Pasaman Barat, Kondisi tempat pembuangan sampah di Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, dinilai tidak teratur dan memprihatinkan.


Hal ini disampaikan oleh Okeh Saputra masyarakat sekitar kepada tim awak media ini, pada Senen 9 Maret 2026.


"Tumpukan sampah terlihat berserakan dan tidak tertata dengan baik di area lokasi pembuangan," katanya.


Ia menyebut bahkan sebagian sampah tampak dibuang hingga ke badan jalan utama menuju lokasi pembuangan tersebut.


"Kondisi ini menyebabkan akses jalan menuju tempat pembuangan menjadi tertutup oleh sampah yang menumpuk dan berserakan di sepanjang jalur," sebutnya.


"Sampah-sampah tersebut diduga sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dibadan jalan, sehingga membuat kondisi lingkungan semakin kumuh dan tidak nyaman bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut," ujarnya.


Okeh menambahkan, selain menimbulkan bau tidak sedap, keberadaan sampah yang berserakan juga dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta mencemari lingkungan sekitar.


"Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah penataan serta pengelolaan yang lebih baik terhadap lokasi tempat pembuangan sampah tersebut, agar tidak lagi menimbulkan permasalahan lingkungan dan mengganggu aktivitas warga," harapnya. (**)

 


Jakarta, – PT TASPEN (Persero) mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 bagi para peserta pensiun sejak Kamis, 5 Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara serentak melalui sistem pembayaran pensiun yang terintegrasi dengan 45 mitra bayar di seluruh Indonesia.


Komisaris Independen PT TASPEN, Ariawan, meninjau langsung proses penyerahan THR di sejumlah mitra bayar di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tertib.


“Saya baru saja memonitor langsung pembayaran THR yang dilakukan mitra bayar TASPEN di beberapa tempat, yakni Bank Mandiri Taspen (Mantap), Bank BRI, Kantor Pos, serta Bank Sulselbar. Dari hasil pemantauan, semuanya berjalan dengan baik,” ujar Ariawan di Makassar, Jumat, 6 Maret 2026.


Menurut Ariawan, para pensiunan terlihat antusias menerima THR yang disalurkan melalui berbagai mitra pembayaran tersebut. Ia juga bersyukur proses distribusi berjalan aman dan tertib.


“Semoga para pensiunan mendapatkan haknya sesuai harapan,” katanya.


Ariawan menegaskan, penyaluran THR merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghargai pengabdian para purnabakti. Ia berharap dana tersebut dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.


Pada tahun ini, TASPEN menyalurkan THR kepada 3.234.556 peserta pensiun. Besaran THR dihitung berdasarkan komponen penghasilan bulan sebelumnya yang mencakup pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tambahan penghasilan sesuai ketentuan perundang-undangan.


Pembayaran THR tidak dikenakan potongan iuran maupun potongan lain, termasuk kredit pensiun. Satu-satunya potongan yang berlaku adalah pajak penghasilan sesuai aturan, yang ditanggung oleh pemerintah.


Bagi aparatur negara atau peserta pensiun yang juga menerima pensiun janda atau duda serta tunjangan janda atau duda, maka THR dibayarkan untuk kedua hak tersebut. Namun, jika seorang penerima memiliki dua status pensiun berbeda, maka THR yang dibayarkan hanya satu dengan nilai terbesar.


Selama proses penyaluran THR, TASPEN bersama mitra bayar juga menyediakan berbagai layanan tambahan bagi para pensiunan. Fasilitas tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, hingga pembagian paket sembako.


Khusus melalui Kantor Pos, tersedia layanan tambahan berupa pengantaran uang THR langsung ke rumah pensiunan tanpa dikenakan biaya.


TASPEN juga mengingatkan para penerima pensiun agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan, terutama terkait informasi pembayaran THR.


“PT TASPEN (Persero) tidak pernah meminta data pribadi peserta seperti nomor rekening, PIN, OTP, maupun memungut biaya dalam proses pencairan manfaat. Kami mengimbau peserta untuk selalu waspada dengan prinsip Tahan, Pastikan, dan Laporkan jika menerima informasi mencurigakan,” tegas Ariawan. (***)



Padang— Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang membantah sejumlah pernyataan yang disampaikan penasihat hukum tersangka Beny Saswin Nasrun, Suharizal, terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Benal Ichsan Persada.


Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Padang, Afdal Saputra didamping Kasi Intelijen Erianto, menegaskan bahwa pernyataan yang beredar di sejumlah media sosial dan media daring tersebut tidak benar serta tidak sesuai dengan fakta hukum dalam proses penyidikan.


Menurut Afdal, penyitaan uang sebesar Rp17,55 miliar yang sebelumnya disampaikan Kepala Kejari Padang telah dilakukan secara sah dan sesuai prosedur hukum.


“Penyitaan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan tertanggal 12 November 2025 dan telah mendapatkan izin penetapan penyitaan dari Pengadilan Negeri Padang,” kata Afdal dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).


Eks Kasi Pidsus Kejari Dhamasraya itu menambahkan, tindakan penyitaan tersebut juga telah diuji melalui permohonan praperadilan yang diajukan pihak kuasa hukum. Dalam putusannya, pengadilan menyatakan permohonan praperadilan tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard).


Kejari Padang juga membantah tudingan adanya kesalahan dalam penyitaan rumah milik pihak lain. Afdal menjelaskan bahwa penyitaan dilakukan terhadap satu bidang tanah dan bangunan di Perumahan Griya Mawar Sembada Indah, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.


Penyitaan tersebut dilakukan berdasarkan penetapan persetujuan penyitaan dari Pengadilan Negeri Padang tertanggal 20 November 2025. Objek tersebut berdiri di atas sejumlah sertifikat hak milik atas nama Beny Saswin Nasrun dan Reni Murni yang penguasaannya berada pada Beny Saswin Nasrun.


Aset tersebut disita karena menjadi bagian dari agunan bank garansi PT Benal Ichsan Persada senilai sekitar Rp34 miliar.


Selain itu, Kejari Padang menegaskan bahwa penetapan Beny Saswin Nasrun sebagai daftar pencarian orang (DPO) telah dilakukan sesuai prosedur hukum. Hal tersebut telah diuji melalui praperadilan dengan putusan Nomor 1/Pid.Pra/2026/PN Pdg yang menolak seluruh permohonan pemohon.


Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan prosedur penyidikan yang dilakukan telah sesuai dengan kewenangan jaksa dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi.


Afdal juga menegaskan bahwa sebelum ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Desember 2025, Beny Saswin Nasrun telah dipanggil secara sah dan patut sebanyak tiga kali sebagai saksi, namun tidak pernah memenuhi panggilan penyidik tanpa alasan yang jelas.


Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik kembali melayangkan tiga kali surat panggilan. Namun, yang bersangkutan tetap tidak hadir sehingga kemudian ditetapkan sebagai DPO.


Terkait pernyataan bahwa kewajiban kredit PT Benal Ichsan Persada di BNI telah dilunasi, Afdal mengatakan pelunasan tersebut memang terjadi. Namun, penyelesaian kewajiban itu dilakukan setelah penetapan tersangka terhadap Beny Saswin Nasrun.


“Penyelesaian kewajiban kredit tersebut dilakukan setelah penetapan tersangka pada 29 Desember 2025,” ujar Afdal.


Ia menegaskan bahwa proses penyidikan perkara dugaan korupsi tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(rel)



PADANG, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan di masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Iqra saat melaksanakan Safari Ramadan di Musala Abdullah, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (8/3).


Kegiatan Safari Ramadan itu menjadi momentum bagi politisi muda Partai Golkar tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.


Dalam sambutannya, Iqra mengajak masyarakat, pengurus RT, serta lurah setempat untuk tidak ragu menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Batipuh Panjang kepada dirinya.


“Bapak RT, lurah, dan seluruh masyarakat, jika ada kebutuhan pembangunan di Batipuh Panjang, baik terkait jalan, sektor pertanian, pendidikan maupun lainnya, jangan sungkan menyampaikan kepada kami. Bagi kami, Batipuh Panjang ini sudah seperti rumah sendiri. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tentu menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan,” ujar Iqra.


Iqra menegaskan, sebagai wakil rakyat dirinya memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan dalam program pembangunan daerah.


Sebagai bentuk perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat, ia juga menyampaikan bahwa pada 2026 sekarang akan dilaksanakan pelatihan menjahit bagi kaum ibu di Batipuh Panjang. Kegiatan ini terlaksana melalui program pokok pikiran (pokir) yang ia perjuangkan di DPRD.


“Dengan adanya pelatihan ini, kita berharap ibu-ibu memiliki keterampilan tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk membantu perekonomian keluarga,” jelasnya.


Dalam kesempatan Safari Ramadan tersebut, Iqra menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk Musala Abdullah. Bantuan ini diberikan sebagai tindak lanjut dari aspirasi pengurus musala yang sebelumnya menyampaikan kebutuhan pembangunan pagar musala.


Selama ini Musala Abdullah belum memiliki pagar, sehingga hewan ternak kerap masuk ke area musala dan mengganggu kenyamanan jemaah dalam beribadah.


Iqra berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga ke depan Musala Abdullah dapat lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah.


“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, Ramadan selanjutnya Musala Abdullah sudah memiliki pagar sesuai yang direncanakan, sehingga rumah ibadah kita menjadi indah, rapi dan nyaman bagi jemaah,” katanya.


Selain bantuan kebutuhan pembangunan untuk musala, pada kesempatan itu Iqra juga menyerahkan bantuan sebanyak 50 helai kain sarung untuk jemaah dan anak yatim Musala Abdullah.


Pengurus Musala Abdullah, Agusman, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar tersebut.


“Terima kasih atas kunjungan dan bantuannya Pak. Ini akan sangat bermanfaat bagi musala kami. Semoga Bapak terus diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas di DPRD,” ujarnya.


Safari Ramadan yang dilaksanakan Iqra ini turut dihadiri tim pendamping dari DPRD Sumbar, Erizal, Deni Pratama Koto, Ikhlas, Raihan,  Zikra, serta generasi muda dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Barat. (*)

 


PEKANBARU — Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia wilayah Riau (Perdatin) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi” pada Sabtu, 7 Maret 2026.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Putra Harapan yang menampung 35 anak. Dalam kunjungan tersebut, para pengurus dan anggota Perdatin Riau menyerahkan bantuan serta meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anakanak panti.


Suasana hangat terlihat ketika para anggota organisasi berdialog dan memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.


Selain kunjungan ke panti asuhan, Perdatin Riau juga membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas disekitar Jalan Diponegoro sebagai bentuk kepedulian kepada umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.


Ketua Perdatin Riau, dr T Arfi Sulaiman Sp.An-TI mengatakan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan dan berharap bantuan yang diberikan dapat membawa kebahagiaan bagi adik-adik di panti asuhan, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.


Tidak hanya sampai di situ, pada malam harinya para anggota Perdatin Riau juga melanjutkan kegiatan dengan Sahur On The Road di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.


Dalam kegiatan tersebut, paket sahur dibagikan kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari, seperti pekerja malam dan petugas kebersihan.


Melalui kegiatan Ramadhan Berbagi ini, Perdatin Riau berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan. (red)



SUMBARNET - Nama besar selebritas nasional Raffi Ahmad yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, ikut memberi perhatian terhadap rencana penyelenggaraan BOM Run 2026. Raffi bahkan mengajak para pelari dari berbagai daerah di Indonesia untuk datang dan meramaikan ajang tersebut.


Menurut Raffi, event lari saat ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi gaya hidup sekaligus magnet wisata yang mampu menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, kegiatan seperti BOM Run dinilai sangat strategis jika dikemas dengan baik dan konsisten.


“Event seperti ini bukan hanya soal lomba lari. Ini juga soal kebersamaan, promosi daerah, dan kebanggaan terhadap tempat yang kita miliki. Saya mendukung BOM Run 2026 dan berharap banyak runner dari seluruh Indonesia bisa datang meramaikan,” ujar Raffi.


Raffi juga menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah event sport tourism berskala nasional. Keindahan alam, kekayaan budaya, serta kuliner khas daerah dinilai menjadi daya tarik yang bisa membuat para pelari sekaligus wisatawan datang berkunjung.


Dukungan Raffi terhadap BOM Run juga dinilai memiliki arti penting, mengingat saat ini ia memegang peran strategis di pemerintahan. 


Dalam posisi tersebut, Raffi bertugas membantu pemerintah dalam melakukan akselerasi serta sinkronisasi berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan generasi muda dan pekerja seni di Indonesia. Ia juga telah memiliki ruang kerja khusus dan aktif melakukan berbagai kunjungan dinas dalam menjalankan tugasnya.


Dengan dukungan berbagai tokoh nasional, termasuk Raffi Ahmad, diharapkan BOM Run 2026 dapat berkembang menjadi salah satu event lari bergengsi di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat dalam peta sport tourism nasional.(*)



Padang, - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman menyerahkan bantuan untuk Musala Nur Ishlah, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu, (7/3/2026). 


"Alhamdulillah, kami menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta untuk pembangunan musala ini," kata Evi Yandri, ketika Safari Ramadan di musala yang berada di kawasan Pasar Simpang Haru.


Ia menyebutkan, bantuan tersebut merupakan dari Pokirnya sebagai wakil rakyat, yang peduli terhadap pembangunan musala maupun masjid sebagai tempat beribadah. 


"Semoga bantuan ini bisa termanfaatkan secara tepat oleh pengurus, sehingga musala ini bertambah ramai jamaahnya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja," ucap Evi.


Ia menyebutkan, memakmurkan masjid atau musala adalah kegiatan yang sangat mulia sebagai umat Islam, sehingga generasi muda bisa terhindar dari pengaruh buruk perbuatan negatif. 


"Pengaruh narkoba akan merusak masa depan generasi, begitu juga aksi tawuran serta penyakit masyarakat lainnya Oleh sebab itu, peran orang tua harus aktif di sini, selain meningkatkan ibadah dengan datang ke masjid," ungkap Evi.


Evi Yandri menyarankan, setiap musala dan masjid supaya dipasang jaringan wifi (internet nirkabel), sebagai salah satu upaya untuk memakmurkan musala/masjid.


"Saya kira anak-anak tidak akan mengakses yang aneh aneh jika ada wifi, meskipun ada pro kontra, tetapi Insya Allah ini bisa upaya memakmurkan musala/masjid, sehingga saat waktu salat masuk mereka akan ikut beribadah," pungkas Evi. (*)

 


Pekanbaru, – Polda Riau memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut layanan Call Center 110 tidak responsif pada peristiwa kecelakaan tabrak lari di Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tuah Karya, Kota Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026).


Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Ruang Media Center Polda Riau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan itu dihadiri Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Kabid Propam Kombes Pol Harissandi, serta Kepala SPKT Polda Riau AKBP Jubel Maraden Segala.


Kabid Humas Polda Riau Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap korban maupun petugas operator Call Center 110.


“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban tidak pernah melakukan panggilan ke layanan 110,” ujar Pandra.


Selain itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) juga menelusuri riwayat panggilan operator. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan panggilan masuk ke nomor 110 pada waktu kejadian.


“Dari riwayat panggilan, kami tidak mendapati adanya panggilan 110,” tegas Harissandi.


Pandra menjelaskan, informasi yang berkembang diduga berawal dari kesalahpahaman terhadap mekanisme pelayanan kepolisian saat itu. Ia memastikan tidak ada penolakan terhadap laporan masyarakat.


“Laporan polisi tetap diproses setelah pihak keluarga melengkapi dokumen yang dibutuhkan, termasuk keterangan rumah sakit. Tidak terdapat tindakan penolakan pelaporan,” jelasnya.


Klarifikasi tersebut juga diperkuat pernyataan pihak keluarga korban, Ernawati. Anak korban menyatakan tidak pernah melakukan panggilan ke Call Center 110 sebagaimana yang ramai diberitakan.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau AKBP Jubel Maraden Segala menegaskan operasional layanan 110 terintegrasi secara nasional.


“Call Center 110 merupakan layanan terdepan Polri. Sistem ini terkoneksi dan berjenjang hingga Mabes Polri,” ujarnya.


Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara bijak.


“Gunakan Call Center 110 untuk kebutuhan yang benar-benar penting, karena layanan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (**)



Medan - Personel Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pembongkaran rumah milik warga di kawasan Medan Area, Kota Medan.


Kedua terduga pelaku diketahui bernama Irwansyah alias Boeing (61) dan Fadli alias Adek (45), yang merupakan warga Jalan Seto, Lorong Kijang, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area.


Kapolsek Medan Area, AKP M. Ainul Yaqin, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban bernama Abdullah Sani (70), warga Jalan Langgar Gang Rawa 1, Medan Area.


“Korban melaporkan sejumlah barang miliknya hilang setelah rumahnya dibongkar,” ujar Yaqin, Minggu (8/3/2026).


Dalam laporan tersebut, korban mengaku mengalami kerugian berupa enam kusen pintu, dua puluh lembar seng, sembilan jerjak jendela, kabel listrik, meteran listrik, hingga kloset.


Berdasarkan laporan itu, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Irwansyah di kawasan Jalan Bromo pada Selasa (3/3/2026).


Dari hasil interogasi, Irwansyah mengaku melakukan aksi tersebut bersama Fadli. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Fadli di Jalan Seto.


Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pasang pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi serta batu bata yang digunakan untuk merusak tembok rumah.


“Dari pengakuan para pelaku, hasil pencurian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu pelaku baru pertama kali melakukan pencurian, sementara pelaku lainnya pernah melakukan pencurian kayu di lokasi yang sama,” jelas Kapolsek.


Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Medan Area untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Sumber : MISTAR



Depok - Warga di kawasan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita di dalam rumah dalam kondisi telah membusuk hingga tinggal tulang.


Korban diketahui berinisial DH (56). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh anak korban bersama rekannya saat hendak membersihkan rumah tersebut.


Kapolsek Cinere menjelaskan bahwa kedua saksi berinisial R dan L datang ke rumah korban dengan tujuan membersihkan rumah yang sebelumnya diketahui dalam keadaan kosong.


"Saksi R dan saksi L datang ke rumah korban dengan rencana membersihkan rumah pada pagi hari," ujar Kapolsek Cinere dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).


Sebelumnya, kedua saksi sempat mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi. Karena itu rumah korban diduga dalam keadaan kosong.


Pada Februari 2026, kedua saksi sempat datang ke rumah tersebut dan mendapati pagar rumah dalam keadaan terkunci gembok dari luar. Setelah membuka paksa gembok, mereka masuk ke dalam rumah dan menemukan kondisi rumah sudah berantakan.


Namun saat itu mereka tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan dari dalam rumah. Keduanya hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum akhirnya meninggalkan rumah tersebut.


Beberapa waktu kemudian, tepatnya pada Jumat (6/3), kedua saksi kembali datang ke rumah korban dan bermalam di ruang tengah untuk melanjutkan kegiatan bersih-bersih.


Keesokan harinya, Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB, mereka mulai membersihkan bagian dalam rumah.


Saat membersihkan salah satu kamar, saksi R berencana memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika karpet di tumpukan tersebut disingkap, ia melihat sepasang kaki manusia yang kondisinya sudah tinggal tulang dan kulit mengering.


Mengetahui hal tersebut, kedua saksi segera melapor kepada Ketua RT setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.


Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban serta kronologi lengkap kejadian tersebut.


Sumber : Medan Daily