SAWAHLUNTO – Personel Polres Sawahlunto turut membantu pelaksanaan razia gabungan dan tes urine terhadap penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara aparat penegak hukum dalam rangka memperkuat pengawasan, mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.


Razia gabungan tersebut dilaksanakan mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB. Kegiatan melibatkan jajaran Rutan Kelas IIB Sawahlunto, BNN Kota Sawahlunto, personel Polres Sawahlunto, unsur TNI serta pihak terkait lainnya.


Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan badan terhadap penghuni Rutan dan dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian. 


Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


Kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine secara acak terhadap warga binaan.


Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, dari 73 penghuni Rutan yang terdiri dari 51 narapidana dan 22 tahanan, sebanyak 15 orang menjalani pengambilan sampel urine secara acak dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif.


Selain itu, dalam penggeledahan kamar hunian tidak ditemukan barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.


Keterlibatan personel Polres Sawahlunto dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.


Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergitas antara Polri, BNN, TNI dan jajaran pemasyarakatan dalam melakukan langkah-langkah pencegahan serta deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., melalui jajaran menyampaikan bahwa Polres Sawahlunto berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan menciptakan lingkungan Rutan yang aman, tertib dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.


“Keikutsertaan personel Polres Sawahlunto dalam kegiatan razia gabungan dan tes urine ini merupakan bentuk dukungan serta sinergitas dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan Rutan. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Menurut Kapolres, lingkungan pemasyarakatan membutuhkan pengawasan yang konsisten karena upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan.

 

Deteksi dini, pemeriksaan berkala, edukasi serta kerja sama lintas instansi juga menjadi bagian penting dalam memutus potensi peredaran narkotika.


“Tujuan kita bukan hanya melakukan pemeriksaan, tetapi bagaimana sejak awal potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkoba dapat dicegah. Karena itu, koordinasi dan kerja sama antara Polri, BNN, TNI dan pihak Rutan harus terus diperkuat,” katanya.


AKBP Simon juga mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan yang dilakukan secara bersama-sama. Menurutnya, sinergitas antarinstansi akan memperkuat langkah pencegahan sekaligus menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif.


“Sinergitas menjadi kunci. Dengan adanya kerja sama yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, termasuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang serta mencegah penyalahgunaan narkotika,” lanjutnya.


Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba membutuhkan komitmen semua pihak. Tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pengelola Rutan, warga binaan, keluarga dan masyarakat secara luas memiliki peran dalam mendukung upaya pencegahan.


Kapolres berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala dan terkoordinasi sehingga lingkungan Rutan tetap berada dalam kondisi aman, tertib dan kondusif.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Jangan sampai ada celah bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Kita ingin menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang benar-benar aman, tertib dan mendukung proses pembinaan warga binaan,” harap AKBP Simon.


Selain aspek keamanan, Kapolres juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan yang positif. Langkah pengawasan dan penegakan aturan, menurutnya, harus berjalan seiring dengan proses pembinaan agar warga binaan memiliki bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.


“Keamanan dan pembinaan harus berjalan beriringan. Kita berharap warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik, menjauhi narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran, sehingga setelah kembali ke masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.


Dalam kegiatan tersebut, jajaran Rutan Sawahlunto juga terus mendorong program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Upaya menjaga keamanan di lingkungan Rutan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencegahan gangguan keamanan, tetapi juga mendukung proses pembinaan dan kemandirian warga binaan.


Razia gabungan dan tes urine tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban.


Polres Sawahlunto menegaskan akan terus mendukung langkah-langkah preventif bersama instansi terkait sebagai bagian dari komitmen dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kota Sawahlunto. (**)



PASAMAN BARAT – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026 yang diperingati pada 22 September 2026.


Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara tersebut menjadi kesempatan untuk menguatkan kembali semangat pengabdian jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya fungsi lalu lintas, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK mengatakan, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026. Semoga momentum ini semakin meningkatkan semangat dan dedikasi seluruh personel lalu lintas dalam memberikan pelayanan yang terbaik, profesional, humanis dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, tugas kepolisian di bidang lalu lintas memiliki hubungan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Setiap hari masyarakat menggunakan jalan untuk menjalankan berbagai aktivitas, sehingga kehadiran personel lalu lintas di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.


Kapolres menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan tugas lalu lintas. Karena itu, personel tidak hanya dituntut melakukan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah edukasi, pencegahan serta pelayanan yang humanis.


“Tujuan dari peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini adalah untuk memperkuat komitmen kita dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan,” katanya.


Ia menjelaskan, terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Diperlukan kesadaran dan kepedulian seluruh pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta menghormati hak pengguna jalan lainnya.


Menurut AKBP Agung Tribawanto, disiplin berlalu lintas merupakan bagian penting dalam upaya menekan potensi kecelakaan dan menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.


“Membangun budaya tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk selalu mematuhi aturan, menggunakan kelengkapan keselamatan, menjaga etika saat berkendara dan saling menghormati sesama pengguna jalan,” ujarnya.


Ia juga berharap momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dapat semakin mempererat sinergi antara kepolisian dengan masyarakat, pemerintah daerah, instansi terkait, komunitas, pelajar, pengemudi maupun seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.


“Harapan kami, ke depan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Dengan adanya kerja sama dan kepedulian bersama, kita dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” tutur Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto juga mengajak personel Polres Pasaman Barat, khususnya jajaran Satuan Lalu Lintas, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Personel di lapangan diharapkan mampu hadir tidak hanya ketika terjadi pelanggaran maupun gangguan lalu lintas, tetapi juga aktif memberikan edukasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat.


“Jadikan momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini sebagai penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, integritas dan rasa tanggung jawab. Berikan pelayanan yang cepat, tepat, humanis dan berkeadilan kepada masyarakat,” pesan AKBP Agung Tribawanto.


Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026 sendiri menjadi bagian dari refleksi perjalanan panjang pengabdian Polisi Lalu Lintas. Pada momentum tersebut, jajaran lalu lintas Polri kembali diingatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas dan mobilitas masyarakat.


Korlantas Polri pada peringatan tahun ini juga menekankan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan tugas lalu lintas.


Bagi Polres Pasaman Barat, semangat tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat.


Kehadiran personel lalu lintas diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan sekaligus membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama.


“Sekali lagi, kami mengucapkan selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026. Semoga seluruh personel lalu lintas semakin solid, profesional dan humanis dalam menjalankan tugas. Semoga masyarakat Pasaman Barat semakin sadar dan disiplin dalam berlalu lintas sehingga tercipta jalan raya yang aman, tertib dan selamat bagi semua,” pungkas AKBP Agung Tribawanto. (**)

 



Guangzhou, – Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Indonesia, Insannul Kamil, menjadi pembicara kunci dalam The 4th ASEAN-China Forum on Building Industry yang berlangsung di Guangzhou, China, pada 22–23 September 2026. Kehadirannya mendapat sambutan meriah dari peserta forum setelah memaparkan pentingnya penguatan kolaborasi Indonesia, China, dan negara-negara ASEAN dalam pembangunan industri konstruksi.


Forum resmi Pemerintah Tiongkok tersebut diselenggarakan oleh China Construction News Agency di bawah Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan China (Ministry of Housing and Urban-Rural Development/MOHURD). Kegiatan mengangkat tema “Exploring New Opportunities, Building New Cities Together”.


Rangkaian kegiatan diawali dengan technical visit ke Guangdong-Hong Kong-Macao Construction Robot Exhibition. Peserta forum melihat langsung penerapan teknologi robotik dalam industri konstruksi pintar (smart construction) yang berkembang pesat di China.


Dalam paparannya, Insannul Kamil menjelaskan bahwa Indonesia memiliki ekosistem pembangunan yang strategis, beragam, dan berjangka panjang. Menurutnya, kondisi tersebut didukung oleh besarnya pasar nasional, transformasi industri, kebutuhan pembangunan infrastruktur, ketersediaan sumber daya, kemampuan nasional, serta posisi strategis Indonesia sebagai bagian penting dari ASEAN.


Dosen senior Fakultas Teknik Universitas Andalas itu menilai hubungan investasi Indonesia dan China telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang menghubungkan berbagai sektor, mulai dari industri, infrastruktur, energi, teknologi, logistik hingga konstruksi.


Ia menegaskan bahwa tahap berikutnya bukan sekadar meningkatkan jumlah proyek infrastruktur dan konstruksi, tetapi memperkuat kualitas kemitraan antara kedua negara.


“Tahap berikutnya bukan sekadar memperbanyak proyek konstruksi dan infrastruktur, tetapi meningkatkan kualitas kemitraan dengan menghubungkan investasi China dengan perusahaan nasional, SDM profesional, rantai pasok lokal, transfer teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi, kualitas, keselamatan, dan kepatuhan,” ujar Insannul Kamil.


Ketua Umum Badan Keahlian Mesin (BKM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) itu juga menegaskan LPJK memiliki peran strategis sebagai penghubung antara investasi global dan kapasitas industri konstruksi nasional. Menurutnya, investasi harus mampu meninggalkan kemampuan dan nilai tambah bagi bangsa, bukan sekadar menghasilkan aset fisik.


Ia menambahkan, industri konstruksi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan inovasi digital seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), machine learning, digital twin, building information modeling (BIM), komputasi awan, dan berbagai teknologi masa depan lainnya.


“Perusahaan tidak hanya memperoleh pekerjaan, tetapi harus naik kelas. Hubungan bilateral juga tidak berhenti pada Indonesia–China, melainkan berkembang menuju kolaborasi konstruksi ASEAN yang lebih kuat,” jelas Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pengembangan SDM Profesi Teknik dan Industri tersebut.


Forum ASEAN-China ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kerja sama regional di sektor konstruksi, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan kota-kota masa depan yang berkelanjutan. (***)

 


PADANG — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kenyamanan infrastruktur jalan bagi masyarakat. 


Salah satunya melalui pekerjaan patching atau penambalan pada ruas Jalan Raya Ampang menuju Kampung Kalawi, kawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.


Perbaikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan jalan, khususnya pada sejumlah titik permukaan jalan yang mengalami kerusakan.

 

Penanganan dengan metode patching diharapkan dapat mengembalikan kondisi permukaan jalan sehingga lebih nyaman dan aman untuk dilalui masyarakat.


Ruas Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

Mobilitas warga di kawasan tersebut cukup tinggi, baik untuk bekerja, berdagang, bersekolah maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya.


Dengan dilakukannya penambalan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan, masyarakat kini dapat melintasi ruas tersebut dengan kondisi jalan yang lebih baik.


Sejumlah warga yang mengetahui adanya pekerjaan perbaikan tersebut menyambut positif langkah Dinas PUPR Kota Padang.

 

Mereka menilai penanganan jalan berlubang maupun permukaan jalan yang mengalami kerusakan sangat dibutuhkan, terutama untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jalan.


Salah seorang warga sekitar, Andi, mengaku senang dengan adanya perbaikan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang baik sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Kami tentu senang dan mengapresiasi Dinas PUPR yang sudah melakukan perbaikan jalan di kawasan ini. Jalan ini cukup ramai dilalui masyarakat, sehingga kalau ada bagian yang rusak tentu mengganggu kenyamanan pengendara,” ujarnya.


Ia berharap perbaikan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi pemantauan terhadap kondisi jalan dapat terus dilakukan secara berkala.


“Harapan kami, jalan yang sudah diperbaiki ini bisa bertahan lama dan kalau ada titik lain yang mengalami kerusakan juga segera ditangani. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang dan Dinas PUPR yang sudah merespons kebutuhan masyarakat,” katanya.


Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Menurut masyarakat, perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur jalan merupakan hal yang penting karena jalan menjadi salah satu fasilitas utama yang menunjang aktivitas dan perekonomian warga.


PUPR Pastikan Pemeliharaan Jalan Dilakukan Bertahap


Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa pekerjaan patching merupakan bagian dari pemeliharaan jalan yang dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.


Sebelumnya, Malvi juga menyampaikan bahwa Dinas PUPR melalui Tim Sigap OP Jalan terus melakukan penanganan terhadap jalan yang mengalami kerusakan.

 

Setiap laporan masyarakat terkait kondisi jalan menjadi salah satu bahan dalam menentukan titik yang perlu mendapatkan penanganan.


“Perbaikan infrastruktur terus kita lakukan untuk memberikan akses jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Menjaga kualitas jalan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas PUPR Kota Padang,” ujar Malvi Hendri.


Menurutnya, pekerjaan patching dilakukan sebagai langkah pemeliharaan untuk menjaga agar kerusakan jalan tidak semakin meluas serta tetap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.


“Penanganan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi di lapangan dan skala prioritas. Kita ingin setiap ruas jalan yang menjadi akses masyarakat tetap bisa digunakan dengan aman, nyaman dan lancar,” katanya.


Malvi mengatakan, keberadaan infrastruktur jalan yang baik memiliki peran penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat. 


Karena itu, Dinas PUPR terus berupaya melakukan pemeliharaan terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.


Respons Cepat terhadap Kondisi Jalan


Malvi juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan kerusakan jalan.


Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat membantu pemerintah dalam melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur di lapangan. 


Dinas PUPR sebelumnya telah menegaskan bahwa Tim Sigap OP melakukan pemantauan sekaligus menindaklanjuti pengaduan warga mengenai jalan berlubang.


“Kami tentu membutuhkan dukungan masyarakat. Kalau ada jalan yang mengalami kerusakan, silakan disampaikan kepada pemerintah agar dapat segera kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan prioritas penanganannya,” ujar Malvi.


Ia berharap pemeliharaan jalan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung kelancaran lalu lintas di berbagai kawasan Kota Padang.


“Kita berharap dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan secara bertahap ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan infrastruktur jalan yang semakin baik sehingga mobilitas warga menjadi lebih aman, nyaman dan lancar,” tuturnya.


Dukung Padang Rancak


Lebih lanjut, Malvi menyebut pemeliharaan infrastruktur jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan fasilitas perkotaan yang tertata dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Pekerjaan patching di Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dasar.


“Kita ingin pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui semangat Padang Rancak, Dinas PUPR akan terus bergerak melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.


Malvi berharap masyarakat dapat ikut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki dengan menggunakan jalan secara tertib serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mempercepat kerusakan badan jalan.


“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga jalan yang sudah diperbaiki. Infrastruktur ini adalah milik bersama dan manfaatnya juga kembali kepada masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa menjaga kondisi jalan agar tetap baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” pungkas Malvi Hendri.


Perbaikan Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga berharap langkah serupa terus dilakukan pada titik-titik jalan lain yang membutuhkan penanganan, sehingga kualitas jaringan jalan di Kota Padang semakin baik dan mampu menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. (**)

 


SUMBARNET - Upaya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat memutus mata rantai peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Sebanyak 73.387,96 gram atau sekitar 73,38 kilogram narkotika jenis ganja dimusnahkan setelah barang bukti tersebut berasal dari dua kasus pengungkapan di wilayah Sumatera Barat.


Dalam presrelis, Kepala BNN Sumbar Toton Rasyid mengatakan,” Pemusnahan tersebut menjadi penanda lanjutan dari kerja penindakan BNNP Sumbar bersama unsur terkait dalam membongkar jaringan peredaran ganja yang masuk dan beredar di Sumatera Barat.Dua kasus tersebut masing-masing terjadi di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, dan kawasan Koto Baru, Kabupaten Agam, yang kemudian dikembangkan hingga Padang Panjang,”ujarnya.


Dikatakan,”Kasus pertama diungkap petugas BNNP Sumbar pada 6 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas menghentikan sebuah mobil Toyota Calya warna merah dengan nomor polisi BA 1875 OM di depan SPBU Sawah Panjang, Lubuk Sikaping.


Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah paket ganja yang disimpan di bagian bagasi belakang kendaraan. Barang bukti tersebut dikemas dalam beberapa karung plastik dan dibungkus menggunakan lakban berwarna cokelat, ditambah sejumlah paket ganja kering dalam kantong plastik,”ucapnya.


Dari hasil pengembangan dan interogasi awal terhadap MR dan AAZ, tim Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumbar kemudian bergerak menuju wilayah Kuranji, Kota Padang.


Di lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial TRAR, yang diduga berkaitan dengan pengendalian kurir sekaligus kepemilikan barang.


Dalam perkara Lubuk Sikaping itu, barang bukti yang diamankan memiliki berat bersih 44.084,46 gram. Adapun ganja yang kemudian dimusnahkan dari perkara tersebut tercatat sebanyak 43.654,64 gram.


Pengungkapan kedua bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan pengiriman ganja lintas Sumatera Utara–Sumatera Barat.


Pada 15 September 2026 sekitar pukul 04.50 WIB, tim Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumbar melakukan penindakan di kawasan Simpang Pasar Koto Baru, Kabupaten Agam.


Petugas melakukan blokade untuk menghentikan kendaraan yang dicurigai membawa narkotika. Namun, pengemudi berupaya melarikan diri dengan menabrakkan kendaraannya ke mobil petugas BNNP Sumbar yang sedang melakukan blokade hingga mengalami kerusakan parah.


Petugas kemudian mengamankan seorang laki-laki berinisial SW, yang berada di dalam Toyota Rush warna hitam bernomor polisi T 1613 MP.


Hasil penggeledahan menemukan sebuah karung besar warna biru di bangku baris kedua. Di dalamnya terdapat 20 paket besar ganja kering yang masing-masing dibalut lakban warna cokelat.


Petugas juga menemukan 10 paket besar ganja kering lainnya di bangku baris ketiga.


Total berat bersih 20 paket ganja tersebut mencapai 19.494,69 gram, sedangkan 10 paket lainnya memiliki berat bersih 10.358,63 gram. Dengan demikian, total barang bukti dalam kasus tersebut mencapai 29.853,32 gram.


Pengungkapan tidak berhenti setelah SW diamankan. Berdasarkan interogasi awal, SW mengaku akan mengantarkan paket tersebut kepada seorang laki-laki yang berada di Padang Panjang.


Tim BNNP Sumbar kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan seorang laki-laki berinisial A di sebuah mobil Kijang Super KF 70 Short warna biru bernomor polisi BA 1967 CA yang berada di SPBU Ganting, Padang Panjang.


Dalam pemeriksaan awal, A mengaku diperintah oleh seseorang berinisial Solihin, yang saat ini menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Bukittinggi.


Solihin disebut merupakan orang yang sebelumnya ditangkap BNNP Sumbar pada 2025 dalam perkara tindak pidana narkotika jenis ganja kering.


Rangkaian pengungkapan tersebut memperlihatkan bagaimana informasi awal dan pengembangan lapangan digunakan petugas untuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam distribusi narkotika.


Dari dua perkara tersebut, BNNP Sumbar kemudian melakukan pemusnahan barang bukti dengan total 73.387,96 gram ganja.


Rinciannya, barang bukti dari kasus Lubuk Sikaping sebanyak 43.654,64 gram, sementara dari kasus Padang Panjang sebanyak 29.733,32 gram.


Jika digabungkan, total ganja yang dimusnahkan mencapai 73.387,96 gram atau sekitar 73,38 kilogram.


Pemusnahan menjadi tahap penting dalam penanganan barang bukti narkotika, sekaligus menegaskan bahwa barang terlarang yang telah diamankan tidak kembali masuk ke dalam rantai peredaran.


BNNP Sumbar menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni. Pemusnahan merupakan bagian dari komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.


Ditambahkan kepala BNN,”keberhasilan pengungkapan dua perkara tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, unsur terkait dan masyarakat, terutama melalui informasi yang dapat membantu petugas mengidentifikasi pergerakan jaringan narkotika.


Puluhan kilogram ganja yang sebelumnya bergerak melalui jalur distribusi akhirnya berhasil dihentikan. Bagi BNNP Sumbar, langkah itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika dan mencegah barang tersebut menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda,”tutupnya. (AdF)

  


SUMBARNET - PT Nindya Karya (Persero) mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo atas kualitas pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di kawasan GOR Sudiang, Makassar, Rabu (23/9/2026).


Apresiasi itu disampaikan Menteri PU saat meninjau langsung berbagai fasilitas yang telah dibangun Nindya Karya di kawasan sekolah tersebut. Dalam kunjungannya, Dody Hanggodo berkeliling memeriksa area masjid, lapangan, kamar dan asrama siswa, hingga fasilitas dapur dan kantin.


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kesiapan Sekolah Rakyat Sudiang sebelum dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat. Dari hasil pengecekan lapangan, Menteri PU menilai pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya telah berjalan dengan baik dan menghadirkan fasilitas yang lengkap serta nyaman bagi para siswa.


Selain meninjau kualitas bangunan, Menteri PU juga mengecek kesiapan fasilitas pendukung, termasuk sistem pengelolaan dapur dan limbah. Dalam kesempatan itu, Dody Hanggodo memberikan sejumlah masukan teknis guna menyempurnakan fasilitas yang tersedia.


Apresiasi dari Menteri PU menjadi pengakuan atas komitmen Nindya Karya dalam menjaga kualitas, mutu, dan keselamatan kerja pada setiap proyek yang dikerjakan. Sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional, Nindya Karya terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Pembangunan Sekolah Rakyat Sudiang merupakan bagian dari dukungan Nindya Karya terhadap program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas. Kehadiran fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.


Melalui proyek tersebut, Nindya Karya menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan karya konstruksi berkualitas yang mendukung pemerataan layanan pendidikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan generasi penerus bangsa. (***)



Sumbarnet.id PASBAR - Kuamang Alai/Ujung Gading - Seperangkat Masyarakat kuamang alai ujung gading mengadakan musyawarah dengan temu ramah Hifni Nst(Simik), di warkop Budi tepatnya Posko Kemenangan No Urut 02 berjalan dengan harmonis guna untuk  perencanaan pemilihan calon wali nagari kuamang alai, Kamis 24 September 2026.


Kali ini masyarakat tidak sabar akan memilih no urut 02 Hifni Nst,(Simik) selaku calon wali nagari kuamang alai, kelebihan beliau di mata masyarakat Hifni Nst ini, dikenal sebagai perangkat pengurus kampung dan mesjid istiqomah, Dari sinilah masyarakat mufakat untuk kemenangan di pilwana nantinya 26 September 2026.


Menurut informasi yang didapat, dari Warkop Budi serta di Posko  kemenangan no urut 02, Hifni Nst, "Pandanglah dan tontonlah, "siapa yang pantas untuk maju dalam membangun nagari kuamang alai, kalau tidak dekat dan mengerti dengan keadaan masyarakatnya" Ujar Warkop Budi dan Tim kemenangan No Urut 02.


Peristiwa ini dianut hingga diterbitkan oleh redaksi Radarmerdeka.id,Tertera dengan menyangkut hasil mufakat seperangkat masyarakat dalam kronologis  penjabatan sebagai kepala jorong/Perangkat kampung desa kuamang alai Pada masa periode 2003-2023, beliaulah No Urut 02 Hifni Nst(Simik).


Mengenai masa periode Calon wali nagari no urut 02 Hifni Nst,(Simik) dikenal sebagai sosok ramah,tamah,serta baik hati , dan beribawa dalam menganyomi masyrakat, tentunya desa kuamang alai Ujung Gading.


Dari sinilah pandangan masyrakat untuk calon wali nagari kuamang alai Ujung Gading, Hifni Nst(Simik), Mampu mengayomi Masyarakat dalam beribadah dan selalu dekat dengan masyarakatnya" Ujar Budi Tim kemenangan No Urut 02.


Hifni Nst,(Simik), No Urut 02 Berkata: "Saya Berharap Dengan Masyarakat terkhususnya kuamang alai ujung gading," Kompaklah dan bersatulah" sesama warga, Jangan Ada perselisihan antara sesama, Karna saya Tampil dan Maju untuk Mencalon Sebagai Wali Nagari Kuamang Alai Ujung Gading, untuk bersama kita membangun nagari nantinya.


Untuk semua masyarakat kuamang alai Ujung Gading, Datanglah Ke TPS dan tentukan hak pilih masing-masing untuk Calon Wali Nagari Kuamang Alai Ujung Gading Nantinya, "Jangan Ada perdebatan antara sesama keluarga, karena siapapun yang terpilih, Tentu itulah yang Terbaik dalam membangun Nagari" Tuturnya Hifni Nst(Simik), No urut 02.


"Buat rekan-rekan saya Mohon doa dan dukungan untuk kemenangan, serta family keluarga dan masyrakat yang sangat saya cintai, Jangan Lupa pilih no urut 02 Hifni Nst(Simik), Berkat doa dan dukungan masyrakatku Sekalian, Bersama kita bangun Dan maju untuk Mensejahterakan nagari kita" Tutupnya Hifni Nst(Simik) Calon nagari Kuamang Alai. (Eka Saputra)

 


SUMBARNET — Tim SAR gabungan yang melibatkan Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat menunjukkan titik terang dalam pencarian korban bencana galodo atas nama Agusral (59). Pada pukul 11.30 WIB, petugas berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik korban di kawasan belakang Kantor BKPSDM, Komplek Perkantoran Bupati Solok.


Barang-barang yang berhasil diidentifikasi oleh anjing pelacak K9 meliputi satu helai celana panjang katun warna hitam, dompet berisi identitas lengkap korban (KTP, STNK, BPJS, serta uang tunai), sehelai sandal sebelah kanan, dan pecahan tutup kepala senter berwarna merah.


Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menyampaikan bahwa penemuan barang-barang tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim di lapangan untuk mempersempit area pencarian korban yang masih tertimbun material galodo.


"Tim K9 kami bersama personel Subdit Gassum berhasil mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban di sekitar lokasi perkantoran Bupati Solok. Saat ini fokus kami adalah memaksimalkan area tersebut dengan menyisیر secara teliti," ujar AKBP Andre Anas saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Anak korban, Afilka Hazani (21), untuk sementara menyimpan barang-barang milik korban yang baru saja ditemukan oleh tim di lokasi kejadian.


Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan memberikan ruang selengkapnya bagi tim evakuasi yang tengah bekerja di zona bencana. Pihaknya memastikan proses pencarian akan terus digenjot menggunakan teknologi modern yang dimiliki kepolisian.


"Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan," jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Pantauan di lokasi, operasional pencarian untuk sementara diistirahatkan sejenak guna memulihkan kondisi fisik personel serta anjing pelacak K9 yang terlihat kelelahan setelah menyisir medan berat sejak pagi hari. Tim dijadwalkan kembali bergerak sesaat setelah istirahat siang selesai. (*)

 


SUMBARNET — Unit Polsatwa Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat mengerahkan tim khusus pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue / SAR) untuk menindaklanjuti perintah pimpinan dalam operasi penyisiran di kawasan terdampak air bah. Operasi pencarian ini dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, dengan menyusuri area mulai dari belakang Kantor Bupati.


Direktur Samapta (Dirsmapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menjelaskan bahwa kehadiran satwa pelacak terlatih sangat krusial guna memaksimalkan efektivitas pencarian di lokasi kejadian.


"Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi," terang AKBP Andre Anas, Kamis (24/9/2026).


Dalam operasi tersebut, Ditsamapta Polda Sumbar menurunkan empat personel berpengalaman yang dipimpin langsung oleh Kasubnit Harvet Polsatwa, Aipda Hamidi Rahmadhoni, didampingi tiga personel lainnya yaitu Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat. Tim juga didukung dengan dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa serta membawa dua ekor satwa (anjing pelacak) jenis Herder dengan spesifikasi SAR andal.


Menambahkan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa pengerahan Satwa K9 (anjing pelacak) merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu proses pencarian secara optimal di medan yang sulit dijangkau.


"Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyisiran di lapangan, terutama pada area-area yang terdampak material air bah," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih terus melaksanakan penyisiran secara intensif di lapangan dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel. (*)

 


DHARMASRAYA – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, menggelar konferensi pers pengungkapan kasus sekaligus penyampaian situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.


Kegiatan tersebut berlangsung di lobi Mako Polres Dharmasraya, Rabu (23/9/2026), dipimpin langsung Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H.


Press conference tersebut turut dihadiri para pejabat utama Polres Dharmasraya, Kapolsek jajaran serta awak media. Dalam kesempatan itu, Kapolres memaparkan perkembangan situasi kamtibmas sekaligus hasil pengungkapan sejumlah perkara yang dilakukan jajaran Polres Dharmasraya selama periode Agustus hingga September 2026.


Penyampaian informasi tersebut menjadi bagian dari keterbukaan Polri kepada masyarakat mengenai kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Dharmasraya, termasuk langkah-langkah penegakan hukum yang telah dilakukan terhadap berbagai bentuk tindak pidana.


Gangguan Kamtibmas Menurun


Kapolres Dharmasraya menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukumnya tetap menjadi perhatian jajaran kepolisian.


Berdasarkan data yang dipaparkan, selama Agustus 2026 tercatat sebanyak 69 kejadian gangguan kamtibmas. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 15 kasus atau sekitar 17,86 persen dibandingkan dengan Juli 2026.


Penurunan tersebut menjadi salah satu indikator dari berbagai upaya yang dilakukan kepolisian bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Dharmasraya tidak akan menjadikan penurunan angka gangguan kamtibmas sebagai alasan untuk mengurangi kewaspadaan.


“Penurunan angka gangguan kamtibmas ini tentu menjadi hal yang positif, namun kami tidak boleh berpuas diri. Situasi kamtibmas harus tetap dijaga melalui kegiatan preventif, patroli, sambang, respons cepat terhadap laporan masyarakat serta penegakan hukum secara profesional,” kata AKBP Kartyana.


Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.


“Kami berharap masyarakat terus berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana, segera sampaikan kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.


Ungkap 10 Perkara Narkoba


Selain memaparkan kondisi kamtibmas, Kapolres Dharmasraya juga menyampaikan hasil pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan jajarannya.


Selama periode yang disampaikan dalam konferensi pers tersebut, Polres Dharmasraya berhasil mengungkap 10 perkara narkoba dengan jumlah 14 tersangka.


Dari pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sabu dengan total berat 74,87 gram.


Pengungkapan kasus narkoba tersebut menunjukkan komitmen jajaran Polres Dharmasraya dalam melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.


Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan narkoba akan terus menjadi perhatian serius karena peredaran narkotika tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.


“Pemberantasan narkoba merupakan salah satu perhatian utama kami. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti dan setiap perkara akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.


Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.


“Tujuan kami bukan hanya mengungkap perkara dan mengamankan tersangka, tetapi juga mencegah agar peredaran narkoba tidak semakin meluas. Harapan kami, masyarakat bersama-sama menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” sambung AKBP Kartyana.


Satreskrim Ungkap 14 Kasus Kriminal


Sementara itu, di bidang penegakan hukum pidana umum, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya bersama Polsek jajaran juga berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus kriminal.


Sejumlah perkara yang berhasil diungkap tersebut di antaranya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian, penggelapan serta tindak pidana lainnya.


Pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan kepastian hukum serta rasa aman kepada masyarakat.


Kapolres mengatakan, setiap laporan maupun informasi yang diterima dari masyarakat akan menjadi bahan bagi jajaran untuk melakukan penyelidikan dan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti secara profesional dan proporsional. Kami ingin masyarakat merasa aman serta mendapatkan kepastian dalam proses penegakan hukum,” katanya.


Tekankan Profesionalisme dan Sinergi


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Kartyana juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.


Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuan kepolisian melakukan pencegahan sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir.


“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat kita cegah bersama,” tuturnya.


Kapolres juga mengingatkan personel di seluruh jajaran agar terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.


Kehadiran tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membuka ruang komunikasi sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.


“Harapan kami, masyarakat Dharmasraya dapat terus beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan serta melakukan penegakan hukum secara tegas namun tetap berdasarkan aturan dan menjunjung tinggi hak-hak masyarakat,” ujar AKBP Kartyana.


Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas


Lebih lanjut, Kapolres Dharmasraya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menyerahkan persoalan keamanan kepada kepolisian.


Menurutnya, lingkungan yang aman dapat terwujud apabila masyarakat memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.


Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan, potensi konflik, penyalahgunaan narkoba, tindak pencurian maupun bentuk gangguan keamanan lainnya.


“Kami mengajak masyarakat menjadi mitra kepolisian. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Dengan komunikasi yang cepat dan keterlibatan masyarakat, tentu berbagai persoalan dapat kita cegah sejak awal,” katanya.


Kapolres berharap capaian yang telah diraih jajaran Polres Dharmasraya dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pemeliharaan kamtibmas maupun pengungkapan tindak pidana.


“Tujuan akhirnya adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Dharmasraya. Kami berharap kerja sama antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga keamanan dan ketertiban dapat kita wujudkan secara bersama-sama,” pungkasnya.


Konferensi pers tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Polres Dharmasraya untuk menyampaikan secara terbuka perkembangan situasi keamanan serta kinerja penegakan hukum kepada masyarakat melalui insan pers.


Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat dan warga, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Dharmasraya tetap terjaga serta berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan ditangani secara cepat dan tepat. (**)