Pesisir Selatan --Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, meresmikan penggunaan alat Computed Tomography Scan (CT Scan) di RSUD M. Zein Painan, Selasa (4/8/2026). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi tonggak baru dalam pelayanan kesehatan karena merupakan alat CT Scan pertama yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan.


Peresmian dilakukan usai pelantikan Dewan Pengawas RSUD M. Zein Painan. Pada kesempatan itu, Hendrajoni menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.


“Ini merupakan sejarah baru bagi Pesisir Selatan. Untuk pertama kalinya kita memiliki alat CT Scan sendiri. Masyarakat tidak perlu lagi pergi ke daerah lain untuk mendapatkan pemeriksaan penunjang yang sangat penting,” kata Hendrajoni.


Ia mengatakan, alat CT Scan tersebut akan beroperasi selama 24 jam untuk melayani masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat.


Menurut Hendrajoni, keberadaan layanan CT Scan selama 24 jam diharapkan mampu mempercepat proses diagnosis sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan yang tepat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD M. Zein Painan.


CT Scan merupakan alat pencitraan medis yang menggunakan sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar detail organ tubuh, tulang, pembuluh darah, serta jaringan lunak. Pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi berbagai kondisi, seperti stroke, perdarahan otak, cedera akibat kecelakaan, tumor, penyakit paru-paru, hingga kelainan organ dalam, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.


Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Donna Hamrita, mengatakan alat yang digunakan merupakan CT Scan 16 slice yang mampu menghasilkan pencitraan dengan kualitas baik untuk mendukung berbagai kebutuhan diagnostik di rumah sakit.


“CT Scan 16 slice ini sudah dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan indikasi medis dan ketentuan yang berlaku. Layanan kami juga beroperasi selama 24 jam sehingga pasien, khususnya kasus kegawatdaruratan seperti stroke maupun kecelakaan, dapat segera menjalani pemeriksaan tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Donna.


Sebelum fasilitas tersebut tersedia, pasien di Pesisir Selatan yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang atau daerah lain. Kondisi itu kerap memperpanjang waktu penanganan, terutama bagi pasien dalam kondisi kritis.


Dengan hadirnya CT Scan pertama di Kabupaten Pesisir Selatan, masyarakat kini dapat mengakses layanan radiologi lanjutan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap keberadaan fasilitas ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin modern, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.(Re)

  


SUMBARNET - Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Sekretaris Utama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Rustian meninjau wilayah terdampak banjir bandang di kawasan Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Selasa (4/8/2026). 


Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memetakan kebutuhan penanganan pascabencana.


Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton dan Camat Kuranji Rozaldi Rosman.


Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah. 


Bencana tersebut menyebabkan rumah warga terendam, sejumlah fasilitas pendidikan dipenuhi lumpur, serta merusak berbagai infrastruktur.


Menurut Maigus, Pemerintah Kota Padang terus berupaya melakukan penanganan darurat bersama seluruh unsur terkait. Namun, dukungan pemerintah pusat melalui BNPB tetap diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan, baik pada tahap tanggap darurat maupun rehabilitasi dan rekonstruksi.


"Kami mohon bantuan dari Pak Sestama BNPB agar dapat mendukung penanganan bencana di Kota Padang. Kami juga berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang ditangani pemerintah pusat akibat bencana hidrometeorologi November 2025 dapat dipercepat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya," ujar Maigus Nasir.


Ia menambahkan, percepatan rehabilitasi infrastruktur dan fasilitas publik menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal serta risiko bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.


Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB Rustian mengatakan kunjungannya ke Kota Padang bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai dampak bencana sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang harus menjadi prioritas.


"Kami akan menginventarisasi kebutuhan di lapangan dan mengoordinasikannya lebih lanjut agar proses penanganan maupun pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik. BNPB akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana," katanya.


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat koordinasi penanggulangan bencana.

 

Diharapkan, dukungan BNPB dapat mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak sehingga masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal. (**)

  


SUMBARNET - Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Sumatera Barat guna meningkatkan kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus menjamin keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama jajaran DPD APPMBGI Sumbar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (4/8/2026).


Pertemuan turut dihadiri Ketua DPD APPMBGI Sumbar M. Sayuti beserta jajaran pengurus, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teddy Antonius, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, serta Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani.


Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan agenda strategis nasional yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.


"Program MBG merupakan agenda besar negara. Karena itu, seluruh SPPG, perangkat daerah, termasuk dukungan APPMBGI, sangat penting untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat lainnya melalui layanan yang berkualitas," ujar Maigus.


Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh tersedianya dapur pelayanan, tetapi juga kualitas pengelolaan, kebersihan, keamanan pangan, serta tata kelola operasional yang memenuhi standar. 


Untuk itu, evaluasi pelaksanaan program perlu dilakukan secara rutin setiap bulan agar penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada penerima manfaat berjalan optimal.


Maigus juga menekankan pentingnya memperkuat rantai pasok pangan dengan melibatkan pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, peternak, dan produsen lokal sehingga manfaat ekonomi dari Program MBG dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


"Standarisasi rantai pasok harus diperkuat agar pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, dan peternak lokal terintegrasi dalam ekosistem pemasok MBG. Sehingga dengan itu manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," katanya.


Ia mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 72 SPPG atau sekitar 75 persen dari target 96 SPPG telah beroperasi di Kota Padang. Pemerintah Kota menargetkan kekurangan 23 SPPG dapat dipenuhi hingga akhir 2026.


"Sesuai arahan Bapak Wali Kota, seluruh SPPG di Kota Padang harus menjadi yang terbaik, sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar, sekaligus mendukung Program Unggulan Padang Juara," tambahnya.


Sementara itu, Ketua DPD APPMBGI Sumbar M. Sayuti menyatakan kesiapan organisasinya menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Padang dalam membangun sistem pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.


Menurutnya, kualitas pengelolaan dapur serta efektivitas distribusi pangan menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan program.

 

Oleh karena itu, APPMBGI mengusulkan adanya nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Padang sebagai landasan kerja sama yang lebih terstruktur.


"Kami menargetkan Padang menjadi kota percontohan pengelolaan Program MBG di Sumatera Barat bahkan tingkat nasional. Untuk itu, APPMBGI mengusulkan terjalinnya nota kesepahaman dengan Pemko Padang agar pembagian peran, target, dan tanggung jawab seluruh pihak lebih jelas," ujar Sayuti.


Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal dan terciptanya rantai pasok pangan yang kuat, efisien, serta berkelanjutan. (**)

  


SUMBARNET - Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, resmi memperbarui Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City dalam sebuah seremoni yang digelar di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (5/8/2026).


Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer, disaksikan Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Punjul Setya Nugraha, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran Pemerintah Kota Padang, perwakilan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), delegasi Pemerintah Kota Hildesheim, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa hubungan Sister City antara Padang dan Hildesheim telah terjalin selama 38 tahun sejak 1988. 


Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi bukti bahwa hubungan antarkota dapat terus berkembang melalui semangat saling menghormati, saling belajar, dan memiliki visi bersama untuk masa depan.


"Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota," ujar Fadly Amran.


Fadly menjelaskan, pembaruan kerja sama ini menetapkan dua program prioritas yang akan menjadi fokus kolaborasi dalam lima tahun ke depan. 


Prioritas pertama adalah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.


Sementara itu, prioritas kedua adalah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Dengan potensi alam dan budaya Minangkabau yang dimiliki, Kota Padang berkomitmen mengembangkan pariwisata rendah karbon yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


Selain dua sektor utama tersebut, kedua pemerintah juga sepakat memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia melalui program pertukaran pelajar, magang vokasi, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik. 


Di sektor kesehatan, kerja sama diarahkan pada peningkatan kompetensi tenaga keperawatan dan pertukaran pengetahuan antarlembaga.


Menurut Fadly, pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini.


"Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan," katanya.


Sementara itu, Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kota Padang. 


Ia mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini merupakan kunjungan keduanya ke Kota Padang dan berharap hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun semakin erat melalui berbagai program nyata.


"Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan," ujar Ingo Meyer.


Di sisi lain, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Punjul Setya Nugraha menegaskan komitmen Kementerian Luar Negeri untuk terus mendukung implementasi kerja sama tersebut agar menjadi salah satu contoh kemitraan antarkota yang sukses antara Indonesia dan Jerman.


"Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota," tutur Punjul.


Pembaruan LoI dan MoU Sister City ini diharapkan semakin memperkuat hubungan strategis antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, sekaligus menghadirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas lingkungan, pembangunan berkelanjutan, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat di kedua kota. (**)

  


SUMBARNET - Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Rabu (5/8/2026). 


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027 sekaligus memastikan percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir.


Selain meninjau lokasi pembangunan Jembatan Kalawi, rombongan juga mengunjungi sejumlah titik yang akan direhabilitasi, di antaranya Irigasi Gunung Nago, Daerah Irigasi Koto Tuo, serta SDN 10 Lambung Bukit yang terdampak banjir pada Senin (3/8/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, sejumlah anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, serta Camat Pauh Yandry.


Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda yang dinilai konsisten memperjuangkan kebutuhan pembangunan infrastruktur Kota Padang di tingkat pemerintah pusat.

 

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan berbagai fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat banjir besar pada akhir 2025.


"Melalui dukungan Bapak Zigo, kami berharap percepatan pembangunan pascabanjir dapat segera terealisasi, termasuk penanganan sembilan jembatan yang rusak, perbaikan jalan, normalisasi sungai, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) yang lahannya telah disiapkan pemerintah," ujar Maigus Nasir.


Maigus juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Limau Manis yang telah menghibahkan sebagian lahannya untuk mendukung pembangunan Jembatan Kalawi.

 

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci agar proyek strategis tersebut dapat segera diwujudkan.


"Terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya. Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat sekaligus menuju Kampus Universitas Andalas," katanya.


Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan Jembatan Kalawi hingga memasuki tahap konstruksi.

 

Proyek dengan nilai sekitar Rp25,4 miliar tersebut menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur pascabanjir di Kota Padang.


"Pembangunan jembatan ini akan terus kami kawal sampai benar-benar terealisasi karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara untuk rehabilitasi Irigasi Gunung Nago dan Irigasi Koto Tuo juga dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus," tegas Zigo Rolanda.


Pembangunan Jembatan Kalawi diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat Kecamatan Pauh, terutama sebagai jalur utama menuju kawasan permukiman dan Kampus Universitas Andalas. 


Di sisi lain, rehabilitasi jaringan irigasi dan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana di masa mendatang. (**)

  


SUMBARNET - Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang menggelar bakti sosial dan kesehatan, donor darah, serta aksi bersih Sungai Batang Arau, Kamis (6/8/2026) pagi.


Kegiatan diawali dengan apel di Markas Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral II Padang yang dipimpin Wali Kota Padang, Fadly Amran. Turut hadir Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung beserta jajaran, Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Wahyu Bintoro, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan lainnya.


Sebanyak 330 personel dari unsur TNI, Polri, instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan diterjunkan dalam aksi bersih Sungai Batang Arau. 


Selain itu, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ditargetkan diikuti 357 peserta, selaras dengan usia Kota Padang yang ke-357 tahun.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada Kodaeral II Padang dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut.


Menurutnya, bakti sosial tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HJK, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan.


"Kami mengapresiasi Kodaeral II dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menggelar bakti sosial ini, termasuk pembagian 250 paket sembako kepada masyarakat di Kelurahan Batang Arau dan Berok Nipah. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan berdampak nyata bagi masyarakat," ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Kota Padang untuk menggerakkan seluruh potensi daerah dalam mewujudkan kota pintar (smart city) dan kota sehat yang berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera.


Fadly juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan agar menjadi gerakan berkelanjutan.


"Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar aksi menjaga kebersihan lingkungan menjadi gerakan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya Kota Padang meraih Piala Adipura," katanya.


Lebih lanjut, Fadly mengungkapkan bahwa peringatan HJK Padang ke-357 tahun ini mengusung tema "Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City" yang berlangsung pada 6 hingga 10 Agustus 2026. 


Tema tersebut diharapkan semakin memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan kuliner sekaligus mengokohkan posisi Padang sebagai kota gastronomi dunia.


Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian HJK tahun ini diiringi gerakan kemanusiaan bertajuk "Saatnya untuk Berdonasi" sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir beberapa hari terakhir maupun korban banjir akhir 2025 yang proses penanganannya masih berlangsung.


"Di setiap lokasi kegiatan dan sentra kuliner disediakan barcode donasi untuk menghimpun bantuan masyarakat, melengkapi bantuan langsung tunai yang telah disalurkan pemerintah," jelasnya.


Sementara itu, Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial dan aksi bersih Sungai Batang Arau merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


"Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama Sungai Batang Arau sebagai kawasan strategis yang menjadi gerbang ekonomi, bisnis, dan pariwisata Kota Padang," ujarnya.


Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Jadi Kota Padang ke-357. (**)



SUMBARNET — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Sumatera Barat, Cerint Iralloza Tasya, S.Ked., menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Kota Padang yang terdampak bencana banjir. Secara langsung, senator muda ini turun ke lokasi musibah untuk menemui para warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan logistik dasar.


Dalam aksi kemanusiaannya tersebut, Cerint menyerahkan berbagai macam bantuan penting seperti mie instan, air mineral kemasan, dan bahan pangan mendasar lainnya. Kehadirannya di tengah-tengah pemukiman warga yang sempat terendam air disambut hangat dan haru oleh para korban. Cerint juga berinteraksi langsung guna mendengarkan keluh kesah serta kebutuhan mendesak yang dialami masyarakat saat ini.


Melihat kondisi warga yang memprihatinkan, Cerint menegaskan pentingnya respons cepat dan terpadu dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, maupun elemen masyarakat. Menurutnya, keselamatan, pemenuhan logistik harian, dan layanan kesehatan bagi para korban harus menjadi prioritas utama di masa-masa tanggap darurat seperti sekarang.


Sebagai seorang dengan latar belakang pendidikan kedokteran (S.Ked), Cerint turut menyoroti potensi gangguan kesehatan paska-banjir yang kerap mengintai warga. Ia mengimbau agar posko kesehatan lebih diperbanyak dan dioptimalkan untuk mengantisipasi timbulnya berbagai penyakit kulit, pencernaan, hingga ISPA yang biasa muncul akibat sanitasi dan lingkungan yang tercemar pascabencana.


Cerint Terkait Solusi Jangka Panjang


Tak hanya penanganan jangka pendek, Cerint juga memberikan pandangannya mengenai langkah jangka panjang penanganan banjir di Kota Padang. Menurutnya, perlu ada evaluasi menyeluruh terkait tata ruang, perbaikan infrastruktur drainase, serta pemeliharaan daerah aliran sungai agar bencana serupa tidak menjadi musibah tahunan yang berulang kali merugikan masyarakat.


Aksi sosial ini diharapkan dapat meredakan sedikit beban yang dirasakan oleh para korban terdampak banjir. Cerint menutup kegiatannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat rasa gotong royong serta saling bahu-membahu membawa Kota Padang segera bangkit dari masa sulit pascabencana. (**)

 


JAKARTA,  – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa pelaksanaan tilang manual tidak diberlakukan secara menyeluruh. Penindakan secara manual hanya dilakukan secara terbatas, selektif, dan situasional terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Penegasan tersebut disampaikan Korlantas Polri untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait penerapan tilang manual. Korlantas memastikan bahwa sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tetap menjadi prioritas utama dalam penegakan hukum lalu lintas, sementara tilang manual hanya menjadi pelengkap dalam kondisi tertentu.


Adapun sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan manual di antaranya penggunaan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis, balap liar, melawan arus, serta berkendara secara ugal-ugalan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Korlantas Polri menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan menciptakan ketertiban berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan yang disebabkan oleh pelanggaran dengan risiko tinggi. Petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Korlantas Polri mengajak masyarakat agar selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi NTMC Korlantas Polri sebelum menyebarluaskannya.


Dengan penerapan ETLE yang tetap menjadi prioritas serta tilang manual yang dilakukan secara terbatas, diharapkan penegakan hukum lalu lintas dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan demi keselamatan bersama. (**)

 


PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan Police Goes To Campus di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP). Kegiatan penyuluhan tertib berlalu lintas ini diikuti oleh sekitar 3.000 mahasiswa baru UNP sebagai langkah pembinaan karakter dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H., M.H., bersama tim ini diisi dengan penyampaian materi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Selain itu, Kanit 3 Subdit Kamsel AKP Undra Putra, S.H., M.H., turut memberikan edukasi terkait larangan berkendara bagi yang belum memenuhi persyaratan, pentingnya penggunaan helm SNI, kepatuhan terhadap aturan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), hingga bahaya penggunaan telepon genggam saat berkendara, balap liar, dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.


Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengapresiasi antusiasme ribuan mahasiswa baru UNP yang mengikuti kegiatan edukasi ini. Menurutnya, kalangan akademisi khususnya mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.


"Melalui kegiatan Police Goes To Campus ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum dan etika berlalu lintas kepada para mahasiswa baru sejak awal memasuki lingkungan kampus. Harapannya, para generasi muda ini tidak hanya tertib bagi diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya serta mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas di wilayah Sumatera Barat," ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan sangat penting guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan usia produktif.


"Edukasi preventif seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar dan mahasiswa. Kami berharap kemitraan yang terjalin antara Ditlantas Polda Sumbar dan Universitas Negeri Padang ini dapat terus memperkuat kesadaran publik demi keamanan bersama di jalan raya," tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya. (*)

 


PADANG — Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, termasuk di bidang olahraga. Hal tersebut disampaikan dalam perhelatan olahraga yang berlangsung meriah, aman, tertib, dan penuh sportivitas di Kota Padang.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan pada Rabu (5/8)  saat penutupan bahwa olahraga memiliki peran strategis yang tidak hanya sekadar ajang kompetisi semata, melainkan juga sarana efektif dalam membangun karakter, disiplin, serta mempererat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.


"Polri memandang olahraga bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, sarana untuk kebersamaan dan persatuan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tugas Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Lebih lanjut, Kabid humas menambahkan bahwa semakin kuat kebersamaan terjalin di tengah masyarakat, maka akan semakin kokoh pula fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Ranah Minang. Oleh karena itu, Polda Sumbar senantiasa membuka ruang kolaborasi, komunikasi, serta partisipasi aktif bersama seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.


Acara penutupan kompetisi olahraga ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta perwakilan Pemkot Padang pimpinan cabang olahraga terkait, para sponsor, panitia pelaksana, serta tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.


Dalam kesempatan tersebut, Polda Sumbar juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, sponsor, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras menyukseskan jalannya kejuaraan. 


Ucapan selamat dan motivasi turut diberikan kepada para peserta yang berhasil keluar sebagai pemenang, serta pesan agar terus menjunjung tinggi sportivitas dan berlatih lebih giat bagi yang belum meraih kemenangan.(*)