SUMBARNET - Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi hadirnya Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP) yang merupakan hasil kolaborasi UPT PKK UNP dengan Career Planning Jepang.


Hal ini disampaikan Fadly Amran saat menghadiri peresmian JCC di Lantai I Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan UNP, Rabu (15/4/2026), yang turut dihadiri Rektor UNP, Krismadinata, bersama Senior Executive UNP Prof. Ganefri, Presiden Direktur Career Planning, Co, Ltd, Hiromichi Makino, serta Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, dan Kepala perangkat daerah terkait dari Pemprov Sumbar dan Pemko Padang.


Fadly Amran menegaskan, tantangan utama Kota Padang saat ini adalah terbatasnya lapangan kerja dibandingkan dengan tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi. Ia menyebut, sekitar 9 persen lulusan sarjana di Padang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.


“Pemerintah Kota (Pemko) Padang sangat mengapresiasi kehadiran Japan Career Center ini. Kami berharap, pusat karier ini menjadi solusi konkret dalam membuka peluang kerja ke luar negeri, khususnya ke Jepang,” ujarnya.


Lebih lanjut, Fadly Amran menyebut program JCC selaras dengan karakter masyarakat Minangkabau yang memiliki tradisi merantau. Menurutnya, Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang potensial karena kebutuhan tenaga kerja yang tinggi serta budaya kerja yang disiplin dan profesional.


“Ini peluang emas bagi generasi muda kita untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Pemko Padang mendukung penuh program ini, karena sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” tambahnya. 


Sementara itu, Presiden Direktur Career Planning, Co, Ltd, Mr. Hiromichi Makino, menyampaikan terima kasih kepada UNP yang telah berkolaborasi menjembatani talenta muda Indonesia agar dapat berkarier di Jepang secara legal dan terarah.


“Semoga JCC ini dapat dimanfaatkan secara baik, karena para peserta tidak hanya dibekali kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga pemahaman budaya, disiplin, dan etos kerja. Tujuannya tentu agar mereka benar-benar siap dan profesional saat bekerja di Jepang,” jelas Mr. Hiromichi Makino melalui penerjemahnya.


Rektor UNP, Krismadinata, menegaskan bahwa kehadiran Japan Career Center di UNP merupakan langkah konkret kampus dalam menjawab tantangan pengangguran lulusan perguruan tinggi di tengah dinamika global.


"Tingginya angka pengangguran bukan disebabkan rendahnya kualitas pendidikan, melainkan terbatasnya peluang kerja di dalam negeri. Karena itu, UNP mendorong mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi, bahasa, dan pemahaman budaya yang memadai untuk bekerja di luar negeri,” tegasnya. (**)



SUMBARNET – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyelenggarakan Pelatihan Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi 500 kepala sekolah se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (15/4/2026).


Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama dengan Ruangguru dan ASEAN Foundation ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, yang sekaligus bertindak menjadi keynote Speaker.


Fadly Amran menegaskan bahwa AI merupakan bagian dari masa kini sekaligus masa depan yang harus dikuasai. Menurutnya, perkembangan AI telah nyata dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sektor pendidikan, hingga manajerial.


“Pemanfaatan teknologi AI bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kewajiban. Seluruh layanan publik, sektor pendidikan, hingga aktivitas masyarakat harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi ini,” ujar Fadly Amran.


Fadly Amran menambahkan, Kota Padang harus mampu menjadi leading sector dalam penggunaan AI, mengingat posisinya sebagai kota pendidikan dan ibukota provinsi. Ia berharap para pendidik memahami konsep AI, serta menguasai berbagai platform digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran.


“Pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan interaksi antara guru dan peserta didik, melainkan untuk memperkuatnya. Dengan AI, guru dapat mengurangi beban administratif dan lebih fokus pada pembinaan siswa,” jelasnya.


Fadly Amran berharap, melalui pembelajaran AI dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih efektif, terutama dalam menghadapi karakteristik generasi alpha yang sangat dekat dengan teknologi. 


“Kami mengapresiasi dukungan berbagai pihak, seperti ASEAN Foundation, Ruangguru, dan Google.org yang telah melibatkan Kota Padang dalam pelatihan ini. Pemerintah Kota Padang siap untuk melanjutkan dan memperkuat kerja sama ini, demi kemajuan pendidikan di Kota Padang,” tutupnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menyampaikan, bahwa pelatihan AI merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota pintar (smart city), sekaligus mendukung program unggulan Padang Juara.


“Pelatihan AI ini diikuti oleh kepala PAUD, SD, dan SMP sederajat se-Kota Padang. Pada tahun sebelumnya, bersama Ruangguru kita juga telah melaksanakan program pembelajaran coding, yang melibatkan 1.635 siswa tingkat SD dan SMP,” pungkasnya. (**)



Padang - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat secara resmi melayangkan protes keras terhadap cover Majalah Tempo edisi 12–17 April 2026. Sikap kritis ini disampaikan langsung kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat pada Rabu (15/4), sebagai respons atas visualisasi sampul yang dinilai tidak mencerminkan prinsip jurnalisme beretika, berimbang, dan bertanggung jawab.


Pernyataan sikap resmi tersebut diterima langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, beserta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran rombongan NasDem Sumbar ini bertujuan untuk memastikan aspirasi kader di ranah Minang tersampaikan melalui jalur organisasi profesi wartawan yang sah, guna menjaga marwah pers dan stabilitas opini publik di daerah.


Dalam kunjungan tersebut, sejumlah tokoh kunci DPW NasDem Sumbar turut hadir, di antaranya Musmaizer Dt Gamuak, Marta Suhendra, Ilyas Chandra, M. Yusuf, Budi Ramadhan, serta Wendy July Putra selaku koordinator lapangan. Kehadiran perwakilan dari DPD, DPC, hingga DPRT se-Kota Padang ini menunjukkan solidaritas penuh partai dalam menyikapi isu yang menyangkut kehormatan pimpinan mereka.


Melalui Nasrul A, Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, DPW NasDem Sumbar menegaskan bahwa ilustrasi pada cover tersebut telah melampaui batas kritik yang sehat. Mereka menilai adanya upaya pembangunan framing negatif yang tidak proporsional, yang secara langsung berpotensi merendahkan martabat Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, sebagai salah satu tokoh nasional.


NasDem Sumatera Barat menyadari bahwa kebebasan pers merupakan pilar vital dalam sistem demokrasi yang harus dihormati oleh semua pihak. Namun, mereka mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidaklah absolut, melainkan harus tetap bersandar pada tanggung jawab moral dan profesionalitas tinggi agar tidak mencederai nilai-nilai demokrasi yang sedang dibangun bersama.


Kritik pers seharusnya berpijak pada kekuatan data, fakta, dan substansi yang jelas, bukan sekadar melalui pendekatan visual provokatif yang dapat menyesatkan opini masyarakat.


Jurnalisme yang sehat memiliki tanggung jawab besar untuk tetap objektif dan memberikan informasi yang mencerdaskan tanpa harus mengorbankan martabat individu atau institusi tertentu.


Langkah hukum dan administratif ini diambil bukan sebagai bentuk pembungkaman terhadap kritik media massa. Sebaliknya, hal ini menjadi pengingat bagi seluruh insan pers agar praktik jurnalistik tetap berjalan di atas rel etika, demi menjaga kepercayaan publik yang merupakan fondasi utama keberlangsungan industri media di Indonesia.


Dalam tuntutannya, NasDem Sumbar mendesak Majalah Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Surya Paloh dan seluruh kader NasDem. 


Permintaan maaf tersebut diharapkan dipublikasikan secara luas melalui kanal media Tempo, baik versi cetak maupun digital, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas konten yang dianggap tendensius.


DPW NasDem Sumbar juga menaruh harapan besar kepada PWI Sumatera Barat untuk meneruskan keberatan resmi ini kepada Dewan Pers. Langkah ini diambil agar Dewan Pers dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memberikan sanksi tegas jika ditemukan adanya pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang mencederai integritas pers nasional.


Sebagai penutup, NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh kader hingga tingkat ranting saat ini dalam kondisi solid untuk menjaga marwah partai. Mereka berkomitmen untuk terus mendukung iklim demokrasi yang kritis dan dinamis, asalkan tetap mengedepankan nilai-nilai kesantunan, keberadaban, serta profesionalitas yang dijunjung tinggi.


TUNTUTAN DAN PERNYATAAN SIKAP DPW Partai NasDem Sumatera Barat menuntut ;


1. Majalah Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem, Pak Surya Paloh, dan kepada seluruh kader Partai NasDem melalui media Tempo, baik cetak maupun online.


2. DPW Partai NasDem Sumatera Barat meminta kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat untuk meneruskan keberatan resmi ini kepada Dewan Pers, sebagai bentuk pengawasan terhadap praktik jurnalistik yang dinilai telah melanggar etika.

3. DPW Partai NasDem Sumatera Barat menilai bahwa cover Majalah Tempo edisi tersebut telah melukai perasaan kader Partai NasDem di Sumatera Barat, serta berpotensi menimbulkan persepsi publik yang tidak adil dan tidak berimbang.




4. DPW Partai NasDem Sumatera Barat mendesak Dewan Pers untuk melakukan evaluasi dan penegakan kode etik jurnalistik terhadap media yang bersangkutan, guna menjaga marwah pers nasional.

5. PENEGASAN DPW Partai NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh jajaran partai hingga tingkat ranting tetap solid dalam menjaga marwah partai serta berkomitmen mendukung demokrasi yang sehat, kritis, namun tetap beretika dan bermartabat.

Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap kehidupan demokrasi yang berkeadaban di Indonesia. (**)

 


Jakarta, – Di sebuah ruang pertemuan di Jakarta, Rabu (15/4/2026), arah masa depan ekonomi Sumatera Barat dibicarakan dengan nada serius. Di hadapan Gubernur Sumbar Mahyeldi serta para bupati dan wali kota se-Sumbar, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, meletakkan satu kata kunci di atas meja: investasi.


Bukan tanpa alasan. Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi Sumbar yang pada 2025 tercatat hanya 3,4 persen, kekhawatiran terhadap stagnasi mulai mengemuka. Daerah yang kaya sumber daya ini dinilai membutuhkan langkah cepat agar tidak tertinggal dari wilayah lain di Sumatera.


Dari kelapa, gambir, kawasan wisata, hingga proyek jalan tol, semua masuk dalam peta besar percepatan investasi yang tengah disiapkan.


“Percepatan investasi diperlukan agar Sumbar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi regional,” tegas Dony dalam forum tersebut.


Kelapa Jadi Titik Awal Mesin Baru Ekonomi


Salah satu pembahasan paling menonjol adalah sektor kelapa. Komoditas yang selama ini menjadi bagian dari denyut ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan itu kini diposisikan sebagai salah satu tulang punggung hilirisasi baru.


Danantara disebut segera menggarap pengembangan industri kelapa dengan menyiapkan lokasi awal dan model bisnis yang langsung menyerap pasokan dari masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan manfaat investasi dapat dirasakan sejak tahap awal.


Dalam tahap berikutnya, skema bisnis akan diarahkan menuju pola korporasi dan plasma. Model ini diharapkan mampu memperbesar skala usaha sekaligus menjamin kontinuitas bahan baku bagi pabrik.


Di sisi lain, isu peremajaan kebun kelapa yang sudah tua juga menjadi perhatian. Banyak lahan produktif di Sumbar yang memerlukan pembaruan tanaman agar produktivitasnya kembali meningkat.


Tak berhenti di sana, forum juga membahas rencana akuisisi pabrik kelapa yang sedang pailit melalui lelang kurator. Skema ini disebut dapat menjadi jalan cepat untuk menghidupkan kembali aset industri yang sudah ada.


Mitra dari Tiongkok bahkan disebut akan dilibatkan untuk mendukung proses akuisisi sekaligus pengembangan pabrik pasca-pengambilalihan.


Gambir Naik Kelas dari Komoditas ke Industri


Jika kelapa menjadi fokus utama, maka gambir hadir sebagai komoditas unggulan lain yang diproyeksikan naik kelas.


Daerah Lima Puluh Kota Regency, Pasaman Regency, dan Pesisir Selatan Regency disebut masuk dalam target pengembangan industri gambir melalui proyek percontohan.


Nilai investasi awal yang dibahas mencapai sekitar Rp500 miliar.


Bagi Sumbar, gambir bukan sekadar komoditas ekspor tradisional. Dengan pendekatan hilirisasi, bahan mentah itu diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat ekonomi daerah.


Kuliner dan Wisata Jadi Magnet Baru

Di luar sektor agro, pembahasan juga merambah pariwisata dan ekonomi kreatif.


Salah satu gagasan yang muncul adalah penataan pusat kuliner malam tematik di kawasan Lima Puluh Kota Regency.


Konsepnya tidak lagi sekadar sentra makanan biasa, tetapi kawasan yang ditata dengan identitas khas, desain yang lebih rapi, dan diarahkan menjadi magnet wisata lokal.


Gagasan ini terhubung dengan strategi besar pengembangan kawasan unggulan wisata seperti Mentawai Islands Regency dan Mandeh yang selama ini masuk dalam portofolio investasi daerah.


Jalan Tol dan Logistik Jadi Penentu


Di sektor infrastruktur, perhatian tertuju pada proyek Tol Padang–Pekanbaru.


Jalan bebas hambatan ini dipandang sebagai kunci untuk menurunkan biaya logistik sekaligus membuka konektivitas ekonomi antara Sumbar dan Riau.


Seksi Sicincin–Pangkalan disebut menjadi prioritas strategis, dengan berbagai kalkulasi investasi, termasuk opsi trase menggunakan terowongan maupun jalur biasa.


Selain tol, rapat juga menyinggung pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, proyek geothermal, hilirisasi sawit, industri jagung, serta reaktivasi ekonomi kawasan wisata.


Semua agenda itu mengerucut pada satu tujuan: membuka simpul pertumbuhan baru di Sumbar.


Pada akhirnya, pertemuan itu bukan hanya rapat koordinasi biasa. Ia menjadi semacam peta jalan bagi Sumbar untuk bergerak dari daerah kaya komoditas menjadi wilayah dengan industri bernilai tambah.


Pertanyaannya kini bukan lagi apakah potensinya ada, melainkan seberapa cepat investasi itu benar-benar turun ke lapangan. (***)

 



Bukittinggi, SUMBARNET.ID- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, berikan dukungan penuh terhadap perjuangan Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk jadikan Kota Jam Gadang ini, sebagai Daerah Khusus ataupun Daerah Istimewa. Hal ini diungkapkan saat meresmikan pemakaian nama Ayah beliau, Soekarno M. Noer, sebagai nama salah satu gedung di UIN Sjech M. Djamil Djambek, serta wisuda di kampus setempat, yang juga dihadiri Wakil Bupati Agam dan Sekda Bukittinggi, Rabu, 15 April 2026.


Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Silfia Hanani, menyampaikan, nama Soekarno M. Noer, sudah diberikan pada salah satu gedung UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Hal ini menjadi catatan penting bahwa UIN serius mewujudkan tokoh diberbagai bidang. 


Dalam orasi ilmiahnya, Wagub DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan, wisuda bukan tanda selesai, tapi tanda dimulainya tugas besar untuk melanjutkan perjuangan Indonesia. "Negara ini tidak hanya butuh orang pintar, tapi butuh orang yang memiliki hati bersih dan memperjuangkan pengentasan kemiskinan. Indonesia saat ini memanggil anda bukan dengan suara yang keras, tapi dengan keadaan yang nyata. Hiduplah untuk jadi berhasil dan hiduplah untuk menjadi yang berarti," ujarnya.


Rano Karno juga berikan dukungan terhadap Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan yang tengah mengupayakan status sebagai daerah khusus ataupun daerah istimewa. Ia menilai, Bukittinggi bukan sekedar kota, tapi ruang batin Indonesia. Tempat sejarah dan gagasan tumbuh lalu menjelma jadi arah perjuangan bangsa.


Sementara itu, Sekda Bukittinggi, Rismal Hadi, mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak kepada Pemko Bukittinggi, untuk mengupayakan status sebagai Daerah Khusus ataupun Daerah Istimewa. Berbagai komunikasi telah dijalin oleh Wali Kota Bukittinggi dan seluruh jajaran, untuk mewujudkan cita cita ini.


"Kita apresiasi dukungan yang diberikan Bapak Gubernur dan Bapak Wagub DKI yang tadi disampaikan. Sebagai branding kita sudah sematkan nama Kota Perjuangan pada Kota Bukittinggi," ujarnya.(**)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID — Perpustakaan kini tidak lagi dipandang sebagai tempat yang sunyi dan terbatas hanya untuk membaca buku. Pemerintah Kota Bukittinggi terus melakukan transformasi dengan menjadikan perpustakaan sebagai ruang edukasi publik yang hidup, nyaman, dan terbuka bagi seluruh kalangan masyarakat.

Langkah ini ditandai dengan berdirinya gedung perpustakaan baru yang representatif dan modern. 


Kehadiran fasilitas ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas literasi sekaligus memperluas fungsi perpustakaan sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Namun, pembangunan fisik bukanlah satu-satunya fokus. Saat ini, perhatian utama diarahkan pada penguatan koleksi bahan bacaan, peningkatan kualitas layanan, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan inklusif. Perpustakaan diharapkan mampu menjadi tempat yang ramah bagi semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Transformasi ini juga diwujudkan melalui pendekatan yang tidak hanya mengandalkan digitalisasi, tetapi juga mengedepankan kolaborasi dengan berbagai komunitas. Keterlibatan komunitas diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan kreatif yang dapat menarik minat masyarakat untuk datang dan beraktivitas di perpustakaan.


Berbagai program inovatif pun telah disiapkan, di antaranya pengembangan konten kreatif berbasis kearifan lokal serta pelaksanaan pekan literasi daerah. Program-program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.Selain itu, perpustakaan juga diharapkan menjadi ruang diskusi, tempat berbagi pengetahuan, serta wadah pengembangan potensi generasi muda.

Dengan suasana yang nyaman dan fasilitas yang memadai, masyarakat dapat menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Dukungan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) turut menjadi faktor penting dalam pengembangan perpustakaan di Bukittinggi. Bantuan tersebut mencakup penguatan koleksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan layanan berbasis teknologi.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, komunitas literasi, dan pelaku kreatif, untuk bersama-sama menghidupkan perpustakaan.

Sinergi ini diyakini mampu menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, perpustakaan di Bukittinggi diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar yang dinamis, tempat bertumbuh, serta pusat kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ke depan, perpustakaan diharapkan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga, tempat di mana ilmu pengetahuan, kreativitas, dan interaksi sosial dapat berkembang secara harmonis.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan zaman.(**)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID  – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi yang akan mengikuti ajang Fire Fighter Skill Competition 2026 di Palembang.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dorongan agar para peserta dapat tampil maksimal dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Dalam arahannya, Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa keikutsertaan Bukittinggi dalam ajang ini bukan sekadar partisipasi, tetapi juga membawa nama baik daerah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap seluruh anggota tim dapat menunjukkan kemampuan terbaik, profesionalisme, serta keterampilan yang telah dilatih selama ini.


Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas tim selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kerja sama yang solid antar anggota tim. Semangat kebersamaan dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap tantangan di lapangan.


“Silakan tampilkan yang terbaik, jaga kekompakan, dan harumkan nama Bukittinggi. InsyaAllah pulang membawa prestasi,” ujar Ramlan penuh optimisme.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ajang Fire Fighter Skill Competition merupakan kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan sekaligus bertukar pengalaman dengan sesama petugas pemadam kebakaran dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran maupun situasi darurat lainnya di Kota Bukittinggi.


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi sendiri telah melakukan berbagai persiapan intensif sebelum mengikuti kompetisi ini. Mulai dari pelatihan teknis, simulasi penanganan kebakaran, hingga peningkatan fisik dan mental personel.


Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bukittinggi, diharapkan tim Damkar mampu memberikan penampilan terbaik dan mengukir prestasi yang membanggakan. Keberhasilan tersebut nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Bukittinggi.


Ajang Fire Fighter Skill Competition 2026 di Palembang diperkirakan akan diikuti oleh berbagai tim pemadam kebakaran dari seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu kompetisi bergengsi yang menguji kemampuan, kecepatan, dan ketepatan dalam penanganan situasi darurat.


Semangat dan doa pun mengiringi keberangkatan tim Damkar Bukittinggi, dengan harapan besar agar dapat kembali membawa prestasi serta mengharumkan nama daerah di kancah nasional.(*)

 


SUMBARNET - Percepatan reformasi birokrasi di Bawaslu Kota Padang ditegaskan melalui rapat internal bertema penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel, Rabu (15/04/2026), di Kantor Bawaslu Kota Padang, Komplek Indah Pratama, Padang Timur.


Kegiatan ini menjadi forum evaluasi dan perumusan langkah perbaikan tata kelola, khususnya dalam aspek transparansi, efektivitas, dan pelayanan publik.


Ketua Bawaslu Kota Padang, Ersnanda, menyebut rapat tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen internal dalam mendorong reformasi birokrasi.


“Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas persoalan dan mencari solusi ke depan terkait perbaikan birokrasi di lingkungan Bawaslu Kota Padang,” ujarnya.


Ia juga berharap dukungan media tetap terjalin guna menjaga eksistensi lembaga, terutama pada masa non-tahapan, melalui publikasi kegiatan Bawaslu.


Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, Akhiro Murio, menegaskan reformasi birokrasi harus dilakukan secara menyeluruh oleh seluruh aparatur.


“Reformasi birokrasi merupakan upaya sistematis dan menyeluruh. Jika tidak dilakukan bersama, maka tujuannya tidak akan tercapai,” katanya.


Ia menekankan seluruh jajaran harus mampu menerima laporan masyarakat tanpa bergantung pada divisi tertentu, karena Bawaslu dipandang sebagai satu kesatuan oleh publik.


Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Firdaus Yusri, menambahkan pentingnya disiplin dan profesionalitas aparatur dalam mendukung reformasi birokrasi.


“Tidak ada alasan untuk berleha-leha. Kita lembaga publik yang harus selalu siap melayani,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Padang, Hengky Eka Putra, menyebut kegiatan ini bagian dari percepatan program lembaga, dengan menekankan integritas sebagai dasar tanggung jawab personal dan kelembagaan.


“Kinerja harus berpedoman pada perjanjian kinerja dan dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan yang jelas,” katanya.


Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Padang menegaskan komitmen memperkuat tata kelola yang transparan, efektif, dan akuntabel. (***)

 


Padang, – PT Nindya Karya menerima penghargaan Medal of Honor Bakti untuk Negeri dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata perusahaan dalam penanganan bencana hidrometeorologi serta percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.


Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Restoran Suasso, Kompleks GOR H. Agus Salim, Padang, pada 2 April lalu. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat kepada perwakilan PT Nindya Karya, Sekretaris Perusahaan M. Maududy Ary.


Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keterlibatan aktif PT Nindya Karya sejak fase tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera Barat dan kawasan Sumatera. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan infrastruktur nasional, perusahaan dinilai hadir cepat dalam membantu percepatan pemulihan daerah terdampak bencana.


Direktur Utama Firmansyah menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi sekaligus amanah bagi perusahaan untuk terus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.


“Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi kami untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pemulihan daerah terdampak bencana. Nindya Karya berkomitmen tidak hanya membangun infrastruktur nasional, tetapi juga ikut membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujar Firmansyah pada Rabu, (15/4/2026) kepada wartawan.


Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan dalam proses pemulihan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan komitmen perusahaan terhadap masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak.


“Kami meyakini kolaborasi yang kuat dengan seluruh stakeholder akan mempercepat proses pemulihan. Dengan kerja bersama, aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan dan pembangunan berkelanjutan bisa terus diwujudkan,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Umum Jaringan Pemred Sumbar, Adrian Tuswandi, menilai peran aktif PT Nindya Karya merupakan wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat, terutama saat masa pascabencana.


“Kehadiran Nindya Karya sebagai bagian dari BUMN merupakan representasi hadirnya negara di tengah masyarakat. Terlebih, pada masa pascabencana, perusahaan ini dipercaya menjadi garda terdepan dalam pembangunan sejumlah hunian sementara dan hunian tetap di Sumbar dengan gerak yang cepat. Ini tentu sangat layak diapresiasi,” ujar Adrian didampingi Ketua Harian Ikhwan, dan Sekretaris Gilang Gardhiolla Gusvero.


Ia menambahkan, kontribusi perusahaan tidak hanya terlihat di Sumatera Barat, tetapi sudah tampak sejak awal bencana melanda sejumlah wilayah di Sumatera.


“Sejak awal bencana, kami melihat Nindya Karya bersama BUMN Karya dan BUMN lainnya sudah turun langsung ke lapangan. Kehadiran mereka bukan hanya saat ini, tetapi sejak hari pertama bencana terjadi di Sumatera,” katanya.


Melalui penghargaan ini, PT Nindya Karya kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dalam pembangunan nasional sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana. (***)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID — PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) yang menjadi salah satu BUMD milik Pemerrintah Kota Bukittinggi, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 13 Maret 2026.


Tidak tanggung tanggung, PT BPRS Jam Gadang Bukittinggi berhasil memboyong empat penghargaan bergengsi, TOP Pembina BUMD 2026 yang diberikan kepada Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Platinum Trophy TOP BUMD Awards 2026 untuk PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) sebagai BUMD Bintang 5 selama lima tahun berturut-turut. Selain itu, PT BPRS Jam Gadang juga meraih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5, serta TOP CEO BUMD 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama, Feri Irawan.


Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, apresiasi atas capaian BPRS Jam Gadang, yang dalam beberapa tahun terakhir, selalu mendapat penghargaan dari

Majalah TOP Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (I-OTDA) dan beberapa lembaga lainnya. Penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi BUMD dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik dan membantu pembangunan daerah.


“Capaian ini merupakan hasil dari kinerja yang luar biasa dan dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Kota Bukittinggi. Ke depan, diharapkan BPRS Jam Gadang dapat terus berkembang dan memberikan yang lebih baik dan lebih baik lagi,” ujarnya.


Direktur Utama PT BPRS Jam Gadang, Feri Irawan, menjelaskan  penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BPRS Jam Gadang serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bukittinggi dana para komisaris, termasuk Dewan Pengawas Syariah, yang selalu dalam mendorong penguatan BUMD yang profesional dan berdaya saing.


“Kami akan terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Kota Bukittinggi,” ungkapnya. (**)