Tampilkan postingan dengan label Sijunjung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sijunjung. Tampilkan semua postingan


SUMBARNET - Pelaksanaan pertandingan cabang olahraga Aerosport Gantolle di ajang Porprov XVI Sumbar usai digelar. Pada cabang tersebut, atlet Sijunjung atas Nsr Latif tampil gemilang dan sukses meraih 2 medali emas dan 1 perunggu.


Capaian tersebut tentunya menambah koleksi medali Kontingen Sijunjung untuk memperkuat cengkraman di posisi lima besar Porprov XVI Sumbar tahun 2026.


Untuk diketahui, Cabor Aerosport digelar di Puncak Bidadari, Payo, Kota Solok. Setelah mengikuti rangkaian penilaian perlombaan, atlet gantolle kebanggaan Sijunjung Nsr Latif sukses memberikan hasil terbaik.


Membawa nama baik Sijunjung, Nsr. Latif mengikuti tiga nomor kategori perlombaan pada Cabor tersebut. Tampil konsisten dari ketinggian 400 meter, pilot gantolle Sijunjung itu meraih medali emas di kategori ketepatan mendarat perorangan kelas A dan lintas alam perorangan kelas A, sedangkan di nomor ketepatan mendarat beregu mendapatkan medali perunggu.


Pria 39 tahun asal Kecamatan Lubuk Tarok, Sijunjung itu memang tak diragukan lagi dalam jam terbang sebagai pilot gantolle. Bahkan, Nsr Latif sering kali menjuarai di berbagai iven tingkat nasional.


"Alhamdulillah, keberhasilan ini berkat doa dan dukungan semua pihak hingga bisa terwujud. Terima kasih kepada pihak yang telah memberikan support serta dukungan kepada kami selama ini," tuturnya.


Prosesi penyerahan medali dilakukan langsung oleh Ketua Kontingen Sijunjung, Sekda Jaheri dan Ketua Koni Rusdianto yang bertempat di Puncak Bidadari, Payo, Kota Solok. Pada Minggu (11/10).


Ketua Koni Sijunjung, Rusdianto memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih atas capaian tersebut. "Alhamdulillah, kita bisa meraih hasil yang membanggakan di Cabor Aerosport lewat Gantolle. Tentunya perolehan medali ini menambah koleksi Kontingen Sijunjung dan terus bersaing di posisi lima besar Porprov Sumbar," terangnya.


Dengan tambahan medali tersebut, hingga kini Minggu (11/10) siang, Kontingen Sijunjung telah mengumpulkan 119 medali yang terdiri dari 41 emas, 32 perak dan 46 perunggu. Dengan posisi sementara di laman resmi Porprov XVI Sumbar di urutan ke empat.


Rusdianto berharap, di penghujung pelaksanaan Porprov agar para atlet Sijunjung tetap tampil konsisten dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.


"Karena saat ini sejumlah atlet kita masih ada yang sedang dan akan bertanding di beberapa Cabor yang tersisa. Kita berdoa agar bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk Sijunjung," ungkapnya. (*)



SUMBARNET  – Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Solok menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar PGRI Kabupaten Sijunjung atas kepedulian, solidaritas, serta bantuan donasi yang diberikan kepada anggota PGRI Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo di kawasan Arosuka beberapa pekan lalu.


Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dan persaudaraan antarsesama insan pendidik. Di tengah musibah yang menimpa sejumlah anggota, kehadiran keluarga besar PGRI Kabupaten Sijunjung tidak hanya membawa bantuan secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral, semangat, serta harapan bagi para anggota yang terdampak untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka.


Ketua PGRI Kabupaten Solok, Yongkerman, S.Pd., Dt. Rajo Basa, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas perhatian yang diberikan oleh PGRI Kabupaten Sijunjung. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bukti bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas dalam organisasi PGRI tetap terjaga dengan baik, terutama ketika salah satu keluarga besar organisasi sedang menghadapi cobaan.


“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi merupakan wujud nyata persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong sesama insan pendidik. Di tengah musibah yang kami hadapi, uluran tangan ini menjadi penyemangat dan penguat bagi kami untuk bangkit kembali,” ujar Yongkerman.


Ia menyampaikan bahwa musibah galodo yang menerjang kawasan Arosuka beberapa pekan lalu telah membawa duka dan kesulitan bagi anggota PGRI yang terdampak. Dalam situasi seperti itu, perhatian dan dukungan dari sesama anggota organisasi, termasuk dari kabupaten lain, menjadi sesuatu yang sangat berarti.


Menurutnya, kepedulian tersebut menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan dalam tubuh PGRI tidak terbatas oleh wilayah administratif. Ketika ada anggota yang mengalami kesulitan, keluarga besar PGRI di daerah lain turut merasakan dan berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan.


Mewakili seluruh anggota PGRI Kabupaten Solok, Yongkerman berharap segala kebaikan dan keikhlasan keluarga besar PGRI Kabupaten Sijunjung mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.


Ia juga mendoakan agar seluruh pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Sijunjung senantiasa diberikan pahala yang berlipat ganda, keberkahan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan setiap langkah pengabdian, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan.


“Dari lubuk hati yang paling dalam, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan. Semoga segala kebaikan keluarga besar PGRI Kabupaten Sijunjung dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian,” tuturnya.


Ia menegaskan, kekuatan PGRI tidak hanya terletak pada besarnya organisasi, tetapi juga pada eratnya persaudaraan, tumbuhnya kepedulian, serta kesediaan untuk saling membantu ketika menghadapi kesulitan.


“PGRI kuat karena persaudaraan, tumbuh karena kepedulian, dan bersatu dalam kemanusiaan,” katanya.


Yongkerman juga berharap hubungan silaturahmi dan solidaritas antara PGRI Kabupaten Solok dan PGRI Kabupaten Sijunjung terus terpelihara serta semakin erat pada masa mendatang. Menurutnya, kebersamaan antarpengurus dan anggota PGRI lintas kabupaten merupakan modal penting untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.


“Terima kasih PGRI Kabupaten Sijunjung. Semoga silaturahmi dan solidaritas antarkabupaten terus terjalin erat demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Yongkerman didampingi Sekretaris PGRI Kabupaten Solok, Drs. Nofrianten, M.Pd., serta Wakil Bendahara, Asmara Winda, S.Pd., MM.


PGRI Sijunjung Sampaikan Duka dan Kepedulian

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sijunjung, Syaiful Husein, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar PGRI Kabupaten Sijunjung terhadap sesama anggota organisasi yang sedang menghadapi musibah.


Dalam kegiatan tersebut, Syaiful Husein hadir didampingi Wakil Ketua Charly Malinton, Sekretaris dan Wakil Sekretaris Witriadi dan Rony Saputra, serta Bendahara Purwani. Turut hadir sejumlah pengurus PGRI Kabupaten Sijunjung dan para ketua cabang PGRI.


Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua PGRI Kabupaten Solok dan disaksikan sejumlah pengurus PGRI setempat.


Syaiful Husein menyampaikan duka mendalam atas musibah galodo yang menimpa anggota PGRI Kabupaten Solok di kawasan Arosuka. Ia mengatakan, pihaknya turut merasakan kesedihan yang dialami para korban dan keluarga mereka.


Selain menyampaikan rasa duka, rombongan PGRI Kabupaten Sijunjung juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung untuk melayat ke lokasi anggota yang terdampak bencana.


Meski demikian, pihaknya berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi bentuk perhatian yang bermakna bagi para korban, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak menghadapi musibah tersebut sendirian.


Menurut Syaiful Husein, kepedulian antarsesama anggota PGRI perlu terus dipelihara karena organisasi profesi guru bukan hanya menjadi wadah perjuangan dan pengembangan profesi, tetapi juga menjadi keluarga besar yang saling menguatkan dalam berbagai keadaan.


Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban anggota yang terdampak, baik dalam memenuhi kebutuhan pascabencana maupun dalam memulihkan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.


Siitawa Sidingin bagi Anggota yang Terdampak Galodo

Kehadiran rombongan PGRI Kabupaten Sijunjung di Kabupaten Solok diharapkan dapat menjadi siitawa sidingin bagi anggota yang terdampak galodo. Ungkapan dalam budaya Minangkabau tersebut menggambarkan kehadiran yang membawa kesejukan, ketenangan, penghiburan, dan penguat hati bagi mereka yang sedang menghadapi kesedihan atau kesulitan.


Bagi keluarga besar PGRI Kabupaten Solok, perhatian yang datang dari sesama insan pendidik ini memiliki arti lebih dari sekadar bantuan yang diserahkan. Ada pesan kemanusiaan, empati, dan persaudaraan yang menyertai bantuan tersebut, sehingga para anggota yang terdampak dapat merasakan dukungan moral dari keluarga besar organisasi.


Sekretaris PGRI Kabupaten Solok, yang akrab disapa Pak Enten, mengungkapkan rasa haru atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PGRI Kabupaten Sijunjung. Ia menilai perhatian tersebut menjadi bukti bahwa duka yang dialami anggota PGRI Kabupaten Solok turut dirasakan oleh rekan-rekan mereka di daerah lain.


“Hari ini kami merasa sangat terharu. Duka yang dialami anggota kami ternyata juga menjadi bagian dari kepedihan kawan-kawan PGRI di daerah lain,” ujarnya.


Menurutnya, kepedulian seperti ini sangat penting untuk terus dirawat karena mampu mempererat hubungan emosional antarsesama anggota PGRI. Solidaritas yang terbangun juga menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi musibah, dukungan dan kebersamaan memiliki peran besar untuk membantu seseorang melewati masa-masa sulit.


Ia berharap semangat saling membantu tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyaluran bantuan bencana saja, tetapi terus menjadi budaya organisasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, PGRI dapat semakin kokoh sebagai organisasi profesi sekaligus wadah persaudaraan yang hadir ketika anggotanya membutuhkan dukungan.


Memperkuat Persaudaraan dan Semangat Gotong Royong

Penyaluran bantuan dari PGRI Kabupaten Sijunjung kepada keluarga besar PGRI Kabupaten Solok menjadi gambaran nyata pentingnya solidaritas dalam menghadapi bencana. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kepedulian dari sesama anggota organisasi dapat menjadi sumber kekuatan untuk memulihkan keadaan, membangun kembali semangat, dan menumbuhkan optimisme.


Musibah memang dapat membawa kehilangan dan kesulitan, tetapi kebersamaan memungkinkan beban tersebut dipikul secara bersama-sama. Bantuan yang diberikan, doa yang dipanjatkan, serta perhatian yang ditunjukkan menjadi bagian dari ikhtiar kemanusiaan untuk meringankan penderitaan mereka yang terdampak.


Bagi PGRI, nilai persaudaraan dan gotong royong merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan organisasi. Para guru tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa, tetapi juga memiliki peran sosial untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.


Melalui aksi solidaritas ini, PGRI Kabupaten Solok dan PGRI Kabupaten Sijunjung memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan dapat melampaui batas wilayah dan mempertemukan sesama insan pendidik dalam satu tujuan, yakni saling menguatkan dan membantu mereka yang membutuhkan.


Keluarga besar PGRI Kabupaten Solok pun berharap hubungan baik dan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. Dengan semangat persaudaraan, kepedulian, dan gotong royong, PGRI diharapkan semakin berperan dalam mendukung anggotanya, memajukan pendidikan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


Di tengah cobaan akibat galodo di Arosuka, bantuan dan perhatian dari PGRI Kabupaten Sijunjung menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap hidup melalui tindakan nyata. Bagi anggota yang terdampak, uluran tangan tersebut bukan hanya bantuan untuk hari ini, melainkan juga pesan bahwa mereka memiliki keluarga besar yang siap berbagi kepedihan, memberikan dukungan, dan berjalan bersama menuju pemulihan. (Ovi)



SUMBARNET - Memasuki hari ke delapan pelaksanaan Porprov XVI Sumbar, masing-masing daerah  sudah menunjukkan hasil perolehan medali dari sejumlah Cabor yang sudah dipertandingkan. Kabupaten Sijunjung masih bertengger di posisi lima besar.


Hasil pantauan di laman resmi Porprov XVI Sumbar pada Jumat (9/10) hingga pukul 16.00 WIB, Kabupaten Sijunjung masih bersaing ketat di posisi ke-empat di klasemen papan atas setelah Kota Solok dan Kabupaten Padang Pariaman. Sedangkan Kota Padang tak bergeming di puncak klasemen.


Sejak dimulainya pekan olahraga provinsi itu pada Jumat (2/10) kemarin, beberapa Cabor kini telah menyelesaikan pertandingan dan menghasilkan medali bagi para atlet yang juara.


Kontingen Sijunjung mengutus 413 atlet untuk berlaga di Porprov XVI Sumbar. Capaian Kontingen Sijunjung patut diacungi jempol dengan perolehan total mencapai 100 medali, hingga Jumat (9/10) siang.


Meski menyisakan beberapa Cabor yang akan dipertandingkan hingga tanggal 14 Oktober mendatang, Kabupaten Sijunjung seakan memantapkan posisi di klasemen papan atas dengan perolehan 35 medali emas, 27 perak dan 38 perunggu. 


Jika tidak ada aral melintang, Sijunjung yakin dengan capaian tersebut dan hampir mengunci posisi di lima besar Porprov XVI Sumbar. Mengingat masih memiliki peluang besar Cabor yang akan mencetak medali tambahan. 


Ketua Koni Sijunjung, Rusdianto optimis akan perolehan medali Kontingen Sijunjung terus bertambah di pekan penghujung pelaksanaan Porprov. "Kita optimis perolehan medali akan terus bertambah. Karena kita masih memiliki Cabor yang belum dipertandingkan," tutur Rusdianto.


Pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih  atas capaian Kontingen Sijunjung hingga saat ini. "Terima kasih bagi atlet yang sudah bertanding untuk Sijunjung, dan semangat bagi atlet yang akan bertanding. Berikan hasil yang terbaik untuk Sijunjung. Kita datang untuk menang," seru Ketua Koni Sijunjung.


Untuk diketahui, Kontingen Sijunjung menyiapkan 5 posko pendampingan dalam mengikuti Porprov kali ini. Diantaranya, Posko Kota Padang, Bukittinggi, Solok, Pasaman Barat dan Mentawai. 


Keberadaan posko menyesuaikan dengan lokasi pelaksanaan pertandingan yang diikuti Cabor. Dua posko diantaranya yaitu, Posko Mentawai dan Pasaman Barat telah menyelesaikan seluruh pertandingan yang diikuti.


Sementara di Posko Kota Padang, Bukittinggi dan Solok masih menyisakan beberapa Cabor yang akan bertanding hingga 14 Oktober nanti.


"Semoga pada Cabor yang tersisa, para atlet kita memberikan penampilan terbaik dan menambah perolehan medali untuk Sijunjung. Tambahan itu nantinya akan mengunci Sijunjung di posisi lima besar," pungkasnya. (*)

 


SUMBARNET – Satreskrim Polres Sijunjung bergerak cepat membongkar dugaan aksi pencurian aki tower telekomunikasi yang diduga telah terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Dua pria berinisial RF (39) dan G (47), keduanya warga Kabupaten Solok, diamankan polisi pada Kamis (8/10/2026) dini hari.


Keduanya diamankan setelah diduga terlibat dalam pencurian aki tower di wilayah Kabupaten Sijunjung. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB oleh personel Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung bersama anggota Polsek Kamang Baru dan Unit I Satreskrim.


Informasi yang dihimpun, kedua terduga pelaku diduga baru saja beraksi mengambil aki tower di kawasan Muaro Takung. Setelah dilakukan pengejaran dan pengamanan, keduanya berhasil diamankan di kawasan Muaro Takung dan selanjutnya dibawa ke Polsek Kamang Baru untuk pemeriksaan awal.


Sekitar pukul 02.00 WIB, salah satu terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Sijunjung guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa lima unit aki/litium merek Sucred yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.


Pengungkapan ini bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/88/X/2026/SPKT/POLRES SIJUNJUNG/POLDA SUMBAR, tertanggal 8 Oktober 2026. Dugaan pencurian tersebut berkaitan dengan kejadian di kawasan Jorong Hilia Pasar Jumat, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung.


Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, polisi kini mendalami dugaan bahwa aksi kedua pelaku bukan hanya terjadi di satu lokasi.


Berdasarkan hasil pengembangan awal, aksi pencurian aki tower tersebut diduga telah menyasar lebih dari 10 lokasi. Wilayah yang diduga menjadi sasaran meliputi Kabupaten Tanah Datar, Solok, Sijunjung hingga Dharmasraya.


Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan keduanya dalam sejumlah tempat kejadian perkara lainnya, termasuk dugaan pencurian aki tower di kawasan Pulau Punjung.


Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Alkautsar Ananputra  bersama jajaran masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.


Dua terduga pelaku, RF (39) dan G (47), diketahui sama-sama berasal dari Jorong Subarang Batu Baru, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubu, Kabupaten Solok.


Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Wildan Alkautsar bersama jajarannya menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus dikembangkan.


"Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku, mendalami kemungkinan adanya TKP lain, mengembangkan kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya, serta melengkapi administrasi penyidikan dan barang bukti sesuai ketentuan hukum" tegasnya


Pengungkapan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi aksi pencurian fasilitas telekomunikasi yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran jaringan komunikasi masyarakat.


"Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap seluruh rangkaian aksi pencurian yang diduga dilakukan lintas wilayah" pungkasnya. (**)

 


SUMBARNET - Perolehan medali Kontingen Sijunjung pada Porprov XVI Sumbar terus bersaing di klasemen papan atas kabupaten/ kota di Sumbar. Hal itu dibuktikan dengan bertambahnya medali yang signifikan dari masing-masing Cabor yang diikuti Sijunjung.


Di hari ke enam berlangsunnya pekan olahraga provinsi itu, Kontingen Sijunjung telah mendapatkan 28 medali emas,  17 perak dan 26 medali perunggu.


Dalam sehari saja, Pada Rabu (7/10) Kontingen Sijunjung sukses meraih 8 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu yang berasal dari Cabor angkat besi 3 medali emas dan 1 perunggu, Takraw 1 emas, atletik 1 emas dan 1 perunggu, arung jeram 2 emas dan 2 perak serta Sambo 1 emas.


Dengan penambahan tersebut, total perolehan sementara Kontingen Sijunjung mencapai 71 medali. Jumlah tersebut menjadikan Sijunjung semakin kuat bertengger di klasemen papan atas pada ajang Porprov XVI Sumbar.


Ketua Koni Sijunjung, Rusdianto menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh Cabor dan atlet serta tim official yang telah berjuang memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sijunjung.


"Alhamdulillah, progres kita semakin membaik. Perolehan medali terus bertambah, semoga penambahan ini terus konsisten hingga selesai dan mengharumkan nama Sijunjung di tingkat Sumbar," tuturnya.


Rusdianto mengingatkan agar seluruh kontingen tetap menjaga kekompakan dan  kesehatan. "Tetap semangat kepada atlet kita yang akan bertanding, jaga kekompakan, jaga kesehatan dan jaga nama baik Kabupaten Sijunjung," harapnya.


Hasil pantauan di laman resmi Porprov Sumbar pada Rabu (7/10) pukul 13.00 WIB. Kontingen Sijunjung berada di urutan ketiga dengan jumlah 17 medali emas, 9 perak dan 13 perunggu dengan total 39 medali.


Data tersebut merupakan data sementara dan belum diupload perolehan medali secara keseluruhan pada masing-masing kontingen.


"Meski demikian, kita tetap memegang jumlah perolehan medali secara keseluruhan. Data itu diambil dari hasil capaian setiap Cabor yang kita ikuti," ungkapnya. Rabu (7/10).


Pihaknya optimis dengan progres capaian Kontingen Sijunjung pada Porprov XVI Sumbar saar ini. "Kita mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar Kabupaten Sijunjung meraih hasil yang membanggakan," tambahnya. (***)



SUMBARNET - Atlet Cabor angkat besi Kontingen Sijunjung berhasil mendulang 3 emas, 1 perak dan 2 perunggu di hari pertama pelaksanaan Cabor angkat besi yang digelar di Gedung Kubuang 13, Kota Solok. Pada Selasa (6/10).


Perolehan tersebut menambah pundi-pundi medali Kontingen Sijunjung di ajang Porprov XVI Sumbar yang dipersembahkan Cabor angkat besi di hari pertama pertandingan.


Enam medali itu diraih oleh atlet atas nama Humairah Busani yang sukses mendulang 3 medali emas dan atas nama Ketlin Alviona meraih 1 perak dan 1 perunggu serta Abdul Rahman mendapatkan 1 medali perunggu.


Ketua Pengcab Angkat Besi Kabupaten Sijunjung, Sefli Mai Iil memberikan apresiasi kepada atlet binaan yang telah memberikan hasil terbaik untuk Kontingen Sijunjung.


"Selamat atas kerja keras atlet, dengan penuh keterbatasan para atlet tetap memberikan hasil terbaik," tuturnya.


Pihaknya berharap pada pertandingan selanjutnya atlet angkat besi Sijunjung kembali menambah perolehan medali dan tampil maksimal.


"Ini baru hari pertama, kita optimis pada kelas pertandingan selanjutnya para atlet bisa memberikan medali untuk Kontingen Sijunjung. Mohon doa dan dukungan masyarakat Sijunjung," terangnya.


Sementara itu, Kordinator Pendamping Koni Sijunjung Posko Solok, Asbar mengalungkan langsung medali kepada para atlet yang menjadi juara.


"Atas nama Koni Sijunjung, kita ucapkan selamat dan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang dan membawa nama baik Kontingen Sijunjung. Semoga perolehan medali terus bertambah dan nama Sijunjung harum di pentas Porprov," tambahnya. (*)

 


SUMBARNET - Perolehan medali Kontingen Sijunjung terus bertambah. Memasuki hari ke empat digelarnya Porprov Sumbar XVI prestasi Kontingen Sijunjung masih bersaing dengan sejumlah daerah untuk merebut medali sebanyak-banyaknya melalui Cabor yang diikuti.


Data yang dihimpun di lapangan, hingga Senin (5/10) para atlet Sijunjung telah memberikan yang terbaik dengan total sementara sebanyak 38 medali yang terdiri dari 10 medali emas, 10 perak dan 18 perunggu.


Jumlah tersebut merupakan hasil perolehan sementara Kontingen Sijunjung yang sudah menyelesaikan pertandingan, sedangkan Cabor lainnya masih menunggu hasil dan jadwal pertandingan.


Mengikuti Porprov Sumbar XVI, Kontingen Sijunjung dipimpin Sekda Jaheri, Kadis Parpora Afrineldi dan Ketua Koni, Rusdianto terus mengawal kontingen hingga jalannya pertandingan.


Kadis Parpora Sijunjung, Afrineldi saat mengunjungi Posko Pendampingan di Kota Solok juga sempat mengalungkan medali  bagi atlet Taekwondo Sijunjung yang suskes meraih emas. Pada Senin (5/10).


"Alhamdulillah, progres perolehan medali kita (Kontingen Sijunjung) terus meningkat melalui sejumlah Cabor yang telah dipertandingkan. Terima kasih kepada atlet, pelatih dan tim official yang telah berjuang untuk Kontingen Sijunjung," tuturnya.


Pihaknya berharap pada Cabor yang akan bertanding selanjutnya bisa memberikan hasil maksimal dan membuahkan medali serta mengharumkan nama Sijunjung.


"Tetap semangat, progres kita cukup baik. Bahkan kita (Sijunjung) bersaing ketat dengan kabupaten/kota di Sumbar dalam perolehan medali," ungkapnya.


Ketua Koni Sijunjung, Rusdianto melalui Sekretaris Hasmeri Hamjas mengatakan, untuk pelaksanaan Porprov pada hari Senin (5/10) Kontingen Sijunjung sukses mendulang 20 medali.


"Hasil pertandingan hari ini (Senin 5/10) kita menambah 20 medali. Dengan rincian, 7 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu," sebut Ketua Koni Rusdianto.


Sebanyak 20 medali tambahan yang didapat Kontingen Sijunjung itu dengan rincian, 2 medali emas dari Cabor Arung Jeram, 1 emas dari Taekwondo, 1 emas dari Kabaddi, 1 emas dari sepak takraw dan 2 emas dari Cabor panahan.


Selanjutnya untuk medali perak, diraih lewat Cabor Taekwondo 1 medali, arung jeram 1 medali, Kabaddi 1 medali, Panahan 2 medali dan Cabor Sambo 3 medali perak.


Sedangkan untuk perunggu dengan rincian, 3 medali dari Cabor Kabaddi, 1 medali dari Taekwondo, dan 2 medali dari panahan. 


"Insyaallah kita masih ada peluang untuk merebut medali dari Cabor lainnya," harap Ketua Koni Sijunjung. (*)

 


SUMBARNET - Perolehan medali Kontingen Sijunjung pada ajang Porprov XVI Sumbar terus menunjukkan progres. Memasuki hari ketiga jalannya Porprov, Kontingen Sijunjung telah sukses meraih sejumlah medali dari berbagai Cabor dan kelas pertandingan yang diikuti.


Informasi yang dihimpun, hingga Minggu (4/10) Kontingen Sijunjung telah sukses mendulang 3 medali emas yang disumbangkan dari Cabor Taekwondo dan dua emas dari Cabor arung jeram (FAJI).


Hingga kini, Cabor Taekwondo telah menyumbangkan 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Sedangkan Cabor arung jeram (FAJI) telah meraih 2 medali emas dan 2 perak.


Ditambah dengan 5 medali perunggu dari Cabor panahan, 3 perunggu dari senam dan 1 perunggu dari Kabaddi. Jika di total, Kontingen Sijunjung telah mengantongi 3 medali emas, 3 perak dan 10 perunggu. 


Ketua KONI Sijunjung, Rusdianto berharap perolehan medali yang didapat Kontingen Sijunjung bisa terus meningkat, serta memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Sijunjung.


"Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para atlet, pelatih dan tim official yang telah berjuang memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sijunjung terutama dalam pelaksanaan Porprov Sumbar kali ini," tutur Rusdianto.


Untuk diketahui, perolehan medali tersebut belum secara keseluruhan, melainkan hanya dari beberapa Cabor yang telah dipertandingkan. 


Pelaksanaan Porprov hingga kini masih bergulir di sejumlah kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah pelaksanaan. Begitu juga dengan sejumlah Cabor yang masih menunggu jadwal pertandingan hingga tanggal 14 Oktober 2026 mendatang.


"Semoga di pertandingan selanjutnya para atlet Sijunjung bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik. Tetap jaga kesehatan, jaga kekompakan dan jaga nama baik Kabupaten Sijunjung," harap Ketua KONI Sijunjung. (*)



SUMBARNET - Kontingen Kabupaten Sijunjung kembali menorehkan prestasi pada hari ketiga pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.


Cabang olahraga Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Sijunjung sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak pada nomor R4 Sprint yang digelar di Batang Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (4/10/2026).


Medali emas diraih oleh tim R4 Sprint Putri, sedangkan medali perak dipersembahkan tim R4 Sprint Putra.


Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua KONI Kabupaten Sijunjung, Rusdianto, bersama Ketua FAJI Kabupaten Sijunjung, Sepman Hadi. Apresiasi diberikan atas perjuangan, kerja keras, dan prestasi para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sijunjung di ajang Porprov XVI Sumbar 2026.


Tim R4 Sprint Putri yang berhasil meraih medali emas diperkuat oleh:


Elmira – Dinas Kesehatan


Puja Safna – SD 35 Aie Angek


Yolanda Furnama Sari


Zahratul Jannah


Nazhifah Wal Hasanah – SMA 1 Sijunjung


Sementara itu, medali perak pada nomor R4 Sprint Putra diraih oleh:


Yudi Iprianto


Sapriwanto


Randi Andika


Wenggra Desmariadi


Agil Purnama


Tim tersebut berada di bawah manajemen Sepman Hadi, dengan Dodi Friyantori sebagai pelatih.


Raihan dua medali tersebut menjadi bukti semangat, kerja keras, dan kekompakan atlet FAJI Kabupaten Sijunjung dalam menghadapi persaingan di Porprov XVI Sumbar 2026.


Prestasi ini diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi seluruh kontingen Sijunjung untuk terus berjuang dan menambah koleksi medali hingga berakhirnya pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026. (Ovi)


SIJUNJUNG, SUMBARNET - Kabar gembira datang dari Cabor Taekwondo Kontingen Sijunjung berhasil meraih emas pertama pada ajang Porprov Sumbar XVI yang berlangsung di Gor Alimin Sinapa, Kota Solok. Pada Sabtu (3/10).


Emas pertama Kontingen Sijunjung itu berhasil diraih atlet atas nama Ariq Zufar Manaf pada kelas under 45 dengan kemenangan telak skor 2:0 untuk Kabupaten Sijunjung.


Atlet binaan pelatih Abibul, S.Pd itu tampil gemilang sejak awal pertandingan dan berhasil menyisihkan empat atlet dari berbagai daerah yang mengikuti Cabor Taekwondo.


Laga final tersebut disaksikan langsung oleh Ketua KONI Sijunjung, Rusdianto beserta sejumlah tim pendamping dari KONI Sijunjung yang berposko di Kota Solok.


Pelatih Cabor Taekwondo Sijunjung, Abibul S.Pd mengatakan pihaknya membawa 16 orang atlet untuk berlaga di 16 kelas pada Cabor Taekwondo di Poprov XVI kali ini.


"Alhamdulillah emas pertama dari Taekwondo kita hadiahkan untuk Sijunjung. Ini baru satu kelas, kita masih ada 14 kelas lagi yang akan dipertandingkan nantinya. Semoga semua dapat hasil yang maksimal," tutur Abibul.


Tak muluk-muluk, Cabor Taekwondo Sijunjung menargetkan minimal 5 medali emas pada Porprov XVI Sumbar tahun 2026. "InsyaAllah kita targetkan minimal 5 medali emas dari Cabor Taekwondo. Mohon dukungan dan support dari seluruh pihak," terangnya.


Sementara itu, Ketua KONI Sijunjung, Rusdianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Sijunjung.


"Ini berita yang membanggakan, Alhmadulillah emas pertama Sijunjung berhasil kita raih. Semoga selanjutnya lebih banyak lagi menyusul emas dan medali lainnya dari Cabor dan atlet yang berlaga di Porprov Sumbar kali ini," ungkap Rusdianto.


Pihaknya mengatakan memberikan dukungan penuh terhadap atlet yang bertanding, serta ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh.


"Terima kasih kita sampaikan kepada Pemkab Sijunjung yang telah mendukung penuh Kontingen Sijunjung pada Porprov kali ini. Kita mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sijunjung agar atlet kita memberikan hasil terbaik pada setiap pertandingan," tambahnya. (*)



SUMBARNET - Sebanyak 22 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan oleh Bupati Sijunjung, Dr. Benny Dwifa Yuswir, S.STP., M.Si., Kamis 24 September 2026.


Prosesi pelantikan berlangsung di ruang kerja Bupati Sijunjung ini dihadiri anggota DPRD Sijunjung Ramler, SH, Sekretaris Daerah Jaheri, S.Sos., M.Si., para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat.


Para ASN yang dilantik mengisi sejumlah jabatan administrator, pengawas, hingga kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.


Dalam arahannya, Benny Dwifa Yuswir menyampaikan, bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan, terutama untuk mengisi posisi yang kosong serta menyesuaikan kebutuhan organisasi.


“Dengan kembali terisinya posisi-posisi yang kosong dan pergeseran posisi yang ada, ini bisa memperkuat organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung. Tujuannya bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat secara maksimal dan optimal,” ujar Benny.


Ia menyebut pengisian jabatan saat ini juga harus mengikuti mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat, termasuk penerapan sistem merit. Menurutnya, proses tersebut membuat pengisian jabatan tidak selalu dapat dilakukan secara cepat.


Benny menegaskan bahwa rotasi maupun mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi pemerintahan. Karena itu, ia meminta para ASN yang mendapat amanah jabatan baru untuk tidak memandang jabatan sebagai hak, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.


“Amanah ini bukan hak, tapi titipan yang mesti dikerjakan dengan keikhlasan,” tegasnya.


Benny berharap para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta bekerja secara profesional untuk kepentingan masyarakat.


“Tidak ada yang hebat, kita semua satu kesatuan. Satu bagian saja sakit, seluruhnya dianggap sakit. Satu saja bermasalah, seluruhnya kita bermasalah,” tukasnya.


Adapun nama - nama 22 ASN yang Dilantik ini diantaranya;

1. Poni Hendra, S.Pt., M.Si. – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

2. Ferimen Wandri, M.K.M. – Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

3. Yendri, SH., MM. – Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sijunjung.

4. Novariani Marjali Putri, ST., MT. – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD.

5. Sinta Rahayu Ningsih, SE. – Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM.

6. Indra Yeni, SH. – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo.

7. riza Latifa Zainaldi, S.Sos. – Kepala Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bapelitbangda.

8. Heries, SH. – Sekretaris Camat Sumpur Kudus.

9. Firza Yulfiandri, SE. – Kasi Pencegahan pada BPBD.

10. Yesita Rosa Niza, S.Pd. – Kasubag Umum dan Kepegawaian Sekretariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

11. Yose Irsy, MT. – Kasubag Umum dan Kepegawaian Sekretariat Dinas PUPR.

12. Fauzan Putra, ST. – Kasubag Umum dan Kepegawaian DPMPTSP.

13. Ira Desri Mai Fitri, SP. – Kasubag Tata Usaha UPTD BBTPH Dinas Pertanian.

14. Yengki Eka Utama, S.AP. – Kasubag Tata Usaha UPTD Alsintan Dinas Pertanian.

15. Sahrial, S.AP. – Kasubag Umum dan Kepegawaian Sekretariat Kantor Camat Koto VII.

16. dr. Eldora Dia Donella – Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Gadang.

17. Nelly Darmawati, S.Tr.Keb. – Kepala UPTD Puskesmas Sijunjung.

18. Ns. Hariyanto Candra, S.Kep. – Kepala UPTD Puskesmas Padang Sibusuk.

19. Ns. Putri Intan Rina Susanti, S.K. – Kepala UPTD Puskesmas Kamang.

20. Ns. Rudi Febri Ardianto, S.Kep. – Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Tanjung Gadang.

21. Nurli Darmita, S.Tr.Keb. – Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Tanjung Ampalu.

22. Ns. Dona Gusti Wahyuni, S.Kep. – Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Padang Laweh. (**)

 


SUMBARNET - Akhirnya Pemerintah Kabupaten Sijunjung Sumatera Baarat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meliburkan aktivitas sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP hari, karena kualitas udara yang makin membahayakan akibat kabut asap.


Berdasarkan Surat Nomor: 400.3/1580/DIKBUD/IX/2026 tentang penyelenggaraan proses pembelajaran akibat dampak kabut asap tertanggal 17 September 2026.


Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki menyebutkan, bahwa perkembangan kualitas udara di wilayah Kabupaten Sijunjung akibat dari dampak kabut asap, dalam kurun waktu lebih dari empat minggu indeks standar pencemaran udara (ISPU) berada pada level tidak sehat (100-200). 


"Pelaksanaan proses pembelajaran disetiap satua pendidikan diberlakukan penyesuaian,  diantaranya satuan pendidikan PAUD (KB dan TK) untuk proses pembelajaran di liburkan sepenuhnya mulai Jum'at sampai dengan Selasa (18-22 September 2026)", lanjut Puji. 


"Puji menambahkan untuk satuan pendidikan setingkat SD dan SMP akan diberlakukan pembelajaran Jarah Jauh/ belajar dari rumah secara daring/luring atau pemberian tugas terstruktur terhitung mulai Jum'at sampai Selasa (18-22 September 2026)."


Disamping itu, pihak sekolah agar menginformasikan kepada orang tua/wali murid untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar seluruh aktifitas dilakukan dirumah,  serta untuk tenaga kependidikan tetap hadir disekolah atau bekerja dari rumah (WFH) sesuai intruksi dan arahan dari Kepala Sekolah. 


Terakhir Puji menyampaikan untuk proses pembelajaran selanjutnya qkan di evaluasi dan akan menginformasikan kembali melihat perkembangan kualitas udara berdasarkan daya resmi dari instansi terkait. 


Salah seorang Orang tua murid yang anaknya bersekolah di SMP Negeri 7 Sijunjung menyambut baik informasi ini, dan berharap sekolah dapat memberikan tugas seperti biasa kepada anak-anaknya agar dirumah bisa belajar, dan bukannya bermain. (Ovi)



SUMBARNET - KPU Sijunjung adakan sosialisasi tentang tugas pokok dan fungsi serta sinergitas KPU Kabupaten Sijunjung dengan berbagai insan Pers dan Media baik cetak maupun elektronik, Rabu tanggal 19 Agustus 2026 yang bertempat di ruang pertemuan kantor KPU Kabupaten Sijunjung. 


acara yang sipimpin oleh Juni Wandri, SH, M. Kn ( Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM ), dalam arahannya mengatakan, tetap menjalankan sejumlah kegiatan penting sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga kualitas demokrasi, sesuai regulasi yang ditetapkan dalam rangka Pemutakhiran Data pemilih. 


KPU Sijunjung juga mendapat mandat untuk meningkatkan pendidikan dan partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula dan kelompok rentan.


Untuk sosialisasi pemilih pemula telah dilakukan di sejumlah sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Sijunjung, SMA Negeri 2 Sijunjung dan SMA Negeri 8 Sijunjung, lanjut Juni. 


Acara ini juga dihadiri oleh Bayu Agung Perdana ( Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan), Ria Meilani ( Kepala Divisi Perencanaan, Data & Informasi), Sekretaris KPU Sijunjung Sonata, berbagai insan pers dan media cetak maupun elektronik serta tamu undangan lainnya. 


“Pemilih pemula dan kelompok rentan menjadi sasaran penting karena mereka perlu mendapatkan informasi kepemiluan yang benar agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.


Untuk memperluas jangkauan sosialisasi, Juni Wandri menyampaikan, bahwa pihaknya juga membangun kerja sama dengan sejumlah lembaga, seperti Kwartir Cabang, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Wilayah V, Dinas Kominfo serta Kejaksaan Negeri Sijunjung.


Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan pemilih, penyebarluasan informasi kepemiluan, perlindungan data serta pendampingan hukum.


Di bidang hukum dan pengawasan, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sijunjung, Bayu Agung Perdana, menyampaikan bahwa pihaknya juga terus melakukan langkah preventif untuk meminimalkan potensi persoalan hukum, termasuk melalui kerja sama dengan Kejaksaan.


“Program strategis nasional tetap kita jalankan meskipun saat ini berada di masa non-tahapan. Sumber daya dan anggaran yang ada kita maksimalkan untuk menjalankan program prioritas,” katanya.


Bayu juga menegaskan pentingnya hubungan antara KPU dan insan pers. Menurutnya, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.


“Kami berharap komunikasi dan kolaborasi tetap terjaga. Jadikan KPU sebagai rumah kedua bagi rekan-rekan media untuk berdiskusi maupun berkolaborasi,” tuturnya.


Ia menambahkan, meski saat ini tahapan belum sepadat pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya, KPU Sijunjung mulai mempersiapkan diri menghadapi tahapan berikutnya yang diperkirakan akan semakin padat.


“Dengan berbagai program tersebut, KPU Sijunjung memastikan bahwa “setelah Pemilu” bukan berarti berhenti bekerja. Justru masa non-tahapan menjadi momentum untuk membenahi data pemilih, meningkatkan pendidikan politik masyarakat, memperkuat kelembagaan dan membangun kolaborasi sebelum memasuki tahapan Pemilu berikutnya,” tutup Bayu.


Sementara itu Ria Meilani dalam paparannya, mengatakan pembaruan dilakukan terhadap berbagai kategori data, termasuk warga yang meninggal dunia maupun perubahan status warga yang sebelumnya memiliki batasan tertentu dalam menggunakan hak pilih. 


Lebih lanjut Ria menjelaskan Jumlah total DPT pada Pilkada serentak tahun 2024 yang lalu berjumlah sebanyak 173.347 orang yang tersebar di 8 kecamatan dan 62 Nagari. 


"Kemudian untuk Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) selama triwulan I tahun 2026 berjumlah 180.145 orang, dan untuk triwulan II tahun 2026 berjumlah 181.257 orang yang tersebar di 8 kecamatan dan 62 Nagari", tambah Ria. (Ovi)



SUMBARNET - Polres Sijunjung, Sumatera Barat, menegaskan komitmennya memberantas penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Polisi memastikan akan menindak pihak yang terbukti melakukan penyalahgunaan, baik pembeli, pelangsir maupun pihak SPBU.


Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Al Kautsar mengatakan, pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi akan terus dilakukan di wilayah hukum Polres Sijunjung.


Ketegasan tersebut juga didukung rekam jejak Wildan sebelum menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sijunjung. Saat menjabat Kapolsek Lubuk Kilangan, Kota Padang, ia pernah mengungkap dan mengamankan sekitar 50 ton BBM jenis solar yang diduga akan disalahgunakan.


Kini, pengawasan serupa dilakukan di Kabupaten Sijunjung. Polisi melakukan razia dan pengecekan mendadak ke sejumlah SPBU menyusul informasi serta pemberitaan terkait dugaan praktik langsiran BBM subsidi.


Pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 16–17 Agustus 2026, petugas mengecek tiga SPBU, yakni SPBU 14.275.599 Muaro Gambok, SPBU 14.275.595 Muaro Bodi, dan SPBU 14.275.550 Tanah Bedantung.


Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan aktivitas pelangsiran BBM subsidi jenis Biosolar maupun BBM penugasan pemerintah jenis Pertalite.


Antrean kendaraan di sejumlah SPBU juga masih dalam kondisi wajar. Petugas tidak menemukan kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi atau tangki siluman. Kendaraan yang mengisi BBM tercatat menggunakan tangki standar.


Polisi turut memastikan setiap pembelian BBM menggunakan barcode yang sesuai dengan kendaraan.


Khusus di SPBU Tanah Bedantung, petugas juga memeriksa rekaman CCTV terkait video antrean kendaraan yang sebelumnya beredar di media sosial.


Manajer SPBU Tanah Bedantung, Jasrizal, menjelaskan kendaraan yang terlihat dalam video tersebut merupakan kendaraan yang sedang menunggu pengisian Biosolar.


Menurut pihak SPBU, antrean terjadi karena keterlambatan pengiriman BBM dari depot sehingga sejumlah pengemudi memilih menunggu di lokasi.


Meski belum menemukan indikasi penyalahgunaan dalam pemeriksaan tersebut, Polres Sijunjung memastikan pengawasan akan terus dilakukan.


Polisi akan melakukan patroli rutin ke SPBU dan mengingatkan operator agar tidak melayani kendaraan dengan barcode yang tidak sesuai maupun kendaraan yang menggunakan tangki tidak standar.


Penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi juga masih berlangsung.


AKP Wildan menegaskan setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti. Jika ditemukan bukti adanya penyalahgunaan BBM subsidi, polisi memastikan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum.


Sc : infominang



SUMBARNET - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sijunjung berlangsung khidmat di Lapangan M. Yamin Muaro, Senin (17/8/2026).


Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Czi Akmal dari Kodim 0310/SSD.


HUT ke -81 RI tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.


Upacara dihadiri Ketua DPRD Sijunjung Rengga Wana Putra, unsur Forkopimda,Ketua Pengadilan Negeri Sijunjung, Ketua Pengadilam Agama, Ketua TP PKK Ny. Riri Benny Dwifa, Sekda Jaheri, para asisten, staf ahli, kepala OPD serta tamu undangan lainnya.


Rangkaian upacara diawali laporan Perwira Upacara Kapten Czi Harianto kepada inspektur upacara. Suasana semakin khidmat saat pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Sijunjung.


Pembawa baki bendera, Lativa Ikhwani dari MAN 1 Sijunjung, tampil bersama tiga pengibar dan penggerek bendera, yakni Muhammad Aizad dari SMAN 1 Sijunjung, Gapin Satriya dari SMAN 5 Sijunjung, dan Adil Dwi Pradana dari SMAN 4 Sijunjung.


Selanjutnya, upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilanjutkan Mengheningkan Cipta yang dipimpin Inspektur Upacara.”Mengheningkan Cipta Dimulai,” ujar Bupati memberi aba-aba.


Kemudian, Pembacaan Naskah Pancasila oleh Inspektur upacara dan dilanjutkan pembacaan teks pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


Selanjutnya, Ketua DPRD Sijunjung Rengga Wana Putra membacakan Teks Proklamasi dan ditutup pembacaan Doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung, H. Okto Verisman.


Usai upacara, Bupati Benny mengakatakan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai perjuangan para pahlawan.


“Peringatan HUT RI ke-81 bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai wujud menghargai sejarah dan proses perjuangan para pahlawan,” ujar Benny.


Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan buah perjuangan panjang yang mengorbankan nyawa, darah dan pikiran para pendahulu.


Karena itu, ia mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui pembangunan dan pengabdian bagi daerah.


“Pemkab tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari kita bersama-sama memajukan Sijunjung ke depannya,” tegas Bupati dua periode tersebut. (**)



SUMBARNET - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang (KaKwarcab) 0303 Gerakan Pramuka Sijunjung secara resmi melepas Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di halaman Kantor Kwarcab Sijunjung, Senin 10 Agustus 2026.


Kontingen tersebut akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Cibubur, Jakarta Timur, pada 13 hingga 21 Agustus 2026.


Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sijunjung, para pembina, pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen.


Wabup berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, menghormati sesama peserta, serta menjaga nama baik Kabupaten Sijunjung selama mengikuti kegiatan.


“Jadilah Pramuka yang santun, berkarakter, berintegritas, serta mampu menunjukkan semangat kebersamaan dan persaudaraan,” ucapnya.


Ia juga berharap seluruh kontingen dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Para peserta diharapkan dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat dengan membawa pengalaman, inspirasi, serta prestasi yang membanggakan bagi keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kabupaten Sijunjung.


“Jadikan setiap kegiatan sebagai sarana untuk menempa jiwa kepemimpinan dan memperkuat komitmen dalam mengamalkan Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.


Sementara itu Pimpinan Kontingen, Fakhrul Razi dalam laporannya menyampaikan bahwa kontingen yang diberangkatkan berjumlah 40 orang.


“Kontingen terdiri dari 40 orang dengan rincian terdiri dari 4 tim, yaitu dua tim putra sebanyak 16 orang dan dua tim putri sebanyak 16 orang ditambah 8 orang pembina pendamping termasuk pimpinan kontingen, "jelasnya.


Ia berharap seluruh anggota kontingen dapat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 dengan penuh semangat dan tanggung jawab, sekaligus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman, wawasan, serta mempererat persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.


Jambore Nasional XII Tahun 2026 menjadi momentum bagi para peserta untuk mengembangkan karakter, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, serta semangat kebersamaan sebagai generasi muda.


Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala OPD terkait, seluruh Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang dan Anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sijunjung, Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Camat) se-Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sijunjung, seluruh pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sijunjung, Ketua Kwartir Ranting serta seluruh orang tua dan keluarga yang ikut melepas kontingen. (Ovi)



SUMBARNET - Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung periode 2026–2031. Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Senin 10 Agustus 2026.


Dalam pelantikan tersebut, Meri Muliadi dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung, didampingi Lindo Karsyah sebagai Wakil Ketua I dan Mardiwan Arraisi sebagai Wakil Ketua II.


Dalam sambutannya Bupati Benny mengatakan, jajaran pimpinan BAZNAS yang baru telah melalui proses seleksi yang cukup panjang dan ketat oleh BAZNAS Republik Indonesia. Proses tersebut, kata dia, tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui sejumlah tahapan, termasuk Computer Assisted Test (CAT).


“Ketika seleksi sudah dilaksanakan, sudah terpilih dan dilantik hari ini, kami berharap pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung bisa melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Benny.


Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan BAZNAS periode 2021–2026 yang telah menyelesaikan tugas dan pengabdiannya.


“Atas dedikasi, kerja keras dan jasa-jasa yang sudah dilaksanakan, atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya,” katanya.


Menurut Benny, BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial. Mulai dari bedah rumah, bantuan kesehatan, pendidikan dan beasiswa, pembangunan jamban hingga bantuan bagi masyarakat kurang mampu.


“BAZNAS ini punya fungsi dan peran yang luar biasa. Sangat responsif dalam menjawab kesulitan dan harapan masyarakat Kabupaten Sijunjung,” ungkapnya.


Ia berharap kepemimpinan baru mampu mempertahankan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru agar manfaat zakat semakin luas. Kepercayaan masyarakat, pelaku usaha hingga para perantau untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS juga diharapkan terus meningkat.


Diakhir sambutannya, Bupati Benny mengucapkan selamat bertugas kepada pimpinan BAZNAS. Ia berharap seluruh dedikasi dan kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung. (Ovi)



SUMBARNET - Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si melantik Emil Evan, SSTP sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kinantan periode 2026–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Senin 10 Agustus 2026.


Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa meminta kepada Dewan Pengawas Perumda Kinantan yang baru agar segera mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi perusahaan daerah tersebut.


Ia mengakui terdapat sejumlah unit usaha yang telah berjalan, namun sebagian lainnya masih belum produktif.


“Kita akan coba carikan solusi untuk Perumda. Harapannya perusahaan daerah kita bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan ke depan mampu memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.


Bupati menegaskan, kondisi keterbatasan APBD saat ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mencari solusi dan menghadirkan inovasi untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.


Ia juga mengapresiasi dukungan Forkopimda, unsur vertikal, perbankan, Niniak Mamak serta berbagai instansi yang terus berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Sijunjung.


Menurutnya, kehadiran sejumlah instansi vertikal baru, seperti Kementerian Haji dan Umrah, BPOM dan Kantor Imigrasi, diharapkan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat.


“Dengan banyaknya unsur vertikal yang ada, mudah-mudahan ini bisa memaksimalkan pelayanan kita kepada masyarakat Sijunjung,” katanya.


Diakhir sambutannya, Bupati Benny mengucapkan selamat bertugas kepada Dewan Pengawas Perumda Kinantan yang baru. Ia berharap seluruh dedikasi dan kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung. (Ovi)



Sijunjung –  Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek dipimpin langsung oleh Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah di halaman Mapolres Sijunjung, Selasa (4/8).


Pejabat yang menjalani sertijab yakni Kabag Ren, Kabag Log, Kasat Reskrim, Kapolsek Tanjung Gadang, dan Kapolsek Lubuk Tarok. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri para pejabat utama Polres Sijunjung, kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Sijunjung, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Sijunjung.


Dalam sertijab tersebut, jabatan Kabag Ren diserahterimakan dari AKP Syafrudin Arif. kepada AKP Alfah Syail. Jabatan Kabag Log diserahterimakan dari AKP Farzan,  kepada AKP Syafrudin Arif.


Sementara itu, jabatan Kasat Reskrim diserahterimakan dari AKP Hendra Yose  kepada AKP Wildan Al Kautsar Ananputra. Jabatan Kapolsek Tanjung Gadang diserahterimakan dari AKP Dedi Syahputra, kepada AKP Weli Wahyudi, sedangkan Kapolsek Lubuk Tarok diserahterimakan dari AKP Weli Wahyudi kepada Iptu Didit Gusbandi.


Dalam amanatnya, AKBP Willian Harbensyah mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan kinerja, penyegaran organisasi, serta pengembangan karier personel.


“Serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan dan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Sijunjung. Kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat bergabung dan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.


Kapolres berharap pejabat yang baru dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum di wilayah hukum Polres Sijunjung.


Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, penandatanganan pakta integritas, pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru, serta acara kenal pamit di Aula Tantya Sudhirajati Polres Sijunjung. (**)

 


SUMBARNET - Perwira Polri yang dikenal luas karena keberhasilannya mengungkap dugaan penimbunan biosolar subsidi ilegal di Kota Padang, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, resmi mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sijunjung. Promosi tersebut merupakan bagian dari mutasi terbaru di lingkungan Polda Sumatera Barat.


Nama AKP Wildan bukan sosok asing bagi masyarakat Sumatera Barat. Saat menjabat sebagai Kapolsek Lubuk Kilangan, ia menjadi perhatian publik setelah memimpin pengungkapan kasus dugaan penimbunan lebih dari 10 ton biosolar subsidi ilegal di kawasan Bandar Buat, Kota Padang. 


Kasus tersebut menjadi salah satu pengungkapan yang paling menyita perhatian masyarakat karena menyangkut penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat.


Dalam operasi yang dipimpin jajarannya, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa biosolar subsidi dalam jumlah besar. 


Selain itu, tiga orang tersangka juga berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat dalam memberantas praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat.


Promosi jabatan yang diterima AKP Wildan menjadi Kasat Reskrim Polres Sijunjung dinilai sebagai bentuk kepercayaan institusi Polri terhadap rekam jejak dan kinerjanya selama menjalankan tugas. 


Jabatan baru tersebut sekaligus membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam menangani berbagai tindak pidana di wilayah hukum Polres Sijunjung.


Sebagai Kasat Reskrim, AKP Wildan akan memimpin satuan yang memiliki peran penting dalam penyelidikan dan penyidikan berbagai perkara pidana, mulai dari kejahatan konvensional, tindak pidana khusus, hingga kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat. 


Pengalaman yang dimilikinya diharapkan mampu memperkuat upaya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.


Masyarakat pun menaruh harapan besar agar ketegasan yang selama ini ditunjukkan AKP Wildan dapat terus dipertahankan di tempat tugas yang baru. 


Komitmen dalam memberantas berbagai bentuk tindak kriminal, termasuk kejahatan ekonomi dan penyalahgunaan barang bersubsidi, diharapkan terus menjadi prioritas demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Mutasi dan promosi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.


Dengan amanah baru yang diemban, AKP Wildan diharapkan mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Selamat bertugas di tempat yang baru kepada AKP Wildan Al Kautsar Ananputra. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terus menorehkan prestasi dalam penegakan hukum, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (**)