Tampilkan postingan dengan label Polres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polres. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET – Personel Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, rutin melaksanakan kegiatan Commander Wish (CW) pagi dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis pada Jumat (9/10/2026) pagi.


Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat guna menciptakan kelancaran, ketertiban, dan keamanan berlalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitas.


Pelaksanaan Commander Wish pagi tersebut difokuskan pada sejumlah persimpangan yang memiliki aktivitas lalu lintas masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan, mengantisipasi potensi kemacetan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.


Melalui kegiatan rutin ini, Polres Dharmasraya terus berupaya memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Personel yang bertugas tidak hanya melakukan pengaturan kendaraan, tetapi juga membantu memastikan arus lalu lintas berjalan tertib sehingga aktivitas masyarakat pada pagi hari dapat berlangsung dengan lancar.


Pengaturan lalu lintas dilaksanakan di enam titik, yakni Simpang Tiga Sungai Rumbai, Simpang Empat Koto Baru, Simpang Mikrowef Gunung Medan, Simpang Empat Gunung Medan, Simpang Empat Pasar Sikabau, dan Simpang Empat Pulau Punjung.


Penempatan personel pada titik-titik tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengoptimalkan pelayanan lalu lintas, terutama di lokasi persimpangan yang menjadi jalur perlintasan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Bentuk Pelayanan dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasi Humas Polres Dharmasraya, IPTU Marbawi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Commander Wish pagi merupakan salah satu bentuk pelayanan rutin Polri yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif.


Menurutnya, pengaturan lalu lintas pada pagi hari menjadi bagian penting dari tugas kepolisian karena pada waktu tersebut mobilitas masyarakat cenderung meningkat. Masyarakat berangkat bekerja, anak-anak menuju sekolah, serta berbagai aktivitas lainnya berlangsung secara bersamaan sehingga membutuhkan pengaturan lalu lintas yang baik.


Kehadiran personel di persimpangan diharapkan mampu membantu pengguna jalan melewati kawasan tersebut dengan lebih tertib, sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.


“Melalui kegiatan Commander Wish pagi ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Pengaturan lalu lintas bukan hanya bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Kapolres.


Utamakan Kelancaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

Pelaksanaan Commander Wish pagi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan selama berkendara. Kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.


Setiap pengendara diharapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan sikap saling menghormati sesama pengguna jalan.


Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru ketika berkendara, menjaga jarak aman, dan tetap berkonsentrasi selama perjalanan.


“Tujuan yang ingin kami capai adalah terciptanya lalu lintas yang tertib, lancar, dan aman bagi seluruh masyarakat. Kami berharap keberadaan personel di lapangan dapat membantu mengurangi potensi kemacetan, mencegah terjadinya pelanggaran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” katanya.


Enam Titik Pengaturan Menjadi Fokus Pelayanan

Pengaturan lalu lintas yang dilakukan di enam titik strategis menunjukkan upaya Polres Dharmasraya untuk menjangkau masyarakat di sejumlah kawasan. Personel ditempatkan pada persimpangan yang menjadi bagian dari jalur aktivitas masyarakat pada pagi hari.


Di Simpang Tiga Sungai Rumbai dan Simpang Empat Koto Baru, personel melaksanakan pengaturan arus kendaraan untuk membantu menciptakan ketertiban bagi para pengguna jalan. Pelayanan serupa juga dilakukan di Simpang Mikrowef Gunung Medan dan Simpang Empat Gunung Medan, serta di Simpang Empat Pasar Sikabau dan Simpang Empat Pulau Punjung.


Kehadiran petugas di lokasi tersebut diharapkan membantu masyarakat melintasi persimpangan dengan lebih tertib, sekaligus mendukung kelancaran perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, pasar, dan lokasi kegiatan lainnya.


Selain menjalankan tugas pengaturan, personel kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif yang bertujuan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.


Kapolres Berharap Kesadaran Berlalu Lintas Terus Meningkat

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro berharap kegiatan Commander Wish pagi dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mendukung kelancaran arus kendaraan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran setiap individu.


Masyarakat diharapkan tidak hanya mematuhi aturan ketika melihat petugas, tetapi menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan dalam setiap perjalanan. Dengan demikian, terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib dapat menjadi tanggung jawab bersama antara kepolisian dan seluruh pengguna jalan.


“Harapan kami, melalui kegiatan rutin ini, masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas dan semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kami ingin setiap pengguna jalan dapat melakukan aktivitas dengan aman dan nyaman, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” kata Kapolres.


Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mengutamakan keselamatan, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Komitmen Polres Dharmasraya Tingkatkan Pelayanan

Melalui kegiatan Commander Wish pagi, Polres Dharmasraya terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang responsif dan berorientasi pada keselamatan. Pengaturan lalu lintas di enam titik tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung terciptanya situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif.


Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Sinergi antara petugas dan pengguna jalan juga diperlukan agar upaya menjaga kelancaran lalu lintas dapat berjalan optimal.


Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, kepatuhan terhadap peraturan, serta dukungan personel kepolisian di lapangan, diharapkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Dharmasraya dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar.


Polres Dharmasraya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan budaya berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan. Sebab, ketertiban di jalan raya bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan merupakan kepentingan dan tanggung jawab bersama.


Polres Dharmasraya hadir untuk melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, termasuk melalui pengaturan lalu lintas pada pagi hari demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. (**)




Pasaman Barat - Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat meringkus seorang lelaki berinisial YA (22), yang diduga melakukan tindak pidana pencurian panel dan elektrik komputer alat berat (excavator).


Petugas meringkus pelaku di RT 05 Ophir Barat, Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu dini hari (11/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan terhadap pelaku YA.


Diterangkan, peristiwa tersebut terjadi di Jorong Kartini Labuah Baru, Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 11.58 WIB.


Saat itu, satu alat berat (excavator) milik korban Handro Donal, sedang terparkir di Jalan Jorong Kartini Labuah Baru Nagari Muara Kiawai.


"Korban mendapati satu buah panel dan satu buah elektrik alat berat miliknya sudah tidak berada di posisi semula," terangnya.


Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasaman Barat. Petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi.


"Aksi pelaku diketahui setelah petugas memperoleh informasi bahwa pelaku hendak menjual hasil barang hasil curian kepada salah seorang di kawasan Kecamatan Luhak Nan Duo," katanya.


Tim Opsnal di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro langsung melacak keberadaan pelaku yang diketahui berada di RT 05 Ophir Barat, Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo.


"Pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan di sebuah rumah kontrakan yang berada di RT 05 Barat, Nagari Ophir Kecamatan Luhak Nan Duo pada Minggu dini hari (11/10) sekitar pukul 01.00 WIB," tuturnya.


Kasat menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah panel exavator dan satu buah elektrik exavator.


"Atas peristiwa pencurian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp50 juta," jelasnya.


Pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (HumasResPasbar)

 



LIMAPULUH KOTA – Kepolisian Resor (Polres) 50 Kota terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang lalu lintas guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres 50 Kota.


Upaya tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang setiap hari melakukan berbagai aktivitas, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan kegiatan ekonomi.


Peningkatan pelayanan lalu lintas tidak hanya berorientasi pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.


Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelayanan lalu lintas merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan kehadiran Polri yang profesional, responsif, dan humanis di tengah masyarakat.


Menurutnya, keamanan dan keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kepolisian terus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas melalui pelayanan, edukasi, imbauan, serta penegakan hukum yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Peningkatan pelayanan di bidang lalu lintas merupakan komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pengguna jalan dapat beraktivitas dengan tertib, lancar, dan mengutamakan keselamatan,” kata Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid.


Utamakan Keselamatan dan Pelayanan Humanis


Dalam pelaksanaan tugasnya, jajaran Polres 50 Kota melalui Satuan Lalu Lintas terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan preemtif sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.


Kehadiran personel kepolisian di jalan raya menjadi salah satu bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Selain melakukan pengaturan arus kendaraan pada titik-titik yang membutuhkan perhatian, petugas juga dapat memberikan imbauan kepada pengendara agar senantiasa mematuhi aturan serta memperhatikan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.


Pelayanan tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan, terutama pada ruas jalan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.


Kapolres juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam memberikan pelayanan. Setiap personel diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik, bersikap profesional, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran petugas di jalan raya.


“Personel harus hadir sebagai pelayan masyarakat. Berikan pelayanan secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab. Di sisi lain, masyarakat juga harus memiliki kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas dimulai dari kepatuhan terhadap aturan dan kedisiplinan masing-masing,” kata AKBP Syaiful.


Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas


Selain menjaga kelancaran arus kendaraan, upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama Polres 50 Kota.


Kecelakaan lalu lintas dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kerugian materi hingga luka-luka dan hilangnya nyawa. Oleh sebab itu, langkah pencegahan harus menjadi prioritas melalui peningkatan kesadaran berkendara, kepatuhan terhadap aturan, serta kewaspadaan selama berada di jalan raya.


Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang mobil, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.


Pengendara juga diharapkan tidak memaksakan diri saat mengantuk atau kelelahan, tidak berkendara di bawah pengaruh alkohol maupun zat yang mengganggu konsentrasi, serta selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan.


Bagi pengendara sepeda motor, penggunaan helm yang benar dan sesuai standar merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera kepala apabila terjadi kecelakaan. Sementara itu, pengemudi kendaraan roda empat maupun lebih diingatkan agar menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya.


Kapolres 50 Kota berharap upaya edukasi dan pelayanan yang dilakukan kepolisian dapat membangun kesadaran masyarakat bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain.


“Harapan kami, masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Jangan menunggu terjadi kecelakaan untuk menyadari pentingnya disiplin di jalan raya. Patuhi aturan, kendalikan kecepatan, dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam setiap perjalanan,” ujarnya.


Perkuat Sinergi dengan Masyarakat


Polres 50 Kota menyadari bahwa upaya mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, angkutan umum, kendaraan barang, hingga pejalan kaki.


Kesadaran untuk saling menghormati di jalan raya merupakan salah satu kunci menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman. Pengguna jalan diharapkan tidak bertindak ceroboh, tidak melakukan manuver yang membahayakan, serta memberikan kesempatan kepada pengguna jalan lain sesuai aturan yang berlaku.


Di samping itu, masyarakat diharapkan turut mendukung tugas kepolisian dengan memberikan informasi apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu kelancaran maupun keselamatan lalu lintas.


Melalui sinergi tersebut, diharapkan berbagai potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.


Komitmen peningkatan pelayanan lalu lintas ini juga menjadi bagian dari upaya Polres 50 Kota dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan tanggung jawab.


Wujudkan Lalu Lintas yang Aman dan Berkeselamatan


Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid berharap seluruh jajaran kepolisian terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, menjaga kedisiplinan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Peningkatan kualitas sumber daya personel, penguatan kegiatan pencegahan, dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi lalu lintas yang semakin kondusif di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.


“Tujuan yang ingin kita capai bukan hanya kelancaran arus kendaraan, tetapi juga terwujudnya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. Kami berharap angka kecelakaan dapat ditekan, kesadaran masyarakat semakin meningkat, dan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.


Dengan komitmen tersebut, Polres 50 Kota terus mendorong terwujudnya budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan. Kepolisian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas, mematuhi peraturan, dan bersama-sama menjaga ketertiban di jalan raya.


Melalui kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota. (**)

 


LIMA PULUH KOTA – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Kepolisian Resor (Polres) 50 Kota melaksanakan kegiatan patroli ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah hukum Polres 50 Kota.


Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di kawasan SPBU dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


SPBU menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam kegiatan patroli karena merupakan fasilitas pelayanan publik yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). 


Tingginya mobilitas kendaraan dan aktivitas masyarakat di lokasi tersebut membuat kehadiran personel kepolisian diperlukan guna menjaga situasi tetap terkendali.


Dalam pelaksanaannya, personel Polres 50 Kota melakukan pemantauan terhadap situasi keamanan dan aktivitas masyarakat di sekitar SPBU. Kehadiran petugas di lapangan juga menjadi langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas yang dapat menghambat kenyamanan masyarakat.


Selain melakukan pemantauan, kegiatan patroli ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres 50 Kota.


“Patroli ke sejumlah SPBU ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk saat melakukan pengisian bahan bakar, dengan rasa aman dan nyaman,” kata Kapolres.


Menurutnya, kegiatan patroli tidak hanya berorientasi pada pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kehadiran dan kedekatan personel kepolisian dengan masyarakat. Dengan adanya patroli secara rutin, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sedini mungkin.


Kapolres juga menekankan agar seluruh personel senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjalankan tugas secara profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat.


“Kami menginstruksikan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kewaspadaan, dan memberikan pelayanan yang humanis. Kehadiran anggota Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib,” ujar Kapolres.


Lebih lanjut, patroli di kawasan SPBU diharapkan mampu mempersempit peluang terjadinya gangguan keamanan serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat maupun petugas yang menjalankan aktivitas pelayanan di lokasi tersebut.


Upaya menjaga keamanan dan ketertiban, menurut arah pesan yang ingin disampaikan dalam kegiatan ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.


Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau indikasi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.


Kapolres 50 Kota berharap kegiatan patroli tersebut dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah.


“Harapan kami, melalui kegiatan patroli yang dilaksanakan secara konsisten, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres 50 Kota senantiasa terjaga dengan baik. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua,” ujar Kapolres.


Melalui kegiatan patroli ke sejumlah SPBU tersebut, Polres 50 Kota terus berupaya mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


Kehadiran personel di lapangan diharapkan tidak hanya mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Polres 50 Kota berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya melalui kegiatan kepolisian yang terukur, responsif, dan humanis, demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. (**)



SUMBARNET – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Padang Panjang berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti sabu dengan berat kurang lebih 15 gram.


Penangkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Padang Panjang. Keberadaan narkotika di tengah masyarakat dinilai menjadi ancaman serius yang membutuhkan perhatian serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


Keberhasilan pengungkapan tersebut menunjukkan komitmen jajaran Polres Padang Panjang untuk terus melakukan penindakan terhadap dugaan tindak pidana narkotika sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.


Dua Orang Diamankan, Sabu Sekitar 15 Gram Disita

Dalam penindakan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Padang Panjang itu, dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu berhasil diamankan bersama barang bukti dengan berat sekitar 15 gram.


Barang bukti tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap lebih jauh dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan kepemilikan maupun penyalahgunaan narkotika tersebut.


Meski demikian, identitas kedua orang yang diamankan, lokasi penangkapan, waktu kejadian, serta kronologi lengkap pengungkapan kasus ini masih perlu dipastikan berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian.


Polisi juga perlu mendalami asal-usul barang bukti, tujuan kepemilikan, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Pendalaman ini penting untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Kapolres Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.Ik., M.I.K., diharapkan terus mendorong jajarannya untuk meningkatkan upaya pemberantasan narkotika melalui penegakan hukum, penyelidikan, serta penguatan langkah pencegahan di tengah masyarakat.


“Pemberantasan narkoba merupakan salah satu komitmen kami dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Kami akan terus mengoptimalkan upaya penegakan hukum terhadap setiap dugaan tindak pidana narkotika sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.Ik., M.I.K.


Menurut arah pesan tersebut, penindakan terhadap kasus narkotika tidak hanya bertujuan memberikan efek jera kepada pelaku, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkoba yang dapat merusak kehidupan individu, keluarga, dan lingkungan sosial.


Masyarakat Diharapkan Berperan Aktif

Dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika, dukungan masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Informasi dari warga dapat membantu aparat kepolisian mendeteksi aktivitas mencurigakan dan menindaklanjuti dugaan tindak pidana narkotika secara tepat.


Masyarakat diharapkan tidak bersikap acuh terhadap ancaman narkoba di lingkungan masing-masing. Apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika, warga dapat menyampaikan informasi melalui saluran resmi kepolisian dengan tetap memperhatikan keselamatan diri dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.


Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan yang sehat serta terbebas dari ancaman narkotika.


Upaya pencegahan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi mengenai bahaya narkoba, penguatan pengawasan keluarga, serta pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman dan ketahanan diri terhadap pengaruh negatif lingkungan.


Harapan untuk Padang Panjang yang Bebas Narkoba

Melalui pengungkapan kasus ini, diharapkan penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polres Padang Panjang dapat terus ditingkatkan. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menindak pihak yang diduga terlibat, tetapi juga membantu mencegah munculnya kasus serupa pada masa mendatang.


“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan bersama-sama mengambil peran dalam mencegah penyalahgunaan maupun peredarannya. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, demi melindungi generasi muda serta masa depan bangsa,” kata Kapolres Padang Panjang.


Polres Padang Panjang diharapkan terus mengedepankan langkah penegakan hukum yang profesional, disertai upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, ancaman penyalahgunaan narkotika diharapkan dapat ditekan sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih aman dan produktif.


Sementara itu, penanganan terhadap dua orang yang diamankan beserta barang bukti sabu seberat kurang lebih 15 gram perlu terus didalami oleh penyidik guna memastikan fakta-fakta hukum dalam perkara tersebut. (**)


Foto : Ilustrasi

PASAMAN BARAT —Sumbarnet.id. Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Batang Saman, tepatnya di Kampung Bukik, Jorong Batang Umpai, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (9/10/2026) siang.


Korban ditemukan warga dalam kondisi telah membusuk dengan posisi telungkup di tengah aliran sungai. Hingga Jumat sore, identitas korban masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi.


Berdasarkan laporan kepolisian, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 14.15 WIB oleh seorang warga bernama Donal (36), yang saat itu hendak pergi ke kebun.


Melihat keberadaan mayat tersebut, Donal kemudian menghubungi Marwan Hakim, seorang tokoh adat di Kampung Bukik.Informasi itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 14.35 WIB.


Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Pasaman Barat, Polsek Pasaman, dan tim identifikasi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas yang dipimpin Pamapta Aiptu Ravea Vani R. kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Pasaman Barat di Jambak untuk pemeriksaan medis.


Memiliki Tato di Tangan Kiri

Dari ciri-ciri fisik yang terlihat, korban diperkirakan berusia sekitar 26 tahun. Korban memiliki sejumlah tato di tangan kiri, di antaranya gambar menyerupai perahu dan karakter bergambar pada bagian lengan.

Selain itu, korban diketahui mengenakan jam tangan berwarna hitam, jaket parasut berwarna hijau, serta celana jins.


Ciri-ciri tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali korban dan mempercepat proses penelusuran identitasnya.


Polisi Lakukan Pemeriksaan

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta membawa jenazah ke RSUD Pasaman Barat untuk menjalani pemeriksaan luar.


Sementara itu, pemeriksaan luar terhadap jenazah dilakukan untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut.


Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum diketahui dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.


Masyarakat Diminta Membantu Identifikasi


Masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban atau merasa kehilangan anggota keluarga diimbau segera menghubungi Polres Pasaman Barat untuk memberikan informasi yang dapat membantu proses identifikasi.


Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu kepolisian mengungkap identitas korban dan menemukan pihak keluarganya.


Penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 17.55 WIB. Situasi selama proses penanganan dilaporkan aman dan terkendali. (Eka Saputra)



Solok Selatan — Musibah tanah longsor menimpa lokasi penambangan emas tradisional di kawasan Sungai Paik Hulu, Pamong Gadang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Selasa (6/10/2026) dini hari. 


Empat penambang dilaporkan tewas tertimbun material tanah dan bebatuan.


Tanah dan bebantuan yang menimbun korban merupakan hasil galian para pendulang selama mencari emas dengan cara tradisional. 


Proses penggalian yang mengabaikan keselamatan membuat, bagian bawah perbukitan tegerus, menyebabkan longsor.



Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi membenarkan peristiwa tersebut. 


Ia mengungkapkan, musibah bermula saat keempat korban sedang mengambil material di area tebing yang terjal sekitar pukul 01.00 WIB.


"Saat mereka bekerja, tebing tiba-tiba longsor dan langsung menimbun para korban. Pekerja lain di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tebalnya material tanah bercampur batu membuat nyawa keempatnya tidak tertolong," kata Andrenaldo.


Identitas keempat korban tewas seluruhnya merupakan warga lokal, yakni:

• Defriadi (40), warga Jorong Kampuang Dalam, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir.

• Rafli (35), warga Jorong Sariak Taba, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.

• Dani (25), warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir.

• Zul Fatrianto (35), warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir.


Proses evakuasi memakan waktu cukup lama mengingat lokasi tambang berada jauh di dalam hutan. 


Para korban baru berhasil dievakuasi oleh sesama pendulang sekitar pukul 05.00 WIB, untuk kemudian dibawa ke rumah duka masing-masing.


Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian anggota keluarga mereka dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah saat mencari nafkah. 


Andrenaldo menegaskan, pihaknya selama ini aktif melakukan penertiban aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukumnya. 


Walau kerap terkendala lokasi yang terisolasi, tindakan tegas seperti pembakaran pondok tambang liar hingga penyitaan peralatan kerja rutin digelar.


Hingga Oktober 2026, pihaknya sudah melakukan razia belasan lokasi diduga tempat praktik tambang emas ilegal.


"Ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi kami di Solok Selatan. Namun, kami tetap berkomitmen penuh untuk melakukan penegakan hukum terhadap penambangan ilegal," ujar Andreanaldo. (**)



SUMBARNET - Tim Opsnal Polsek Kinali Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan penertiban terkait dugaan adanya gelanggang judi sabung ayam di Jorong Panco, Nagari Langgam Saiyo, Kecamatan Kinali, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi bersama Kanit Reskrim Ipda Yasrinal beserta sejumlah tim opsnal.


"Benar, penertiban dilakukan seiring adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan gelanggang judi sabung ayam," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi.


Dia mengatakan, dugaan aktivitas gelanggang judi sabung ayam tersebut berada di tengah areal perkebunan kelapa sawit milik salahsatu masyarakat di Jorong Panco Nagari Langgam Saiyo, Kecamatan Kinali.


"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal langsung bergerak menuju lokasi yang diketahui berada di kawasan kebun kelapa sawit dan terbilang cukup jauh dari pemukiman masyarakat," ucapnya.


Berdasarkan hasil penyelidikan di sekitar lokasi, petugas menemukan adanya sebuah pondok terbuat dari tenda yang diduga sebagai tempat gelanggang judi sabung ayam.


"Melihat kedatangan petugas, sejumlah masyarakat yang sedang duduk di areal gelanggang tersebut langsung melarikan diri," ungkapnya.


Lebih lanjut dijelaskan, petugas hanya menemukan barang bukti berupa satu ekor ayam, tenda, dan gelanggang yang diduga sebagai tempat judi sabung ayam.


"Petugas tidak menemukan para pemain judi sabung ayam. Sedangkan seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Kinali," jelasnya.


Menurut keterangan dari masyarakat sekitar, lokasi yang diduga sebagai gelanggang judi sabung ayam tersebut dikelola oleh salah seorang berinisial IN.


"Dugaan adanya aktivitas gelanggang judi sabung ayam telah berlangsung selama beberapa hari terakhir," terangnya.


Secara terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan akan melakukan penindakan tegas dan penegakan hukum terhadap aktivitas gelanggang judi sabung ayam di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.


"Jika ditemukan adanya aktivitas judi sabung ayam, masyarakat diharapkan melaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek terdekat maupun Polres Pasaman Barat atau melalui layanan Call Center 110," tegasnya. (Eka Saputra)

   


DHARMASRAYA — Polres Dharmasraya melalui jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sitiung 1 Koto Agung terus menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga di kawasan Pasar Tumpah, Jorong Sungai Palabi, Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (8/10/2026).


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Sitiung 1 Koto Agung bersama Pemerintah Nagari Ranah Palabi. Masker dibagikan secara langsung kepada para pedagang, pengunjung pasar, maupun masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.


Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan, khususnya dalam mengantisipasi gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Warga diingatkan untuk menggunakan masker apabila berada di luar ruangan, terutama ketika kondisi lingkungan kurang mendukung bagi kesehatan pernapasan.


Selain membagikan masker, personel kepolisian juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas warga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.


Polri Peduli Kesehatan Masyarakat

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kapolsek Sitiung 1 Koto Agung Iptu Andria Eriza, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembagian masker merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan kesehatan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Iptu Andria Eriza menyampaikan pesan Kapolres Dharmasraya.


Menurutnya, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan maupun pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


Karena itu, jajaran kepolisian akan terus mendukung kegiatan yang bersifat preventif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.


Kapolres Dorong Kesadaran Warga


AKBP Kartyana juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di ruang terbuka.


“Harapan kami, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika kondisi lingkungan membutuhkan perlindungan tambahan bagi saluran pernapasan,” ungkapnya.


Kapolres menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi personel Bhabinkamtibmas untuk terus hadir dan memberikan edukasi kepada masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi warga,” katanya.


Sementara itu, masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pasar dinilai menjadi bentuk perhatian langsung terhadap kondisi masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi bersama pemerintah nagari dan berbagai unsur terkait dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.


Kegiatan pembagian masker di Pasar Tumpah Jorong Sungai Palabi tersebut diharapkan tidak hanya membantu warga dalam menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan masyarakat yang produktif dan sejahtera. (**)

 


SUMBARNET – Satreskrim Polres Sijunjung bergerak cepat membongkar dugaan aksi pencurian aki tower telekomunikasi yang diduga telah terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Dua pria berinisial RF (39) dan G (47), keduanya warga Kabupaten Solok, diamankan polisi pada Kamis (8/10/2026) dini hari.


Keduanya diamankan setelah diduga terlibat dalam pencurian aki tower di wilayah Kabupaten Sijunjung. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB oleh personel Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung bersama anggota Polsek Kamang Baru dan Unit I Satreskrim.


Informasi yang dihimpun, kedua terduga pelaku diduga baru saja beraksi mengambil aki tower di kawasan Muaro Takung. Setelah dilakukan pengejaran dan pengamanan, keduanya berhasil diamankan di kawasan Muaro Takung dan selanjutnya dibawa ke Polsek Kamang Baru untuk pemeriksaan awal.


Sekitar pukul 02.00 WIB, salah satu terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Sijunjung guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa lima unit aki/litium merek Sucred yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.


Pengungkapan ini bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/88/X/2026/SPKT/POLRES SIJUNJUNG/POLDA SUMBAR, tertanggal 8 Oktober 2026. Dugaan pencurian tersebut berkaitan dengan kejadian di kawasan Jorong Hilia Pasar Jumat, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung.


Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, polisi kini mendalami dugaan bahwa aksi kedua pelaku bukan hanya terjadi di satu lokasi.


Berdasarkan hasil pengembangan awal, aksi pencurian aki tower tersebut diduga telah menyasar lebih dari 10 lokasi. Wilayah yang diduga menjadi sasaran meliputi Kabupaten Tanah Datar, Solok, Sijunjung hingga Dharmasraya.


Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan keduanya dalam sejumlah tempat kejadian perkara lainnya, termasuk dugaan pencurian aki tower di kawasan Pulau Punjung.


Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Alkautsar Ananputra  bersama jajaran masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.


Dua terduga pelaku, RF (39) dan G (47), diketahui sama-sama berasal dari Jorong Subarang Batu Baru, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubu, Kabupaten Solok.


Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Wildan Alkautsar bersama jajarannya menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus dikembangkan.


"Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku, mendalami kemungkinan adanya TKP lain, mengembangkan kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya, serta melengkapi administrasi penyidikan dan barang bukti sesuai ketentuan hukum" tegasnya


Pengungkapan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi aksi pencurian fasilitas telekomunikasi yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran jaringan komunikasi masyarakat.


"Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap seluruh rangkaian aksi pencurian yang diduga dilakukan lintas wilayah" pungkasnya. (**)



SUMBARNET — Kabar baik bagi para pelajar, khususnya putra-putri Kabupaten Dharmasraya dan daerah lainnya yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).


Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2027/2028 secara resmi telah dibuka. Pendaftaran calon murid dilaksanakan secara daring mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah berasrama yang mengembangkan pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan nilai-nilai kebhayangkaraan. Untuk tahun ajaran 2027/2028, penerimaan ini merupakan angkatan ketiga dengan kuota sebanyak 180 murid.


Informasi tersebut menjadi kesempatan penting bagi para siswa SMP sederajat yang memiliki prestasi dan motivasi kuat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan sistem pembelajaran yang komprehensif.


Polri menyampaikan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Murid yang dinyatakan lulus dan diterima juga mendapatkan beasiswa penuh selama mengikuti pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara juga telah memperoleh sertifikasi sebagai International Baccalaureate (IB) World School, sehingga penyelenggaraan pendidikannya mengintegrasikan standar pendidikan internasional dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai kebhayangkaraan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengajak para pelajar yang memenuhi persyaratan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, karakter, kedisiplinan, serta semangat untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.


“Kami mengajak putra-putri Dharmasraya yang memiliki semangat belajar, berprestasi dan memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan potensi generasi muda, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan, dibukanya SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh pendidikan formal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mempunyai integritas, disiplin, kemampuan kepemimpinan dan wawasan yang luas.


Kapolres berharap para calon peserta tidak hanya mempersiapkan kelengkapan administrasi, tetapi juga mempersiapkan kemampuan akademik dan mental untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.


“Tujuannya tentu agar anak-anak kita mendapatkan akses terhadap pendidikan yang berkualitas sekaligus memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan potensi dirinya. Kita ingin generasi muda Dharmasraya tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin dan mempunyai rasa tanggung jawab,” katanya.


Untuk diketahui, calon peserta SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.


Di antaranya merupakan lulusan SMP atau sederajat, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rohani, serta belum genap berusia 17 tahun pada 1 Juli 2027.


Calon peserta juga harus bersedia mengikuti pendidikan dengan sistem asrama selama masa pendidikan.

Selain persyaratan umum, terdapat persyaratan akademik yang harus dipenuhi. Calon murid diwajibkan memiliki nilai minimal 80 pada mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris berdasarkan nilai rapor semester 1 hingga semester 4.


Proses seleksi juga dilakukan secara bertahap. Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, tahap pertama meliputi Tryout NST 1 (TPA) pada 14–15 November 2026, dilanjutkan pelaksanaan NST 1 pada 12–13 Desember 2026 dan pengumuman hasil pada 24 Desember 2026.


Selanjutnya, tahap kedua meliputi Tryout NST 2 atau tes mata pelajaran pada 16 Januari 2027. Pelaksanaan NST 2 dijadwalkan pada 23 Januari 2027 secara langsung di Polda pilihan saat pendaftaran, dengan pengumuman hasil pada 8 Februari 2027.


Adapun tahap ketiga merupakan seleksi terpusat yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Kapolres Dharmasraya juga mengingatkan para calon peserta dan orang tua agar mencermati seluruh informasi resmi terkait persyaratan, mekanisme pendaftaran dan tahapan seleksi.


Menurutnya, kesiapan sejak awal menjadi salah satu faktor penting agar para calon peserta dapat mengikuti proses penerimaan dengan baik.


“Kami berharap para siswa yang berminat benar-benar mempersiapkan diri sejak sekarang. Jangan hanya mengejar kelulusan seleksi, tetapi tanamkan juga niat untuk belajar, membangun karakter dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.


AKBP Kartyana menambahkan, kesempatan memperoleh pendidikan melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara hendaknya tidak hanya dilihat dari sisi fasilitas maupun beasiswa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun masa depan.


“Harapan kami, dari Dharmasraya akan lahir putra-putri terbaik yang mampu bersaing, memiliki wawasan luas, berintegritas dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Mereka nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun Indonesia,” tuturnya.


Dengan dibukanya SPMB Tahun Ajaran 2027/2028, para pelajar yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan waktu pendaftaran dan mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.


Pendaftaran dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya. Untuk tahun ajaran 2027/2028, sebanyak 180 murid akan dipilih sebagai bagian dari angkatan ketiga SMA Kemala Taruna Bhayangkara.


Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Dharmasraya untuk terus meningkatkan prestasi, memperkuat karakter dan berani bersaing untuk meraih pendidikan terbaik.


Kapolres Dharmasraya pun mengajak para orang tua untuk memberikan dukungan kepada putra-putrinya yang memiliki minat dan memenuhi persyaratan.


“Mari kita bersama-sama memberikan ruang dan dukungan kepada anak-anak kita untuk berkembang. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Semoga melalui kesempatan ini semakin banyak generasi muda Dharmasraya yang berprestasi dan kelak mampu menjadi kebanggaan keluarga, daerah dan bangsa,” pungkas AKBP Kartyana. (AdF)

 


SUMBARNET — Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik dengan membagikan masker dan pamflet kepada warga serta pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (6/10/2026) sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membantu melindungi warga dari dampak paparan kabut asap dan udara yang tidak sehat.


Sejumlah personel Polres Dharmasraya turun langsung ke lapangan dan menyambangi masyarakat maupun pengendara yang melintas. Selain menyerahkan masker, petugas juga memberikan pamflet berisi imbauan dan edukasi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan selama kondisi udara belum kembali normal.


Langkah tersebut dinilai penting mengingat aktivitas masyarakat di sepanjang Jalan Lintas Sumatera cukup tinggi. Jalur tersebut menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan berbagai wilayah, sehingga banyak warga maupun pengendara yang tetap harus beraktivitas dan melakukan perjalanan meskipun kondisi udara sedang kurang baik.


Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa (6/10/2026) nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Dharmasraya tercatat 136 atau berada dalam kategori Tidak Sehat. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk mengambil langkah perlindungan terhadap masyarakat, termasuk dengan penggunaan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengatakan pembagian masker dan pamflet tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi udara yang dapat mengganggu kesehatan.


Menurutnya, kepolisian tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.


“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, khususnya para pengguna jalan, mendapatkan perlindungan dan memahami pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan, pamflet yang dibagikan kepada masyarakat juga menjadi sarana edukasi agar pesan-pesan terkait kesehatan dan kewaspadaan dapat dipahami secara langsung oleh warga.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diingatkan agar menggunakan masker ketika berada di luar rumah, terutama bagi pengendara sepeda motor yang memiliki risiko lebih besar terpapar langsung oleh udara dan debu selama perjalanan.


“Tujuan kita bukan hanya membagikan masker, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, dan menggunakan masker apabila harus bepergian,” katanya.


Kapolres menambahkan, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan terhadap udara yang tidak sehat.


Ia juga mengingatkan para pengendara sepeda motor agar tetap memperhatikan keselamatan selama berkendara. Kondisi udara berkabut atau jarak pandang yang menurun dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.


“Untuk para pengendara, kami mengimbau agar tetap berhati-hati di jalan. Selain menggunakan masker untuk melindungi kesehatan, perhatikan juga jarak pandang dan kondisi lalu lintas. Jangan memaksakan diri apabila kondisi di jalan kurang mendukung,” ungkapnya.


AKBP Kartyana juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kondisi udara, termasuk pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka.


Menurutnya, menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.


“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan ataupun sampah secara sembarangan. Sekecil apa pun upaya yang kita lakukan, tentu akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Dharmasraya juga menyampaikan pesan agar masyarakat segera memperhatikan kondisi kesehatan apabila mengalami keluhan setelah terpapar udara yang kurang sehat.


Warga yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, iritasi mata, sesak atau kesulitan bernapas diimbau untuk tidak mengabaikannya dan segera mendapatkan pemeriksaan pada fasilitas kesehatan.


Kapolres berharap kegiatan pembagian masker dan pamflet tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.


“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan harus menjadi prioritas. Mudah-mudahan dengan adanya pembagian masker dan edukasi ini, masyarakat dapat lebih terlindungi dan semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya,” harapnya.


Lebih lanjut, AKBP Kartyana menyampaikan bahwa Polres Dharmasraya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat preventif, humanis, dan memberikan manfaat secara langsung.


Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Kami ingin Polri selalu hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan, personel harus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, maupun edukasi. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Bagi warga yang sehari-hari harus beraktivitas di luar rumah, masker dinilai sangat membantu sebagai perlindungan tambahan ketika kondisi udara sedang tidak sehat.


Kegiatan pembagian masker di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Sitiung tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi lingkungan membutuhkan perhatian bersama.

 

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dampak kabut asap sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan warga.


Polres Dharmasraya juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara, serta menerapkan langkah-langkah perlindungan diri selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.


Dengan langkah sederhana seperti menggunakan masker, membatasi aktivitas di luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran secara terbuka, masyarakat dapat ikut berkontribusi menjaga kualitas udara sekaligus melindungi kesehatan bersama.


Kapolres Dharmasraya berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi sehingga situasi keamanan, kesehatan dan kenyamanan warga tetap terjaga.


“Kami berharap kondisi udara segera kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Mari kita saling peduli, saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar Dharmasraya tetap aman, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkas AKBP Kartyana. (AdF)

 


SUMBARNET – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial R (39), warga asal Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, diamankan polisi karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.


R yang diketahui berprofesi sebagai petani atau pekebun tersebut diamankan oleh personel Satresnarkoba Polres Dharmasraya pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.


Penangkapan berlangsung di kawasan Jorong Koto Agung, Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya.


Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.


Dari tangan R, polisi menyita satu plastik klip yang berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu. Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah sendok sabu yang terbuat dari pipet plastik.


Tidak hanya itu, polisi turut mengamankan satu unit telepon seluler merek Vivo berwarna biru toska serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Azamu Suwaril, S.H., M.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut.


Hal itu disampaikan melalui Kasi Humas Polres Dharmasraya IPTU Marbawi, S.H., pada Selasa (6/10/2026).


"Benar, personel Satresnarkoba Polres Dharmasraya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial R yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di wilayah Koto Besar dan sejumlah barang bukti turut diamankan," ujar IPTU Marbawi.


Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti


Penangkapan terhadap R menjadi bagian dari upaya jajaran Polres Dharmasraya dalam menekan peredaran narkotika yang dinilai dapat merusak generasi muda dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.


Barang bukti yang diamankan selanjutnya menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memperkuat dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka.


Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu plastik klip berisi butiran kristal bening yang diduga sabu, satu buah sendok sabu yang terbuat dari pipet plastik, satu unit handphone Vivo warna biru toska, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.


Polisi masih melakukan proses penyidikan dan pendalaman untuk mengungkap lebih jauh asal-usul barang haram tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika tersebut.


Langkah pendalaman dinilai penting untuk memastikan penanganan perkara tidak berhenti pada satu orang saja, melainkan dapat mengungkap mata rantai peredaran narkotika yang lebih luas apabila ditemukan keterkaitan dengan pihak lain.


Kapolres: Peredaran Narkoba Harus Diberantas Bersama


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan bahwa pemberantasan narkotika merupakan salah satu komitmen utama kepolisian dalam menjaga keamanan dan masa depan masyarakat.


Menurutnya, narkotika tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga merupakan ancaman serius terhadap generasi muda, keluarga dan lingkungan sosial.


Melalui penindakan yang dilakukan Satresnarkoba, Kapolres berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang masih mencoba melakukan aktivitas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Dharmasraya.


"Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Dharmasraya. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan situasi kamtibmas yang aman sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba," tegas AKBP Kartyana.


Kapolres mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku yang mencoba menjadikan wilayah Dharmasraya sebagai tempat untuk menyimpan, mengedarkan maupun memperjualbelikan narkotika.


"Kami tidak ingin wilayah Dharmasraya menjadi tempat berkembangnya jaringan peredaran narkotika. Karena itu, setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan setiap dugaan tindak pidana narkotika akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.


Ajak Masyarakat Berperan Aktif


Dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika, AKBP Kartyana juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.


Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan karena aparat kepolisian memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan tanpa adanya partisipasi dari lingkungan sekitar.


"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, segera sampaikan informasi kepada kepolisian. Identitas pelapor akan kami jaga sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Kapolres.


Ia menambahkan, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Upaya pencegahan, edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat juga harus dilakukan secara berkelanjutan.


"Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa narkotika merupakan musuh bersama. Jangan sampai ada keluarga kita, anak-anak kita atau generasi penerus bangsa yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba," tuturnya.


Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran Polres Dharmasraya akan terus meningkatkan kegiatan penegakan hukum, termasuk melakukan penyelidikan terhadap informasi yang berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.


"Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan. Tujuan akhirnya bukan hanya menangkap pelaku, tetapi bagaimana mata rantai peredaran narkotika bisa diputus sehingga masyarakat Dharmasraya dapat hidup lebih aman dan generasi muda kita dapat tumbuh tanpa ancaman narkoba," pungkas AKBP Kartyana.


Saat ini, R bersama barang bukti telah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Dharmasraya untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami perkara tersebut guna mengetahui lebih jauh keterlibatan tersangka serta kemungkinan adanya pihak lain yang berhubungan dengan peredaran narkotika tersebut.


Polres Dharmasraya menegaskan akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi keamanan dan masa depan generasi penerus. (AdF)

 


SUMBARNET – Personel Polsek Sungai Rumbai bersama pemerintah nagari dan masyarakat bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran lahan perkebunan sawit yang berada di Jorong Lubuk Baru, Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (6/10/2026).


Kedatangan personel kepolisian ke lokasi tersebut dilakukan setelah menerima informasi adanya lahan perkebunan milik warga yang sebelumnya terbakar. Petugas bersama Wali Nagari dan masyarakat langsung melakukan pengecekan guna memastikan kondisi di lokasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.


Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik warga bernama Sudir dengan luas sekitar satu hektare. Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.


Mendapatkan informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Rumbai bersama Wali Nagari Alahan Nan Tigo dan warga segera menuju lokasi. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian dalam mencegah api meluas serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.


Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi api sudah dalam keadaan padam. Meski demikian, pengecekan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api atau titik api yang masih berpotensi menyala kembali dan menyebabkan kebakaran meluas ke lahan perkebunan maupun kawasan di sekitarnya.


Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, penyebab tersebut masih sebatas dugaan awal dan menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.


Kapolsek Sungai Rumbai AKP Sitrisman, S.H., mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan lahan dan vegetasi menjadi mudah terbakar.


Ia juga meminta masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area perkebunan, semak belukar, lahan kering maupun lokasi yang memiliki material mudah terbakar.


"Untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Hal kecil yang dianggap sepele dapat menimbulkan dampak yang besar apabila mengenai lahan yang kering dan mudah terbakar," ujar AKP Sitrisman.


Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian, pemerintah nagari atau unsur terkait apabila menemukan adanya titik api maupun kepulan asap di sekitar lingkungan tempat tinggal dan perkebunan.


Menurutnya, kecepatan dalam memberikan informasi sangat penting karena semakin cepat titik api diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan sehingga api tidak sempat meluas.


Kapolres Dharmasraya Tekankan Peran Masyarakat


Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.


Menurut Kapolres, masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lingkungan perkebunan dan lahan sehingga memiliki peran penting dalam mendeteksi serta mencegah munculnya titik api sejak dini.


"Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kita berharap masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api," tegas AKBP Kartyana.


Ia mengatakan, langkah pengecekan yang dilakukan personel Polsek Sungai Rumbai bersama pemerintah nagari dan masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan setiap informasi mengenai kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.


"Tujuan kita adalah memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin, sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi kebakaran yang sudah meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat," katanya.


Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk ketika membersihkan lahan. Menurutnya, aktivitas yang menggunakan api harus benar-benar dihindari apabila berpotensi menimbulkan kebakaran dan menyebar ke area lain.


"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla. Jangan menunggu api membesar baru bertindak. Apabila melihat asap atau titik api, segera informasikan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin," ujarnya.


Polisi Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan


AKBP Kartyana menambahkan, pencegahan kebakaran lahan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat serta warga dalam melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.


Ia berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kejadian kebakaran lahan dapat diminimalisasi dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.


"Harapan kami, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga wilayahnya dari ancaman kebakaran. Jangan sampai kelalaian sekecil apa pun menjadi penyebab terjadinya kebakaran yang merugikan diri sendiri, orang lain maupun lingkungan," tutur Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa kepolisian akan terus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini. Setiap informasi dari masyarakat terkait adanya titik api akan menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.


"Intinya, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan karhutla merupakan tugas kita semua. Kepolisian siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran," pungkasnya.


Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh keberadaan api maupun puntung rokok di sekitar lahan perkebunan. Apalagi, kebakaran yang awalnya hanya terjadi pada area kecil dapat dengan cepat membesar apabila kondisi lingkungan mendukung dan tidak segera dilakukan penanganan.


Dengan adanya respons cepat Bhabinkamtibmas bersama Wali Nagari dan masyarakat dalam mendatangi lokasi, diharapkan potensi munculnya kembali api dapat diantisipasi. Sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga wilayah Kecamatan Asam Jujuhan tetap aman dari ancaman kebakaran lahan.


Polres Dharmasraya pun kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan setiap indikasi kebakaran kepada petugas. (AdF)

 


SUMBARNET – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan bergerak cepat mengamankan seorang perempuan berinisial GN (39) menyusul beredarnya tayangan video berdurasi 14 detik serta foto di media sosial Facebook yang memperlihatkan aktivitas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Selasa sore (06/10) sekira pukul 17.00 WIB.

 

Penindakan yang dipimpin langsung oleh jajaran kepolisian tersebut dilaksanakan di kawasan Kampung Ambacang, Kenagarian Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, setelah petugas melakukan penyelidikan intensif di lapangan.


Berdasarkan kronologis kejadian, penyelidikan bermula dari laporan dan kemunculan konten yang memperlihatkan dua orang perempuan tengah mengonsumsi barang haram. Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku GN di rumahnya dan langsung melakukan penggeledahan badan serta kediaman.

 

Meski dalam penggeledahan tersebut tidak ditemukan barang bukti narkotika, pengembangan lebih lanjut dilakukan terhadap satu terduga pelaku lainnya berinisial FR, yang dari keterangan orang tuanya diketahui telah berangkat ke Singapura, sehingga orang tua yang bersangkutan turut dibawa ke Mapolres guna dimintai keterangan lebih mendalam.


Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Pesisir Selatan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan intensif, tes urine, serta pendalaman kronologis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyidikan yang berlaku. 


Penanganan kasus ini merupakan wujud respons cepat serta komitmen tegas Polres Pesisir Selatan dalam menindaklanjuti setiap informasi keresahan masyarakat terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kabupaten Pesisir Selatan. (**)

 



LIMA PULUH KOTA — Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.IK, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diperingati pada 5 Oktober 2026.


Dengan semangat “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju,” Kapolres 50 Kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh prajurit TNI dalam menjaga keamanan, kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Menurut AKBP Syaiful Wachid, peringatan HUT TNI bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta soliditas antarlembaga, khususnya antara TNI dan Polri.


“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Semoga TNI semakin profesional, semakin kuat, semakin solid dan senantiasa dekat serta dicintai oleh rakyat. TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju,” ujar AKBP Syaiful Wachid.


Ia mengatakan, TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Karena itu, hubungan yang harmonis serta sinergitas kedua institusi harus terus dirawat dan ditingkatkan.


“Tujuan dari momentum HUT TNI ini salah satunya adalah bagaimana kita semakin memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita akan semakin mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.


Perkuat Sinergitas TNI-Polri


Kapolres 50 Kota menegaskan, sinergitas TNI dan Polri tidak boleh hanya diwujudkan dalam kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kebersamaan harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.


Menurutnya, tantangan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat ke depan semakin kompleks. Berbagai persoalan, mulai dari bencana alam, gangguan keamanan, persoalan sosial hingga dinamika kehidupan masyarakat, membutuhkan koordinasi dan kerja sama seluruh komponen bangsa.


“Sinergitas TNI-Polri harus kita wujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kita harus saling mendukung, saling berkoordinasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.


AKBP Syaiful Wachid menilai, hubungan baik antara Polres 50 Kota dengan Kodim 0306/50 Kota selama ini merupakan modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.


Ia berharap kerja sama tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga kehadiran TNI dan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Kita ingin TNI dan Polri selalu hadir bersama masyarakat. Bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” tutur Kapolres.


TNI Dekat dengan Rakyat


Lebih lanjut, AKBP Syaiful Wachid menyampaikan bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Kedekatan dengan rakyat menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Hal tersebut sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto dalam amanat HUT ke-81 TNI yang menegaskan bahwa jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional dan tentara pejuang harus terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pengabdian.


Karena itu, Kapolres 50 Kota berharap seluruh prajurit TNI terus menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dengan menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin dan integritas.


“Semoga TNI semakin profesional dalam menjalankan tugas, semakin dekat dengan masyarakat dan semakin dipercaya serta dicintai rakyat. Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.


Menurutnya, TNI memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas nasional maupun daerah. Tidak hanya dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


Harapan untuk TNI


Pada momentum HUT ke-81 TNI tersebut, Kapolres 50 Kota juga menyampaikan harapan agar TNI semakin kuat menghadapi berbagai tantangan ke depan.


Ia berharap seluruh prajurit TNI senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


“Harapan kami, TNI semakin tangguh, semakin profesional, modern dan tetap menjadi kekuatan yang selalu hadir untuk rakyat. Semoga seluruh prajurit diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan setiap tugas,” ucapnya.


Ia juga berharap sinergitas TNI-Polri di wilayah hukum Polres 50 Kota dapat semakin kokoh. Menurutnya, soliditas kedua institusi akan memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi keamanan yang kondusif.


“Semoga hubungan baik dan sinergitas antara Polres 50 Kota dengan Kodim 0306/50 Kota semakin kuat. Kita bersama-sama menjaga Kabupaten Lima Puluh Kota agar tetap aman, nyaman dan kondusif,” tegasnya.


Bersama Menjaga Kondusivitas Wilayah


AKBP Syaiful Wachid menambahkan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun komunikasi, menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita perkuat persatuan, jangan mudah terprovokasi dan terus jaga komunikasi serta kebersamaan,” katanya.


Menurutnya, keamanan yang terjaga akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan.


“Ketika keamanan dan ketertiban terjaga, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan pemerintah dapat menjalankan pembangunan dengan baik. Karena itu, keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.


Peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 sendiri menjadi momentum nasional untuk memperkuat semangat pengabdian dan profesionalisme TNI.


Bagi jajaran Polres 50 Kota, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan keluarga besar Kodim 0306/50 Kota.


Kapolres berharap semangat kebersamaan tersebut tidak berhenti pada momentum peringatan HUT TNI, tetapi terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


“Semangat HUT TNI harus kita jadikan penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. TNI dan Polri harus semakin solid, semakin dekat dengan rakyat dan bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” pungkas AKBP Syaiful Wachid.


Dengan semangat TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju, ucapan selamat dari Kapolres 50 Kota menjadi bentuk penghargaan sekaligus komitmen untuk terus memperkuat hubungan kelembagaan antara TNI dan Polri.


Soliditas kedua institusi diharapkan mampu menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan, menciptakan situasi yang kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.


Dirgahayu TNI ke-81. TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju. (**)



SUMBARNET - Tiga personel Polres Pasaman Barat turut mengharumkan nama Polres Pasaman Barat sekaligus Kabupaten Pasaman Barat melalui prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Lima Puluh Kota.


Ketiga personel tersebut yakni AIPDA Mursyid, AIPDA Shoni Aufa. S dan BRIPKA Rafki Andriad. Ketiganya tergabung dalam kontingen Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Pasaman Barat dan turut berjuang membawa nama Kabupaten Pasaman Barat pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.


Hingga Selasa, 6 Oktober 2026, kontingen cabang olahraga menembak Kabupaten Pasaman Barat telah menyelesaikan dua kelas pertandingan dan berhasil mengamankan empat medali, masing-masing dua medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu.


Pada Porprov XVI kali ini, Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Pasaman Barat menurunkan enam atlet untuk berlaga pada nomor Tembak Berburu 100 meter (Organik), Tembak Berburu Benchrest HV 25 meter, serta Multi Range.


Keenam atlet tersebut yakni Mursyid, Shoni Aufa, Rafki Andriad, Oki Aprianto, Alex Harmoko dan Yos Hendrik.

Dari dua kelas yang telah dipertandingkan, torehan medali Pasaman Barat diawali dari nomor Tembak Berburu 100 Meter (Organik).


Pada nomor tersebut, BRIPKA Rafki Andriad berhasil mempersembahkan medali emas pada nomor perorangan. Selain itu, BRIPKA Rafki Andriad bersama AIPDA Mursyid dan AIPDA Shoni Aufa. S juga berhasil meraih medali perak pada nomor beregu.


Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan bagi Polres Pasaman Barat, karena tiga personelnya mampu memberikan kontribusi langsung terhadap perolehan medali bagi Kabupaten Pasaman Barat.

Prestasi kembali ditorehkan pada nomor Tembak Berburu Benchrest HV 25 Meter. 


Tim Pasaman Barat yang diperkuat Oki Aprianto, Alex Harmoko dan Yos Hendrik sukses meraih medali emas pada nomor beregu.


Sementara itu, Yos Hendrik menambah koleksi medali Pasbar setelah meraih medali perunggu pada nomor perorangan.

Dengan demikian, dari dua kelas pertandingan yang telah diikuti, atlet menembak Pasaman Barat sementara mengoleksi:


Emas — BRIPKA Rafki Andriad, Tembak Berburu 100M (Organik) Perorangan.


Emas — Oki Aprianto, Alex Harmoko dan Yos Hendrik, Tembak Berburu Benchrest HV 25M Beregu.


Perak — AIPDA Mursyid, AIPDA Shoni Aufa. S dan BRIPKA Rafki Andriad, Tembak Berburu 100M (Organik) Beregu.


Perunggu — Yos Hendrik, Tembak Berburu Benchrest HV 25M Perorangan.


Khusus pada nomor Tembak Berburu 100 Meter (Organik), tiga personel Polres Pasaman Barat yakni AIPDA Mursyid, AIPDA Shoni Aufa. S dan BRIPKA Rafki Andriad berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan mempersembahkan satu medali emas pada nomor perorangan dan satu medali perak pada nomor beregu.


Prestasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi personel Polres Pasaman Barat dalam mendukung dan mengharumkan nama Kabupaten Pasaman Barat pada ajang Porprov XVI Sumatera Barat Tahun 2026.


Perjuangan kontingen menembak Pasaman Barat masih belum berakhir. Satu nomor pertandingan yang akan diikuti, yakni Multi Range, dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.


Hasil empat medali dari dua kelas pertandingan tersebut menjadi modal penting bagi atlet Pasaman Barat untuk melanjutkan perjuangan pada nomor Multi Range.


Perbakin Pasaman Barat berharap perjuangan enam atlet yang diturunkan pada Porprov XVI Sumbar 2026 dapat kembali membuahkan hasil positif dan menambah koleksi medali bagi kontingen Pasaman Barat.


Dengan torehan dua emas, satu perak dan satu perunggu, cabang olahraga menembak turut memberikan kontribusi dalam perjuangan Pasaman Barat pada ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.


Prestasi yang diraih para atlet, termasuk AIPDA Mursyid, AIPDA Shoni Aufa. S dan BRIPKA Rafki Andriad, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polres Pasaman Barat. Ketiganya tidak hanya membawa nama Kabupaten Pasaman Barat, tetapi juga turut mengharumkan nama Polres Pasaman Barat melalui prestasi olahraga pada Porprov XVI Sumbar Tahun 2026. (Eka Saputra)