Pekanbaru – Polda Riau menggelar buka puasa bersama mitra ojek online (ojol) di Kota Pekanbaru sebagai upaya mempererat silaturahmi dan meningkatkan solidaritas antara kepolisian dan para pengemudi ojol. 


Kegiatan tersebut berlangsung hangat di Sodare Kopi Thamrin, Rabu (25/2/2026) pukul 18.00 WIB.


Acara buka puasa bersama ini dipimpin langsung oleh Wadir Intelkam Polda Riau, Pangucap Priyo Soegito, serta Wadir Lantas Polda Riau, Budi Setiyono. 


Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah personel kepolisian dan mitra ojol dari berbagai komunitas di Pekanbaru.


Kegiatan berupa buka puasa bersama yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban. 


Selain menikmati hidangan berbuka, jajaran Polda Riau juga berdialog langsung dengan para mitra ojol terkait situasi kamtibmas dan keselamatan berlalu lintas.


Kegiatan ini melibatkan jajaran Polda Riau, khususnya Direktorat Intelkam dan Direktorat Lalu Lintas, serta para mitra ojol yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Pekanbaru.


Buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat, khususnya mitra ojol yang merupakan bagian penting dalam mobilitas dan pelayanan transportasi di kota. 


Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun komunikasi dua arah guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan Ramadhan.


Suasana berlangsung penuh keakraban. Para mitra ojol menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap silaturahmi seperti ini terus berlanjut. 


Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengajak para pengemudi ojol untuk tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Melalui kegiatan ini, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga membangun kemitraan yang humanis dan berkelanjutan. (**)



SUMBARNET - Bang bait lagu Bang Iwan Fals tentang duduk aku menunggu tanya loket dan penjaga, kereta tiba pukul berapa? biasa ya kereta terlambat dua jam, itu biasa.


Kini, ke depan gak ada istilah itu lagi,  lagu itu tercipta di masanya saat jadul (jaman dulu) ya. Saat potret stasiun, lumrah melihat sumpek dan semrautnya, pedagang asongan berebut dengan pedagang kaki lima, buruh stasiun saling tarik menarik barang penumpang.


Di Stasiun Gambir kini, perdaban berstasiun dan berkereta api dimulai.


Moda Kereta Api tidak pernah karatan, dia mengikuti derap langkah kemajuan zaman dan meninggikan peradaban, bersih, tertib  dan nyaman, terpenting on time setiap keberangkatan dan kedatangan. Tak salah kalau Moda darat satu ini jadi life style Gen Z.


"Dari data kekinian seiring tata kelola staiaun dam kereta api yang modern, Gen Z sangat memggandrungi bepergian dengan kereta api. Bahjan idul fitri 2026, diperkirakan kereta api menjadi pilihan gavorite pemudik dari Jakarta ke darah lain di Pulau Jawa,"ujar Direkrue Pengembangan Bisnis PT KAI Rafli Yandra mewakili Dirut PT KAI Bobby Rasyidin, Senin sore di Gambir.


Dan dari stasiun Gambir ini lah tim konten jelang mudik lebaran terdiri dari kreator dan editor junior memulai 'ekapedisi punggung jawa, Senin 2-6 Maret 2026 


Fungsi Stasiun Gambir di Peta Lintasan Kereta Api Jawa


Dari banyak literiasi ternyata kata Kepala Tim Ekapedisi Punggung Jawa, KaJe, Stasiun Gambir memiliki peran sangat penting dalam sistem perkeretaapian di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. 


"Gambir ini dari zaman Batavia, proklamasi smpai era reformasi, punya fungsi utama yakni, Stasiun Sentral Kereta Api Jarak Jauh. Gambir menjadi titik keberangkatan dan kedatangan utama kereta api kelas eksekutif dan sebagian bisnis dari Jakarta menuju berbagai kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Malang, hingga Solo,"ujar KaJe dalam diary perjalanannya bersama Maskot, Toaik dan Aci.


Gerbang 


Gambir juga menasbihkan bahwa  transportasi nasional dari ibu kota, karena lokasinya di pusat Jakarta (dekat Monas dan kawasan pemerintahan), Gambir berfungsi sebagai pintu mobilitas nasional, terutama bagi pejabat, pelaku bisnis, dan masyarakat yang bepergian antarkota.


"Dari Gambir kita bisa tatap tinggi mahligai Monas, dan Gambir kini sangat legend tapi dikelola modren, ada scand wajah, e tiket dan cetak e tiket, fasilitas pendukung Stasiun Gambir itu ramah kaum milenial dan Gen Z,"ujar Toaik


*Origin Station*


Gambir itu titik awal (origin station), titik akhir perjalanan, serta stasiun pengaturan jadwal dan perputaran rangkaian kereta.


Stasiun Gambir jadi simpul integrasi transportasi kota, Stasiun Gambir terhubung dengan berbagai moda transportasi lain seperti TransJakarta, taksi dan transportasi online, bus antarkota, sehingga memudahkan perpindahan penumpang.


*Stasiun Gambir sejak Era Kolonial*


Stasiun Gambir bia amaauk lategori Heritage Stasiun karena punya fungsi Historis dan Simbolik, malah sudah ada sejak era kolonial, Stasiun Gambir di era penjajahan disebut Stasiun Weltevreden.


"Gambir tidak sekedar pemberhentian saja, dia sejak era penjajah menjadi pusat transportasi penting Batavia dan menjadi saksi bisu perkembangan jaringan rel kereta di Jawa,"ujar Maskot.


Artinya Gambir adalah stasiun utama Jakarta untuk perjalanan kereta api jarak jauh, sekaligus simpul strategis dalam jaringan rel nasional.


"Dari Gambir bisa ke stasiun mana aja di Pulau Jawa,"ujar KaJe. 


Stasiun Gambir, kala Jakarta tempo dulu, saat senja jatuh perlahan di halaman stasiun, Jakarta waktu itu masih dipanggil Batavia oleh sebagian orang tua. 


Deru lokomotif diesel terdengar berat, bercampur suara peluit panjang yang menjadi tanda perpisahan. 


Lampu-lampu kuning temaram menyala satu per satu, memantul di lantai stasiun yang basah oleh gerimis sore.


Di luar pagar stasiun, delman masih hilir mudik membawa penumpang. Pedagang koran menjajakan berita sore, sementara aroma kacang rebus dan kopi tubruk menguar dari warung kecil di sudut peron. 


Itulah suasama Gambir waktu itu, kini sangat mudah memperoleh, terutama dari bernagai literasi kisah tengang Gambir Tempo Dulu.


Stasiun Gambir  tidak sekadar tempat naik kereta, tapi gerbang harapan bagi mereka yang hendak mengadu nasib ke kota lain.


Orang-orang datang dengan koper kaleng dan tas anyaman. Ada ibu yang menangis melepas anaknya merantau, ada tentara muda berpamitan sebelum bertugas, ada pula pegawai negeri yang pulang kampung setahun sekali saat Lebaran. Tangis dan tawa bercampur tanpa perlu banyak kata.


Dari peron Gambir, Jakarta tempo dulu terlihat lebih pelan, tak ada gedung tinggi. Moda pesaing kereta api tqk semeluber kini.  


Jakarta pun belum ada gedung menjulang tinggi, hanya siluet Monas yang berdiri anggun dah sahdu di kejauhan, dikelilingi pepohonan rindang dan jalanan yang belum sesak kendaraan.


Kereta berangkat perlahan, roda besinya beradu dengan rel seperti mengulang pesan lama, yaitu di setiap perjalanan selalu meninggalkan cerita, dan Gambir adalah kenangan yang gak pernah benar-benar pergi. (tim)



SUMBARNET - Partai NasDem Sumatera Barat menggelar acara buka bersama dan santunan anak yatim di NasDem Tower Sumatera Barat, Senin, 2 Maret 2026, pukul 16.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta konsolidasi internal partai.


Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumatera Barat, Fadly Amran, mengatakan pertemuan tersebut merupakan agenda tahunan dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah sekaligus menyamakan langkah gerakan perubahan di daerah.


“Seperti setiap tahunnya, kita berkumpul untuk bersilaturahmi di bulan suci Ramadan, menyamakan persepsi, menyamakan langkah, dan memperkuat gerakan perubahan, khususnya melalui Partai NasDem Sumatera Barat,” ujarnya.


Dalam sambutannya, Fadly juga menyinggung situasi geopolitik di Timur Tengah dan mengajak hadirin mendoakan negara-negara Islam yang terdampak konflik agar segera memperoleh kedamaian.


“Kita berdoa yang terbaik untuk negara-negara, khususnya negara-negara Islam di Timur Tengah. Mudah-mudahan konflik yang terjadi dapat segera berakhir,” katanya.


Pada kesempatan itu, ia melaporkan perkembangan konsolidasi organisasi. Dalam beberapa bulan terakhir, DPW telah memberikan target kepada DPD, sayap, dan badan partai untuk memperbarui struktur kepengurusan di tingkat DPD dan DPC, termasuk DPRT.


“Masih ada pekerjaan partai yang harus kita tunaikan, termasuk keterlambatan dalam penyusunan struktur,” ujarnya.


Fadly menegaskan penyusunan pengurus DPC dan DPRT ditargetkan selesai pada Juni mendatang.


“Saya mengajak rekan-rekan semua untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan rumah kita. Penyusunan DPC dan DPRT insyaallah ditargetkan selesai pada bulan Juni,” katanya.


Selain konsolidasi struktur, DPW juga kembali menginisiasi ruang Podcast NasDem sebagai wadah penyampaian gagasan. Program tersebut diawali dengan menghadirkan Sindi Monica dan Lisda Hendra Joni yang merupakan anggota DPR RI, serta direncanakan melibatkan sejumlah tokoh lintas partai.


“Ruang Podcast Kabar Restorasi ini bukan hanya berbicara tentang Partai NasDem semata, tetapi diharapkan menjadi ruang dialog terbuka untuk Sumatera Barat dan seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat,” ucapnya.


Ia menambahkan, kebersamaan dalam kegiatan tersebut menjadi penanda komitmen bersama untuk merealisasikan kebaikan bagi Provinsi Sumatera Barat.


Dalam acara itu juga hadir anak-anak yatim piatu yang menerima santunan. Fadly berharap kerja keras seluruh kader, baik di partai politik maupun di tengah masyarakat, dapat berkontribusi melahirkan generasi penerus dan pemimpin bangsa di masa depan. (**)

 


Dharmasraya - DPRD dan Pemprov Sumbar terus menggencarkan sosialisasi pajak air permukaan (PAP) ke daerah-daerah. Senin(2/3) sosialisasi dilakukan di Kabupaten Dharmasraya, yang menjadi daerah keempat  pelaksanaan sosialisasi tersebut. 


Sosialisasi PAP menjadi salah satu langkah nyata yang dilakukan demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Sumbar demi pengoptimalan pembangunan. 


Saat sosialisasi tersebut  Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan  pemungutan pajak air permukaan berlandaskan UU Nomor 1 Tahun 2022 dan Permen PUPR tentang tata cara perhitungan nilai perolehan air permukaan.


Untuk pelaksanaan dan pembuatan regulasinya di Sumbar, baik Pemprov dan DPRD telah melakukan serangkaian kajian dan mempelajari penerapannya di provinsi lain. 


"Jadi ini bukan diada-adakan saja oleh pemerintah provinsi. Namun dilandasi undang-undang," katanya lagi. 


Ia mengatakan dalam implementasi pemungutan pajak air permukaan selama ini ada item yang luput.  


Sesuai dengan peraturannya, pajak air permukaan dipungut untuk semua air permukaan yang digunakan secara langsung ataupun tidak langsung untuk usaha komersil dan industri. 


"Jadi wajib pajaknya bukan hanya  perusahaan sawit saja. Namun juga wisata air, PLTA, industri perikanan, industri pertanian, industri perkebunan dan sejenisnya yang memanfaatkan air permukaan untuk komersil. Ini berdasarkan UU tersebut," papar Evi. 


Ia mengatakan perihal pajak air permukaan ini diharapkan menjadi perhatian dan kerja bersama, bukan hanya pemerintahan provinsi. Dengan begitu Sumbar bisa semakin maju. 


Evi menghimbau semua wajib pajak untuk menunaikan kewajiban membayar pajak air permukaan.


"Apa yang diberikan para wajib pajak pada daerah akan sangat bermanfaat untuk pembangunan dan masyarakat," kata Evi Yandri.


Bupati Dharmasraya, Annisa Suchi Ramadhani yang menghadiri sosialisasi tersebut mengatakan pajak air permukaan akan menjadi penggerak pembangunan di Sumbar. 


"Insyallah di Dharmasraya tahun ini pemungutan pajak air permukaan akan dilakukan dengan lebih benar dan sesuai dengan ketentuan," kata Annisa. 


Ia mengatakan PAP akan menjadi prioritas pajak yang yang diutamakan pencapai targetnya pada tahun ini di Dharmasraya. 


Annisa mengatakan komoditas terbesar di Dharmasraya adalah perkebunan sawit yang merupakan wajib pajak air permukaan.  Pemerintah Dharmasraya berusaha mendukung investor bisa berusaha dengan kondusif. Namun ia menegaskan investasi yang baik adalah yang berdampak nyata untuk daerah dan masyarakat. 


"Jadi kami berharap melalui instrumen pajak air permukaan ini, manfaat investasi tersebut bisa digulirkan untuk pembangunan  yang bermanfaat untuk masyarakat. Kami berterima kasih pada pemerintah provinsi dan DPRD Sumbar yang telah melakukan sosialisasi ini," imbuhnya. 


Saat sosialisasi itu hadir  setidaknya 10 perusahaan yang merupakan wajib pajak air permukaan di Dharmasraya. 


Hadir pula Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, Asisten 3 Pemprov Sumbar Medi Iswandi, perwakilan Dinas Pengelolaan Sumber daya Air (PSDA) Sumbar, inspektorat, jajaran forkopimda Kabupaten Dharmasraya, serta perwakilan instansi vertikal lainnya. (*)

 


Bantul,---Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Soeharto akrab disapa Mbak Titiek, melakukan kunjungan langsung ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu 28/2-2026). 


Kunjungan Mbak Titiek sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan nelayan Bantul melalui penyediaan infrastruktur yang lebih tertata dan modern.


Bahkan banyak nelayan berharap kehadiran Mbak Titiek ke Bantul, tentu mempercepat kampung nelayan itu rampung.


Siti Hediati Soeharto melihat secara langsung berbagai fasilitas yang telah dibangun untuk menunjang aktivitas nelayan, mulai dari Docking Kapal, Shelter Pendaratan Ikan, Balai Nelayan, Bengkel Nelayan, Gudang Beku, Shelter Coolbox, Shelter Perbaikan Jaring, Kios Perbekalan, hingga kios kuliner.


Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung proses penangkapan, penanganan, hingga distribusi hasil perikanan agar lebih efisien dan bernilai tambah.


“Kawasan ini dibenahi agar aktivitas nelayan lebih rapi dan terorganisir, dilengkapi fasilitas yang memadai supaya hasil tangkapan tetap terjaga kualitasnya dan memiliki nilai jual yang lebih baik. Harapannya, perikanan di Bantul semakin maju dan nelayan semakin sejahtera,” ujar Mbak Titiek di kumjungannya itu.


Kampung Nelayan Merah Putih Poncosari dibangun oleh PT ADHI KARYA (Persero) Tbk (“ADHI”) telah mencapai tahapan Provisional Hand Over (PHO), menandai selesainya pekerjaan konstruksi serta kesiapan kawasan untuk dimanfaatkan. 


Dalam proses pembangunanny,ADHI memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai standar mutu dan ketepatan waktu, dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan kerja dan keberlanjutan.


Hadirnya KNMP Poncosari disambut positif oleh nelayan setempat karena memberikan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan mendukung produktivitas. Penataan kawasan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kelautan di Bantul sekaligus meningkatkan daya saing hasil perikanan lokal.


Pembangunan KNMP merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY, Pemerintah Kabupaten Bantul, serta berbagai pihak terkait. Sinergi tersebut menjadi pondasi penting dalam mewujudkan kawasan pesisir yang berkelanjutan dan berdaya saing, serta memperkuat dukungan nyata bagi nelayan Bantul.(*rls)

 


SUMBARNET - Mengusung tema “Cahaya Ramadan, Harmoni Kebersamaan”, kegiatan Safari Ramadan 1447 H PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Jumat (27/2/2026).


Safari Ramadan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, memperdalam refleksi spiritual, serta memperkuat komitmen transformasi perusahaan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, Direktur Pengembangan Bisnis dan Strategy Dennis Pratistha, Direktur Human Capital Hadi Setiadi, dan Direktur Operasi Reni Wulandari. Turut hadir Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Operasi Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, jajaran pimpinan SIG dan PT Semen Padang.


Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, mengatakan Safari Ramadan menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat arah perubahan perusahaan.


“Momentum ini bukan sekadar agenda perusahaan, tetapi ruang silaturahmi, refleksi, dan penguatan komitmen bersama,” ujarnya.


Menurutnya, Ramadan mengajarkan nilai keikhlasan, pengendalian diri, dan tanggung jawab nilai yang selaras dengan fondasi transformasi perusahaan. Ia mengakui tantangan industri semen semakin berat, mulai dari kompetisi yang ketat, tekanan margin, hingga tuntutan efisiensi.


“Kita harus fokus pada circle of influence, pada hal-hal yang bisa kita perbaiki. Mulai dari struktur biaya, penguatan penjualan hingga level toko, serta kerja berbasis data dan sistem. Transformasi bukan hanya tugas direksi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.


Sebagai perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu, setiap karyawan diharapkan menjadi duta perusahaan sekaligus agen produk.


Ia juga menegaskan dukungan terhadap konsolidasi dan transformasi di bawah SIG agar perusahaan tetap sehat dan produktif, dengan disiplin eksekusi sehingga setiap biaya yang dikeluarkan memberikan nilai tambah.


Komisaris Utama PT Semen Padang, Werry Darta Taifur, mengajak seluruh insan perusahaan membangkitkan kembali kejayaan Semen Padang.


“Mari bekerja lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Perubahan dari diri dan unit masing-masing menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.


Sementara itu, Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menyampaikan kehadiran jajaran manajemen dalam Safari Ramadan bertujuan memperkuat komunikasi dan soliditas di seluruh lini perusahaan.


Ia mengakui tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan dan 2026 diproyeksikan lebih berat. Namun, manajemen telah menjalankan transformasi bisnis secara menyeluruh sejak 1 Juli 2025 dan menunjukkan hasil positif pada semester II 2025.


“Keberhasilan itu berkat kerja keras seluruh karyawan. Tahun 2026 kita harus lebih semangat demi keberlangsungan perusahaan,” katanya.


Ia juga berpesan agar transformasi dijalankan dengan ketekunan dan niat ibadah.


“Cintailah PT Semen Padang, karena di sinilah kita mendapatkan penghidupan dan menafkahi keluarga. Teruslah berinovasi agar memiliki keunggulan dalam persaingan,” ujarnya.


Kegiatan tersebut turut diisi tausiyah oleh penceramah Elvi Syam yang mengajak hadirin menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menekankan pentingnya meningkatkan ibadah, khususnya pada 10 malam terakhir Ramadan untuk meraih Lailatul Qadar.


Sebagai wujud kepedulian sosial, PT Semen Padang menyerahkan santunan kepada anak-anak panti asuhan senilai Rp20 juta yaitu untuk Panti Asuhan Anak Mentawai & Yatim Piatu H. Syafri Moesa dan Panti Asuhan Bina Netra melalui program tanggung jawab sosial (CSR).


Di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, Safari Ramadan 1447 H menjadi pengingat bahwa kekuatan perusahaan tidak hanya terletak pada strategi bisnis, tetapi juga pada nilai, kebersamaan, dan integritas insan di dalamnya. Dengan kepemimpinan yang solid dan perbaikan berkelanjutan, Semen Padang diharapkan tetap kokoh dan membanggakan, baik di tingkat daerah maupun nasional. (**)



SUMBARNET - Rinaldi Eka Putra, yang akrab disapa Guru, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua RT 02 RW 011 Tarok Indah, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Pemilihan tersebut berlangsung pada hari Minggu, 1 Maret 2026, bertempat di Mushala Nurul Ikhlas dan dihadiri oleh warga RT 02 Perumahan Tarok Indah 2.

 

Acara ini juga dihadiri oleh Iswandi, Ketua Komplek Perumahan Tarok Indah 2, serta Firman Wanipin selaku Ketua RW 011 Rimbo Tarok, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Firman Wanipin dipercaya langsung sebagai pimpinan rapat dalam pelaksanaan pemilihan Ketua RT 02 di lingkungan RW 011.

 

Iswandi menyambut positif terpilihnya Rinaldi Eka Putra dan mengatakan, “Kami sangat mendukung kepemimpinan Pak Rinaldi. Beliau sosok yang memiliki kedekatan dengan warga dan berkomitmen untuk memajukan lingkungan kita. Dengan kerja sama yang baik antara RT, RW, dan pengurus komplek, saya yakin kemajuan serta kenyamanan perumahan Tarok Indah 2 akan terus meningkat.”

 

Firman Wanipin menyampaikan, “Pemilihan Ketua RT 02 ini merupakan momentum penting dalam membangun lingkungan yang harmonis dan progresif. Saya yakin, dengan kepemimpinan Rinaldi Eka Putra, warga RT 02 akan semakin bersatu dan berjalan maju bersama untuk kesejahteraan semua.”

 

Selain itu, Firman juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Ketua RT 02 yang lama selama mengabdi dan mengelola lingkungan RT 02 dengan baik. “Kami haturkan apresiasi yang tinggi kepada Ketua RT 02 sebelumnya atas segala pengabdiannya. Semoga kepemimpinan baru dapat meneruskan dan meningkatkan capaian yang telah ada,” katanya.

 

Lebih lanjut, Firman menegaskan, “Kepemimpinan yang transparan dan keterlibatan aktif warga adalah kunci keberhasilan sebuah wilayah. Mari kita dukung bersama agar program-program pembangunan dan kesejahteraan dapat terwujud dengan optimal.”

 

Sebagai ketua RT yang baru, Rinaldi Eka Putra berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga secara partisipatif dan terbuka. Ia mengajak seluruh warga untuk bergotong royong memajukan lingkungan demi kehidupan yang nyaman dan penuh kebersamaan.

 

Pemilihan Ketua RT ini menjadi tonggak penting bagi warga Tarok Indah dalam menentukan masa depan kepemimpinan di lingkungan mereka, serta memperkuat sinergi dengan pengurus RW dan pihak terkait di Kecamatan Kuranji. (FWI)

 


SUMBARNET - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau calon jamaah umrah untuk sementara menunda keberangkatan ke Tanah Suci menyusul dinamika situasi di kawasan Timur Tengah. Imbauan tersebut disampaikan melalui video pernyataan resmi yang beredar luas di media sosial, termasuk TikTok pada Minggu, (1/3/2026).


Dalam video tersebut, Dahnil menjelaskan pemerintah terus memantau perkembangan situasi yang berdampak langsung terhadap Arab Saudi, khususnya wilayah suci Mekah dan Madinah.


“Kami dari Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, terutama terkait jamaah umrah yang sedang beribadah di Tanah Suci maupun yang akan berangkat,” ujarnya.


Ia menegaskan, pemerintah meminta jamaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat agar menunda perjalanan sementara hingga kondisi di kawasan Timur Tengah dinilai benar-benar kondusif.


“Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah di Saudi Arabia,” kata Dahnil.


Jamaah di Tanah Suci Diminta Aktif Berkoordinasi


Selain itu, Dahnil juga mengimbau jamaah yang saat ini berada di Tanah Suci untuk tetap menjalin komunikasi intensif dengan Kantor Urusan Haji, Konsulat Jenderal RI di Jeddah, serta pihak berwenang pemerintah Indonesia di Arab Saudi.


Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama Kementerian Luar Negeri siap memberikan informasi, perlindungan, serta memastikan layanan penerbangan, hotel, dan kebutuhan jamaah tetap terpenuhi.


Ia juga meminta keluarga jamaah di Tanah Air agar tetap tenang karena pemerintah terus fokus memastikan keamanan dan kenyamanan warga negara Indonesia yang sedang beribadah.


Jamaah Pulang Diminta Hubungi Travel


Bagi jamaah yang dalam waktu dekat akan kembali ke Indonesia, Dahnil mengingatkan agar terus berkoordinasi dengan biro perjalanan masing-masing. Sementara bagi jamaah umrah mandiri, komunikasi dengan petugas pemerintah di Tanah Suci dinilai penting untuk memastikan seluruh layanan perjalanan berjalan lancar.


“Pemerintah siap memfasilitasi dan memastikan semua kebutuhan jamaah terpenuhi,” ujarnya.


Persiapan Haji 2026 Dipastikan Tetap Berjalan


Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga memastikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah tetap berjalan sesuai rencana dan belum terdampak signifikan oleh situasi geopolitik di Timur Tengah.


Ia berharap konflik yang terjadi dapat segera mereda sehingga penyelenggaraan ibadah haji mendatang dapat berlangsung aman dan lancar.


“Kami memohon doa seluruh rakyat Indonesia agar konflik di Timur Tengah segera reda dan persiapan haji 2026 berjalan lancar sehingga jamaah dapat menunaikan ibadah dengan baik,” tuturnya.


Pemerintah, lanjut Dahnil, akan terus memantau perkembangan situasi serta memberikan informasi terbaru kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi demi keselamatan jamaah Indonesia. (**)



Padang - Keputusan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sumatera Barat secara aklamasi  menetapkan Muhammad Dien sebagai Ketua PII Sumbar periode 2025–2028, setelah sebelumnya merupakan pelaksana tugas karena ketua berhalangan tetap. Muswillub PII Wilayah Sumbar dilaksanakan pada hari Sabtu 28 Februari bertempat di Daima Garden, Kota Padang.


Ketua Panitia Pelaksana Ir. Nursidin, mengatakan  bahwa Muswillub dilaksanaka bukan hanya untuk memilih ketua PII Wilayah Sumbar yang definitif,  tetapi adalah untuk memastikan kesinambungan program  organisasi agar tetap berjalan sesuai amanat organisasi dan berkelanjutan.


"Sementara, saat ini kepemimpinan kami masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Muhammad Dien yang akhirnya pada hari ini terpilih sscara aklamasi menjadi ketua untuk masa bakti 2025 - 2028. Pelaksanaan kegiatan Muswillub ini menjadi penting untuk diselenggarakan agar kesinambungan kepemimpinan wadah profesi insinyur di Sumatera Barat tetap berjalan dengan baik sesuai mekanisme organisasi.


Muswilub dilaksanakan dengan  mengusung tema “Membangun Tata Kelola Organisasi yang Adaptif, Profesional, dan Berintegritas” yang mendapat apresiasi dari pengurus pusat PII. Ketua Komite Pengembangan Organisasi Wilayah dan Cabang PII Pusat, Pius X Rooswan, mengatakan bahwa pelaksanaan Muswillub PII Sumbar ini berjalan tertib,  demokratis, guyub dan sangat cepat.


“Kami mengapresiasi pelaksanaan Muswilub PII Sumbar yang sangat baik ini. Hal ini menjadi pelajaran penting dan membuktikan  tata kelola organisasi sampai detik ini tetap berjalan dengan baik dan semestinya. Teruslah jaga marwah PII Sumbar,” ungkap Pius.


Menurutnya, PII membutuhkan kepengurusan yang solid dan terukur agar mampu menjawab tantangan zaman. Ia optimistis PII Sumatera Barat memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur, untuk berkontribusi lebih luas.


Dewan Pakar Pengurus PII Pusat, Insannul Kamil, menekankan pada  tantangan dan dinamika yang akan dihadapi kepengurusan PII Sumbar yang baru, terutama dalam mendorong peran serta dan  kontribusi insinyur Sumatera Barat  terhadap peningkatan  pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.


“Konstribusi insinyur terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang pada 2025 berada di kisaran 3,5 persen. Angka ini belum masuk kepada angka yang ideal, karena dari sektor industri dinilai belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini harus menjadi tantangan bagi insinyur Sumatera Barat ke depannya, ujar Insannul Kamil, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang Kerjasama Pengembangan Profesi Sumber Daya Manusia Teknik dan Industri, yang akrab disapa Nanuk oleh kalangan insan pers.


Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang hanya bertumpu pada sektor konsumtif  tidak cukup untuk mendorong kemajuan daerah secara signifikan dan berkelanjutan.


Karena itu, peran insinyur dinilai sangat strategis dalam merancang solusi di berbagai sektor pembangunan di Sumatera Barat.


“Insinyur sudah harus memiliki pemikiran bagaimana meningkatkan ekonomi daerah ini. Peran insinyur sangat strategis karena pembangunan di berbagai bidang sesuai Asta Cita Pemerintahan Prabowo - Gibran pasti harus melibatkan insinyur,” tegasnya.


Sementara itu, dalam sambutan perdananya usai terpilih, Muhammad Dien menyatakan  komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi dan meningkatkan produktivitas serta efektifitas PII Sumbar. Ia mangatakan  bahwa saat dipercaya menjadi Plt, salah satu tugas utamanya adalah memastikan Muswillub yang hari ini dilaksanakan akan terlaksana sesuai aturan organisasi.

“Saat diamanahkan menjabat Plt, saya bertugas untuk melaksanakan Musyawarah Wilayah Luar Biasa dalam rangka menyusun kepengurusan baru PII Sumbar. Komitmen ini telah beberapa bulan lalu kami sepakati bersama,” kata Muhammad Dien.

Ia berharap Muswiliub tidak hanya menjadi agenda seremonial pemilihan ketua definitif, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi gagasan dan ide demi memperkuat peran dan kontribusi PII di Sumatera Barat.

“Kedepan saya berharap agar seluruh pengurus nantinya dapat meningkatkan kinerja organisasi secara maksimal. Salah satu caranya dengan memperbanyak kegiatan diskusi dan panel - panel profesi insinyur.

Kepada s eluruh pengurus PII Sumbar yang akan diipih juga diharapkan dapat melahirkan pemikiran dan kontribusi maksimal bagi organisasi dan pembangunan daerah Sumatera Barat.


Dengan kepemimpinan baru ini, PII Sumbar diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi profesi yang adaptif dan profesional, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Turut hadir dalam Muswilub tersebut jajaran pengurus pusat, di antaranya Iman Purwoto,  Bastian Sihombing, serta para Ketua PII cabang Kabupaten Kota se-Sumatera Barat.


Dalam rangkaian kegiatan Muswillub ini juga dilakukan Diskusi Kelompok Terfokus/ Diskusi Panel yang mengusung tema  “Inovasi Pembangunan Ketahanan Infrastruktur Sumatera Pasca Bencana Hidrometeorologi dan Adaptasi Perubahan Iklim”. Diskusi Panel yang dimoderatori oleh Sekretaris Umum PII Sumbar, Candrianto menghadirkan empat pembicara yaitu Widya Prima Hatta, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sumatera Barat,  yang menjelaskan peranan pemerintah daerah dalam  Pembangunan Ketahanan Infrastruktur, Insannul Kamil, Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia (PP-PII) dan Ketua Umum Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII)) memaparkan strategi dan inovasi Pembangunan Ketahanan Infrastruktur Sumatera Bencana Hidrometeorologi dan Adaptasi Perubahan Iklim, selanjutnya pembicara Iman  Purwoto, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASTEKINDO, yang menjelaskan Peran Insinyur dalam Penanganan Bencana di Sumatera Barat dan Darma Hendra, Ketua PC PII Kota Padang yang memberikan  paparan tentang peran penting  Faktor Manusia dalam Sistem Menajemen Penanggulangan  Bencana. (**)


Padang — Pengurus Daerah (PD) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Barat menggelar kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyaluran bantuan sosial di Kantor DPD Partai Golkar Sumbar, Kota Padang pada Minggu, (1/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan dihadiri jajaran pengurus AMPG dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Agenda ini turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) AMPG Datuk H. Said Aldi Al Idrus, Ketua PD AMPG Sumbar Dhanni Hariyona, perwakilan DPD Partai Golkar Sumbar yang diwakili Sekretaris Helmi Moesim, Ketua DPD Golkar Kota Padang Iqra Chissa Putra, serta pengurus PD AMPG se-Sumatera Barat.


Ketua PD AMPG Sumbar, Dhanni Hariyona, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.


“Agenda AMPG ini adalah Safari Ramadan dengan mengundang masyarakat korban bencana sekaligus saudara kita dari dua panti asuhan, yakni Panti Nurul Hikmah dan Panti Nurul Ain, untuk berbagi. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang hadir hari ini,” ujar Dhanni.


Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) AMPG Sumatera, Dedi Dermawan Milaya, menyebutkan Safari Ramadan 1447 Hijriah merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di beberapa provinsi.


“Sekarang kita sedang melaksanakan agenda Safari Ramadan 1447 H. Sebelumnya kegiatan ini sudah dilaksanakan di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Utara, dan kini sampai di Kota Padang, Sumatera Barat,” kata Dedi.


Dalam kegiatan tersebut, PP AMPG juga menyerahkan bantuan kepada dua panti asuhan yang hadir, yakni Panti Asuhan Nurul Hikmah dan Panti Asuhan Nurul Ain, serta masyarakat korban bencana di Sumatera Barat.


Selain sebagai kegiatan sosial, momentum Ramadan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi organisasi. Jajaran pengurus dan kader dari berbagai bidang hadir untuk memperkuat koordinasi program kerja sekaligus menyatukan langkah dalam menjalankan agenda organisasi ke depan.


Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, PP AMPG bersama PD AMPG Sumbar menegaskan komitmen untuk menjaga soliditas organisasi serta meningkatkan peran gerakan kepemudaan dalam menjawab tantangan sosial dan politik di tengah masyarakat. (**)