SUMBARNET - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (21/5/2026).


Sekolah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 3.000 siswa di atas lahan seluas 16 hektare.


“Ini salah satunya, mungkin ini yang paling besar karena bisa menampung tiga ribu murid. Lahannya juga besar sekitar 16 hektare, mungkin bahkan ada bangunan yang dibuat tiga lantai,” kata Dody saat meninjau lokasi.


Menurut Dody, proyek pembangunan itu membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, terutama dalam percepatan perizinan serta pembangunan akses infrastruktur menuju lokasi sekolah.


Ia meminta akses jalan menuju kawasan sekolah diperlebar hingga 5,5 meter agar distribusi logistik, khususnya kebutuhan makanan bagi ribuan siswa, dapat berjalan lancar.


Dody mengatakan proses pematangan lahan akan dikerjakan oleh PT Nindya Karya dan ditargetkan selesai dalam waktu sepekan.


Meski pembangunan dikebut, ia menegaskan pengerjaan proyek tidak boleh dilakukan sembarangan karena sekolah tersebut masuk kategori bangunan berisiko tinggi atau high risk building.


“Secepat-cepatnya, tapi tidak bisa sembarangan karena bangunan high risk building. Kalau sembarangan takutnya ambruk,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan lahan pembangunan sekolah berasal dari hibah keluarga besar Dony Oskaria seluas sekitar 10 hektare dan akan ditambah sekitar 6 hektare lagi.


“Keluarga besar Dony Oskaria menghibahkan tanah kepada kami sekitar 10 hektare, dan ini kita minta tambah 6 hektare lagi. Hibahnya sudah berjalan dan proses sertifikat juga sudah selesai,” kata Eka.


Ia memastikan pembangunan proyek tersebut mulai melibatkan tenaga kerja lokal sesuai ketentuan yang berlaku.


“Sekarang warga lokal sudah banyak yang bekerja di sini,” ujarnya.


Eka juga mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.


“Bangunan yang diberikan bahkan melebihi boarding school terbaik di negeri ini. Itulah kehebatan Presiden kita,” katanya. (**)

 ‎


SUMBARNET - Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan industrial dan perlindungan hak pegawai di tengah proses transformasi BUMN.

‎"No one left behind menjadi prinsip utama dalam proses transformasi BUMN," ujar Dony melalui unggahan akun BUMN pada Kamis, 21 Mei 2026

‎Ia menegaskan, BP BUMN bersama Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penguatan sinergi strategis guna memastikan transformasi perusahaan berjalan tanpa pengurangan hak pegawai serta tetap mengedepankan perlindungan bagi seluruh insan BUMN.

‎Dalam pembahasan tersebut, masing-masing BUMN juga didorong membentuk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit. 

‎"Langkah ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan engagement, serta meminimalisir potensi permasalahan hubungan industrial di lingkungan perusahaan," ujar Dony 

‎Pertemuan itu turut menekankan pentingnya penguatan kompetensi SDM Human Resources (HR) BUMN melalui sertifikasi profesional.

‎"Pengelolaan hubungan industrial yang lebih adaptif dan berimbang, serta tata kelola transformasi yang tetap mengedepankan aspek kepastian, keadilan, dan keberlanjutan, juga menjadi fokus utama." katanya

‎Melalui langkah ini, BP BUMN bersama Danantara terus memastikan transformasi BUMN berjalan secara profesional, sehat, dan berkelanjutan dengan tetap menjadikan perlindungan pegawai sebagai prioritas utama. (**)

 


SUMBARNET - Film pendek berlatar Yogyakarta, VATERLAND or A Bule Named Yanto, mengharumkan nama perfilman Indonesia di kancah internasional setelah meraih CANAL+ Award.


Dalam kompetisi La Semaine de la Critique (Cannes Critics’ Week) yang digelar di Cannes, Prancis, pada 13–21 Mei 2026.


Karya sutradara Berthold Wahjudi ini menjadi satu dari hanya dua film pendek yang dianugerahi penghargaan dalam program tersebut tahun ini.


Penghargaan Sony Discovery Prize untuk film pendek diraih oleh Skinny Boots karya Romain F. Dubois, sementara CANAL+ Award For Short Film jatuh kepada “Vaterland” or A Bule Named Yanto.


Pengumuman ini disampaikan pada malam penutupan Critics’ Week edisi ke-65, yang tahun ini menyeleksi karya dari lebih dari 1.050 pengajuan dari 106 negara.


Kisah Identitas di Antara Dua Budaya


Film ini mengangkat kisah Yanto, seorang pemuda keturunan Jerman–Indonesia berusia pertengahan 20-an, yang datang mengunjungi adik perempuannya di Yogyakarta.


Yang awalnya diharapkan menjadi reuni sederhana berubah ketika Yanto menyadari bahwa adiknya merasa lebih mudah menjadi bagian dari lingkungan tersebut dibandingkan dirinya sendiri.


Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi refleksi pahit-manis tentang identitas ras campuran, rasa memiliki, dan keterasingan di antara dua budaya.


Kolaborasi Lintas Negara dengan Mayoritas Kru Indonesia

Pencapaian ini terasa istimewa bagi perfilman Indonesia karena film ini merupakan hasil ko-produksi Indonesia–Jerman antara Aftersun Creative Indonesia dan Madfilm (Jerman), dengan mayoritas kru berasal dari Indonesia dan seluruh proses syuting dilakukan di Yogyakarta.


Annisa Adjam, produser dari Indonesia sekaligus pendiri Aftersun Creative, mengungkapkan kebanggaannya:


“Bisa membuat film berlatar di Jogja dengan perspektif minoritas, orang dengan kultur campuran seperti ini, lalu mendapatkan reaksi yang sangat baik dari penonton Cannes kemarin, menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kami. Harapannya justru ini menjadi pembuka agar Yanto bisa terus berpetualang ke berbagai ruang menonton, khususnya di Indonesia dan berbagai negara lainnya.”


Pintu Pembuka untuk Film Independen Indonesia


Film ini melakukan world premiere pada 19 Mei 2026 dalam kompetisi resmi Critics’ Week, sebelum akhirnya membawa pulang penghargaan dari CANAL+, platform distribusi dan jaringan televisi ternama Prancis. Kehadiran Annisa Adjam bersama produser Bagus Suitrawan di Cannes menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional bagi film independen Indonesia, sekaligus membuka peluang perjalanan festival selanjutnya bagi VATERLAND or A Bule Named Yanto.


Cannes Critics’ Week sendiri dikenal sebagai program paralel yang secara khusus berfokus pada karya sutradara pendatang baru dan kerap menjadi batu loncatan penting bagi sineas-sineas berbakat di kancah perfilman dunia.


———

Tentang Aftersun Creative


Aftersun Creative adalah creative studio berbasis di Jakarta yang berfokus pada creative research, ko-produksi, dan distribusi film. Studio ini aktif mengembangkan kolaborasi lintas budaya serta mendukung proyek-proyek film independen dengan perspektif sosial dan identitas kontemporer Asia Tenggara.


Kontak Media

Instagram: @aftersun_creative

Email: admin@aftersun.id

PIC: Seruni — +62 853-6455-5048

 ‎



‎Padang - Ketua Jaringan Pemred (JPS) Sumatera Barat (Sumbar)  Adrian Tuswandi mengutuk keras tindakan militer Israel yang menangkap sembilan WNI dan tiga jurnalis Indonesia yakni dua dari Republika dan satu dari Tempo  di perairan internasional dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

‎"JPS Sumbar mengutuk keras tindakan Israel  atas penangkapan WNI dan Jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina," ujar Adrian saat di hubungi Kamis 21 Mei 2026 pagi.

‎JPS Sumbar meminta agar upaya diplomatik cepat dan tegas dinilai perlu segera dilakukan pemerintah Indonesia untuk pembebasan WNI dan Jurnalis.

‎"Tolong perlakukan dengan baik dan terhormat dan segera lepaskan, jurnalis itu penuh jiwa korsa, satu disakiti sedunia jurnalias mengobati," tegas Adrian 

‎Sebelumnya, Armada Global Sumud Flotila 2.0 berangkat dari Kota Marmaris, Turki, pada Kamis, 14 Mei 2026. Armada ini terdiri dari 54 kapal dengan awak dari sekitar 70 negara. Mereka membawa bantuan makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza.

‎Mereka tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia atau GPCI. Total ada sembilan warga negara Indonesia dalam rombongan tersebut.

‎Tiga jurnalis Indonesia yang ditangkap adalah Bambang Noroyo (Republika), Thoudy Badai Rifan Billah (Republika), dan Andre Prasetyo Nugroho (Tempo TV). 

‎Penangkapan terjadi di perairan internasional, sekitar 310 mil laut dari Gaza. Artinya, armada tersebut belum memasuki wilayah teritorial Israel atau Palestina saat dicegat. 

‎"JPS Sumbar mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas terhadap warga sipil Palestina serta mendukung berbagai upaya perdamaian yang dilakukan oleh komunitas internasional," pungkas Adrian. ‎(***)

 


SUMBARNET - PT Semen Padang menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Upacara Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Rabu (20/5/2026) pagi. Upacara yang diikuti ratusan karyawan, jajaran pimpinan perusahaan, serta pimpinan anak perusahaan dan afiliasi Semen Padang Grup.


Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, upacara tersebut turut dihadiri Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa, Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, pimpinan Anak Perusahaan Lembaga Penunjang (APLP), serta sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar bertindak sebagai inspektur upacara. Pada kesempatan itu, ia membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.


Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi perjalanan panjang bangsa sejak lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi tersebut menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional masyarakat pribumi untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan dan martabat bangsa.


“Sejarah mencatat bahwa berdirinya Boedi Oetomo merupakan fajar kebangkitan kesadaran berbangsa. Kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan,” ujar Pri Gustari Akbar saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital.


Menurutnya, semangat yang lahir pada 1908 menjadi titik transformasi perjuangan bangsa Indonesia. Jika sebelumnya perjuangan lebih banyak dilakukan melalui perlawanan fisik, sejak saat itu mulai tumbuh perjuangan melalui jalur intelektual, pendidikan, organisasi, dan diplomasi.


Perubahan cara pandang tersebut, lanjutnya, menjadi fondasi penting bagi lahirnya persatuan nasional yang akhirnya mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan. Karena itu, semangat kebangkitan harus terus dijaga dan diterjemahkan sesuai tantangan zaman.


Pri Gustari mengatakan, makna Kebangkitan Nasional bersifat dinamis dan terus berkembang. Kebangkitan tidak lagi dimaknai hanya sebagai perjuangan merebut kemerdekaan secara fisik, tetapi juga keberanian bangsa keluar dari ketertinggalan, kebodohan, dan berbagai tantangan baru di era modern.


“Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang terus menyesuaikan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan,” katanya.


Bagi PT Semen Padang, lanjutnya, momentum Harkitnas tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh insan perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi, produktivitas, dan semangat persatuan.


Sebagai perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, PT Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan nasional melalui berbagai kontribusi di sektor industri, sosial, maupun pengembangan sumber daya manusia.


Pada kesempatan itu, Pri Gustari juga menyampaikan bahwa tantangan industri yang semakin kompetitif menuntut seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, kebangkitan tidak pernah lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian menghadapi tantangan, semangat untuk berubah, dan keyakinan untuk menjadi lebih baik.


“Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, saya mengajak seluruh insan PT Semen Padang untuk terus menjaga etos kerja, bekerja disiplin, penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” katanya.


Ia juga menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja atau safety sebagai prioritas utama perusahaan. Menurutnya, keselamatan kerja bukan sekadar aturan administratif, melainkan komitmen bersama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja.


“Keselamatan kerja bukan sekadar aturan, tetapi komitmen bersama agar seluruh insan perusahaan dapat bekerja dengan aman dan selamat,” ujarnya.


Selain budaya safety, Pri Gustari mengajak seluruh karyawan menumbuhkan loyalitas dan rasa bangga terhadap perusahaan dengan menjaga integritas, nama baik perusahaan, serta memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan PT Semen Padang.


Ia optimistis, dengan kerja keras, disiplin, budaya safety, serta semangat kebersamaan, PT Semen Padang akan terus tumbuh lebih kuat dan semakin membanggakan di tengah tantangan industri nasional maupun global.


“Mari jadikan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih baik, bergerak lebih cepat, dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan, bangsa, dan negara,” pungkas Pri Gustari. (*)

 


Padang, – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., beserta staf dan jajaran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Barat.


Dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, serta kepedulian bersama dalam menjaga masa depan bangsa.


Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi juga pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah berbagai tantangan zaman.


“Selamat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, dan menumbuhkan kepedulian terhadap generasi penerus bangsa sebagai aset penting bagi masa depan Indonesia,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Ia menjelaskan, tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ memiliki makna penting bahwa generasi muda merupakan harapan bangsa yang harus dibina, dijaga, serta diberikan pendidikan karakter yang baik agar mampu menjadi penerus yang berintegritas, berprestasi, dan memiliki rasa nasionalisme tinggi.


Menurutnya, menjaga tunas bangsa tidak hanya menjadi tugas pemerintah atau aparat negara, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, hingga komunitas sosial.


Adapun maksud dan tujuan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya persatuan nasional, memperkuat karakter kebangsaan, serta meningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Sumbar berharap peringatan Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.


“Kami berharap semangat kebangkitan nasional dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, sehingga lahir sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, serta memiliki semangat menjaga persatuan dan kedaulatan negara,” tambahnya.


Polda Sumatera Barat juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju, aman, dan sejahtera.


Selamat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Bangkit bersama, menjaga tunas bangsa demi Indonesia yang kuat dan berdaulat. (**)



Padang - Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Barat.


Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei menjadi momentum penting untuk mengingat kembali semangat persatuan, perjuangan, serta tekad bersama dalam membangun bangsa Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaya saing.


Dalam pesannya, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menyampaikan bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran, disiplin, serta peran aktif masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.


"Saya mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat persatuan, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap bangsa serta negara," ujarnya.


Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat agar terus bergerak maju menghadapi berbagai tantangan zaman, dengan memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial.


Maksud dan Tujuan

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 ini, Dirlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat:

Menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Meningkatkan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam menjaga keutuhan bangsa.

Membangun budaya disiplin dan tertib, termasuk dalam berlalu lintas.

Menjadikan semangat kebangkitan sebagai motivasi untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.


Harapan Dirlantas Polda Sumbar

Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq berharap seluruh masyarakat Sumatera Barat dapat bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.


"Indonesia maju bukan hanya karena mimpi besar, tetapi karena rakyatnya mau bangkit dan berjuang bersama. Mari kita jadikan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai semangat untuk terus berkarya, menjaga persatuan, serta membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan," tutupnya.


Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan bergerak maju demi Indonesia yang lebih kuat, maju, dan sejahtera. (**)



Solok Selatan - Menindaklanjuti laporan dugaan pengerusakan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berada di Jorong Padang Alai, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Polres Solok Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (20/05/2026).


Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Yogi Biantoro, S.TrK., S.I.K membenarkan kegiatan tersebut.


“Benar, Polres Solok Selatan melalui Satuan Reserse Kriminal yang dipimpin oleh Kanit Resum Ipda M. Akmal Dhaifullah Bakti, S.Tr.IK bersama tim identifikasi langsung melakukan olah TKP terkait pengerusakan Kantor PWI,” ujar Kasat Reskrim.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi kejadian serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pengerusakan tersebut. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya hasil pengambilan sidik jari, satu pasang sandal slip, satu buah kotak amal, serta satu buah kursi plastik.


Kasat Reskrim menjelaskan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku pengerusakan yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).


“Kami akan mendalami seluruh petunjuk dan barang bukti yang ditemukan di lokasi guna mengungkap pelaku serta motif dari kejadian ini,” tambahnya.


Peristiwa pengerusakan tersebut diketahui oleh Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon, pada Senin (18/05/2026). Saat itu, dirinya mendapati kondisi kaca kantor telah pecah serta pintu ruangan dalam keadaan didobrak.


Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan. ()

 


Padang, – Aktivitas tambang rakyat sebenarnya dapat dilegalkan melalui mekanisme Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Pemerintah pusat telah mengatur tata cara, syarat, hingga wilayah pengelolaannya melalui Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba) beserta aturan turunannya.


Dikutip dari JDIH BPK RI, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mengatur pengelolaan pertambangan rakyat melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).


Dalam aturan tersebut dijelaskan pengelolaan pertambangan rakyat dilakukan untuk memberikan kepastian hukum, meningkatkan perlindungan lingkungan, serta menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih tertib dan berkeadilan.


Sementara itu, dikutip dari JDIH Kementerian ESDM melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 174 Tahun 2024 tentang Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) IPR, pemerintah mengatur proses penyusunan dokumen pengelolaan WPR sebagai syarat penerbitan izin tambang rakyat.


Dalam ketentuan tersebut dijelaskan wilayah tambang rakyat wajib berada pada area WPR yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, pengelolaan tambang rakyat juga harus mempertimbangkan aspek keselamatan kerja, teknis pertambangan, dan perlindungan lingkungan hidup.


Pengurusan IPR dilakukan melalui pemerintah provinsi dengan mengajukan permohonan kepada gubernur melalui Dinas ESDM. Pemohon wajib melengkapi dokumen administrasi, titik koordinat lokasi tambang, serta memastikan area tambang berada dalam kawasan WPR yang telah ditetapkan pemerintah.


Pemerintah daerah provinsi melalui Dinas ESDM juga memiliki peran dalam mengusulkan wilayah pertambangan rakyat hingga mendampingi proses legalisasi tambang masyarakat.


Aturan mengenai tata kelola pertambangan rakyat turut diperkuat melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Regulasi tersebut diterbitkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan wilayah pertambangan rakyat oleh pemerintah daerah.


Meski regulasi telah tersedia, praktik tambang ilegal masih marak di sejumlah daerah. Kondisi tersebut dinilai dipengaruhi lemahnya pengawasan, lambannya penetapan WPR, serta minimnya pendampingan terhadap masyarakat penambang.


Pemerintah daerah bersama Kementerian ESDM didorong mempercepat penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat dan penerbitan IPR bagi masyarakat penambang. Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas tambang rakyat memiliki kepastian hukum, lebih mudah diawasi, serta mampu menekan praktik tambang ilegal di berbagai daerah. (***)



SUMBARNET - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, DR. Koswara, SH, MH mengimbau tersangka BSN agar menyerahkan diri dan segera datang memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, terkait kasus dugaan korupsi kredit bermasalah salah satu bank plat merah.


“Kita imbau agar tersangka BSN menyerahkan diri dan segera datang penuhi panggilan penyidik. Karena tersangka nantinya, juga diberikan hak mengajukan saksi atau ahli yang meringankan,” tegas Koswara, Rabu (20/5) di Padang.


Imbauan Koswara ini dilakukan karena BSN sebagai Direktur/Komisaris PT Benal Ichsan Persada (BIP) sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Desember 2025 lalu, tidak diketahui keberadaannya sampai sekarang. 


Bahkan Kejari Padang juga telah memasukan BSN dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus yang menyebabkan potensi kerugian negara mencapai Rp34 miliar itu.


Selain BSN, juga ada dua tersangka lainnya dalam kasus dugaan korupsi ini. Yakni, RA, Senior Relationship Manager salah satu bank BUMN dan RF, Relationship Manager salah satu Bank BUMN.  


Meski berstatus tersangka dan masuk DPO, BSN juga masih dibayarkan gajinya sebagai Anggota DPRD Sumbar aktif. Untuk menindaklanjuti masalah gaji BSN ini, Kejari Padang juga telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi, yakni Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, Kabag Keuangan dan Bendahara. Termasuk juga bakal memanggil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumbar dan Ketua Badan Kehormatan (BK) sebagai saksi.


Maifrizon mengatakan, untuk menghentikan pembayaran gaji BSN ada aturannya. Bahkan juga harus ada Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sementara terkait tunjangan BSN, menurut Maifrizon saat ini sudah dihentikan. Termasuk juga dana Pokir BSN juga sudah tidak ada lagi. 


Diketahui, kasus dugaan korupsi kredit bermasalah salah satu bank plat merah atas nama tersangka BSN ini juga telah diuji secara hukum oleh Kuasa Hukum BSN melalui praperadilan di Pengadilan Negeri Padang, mencakup gugatan atas penetapan tersangka, status DPO, hingga penyitaan.


Namun, permohonan tersebut ditolak, dan putusan memenangkan pihak Kejari Padang, sehingga seluruh proses hukum yang telah berjalan dinyatakan sah. (**)