SUMBARNET - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat menemukan sebuah gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Senin (25/5/2026). 


Gudang tersebut diduga menjadi tempat penyimpanan solar yang akan digunakan untuk aktivitas tambang ilegal.


Pengungkapan kasus ini berawal dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Ditreskrimsus Polda Sumbar di salah satu SPBU 14.273.548

di Kabupaten Solok. 


Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan.


Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sebuah kendaraan yang dicurigai sebagai pelansir BBM subsidi jenis solar tengah melakukan pengisian di SPBU.


“Dari hasil sidak, kami menemukan kendaraan yang diduga melakukan pelangsiran BBM subsidi jenis solar. Setelah dilakukan pemeriksaan, pengemudi mengakui adanya lokasi penyimpanan BBM tersebut,” ujar Kombes Pol Andry Kurniawan.


Setelah dilakukan interogasi terhadap pengemudi kendaraan, petugas kemudian meminta pelaku menunjukkan lokasi penyimpanan BBM tersebut. Polisi selanjutnya bergerak menuju sebuah gudang di kawasan Kecamatan Kubung.


Di lokasi, petugas menemukan sebanyak 23 jeriken berisi BBM jenis solar berkapasitas 30 liter. Bahan bakar tersebut diduga akan digunakan sebagai pasokan untuk aktivitas tambang ilegal di wilayah Kabupaten Solok.


“Kami menemukan 23 jeriken berisi solar di dalam gudang. BBM ini diduga akan digunakan untuk mendukung aktivitas tambang ilegal,” lanjutnya.


Terkait temuan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial F untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, pelaku telah diserahkan ke pihak kepolisian di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok.


“Pelaku sementara sudah diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.


Polda Sumbar menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi guna mencegah penyalahgunaan, terutama yang berkaitan dengan aktivitas ilegal seperti pertambangan tanpa izin.


“Pengawasan distribusi BBM subsidi akan terus kami perketat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan ilegal,” tutup Kombes Andry. (*)

 


SUMBARNET - Transformasi besar terus dilakukan Telkom Group. Perusahaan pelat merah itu mempercepat proses streamlining bisnis dari semula 67 entitas menjadi 19 entitas pada akhir 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun struktur usaha yang lebih ramping, fokus, dan kompetitif sebagai strategic holding digital nasional.


Kepala BP BUMN sekaligus COO Dony Oskaria memimpin langsung pertemuan bersama Direktur Portofolio dan Bisnis PT Telkom Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Senin (25/5/2026).


Dalam pertemuan itu, Telkom memaparkan perkembangan pelaksanaan streamlining dan transformasi bisnis grup perusahaan. Sejumlah langkah strategis dibahas, mulai dari merger, divestasi, likuidasi, hingga konsolidasi bisnis untuk memperkuat fokus layanan digital dan infrastruktur telekomunikasi nasional.


“Transformasi ini menjadi langkah penting agar BUMN semakin agile, sehat, dan mampu bersaing secara global dalam membangun ekosistem digital Indonesia,” kata Dony Oskaria.


Telkom juga mempercepat sejumlah agenda prioritas. Fokus utama diarahkan pada konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, InfraCo, serta penataan lisensi Telkom Group. Seluruh langkah itu disiapkan guna mendukung perubahan Telkom menjadi strategic holding digital yang lebih adaptif dan efisien.


Menurut Dony, transformasi bisnis BUMN tidak hanya berorientasi pada efisiensi perusahaan. Pemerintah juga mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset, serta konsolidasi ekosistem digital nasional agar mampu memberikan dampak besar bagi ekonomi Indonesia.


BP BUMN bersama Danantara Indonesia terus memastikan seluruh proses berjalan terukur dan tepat sasaran. Langkah streamlining tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing BUMN di tengah percepatan transformasi digital global. (***)

 


Padang — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melalui Posko Penegakan Hukum Electronic Traffic Law Enforcement (Gakkum ETLE) terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam proses validasi pelanggaran dan konfirmasi ETLE secara cepat, transparan, dan humanis.


Pelayanan yang dilakukan di Posko Gakkum ETLE tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi terkait pelanggaran lalu lintas berbasis elektronik, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.


Petugas memberikan penjelasan secara langsung kepada masyarakat terkait mekanisme ETLE, proses validasi data kendaraan, hingga tata cara penyelesaian pelanggaran yang terekam kamera ETLE. Dengan pelayanan yang ramah dan profesional, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya sistem penegakan hukum berbasis elektronik dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.


Dirlantas Polda Sumbar menyampaikan bahwa penerapan ETLE merupakan bagian dari transformasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan akuntabel. Selain itu, sistem ETLE juga dinilai mampu meminimalisir pelanggaran lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.


Melalui Posko Gakkum ETLE, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan keselamatan bersama di jalan raya.


Kegiatan pelayanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membantu proses konfirmasi pelanggaran menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. (**)

 


SUMBARNET - RT 03 / RW 011 Tarok Indah 2 Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, berhasil mencatat sejarah dengan meraih juara kedua dalam Padang Rancak Award (PRA) 2026 sesi pertama. Prestasi ini merupakan gambaran nyata perubahan signifikan dan semangat kebersamaan dalam membina lingkungan yang bersih, tertib, indah, aman, dan membanggakan.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Lurah Gunung Sarik, Agusman, kepada Ketua RW 011, Firman Wanipin, dalam acara yang berlangsung di Kantor Lurah Gunung Sarik, Senin (25/05). Keberhasilan ini luar biasa mengingat Firman Wanipin baru menjabat Ketua RW selama dua bulan dan mampu langsung membawa perubahan positif yang signifikan.

 

“Keberhasilan RW 011 Tarok Indah 2 bukan sekadar penghargaan, melainkan cerminan kerja keras dan kesolidan warga yang mulai membangun budaya hidup bersih sehari-hari, bukan hanya saat perlombaan,” ungkap Agusman.

 

Firman Wanipin menyampaikan, “Tahun lalu, peserta RT hanya mengikuti lomba sebagai formalitas. Kini, dengan fokus dan koordinasi intensif, kami sukses membawa RT 03 meraih juara kedua. Ini bukti kerja bersama yang nyata.”

 

Kepemimpinan baru ini mendapat sorotan positif dari berbagai pihak. Anwar, Ketua Forum Komunikasi RT/RW Kelurahan Gunung Sarik, menambahkan, “Transformasi di RW 011 sangat luar biasa, dengan warga yang semakin sadar menjaga kebersihan.” Iswandi, Ketua Komplek Tarok Indah 2, menegaskan, “Sinergi antarwarga makin erat sehingga lingkungan kian asri dan nyaman.”

 

Jonofa, perwakilan warga, menyatakan, “Angin segar dari kepemimpinan baru ini memotivasi kami untuk aktif berperan dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.”

 

Padang Rancak Award 2026 yang kini memasuki tahun kedua telah menjadi tolok ukur bagi Pemerintah Kota Padang untuk memantau dan mengapresiasi kesungguhan RT dan RW menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini didukung dengan monitoring rutin setiap tiga bulan, mendorong kebersihan sebagai budaya hidup masyarakat.

 

Agusman menegaskan, “Pasukan Oranye memang garda terdepan, namun keberhasilan memelihara kebersihan tak mungkin tanpa dukungan sinergi penuh warga. PRA bertujuan membangun kesadaran dan keberlanjutan tersebut.”

 

Keberhasilan RW 011 Tarok Indah 2 membuktikan bahwa kepemimpinan cepat dan fokus mampu memacu perubahan signifikan dan berkelanjutan. Prestasi ini menjadi inspirasional bagi seluruh kelurahan di Kota Padang untuk menguatkan budaya bersih yang melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Mari dukung semangat perubahan ini dan wujudkan Padang yang lebih sehat dan rancak! (FWI)

 


‎Jakarta - Pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia terus dipercepat. Hingga 24 Mei 2026, proyek yang dikerjakan tujuh BUMN Karya tersebut telah mencakup 86 lokasi dengan total melibatkan 67.542 tenaga kerja.

‎Rata-rata progres pembangunan saat ini telah mencapai 62,19 persen. Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif bagi masyarakat.

‎Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan bersama jajaran Direksi Karya Group guna membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.

‎Dony Oskaria menegaskan pentingnya memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target. Danantara Indonesia disebut fokus memberikan dukungan pada aspek pendanaan dan monitoring progres proyek.

‎Sementara itu, BP BUMN mendorong penguatan aspek legal serta hubungan kelembagaan bersama Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat penyelesaian pembangunan di lapangan.

‎Sejumlah langkah strategis juga disiapkan untuk menjaga keberlanjutan proyek. 

‎Dukungan pendanaan akan terus diperkuat demi membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

‎Selain itu, BUMN Karya didorong lebih selektif dalam memilih vendor dan subkontraktor agar kualitas pembangunan tetap terjaga. Monitoring progres proyek pun dilakukan secara berkala setiap pekan agar berbagai hambatan dapat segera ditindaklanjuti.

‎Melalui pengawalan intensif BP BUMN bersama Danantara Indonesia, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi fondasi pemerataan akses pendidikan yang lebih berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

‎Sinergi BUMN dalam proyek ini tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kualitas proyek, keberlanjutan pelaksanaan, serta manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(***)

 


‎Jakarta - Langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera terus diakselerasi. Pemerintah bersama DPR RI menggelar rapat koordinasi yang turut dihadiri oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria.

‎Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu, hadir pula sejumlah kementerian, lembaga, kepala daerah, serta pemangku kepentingan terkait. Fokus utama pembahasan adalah pemulihan kawasan terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh secara terintegrasi dan berkelanjutan.

‎Dony Oskaria menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama percepatan pemulihan. Tidak hanya infrastruktur, tetapi juga layanan kesehatan, pendidikan, perumahan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

‎"BP BUMN bersama Danantara hadir mendukung penuh agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit. Layanan dasar harus kembali layak, dan aktivitas sosial ekonomi warga bisa pulih cepat," ujar Dony, Senin 25 Mai 2026 di Komplek DPR RI.

‎Rakor tersebut juga membahas perkembangan situasi terkini di lapangan serta perencanaan pembangunan kembali kawasan bencana yang lebih tangguh ke depan.

‎Melalui kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan BUMN di bawah koordinasi Dony Oskaria, diharapkan proses rekonstruksi tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan warga terdampak. (***)

 


‎Jakarta - Kabar terbaru datang dari jajaran pengelola BUMN. Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) resmi menyandang status sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

‎"Hari ini sudah menjadi BUMN, karena kan prosesnya harus ada 1 persen saham milik negara dengan kuasa khusus. Hari ini sudah menjadi BUMN," Senin, di Komplek DPR RI, 25 Mai 2026.

‎Pengukuhan status DSI sebagai BUMN ini melalui proses yang sesuai regulasi. Salah satu syarat utama yang terpenuhi adalah adanya kepemilikan saham negara minimal 1 persen yang diberikan melalui mekanisme kuasa khusus. 

‎"Dengan rampungnya proses tersebut, DSI resmi berada di bawah naungan dan pengawasan sebagaimana entitas BUMN lainnya." ujarnya.

‎Ditetapkannya DSI sebagai BUMN menandai babak baru dalam pengelolaan aset dan sumber daya nasional.

‎Dony Oskaria, yang memiliki peran ganda di BP BUMN dan Danantara, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat struktur korporasi BUMN di Indonesia.

‎"Dengan status resmi BUMN, DSI diharapkan dapat menjalankan tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, serta mendukung program prioritas pemerintah dalam pengelolaan sumber daya negara," tambahnya.

‎DSI adalah entitas yang fokus pada pengelolaan dan optimalisasi sumber daya strategis milik negara. Dengan status BUMN yang baru disandangnya, DSI kini memiliki legitimasi penuh untuk menjalankan berbagai inisiatif bisnis dan kerja sama investasi, baik di dalam maupun luar negeri.

‎Ke depan, DSI diharapkan bisa bersinergi dengan BUMN lain serta sektor swasta untuk menggerakkan roda perekonomian nasional.

‎Dony Oskaria pun optimis bahwa status baru ini akan membawa angin segar bagi transformasi BUMN secara keseluruhan. (***)



SUMBARNET - Tim Minangkabau Airport FC memastikan kesiapan mereka untuk ambil bagian dalam Turnamen Mini Soccer JPS Cup 2026 yang akan digelar pada Sabtu, (6/6/2026), di Lapangan Mini Soccer Dobi Sport Hub, Padang.


Ketua Tim Minangkabau Airport FC, Muhammad Iqbal mengatakan, keikutsertaan timnya bukan sekadar meramaikan turnamen, tetapi juga untuk menunjukkan kemampuan terbaik di tengah persaingan sejumlah tim dari instansi, komunitas, hingga perusahaan di Sumbar.


“Minangkabau Airport FC siap meramaikan sekaligus unjuk kebolehan pada turnamen mini soccer JPS Cup 2026. Kami sangat antusias mengikuti ajang ini karena selain menjadi sarana olahraga, juga mempererat silaturahmi antarinstansi dan komunitas,” ujar Iqbal, Senin (25/5/2026).


Menurutnya, turnamen tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kekompakan tim serta meningkatkan semangat sportivitas di lingkungan kerja.


Iqbal menilai Turnamen Mini Soccer JPS Cup 2026 yang digagas Jaringan Pemred Sumbar (JPS) membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga minisoccer di Sumbar. Selain menghadirkan kompetisi sehat, kegiatan itu juga dinilai mampu menjadi hiburan bagi masyarakat pecinta olahraga.


Ia menambahkan, persiapan tim sejauh ini berjalan cukup baik. Para pemain terus menjalani latihan rutin guna mematangkan strategi dan memperkuat kerja sama antarpemain sebelum turun bertanding.


“Kami berharap bisa tampil maksimal dan memberikan pertandingan menarik selama turnamen berlangsung,” katanya.


Untuk diketahui, Turnamen Minisoccer JPS Cup 2026 digelar dalam rangka menyambut euforia Piala Dunia 2026 sekaligus meningkatkan gairah olahraga masyarakat Sumbar. Sejumlah tim dari berbagai latar belakang dipastikan ambil bagian dalam ajang tersebut. (*)



SUMBARNET - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melaksanakan paket pekerjaan preservasi Jalan Sei Dareh–Junction Koto Baru di wilayah Sumatera Barat.


Proyek tersebut dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satker PJN Wilayah 2 Sumatera Barat PPK 2.2 sebagai upaya menjaga kondisi dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional.


Berdasarkan data yang tercantum pada papan informasi proyek di lokasi, paket kegiatan tersebut memiliki nomor kontrak KU.02.10/KTR.07.PPK-2.2-PJN.II/X/2025 dengan tanggal kontrak 31 Oktober 2025.


Paket pekerjaan tersebut mencakup Pekerjaan Preservasi Jalan Sei Dareh–Junction (Koto Baru) dengan lokasi pekerjaan berada pada ruas Jalan Sei Dareh–Junction (Koto Baru) Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumbar 


Nilai kontrak proyek tercatat sebesar Rp168.523.868.000 atau sekitar Rp168,5 miliar, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.


Untuk pelaksanaan pekerjaan, proyek dipercayakan kepada PT Paesa Pasindo Engineering – PT Basuki Rahmanta Putra, KSO sebagai kontraktor pelaksana. Sementara pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Indec Internusa Engineering Consultants – PT Seecons – PT Arkade Gahana Konsultan, KSO.


Adapun waktu pelaksanaan proyek ditetapkan selama 725 hari kalender, sehingga pekerjaan diperkirakan berlangsung dalam jangka waktu cukup panjang hingga seluruh target preservasi jalan dapat diselesaikan.


Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo (Repro) Sumatera Barat Roni memberikan apresiasi terhadap dimulainya pekerjaan preservasi jalan tersebut.


Menurutnya, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.


“Kami mengapresiasi dimulainya pekerjaan preservasi Jalan Sei Dareh–Junction Koto Baru ini. Infrastruktur jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat karena tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Roni.


Ia berharap proses pekerjaan dapat berjalan sesuai perencanaan dan diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.


“Harapan kita pekerjaan ini berjalan lancar, kualitasnya baik, dan selesai sesuai target sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.


Keberadaan proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruas jalan nasional, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di Sumatera Barat. (**)

 


JAKARTA - Lanskap bisnis perlindungan risiko di Indonesia baru saja kedatangan penantang baru. PT Cendekia Global Indonesia (CGI) secara resmi meluncurkan lini bisnis asuransi syariah mereka, Cendekia Proteksi, pada Senin (25/5/2026). Menariknya, meski mengibarkan bendera baru, operasional perusahaan ini ternyata digerakkan oleh para profesional yang sudah bertahun-tahun menelan asam garam di industri perasuransian.


​Konsep yang diusung pun cukup berbeda. Cendekia Proteksi enggan sekadar bertindak sebagai agen penjual polis. Mereka lebih memilih hadir sebagai konsultan manajemen risiko dengan satu tujuan utama: memberikan perlindungan aset dan bisnis melalui prinsip syariah yang transparan, adil, dan mengedepankan asas tolong-menolong.


​"Kami ingin mengubah cara orang berinteraksi dengan asuransi. Karena tim kami diisi oleh para pakar, pendekatan kami bukan sekadar jualan produk. Kami membedah dulu risikonya, baru meracik solusinya. Harapannya, nasabah benar-benar mendapatkan ketenangan, bukan malah kebingungan dengan polisnya sendiri", kata Direktur PT CGI, Intan Nabila Khaira, Senin (25/5/2026).


​Untuk urusan portofolio produk, Cendekia Proteksi sudah menyiapkan amunisi yang sangat lengkap. Solusinya mencakup asuransi kendaraan bermotor, properti, perjalanan, kecelakaan diri, pengiriman barang (kargo), tanggung gugat, rekayasa, hingga perlindungan alat berat. Langkah ini langsung diperkuat dengan menggandeng raksasa industri seperti Zurich Syariah, Raksa, Chubb, dan Sompo Insurance sebagai mitra strategis.


​Intan menambahkan, seluruh layanan perusahaannya dikawal ketat oleh lima komitmen utama. Mulai dari penerapan nilai syariah yang konsisten, edukasi ke masyarakat tanpa bahasa teknis yang rumit, transparansi kejelasan produk, solusi yang pas dengan profil klien, hingga jaminan pendampingan penuh sewaktu-waktu nasabah harus mengurus klaim.


​Bersiap Rambah Sektor Konsultan IT dan Korporasi


Usut punya usut, peluncuran asuransi ini rupanya baru langkah pemanasan dari cetak biru PT CGI. Perusahaan tengah bersiap melebarkan sayap untuk menjadi ekosistem layanan bisnis terpadu. Rencana terdekatnya, pada kuartal ketiga (Q3) tahun ini, mereka bersiap meresmikan divisi layanan IT & Digital Consultant.


​Technology & Digital Support PT CGI, Raihan Al Karim, membeberkan bahwa rencana ekspansi teknologi ini berangkat dari keberhasilan timnya dalam merancang infrastruktur digital perusahaan. Salah satu buktinya adalah kemudahan akses informasi, layanan, dan edukasi asuransi yang kini bisa diakses publik melalui situs web resmi mereka di https://cendekiaproteksi.co.id.


​"Saat ini, pergerakan tim pakar asuransi kami di lapangan sudah didukung penuh oleh sistem IT internal yang sangat solid. Mulai dari portal edukasi nasabah di website kami, sampai sistem untuk mengurus klaim, semuanya dirancang transparan dan cepat. Nah, karena teknologi buatan in-house ini sudah sangat teruji, kami siap membawanya ke publik lewat layanan konsultasi IT di Q3 nanti," jelas Raihan.


​PT CGI sepertinya enggan membuang waktu. Ke depannya, mereka juga telah memetakan target bisnis jangka panjang yang cukup agresif dengan merintis beberapa lini usaha baru. Mulai dari PR Agency, Learning & Development Consulting Services, hingga penyedia Customer Service Support. Lewat diversifikasi ini, Cendekia Global Indonesia menargetkan diri untuk menjadi mitra andalan bagi segala kebutuhan operasional bisnis klien di masa mendatang. (**)