Padang - DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pengantar Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 di ruang sidang utama DPRD Sumbar, Senin (27/7).


Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa didampingi Wakil Ketua DPRD Evi Yandri dan Nanda Satria. Turut hadir Sekretaris DPRD Maifrizon, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Darul Idris, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar.




Dalam sambutannya, Iqra Chissa menjelaskan bahwa perubahan APBD merupakan amanat peraturan perundang-undangan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi awal penyusunan anggaran.


"Sesuai ketentuan Pasal 161 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terdapat perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, adanya pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program maupun antar jenis belanja, penggunaan SILPA tahun anggaran sebelumnya, serta kondisi darurat dan keadaan mendesak," ujarnya.


Ia menambahkan, Pasal 161 ayat (1) juga mengatur bahwa perubahan APBD dilakukan dengan memperhatikan laporan realisasi anggaran semester pertama sebagai gambaran pencapaian target asumsi KUA pada tahun anggaran berjalan.


Berdasarkan laporan realisasi anggaran semester pertama Tahun 2026, realisasi belanja daerah baru mencapai rata-rata 36,38 persen, sedangkan realisasi pendapatan sebesar 48,92 persen. Selain itu, terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD Tahun 2025 sebesar Rp284.668.043.617 yang dapat dimanfaatkan pada tahun anggaran berjalan, ditambah adanya tambahan Transfer ke Daerah (TKD).


"Melihat kondisi tersebut, APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 perlu dilakukan perubahan agar lebih akomodatif, produktif, dan efektif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah," kata Iqra.




Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dalam sambutannya menyampaikan bahwa kondisi perekonomian daerah menunjukkan tren yang positif. Pada triwulan I Tahun 2026, ekonomi Sumatera Barat tumbuh sebesar 5,02 persen secara year-on-year dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Menurut Vasko, hampir seluruh sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif, kecuali sektor pengadaan listrik dan gas yang masih mengalami kontraksi. Pertumbuhan tertinggi dicatat sektor penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 17,77 persen, diikuti sektor jasa lainnya sebesar 9,10 persen, serta jasa keuangan dan asuransi sebesar 7,94 persen.


"Kinerja ini menunjukkan bahwa sektor jasa, pariwisata, dan aktivitas pendukung ekonomi masyarakat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada awal tahun 2026," ujarnya.



Ia juga optimistis perekonomian Sumbar akan semakin menguat pada triwulan II Tahun 2026. Penguatan tersebut didorong meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri, termasuk tingginya mobilitas masyarakat saat mudik yang memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor usaha.


Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi seiring meningkatnya pendapatan masyarakat dan membaiknya tingkat keyakinan konsumen. 


Sementara dari sisi investasi, pertumbuhan diproyeksikan meningkat berkat berlanjutnya berbagai Proyek Strategis Nasional, termasuk mulai beroperasinya Jalan Tol Padang–Sicincin yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, efisiensi distribusi barang dan jasa, serta mendorong investasi di berbagai wilayah.


Selain itu, kinerja ekspor diperkirakan terus membaik sejalan dengan tren peningkatan sejak triwulan I Tahun 2025. Sektor-sektor yang berkaitan dengan pariwisata, seperti perdagangan, transportasi dan pergudangan, serta penyediaan akomodasi dan makan minum, juga diproyeksikan mencatat pertumbuhan yang lebih baik seiring meningkatnya mobilitas dan aktivitas wisata masyarakat. (**)



‎Bukittinggi - Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Muhammad Natsir Bukittinggi resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 

‎Nagari Pasie Laweh bukan nagari biasa. Daerah ini menyandang predikat Nagari Konstitusi yang diresmikan Mahkamah Konstitusi RI pada 2021. Pasie Laweh menjadi satu-satunya nagari di Sumatera Barat dan satu dari dua desa di Indonesia dengan predikat bergengsi tersebut.

‎"Dahulu Pasie Laweh merupakan nagari tertinggal di Kabupaten Agam. Kini kami bangkit berkat sinergi seluruh elemen masyarakat," ujar Wali Nagari Zul Arifin, S.,  Jumat (24/7/2026).

‎Yang membuat Pasie Laweh istimewa adalah hadirnya Mahkamah Sengketa Adat. Lembaga ini menangani berbagai perkara seperti sengketa tanah, jual beli tanah, hingga kasus antar kaum.

‎"Tujuannya melakukan restorasi justice. Keadilan harus mudah diakses masyarakat tanpa harus melalui pengadilan negeri yang memakan waktu dan biaya," jelas Zul Arifin.

‎Nagari Pasie Laweh juga memiliki program KRAN (Kampuang Rancak) yang membangun ruas jalan dengan memberdayakan kaum setempat.

‎"Kami melibatkan langsung masyarakat dari setiap kaum. Hasilnya, mereka memiliki rasa memiliki dan menjaga infrastruktur dengan baik," tambahnya.

‎Inovasi lain adalah Rumah Pelayanan Administrasi Publik yang ditempatkan di rumah staf kantor wali nagari. Saat ini 5 dari 10 jorong telah memiliki layanan ini.

‎"Masyarakat bisa mengurus administrasi kapan saja, bahkan hari libur. Kami mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," tegas Zul Arifin.

‎Para mahasiswa mengaku antusias mengikuti KKN di nagari berprestasi ini.

‎"Kami ingin belajar langsung bagaimana tata kelola pemerintahan nagari yang sukses dan inovatif," ujar salah satu peserta.

‎Ketua Prodi Hukum Aisyah Chairil, SH, MH, menambahkan Pasie Laweh adalah laboratorium hidup bagi mahasiswa hukum. Mereka belajar sinergi hukum adat dan hukum negara.

‎Dekan Fakultas Humaniora Dwila Maresti, SE, M.Si, berharap KKN ini memperkuat kesadaran hukum dan mendorong pemberdayaan masyarakat.

‎"Kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar teori tapi paham realitas di lapangan," ujarnya.

‎Zul Arifin berpesan, "Pelajari bagaimana kami bangkit dari keterpurukan. Bawa pulang ilmu ini dan sebarkan ke mana pun kalian berada."

‎Melalui KKN ini, diharapkan terjalin sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah nagari dalam membangun daerah menuju Indonesia Emas 2045. (*)

 


SUMBARNET - Senyum haru menyelimuti wajah Destimar Irawati ketika menerima kunci rumah layak huni yang dibangun melalui dukungan PT Semen Padang bersama Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Kelurahan Baringin, di RT 01 RW 01, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat (24/7/2026). Momen tersebut menjadi awal kehidupan baru bagi Destimar dan suaminya, Syahril, beserta tiga anak mereka yang kini dapat menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman.


Bagi keluarga kecil itu, rumah baru bukan sekadar bangunan berdinding kokoh. Lebih dari itu, rumah tersebut menjadi simbol harapan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang diwujudkan melalui kolaborasi PT Semen Padang dengan berbagai pihak dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu.


Sebelumnya, pasangan suami istri tersebut harus bertahan hidup selama kurang lebih 10 tahun di rumah dengan kondisi yang jauh dari kata layak, yang berada di sebelah rumah barunya. Ia menceritakan, dinding rumah hanya terbuat dari tripleks, lantainya masih berupa cor kasar, sementara atap yang bocor kerap membuat air hujan masuk ke dalam rumah. Dengan penghasilan sang suami sebagai buruh harian lepas yang tidak menentu, impian memiliki rumah yang layak selama ini terasa begitu sulit untuk diwujudkan.


Kini, keadaan itu berubah. Destimar dan keluarganya resmi menempati rumah baru seluas 36 meter persegi yang dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Rumah tersebut dibangun menggunakan material inovasi unggulan PT Semen Padang, yakni Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), yang dikenal memiliki kualitas konstruksi yang kuat, efisien, serta mendukung pembangunan hunian yang lebih cepat dan ramah lingkungan.


Dengan mata berkaca-kaca, Destimar mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan keluarganya dapat memiliki rumah layak huni seperti sekarang.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada PT Semen Padang, Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Baringin, dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ujarnya penuh haru didampingi sang suami.


Prosesi serah terima rumah dilakukan oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes yang diwakili Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Nurwan dan Wahyudi, bersama Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Baringin, Doli Fajri.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa pembangunan rumah layak huni tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Menurutnya, PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.


“Bantuan rumah layak huni ini merupakan wujud kepedulian PT Semen Padang kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak. Kami berharap rumah ini dapat memberikan kenyamanan, rasa aman, serta menjadi penyemangat bagi keluarga penerima untuk terus meningkatkan kualitas hidup,” kata Win Bernadino.


Ia menambahkan, keberadaan rumah yang layak tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan, pendidikan anak, serta produktivitas keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, menambahkan, keberhasilan pembangunan rumah tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat.


“Program ini dapat terlaksana berkat kolaborasi yang baik antara PT Semen Padang, Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Baringin, serta seluruh pihak yang ikut bergotong royong. Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.


Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Kelurahan Baringin, Doli Fajri, mengatakan bahwa penetapan keluarga Destimar Irawati dan Syahril sebagai penerima bantuan rumah layak huni telah melalui proses yang terbuka dan partisipatif. Penentuan penerima dilakukan berdasarkan hasil pendataan, pembahasan, serta diskusi bersama berbagai unsur sehingga menghasilkan kesepakatan bersama bahwa keluarga tersebut dinilai paling membutuhkan bantuan.


“Program ini merupakan hasil kolaborasi yang mengedepankan semangat musyawarah dan kepedulian sosial. Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Destimar Irawati beserta keluarga yang kini telah menempati rumah baru. Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman, membawa keberkahan, serta menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang atas komitmennya yang terus hadir membantu masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata,” ujar Doli Fajri.


Program Rumah Layak Huni PT Semen Padang melalui TJSL memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan Asta Cita ke-6 Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. (**)

 


Foto : Ilustrasi


BONE SULSEL - Minimnya penindakan tegas dari aparat penegak hukum Polres Bone Polda Sulsel sehingga Praktik judi sabung ayam jago dan dadu di ellue Kelurahan walannae kecamatan Tanete riattang barat kabupaten Bone provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung meriah dan ramai pengunjung dari luar kabupaten bahkan luar provinsi tanpa ada keraguan walaupun bertentangan dengan undang-undang perjudian pada minggu, (26/07/2026) dengan taruhan mulai 80 juta hingga 200 juta keatas, kata inisial (SI) yang tak mau di sebut namanya.


Keresahan atas maraknya praktik perjudian terbuka. Nilai taruhan dalam arena aduan tersebut dikabarkan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah perputaran uangnya. Masyarakat menduga adanya pembiaran atau kurangnya tindakan preventif dari pihak kepolisian setempat.


Warga menyebut bahwa kegiatan ilegal tersebut diduga kuat mendapat perlindungan dari oknum penegak hukum. Padahal, laporan dan keluhan masyarakat sudah berulang kali disampaikan, namun tak ada langkah tegas maupun penindakan nyata dari pihak berwenang.


Fakta ini menjadi indikasi kuat adanya pengelolaan terorganisir, dengan struktur, jaringan, dan perlindungan sistematis dari pihak tertentu yang berwenang.


Keresahan warga pun memuncak. Mereka menuntut aparat kepolisian untuk bertindak cepat dan tegas, menutup arena sabung ayam yang ada di Ellue Kelurahan walannae kecamatan Tanete riattang barat, serta menyeret seluruh para pelaku dan pihak yang terlibat ke meja hukum.


Perjudian Sabung ayam dan dadu dengan bentuk taruhan apa pun merupakan tindak pidana murni. Tindakan tersebut melanggar ketentuan hukum perjudian yang berlaku di Indonesia.


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku efektif sejak 2 Januari 2026. Pasal 426 ayat (1) mengatur ancaman pidana bagi penyelenggara perjudian dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar. Sementara Pasal 427 mengatur ancaman pidana bagi setiap orang yang turut bermain judi dengan pidana penjara paling lama tiga tahun.


Semestinya aparat penegak hukum Polsek setempat telah melakukan penertiban dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Agar dapat menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan bebas dari segala bentuk perjudian yang meresahkan masyarakat.


Perjudian yang ada di Ellue Kelurahan walannae kecamatan Tanete riattang barat, jangan ada lagi indikasi pengamanan dari oknum-oknum yang membekingi dan menjadi pemain judi apapun bentuknya, karena salah satu perbuatan mencoreng nama baik instansi. Ungkapnya.


Fenomena ini menimbulkan sejumlah pertanyaan: 

1. Mengapa penegak hukum terhadap praktik judi sabung ayam di Ellue Bone terkesan lemah? 

2. Apakah ada faktor-faktor tertentu yang menghambat penindakan tegas terhadap para pelaku? 

3. Langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk memberantas praktik ilegal ini secara efektif? 


Padahal, aturan hukum sangat jelas. Melanggar Pasal, Pasal 426 ayat (1) dan sudah berkali-kali diberitakan media. Namun, di Bone, hukum itu seolah tak bertaring karena praktik ilegal tetap saja beraktivitas. Kami sebagai warga merasa keselamatan kami tidak menjadi prioritas,” ujar seorang warga.


Banyak pihak menilai lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut telah mencoreng citra kepolisian. Penutupan sementara tanpa penindakan nyata dinilai hanya sebagai formalitas yang tak menyentuh akar persoalan.


Kini, publik mendesak Polda Sulsel dan Mabes Polri untuk turun tangan. Mereka berharap adanya langkah tegas terhadap para pelaku dan oknum yang diduga bermain di balik bisnis perjudian tersebut.


Penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu menjadi harapan masyarakat Kabupaten Bone. Jika dibiarkan terus, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum akan semakin terkikis, dan stigma bahwa hukum bisa diperjualbelikan akan semakin kuat di tengah masyarakat.(Tim)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID – Senin, 27 Juli 2026 – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi menggelar kegiatan Donor Darah Massal dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Halaman Kantor DPKP Kota Bukittinggi, dengan mengusung semangat “Setetes Darahmu, Harapan Mereka”.

 

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan kemanusiaan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berbagi kehidupan melalui setetes darah yang sangat berharga. Donor darah bukan sekadar tindakan sosial, melainkan aksi sederhana yang menyimpan dampak luar biasa dalam menyelamatkan nyawa, terutama bagi mereka yang sedang membutuhkan transfusi darah, termasuk anak-anak yang menjadi perhatian utama dalam peringatan kali ini.

 

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen instansinya untuk terus hadir melayani masyarakat, tidak hanya dalam hal penanggulangan bencana, tetapi juga dalam kepedulian sosial. “Kami ingin menunjukkan bahwa semangat melindungi dan menyelamatkan tidak hanya dilakukan saat ada kebakaran atau kecelakaan, tetapi juga lewat cara sederhana seperti berbagi darah. Peringatan Hari Anak Nasional ini kami jadikan momen untuk mengajak masyarakat peduli sesama, karena setetes darah yang kita berikan bisa menjadi harapan baru bagi anak-anak dan orang lain yang sedang berjuang mempertahankan nyawanya,” ujar Joni Feri.

 

Lebih lanjut Joni Feri menambahkan, partisipasi seluruh personel DPKP serta dukungan dari masyarakat luas menjadi bukti eratnya tali persaudaraan dan kepedulian warga Bukittinggi. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme yang datang, baik dari rekan-rekan personel maupun masyarakat umum. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mengedukasi bahwa donor darah bermanfaat bukan hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor dalam menjaga kesehatan jantung dan melancarkan regenerasi sel darah,” imbuhnya.

 

Dalam kegiatan ini, panitia juga menyampaikan syarat dan ketentuan bagi calon pendonor, antara lain berusia 17 hingga 60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, serta disarankan beristirahat cukup dan makan terlebih dahulu sebelum mendonorkan darah. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat demi keselamatan seluruh pihak.

 

Diharapkan kegiatan ini dapat menambah stok darah yang dibutuhkan PMI Kota Bukittinggi sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebaikan yang dilakukan hari ini akan membawa manfaat besar di masa depan. Semangat “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” yang menjadi tema peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, diharapkan semakin menguatkan tekad kita untuk saling menjaga, melindungi, dan berbagi kasih sayang demi masa depan yang lebih baik.(**)



Padang, 26 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Padang terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Barat melalui pelaksanaan Re-Sertifikasi Laik Operasi (RESLO) Bay Penghantar 150 kV Indarung #2 yang disertai penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Fasa T di Gardu Induk Indarung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif PLN untuk memastikan sistem transmisi tetap andal dalam menyalurkan pasokan listrik kepada masyarakat, sektor bisnis, industri, dan objek vital.


General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.



"PLN terus berkomitmen menghadirkan sistem kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. Setiap kegiatan pemeliharaan dan peningkatan keandalan yang kami lakukan merupakan bentuk tanggung jawab PLN untuk memastikan masyarakat memperoleh pasokan listrik yang berkualitas. Keandalan infrastruktur transmisi menjadi kunci dalam mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta pembangunan daerah," ujar Elvanto.


Manager PLN UPT Padang, Teguh Dwi Rahmansyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan RESLO dan penggantian CVT merupakan bagian dari strategi pemeliharaan berbasis keandalan yang dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh peralatan transmisi beroperasi sesuai standar teknis dan keselamatan.



"Keandalan sistem transmisi merupakan kunci dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan RESLO Bay Penghantar 150 kV Indarung #2 dan penggantian CVT Fasa T, kami memastikan seluruh peralatan beroperasi sesuai standar teknis dan keselamatan sehingga mampu mendukung penyaluran tenaga listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan," kata Teguh.


RESLO merupakan proses pemeriksaan dan pengujian menyeluruh terhadap instalasi transmisi untuk memastikan seluruh peralatan memenuhi persyaratan laik operasi. Sementara itu, penggantian CVT Fasa T dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga akurasi sistem proteksi dan pengukuran sehingga kinerja jaringan transmisi tetap optimal.


Pekerjaan dilaksanakan oleh 18 personel PLN melalui tahapan persiapan, inspeksi kondisi peralatan, pengujian teknis, pelaksanaan re-sertifikasi laik operasi, penggantian CVT Fasa T, hingga pengujian akhir sebelum peralatan dinyatakan siap kembali beroperasi. Seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional PLN dengan mengutamakan penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


Melalui kegiatan ini, PLN UPT Padang terus memperkuat keandalan jaringan transmisi sebagai tulang punggung sistem kelistrikan di Sumatera Barat. Dengan kondisi peralatan yang semakin andal, PLN optimistis mampu menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik serta mendukung kebutuhan energi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.


Narahubung:Aji Rahmat PrabowoManager Komunikasi & TJSL PLN UIP3B SumateraTelp. (0761) 6700011 



Payakumbuh, 21 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Padang terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Barat melalui pekerjaan rekonfigurasi shielding kabel power transformator daya dan modifikasi rele mekanik pada Bay Transformator Daya (TD) #2 Gardu Induk (GI) 150 kV Payakumbuh. Pekerjaan yang melibatkan delapan personel ini merupakan bagian dari program pemeliharaan preventif PLN untuk memastikan sistem transmisi beroperasi secara aman, andal, dan berkelanjutan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga.


Manager PLN UPT Padang, Teguh Dwi Rahmansyah, mengatakan bahwa setiap pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan PLN merupakan langkah strategis untuk menjaga keandalan aset sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.



“Keandalan listrik dimulai dari keandalan setiap komponen dalam sistem transmisi. Melalui rekonfigurasi shielding kabel power dan penyempurnaan sistem proteksi ini, kami berupaya meningkatkan performa transformator daya agar mampu beroperasi secara optimal, aman, dan andal dalam jangka panjang. Langkah ini merupakan wujud komitmen PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang berkualitas bagi masyarakat,” ujar Teguh.


Ia menambahkan, PLN tidak hanya berfokus pada penanganan gangguan, tetapi juga secara konsisten melakukan langkah-langkah preventif melalui pemeliharaan terencana dan peningkatan kualitas aset.


“Dengan pemeliharaan berbasis keandalan, potensi gangguan dapat diminimalkan sejak dini, umur peralatan menjadi lebih panjang, dan kontinuitas pasokan listrik tetap terjaga. Hal ini penting untuk mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor,” tambahnya.



General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Elvanto, menyampaikan bahwa penguatan keandalan sistem transmisi merupakan bagian penting dari upaya PLN dalam menjaga kualitas pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera.


“Setiap pekerjaan pemeliharaan yang dilaksanakan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan infrastruktur ketenagalistrikan selalu berada dalam kondisi terbaik. Keandalan sistem transmisi menjadi fondasi utama dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik, mendukung kegiatan ekonomi, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Elvanto.


Menurutnya, peningkatan kualitas aset dan sistem proteksi harus terus dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan agar sistem kelistrikan mampu menghadapi pertumbuhan kebutuhan energi pada masa mendatang.


“PLN terus mendorong budaya pemeliharaan preventif, inovatif, dan perbaikan berkelanjutan di seluruh unit. Melalui pengelolaan aset yang profesional dan berorientasi pada keandalan, kami optimistis sistem kelistrikan Sumatera akan semakin tangguh, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan daerah,” tambah Elvanto.


Transformator daya merupakan salah satu aset vital dalam sistem transmisi tenaga listrik. Oleh karena itu, PLN terus melakukan peningkatan kualitas peralatan melalui berbagai pekerjaan teknis yang terencana guna meminimalkan potensi gangguan sekaligus menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik kepada pelanggan.


Pada pekerjaan ini, rekonfigurasi shielding kabel power dilakukan untuk meningkatkan kestabilan arus hubung singkat yang mengalir menuju transformator daya. Langkah tersebut membuat distribusi medan listrik pada konduktor menjadi lebih merata sehingga mengurangi electrical stress pada isolasi kabel. Dengan demikian, umur pakai kabel dapat diperpanjang, risiko kerusakan peralatan akibat tegangan lebih dapat ditekan, dan keandalan transformator dalam menyalurkan energi listrik semakin meningkat.


Selain itu, PLN juga melakukan modifikasi rele mekanik pada Bay Transformator Daya #2 guna mengoptimalkan sistem proteksi. Penyempurnaan ini bertujuan memastikan rele mampu mendeteksi gangguan secara lebih cepat dan akurat sehingga peralatan transmisi tetap terlindungi dan risiko gangguan yang lebih luas dapat diminimalkan.


Melalui pekerjaan ini, PLN UPT Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mengelola aset transmisi secara profesional dengan mengedepankan keselamatan kerja, inovasi teknis, dan budaya continuous improvement. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan PLN untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin tangguh, efisien, dan andal dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, baik saat ini maupun di masa mendatang. (**)



Teks Foto: Nayla Irza Ramadhani foto bersama dengan Ketua Yayasan Igasar Semen Padang , Hasfi Rafiq, dan Kepala SMA Semen Padang, Moethia Varina Oemar, beberapa waktu lalu.

SUMBARNET - Enam hari dalam sepekan, waktu Nayla Irza Ramadhani (18) nyaris tidak pernah lepas dari kegiatan belajar. Setelah menyelesaikan pelajaran di sekolah, ia kembali berpindah dari satu tempat bimbingan belajar ke tempat lainnya untuk memperdalam matematika, kimia, dan fisika. Setiap mata pelajaran bahkan dipelajarinya di tempat berbeda.


Hari Minggu menjadi satu-satunya waktu bagi Nayla untuk beristirahat dari rutinitas tersebut. Namun, bagi remaja kelahiran Padang, 22 September 2008 itu, jadwal padat bukanlah beban. Belajar telah menjadi bagian dari kesehariannya sekaligus jalan yang dipilih untuk mendekatkan diri pada cita-cita.


“Saya memang tidak bisa bermalas-malasan. Rasanya tidak nyaman kalau tidak ada kegiatan. Karena itu, saya selalu mencari aktivitas di luar rumah, salah satunya mengikuti les dari Senin sampai Sabtu,” kata Nayla saat ditemui di SMA Semen Padang, Jumat (24/7/2026).


Kebiasaan itulah yang secara perlahan membentuk kedisiplinan, ketekunan, dan daya juang Nayla. Di balik jadwal belajar yang panjang, tersimpan sebuah cita-cita besar: menjadi ilmuwan dan memperoleh pengalaman akademik di lingkungan pendidikan terbaik.


Kini, kerja keras anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Irwan Kartadi Putra dan Roza Wilda itu mulai membuahkan hasil. Setelah menamatkan pendidikan di SMA Semen Padang Tahun Pelajaran 2025/2026, Nayla berhasil membuka jalan menuju sejumlah perguruan tinggi bergengsi di dalam dan luar negeri.


Di Indonesia, ia diterima di Program Studi Farmasi Universitas Andalas (Unand) dan Program Studi Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad). Tidak hanya itu, kesempatan lain datang dari President University yang memberikan beasiswa kepadanya untuk menempuh pendidikan di Program Studi Kedokteran.


Kesempatan serupa terbuka dari luar negeri. Nayla telah mengikuti rangkaian seleksi untuk program studi bidang penelitian sains di Monash University, Australia. Ia juga menerima pemberitahuan dari The University of Hong Kong untuk bidang biomedis, meskipun status penerimaannya masih berada dalam daftar tunggu.


Namun, bagi Nayla, setiap surat penerimaan dari dua perguruan tinggi luar negeri itu bukanlah akhir dari perjalanan. Di baliknya masih terdapat pertimbangan biaya pendidikan, peluang beasiswa, kesiapan hidup jauh dari keluarga, serta pilihan yang harus dibicarakan secara matang bersama orang tua.


“Untuk melanjutkan pendidikan di Monash University, saya masih menantikan hasil seleksi Program Beasiswa Garuda yang dijadwalkan diumumkan pada Agustus 2026. Beasiswa penuh tersebut menjadi salah satu penentu apakah saya dapat mewujudkan keinginan menempuh pendidikan di Australia,” ujarnya.


Sementara itu, kepastian dari The University of Hong Kong juga bergantung pada dukungan pembiayaan pendidikan yang diperolehnya. “Di The University of Hong Kong, saya juga mengupayakan Beasiswa Garuda. Apabila saya mendapatkan beasiswa dan pihak pemberi beasiswa telah melaporkannya kepada The University of Hong Kong, maka pihak universitas akan memberikan keputusan akhir mengenai penerimaan saya,” sambung Nayla.


Memilih Jalan yang Tidak Membebani Keluarga


Di tengah banyaknya kesempatan yang terbuka, Nayla tidak tergesa-gesa mengambil keputusan. Setiap pilihan dibicarakannya secara matang bersama kedua orang tuanya. Nayla memahami bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan cita-cita, tetapi juga kesiapan ekonomi keluarga. Karena itu, sembari menunggu pengumuman beasiswa dari Monash University, ia memilih melakukan pendaftaran ulang di Program Studi Farmasi Unand.


Keputusan tersebut menjadi pilihan paling realistis agar Nayla tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa memberikan beban berlebihan kepada orang tuanya. “Saya bersyukur atas semua kesempatan yang diperoleh. Saya memilih Unand karena ingin tetap melanjutkan pendidikan tanpa membebani orang tua. Namun, saya tetap berharap memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan studi di luar negeri, terutama di Monash University,” katanya.


Bagi Nayla, Unand merupakan pilihan yang aman sekaligus berkualitas. Kendati demikian, keinginannya untuk memperoleh pengalaman akademik internasional masih tersimpan kuat. Apabila belum berhasil mendapatkan beasiswa pada tahun ini, Nayla tidak menutup kemungkinan untuk kembali mencoba pada tahun berikutnya. Namun, ia juga telah mempersiapkan diri menerima setiap hasil dengan lapang dada.


“Kalau belum diterima, saya akan mencoba lagi tahun depan. Kalau ternyata belum juga, berarti rezeki saya memang berada pada pilihan yang sekarang,” tuturnya.


Sikap tersebut memperlihatkan kematangan Nayla dalam menghadapi berbagai kemungkinan. Ia menyimpan ambisi besar untuk menatap dunia, tetapi tetap berpijak pada kondisi keluarga. Di balik keberaniannya bermimpi, terdapat pertimbangan rasional dan kesadaran untuk selalu menyiapkan pilihan lain.


Australia dan Mimpi Menjadi Ilmuwan


Di antara sejumlah perguruan tinggi yang membuka kesempatan baginya, Monash University menjadi salah satu kampus yang paling menarik perhatian Nayla. Selain dikenal sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional, letak Australia yang relatif dekat dengan Indonesia menjadi pertimbangan tersendiri. Kedekatan geografis serta lingkungan Australia membuat Nayla merasa lebih percaya diri untuk menjalani pendidikan jauh dari keluarga.


“Saya memilih Monash University karena merupakan universitas yang bagus di Australia. Australia juga dekat dengan Indonesia. Jadi, saya tidak terlalu takut untuk pergi sendiri dibandingkan harus kuliah ke kawasan yang lebih jauh seperti Eropa atau Amerika. Begitu juga dengan The University of Hong Kong yang masih berada di kawasan Asia, dan di samping itu saya juga sudah menguasai bahasa Mandarin,” katanya.


Nayla menyampaikan bahwa keinginan melanjutkan pendidikan di luar negeri tidak muncul secara tiba-tiba. Sejak awal, kedua orang tuanya telah mendorong Nayla untuk berani mencari pengalaman akademik internasional, terutama di kawasan Asia atau Australia. “Orang tua menyarankan saya kuliah di luar negeri. Kalau bisa sejauh mungkin untuk menambah pengalaman, tetapi masih di kawasan Asia atau Australia,” ujarnya.


Dukungan tersebut tidak berhenti pada nasihat. Kedua orang tua Nayla turut mencari informasi mengenai perguruan tinggi, program pendidikan, agen pendidikan, prosedur pendaftaran, hingga peluang beasiswa. Bahkan, mereka juga mendampingi Nayla menyiapkan berbagai persyaratan, mulai dari nilai rapor, sertifikat akademik, akun pendaftaran, hingga sertifikat kemampuan berbahasa Inggris atau IELTS.


Bagi Nayla, keterlibatan orang tua menjadi sumber kekuatan terbesar dalam mengejar cita-citanya sebagai ilmuwan. Ia menyadari bahwa setiap peluang yang datang tidak hanya lahir dari kemampuan pribadi, tetapi juga dari doa, pengorbanan, dan kepercayaan keluarga. “Orang tua menaruh harapan besar agar saya dapat kuliah di luar negeri. Selama ini, mereka ikut sibuk mencari informasi dan membantu menyiapkan akun pendaftaran serta berbagai dokumen yang diperlukan,” katanya.


Bahasa Asing sebagai Jendela Dunia


Persiapan Nayla tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai akademik. Ia memahami bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan bekal penting untuk memasuki lingkungan pendidikan internasional. Di sela-sela kesibukannya mengikuti bimbingan belajar matematika, kimia, dan fisika, Nayla juga mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin.


Kedua bahasa tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperluas akses informasi, membangun komunikasi, serta beradaptasi dengan lingkungan global. “Saat ini saya mempelajari dan menguasai dua bahasa asing, yaitu bahasa Inggris dan Mandarin,” ujarnya.


Dalam bidang akademik, Nayla mencatatkan nilai rapor dengan rata-rata 94. Selama menempuh pendidikan di SMA Semen Padang, ia konsisten berada dalam kelompok siswa berprestasi dan selalu masuk peringkat lima besar di kelas. Namun, bagi Nayla, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh peringkat. Keberanian mencari peluang, meningkatkan keterampilan, dan terus belajar di luar ruang kelas juga menjadi bagian penting dalam meraih masa depan.


Pengalaman itu pula yang ingin dibagikannya kepada adik-adik kelas. Nayla berpesan agar para pelajar tidak takut mencari informasi tentang pendidikan di luar negeri. Menurutnya, kesempatan untuk menempuh pendidikan di kampus internasional semakin terbuka melalui berbagai program beasiswa.


“Jangan takut mencari informasi dan jangan takut kuliah di luar negeri. Banyak program beasiswa yang dapat diikuti. Namun, kita juga harus memperbanyak keterampilan di luar sekolah, terutama kemampuan berbahasa asing,” katanya.


Sekolah yang Memberikan Ruang untuk Bertumbuh


Di balik perjalanan akademiknya, Nayla merasakan dukungan yang kuat dari lingkungan SMA Semen Padang. Menurutnya, para guru tidak hanya memberikan materi pelajaran, tetapi juga menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan mendukung setiap siswa untuk berkembang. “Lingkungan SMA Semen Padang sangat suportif, termasuk para gurunya. Saya merasa sangat nyaman bersekolah di sini,” ujarnya.


Kepala SMA Semen Padang, Moethia Varina Oemar, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Nayla. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan belajar serta kolaborasi yang terbangun antara peserta didik, keluarga, guru, sekolah, dan yayasan.


“Prestasi Nayla merupakan kebanggaan bagi keluarga besar SMA Semen Padang. Keberhasilannya menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi, siswa mampu bersaing dan memperoleh kesempatan di berbagai perguruan tinggi unggulan,” kata Moethia.


Ia berharap Nayla mampu mempertahankan semangat belajar ketika memasuki jenjang pendidikan tinggi. Perjalanan Nayla juga diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani memiliki cita-cita besar dan bersungguh-sungguh mewujudkannya. “Kami berharap Nayla terus berprestasi di jenjang pendidikan tinggi dan menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus bermimpi besar serta berjuang mewujudkan mimpi tersebut,” ujarnya.


Moethia menegaskan, SMA Semen Padang akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi akademik dan nonakademik. Pembinaan tersebut diarahkan agar setiap peserta didik memiliki kesiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.


Inspirasi bagi Generasi Berikutnya


Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan Semen Padang Schools, Hasfi Rafiq. Menurutnya, pencapaian Nayla menjadi salah satu indikator berjalannya kolaborasi antara yayasan, sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul.


“Kami mengucapkan selamat kepada Nayla Irza Ramadhani atas prestasi yang sangat membanggakan ini. Yayasan akan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana pembelajaran, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pembinaan peserta didik agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.


Hasfi berharap pencapaian Nayla dapat menumbuhkan optimisme di kalangan siswa SMA Semen Padang. Setiap siswa, menurutnya, memiliki kesempatan untuk mengukir prestasi selama mempunyai kemauan belajar, keberanian mencoba, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan.


“Semoga keberhasilan Nayla menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMA Semen Padang untuk terus belajar, berinovasi, dan mengukir prestasi terbaik,” ujarnya.


Sementara itu, sang ayah, Irwan Kartadi Putra, bersyukur dan bangga atas pencapaian Nayla. Karena sesuatu yang diraih anak pertamanya itu bukanlah suatu hal yang instan, melainkan buah dari doa, kerja keras, disiplin, dan kesungguhan dalam belajar selama bertahun-tahun.


Sebagai orang tua, sebutnya, ia hanya berusaha mendampingi, memberikan motivasi, serta membantu mencari informasi mengenai berbagai peluang pendidikan dan beasiswa yang dapat mendukung cita-citanya.


“Bagi kami sebagai orang tua, keberhasilan Nayla bukan hanya diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap kondisi keluarga,” ujar Irwan.


Terkait keputusan Nayla untuk tetap memprioritaskan pilihan yang tidak membebani orang tua, menurut Irwan, keputusan tersebut merupakan bentuk kedewasaan berpikir yang membuat ia sebagai orang tua semakin bangga. Meski begitu, ia berharap apa pun jalan yang akhirnya dipilih, Nayla dapat terus belajar, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan.


“Semoga Allah SWT memudahkan langkahnya, membuka pintu beasiswa terbaik, dan menjadikannya ilmuwan yang tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama keluarga, almamater, daerah, dan Indonesia,” kata karyawan PT Semen Padang ini.


Perjalanan Nayla memperlihatkan bahwa prestasi besar tidak diraih dalam waktu singkat. Di balik berbagai kesempatan yang datang, terdapat rutinitas belajar yang panjang, keberanian mencoba, kemampuan berbahasa asing, dukungan keluarga, serta lingkungan sekolah yang memberikan ruang untuk bertumbuh.


Kini, sembari mempersiapkan pendidikan di Unand, Nayla masih menantikan pengumuman beasiswa yang berpotensi membawanya melanjutkan studi ke Australia ataupun ke Hong Kong. Apa pun hasil akhirnya, ia telah membuktikan bahwa pelajar dari Padang mampu berdiri percaya diri di depan pintu kampus-kampus bergengsi di dalam dan luar negeri. (*)

 


SUMBARNET - PT Semen Padang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui penyaluran bantuan 8.000 liter air bersih bagi warga RW 01 dan RW 02, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (26/7/2026).


Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang masih mengalami keterbatasan pasokan air bersih sejak bencana galodo. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.


Untuk membantu warga, PT Semen Padang mengerahkan mobil tangki air dari Departemen Tambang guna mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan sesuai kebutuhan warga sehingga bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.


Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan manfaat dan hadir memberikan solusi ketika masyarakat di sekitar wilayah operasional menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar.


“Program bantuan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta hadir memberikan solusi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya saat terjadi kondisi yang berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Win.


Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan program CSR PT Semen Padang. Karena itu, perusahaan berupaya merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, terutama ketika terjadi situasi yang mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar, seperti keterbatasan air bersih. Penyaluran melalui mobil tangki diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.


Ketua RW 01 Kelurahan Lambung Bukik, Rabain, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.


Kehadiran mobil tangki air dari PT Semen Padang, kata Rabain, membantu warga memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah kondisi yang masih sulit.


“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah membantu menyediakan air bersih untuk warga. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi saat kondisi air bersih sedang terbatas,” ujar Rabain.


Rabain berharap kepedulian PT Semen Padang terhadap masyarakat dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari hubungan baik antara perusahaan dengan warga di sekitar wilayah operasional. Ia juga mengapresiasi respons cepat perusahaan dalam membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan kebutuhan dasar.


Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi wujud komitmen PT Semen Padang untuk terus hadir membantu masyarakat, baik melalui program pemberdayaan jangka panjang maupun respons cepat terhadap kebutuhan mendesak di wilayah sekitar perusahaan. (**)

 


SUMBARNET - M. Alkhalifi Hakim dan Mufidah Salma Putri resmi terpilih sebagai Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik Kota Padang Tahun 2026 dalam ajang Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak (Pilwadu) Kota Padang yang digelar di Lantai 1 Youth Center Padang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 sekaligus wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).


Acara tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Boby Firman, serta 14 finalis Pilwadu dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.


Pilwadu 2026 diikuti sebanyak 111 peserta dari berbagai sekolah di Kota Padang. Para peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi administrasi melalui penilaian esai dan video hingga terpilih 32 besar. Selanjutnya mereka menjalani tahapan wawancara dan unjuk bakat sebelum akhirnya tersaring menjadi 14 finalis terbaik yang tampil pada babak final.


Selain menetapkan Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik, dewan juri juga memilih para Duta Anak pada berbagai kategori, di antaranya Duta Anti Kekerasan Anak, Duta Kesehatan Anak, Duta Cegah Kawin Anak, Duta Anak Tangguh Bencana, Duta Literasi dan Budaya, serta Duta Anak Pejuang Disabilitas.


Ketua TP PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, mengatakan bahwa ajang Pilwadu bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi media pembinaan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini.


"Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk melatih keberanian, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kepedulian, dan tanggung jawab anak sejak dini. Siapa pun yang terpilih, jadilah teladan, sahabat bagi anak-anak lainnya, serta penyambung suara anak-anak Kota Padang kepada Pemerintah Kota Padang," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan bahwa keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan pembangunan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan ruang bagi anak untuk berpartisipasi dan menyampaikan aspirasi.


"Optimalisasi peran anak dalam pembangunan diwujudkan melalui keikutsertaan anak dalam kegiatan yang mampu mendorong kreativitasnya, salah satunya melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak. Sudah saatnya suara anak didengar dan menjadi kontribusi bagi pembangunan. Semoga anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin masa depan," kata Raju.


Di kesempatan yang sama, Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pilwadu tahun ini merupakan pelaksanaan keenam sejak pertama kali digelar pada 2021 dan telah menjadi salah satu inovasi daerah dalam mendukung implementasi Kota Layak Anak.


"Kegiatan ini merupakan pelaksanaan tahun keenam sejak 2021 dan telah menjadi inovasi daerah sebagai wujud implementasi Kota Layak Anak. Tahun ini juga menjadi tahun kedua kami membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus melalui kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas," ungkap Boby.


Ia menambahkan, dibukanya kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk berpartisipasi, mengembangkan potensi, dan menjadi bagian dari pembangunan daerah.


Melalui penyelenggaraan Pilwadu 2026, Pemerintah Kota Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan. Program ini sejalan dengan Visi Kota Padang Tahun 2025–2029 serta Program Unggulan Padang Melayani, yang menempatkan perlindungan, pemenuhan hak, dan partisipasi anak sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. (**)