Tampilkan postingan dengan label KONI Sumbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KONI Sumbar. Tampilkan semua postingan

 


PADANG – Usai terpilih sebagai Ketua Umum KONI Sumbar periode 2025–2029, Hamdanus langsung menggerakkan tim formatur yang beranggotakan Septri (Pengprov Bola Tangan) dan Alinurdin (Pengkab KONI Kepulauan Mentawai). Tiga nama ini ditugaskan menyusun kepengurusan baru agar roda organisasi segera berjalan.


“Kami tidak punya waktu lama. Tim formatur akan bekerja maraton agar kepengurusan baru bisa secepatnya terbentuk. Setelah itu, kami ingin langsung fokus pada agenda besar olahraga Sumbar,” ujar Hamdanus, yang juga menjadi ketua tim formatur.


Septri menambahkan, tim formatur akan bergerak cepat sesuai arahan Ketua Hamdanus. Ia menegaskan penyusunan kepengurusan tidak boleh berlama-lama karena banyak agenda menunggu, sementara masyarakat dan pemerintah daerah menaruh harapan besar pada KONI.


“Kami akan gercep menuntaskan susunan kepengurusan sesuai arahan ketua tim formatur Hamdanus. Harapan Pak Gubernur Mahyeldi dan Wagub Vasko Ruseimy jelas: olahraga Sumbar harus bangkit, dan itu dimulai dari kepengurusan yang solid,” kata Septri.


Pada Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin malam (29/9/2025), Hamdanus meraih 51 suara, unggul dari pesaingnya Tommy Irawan Sandra yang memperoleh 31 suara. Dari total 84 suara, dua dinyatakan tidak sah.


Hamdanus yang didampingi Anandya Dipo Pratama sebagai sekretaris terpilih menargetkan Sumbar kembali masuk 10 besar nasional seperti yang pernah dicapai pada 2008–2010. Sejumlah agenda besar seperti Porprov, pembinaan atlet pasca PON Aceh–Sumut 2024, hingga berbagai program penting lainnya sudah menanti kepengurusan baru.(*)



Padang, – Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Sumatera Barat 2025 berlangsung sukses. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gubernuran Sumbar pada Senin (29/9/2025).


Musprovlub diikuti pengurus KONI kabupaten dan kota serta Pengprov cabang olahraga. Para peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sejak sore hingga malam hari.


Dalam proses pemilihan, terdapat 84 voters yang memberikan suara. Hasil perhitungan menunjukkan Hamdanus memperoleh 51 suara. Ia unggul dari pesaingnya, Tommy Irawan Sandra, yang mengantongi 31 suara. Sementara dua suara dinyatakan tidak sah oleh panitia.


Dengan hasil tersebut, Hamdanus resmi menjabat Ketua Umum KONI Sumbar periode 2025–2029. Pemilihan berlangsung lancar tanpa kendala berarti dan mendapat apresiasi dari peserta Musprovlub.


Setelah pemilihan selesai, Hamdanus langsung membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan baru. Tim tersebut beranggotakan Septri dari cabang olahraga bola tangan dan perwakilan dari KONI Kabupaten Mentawai.


Musprovlub kali ini menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Sumbar. Para peserta berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat baru dalam pembinaan atlet daerah. Selain itu, Musprovlub juga menandai awal kolaborasi baru antara KONI dan pemerintah daerah dalam pengembangan olahraga Sumatera Barat.


Dengan terpilihnya Hamdanus, masyarakat olahraga Sumbar menaruh harapan besar terhadap peningkatan prestasi di berbagai cabang olahraga ke depan. (***)

 


Padang – Menatap Musorprovlub KONI Sumbar yang akan digelar pada 27–29 September 2025, pasangan bakal calon Ketua dan Sekretaris KONI Sumbar, Hamdanus–Anandya Dipo Pratama (Dipo), tampil dengan penuh keyakinan, keikhlasan, dan semangat juang yang menyala.


Keduanya menegaskan bahwa pencalonan ini bukan sekadar langkah politik organisasi, melainkan panggilan moral untuk mengangkat harkat dan martabat olahraga Sumatera Barat agar kembali berprestasi, tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga mampu bersuara di pentas internasional.


“Ini tentang komitmen. Kami ingin membangkitkan kembali semangat olahraga Sumbar, membangun kultur sportifitas, dan menjadikan KONI sebagai rumah besar yang merangkul semua insan olahraga,” ujar Hamdanus, dengan nada optimistis.


Sementara itu, Dipo menegaskan bahwa energi muda yang dibawanya akan dipadukan dengan pengalaman panjang Hamdanus dalam organisasi, sehingga menjadi kombinasi ideal untuk menjawab tantangan olahraga Sumbar ke depan.


“Kami datang dengan niat tulus. Kami ingin menjadikan KONI Sumbar lebih terbuka, kolaboratif, dan modern. Semua cabang olahraga harus punya ruang yang sama untuk berkembang, dan setiap atlet harus merasa diperhatikan,” katanya penuh semangat.


Pasangan Hamdanus–Dipo juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada cabang olahraga (cabor) serta KONI kota dan kabupaten yang telah memberi dukungan, masukan, dan semangat. Menurut mereka, keterbukaan para senior, ketua cabor, serta pimpinan KONI daerah merupakan modal besar dalam menata masa depan olahraga Sumatera Barat.


“Kami sangat berterima kasih. Masukan dari kawan-kawan, para senior, dan ketua-ketua cabor maupun KONI kota/kabupaten menjadi catatan penting sekaligus pekerjaan rumah yang akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh jika amanah ini diberikan kepada kami,” ucap Hamdanus.


Sejumlah tokoh olahraga dan masyarakat  menyebut pasangan Hamdanus–Dipo sebagai simbol harapan baru. Mereka dinilai mampu membawa KONI Sumbar keluar dari stagnasi menuju era kejayaan baru.


Dengan kesiapan moral, semangat juang, dan keikhlasan yang mereka bawa, pasangan Hamdanus–Dipo menatap Musorprovlub KONI Sumbar 2025 sebagai ajang untuk mempersembahkan dedikasi terbaik bagi olahraga Ranah Minang.(*)



Padang – Dukungan terhadap Hamdanus sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus mengalir. Rabu (17/9/2025), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar secara resmi menyerahkan surat rekomendasi dukungan melalui Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husein. Penyerahan itu berlangsung di Kantor PWI Sumbar, disaksikan langsung Ketua PWI Sumbar, Widya Navies.


Hadir pula dalam momen penting tersebut Anggota SIWO PWI Pusat, Deni Risman, serta Anggota Dewan Penasehat PWI Pusat, Basril Basyar. Kehadiran para tokoh ini menambah bobot dukungan PWI terhadap Hamdanus yang maju bersama Anandya Dipo Pratama (Dipo) sebagai pasangan deo tunggal dalam Musprovlub KONI Sumbar 2025.


“SIWO adalah bagian dari PWI sekaligus salah satu voter sah di KONI. Dukungan ini bukan hanya formalitas, tetapi bentuk komitmen agar olahraga Sumbar benar-benar bangkit di bawah kepemimpinan yang tepat,” tegas Syaiful Husein usai menyerahkan rekomendasi.


Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menilai silaturahmi Hamdanus ke PWI sekaligus penyerahan rekomendasi ini merupakan langkah penting dalam membangun sinergi antara insan pers dengan dunia olahraga. “PWI siap mengawal agar olahraga Sumbar berjalan ke arah yang benar. Dukungan ini bagian dari tekad kita bersama agar prestasi Sumbar kembali gemilang,” ujarnya.


Sementara itu, Hamdanus menyambut dukungan tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam mengawal transparansi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap KONI. “Kami ingin sinergi, bukan sekadar janji. Saat jadi Plt Ketua KONI dulu, kami sudah buktikan komitmen untuk menggerakkan olahraga. Ke depan, kami akan fokus pada penyelenggaraan Porprov yang menjadi hajatan besar daerah sekaligus wadah melahirkan atlet berprestasi,” tegasnya.


Hamdanus bukan sosok baru di dunia olahraga. Selain pernah menjadi Plt Ketua KONI Sumbar, ia juga menjabat Wakil Ketua Umum PASI Sumbar serta dikenal sebagai mantan anggota DPRD Sumbar Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat, termasuk olahraga dan kepemudaan.


Dengan dukungan PWI Sumbar, langkah Hamdanus-Dipo menuju kursi Ketua KONI semakin mantap. “Olahraga adalah kebanggaan daerah. Jika kita bersatu, Insya Allah Sumbar bisa kembali berjaya di pentas nasional,” pungkas Hamdanus.(*)

 


Padang, – Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus, melakukan silaturahmi ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Rabu (17/9/2025). Kedatangannya disambut hangat oleh Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, bersama Sekretaris PWI Sumbar Firdaus Abi, Wakil Ketua Sawir Pribadi, Ketua SIWO PWI Sumbar Syaiful Husen, serta sejumlah pengurus lainnya.


Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu tidak hanya menjadi ajang tatap muka, tetapi juga forum diskusi untuk membicarakan kondisi dan masa depan olahraga Sumbar.


“Dukungan PWI sangat berarti. Ini bisa menjadi energi positif untuk membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat olahraga kepada KONI. Kita ingin sinergi dan kolaborasi, bukan sekadar janji, tapi aksi nyata yang sudah pernah kami lakukan saat dipercaya sebagai Plt Ketua KONI Sumbar,” ujar Hamdanus.


Hamdanus menegaskan, salah satu agenda monumental yang harus diwujudkan adalah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), yang merupakan keinginan bersama seluruh kepala daerah di Sumbar sekaligus ajang penting melahirkan atlet berprestasi.


Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menyebut silaturahmi Hamdanus ke PWI sebagai langkah awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi antara insan pers dan dunia olahraga. “PWI siap mendukung demi olahraga Sumbar yang lebih baik dan jaya. Pers bukan hanya melaporkan, tetapi juga mengawal agar olahraga kita berjalan ke arah yang benar,” tegasnya.


Wakil Ketua PWI Sumbar, Sawir Pribadi, menyoroti kondisi olahraga Sumbar yang belum membaik. Ia menekankan persoalan banyaknya atlet potensial yang hengkang ke luar daerah. “Ini tantangan besar yang harus dijawab oleh calon Ketua KONI,” katanya.


Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husen, menambahkan bahwa SIWO bukan hanya bagian dari PWI, tetapi juga salah satu voter sah dalam Musprovlub KONI Sumbar 2025. “Peran SIWO penting untuk memastikan Ketua KONI terpilih adalah sosok yang mampu menghadirkan perubahan nyata. Pers olahraga ingin menjadi mitra strategis, bukan sekadar penonton,” ujarnya.


Hamdanus sendiri bukan sosok baru di dunia olahraga maupun organisasi. Ia pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Sumbar, kemudian aktif sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar, serta dikenal sebagai mantan anggota DPRD Sumbar Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat, termasuk urusan olahraga dan kepemudaan.


Kini, Hamdanus maju sebagai calon Ketua KONI Sumbar dengan membangun deo tunggal bersama tokoh muda Anandya Dipo Pratama (Dipo). Keduanya mengusung semangat pembaruan dengan menekankan transparansi, kolaborasi, dan prestasi.


“Olahraga adalah kebanggaan daerah. Jika kita bersatu, Insya Allah Sumbar bisa kembali berjaya di pentas nasional,” pungkas Hamdanus.(*)

 


Padang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat mulai menyiapkan tahapan pemilihan Ketua Baru periode 2025–2029. Caretaker KONI Sumbar menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kantor KONI Sumbar, Jalan Rasuna Said, Selasa (16/9/2025).


Ketua Caretaker KONI Sumbar yang diwakili Wakil Ketua, Prof Syahrial Bahtiar, menegaskan pihaknya menjalankan instruksi KONI Pusat. Ia menambahkan semua tahapan akan berjalan melalui koordinasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar.


“Tentu kita menjalankan semua tahapan berdasarkan instruksi KONI Pusat, berkolaborasi dengan Dispora, dan tidak membuat keputusan sendiri,” ujar Prof Syahrial didampingi Wakil Sekretaris Caretaker Mukti Ali Kusumayadi Putra serta Plt Kadispora Sumbar, Dedi Diantolani.


Prof Syahrial menjelaskan, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandy, menjadi penanggung jawab Rapat Koordinasi dan Konsultasi (Rakorsi) serta Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Menurutnya, agenda tersebut penting untuk menata arah organisasi olahraga daerah.


Ia menyebut peserta Rakorsi dan Musprovlub berasal dari 16 KONI kabupaten/kota serta 71 cabang olahraga. “Jika ada KONI kabupaten/kota yang habis masa kepengurusan, maka tidak bisa menjadi voters,” tegasnya.


Prof Syahrial juga memaparkan syarat calon Ketua KONI periode 2025–2029. “Calon ketua wajib mengantongi dukungan 30 persen KONI kabupaten/kota dan 30 persen dukungan Pengprov cabang olahraga,” jelasnya.


Rencananya, Rakorsi berlangsung pada 27–28 September 2025. Selanjutnya, Musprovlub dijadwalkan pada 29 September 2025 di Aula Gubernur Sumbar pukul 10.00 WIB. “InsyaAllah progres Caretaker sudah mencapai 99 persen, kita siap melaksanakan,” tambahnya penuh optimisme.


Sementara itu, Plt Kadispora Sumbar, Dedi Diantolani, memastikan pihaknya mendukung penuh agenda KONI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat pembinaan atlet di Sumbar.


Ia menegaskan lokasi acara sudah representatif. “Alhamdulillah, tempat yang dipilih sangat sesuai. Aktivitas olahraga di lokasi juga mendukung, sehingga agenda bisa berjalan maksimal,” ungkapnya.


Dengan persiapan matang, KONI Sumbar optimistis Musprovlub 2025 melahirkan ketua baru yang mampu membawa prestasi olahraga daerah ke level lebih tinggi. (***)

 


Padang – Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Barat, Efendi Guci, menegaskan dukungan penuh terhadap pasangan Hamdanus–Dipo dalam pemilihan Ketua KONI Sumbar periode 2025–2029.


Efendi menyebut dukungan tersebut diberikan secara resmi melalui surat dukungan bertanda tangan basah dan bermaterai.


“Setelah dipertimbangkan dengan sematang-matangnya bersama pengurus lainnya, maka saya tetapkan mendukung pasangan Hamdanus dan Dipo untuk maju sebagai bakal calon Ketua dan Sekretaris KONI Sumbar periode 2025–2029,” ujar Efendi, Selasa (15/9/2025).


Mantan petinju era 80-an itu menekankan pentingnya selembar surat dukungan dalam kontestasi ini. Ia mengaku berhati-hati mengambil sikap karena dampaknya besar bagi arah olahraga Sumbar.


“Satu surat dukungan bakal menentukan nasib olahraga Sumbar. Karena itu saya benar-benar hati-hati, dan akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Hamdanus–Dipo dengan ketulusan hati,” tegasnya.


Meski sempat menyebut ada dua pasangan yang sudah meminta dukungan, yakni Hamdanus–Dipo dan Tommy Irawan Sandra, Efendi memastikan dukungan resminya hanya diberikan kepada pasangan Hamdanus–Dipo.


Sementara itu, Hamdanus menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pertina Sumbar.


“Alhamdulillah, dukungan dari Pertina Sumbar sudah kita dapatkan. Mudah-mudahan dukungan ini memperkuat langkah kami maju sebagai pasangan bakal calon Ketua dan Sekretaris KONI Sumbar,” ungkapnya.(*)

 


Painan, – Bakal Calon Ketua KONI Sumatera Barat periode 2025–2029, Hamdanus, bersilaturahmi dengan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni bersama Wakil Bupati dan Plt Ketua KONI Pessel, M. Adli, di ruang kerja Bupati, Senin (15/9/2025). Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan seputar masa depan olahraga Sumbar.


Dalam kesempatan itu, Hamdanus memohon doa restu serta arahan dari Bupati Pessel atas langkahnya maju sebagai calon Ketua KONI Sumbar. Ia menegaskan kesiapannya membangun koordinasi erat dengan seluruh KONI kabupaten/kota. “Saya ingin mendapat dukungan, bimbingan, serta masukan dari pak Bupati demi kemajuan olahraga Sumbar ke depan,” kata Hamdanus.


Bupati Pessel Hendrajoni menyatakan dukungan penuh bukan hanya kepada Hamdanus, tetapi juga kepada pasangannya, Anandya Dipo Pratama (Dipo), yang maju sebagai calon Sekretaris KONI Sumbar. “Kami sangat mendukung pasangan Hamdanus–Dipo untuk memimpin KONI Sumbar periode 2025–2029. Keduanya punya kapasitas, energi, dan visi yang jelas untuk membenahi olahraga Sumbar,” tegas Hendrajoni.


Hendrajoni juga menyoroti perlunya KONI Sumbar segera mengagendakan kembali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang telah tujuh tahun stagnan. Ia memastikan Pessel siap berkolaborasi sebagai tuan rumah beberapa cabang olahraga, mengingat venue yang dimiliki cukup representatif. “Kami punya arena dayung, paralayang, dan sport center di kawasan GOR Zaini Zen yang siap digunakan untuk event besar,” ujarnya.


Plt Ketua KONI Pessel, M. Adli, menambahkan bahwa pembenahan database atlet seluruh cabang olahraga merupakan pekerjaan mendesak bagi KONI Sumbar. “Mayoritas atlet Sumbar berasal dari kabupaten/kota. Karena itu, koordinasi yang baik antara KONI provinsi dan daerah sangat penting agar pembinaan berjalan maksimal,” katanya.


Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Sumbar diperkirakan berlangsung pada akhir September 2025, sementara Musyawarah Kabupaten (Muskab) KONI Pessel akan dilaksanakan segera setelah Musprov selesai.(*)



Padang – Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, meluruskan ramainya pemberitaan yang menyebut dirinya telah memberikan dukungan kepada salah satu bakal calon Ketua KONI Sumbar. Ia menegaskan, sebagai pimpinan legislatif, dirinya terbuka menerima siapa saja yang bersilaturahmi, namun hal itu jangan disalahartikan sebagai dukungan resmi.


“Silaturahmi itu hal wajar, siapapun datang tentu saya terima. Tapi jangan disalahartikan sebagai dukungan, karena itu tidak ada,” tegas Muhidi, Sabtu (13/9/2025).


Muhidi menekankan, pemilihan Ketua KONI Sumbar adalah ranah cabang olahraga (cabor) sebagai pemilik suara sah di Musorprov. Ia menambahkan, peran DPRD hanya mendorong agar proses berjalan jujur, transparan, dan melahirkan pemimpin yang mampu memajukan olahraga Sumbar.


Meski begitu, Muhidi tidak membantah bahwa secara pribadi ia sudah melihat kandidat yang menurutnya mumpuni, yaitu pasangan Hamdanus – Anandya Dipo Pratama (Dipo).


“Kalau bicara pribadi, saya melihat Hamdanus bersama Dipo punya kapasitas dan pengalaman. Mereka pasangan yang bisa diharapkan membawa KONI Sumbar lebih profesional, terutama dalam pembinaan prestasi atlet,” ungkapnya.


Ia menegaskan siapapun yang terpilih nantinya harus fokus pada pembinaan berkelanjutan dan kesejahteraan atlet. “Tanpa atlet, KONI tidak ada apa-apanya. Maka siapapun pemimpinnya, harus menempatkan atlet sebagai prioritas utama,” kata Muhidi.


Dengan demikian, Muhidi menegaskan kembali posisinya: secara kelembagaan tidak memberikan dukungan kepada calon manapun, namun secara pribadi menilai pasangan Hamdanus – Dipo sebagai figur yang paling layak menakhodai KONI Sumbar ke depan.(*)



Padang — Dukungan bagi Hamdanus untuk maju sebagai calon Ketua KONI Sumatera Barat periode 2025–2029 semakin menguat. Kali ini, giliran Universitas Negeri Padang (UNP) yang secara terbuka menyatakan komitmennya memberikan dukungan penuh.


Dalam silaturahmi sambil makan malam yang berlangsung hangat di Hotel UNP, Jumat malam (12/9/2025) hadir Rektor UNP Dr. Ir. Krismadinata, S.T, M.T, Prof. Ganefri selaku Senior Eksekutif UNP, jajaran pimpinan kampus, serta para pegiat dan pelaku olahraga UNP. Sebagai kampus yang memiliki Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dan banyak melahirkan atlet serta insan olahraga, UNP menilai kepemimpinan KONI Sumbar ke depan harus ditangani oleh sosok yang memiliki visi, integritas, dan jaringan luas.


Rektor UNP menegaskan bahwa Hamdanus adalah figur yang tepat. “Kami percaya Hamdanus mampu membawa KONI Sumbar lebih maju. Beliau punya pengalaman panjang dan kepemimpinan yang visioner. Itu modal penting untuk membangun prestasi olahraga daerah,” tegas Krismadinata.


Sementara itu, Prof. Ganefri yang dikenal sebagai tokoh sentral olahraga Sumbar juga menyuarakan dukungan serupa. “Kita butuh pemimpin yang bisa menyatukan potensi, memajukan pembinaan, dan mendorong prestasi. Hamdanus punya kapasitas itu. Saya melihat dia figur yang tepat untuk KONI Sumbar ke depan,” ujarnya.


Hamdanus menyambut baik dukungan penuh dari UNP. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, insan olahraga, dan KONI merupakan kunci untuk mendorong kebangkitan olahraga Sumbar. “Dukungan ini energi besar bagi saya. Bersama UNP dan semua stakeholder olahraga, kita akan menjadikan Sumbar berprestasi dan membanggakan,” kata Hamdanus optimistis.


Pertemuan malam itu ditutup dengan doa bersama, mempertegas harapan bahwa langkah Hamdanus menuju kursi Ketua KONI Sumbar mendapat kelancaran, sekaligus menandai momentum persatuan antara kampus, tokoh olahraga, dan daerah dalam membangun masa depan olahraga Ranah Minang.(*)

 


Padang – Bakal calon Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, terus membangun komunikasi dengan berbagai tokoh penting olahraga di Ranah Minang. Selasa sore (9/9/2025), Hamdanus bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan Prof Ganefri, Senior Eksekutif Universitas Negeri Padang (UNP), di ruang kerjanya.


Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, keduanya membicarakan banyak hal terkait perkembangan olahraga Sumatera Barat, mulai dari potensi atlet, tantangan pembinaan, hingga arah pembangunan olahraga ke depan. Diskusi ini juga tak lepas dari momentum menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumbar, yang akan segera digelar untuk memilih kepemimpinan baru periode 2025–2029.


Prof Ganefri, yang dikenal sebagai figur sentral olahraga Sumbar sekaligus Ketua Pengprov Kodrat, menilai Hamdanus memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup untuk memimpin KONI Sumbar. Ia menyebut, organisasi olahraga terbesar di daerah ini membutuhkan sosok yang mampu merangkul semua pihak dan punya visi jelas membangun prestasi.


“Saya melihat Hamdanus punya kemampuan itu. Dia bukan hanya paham manajemen, tetapi juga punya jejaring kuat di tingkat daerah maupun pusat. Itu modal penting untuk menggerakkan KONI Sumbar lebih maju,” ujar Ganefri.


Hamdanus sendiri menyambut baik dukungan dan masukan yang diberikan Ganefri. Ia menegaskan bahwa dirinya siap mengabdi untuk olahraga Sumbar dengan menekankan kolaborasi bersama semua pemangku kepentingan.


“Kita butuh kebersamaan. Tidak ada satu orang pun yang bisa membesarkan olahraga sendirian. Saya datang bersilaturahmi ke Prof Ganefri karena beliau salah satu tokoh penting yang banyak berjasa bagi olahraga Sumbar. Dukungan dan wejangan beliau jadi energi bagi saya,” kata Hamdanus.


Dalam pertemuan itu, Hamdanus turut didampingi oleh Doni Zulkifli, yang baru saja resmi dilantik sebagai Ketua KONI Kabupaten Solok periode 2025–2029. Kehadiran Doni sekaligus menunjukkan komitmen KONI daerah untuk bersinergi mendukung pembangunan olahraga Sumbar secara menyeluruh.


Seperti diketahui, figur Prof Ganefri selalu dianggap sebagai “panglima” dalam setiap momentum Musorprov KONI Sumbar. Sejarah mencatat, tokoh besar olahraga dan akademisi UNP itu sering menjadi faktor penentu arah dukungan bagi kandidat Ketua KONI Sumbar. Karena itu, dukungan terbuka Ganefri kepada Hamdanus menjadi sinyal kuat bagi peta suksesi organisasi olahraga terbesar di Ranah Minang kali ini.(*)



Oleh: Hamdanus, Mantan Plt Ketua KONI Sumbar 2021-2022


Hari Olahraga Nasional yang setiap tahun kita peringati bukanlah sekadar seremoni belaka. Ia adalah momentum untuk kembali merenungkan hakikat olahraga sebagai perekat bangsa, penumbuh daya juang, dan jalan menuju masa depan yang lebih sehat serta berkarakter. Tema tahun ini, “Olahraga Satukan Kita”, seolah menjadi penegasan bahwa olahraga memiliki kekuatan besar untuk mempersatukan dan menggerakkan bangsa.


Di arena olahraga, kita selalu belajar tentang kebersamaan. Di sana ada penghormatan terhadap lawan, ada kemenangan yang dirayakan tanpa merendahkan, ada pula kekalahan yang diterima dengan lapang dada. Nilai-nilai itu tidak hanya milik atlet di gelanggang, tetapi juga milik masyarakat luas. Di tengah dinamika sosial politik bangsa, olahraga selalu hadir sebagai ruang di mana perbedaan melebur dalam satu identitas: Indonesia.


Hari ini, olahraga nasional berada di persimpangan. Kita pernah melahirkan atlet kelas dunia, namun masih harus berjuang dengan persoalan manajemen yang belum sepenuhnya profesional, infrastruktur yang belum merata, dan regenerasi atlet yang perlu lebih terencana. Haornas tahun ini harus menjadi pengingat untuk memperbaiki semua itu, apalagi bangsa ini tengah menargetkan pencapaian lebih besar di panggung Olimpiade mendatang. Tantangan itu hanya bisa diwujudkan bila seluruh elemen bersatu dan bergerak bersama.


Bagi saya, sebagai putra Minangkabau, Sumatera Barat menyimpan potensi luar biasa di bidang olahraga. Semangat juang anak nagari, tradisi yang menumbuhkan budaya kompetitif, serta dukungan masyarakat yang begitu kuat adalah modal besar. Namun, kita juga harus jujur: pembinaan usia dini sering kali berjalan tanpa arah yang jelas, fasilitas belum merata, dan sinergi antara pemerintah, KONI, cabang olahraga, serta dunia usaha masih perlu diperkuat.


Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya semangat, tetapi juga manajemen modern yang bersih dan transparan. Olahraga Sumbar harus mampu menempatkan diri sebagai bagian dari gerak besar olahraga nasional, bukan sekadar pelengkap, melainkan penyumbang prestasi yang membanggakan Indonesia.


Saya percaya olahraga bukan hanya milik para atlet yang berlaga di arena. Ia adalah hak setiap warga, dari anak-anak hingga orang tua. Karena itu, olahraga harus menjadi gaya hidup bersama. Prestasi memang penting, karena dari situlah lahir atlet-atlet unggul yang membawa nama harum bangsa. Namun, olahraga juga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, agar kita terbiasa hidup aktif, sehat, dan bugar. Dari situlah olahraga benar-benar menjadi perekat, menyatukan kita dalam sorak kemenangan maupun dalam rutinitas hidup sehat.


Haornas tahun ini memberi pesan bahwa kemenangan sejati bukan hanya saat piala diangkat tinggi-tinggi, melainkan ketika bangsa ini semakin kokoh dalam persatuan. Dari kampung di lereng Marapi hingga stadion megah di ibu kota, olahraga adalah bahasa universal yang dimengerti semua orang.


Sumbar siap mengambil peran lebih besar dalam gerakan nasional ini. Dengan kerja keras, kolaborasi, serta manajemen olahraga yang modern, apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi pijakan kokoh untuk prestasi esok. Karena benar adanya: Olahraga Satukan Kita.(*)

 


SUMBARNET - Gelombang dukungan terhadap Hamdanus sebagai calon Ketua Umum KONI Sumbar periode 2025–2029 semakin deras. Setelah restu dari Gubernur Sumbar dan sejumlah Pengprov cabang olahraga, kini giliran Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar menyatakan sikap resmi mendukung pasangan Hamdanus–Anandya Dipo Pratama.


Dukungan itu dibuktikan dengan penyerahan surat resmi kepada Hamdanus–Dipo pada Jumat (5/9/2025), bersamaan dengan deklarasi pasangan tersebut di salah satu rumah makan di Kota Padang.


Ketua PASI Sumbar, Muhammad Iqra Chissa Putra, menegaskan bahwa pilihan mendukung Hamdanus–Dipo bukan tanpa alasan. Menurutnya, KONI adalah rumah besar olahraga Sumbar yang berada di bawah kendali Gubernur. Dukungan Gubernur kepada Hamdanus menjadi salah satu pertimbangan, namun lebih dari itu, rekam jejak dan pengalaman Hamdanus sudah terbukti.


“Hamdanus adalah sosok yang sudah lama berkiprah di KONI Sumbar. Beliau pernah menjadi Wakil Ketua Umum KONI Sumbar, bahkan sempat dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Ketua KONI pada 2022. Dengan pengalaman itu, kami yakin Hamdanus mampu membawa organisasi ini lebih maju,” ujar Iqra.


Iqra juga menambahkan, kebetulan Hamdanus adalah bagian dari keluarga besar PASI Sumbar. “Itu semakin menguatkan ikatan emosional kami untuk mendukung beliau. Namun dukungan ini bukan semata karena hubungan di atletik, melainkan karena kami melihat beliau memiliki kapasitas nyata memimpin induk organisasi olahraga di Sumbar,” tegasnya.


Selain menjabat Ketua PASI Sumbar, Muhammad Iqra Chissa Putra juga merupakan Wakil Ketua DPRD Sumbar. Dengan posisinya itu, ia dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong sinergi antara olahraga dan kebijakan daerah.


Selain itu, kehadiran Anandya Dipo Pratama sebagai pasangan Hamdanus dinilai semakin melengkapi. “Hamdanus–Dipo adalah kombinasi ideal, pengalaman dan energi muda berpadu. PASI Sumbar melihat pasangan ini punya komitmen kuat membangun olahraga di Sumbar,” tambah Iqra.


Dukungan PASI Sumbar menambah panjang daftar cabang olahraga yang telah menyatakan sikap untuk Hamdanus–Dipo. Seiring dengan deklarasi resmi ini, peluang pasangan tersebut untuk meraih tampuk kepemimpinan KONI Sumbar semakin terbuka lebar.(*)

 


Sawahlunto - Dukungan terhadap pasangan Hamdanus dan Anandya Dipo Pratama sebagai calon Ketua dan Sekretaris KONI Sumatera Barat terus meluas. Kali ini, Bupati Tanah Datar Eka Putra Wirman menyatakan dukungan dalam sebuah silaturahmi yang digelar saat pertemuan kepala daerah di Sawahlunto, Sabtu (6/9/2025).


Pertemuan berlangsung hangat dengan penuh semangat kolaborasi. Eka Putra menegaskan pentingnya sinergi antara KONI Sumbar dengan KONI kabupaten/kota untuk melahirkan prestasi olahraga di daerah.


“Melalui komunikasi yang baik, kita perkuat sinergi untuk kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Tanah Datar. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam melahirkan prestasi dan membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Eka Putra.


Ia menilai Hamdanus dan Dipo sebagai sosok kharismatik, percaya diri, serta memahami dunia olahraga di Sumbar. Dukungan dari KONI Kabupaten Tanah Datar semakin menambah kekuatan pasangan tersebut, yang sebelumnya juga telah mengantongi dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga di Sumbar. (*)

 


SUMBARNET - Beberapa waktu lalu, suasana hangat tercipta di Kantor Bupati Solok Selatan. Dua sahabat lama, Hamdanus dan Khairunnas, kembali bertemu setelah sekian lama menempuh jalan pengabdian di medan berbeda. Pertemuan itu bukan sekadar temu kangen, melainkan ajang berbagi pandangan tentang arah pembangunan Sumatera Barat, terutama di bidang olahraga.


Dulu, keduanya sama-sama duduk di Komisi V DPRD Sumatera Barat bahkan juga di Badan Anggaran. Kini, Khairunnas menjabat Bupati Solok Selatan dua periode sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, sementara Hamdanus tengah bersiap dalam kontestasi pemilihan Ketua KONI Sumbar periode 2025–2029.


Bagi Hamdanus, Khairunnas adalah pemimpin yang humble, tegas, dan memiliki visi kuat dalam menjalankan roda pemerintahan di Solok Selatan. Pandangan itu sejalan dengan komitmen keduanya terhadap olahraga. “Tidak mungkin KONI berjalan tanpa keterlibatan kepala daerah,” ujar Hamdanus dalam perbincangan tersebut.


Khairunnas menegaskan, olahraga tidak akan mungkin berkembang jika berjalan sendiri. Pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, hingga masyarakat harus sama-sama menggerakkan dan menopang. Pandangan itu diamini Hamdanus, yang pernah menjadi Plt Ketua KONI Sumbar pada 2022. Menurutnya, harmonisasi lintas pihak adalah syarat mutlak agar prestasi atlet Sumbar bisa bersaing di kancah nasional bahkan internasional.


Percakapan keduanya berlanjut panjang, tak hanya soal olahraga tetapi juga arah pembangunan Sumatera Barat. Pengalaman duduk di Komisi V DPRD Sumbar membuat mereka paham bahwa pembangunan manusia tidak bisa dilepaskan dari pendidikan, kesehatan, dan olahraga. Tiga hal itu saling terhubung dan menjadi fondasi lahirnya generasi tangguh.


Dari Solok Selatan, Hamdanus dan Khairunnas memperlihatkan benang merah perjalanan mereka: sahabat lama di legislatif, kini sama-sama mengemban amanah besar di jalur berbeda, namun tetap satu visi—membangun Sumatera Barat lewat kerja nyata dan kolaborasi yang solid.(*)



SUMBARNET - Peta politik olahraga Sumatera Barat jelang Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI 2025 semakin jelas. Nama Hamdanus, S.Fil.I, M.Si kian menguat sebagai kandidat terkuat Ketua KONI Sumbar periode 2025–2029. Sosok yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor IV Universitas Sumatera Barat (UNISBAR) itu bukanlah figur baru. Ia sudah lama berkiprah di dunia olahraga, politik, dan akademisi.


*Jejak Panjang di Olahraga dan Politik*


Hamdanus dikenal publik saat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum sekaligus Plt Ketua KONI Sumbar (2021–2022). Ia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua Kontingen Sumbar di PON Papua 2021, serta aktif hingga kini sebagai Waketum PASI Sumbar. Sebelumnya, ia menjadi Anggota Badan Audit Internal KONI Sumbar (2016–2020).


Di luar arena olahraga, Hamdanus memiliki rekam jejak di legislatif dan pemerintahan. Ia pernah menjadi Anggota DPRD Sumbar Komisi V (bidang olahraga) 2019–2024, serta bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Sumbar Madani (TGUPSM) 2021–2022. Dengan latar pendidikan S2 Ilmu Politik Universitas Indonesia dan kini menempuh S3 di UIN Imam Bonjol, Hamdanus dianggap sebagai figur yang memadukan pengalaman praktis dengan basis akademis yang kuat.


*Sosok yang “Bukan Orang Biasa”*


Dukungan terhadap Hamdanus mengalir dari berbagai kalangan. Seorang sahabat dekat menyebutnya sebagai figur istimewa.

“Hamdanus bukan orang biasa. Ia lahir dari proses panjang, terbiasa menghadapi dinamika politik dan organisasi. Itu yang membuatnya matang,” ujarnya.


Pernyataan lain datang dari tokoh olahraga yang menyoroti kedekatan Hamdanus dengan pusat kekuasaan daerah.

“Hamdanus orang lingkaran Buya, dekat dengan penguasa daerah dan anggaran. KONI ke depan jangan sampai bermasalah lagi, terutama pencairan anggaran. Sejak awal maju, ia menghadapi kontroversi. Tapi lawan satu per satu tumbang, hilang, dan mundur. Kini, Hamdanus berdiri sebagai calon terkuat Ketua KONI Sumbar,” ungkapnya.


*Kontroversi dan Jalan Menuju Musprov*


Sejak wacana pencalonannya muncul, Hamdanus memang tidak lepas dari kontroversi. Namun setiap serangan politik dan dinamika internal justru mempertegas posisinya. Lawan-lawan politik yang semula ingin menantang, satu per satu mulai meredup.


Momentum semakin berpihak padanya setelah KONI Pusat mengeluarkan SK Caretaker untuk mengambil alih tugas pengurus sebelumnya. Caretaker ini diisi oleh sejumlah tokoh yang dinilai dekat dengan Hamdanus. Langkah ini mempercepat jalannya Musprov dan mempersempit ruang manuver bagi calon lain.


*Prediksi Menang Aklamasi*


Founder SPORTY Indonesia, Pax Alle, menilai peluang Hamdanus untuk menjadi Ketua KONI Sumbar hampir tidak terbendung.

“Hamdanus berpeluang besar menang aklamasi pimpin KONI Sumbar. Ia punya jaringan luas, pengalaman, serta dukungan mayoritas cabang olahraga. Sangat sulit ada lawan sepadan yang mampu menyaingi,” tegas Pax Alle kepada media, Rabu (3/9/2025).


Dengan dukungan yang semakin solid, manuver politik yang matang, dan rekam jejak panjang di olahraga, Hamdanus kini dipandang sebagai figur yang siap membawa KONI Sumbar ke arah yang lebih profesional, transparan, dan berprestasi. Musprov KONI Sumbar 2025 tampaknya hanya akan menjadi ajang formalitas untuk mengukuhkan dominasi Hamdanus di pucuk kepemimpinan olahraga Ranah Minang. (**)

 


SUMBARNET - Wakil Ketua Karateker KONI Sumatera Barat, Prof. Syahrial Bakhtiar, bersama Wakil Sekretaris Mukti Ali Kusmayadi Putra (Boy London) meninjau langsung aktivitas di Kantor KONI Sumbar, Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Keduanya didampingi tim dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar yang dipimpin Kadispora Dewita Murni, serta Kepala Sekretariat KONI Sumbar, Furqan.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah awal tim karateker dalam memastikan roda organisasi KONI Sumbar tetap berjalan pasca keluarnya Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 113 Tahun 2025. Dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum KONI, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman itu, Erizal Chaniago (Da Cal) dipercaya sebagai Ketua Karateker, Prof. Syahrial Bakhtiar sebagai Wakil Ketua, Erman Sanusi sebagai Sekretaris, dan Mukti Ali sebagai Wakil Sekretaris.


Prof. Syahrial menyebutkan, peninjauan kantor sekaligus untuk berkoordinasi dengan jajaran sekretariat terkait persiapan administrasi dan agenda organisasi menuju Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Sumbar 2025.


“Ini adalah bagian dari proses transisi. Kami ingin memastikan semua perangkat organisasi tetap bekerja normal, tertib, dan solid dalam mendukung suksesnya Musorprovlub nanti,” ujar Prof. Syahrial.


Mantan Ketua Umum KONI Sumbar dua periode itu menegaskan, penugasan karateker bukan sekadar mengisi kekosongan kepengurusan, tetapi menjalankan mandat strategis dari KONI Pusat. Fokus utama, kata dia, adalah mengawal pembinaan atlet, menjaga komunikasi dengan cabang olahraga, dan memastikan Musorprovlub berjalan demokratis serta menghasilkan kepemimpinan baru yang kuat.


“Penugasan ini adalah amanah besar. Kami akan bekerja kolektif bersama Ketua Karateker dan seluruh tim agar roda organisasi tidak terhenti, serta memastikan cabang olahraga tetap mendapat perhatian,” tegasnya.


Sementara itu, Dewita Murni Bendahara Karteker KONI Sumbar yang juga Sekretaris Dispora Sumbar turut mendampingi kunjungan menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memfasilitasi kelancaran tugas karateker. “Dispora akan mendukung sesuai kewenangan agar transisi KONI Sumbar berjalan baik, karena ini juga menyangkut masa depan olahraga daerah,” katanya.


Dengan langkah awal peninjauan kantor tersebut, tim karateker menandai dimulainya transisi kepemimpinan KONI Sumbar menuju Musorprovlub 2025 yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.(*)



SUMBARNET - Dana hibah Rp1,8 miliar untuk KONI Sumbar jadi sorotan utama dalam rapat kerja Komisi V DPRD Sumbar bersama Ketua KONI Sumbar, KONI kabupaten/kota, pengprov cabor, dan Dispora Sumbar, Selasa (5/8/2025). DPRD menegaskan, setiap rupiah yang digelontorkan wajib dipertanggungjawabkan secara transparan dan tidak boleh dialihkan seenaknya tanpa prosedur.


Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Erman, menekankan bahwa DPRD tidak akan menoleransi praktik pengelolaan anggaran yang tidak taat aturan. Ia mengingatkan KONI agar tidak lagi bermain-main dengan pergeseran dana tanpa koordinasi dengan Dispora.


"Ini dana hibah rakyat, jumlahnya Rp1,8 miliar, harus jelas penggunaannya. Jangan sampai ada manuver anggaran tanpa pertanggungjawaban. KONI harus akuntabel dan transparan, kalau tidak, persoalan ini bisa berimplikasi hukum,” tegas Lazuardi.


Sikap tegas juga disampaikan Kadispora Sumbar, Maifrizon, yang menolak mengeluarkan tambahan anggaran untuk Rakerprov maupun Musorprov KONI. Menurutnya, dana untuk kedua kegiatan itu sudah dicairkan di termin pertama tahun 2025.


"Kami selaku Pengguna Anggaran, Buk Wit selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pak Elvis selaku PPTK tidak ingin bermasalah. Kalau kami keluarkan lagi dana untuk Rakerprov dan Musorprov, tentu akan berdampak hukum kepada kami,” kata Maifrizon.


Ia menambahkan, masalah justru muncul karena KONI melakukan pergeseran anggaran tanpa koordinasi dengan Dispora.


“Sebenarnya gampang, KONI bisa ke seberang jalan kalau ada pergeseran anggaran. Tapi kenyataannya, tahun ini KONI tidak ada koordinasi. Ketika kami minta laporan, malah Dispora yang dituduh mengada-ada,” sindirnya.


Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Parlemen (FWP) Sumbar, Novrianto Ucok, memberi apresiasi kepada Dispora Sumbar yang tegas menjaga aturan penggunaan anggaran. Namun ia berharap polemik KONI ini segera dituntaskan dengan cara kekeluargaan.


"Kami mengapresiasi sikap tegas Kadispora untuk tidak main-main dengan anggaran. Itu penting untuk menjaga akuntabilitas. Tapi di sisi lain, kita harapkan persoalan KONI ini tidak berlarut-larut, harus diselesaikan dalam konteks kekeluargaan. Olahraga harus diselamatkan, dan sportifitas harus dikedepankan,” ujar Ucok.


Rapat berjalan panas dengan masukan dari KONI kabupaten/kota dan pengprov cabor. Titik tekan akhirnya mengerucut pada keharusan transparansi penggunaan dana hibah Rp1,8 miliar serta kepastian pelaksanaan Musorprov KONI Sumbar 2025.


Komisi V DPRD Sumbar memastikan akan terus mengawal kasus ini agar tidak mengorbankan pembinaan olahraga dan prestasi atlet di Sumatera Barat.(*)



SUMBARNET.COM - Gubernur Sumbar diwakili Sekdaprov Hansastri membuka secara resmi Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumbar, yang dilaksanakan selama 2 hari, 16-17 Juni 2022 di Axana Hotel Padang.

Dikatakan Hansastri, keberadaan KONI dari pusat hingga daerah, membantu pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga. Karena itu, Pemprov Sumbar membantu angaran untuk masing-masing cabor dalam mengembangkan dan dalam upaya mengembalikan kejayaan olahraga Sumbar khususnya. 

"Karena itu, kita berpesan, peserta musorprovlub atau pemilik suara dapat memilih Ketua Umum yang baik, yang betul-betul berkomitmen memajukan olahraga di Sumbar," ujar Hansastri.

Karena itu, atas nama gubernur, Hansastri berpesan kepada semua pemilik suara agar kembali bersatu ketika Ketua Umum KONI Sumbar telah terpilih. Jangan sampai ada ribut berkepanjangan, atau adanya KONI tandingan atau KONI perjuangan yang akan mengganggu kebangkitan olahraga Sumbar.

"Pemprov selalu mendukung KONI Sumbar, begitu juga para pengurus cabor dan pengurus KONI Kabupaten Kota untuk bersama-sama mendukung calon ketua umum yang terpilih dalam musorprovlub ini. Mari kita majukan olahraga Sumbar," tegas Hansastri. 

Sementara itu, Ketua Bidang Hukum KONI Pusat, Widodo Sigit Pujianto mengapresiasi KONI Sumbar, apalagi dalam PON XX di Papua masuk peringkat 15. Namun diyakini, Sumbar akan dapat meraih prestasi lebih kedepannya karena peluang itu selalu terbuka.

"Kita harapkan, ke depan, KONI Sumbae fokus pada pembinaan cabor yang berpeluang besar meraih medali dan menempatkan atlet memang sesuai dengan prestasinya, bukan karena faktor lain di luar dunia olahraga," ujar Widodo mewakili sekaligus membacakan sambutan Ketua Umum KONI Pusat. 

Musorprovlub ini merujuk kepada aturan yang berlaku, lanjut Widodo, maka kegiatan ini harus didukung bersama agar prosesnya dapat berjalan lancar. Jangan mengorbankan atlet. Jangan rusak keikhlasan perjuangan dan prestasi atlet dalam upaya memajukan dunia olahraga, khususnya Sumbar. 

"Saya yakin, orang Sumbar jauh lebih baik dalam berorganisasi. Karena itu, musorprovlub ini diharapkan dapat memilih Ketua Umum KONI Sumbar yang tidak cacat hukum dan prosesnya berlarut-larut. Perlu sikap legowo untuk kepentingan prestasi atlet dan harumnya nama daerah," harap Widodo.


Plt Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus mengawali sambutannya dengan memperkenalkan kedua Calon Ketua Umum KONI Sumbar yang diundang khusus yakni Rony Pahlawan dan Syafrizal Bachtiar. 

"Alhamdulillah, semoga kehadiran kedua caketum ini, menjadi penyejuk bagi kepemimpinan KONI Sumbar dan peningkatan prestasi olahraga Sumbar," ungkap Hamdanus.

Ditambahkan, untuk pembinaan atlet di masing-masing cabor, maka sesuai dengan usulan KONI Sumbar, telah diakomodir anggaran oleh tim anggaran Provinsi Sumbar sebesar Rp.45 miliar. 

"Semoga dengan ketersediaan anggaran ini, target 20 medali emas di PON Sumut-Aceh, Alhamdulillah bisa tercapai. Karena itu, kita harapkan musorprovlub ini dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan pemimpin yang legitimate," kata Hamdanus. 

Ketua Panitia Musorprovlub KONI Sumbar, Septri melaporkan bahwa dasar pelaksanaan Musorprovlub adalah Keputusan KONI Pusat, No. 42 Tahun 2022, tentang pengangkatan Plt Ketua Umum KONI Sumbar. 

"Sejalan dengan itu, maka pada 25 Mei 2022 telah dilaksanakan Rapat Kooodinasi tentang mekanisme pencalonan Ketua Umum KONI Sumbar. Musorprovlub ini diikuti 70 Cabang Olahraga (Cabor) dan 19 Perwakilan KONI Kabupaten Kota di Sumbar," ujar Septri sembari berharap kegiatan ini berjalan lancar hingga terpilihnya Ketua Umum KONI Sumbar yang baru. (ms/ald)



SUMBARNET.COM - Seiring waktu berjalan, pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) Sumatera Barat semakin dekat, sesuai kesepakatan rapat 2 calon tuan rumah yakni Kota Padang Panjang dan kabupaten Tanah Datar, yang mana pelaksanaan 12-21 Juni 2023 mendatang.


Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat kordinasi di kabupaten Kepulauan Mentawai, dan pada saat itu salah satu tuan rumah yakni Tanah Datar mengundurkan diri sebagai penyelenggara, maka perlu dicari solusi menggantikannya dengan daerah lain, jika kota Padang Panjang mampu sendiri, maka harus disuport bersama.


Sekaitan dengan hal tersebut, Plt ketua umum KONI Sumbar Hamdanus dengan tegas meminta pada Gubernur dan Bupati serta Walikota yang hadir dalam Rakor Kepala Daerah, Senin (6/5/2022), agar Porprov jangan ditunda lagi, karena ini untuk kepentingan prestasi atlet yang nantinya akan membawa nama baik Sumbar dalam berbagai event, baik Nasional maupun Internasional.


"Kami tegaskan lagi dan meminta pada bapak Gubernur dan bapak-bapak Bupati serta Walikota yang hadir saat ini, untuk bisa mendukung pelaksanaan Porprov sesuai dengan tanggal dan waktu yang telah ditetapkan, ini untuk kepentingan prestasi atlet, nantinya akan membawa nama baik daerah kita," tegas Hamdanus dalam Rakor di Gubernuran Sumbar, Senin (6/5/2022).


Permintaan Plt ketua umum KONI Sumbar Hamdanus mendapat respon positif Gubernur dan beberapa kepala daerah yang hadir dalam Rakor tersebut, dan akan berusaha seoptimal mungkin agar Porprov jangan tertunda lagi.


"Kita pernah menyatakan, jangankan sebulan, sehari saja kita tidak rela Porprov ditunda, kasihan anak-anak dan adek-adek kita yang atlet, sudah bertahun-tahun mempersiapkan diri untuk event ini, maka kita akan berusaha semaksimal mungkin, sehabis-habis daya, agar Porprov tidak ditunda," tegas Hamdanus.


Hamdanus juga menekankan, siapa saja nantinya yang akan memimpin KONI Sumbar, setelah Musyawarah luar biasa, maka harus mengawal ini, agar jangan sampai gagal.


"Siapa saja yang akan memimpin KONI Sumbar ke depan, Porprov harus dikawal, saya sudah melakukannya sejak plt diberikan pada saya, ini untuk kepentingan prestasi atlet," tegas Hamdanus mengakhiri.(***)