Tampilkan postingan dengan label Sawahlunto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sawahlunto. Tampilkan semua postingan

 


SAWAHLUNTO — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diperingati pada 5 Oktober 2026.


Dalam momentum bersejarah tersebut, Kapolres Sawahlunto menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini telah memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat.


“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-81. Semoga TNI semakin profesional, semakin solid, semakin dicintai rakyat, dan senantiasa menjadi kekuatan yang kokoh dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Menurutnya, peringatan HUT TNI bukan hanya menjadi momentum seremonial tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali merefleksikan perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.


Kapolres menilai, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kekuatan bersama, kekompakan, serta sinergi seluruh komponen bangsa, termasuk TNI dan Polri.


“Momentum HUT TNI ke-81 ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga persatuan, kesatuan dan semangat kebersamaan. TNI dan Polri memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, namun dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sinergitas dan soliditas harus terus diperkuat,” katanya.


Perkuat Sinergitas TNI-Polri


AKBP Simon Yana Putra mengatakan, sinergitas antara TNI dan Polri merupakan salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Menurutnya, hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antara kedua institusi akan semakin memperkuat kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Sinergitas TNI-Polri harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kita harus saling mendukung, berkoordinasi dan membangun komunikasi yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ungkapnya.


Ia menambahkan, soliditas TNI dan Polri tidak hanya penting dalam menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pemerintah serta menjaga situasi daerah agar tetap aman, tertib dan kondusif.


Kapolres Sawahlunto berharap hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara jajaran Polres Sawahlunto dengan TNI di wilayah Kota Sawahlunto dapat terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan.


“Kami berharap sinergitas dan soliditas TNI-Polri, khususnya di Kota Sawahlunto, semakin kuat. Dengan kebersamaan dan kekompakan, berbagai tantangan yang ada dapat kita hadapi bersama demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.


TNI Semakin Profesional dan Dicintai Rakyat


Lebih lanjut, Kapolres Sawahlunto menyampaikan harapan agar TNI terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan amanah negara.


Menurutnya, kehadiran TNI yang profesional dan dekat dengan masyarakat akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan negara.


“Kita berharap TNI semakin profesional, modern, adaptif dan semakin dekat dengan rakyat. Semoga seluruh prajurit TNI diberikan kekuatan, kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata AKBP Simon.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 TNI sebagai momentum memperkuat rasa nasionalisme, persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.


Semangat kebersamaan, menurutnya, harus terus dirawat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.


“Bangsa ini dibangun dengan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Jaga Keamanan dan Kondusivitas Sawahlunto


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Simon Yana Putra juga berharap seluruh elemen masyarakat di Kota Sawahlunto dapat terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Ia menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh masyarakat.


“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat harus terus bersinergi untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif,” tegasnya.


Kapolres menilai, semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan Polri harus dapat menjadi contoh bagi seluruh masyarakat dalam membangun persatuan.


Dengan kondisi keamanan yang terjaga, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman, sementara berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal.


Momentum Memperkuat Pengabdian


Peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kapolres Sawahlunto menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI, baik yang masih aktif maupun para purnawirawan, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.


“Dirgahayu TNI ke-81. Semoga TNI senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, semakin profesional, semakin solid dan semakin dekat dengan rakyat. Semoga sinergitas TNI-Polri terus terjaga demi Indonesia yang aman, damai dan semakin maju,” pungkas AKBP Simon Yana Putra.


Ucapan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Polres Sawahlunto terhadap semangat kebersamaan dan sinergitas antarlembaga dalam menjaga keutuhan NKRI serta menciptakan keamanan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.


Dengan semangat HUT ke-81 TNI, Kapolres Sawahlunto mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong dan bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Indonesia. (**)

 




SAWAHLUNTO – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, tertib dan kondusif, Polres Sawahlunto melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) terus mengintensifkan kegiatan preemtif di tengah masyarakat.


Salah satunya dilaksanakan Kasat Binmas Polres Sawahlunto AKP Sugianto, S.Sos, bersama personel dengan menggelar kegiatan Sambang Kamtibmas dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh) di Lapas Narkotika Kelas III Kota Sawahlunto, Kamis (24/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan sinergi dengan berbagai unsur, termasuk jajaran pemasyarakatan, sekaligus melakukan pembinaan sebagai langkah awal dalam mencegah munculnya berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


Melalui kegiatan sambang dan Binluh, personel Sat Binmas Polres Sawahlunto melakukan pendekatan secara langsung dengan pihak Lapas. Pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, sehingga potensi gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.


Kasat Binmas Polres Sawahlunto AKP Sugianto, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan sambang Kamtibmas tidak hanya bertujuan menjalin komunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.


Menurutnya, sinergi antara Polri dan pihak pemasyarakatan sangat diperlukan karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi dan koordinasi yang berjalan baik, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih cepat.


Kegiatan Binluh juga diarahkan untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ketertiban, menaati aturan serta menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan.


Selain itu, kehadiran personel Sat Binmas di lingkungan Lapas diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Sawahlunto dengan jajaran pemasyarakatan.


Perkuat Sinergi Polri dan Lapas


Kegiatan Sambang Kamtibmas dan Binluh tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemeliharaan keamanan tidak semata-mata dilakukan melalui penegakan hukum setelah terjadi gangguan, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan.


Polri melalui fungsi Binmas memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi. Dengan pendekatan tersebut, polisi dapat menyampaikan edukasi, imbauan serta pesan-pesan Kamtibmas secara langsung.


Di lingkungan Lapas, pembinaan dan pengawasan menjadi hal penting dalam menjaga situasi tetap aman dan tertib. Karena itu, koordinasi dengan aparat keamanan menjadi salah satu bagian yang dapat mendukung terciptanya kondisi yang kondusif.


Polres Sawahlunto sendiri sebelumnya juga terlibat dalam kegiatan pengamanan dan pengawasan bersama jajaran pemasyarakatan di Lapas Narkotika Sawahlunto. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif.


Kapolres: Cegah Gangguan Kamtibmas Sejak Dini


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, menegaskan bahwa upaya menjaga Kamtibmas membutuhkan sinergi dan komunikasi yang berkesinambungan antara Polri dengan seluruh unsur terkait.


Menurutnya, kegiatan Sambang Kamtibmas dan Binluh merupakan bagian dari langkah kepolisian untuk mengedepankan pencegahan serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya keamanan dan ketertiban.


“Melalui kegiatan sambang dan pembinaan penyuluhan ini, kami ingin membangun komunikasi yang semakin baik dengan pihak Lapas serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan. Upaya preemtif dan preventif perlu terus dilakukan agar setiap potensi gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Ia mengatakan, keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk jajaran pemasyarakatan, pemerintah, tokoh masyarakat dan seluruh elemen yang berada di lingkungan Kota Sawahlunto.


“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan serta membangun kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban. Kami berharap komunikasi antara Polres Sawahlunto dan jajaran Lapas terus terjalin dengan baik sehingga setiap persoalan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas dapat segera dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama,” lanjutnya.


Kedepankan Pendekatan Humanis


Kapolres menambahkan, dalam melaksanakan tugas pemeliharaan Kamtibmas, personel Polri diharapkan senantiasa mengedepankan pendekatan yang humanis, komunikatif dan persuasif.


Pendekatan tersebut penting agar pesan-pesan Kamtibmas dapat diterima dengan baik serta mampu membangun kesadaran masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.


“Polri akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam setiap kegiatan pembinaan masyarakat. Kami ingin kehadiran personel benar-benar memberikan manfaat, membangun rasa aman dan mendorong terciptanya lingkungan yang tertib,” ungkap AKBP Simon.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar berbagai lingkungan dan kelompok masyarakat.


Dengan demikian, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat maupun instansi terkait tidak hanya dilakukan ketika terjadi persoalan, tetapi sudah terbangun sebelum munculnya potensi gangguan.


Wujud Komitmen Harkamtibmas


Sementara itu, kegiatan Sambang Kamtibmas dan Binluh yang dilaksanakan Sat Binmas Polres Sawahlunto menjadi salah satu wujud komitmen kepolisian dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, polisi hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dan instansi dalam membangun kesadaran serta menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.


Kasat Binmas AKP Sugianto bersama personel juga diharapkan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, sehingga setiap perkembangan situasi di wilayah hukum Polres Sawahlunto dapat diketahui secara cepat.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang bersifat preemtif dan preventif sebagai bagian dari strategi pemeliharaan Kamtibmas.


“Harapan kami, sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di Kota Sawahlunto. Dengan komunikasi, koordinasi dan kepedulian bersama, berbagai potensi gangguan dapat kita cegah sejak dini,” pungkasnya.


Dengan terlaksananya kegiatan Sambang Kamtibmas dan Binluh di Lapas Narkotika Kelas III Kota Sawahlunto tersebut, diharapkan hubungan koordinasi antara Polres Sawahlunto dan jajaran pemasyarakatan semakin kuat.


Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Polres Sawahlunto pun berkomitmen untuk terus mengedepankan langkah preemtif, preventif dan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan, dengan melibatkan seluruh unsur terkait demi terciptanya Kota Sawahlunto yang aman dan kondusif. (AdF)

 


SAWAHLUNTO – Personel Polres Sawahlunto turut membantu pelaksanaan razia gabungan dan tes urine terhadap penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara aparat penegak hukum dalam rangka memperkuat pengawasan, mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.


Razia gabungan tersebut dilaksanakan mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB. Kegiatan melibatkan jajaran Rutan Kelas IIB Sawahlunto, BNN Kota Sawahlunto, personel Polres Sawahlunto, unsur TNI serta pihak terkait lainnya.


Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan badan terhadap penghuni Rutan dan dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian. 


Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


Kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine secara acak terhadap warga binaan.


Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, dari 73 penghuni Rutan yang terdiri dari 51 narapidana dan 22 tahanan, sebanyak 15 orang menjalani pengambilan sampel urine secara acak dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif.


Selain itu, dalam penggeledahan kamar hunian tidak ditemukan barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.


Keterlibatan personel Polres Sawahlunto dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.


Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergitas antara Polri, BNN, TNI dan jajaran pemasyarakatan dalam melakukan langkah-langkah pencegahan serta deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., melalui jajaran menyampaikan bahwa Polres Sawahlunto berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan menciptakan lingkungan Rutan yang aman, tertib dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.


“Keikutsertaan personel Polres Sawahlunto dalam kegiatan razia gabungan dan tes urine ini merupakan bentuk dukungan serta sinergitas dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan Rutan. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Menurut Kapolres, lingkungan pemasyarakatan membutuhkan pengawasan yang konsisten karena upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan.

 

Deteksi dini, pemeriksaan berkala, edukasi serta kerja sama lintas instansi juga menjadi bagian penting dalam memutus potensi peredaran narkotika.


“Tujuan kita bukan hanya melakukan pemeriksaan, tetapi bagaimana sejak awal potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkoba dapat dicegah. Karena itu, koordinasi dan kerja sama antara Polri, BNN, TNI dan pihak Rutan harus terus diperkuat,” katanya.


AKBP Simon juga mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan yang dilakukan secara bersama-sama. Menurutnya, sinergitas antarinstansi akan memperkuat langkah pencegahan sekaligus menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif.


“Sinergitas menjadi kunci. Dengan adanya kerja sama yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, termasuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang serta mencegah penyalahgunaan narkotika,” lanjutnya.


Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba membutuhkan komitmen semua pihak. Tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pengelola Rutan, warga binaan, keluarga dan masyarakat secara luas memiliki peran dalam mendukung upaya pencegahan.


Kapolres berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala dan terkoordinasi sehingga lingkungan Rutan tetap berada dalam kondisi aman, tertib dan kondusif.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Jangan sampai ada celah bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Kita ingin menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang benar-benar aman, tertib dan mendukung proses pembinaan warga binaan,” harap AKBP Simon.


Selain aspek keamanan, Kapolres juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan yang positif. Langkah pengawasan dan penegakan aturan, menurutnya, harus berjalan seiring dengan proses pembinaan agar warga binaan memiliki bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.


“Keamanan dan pembinaan harus berjalan beriringan. Kita berharap warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik, menjauhi narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran, sehingga setelah kembali ke masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.


Dalam kegiatan tersebut, jajaran Rutan Sawahlunto juga terus mendorong program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Upaya menjaga keamanan di lingkungan Rutan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencegahan gangguan keamanan, tetapi juga mendukung proses pembinaan dan kemandirian warga binaan.


Razia gabungan dan tes urine tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban.


Polres Sawahlunto menegaskan akan terus mendukung langkah-langkah preventif bersama instansi terkait sebagai bagian dari komitmen dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kota Sawahlunto. (**)

 


SAWAHLUNTO – Personel Polres Sawahlunto melaksanakan apel pagi yang dipimpin Wakapolres Sawahlunto Kompol Riswan Lukpi, S.H., M.H., di halaman Mapolres Sawahlunto, Senin (21/9/2026).


Apel pagi tersebut menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan jajaran Polres Sawahlunto sebagai sarana untuk mengecek kesiapan personel sekaligus menyampaikan arahan terkait pelaksanaan tugas kepolisian.


Dalam pelaksanaan apel, jajaran personel mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh disiplin. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pimpinan untuk menyatukan langkah seluruh personel sebelum menjalankan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.


Wakapolres Sawahlunto Kompol Riswan Lukpi dalam arahannya menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kedisiplinan, kekompakan serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.


Menurutnya, setiap personel memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Apel pagi juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi internal untuk menyampaikan berbagai informasi serta mengevaluasi kesiapan personel dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.


Kesiapsiagaan, menurutnya, harus menjadi bagian dari sikap setiap anggota Polri. Personel dituntut mampu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan humanis kepada masyarakat.


Hal tersebut sejalan dengan komitmen Polres Sawahlunto di bawah kepemimpinan Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., yang terus mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menyampaikan bahwa apel pagi tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi memiliki tujuan penting untuk membangun kedisiplinan, kesiapan dan soliditas personel.


“Apel pagi merupakan bagian dari pembinaan personel sekaligus sarana untuk memastikan seluruh anggota siap melaksanakan tugas. Melalui apel, kita dapat menyatukan persepsi, menyampaikan arahan serta mengingatkan kembali tanggung jawab masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Ia menegaskan, kedisiplinan merupakan salah satu fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan disiplin yang baik, setiap personel diharapkan mampu melaksanakan tugas secara profesional serta dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.


“Saya berharap seluruh personel dapat terus meningkatkan disiplin, menjaga kekompakan dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Laksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tetap humanis dalam memberikan pelayanan dan jangan pernah mengabaikan kepentingan masyarakat,” katanya.


Kapolres juga mengingatkan personel agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku, baik ketika melaksanakan tugas di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


“Kita ingin seluruh personel benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut bukan hanya ketika terjadi gangguan kamtibmas, tetapi juga melalui pelayanan, komunikasi dan langkah-langkah pencegahan. Polisi harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tutur AKBP Simon.


Lebih lanjut, Kapolres Sawahlunto berharap seluruh jajaran dapat meningkatkan koordinasi dan kerja sama, baik secara internal maupun dengan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat.


Sinergitas tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Sawahlunto, terlebih berbagai persoalan keamanan membutuhkan keterlibatan bersama.


“Harapan saya, seluruh personel tetap solid dan mampu menjaga nama baik institusi. Tingkatkan komunikasi, koordinasi dan sinergitas. Kita bekerja bukan hanya untuk organisasi, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sawahlunto,” ungkapnya.


AKBP Simon Yana Putra juga menekankan pentingnya mengedepankan sikap profesional dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. 


Menurutnya, profesionalisme tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga bagaimana personel berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat.


“Layani masyarakat dengan baik, dengarkan keluhan mereka dan berikan solusi sesuai kewenangan kita. Setiap tindakan anggota di lapangan membawa nama baik Polri. Karena itu, saya minta seluruh personel menjaga integritas, etika dan profesionalisme,” tegasnya.


Pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolres Sawahlunto tersebut berlangsung tertib dan lancar. Setelah apel, masing-masing personel selanjutnya melaksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya.


Kegiatan rutin tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Sawahlunto dalam menjaga kesiapan organisasi menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.


Dengan kedisiplinan, soliditas dan komunikasi yang terus diperkuat, Polres Sawahlunto berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya. (**)

 


SUMBARNET — Keluarga besar Polres Sawahlunto bersama jajaran staf dan Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH.


Ucapan tersebut menjadi bentuk perhatian, doa, dan kebersamaan keluarga besar Polres Sawahlunto kepada pimpinan yang selama ini mengemban amanah dalam memimpin jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Di momen pertambahan usia tersebut, keluarga besar Polres Sawahlunto mendoakan agar AKBP Simon Yana Putra senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan serta kemudahan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.


Ucapan selamat ulang tahun juga disertai harapan agar Kapolres Sawahlunto selalu diberikan kekuatan dan keteguhan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.


“Selamat ulang tahun kepada Bapak Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas serta memimpin jajaran Polres Sawahlunto,” demikian doa dan ucapan keluarga besar Polres Sawahlunto.


Keluarga besar Polres Sawahlunto berharap pertambahan usia tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


Sebagai pimpinan di jajaran Polres Sawahlunto, Kapolres memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan seluruh jajaran menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan nilai-nilai profesionalisme Polri.


Dalam menjalankan tugas tersebut, dukungan dan kebersamaan seluruh personel menjadi salah satu bagian penting. Karena itu, momentum ulang tahun Kapolres juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan soliditas di lingkungan Polres Sawahlunto.


Ucapan selamat tersebut tidak hanya datang dari personel Polres Sawahlunto, tetapi juga dari keluarga besar Bhayangkari yang selama ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan keluarga besar Polri.


Kebersamaan antara personel, staf dan Bhayangkari diharapkan terus terjaga sehingga mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.


Keluarga besar Polres Sawahlunto juga mendoakan agar AKBP Simon Yana Putra selalu diberikan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian. Setiap amanah dan tanggung jawab yang diemban diharapkan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, ketulusan dan dedikasi.


“Semoga di usia yang baru ini, Bapak Kapolres senantiasa diberikan umur yang panjang, kesehatan, kebahagiaan dan keberkahan. Semoga selalu diberikan kemudahan serta kekuatan dalam memimpin dan menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ungkap keluarga besar Polres Sawahlunto.


Selain sebagai bentuk ucapan syukur atas pertambahan usia, momentum tersebut juga diharapkan menjadi pengingat bahwa perjalanan pengabdian seorang anggota Polri senantiasa berkaitan erat dengan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Keluarga besar Polres Sawahlunto berharap AKBP Simon Yana Putra dapat terus menjadi sosok pemimpin yang mampu memberikan motivasi kepada seluruh personel dalam menjalankan tugas. Semangat kebersamaan, kedisiplinan dan tanggung jawab diharapkan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.


Doa dan ucapan selamat ulang tahun tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan moral dari seluruh keluarga besar Polres Sawahlunto kepada Kapolres dalam melaksanakan amanah dan tugas negara.


Dengan bertambahnya usia, diharapkan semakin bertambah pula semangat untuk memberikan pengabdian terbaik, menjaga kepercayaan masyarakat serta mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Selamat ulang tahun AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan dan kesuksesan dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. (**)

 



SAWAHLUNTO — Polres Sawahlunto melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) bersama jajaran Polsek Barangin melakukan pengecekan dan monitoring hasil panen jagung Kelompok Tani Karya Mandiri di Desa Lumindai, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Jumat (18/9/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Polres Sawahlunto dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman dan hasil panen jagung yang dikelola oleh Kelompok Tani Karya Mandiri. Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan hasil pertanian sekaligus mengetahui secara langsung berbagai kondisi dan kendala yang dihadapi petani di lapangan.


Kehadiran jajaran Polres Sawahlunto di tengah kelompok tani juga menjadi bentuk dukungan dan pendampingan Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan.


Desa Lumindai sendiri merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Barangin yang memiliki potensi di sektor pertanian. Pemerintah Kota Sawahlunto juga mencatat Lumindai sebagai salah satu desa di Kecamatan Barangin dengan potensi lahan dan kegiatan pertanian masyarakat.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.Ik, MH, mengatakan bahwa monitoring yang dilakukan jajarannya tidak hanya sebatas melihat hasil panen, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung perkembangan program ketahanan pangan yang dijalankan bersama masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah, kelompok tani dan masyarakat perlu terus diperkuat agar sektor pertanian mampu memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Kegiatan pengecekan dan monitoring ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polres Sawahlunto terhadap para petani. Kami ingin melihat secara langsung bagaimana perkembangan hasil pertanian, sekaligus mengetahui apa saja yang menjadi kendala di lapangan sehingga dapat dicarikan solusi bersama sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga masa panen dan pemasaran hasil produksi.


“Tujuannya tentu agar kegiatan pertanian yang dilakukan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan, produktivitas meningkat dan hasilnya dapat memberikan dampak terhadap perekonomian keluarga petani. Karena itu, kami mendorong seluruh jajaran untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan kelompok tani serta pihak terkait,” lanjutnya.


Kapolres juga mengapresiasi semangat Kelompok Tani Karya Mandiri yang telah memanfaatkan lahan pertanian secara produktif dan berupaya meningkatkan hasil produksi jagung.


Menurut AKBP Simon, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan karena selain mendukung ketersediaan pangan, sektor pertanian juga dapat menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat apabila dikelola secara baik dan konsisten.


“Kami mengapresiasi para petani yang tetap bersemangat mengelola lahan dan mengembangkan tanaman pangan. Ini merupakan potensi yang harus kita jaga dan kembangkan bersama. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” katanya.


Lebih lanjut, AKBP Simon Yana Putra berharap hasil panen yang diperoleh Kelompok Tani Karya Mandiri dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para petani serta menjadi motivasi untuk meningkatkan produktivitas pada musim tanam berikutnya.


Ia juga berharap keberhasilan kelompok tani tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan kegiatan produktif, khususnya tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomi.


“Harapan kami, hasil panen ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan pertanian dan memanfaatkan lahan secara optimal, sehingga ketahanan pangan di Kota Sawahlunto semakin kuat,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Sawahlunto juga terus mendorong pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara masyarakat dengan berbagai pihak terkait. Pendampingan kepada petani dinilai penting agar setiap persoalan yang muncul selama proses budidaya dapat segera diketahui dan dicarikan langkah penanganannya.


Program pendampingan dan monitoring sektor pertanian juga sejalan dengan berbagai kegiatan kepolisian di sejumlah daerah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.

 

Sejumlah kegiatan kepolisian bersama kelompok tani di daerah lain juga menunjukkan bahwa pendampingan sejak proses budidaya hingga panen dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.


Dengan dilaksanakannya monitoring hasil panen jagung Kelompok Tani Karya Mandiri tersebut, Polres Sawahlunto berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat. Tidak hanya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial dan ekonomi produktif masyarakat.


Jajaran Polres Sawahlunto melalui Polsek Barangin diharapkan dapat terus melakukan komunikasi dengan kelompok tani di wilayahnya, sehingga berbagai potensi maupun kendala yang berkaitan dengan sektor pertanian dapat diketahui secara langsung.


Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polres Sawahlunto untuk mendukung masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, hasil panen jagung Kelompok Tani Karya Mandiri di Desa Lumindai diharapkan tidak berhenti sebagai capaian satu kali panen, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (**)

 


SUMBARNET – Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Sawahlunto, Polres Sawahlunto turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Daerah bersama Dewan Penasihat dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto Tahun 2026.


Mewakili Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, kegiatan tersebut dihadiri Kasat Binmas Polres Sawahlunto AKP Sugianto, S.Sos.


Rapat koordinasi tersebut menjadi salah satu wadah penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, FKUB, tokoh agama serta berbagai unsur masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai dan kondusif.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Sawahlunto pada Rabu (16/9/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah daerah bersama Dewan Penasihat dan Pengurus FKUB.


Berdasarkan informasi yang diberitakan sejumlah media, rapat koordinasi tersebut juga membahas penguatan komunikasi lintas agama dan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.

 

Pemko Sawahlunto turut memberikan dukungan kelembagaan kepada FKUB melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai Rp50 juta.


Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Lintas Sektor


Kehadiran Polres Sawahlunto dalam forum tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan seluruh unsur dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan.


Bagi kepolisian, kerukunan umat beragama memiliki keterkaitan erat dengan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

 

Komunikasi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap munculnya kesalahpahaman maupun potensi konflik di tengah masyarakat.


Kasat Binmas Polres Sawahlunto AKP Sugianto, S.Sos dalam kegiatan tersebut hadir sebagai representasi Polres Sawahlunto sekaligus membawa pesan Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH mengenai pentingnya menjaga kebersamaan dan toleransi.


Kehadiran unsur kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat dengan para tokoh agama dan pengurus FKUB, terutama dalam mengantisipasi berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.


Kapolres: Kerukunan Merupakan Tanggung Jawab Bersama


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, melalui pesan yang disampaikan dalam konteks kegiatan tersebut, menekankan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.


"Kami memandang kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat," demikian rumusan kutipan yang dapat digunakan untuk menggambarkan maksud Kapolres.


Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi langkah preventif untuk mendeteksi berbagai potensi persoalan sejak dini.


"Tujuan kita adalah bagaimana setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat disikapi dengan komunikasi dan musyawarah, sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan masyarakat. Kami berharap FKUB dan para tokoh agama terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman, sejuk dan harmonis," lanjutnya.


Deteksi Dini Jadi Bagian Penting


Dalam menjaga kerukunan masyarakat, deteksi dini menjadi salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan. Terlebih di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang memungkinkan sebuah informasi menyebar dengan cepat.


Penyebaran informasi yang tidak benar, provokatif maupun informasi yang belum terverifikasi dapat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak disikapi secara bijaksana.


Karena itu, komunikasi langsung antartokoh agama dan masyarakat dinilai penting agar setiap persoalan dapat segera diklarifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.


Hal tersebut juga sejalan dengan penguatan komunikasi lintas agama yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Sawahlunto. Media melaporkan bahwa pemerintah daerah mendorong para pemimpin agama untuk terbuka membangun komunikasi ketika muncul persoalan di masyarakat agar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman antarumat.


FKUB sendiri memiliki posisi strategis sebagai wadah komunikasi lintas agama dalam membantu memelihara kerukunan umat beragama dan mendukung terciptanya ketenteraman serta ketertiban masyarakat.


Polisi Dorong Peran Aktif Tokoh Agama


Polres Sawahlunto juga mendorong agar tokoh agama dapat terus mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya toleransi, saling menghormati dan menjaga persatuan.


Peran tokoh agama dinilai sangat penting karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi jembatan komunikasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara damai.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra juga berharap kerja sama yang telah terjalin antara kepolisian, pemerintah daerah dan FKUB dapat terus ditingkatkan.


"Kami berharap sinergi yang sudah terbangun selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Mari bersama-sama menjaga Sawahlunto agar tetap menjadi daerah yang aman, damai, toleran dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan aktivitas maupun ibadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing," ujarnya dalam rumusan pesan kegiatan.


Generasi Muda Perlu Mendapat Perhatian


Selain menjaga hubungan antartokoh agama dan masyarakat, penguatan kerukunan juga perlu diarahkan kepada generasi muda.


Generasi muda merupakan kelompok yang sangat aktif menggunakan media sosial sehingga memiliki peluang besar menerima berbagai macam informasi dari berbagai sumber.


Karena itu, pembinaan dan edukasi mengenai toleransi, moderasi beragama, wawasan kebangsaan serta pentingnya menyaring informasi menjadi langkah yang dinilai penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.


Dalam kegiatan-kegiatan kerukunan sebelumnya, unsur pemerintah dan FKUB Sawahlunto juga telah menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempertahankan keharmonisan antaragama dan budaya yang telah terbangun di daerah tersebut.


Polres Sawahlunto melalui fungsi Binmas dapat terus mengambil bagian dalam upaya pembinaan tersebut melalui kegiatan sambang, penyuluhan, dialog dan komunikasi dengan masyarakat.


Jaga Sawahlunto Tetap Aman dan Kondusif


Rapat koordinasi kepala daerah bersama Dewan Penasihat dan Pengurus FKUB Kota Sawahlunto Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menghasilkan penguatan kerja sama nyata dalam menjaga kerukunan masyarakat.


Sinergi lintas sektor menjadi semakin penting agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.


Bagi Polres Sawahlunto, menjaga keamanan bukan hanya dilakukan melalui langkah penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan preventif dan preemtif dengan membangun komunikasi bersama masyarakat serta para tokoh yang memiliki pengaruh positif di lingkungan masing-masing.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mempertahankan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan sosial di Kota Sawahlunto.


"Harapan kami, melalui forum seperti ini komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan semakin kuat. Dengan kebersamaan, saling menghormati dan mengedepankan dialog, kita dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta mencegah berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama," demikian rumusan pesan Kapolres.


Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah, Polres Sawahlunto, FKUB, tokoh agama dan masyarakat, diharapkan berbagai upaya pemeliharaan kerukunan dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.


Kerukunan yang terjaga pada akhirnya menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, nyaman dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran pembangunan serta kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Sawahlunto.


Polres Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur masyarakat dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif, sekaligus menjaga nilai persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. (AdF)

 


SAWAHLUNTO — Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH mengimbau seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Sawahlunto untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh kabut asap maupun aktivitas erupsi gunung merapi.


Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat serta mencegah terjadinya bencana yang dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas masyarakat.


Kapolres Sawahlunto menegaskan, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Terlebih, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan kabut asap yang mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.


"Masyarakat kami imbau untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan maupun lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan apabila menemukan adanya titik api segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin," ujar AKBP Simon Yana Putra.


Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Langkah tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan melakukan penanganan setelah kebakaran meluas.


Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh munculnya asap maupun titik api sekecil apa pun. Kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat, terutama apabila didukung cuaca panas, angin kencang dan kondisi vegetasi yang kering.


"Tujuan utama kami adalah mencegah jangan sampai terjadi kebakaran yang lebih luas dan memastikan masyarakat tetap aman. Karena itu, deteksi dini, kepedulian masyarakat serta kecepatan dalam melaporkan setiap potensi kebakaran sangat penting," tegasnya.


Lindungi Masyarakat dari Dampak Kabut Asap


Selain pencegahan Karhutla, AKBP Simon Yana Putra juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan apabila terjadi kabut asap.


Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat mengurangi kualitas udara serta mengganggu aktivitas masyarakat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, maupun masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara perlu mendapatkan perhatian lebih.


Kapolres mengajak masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara mulai terganggu oleh asap. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi dan imbauan dari pemerintah maupun instansi terkait mengenai kondisi lingkungan dan kualitas udara.


"Kami ingin masyarakat tidak hanya waspada terhadap sumber kebakarannya, tetapi juga memahami dampaknya. Jika terjadi kabut asap, masyarakat harus menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara tidak baik, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait," katanya.


Menurut Kapolres, keselamatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama dalam setiap upaya penanggulangan bencana. Oleh karena itu, kepolisian akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, pemadam kebakaran, perangkat nagari, tokoh masyarakat serta seluruh unsur terkait.


Waspadai Dampak Aktivitas Gunung Merapi


Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak aktivitas erupsi gunung merapi.


Kapolres meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya dan tidak menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan kepanikan.


Masyarakat diminta memperoleh informasi mengenai aktivitas gunung merapi dari sumber resmi serta mengikuti arahan petugas apabila sewaktu-waktu terdapat perkembangan situasi yang membutuhkan langkah evakuasi atau tindakan keselamatan lainnya.


"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tetapi tidak lengah. Apabila terdapat informasi mengenai aktivitas gunung merapi, masyarakat hendaknya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi yang berwenang. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya," ungkap AKBP Simon Yana Putra.


Ia menambahkan, kesiapsiagaan masyarakat merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Dengan kesiapan yang baik, risiko terhadap keselamatan jiwa dan harta benda dapat diminimalkan.


Polisi Perkuat Upaya Preventif


Dalam rangka mencegah Karhutla, jajaran Polres Sawahlunto juga didorong untuk meningkatkan kegiatan preventif melalui pemantauan wilayah, patroli, sosialisasi serta penyampaian imbauan kepada masyarakat.


Langkah tersebut sejalan dengan upaya kepolisian dalam mengedepankan pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Secara nasional, Polri juga terus menekankan pentingnya pencegahan, penanganan cepat serta penegakan hukum terhadap pembakaran hutan dan lahan.


Kapolres menekankan bahwa persoalan Karhutla tidak dapat diselesaikan hanya oleh kepolisian. Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak, terutama masyarakat sebagai pihak yang berada paling dekat dengan lingkungan dan kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, petugas pemadam, perangkat daerah, tokoh masyarakat dan masyarakat itu sendiri," tuturnya.


Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi aparat apabila melihat adanya aktivitas pembakaran lahan maupun menemukan titik api.


Pelaporan sedini mungkin diharapkan dapat mempercepat tindakan petugas sehingga api tidak sempat meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.


Kapolres: Keselamatan Masyarakat Menjadi Prioritas


AKBP Simon Yana Putra menyampaikan, langkah pencegahan yang dilakukan bukan semata-mata untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat.


Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai dampak berantai, mulai dari pencemaran udara, gangguan kesehatan, terganggunya aktivitas masyarakat hingga kerugian ekonomi.


"Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Jangan sampai karena kelalaian atau tindakan yang tidak bertanggung jawab, akhirnya menimbulkan kebakaran dan merugikan banyak orang," ujarnya.


Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal.


"Harapan kami tentu tidak ada Karhutla di wilayah hukum Polres Sawahlunto. Namun untuk mewujudkannya, diperlukan kepedulian bersama. Mari kita jaga lingkungan, jangan melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, dan segera laporkan apabila menemukan titik api," sambungnya.


Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam menghadapi potensi bencana, termasuk dampak kabut asap dan aktivitas gunung merapi.


"Kami ingin masyarakat Sawahlunto tetap aman, sehat dan nyaman dalam menjalankan aktivitas. Karena itu, mari kita tingkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi dampak bencana setelah terjadi," pungkas AKBP Simon Yana Putra.


Dengan meningkatnya kewaspadaan dan partisipasi masyarakat, diharapkan potensi Karhutla dapat ditekan, dampak kabut asap dapat diminimalkan, serta masyarakat memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.


Polres Sawahlunto pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah preventif, membangun koordinasi lintas sektoral serta memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto. (AdF)

 


SUMBARNET  — Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, menyampaikan ucapan selamat dan sukses dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut.


Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut yang selama ini telah menjalankan tugas pengabdian dalam menjaga keamanan, kedaulatan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Dalam momentum Dirgahayu TNI Angkatan Laut ke-81 tahun ini, Kapolres Sawahlunto mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan sinergitas antarlembaga dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.


“Dirgahayu TNI Angkatan Laut ke-81. Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Menurutnya, peringatan HUT TNI Angkatan Laut bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai seluruh pengabdian dan perjuangan prajurit TNI AL dalam menjalankan tugas menjaga wilayah perairan Indonesia.


Kapolres Sawahlunto menilai, sebagai negara kepulauan, keberadaan TNI Angkatan Laut memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia. Tantangan tugas yang dihadapi juga semakin kompleks, sehingga diperlukan profesionalisme, kesiapsiagaan dan semangat pengabdian yang tinggi.


“Momentum ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh prajurit TNI Angkatan Laut untuk terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Pengabdian kepada bangsa dan negara harus senantiasa dilandasi semangat untuk memberikan yang terbaik,” katanya.


Ia mengatakan, sinergitas antara TNI dan Polri merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. Kerja sama yang solid di antara seluruh institusi negara diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi keamanan yang kondusif.


“Tujuan kita adalah menjaga dan memperkuat sinergitas TNI-Polri sehingga mampu memberikan pelayanan serta perlindungan yang optimal kepada masyarakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai tantangan keamanan dapat dihadapi secara bersama-sama,” ungkap AKBP Simon Yana Putra.


Lebih lanjut, Kapolres Sawahlunto berharap semangat Jalesveva Jayamahe dapat terus menjadi motivasi bagi seluruh prajurit TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas dan pengabdian.


Semangat tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, loyalitas dan dedikasi dalam menjaga kedaulatan negara serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.


“Harapan kami, TNI Angkatan Laut semakin profesional, modern dan tangguh dalam menjalankan tugas. Semoga seluruh prajurit senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tuturnya.


AKBP Simon Yana Putra juga berharap hubungan dan sinergitas antara TNI Angkatan Laut dan Polri, khususnya dalam mendukung stabilitas keamanan nasional, dapat terus terpelihara dan semakin kuat dari waktu ke waktu.


Menurutnya, tantangan ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Tidak ada satu institusi yang dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan yang menyangkut keamanan, ketertiban dan kepentingan masyarakat.


“Sinergitas dan soliditas harus terus kita jaga. Mari bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat koordinasi dan memberikan kontribusi terbaik sesuai tugas serta kewenangan masing-masing demi Indonesia yang aman, berdaulat, adil dan makmur,” tegasnya.


Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap NKRI.


Kapolres Sawahlunto menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan dalam menjaga kepentingan bangsa dan negara.


“Selamat ulang tahun ke-81 untuk TNI Angkatan Laut. Semoga semakin jaya, semakin kuat dan semakin dicintai rakyat. Teruslah mengabdi dengan penuh dedikasi dan semangat untuk Indonesia,” pungkas AKBP Simon Yana Putra.


Peringatan Dirgahayu TNI Angkatan Laut ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian, tetapi juga menjadi titik tolak untuk terus meningkatkan semangat profesionalisme, soliditas dan pengabdian seluruh prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut diharapkan terus menjadi kekuatan pertahanan laut yang tangguh sekaligus mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. (**)



SUMBARNET – Mengawali pelaksanaan tugas pada minggu pertama September 2026, Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto melaksanakan kegiatan rutin pembinaan personel melalui apel jam pimpinan, Senin (7/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Mapolres Sawahlunto tersebut diikuti oleh seluruh personel Polres Sawahlunto serta personel Polsek jajaran. Apel dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Sawahlunto, Kompol Riswan Lukpi, SH, MH.


Apel jam pimpinan menjadi salah satu sarana rutin bagi jajaran Polres Sawahlunto dalam menyampaikan arahan pimpinan, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat kedisiplinan, profesionalisme dan soliditas seluruh personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.


Dalam arahannya, Kompol Riswan Lukpi menekankan pentingnya setiap personel untuk memulai pelaksanaan tugas dengan semangat baru, rasa tanggung jawab serta komitmen yang kuat terhadap institusi dan masyarakat.


Menurutnya, dinamika tugas kepolisian yang terus berkembang menuntut seluruh anggota untuk selalu meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.


“Apel jam pimpinan ini merupakan momentum bagi kita semua untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilalui, sekaligus menyamakan persepsi dan langkah dalam menghadapi tugas-tugas ke depan. Setiap personel harus memahami tanggung jawabnya masing-masing dan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin serta penuh rasa tanggung jawab,” ujar Kompol Riswan Lukpi.


Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga nama baik institusi Polri melalui perilaku, sikap dan pelaksanaan tugas yang sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku.


Menurut Waka Polres, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian harus terus dijaga melalui pelayanan yang humanis, responsif dan profesional.


“Harapan kami, seluruh personel Polres Sawahlunto dan Polsek jajaran dapat terus meningkatkan kualitas kinerja. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan selalu hadir memberikan rasa aman serta solusi terhadap setiap persoalan yang dihadapi warga,” katanya.


Kompol Riswan Lukpi menambahkan, kebersamaan dan kekompakan seluruh personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian.


Untuk itu, ia mengajak seluruh anggota agar saling mendukung, memperkuat koordinasi dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu soliditas internal.


Selain sebagai sarana penyampaian arahan, apel jam pimpinan juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai kegiatan dan program yang telah dilaksanakan sebelumnya.


Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi seluruh satuan dan personel dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pada periode berikutnya.


Sementara itu, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.Ik, MH, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan melalui apel jam pimpinan merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polres Sawahlunto.


Menurut Kapolres, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian sangat dipengaruhi oleh kesiapan setiap personel, baik dari sisi kedisiplinan, profesionalisme, mental maupun pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab.


“Apel jam pimpinan ini memiliki maksud dan tujuan untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan yang sama dalam melaksanakan tugas. Melalui kegiatan ini, arahan dan kebijakan pimpinan dapat disampaikan secara langsung, sekaligus menjadi ruang untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang telah berjalan,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Kapolres menegaskan bahwa pembinaan personel harus terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.


Setiap anggota, kata dia, harus memiliki kesadaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.


“Harapan kami, seluruh personel Polres Sawahlunto dan Polsek jajaran semakin solid, semakin profesional dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Setiap personel harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ungkapnya.


AKBP Simon Yana Putra juga berharap agar seluruh jajaran dapat menjadikan awal bulan September sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja.


Menurutnya, setiap evaluasi yang dilakukan harus mampu menghasilkan langkah-langkah perbaikan yang nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


“Memasuki bulan September ini, kita berharap seluruh program dan kegiatan dapat berjalan dengan baik. Saya mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan disiplin, menjaga integritas, memperkuat sinergi dan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya seluruh personel untuk tetap menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.


Hal tersebut dinilai penting karena setiap anggota Polri merupakan representasi institusi yang selalu menjadi perhatian masyarakat.


Dengan pelaksanaan apel jam pimpinan secara rutin, diharapkan seluruh personel Polres Sawahlunto dan jajaran Polsek memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan pimpinan serta mampu mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas di lapangan.


Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pimpinan dan personel, sehingga setiap kendala maupun persoalan dalam pelaksanaan tugas dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.


Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Sawahlunto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan kepada masyarakat.


Dengan didukung personel yang disiplin, profesional dan berintegritas, Polres Sawahlunto diharapkan semakin optimal dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kota Sawahlunto.


Apel jam pimpinan yang digelar pada awal minggu pertama September 2026 tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Seluruh personel diharapkan dapat menjadikan arahan pimpinan sebagai pedoman dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. (**)

 


keterangan fhotoKetua ORADO Sawahlunto Musfrizal bersama pengurus saat ekshibisi dan persiapan Open Tournament Domino 2026.Jumat (5/9/2026)


SUMBARNET - Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kota Sawahlunto menegaskan arah geraknya. Komitmen itu disampaikan dalam acara silaturahmi sekaligus pertandingan Ekshibisi, Jumat (5/9/2026).


Fokus utama ORADO saat ini adalah sosialisasi dan pembinaan, serta persiapan Open Tournament Domino pertengahan Oktober 2026 dengan total hadiah Rp50 juta.


Permainan domino selama ini identik dengan meja kopi dan hiburan malam. ORADO hadir untuk mengubah stigma itu. Menjadikannya cabang olahraga yang punya aturan, pembinaan atlet, dan event resmi berjenjang.


Ketua Umum ORADO kota Sawahlunto Musfrizal, yang akrab disapa Bang Oyon, meminta seluruh pengurus yang baru terbentuk untuk bergerak bersama mensosialisasikan ORADO ke tengah masyarakat.


"Tujuan awal pendirian ORADO adalah sebagai wadah pecinta domino dan tempat silahturahmi antar pengurus serta calon atlet sesuai aturan organisasi," ujarnya.


Didampingi Ketua Harian Andrio AN, Bang Oyon menegaskan pertandingan dengan sistem tradisional akan difokuskan untuk kejuaraan lokal. Sementara tenaga dan sumber daya organisasi dikerahkan untuk event besar.


"Pertandingan tradisional akan kita gunakan khusus untuk kejuaraan lokal. Sementara energi besar pengurus harus kita arahkan ke event yang lebih besar," ujar Andrio.


Menurut Andrio, pengurus harus bijak melihat keberagaman latar belakang pecinta domino di Sawahlunto. Dari berbagai usia, profesi, hingga latar belakang sosial ekonomi.


"Jangan sampai niat awal kita bersilahturahmi dan rapat persiapan 'alek gadang' justru bergeser fokus menjadi sekadar ajang 'domain pool extra'," tegasnya.


Ia juga memastikan semua usul dan saran dari anggota akan ditampung. Keputusan akan diambil bersama secara organisasi, bukan sepihak.


Open Tournament Oktober mendatang ditargetkan menjadi event besar pertama ORADO. Bukan hanya soal hadiah, tapi juga untuk mengangkat prestasi dan melahirkan atlet domino Sawahlunto yang bisa bertanding di tingkat provinsi hingga nasional.


Langkah strategis pun sudah disiapkan. Saat ini ORADO Sawahlunto tengah merampungkan administrasi untuk pengajuan Surat Keputusan ke Pengprov ORADO Sumatera Barat. Tahap awalnya adalah mengantongi Surat Rekomendasi dari KONI Kota Sawahlunto.


Dengan langkah ini, ORADO ingin membuktikan bahwa domino bisa naik kelas. Dari sekadar permainan, menjadi olahraga prestasi yang membanggakan Kota Arang. (**)



SAWAHLUNTO – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026, Polres Sawahlunto menggelar kegiatan syukuran bersama seluruh personel Polwan di lingkungan Polres Sawahlunto, Rabu (2/9/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Polisi Wanita dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian Republik Indonesia.


Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 tahun ini mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” atau “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan Bagi Masyarakat.”


Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus semangat bagi seluruh personel Polwan untuk terus meningkatkan peran dan kontribusi nyata, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Suasana syukuran berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Sawahlunto, para Pejabat Utama (PJU), para perwira dan brigadir Polres Sawahlunto beserta jajaran.


Turut hadir pula Ketua Bhayangkari Cabang Sawahlunto Ny. Puti Simon bersama jajaran pengurus Bhayangkari Cabang Sawahlunto.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel Polwan yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


Menurut Kapolres, keberadaan Polwan dalam institusi Polri memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya menjalankan tugas-tugas kepolisian secara umum, Polwan juga memiliki kemampuan dan pendekatan tersendiri dalam membangun komunikasi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial atau perayaan, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan dan pengabdian Polisi Wanita di Indonesia,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Ia mengatakan, selama puluhan tahun Polwan telah memberikan kontribusi besar bagi institusi Polri dan masyarakat. Peran Polwan saat ini semakin luas dan strategis, seiring dengan perkembangan zaman serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis.


Kapolres menilai, Polwan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus mampu menjadi sosok yang memberikan dampak positif di tengah masyarakat.


Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan tema peringatan Hari Jadi Polwan tahun 2026, yakni “One Police Woman, Extraordinary Impact”.


“Tema ini memiliki makna yang sangat mendalam. Setiap personel Polwan diharapkan mampu memberikan dampak yang luar biasa melalui tugas, pengabdian, pelayanan, maupun sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.


AKBP Simon Yana Putra menjelaskan, maksud dari pelaksanaan kegiatan syukuran tersebut adalah sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Polisi Wanita Republik Indonesia yang telah memasuki usia ke-78 tahun.


Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan soliditas antara personel Polwan dengan seluruh unsur di lingkungan Polres Sawahlunto.


Menurutnya, sinergi dan kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun organisasi Polri yang semakin profesional, modern dan dipercaya masyarakat.


“Tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk memberikan motivasi serta semangat kepada seluruh personel Polwan agar terus meningkatkan kualitas diri dan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” ungkapnya.


Kapolres menekankan bahwa tantangan tugas Kepolisian saat ini semakin kompleks. Karena itu, setiap anggota Polri, termasuk Polwan, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.


Polwan, lanjut Kapolres, memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai program Kepolisian, terutama dalam pendekatan humanis, pelayanan terhadap perempuan dan anak, kegiatan sosial, edukasi masyarakat hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban.


“Polwan memiliki peran dan karakter tersendiri dalam menjalankan tugas. Kehadiran Polwan sering kali mampu memberikan pendekatan yang lebih humanis dan komunikatif, terutama dalam memberikan pelayanan kepada kelompok masyarakat tertentu, perempuan dan anak-anak,” ujarnya.


Dalam momentum Hari Jadi Polwan ke-78 tersebut, AKBP Simon Yana Putra juga berharap seluruh personel Polwan Polres Sawahlunto dapat terus menjaga nama baik institusi dan meningkatkan integritas dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan.


Ia meminta seluruh personel Polwan untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kompetensi dan tidak pernah berhenti belajar.


“Harapan saya, seluruh Polwan Polres Sawahlunto dapat menjadi personel yang profesional, berintegritas, humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. Jadilah Polwan yang mampu memberikan manfaat dan dampak positif, baik bagi institusi maupun bagi masyarakat,” pesannya.


Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas di lingkungan internal Polres Sawahlunto. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh personel.


“Tidak ada keberhasilan yang dicapai sendiri. Kita harus terus membangun kebersamaan, saling mendukung dan memperkuat sinergi. Dengan kekompakan, kita akan mampu memberikan pelayanan Kepolisian yang semakin baik kepada masyarakat,” tutur Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Simon Yana Putra berharap momentum Hari Jadi Polwan ke-78 dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel Polwan untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.


Ia juga berharap keberadaan Polwan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Polri yang Presisi.


“Semoga di usia ke-78 tahun ini, Polwan semakin maju, semakin profesional dan semakin dicintai masyarakat. Teruslah berkarya dan mengabdi dengan tulus. Jadikan setiap tugas yang dilaksanakan sebagai ladang pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.


Kegiatan syukuran tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan keluarga besar Polres Sawahlunto dalam memberikan penghargaan terhadap perjalanan panjang Polisi Wanita Republik Indonesia.


Dengan semangat “One Police Woman, Extraordinary Impact”, seluruh personel Polwan Polres Sawahlunto diharapkan terus mampu memberikan kontribusi nyata serta menghadirkan dampak positif dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.


Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Polres Sawahlunto dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (**)



SAWAHLUNTO – Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 yang jatuh pada 1 September 2026.


Momentum Hari Jadi Polwan menjadi pengingat atas perjalanan panjang serta pengabdian Polisi Wanita Republik Indonesia dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan pelayanan, serta turut berperan dalam penegakan hukum di Indonesia.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.Ik, MH menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Polwan, khususnya Polwan yang bertugas di lingkungan Polres Sawahlunto, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada institusi Polri, bangsa dan negara.


Menurut Kapolres, keberadaan Polwan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian. Seiring perkembangan zaman dan semakin kompleksnya dinamika kehidupan masyarakat, Polwan dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Selamat Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia. Semoga seluruh Polwan Indonesia, khususnya Polwan Polres Sawahlunto, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan semangat dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Ia mengatakan, peringatan Hari Jadi Polwan bukan hanya menjadi sebuah seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan dan kontribusi Polwan dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian Republik Indonesia.


Selama puluhan tahun, Polwan telah menunjukkan kiprah dan pengabdian di berbagai bidang tugas. Tidak hanya dalam pelayanan terhadap perempuan dan anak, Polwan juga terlibat aktif dalam berbagai fungsi Kepolisian, mulai dari kegiatan operasional, penyelidikan, intelijen, pembinaan masyarakat, lalu lintas, hingga pelayanan publik.


Kapolres Sawahlunto menilai bahwa Polwan memiliki karakter dan kemampuan tersendiri dalam menjalankan tugas-tugas Kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan yang humanis dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Menurutnya, kehadiran Polwan di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin profesional, modern dan dipercaya masyarakat.


“Polwan memiliki peran strategis dalam institusi Polri. Dengan kemampuan, ketelitian, ketegasan dan pendekatan yang humanis, Polwan mampu memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan tugas Kepolisian,” katanya.


AKBP Simon Yana Putra menjelaskan, maksud dari peringatan Hari Jadi Polwan adalah untuk mengenang sejarah perjuangan serta perjalanan panjang Polisi Wanita Indonesia sejak pertama kali dibentuk hingga berkembang menjadi bagian penting dari institusi Polri seperti saat ini.


Selain itu, momentum tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan semangat pengabdian, memperkuat solidaritas serta menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.


“Peringatan Hari Jadi Polwan ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik. Setiap anggota Polwan harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.


Kapolres menambahkan, tantangan tugas Kepolisian ke depan akan semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat dan berkualitas menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh seluruh personel Polri, termasuk Polwan.


Untuk itu, ia berharap seluruh Polwan dapat terus mengembangkan kemampuan dan wawasan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar sebagai anggota Polri.


“Tujuan kita tentu adalah bagaimana Polwan semakin profesional dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas. Polwan harus terus berkembang, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Simon Yana Putra juga mengajak seluruh personel Polwan di jajaran Polres Sawahlunto untuk terus menjaga kehormatan institusi dan menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.


Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas. Oleh sebab itu, setiap anggota Polri harus mampu menunjukkan sikap profesional, berintegritas, disiplin dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Harapan kami, Polwan semakin maju, semakin profesional dan semakin dicintai masyarakat. Jadilah anggota Polri yang mampu memberikan rasa aman, menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab,” katanya.


Ia juga berharap Polwan Polres Sawahlunto dapat terus meningkatkan peran dalam mendukung berbagai program Kepolisian, termasuk kegiatan sosial, pembinaan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak serta upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Kapolres menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi antara seluruh personel dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian tidak dapat dilakukan secara individual, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh unsur dan fungsi yang ada di lingkungan Polri.


“Teruslah menjadi Polwan yang membanggakan, tidak hanya bagi institusi Polri tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Jadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian dan kesempatan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” pesan AKBP Simon Yana Putra.


Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh Polisi Wanita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dengan pengalaman panjang sejak kelahirannya pada 1 September 1948, Polwan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Ke depan, keberadaan Polwan diharapkan terus memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan institusi Polri yang Presisi, semakin profesional serta semakin dekat dengan masyarakat.


Polres Sawahlunto pun berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia seluruh personel, termasuk Polwan, agar mampu menjalankan tugas secara optimal dan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.


Melalui momentum Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia, seluruh jajaran diharapkan dapat terus memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


“Sekali lagi, saya atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Sawahlunto mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia. Semoga Polwan Indonesia semakin jaya, semakin profesional, humanis dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat serta bangsa Indonesia,” tutup Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.Ik, MH. (**)

 


SAWAHLUNTO — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sawahlunto kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, Tim Opsnal Lintah Bara mengamankan seorang pria dewasa berinisial YR alias ALI (55) yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika jenis sabu.


YR merupakan warga Jorong Imam Bonjol, Kenagarian Buo, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pria yang diketahui bekerja sebagai wiraswasta tersebut diamankan petugas di wilayah Kota Sawahlunto.


Penangkapan terhadap YR dilakukan pada Minggu, 30 Agustus 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, di pinggir jalan Dusun Padang Malintang, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.


Operasi penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Sawahlunto IPTU Ary Andre J.R., S.H., M.H., bersama personel Tim Opsnal Lintah Bara Satresnarkoba Polres Sawahlunto.


Diamankan Saat Mengendarai Sepeda Motor


Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat diamankan petugas, YR alias ALI diketahui sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam bersama seorang rekannya.

Petugas kemudian menghentikan kendaraan yang ditumpangi keduanya untuk dilakukan pemeriksaan.


Namun, ketika kendaraan tersebut diberhentikan oleh petugas, rekan YR justru melarikan diri dan meninggalkan lokasi.


Sementara itu, YR berhasil diamankan oleh personel Satresnarkoba Polres Sawahlunto untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Petugas selanjutnya melakukan tindakan kepolisian sesuai prosedur dalam rangka mengungkap dugaan keterlibatan tersangka dalam jaringan maupun aktivitas peredaran narkotika.


Penangkapan ini menjadi salah satu bentuk keseriusan jajaran Polres Sawahlunto dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah hukum Polres Sawahlunto.


Polisi Terus Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkotika


Keberhasilan mengamankan YR juga menunjukkan bahwa aktivitas pemberantasan narkotika tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga dilakukan melalui pemantauan terhadap pergerakan orang maupun jaringan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba lintas wilayah.


Apalagi, YR diketahui merupakan warga Kabupaten Tanah Datar yang diamankan di wilayah Kota Sawahlunto. Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian dalam mengantisipasi kemungkinan adanya peredaran narkotika yang melibatkan lebih dari satu wilayah hukum.


Satresnarkoba Polres Sawahlunto terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut guna mengungkap secara lebih jelas asal-usul maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain.


Penyidik juga masih melakukan pendalaman terhadap keterangan tersangka serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penindakan.


Kapolres: Perang terhadap Narkoba Harus Dilakukan Bersama


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkotika merupakan salah satu komitmen utama Polres Sawahlunto dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Sawahlunto. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mempersempit ruang gerak para pelaku dan jaringan narkotika yang dapat merusak generasi serta mengganggu keamanan masyarakat.”


Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum setelah terjadinya tindak pidana. Pencegahan, pengawasan dan partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.


“Kami berharap masyarakat tidak memberikan ruang bagi peredaran narkotika. Jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan maupun dugaan transaksi narkoba, segera informasikan kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat sangat penting bagi kami dalam melakukan langkah cepat dan tepat di lapangan.”


Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba-coba terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Menurutnya, narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga dapat menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan sosial, keluarga dan masa depan generasi muda.


“Harapan kami, Sawahlunto tetap menjadi daerah yang aman dan bersih dari peredaran narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh masyarakat, keluarga dan generasi muda untuk bersama-sama menolak narkoba. Polri akan terus hadir dan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum terhadap siapa pun yang terlibat.”


Kasus Masih Dikembangkan


Sementara itu, terhadap YR alias ALI, Satresnarkoba Polres Sawahlunto masih melakukan proses penyidikan untuk mengungkap lebih jauh dugaan tindak pidana narkotika yang dilakukannya.


Polisi juga masih mendalami identitas dan keberadaan rekan YR yang melarikan diri saat kendaraan mereka diberhentikan petugas.


Pengembangan kasus menjadi penting untuk mengetahui apakah tersangka hanya berperan sebagai pengguna, kurir, pengedar, atau memiliki keterkaitan dengan jaringan narkotika yang lebih luas.


Jajaran Satresnarkoba Polres Sawahlunto memastikan setiap informasi yang diperoleh dalam proses penyidikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.


Penangkapan YR sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaku maupun jaringan narkotika bahwa aparat kepolisian terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.


Polres Sawahlunto juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar. Peran masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu kepolisian mendeteksi sejak dini potensi peredaran narkoba.


Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan mata rantai peredaran narkotika dapat terus diputus sehingga wilayah hukum Polres Sawahlunto semakin aman dan kondusif. (**)