SUMBARNET - Survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan elektabilitas Presiden Prabowo Subianto masih unggul jauh dibandingkan sejumlah tokoh lain yang diprediksi maju pada pemilihan presiden mendatang, khususnya di Sumatera Barat.
Dalam dokumen yang diakses pada Selasa (7/4/2026), survei tersebut dilaksanakan pada periode 19 hingga 29 November 2025 dengan melibatkan 1.200 responden yang merupakan warga negara Indonesia di Sumatera Barat dan memiliki hak pilih.
Responden terdiri dari warga berusia 17 tahun ke atas atau yang telah menikah saat survei dilakukan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui wawancara tatap muka oleh surveyor.
Indikator Politik Indonesia mencatat survei ini memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei elektabilitas calon presiden itu dilakukan melalui beberapa simulasi, mulai dari top of mind, semi-terbuka dengan 25 nama, hingga simulasi 10 nama, 5 nama, dan 3 nama.
Hasilnya, Prabowo konsisten berada di posisi teratas dalam seluruh simulasi, mengungguli sejumlah nama seperti Anies Baswedan, Dedi Mulyadi, Agus Harimurti Yudhoyono, Ganjar Pranowo, hingga Gibran Rakabuming Raka.
Pada simulasi 10 nama, Prabowo meraih elektabilitas sebesar 56,2 persen. Posisi kedua ditempati Anies Baswedan dengan 25,1 persen, disusul Dedi Mulyadi sebesar 4,1 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono 3,8 persen.
Sementara itu, Ganjar Pranowo memperoleh 2,8 persen, Gibran Rakabuming Raka 0,4 persen, Muhaimin Iskandar 0,1 persen, Pramono Anung 0,1 persen, sedangkan Puan Maharani dan Teddy Indra Wijaya masing-masing 0,0 persen. Sebanyak 7,3 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Dalam simulasi 5 nama, elektabilitas Prabowo meningkat menjadi 57,8 persen. Anies berada di angka 27,4 persen, Dedi Mulyadi 5,1 persen, Gibran 1,1 persen, dan Pramono Anung 0,1 persen. Sebanyak 8,5 persen responden masih belum menentukan pilihan.
Adapun pada simulasi 3 nama, Prabowo kembali unggul dengan 60,2 persen. Anies memperoleh 29,3 persen, Gibran 1,6 persen, dan 8,9 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Menanggapi hasil survei tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menilai tingginya dukungan masyarakat Sumatera Barat kepada Prabowo menunjukkan publik semakin cerdas dalam menilai kepemimpinan nasional.
“Alhamdulillah rakyat Sumbar tidak lagi gampang terpengaruh hoaks. Rakyat Sumbar tahu siapa pemimpin yang serius bekerja membangun Indonesia dan terutama Sumbar,” ujar Andre Rosiade, Wakil Rakyat dari Sumatera Barat itu.
Menurut Andre, capaian elektabilitas tersebut menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Sumatera Barat menaruh kepercayaan besar kepada kepemimpinan Prabowo, terutama dalam upaya pembangunan nasional dan pembangunan daerah.
Survei ini menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat Sumatera Barat terhadap kepemimpinan Prabowo masih berada pada level yang sangat kuat. Di tengah dinamika politik nasional, pilihan publik Ranah Minang terlihat semakin matang, berpijak pada fakta, kerja nyata, dan arah pembangunan yang jelas. (***)









