Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan


SUMBARNET - Di tengah gegap gempita Piala Dunia 2026, perhatian dunia mendadak tertuju pada sebuah negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik. Bukan karena konflik politik atau krisis ekonomi, melainkan karena kejutan yang mereka ciptakan di lapangan hijau.


Cape Verde, negara yang baru menjalani debut di putaran final Piala Dunia, sukses menahan imbang salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia, Spanyol, dengan skor 0-0 pada laga Grup H di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).


Bagi banyak negara, hasil imbang mungkin terasa biasa. Namun, bagi Cape Verde, hasil tersebut layaknya sebuah kemenangan. Menahan tim peringkat atas dunia tanpa kebobolan menjadi pencapaian bersejarah yang langsung memicu euforia di tanah air mereka.


Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, sebagaimana dilansir dari detikTravel, jalan-jalan di ibu kota Praia berubah menjadi lautan manusia. Klakson kendaraan terdengar bersahutan, bendera nasional berkibar di berbagai sudut kota, sementara ribuan warga turun ke jalan merayakan hasil yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.


Suasana haru dan bangga menyelimuti kawasan fan zone di pusat kota. Salah seorang pendukung, Isa Conceicao, mengaku sulit menggambarkan perasaannya setelah menyaksikan tim nasional negaranya menahan imbang Spanyol.


"Ini momen yang sangat emosional. Sebagai negara kecil, bisa meraih hasil seperti ini melawan Spanyol adalah perasaan yang luar biasa dan tak tergantikan. Ini perasaan terbaik yang pernah ada," ujarnya.


Di tengah kerumunan, pria, wanita, hingga anak-anak menari bersama mengikuti lantunan lagu dan yel-yel khas Cape Verde. Mereka kompak meneriakkan kalimat nos ora dja txiga, ungkapan dalam bahasa Kreol Cape Verde yang berarti waktu kita telah tiba.


Ungkapan tersebut terasa sangat relevan dengan momen bersejarah yang sedang mereka rayakan.


Bukan hanya warga lokal yang terkesan. Pauline, wisatawan asal Prancis yang sedang berlibur di Cape Verde, menilai keberhasilan tim nasional negara itu tidak lepas dari semangat juang yang mereka tunjukkan sepanjang pertandingan.


"Itu saja yang penting," katanya.


"Saya kira Spanyol akan menang, tapi energi dan kecepatan Cape Verde luar biasa," timpal seorang wisatawan asal Kongo yang untuk pertama kalinya mengunjungi negara tersebut.


Pesona Cape Verde, Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Meski sepak bola menjadi olahraga paling populer di Cape Verde, negara ini sebenarnya menyimpan pesona lain yang belum banyak dikenal wisatawan dunia.


Terletak di lepas pantai Afrika Barat, Cape Verde merupakan negara kepulauan yang terdiri atas sejumlah pulau vulkanik dengan karakter alam yang beragam. Pantai berpasir putih, laut berwarna biru jernih, pegunungan, hingga lanskap vulkanik menjadi daya tarik utama negara ini.


Di Pulau Santiago, wisatawan dapat mengunjungi Praia yang menjadi pusat pemerintahan sekaligus kota terbesar di negara tersebut. Tak jauh dari sana terdapat Cidade Velha, kota kolonial bersejarah yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO dan dianggap sebagai salah satu permukiman kolonial tertua di Afrika Barat.


Sementara itu, Pulau Sal dikenal sebagai destinasi wisata paling populer. Kawasan Santa Maria Beach menawarkan hamparan pasir putih dan laut berwarna biru toska yang menjadi magnet bagi wisatawan internasional.


Bagi pencinta ketenangan, Pulau Boa Vista menawarkan suasana yang jauh lebih sepi. Pulau ini terkenal dengan pantai-pantai panjang, bukit pasir, dan panorama alam yang masih alami.


Di Pulau Fogo, wisatawan dapat menjelajahi Gunung Pico do Fogo, gunung berapi aktif yang menjadi ikon negara tersebut. Lanskap lava hitam yang kontras dengan desa-desa kecil di sekitarnya menciptakan pemandangan yang dramatis dan unik.


Sementara itu, Pulau São Vicente menjadi pusat seni dan budaya Cape Verde. Kota Mindelo dikenal sebagai rumah bagi musik tradisional morna, kehidupan malam yang semarak, serta berbagai festival budaya yang berlangsung sepanjang tahun.


Bagi pencinta petualangan alam, Serra Malagueta National Park menawarkan jalur trekking dengan panorama lembah, pegunungan, dan vegetasi hijau yang berbeda dari citra Cape Verde sebagai negara kepulauan yang kering.


Perjalanan Panjang dari Indonesia

Bagi wisatawan Indonesia, Cape Verde memang bukan destinasi yang mudah dijangkau. Hingga saat ini belum tersedia penerbangan langsung menuju negara tersebut.


Umumnya, perjalanan dilakukan melalui transit di kota-kota besar seperti Doha, Dubai, Lisbon, atau Amsterdam sebelum melanjutkan penerbangan menuju Cape Verde.


Pintu masuk utama wisatawan internasional biasanya melalui Bandara Internasional Amílcar Cabral yang berada di Pulau Sal. Total waktu perjalanan dari Indonesia dapat mencapai 20 hingga 30 jam, tergantung rute dan durasi transit.


Untuk urusan dokumen perjalanan, wisatawan Indonesia umumnya memerlukan registrasi perjalanan atau visa elektronik sebelum kedatangan. Karena kebijakan keimigrasian dapat berubah sewaktu-waktu, calon pelancong disarankan untuk selalu memeriksa informasi terbaru melalui sumber resmi sebelum melakukan perjalanan.


Kini, berkat kejutan yang mereka ciptakan di Piala Dunia 2026, Cape Verde tidak hanya dikenal sebagai negara kepulauan eksotis di Atlantik. Untuk sesaat, negara kecil berpenduduk kurang dari satu juta jiwa itu berhasil mencuri perhatian dunia dan membuktikan bahwa dalam sepak bola, ukuran negara bukanlah segalanya.


Sc : detik



SUMBARNET - Tanjung Verde mendadak jadi buah bibir setelah sukses menahan Spanyol dalam laga semalam fase Grup H. Ternyata, selain tangguh di lapangan hijau, negara kepulauan di lepas pantai Afrika itu memiliki pesona wisata yang luar biasa.

Tanjung Verde atau yang secara resmi dikenal sebagai Cabo Verde atau Cape Verde adalah negara kepulauan yang terletak di Samudra Atlantik Tengah. Negara itu memiliki total populasi sekitar 600 ribu penduduk.


Memiliki perpaduan budaya Afrika dan Portugal, negara ini juga memiliki pemandangan alam yang indah, mulai dari gunung berapi yang megah hingga pantai berpasir putih yang tenang.


Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (16/6/2026), berikut tujuh fakta menarik tentang Tanjung Verde.


7 Fakta Cape Verde:

1. Negara Kepulauan Punya 10 Pulau, Luasnya Lebih Kecil dari Bali

Tanjung Verde terdiri dari 10 pulau utama dan beberapa pulau kecil yang terbentuk dari aktivitas vulkanik. Pulau-pulau tersebut terbagi menjadi dua kelompok yakni Barlavento (pulau angin utara) dan Sotavento (pulau angin selatan).


Secara keseluruhan, negara itu lebih kecil ketimbang Provinsi Bali. Pulau Dewata memiliki total luas wilayah sekitar 5.780 km², sedangkan Cape Verde memiliki luas sekitar 4.033 km². Artinya, wilayah Bali sekitar 1,4 kali lipat lebih luas dibandingkan dengan total daratan Cape Verde.


Di Indonesia, kawasan dengan luas 4.000-an km² itu setara dengan kebanyakan kabupaten. Contoh yang paling mendekati di Pulau Jawa adalah Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat yang memiliki luas sekitar 4.146 km².


2. Bekas Koloni Portugis

Sebelum memperoleh kemerdekaan pada 1975, Tanjung Verde merupakan wilayah koloni Portugal selama ratusan tahun. Karena latar belakang itu, bahasa Portugis menjadi bahasa resmi negara tersebut, meskipun bahasa Kreol Cabo Verde tetap digunakan luas oleh penduduk.


3. Rumah bagi Gunung Berapi Aktif


Salah satu ikon wisata Tanjung Verde adalah Pico do Fogo di Pulau Fogo. Ini merupakan gunung berapi aktif sekaligus titik tertinggi di negara tersebut, dengan ketinggian hingga 2.829 meter di atas permukaan laut.


4. Desa Unik di Tengah Kaldera

Di dalam kaldera Gunung Pico do Fogo itu terdapat desa kecil bernama Cha das Caldeiras. Di sana, kurang lebih dihuni sekitar 700 penduduk dengan mayoritas penduduknya bertani anggur.


5. Danau Garam Pedra de Lume


Berada di Pulau Sal, tambang garam yang bernama Pedra de Lume ini merupakan kawah vulkanik, air laut menguap menjadi garam. Menjadikan area ini salah satu daya tarik wisata yang ada di Tanjung Verde.


6. Wilayah Penting untuk Konservasi Penyu

Tanjung Verde adalah lokasi bersarang terpenting ketiga di dunia bagi penyu tempayan (Loggerhead turtles), tepatnya di Pulau Boavista dan Sal. Sekitar 90% penyu tempayan bertelur di Tanjung Verde bertelur di Pulau Boa Vista.


7. Kota Tua Penyandang Predikat Warisan Dunia UNESCO

Kota Cidade Velha merupakan kota yang berada di Pulau Santiago dan telah ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO pada 2009. Kota ini menjadi saksi sejarah perkembangan Tanjung Verde, dengan salah satu peninggalannya adalah Fortaleza Real de Sao Filipe (Benteng Kerajaan Sao Filipe).


Sc : detik



SUMBARNET - Perjalanan Cape Verde di ajang Piala Dunia menyita perhatian banyak orang setelah memberikan perlawanan sengit saat melawan Argentina di babak 32 besar. Di balik penampilan impresif tersebut, negara kepulauan di lepas pantai Afrika barat itu menyimpan beragam cerita menarik lainnya.


Cape Verde atau Cabo Verde, yang secara resmi Republik Cabo Verde, adalah negara kepulauan di Samudra Atlantik tengah. Beribu kota Praia, negara ini merupakan bagian dari ekoregion Macaronesia, bersama dengan Azores, Kepulauan Canary, Madeira, dan Kepulauan Savage.


Dikutip dari situs Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Kepulauan Tanjung Verde terletak di tengah Samudra Atlantik, sekitar 450 kilometer (sekitar 300 mil) dari pantai barat Afrika. Kepulauan ini terdiri atas 10 pulau dan 5 pulau kecil, yang terbagi menjadi kelompok sisi angin (Barlavento) dan sisi terlindung angin (Sotavento).


Pulau-pulau utama di kelompok Barlavento adalah Santo Antóo, São Vicente, Santa Luzia, São Nicolau, Sal, dan Boa Vista. Sedangkan pulau-pulau di kelompok Sotavento meliputi Maio, Santiago, Fogo, dan Brava. Semua pulau yang lebih besar kecuali Santa Luzia dihuni.


Tiga pulau, Sal, Boa Vista, dan Maio, umumnya datar dan sangat kering. Pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1.280 meter (4.200 kaki) ditemukan di Santiago, Fogo, Santo Antóo, dan São Nicolau.


Curah hujan tidak teratur, kepulauan ini mengalami kekeringan berkala dan akibatnya kekurangan pangan. Curah hujan rata-rata per tahun di Praia adalah 24 sentimeter (9,5 inci). Selama musim dingin, badai yang bertiup dari Sahara terkadang membuat langit berawan, tetapi hari-hari cerah adalah hal yang biasa sepanjang tahun.


Penduduk Cape Verde


Kepulauan Tanjung Verde tidak berpenghuni hingga bangsa Portugis menemukan pulau-pulau tersebut pada tahun 1456. Orang Afrika dibawa ke pulau-pulau tersebut untuk bekerja di perkebunan Portugis. Akibatnya, penduduk Tanjung Verde memiliki campuran keturunan Afrika dan Eropa.


Pengaruh budaya Afrika paling terasa di pulau Santiago, tempat separuh penduduk tinggal. Curah hujan yang jarang dan sedikitnya sumber daya alam secara historis telah mendorong penduduk Tanjung Verde untuk beremigrasi.


Diperkirakan bahwa dari lebih dari 1 juta individu keturunan Tanjung Verde, kurang dari setengahnya benar-benar tinggal di pulau-pulau tersebut. Komunitas diaspora Tanjung Verde tersebar di Amerika Serikat, Portugal, Belanda, Italia, Prancis, dan Senegal.


Bahasa resmi adalah Portugis, tetapi sebagian besar penduduk Tanjung Verde juga berbicara dialek Kreol, Krioulo, yang berbasis pada bahasa Portugis kuno tetapi dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Afrika dan Eropa. Tanjung Verde memiliki tradisi sastra dan musik Kreol yang kaya.


Sejarah Cape Verde
Pada tahun 1462, para pemukim Portugis tiba di Santiago dan mendirikan Ribeira Grande (sekarang Cidade Velha), kota pemukiman permanen Eropa pertama di daerah tropis. Pada abad ke-16, kepulauan ini makmur berkat perdagangan budak transatlantik.


Setelah serangan Prancis pada tahun 1712, kota ini mengalami penurunan pentingnya dibandingkan dengan Praia, yang menjadi ibu kota pada tahun 1770.


Dengan menurunnya perdagangan budak, kemakmuran awal Tanjung Verde perlahan lenyap. Namun, posisi kepulauan tersebut di jalur pelayaran Atlantik tengah menjadikan Tanjung Verde lokasi yang ideal untuk memasok kembali kapal-kapal. Karena pelabuhannya yang sangat baik, Mindelo (di pulau São Vicente) menjadi pusat perdagangan penting selama abad ke-19.


Portugal mengubah status Tanjung Verde dari koloni menjadi provinsi seberang laut pada tahun 1951 dalam upaya untuk meredam nasionalisme yang berkembang. Meskipun demikian, pada tahun 1956, Amilcar Cabral, seorang warga Tanjung Verde, dan sekelompok warga Tanjung Verde dan Guinea-Bissau mendirikan (di Guinea-Bissau) Partai Afrika untuk Kemerdekaan Guinea-Bissau dan Tanjung Verde atau the African Party for the Independence of Guinea-Bissau and Cape Verde (PAIGC) secara diam-diam, yang menuntut perbaikan kondisi ekonomi, sosial, dan politik di Tanjung Verde dan Guinea Portugis dan menjadi dasar gerakan kemerdekaan kedua negara tersebut.


Pada tahun 1972, PAIGC menguasai sebagian besar Guinea Portugis meskipun ada kehadiran pasukan Portugis. Organisasi ini tidak berupaya mengganggu kendali Portugis di Tanjung Verde. Namun, setelah revolusi April 1974 di Portugal, PAIGC menjadi gerakan politik yang aktif di Tanjung Verde.


Pada Desember 1974, PAIGC dan Portugal menandatangani perjanjian yang mengatur pemerintahan transisi yang terdiri dari warga Portugal dan warga Tanjung Verde. Pada 30 Juni 1975, warga Tanjung Verde memilih Majelis Nasional, yang menerima instrumen kemerdekaan dari Portugal pada 5 Juli 1975.


Segera setelah kudeta November 1980 di Guinea-Bissau (Guinea Portugis mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1973 dan diberikan kemerdekaan de jure pada tahun 1974), hubungan antara kedua negara menjadi tegang. Tanjung Verde meninggalkan harapannya untuk bersatu dengan Guinea-Bissau dan membentuk Partai Afrika untuk Kemerdekaan Tanjung Verde atau the African Party for the Independence of Cape Verde (PAICV).


Masalah-masalah tersebut sejak itu telah diselesaikan, dan hubungan antara kedua negara membaik. PAICV dan pendahulunya mendirikan sistem satu partai dan memerintah Tanjung Verde sejak kemerdekaan hingga tahun 1990.


Pemerintahan Cape Verde
Konstitusi Tanjung Verde yang diadopsi pada tahun 1980 dan mengalami beberapa kali amandemen menjadi dasar pemerintahan. Perdana Menteri adalah kepala pemerintahan dan dengan demikian mengusulkan menteri dan sekretaris negara lainnya.


Anggota Majelis Nasional dipilih melalui pemilihan umum untuk masa jabatan 5 tahun. Perdana Menteri dinominasikan oleh Majelis Nasional dan diangkat oleh Presiden. Presiden adalah kepala negara dan dipilih melalui pemilihan umum untuk masa jabatan 5 tahun.


Sistem peradilan terdiri dari Mahkamah Agung, yang anggotanya diangkat oleh Presiden, Majelis Nasional, dan Dewan Kehakiman, serta pengadilan daerah. Pengadilan-pengadilan terpisah menangani kasus perdata, konstitusional, dan pidana. Banding diajukan ke Mahkamah Agung.

Sc : detik



SUMBARNET - Spanyol menang telak dengan skor akhir 3-0 atas Austria dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium.


Mikel Oyarzabal memecah kebuntuan pada menit ke-36 memanfaatkan umpan silang matang dari Marc Cucurella.


Pedro Porro menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-66 lewat sundulan terarah dari assist Alex Baena.


Mikel Oyarzabal mencetak gol keduanya pada menit ke-88 untuk menutup kemenangan mutlak Spanyol menjadi 3-0.


FT :  🇪🇸 Spanyol 3 - 0 Austria 🇦🇹

M. Oyarzabal 36', 89'

P. Porro 66'. (**)

 


Oleh: Shamsul Iskandar Mohd Akin


(Mantan Kepala Staf Politik Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia dan Anggota Parlemen Malaysia 2013–2022).


Dalam politik, kemenangan besar sering kali menciptakan sebuah ilusi yang berbahaya. Ilusi bahwa mandat yang besar akan menjamin kelangsungan kekuasaan untuk jangka waktu yang panjang. Padahal, sejarah politik dunia justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Mandat besar dapat hilang dengan cepat ketika sebuah pemerintahan gagal mengelola harapan rakyat yang semakin tinggi.


Apa yang terjadi pada Keir Starmer dan Partai Buruh di Inggris patut menjadi bahan renungan. Pada tahun 2024, Starmer memimpin Partai Buruh meraih kemenangan besar yang mengakhiri lebih dari satu dekade pemerintahan Partai Konservatif. Ia dipandang sebagai simbol perubahan dan harapan baru bagi rakyat Inggris yang telah lelah menghadapi ketidakpastian politik dan tekanan ekonomi.


Namun tidak lama kemudian, dukungan terhadap dirinya mulai merosot. Kemenangan besar yang dianggap sebagai awal dari era baru akhirnya berubah menjadi beban politik yang sulit dipikul.


Di sinilah saya teringat pesan almarhum Mohammad Natsir. Beliau pernah mengingatkan bahwa banyak pejuang berhenti mendayung ketika merasa dirinya sudah hampir sampai ke pantai. Padahal kenyataannya mereka masih berada di tengah arus. Ketika dayungan berhenti, arus akan membawa mereka ke arah yang tidak pernah diduga.


Inilah sesungguhnya pelajaran terbesar dari kisah Keir Starmer.


Memenangkan pemilu dan mengelola negara adalah dua hal yang berbeda.


Ketika menjadi oposisi, Partai Buruh berhasil meyakinkan rakyat bahwa pemerintahan Konservatif harus diganti. Namun ketika kekuasaan berada di tangan mereka, rakyat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih besar.


Bukan lagi siapa yang harus disingkirkan, tetapi ke mana negara ini akan dibawa.


Banyak pemilih melihat pemerintahan Starmer sebagai pemerintahan yang efisien, tetapi gagal menawarkan gambaran yang jelas tentang masa depan Inggris. Mereka melihat pengelolaan yang baik, tetapi tidak melihat inspirasi. Mereka melihat administrasi yang tertata, tetapi tidak merasakan harapan.


Di sinilah letak tantangan yang dihadapi oleh hampir semua gerakan perubahan di dunia. Sebuah gerakan bisa menang karena berhasil menunjukkan kelemahan pemerintahan sebelumnya. Namun untuk mempertahankan dukungan rakyat, mereka harus mampu menawarkan visi yang lebih besar tentang masa depan.


Rakyat pada akhirnya tidak hanya memilih perubahan. Mereka memilih harapan.


Pelajaran kedua adalah bahwa harapan rakyat selalu bergerak lebih cepat daripada hasil kebijakan pemerintah.


Starmer mewarisi ekonomi yang lemah, utang yang tinggi, dan biaya hidup yang membebani rakyat. Banyak persoalan itu bukan berasal darinya. Namun rakyat jarang membedakan antara masalah yang diwarisi dan masalah yang gagal diselesaikan.


Ukuran rakyat sebenarnya sangat sederhana.


Apakah kehidupan mereka menjadi lebih baik?


Jika jawabannya belum jelas, maka kekecewaan akan mulai muncul.


Fenomena ini terjadi hampir di semua negara demokrasi. Reformasi ekonomi, pembaruan institusi, dan perbaikan tata kelola membutuhkan waktu yang panjang. Namun rakyat menilai berdasarkan pengalaman hidup sehari-hari. Harga kebutuhan pokok, kesempatan kerja, pendapatan keluarga, dan biaya hidup akan selalu menjadi ukuran utama keberhasilan sebuah pemerintahan.


Karena itu, pemerintah bukan hanya harus melaksanakan kebijakan yang tepat, tetapi juga harus terus menjelaskan mengapa kebijakan tersebut diperlukan dan bagaimana manfaatnya akan dirasakan oleh rakyat.


Pelajaran ketiga adalah pentingnya menguasai narasi politik.


Dalam banyak situasi, pemerintahan Starmer terlihat lebih banyak bereaksi terhadap isu yang diangkat lawan politik dibandingkan membentuk agenda politiknya sendiri. Akibatnya, pihak oposisi berhasil menempatkan diri sebagai suara kemarahan rakyat, sementara pemerintah terlihat terus-menerus berada dalam posisi bertahan.


Dalam politik modern, fakta saja tidak cukup.


Fakta membutuhkan narasi.


Rakyat tidak mengingat angka. Rakyat mengingat cerita yang memberikan makna terhadap angka tersebut.


Sebuah pemerintahan bisa saja mencatat pertumbuhan ekonomi yang baik, peningkatan investasi, atau keberhasilan berbagai program pembangunan. Namun jika keberhasilan tersebut gagal diterjemahkan ke dalam bahasa yang dipahami rakyat, maka manfaat politiknya akan sangat terbatas.


Pelajaran keempat adalah pentingnya persatuan dan disiplin organisasi.


Salah satu faktor yang mempercepat kemerosotan Starmer adalah konflik internal yang semakin terbuka di dalam Partai Buruh. Perbedaan pandangan yang tidak dikelola dengan baik akhirnya menciptakan persepsi bahwa pemerintah kehilangan kendali atas timnya sendiri.


Rakyat memahami bahwa perbedaan pandangan pasti ada dalam setiap organisasi politik. Namun rakyat tidak menyukai perpecahan yang dipertontonkan secara terbuka.


Sering kali sebuah pemerintahan tidak jatuh karena serangan lawan politik. Sebaliknya, ia melemah karena kehilangan kesatuan di dalam dirinya sendiri.


Terakhir, kejatuhan Starmer menunjukkan bahwa kompetensi saja tidak cukup dalam politik.


Ia dikenal sebagai pemimpin yang serius dan berwibawa. Namun banyak pemilih gagal melihat cita-cita besar yang diperjuangkannya. Mereka melihat seorang administrator yang baik, tetapi tidak merasakan hubungan emosional yang kuat dengan kepemimpinannya.


Di sinilah relevansi pesan lain dari Mohammad Natsir. Setelah memasuki fase baru perjuangan, tugas yang sesungguhnya bukan sekadar mengelola kemenangan, tetapi membangun masyarakat. Kekuasaan hanyalah alat. Tujuannya adalah menghadirkan perubahan yang dirasakan rakyat dan menjaga keyakinan mereka terhadap cita-cita yang diperjuangkan.


Kisah Keir Starmer bukan sekadar kisah jatuhnya seorang Perdana Menteri Inggris. Ini adalah pengingat bagi semua gerakan politik bahwa kemenangan pemilu bukanlah garis akhir.


Kemenangan hanyalah awal dari ujian yang sesungguhnya.


Rakyat dapat memberikan mandat karena mereka menginginkan perubahan. Namun mereka hanya akan memperbarui mandat itu apabila melihat bahwa perubahan tersebut benar-benar membawa masa depan yang lebih baik.


Dalam bahasa Pak Natsir, kita belum sampai ke pantai. Karena itu, jangan berhenti mendayung. Sebab dalam politik, saat seseorang merasa perjuangannya telah selesai, pada saat itulah kemunduran sering kali dimulai. (*)



SUMBARNET - Pada tiket dan jadwal resmi Piala Dunia 2026, pertandingan yang berlangsung di Stadion Los Angeles adalah laga antara Iran melawan Selandia Baru. Namun, di tribun penonton dan di luar stadion, lawan paling vokal bagi Iran bukanlah timnas Selandia Baru—melainkan warga mereka sendiri.


Berulang kali, para pejabat tim Iran menyatakan bahwa mereka ingin sepak bola menjadi pemersatu bangsa. Namun, atmosfer yang terasa dalam laga fase grup Piala Dunia ini sama sekali jauh dari kata bersatu.


Di luar Stadion Los Angeles, ketegangan politik begitu terasa. Ratusan bendera Iran berkibar, dan yang paling mencolok adalah bendera era pra-Revolusi 1979 yang menampilkan lambang Singa dan Matahari.


Bagi banyak warga Iran-Amerika, bendera tersebut telah menjadi simbol perlawanan terhadap rezim di Teheran.


Namun, para pemain menolak anggapan tersebut.


Sebelum pertandingan, striker Mehdi Taremi menyatakan bahwa timnya bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri, dan mereka tidak ikut campur dalam urusan politik.


Beberapa suporter yang berjalan masuk ke stadion pun sepakat dengan pernyataannya.


Meski ada ketegangan antara negara asal dan negara barunya, Mostafa, seorang warga Iran-Amerika, percaya bahwa sepak bola seharusnya menyatukan orang-orang.


"Sepak bola adalah tentang persahabatan, hubungan budaya, dan tentang bagaimana kita mengesampingkan politik," tambahnya sembari melangkah masuk ke dalam stadion.


Sc : BBC Indonesia



SUMBARNET - Prancis memiliki banyak penyerang luar biasa selama bertahun-tahun. Namun tidak ada yang lebih baik—setidaknya dalam hal mencetak gol—daripada Kylian Mbappe.


Penyerang Real Madrid itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis setelah membukukan gol ke-58 untuk Les Bleus pada laga pembuka Piala Dunia melawan Senegal, di usia 27 tahun.


"Dia masih bisa bermain setidaknya satu Piala Dunia lagi setelah ini dan Piala Eropa, jadi dia mungkin akan menjadi pemain terbaik yang pernah kami miliki," kata seorang pengamat sepak bola Prancis kepada BBC Sport.


Yang mungkin sebagian orang tidak ketahui adalah Mbappe dan seluruh keluarganya selalu memiliki tujuan agar sang penyerang mencapai puncak sepak bola dunia. 


Maka lahirlah 'Proyek Mbappe'. 


Sc : BBC News Indonesia

 


NARATHIWAT, THAILAND - Selain di ikuti delegasi pelajar dari Indonesia, iven penyelenggaraan Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara di Universitas Sultan Zainal (UnisZA) dan Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik di Universitas Malaysia Terengganu (UMT) Malaysia Agustus dan September mendatang, juga diikuti 8 sekolah unggulan dari Provinsi Narathiwat, Thailand.


Kedelapan sekolah itu adalah Sekolah Sasnupatam Pattani, Sekolah Darul Ulum Pattani, Sekolah Somboonsasna Pattani, Sekolah Songsermsart Pattani, Sekolah Samakhisart Pattani, Sekolah Darussalam Narathiwat. Sekolah Seusasart Narathiwat, dan  Sekolah Thamislam Yala.


Informasi terbaru dari Thailand ini mengemuka setelah pertemuan Presiden Asosiasi Homestay Teluk Ketapang Terengganu Hj.Azmi bin Abdul Azis dengan para kepala sekolah unggulan boarding school di Thailand Selatan beberapa hari lalu, (9/6/2026).


Pertemuan itu melibatkan Wakil Kepala Jaringan Sekolah Pintar Thailand Selatan Dr.Ibraheng Saleh

Kepala Sekolah Darussalam Dr. NurIhsan, Dr. Muhammadhusnee, serta para kepala sekolah unggulan lainnya.


Selain rencana partisipasi iven Edu - Wisata tersebut,  pertemuan tahun ketiga tersebut menyepakati dukungan sekolah-sekolah Islam untuk terus melakukan peningkatan persaudaraan dan budaya Islam serta Edu-Pariwisata.


Delapan kepala jaringan sekolah unggulan itu setuju mengirim 70 guru dan siswa untuk program Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara di UniSZA dan Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik di UMT Terengganu.


Kepala Jaringan Sekolah Islam Unggul  Thailand Selatan berharap acara Olimpiade ini dapat menyatukan tiga negara tetangga yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand.


Narathiwat adalah provinsi paling selatan di Thailand, berbatasan langsung dengan negara bagian Kelantan, Malaysia. Wilayah ini berjarak sekitar 1.150 km dari Bangkok dan terkenal dengan penduduknya yang mayoritas berbahasa Melayu dan beragama Islam.


Narathiwat terletak di pesisir timur Semenanjung Malaya, berbatasan dengan provinsi Yala dan Pattani di Thailand.Kota perbatasan utamanya adalah Sungai Kolok (Amphoe Su-ngai Golok), yang menjadi pusat ekonomi dan jalur lintasan utama menuju Malaysia.


Populasi penduduknya  merupakan bagian dari wilayah "Deep South" Thailand dengan mayoritas masyarakatnya  merupakan etnis Melayu dan menggunakan bahasa Melayu dialek setempat  sering disebut Melayu Pattani atau Yawi


Daerah ini bisa ditempuh  melalui perjalanan  udara melalui Bandara Narathiwat dengan penerbangan langsung dari Bangkok, serta jalur darat dengan kereta api selatan yang  Terdapat yang berakhir di Sungai Golok.


Sedangkan kalau dari Terengganu ke Narathiwat, Thailand Selatan berjarak  sekitar 247 kilometer dengan waktu tempuh perjalanan menggunakan mobil sekitar 5 jam dan tergantung  kelancaran lalu lintas dan antrean di gerbang perbatasan imigrasi Bukit Berapit dan Ban Buketa atau Rantau Panjang Malaysia - Thailand.(*)

 


‎Adrian Tuswandi

‎Wartawan Senior dan Pemerhati Sepak Bola

‎Opini

Piala Dunia 2026 langsung menyajikan kejutan terbesarnya di pertandingan pembuka Grup H. Tanjung Verde, negara kepulauan kecil dengan populasi kurang dari 530.000 jiwa, yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Piala Dunia, berhasil menahan imbang raksasa sepak bola Spanyol, juara dunia 2010 dan peringkat 2 dunia, dengan skor 0-0 yang menakjubkan . Ini bukan sekadar hasil imbang; ini adalah salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

‎Spanyol, yang datang sebagai salah satu favorit juara, mendominasi penuh pertandingan dengan 74% penguasaan bola dan melepaskan 27 tembakan, namun gagal mencetak gol . Statistik ini menjadi catatan buruk bagi Spanyol, menyamai rekor mereka sendiri sejak 1966 untuk jumlah tembakan terbanyak dalam pertandingan Piala Dunia tanpa menghasilkan gol.

‎Pahlawan kemenangan Tanjung Verde adalah kiper veteran mereka yang berusia 40 tahun, Vozinha. Dengan 7 penyelamatan gemilang, termasuk beberapa penyelamatan krusial di akhir babak pertama, ia menjadi tembok kokoh yang menggagalkan semua usaha Spanyol. 

‎Vozinha bukan hanya pahlawan di lapangan, tetapi juga fenomena media sosial pengikut Instagramnya melonjak dari 20.000 menjadi lebih dari 2 juta hanya dalam beberapa jam setelah pertandingan. Penampilannya membuat para penggemar dan komentator, termasuk Lee Dixon dari ITV, terharu hingga menangis . Bek Tanjung Verde juga luar biasa, mencatatkan 45 sapuan untuk mengamankan area pertahanan mereka.

‎Pertandingan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta ini disaksikan oleh 67.640 penonton . Meskipun mayoritas penonton mendukung Spanyol, sorak-sorai paling meriah justru datang dari suporter Tanjung Verde yang hadir.

‎Mereka merayakan setiap penyelamatan Vozinha seolah-olah itu adalah gol, dan euforia meledak setelah peluit panjang dibunyikan. Para pemain berlari ke arah pendukung mereka untuk merayakan momen bersejarah ini, dan perayaan berlanjut di lorong-lorong stadion dengan nyanyian dan tarian.

‎Ini bukan sekadar hasil imbang; ini adalah pernyataan bahwa dalam sepak bola, semangat dan ketahanan bisa mengalahkan segalanya. (**)



SUMBARNET - Air mata mengalir pada wajah pemain berusia 40 tahun itu setelah timnya bermain imbang 0-0 melawan favorit juara Piala Dunia, Spanyol.


Tribun stadion bergemuruh oleh teriakan ribuan pendukung Tanjung Verde, yang menyemangati tim mereka tanpa henti selama 90 menit. Mereka merayakan hasil imbang itu dengan berpelukan dan menari.


Di lapangan, para pemain berlari saling mendekat dalam kegembiraan. Bahkan penonton yang tidak memihak Tanjung Verde ataupun Spanyol turut terbawa suasana. Saat pertandingan usai, banyak dari mereka ikut merayakan.


Melawan Spanyol yang notabene merupakan juara Eropa, kiper veteran Vozinha menampilkan performa terbaik sepanjang hidupnya. Dia berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan sehingga menuai hasil paling bersejarah dalam sejarah sepakbola negaranya. (**)

 


PATTANI, THAILAND - Dr.Charieft Sueni, Direktur Dinas Pendidikan Pattani, Thailand Selatan mengkonfirmasi keikutsertaannya dengan mengirim 96 delegasi pelajar ke ajang Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara dan Lokakarya Pariwisata Berkelanjutan di Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) tanggal 17 hingga 20 Agustus 2026 mendatang.


Sementara dari Indonesia untuk sementara tercatat mengirimkan delegasi sebanyak 24 pelajar dari Singkep, Tanjung Pinang, dan Kabupaten Lingga, ditambah 11 peninjau kepala sekolah dari

SMP Top Kids Islamic School, Kepala Sekolah SDIT Top Kids Sukaraja, dan SMA Top High School Sukaraja Jawa Tengah.


Negara lain ikut berkontribusi dalam kompetisi tersebut juga Kamboja dengan jumlah delegasi 8 orang, Malaysia dengan peserta tingkat Sekolah Dasar 40 siswa, tingkat SMP 100 siswa, dan tingkat SMA

100 siswa.


Hal itu disampaikan Presiden Asosiasi Homestay Teluk Ketapang, Azmi bin Abdul Aziz salahsatu penyelenggara iven pendidikan dan pariwisata  internasional tersebut. Dia memaparkan hasil pertemuannya dengan pihak Dinas Pendidikan Pattani, Thailand Selatan, Senin (8/6/2026) lalu.

 

Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Dinas Pendidikan Daerah Pattani, Dr. Charieft Sueni dan juga dihadiri oleh seluruh wakil direktur, enam kepala sektor, lima Pengawas Pendidikan, dan pihaknya dari Sekretariat Asosiasi Homestay Teluk Ketapang.


Dalam pertemuan dan diskusi berfokus pada implementasi tiga program utama berbasis Ekowisata dan Edu-Pariwisata yang akan diadakan di Lembah Pendidikan Kuala Nerus, Terengganu tahun ini.


Di antara program yang dibahas adalah KTT Pemimpin Muda Islam IMT-GT yang akan diadakan di Homestay Teluk Ketapang dari tanggal 2 hingga 5 Agustus yang melibatkan siswa kelas enam dan mahasiswa dari tiga negara.


Selain itu, Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara dan Lokakarya Pariwisata Berkelanjutan dijadwalkan akan diadakan di Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) mulai 17 hingga 20 Agustus dengan partisipasi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dari kawasan Asia Tenggara.


Sementara, Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik dan Lokakarya SDGs akan diselenggarakan di Universitas Malaysia Terengganu (UMT) mulai 7 hingga 10 September untuk mempertemukan siswa sekolah menengah atas dari berbagai negara.


Dalam pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan Daerah Pattani juga menyatakan persetujuan untuk mengirim guru dan siswa untuk berpartisipasi dalam ketiga program tersebut sebagai upaya untuk memperkuat kerja sama pendidikan dan mempererat persaudaraan Islam antara kedua pihak.


Kerja sama strategis ini dipandang mampu memperkuat sektor pendidikan, pariwisata, dan pertukaran budaya, selain mendukung kampanye Visit Malaysia Year 2026/2027 dan Visit Terengganu Year 2027 melalui program Edu-Pariwisata dan Ekowisata.(*)



SUMBARNET - Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menggunakan format baru yang sangat berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Jumlah peserta bertambah dari 32 tim menjadi 48 tim, yang otomatis membuat bagan dan fase gugur menjadi lebih panjang.


Berikut adalah penjelasan lengkap alur bagan pertandingan Piala Dunia 2026 dari fase grup sampai ke final:


1. Fase Grup (12 Grup)

Seluruh 48 tim yang lolos dibagi ke dalam 12 grup (Grup A sampai Grup L), di mana masing-masing grup berisi 4 tim.

Setiap tim bermain sebanyak 3 kali di fase grup.

Sistem kelolosan untuk masuk ke bagan fase gugur:

12 Juara Grup otomatis lolos.

12 Runner-up Grup otomatis lolos.

8 Peringkat Tiga Terbaik dari seluruh grup diambil untuk melengkapi kuota.

Total tim yang masuk ke bagan fase gugur adalah 32 tim.


2. Struktur Bagan Fase Gugur (Knockout Stage)

Karena jumlah tim yang lolos sebanyak 32 negara, babak gugur dimulai dari Babak 32 Besar, bukan 16 Besar seperti dulu. Jika tim kalah di fase ini, mereka langsung angkat koper.

Babak 32 Besar (Round of 32)

29 Juni – 4 Juli 2026

Di babak ini, para juara grup dan runner-up akan dipasangkan dengan tim runner-up lain atau peringkat ketiga terbaik berdasarkan regulasi bagan FIFA. Sebanyak 32 tim bertanding dalam 16 pertandingan knockout.

Babak 16 Besar (Round of 16)

5 – 8 Juli 2026

Pemenang dari babak 32 besar (16 tim) akan saling berhadapan di babak ini. Tersisa 8 pertandingan untuk menentukan siapa yang layak masuk ke perempat final.


Perempat Final (Quarter-finals)

10 – 12 Juli 2026

Babak 8 besar. Ketegangan semakin tinggi karena tim-tim besar biasanya sudah mulai saling bentrok di fase ini untuk memperebutkan 4 tiket semifinal.


Semifinal

15 – 16 Juli 2026

4 tim terbaik dunia akan bertarung di babak ini. Dua tim yang menang akan melaju ke partai puncak, sementara dua tim yang kalah akan bermain di Perebutan Tempat Ketiga pada 18 Juli 2026.


Final

19 Juli 2026

Partai puncak untuk menentukan juara dunia sejati yang akan digelar di MetLife Stadium (New York New Jersey Stadium).


 Fakta Menarik Format Baru: Dengan adanya babak 32 besar, total pertandingan meningkat tajam dari 64 pertandingan menjadi 104 pertandingan. Namun, tim yang berhasil melaju hingga ke final akan bermain sebanyak 8 kali (3 kali di fase grup, 5 kali di babak gugur), bertambah 1 pertandingan dibanding format lama yang hanya 7 kali main. (**)

 


Piala Dunia 2026, yang menampilkan 48 tim, akan resmi dimulai pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026. Total ada 104 petandingan akan berlangsung di tiga negara tuan rumah bersama yakni Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada. 


Berikut adalah jadwal lengkap untuk seluruh  pertandingan piala dunia 2026, sejak babak penyisihan grup hingga final.











Di Indonesia, tayangan siaran langsung pertandingan Piala Dunia akan disiarkan oleh TVRI, sebagai pemegang hak siar.


Babak penyisihan grup akan dimainkan secara terus menerus dengan kepadatan pertandingan yang tinggi. Pertandingan pembuka akan mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan pada pukul 02.00 WIB tanggal 12 Juni 2026. (**)

 


TERENGGANU — Pemerintah Terengganu, Malaysia, terus mematangkan persiapan menjelang penyelenggaraan Kejuaraan Olimpiade Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan Workshop Pariwisata Berkelanjutan Asia Tenggara dan Asia Pasifik 2026 yang akan digelar pada Oktober mendatang.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Visit Malaysia Year 2026 sekaligus memperkuat sektor edu-pariwisata di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik.


Selain agenda utama tersebut, panitia juga akan menyelenggarakan Young IMT-GT Islamic Scholar Summit pada 2–6 Agustus 2026 di Fakultas Pengajian dan Pendidikan Islam serta Sains Sosial (FPEPS) Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Kegiatan itu akan diikuti sekitar 100 siswa kelas 6 dan mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand melalui kerja sama dengan Institut Agama Islam Makassar, Indonesia.


Berbagai rapat koordinasi telah dilakukan guna mematangkan pelaksanaan kegiatan. Rapat persiapan terakhir dipimpin Wakil Direktur Pendidikan Terengganu, Haji Nazli Muda, dan dihadiri Dato Indera Wan Ahmad Samir Wan Mohd Noor selaku Focal Person Provinsi Terengganu, Ketua Hubungan Putri Islam Terengganu, serta Ketua Panitia Homestay Teluk Ketapang, Asmi bin Abdul Aziz.


Berdasarkan informasi resmi yang diperoleh dari Terengganu, Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara dan Lokakarya Pariwisata Berkelanjutan untuk siswa SD dan SMP akan digelar pada 17–20 Agustus 2026 di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA). Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 450 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa.


Sementara itu, Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik dan Lokakarya Pariwisata Berkelanjutan bagi pelajar setingkat SMA dijadwalkan berlangsung pada 7–10 September 2026 di Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Sebanyak 500 peserta dari lima negara ASEAN dan 10 negara Asia Pasifik diperkirakan hadir.


Peserta berasal dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Taiwan, Nepal, Pakistan, India, Sri Lanka, Maladewa, Bangladesh, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Thailand Selatan.


Haji Nazli Muda menyampaikan apresiasi kepada Pacific Asia Travel Association (PATA) Cabang Malaysia yang telah membantu menyampaikan undangan kepada 15 negara Asia Pasifik.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada sejumlah lembaga pendukung, seperti REAL EDU Indonesia Consultants, Education Malaysia Global Services (EMGS), UniSZA Basic Science Center, UMT Basic Science Center, UMT FPEPS, Hulu Polytechnic Terengganu, Malaysia Productivity Corporation (MPC) Terengganu, Tourism Malaysia Wilayah Timur, Tourism Terengganu, MOTAC Terengganu, serta TKHA atas dukungan mereka terhadap pengembangan program edu-pariwisata di Terengganu.


Presiden Asosiasi Homestay Telok Ketapang Terengganu, Cik Azmi bin Abdul Aziz, mengatakan program tersebut merupakan implementasi hasil pertemuan khusus antara pengurus Pacific Asia Travel Association (PATA) dan Asosiasi Koperasi Homestay Telok Ketapang Terengganu Berhad yang berlangsung di Gedung MaTiC Tourism Malaysia Central Region, Jalan Ampang, Kuala Lumpur, pekan lalu.


“Program edu-pariwisata ini melibatkan berbagai lembaga, antara lain Education Malaysia Global Services, Dinas Pendidikan Negeri Terengganu, Dinas Pendidikan Agama Islam Negeri Terengganu, Tourism Malaysia Wilayah Timur, serta komunitas homestay setempat,” kata Azmi.***

 


SUMBARNET - Film pendek berlatar Yogyakarta, VATERLAND or A Bule Named Yanto, mengharumkan nama perfilman Indonesia di kancah internasional setelah meraih CANAL+ Award.


Dalam kompetisi La Semaine de la Critique (Cannes Critics’ Week) yang digelar di Cannes, Prancis, pada 13–21 Mei 2026.


Karya sutradara Berthold Wahjudi ini menjadi satu dari hanya dua film pendek yang dianugerahi penghargaan dalam program tersebut tahun ini.


Penghargaan Sony Discovery Prize untuk film pendek diraih oleh Skinny Boots karya Romain F. Dubois, sementara CANAL+ Award For Short Film jatuh kepada “Vaterland” or A Bule Named Yanto.


Pengumuman ini disampaikan pada malam penutupan Critics’ Week edisi ke-65, yang tahun ini menyeleksi karya dari lebih dari 1.050 pengajuan dari 106 negara.


Kisah Identitas di Antara Dua Budaya


Film ini mengangkat kisah Yanto, seorang pemuda keturunan Jerman–Indonesia berusia pertengahan 20-an, yang datang mengunjungi adik perempuannya di Yogyakarta.


Yang awalnya diharapkan menjadi reuni sederhana berubah ketika Yanto menyadari bahwa adiknya merasa lebih mudah menjadi bagian dari lingkungan tersebut dibandingkan dirinya sendiri.


Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi refleksi pahit-manis tentang identitas ras campuran, rasa memiliki, dan keterasingan di antara dua budaya.


Kolaborasi Lintas Negara dengan Mayoritas Kru Indonesia

Pencapaian ini terasa istimewa bagi perfilman Indonesia karena film ini merupakan hasil ko-produksi Indonesia–Jerman antara Aftersun Creative Indonesia dan Madfilm (Jerman), dengan mayoritas kru berasal dari Indonesia dan seluruh proses syuting dilakukan di Yogyakarta.


Annisa Adjam, produser dari Indonesia sekaligus pendiri Aftersun Creative, mengungkapkan kebanggaannya:


“Bisa membuat film berlatar di Jogja dengan perspektif minoritas, orang dengan kultur campuran seperti ini, lalu mendapatkan reaksi yang sangat baik dari penonton Cannes kemarin, menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kami. Harapannya justru ini menjadi pembuka agar Yanto bisa terus berpetualang ke berbagai ruang menonton, khususnya di Indonesia dan berbagai negara lainnya.”


Pintu Pembuka untuk Film Independen Indonesia


Film ini melakukan world premiere pada 19 Mei 2026 dalam kompetisi resmi Critics’ Week, sebelum akhirnya membawa pulang penghargaan dari CANAL+, platform distribusi dan jaringan televisi ternama Prancis. Kehadiran Annisa Adjam bersama produser Bagus Suitrawan di Cannes menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional bagi film independen Indonesia, sekaligus membuka peluang perjalanan festival selanjutnya bagi VATERLAND or A Bule Named Yanto.


Cannes Critics’ Week sendiri dikenal sebagai program paralel yang secara khusus berfokus pada karya sutradara pendatang baru dan kerap menjadi batu loncatan penting bagi sineas-sineas berbakat di kancah perfilman dunia.


———

Tentang Aftersun Creative


Aftersun Creative adalah creative studio berbasis di Jakarta yang berfokus pada creative research, ko-produksi, dan distribusi film. Studio ini aktif mengembangkan kolaborasi lintas budaya serta mendukung proyek-proyek film independen dengan perspektif sosial dan identitas kontemporer Asia Tenggara.


Kontak Media

Instagram: @aftersun_creative

Email: admin@aftersun.id

PIC: Seruni — +62 853-6455-5048



Padang - Novdil Yutra, pria berusia 42 tahun kelahiran 12 Juli 1983, baru saja menunaikan ibadah umroh bersama mama tercinta, Hj. Rosnani A., melalui Cahaya Hati Wisata Religi. Perjalanan umroh selama 12 hari ini, dengan rute Padang-Mekah-Medinah transit Kuala Lumpur, memberikan pengalaman yang sangat berkesan.

 

"Mulai dari keberangkatan hingga tiba di Kota Mekah sampai di Medinah dan Kembali Ke Tanah Air Indonesia, kami dilayani dengan maksimal oleh Cahaya Hati Wisata Religi. Bus, Hotel yang luar biasa bagus, sesuai dengan Taglinenya, "Melayani dengan Sepenuh hati dan Selalu di Hati" ungkap Novdil.

 

Selama 12 hari, Novdil dan ibunda menikmati 6 hari di Mekah dan 4 hari di Madinah. Novdil bersyukur dapat beribadah ke tanah suci dan melaksanakan umroh sebanyak 3 kali, yang ditutup dengan tawaf wada', dan Alhamdulillah dapat Mencium Hajar Aswad serta dapat Berdoa di Raudhah Medinah dengan Sangat maksimal sekali.

 

"Rasanya ingin sekali bisa kembali umroh dan Haji bersama Cahaya Hati. Mutawif dan ustadznya sangat kompeten dan berintegritas," tambahnya.

 

Novdil Yutra mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Cahaya Hati, Ustadz H. Oktrianus, M.S, SE, dan Kepala Cabang Padang dr. Miss Berlyanti, MARS, serta seluruh tim Cahaya Hati Tour dan Travel yang sangat ramah dan baik dan selalu memastikan rangkaian ibadah berjalan dengan lancar dan khusyuk. (**)

 


SUMBARNET - Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang dikelola oleh Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, akan kembali menjadi tempat pertarungan seru yang menampilkan Marc Marquez sang juara dunia MotoGP 2025 dengan pembalap-pembalap kelas dunia lainnya. Pada 3-5 Oktober 2025,  Pertamina Mandalika International Circuit akan menghadirkan serunya Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, di tengah hamparan indahnya kawasan Mandalika.


InJourney bekerja sama dengan para pemangku kepentingan lainnya, kini terus melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan para pembalap-pembalap dunia tersebut. InJourney melalui anak perusahaannya, ITDC yang juga pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika siap untuk memperkuat Mandalika sebagai kawasan sport tourism terkemuka di dunia melalui berbagai event kelas dunia, termasuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.


“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan sekadar ajang balap dunia, tetapi juga katalis untuk ajang promosi pariwisata dan budaya lokal Lombok ke mata dunia sekaligus jadi momentum untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Kehadiran Marc Márquez bersama para pembalap MotoGP lainnya akan menjadi daya tarik besar bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. InJourney berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman terbaik, baik dari sisi penyelenggaraan, infrastruktur, maupun atmosfer pariwisata di Mandalika,” kata Maya Watono, Direktur Utama InJourney 


Pada Minggu (28/9), Marc Marquez memastikan titel juara dunia usai finis kedua di balapan MotoGP Jepang 2025, setelah mengantongi 541 poin. Hasil MotoGP Jepang 2025 tersebut sudah cukup untuk mengamankan gelar juara dunia untuk Marc Marquez. Ini merupakan gelar juara dunia ketujuh di MotoGP bagi pembalap dari Ducati Lenovo Team tersebut. 


Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 merupakan rangkaian balapan ke-18 dari total 22 putaran yang diselenggarakan di sepanjang musim 2025. Sirkuit dengan 17 tikungan sepanjang 4,31 Km ini telah menjadi saksi tentang kehebatan para pembalap kelas dunia, termasuk Marc Marquez. 


Kedatangan Marquez di Mandalika akan dinantikan para penggemarnya, mengingat pembalap asal Catalunya tersebut beberapa kali mengalami crash saat mengikuti Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika tepatnya pada tahun 2022 dan 2023. Penggemar menantikan aksi Marc Marquez dan kawan-kawannya untuk menaklukkan Sirkuit Mandalika pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. 



*****

Narahubung:

Yudhistira Setiawan

Corporate Secretary Group Head  InJourney

corsec@injourney.id


Retna Asmoro

PGS. Corporate Communication Group Head

corcomm@injourney.id

 


Sydney – Indonesia kembali dipercaya untuk memimpin tiga agenda prioritas pada Pertemuan ke-6 Sub-Regional Meeting on Counter Terrorism and Transnational Security (SRM) yang digelar di Sydney, Australia, 22–23 September 2025.


“Pelaksanaan SRM ini penting untuk memperkuat solidaritas kawasan menghadapi tantangan keamanan bersama, mulai dari terorisme hingga kejahatan transnasional,” ujar Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan, yang memimpin Delegasi Republik Indonesia.


Pada forum yang diinisiasi bersama Indonesia dan Australia sejak 2017 ini, Indonesia dipercaya memimpin tiga isu besar, mulai dari penanganan migrasi ireguler, penanggulangan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, serta keamanan siber dan perlindungan infrastruktur kritikal.


“Selain itu, pertemuan juga membahas isu strategis lain, termasuk keamanan maritim, kejahatan transnasional, dan stabilitas domestik di kawasan,” tambah Sesmenko Hasan.


Di sela pertemuan, Delegasi RI mengadakan sejumlah pertemuan bilateral dengan Australia, Filipina, dan Singapura. “Kami membahas langkah konkret seperti pemberantasan narkoba, penipuan online, hingga kerja sama kepolisian dalam penegakan hukum terhadap buronan,” jelas Sesmenko Polkam.


Pertemuan SRM ke-6 diikuti delapan negara, yakni Australia, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, dan Thailand. Delegasi RI hadir bersama kementerian/lembaga terkait, termasuk Kemlu, Polri, BSSN, BNPT, Bakamla, dan Perwakilan RI di Australia.


“Indonesia akan terus berperan aktif dalam kerja sama regional. Hasil pertemuan ini akan segera kami tindaklanjuti agar selaras dengan kepentingan nasional sekaligus memperkuat stabilitas kawasan,” pungkas Sesmenko Hasan.


Humas Kemenko Polkam

 


SUMBARNET - Empat jurnalis Al Jazeera tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam tenda wartawan di luar kompleks Rumah Sakit Al-Shifa, Kota Gaza, pada Minggu malam (10/8). Mereka adalah Anas al-Sharif dan Mohammed Qreiqeh selaku koresponden, serta Ibrahim Zaher dan Mohammed Noufal yang bertugas sebagai juru kamera.


Menurut keterangan pihak rumah sakit dan saksi mata, ledakan besar terjadi saat para jurnalis tengah bersiap melaporkan perkembangan situasi terbaru di kawasan tersebut. Rekaman yang dibagikan Al Jazeera memperlihatkan lokasi kejadian porak-poranda, dengan perlengkapan liputan dan kamera hancur berserakan.


Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan total korban jiwa dalam insiden ini mencapai lima hingga tujuh orang, termasuk staf medis dan warga sipil yang berada di sekitar tenda wartawan.


Militer Israel (IDF) mengklaim bahwa Anas al-Sharif adalah komandan sel Hamas yang terlibat dalam serangan roket terhadap warga dan pasukan Israel. “Dia adalah target sah, menyamar sebagai jurnalis,” tulis IDF dalam pernyataannya.


Namun, tuduhan itu dibantah keras oleh Al Jazeera yang menegaskan al-Sharif dan rekan-rekannya adalah wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Organisasi kebebasan pers internasional, termasuk Committee to Protect Journalists (CPJ), menyatakan tidak ada bukti yang mendukung klaim Israel dan mengecam pembunuhan ini sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.


Al Jazeera menyebut serangan tersebut sebagai “upaya sistematis membungkam suara media” yang meliput agresi militer Israel di Gaza. Sementara itu, kecaman juga datang dari berbagai pemerintah dan organisasi HAM dunia yang mendesak penyelidikan independen terhadap tewasnya para jurnalis tersebut.


Insiden ini menambah daftar panjang korban di kalangan jurnalis sejak eskalasi perang Israel–Hamas meletus tahun lalu. Menurut data CPJ, puluhan jurnalis telah kehilangan nyawa di Gaza dalam 10 bulan terakhir, menjadikannya salah satu konflik paling mematikan bagi pekerja media dalam sejarah modern.


Sumber : Al Jazeera, AP News

 


SUMBARNET - Gelombang tsunami besar mulai melanda pesisir Pasifik Rusia dan sejumlah wilayah Jepang, Rabu (30/7/2025). Hal ini disebabkan gempa berkekuatan M 8,7 yang telah menghantam wilayah tersebut.


Menteri Situasi Darurat Regional Kamchatka Rusia, Sergei Lebedev, mengatakan tsunami dengan ketinggian gelombang 3-4 meter tercatat di beberapa bagian Semenanjung Kamchatka. Ia meminta warga untuk menjauh dari daerah pesisir.


"Semua orang harus menjauh dari puncak air," ujar Lebedev dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, dikutip Bangkok Post.


Tsunami juga tercatat di wilayah Kepulauan Kuril Rusia. Hal ini mendorong evakuasi penduduk dari kota pesisir Rusia Severo-Kurilsk yang berada di wilayah Sakhalin.


"Warga tetap aman di dataran tinggi hingga ancaman tsunami sepenuhnya berakhir," kata Gubernur Wilayah Sakhalin, Valery Limarenko.


"Layanan darurat beroperasi dalam mode siaga tinggi dan semua tindakan yang diperlukan sedang diambil untuk memastikan keselamatan publik dan memulihkan kehidupan normal di wilayah tersebut."


Sebelumnya, gempa M 8,7 ini terjadi di dekat Semenanjung Kamchatka Rusia pada pukul 08.25 waktu setempat. Survei Geologi AS menyatakan gempa terjadi pada kedalaman 19,3 kilometer. 



Jepang Ikut Kena

Meski secara teritori telah memasuki Rusia, gempa ini nyatanya hanya berjarak 160 mil dari Hokkaido, pulau paling utara dari empat pulau besar di Jepang. Gelombang pertama yang menghantam Pelabuhan Nemuro-Hanasaki di Hokkaido, Jepang diperkirakan mencapai ketinggian 30 cm.


Warga di Kamaishi, Prefektur Iwate dan Ishinomaki, Prefektur Miyagi, dua kota yang mengalami kerusakan terparah akibat tsunami 2011, telah dievakuasi ke tempat aman di dataran tinggi yang sempat digunakan oleh para warga yang mengungsi akibat bencana tersebut.


"Warga di dekat pantai harus segera mengungsi ke dataran tinggi atau bangunan aman di area yang tercakup dalam peringatan tsunami, dari Hokkaido hingga Prefektur Wakayama (ratusan kilometer ke selatan). Harap diperhatikan bahwa setelah gelombang pertama, gelombang tsunami kedua dan ketiga dapat lebih tinggi lagi," ujar Kepala Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi.


Sumber : cnbc indonesia