbaikan tata kelola, khususnya dalam aspek transparansi, efektivitas, dan pelayanan publik.


Ketua Bawaslu Kota Padang, Ersnanda, menyebut rapat tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen internal dalam mendorong reformasi birokrasi.


“Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas persoalan dan mencari solusi ke depan terkait perbaikan birokrasi di lingkungan Bawaslu Kota Padang,” ujarnya.


Ia juga berharap dukungan media tetap terjalin guna menjaga eksistensi lembaga, terutama pada masa non-tahapan, melalui publikasi kegiatan Bawaslu.


Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, Akhiro Murio, menegaskan reformasi birokrasi harus dilakukan secara menyeluruh oleh seluruh aparatur.


“Reformasi birokrasi merupakan upaya sistematis dan menyeluruh. Jika tidak dilakukan bersama, maka tujuannya tidak akan tercapai,” katanya.


Ia menekankan seluruh jajaran harus mampu menerima laporan masyarakat tanpa bergantung pada divisi tertentu, karena Bawaslu dipandang sebagai satu kesatuan oleh publik.


Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Firdaus Yusri, menambahkan pentingnya disiplin dan profesionalitas aparatur dalam mendukung reformasi birokrasi.


“Tidak ada alasan untuk berleha-leha. Kita lembaga publik yang harus selalu siap melayani,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Padang, Hengky Eka Putra, menyebut kegiatan ini bagian dari percepatan program lembaga, dengan menekankan integritas sebagai dasar tanggung jawab personal dan kelembagaan.


“Kinerja harus berpedoman pada perjanjian kinerja dan dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan yang jelas,” katanya.


Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Padang menegaskan komitmen memperkuat tata kelola yang transparan, efektif, dan akuntabel. (***)

 



PADANG — Konsolidasi internal dan penegasan arah politik menjadi fokus utama Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Sumatera Barat yang digelar di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4/2026), dengan target meraih dua kursi DPR RI pada pemilu mendatang.


Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumbar ini dihadiri jajaran pengurus pusat dan daerah, termasuk A. Halim Iskandar, Faisol Riza, Lalu Hadrian Irfani, Ahmad Iman Sukri, dan Purnama Dhedhy Styawan, serta pengurus DPC, DPAC, dan badan otonom dari berbagai daerah.


Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menyebut Muscab menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan struktur partai hingga tingkat bawah.


“Muscab ini dibagi menjadi dua gelombang. Untuk gelombang pertama, hadir tujuh DPC, yakni Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Firdaus.


Ia menambahkan, forum tersebut menjadi ruang untuk merumuskan langkah strategis partai dalam merespons persoalan masyarakat.


“Forum ini menjadi ruang untuk mengevaluasi berbagai permasalahan serta solusi yang akan kita hadirkan untuk rakyat,” katanya.


Firdaus juga menegaskan target politik PKB Sumbar pada pemilu mendatang, yakni meraih dua kursi DPR RI, sembilan kursi DPRD provinsi, serta 100 kursi DPRD kabupaten dan kota.


“Untuk mencapai target itu, kita tidak bisa berjalan santai. Sesuai pesan Cak Imin, kita harus berlari agar target-target ke depan dapat terwujud,” tegasnya.


Sementara itu, A. Halim Iskandar menekankan bahwa kekuatan PKB terletak pada basis akar rumput dengan struktur partai yang aktif dan jelas.


“Arah politik harus jelas, yaitu politik kehadiran dan politik pelayanan. Tidak harus besar, tapi harus nendang melalui keteladanan dan kepemimpinan,” ujarnya.


Ia juga menegaskan pentingnya penguasaan tiga medan utama perjuangan politik oleh kader, yakni rakyat, struktur partai, dan media sosial.


“Struktur harus hidup dan transformasi harus terus berjalan. Kita harus hadir di tengah rakyat dan mampu mengelola opini publik dengan baik,” pungkasnya. (**)



SUMBARNET - DPD Partai Golkar Kota Padang menggelar buka bersama, pada Minggu (15/3/2026) bertempat di kantor jalan Kampung Nias Padang.


Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an dan artinya. Dilanjutkan dengan laporan panitia oleh Erianto Mahmuda.


Erianto mengatakan, "partai Golkar Padang setiap tahun rutin menggelar buka bersama dengan sebanyak 25 anak yatim dan memberikan santunan," katanya.


"Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian partai Golkar Padang antar sesama, dan juga kepada para kader yang telah berbuat banyak selama ini," katanya.


Erianto berharap agar Partai Golkar Padang tetap kompak, manjaga solidaritas dan yang terpenting bisa menghantarkan ketua DPD Partai Golkar Padang Iqra Chissa Putra mejadi walikota kedepannya.


Hadir Sekretaris Helmi Musim mewakili ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumbar Khairunas, anggota fraksi Golkar DPRD Padang dan jajaran pengurus kecamatan se Kota Padang, tampak juga sekretaris panitia Erizal dan bendahara Buya Zulhardi Latif.


Dalam sambutannya Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang Iqra Chissa Putra memberi apresiasi kepada panitia atas terlaksananya dengan sukses acara berbuka puasa ramadhan tahun ini.


"Partai Golkar kota Padang membuktikan bahwa persoalan dan dinamika politik tidak menyurutkan semangat, sehingga pada hari ini kita kelurahan besar Golkar Padang bisa berbuka bersama," katanya.


Iqra meminta kepada jajaran pengurus dan kader agar tetap mengedepankan kekeluargaan dan solidaritas.


"Ini adalah modal untuk menghadapi pertarungan politik pada tahun 2029 mendatang, ini sudah masuk puasa tahun kedua setelah pileg, tinggal 3 ramadhan lagi menuju 2029, tentunya pada saat ini kita harus persiapkan diri," ujar wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar itu.


Iqra Chissa Putra berharap agar  pengurus Golkar Padang dari sekarang harus mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan.


"Menyusun pengurus yang betul - betul memiliki nafsu untuk menaikan suara golkar di kota Padang, dan menargetkan setiap dapil harus mendapatkan suara maksimal, insha Allah partai Golkar selalu jaya, dan menjaga keharmonisan kita bersama," harapnya.


Pada kesempatan serupa, ketua DPD Golkar Sumbar dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Helmi Musim menyebut, "saya meminta agar setiap DPD partai Golkar kabupaten dan kota mengadakan kegiatan yang positif, yakni dengan memberikan santunan kepada anak yatim," sebutnya.


Helmi Musim juga menyampaikan permintaan maaf Ketua DPD Partai Golkar Sumbar Khairunas karna berhalangan hadir.


"Ketua menyampaikan apresiasi untuk DPD Golkar Padang, dan beliau titip salam kepada seluruh seluruh pengurus dan kader karena telah sukses menggelar pelaksanaan musda terbaik dari 19 kabupaten kota di Sumbar," ujarnya.


Ia mengingatkan kepada seluruh keluarga besar partai Golkar agar tetap semangat dan mempertahankan solidaritas.


"Jangan sampai memberikan citra yang tidak baik ditengah masyarakat, setiap pengurus harus menjadi tauladan, sikap dan tauladan itulah menjadi acuan pengurus kedepannya," tutup Helmi. (AdF)

 


Bandar Lampung - Di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks, dibutuhkan strategi dalam menghadapinya. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi  Lampung Ir. H. Hanan A Rozak menyampaikan tiga pesan penting untuk kader Golkar.


"Perkuat komunikasi internal, maksimal peran dalam setiap struktur dan tegakkan loyalitas terhadap setiap keputusan partai," ucap Hanan, pada Jumat (6/3/2026) malam.


Hanan mengajak seluruh kader untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum merapatkan barisan dan menyatukan hati. Sebab dengan konsolidasi sebuah organisasi akan semakin mudah meraih kemenangan.


Dalam kesempatan itu Golkar Lampung memberikan tali asih kepada ratusan anak panti Husnul khotimah dan Surya Mandiri. Dengan mengundang anak yatim, diharapkan bisa memperkuat rasa peduli terhadap sesama.


Penceramah Dr. KH Mahmudin Boenyamin, LC., MA, yang tampil, menyampaikan hikmah Ramadhan. Dengan berpuasa, kita belajar sabar menahan lapar, haus, emosi, dan keinginan lainnya. Harapannya setelah Ramadhan kita lebih sabar, peduli, dan bertakwa.


Selain puluhan pengurus, hadir Sekretaris DPD Golkar Lampung Aprozi Alam, Ketua Harian Riza Mirhadi dan Bendahara Tony Eka Candra. Sejumlah pengurus DPD Golkar, dan Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota juga datang. (*)



SUMBARNET - Partai NasDem Sumatera Barat menggelar acara buka bersama dan santunan anak yatim di NasDem Tower Sumatera Barat, Senin, 2 Maret 2026, pukul 16.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta konsolidasi internal partai.


Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumatera Barat, Fadly Amran, mengatakan pertemuan tersebut merupakan agenda tahunan dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah sekaligus menyamakan langkah gerakan perubahan di daerah.


“Seperti setiap tahunnya, kita berkumpul untuk bersilaturahmi di bulan suci Ramadan, menyamakan persepsi, menyamakan langkah, dan memperkuat gerakan perubahan, khususnya melalui Partai NasDem Sumatera Barat,” ujarnya.


Dalam sambutannya, Fadly juga menyinggung situasi geopolitik di Timur Tengah dan mengajak hadirin mendoakan negara-negara Islam yang terdampak konflik agar segera memperoleh kedamaian.


“Kita berdoa yang terbaik untuk negara-negara, khususnya negara-negara Islam di Timur Tengah. Mudah-mudahan konflik yang terjadi dapat segera berakhir,” katanya.


Pada kesempatan itu, ia melaporkan perkembangan konsolidasi organisasi. Dalam beberapa bulan terakhir, DPW telah memberikan target kepada DPD, sayap, dan badan partai untuk memperbarui struktur kepengurusan di tingkat DPD dan DPC, termasuk DPRT.


“Masih ada pekerjaan partai yang harus kita tunaikan, termasuk keterlambatan dalam penyusunan struktur,” ujarnya.


Fadly menegaskan penyusunan pengurus DPC dan DPRT ditargetkan selesai pada Juni mendatang.


“Saya mengajak rekan-rekan semua untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan rumah kita. Penyusunan DPC dan DPRT insyaallah ditargetkan selesai pada bulan Juni,” katanya.


Selain konsolidasi struktur, DPW juga kembali menginisiasi ruang Podcast NasDem sebagai wadah penyampaian gagasan. Program tersebut diawali dengan menghadirkan Sindi Monica dan Lisda Hendra Joni yang merupakan anggota DPR RI, serta direncanakan melibatkan sejumlah tokoh lintas partai.


“Ruang Podcast Kabar Restorasi ini bukan hanya berbicara tentang Partai NasDem semata, tetapi diharapkan menjadi ruang dialog terbuka untuk Sumatera Barat dan seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat,” ucapnya.


Ia menambahkan, kebersamaan dalam kegiatan tersebut menjadi penanda komitmen bersama untuk merealisasikan kebaikan bagi Provinsi Sumatera Barat.


Dalam acara itu juga hadir anak-anak yatim piatu yang menerima santunan. Fadly berharap kerja keras seluruh kader, baik di partai politik maupun di tengah masyarakat, dapat berkontribusi melahirkan generasi penerus dan pemimpin bangsa di masa depan. (**)

 


SUMBARNET - Penguatan struktur kepengurusan partai hingga ke akar rumput merupakan fase penting dalam memastikan kesuksesan partai di masa mendatang.


Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Fadly Amran saat mengukuhkan kepengurusan DPC Partai NasDem Kecamatan Pauh, Kota Padang, di kawasan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (14/02/2026).  


"Struktur partai adalah tulang punggung. Soliditas struktur sangat penting untuk memastikan program partai terlaksana secara optimal. Sehingga manfaat kehadiran partai benar-benar bisa dirasakan masyarakat," urai Fadly Amran.


Ditambahkan Walikota Padang ini, jika kehadiran partai telah dirasakan masyarakat, maka pasti partai akan dapat tempat istimewa di hati mereka. 


Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai NasDem Kota Padang Maigus Nasir juga menyerahkan SK Kepengurusan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) untuk sembilan kelurahan yang ada di Kecamatan Pauh. 


"Tekad Partai NasDem Kota Padang,  dimanapun kader partai hadir, mereka harus mampu menebar kebaikan untuk masyarakat," papar Maigus Nasir. 


Wakil Walikota Padang ini mencontohkan program kader Partai NasDem, Dani Faizal.  Pengusaha muda sukses yang juga salah seorang Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Padang.


Jelang masuknya Ramadhan tahun ini, Dani telah mendistribusikan 50 ton beras untuk ribuan warga kota yang tersebar pada 11 kecamatan di Kota Padang. 


Selanjutnya kegiatan Jum'at Berkah yang dipelopori sekaligus rutin dilaksanakan Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Padang Selatan, Winda Heka Sari.


Bersama dengan struktur partai tingkat kelurahan atau DPRt, Winda berbagi sembako untuk warga yang membutuhkan secara bergiliran ke seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Padang Selatan.


Menurut Maigus, apa yang dilakukan Dani dan Winda, hanya sebagian kecil contoh nyata kebaikan-kebaikan yang telah dilaksanakan kader Partai NasDem.


"Hal yang sama juga kita harapkan dilakukan pengurus partai lainnya di berbagai tingkatan. Sekali lagi, dimanapun kader Partai NasDem hadir, ia harus mampu menebar kebaikan. Menjadi rahmat bagi semua kalangan. Rahmatan Lil Alamin," tegas Maigus Nasir. 


Alimar Mujar, Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Pauh yang baru saja dikukuhkan bertekad untuk  menggerakkan kepengurusan yang ia pimpin secara optimal.


"Kepengurusan yang kami pimpin, harus membantu pasangan Fadly Amran dan Maigus Nasir untuk mewujudkan Kejayaan Kota Padang," tutup Alimar Mujar.


Acara pengukuhan pengurus DPC Partai NasDem Kecamatan Pauh berlangsung meriah. Ratusan massa tumpah ruah memenuhi lokasi kegiatan. 


Kemeriahan sekaligus khidmatnya  acara terasa bertambah dengan hadirnya puluhan tokoh masyarakat Kecamatan Pauh dari berbagai elemen. 


Mulai dari pemuda, tokoh adat, agama,  hingga bundo kanduang. Juga tampak hadir sejumlah pimpinan partai politik tingkat kota, mulai dari Partai Golkar, Gerindra hingga PKB. (**)

 


Lampung Tengah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menggelar acara musyawarah daerah (Musda) ke XI yang dipusatkan di gedung sesat nuwo balak Lampung Tengah, di Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah pada Sabtu (7/2/2026). 


Sebelum menggelar acara Musda XI Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ir. H. Hanan R Rozak, M.S bersama jajaran pengurus didampingi Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E, M.Sos serta ketua DPRD Lamteng, Febriyantoni, S.E, M.M melaksanakan agenda Gerakan Lampung Menanam (GELAM) yang berlangsung di sekitar gedung sesat nuwo balak. Adapun sejumlah pohon yang ditanam dalam program GELAM Partai Golkar Provinsi Lampung yaitu pohon alpukat, durian, jambu, kelengkeng, belimbing dan mangga 


Kemudian, usai menanam pohon, dengan disambut prosesi arakan-arakan dan tarian adat budaya Lampung, Hanan A Rozak didampingi ketua harian Riza Mirhardi, S.H, sekretaris Aprozi Alam, S.E dan H. Tony Eka Candra sebagai bendahara Partai Golkar Provinsi Lampung sekaligus Plt DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah serta pengurus dan fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung lainnya memasuki aula gedung sesat nuwo balak tempat Musda XI Partai Golkar Kabupaten Lamteng dilaksanakan.


Hadir dalam acara Musda ini yaitu forum komunikasi pimpinan daerah (Fokopimda) Kabupaten Lampung Tengah, Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E, M.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Febriyantoni, S.E, M.M, Pimpinan-pimpinan Partai Politik, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi dan tokoh adat se-Kabupaten Lampung Tengah. 


Dalam sambutannya ketua pelaksana Musda ke XI, Febriyantoni menyampaikan laporan bahwa kegiatan Musda dihadiri peserta, peninjau dan tamu undangan total jumlah peserta, peninjau dan undangan Musda XI adalah sebanyak kurang lebih 1600 orang, harapannya agenda Musda ini selain menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi dengan penuh riang gembira serta menyampaikan ide dan gagasan kedepan, saya ucapkan terimakasih kepada ketua dan jajaran pengurus Partai Golkar Provinsi Lampung yang telah hadir dan membimbing agenda acara Musda pada hari ini berjalan dengan baik, dan terimakasih kepada Plt Partai Golkar Kabupaten Lamteng yang dengan waktu singkat 28 hari namun persiapan Musda dapat berjalan dengan baik, dan terimakash kepada Bapak Musa Ahmad yang telah memberikan arahan dan memperkuat pondasi organisasi Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, semoga Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah bisa lebih baik kedepan", kata Febriyantoni. 


Sementara pelaksana tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, H. Tony Eka Candra menyampaikan ucapan terimakasih  kepada  Ketua Hanan dan Sekretaris Aprozi Alam serta Ketua Harian Riza Mirhardi dan Pengurus Partai Golkar Lamteng.


"Sejak diterbitkanya SK Plt dari DPD Partai Golkar Provinsi Lampung selama 28 hari saya mengemban amanah dengan tugas utama, merencanakan dan melaksanakan Musda XI Partai Golkar Kabupaten Lamteng, Alhamdulillah pada hari ini tugas itu dapat Saya laksanakan, kemudian selama menjadi Plt saya tinjau keuangan Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah dan memiliki saldo yang cukup untuk melaksanakan agenda Musda, dan berkat sumbangsih dari Fraksi Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, Ketua Partai Golkar Lampung Tengah 2020-2025, Musa Ahmad serta dukungan dari I Komang Koheri secara pribadi maka pembiayaan agenda musda dapat tercukupi dan terdapat saldo, roda organisasi di Partai Golkar Kabuapten Lampung Tengah patut menjadi percontohan untuk pengurus Partai Golkar Kabupaten/Kota yang lain berkat dedikasi dan loyalitas kepemimpin Musa Ahmad Partai Golkar dapat meraih 13 kursi di DPRD Kabupaten Lampung Tengah sehingga sebagai pimpinan tentunya ini harus dipertahankan dan harus ditambah kursinya menjadi 15 kursi untuk pemilu 2029 mendatang", kata Tony. 


Tony juga berharap dalam Musda terwujud semangat persatuan yang telah dibangun selama masa transisi dapat terus dijaga dan diperkuat, kemudian harus mengedepankan musyawarah mufakat.  "Melalui musda ini diharapkan mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam memilih ketua Partai Golkar Lamteng, hindari perpecahan dan kembali bersatu padu dalam panji beringin, harapannya ajang Musda sebagai konsolidasi yang solid untuk kemajuan Partai Golkar Lamteng dan Kabupaten Lamteng", pungkas Tony. 


Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Lamteng I Komang Koheri dalam sambutannya memberikan apresiasi setingi-tingginya kepada Ketua Partai Golkar Provinsi Lampung dan pengurus Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah karena telah menggelar acara musda diawali dengan gerakan menanam pohon. 


"Kabupaten Lampung Tengah merupakan Kabupaten terbsesar di Provinsi Lampung, mudah mudahan dengan konsentrasinya Partai Golkar di Kabupaten Lampung Tengah maka Partai Golkar akan berjaya, Partai Golkar telah menorehkan catatan besar baik di nasional maupun di Kabupaten Lampung Tengah, tentunya Partai Golkar  memiliki peran nyata dan warna serta telah memberikan sumbangsih bagi Kabupaten Lamteng, Saya yakin Pemkab Lamteng senantiasa berkomitemn bersinergi dan menjalin hubungan harmonis kepada seluruh partai politik termasuk Partai Golkar untuk membangun Kabupaten Lampung tengah bersama, Musda bukan hanya memilih pengurus namun lebih dari itu untuk menentukan agenda ke depan, Musda sebagai ruang konsolidasi dan regenerasi, harapannya Musda menghasilkan keputusan yang solid dan mendukung program pembangunan di Lamteng demi kesejahteraan masyarakat  Lamteng. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme kita yakin partai Golkar dapat memberikan kontribusi positif untuk Pemda Lamteng", kata Plt Bupati I Komang Koheri.


Kemudian, dalam arahannya Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A Rozak yang sekaligus membuka acara Musda menyampaikan bahwa Musda bukan hanya sebagai agenda rutin organisasi, namun juga sebagai ajang konsolidasi organisasi, mewujudkan komitmen, Musda untuk menunjukan juga sebagai jati diri partai Golkar, dan mewujudkan doktrin karya kekaryaan, karya siaga gatra praja.


"Harapannya Partai Golkar Lamteng maju dan dapat mempertahankan prestasi pimpinan di DPRD Kabupaten Lampung Tengah yang dari 13 kursi semoga bisa ditingkatkan menjadi 15 kursi ke depan, Musda sebagai ajang untuk mengevaluasi kinerja sebelumnya, menentukan program kerja ke depan, mengukuhkan dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban sebelumnya, pada musda akan menetapkan Ketua Partai Golkar Lamteng dan menentukan arah program kerja ke depan, menetapkan Dewan Pertimbangan dan ketua Formatur untuk selanjutnya", pungkas Hanan.


Selanjutnya Hanan menegaskan bahwa Partai Golkar Lamteng harus tampil dekat dengan masyarakat dan sebagai jembatan pemecah masalah dalam masyarakat, kemudian ajang Musda untuk meningkatkan soliditas Partai Golkar Lamteng. 


"Harapannya Partai Golkar Lamteng solid agar bisa terus berkarya untuk masyarakat, saya berpesan agar hasil Musda dapat memilih keputusan yang dapat mendukung  konsolidasi organisasi hingga tingkat desa, kelurahan dan RT, mengakomodir semua unsur kader dalam pengurus, meningkatkan dan mengaktifkan pengabdian untuk masyarakat dan melibatkan masyarakat dalam program partai, menyiapkan kader muda, perempuan dan profesional untuk Pemilu ke depan, menjadikan kantor Partai Golkar sebagai rumah bersama dan rumah aspirasi untuk masyarakat Kabupaten Lamteng, partai Golkar harus tampil dengan karya dan gagasan yang nyata dapat dirasakan oleh masyarakat", harap Hanan. 


Diakhir arahannya, Hanan mengatakan bahwa ada tiga hal pokok melalui agenda Musda ini yaitu membentuk setruktur partai yang rapi dan terstruktur, meningkatkan kader untuk aktif dan turun di tengah masyarakat, serta melaksanakan program kerja yang relevan dengan kondisi masyarakat.


"Partai Golkar Lamteng harus tampil menjadi role model untuk daerah yang lain, kader dan pengurus harus dekat dengan masyarakat dan Partai Golkar juga harus menjadi jembatan solusi untuk masyarakat", tutup Hanan sekaligus membuka acara musda XI secara simbolis dengan pemukulan gong. (*)

 


Padang, – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Padang berlangsung kondusif dan solid. Forum tertinggi partai di tingkat kota itu secara aklamasi kembali menetapkan M. Iqra Chissa Putra sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang untuk periode lima tahun ke depan.


Musda XI yang digelar di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu (7/2/2026), menjadi penegasan soliditas internal Golkar Padang. Seluruh pemilik suara sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Iqra Chissa tanpa voting, mencerminkan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinannya.


Iqra menyebut, pemilihan secara aklamasi menjadi bukti kekompakan kader sekaligus modal politik penting dalam menghadapi agenda besar Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029.


“Musda ini bukan hanya soal memilih ketua, tetapi menentukan arah perjuangan politik Golkar Padang lima tahun ke depan. Aklamasi menunjukkan soliditas kader,” ujar Iqra.


Ia menegaskan, Golkar Padang siap memanaskan mesin politik sejak dini dengan memperkuat konsolidasi organisasi, memperbaiki kinerja struktur, serta menyusun program yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Kami siap bertarung pada Pemilu 2029. Politik harus dijalankan dengan strategi, intuisi, dan kerja nyata,” katanya.


Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menilai keputusan Musda XI melalui aklamasi mencerminkan kematangan organisasi Golkar Padang.


“Kalau Musda berjalan aklamasi, itu tanda partai solid. Tinggal bagaimana kepemimpinan ini diterjemahkan dalam program yang menyentuh rakyat,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat Khairunas menegaskan, Golkar akan terus mendukung pemerintahan daerah serta siap menghadapi agenda politik nasional dan daerah secara serentak.


“Konsolidasi kader adalah kekuatan utama Golkar. Dengan soliditas ini, Golkar siap membantu pemerintah daerah, termasuk dalam penanganan bencana di Sumatera Barat,” katanya.


Ketua Panitia Pelaksana Musda XI, Erizal, menyampaikan Musda dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai unsur partai. Ia berharap kepemimpinan hasil aklamasi mampu membawa Golkar Padang lebih solid dan kompetitif.


“Musda ini menjadi titik awal Golkar Padang untuk melangkah lebih siap menuju Pemilu 2029,” tutupnya. (***)

 


SUMBARNET - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Padang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi kinerja sekaligus konsolidasi organisasi dalam menyusun arah dan strategi partai lima tahun ke depan.


Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang, M. Iqra Chissa Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan Partai Golkar Padang selama periode 2020-2025 penuh dengan dinamika dan tantangan. Namun, hasil kerja kolektif seluruh kader dan pengurus mampu menunjukkan capaian yang signifikan.


“Dalam lima tahun terakhir, Golkar Padang berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Padang dari tiga menjadi lima kursi. Jumlah suara juga meningkat dari sekitar 23 ribu menjadi 42 ribu suara,” ujar Iqra.


Ia menambahkan, capaian positif juga diraih di tingkat provinsi dan nasional. Di DPRD Sumbar, Golkar mencatatkan peningkatan suara hingga 61 persen, sementara pada Pemilihan Legislatif 2024, Golkar berhasil mengantarkan Zigo Rolanda ke DPR RI.


Iqra menegaskan, Musda XI bukan sekadar agenda pemilihan ketua, tetapi forum strategis untuk merumuskan arah perjuangan partai ke depan.


"Kami siap bertarung pada Pemilu 2029, baik legislatif maupun pilkada. Politik harus dijalankan dengan intuisi, strategi, dan kerja nyata,” katanya.


Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Partai Golkar dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Padang.


Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik sangat penting untuk percepatan pembangunan.


“Kita perlu bergandengan tangan. Golkar Padang telah banyak mendukung program Pemko, dan kolaborasi ini harus terus diperkuat demi kemajuan Kota Padang,” ujarnya.


Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyampaikan bahwa Musda merupakan momentum evaluasi menyeluruh atas capaian dan kekurangan partai. Menurutnya, Golkar harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.


“Musda ini membahas program strategis untuk Kota Padang. Kader Golkar harus bekerja nyata di semua tingkatan dan melahirkan kepemimpinan yang solid serta program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.


Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Khairunas, menegaskan komitmen Golkar untuk terus mendukung Pemerintah Kota Padang. Ia menyebut Musda sebagai kegiatan rutin lima tahunan yang menjadi ajang evaluasi dan konsolidasi kader hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.


“Kota Padang adalah ibu kota provinsi. Seluruh kader Golkar wajib menyukseskan pemerintahan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Golkar siap membantu, termasuk dalam penanganan bencana di Sumbar,” katanya.


Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Musda XI, Erizal, menyampaikan bahwa Musda dihadiri sekitar 500 peserta. Selain memilih ketua DPD Partai Golkar Kota Padang, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjawab tantangan dinamika politik ke depan serta ditandai dengan revitalisasi kantor partai.


“Musda ini kami harapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat dan membawa Golkar Padang semakin solid serta siap menjadi pemenang di pemilu mendatang,” ucapnya. (*)

 


Padang - Musyawarah Daerah XI (Musda XI) DPP Partai Golkar Kota Padang, diprediksi bakal berlangsung singkat. Pasalnya, hingga Rabu (4/2/2026) siang ini, hanya M. Iqra Chissa, satu-satunya bakal calon (Balon) ketua yang mendaftar. Saat mendaftar, Iqra didampingi semua Ketua kecamatan (11 DPC) dari 16 pemilik suara sah di musda ini. 


"Musda udah selesai. Sudah jelas Iqra Chissa aklamasi, karena semua dukungan mengarah pada satu nama saja, Iqra Chissa yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua periode 2020-2025. Dan hasil kerjanya juga bagus bagi perkembangan Partai Golkar," ungkap seorang kader Golkar yang juga pengurus Kecamatan Padang Barat. 


Selain didampingi 11 DPC, Iqra Chissa yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar, juga dipastikan mendapat dukungan kuat dari DPD Partai Golkar Sumbar dan Sayap partai lainnya, termasuk Dewan Pertimbangan. 


"Untuk Musda XI ini, hanya Iqra Chissa satu-satunya yang menguat. Karena itu, aklamasi merupakan langkah terbaik untuk kekompakan dan perkembangan partai ke depan," ujarnya.


Iqra Chissa mendaftar sebagai Ketua di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Padang, tepat pukul 11.25 WIB. Pendaftaran diterima oleh Ketua SC, Neiko Rasaki didampingi Ketua OC Deni Pratama dan Ketua Penyelenggara Musda, Erizal, serta serta semua ketua Kecamatan Partai Golkar di Kota Padang. (ms/*/ald)



SUMBARNET - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Padang menggelar konferensi pers persiapan pelaksanaan Musda XI, pada Selasa (2/2/2026) di kantor jalan kampung Nias Padang.


Ketua DPD Partai Golkar Padang M . Iqra Chissa Putra mengatakan, "Musda merupakan salah satu agenda besar partai Golkar berdasarkan AD ART," katanya.


Menurut Iqra dengan digelarnya Musda XI ini, tentu akan banyak  muncul ide - ide besar dari pengurus yang harus dibicarakan dalam Musda kali ini.


"Musda XI ini akan memilih ketua untuk masa bakti periode 2025 - 2030, selain itu juga akan melaksanakan refitalisasi kantor DPD Golkar kota Padang," kata Iqra Chissa Putra.


Ia menambahkan bahwa Musda XI ini akan diikuti oleh keluarga besar DPD Partai Golkar kota Padang, mulai dari ranting kecamatan hingga kelurahan, lebih kurang 400 kader akan ikut berpatisipasi.


"Mohon doa dan dukungan semuanya agar Musda XI berjalan dengan baik, lancar, dan demokrastis," harap Wakil Ketua DPRD Sumbar itu.


Hadir dalam jumpa pers ini, Ketua OC Deni Pratama Koto, Ketua SC Neiko Rasaki, Ketua Penyelenggara Erizal, Ketua Harian DPD Partai Golkar Padang Jamasri dan Fraksi Partai Golkar DPRD Padang Erianto Mahmuda.


Pada kesempatan itu, Ketua Harian DPD Partai Golkar Padang Jamasri menjelaskan mengenai teknis pelaksanaan Musda XI yang akan digelar pada 7 Februari 2026 mendatang.


"Kita akan menyatukan pokok pikiran pengurus dan anggota DPD  Partai Golkar kota Padang yang akan dibahas dalam program kerja 5 tahun kedepan," jelasnya.


"Adapun program kerja yang belum terealisasi pada periode ini, maka akan disempurnakan dalam rapat kerja daerah untuk pembangunan kota Padang ke depan," jelas Jamasri lagi.


Jamasri menyebut, "partai Golkar tetap bersama dan memberi dukungan penuh kepada Walikota Padang Fadly Amran, karen tantangan kota Padang ke depan cukup berat, maka Golkar tidak akan tinggal diam dalam menciptakan kesejahteran masyarakat," sebutnya.


Ketua SC Neiko Rasaki menambahkan bahwa Musda XI membuka seluas - luasnya kesempatan kepada seluruh kader yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri maju menjadi pimpinan partai.


"Musda tidak hanya menjadi wadah konsolidasi, namun akan melahirkan program strategis," tambah Neiko Rasaki.


Neiko menjelaskan, "tahapan pertama panitia melakukan penjaringan membuka pendaftaran hari ini tanggal 3 Februari - 4 Februari 2026 melalui pengumuman," jelasnya.


"Setelah itu SC akan memverifikasi berkas pada 5 februari 2026 dan melalukan pemeriksaan faktual sekaligus penetapan calon ketua, lalu kita akan tetapkan ketua pada Musda XI tanggal 7 februari mendatang," tutupnya. (**)

 


Way Kanan - Dengan mendapat dukungan dari pimpinan Kecamatan (PK) 15 (lima belas) Kecamatan, unsur organisasi pendiri Partai Golkar, organisasi yang didirikan Partai Golkar dan organisasi sayap KPPG dan AMPG, Dr. (Can) Darlian Pone, S.E, S.H, M.M terpilih secara aklamasi hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke VI (enam) Partai Golkar Kabupaten Way Kanan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Way Kanan di Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan pada Minggu (25/1/2026). 


Adapun putusan dan penetapan hasil sidang pada Musda ke VI yang dipimpin oleh Bambang Purwanto, S.E, M.M yaitu menerima laporan pertanggungjawaban pengurus Partai Golkar Kabupaten Way Kanan periode 2020-2025, kemudian Bambang menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian pengurus periode 2020-2025. 


"Berdasarkan petunjuk pelaksana (Juklak) 02 tahun 2025, pasal 58, maka pengurus partai Golkar Kabupaten Way Kanan periode 2020-2025 dinyatakan demisioner, selanjutnya rapat Paripurna ke 4 (empat) dilanjutkan dengan agenda pemilihan ketua dan membentuk tim formatur serta rapat formatur tentang susunan pengusur dan personalia", kata Bambang. 


Kemudian imbuh Bambang, hasil proses pemilihan ketua melalui 3 (tiga) tahapan yaitu mulai dari tahap penjaringan bakal calon, pencalonan dan pemilihan.


Untuk diketahui berdasarkan Juklak 02/DPP/IV/2025, maka dibacakan oleh steering committee atau tim penjaringan yang disampaikan oleh Sayu Masih mewakili tim penjaringan. 


Dalam kesempatan ini, Sayu Marsih mengatakan bahwa berkas administrasi pencalonan Dr (Can) Darlian Pone, S.E, S.H, M.M dinyatakan sah. 


Kemudian pengesahaan calon ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan periode 2026-2031dibacakan langsung oleh Pimpinan sidang yang memutuskan dan mengesahkan Darlian Pone sebagai calon ketua Partai Golkar Kabupaten Way Kanan.


Masih di tempat yang sama, Bambang menerangkan bahwa setelah menyimak atas dukungan yang disampaikan oleh unsur pimpinan Kecamatan, unsur organisasi pendiri Partai Golkar, organisasi yang didirikan Partai Golkar dan organisasi sayap KPPG dan AMPG yang mencalonkan dan mendukung Darlian Pone, serta menyimak hasil tim penjaringan yang menyatakan berkas pencalonan Darlian Pone dinyatakan sah, kemudian peserta sidang juga yang menyatakan setuju, maka Darlian Pone dinyatakan terpilih aklamasi sebagai Ketua Partai Golkar Kabupaten Way Kanan periode 2026-2031. 


Usai dinyatakan terpilih aklamasi Bambang Purwanto mengumumkan komposisi setruktur formatur hasil Musda VI Partai Golkar Kabupaten Way Kanan yang terdiri dari Darlian Pone sebagai ketua tim formatur kemudian mewakili dari unsur DPD Partai Golkar Provinsi Lampung diberikan mandat kepada Abi Hasan Muan, S.H sebagai anggota, unsur dari Pimpinan Kecamatan oleh Zainal Arifin dari Kecamatan Baradatu, Nazamudin dari Kecamatan Buay Bahuga, kemudian dari unsur organisasi sayap, organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar yaitu oleh Azwir yang merupakan Ketua DPC MKGR Kabupaten Way Kanan.

 

Selanjutnya, pelantikan dan pengukuhan pengurus dan personalia DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan periode 2026-2031 di bawah komando Ketua Darlian Pone pun langsung dilakukan oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ir. H. Hanan A Rozak, M.S didampingi, ketua harian, Riza Mirhardi, S.H, Aprozi Alam, S.E sebagai sekretaris dan H. Tony Eka Candra merupakan bendahara serta pengurus dan fungisonaris Partai Golkar Provinsi Lampung lainnya. 


Dalam sambutannya Darlian Pone  menyampaikan ucapan rasa syukur atas sukses dan khidmatnya prosesi acara Musda sampai dengan pelantikan pengurus dan personalia.

 

"Alhamdulillah, hari ini merupakan momentum bagi Partai Golkar dan sejarah bagi saya, karena mendapatkan amanah sebagai ketua Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, kedepan  Partai Golkar harus sering turun ke bawah dan melakukan konsolidasi sampai ke tingkat Kecamatan dan Kampung, tidak hanya itu Partai Golkar harus menjadi pohon beringin yang paling aman untuk semua orang", kata Darlian Pone. 


Darlian Pone juga menekankan terkait dengan target politik kedepan Partai Golkar Kabaputen Way Kanan harus mendapat posisi pimpinan di DPRD Kabupaten Way Kanan. 


"Terkait target politik kedepan tentunya yang awalnya dari 3 kursi kemudian menjadi 5 kursi, In Shaa Allah ke depan meraih 11 kursi di DPRD Kabupaten Way Kanan, saya yakin dengan adanya Pak Bambang Irawan dan kawan-kawan maka tidak ada yang tidak mungkin untuk meraih itu. Selanjutnya Kita akan membenahi tata kelola organisasi Partai Golkar Kabuapten Way Kanan sesuai jukllak 02", pungkas Darlian Pone. 


Sementara dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ir. H. Hanan A Rozak, MS yang diwakili oleh H. Tony Eka Candra sebagai bendahara menyampaikan atas perintah ketua Hanan A Rozak dirinya mengutarakan beberapa pesan dihadapan pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar Kabupaten Way Kanan.


"Pak Hanan menyampaikan pesan kepada Saya, pertama atas nama Partai Golkar Provinsi Lampung saya mengucapkan selamat bekerja dan selamat berjuang kepada teman-teman Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, semoga meraih kejayaan Partai Golkar kembali di bawah komandon Darlian Pone, harapannya perpaduan antara generasi muda akan meraih kejayaan Partai Golkar", kata Tony. 


Kemudian, Tony Eka Candra yang sekaligus menutup acara Musda VI Partai Golkar Kabupaten Way Kanan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bambang Irawan dan pengurus yang telah membawa kenaikan suara Partai Golkar pada pemilu 2024, dari 3 kursi menjadi 5 kursi. 


"Terimakasih kepada pengurus Partai Golkar Kabupaten Way Kanan sebelumnya, target politik ke depan harus mencapai  11 kursi, ini merupakan hal yang mungkin, untuk Partai Golkar dengan kolaborasi dan kesolitan bersama, saya yakin dan percaya dengan kerja keras bersama, kita akan meraih pimpinan baik di legislatif maupun eksekutif", ujar Tony.  


Dia juga menyarankan bahwa kunci kemenangan salah satunya yakni menjadikan kantor Partai Golkar sebagai rumah besar dan rumah bersama bagi keluarga Partai Golkar harus guyub untuk merumuskan kemenangan bersama, kemudian kantor Partai Golkar dapat menampung aspirasi bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan, disitulah kita berinterkasi dengan masyarakat Kabupaten Way Kanan guna menampung aspirasi masyarakat", imbuh Tony.  


Tony menambahkan sebagaimana tagline Partai Golkar yakni, Golkar Solid, Indonesia maju, maka harus dipertahankan kesolidan ini demi kemenangan dan kejayaan Partai Golkar Kabupaten Way Kanan dan Indonesia.


"Jadi setelah Pelantikan ini harus segera konsolidasikan pengurus di segala tingkatan dari Kecamatan sampai Kelurahan/Desa/Kampung dan RT", imbuh Tony. (*)