SUMBARNET - Jembatan penghubung dari jorong Rojang ke Robajulu bahkan ke jorong Pagambiran kecamatan koto Balingka semakin memprihatinkan, 


Intesitas curah hujan yang tinggi dan hampir setiap hari. Membuat keadaan jembatan ini semakin parah, masyarakat berharap perhatian penuh pemerintah setempat agar serius menanggapi masalah ini sebelum ada korban jiwa, 


Julkarnain Lubis, salah satu  perantau dari kota Bukittinggi yang mudik merasakan kecewa atas keadaan jembatan ini, "ejak lima bulan yang lalu sudah disampaikan ke pemerintah namun belum juga ada respon atau perhatian terhadap jembatan ini malah bertambah parah, "katanya.


"Kami biasanya lewat simpang kantor Camat Parit Koto Balingka, namun dengan keadaan jembatan ini, kami harus mutar lewat Silaping mau ke Robajulu, karna khawatir tentang keadaan jembatan ini," ujarnya.


"Kami berharap respon pihak terkait secepatnya. Karna jarak yang kami tempuh bertambah satu jam lebih untuk sampai ke kampung halaman, apa lagi ini mau lebaran, masyarakat serasa terisolir," harap Julkarnain Lubis. 


Hal senada juga dirasakan Amde Apri Nasution," kami perantau mau mudik di Roba Julu, harus juga memutar arah Silaping dulu baru sampai ke kampung", tuturnya. (Samino Sam)

 


SUMBARNET - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, Roni, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat atas gerak cepat dalam menangani kerusakan jalan nasional yang kembali muncul pascahujan berintensitas tinggi.


Curah hujan lebat selama beberapa hari menyebabkan air tidak terserap dengan baik oleh permukaan jalan, memicu penggerusan lapisan aspal dan menciptakan lubang-lubang baru di sejumlah ruas strategis, termasuk Jalan Nasional Bypass. Kondisi semakin diperburuk oleh drainase yang tidak optimal sehingga air menggenang dan meresap ke struktur jalan. Situasi ini meningkatkan risiko kerusakan struktural, bahkan berpotensi menimbulkan amblas pada titik tertentu.


Menindaklanjuti laporan masyarakat, PPK 2/1 BPJN Sumbar, Zulfikar Kurniawan, turun langsung memimpin pengawasan perbaikan darurat di lapangan.


“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak melakukan penanganan cepat agar tidak membahayakan pengguna jalan,” tegas Zulfikar. Langkah sementara yang dilakukan meliputi patching pada titik rusak serta penataan ulang drainase untuk mencegah kerusakan meluas.


Roni menilai respons cepat BPJN Sumbar merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah pusat dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan menjaga keselamatan pengguna jalan.


BPJN Sumbar juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari atau ketika hujan deras, karena kondisi jalan berpotensi berubah cepat. (**)

Foto : Yuliadi Chandra Ketua PJKIP Kota Padang


SUMBARNET - Yuliadi Chandra S.Pd WU Ketua Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang mengapresiasi Wali Kota Padang Fadly Amran telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Kepastian Harga Dalam Rangka Perlindungan Konsumen, karena hari raya idul fitri 1447 H akan berlangsung cukup panjang selama dua Minggu, maka dipastikan para perantau dan wisatawan akan berlibur panjang di Kota Padang.


"Kita minta seluruh pelaku usaha kuliner menjalankan SE itu, karena para pelaku usaha diwajibkan memiliki daftar menu dan mencantumkan harga secara jelas, menu , daftar harga yang ditempel dan mudah dilihat konsumen, senafas dengan semangat keterbukaan informasi," ujar Yuliadi Chandra melalui keterangan tertulis kepada media, di Padang, Rabu, 18 Maret 2026 .


Menurut Yuliadi Chandra akrab disapa Chandra ini, para perantau dari seluruh  dunia bakal pulang kampung ke Sumatera Barat, khusus Kota Padang. 


"Kita meyakini para perantau dan wisatawan asal Negara Malaysia- Brunei Darussalam, Filipinan dan Singapura akan berkunjung ke Sumbar dan khusus Kota Padang menikmati liburan idul fitri sekaligus kuliner sangat luar biasa di Kota Padang," ujar Chandra


Untuk diketahui menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447H, Wali Kota Padang Fadly Amran mengeluarkan Surat Edaran (SE) Tentang Kepastian Harga Dalam Rangka Perlindungan Konsumen. Surat Edaran yang diterbitkan pada 17 Maret 2026 ini ditujukan kepada seluruh para pelaku usaha kuliner di Kota Padang.


Dalam surat edaran ini, pelaku usaha kuliner diwajibkan memiliki daftar menu dan mencantumkan harga secara jelas, baik pada menu, daftar harga yang ditempel, maupun media lain yang mudah dilihat dan dibaca oleh konsumen.


Selain itu, apabila terdapat pajak dan biaya tambahan layanan, pelaku usaha kuliner wajib menginformasikannya secara transparan kepada konsumen sebelum melakukan pemesanan atau pembayaran.


Pelaku usaha juga tidak diperbolehkan menaikkan harga secara sepihak setelah konsumen melakukan pemesanan tanpa adanya pemberitahuan yang jelas sebelumnya.


“Kepastian harga menjadi hal penting dalam memberikan perlindungan kepada konsumen, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat dan wisatawan terhadap sektor kuliner di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.


Lebih lanjut, Fadly Amran menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan, berupa sanksi administratif hingga pidana. Pemerintah Kota Padang juga akan melakukan pengawasan secara intensif serta menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi.


“Sama-sama kita jaga agar wisatawan atau perantau yang mudik ke Kota Padang, bisa berlibur dengan aman dan nyaman. Termasuk aman untuk berbelanja di Kota Padang,” tegasnya.


Fadly Amran berharap seluruh pelaku usaha kuliner dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga tercipta iklim usaha yang sehat, transparan, dan memberikan rasa aman bagi konsumen, terutama dalam momentum meningkatnya aktivitas ekonomi selama Idul Fitri. (**)

 


SUMBARNET - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan melalui media elektronik dengan modus penggunaan akun media sosial palsu yang menimpa korban berinisial S (52), warga Kabupaten 50 Kota.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menjelaskan bahwa penanganan perkara tersebut saat ini masih berada pada tahap penyelidikan. Dalam prosesnya, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pendalaman terhadap alat bukti guna mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.


“Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami telah meminta keterangan dari beberapa saksi dan melakukan pendalaman terhadap alat bukti yang ada,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya saat konferensi pers.


Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa pihak yang diduga terlibat menggunakan identitas akun palsu untuk berkomunikasi dengan korban. Selain itu, video yang dijadikan sarana ancaman diketahui merupakan hasil pengeditan yang dilakukan oleh terlapor, yang kemudian dimanfaatkan untuk menekan korban.


“Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa video tersebut telah diedit oleh terlapor dan digunakan sebagai alat untuk melakukan ancaman kepada korban,” jelasnya.


Seiring perkembangan penyelidikan, kepolisian turut mempertimbangkan pendekatan kemanusiaan dan aspek pemulihan. Setelah dilakukan komunikasi dan mediasi, baik korban maupun terlapor menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.


“Dalam penanganan perkara ini, kami mengedepankan pendekatan restorative justice, dengan memprioritaskan pemulihan serta kesepakatan kedua belah pihak,” ungkapnya.


Lebih lanjut disampaikan, terlapor telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Sementara itu, pihak korban juga telah memberikan maaf, sehingga perkara diselesaikan tanpa dilanjutkan ke tahap penegakan hukum berikutnya.


Meski demikian, Polda Sumatera Barat tetap mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di ruang digital, khususnya terhadap akun-akun yang tidak dikenal.


“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah percaya kepada akun anonim, serta tidak sembarangan membagikan data pribadi atau melakukan interaksi berisiko seperti video call dengan orang yang tidak dikenal, karena hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk tindak kejahatan,” tutupnya. (**)

 


SUMBARNET - Jaringan Pemimpin Redaksi Sumatera Barat (JPS) mendukung penuh Kepolisian dibawah Presiden langsung, sama dengan TNI, sehingga dapat melaksanakan tugas tanpa intervensi dari pihak tertentu. 


Pernyataan tersebut disampaikan ketua JPS Sumbar Adrian  Tuswandi, SH, atau kerapa dipanggil Toaix.


Selain mendukung penuh Polri dibawah Presiden langsung untuk terciptanya kondusifitas negri ini, JPS juga mendukung seutuhnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo, demi kesejahteraan rakyat negara tercinta. 


"Kita tidak mau Polri menjadi level 3,karena di bawah kementrian, dan harus tetap pada level 2 dibawah Presiden, sehingga tidak ada yang bisa intervensi, dan perintah Presiden bisa dilaksankan segera, maka Polri harus tetap dibawah Presiden," tegas Toaix. 


Dia juga menambahkan, kalau Polri dibawah kementrian, maka setiap isntruksi Presiden akan lambat dilaksanakan, karena harus melewati berbagai tahap. 


"Kalau Polri dibawah kementrian, maka perintah Presiden untuk kemanan negri ini akan lambat, karena melalui jenjang Mentri baru ke Kapolri dan turun kebawah, bisa menyebabkan pula berbagai persepsi sehingga penanganan suatu masalah menjadi lamban dan bertele-tele," tambahnya lagi.


Selain mendukung Polri dibawah Presiden langsung, JPS total mendukung penuh Asta Cita Prabowo-Gubran,tujuan utama untuk kondusifitas negri dan kemakmuran rakyat. 


Adapun Asta cita tersebut yakni, Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).


Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.


Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.


Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.


Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.


Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.


Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.


Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur. 


"Jelas Asta cita Presiden itu bertujuan untuk kemakmuran rakyat, maka kita semua wajib mendukung itu, jangan dipolitisir sehingga membuat masyarakat ragu, yakinlah, Presiden kita tetap akan berbuat untuk kepentingan rakyatnya," tegas Adrian Tuswandi. 


Hal senada juga disampaikan penasehat JPS Novrianto atau kerap dipanggil Ucok, dimana perintah langsung dan tidak langsung, akan mempengaruhi kinerja sebuah lembaga, maka jangan sampai lembaga teramat penting seperti TNI dan Polri berada dibawah lembaga lain, sehingga lamban untuk bergerak, dan sewajarnya harus berada dibawah Presiden agar instruksi langsung terlaksana. 


"Bayangkan saja kalau Polri dan TNI harus mendapat perintah berjenjang, tentu semua akan bertele-tele, agar jangan sampai bertele-tele dan cepat dalam bergerak , Polri harus tetap berada dibawah Presiden, kita dukung itu, jangan dipolitisir lagi dengan berbagai opini,"papar Ucok. 


Selain itu, Ucok juga sependapat dengan ketua JPS untuk mendukung penuh Asta cita Presiden, demi kemakmuran rakyat Indonesia dan kondusifitas negri ini. 


"Asta cita itu untuk kemakmuran rakyat dan kondusifitas negri ini secara nyata, harus kita dukung, jangan mau dipolitisir oleh kelompok tertentu sehingga mencari celah kejelekan dari program yang baik dan nyata ini," tutup Novrianto, yang juga ketua FWP-SB. (***)

 


Padang Pariaman, – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menghadirkan suasana berbeda selama Ramadan 2026. Bandara kebanggaan Sumatera Barat itu kini tampil dengan nuansa hangat kampung halaman untuk menyambut para perantau dan pengunjung yang tiba.


Sejak H-7 Lebaran, penumpang yang datang disambut dengan tarian tradisional Minangkabau di area pintu kedatangan. Suasana ini memberikan kesan emosional bagi para perantau yang pulang ke ranah Minang.


Komisaris Independen Angkasa Pura Indonesia, Imelda Sari, mengaku terkesan dengan perubahan yang terjadi di BIM.


“BIM sudah jauh berubah. Suasananya juga bagus sekali. Senang dan bangga bisa kembali ke ranah Minang, disambut dengan tarian yang dimulai sejak H-7 Lebaran,” ujarnya saat mengunjungi BIM, Selasa (17/3/2026).


Sambutan Hangat hingga Berbagi Takjil


Tak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, manajemen BIM juga menunjukkan kepedulian kepada penumpang melalui pembagian takjil gratis.


Imelda Sari bahkan turut langsung membagikan takjil kepada penumpang yang berada di bandara. Ia menyebut, kegiatan ini sudah dilakukan sejak awal Ramadan oleh tim BIM.


“Pembagian takjil ini sudah dimulai sejak awal Ramadan, karena mungkin ada penumpang yang datang mendekati waktu berbuka puasa. Semoga ini membantu, walaupun hal kecil,” katanya.


Dorong Ekonomi Daerah


Lebih jauh, Imelda berharap meningkatnya kunjungan perantau ke Sumatera Barat selama momen Lebaran dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.


Ia juga menegaskan peran BIM sebagai gerbang utama Sumatera Barat harus terus diperkuat, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang.


“BIM harus tetap menjadi gerbang utama menyambut perantau maupun pengunjung ke Sumatera Barat, dengan pelayanan yang lebih baik lagi, sesuai dengan tagline #MelayaniSepenuhHati,” tutupnya. (3g)

 


Pelalawan - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli meninjau Camp Elephant Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Mereka melihat langsung upaya pelestarian gajah sumatera dan mitigasi konflik satwa.


Jenderal Sigit bersama Titiek Soeharto, Menhut Raja Juli Antoni, dan rombongan tiba di TNTN, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (17/3/2026). Kehadiran mereka disambut dengan atraksi unik berupa pengalungan bunga oleh salah satu gajah binaan TNTN kepada Titiek Soeharto.


Hadir pula dalam agenda ini Wamenhut Rohmat Marzuki, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, serta Bupati Pelalawan H. Zukri.


Tampak mendampingi Kapolri dalam peninjauan ini antara lain Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat.


Dalam kunjungannya, Kapolri dan rombongan menerima paparan dari Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro terkait peran Elephant Flying Squad dalam menjaga kawasan hutan dan mengarahkan gajah liar agar tidak masuk ke pemukiman warga.


Jenderal Sigit dan Titiek Soeharto juga berinteraksi langsung dengan kawanan gajah. Mereka memberikan makan berupa buah-buahan seperti nanas, semangka, pisang, hingga gula merah yang telah disiapkan oleh para mahout atau pawang gajah.


Jenderal Sigit mengatakan, penting untuk memastikan kelestarian satwa liar kita, khususnya gajah sumatera. Sinergi antara Polri, Kementerian Kehutanan, dan DPR RI akan terus diperkuat untuk menjaga ekosistem hutan dan meminimalisir konflik antara manusia dan satwa.


Selain berinteraksi dengan gajah, Jenderal Sigit bersama Titiek Soeharto dan Raja Juli hingga Kapolda Riau Herry Heryawan juga melakukan penanaman bibit pohon di area taman nasional. Aksi ini merupakan simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan rehabilitasi hutan di wilayah Riau. (**)



BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers yang bertugas di wilayah Kota Bukittinggi, Selasa (17/3/2026).


Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda dan jajaran SKPD tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini berperan aktif dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.


Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.


“Pers memiliki peran penting dalam mendorong transparansi serta menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin dan semakin kuat,” ujar Ramlan.


Dalam kesempatan itu, Ramlan juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Bukittinggi ke depan. Salah satunya adalah penataan dan pengelolaan lahan parkir.


Ia menjelaskan, pengelolaan parkir nantinya akan sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub). Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan, transparansi, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Selain itu, pemerintah daerah juga memberi perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan sampah. Berbagai langkah strategis tengah disiapkan untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.


“Kami berkomitmen menghadirkan solusi konkret terkait persoalan sampah, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat hingga pembenahan sistem pengelolaan,” katanya.


Acara buka puasa bersama tersebut turut diisi dengan dialog santai antara pemerintah dan insan pers. Para jurnalis diberi ruang untuk menyampaikan masukan serta pertanyaan terkait berbagai isu pembangunan di Kota Bukittinggi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Pemerintah Kota Bukittinggi dan insan pers semakin solid dalam mendukung pembangunan daerah yang transparan dan berkelanjutan. (*)

 


Pasaman Barat,   – Setelah menunggu sekian lama tanpa perbaikan memadai, kondisi Jembatan Roba Julu Rojang yang menghubungkan Kecamatan Lembah Melintang dan Kecamatan Koto Balingka kini semakin memprihatinkan. 


Jembatan vital ini mengalami longsor dan kerusakan struktural parah sejak November 2025, sehingga akses kendaraan roda empat lumpuh total, sementara pengendara sepeda motor pun berisiko tinggi saat melintas.


Misbun Warga Roba Julu Saat melintas Mengatakan "Jembatan ini merupakan arteri utama bagi warga dua kecamatan untuk mobilitas sehari-hari, distribusi hasil pertanian, dan kegiatan ekonomi. Pantauan lapangan menunjukkan struktur penyangga ambruk akibat faktor cuaca ekstrem dan kurangnya pemeliharaan, memaksa masyarakat bergantung pada jalur darurat yang tidak aman. 


Misbun Mengaku , telah melaporkan kejadian ini ke instansi terkait sejak awal kerusakan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut perbaikan signifikan.


Misbun, mendesak Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan instansi provinsi untuk segera mengalokasikan anggaran darurat guna merehabilitasi jembatan. "Kami harap pemerintah turun tangan cepat agar aktivitas warga kembali normal dan mencegah kecelakaan fatal," ujar Misbun. (**)

 


SUMBARNET - Dan, bus-bus itu bergerak perlahan, menyeret kisah dari rantau, juga cinta dan kerinduan yang menumpuk.  Perlahan, mengular dan lambaian itu seolah mengicapkan selamat tinggal Jakarta,nanti tak lama setelah ini, “kami akan kembali.”  


Langit Jakarta pagi itu cerah, matahari menyorot lembut ke Ring Road Gelora Bung Karno (GBK). Deru mesin bus bercampur dengan suara riang anak-anak yang berlarian, sementara aroma jajanan kaki lima ikut meramaikan udara. Ribuan orang berkumpul, sebagian menenteng koper, ada yang hanya membawa tas ransel lusuh—semua dengan tujuan sama: Balik Kampung!


Di tengah keramaian, Siti Rahma (34) tampak memeluk putrinya erat. “Rasanya lega sekali, bisa mudik tanpa khawatir ongkos,” katanya dengan mata berbinar. Senyum Siti adalah potret sederhana dari 116.688 pemudik yang diberangkatkan melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026.


Bendera start dikibarkan, sorak-sorai menggema. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdiri, menyampaikan pesan tentang keselamatan dan kebersamaan. Di sampingnya, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan, program ini adalah wujud gotong royong BUMN untuk rakyat. “BUMN milik rakyat,” kata Dony Oskaria sepertti kaset kusut, sebab sering sekali ia ulang di hampir semua kesempatan.


“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat,” kata Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Ia menyebutkan bahwa program tersebut merupakan wujud komitmen BUMN dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


Suasana terasa khidmat sekaligus meriah—sebuah percampuran antara protokol resmi dan kegembiraan rakyat yang akan segera berangkat. Deretan bus berwarna-warni berjajar rapi, siap mengantar lebih dari 83 ribu penumpang. Di kejauhan, kereta api menunggu keberangkatan, sementara kapal laut bersiap menyeberangi perairan Nusantara. Bahkan ada bus listrik yang beroperasi, simbol langkah menuju transportasi ramah lingkungan.


Bagi Siti, yang akan naik bus menuju Kebumen, fasilitas ini bukan sekadar moda transportasi. “Anak saya bisa tidur nyenyak di kursi, tidak seperti kalau naik motor,” ujarnya sambil tersenyum.


“Saya panitia Pak,”kata seorang sopir di BP BUMN, sembari membanggakan kaosnya. Karimin sudah berangkat pagi-pagi sekalid ari rumahnya. “Panitia,” itu jadi sesuatu yang baru pertama ia alami.


Di balik data—1.541 bus, 99 rangkaian kereta, 46 kapal laut—ada wajah-wajah penuh harapan. Ada bapak yang ingin menengok orang tua di kampung, ada mahasiswa yang rindu masakan ibu, ada anak kecil yang tak sabar bertemu kakek-neneknya. Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, menyebut capaian ini sebagai hasil kolaborasi 96 BUMN. Namun bagi para pemudik, capaian itu berarti sederhana: bisa pulang dengan aman, nyaman dan penuh senyum.


Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatat realisasi tersebut melampaui target awal sebanyak 104.000 pemudik atau meningkat sekitar 10 persen. Oskaria menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.


“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” tuturnya.


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan program mudik gratis menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat.


“Program ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor,” ujar AHY.


Menurut dia, penyediaan layanan transportasi bersama tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ucapnya.


Acara tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara Rohan Hafas, serta direksi BUMN.


Begitulah,  Selasa pagi, 17 Maret 2026, udara Jakarta dipenuhi semangat ribuan warga yang bersiap pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri. Deretan bus berwarna cerah berjajar rapi, siap mengantar para pemudik dalam program Mudik Gratis BUMN 2026. Di tengah keramaian itu, tampak Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdiri tegap dengan setelan jas biru tua yang rapi, senyumnya hangat menyapa para peserta mudik. Di sampingnya, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria tampil dengan gaya formal namun santai, sesekali mengangkat tangan memberi salam kepada wartawan.


Mereka berdua memberikan keterangan pers di depan sebuah bus khusus penyandang disabilitas, simbol nyata komitmen BUMN menghadirkan mudik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Tak jauh dari mereka, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata ikut mendampingi, sesekali menundukkan kepala sambil tersenyum, menunjukkan dukungan penuh atas program ini. (kj)