SUMBARNET - Pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur jalan di Kota Padang mendapat perhatian positif dari masyarakat. Salah satunya pekerjaan Pembangunan Jalan Paket 17 yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang melalui Bidang Bina Marga.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Tanjung Harapan dengan nilai kontrak sebesar Rp13.700.623.006 atau sekitar Rp13,7 miliar. Sumber pendanaan proyek berasal dari APBD Kota Padang.
Pada papan proyek juga tercantum bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program Penyelenggaraan Jalan, kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota, dengan subkegiatan pembangunan jalan dan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Keberadaan pekerjaan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang selama ini menggunakan ruas jalan tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Warga menilai, peningkatan kualitas jalan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Jalan yang baik tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengendara, tetapi juga berhubungan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan masyarakat, serta distribusi barang dan jasa.
"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas PUPR, yang telah melakukan rehabilitasi Jalan Maransi. Jalan merupakan fasilitas yang sangat penting bagi masyarakat, sehingga kami tentu menyambut baik adanya perbaikan ini," ujar salah seorang warga.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan merupakan sesuatu yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Terlebih, ruas jalan yang menjadi akses masyarakat memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga setiap hari. Karena itu, perbaikan jalan diharapkan mampu memberikan manfaat tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi juga untuk kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Warga Harapkan Kualitas Pekerjaan Terjaga
Masyarakat berharap pekerjaan yang dilaksanakan dapat mengutamakan kualitas konstruksi sesuai dengan perencanaan dan ketentuan pekerjaan yang telah ditetapkan.
Warga juga berharap setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pengguna jalan.
"Harapan kami pekerjaan ini benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat dan kualitasnya dapat bertahan lama. Kami juga berharap pembangunan maupun perbaikan infrastruktur seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat," tambah warga.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar.
Bagi masyarakat, pembangunan jalan bukan semata-mata mengenai perbaikan permukaan jalan, tetapi juga menyangkut peningkatan konektivitas antarwilayah serta kemudahan masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, masyarakat berharap mobilitas kendaraan dapat berlangsung lebih lancar dan aktivitas warga di sekitar kawasan turut terbantu.
Proyek Bernilai Rp13,7 Miliar
Sementara itu, papan informasi pekerjaan yang berada di lokasi mencantumkan pekerjaan tersebut sebagai Pembangunan Jalan Paket 17.
Proyek dengan nomor kontrak 015/Kont-PJ/APBD/DPU.../2026 tersebut dikerjakan oleh PT Tanjung Harapan dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender.
Nilai kontrak yang tercantum dalam papan proyek mencapai Rp13.700.623.006, sedangkan konsultan pengawas yang tercantum adalah PT Perencana Jaya Indonesia KSO PT Taru Nusantara.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan pembangunan jalan tersebut merupakan proyek pemerintah daerah yang menggunakan anggaran APBD Kota Padang.
Masyarakat pun berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai, sehingga hasil pembangunan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Yang terpenting bagi kami hasil pekerjaan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Kota Padang dan pihak pelaksana yang telah mengerjakan rehabilitasi Jalan Maransi. Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak jalan yang diperbaiki," ungkap warga.
Diharapkan Berkelanjutan
Masyarakat juga berharap perhatian terhadap infrastruktur jalan di Kota Padang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, kebutuhan terhadap jalan yang layak tidak hanya berada di satu kawasan, tetapi juga terdapat pada berbagai ruas jalan lainnya.
Warga menilai pemeliharaan dan peningkatan jalan perlu dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi serta tingkat kebutuhan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Penggunaan jalan secara tertib, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak badan jalan menjadi bagian dari upaya bersama mempertahankan kualitas infrastruktur.
"Semoga setelah selesai nanti jalan ini bisa benar-benar memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Kami berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan jalan terus berlanjut," harap warga.
Pekerjaan rehabilitasi maupun pembangunan jalan pada akhirnya diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat dan perkembangan kawasan.
Dengan adanya dukungan pemerintah, pelaksana pekerjaan, pengawas, serta masyarakat, pembangunan infrastruktur di Kota Padang diharapkan dapat berjalan secara transparan, tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. (**)









