SUMBARNET - Personel Polres Pasaman Barat melaksanakan patroli Kamtibmas di sejumlah titik wilayah hukum Polres Pasaman Barat, Kamis (7/5/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


Patroli dilaksanakan oleh personel gabungan dengan menyasar kawasan pemukiman warga, pusat keramaian, objek vital, jalur lintas, hingga lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.


Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, patroli rutin tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga.


“Patroli Kamtibmas ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Ia menjelaskan, kegiatan patroli juga bertujuan mempererat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi secara cepat dan tepat.


“Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tambahnya.


Kapolres berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas. Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, situasi yang aman dan kondusif di Pasaman Barat dapat terus terjaga,” harap AKBP Agung Tribawanto.


Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif. (**)

 


SUMBARNET - Informasi mengenai pergantian Kapolda Sumatera Barat ramai beredar di tengah masyarakat pada Jumat malam (8/5). Dalam kabar tersebut, Kapolda Sumbar saat ini, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, disebut akan dimutasi dari jabatannya.


Berdasarkan informasi yang beredar, posisi Kapolda Sumbar nantinya akan ditempati oleh Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Kabar itu langsung menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan di berbagai kalangan.


Pergantian pejabat tersebut disebut tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/960/V/KEP/2026 yang diterbitkan pada 7 Mei 2026. Isi telegram itu menyebut adanya rotasi sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Polri.


Dalam mutasi tersebut salah satunya, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dikabarkan mendapat penugasan baru di Lemdiklat Polri. Sementara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy disebut akan mengisi jabatan Kapolda Sumbar.


Sebelumnya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy diketahui menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara. Mutasi pejabat di tubuh Polri sendiri merupakan hal yang rutin dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi.


Munculnya kabar pergantian Kapolda Sumbar itu juga ramai dibahas di media sosial. Sejumlah masyarakat menunggu kepastian resmi terkait informasi mutasi tersebut.


Meski demikian, hingga Jumat malam, Polda Sumbar belum memberikan kepastian terkait kabar pergantian pimpinan tersebut. Pihak kepolisian mengaku masih menelusuri informasi yang beredar.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi mengenai mutasi jabatan Kapolda Sumbar.


Saat dimintai keterangan, Susmelawati menyebut pihaknya masih melakukan pengecekan terkait kebenaran informasi tersebut dan menunggu konfirmasi dari Mabes Polri.


“Belum ada informasi resmi yang kami terima, saat ini masih kami cek terlebih dahulu,” kata Susmelawati saat dikonfirmasi, Jumat malam. (*)

 


SUMBARNET - Suasana penuh haru dan apresiasi mewarnai kegiatan pelepasan dan pengantar tugas personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, yakni Iptu Afrizal Sahar dan Iptu Dasril, yang digelar pada Jumat (8/5/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar, Reza Chairul Akbar Sidiq, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian personel selama menjalankan tugas di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar.


Dalam sambutannya, Dirlantas menyampaikan bahwa dedikasi dan pengabdian merupakan bagian penting dalam perjalanan tugas setiap insan Bhayangkara.


Menurutnya, setiap personel memiliki peran besar dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah masyarakat.


“Dedikasi dan pengabdian menjadi bagian dari perjalanan tugas setiap insan Bhayangkara. Momen ini merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas serta pengabdian personel dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.


Ia juga menegaskan bahwa mutasi dan perpindahan tugas di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari dinamika organisasi serta pengembangan karier personel.


Karena itu, dirinya berharap pengalaman dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Ditlantas Polda Sumbar dapat menjadi bekal berharga di tempat penugasan yang baru.


“Semoga amanah di tempat tugas yang baru dapat dijalankan dengan penuh semangat, tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi,” harapnya.


Lebih lanjut, Dirlantas mengatakan bahwa kegiatan pelepasan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah menunjukkan loyalitas dan kinerja terbaik selama bertugas.


Menurutnya, semangat kebersamaan dan soliditas di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar harus terus dijaga, sehingga mampu menciptakan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat.


Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut, kata Dirlantas, yakni untuk mempererat tali silaturahmi antarpersonel sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi, bangsa dan negara.


"Kami berharap seluruh personel tetap menjaga nama baik institusi, terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga semangat pengabdian di manapun bertugas,” tutupnya.


Kegiatan pelepasan berlangsung dengan penuh keakraban dan dihadiri jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar yang memberikan ucapan selamat serta doa kepada kedua personel yang akan melaksanakan tugas di tempat yang baru. (**)



SUMBARNET - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri peringatan Lustrum IX Universitas Bung Hatta (UBH) yang digelar di Convention Hall Kampus Proklamator I UBH, Jumat (8/5/2026). 


Kegiatan ini diisi dengan sidang senat terbuka, serta orasi ilmiah oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Setiawan, bertema Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Universitas Berdampak dan Berdaya Saing Global.


Turut hadir Rektor UBH, Diana Kartika, bersama para Wakil Rektor, jajaran Badan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, serta unsur senat, para dekan, ketua jurusan, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni UBH. Juga hadir Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Nizam Ul Muluk.


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan selamat atas usia ke-45 UBH yang dinilainya sebagai fase matang dan penuh pencapaian. Ia menyebut status akreditasi Unggul yang diraih UBH turut menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.


“Usia 45 tahun adalah usia yang penuh pengalaman dan masa kejayaan. Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami bangga terhadap Universitas Bung Hatta yang kini berada pada posisi luar biasa dengan akreditasi Unggul,” ujar Maigus.


Ia menegaskan, Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara”. Program ini menurutnya, tidak hanya berfokus pada pendidikan dasar, tetapi juga membuka akses pendidikan tinggi hingga luar negeri bagi generasi muda Kota Padang.


"Pemko Padang telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan internasional, termasuk Sampoerna Foundation yang memfasilitasi mahasiswa kuliah di Sampoerna University Jakarta hingga melanjutkan studi ke Arizona State University. Selain itu, juga menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Guangdong, China, dan langkah ini merupakan upaya untuk mencetak generasi muda berdaya saing global,” ujarnya.


Maigus Nasir menambahkan bahwa Pemko Padang juga mendorong penguatan karakter generasi muda melalui program Smart Surau. Program tersebut mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis masjid dan musala dengan pendekatan digitalisasi dan pengembangan potensi remaja.


"Kita berharap UBH dapat mendukung program Padang Juara dan Smart Surau, selaku mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sumber daya manusia, riset, inovasi, dan pendidikan karakter di Kota Padang," pungkasnya.


Sementara itu, Rektor UBH, Diana Kartika, menyebut UBH terus memperkuat kualitas akademik dan sumber daya manusia untuk mempertahankan posisi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di wilayah LLDIKTI X.


Menurutnya, lebih dari 52 persen dosen UBH telah bergelar doktor, dengan delapan program studi terakreditasi Unggul dan didukung 14 guru besar. Ia menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi UBH untuk terus berkembang sebagai kampus unggul dan berdampak.


“Universitas Bung Hatta akan terus bergerak menjadi kampus yang adaptif, berkarakter, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Diana. (Dv/BT/Prokopim)



SUMBARNET - Sebanyak 10 pelajar terbaik Kota Padang resmi dikirim untuk memperebutkan tempat sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat dan Nasional tahun 2026. Keberangkatan para utusan ini dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (8/5/2026).


Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Syahendri Barkah, menegaskan bahwa target utama pengiriman delegasi tahun ini adalah meloloskan perwakilan Padang hingga ke tingkat nasional. Sepuluh pelajar yang terdiri atas lima putra dan lima putri ini merupakan hasil penyaringan ketat yang dilakukan selama satu bulan terakhir.


"Kita berharap sepuluh calon kita ini, putra dan putri, maju ke tingkat provinsi semua. Dan kalau bisa berharap lebih lagi, ada yang mewakili Kota Padang untuk tingkat nasional," ujar Syahendri Barkah.


Untuk memastikan kualitas utusan yang mampu bersaing di level nasional, Pemko Padang telah menjalankan rangkaian seleksi komprehensif di Youth Center dan Balai Kota Padang. Tahapan seleksi mencakup tes ideologi Pancasila, potensi akademik, fisik, kepemimpinan, hingga kemampuan bahasa asing, talenta, dan wawancara.


Sepuluh pelajar utusan Kota Padang yang mengikuti seleksi tahun 2026 adalah Ahmad Zaki Amran, Andres Pratama, Fadil Muhammad Syukur, Ihsan Al Ghifari, dan Raffi Al Khair. Sementara itu, untuk kategori putri adalah Aisyah Fitriani, Amira Balqis, Kayla Syifa, Nabila Putri, dan Raisya Maharani.


Dengan persiapan matang yang telah dilakukan, Pemko Padang optimistis para delegasi ini dapat menunjukkan performa maksimal demi membawa nama baik kota di tingkat yang lebih tinggi. 


Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam arahannya meminta para anggota Paskibraka untuk benar-benar menunjukkan kemampuan terbaik.


"Ananda semua membawa harum nama pribadi, keluarga, dan Kota Padang. Mudah-mudahan bisa sampai ke tingkat nasional," kata Maigus. (Taufik)



SUMBARNET - Pemerintah Kota Padang bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang yang berlangsung di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (7/5/2026).


Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia (BI), Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pusat Statistik (BPS), Pertamina, pelaku usaha dan seluruh perangkat daerah terkait.


Menurutnya, stabilitas harga menjadi kunci menjaga ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Karena itu, Pemko Padang berkomitmen memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali menjelang Idul Adha.


“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, Pemko Padang berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, terutama mendekati Hari Raya Idul Adha,” ujar Maigus Nasir saat membuka kegiatan.


Ia menyebutkan, terdapat tiga faktor yang berpotensi memicu inflasi, yakni konflik global di Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dan tiket pesawat, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha, serta fluktuasi biaya distribusi akibat perubahan harga bahan bakar.


“Sebagai langkah antisipasi, Pemko Padang telah meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 104 kelurahan bekerja sama dengan Bulog dan BI. Selain itu, juga mendorong pemanfaatan pekarangan rumah melalui program urban farming untuk mendukung pengendalian inflasi dari tingkat rumah tangga,” tukas Wawako.


Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Iqbal Ramadi Payana mengungkapkan secara umum stok 12 komoditas pangan strategis di Sumbar masih surplus dan aman menjelang Idul Adha. Namun, sejumlah komoditas tetap perlu diwaspadai, terutama cabai merah, bawang merah, serta daging sapi dan kerbau.


"Saat ini untuk kersediaan beras di Kota Padang mencapai 33.506 ton dengan surplus sekitar 25 ribu ton dan ketahanan stok hingga 90 hari. Sementara stok cabai merah tercatat 1.313 ton dengan ketahanan enam hari, sedangkan bawang merah sebanyak 492 ton dengan ketahanan 12 hari," ungkapnya.


Senada, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar, Andy Setyo Biwado, menjelaskan inflasi Sumbar pada April 2026 masih terkendali dengan angka year-on-year sebesar 1,97 persen atau berada dalam target nasional.


"Komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Padang saat ini antara lain angkutan udara, bawang merah, jengkol, minyak goreng, dan laptop. Sementara komoditas yang mengalami deflasi yakni cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan emas perhiasan," ulasnya. (**)



SUMBARNET - Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kota Padang terus mengintensifkan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak yang akan disembelih pada momen Idul Adha 1447 H mendatang.


Hewan ternak yang dinyatakan sehat dan layak kurban diberi label khusus berupa penning (label telinga) berwarna putih sebagai tanda resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang.


Kepala UPT Puskeswan Kota Padang, drh. Yasir Irawan menegaskan bahwa pemberian label merupakan komitmen Pemko dalam melindungi konsumen atau shohibul kurban.


Pada Kamis (7/5/2026), Tim Keswan melakukan pemeriksaan di penampungan hewan kurban milik Pak Pen di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Lokasi tersebut menampung sebanyak 69 ekor sapi. Setiap hewan diperiksa secara fisik oleh petugas sebelum diberikan label tanda layak.


"Giat kita hari ini adalah pemeriksaan kesehatan hewan di penampungan hewan kurban yang ada di Kota Padang. Ini adalah penjaminan dari Pemko untuk shohibul kurban bahwasanya hewan tersebut sehat dan layak," ujar Yasir Irawan di sela-sela pemeriksaan.


Berdasarkan data pemeriksaan selama tiga hari terakhir di wilayah kerjanya, tercatat lebih dari 60 persen hewan yang diperiksa telah dinyatakan sehat dan diberi label. Sebaliknya, hewan yang tidak diberikan label biasanya terkendala faktor usia, seperti belum tanggal gigi (musinnah), atau ditemukan adanya cacat fisik yang membuatnya tidak memenuhi kriteria kurban.


"Pengecekan kesehatan telah kami mulai sejak 4 Mei 2026 dan akan terus berlangsung hingga H-2 Iduladha 1447 H," ujarnya. 


Dinas Pertanian Kota Padang telah mengerahkan tiga tim pemeriksa untuk menyisir seluruh titik penampungan hewan di wilayah Kota Padang secara bergantian.


Yasir juga mengimbau para pedagang dan peternak untuk proaktif melaporkan kondisi ternaknya agar dapat segera divalidasi oleh petugas medis dari Tim Keswan.


"Kami berkomitmen memastikan sapi yang ada di penampungan Kota Padang benar-benar sehat dan layak sebagai hewan kurban," tegasnya. (Taufik)

 


Padang - Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas kembali diwujudkan melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dijalankan atas kerja sama dengan BKKBN Perwakilan Sumatera Barat. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tahun 2025 tersebut, PT Semen Padang berhasil melakukan intervensi terhadap ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) di wilayah ring satu perusahaan.


Program ini menyasar tiga kecamatan utama, yakni Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung, dengan cakupan layanan kesehatan dan pendampingan yang terintegrasi. Hasilnya, sembilan ibu hamil penerima manfaat berhasil melahirkan bayi dalam kondisi sehat, dengan berat badan dan panjang badan yang normal.


Dari sembilan penerima manfaat tersebut, tiga ibu hamil berasal dari wilayah kerja UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, tiga dari wilayah kerja Puskesmas Pauh, dua dari Puskesmas Lubuk Begalung, dan satu penerima manfaat berada di bawah pembinaan Puskesmas Pegambiran. Keberhasilan ini menjadi salah satu indikator nyata efektivitas kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan fasilitas layanan kesehatan dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Sumatera Barat.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa Program GENTING merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting sejak dini.


“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen PT Semen Padang terhadap pembangunan masyarakat. Alhamdulillah, sembilan ibu hamil yang mendapatkan intervensi berhasil melahirkan dengan selamat, dan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan normal serta sehat,” katanya.


Keberhasilan program tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melanjutkan dan memperluas cakupan program pada tahun-tahun berikutnya. “Program ini akan terus kami lanjutkan. Kami berharap langkah ini dapat mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Win Bernadino.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa intervensi yang diberikan PT Semen Padang dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan nutrisi dan non-nutrisi. Pendekatan tersebut dirancang agar ibu hamil dengan kondisi KEK mendapatkan dukungan kesehatan yang optimal sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan.


“Intervensi yang dilakukan PT Semen Padang kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu nutrisi dan non-nutrisi. Untuk dukungan nutrisi, perusahaan memberikan bantuan susu selama masa kehamilan dan menyusui, serta vitamin penunjang kesehatan ibu,” ujarnya.


Sementara untuk intervensi non-nutrisi, PT Semen Padang turut membantu pembangunan jamban sehat bagi penerima manfaat serta memfasilitasi akses layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga Semen Padang Hospital.


Menurut Hernes, pendekatan yang komprehensif menjadi faktor penting dalam memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga selama proses kehamilan hingga persalinan.


“Program ini tidak hanya berbicara soal bantuan makanan tambahan, tetapi juga bagaimana memastikan ibu hamil memperoleh lingkungan yang sehat, sanitasi yang baik, dan akses pelayanan kesehatan yang memadai,” tambahnya.


Keberhasilan Program GENTING juga mendapatkan apresiasi dari sejumlah kepala UPTD puskesmas yang terlibat langsung dalam pendampingan penerima manfaat.


Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, Rani Intan Permata, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama PT Semen Padang memberikan dampak signifikan terhadap upaya penurunan angka stunting di wilayahnya.


“Berkat bantuan PT Semen Padang melalui Program GENTING, terjadi penurunan risiko stunting. Harapan kami, program ibu hamil sehat dan ibu menyusui sehat ini dapat terus berjalan setiap tahun dan cakupannya ditingkatkan lagi agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” katanya.


Apresiasi serupa disampaikan Plt. Kepala UPTD Puskesmas Pauh, Lola Rahma Desi. Ia mengungkapkan bahwa PT Semen Padang telah menjadi mitra strategis dalam program pencegahan stunting sejak 2018.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang konsisten membantu Puskesmas Pauh dalam program pencegahan stunting. Khusus tahun 2025, bantuan lebih difokuskan kepada ibu hamil dengan KEK agar tidak melahirkan anak stunting. Alhamdulillah, ketiga penerima manfaat melahirkan bayi yang normal dan sehat,” ujarnya.


Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Begalung, Sari Ramadhani, mengapresiasi kepedulian PT Semen Padang melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Menurutnya, bantuan nutrisi dan pendampingan kesehatan yang diberikan sangat membantu ibu hamil dengan risiko KEK di wilayah Lubuk Begalung sehingga dapat menjalani kehamilan dengan lebih sehat dan aman.


Ia menambahkan, keberhasilan dua penerima manfaat yang melahirkan bayi sehat dan normal menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dunia usaha dan layanan kesehatan dalam menekan angka stunting. Sari berharap program tersebut terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak ibu hamil yang membutuhkan pendampingan sejak dini.


Di balik capaian program tersebut, tersimpan kisah haru dari para penerima manfaat yang merasakan langsung dampak bantuan perusahaan. Rahma Zahra, salah seorang penerima manfaat yang diusulkan Puskesmas Pauh dari wilayah Lambung Bukit, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia sebelumnya dinyatakan mengalami KEK setelah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin oleh petugas puskesmas.


“Setelah diperiksa, saya masuk kategori KEK dan kemudian diusulkan mendapatkan bantuan dari PT Semen Padang. Alhamdulillah, selama kehamilan saya mendapatkan bantuan susu, vitamin, dan juga pembangunan jamban. Bayi saya lahir sehat dan normal,” ungkapnya penuh syukur.


Ucapan terima kasih juga disampaikan Cintia Yolanda, penerima manfaat dari wilayah Kelurahan Tarantang yang berada di bawah pembinaan Puskesmas Lubuk Kilangan. Menurutnya, perhatian dan pendampingan yang diberikan membuat dirinya merasa lebih tenang selama menjalani masa kehamilan.


Sementara itu, rasa haru juga datang dari keluarga Rika Guspeni, penerima manfaat dari usulan Puskesmas Pegambiran. Ucapan terima kasih disampaikan oleh orang tua Rika yang mewakili dirinya. Diketahui, Rika merupakan seorang ibu dengan kondisi tunarungu sejak kecil. Keluarga Rika menilai bantuan yang diberikan PT Semen Padang bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan perhatian dan kepedulian sosial yang sangat berarti bagi keluarga mereka.


Program GENTING yang dijalankan PT Semen Padang menunjukkan bahwa peran aktif dunia usaha memiliki kontribusi besar dalam mendukung agenda pembangunan kesehatan nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama demi melahirkan generasi masa depan yang sehat, unggul, dan berdaya saing. (*)

  


Padang - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memberikan arahan dan motivasi kepada para atlet Judo, Bela Diri Polri, dan Basket Polda Sumbar dalam rangka persiapan menghadapi ajang Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta dan Kalimantan Timur.


Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Badminton Polda Sumbar, Jumat (8/5/2026) pagi, dan turut dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Sumbar, serta para Pejabat Utama Polda Sumbar.


Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa seluruh atlet harus memiliki semangat juang, disiplin, dan mental juara dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci utama untuk meraih prestasi dan membawa nama baik Polda Sumbar di tingkat nasional.


“Latihan harus sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Kita datang ke Kapolri Cup bukan sekadar untuk ikut serta atau jalan-jalan, tetapi membawa target dan tekad untuk menjadi juara,” tegas Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta di hadapan para atlet.


Kapolda juga memberikan perhatian khusus kepada tim basket Polda Sumbar agar segera melaksanakan pertandingan uji coba maupun laga persahabatan dengan tim-tim kuat dari kampus atau sekolah berprestasi guna mengukur kemampuan dan meningkatkan mental bertanding para pemain.


“Tim basket harus segera melakukan pertandingan persahabatan dengan tim yang memiliki kualitas bagus. Dari situ kita bisa melihat kekurangan, memperbaiki strategi, dan membangun mental bertanding. Kalau bisa, secepatnya dilaksanakan, pagi atau sore besok sudah mulai uji coba,” ujarnya.


Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya fokus dan komitmen selama menjalani masa persiapan. Ia berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Polda Sumbar di ajang nasional tersebut.


“Kita harus menunjukkan bahwa Polda Sumbar mampu bersaing dan berprestasi. Latihan yang kuat harus dibarengi dengan tujuan yang jelas, mental yang kuat, dan fokus untuk meraih kemenangan,” tambah Kapolda.


Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin turut memberikan penekanan kepada seluruh atlet agar menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri secara maksimal menjelang pertandingan.


Khusus kepada tim basket, Wakapolda meminta agar pertandingan uji coba untuk meningkatkan kekompakan dan kemampuan tim. Sedangkan bagi atlet judo dan bela diri Polri, ia mengingatkan pentingnya menjaga stamina dan menghindari cedera selama masa latihan.


“Laksanakan latihan dengan serius, tetapi tetap memperhatikan kondisi fisik. Untuk tim judo dan bela diri, jangan sampai terjadi cedera yang dapat mengganggu persiapan menuju Kapolri Cup. Semua harus dipersiapkan secara matang,” pesan Brigjen Pol. Solihin.


Diketahui, tim basket Polda Sumbar dijadwalkan mengikuti pertandingan Kapolri Cup di Jakarta pada 15 Mei 2026. Sementara tim Judo dan Bela Diri Polri akan berlaga di Kalimantan Timur pada 17 Mei 2026.


Arahan dan motivasi yang diberikan pimpinan Polda Sumbar tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat para atlet untuk tampil maksimal serta membawa prestasi terbaik bagi Polda Sumbar pada ajang Kapolri Cup 2026 mendatang. (**)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID - Pemerintah Kota Bukittinggi lepas keberangkatan dua Calon Jamaah Haji Kota Bukittinggi yang masuk dalam kloter 14, menuju embarkasi Padang. Dua jamaah itu dilepas langsung Wakil Wali Kota bersama perwakilan Kemenhaj Bukittinggi, di Balaikota, Jumat, 8 Mei 2026.


Dua jamaah tersebut atas nama Afrizal dan Yusnimar. Keduanya, masuk dalam daftar CJH kloter 14 Padang, gelombang dua.


Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menjelaskan, CJH Bukittinggi tahun 2026 ini, berjumlah 255 orang. Dari jumlah tersebut, 253 jamaah masuk kloter 7 PDG, dan telah berangkat menuju Madinah 30 April lalu dan dua jamaah lainnya masuk kloter 14 PDG, untuk terbang menuju Jeddah, Sabtu 9 Mei 2026.


"Alhamdulillah hari ini kita lepas dua calon jamaah haji Bukittinggi yang masuk kloter 14 Padang. Hari ini mereka bertolak ke Embarkasi Padang dan besok terbang menuju Jeddah, karena masuk gelombang dua," jelasnya.


Wawako juga mendoakan para calon jamaah haji, dapat melaksanakan setiap rukun dan wajib haji dengan maksimal. Sehingga seluruh jamaah mendapatkan prediket haji mabrur.


"Semoga seluruh jamaah kita menjadi haji mabrur," tutupnya. (**)