Sumbarnet.id. Mentawai – Pengurus Cabang Olahraga Kickboxing Indonesia Kabupaten Kepulauan Mentawai mengutus 5 orang untuk mengikuti penataran pelatih dan wasit juri. Kegiatan tersebut diselenggarakan Pengurus Provinsi KBI Sumatera Barat pada Jumat hingga Minggu, 31 Juli sampai 2 Agustus 2026 di Hotel UNP Padang.
Pengiriman SDM ini merupakan langkah awal pembinaan dan pengembangan olahraga Kickboxing di Mentawai. Sekaligus sebagai persiapan KBI Mentawai dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Sumbar Oktober 2026 mendatang.
Ketua KBI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Arif Rahmad Daut, menegaskan penataran pelatih dan wasit juri menjadi kunci utama dalam pengembangan Cabor Kickboxing di daerah kepulauan.
Sebagai Cabor baru di Kepulauan Mentawai, Kickboxing masih membutuhkan pembinaan serius dari hulu ke hilir. Mulai dari pembinaan atlet usia dini, pelatih yang bersertifikat, hingga wasit yang memahami aturan pertandingan.
"Kickboxing merupakan Cabor yang baru di Kepulauan Mentawai. Untuk itu, SDM yang mumpuni tentu menjadi kunci untuk menyukseskan dan mengembangkan olahraga Kickboxing di Mentawai. Tanpa pelatih dan wasit, pembinaan atlet tidak akan berjalan maksimal," ungkap Arif.
Ia berharap seluruh peserta dari Mentawai dapat mengikuti penataran dengan serius dan aktif. Sebab kegiatan ini memiliki legitimasi kuat dan dilaksanakan sesuai amanat konstitusi organisasi.
"Harapan kami setelah pulang dari penataran, mereka bisa langsung mengaplikasikan ilmu di lapangan. Baik untuk membina atlet, maupun menjadi pengadil saat pertandingan," tambahnya.
Arif juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang telah mendukung penuh keberangkatan calon pelatih dan wasit dari Mentawai.
Menurutnya, dukungan pemerintah sangat penting agar Kickboxing bisa berkembang dan sejajar dengan Cabor lainnya di Mentawai.
"Dengan adanya pelatih dan wasit KBI Mentawai yang sudah bersertifikat, kami berharap ke depan dapat membangun dan menciptakan atlet Kickboxing Mentawai yang berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya.
Saat ini KBI Mentawai juga tengah melakukan penjaringan atlet untuk dipersiapkan tampil di Porprov Sumbar 2026. Dengan hadirnya pelatih dan wasit baru, proses seleksi dan pembinaan diharapkan berjalan lebih terstruktur.
"Kami optimis Mentawai bisa bicara banyak di Porprov nanti. Ini momentum bagi kita untuk memperkenalkan Kickboxing dan membuktikan bahwa anak-anak Mentawai juga punya potensi di Cabor bela diri," tutup Arif.
Penataran ini diharapkan menjadi awal lahirnya wasit dan pelatih Kickboxing dari Mentawai yang mampu membina atlet, menegakkan aturan pertandingan, serta mengharumkan nama daerah di ajang Porprov mendatang. (Robi)









