SUMBARNET - Upaya melestarikan adat dan budaya Minangkabau terus dilakukan masyarakat Kenagarian Aua Kuniang melalui kegiatan Mambangkik Adat Salingka Nagari dengan tema "Maantaan Boreh (Bogheh)" yang digelar di Balai Adat Nagari Aua Kuniang, Kota Payakumbuh, Minggu (2/8/2026).


Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini menjadi wadah memperkuat nilai-nilai adat sekaligus memperkenalkan tradisi salingka nagari kepada generasi muda agar tetap memahami dan menjaga warisan budaya Minangkabau.


Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Datuak Wir, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Payakumbuh Yunida Fatwa, S.Sos., M.Si., Ketua LKAM Datuak Parmato Alam, Ketua Panitia Irwanto Datuak Parmato Dirajo, Wakil Ketua Yalpi Datuak Indo Marajo, Ketua KAN Kenagarian Aua Kuniang B Datuak Paduko Marajo, Lurah Sawah Padang Deop Darius, Camat Payakumbuh Selatan Dewi Mulia, S.STP., M.Si., Ketua Bundo Kanduang Kenagarian Aua Kuniang Asmarini, S.Farm., Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Payakumbuh Selatan, Kepala Puskesmas Padang Karambia, serta dihadiri Ketua BNN Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Ketua Bundo Kanduang Kota Payakumbuh, seluruh KAN dan Bundo Kanduang Sapuluah Nagari, seluruh lurah dan LPM se-Kecamatan Payakumbuh Selatan, serta niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, parik paga, piti bungsu, dan tokoh masyarakat.


Ketua Bundo Kanduang Kenagarian Aua Kuniang, Asmarini, S.Farm., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan membangkitkan kembali adat salingka nagari agar tetap hidup di tengah masyarakat.


"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan adat salingka nagari kepada generasi penerus serta masyarakat luas. Harapannya, nilai-nilai adat yang diwariskan oleh para leluhur tetap terjaga dan terus dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, S.Sos., M.Si., mengatakan terselenggaranya kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Parpora.


"Kami berharap kegiatan pelestarian adat seperti Mambangkik Adat Salingka Nagari dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. 


Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memberikan dukungan agar adat dan budaya Minangkabau tetap lestari serta menjadi identitas yang membanggakan bagi masyarakat," katanya.


Kehadiran unsur pemerintah daerah, lembaga adat, bundo kanduang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya mencerminkan kuatnya sinergi dalam menjaga kelestarian adat Minangkabau.


Melalui tema "Maantaan Boreh (Bogheh)", masyarakat diajak untuk kembali menghidupkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap adat yang menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau. 


Diharapkan kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda dalam memahami dan mencintai adat istiadat di Kota Payakumbuh.


Rangkaian Mambangkik Adat Salingka Nagari juga semakin semarak dengan penampilan berbagai kesenian tradisional yang mengangkat nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau. 


Pergelaran seni tersebut dipersembahkan oleh Sanggar Seni "Rantak Suluah Aua", sebuah wadah kreativitas generasi muda Kenagarian Aua Kuniang yang berkomitmen melestarikan warisan seni dan kearifan lokal.


Di bawah pembinaan Ketua Yuspita, A.Md. dan Sekretaris Elmiza, S.Pd. AUD, para anggota sanggar menampilkan beragam atraksi seni tradisional yang memukau para tamu undangan dan masyarakat yang memadati Balai Adat Nagari Aua Kuniang. Penampilan tersebut mendapat apresiasi karena mampu menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.


Selain menjadi hiburan, pertunjukan seni ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap adat istiadat Minangkabau. 


Kehadiran Sanggar Seni "Rantak Suluah Aua" membuktikan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab niniak mamak dan bundo kanduang, tetapi juga telah mendapat dukungan nyata dari generasi muda yang siap menjadi penerus dalam menjaga eksistensi adat dan budaya di tengah perkembangan zaman.


Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga adat, bundo kanduang, tokoh masyarakat, dan generasi muda, kegiatan Mambangkik Adat Salingka Nagari diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau di Kota Payakumbuh. (**)

 


Medan - PT Semen Padang terus memperkuat fundamental bisnis sekaligus merapatkan barisan dengan jaringan distributornya melalui kegiatan Distributor Summit Area Penjualan (AP) 1 yang digelar di Medan, Senin (27/7/2026).


Sebagai bagian dari ekosistem PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang memiliki posisi strategis sebagai Koordinator Area Penjualan 1, dengan cakupan wilayah meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Bengkulu.


Kegiatan Distributor Summit AP 1 ini bukan sekadar mengejar pertumbuhan volume penjualan, akan tetapi PT Semen Padang menempatkan kekuatan distribusi, kesehatan bisnis dan loyalitas pasar sebagai kunci untuk menjaga dominasi secara berkelanjutan, dengan mengusung tema Strengthen Fundamentals for Sustainable Market Dominance.


Hadir dalam kegiatan itu Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Group Head of Retail Sales SIG Giri Prabowo dan 55 distributor segmen Retail dan Corsales.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dalam kesempatan itu menegaskan, kekuatan distributor memiliki korelasi langsung terhadap kemampuan perusahaan menjaga dan meningkatkan pangsa pasar.


“Distributor memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan meningkatkan pangsa pasar perusahaan. Distributor memperluas jangkauan produk ke berbagai wilayah secara cepat, menjaga ketersediaan stok, sekaligus membantu menekan biaya operasional perusahaan dalam memasarkan produk secara langsung,” ujar Pri Gustari Akbar.


Menurut Pri, hubungan perusahaan dengan distributor tidak boleh berhenti pada transaksi jual beli. Kemitraan tersebut harus berkembang menjadi kolaborasi strategis yang menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun mitra.


Karena itu, komunikasi dua arah menjadi penting. Perusahaan perlu memahami kondisi pasar yang dihadapi distributor, sementara distributor juga harus memiliki pemahaman yang utuh terhadap arah dan strategi bisnis perusahaan.


“Fundamental yang kuat akan membuat kita lebih siap menghadapi dinamika pasar. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan distributor harus terus diperkuat,” ujarnya.


Pri mengakhiri, bagi PT Semen Padang, distributor bukan sekadar mitra penjualan, akan tetapi merupakan ujung tombak yang menentukan seberapa kuat produk perusahaan hadir di pasar, seberapa cepat kebutuhan pelanggan dipenuhi, sekaligus seberapa solid posisi merek dipertahankan di tengah persaingan.


Group Head of Retail Sales SIG Giri Prabowo menekankan bahwa memenangkan persaingan pasar membutuhkan lebih dari sekadar produk berkualitas. Menurutnya, kekuatan perusahaan juga ditentukan oleh seberapa solid ekosistem bisnis yang dibangun bersama distributor.


“Pertumbuhan yang konsisten membutuhkan fundamental yang kuat. Karena itu, aspek pasar, infrastruktur, legal, organisasi, dan keuangan harus menjadi perhatian bersama,” kata Giri.


Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan karena tantangan bisnis semen saat ini tidak hanya berkaitan dengan persaingan antarbrand. Perubahan perilaku konsumen, dinamika pembangunan dan infrastruktur, efisiensi biaya, hingga kemampuan mempertahankan loyalitas pelanggan turut menentukan keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan pasar.


Karena itu, distributor didorong tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga memperkuat pengelolaan pasar, meningkatkan pelayanan, dan menjaga ketersediaan produk hingga tingkat toko.


Giri menjelaskan, di tengah kondisi industri yang semakin kompetitif, perusahaan memandang pertumbuhan bisnis tidak cukup diukur dari peningkatan volume penjualan. Pertumbuhan harus dibangun di atas fondasi yang sehat, efisien, dan berkelanjutan. Kerangka penguatan tersebut tercermin melalui aspek Pasar, Infrastruktur, Legal, Organisasi, dan Keuangan (PILOK).


“Di AP 1, PT Semen Padang mengelola portofolio brand SIG yang mencakup Semen Padang, Semen Andalas, Dynamix, dan Semen Merdeka. Dengan cakupan geografis tersebut, distributor memiliki peran penting untuk memastikan portofolio produk hadir lebih dekat dengan konsumen, baik pada segmen Retail maupun Corsales,” katanya.


Distributor Summit menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif perusahaan dengan realitas pasar di lapangan. Berbagai tantangan distribusi, peluang pertumbuhan, karakteristik wilayah, dan kebutuhan pelanggan dapat dibahas secara langsung sehingga respons bisnis dapat dirumuskan secara lebih cepat dan terukur.


“Bagi kami, kecepatan merespons perubahan pasar menjadi semakin penting. Sebab, persaingan tidak hanya terjadi pada level produk, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan produk ketika konsumen membutuhkannya, menjaga pelayanan, dan mempertahankan loyalitas toko.” (**)


Padang - Langkah besar pemerintah dalam menata dan merampingkan struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendapat perhatian serius dari parlemen. 

‎Kebijakan efisiensi yang membidik integrasi dari seribuan entitas menjadi sekitar 250 perusahaan saja lewat strategi holding dan merger diharapkan berjalan secara profesional dan terarah.

‎Dukungan terhadap arah transformasi tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh. 

‎Namun, ia memberi catatan bahwa proses restrukturisasi skala besar yang berada di bawah naungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ini salah satunya tidak boleh memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

‎"Langkah strategis ini wajib mempertahankan kepentingan masyarakat yang utamanya. Kemudian juga bagaimana jangan sampai menghilangkan hak para pegawai, bahkan berujung PHK," kata Rahmat saat bersilaturahmi dengan awak media di Damar Shaker, kawasan Pantai Padang, Kota Padang, Minggu (2/8/2026).

‎Rahmat menilai, pemangkasan ribuan perusahaan pelat merah bertujuan menciptakan korporasi negara yang lebih lincah, sehat, dan transparan. 

‎Kendati demikian, dia mengingatkan efisiensi BUMN bukan sekadar pemotongan anggaran semata, melainkan pekerjaan berat yang membutuhkan pengelolaan profesional.

‎Rahmat secara khusus menyoroti transformasi di Holding Pertamina sebagai indikator utama keberhasilan penataan BUMN secara nasional.

‎"Efisiensi itu bukan kerja mudah. Itu kerja berat. Kerja Danantara akan berhasil memenuhi harapan Presiden jika berhasil melakukan penataan dan penyederhanaan BUMN salah satunya di Holding Pertamina," ujarnya.

‎Rahmat pun memastikan DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal berdasarkan prinsip good corporate governance (GCG). 

‎Dia menegaskan perampingan struktur harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan masyarakat, bukan sebaliknya.

‎Pihaknya berharap transformasi yang berjalan mampu melahirkan BUMN yang profesional, efisien, dan berdaya saing tinggi. 

‎"Dengan begitu, perusahaan-perusahaan plat merah tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional tanpa sedikit pun mengabaikan kesejahteraan para pekerjanya," harapnya. (**)



Pessel - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan hadir dalam acara Kenal Pamit Kapolres Pesisir Selatan yang berlangsung khidmat di Painan Convention Center (PCC), Painan, Sabtu malam (1/08/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pesisir Selatan resmi berganti dari AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H., kepada pejabat baru AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H.*


Turut hadir mewakili insan pers Pesisir Selatan, Ketua PWI Pessel Robby Oktora Romanza bersama Sekretaris PWI Pessel Rega Desfinal,ST. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan PWI terhadap kelancaran transisi kepemimpinan di jajaran Polres Pesisir Selatan sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan media.


Dalam kesempatan wawancara usai acara, Ketua PWI Pessel Robby Oktora Romanza menyampaikan kesan dan pesan mendalam selama AKBP Derry Indra memimpin Polres Pesisir Selatan.


“Atas nama PWI Pesisir Selatan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H., atas dedikasi, kerja keras, dan sinergitas yang telah terjalin sangat baik dengan insan pers selama menjabat di Pesisir Selatan,” ujar Robby Oktora.


Menurut Robby, kepemimpinan AKBP Derry Indra ditandai dengan keterbukaan informasi dan komunikasi yang lancar dengan media. Hal itu,sangat membantu dalam penyebarluasan informasi kamtibmas kepada masyarakat.


“Beliau sosok pemimpin yang humanis, responsif, dan selalu membuka ruang bagi teman-teman wartawan untuk bersinergi dalam menjaga situasi kondusif di Pesisir Selatan. Kami merasakan betul kemitraan itu selama ini,” tambahnya.


Robby juga mendoakan agar AKBP Derry Indra sukses di tempat tugas yang baru.Semoga pengabdian beliau membawa keberkahan dan menjadi amal ibadah.PWI Pessel siap mendukung di manapun beliau bertugas,” katanya.


Selain berpamitan, acara ini juga menjadi momentum perkenalan pejabat baru Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Ricky Ricardo.


Sekretaris PWI Pessel,Rega Desfinal menyambut baik kehadiran Kapolres baru dan berharap sinergitas yang telah dibangun sebelumnya dapat terus ditingkatkan.


“Kami dari PWI Pessel mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., di Negeri Sejuta Pesona.Kami berharap komunikasi dan kemitraan strategis antara Polres dan media dapat terus terjalin bahkan lebih ditingkatkan,” kata Rega.


Rega menegaskan, peran media sangat penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama dalam hal edukasi hukum, pencegahan kejahatan, dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.


“Insan pers siap menjadi mitra strategis Polri. Kami berharap di bawah kepemimpinan Bapak Ricky Ricardo, pintu komunikasi dengan wartawan tetap terbuka lebar, sehingga informasi yang sampai ke masyarakat akurat, cepat, dan menyejukkan,” lanjutnya.


Lebih jauh, Robby Oktora menyampaikan bahwa PWI Pesisir Selatan berkomitmen untuk terus menjaga marwah jurnalistik yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.


“Kami ingin Polres Pesisir Selatan dan media berjalan beriringan.Media butuh data dan informasi resmi dari kepolisian, sementara kepolisian juga butuh media untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.Ini hubungan simbiosis yang harus kita jaga,” tegasnya.


Di akhir pernyataannya, Robby dan Rega juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan acara Kenal Pamit dengan baik.


“Semoga di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, Pesisir Selatan semakin aman, nyaman, dan kondusif. PWI Pessel siap mendukung dan mengawal bersama,” tutup Robby.


Acara Kenal Pamit ditutup dengan pemberian cinderamata, sesi foto bersama, dan ramah tamah. Suasana keakraban terlihat sepanjang acara, menandakan hubungan baik antara Polres Pesisir Selatan, pemerintah daerah, dan insan pers. (Re)



SUMBARNET – Kebakaran hebat menghanguskan enam unit rumah toko (ruko) di kawasan Simpang Pulai, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, pada Sabtu (1/8/2026) malam. 


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan mengalami kerusakan berat.


Enam ruko yang terdampak merupakan tempat usaha milik sejumlah pedagang, yakni toko milik Hen, El, Arga, sebuah kedai kebab, toko milik Koan, serta Konter HP Jaya MP.


Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 22.44 WIB.

 

Hanya berselang dua menit, personel dan armada langsung diberangkatkan menuju lokasi.


"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.52 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga selesai pada pukul 03.45 WIB," ujar Zulhelmi, Minggu (2/8/2026).


Menurutnya, kebakaran pertama kali diketahui warga setelah terlihat kobaran api dari salah satu ruko. Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.


Saat petugas tiba, api telah membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya. Tim pemadam segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.


Dalam penanganan kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan satu unit kendaraan rescue. 


Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari sejumlah daerah, yakni Damkar Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.


Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, besaran kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan. (**)



SUMBARNET - Keluarga besar Polres Solok Arosuka menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada AKBP Agung Pranajaya, S.Ik., atas amanah baru yang diemban dalam penugasan berikutnya.


Ucapan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian AKBP Agung Pranajaya selama memimpin Polres Solok Arosuka.

 

Kepemimpinan yang humanis, penuh semangat pengabdian, serta kepedulian terhadap anggota dan masyarakat dinilai telah memberikan kesan mendalam sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh personel.


Selama masa kepemimpinannya, AKBP Agung Pranajaya dikenal sebagai sosok yang mengedepankan profesionalisme, kebersamaan, serta pelayanan kepada masyarakat. 


Berbagai langkah dan kebijakan yang diterapkan turut memperkuat soliditas internal organisasi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Kini, AKBP Agung Pranajaya melanjutkan pengabdian pada penugasan yang baru. Keluarga besar Polres Solok Arosuka mendoakan agar setiap langkah pengabdiannya senantiasa mendapatkan perlindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah, serta terus meraih prestasi di setiap penugasan yang diemban.


Terima kasih atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Polres Solok Arosuka. 


Semoga amanah di tempat tugas yang baru dapat dijalankan dengan penuh integritas, keberkahan, dan kesuksesan. Jejak kepemimpinan yang telah ditorehkan akan selalu menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Mengiringi doa dan harapan tersebut, keluarga besar Polres Solok Arosuka mengusung semangat "Bangga, Ikhlas, Bersyukur" sebagai ungkapan penghormatan atas pengabdian AKBP Agung Pranajaya sekaligus doa agar senantiasa sukses dalam setiap langkah pengabdiannya kepada bangsa dan negara. (**)

 


SUMBARNET – Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., memimpin kegiatan kenal pamit sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran serta pelantikan Kasi Pengawasan (Kasiwas) Polres Pasaman Barat yang berlangsung di Mapolres Pasaman Barat, Sabtu (1/8/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta optimalisasi kinerja organisasi.


Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan kenal pamit terhadap Kabag Ren, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, dan Kapolsek Sei Beremas, yang selanjutnya akan mengemban amanah di tempat tugas masing-masing. 


Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan pejabat baru yang dipercaya mengemban jabatan sebagai Kasiwas Polres Pasaman Barat.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk penyegaran, pengembangan karier personel, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Saya berharap pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah, serta mampu membangun sinergi yang baik dengan seluruh personel maupun masyarakat," ujar Kapolres.


AKBP Agung Tribawanto juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Pasaman Barat.


"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdian dan kerja kerasnya. Semoga pengalaman yang diperoleh selama bertugas di Pasaman Barat menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di tempat penugasan yang baru. Kepada pejabat yang baru, saya berharap dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi demi meningkatkan pelayanan Polri yang semakin Presisi," ungkapnya.


Kegiatan kenal pamit dan pelantikan berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, personel Polres Pasaman Barat, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.


Melalui pergantian pejabat tersebut, diharapkan soliditas internal organisasi semakin kuat serta mampu mendukung terwujudnya pelayanan Kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. (**)

 


SUMBARNET - Kepolisian Resor Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat (Sumbar), menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Sungai Beremas di halaman Mapolres Pasaman Barat, Sabtu (1/8/2026).


Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., dengan Komandan Upacara Ipda Rahmat R, serta diikuti oleh seluruh personel Polres Pasaman Barat.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, mutasi jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor: ST/569/VII/KEP/2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.


Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier personel sekaligus untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks.


"Mutasi jabatan merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel. Jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan dari pimpinan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Pasaman Barat.


"Kepada pejabat lama, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, prestasi, dan loyalitas selama bertugas di Polres Pasaman Barat. Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga semakin sukses dalam mengemban amanah," ucapnya.


Dalam rotasi jabatan tersebut, AKP Evo Nosara yang sebelumnya menjabat sebagai Ps. Kabag Ren Polres Pasaman Barat diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasiwas Polres Pasaman Barat. Jabatan Kabag Ren selanjutnya diemban oleh AKP Elvis Susilo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sungai Beremas.


Sementara itu, jabatan Kapolsek Sungai Beremas kini dipercayakan kepada Iptu Margan Hendra, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Ps. Kasat Binmas Polres Pasaman Barat. Posisi Kasat Binmas kemudian diisi oleh Iptu Zulfi yang sebelumnya menjabat sebagai KA SPKT Polres Pasaman Barat.


Rotasi juga terjadi pada jabatan Kasat Intelkam. AKP Boby Sandra, S.H., mendapat penugasan baru sebagai Kanit 1 Subdit 5 Ditintelkam Polda Sumbar, sedangkan jabatan Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat dipercayakan kepada Iptu Rahmad yang sebelumnya menjabat sebagai Ps. Kasat Intelkam Polres Solok.


Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Kapolres berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memahami karakteristik wilayah, serta menghadirkan inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda hingga berbagai unsur lainnya.


"Segera kenali ruang lingkup wilayah tugas, kenali adat istiadat, budaya, serta karakteristik masyarakat. Karena pada dasarnya masyarakat adalah mitra Polri. Dengan kolaborasi yang baik, tugas-tugas kepolisian akan lebih mudah dijalankan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat," tegas Kapolres.


Mengakhiri amanatnya, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat lama maupun pejabat baru. Ia berharap pejabat lama dapat terus meraih prestasi di tempat penugasan yang baru, sementara pejabat yang baru dilantik mampu membawa semangat baru, inovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.


Usai pelaksanaan upacara sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang berlangsung di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Pasaman Barat. Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung beserta pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Pasaman Barat. (HumasResPasbar)

 


Sumbarnet.id. Mentawai – Seorang Warga Negara Asing asal Australia meninggal dunia saat melakukan aktivitas penyelaman dasar laut atau spearfishing di perairan depan Karang Majat, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Korban teridentifikasi bernama Michael Zack Hugo, 29 tahun, pemegang paspor Australia.


Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., http://M.Tr.Opsla, menjelaskan peristiwa bermula pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 11.25 WIB. 


Korban berangkat dari resort menggunakan bot yang dikemudikan Sdr. J.S menuju titik penyelaman antara Pulau Pananggalat Besar dan Pulau Pananggalat Kecil.


"Saat menyelam, korban sempat terlihat muncul ke permukaan satu kali. Setelah itu korban kembali menyelam ke dasar laut. Namun hingga pukul 13.30 WIB korban tidak kunjung muncul," jelas Kapolres, Jumat 31 Juli 2026.


Melihat kondisi tersebut, operator bot langsung berkoordinasi dengan pihak resort untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.35 WIB, tim pencari menemukan korban di kedalaman sekitar 25 meter dalam posisi terlentang di atas batu karang. Senapan ikan yang digunakan korban masih tersangkut seekor ikan hasil tangkapan.

  

Kapolres menambahkan, pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan menolak dilakukannya autopsi atau visum dalam.


"Setelah seluruh prosedur administrasi dan hukum selesai, jenazah pada pukul 17.43 WIB diberangkatkan menuju Bali menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 165. Dari Bali akan diteruskan ke Australia untuk proses pemulangan," ujarnya.


Jajaran Polres Kepulauan Mentawai mengimbau kepada seluruh pengelola hotel, resort, serta wisatawan lokal maupun mancanegara agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan Mentawai.


"Pastikan kondisi fisik prima, menggunakan peralatan standar, dan didampingi pemandu yang berpengalaman. Laut Mentawai indah, tapi tetap memiliki risiko tinggi," pungkas Kapolres. (Robi/humas)



SUMBARNET - Pergantian kepemimpinan di jajaran Polres Pesisir Selatan mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Pesisir Selatan, Bakri Maulana,S.E,MP yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PPKS).


Bakri Maulana menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., yang resmi menjabat sebagai Kapolres Pesisir Selatan yang baru.Sekaligus ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat lama AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H.,atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas Negeri Sejuta Pesona.



Serah Terima Jabatan (Sertijab) Penuh khidmat dan hangat serta semangat kebersamaan mewarnai Markas Komando Polres Pessel pada,Sabtu (1/8/2026) tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri dan menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri.


"Atas nama DPP Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan dan pribadi, kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., sebagai Kapolres Pesisir Selatan yang baru.Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan membawa Pessel semakin aman dan kondusif,"ujar Bakri Maulana,saat dihubungi via WhatsApp oleh awak media ini,Sabtu (01/8/2026).


Lebih lanjut, Bakri berharap di bawah kepemimpinan AKBP Ricky Ricardo,sinergitas antara Polri dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen di Pesisir Selatan dapat semakin ditingkatkan.


"Kami yakin dengan pengalaman dan kapasitas beliau, keamanan dan ketertiban di Pesisir Selatan akan semakin terjaga.Kami dari PPKS siap bersinergi dan mendukung setiap program Polres Pessel dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,"tegasnya.


Selain itu, Bakri Maulana juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H., yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kapolres Pessel.


"Terima kasih kami ucapkan kepada AKBP Derry Indra atas dedikasi, kerja keras,dan pengabdian selama memimpin Polres Pessel. Banyak program dan terobosan yang telah beliau lakukan untuk melayani dan mengayomi masyarakat.Semoga sukses di tempat tugas yang baru,"tambahnya.


Bakri menilai kehadiran Kapolres yang baru merupakan momentum untuk melanjutkan program-program positif yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan kepada masyarakat.


PPKS sebagai organisasi kemasyarakatan yang mewadahi perantau dan masyarakat Pesisir Selatan, kata Bakri, berkomitmen menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, menangkal berita hoaks, dan menciptakan suasana yang damai menjelang berbagai agenda nasional maupun daerah.


"Mari kita bersama-sama mendukung kepemimpinan Kapolres yang baru. Dengan kebersamaan,insyaAllah Pesisir Selatan akan semakin aman, nyaman, dan maju,"pungkas putra asli Batang Kapas itu. (**)