SUMBARNET - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung. Pernyataan tersebut dinilai telah merendahkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dan berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa bertanya kepada narasumber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas jurnalistik dalam memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Oleh karena itu, setiap narasumber, termasuk advokat, memiliki hak untuk menjawab atau menolak menjawab pertanyaan, namun tetap berkewajiban menjaga etika komunikasi dan menghormati profesi wartawan.


"Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers," ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/07/2026).


Menurutnya, PWI Pusat tidak mempersoalkan pembelaan hukum yang dilakukan seorang advokat terhadap kliennya karena hal tersebut merupakan hak yang dijamin oleh hukum. Akan tetapi, pembelaan tersebut tidak boleh disampaikan dengan cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan yang sedang bekerja.


"PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun," tegasnya.


Akhmad Munir mengatakan advokat dan wartawan merupakan dua profesi yang sama-sama memiliki peran strategis dalam negara hukum dan demokrasi. Advokat menjalankan fungsi pembelaan terhadap hak-hak kliennya, sedangkan wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, kedua profesi tersebut semestinya saling menghormati dan menjaga etika dalam setiap interaksi di ruang publik.


Sehubungan dengan peristiwa tersebut, PWI Pusat meminta Advokat Hotman Paris Hutapea memberikan klarifikasi kepada publik serta menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya telah menimbulkan kesan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan serta membangun iklim demokrasi yang sehat.


"Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers," kata Akhmad Munir.


PWI Pusat juga mengingatkan seluruh wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi akan terus menjalankan fungsi pembelaan dan perlindungan terhadap setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik.


Lebih lanjut, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk bersama-sama membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan syarat penting bagi terpeliharanya kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.


"Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika," tutup Akhmad Munir.


PWI Pusat menegaskan akan terus berdiri di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistiknya tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi. (**)

 


SUMBARNET - Begitu menerima kabar banjir yang melanda Jorong Labuah dan Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senator DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, langsung menginstruksikan Tim Irman Gusman Centre (IG Centre) untuk berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat guna menyalurkan bantuan darurat kepada masyarakat terdampak.


Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari. 


Luapan air merendam permukiman warga, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menyebabkan kebutuhan akan pangan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi sangat mendesak.


Menindaklanjuti arahan tersebut, Tim Irman Gusman Centre bersama MDMC Sumbar bergerak menuju lokasi tanpa menunggu lama. Tim yang dipimpin Ketua IG Centre H. Marhadi Efendi bersama Ketua MDMC Sumbar Portito, Bahrul Ilmi, Ipal Rahmawan, dan Ismail Gusman membawa bantuan tahap awal berupa 250 kilogram beras, 20 dus mi instan, dan 18 dus air mineral untuk didistribusikan langsung kepada masyarakat di dua jorong terdampak.


Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat atas kondisi darurat yang dihadapi masyarakat. Kehadiran tim di lokasi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sembari menunggu penanganan lebih lanjut dari berbagai pihak.


Ketua MDMC Sumbar, Portito, mengatakan bahwa kecepatan dalam merespons bencana merupakan bagian penting dari upaya kemanusiaan.


"Ketika musibah terjadi, masyarakat membutuhkan bantuan secepat mungkin. Karena itu, begitu menerima arahan dari Bapak Irman Gusman, kami langsung berkoordinasi dan bergerak ke lokasi. Bantuan ini merupakan tahap awal, dan Insyaallah kami akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Irman Gusman Centre, H. Marhadi Efendi, menegaskan bahwa gerak cepat tersebut merupakan komitmen Irman Gusman untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama pada saat menghadapi musibah.


"Pak Irman selalu berpesan bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada rasa empati. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Karena itu, kami memastikan bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir," kata Marhadi.


Ketua DPD RI ke-2 itu turut menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Nagari Sungai Batang.


 Menurutnya, setiap bencana merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dijawab dengan solidaritas dan aksi nyata.


"Kondisi masyarakat terdampak adalah panggilan bagi kita semua untuk bergerak. Di saat seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya simpati, tetapi juga kehadiran dan kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan," ujar Irman Gusman dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).


"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, dan semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan, kesehatan, serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," tambahnya.


Sebagai Penasihat MDMC, ia juga mengapresiasi dedikasi para relawan yang bergerak cepat membantu masyarakat sejak awal bencana. 


Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemanusiaan, pemerintah, relawan, dan masyarakat merupakan modal utama dalam mempercepat penanganan bencana dan pemulihan wilayah terdampak.


Ketua Dewan Pakar Bidang Ekonomi UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu berharap semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Minangkabau terus terjaga dalam menghadapi setiap musibah.


"Musibah memang tidak pernah kita harapkan, tetapi kepedulian selalu bisa kita hadirkan. Mari saling menguatkan, saling membantu, dan memastikan tidak ada saudara kita yang menghadapi cobaan ini sendirian. Insyaallah, dengan kebersamaan, masyarakat akan mampu bangkit dan pulih lebih cepat," tutupnya.


Kolaborasi antara Irman Gusman Centre dan MDMC Sumbar ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan yang cepat, terukur, dan tepat sasaran. 


Diharapkan, bantuan yang disalurkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga terdampak untuk bangkit kembali setelah musibah yang mereka alami. (**)

  


SUMBARNET - Sekretaris Karapatan Adat Nagari (KAN) Gurun, H. Mashuri Khatik Mudo Ayat, S.Sos, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli maupun pagang gadai tanah. Ia meminta warga memastikan seluruh proses administrasi dilakukan melalui KAN Gurun yang sah, guna menghindari persoalan hukum di kemudian hari.


Mashuri mengatakan, KAN Gurun tidak pernah mempersulit masyarakat dalam mengurus administrasi jual beli tanah maupun pagang gadai. Namun, setiap proses harus mengikuti ketentuan adat dan hukum yang berlaku, terutama untuk tanah ulayat dan pusako tinggi.


"Jangan sampai masyarakat bertransaksi melalui lembaga yang tidak memiliki kekuatan hukum. Hal itu berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan merugikan para pihak," ujar Mashuri, Minggu, (19/7/2026).


Menurutnya, kepengurusan KAN Gurun periode 2025–2030 yang dipimpin Dr. H. Febby Dt Bangso Kayo, SH, SST.Par., M.Par. berkomitmen membenahi tata kelola administrasi kelembagaan adat. Saat menerima estafet kepengurusan, pihaknya mengaku tidak menerima dokumen administrasi penting, seperti arsip ranji, dokumen jual beli, pagang gadai, hingga data aset nagari.


"Kami ingin seluruh administrasi adat tertata dengan baik. Kesalahan masa lalu tidak boleh diteruskan. Semua harus transparan sesuai barih balabeh dalam tambo adat Nagari Gurun," katanya.


Mashuri menjelaskan, KAN Gurun telah menyusun rancangan Peraturan KAN sebagai dasar penyusunan Adat Salingka Nagari. Dokumen tersebut telah diserahkan kepada Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Gurun untuk dibahas bersama Pemerintah Nagari.


Rancangan peraturan itu memuat berbagai ketentuan adat, mulai dari penyelesaian penyakit masyarakat, pergaulan, penyalahgunaan narkoba, kejahatan lingkungan, tata cara kematian, ziarah, hingga pelaksanaan alek adat seperti kelahiran, sunatan, pernikahan, dan tradisi lainnya. Peraturan tersebut juga mengatur biaya administrasi resmi agar tidak terjadi pungutan liar.


Selain itu, Mashuri menyebut agenda Alek Panghulu yang menjadi prioritas kepengurusan telah berhasil diselesaikan pada 2026. Ia mengapresiasi panitia yang tetap menjalankan tahapan meski menghadapi berbagai dinamika di lapangan.


Dalam kesempatan itu, Mashuri juga menyinggung adanya perbedaan pandangan antara KAN Gurun dengan Pemerintah Nagari terkait sejumlah persoalan. Ia menyebut masih terdapat berbagai persoalan pemerintahan nagari yang sedang berproses di aparat penegak hukum sehingga diharapkan seluruh pihak menghormati proses yang sedang berjalan.


Mashuri juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan perantara atau calo dalam pengurusan surat tanah. Ia meminta warga memastikan transaksi dilakukan melalui KAN Gurun yang resmi agar tidak menimbulkan sengketa maupun dugaan tindak pidana.


"Pastikan transaksi dilakukan melalui lembaga yang sah. Jangan sampai sertifikat tidak bisa diterbitkan di BPN karena proses administrasinya tidak sesuai ketentuan. Masyarakat harus teliti sebelum melakukan jual beli tanah," tegasnya.


Ia menambahkan, KAN Gurun yang dipimpinnya tetap berkantor di Balairung Adat sesuai kesepakatan penggunaan gedung hingga 2030. Pihaknya berharap seluruh unsur masyarakat dapat menjaga persatuan serta mengedepankan musyawarah demi menjaga marwah dan ketenteraman Nagari Gurun. (***)

 


SUMBARNET - Ketua Bidang Antar Lembaga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, Firma Ragnius, menegaskan pihaknya akan mengawal pelaksanaan proyek strategis pembangunan bangunan pengendali lahar dan sedimen di kawasan Gunung Marapi agar berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, serta bebas dari penyimpangan.


Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penunjukan Subur Berkah KSO sebagai penyedia jasa pelaksanaan paket pekerjaan pembangunan bangunan pengendali lahar dan sedimen di kawasan Gunung Marapi dengan nilai hasil negosiasi sebesar Rp249.873.359.000.


Menurut Firma Ragnius, proyek yang bernilai hampir Rp250 miliar itu bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan bagian penting dari upaya mitigasi bencana untuk melindungi ribuan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan terdampak erupsi Gunung Marapi.


"Kami akan mengawal proyek ini sejak awal hingga selesai. Seluruh pekerjaan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Tidak boleh ada pekerjaan yang asal jadi maupun penyimpangan yang berpotensi merugikan negara serta membahayakan keselamatan masyarakat," tegasnya.


Ia menjelaskan, bangunan pengendali lahar dan sedimen memiliki fungsi vital dalam mengurangi risiko banjir lahar pascaerupsi Gunung Marapi. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu melindungi permukiman warga, lahan pertanian, jalan, jembatan, dan berbagai fasilitas umum dari ancaman aliran lahar serta material vulkanik.


Karena itu, REPRO Sumbar meminta penyedia jasa, konsultan pengawas, dan seluruh pihak yang terlibat melaksanakan pekerjaan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.


"Anggaran yang sangat besar harus menghasilkan bangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mendukung percepatan pembangunan, namun pengawasan juga harus diperketat agar seluruh pekerjaan memenuhi kontrak, spesifikasi teknis, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," ujarnya.


Berdasarkan Surat Nomor PB 0201/-Bws5.8.1/725, pemerintah telah menunjuk Subur Berkah KSO sebagai penyedia jasa pelaksanaan paket pekerjaan pembangunan bangunan pengendali lahar dan sedimen di kawasan Gunung Marapi.


Penunjukan tersebut dilakukan setelah penawaran Nomor 1073318500/1/2025/8 tertanggal 8 Agustus 2025 melalui proses evaluasi dan negosiasi teknis oleh Pokja Pemilihan Bidang Sumber Daya Air. Nilai penawaran yang disepakati sebesar Rp249.873.359.000.


Dengan dimulainya tahapan menuju penandatanganan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan fisik, proyek strategis ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian lahar dan sedimen sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di kawasan Gunung Marapi. 


Selain itu, pelaksanaannya juga diharapkan berlangsung secara transparan, akuntabel, serta selesai tepat waktu demi memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Sumatera Barat. (Tim)

 


SUMBARNET - Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Solok melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodim 0309/Solok, Jumat (17/7/2026).


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat antara dua institusi negara yang memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan, stabilitas, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Solok.


Dalam kegiatan silaturahmi itu, Kapolres Solok bersama rombongan disambut oleh jajaran Kodim 0309/Solok. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi serta kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.


Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K. menyampaikan bahwa sinergi antara TNI dan Polri merupakan modal utama dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.


Menurutnya, hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Polres Solok dan Kodim 0309/Solok perlu terus dipelihara dan ditingkatkan melalui komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi yang berkesinambungan.


“Kunjungan silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperkuat hubungan dan sinergitas antara TNI dan Polri. Kami berharap kerja sama yang sudah berjalan dengan baik selama ini dapat semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Agung Pranajaya.


Kapolres menambahkan, tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kebersamaan dan kekompakan seluruh unsur terkait, khususnya TNI dan Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan.


“Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang kuat, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat kita hadapi bersama secara cepat, tepat, dan profesional. TNI-Polri harus selalu hadir untuk memberikan rasa aman serta menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” katanya.


Lebih lanjut, AKBP Agung Pranajaya berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus diwujudkan dalam berbagai kegiatan, baik dalam menjaga keamanan wilayah, membantu masyarakat, maupun menghadapi situasi kontingensi yang membutuhkan kerja sama antarinstansi.


“Harapan kami, hubungan harmonis antara Polres Solok dan Kodim 0309/Solok semakin kuat. Bersama-sama kita bangun kolaborasi untuk negeri, demi terciptanya Kabupaten Solok yang aman, tertib, dan masyarakat yang semakin sejahtera,” ungkapnya.


Sementara itu, kegiatan silaturahmi tersebut juga menjadi bentuk implementasi semangat kebersamaan TNI-Polri dalam menjalankan amanah negara. Kedua institusi terus berkomitmen untuk menjaga soliditas dan meningkatkan koordinasi demi kepentingan masyarakat luas.


Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Polres Solok dan Kodim 0309/Solok, diharapkan berbagai program serta langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Solok dapat berjalan lebih efektif.


Sinergi TNI-Polri bukan hanya sebatas hubungan kedinasan, tetapi juga menjadi kekuatan bersama dalam menciptakan rasa aman, memperkuat persatuan, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (**)



SUMBARNET – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menyerahkan hadiah kepada para pemenang Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 yang digelar di halaman Mapolres Pasaman Barat, Minggu (19/7/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.


Penyerahan hadiah kepada para juara dilakukan setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian lomba lari dengan penuh semangat.

 

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik didampingi jajaran pejabat utama Polres Pasaman Barat menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, kerja keras, dan semangat sportivitas yang ditunjukkan selama mengikuti perlombaan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasaman Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta, khususnya para juara yang berhasil meraih prestasi terbaik dalam Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026.


"Selamat kepada para pemenang yang telah berhasil meraih juara pada kegiatan Bhayangkara Run ini. Namun yang paling utama bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi bagaimana kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk membangun semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan jiwa sportivitas di tengah masyarakat," ujar AKBP Agung Tribawanto.


Kapolres menjelaskan bahwa pelaksanaan Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 memiliki tujuan untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat.


"Kegiatan olahraga seperti ini merupakan salah satu cara Polri hadir di tengah masyarakat dengan suasana yang positif dan humanis. Kami ingin membangun hubungan yang semakin dekat, sehingga Polri dan masyarakat dapat terus bersinergi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif," ungkapnya.


AKBP Agung Tribawanto juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, mulai dari panitia, peserta, personel pengamanan, hingga seluruh pihak yang turut berkontribusi sehingga acara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu serta memperkuat rasa kebersamaan di Kabupaten Pasaman Barat," katanya.


Ia berharap melalui kegiatan Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan positif seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak masyarakat.


"Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga semangat olahraga, kebersamaan, dan sportivitas dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Polri akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," harap Kapolres.


Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Pasaman Barat berharap semakin terjalin hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, serta terciptanya Kabupaten Pasaman Barat yang aman, nyaman, dan kondusif. (**)

 


SUMBARNET - Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik secara langsung menyerahkan doorprize kepada para peserta Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 yang digelar di halaman Mapolres Pasaman Barat, Minggu (19/7/2026).


Penyerahan hadiah tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.


Suasana penuh kegembiraan tampak mewarnai halaman Mapolres Pasaman Barat saat pengundian dan penyerahan doorprize dilaksanakan. Para peserta yang sejak pagi mengikuti kegiatan lari dengan penuh semangat tampak antusias menantikan hadiah yang telah disiapkan panitia.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik mengatakan bahwa pemberian doorprize merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026.


"Kegiatan ini bukan semata-mata tentang olahraga maupun hadiah yang diterima peserta. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun budaya hidup sehat, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Doorprize ini merupakan bentuk penghargaan atas semangat dan kebersamaan yang telah ditunjukkan seluruh peserta," ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga bersama mampu menjadi wadah untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan.


Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Bhayangkara Run dapat terus dipertahankan, sehingga hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pasaman Barat.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga semangat hidup sehat, sportivitas, dan kebersamaan ini terus terpelihara. Kami berharap masyarakat semakin dekat dengan Polri dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman, dan kondusif," harap Kapolres.


Selain menjadi ajang olahraga, Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan membangun kedekatan emosional antara personel Polri dengan masyarakat. 


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Penyerahan doorprize menutup rangkaian kegiatan Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 di Kabupaten Pasaman Barat.

 

Para peserta yang beruntung menerima hadiah tampak gembira, sementara peserta lainnya tetap menunjukkan sportivitas dan mengapresiasi jalannya acara yang berlangsung sukses.


Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman Barat berharap dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendorong pola hidup sehat, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (**)

 


Pasaman Barat – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik secara resmi melepas start peserta Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 yang digelar di halaman Mapolres Pasaman Barat, Minggu (19/7/2026). 


Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti oleh personel Polri, Bhayangkari, instansi pemerintah, komunitas lari, serta masyarakat umum yang antusias memadati lokasi sejak pagi hari.


Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Kapolres Pasaman Barat didampingi jajaran pejabat utama Polres Pasaman Barat.


Para peserta kemudian menempuh rute yang telah ditentukan panitia dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.


Kegiatan Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 merupakan bagian dari rangkaian menyambut pelaksanaan Police Women Run 2026 sekaligus menjadi sarana untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga lari.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi, membangun semangat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.


"Melalui Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026 ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan hidup sehat dengan berolahraga secara rutin. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang semakin harmonis serta tumbuh rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pasaman Barat," ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurut Kapolres, kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan dukungan terhadap berbagai program Polri yang bersifat humanis.


Ia menilai olahraga menjadi salah satu media yang efektif untuk membangun komunikasi yang positif antara institusi kepolisian dengan masyarakat.


"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan dan kebugaran, kegiatan olahraga bersama juga dapat mempererat persatuan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Dengan sinergi yang baik, kita bersama-sama dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Pasaman Barat," tambahnya.


Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel Polres Pasaman Barat disiagakan di sejumlah titik untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas guna memastikan para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan selamat.


Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka mengikuti Bhayangkara Run dengan penuh semangat sebagai wujud dukungan terhadap kampanye hidup sehat sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga besar Polri.


Melalui penyelenggaraan Bhayangkara Run Road To Police Women Run 2026, Polres Pasaman Barat berharap dapat terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta mewujudkan kemitraan yang semakin erat antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat. (**)



SUMBARNET - Musyawarah Wilayah X Majelis Nasional Korps Alumni HMI Sumatera Barat yang digelar di Padang, Sabtu (18/07/2026) menetapkan 7 orang Presidium MW KAHMI Sumbar periode baru.


Dari 13 calon presidium yang bertarung, *H. Yofialdi, SE., MM, Ak., CA* dan *Doni Harsiva Yandra, S.IP.* berhasil meraih perolehan suara terbanyak.


Selain keduanya, 5 presidium terpilih lainnya adalah *Sabar A.S, Mevrizal, Diyan Eka Putri, Eka Vidia Putra, dan Rahmat Tuangku Sulaiman*.


Wabendum MN KAHMI Ulya, SE., AK., M.AK menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya muswil secara demokratis.


"Dengan terpilihnya H. Yofialdi dan rekan-rekan presidium, kami berharap KAHMI Sumbar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi dan pembangunan Sumatera Barat," ujar Ulya.


Ia menjelaskan Ketujuh presidium terpilih diharapkan dapat segera merumuskan program kerja untuk memperkuat peran KAHMI sebagai organisasi alumni yang intelektual, konstruktif, dan solutif bagi Sumbar.


"Ini amanah besar. Kami bangga H. Yofialdi terpilih. Beliau juga Ketua Depidar III SOKSI, Ketua Squash Indonesia Sumbar,  Bendahara JMSI Sumbar dan Bendahara Inkado Semoga bisa sinergi untuk kemajuan KAHMI dan Sumbar," ujar Ulya


Dengan komposisi baru ini, KAHMI Sumbar dituntut lebih progresif mengawal isu pendidikan, ekonomi, dan kepemudaan di daerah, harap Ulya (**)



SUMBARNET - Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat akan menggelar Bhayangkara Run 2026 dengan kategori 5 Kilometer (5K). Kegiatan ini mengusung tema "Road to Police Women Run" pada Minggu, 19 Juli 2026, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai, dengan titik start dan finish di Mapolres Pasaman Barat.


Ajang lari yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang positif, sehat, serta penuh semangat kebersamaan.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., mengatakan bahwa Bhayangkara Run 2026 bukan sekadar perlombaan olahraga, tetapi juga menjadi sarana membangun sinergi dan kedekatan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat.


"Melalui Bhayangkara Run 2026, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang sehat, aman, dan penuh semangat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat sekaligus memperkuat silaturahmi serta kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara," ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, olahraga lari merupakan aktivitas yang dapat dilakukan oleh semua kalangan sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan fisik.


Kapolres menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan menuju pelaksanaan Police Women Run, sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung gaya hidup aktif dan sehat.


"Kami berharap Bhayangkara Run 2026 menjadi agenda yang mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif melalui kebersamaan," tambahnya.


AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat maupun peserta dari daerah lain untuk ikut berpartisipasi dalam event tersebut.


"Kami mengundang seluruh masyarakat, komunitas lari, pelajar, mahasiswa, instansi pemerintah, TNI, hingga berbagai elemen lainnya untuk bersama-sama meramaikan Bhayangkara Run 2026. Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kesehatan, serta menumbuhkan semangat positif di tengah masyarakat," ungkap Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, peserta cukup membayar biaya pendaftaran (insert) sebesar Rp100.000. Dengan biaya tersebut peserta akan memperoleh jersey resmi, nomor peserta (bib number) non-chip, medali finisher, serta refreshment.


Panitia juga telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp40 juta, dengan rincian hadiah untuk kategori pria dan wanita sebagai berikut:


Kategori Pria

Juara I : Rp5.000.000

Juara II : Rp3.000.000

Juara III : Rp2.000.000

Kategori Wanita

Juara I : Rp5.000.000

Juara II : Rp3.000.000

Juara III : Rp2.000.000


Selain hadiah bagi para pemenang, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik yang telah disiapkan panitia.


Pendaftaran dibuka hingga 4 Juli 2026. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat menghubungi panitia melalui:

IPDA Wita: 0813-1111-8651

IPDA Gadro: 0813-7347-0405


Melalui penyelenggaraan Bhayangkara Run 2026, Polres Pasaman Barat berharap dapat menghadirkan kegiatan olahraga yang berkualitas, memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadikan olahraga sebagai budaya hidup sehat yang terus berkembang di Kabupaten Pasaman Barat.


Dengan semangat Hari Bhayangkara, kegiatan ini diharapkan menjadi pesta olahraga masyarakat yang meriah, aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta maupun masyarakat luas. (**)