SUMBARNET - Satuan Samapta Polres Pariaman terus meningkatkan kegiatan preventif dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pariaman. Salah satunya melalui pelaksanaan Patroli Dialogis Roda 4 yang menyasar sejumlah lokasi strategis dan pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif, sekaligus membangun komunikasi langsung antara personel kepolisian dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog secara langsung dengan berbagai elemen masyarakat yang ditemui di lapangan.
Dialog dilakukan bersama petugas keamanan, pelaku usaha, pengguna jasa transportasi, maupun masyarakat di sekitar lokasi patroli.
Melalui komunikasi tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Selain memberikan imbauan, patroli dialogis juga dimanfaatkan personel untuk menyerap informasi, keluhan, serta masukan dari masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.
Pendekatan dialogis dinilai penting karena kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga bagaimana membangun kedekatan, komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat.
Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan patroli dialogis merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.
“Patroli dialogis ini bukan hanya untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dengan kehadiran polisi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Agung Pranajaya.
Menurutnya, upaya menjaga Kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri.
Dibutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan upaya pencegahan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, memperkuat komunikasi antara polisi dengan masyarakat, serta memastikan situasi di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat tetap aman dan kondusif. Karena itu, kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan,” katanya.
Kapolres juga menekankan pentingnya peran personel di lapangan untuk mengedepankan sikap humanis dan komunikatif dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, patroli yang dilakukan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap personel di lapangan dapat terus hadir, berkomunikasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polisi harus mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya, sehingga masyarakat memiliki rasa aman dan kepercayaan yang semakin kuat terhadap Polri,” tutur Kapolres.
Ia menambahkan, informasi yang diperoleh dari masyarakat dalam kegiatan patroli dialogis akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah-langkah kepolisian berikutnya, khususnya dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
“Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti bagi kami. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, potensi gangguan dapat diketahui lebih awal dan dilakukan langkah pencegahan. Harapan kami, tercipta lingkungan yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Pariaman,” sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang-barang berharga, memperhatikan keamanan lingkungan serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.
Kehadiran personel secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan efek pencegahan terhadap tindak kejahatan sekaligus mempersempit ruang terjadinya gangguan keamanan.
Patroli dialogis juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan pola komunikasi dua arah, polisi tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Polres Pariaman menegaskan bahwa kegiatan preventif semacam ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Patroli dilakukan secara berkala dengan menyasar lokasi-lokasi yang dinilai membutuhkan kehadiran personel kepolisian, terutama kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Polri untuk terus memberikan pelayanan yang responsif, humanis dan profesional kepada masyarakat.
Bagi Sat Samapta Polres Pariaman, slogan “Siap Terlihat, Siap Bermanfaat” menjadi semangat dalam menjalankan tugas. Artinya, kehadiran personel di lapangan diharapkan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.
Dengan semakin intensifnya patroli dialogis dan komunikasi bersama masyarakat, Polres Pariaman berharap tercipta sinergi yang kuat antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas.
“Kami ingin membangun rasa aman itu bersama-sama. Polisi hadir untuk masyarakat, dan masyarakat juga merupakan mitra penting bagi kepolisian dalam menjaga keamanan. Mari kita bersama-sama menciptakan Pariaman yang aman, tertib dan kondusif,” pungkas AKBP Agung Pranajaya.
Sebagai informasi, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K. resmi dipercaya sebagai Kapolres Pariaman setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Solok. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat. (**)









