SUMBARNET - Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menegaskan media dan jurnalis memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.


Hal tersebut disampaikan Ace saat menerima jajaran Pengurus PWI Pusat yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Munir Akmad di Jakarta, Senin (11/5/2026).


Menurut Ace, perkembangan informasi saat ini harus direspons secara adaptif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan agar tidak memicu disinformasi maupun konflik di tengah masyarakat.


“Media harus adaptif terhadap perkembangan, dan dalam konteks ketahanan nasional tentu harus disertai nilai-nilai kebangsaan,” ujar Ace.


Ia menjelaskan, di era digital saat ini masyarakat dapat dengan cepat menangkap berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan, terutama melalui media sosial. Karena itu, peran media dan jurnalis menjadi sangat penting dalam melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar sebelum menjadi konsumsi publik secara luas.


“Sekarang ini masyarakat bisa langsung catch terhadap kejadian di lapangan. Lalu fungsi media dan jurnalis adalah memverifikasi apakah informasi itu betul atau tidak. Kalau betul lalu ikut memviralkan, maka informasi itu bisa berkembang menjadi sebuah cerita besar di masyarakat,” katanya.


Ace menilai tantangan ketahanan nasional saat ini tidak lagi hanya berbentuk ancaman fisik atau militer, melainkan juga perang informasi yang dapat memengaruhi opini publik dan stabilitas nasional.


“Rivalitas antarnegara sekarang bukan hanya secara fisik. Saat ini perang informasi menjadi bagian penting yang harus kita waspadai bersama,” tegasnya.


Karena itu, ia menekankan pentingnya media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan dan stabilitas bangsa. (**)

 


Padang, 11 Mei 2026 — YBM PLN UPT Padang mendukung kegiatan Launching Digitalisasi Ekosistem Pesantren Harakatul Qur’an yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Harakatul Qur’an, Kamis (7/5). Pesantren tersebut berlokasi di tepi Sungai Batang Aie Dingin, tepatnya di Jalan Tarbiyah I, Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.




Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan PLN terhadap transformasi digital pendidikan pesantren sekaligus bentuk kepedulian sosial pasca banjir yang melanda Sumatera Barat. Pada kesempatan tersebut, YBM PLN UPT Padang menyalurkan bantuan berupa laptop untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan ekosistem digital di lingkungan pesantren.






Bantuan diserahkan secara langsung oleh Manager PLN UPT Padang, Teguh Dwi Rahmansyah bersama Ketua YBM PLN UPT Padang, Wesly Hamdani kepada Pimpinan Pesantren Harakatul Qur’an, Kiai Syukur Usman.




Kegiatan launching turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim. Kehadiran PLN UID Sumbar bersama PLN UPT Padang menjadi bentuk sinergi PLN Group dalam mendukung kemajuan pendidikan berbasis digital di Sumatera Barat.




Pimpinan Pesantren Harakatul Qur’an, Kiai Syukur Usman, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan PLN melalui YBM PLN UPT Padang. Menurutnya, bantuan perangkat digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat adaptasi teknologi di lingkungan pesantren.






Program digitalisasi ekosistem pesantren ini bertujuan mendorong pemanfaatan teknologi dalam berbagai aktivitas pendidikan, administrasi, hingga pengembangan literasi digital para santri. Transformasi digital di lingkungan pesantren diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih modern, adaptif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.




Selain mendukung pendidikan digital, program ini juga sejalan dengan semangat gaya hidup berbasis energi bersih dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Kehadiran perangkat digital yang didukung pasokan listrik andal menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran modern dan berkelanjutan.




Pada kesempatan berbeda, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyampaikan bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui dukungan terhadap pendidikan dan transformasi digital.




“PLN tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendukung terciptanya ekosistem digital yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui program seperti ini, PLN ingin mendorong masyarakat semakin dekat dengan pemanfaatan teknologi dan gaya hidup modern berbasis energi listrik yang berkelanjutan,” ujar Amiruddin.




Melalui Program Berbagi Pasca Banjir Sumatera Barat, YBM PLN UPT Padang tidak hanya hadir sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana, tetapi juga sebagai upaya mendukung keberlanjutan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di era digital.




Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kolaborasi antara PLN, pesantren, dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang lebih maju, adaptif, dan berdaya saing.




Narahubung:


Andi Pratama


Manager Komunikasi & TJSL PLN UIP3B Sumatera


Telp. (0761) 6700011

  


Pasaman Barat — Personel Polres Pasaman Barat melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di sejumlah titik wilayah hukum Polres Pasaman Barat pada Minggu (10/5/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.


Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto mengatakan bahwa patroli KRYD merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan keamanan.


“Polri hadir untuk masyarakat guna memberikan rasa aman dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” ujar AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.


Dalam pelaksanaan patroli, personel menyasar sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan Kamtibmas, seperti pusat keramaian, kawasan pemukiman, jalan lintas, serta titik-titik yang sering menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari.


Selain melakukan patroli dialogis, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan patroli KRYD ini bertujuan untuk mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan, seperti pencurian, balap liar, aksi premanisme, hingga gangguan Kamtibmas lainnya.


“Patroli ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan,” jelasnya.


Ia juga berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.


“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama,” harap AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.


Dengan dilaksanakannya patroli KRYD secara rutin, Polres Pasaman Barat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Pasaman Barat. (**)



SUMBARNET - Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menyelamatkan nyawa sesama.


Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan donor darah bertajuk “Donor Darah, Donor Kehidupan” yang digelar Bank Mestika bekerja sama dengan KSR PMI Unit Universitas Negeri Padang (UNP), di Auditorium UNP, Senin (11/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung pada 11-12 Mei 2026 itu menargetkan pengumpulan 2.000 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Padang.


“Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Donor darah adalah bentuk nyata kepedulian sosial dan bagian dari membangun masyarakat yang sehat,” ujar Fadly Amran.


Fadly Amran menyebutkan, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah mendorong terwujudnya visi Kota Sehat, yang salah satu indikator utamanya adalah kesehatan mandiri masyarakat melalui perilaku hidup sehat dan kepedulian sosial.


"Kami mengapresiasi inisiatif Bank Mestika yang konsisten menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan donor darah ini terus berlanjut, karena selain membantu sesama, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor,” tandas Wali Kota.


Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengungkapkan kebutuhan darah di Kota Padang mencapai sekitar 200 kantong per hari untuk melayani lebih dari 30 rumah sakit yang bekerja sama dengan UDD PMI Kota Padang. Karena itu, pihaknya terus menggencarkan kegiatan donor darah di berbagai instansi dan perguruan tinggi.


"Target 2.000 kantong darah dalam kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah selama beberapa hari ke depan. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang yang memberikan penghargaan bagi pendonor aktif, termasuk program umrah bagi pendonor yang telah mencapai 130 kali donor darah," imbuhnya.


Sementara itu, Pimpinan Bank Mestika Cabang Padang, Yenny Wiranata, menyebutkan kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan dan membantu memenuhi kebutuhan darah di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.


Ia mengungkapkan, kerja sama donor darah antara Bank Mestika dan UNP telah berlangsung konsisten selama 12 tahun. Dalam setiap pelaksanaannya, kegiatan tersebut mampu mengumpulkan sekitar 500 hingga 800 kantong darah per hari, atau rata-rata mencapai 1.600 hingga 1.800 kantong dalam dua hari pelaksanaan.


“Kami berharap kegiatan ini terus menjadi inspirasi untuk berbagi kebaikan dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam donor darah,” ujarnya.


Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, Rektor UNP, Krismadinata, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Sri Kurniayati, serta Kepala UDD PMI Kota Padang, dr. Widyarman, perwakilan PMI Sumbar, dan Komandan KSR PMI Unit UNP, Muhammad Zikri. (**)

 


SUMBARNET - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dalam sebuah wawancara khusus, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memaparkan capaian positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta target signifikan yang dipatok untuk tahun ini.


​Lonjakan PAD yang Signifikan

​Bupati mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, PAD Kabupaten Dharmasraya berhasil mencatatkan peningkatan sebesar Rp22 miliar. Tren positif ini menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah untuk terus memacu sumber-sumber pendapatan baru.


​"Tahun lalu kita meningkat sebanyak 22 miliar rupiah. Di tahun ini, targetnya kita tambah 70 miliar rupiah. Memang agak besar, tapi kita optimis," ujar Bupati dengan penuh keyakinan.

​Strategi Pantauan Real-Time


​Untuk memastikan target tersebut tidak meleset, Bupati menerapkan sistem monitoring yang ketat dan terukur. Salah satu strateginya adalah dengan membagi target tahunan ke dalam periode bulanan guna melihat progres secara detail.


​Hingga bulan April kemarin, realisasi pendapatan dilaporkan masih berada dalam jalur yang tepat (on track). Salah satu kontributor penting dalam pencapaian ini adalah sektor Pajak Alat Berat (PAP) yang memberikan dorongan signifikan terhadap angka pendapatan daerah.


​Transparansi Pengisian Jabatan

​Selain membahas fiskal, Bupati juga menjelaskan proses seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, termasuk penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda). Beliau menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai aturan melalui mekanisme Job Fit. (**)



SUMBARNET - Jaringan Pemred Sumbar (JPS) akan menggelar Turnamen Minisoccer Cup 2026 untuk menyambut Piala Dunia 2026. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi sehat bagi pecinta sepak bola di Sumatera Barat.


Ketua Umum JPS, Adrian Tuswandi, mengatakan turnamen tersebut merupakan bentuk partisipasi JPS dalam menyambut pesta sepak bola terbesar dunia. Ia menyebut sepak bola selalu mampu menyatukan masyarakat melalui semangat sportivitas dan kebersamaan.


“Piala Dunia selalu menjadi momentum besar yang mampu menyatukan masyarakat lewat olahraga sepak bola. Karena itu, JPS ingin menghadirkan kegiatan positif yang dapat meningkatkan semangat sportivitas dan kebersamaan,” ujar Adrian, Senin, (11/5/2026) kepada wartawan.


Menurut Adrian, minisoccer dipilih karena olahraga tersebut kini semakin diminati berbagai kalangan, terutama generasi muda.


“Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap minisoccer sangat tinggi. Ini menjadi momentum tepat untuk menghadirkan kompetisi yang sehat sekaligus mempererat silaturahmi,” katanya.


Digelar 6 Juni 2026


Ketua Pelaksana Turnamen JPS Cup 2026, Fardianto, menjelaskan turnamen akan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Lapangan Mini Soccer Dobi Sport Hub.


Pertandingan dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–10.00 WIB dan dilanjutkan pukul 15.00–17.00 WIB. Panitia menargetkan delapan tim ikut berpartisipasi dalam turnamen tersebut.


“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan mempererat kebersamaan antar peserta,” ujar Fardianto didampingi Sekretaris JPS Gilang Gardhiolla Gusvero.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyalurkan minat dan bakat masyarakat serta pecinta sepak bola di Sumatera Barat.


Bangkitkan Antusiasme Sepak Bola


Fardianto menilai momentum Piala Dunia 2026 dipilih karena mampu membangkitkan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.


“Piala Dunia adalah ajang sepak bola terbesar yang selalu dinantikan masyarakat. Kami ingin menghadirkan semangat itu melalui Turnamen Minisoccer Cup JPS 2026,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris JPS Gilang Gardhiolla Gusvero berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda positif yang meningkatkan gairah olahraga di Sumatera Barat.


“Kami berharap turnamen ini berjalan sukses dan menjadi kegiatan yang mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan gairah sepak bola masyarakat,” tutup Gilang. (***)

 


SUMBARNET - Ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Barat kembali digelar di Universitas Negeri Padang (UNP) pada 5–7 Mei 2026.


Kegiatan ini menjadi wadah unjuk kemampuan terbaik bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Dalam kompetisi tersebut, SMKN 1 Guguk kembali menorehkan prestasi membanggakan dan berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. Sekolah yang dikenal konsisten mencetak lulusan terampil dan siap kerja ini menunjukkan kualitas pendidikan vokasi yang semakin kompetitif.


SMKN 1 Guguk sukses meraih Juara 1 dan Juara 2 pada bidang Teknologi Kendaraan Berat (Heavy Vehicle Technology). Tidak hanya itu, peserta dari bidang Teknik Kendaraan Ringan (Automobile Technology) juga tampil maksimal dan mampu bersaing ketat dengan peserta dari berbagai sekolah unggulan di Sumatera Barat.


Prestasi ini menjadi kebanggaan besar, tidak hanya bagi keluarga besar SMKN 1 Guguk, tetapi juga bagi dunia pendidikan vokasi di Sumatera Barat secara keseluruhan.


Dalam ajang LKS tahun ini, SMKN 1 Guguk mengirimkan peserta terbaik pada tiga bidang lomba, yakni:

Teknik Kendaraan Ringan (Automobile Technology)

Teknologi Kendaraan Berat (Heavy Vehicle Technology)

Teknik Pengelasan (Welding)


Pada bidang Teknik Kendaraan Ringan (TKR), SMKN 1 Guguk diwakili oleh Derli Andika Pratama, siswa kelahiran Danguang Danguang, 11 Oktober 2008. Sementara pada bidang Teknologi Kendaraan Berat (TAB), sekolah mempercayakan Evan Faisa, siswa kelahiran Jakarta, 21 September 2007, untuk tampil membawa nama sekolah di ajang tersebut.


LKS merupakan salah satu kompetisi keterampilan paling bergengsi bagi siswa SMK di Indonesia. Tidak hanya menguji kemampuan teori, peserta juga dituntut menguasai keterampilan praktik sesuai standar industri, mulai dari analisis kerusakan, pemahaman sistem kendaraan modern, hingga pekerjaan teknis dengan tingkat ketelitian tinggi.


Selama perlombaan berlangsung di UNP, suasana kompetisi berjalan ketat dan penuh semangat. Para peserta harus bekerja cepat, tepat, dan teliti di bawah penilaian dewan juri yang berasal dari kalangan pendidikan dan industri.


Kepala SMKN 1 Guguk, Agus Syofyan, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, serta latihan intensif yang dilakukan siswa bersama guru pembimbing.


“Prestasi ini bukan hanya kemenangan sekolah, tetapi juga bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing dan memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia industri,” ujarnya.


Ia juga memberikan apresiasi kepada para pembimbing yang telah mendampingi siswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba, yakni Wakil Kesiswaan Miftahul Hafiz, serta guru pembimbing Puja Arianto, Sunarso, dan Ilfa Yuniza.


Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMKN 1 Guguk untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya di bidang teknologi dan keterampilan vokasi yang terus berkembang mengikuti kebutuhan industri modern.


Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, yang menilai bahwa SMK di daerah memiliki potensi besar dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, siap kerja, dan mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.


Di tengah perkembangan industri yang semakin pesat, pendidikan vokasi kini memegang peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja terampil. Hal ini kembali dibuktikan oleh SMKN 1 Guguk melalui capaian gemilang di ajang LKS tahun ini.


Ke depan, SMKN 1 Guguk berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelatihan agar mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menghadapi tantangan global.


Karena di era modern saat ini, keterampilan adalah kunci utama — dan SMKN 1 Guguk telah membuktikan bahwa siswa daerah pun mampu berdiri sejajar dan berprestasi di tingkat provinsi.


Pewarta: Mira.S

 


PADANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyatakan ketertarikannya terhadap Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), produk inovatif PT Semen Padang yang dinilai potensial mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.


Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, saat mengunjungi rumah contoh konstruksi Sepablock di lingkungan PT Semen Padang, Jumat (8/5/2026). Rombongan disambut Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, bersama staf unit tersebut, Zulfikar.


Nopelius mengaku terkesan setelah menyaksikan langsung sistem konstruksi berbasis bata interlock itu. Ia menilai Sepablock mampu menjawab kebutuhan hunian pascabencana yang membutuhkan pembangunan cepat, efisien, dan berkualitas.


"Kami sangat tertarik setelah melihat langsung rumah contoh ini. Produk ini sangat potensial untuk pembangunan rumah masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu," ujarnya.


Ketertarikan itu bukan tanpa alasan. Wilayah Sumatera Barat memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana, baik gempa bumi maupun hidrometeorologi, sehingga kebutuhan hunian tahan bencana dengan waktu pembangunan yang singkat terus meningkat.


Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menyebut Sepablock merupakan bagian dari diversifikasi bisnis perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada produk semen, tetapi juga menghadirkan solusi konstruksi modern, efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.


"Kehadiran BPBD Kabupaten Solok hari ini semakin menegaskan bahwa inovasi konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem perumahan nasional," ujarnya.


Idris menambahkan, pengembangan Sepablock selaras dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur perumahan dan penguatan kawasan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan.

"Sepablock menjadi bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat," tambahnya.


Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menjelaskan Sepablock telah digunakan secara luas untuk pembangunan huntap di berbagai daerah di Sumatera Barat. Di Kota Padang, produk ini dipakai pada pembangunan Hunian Tetap Buddha Tzu Chi di kawasan Balai Gadang. Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman, Sepablock dimanfaatkan untuk pembangunan Huntap Mandiri yang bersumber dari bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


"Penggunaan Sepablock terus berkembang karena masyarakat dan pemerintah daerah mulai melihat langsung efektivitas serta efisiensi konstruksinya," kata Yelmi.


Sebagai sarana edukasi, PT Semen Padang menghadirkan rumah contoh tipe 36 di kawasan perusahaan, dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, serta mock-up struktur seperti kolom, balok pinggang, dan sloof. Selain di Sumatera Barat, teknologi Sepablock juga mulai diperkenalkan pada sejumlah proyek di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).


"Kami ingin masyarakat memahami langsung kelebihan sistem konstruksi interlock ini, sehingga semakin yakin bahwa produk lokal pun mampu menghadirkan kualitas dan inovasi yang kompetitif," tutup Yelmi. (**)



SUMBARNET - Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (DPW REPRO) Sumatera Barat melontarkan ultimatum keras kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang terkait proses verifikasi angkutan umum menuju program Trans Padang yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.



Ketua DPW REPRO Sumbar, Roni, menegaskan bahwa pihaknya akan turun langsung mengawal seluruh tahapan verifikasi guna memastikan proses berjalan transparan, objektif, dan bebas dari dugaan permainan kepentingan.


“Kami mengingatkan Dishub Kota Padang agar jangan main-main dalam proses verifikasi angkutan ke Trans Padang. DPW REPRO Sumbar akan mengawal ketat seluruh proses ini demi menjaga keadilan bagi seluruh pelaku usaha angkutan dan kepentingan masyarakat,” tegas Roni.


Menurutnya, proses verifikasi sebelumnya telah memunculkan berbagai polemik dan keluhan dari pelaku transportasi, sehingga pemerintah daerah diminta tidak mengulangi persoalan yang sama.


“Verifikasi sebelumnya menuai banyak kritik dan menimbulkan ketidakpuasan. Dimana mobil angkutan kota yang di verifikasi tidak ada tapi administrasinya lengkap, Jangan sampai persoalan lama ini kembali terulang. Karena kami mencium aroma hal Ini akan terjadi kembali dan harus menjadi perhatian serius bagi Dishub,” ujarnya.


Roni juga menegaskan bahwa DPW REPRO Sumbar tidak akan tinggal diam apabila menemukan indikasi maladministrasi, penyimpangan prosedur, ataupun praktik yang dinilai merugikan pengusaha angkutan kota dan masyarakat.


“Jika ditemukan adanya maladministrasi atau dugaan pelanggaran dalam proses verifikasi, kami tidak akan ragu membawa persoalan ini ke ranah hukum dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum maupun lembaga terkait,” katanya.


DPW REPRO Sumbar menilai proses verifikasi angkutan menuju integrasi Trans Padang harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan akuntabel demi menciptakan sistem transportasi publik yang sehat dan berkeadilan.


Pihaknya berharap Pemerintah Kota Padang melalui Dishub mampu menjaga integritas proses verifikasi agar program Trans Padang benar-benar menjadi solusi transportasi publik yang berkualitas, bukan justru memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat dan pelaku usaha angkutan.


“Transportasi publik adalah kebutuhan masyarakat luas. Karena itu prosesnya harus bersih, transparan, dan tidak boleh ada pihak yang diperlakukan tidak adil,” tutup Roni. (Tim)



PADANG - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memonitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Ajaran 2025/2026 bagi murid Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kota Padang, Minggu (10/5/2026). 


Peninjauan dilakukan untuk memastikan ujian berlangsung lancar sekaligus mengevaluasi kualitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda di Kota Padang.


Monitoring pertama dilakukan di MDT Masjid Baiturrahman, Jalan Jati IV, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur. Di lokasi tersebut, UAM diikuti 79 murid MDT. Selanjutnya, rombongan meninjau pelaksanaan ujian di TPQ Masjid Baitul Mukminin Jati Kampung Baru, Kelurahan Jati, yang diikuti 97 peserta.


Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan ujian yang berjalan tertib dan kondusif. Ia menilai para peserta cukup menguasai materi yang diujikan.


“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan anak-anak mampu mengikuti ujian dengan baik. Kita berharap mereka tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga memahami isi kandungannya,” ujar Maigus.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus memperkuat pendidikan keagamaan melalui program 3T sebagai bagian dari Program Unggulan (Progul) Smart Surau untuk pengembangan lanjutan siswa MDT dan TPQ.


"Program tersebut meliputi Tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran, Tafsir guna memahami makna dan nilai Alquran, serta Tahfidz dalam rangka mencetak generasi penghafal Alquran," jelasnya.


Maigus menambahkan bahwa penguatan program tahfidz juga membuka peluang beasiswa pendidikan tinggi, termasuk melalui kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Salah satunya bersama Universiti Kuala Lumpur (UniKL) yang menyediakan beasiswa bagi penghafal Alquran di berbagai jurusan sains dan teknologi.


"UniKL membuka peluang beasiswa bagi penghafal Alquran minimal 10 juz yang didukung kemampuan bahasa Inggris untuk jurusan kedokteran, farmasi, teknik penerbangan, teknik perkapalan hingga perkeretaapian. Karena itu, kita mendorong anak-anak Kota Padang menghafal Alquran sejak dini,” tegas Ketua DMI Kota Padang itu. 


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, menyebutkan pelaksanaan UAM TPQ, TQA, dan MDTA tahun ini diikuti peserta dari 11 kecamatan di Kota Padang. Ia berharap seluruh peserta memperoleh hasil terbaik dan mampu mengamalkan ilmu yang didapat pada jenjang pendidikan berikutnya.


"Hasil ujian MDTA menjadi salah satu syarat pertimbangan masuk SMP sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 6 Tahun 2003. Tahun ini, jumlah peserta ujian TPQ, TQA, MDTA, dan MDTW di Kota Padang mencapai sekitar 7.000 orang," terangnya. (Dv/BT/Prokopim)