Pekanbaru – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru melaksanakan kegiatan pengecekan dan perawatan tanaman jagung di lahan pertanian milik warga, pada hari ini.


Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tongkol jagung berkembang optimal sehingga dapat memberikan hasil panen yang maksimal bagi para petani. Personel tampak berinteraksi langsung dengan petani sambil melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung yang mulai berbuah.


Kapolsek Kawasan Pelabuhan Iptu Dr. Teddy Kusuma, S.H.,S.E.,M.H.,C.Med menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat sektor pertanian masyarakat.


“Kegiatan ini bertujuan memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik dan tetap produktif. Polri akan terus hadir mendukung masyarakat, khususnya para petani, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Pelabuhan berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.


Semangat Polri cinta petani terus diwujudkan melalui aksi nyata dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat tani demi terciptanya pertanian yang produktif dan berkelanjutan.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*





​PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berkomitmen untuk terus mendorong penguatan anggaran bagi lembaga adat di Sumbar, termasuk organisasi Bundo Kanduang, secara berkelanjutan setiap tahunnya.


​Langkah ini diambil karena tantangan dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan dinilai semakin berat, terutama di tengah maraknya peredaran narkotika dan berbagai perilaku menyimpang di tengah masyarakat.


​Penegasan tersebut disampaikan Muhidi saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bundo Kanduang Angkatan II yang diikuti oleh ratusan peserta di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu (17/5).


​"Ke depan, kita akan mengupayakan agar seluruh lembaga adat mendapatkan porsi anggaran setiap tahun. Hal ini tentunya bertujuan untuk peningkatan kualitas, baik secara keilmuan maupun keahlian (skill)," ujar Muhidi.


​Ia menambahkan bahwa seluruh masyarakat Sumatera Barat mendambakan lahirnya generasi masa depan yang berkualitas. Sebagai Ketua DPRD Sumbar, dirinya siap menggandeng Bundo Kanduang untuk mewujudkan target tersebut.


​"Sekarang musuh bersama kita adalah narkoba, LGBT, hingga tantangan negatif dari kemajuan teknologi. Bundo Kanduang harus mengambil andil dalam mewujudkan generasi yang berdaya saing," tegasnya.


​Di akhir penyampaiannya, Muhidi meminta para pengurus dan anggota Bundo Kanduang untuk tidak patah semangat menghadapi berbagai fenomena sosial yang terjadi saat ini. 


Ia mengajak semua pihak untuk tetap optimis dalam melahirkan SDM yang unggul di Sumatera Barat. Muhidi juga mengatakan DPRD Sumbar terbuka untuk membahas kebutuhan regulasi yang memperkuat posisi dan peran Bundo Kanduang di tengah masyarakat.


Sementara itu, perwakilan organisasi Bundo Kanduang menyampaikan aspirasi terkait perlunya payung hukum resmi dan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur peran mereka di tengah masyarakat.


Tanpa adanya legalitas yang kuat, peran Bundo Kanduang dinilai kurang optimal dan hanya sebatas bisa melakukan perubahan di tingkat keluarga masing-masing.


​Melalui perpanjangan tangan pihak pemerintah/legislatif, Bundo Kanduang berharap regulasi tersebut dapat segera dibahas


Kehadiran payung hukum ini nantinya diharapkan mampu membuka jalan bagi Bundo Kanduang untuk masuk ke instansi pendidikan (sekolah) serta memberikan program penyuluhan pranikah bagi calon pengantin.


​Langkah ini dirasa kian mendesak mengingat melonjaknya angka perceraian saat ini. Berdasarkan data dan penelitian lapangan, tren kasus perceraian tersebut kini justru didominasi oleh gugatan yang diajukan dari pihak perempuan. (**)



SOLSEL — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengalami kecelakaan saat melakukan perjalanan dinas dari Solok Selatan menuju Kota Padang, Minggu (17/5) sekitar pukul 01.30 WIB.


Meski sempat mengalami insiden di tengah perjalanan, Vasko memastikan dirinya bersama seluruh rombongan berada dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kejadian tersebut.


Dalam keterangannya, Vasko mengaku bersyukur atas perlindungan Allah SWT sehingga dirinya dan tim dapat selamat dari musibah itu. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan nikmat terbesar yang patut disyukuri.


“Musibah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah nikmat terbesar dari Allah SWT,” ujarnya.


Ia menuturkan, pada saat kejadian dirinya bersama rombongan hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada Allah SWT di tengah situasi yang menegangkan.


Kabar kecelakaan itu pun mendapat perhatian luas dari masyarakat. Unggahan resmi Vasko di media sosial dibanjiri doa dan dukungan dari warga yang berharap dirinya bersama tim senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pemerintahan.


Perjalanan dinas ke sejumlah daerah di Sumatera Barat, terutama kawasan pelosok, memang memiliki tantangan tersendiri. Selain medan yang berat, jarak tempuh yang panjang juga kerap menjadi hambatan. Namun demikian, agenda turun langsung ke daerah tetap dijalankan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat.


Di akhir keterangannya, Wakil Gubernur Sumbar itu meminta doa agar dirinya bersama seluruh tim terus diberikan kekuatan dan keselamatan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat Sumatera Barat. (Grp)

 


SUMBARNET - Seorang pria berinisial SY (33) diringkus tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), diduga melakukan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering.


Pelaku berhasil diringkus di Jorong Sidomulyo, Nagari Mudik Labuah, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.


"Benar, pelaku SY merupakan target operasi (TO) petugas," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Resnarkoba Iptu Andhika, Sabtu (16/5/2026).


Dikatakan Iptu Andhika, penangkapan pelaku seiring banyaknya laporan terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika yang sudah meresahkan masyarakat di daerah Sidomulyo Nagari Mudik Labuah.


"Berbekal informasi dari masyarakat, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap aktivitas pelaku yang dikenal cukup licin, dan sudah beberapa kali lolos dari kejaran petugas," katanya.


Melihat kedatangan tim Opsnal yang dipimpin langsung Kasatresnarkoba, pelaku melarikan diri kearah kebun kelapa sawit milik warga, sehingga petugas bertindak tegas dan berhasil meringkus pelaku.


"Pelaku sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan, serta membuang barang bukti di sekitar area kebun kelapa sawit," ucapnya.


Dijelaskan, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku yang disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, ditemukan 26 paket kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik klip warna pink yang disimpan di dalam dompet pelaku.


"Kami juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan dua paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan 10 paket kecil narkotika jenis ganja kering dibungkus dengan plastik klip warna bening," jelasnya.


Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa satu buah plastik klip warna pink, satu buah dompet warna coklat merek Levis, satu buah kaca pirek terangkai bong tutup warna putih. 


"Barang bukti lainnya berupa satu unit timbangan digital merk Pocket Scale, satu pack plastik klip warna bening, satu buah plastik warna abu-abu, satu buah tas warna hitam merk Rail Side, dan uang tunai senilai Rp 350 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika," terangnya.


Ditambahkan, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya, diperoleh dari dua orang temannya yang identitasnya sudah dikantongi petugas dan telah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).


"Rencananya narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering tersebut akan diedarkan di Jorong Sidomulyo hingga seputaran Kecamatan Kinali," pungkasnya.


Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah berada di Mako Polres Pasaman Barat, untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.


“Kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis sebagaiamana yang tertuang dalam rumusan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Jo Undang-Undang Nomor (1) Tahun 2025 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp. 10 milyar,” tutup Kasat. (HumasResPasbar)

 


PEKANBARU — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Satgas Darurat Pembangunan/Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II Polda Riau. Hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 42 jembatan di berbagai wilayah Riau berhasil diselesaikan dan kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat.


Pembangunan dan renovasi jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan Satbrimob Polda Riau, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau dengan total kekuatan 120 personel. Program ini menjadi bagian dari implementasi Commander Wish Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait peningkatan akses masyarakat pedesaan, keselamatan warga, hingga mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terpencil.


Jembatan-jembatan yang selesai dibangun tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Siak, Dumai, Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Inhil, Inhu, Pelalawan, Kuansing hingga Kepulauan Meranti. Sebagian besar jembatan menjadi akses vital masyarakat menuju sekolah, kebun, tempat ibadah hingga pusat aktivitas ekonomi warga.


Di sejumlah lokasi, kehadiran jembatan baru bahkan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelajar. Anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi jembatan rusak dan membahayakan, kini dapat berangkat belajar dengan aman dan nyaman.


Selain itu, akses petani dan nelayan menuju lokasi usaha juga semakin lancar sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa.


Meski demikian, Satgas masih terus melanjutkan pengerjaan 35 jembatan lainnya yang saat ini berada dalam tahap pembangunan. Beberapa proyek telah menunjukkan progres signifikan, bahkan mendekati tahap penyelesaian.


Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, dan roda perekonomian desa tetap berjalan,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.


Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat bekerja maksimal di lapangan meski menghadapi berbagai tantangan geografis dan kondisi cuaca.


“Kami akan terus bekerja sampai seluruh target pembangunan tahap kedua ini selesai. Semangat personel di lapangan sangat luar biasa karena mereka tahu jembatan yang dibangun akan menjadi harapan baru bagi masyarakat,” tambahnya.


Dari total pengerjaan yang berlangsung saat ini, terdapat pula 6 jembatan lain yang telah memasuki tahap persiapan pembangunan.


Program pembangunan jembatan merah putih presisi ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses transportasi.


Dengan selesainya puluhan jembatan tersebut, Polda Riau tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun konektivitas, keselamatan, dan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Bumi Lancang Kuning.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*




SUMBARNET - Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day Jalan Sudirman dan Lapangan Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (17/5/2026) pagi, dalam kegiatan Jalan Santai dan Senam Massal Gebyar Gebu Minang Kota Padang.


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan dan olahraga bersama, tetapi juga mendorong penguatan sektor UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Padang Fadly Amran yang juga menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gebu Minang Sumbar, Ketua Harian DPP Gebu Minang Marwan Paris, Sekretaris Jenderal DPP Gebu Minang Yuliandre Darwis, unsur Forkopimda Kota Padang, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang, ribuan peserta, serta pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kota Padang.


Kegiatan diawali dengan jalan santai di sepanjang kawasan Car Free Day Jalan Sudirman sebelum dilanjutkan dengan senam massal di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar.


Antusiasme masyarakat semakin tinggi dengan pembagian berbagai doorprize menarik seperti sepeda motor listrik, sepeda sport, mesin cuci, kompor gas, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya.


Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pembiayaan UMKM.


Pada kesempatan itu juga diluncurkan sistem pembayaran retribusi berbasis QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan GOR H. Agus Salim.


DPP Gebu Minang turut menyerahkan bantuan sebanyak 20 gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat.


Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi DPC Gebu Minang Kota Padang yang dinilai sukses menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.


“Terima kasih kepada DPC Gebu Minang Kota Padang yang telah menghadirkan berbagai kegiatan bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, hiburan, dan kegiatan positif lainnya. Termasuk penguatan UMKM yang sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang ‘UMKM Naik Kelas’ yang terus kami dorong di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPP Gebu Minang atas bantuan program peternakan ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.


“Semoga bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November 2025 lalu. Pada kesempatan ini kami juga berterima kasih atas adanya penyerahan bantuan 20 gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang, disertai sosialisasi HKI dan pembiayaan UMKM, serta peluncuran pembayaran retribusi berbasis QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan GOR H. Agus Salim,” tukasnya.


Sementara itu, Ketua Harian DPP Gebu Minang, Marwan Paris, menegaskan komitmen organisasi perantau Minang tersebut dalam membantu masyarakat Sumatera Barat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan pemulihan pascabencana.


“Kami para perantau melalui wadah DPP Gebu Minang akan terus kompak dan berpartisipasi dalam pembangunan Sumatera Barat. Semoga melalui program pemberdayaan ekonomi ini, masyarakat Minangkabau bisa bangkit, semakin maju dan berjaya,” harap Marwan.


Ketua DPC Gebu Minang Kota Padang, Endrizal, menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat Gebu Minang yang sempat redup dalam beberapa tahun terakhir.


Menurutnya, mayoritas peserta kegiatan berasal dari komunitas pelaku UMKM di 11 kecamatan se-Kota Padang.


“Kita berterima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi mendukung kesuksesan acara tersebut,” ujarnya.


Melalui kegiatan Gebyar Gebu Minang ini, semangat hidup sehat, kebersamaan, dan penguatan ekonomi kerakyatan diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Padang. (**)



Solok, 16 Mei 2026 – PLN terus memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan di Sumatera melalui kegiatan pemeliharaan preventif skala besar di Gardu Induk (GI) Solok. Kegiatan ini difokuskan pada penggantian sejumlah peralatan vital di Bay PHT Salak guna menjaga stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat.


Pekerjaan yang dilakukan meliputi penggantian Disconnecting Switch (DS) Bus, Capacitive Voltage Transformer (CVT), serta pemeliharaan hardware (HAR) dua tahunan. Langkah tersebut merupakan bagian dari manajemen aset PLN untuk memastikan seluruh perangkat pendukung penyaluran tenaga listrik tetap dalam kondisi optimal, aman, dan andal.



Kegiatan pemeliharaan ini melibatkan 30 personel gabungan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan mengedepankan standar Health, Safety, and Environment (HSE) agar proses berjalan aman, presisi, dan efisien.


Melalui penggantian Material Transmisi Utama (MTU) tersebut, PLN berupaya meminimalkan potensi gangguan pada sistem transmisi yang dapat menyebabkan terhentinya pasokan listrik kepada pelanggan. Selain itu, pembaruan peralatan ini diharapkan mampu meningkatkan durabilitas infrastruktur kelistrikan dalam menghadapi beban sistem yang terus berkembang.



General Manager PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan preventif merupakan langkah strategis PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi listrik di Sumatera.


“Keandalan sistem ketenagalistrikan menjadi prioritas utama PLN dalam memastikan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri tetap terpenuhi dengan baik. Melalui pemeliharaan preventif dan penggantian peralatan vital secara berkala, PLN terus berupaya menjaga sistem transmisi tetap andal, aman, dan siap menghadapi pertumbuhan beban listrik di masa mendatang,” ujar Amiruddin.


Langkah proaktif ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang stabil dan andal guna mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Sumatera.


Narahubung:


Andi Pratama


Manager Komunikasi & TJSL PLN UIP3B Sumatera


Telp. (0761) 6700011

 


SUMBARNET - Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengikuti secara daring peluncuran operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, dari KDKMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).


Di Kota Padang, kegiatan tersebut diikuti dari KDKMP Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Turut hadir Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, pimpinan OPD terkait, camat, lurah, serta sejumlah pengurus koperasi di Kota Padang.


Peluncuran KDKMP ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi desa dan kelurahan sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat. Sebanyak 1.061 koperasi yang diresmikan kali ini tersebar di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.


Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas hadirnya KDKMP sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan kebersamaan, khususnya bagi pelaku UMKM.


“Koperasi merupakan kekuatan ekonomi kerakyatan yang harus terus diperkuat. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM di setiap kelurahan di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang mendukung penuh pengembangan KDKMP sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.


Menurutnya, dari delapan titik pembangunan KDKMP yang sedang berjalan di Kota Padang, tiga di antaranya telah rampung 100 persen, sementara sisanya terus dikebut melalui koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk TNI.


Fadly Amran juga menyebutkan bahwa KDKMP akan disinergikan dengan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang “UMKM Naik Kelas” guna memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.


“KDKMP akan kita sinergikan dengan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang ‘UMKM Naik Kelas’ melalui dukungan perizinan, sertifikasi halal, rumah kemasan, akses permodalan, hingga distribusi produk agar UMKM semakin berkembang. Kini, solusi permodalan, gerai pemasaran, dan sarana distribusi telah tersedia, tinggal bagaimana semua pihak bersama-sama memastikan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.


Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi dan UMKM merupakan fondasi utama ekonomi nasional yang harus terus diperkuat.


“Ekonomi kita dibangun atas asas kekeluargaan, di mana yang kuat membantu yang lemah dan yang kaya membantu yang miskin. Karena itu, koperasi dan UMKM harus diperkuat, salah satunya melalui keberadaan KDKMP,” ujar Presiden Prabowo.


Ia juga menekankan bahwa program KDKMP yang terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di daerah.


“Program KDKMP yang terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memperkuat perputaran ekonomi desa dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kita semua harus menyukseskannya,” tegas Presiden.


Presiden Prabowo turut menyebut operasionalisasi 1.061 KDKMP sebagai prestasi besar bangsa Indonesia karena mampu diwujudkan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak konsep hingga pembangunan fisik dimulai pada November 2025.


Di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus 2026.


“Setiap gerai KDKMP dilengkapi fasilitas pendukung aktivitas ekonomi masyarakat, seperti gerai sembako, layanan simpan pinjam, dan sarana logistik. Untuk mendukung operasionalnya, pemerintah juga merekrut puluhan ribu manajer koperasi, serta menyiapkan sistem distribusi pangan dan penguatan usaha masyarakat berbasis desa dan kelurahan,” ungkapnya. (**)

 


SUMBARNET - Maigus Nasir membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), yang digelar di samping Kantor Lurah Pampangan Nan XX, Sabtu (16/5/2026).


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam syiar Islam dan pembangunan karakter generasi muda.


“MTQ hari ini tidak sekadar lomba membaca Al-Qur'an, tetapi bagaimana menghadirkan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama terlibat. Inilah yang akan menjadi kekuatan untuk mewujudkan visi, misi, dan program unggulan Wali Kota Padang,” ujarnya.


Menurutnya, MTQ kali ini juga menjadi bagian dari penguatan Program Smart Surau yang tengah digagas Pemerintah Kota Padang melalui revisi kurikulum MTDA/TQA. Program tersebut bertujuan mengaktifkan kembali pembelajaran pendidikan agama Islam bagi siswa SMP di masjid dan musala.


Maigus Nasir menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Padang sedang melaksanakan seleksi guru-guru pengajar untuk mendukung program tersebut.


“Sekarang kita sedang melaksanakan seleksi guru-guru pengajar. Kegiatannya akan dimulai dari salat Magrib sampai Isya, yang mencakup 3T ; Tahsinul Qur’an, Tafsirul Qur’an, dan Tahfidzul Qur’an,” jelasnya.


Ia berharap melalui kegiatan MTQ dapat tercipta generasi muda Kota Padang yang Qur’ani, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman.


“Kita berharap kegiatan musabaqah ini setidak-tidaknya menimbulkan rasa malu, rasa segan, dan rasa simpatik untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik. Karena nilai-nilai Al-Qur’an terus kita gelorakan di tengah masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yusril mengatakan, tema yang diangkat pada MTQ ke-42 kali ini adalah “Membumikan Al-Qur’an Bersinergi dengan Masyarakat Kecamatan Lubuk Begalung.”


Menurutnya, tema tersebut mengandung makna penting agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dilombakan, tetapi juga dijadikan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.


“Tema ini mengingatkan kita pada pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus energi positif dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.


Pelaksanaan MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kecamatan Lubuk Begalung ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berdaya saing. (**)

 


SUMBARNET - Arman Kampai terpilih menjadi Ketua Umum IKWAL BANDUNG Jawa Barat Periode 2026 2031 berdasarkan musyawarah pemilihan Ketua Umum di RM.Nur Azmi Tegallega Kota Bandung,Sabtu 16 Mei 2026


Pemilihan  yang berlangsung dengan suasana penuh hikmat kekeluargaan nan hangat penuh kebahagiaan khas masyarakat minang dari IKWAL Lengayang , Kambang,Lengayang Kab Pesisir Selatan Sumatera Barat, 


Hadir Pada Musyawarah pemilihan ketua, Ir. Mulya Dt.Rajo Intan Ketua DPD GEBU MINANG Jawa Barat, Erwan Chaniago, Ketua PKPS Jawa Barat, Mahendri Koto Penasehat IKWAL Bandung Jawa Barat, Dr.Rudi  Novrianto, SH, MH, Kardinal, Wakil Ketua IKWAL BANDUNG Jabar,, Halmidi Penasehat Ikwal Bandung Jawa Barat, Safrul Effendi,sekjen IKWAL BANDUNG JAWA BARAT, beserta Bundo Kanduang IKWAL Bandung Jawa Barat,


Arman Kampai sebagai Ketua Umum IKWAL BANDUNG Jawa Barat, menyampaikan," Semoga IKWAL Bandung Jawa Barat semakin solid dan maju dalam suasana penuh kekeluargaan serta saling tolong menolong untuk kemajuan anggota keluarga IKWAL BANDUNG JAWA BARAT dan juga bisa mendukung kemajuan masyarakat Warga Minang  di Lengayang, Kambang dan Pesisir Selatan serta Sumatera Barat".


" Kito badunsanak ka sadonyo, kalau ado permasalahan kito akan saling tolong menolong", Harap Arman Kampai dengan penuh semangat. (Martika.E)