SUMBARNET - Manajemen PT Semen Padang pada Kamis (9/4/2026) menerima kunjungan rombongan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, didampingi Wakil Bupati Jakop Saguruk serta jajaran. Kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang sinergi strategis dalam bidang sosial, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
Rombongan disambut hangat oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar; Direktur Keuangan, Iskandar Z. Lubis; Sekretaris Perusahaan, Win Bernadino; Staf Direksi, Donny Aswin Idham; Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan, Idris; serta Kepala Unit CSR, Hernes, di Kantor Pusat PT Semen Padang. Suasana pertemuan berlangsung akrab namun sarat makna, mencerminkan semangat kemitraan yang terus dibangun antara PT Semen Padang dan Pemkab Kepulauan Mentawai.
Bupati Rinto Wardana menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan yang pertama kalinya ia lakukan ke PT Semen Padang. Kehadirannya bersama rombongan menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas kontribusi nyata perusahaan terhadap masyarakat Kepulauan Mentawai.
“Kami merasa perlu hadir langsung untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang. Program mudik gratis pada Lebaran Idulfitri 2026 melalui kapal PELNI yang telah berjalan dua tahun berturut-turut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami, khususnya dari wilayah Sikakap, Sipora, dan Siberut,” ujar Rinto.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai dari program tersebut tidak semata pada bantuan finansial atau harga tiket, melainkan pada kepedulian dan keberpihakan PT Semen Padang terhadap masyarakat di wilayah kepulauan. “Ini bukan soal harga tiket, tetapi kepedulian yang luar biasa dari PT Semen Padang. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut ke depan,” tambahnya.
Selain menyampaikan apresiasi, Rinto juga memaparkan salah satu fokus utama pembangunan di Kepulauan Mentawai, yakni peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat yang tersebar di berbagai pulau. Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menghadapi keterbatasan sarana, khususnya dalam hal transportasi medis laut.
“Untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal, kami membutuhkan setidaknya lima unit ambulans laut. Namun, saat ini baru tersedia satu unit. Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami dalam menjangkau masyarakat secara cepat dan efisien,” jelasnya.
Menurut Rinto, keterbatasan tersebut membuat proses rujukan pasien kerap memakan waktu dan biaya tinggi karena masih bergantung pada transportasi kapal reguler atau perahu milik warga. Ia berharap dukungan dari PT Semen Padang melalui program CSR dapat membantu menghadirkan solusi konkret.
“Dengan adanya ambulans laut, akses layanan kesehatan akan jauh lebih cepat, praktis, dan hemat biaya. Bahkan untuk rujukan ke Padang maupun pengangkutan jenazah, prosesnya bisa lebih efektif dibandingkan menggunakan kapal besar seperti saat ini,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rinto juga mengaku terkesan dengan inovasi produk PT Semen Padang, yaitu Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan di wilayah kepulauan. Ia pun menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong penggunaan produk PT Semen Padang dalam berbagai proyek pembangunan di Mentawai.
Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia menegaskan bahwa PT Semen Padang tidak hanya berperan sebagai entitas industri, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap masyarakat, salah satunya dengan mengadakan mudik gratis bagi warga Kepulauan Mentawai.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi bukti bahwa kehadiran PT Semen Padang tidak hanya sebagai produsen semen, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial yang peduli terhadap masyarakat,” ujar Pri.
Terkait usulan bantuan ambulans laut, Pri menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang untuk menindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku, termasuk pengajuan proposal resmi. Ia menilai program tersebut sangat relevan karena menyentuh aspek kemanusiaan. “Rencana ini sangat menarik dan menyangkut kepentingan kemanusiaan. Kami akan pelajari lebih lanjut, tentu dengan arahan dari SIG sebagai induk perusahaan. Pada prinsipnya, kami siap mendukung atau bahkan mendorong kolaborasi dengan BUMN lainnya,” jelasnya.
Pri juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam penggunaan produk PT Semen Padang. Ia menekankan bahwa peningkatan penggunaan produk akan berbanding lurus dengan kontribusi perusahaan melalui program CSR.
“Semakin besar kepercayaan dan penggunaan produk kami, maka semakin besar pula ruang bagi kami untuk memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat,” tutupnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara PT Semen Padang dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjawab tantangan pembangunan di wilayah kepulauan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga kualitas hidup masyarakat Mentawai secara berkelanjutan. (**)











