SUMBARNET - Tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasaman Barat meringkus seorang lelaki berinisial AR (31), yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam. 


Petugas meringkus pelaku di ‎Jorong Sungai Magelang, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan terhadap pelaku AR, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/83/VII/2026/SPKT/Polsek Lembah Melintang/Res Pasbar/Sumbar, tanggal 3 Juli 2026.


"Pelaku AR diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap korban bernama Samsul," katanya.


Diterangkan, kronologis peristiwa penganiayaan tersebut terjadi bermula saat pelaku bersama korban dan seorang rekannya pergi menuju SPBU Ujung Gading untuk mencari BBM mengunakan sebuah mobil merk Daihatsu Sigra Nomor Polisi BK 1339 ABZ.


Namun, sesampai di SPBU Ujung Gading, pelaku tidak mendapatkan BBM, kemudian mereka membeli minuman tradisional jenis tuak, selanjutnya pergi ke tempat hiburan malam yang berada di daerah Simpang Tiga Alin Kecamatan Gunung Tuleh.


"Ketika sedang karaoke, terjadilah perselisihan antara pelaku dengan korban karena sudah dalam keadaan mabuk akibat pengaruh minuman keras," terangnya.


Pelaku dan korban kembali terlibat pertengkaran, saat sedang berada di dalam mobil menuju pulang ke rumah. Pelaku mengentikan kendaraan yang dikendarainya, dan berjalan ke arah pintu mobil dekat korban duduk.


"Pelaku kemudian mengambil senjata tajam jenis samurai dan mengancam korban, namun aksi tersebut dilerai oleh temannya sehinga terjadilah tarik menarik antara pelaku dengan saksi dan merebut senjata tajam dari tangan pelaku," tuturnya.


Pelaku dan saksi melanjutkan perjalanan, sedangkan korban ditinggal dan berjalan kaki seorang diri untuk pulang ke rumah. Sesampai di depan Puskesmas Sungai Aur, rekan korban memutar kendaraan dengan tujuan untuk menjemput korban.


Korban kembali dijemput oleh pelaku, namun setelah berada di dalam mobil korban masih membahas persamalahan yang terjadi, sehingga pelaku langsung memiting leher korban hingga memukul bagian wajah serta kepala korban.


"Belum merasa puas, pelaku keluar dari kendaraan tersebut dan mengambil senjata tajam jenis samurai dari bagasi mobil, kemudian menusukkan ke arah mulut korban, sehingga korban mengalami luka serius pada bagian bibir dan lidah," ungkapnya.


Pihak keluarga korban tidak terima atas perbuatan pelaku, sehingga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Lembah Melintang, dan petugas langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.


"Setelah melalui rangkaian proses penyelidikan serta mengumpulkan keterangan para saksi, dan berdasarkan bukti permulaan yang cukup, petugas langsung melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku," ujarnya.


Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Lembah Melintang di bawah pimpinan Ipda Febgaseandi, dibackup oleh tim Unit II URC Satreskrim Polres Pasaman Barat yang dipimpin Ipda Algino Ganaro memperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah keluarganya.


"Pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan, saat sedang berada di rumah keluarganya yang berada di Jorong Sungai Magelang, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh," ungkapnya.


Lebih lanjut dijelaskan, petugas menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa satu buah senjata tajam jenis samurai dan satu unit kendaraan bermotor roda empat merk Daihatsu Sigra Nomor Polisi BK 1339 ABZ.


"Pelaku dan barang bukti telah berada di Mapolsek Lembah Melintang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (HumasResPasbar)

 


Bukittinggi,SUMBAR NET.ID– Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menghadiri pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi periode 2026–2031 yang digelar di Aula Balai Kota Bukittinggi, Sabtu (4/7/2026). Momen ini menjadi tonggak penting karena menandai pelantikan perdana kepengurusan SMSI Kota Bukittinggi sejak organisasi tersebut resmi terbentuk.


Pelantikan dilakukan oleh Ketua SMSI Provinsi Sumatera Barat, Zulnadi, yang secara resmi melantik Roni Novendra sebagai Ketua SMSI Kota Bukittinggi periode 2026–2031 bersama jajaran pengurus lainnya.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan visi, misi, dan program organisasi secara solid dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan profesionalisme.


Menurutnya, kehadiran SMSI Kota Bukittinggi diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Bukittinggi dengan insan pers dalam menghadirkan informasi yang akurat, mencerahkan, dan mencerdaskan masyarakat.


"Sinergi antara pemerintah dan media merupakan salah satu kunci dalam mendukung pembangunan daerah. Pers memiliki peran strategis sebagai mitra yang menyampaikan informasi secara objektif sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat," ujar Ibnu Asis.


Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Sumatera Barat, Zulnadi, menyebut pelantikan ini sebagai momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya SMSI Kota Bukittinggi memiliki kepengurusan yang resmi.


Ia berharap SMSI Kota Bukittinggi dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, memberikan masukan yang konstruktif, serta terus menjaga profesionalisme, independensi, dan kredibilitas media siber.


Zulnadi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap proses pembentukan SMSI Kota Bukittinggi. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin menjadi modal penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas.


Di sisi lain, Ketua SMSI Kota Bukittinggi, Roni Novendra, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi awal perjalanan SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang resmi hadir di Kota Bukittinggi.


Ia menjelaskan, proses pembentukan SMSI Kota Bukittinggi dimulai sejak Agustus 2025 dan telah melalui seluruh tahapan administrasi hingga memperoleh legalitas di bawah naungan Dewan Pers serta terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bukittinggi.


Dengan terbentuknya kepengurusan baru, SMSI Kota Bukittinggi berkomitmen menjadi organisasi yang mampu memperkuat profesionalisme perusahaan media siber, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Bukittinggi melalui penyebaran informasi yang berkualitas.(**)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID - Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, membuka secara resmi Forum Komunikasi Publik (FKP) Keterbukaan Informasi yang diselenggarakan oleh Pengadilan Agama Bukittinggi dengan Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung di Media Center Lantai 3 Pengadilan Agama Bukittinggi, Jumat, 3 Juli 2026


Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi, Salman, menjelaskan, Forum Komunikasi Publik ini mengangkat tema "Penguatan Peran PPID sebagai Garda Depan Pengadilan Agama Bukittinggi yang Informatif, Transparan dan Akuntabel". Keterbukaan informasi merupakan amanat Pasal 28F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi.


"Informasi merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, lahirnya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, pembentukan Komisi Informasi, hingga keberadaan PPID di setiap badan publik menjadi bagian dari upaya negara untuk memastikan hak masyarakat terhadap informasi dapat terpenuhi secara maksimal," ujarnya


Salman berharap melalui Forum Komunikasi Publik ini, kapasitas PPID di berbagai instansi dapat terus diperkuat sehingga pelayanan informasi kepada masyarakat semakin optimal, transparan dan akuntabel.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengapresiasi inisiatif Pengadilan Agama Bukittinggi bersama Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat yang telah menyelenggarakan Forum Komunikasi Publik tersebut. Kegiatan ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman seluruh badan publik mengenai pentingnya keterbukaan informasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan melayani masyarakat.


"Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan keberkahan bagi kita semua, sehingga dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan di tempat kerja masing-masing," ujarnya.(**)

 


Padang, – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Sumatera Barat guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah adanya dinamika pada jalur distribusi dari Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung.


Saat ini, terdapat beberapa kondisi yang memengaruhi waktu tempuh distribusi BBM, di antaranya pekerjaan rehabilitasi Jembatan Bukit Putus pada ruas jalan menuju IT Teluk Kabung yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, pekerjaan pengaspalan di kawasan Lembah Anai yang menerapkan sistem buka tutup jalur, serta kondisi lalu lintas pada ruas Sitinjau Lauik yang kerap mengalami kepadatan akibat insiden kendaraan. Berbagai kondisi tersebut menyebabkan waktu tempuh armada mobil tangki menuju SPBU menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.


Meski demikian, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan upaya percepatan penyaluran guna menjaga pelayanan kepada masyarakat di SPBU tetap optimal.


Sebagai bentuk antisipasi, sejak 3 Juli 2026, IT Teluk Kabung telah mengoperasikan layanan penyaluran selama 24 jam penuh guna mengoptimalkan proses distribusi BBM ke seluruh wilayah layanan. Selain itu, Pertamina juga menambah armada mobil tangki untuk memperkuat kapasitas distribusi sehingga proses penyaluran kepada SPBU dapat berlangsung lebih optimal di tengah meningkatnya waktu tempuh perjalanan.


Selain itu, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kepolisian Daerah setempat, dan instansi terkait guna mendukung pengaturan prioritas perjalanan armada mobil tangki BBM dan kendaraan pengangkut LPG, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas pada jalur-jalur strategis distribusi. Dukungan pengawalan dari Kepolisian bagi armada mobil tangki yang melintasi kawasan rehabilitasi jembatan di Kecamatan Bungus juga dilakukan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga keandalan penyaluran energi di wilayah Sumatera Barat.


Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa Pertamina terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun terdapat dinamika pada akses distribusi.

"Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengoptimalkan operasional distribusi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Berbagai penyesuaian operasional kami lakukan, mulai dari pengoperasian terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, hingga pengaturan prioritas pengiriman ke SPBU sesuai kondisi di lapangan," ujar Fahrougi.


Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi distribusi di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjaga kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan karena pasokan energi di wilayah Sumatera Barat tetap tersedia dan terus disalurkan.


Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135. (ist)



SUMBARNET - Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil mengamankan dua orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). Kedua pelaku berinisial RJ (24) dan AG (18), yang diketahui merupakan pasangan suami istri, ditangkap pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan setelah adanya laporan polisi Nomor: LP/B/144/VII/2026/SPKT/POLRES PASBAR tanggal 2 Juli 2026 terkait aksi pencurian yang terjadi di rumah milik Abdi Kuriawan di Jorong Simpang Tiga Bedeng, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.


"Kedua pelaku yang berhasil diamankan merupakan pasangan suami istri. Mereka nekat melakukan pencurian di rumah kosong milik korban dengan cara mengambil sejumlah perabot rumah tangga yang berada di dalam rumah tersebut," ungkap Kasat Reskrim di ruang kerjanya, Sabtu (4/7/2026).


Kasat Reskrim menjelaskan, aksi pencurian pertama dilakukan pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, kedua pelaku berhasil membawa kabur satu unit mesin cuci merek Panasonic berwarna putih kombinasi merah dari rumah korban.


Tidak berhenti sampai di situ, pada aksi kedua yang terjadi Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, kedua pelaku kembali mendatangi rumah korban. Mereka masuk melalui pintu belakang dan mengambil satu unit kulkas merek LG berwarna silver.


"Pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang sedang kosong. Setelah berhasil masuk melalui pintu belakang, mereka membawa kabur kulkas milik korban," jelas Iptu A. Agung.


Peristiwa tersebut akhirnya diketahui setelah adik kandung korban, Dila, menghubungi korban dan memberitahukan bahwa sejumlah perabot rumah tangga di dalam rumah sudah tidak berada di tempatnya.


Selain itu, sejumlah saksi juga mengaku sempat melihat kedua pelaku mengangkut satu unit mesin cuci dan satu unit kulkas menggunakan kendaraan becak sepeda motor.


Berbekal informasi tersebut, Kasat Reskrim langsung memerintahkan Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Ipda Algino Ganaro untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian mengumpulkan keterangan para saksi serta berbagai alat bukti guna mengungkap identitas pelaku.


Hasil penyelidikan membuahkan hasil. Tidak membutuhkan waktu lama, Tim Opsnal berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan di kediamannya yang berada di Jorong Ampek Koto Barat, Kecamatan Kinali.


Saat menjalani pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui seluruh perbuatannya di hadapan penyidik Unit I Satreskrim Polres Pasaman Barat.


"Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah menjual mesin cuci hasil curian kepada seseorang di Jorong Padang Gantiang, Nagari VI Koto Selatan, Kecamatan Kinali seharga Rp950 ribu. Sementara kulkas dijual kepada tetangganya sendiri dengan harga Rp1 juta," terang Kasat Reskrim.


Menurut pengakuan kedua pelaku, aksi pencurian tersebut dilakukan karena mereka membutuhkan uang untuk membayar sejumlah utang.


Saat ini penyidik telah mengamankan barang bukti berupa satu unit kulkas, sedangkan mesin cuci masih dalam proses pencarian.


Atas perbuatannya, RJ dan AG dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.


Kasat Reskrim menegaskan, Polres Pasaman Barat akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat serta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui ataupun menjadi korban tindak kejahatan agar dapat segera ditindaklanjuti. (HumasResPasbar)

 


SUMBARNET - Polda Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas proses rekrutmen anggota Polri. Bersamaan dengan agenda Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, Polda Sumbar memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak eksternal yang telah berperan aktif mengawal transparansi proses seleksi tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026).


Pemberian penghargaan kepada pihak eksternal ini merupakan wujud apresiasi Polri atas dedikasi mereka dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). 


Adapun instansi dan lembaga yang berperan sebagai pengawas eksternal meliputi KAN Nan Salapan Suku Nagari Padang, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, serta perwakilan dari civitas akademika seperti UNP dan UPI YPTK Padang. 


Selain itu, Himpunan Psikologi Wilayah Sumbar dan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDII) Wilayah Sumbar juga turut andil dalam mengawal aspek penilaian profesional.


Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyatakan bahwa keterlibatan pihak eksternal sangat krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesuksesan proses rekrutmen yang menghasilkan 212 calon siswa (Bintara dan Tamtama) tahun ini tidak lepas dari kerja sama kolaboratif dengan berbagai elemen tersebut.


"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi pihak eksternal yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengawal setiap tahapan seleksi agar objektif. Kami terus mendorong budaya kerja yang transparan, dan keterlibatan mitra eksternal adalah kunci utama dalam mengawal proses rekrutmen yang jujur bagi masyarakat," ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan pengawas eksternal merupakan bukti konkret bahwa Polda Sumbar tidak bekerja sendiri dalam menjaring putra-putri daerah terbaik.


"Publikasi penghargaan ini serta hasil kelulusan yang transparan adalah bukti nyata komitmen Polda Sumbar. Kami ingin masyarakat melihat bahwa kami memberikan reward kepada mereka yang berprestasi, sekaligus memberikan ruang bagi mitra eksternal untuk memastikan proses seleksi calon anggota Polri benar-benar bersih dan akuntabel," ungkap Kombes Pol Susmelawati.


Rangkaian kegiatan ini menegaskan keseriusan institusi dalam membina profesionalisme, baik secara internal maupun dalam interaksinya dengan publik demi meningkatkan kualitas pelayanan Polri di masa depan. (**)

 


SUMBARNET - Polda Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi mengumumkan hasil akhir Sidang Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sidang penetapan yang digelar di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026) ini menandai babak akhir seleksi bagi putra-putri terbaik daerah.


Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia Seleksi, untuk kategori Bintara Polri, terdapat 203 orang peserta yang terdiri dari 176 pria dan 27 wanita. Hasil akhir menetapkan 176 peserta (149 pria dan 27 wanita) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 27 peserta pria lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sementara itu, untuk kategori Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria (31 Brimob dan 6 Polair), sebanyak 36 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (30 Brimob dan 6 Polair), dan 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.


Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui secara transparan. Ia memastikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melewati proses penilaian yang objektif tanpa adanya intervensi.


“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak ada titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, pihak Polda Sumbar tetap memberikan ruang untuk evaluasi diri. Kombes Pol Anissullah berpesan agar kegagalan ini tidak menyurutkan semangat peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan di masa depan.


Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penerimaan anggota Polri ini. Menurutnya, publikasi hasil seleksi secara terbuka merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat.


“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Sidang kelulusan ini menjadi gerbang bagi 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat untuk segera dipersiapkan menjalani pendidikan kepolisian. Seluruh tahapan rekrutmen ini, senantiasa ditekankan untuk berjalan dengan prinsip keterbukaan demi mewujudkan institusi Polri yang lebih baik. (**)

 


Padang - PT Semen Padang menerima sekitar 450 mahasiswa dan pelajar dari berbagai perguruan tinggi serta sekolah di Sumatera Barat maupun luar provinsi untuk mengikuti program magang periode Juli 2026. Sebagai tahap awal, perusahaan memberikan pembekalan guna memperkuat kompetensi peserta sekaligus menanamkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebelum mereka menjalani magang di berbagai unit kerja.


Kegiatan pembekalan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Semen Padang, Rabu (1/7/2026), juga memperkenalkan budaya kerja perusahaan, aturan perusahaan, proses bisnis, serta ragam produk PT Semen Padang agar peserta memiliki pemahaman menyeluruh sebelum memasuki lingkungan kerja.


Kepala Unit Learning & People Development PT Semen Padang, Siska Ayu Soraya, yang membuka kegiatan mewakili manajemen perusahaan, menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta magang. Ia mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan pelajar yang memilih PT Semen Padang sebagai tempat mengembangkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman di dunia industri.


Menurut Siska, program magang menjadi wadah bagi peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan sekaligus memperkaya wawasan melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional.


“Selamat datang di PT Semen Padang. Kami sangat senang dapat menerima peserta magang dari berbagai universitas dan sekolah, tidak hanya dari Sumatera Barat tetapi juga dari luar daerah. Hal ini menunjukkan PT Semen Padang menjadi salah satu tempat belajar yang dipercaya oleh dunia pendidikan,” ujarnya.


Ia berharap peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah maupun sekolah dalam praktik kerja sehari-hari.


Siska juga mengingatkan peserta agar aktif berdiskusi dan tidak ragu bertanya kepada pembimbing selama menjalani magang.


“Jangan segan untuk bertanya kepada pembimbing apabila menemukan hal-hal yang belum dipahami. Jadikan masa magang ini sebagai kesempatan untuk belajar sebanyak mungkin, karena pengalaman di dunia kerja akan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia profesional,” katanya.


Selain pengembangan kompetensi, Siska menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja menjadi perhatian utama perusahaan. Mengingat PT Semen Padang merupakan industri manufaktur semen dengan karakteristik pekerjaan yang memiliki risiko tertentu, seluruh peserta diwajibkan memahami dan mematuhi setiap ketentuan keselamatan yang berlaku.


“Kami meminta seluruh peserta benar-benar memperhatikan aspek keselamatan kerja selama berada di area perusahaan. Kepatuhan terhadap prosedur K3 merupakan bagian dari budaya kerja PT Semen Padang yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh insan perusahaan, termasuk peserta magang,” tegasnya.


Ia juga berharap kehadiran peserta magang tidak hanya bermanfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi unit kerja tempat mereka ditempatkan.


“Kami berharap para peserta dapat berkolaborasi dengan baik bersama pembimbing dan tim di unit kerja masing-masing sehingga dapat mendukung tercapainya kinerja yang optimal,” tambahnya.


Dalam sesi keselamatan kerja, Staf Safety, Health and Environment (SHE) PT Semen Padang, Jefri Antoni, memberikan pembekalan mengenai berbagai ketentuan keselamatan yang harus dipatuhi selama berada di kawasan perusahaan. 


Ia menjelaskan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), kepatuhan terhadap rambu-rambu keselamatan, serta prosedur yang harus dijalankan saat beraktivitas di area operasional.


Sementara itu, Staf Komunikasi PT Semen Padang, Mikel Muhammad, menyampaikan materi mengenai profil perusahaan, ragam produk, serta proses produksi semen mulai dari pengolahan bahan baku hingga menjadi produk berkualitas yang dipasarkan kepada konsumen.


Melalui materi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan kerja tempat mereka menjalani magang, tetapi juga memahami proses bisnis perusahaan secara menyeluruh sehingga mampu menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di dunia industri.


Salah seorang peserta magang, Fransiska, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas yang ditempatkan di Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, mengaku bersyukur memperoleh kesempatan belajar di perusahaan semen pertama di Indonesia tersebut.


Ia berharap program magang menjadi sarana untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperkaya pengalaman melalui pembelajaran langsung dari para profesional di PT Semen Padang.


“Saya berharap dapat mengaplikasikan ilmu komunikasi yang telah dipelajari selama kuliah sekaligus memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru dari para pembimbing di PT Semen Padang. Mudah-mudahan kesempatan ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk dunia kerja ke depan,” ujarnya.


Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan program magang merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri.


Menurutnya, PT Semen Padang secara konsisten membuka kesempatan bagi mahasiswa dan pelajar untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik menghadapi tantangan dunia profesional.


“Program magang bukan sekadar memenuhi kebutuhan akademik peserta, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal budaya kerja di industri, memahami proses bisnis perusahaan, serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujar Win.


Ia menambahkan, kehadiran peserta magang juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui pertukaran gagasan, semangat baru, dan perspektif yang dibawa generasi muda dari berbagai latar belakang pendidikan.


“Melalui program ini, kami berharap tercipta proses pembelajaran yang saling memberikan manfaat. Peserta memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang aplikatif, sementara perusahaan mendapatkan energi, ide, dan sudut pandang baru yang dapat mendukung peningkatan kinerja serta inovasi di berbagai unit kerja,” katanya.


Win menegaskan PT Semen Padang akan terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dan sekolah sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyiapkan talenta unggul yang mampu bersaing di era industri yang semakin dinamis, dengan tetap mengedepankan budaya keselamatan dan profesionalisme di lingkungan kerja. (**)

 


Padang - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Taman Lalu Lintas TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Kamis (2/7/2026).


Kegiatan berlangsung di lingkungan TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang dan dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Barat beserta jajaran pengurus, para Pejabat Utama Polda Sumbar, unsur Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa pendidikan mengenai keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi bagian dari karakter anak ketika tumbuh dewasa.


“Budaya tertib berlalu lintas tidak bisa dibentuk secara instan. Edukasi harus dimulai sejak anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, sadar hukum, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di jalan raya,” ujar Kapolda.


Menurutnya, pembangunan Taman Lalu Lintas bukan sekadar menghadirkan fasilitas bermain, melainkan menjadi media pembelajaran interaktif yang mampu mengenalkan berbagai aturan dan rambu-rambu lalu lintas dengan cara yang menyenangkan.


Melalui konsep pembelajaran yang edukatif, anak-anak diharapkan mampu memahami pentingnya disiplin, keselamatan, serta menghormati pengguna jalan lainnya sejak dini. Kebiasaan positif tersebut diyakini akan menjadi bekal dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik di masa mendatang.


Kapolda juga mengapresiasi peran Bhayangkari yang terus mendukung program-program pendidikan karakter bagi anak usia dini. Sinergi antara Polri dan Bhayangkari dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, pembangunan Taman Lalu Lintas merupakan bentuk nyata komitmen Polda Sumbar bersama Bhayangkari dalam mendukung pendidikan karakter melalui edukasi keselamatan berlalu lintas.


“Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana belajar yang efektif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal tata tertib berlalu lintas sejak usia dini,” jelasnya.


Keberadaan taman tersebut nantinya akan dilengkapi dengan miniatur jalan raya, rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, serta berbagai fasilitas edukatif lainnya yang memungkinkan anak-anak belajar melalui praktik secara langsung.


Dengan dimulainya pembangunan Taman Lalu Lintas TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, disiplin, dan budaya keselamatan yang tinggi sebagai bekal menuju Indonesia yang semakin tertib dan beradab. (**)

 


Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi melepas keberangkatan atlet Kreasi Inline Skate (KIIS) Kota Padang yang akan mengikuti Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Pariaman Open 2026 Piala Wali Kota Pariaman. Pelepasan berlangsung di Lobi Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (2/7/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Junie Nursyamza, Ketua Klub KIIS Kota Padang Yodie Steviano, para pelatih, atlet, serta orang tua atlet.


Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Pariaman Open 2026 akan berlangsung di Arena Sepatu Roda Pantai Cermin, Kota Pariaman, pada 2 hingga 5 Juli 2026.


Ajang ini diikuti atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu kompetisi bergengsi bagi para pegiat olahraga sepatu roda.


Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan pelatih yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi melalui olahraga.


Menurutnya, olahraga bukan hanya menjadi wadah untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta mental juang generasi muda.


"Saya sangat senang melihat Bapak dan Ibu mengarahkan anak-anak pada kegiatan-kegiatan yang positif. Kita meyakini bahwa keberhasilan anak bukan hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga kemampuan non-akademik," ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan bahwa pengalaman mengikuti sebuah kejuaraan akan menjadi bekal berharga bagi para atlet dalam perjalanan hidup mereka.


Selain mengasah kemampuan dan daya saing, proses latihan serta pengalaman bertanding akan meninggalkan kesan mendalam yang membentuk karakter anak-anak di masa depan.


"Saya yakin pengalaman mengikuti kejuaraan ini akan menjadi core memori atau kenangan penting bagi anak-anak kita. Mereka akan ingat event ini bukan hanya pertandingan, tetapi juga proses latihan untuk membentuk kebiasaan hidup yang disiplin," katanya.


Fadly Amran juga menilai kejuaraan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik antara komunitas olahraga, orang tua, dan Pemerintah Kota Padang dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta berprestasi.


"Event ini merupakan wujud kolaborasi yang baik antara komunitas, orang tua, dan Pemerintah Kota Padang dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berprestasi. Kami mendoakan seluruh atlet dapat meraih prestasi terbaik, sehingga mengharumkan nama Kota Padang di tingkat nasional," ucapnya.


Lebih lanjut, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui berbagai program unggulan, di antaranya Smart Surau dan Padang Juara.


Kedua program tersebut dirancang untuk mendorong tumbuhnya generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan non-akademik, karakter yang kuat, serta daya saing tinggi.


Sementara itu, Ketua Klub KIIS Kota Padang, Yodie Steviano, menyampaikan bahwa pihaknya mengirimkan sebanyak 14 atlet untuk berlaga pada Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Pariaman Open 2026.


Para atlet tersebut merupakan hasil pembinaan yang selama ini telah aktif mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat regional maupun nasional.


Yodie mengungkapkan bahwa seluruh atlet telah menjalani program latihan dan persiapan secara maksimal sehingga optimistis mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Padang.


"Target kami pada kejuaraan ini adalah meraih medali emas. Anak-anak telah menjalani persiapan dengan baik dan kami optimistis dapat memberikan hasil terbaik. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang telah melepas keberangkatan kami sore ini," ujar Yodie.


Melalui dukungan pemerintah, pelatih, serta orang tua, diharapkan para atlet KIIS Kota Padang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kejuaraan berlangsung.


Selain mengincar prestasi, keikutsertaan mereka juga diharapkan menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk semangat sportivitas, disiplin, dan kepercayaan diri sebagai generasi penerus yang mampu mengharumkan nama Kota Padang di tingkat nasional. (**)