SUMBARNET - Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Padang untuk mendukung dan menyukseskan Program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Dukungan tersebut difokuskan pada penguatan sosialisasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.


Komitmen itu disampaikan dalam audiensi PJKIP Padang dengan Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, Selasa (3/3/2026). Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Program Digitalisasi Bansos bertujuan meminimalkan ketidakakuratan data serta memastikan bantuan tepat sasaran.


Eri mengakui, selama ini masih terdapat keluhan masyarakat terkait penyaluran bansos yang dinilai belum tepat sasaran. Menurutnya, persoalan tersebut kerap dipicu oleh ketidaksinkronan dan validitas data.


Ia menjelaskan, Kota Padang menjadi satu dari 40 kabupaten/kota yang ditunjuk sebagai proyek percontohan Program Digitalisasi Bansos dari total 514 daerah di Indonesia. Kota Padang juga menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Sumatera Barat, dengan mereplikasi sistem yang sebelumnya diterapkan di Kabupaten Banyuwangi.


Dalam sistem baru ini, pemerintah menggunakan KTP elektronik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai basis utama verifikasi data. Masyarakat didorong segera mengaktifkan IKD untuk mempermudah proses administrasi.


Aplikasi Perlinsos yang digunakan memiliki dua skema layanan, yakni pendaftaran mandiri melalui aplikasi bagi warga yang memiliki perangkat dan literasi digital memadai, serta pendaftaran melalui Perlinsos Agen bagi warga yang memiliki keterbatasan akses teknologi.


Ke depan, proses pengajuan hingga pencairan bansos dilakukan secara digital. Masyarakat dapat mendaftar secara mandiri melalui aplikasi tanpa pembatasan awal. Sistem selanjutnya akan melakukan verifikasi otomatis dengan mengintegrasikan data ke sejumlah instansi, seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Samsat, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga LHKPN. Integrasi ini bertujuan mendeteksi kepemilikan aset maupun status pekerjaan sehingga potensi ketidaktepatan sasaran dapat dicegah sejak awal.


Program ini juga menyediakan masa sanggah selama satu bulan. Warga yang pengajuannya ditolak dapat mengetahui alasan penolakan secara transparan berdasarkan hasil verifikasi sistem.


Dalam penataan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), sistem telah menonaktifkan 22.283 penerima pada Desil 6–10 (kelompok mampu) dan mengalihkan kepada warga Desil 1–5 yang lebih membutuhkan.


Sementara itu, Sekretaris PJKIP Padang, Arif Budiman Effendi menegaskan kesiapan pihaknya mendukung sosialisasi program tersebut. Ia menyebut PJKIP Padang memiliki program Bakti untuk Negeri yang menyasar keluarga kurang mampu serta berbagai kegiatan sosial lainnya. 


PJKIP Padang juga berencana menghadirkan Kepala Dinas Sosial sebagai narasumber podcast guna memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.


Penasehat PJKIP Padang Rommi Delfiano, menambahkan bahwa kehadiran PJKIP didasari semangat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. PJKIP telah terbentuk hingga tingkat provinsi. Ia menilai kolaborasi lintas institusi penting untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Wakil Sekretaris PJKIP Padang, Faiz, mengatakan jurnalis PJKIP kerap mengangkat isu human interest, terutama terkait persoalan kesehatan dan ekonomi masyarakat kurang mampu.


Ia optimistis kolaborasi dengan Dinas Sosial akan memperkuat peran media dalam mendukung implementasi digitalisasi bansos agar berjalan optimal dan tepat sasaran. (Faiz)

 


SUMBARNET - Kekinian memang sudah banyak bangunan dipugar dengan memakai arsitektur modern, termasuk bangunan publik seperti stasiun.


Eitss... tunggu dulu, teori diatas gak berlaku di Stasiun Semarang Tawang. Central gerbang Semarang ini tetap mempertahankan performance jaman dulu (Jadul) tapi fasilitas nya moderen, bahkan ruang VVIP Lucery Class stasiun ini punya.


"Sangat kental dengan aur Kota Lama (Koma) yang sekarang menjadi ikonik Kota Semarang, Jawa Tengah,"ujar Adrian Toaik, Selasa 3/3-2026 di Tawang.


Adrian bersama tiga koleganya, Masril, Khairul dan Atjie tengah dikejar waktu berbuka puasa dan kereta tidak mau menunggu, untuk membawa tim ekspedisi punggung jawa jelang mudik lebaran 1427 H.


Kereta Blambangan Expres akan membawa mereka  ke Stasiun Turi Surabaya Jawa Timur.


Stasiun Tawang tidak pernah lakang oleh zaman,  stasiun ini, satu dari tidak banyak stasiun paling bersejarah dan ikonik di Indonesia. 


"Dari literatur stasiun ini bernama Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, sejak dulu hingga kini tetap menjadi stasiun utama di Kota Semarang,'ujar Toaik.


Dari perpustakaan terungkap Stasiun Semarang Tawang dibangun perusahaan kereta api Hindia Belanda (Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).


Stasiun Tawang beroperasi 1914 menggantikan stasiun lama di Kemijen. Stasiun ini buah karya arsitektur kolonial yang kokoh, menyesuaikan kondisi pesisir Semarang yang rawan banjir dan rob.


"Tawang ini, simpul penting jalur kereta Pantura (Pantai Utara Jawa) yang menghubungkan Jakarta–Cirebon–Semarang–Surabaya,"ujar KaJe yang habis membongkar ipadnya menelusuri Sarang Tawang.


Dan wajar dari tahun beroperasinya di sekitar stasiun masih terlihat bangunan masa belanda, bahkan di depan stasiun itu dijuluki  Kota Lama,"ujar Khairul Jasmi (KaJe) yang pernah menulis Litle Nederland dengan Spinggel nya.


Semarang Tawang setia menjadi pemeran penting  gerbang utama Semarang, 

Itu sejak era kolonial hingga kini, Tawang menjadi pintu masuk utama kota bagi pejabat, saudagar, hingga masyarakat umum.


Bahkan rel kereta api membelah pulau Jawa, maka Tawang adalah  simpul jalur utara Jawa.


"Semua kereta jarak jauh kelas eksekutif dan bisnis melintas jalur utara berhenti di sini,"ujar Vina yang ramah luar biasa di Luxery Room Semarang Tawang.


Stasiun Tawang jadi saksi sejarah perang  kemerdekaan, pada masa revolusi, stasiun ini menjadi objek strategis karena jalur logistik dan transportasi militer.


Stasiun Tawang jadi pilihan penting para Gen Z  dan Milenial Semarang untuk melalukan perjalanan jauh ke luar kota, tujuan favorit mereka Surabaya dan Jakarta.


Selain itu mereka enjoy dengan stasiun kental dengan nuansa Kota Lama yang menjadi keunikannya.


Selain itu Tawang terkenal sering tergenang rob. Bahkan rel dan halaman stasiun sering seperti kolam, itu dulu.


Sekarang sudah dibangun sistem polder dan pompa raksasa untuk mengatasinya.


Selain itu performance stasiun seperti mengikuti gaya zaman. 


Oleh Arsitektur Kolonial, bangunan stasiun dibuat megah luas dengan atap tinggi, jendela besar, dan aula tengah yang klasik.

 

"Nuansa tempo dulu kental terasa, bahkan stasiun jadi pentas nostalgia yang sering jadi lokasi foto prewedding, film, hingga dokumenter sejarah karena atmosfer kolonialnya,"ujar Pemerhari Sosio Publik Masril Koto, Selasa malam.


Lokasi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng yang dekat Kota Lama jadi punya nilai historis yang menyatu dengan kawasan perdagangan lama Belanda.


"Jika bisa anda membayangkan silahkan. Pada tahun 1920-an, kereta uap masuk dengan asap tebal. Mener Belanda turun dengan koper kulit besar. Saudagar Tionghoa dan pribumi berdagang di sekitar pelabuhan dan Kota Lama.


Tawang tidak stasiun saja, tapi saksi perjalanan ekonomi dan politik Semarang, dan jadi saksi sunyi kota pelabuhan,"ujar Khairul dan KA Blambangan Expres terus melaju membelah senja menuju Surabaya. (***)

 


Padang – Indomobil Group melalui PT Indomobil eMotor Internasional semakin agresif memperluas jangkauan kendaraan listrik di Indonesia dengan meluncurkan Indomobil eMotor QT 2026. Skutik listrik kompak ini dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan yang efisien dan ekonomis, menyasar segmen entry-level dengan harga sangat kompetitif yakni sekitar Rp15 juta hingga Rp18,8 juta (OTR Jakarta).

 

Rezki Ardi Putra, Supervisor Indomobil Plaza Khatib Sulaiman Padang, menyampaikan bahwa eMotor QT hadir dalam dua varian utama dengan desain ringkas dan futuristik, sangat ideal untuk mendukung aktivitas harian seperti berangkat kerja, berbelanja, maupun mengantar anak sekolah. “Desain futuristik eMotor QT juga memberi rasa percaya diri bagi penggunanya,” ujarnya.

 

Dibandingkan dengan pesaing seperti Uwinfly Neo XR dan BF Goodrich, Rezki optimis Indomobil memiliki keunggulan pada layanan purna jual yang mapan. “Jaringan Indomobil Plaza yang luas memastikan konsumen mudah mendapatkan perawatan dan suku cadang, sehingga tidak perlu khawatir soal servis,” tambahnya.

 

Dari sisi efisiensi, motor ini sangat ekonomis dengan biaya operasional listrik jauh lebih murah dibanding bahan bakar konvensional. eMotor QT juga diposisikan sebagai kendaraan operasional ringan untuk kawasan perumahan dan perkantoran, menjadikannya pilihan investasi cerdas bagi yang peduli lingkungan dan efisiensi biaya.

 

Hadirnya Indomobil eMotor QT 2026 membuktikan bahwa teknologi kendaraan listrik berkualitas kini semakin mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, mendorong percepatan transisi menuju ekosistem transportasi hijau yang berkelanjutan. (Muhammad Latif)

 


Padang – PT Indomobil eMotor Internasional (IEI) resmi meluncurkan motor listrik terbarunya, Indomobil eMotor Sprinto, untuk pasar Kota Padang dan sekitarnya. Peluncuran ini menandai langkah strategis dalam menjawab tren dan potensi kendaraan listrik yang terus berkembang di Sumatera Barat.

 

Rezki Ardi Putra, Supervisor Indomobil Plaza Khatib Sulaiman Padang, menyatakan bahwa Sprinto didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna perkotaan yang menginginkan kendaraan stylish, bertenaga, praktis, dan efisien dalam penggunaan energi. "Sprinto hadir sebagai solusi mobilitas urban cerdas yang menyeimbangkan gaya hidup modern dengan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Rezki dalam keterangan resmi pada Maret 2026.

 

Dari sisi desain, Sprinto tampil dengan gaya sporty dan agresif. Beberapa detail eksklusif seperti VoltAura Emblem dan AeroBlade Panel memberikan kesan aerodinamis, sementara VoltArmor Panel menambah kesan kokoh dan futuristik pada tampilan depannya.

 

Sprinto dibekali fitur 3-Speed Feature yang memungkinkan pengendara memilih tiga mode berkendara sesuai kebutuhan: Mode Comfort untuk efisiensi maksimal, Mode Sport untuk performa harian yang dinamis, dan Mode Boost yang memberikan tenaga ekstra saat diperlukan. Dapur pacunya didukung baterai Lithium berkapasitas 2.45 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 110 km dalam sekali pengisian daya, cukup mumpuni untuk mobilitas harian masyarakat Padang.

 

Indomobil Group berkomitmen membangun ekosistem layanan terpadu melalui jaringan dealer resmi dan layanan purnajual yang andal untuk mendukung konsumen di Sumatera Barat beralih ke kendaraan listrik. Kehadiran Sprinto diharapkan menjadi pilihan gaya hidup baru sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung program mobilitas ramah lingkungan nasional. (Muhammad Latif)

 


SUMBARNET - Indomobil Emotor resmi memperkenalkan Adora, motor listrik inovatif yang didesain khusus untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Barat. Dengan teknologi canggih dan desain ergonomis yang disesuaikan dengan postur lokal, Adora hadir sebagai solusi transportasi efektif yang mampu memangkas pengeluaran penggunanya hingga jutaan rupiah setiap tahunnya.

 

Mengadopsi desain ringkas namun bergaya modern ala Eropa, Adora menawarkan kenyamanan optimal bagi pengendara berkat bentuk yang seimbang antara estetika dan fungsi harian. Salah satu terobosan teknologi utama adalah keberadaan layar TFT interaktif dengan fitur screen mirroring yang memungkinkan pengendara mengakses navigasi smartphone secara langsung tanpa tambahan perangkat lain.

 

Fitur keselamatan pada Adora juga sangat lengkap: Hill Start Assist memudahkan pengendali motor di tanjakan, Traction Control System menjaga kestabilan saat jalan licin, serta Reverse Mode untuk memudahkan manuver parkir. Pada kondisi darurat, motor ini dilengkapi Push Assist Mode yang memudahkan dorongan ketika ban kempes, serta Emergency Mode-Throttle Button agar motor tetap dapat dioperasikan jika terjadi gangguan pada sistem gas.

 

Ditenagai baterai Lithium berkapasitas 76.8 V 32 Ah dengan sertifikasi IP67 yang tahan air dan debu, Adora mampu menempuh jarak hingga 110 km dalam satu kali pengisian. Dari sisi ekonomi, motor ini memberikan penghematan luar biasa sampai Rp6,5 juta per tahun jika dibandingkan dengan motor konvensional. Penghematan tersebut berasal dari biaya bahan bakar, biaya servis yang lebih rendah, dan pajak tahunan yang ringan.

 

Rezki Ardi Putra, Supervisor Indomobil Plaza Khatib Sulaiman Padang, menegaskan bahwa kehadiran Adora merupakan bagian dari komitmen Indomobil Group untuk mendukung transisi energi bersih di Indonesia. “Adora hadir sebagai solusi tepat untuk kebutuhan mobilitas masa kini. Kami ingin membantu menciptakan dampak positif melalui dukungan ekosistem kendaraan listrik yang kuat sekaligus menyediakan kenyamanan bagi pengguna,” ujarnya.

 

Untuk masyarakat yang ingin langsung merasakan keunggulan Adora, unit test ride sudah tersedia di Indomobil Plaza Khatib Sulaiman No. 97, Padang. Motor ini siap membuktikan performa maksimum dan suspensi yang didesain khusus agar nyaman melewati medan bergelombang khas Sumatera Barat. (Muhammad Latif)

 


SUMBARNET - Industri kendaraan roda dua di Indonesia memasuki era baru dengan hadirnya Indomobil eMotor Tyranno. PT Indomobil eMotor Internasional (IEI), anak perusahaan dari Indomobil Group, secara resmi memperkenalkan Tyranno sebagai inovasi revolusioner yang siap merebut hati para pencinta petualangan dengan motor listrik kelas adventure.

 

Dirancang untuk memenuhi kebutuhan penggunaan di medan berat, Tyranno mengusung konsep tough & stylish yang mengedepankan daya tahan dan desain menarik. Motor ini dilengkapi dengan perlindungan ekstra berupa Exo-Armor, yakni panel besi pelindung yang menguatkan bodi motor, serta ban All-Terrain yang mampu melibas berbagai kondisi jalan. Keunggulan ini membuat Tyranno berhasil meraih penghargaan “The Best Low Electric Motorcycle 2025” dalam ajang bergengsi GridOto Award.

 

Dari sisi performa, Tyranno tidak kalah ganas meski menggunakan tenaga listrik. Motor dengan kekuatan 3 kW ini mampu menghasilkan torsi instan hingga 170 Nm, memberikan akselerasi responsif dan tenaga kuat yang ideal untuk perjalanan di rute off-road. Fitur keamanan yang melengkapi motor ini juga sangat komprehensif, seperti Smart Inclinometer untuk memantau kemiringan terreno dan Hill Start Assist (HSA) yang mencegah motor mundur saat menghadapi tanjakan curam.

 

Dalam hal daya jelajah, Tyranno memakai baterai Lithium berkapasitas 2.45 kWh yang memungkinkan motor menempuh jarak lebih dari 110 km dalam satu kali pengisian. Dengan garansi resmi baterai selama 3 tahun, konsumen dapat menikmati pengalaman berkendara tanpa khawatir masalah teknis.

 

Terkait pilihan warna, Tyranno hadir dengan enam varian bertema alam yang elegan dan natural, yakni Borneo Green, Krakatau Blaze, Carstensz White, Rinjani Grey, Semeru Grey, dan Sanur Beige. Pilihan warna ini didesain untuk memberikan kesan kuat sekaligus harmonis dengan petualangan alam yang dilalui pengendara.

 

Rezki Ardi Putra, Supervisor Indomobil Plaza Khatib Sulaiman Padang, menegaskan bahwa peluncuran Tyranno merupakan bagian dari komitmen Indomobil dalam mendukung program Zero Net Emission yang dicanangkan pemerintah Indonesia, sekaligus memperluas penetrasi motor listrik ke segmen petualangan yang selama ini belum digarap secara maksimal.

 

Dengan inovasi dan fitur unggulan tersebut, Indomobil eMotor Tyranno siap menjadi primadona di pasar motor listrik adventure tanah air, menghadirkan pengalaman berkendara yang bertenaga, tangguh, dan ramah lingkungan. (Muhammad Latif)

 


SUMBARNET – Industri kendaraan listrik di Indonesia khususnya di Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan dengan kehadiran motor listrik terbaru dari Indomobil Group, Adora. Melalui brand Indomobil Emotor, Adora resmi diluncurkan sebagai solusi mobilitas modern yang mengedepankan efisiensi, teknologi mutakhir, dan ramah lingkungan. Ditawarkan dengan harga kompetitif sekitar Rp25,7 jutaan, motor ini menampilkan desain bergaya Eropa serta fitur teknologi premium yang mendukung kenyamanan dan keamanan pengendara.

 

Rezki Ardi Putra, Supervisor Indomobil Plaza Khatib Sulaiman Padang, mengungkapkan bahwa Adora merupakan hasil riset panjang selama 50 tahun untuk memahami kebutuhan pasar di Indonesia, khususnya Sumatera Barat. “Adora adalah bagian dari konsep masa depan hijau kami, dengan tagline ‘Siap Tersentak, Siap Bergerak’ yang mengusung performa dan ketenangan berkendara,” tuturnya pada konferensi pers di Padang.

 

Motor listrik ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir seperti Smart Display with Phone Integration yang memungkinkan pengendara mengakses navigasi melalui panel instrumen layar sentuh dengan koneksi Wi-Fi dan Bluetooth tanpa perlu memasang holder tambahan. Ditambah fitur keselamatan tingkat tinggi termasuk Push Assist Mode, Traction Control System, Hill Start Assist, dan Anti Theft System 3.0 yang dilengkapi alarm serta immobilizer. Selain itu, teknologi Regenerative Braking membantu mengisi ulang baterai saat pengereman, dengan sertifikasi IP67 yang menjamin ketahanan air dan debu sesuai kondisi jalan di Indonesia.

 

Mengenai performa, Adora menampilkan ketangguhan baterai Lithium berkapasitas 2.45 kWh yang dapat menempuh jarak hingga 110 km dengan sekali pengisian penuh. Kecepatan maksimal mencapai 75 km/jam yang ideal untuk aktivitas di perkotaan. Biaya operasional motor ini sangat ekonomis, diperkirakan hanya sekitar Rp5.000 untuk pengisian daya jarak jauh, dengan garansi baterai selama tiga tahun sebagai jaminan kualitas dari Indomobil.

 

Adora hadir dengan pilihan warna stylish seperti Gunmetal Grey, Angelic White, Sakura Blossom, Ocean Blue, Galaxy Black, dan Mint Green yang siap memenuhi selera konsumen.

 

Untuk warga Kota Padang dan sekitarnya yang tertarik merasakan langsung kecanggihan dan kenyamanan motor listrik ini, Indomobil menyediakan layanan Test Ride di Indomobil Plaza Khatib Sulaiman, Jalan Khatib Sulaiman No. 97, Padang, berdekatan dengan Dealer Nissan. (Muhammad Latif)



SUMBARNET - Tahu kah anda kini hutan negara dikelola PT Perhutani menyusut, pengurangan lahan PT Perhutani efektif atau bumerang?


Terungkap Perhutani kehilangan  setengah hutannya dan tak diurus lagi. 


Awalnya, hutan Jawa yang dikekola Perhutani 2,4 juta hektare, 1,1 juta hektare diambil pemerintah untuk rakyat.


Total hutan Perhutani di Jawa Madura 2,4 juta hektar, digunting 1,1 juta hektare, sisa 1,3 juta hektare.


"Saya ikuti perkembangan potret hutan di Jawa ini, yang 1,1 juta hektare itu sudah tak terawat, 200 ribuan jati sudah ditebang dan lahannya ditinggal,” kata pendiri Bank Tani dan pengamat lingkungan Masril Koto di Semarang Selasa (3/3-2026.


“Padahal se Pulau Jawa orang menerima oksigen dari hutan Perhutani, saya khawatir, Jawa akan kian panas, karena hutannya diambil,” kata Masril lagi.


Banjir dan longsor seperti di Sumatera, kata dia, akan terjadi di banyak tempat di Jawa. Kondisi ril, dari 1,1 juta hektare itu sudah dikuasai rakyat sekitar 200 sampai 300 ribu hektare. 


Masril berharap pemerintah segera mengembalikan sisanya pada Perhutani.

Menurutnya, luas hutan di Jawa tidak boleh kurang dari 30 persen. Sekarang tak sampai 20 persen.


Sejak dua abad lalu, rimba Pulau Jawa sudah dijaga Belanda. Kian tahun karena desakan jumlah penduduk, luas hutan semakin tipis.


“Makanya saya bilang, sebaiknya pemerintah mengembalikan pengelolaannya pada Perhutani, demi ratusan juta rakyat di sana,” kata Masril pula.


Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memang melakukan penataan ulang pengelolaan hutan di Jawa. Kebijakan ini ditandai dengan penetapan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) yang mengambil alih sebagian lahan hutan produksi dan lindung yang sebelumnya dikelola oleh Perum Perhutani. 

Hari ini 1,1 juta hektare itu, PBB nya ditagih terus ke Perhutani.


KLHK menetapkan sekitar 1,1 juta hektare (ha) (angka pastinya 1.103.941 ha) Hutan Produksi dan Hutan Lindung di Pulau Jawa dan Madura sebagai KHDPK.

Alasan Pemerintah: Pengambilalihan ini didasarkan pada SK Menteri LHK No. 287 Tahun 2022. Alasan utamanya adalah untuk memperbaiki tata kelola hutan, menyelesaikan konflik tenurial, melaksanakan perhutanan sosial, dan rehabilitasi sekitar 472 ribu ha lahan kritis di Jawa.


Dampak bagi Perhutani: Pengambilalihan ini menyebabkan luas kelolaan hutan oleh Perum Perhutani di Jawa dan Madura menyusut signifikan.


Reaksi kebijakan ini menuai pro dan kontra. Serikat karyawan Perhutani sempat melakukan aksi penolakan karena dikhawatirkan akan mengganggu kelestarian hutan dan pengelolaan BUMN. 


Namun, pemerintah menegaskan bahwa hutan tersebut tetaplah milik negara dan bertujuan untuk kemakmuran masyarakat lokal melalui perhutanan sosial. (***)

 


PADANG PANJANG, — Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif selama momentum Idulfitri 1447 H/2026 M. 


Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota, Allex Saputra usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idulfitri yang digelar Pemerintah Pusat secara daring di Aula Tathya Dharaka Polres Padang Panjang, Senin (2/3/2026).


Rakor nasional tersebut membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan balik, stabilitas harga bahan pokok, kesiapan infrastruktur transportasi, hingga antisipasi potensi bencana selama libur Lebaran. Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–27 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret dan arus balik pada 25–27 Maret 2026.


Wawako Allex menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana Lebaran yang aman dan kondusif di Kota Padang Panjang.


“Kita tidak hanya berbicara soal pengamanan, tetapi juga kualitas pelayanan. Petugas di lapangan harus mengedepankan pendekatan yang humanis, memberikan rasa nyaman, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.


Ia menyebutkan, Pemko bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan instansi terkait telah menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari pengamanan titik-titik keramaian, pengaturan lalu lintas, hingga pengawasan distribusi bahan pokok agar tetap stabil selama Ramadan dan Idulfitri.


Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi menyampaikan, pihaknya akan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis serta meningkatkan patroli di wilayah rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat yang digelar secara nasional.


Dalam rakor tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, serta optimalisasi pelayanan publik selama periode mudik dan balik Lebaran.


Dengan sinergi yang solid antarinstansi, Pemerintah Kota berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat, tanpa gangguan berarti selama masa libur Lebaran. (cigus)

 


PADANG, - Boby Firman meninggalkan jabatan lamanya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Wali Kota Fadly Amran menunjuknya sebagai Kepala DP3AP2KB. Pelantikan dilakukan di Balai Kota Padang, Senin (2/3/2026). 


Sepeninggal Boby Firman, jabatan Kepala Dinas Kominfo tidak sertamerta kosong. Wali Kota Padang menunjuk Sekretaris Diskominfo, Syafriadi sebagai Plt Kadis Kominfo. 


"Iya, Sekdis Syafriadi ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala dinas," ungkap Pj Sekda Kota Padang, Raju Minropa, Senin malam. 


Ditunjuknya Syafriadi sebagai Plt Kadis Kominfo untuk mengisi kekosongan sementara. Informasi yang dihimpun, berkemungkinan jabatan Kepala Diskominfo akan diseleksi. Kran seleksi terbuka akan dilakukan dalam waktu dekat. 


Diketahui, Wali Kota Padang Fadly Amran melantik dan mengambil sumpah jabatan empat pejabat pimpinan tinggi pratama serta 50 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Senin (3/3/2026) siang. 


Pejabat yang dilantik yakni Sonny Budaya Putra sebagai Inspektur Kota Padang, Tri Hadiyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bobby Firman sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, Raf Indria sebagai Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik, serta 36 kepala SDN dan 14 kepala SMPN.


Selain jabatan Kepala Dinas Kominfo, saat ini masih terdapat jabatan kosong di OPD di Pemko Padang. Di antaranya seperti Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Bapenda.(Charlie)