Padang - Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman dan Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) kembali menjemput orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) untuk dirawat dan diobati, Rabu (4/2). Kali ini ODGJ yang dijemput masih anak-anak berusia 12 tahun bernama Faliq. Ia masih duduk di sekolah dasar (SD) kelas lima.  


Mengingat umur Faliq yang masih sangat muda, Evi Yandri mengatakan, pendidikan Faliq juga mesti dicarikan solusi. Untuk itu YPJI akan mengkoordinasikan pada pihak sekolah bagaimana agar Faliq tetap bisa mendapatkan pendidikan. 


"Kita berharap Faliq nantinya bisa untuk tetap lanjut sekolah. Umurnya masih muda, masa depannya masih panjang, nanti selama dirawat dan diobati YPJI juga akan dicarikan solusi dan dikoordinasikan bagaimana kelanjutan sekolah Faliq," kata Evi. 


Saat Evi Yandri dan YPJI menjemput Faliq di rumah orangtuanya di Pasar Lalang, Kuranj,  Faliq dalam keadaan dirantai. 


Orangtua Faliq bercerita Faliq terpaksa dirantai karena perilakunya sudah sangat  mengganggu warga sekitar. Ia kerap mencuri barang-barang dan menjualnya. Semakin lama kondisi itu terlihat semakin menggangu. 


Keadaan Faliq yang sudah dirantai itu kemudian diketahui lurah yang kemudian melaporkan pada tim Evi Yandri dan YPJI. Untuk itulah kemudian Faliq dijemput. 


Evi Yandri mengatakan keadaan ganggu jiwa atau psikologi Faliq muncul pasca sering menghirup lem. 


"Efek sering menghirup atau menghisap lem ini sama dengan mengonsumsi narkoba. Dampaknya adalah bisa merusak psikologi, mental dan mengakibatkan gangguan jiwa," ujar Evi. 


Ia prihatin dengan kondisi yang dialami Faliq, apalagi mengingat usianya yang masih sangat muda dan tergolong anak-anak. 


"Faliq tidak semestinya dirantai, ia harus dirangkul, dirawat dan diobati. Untuk itulah kami datang menjemput Faliq. Semoga nanti setelah diobati dan dirawat di YPJI, Faliq bisa sembuh," kata Evi lagi. 


Ia mengatakan belajar dari kondisi Faliq, para orangtua dan para guru mesti meningkatkan kewaspadaan. Semua pihak mesti memahami bahwa efek merusak seperti dampak dari penyalahgunaan narkoba bisa didapat dari benda keseharian. 


"Menghisap lem, mengonsumsi obat batuk dan obat pereda nyeri dalam jumlah banyak itu efeknya sama dengan mengonsumsi narkoba. Ini sangat merusak mental dan kejiwaan. Mari kita awasi bersama anak-anak dan orang-orangnya sekitar kita," katanya lagi. 


Ketua YPJI,  Syafrizal mengatakan kasus gangguan kejiwaan dengan kebiasaan mencuri sebelumnya sempat pula ditangani YPJI. Salah satunya pasien bernama Rival. Ia juga mencuri barang-barang keluarga dan orang sekitar, namun berbeda dengan Faliq, Rival tidak menjual hasil curiannya. 


Rival mengonsumsi narkoba. Sekarang Rival telah menunjukkan kondisi yang semakin membaik, telah lepas dari narkoba, memperlihatkan perilaku baik, tidak lagi mencuri, bahkan rajin beribadah. Diharapkan nantinya Faliq juga bisa sembuh di YPJI. 


Di YPJI yang berlokasi di Gunung Sarik Padang, berupaya optimal dalam pengobatan pasien, baik itu pecandu narkoba dan ODGJ. 


Yayasan ini juga memiliki staf yang menguasai bidang masing-masing. 


"Kami sangat yakin perawatan dan pengobatan pasien bukan hanya tentang medis tapi juga pendekatan psikologis dan spiritual," katanya. 


Oleh karena itulah dalam keseharian pengobatan dan perawatan, pendekatan psikologis amat diterapkan di YPJI. 


Syafrizal mengatakan, pasien yang diobati di YPJI  diperlakukan dengan pendekatan holistik. Setelah mendapatkan terapi medis di rumah sakit, mereka melanjutkan rehabilitasi yang mencakup aspek spiritual, fisik, dan keterampilan. Para pasien diajarkan beribadah, mendapatkan makanan bergizi sesuai panduan ahli gizi, serta menjalani aktivitas harian seperti membersihkan lingkungan.


Tak berhenti di situ, yayasan ini juga menyediakan pelatihan keterampilan seperti membuat kue, otomotif, dan barber shop untuk pasien yang sudah menunjukkan peningkatan kemandirian.(*)

 


Pasaman - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses di Kampung Durian Kadap II Sababalik, Jorong Durian Kadap, Nagari Bahagia, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Rabu (4/2/2026).


Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Azwar Habibi Pasaribu, Ninik mamak Kampung Durian Kadap II Sababalik, serta ratusan masyarakat setempat yang antusias menyampaikan aspirasi dan harapan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.


Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak terkait pembangunan infrastruktur. 


Aspirasi utama yang mengemuka antara lain pembangunan Jalan Usaha Tani guna menunjang aktivitas pertanian warga, pengecoran Jalan Perkampungan Baru di Kampung Durian Kadap II Sababalik, serta pembangunan bendungan dan jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan dan produktivitas pertanian.


Selain itu, warga juga mengusulkan pembuatan bronjong dan drainase sebagai upaya penanggulangan abrasi serta pengendalian aliran air saat musim hujan yang kerap mengganggu aktivitas dan merusak infrastruktur kampung.


Menanggapi aspirasi tersebut, Ali Muda, SH menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan di tingkat provinsi. 


Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.


“Reses ini menjadi momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan sangat relevan dengan peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur dasar,” ujar Ali Muda.


Kegiatan reses diakhiri dengan silaturahmi bersama masyarakat, sebagai wujud kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya di daerah pemilihan. (**)

 


SUMBARNET - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan geopolitik, serta perlambatan ekonomi nasional, Bank Nagari justru tampil sebagai institusi keuangan daerah yang menunjukkan ketangguhan, konsistensi, dan visi jangka panjang.


Hal ini terungkap dalam Press Conference Kinerja Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Senin (02/2).


Pada forum tersebut, jajaran Direksi memaparkan capaian kinerja yang tidak hanya solid secara angka, tetapi juga mencerminkan pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Bank Nagari kembali menegaskan posisinya sebagai pilar utama penggerak ekonomi Sumatera Barat.



Kinerja Keuangan Kokoh di Tengah Tantangan

Sepanjang tahun 2025, kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari terus menguat. Hal ini tercermin dari indikator keuangan utama yang tumbuh positif dan stabil:


• Total Aset Bank Nagari berhasil menembus Rp33,61 triliun, menunjukkan ekspansi bisnis yang terukur.

• Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp26,84 triliun, menandakan tingkat kepercayaan nasabah yang semakin tinggi.
• Laba Bersih tercatat sebesar Rp493,74 miliar, menjadi bukti efisiensi operasional dan strategi bisnis yang tepat sasaran.
• Dari sisi kesehatan bank, Capital Adequacy Ratio (CAR) berada pada level sangat kuat, yakni 23,72%, jauh di atas ketentuan regulator.
• Non-Performing Loan (NPL) terjaga rendah di angka 2,40%, mencerminkan kualitas penyaluran kredit yang pruden dan bertanggung jawab.


Kinerja ini menempatkan Bank Nagari sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan fundamental keuangan paling solid di Indonesia.


Unit Usaha Syariah: Mesin Pertumbuhan Baru

Salah satu sorotan utama tahun 2025 adalah pertumbuhan signifikan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah, Bank Nagari berhasil menangkap peluang tersebut dengan strategi yang tepat.


Capaian UUS Bank Nagari meliputi:

• Total Aset Syariah mencapai Rp6,49 triliun, tumbuh 6,28% secara tahunan.
• Pembiayaan Syariah melonjak menjadi Rp4,63 triliun, dengan pertumbuhan impresif sebesar 14,66%.

• Laba UUS mencapai Rp224,62 miliar, naik tajam 15,43%, menjadikannya salah satu kontributor utama laba bank.

Pertumbuhan ini menegaskan komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif, kompetitif, dan sesuai nilai lokal masyarakat Sumatera Barat.


Transformasi Digital Lewat Ollin by Nagari

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, dalam keterangannya menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh insan Bank Nagari serta kepercayaan nasabah yang terus terjaga.


 
“Pencapaian tahun 2025 ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan Bank Nagari dan loyalitas nasabah kami. Di tengah tekanan ekonomi, kami memilih untuk tidak hanya bertahan, tetapi bertransformasi,” ujar Gusti Candra.


Salah satu langkah strategis utama adalah penguatan layanan digital melalui super apps “Ollin by Nagari”, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern akan layanan perbankan yang cepat, aman, dan mudah diakses kapan saja.
 

“Fokus kami adalah menghadirkan layanan keuangan yang adaptif, sehat, dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi kunci agar Bank Nagari tetap relevan dan dekat dengan nasabah,” tambahnya.


Pengakuan Nasional dan Kepercayaan Pasar

Kinerja gemilang Bank Nagari juga mendapat pengakuan dari lembaga independen dan nasional. Sepanjang 2025, Bank Nagari:

• Meraih peringkat kredit idA+/Stable dari PEFINDO, mencerminkan prospek usaha yang stabil dan risiko yang terkelola dengan baik.

• Mengoleksi 33 penghargaan nasional, baik di bidang kinerja keuangan, layanan digital, maupun pengembangan ekonomi daerah.


Pengakuan ini semakin memperkuat reputasi Bank Nagari sebagai bank daerah yang modern, terpercaya, dan berdaya saing nasional.


Melangkah Bersama Masyarakat Sumatera Barat

Tidak hanya fokus pada angka, Bank Nagari juga terus memperluas jaringan layanan, memperkuat ekosistem digital, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat dan pelaku UMKM. Seluruh langkah ini diarahkan untuk memastikan bahwa pertumbuhan bank sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah.


 
“Terima kasih atas kepercayaan seluruh nasabah dan pemangku kepentingan. Mari terus melangkah bersama, memperkuat perbankan daerah dan mendorong ekonomi Sumatera Barat yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutup Gusti Candra.


Bank Nagari  Tumbuh Bersama Daerah, Melayani dengan Hati, Melangkah Menuju Masa Depan Digital. (*)

 


Padang, – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengumumkan pembukaan pendaftaran Gelombang I program Pulang Basamo gratis melalui unggahan di media sosial pribadinya, Kamis (5/2/2026).


Dalam unggahan tersebut, Andre Rosiade menyampaikan bahwa pendaftaran Gelombang I Pulang Basamo akan dibuka malam ini, Kamis, 5 Februari 2026, tepat pukul 19.30 WIB. Ia mengimbau masyarakat Minang di perantauan, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek, agar tidak melewatkan kesempatan tersebut.


“Pendaftaran gelombang pertama Pulang Basamo gratis akan dibuka malam ini jam 19.30 WIB. Jadi, jangan sampai ketinggalan dan silakan siapkan seluruh persyaratan dari sekarang,” ujar Andre Rosiade dalam keterangannya.


Program Pulang Basamo gratis ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Prabowo Subianto bersama Andre Rosiade sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Minang yang berada di perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman.


Andre juga meminta calon peserta untuk segera melakukan pendaftaran saat portal pendaftaran dibuka. Ia menegaskan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah ditentukan.


“Untuk informasi lebih lanjut, dunsanak bisa memantau Instagram @pulangbasamonasional atau menghubungi WhatsApp di nomor 0811-8008-109,” jelasnya.


Di akhir pesannya, Andre Rosiade berharap program Pulang Basamo ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Minang di perantauan. Ia juga menyampaikan salam hormat dari Prabowo Subianto untuk masyarakat Minang yang berada di luar daerah. (***)

 


Padang—Setiap Nasabah adalah bagian penting dari perjalanan Bank Nagari. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64, Bank Nagari menghadirkan berbagai program spesial sebagai bentuk apresiasi kepada Nasabah setia dan masyarakat Sumatera Barat (khususnya) yang telah mempercayakan layanan keuangannya.


Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan, Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Nagari tidak hanya sekedar memberikan layanan perbankan, tapi juga berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai kebijakan Istimewa yang memberikan manfaat nyata.


Karena itu, Bank Nagari menawarkan program istimewa (sweetener) kepada ASN, pegawai, PPPK, dan pensiunan yang akan menjadi nasabah baru maupun nasabah eksisting loyal.


Promo itu di antaranya, pertama, cashback Bulan Suci Ramadan 1447 H dan HUT ke-64 Bank Nagari. Nasabah berkesempatan memperoleh cashback dalam bentuk uang tunai saat mengajukan kredit/pembiayaan.


Promo yang kedua yaitu, program Member Get Member (MGM). Bank Nagari memberikan kesempatan kepada Nasabah tertentu yang memenuhi syarat dapat memperoleh referral fee dengan merekomendasikan produk kredit/pembiayaan Bank Nagari kepada ASN, PPPK, pegawai, dan pensiunan sebagai bentuk apresiasi dari Bank Nagari.



“Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme program ini dapat dilihat di website resmi Bank Nagari www.banknagari.co.id,” jelas Gusti.


Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli menambahkan, bprogram-program ini merupakan wujud nyata komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan Solusi finansial yang mudah, terjangkau, dan memberikan manfaat luas bagi keluarga ASN, Pegawai, dan pensiunan, khususnya di Sumatera Barat.


Hafid Dauli mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan terbatas ini secepatnya, karena program sweetener tersebut bersifat racing, sehingga periode promo dapat berakhir lebih cepat jika kuota telah habis.


Bank Nagari siap memberikan layanan jemput bola langsung ke instansi maupun ke rumah nasabah untuk mempermudah proses pengajuan kredit/pembiayaan.



“ASN, PPPK, pegawai, dan pensiunan kami imbau untuk segera mengajukan permohonan dan berkonsultasi ke Kantor Bank Nagari terdekat,” jelasnya.


Selain tatap muka, masyarakat juga dapat memanfaatkan kanal digital dengan mengajukan pinjaman secara online melalui menu N_Form di di website resmi Bank Nagari www.banknagari.co.id atau melalui aplikasi Ollin by Nagari pada menu simulasi pinjaman. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Nagari Call 150234.


Lebih lanjut Hafid menyampaikkan, melalui momentum ini, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Nyaman, serta mempererat hubungan dengan nasabah sebagai mitra utama dalam mewujudkan kemajuan Sumatera Barat.


Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian mengungkapkan, program Member Get Member adalah reward program yang diberikan bagi debitur/nasabah Bank Nagari yang sudah memiliki CIF (kecuali Pegawai Intern Bank Nagari, Bendahara dan Bendahara Instansi, dan Pejabat pemutus yang berhubungan dengan Pengajuan Kredit/Pembiayaan di instansi terkait) dan berhasil mereferensikan kepada keluarga, saudara, rekanan kantor, rekanan bisnis dll untuk mengambil produk Kredit Cicilan Uang atau Pembiayaan Konsumtif, baik untuk realisasi baru maupun top up.


Ia menambahkan, alokasi dana untuk program promo ini adalah sebesar Rp 1 miliar dan akan dilakukan pemindahan biaya promosi secara bertahap ke penampungan Promosi Member Get Member.


Masa berlaku program promo terhitung Februari 2026 sampai dengan Desember 2026 (tentative) atau sampai alokasi dana program promosi sudah terserap habis. (*)



Padang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan komitmennya untuk menciptakan kota yang bersih, indah dan sehat. 


Komitmen tersebut sudah dilaksanakan sejak awal di DPRD Provinsi Sumbar. Program tersebut melalui penataan lingkungan perumahan yaitu pembangunan jalan lingkungan berupa betonisasi. 


Selain fokus pada peningkatan konektivitas dan aksesibilitas, program ini berdampak terhadap peningkatkan kebersihan lingkungan dan mengurangi area becek/berlumpur. 


Bahkan jauh sebelum di DPRD Provinsi Sumbar, Muhidi sudah menjalankan program tersebut saat di DPRD Kota Padang. 


Sejak di DPRD Provinsi Sumbar, Muhidi sudah melaksanakan pembangunan jalan lingkungan berupa betonisasi di sejumlah tempat. Salah satunya di RW 09, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah. 


Muhidi saat melaksanakan kegiatan reses di Masjid Nurul Ibadah, Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (4/2) mengatakan, pemerintah saat ini tengah mengkaji alih tekhnologi untuk pengelolaan sampah, karena permasalahan sampah telah menjadi isu nasional dan bahkan dunia. 


Ia meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan tempat. 


"Kalau kita membuang sampah sembarangan, nanti akibatnya juga oleh kita. Saluran tersumbat dan menyebabkan banjir," kata Muhidi Rabu (4/2). 


Muhidi menyinggung hal itu merespon usulan masyarakat Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, yang membutuhkan becak motor (bentor) untuk pengumpulan sampah dari rumah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). 


Kebutuhan masyarakat terhadap Bentor tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Mardanis. 


Di kelurahan tersebut, setidaknya butuh tiga Bentor untuk mengangkut sampah dari rumah ke TPS. 


"Di Kelurahan ini butuh tiga bentor Pak. Yang ada baru dua. Ada satu lagi kami Kanibalkan, tapi sering rusak," kata Mardanis. 


Reses Ketua DPRD Provinsi Sumbar di Masjid Nurul Ibadah, Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, diikuti 50 tokoh masyarakat.  


Reses perseorangan anggota DPRD Provinsi Sumbar beelangsung delapan hari terhitung 2-9 Februari 2026. 


Reses bagi anggota dewan merupakan agenda wajib untuk menjaring, mendengar, dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, serta melaksanakan fungsi pengawasan.


Reses yang berlangsung di Masjid Nurul Ibadah, sejumlah usulan disampaikan masyarakat. Selain kebutuhan bentor, masyarakat juga menyampaikan usulan pengadaan ambulan di 13  mesjid yang ada di kelurahan tersebut. Selain itu, usulan tentang pendidikan di jenjang SMP. 


Muhidi menekankan, usulan yang disampaikan masyarakat diharapkan usulan yang benar-benar menjadi kebutuhan sehingga bermanfaat dan berdampak langsung terhadap masyarakat. (**)

 


Pasaman – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses di Jorong IX Abam, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, pada Selasa (3/2/2026). 


Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyerapan aspirasi masyarakat setempat.


Reses ini dihadiri oleh Kepala Jorong IX Abam, Zulfahmi, para ninik mamak Jorong IX Abam, serta ratusan masyarakat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan dan harapan kepada wakil rakyat mereka di tingkat provinsi.


Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi utama. Salah satunya terkait permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. 


Warga berharap adanya perhatian pemerintah berupa bantuan bak sampah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di jorong tersebut.


Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan harga komoditas karet yang dinilai masih rendah dan tidak stabil. 


Kondisi ini sangat berdampak pada perekonomian warga, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan karet.


Aspirasi lainnya menyangkut pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan dan pembangunan jalan serta drainase, yang dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.


Menanggapi hal tersebut, Ali Muda menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD Provinsi Sumatera Barat. 


Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pihak terkait.


“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua masukan akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” ujar Ali Muda.


Kegiatan reses ditutup dengan harapan masyarakat agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera mendapatkan solusi nyata demi peningkatan kesejahteraan warga Jorong IX Abam dan sekitarnya.(**)

 


PADANG - Sebanyak 160 Bundo Kanduang Kota Padang menyampaikan aspirasi langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, dalam agenda reses perseorangan masa sidang kedua Tahun 2025/2026 yang digelar di aula rumah dinas Ketua DPRD Sumbar, Rabu (4/2/2026).


Dalam pertemuan tersebut, para Bundo Kanduang menyampaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari penguatan peran perempuan adat, pelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau, hingga pendidikan karakter generasi muda dan persoalan sosial di kawasan perkotaan.


Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan dan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan masukan tersebut melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD Provinsi Sumatera Barat.


“Aspirasi Bundo Kanduang memiliki nilai strategis karena mereka berperan sebagai penjaga adat dan nilai budaya Minangkabau. DPRD akan menindaklanjuti setiap masukan sesuai kewenangan yang dimiliki,” kata Muhidi.


Muhidi juga menekankan peran penting Bundo Kanduang dalam memperkuat ketahanan keluarga serta membentuk karakter generasi muda agar tetap berpegang pada nilai adat dan budaya di tengah derasnya arus modernisasi.


Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Kota Padang memanfaatkan momentum reses tersebut untuk menyampaikan sejumlah aspirasi kelembagaan. Ia menegaskan, organisasi Bundo Kanduang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan DPRD agar tetap mampu menjalankan peran strategisnya secara optimal.


Ia menyampaikan, Bundo Kanduang Kota Padang membutuhkan dukungan pendanaan operasional yang berkelanjutan, baik melalui dana hibah maupun alokasi anggaran rutin, guna menunjang kegiatan pembinaan adat, sosial, serta pendidikan karakter di tengah masyarakat.


Selain dukungan anggaran, ia juga menyampaikan aspirasi terkait pemenuhan sarana organisasi, khususnya pengadaan seragam bagi anggota Bundo Kanduang. Menurutnya, hingga kini belum seluruh anggota memperoleh fasilitas tersebut secara merata, padahal seragam mencerminkan identitas, kekompakan, dan marwah organisasi adat.


Dalam kesempatan itu, Ketua Bundo Kanduang Kota Padang Fauziah Zaini menekankan pentingnya legalitas dan pengakuan resmi terhadap kepengurusan Bundo Kanduang yang sah, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota. 


Ia menilai, pengakuan tersebut akan memperkuat posisi Bundo Kanduang sebagai wadah utama pelestarian adat Minangkabau dan mencegah tumpang tindih dengan organisasi lain yang sejenis.


Ia turut menyampaikan kebutuhan akan fasilitas sekretariat yang representatif. Menurutnya, keberadaan sekretariat sangat dibutuhkan sebagai pusat koordinasi, pembinaan, serta pelaksanaan program kerja organisasi secara berkelanjutan.


Lebih lanjut, ia meminta pemerintah provinsi terus melibatkan Bundo Kanduang dalam menjaga dan melestarikan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). 


Ia menilai, arus modernisasi dan munculnya berbagai organisasi sosial berpotensi menggerus nilai adat apabila pemerintah tidak memperkuat peran lembaga adat yang telah lama mengakar di tengah masyarakat.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menyatakan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan Bundo Kanduang Kota Padang dan berkomitmen mengawal serta memperjuangkannya melalui kebijakan dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.


Reses perseorangan tersebut berlangsung dialogis dan kondusif. Para peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk menyampaikan usulan dan masukan secara langsung kepada Ketua DPRD Sumbar sebagai bahan perumusan kebijakan pembangunan daerah ke depan. (**)

 


PADANG PARIAMAN—Kebutuhan pembangunan kembali jembatan rajang di Korong Salisikan, Nagari Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dinilai mendesak. Jembatan tersebut roboh akibat derasnya aliran Sungai Batang Anai saat banjir bandang (galodo) pada Jumat, 28 November 2025.


Kondisi itu terungkap saat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy, melakukan reses perorangan sekaligus meninjau langsung lokasi jembatan yang putus total bersama Lembaga Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA), Rabu (4/2/2026).


Sejak jembatan rajang tersebut ambruk, akses utama masyarakat terputus dan berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari warga. Jembatan itu sebelumnya menjadi penghubung vital antarpermukiman, termasuk jalur utama anak-anak menuju sekolah serta akses ekonomi masyarakat.


Endarmy menegaskan, keberadaan jembatan rajang sangat penting bagi mobilitas warga. Akibat terputusnya jembatan, para pelajar terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan harus menggunakan jasa ojek dengan biaya mencapai Rp30 ribu per perjalanan.


“Jembatan ini sangat vital. Tanpa akses tersebut, anak-anak sekolah harus memutar jauh dan mengeluarkan biaya besar setiap hari,” ujar Endarmy.


Ia menambahkan, kondisi ekonomi masyarakat setempat juga kian terpuruk pascabencana. Mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor pertanian sawah dan perkebunan, namun sebagian besar lahan mereka rusak dan hanyut diterjang banjir bandang.


Menurut Endarmy, sedikitnya terdapat sekitar 2.000 kepala keluarga di wilayah tersebut yang kini dapat dikatakan terisolasi akibat terputusnya akses penghubung. Karena itu, pembangunan kembali jembatan rajang dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.


“Penanganannya harus segera. Jembatan rajang perlu dibangun kembali agar akses masyarakat kembali terbuka dan aktivitas ekonomi bisa pulih,” tegasnya.


Endarmy juga mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta berkomitmen memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut melalui rapat-rapat resmi bersama pemerintah daerah.


Sementara itu, sejak jembatan putus, belum ada penangan jangka pendek untuk menunjang mobilitas warga, masyarakat pun berharap ada bantuan dari pihak-pihak terkait seperti TNI atau Polri dalam meringankan beban warga.


Sementara itu, perwakilan Lembaga Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA), Azwar Anas, menyatakan pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat sejak jembatan tersebut roboh. Menurutnya, kondisi itu tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.



Ia menegaskan, ASPILA mendorong pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar segera mengambil langkah konkret untuk membangun jembatan permanen yang layak dan aman bagi masyarakat.


“Kami berharap pembangunan jembatan ini menjadi prioritas. Ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan, pendidikan anak-anak, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat,” ujarnya.


Azwar Anas juga mengapresiasi langkah Anggota DPRD Sumbar Endarmy yang turun langsung ke lapangan dan berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi dalam program pembangunan daerah. (**)

 


Palembang - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan kurve, Rabu(4/2/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dit intelkam Polda Sumsel menyampaikan bahwa kurvei bukan sekadar kegiatan kebersihan, tetapi juga bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Dengan hadir langsung di tengah warga, aparat kepolisian dapat mendengar aspirasi, keluhan, hingga potensi gangguan kamtibmas sejak dini.


Kehadiran personil Dit intelkam di lapangan pun mendapat respons positif dari warga. Sejumlah tokoh masyarakat menilai kegiatan ini menunjukkan kepedulian Polri terhadap kondisi riil di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan


Dengan digelarnya kurve ini, Polda Sumsel berharap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih awal, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan terkendali. (**)