PADANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat bersama tim gabungan TNI/Polri dan instansi terkait menggelar razia serta penggeledahan di sejumlah penginapan, hotel, dan rumah kos yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di wilayah Kota Padang, Jumat (16/10/2026).

Dalam operasi yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut, sebanyak 55 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, 34 orang dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Barat guna menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Quick Wins 100 Hari Program Kapolri, khususnya dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah hukum Kota Padang, Sumatera Barat.

Operasi terpadu tersebut melibatkan sebanyak 57 personel gabungan dari BNNP Sumatera Barat, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, Detasemen Polisi Militer Angkatan Darat (Denpom AD) 1/4 Padang, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumbar, Polresta Padang, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran razia meliputi kawasan Jalan Nipah, Muaro Padang, Jalan Kampung Nias II, Kelurahan Belakang Pondok, serta Jalan Kampung Nias V, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Hasil Pemeriksaan di Penginapan Jalan Nipah

Dalam pelaksanaan operasi di salah satu penginapan di kawasan Jalan Nipah, Muaro Padang, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang berada di lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, sebanyak 29 orang dinyatakan positif mengandung zat metamfetamina (methamphetamine/met) dan amfetamina (AMP). Hasil tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan dalam rangka penanganan dugaan penyalahgunaan narkotika.

Selain pemeriksaan urine, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Pada salah satu kamar, petugas menemukan barang bukti berupa seperempat butir yang diduga narkotika jenis ekstasi berwarna hijau. Barang tersebut diamankan dari dua orang laki-laki berinisial BN, berusia 43 tahun, dan DEP, berusia 40 tahun.

Keduanya diketahui berasal dari Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Sementara itu, dari kamar lainnya, petugas menemukan satu buah cartridge pod yang masih berisi sisa cairan yang disebut mengandung etomidate, bermerek Ninja, lengkap dengan perangkat atau device.

Barang tersebut ditemukan pada seorang laki-laki berinisial FW, berusia 45 tahun, yang beralamat di kawasan Pulomas Residence, Jakarta Timur.

Temuan-temuan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas berwenang untuk memastikan jenis zat, kandungan, serta keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang ditangani.

Temuan Ekstasi dan Alat Hisap di Hotel Kampung Nias II

Razia kemudian menyasar sebuah hotel di kawasan Jalan Kampung Nias II, Kota Padang. Di lokasi ini, petugas menemukan barang bukti berupa satu butir yang diduga narkotika jenis ekstasi berwarna hijau dengan gambar kerang.

Selain itu, petugas juga menemukan satu alat hisap sabu atau bong yang dibuat dari botol minuman plastik. Alat tersebut dilengkapi kaca pirek yang masih berisi sisa zat yang diduga narkotika jenis sabu.

Barang bukti tersebut ditemukan dari dua orang laki-laki berinisial DC, berusia 47 tahun, yang beralamat di Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, serta AD, berusia 40 tahun, yang beralamat di Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Seluruh temuan tersebut diamankan petugas untuk kepentingan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Petugas Temukan Alat Hisap Sabu di Rumah Kos Kampung Nias V

Selain penginapan dan hotel, tim gabungan juga melakukan pemeriksaan di kawasan rumah kos di Jalan Kampung Nias V, Kota Padang.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan satu buah alat hisap sabu atau bong yang terbuat dari botol minuman plastik.

Temuan ini turut menjadi bagian dari hasil operasi terpadu yang dilakukan untuk mengawasi sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Sebanyak 34 Orang Dibawa ke Kantor BNNP Sumbar

Dari total 55 orang yang diamankan selama pelaksanaan razia di sejumlah lokasi, sebanyak 34 orang dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan tersebut diperlukan guna mendalami hasil pemeriksaan urine, mengklarifikasi temuan di lapangan, serta menentukan langkah penanganan sesuai dengan hasil pendalaman dan ketentuan hukum yang berlaku.

Adapun 21 orang lainnya tidak termasuk dalam kelompok yang dibawa ke kantor BNNP Sumbar berdasarkan keterangan hasil kegiatan yang disampaikan. Rincian lebih lanjut mengenai status dan penanganan masing-masing orang tidak dijelaskan dalam keterangan tersebut.

Temuan barang bukti di beberapa lokasi juga menjadi perhatian petugas untuk memastikan jenis dan kandungan zat yang ditemukan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan urine yang menunjukkan adanya zat tertentu maupun keberadaan barang yang diduga narkotika akan menjadi bahan pendalaman sesuai prosedur. Penetapan status hukum setiap orang tetap harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan proses hukum yang berlaku.

Bagian dari Upaya Menekan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika

BNNP Sumatera Barat menegaskan bahwa kegiatan razia dan penggeledahan gabungan tersebut merupakan bagian dari langkah konkret dalam mendukung pelaksanaan Quick Wins 100 Hari Program Kapolri.

Melalui operasi terpadu yang melibatkan unsur BNN, TNI/Polri, serta instansi terkait, pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkotika diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

Sinergi lintas instansi juga menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pencegahan, mendeteksi potensi penyalahgunaan narkotika, serta menindaklanjuti temuan di lapangan sesuai dengan kewenangan masing-masing institusi.

Pengawasan terhadap penginapan, hotel, dan rumah kos dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap harus mengedepankan prosedur hukum, penghormatan terhadap hak masyarakat, serta penanganan yang proporsional berdasarkan temuan dan bukti yang tersedia.

Upaya pemberantasan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat, edukasi, pencegahan, dan penanganan yang tepat bagi mereka yang membutuhkan layanan rehabilitasi sesuai hasil asesmen.

BNNP Sumbar Ajak Masyarakat Aktif Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan Narkotika

BNNP Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi yang relevan mengenai dugaan aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika kepada aparat berwenang melalui saluran pengaduan resmi yang tersedia.

Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat melakukan deteksi dini, memperluas jangkauan pengawasan, serta mencegah dampak buruk narkotika terhadap individu, keluarga, dan lingkungan sosial.

BNNP Sumatera Barat juga mengharapkan adanya kerja sama berkelanjutan antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pengelola penginapan, pemilik rumah kos, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Melalui kegiatan operasi gabungan tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kota Padang dapat semakin optimal, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Keterangan kegiatan ini disampaikan di Padang pada Jumat, 16 Oktober 2026, atas nama Kepala BNNP Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H.

Sumber: BNNP Sumatera Barat

 


PASAMAN - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 12 Tahun 2017 tentang Kepemudaan di Kogusda Unit 1 Rao, Nagari Taruang-Taruang, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sabtu (17/10/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah sekaligus mendorong mereka agar terhindar dari berbagai perilaku negatif, seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.


Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Ilmi, ST, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Harisudin, serta Sekretaris Nagari Taruang-Taruang, Rajab.


Dalam kegiatan itu, Ali Muda menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam mempersiapkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, generasi muda perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, karakter yang kuat, serta semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat.


Menurut Ali Muda, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak ringan. Kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian bersama, baik dari keluarga, lingkungan masyarakat, maupun pemerintah.


Ia mengajak para pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif dan produktif yang dapat mengembangkan potensi diri.


"Pemuda merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Untuk menuju Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan pemuda yang berkualitas, memiliki semangat, kreativitas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan," ujar Ali Muda.


Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kesadaran di kalangan pemuda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang merugikan masa depan. Sebaliknya, pemuda harus mampu memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan serta mengembangkan bakat yang dimiliki.


Menurutnya, berbagai kegiatan positif, seperti olahraga, kegiatan sosial kemasyarakatan, kewirausahaan, dan pengembangan keterampilan, dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas.


Ali Muda berharap sosialisasi Perda Kepemudaan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran pemuda mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab mereka dalam kehidupan bermasyarakat.


Ia menekankan bahwa pembangunan kepemudaan membutuhkan dukungan semua pihak agar generasi muda di Kabupaten Pasaman dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan zaman.


Melalui sosialisasi ini, Ali Muda berharap para pemuda di Nagari Taruang-Taruang, Kecamatan Rao, dapat mengambil peran lebih besar dalam kegiatan pembangunan dan menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif bagi daerah maupun bangsa. (**)

 


MENTAWAI — Polres Kepulauan Mentawai melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Siberut, dan pelantikan Kapolsek Sipora di Lapangan Mapolres Kepulauan Mentawai, Sabtu, 17 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian. Sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/752/IX/KEP./2026 tanggal 28 September 2026.


Dalam amanatnya, Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K., menyampaikan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri untuk memperluas pengalaman, wawasan, dan kemampuan personel.


“Jabatan yang kita sandang merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, setiap personel harus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta menjunjung tinggi kode etik profesi dan moralitas,” tegasnya.


Pejabat yang melaksanakan sertijab dan pelantikan yaitu:


1. IPTU Darmadi Prapto Pamungkas, S.H., M.H., sebelumnya PS Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai, selanjutnya menjabat PS Panit 1 Unit 3 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat.

2. IPTU Joni Harman, S.H., M.M., menjabat PS Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai.

3. AKP Yahya Novi Sutriana, S.H., sebelumnya menjabat Kapolsek Siberut, selanjutnya menjabat PS Kanit 1 Subditwisata Ditpamobvit Polda Sumatera Barat.

4. AKP Yulianus Iwan Purwanto, S.H., menjabat Kapolsek Siberut Polres Kepulauan Mentawai.

5. IPTU Musa menjabat Kapolsek Sipora Polres Kepulauan Mentawai.


Plt. Kapolres meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah, dan menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. Seluruh personel juga diminta mendukung pejabat baru, menjaga kerja sama, meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan kamtibmas, serta bijak dalam menggunakan media sosial.


Ia menegaskan agar tugas dan wewenang Polri dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan objektif sesuai dengan ketentuan, kode etik, dan nilai moralitas. Melalui sertijab ini, Polres Kepulauan Mentawai berkomitmen memperkuat soliditas organisasi dan memberikan pelayanan yang profesional, humanis, serta bertanggung jawab demi terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif. (Robi)



MENTAWAI, — Dalam rangka mendukung program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kepulauan Mentawai melaksanakan kegiatan SUBLING (Subuh Keliling) di Masjid Cahaya, Km 2, Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (17/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP NENDRA MADYA TIAS, S.I.K., bersama Kabag SDM AKP DONNY PUTRA, S.H., M.H., Kabag Log AKP DEVIX WILSON, S.S., Kasat IK IPTU DEFIT IRAWAN, S.H., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Kepulauan Mentawai lainnya.


Kegiatan SUBLING merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus wujud dukungan terhadap program Polisi Bersama Masyarakat, yang mengedepankan pendekatan humanis, mempererat silaturahmi, serta membangun komunikasi dan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat.


Melalui kegiatan Subuh Keliling, jajaran Polres Kepulauan Mentawai melaksanakan ibadah berjamaah sekaligus menjalin kedekatan dengan masyarakat, tokoh agama, dan para jamaah masjid. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian serta memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Polres Kepulauan Mentawai berkomitmen untuk terus mendukung program Polisi Bersama Masyarakat melalui kegiatan yang mengedepankan pelayanan, kepedulian, dan pendekatan humanis, sehingga Polri semakin dekat dengan masyarakat. (Robi)

 


SUMBARNET - Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kondusivitas wilayah, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menggelar kegiatan Subuh Keliling di Masjid Raya Ampang, Kota Padang, Sabtu (17/10/2026).


Kegiatan ibadah sekaligus dialog warga ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H. Rangkaian acara dimulai sejak pukul 04.45 WIB dan dilanjutkan dengan Salat Subuh berjamaah bersama jajaran kepolisian dan jamaah setempat.


Usai melaksanakan salat, acara dilanjutkan dengan sesi pengarahan, ramah tamah, serta dialog terbuka antara kepolisian dan warga.


Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menjelaskan bahwa program Subuh Keliling merupakan bagian dari strategi cooling system untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Padang.


"Hadirnya polisi di tengah-tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan adalah salah satu langkah efektif untuk membangun kedekatan dan memperkuat kepercayaan publik," ujar Kombes Pol Apri Wibowo.


Ia menambahkan, Subuh Keliling tidak sekadar menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga wadah untuk mendengarkan langsung aspirasi serta keluhan warga terkait lingkungan sekitar.


"Kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat agar kita bisa bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," tambahnya.


Lebih lanjut, Kapolresta menekankan bahwa terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak lepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian antar sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.


Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi Call Center 110 apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Melalui konsistensi program Subuh Keliling ini, Polresta Padang berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin erat demi mewujudkan Kota Padang yang aman, nyaman, dan kondusif. (**)



SUMBARNET - Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K.,M.H. melakukan Salat Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Munawarah Tarandam Kecamatan Padang Timur Kota Padang, Jumat (16/10/2026). 


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya cooling system untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di Kota Padang.


Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat. Momen ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan menyerap aspirasi warga.


"Dengan hadirnya polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan merupakan salah satu cara membangun kedekatan dan memperkuat kepercayaan publik" ujar Kapolresta Padang.


Ditambahkanya, Jumat Keliling bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi yang terbuka agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Dengan terciptanya situasi yang aman dan kondusif pastinya membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diimbau menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui call center 110.


Melalui kegiatan Jumling, Polresta Padang berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga keamanan dan ketertiban di Kota Padang tetap terjaga dan Kondusif. (**)

 


KEPULAUAN MENTAWAI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0319/Mentawai mulai mengerjakan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi masyarakat di Dusun Kaliou, Desa Goisoinan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.Sabtu,17 Oktober 2026


Pembangunan MCK tersebut diperuntukkan bagi warga yang berhak menerima manfaat, yakni Bapak Melki (57 tahun) dan Ibu Kristina (58 tahun). Pengerjaan dilakukan oleh personel Satgas TMMD ke-130 sebagai bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran program TMMD.


Melalui pembangunan fasilitas MCK ini, diharapkan penerima manfaat dapat menikmati sarana sanitasi yang lebih layak, bersih, dan sehat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga.


Program TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran personel Satgas TMMD di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan antara TNI dan warga.


Dengan semangat gotong royong, Satgas TMMD ke-130 terus mengoptimalkan pengerjaan berbagai sasaran fisik demi mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Robi)

 


KEPULAUAN MENTAWAI – Pengerjaan pengecoran jalan sepanjang 200 meter di Gang Manei, Dusun Mapadegat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, terus dikebut oleh personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai bersama masyarakat.


Hingga saat ini, progres pengecoran jalan telah mencapai 120 meter dari total 200 meter yang direncanakan. Personel Satgas TMMD bersama warga terus bekerja keras dan bergotong royong agar pengerjaan sasaran fisik tersebut dapat segera diselesaikan.


Tampak personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengaduk semen, menyiapkan material, hingga melakukan pengecoran jalan. Semangat kebersamaan dan kekompakan terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan.


Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta memberikan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai terus berupaya membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat gotong royong, Satgas TMMD bersama masyarakat terus berkomitmen menuntaskan pembangunan demi kepentingan dan kesejahteraan warga.


Dengan capaian 120 meter tersebut, pengerjaan pengecoran jalan Gang Manei terus berlanjut hingga mencapai target 200 meter sesuai rencana. (Robi)

 


SUMBARNET - Usai memasak, personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai menikmati hidangan bersama ibu angkat dan keluarga yang menjadi tempat mereka tinggal selama pelaksanaan program TMMD.


Momen kebersamaan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Duduk bersama menikmati makanan yang telah dimasak secara gotong royong, para prajurit dan orang tua angkat tampak akrab seperti keluarga sendiri.Sabtu, 17 Oktober 2026


Kebersamaan ini menjadi salah satu bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Selama menjalankan tugas di lokasi sasaran TMMD, personel Satgas tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga membangun hubungan emosional, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa persaudaraan dengan warga setempat.


Melalui kebersamaan sederhana ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tumbuh dari kepedulian, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari. (Robi)



SUMBARNET – Wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0319/Mentawai melaksanakan gotong royong (goro) bersama masyarakat Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.Sabtu, 17 Oktober 2026


Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu membersihkan rumput liar dan semak belukar yang tumbuh di kanan dan kiri jalan. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan jalan yang lebih rapi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.


Kehadiran personel Satgas TMMD di tengah-tengah masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong, TNI dan masyarakat bekerja sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.


Satgas TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan sasaran fisik, tetapi juga dengan mendorong kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga budaya gotong royong tetap terpelihara dalam kehidupan sehari-hari. (Robi)