SUMBARNET - Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, berharap Kejaksaan segera menuntaskan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan pabrik gambir di Kecamatan Sutera.

 

Harapan tersebut muncul setelah proses penanganan perkara terus berjalan dan sejumlah pihak, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Koperindag), Afriman Julta telah dimintai keterangan oleh penyidik.


Warga menilai penyelesaian perkara secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.


"Kalau memang sudah ada pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, masyarakat berharap prosesnya tidak berhenti di tengah jalan. Siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses sesuai aturan, dan jika tidak ditemukan unsur pidana juga harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat," ujar salah seorang tokoh masyarakat Sutera Jasmi (65) pada tim media.


Kasus dugaan penyimpangan proyek pabrik gambir tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat Sutera, karena proyek itu diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas gambir serta mendukung perekonomian masyarakat. Namun, munculnya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya memicu desakan agar aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh.


Sejumlah elemen masyarakat Sutera berharap penyidik tidak hanya berhenti pada pemeriksaan saksi, tetapi juga menelusuri seluruh dokumen pengadaan, pelaksanaan pekerjaan, aliran anggaran, serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut.


Selaras disampaikan, Jasmi, Iron (47) menilai keterbukaan informasi mengenai perkembangan penanganan perkara penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, proses hukum harus mengedepankan prinsip profesionalitas, independensi, dan asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak yang diperiksa.


Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Kejaksaan mengenai hasil pemeriksaan maupun penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Karena itu, seluruh pihak yang telah dimintai keterangan tetap berstatus sebagai pihak yang diperiksa dan belum dapat disimpulkan melakukan tindak pidana.


Masyarakat Sutera, berharap Kejaksaan dapat menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara berkala agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. 


Mereka juga meminta apabila ditemukan bukti yang cukup, proses hukum dilakukan secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, hasil penyelidikan juga diharapkan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. (MN)

 


SUMBARNET - Perwira Polri yang dikenal luas karena keberhasilannya mengungkap dugaan penimbunan biosolar subsidi ilegal di Kota Padang, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, resmi mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sijunjung. Promosi tersebut merupakan bagian dari mutasi terbaru di lingkungan Polda Sumatera Barat.


Nama AKP Wildan bukan sosok asing bagi masyarakat Sumatera Barat. Saat menjabat sebagai Kapolsek Lubuk Kilangan, ia menjadi perhatian publik setelah memimpin pengungkapan kasus dugaan penimbunan lebih dari 10 ton biosolar subsidi ilegal di kawasan Bandar Buat, Kota Padang. 


Kasus tersebut menjadi salah satu pengungkapan yang paling menyita perhatian masyarakat karena menyangkut penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat.


Dalam operasi yang dipimpin jajarannya, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa biosolar subsidi dalam jumlah besar. 


Selain itu, tiga orang tersangka juga berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat dalam memberantas praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat.


Promosi jabatan yang diterima AKP Wildan menjadi Kasat Reskrim Polres Sijunjung dinilai sebagai bentuk kepercayaan institusi Polri terhadap rekam jejak dan kinerjanya selama menjalankan tugas. 


Jabatan baru tersebut sekaligus membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam menangani berbagai tindak pidana di wilayah hukum Polres Sijunjung.


Sebagai Kasat Reskrim, AKP Wildan akan memimpin satuan yang memiliki peran penting dalam penyelidikan dan penyidikan berbagai perkara pidana, mulai dari kejahatan konvensional, tindak pidana khusus, hingga kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat. 


Pengalaman yang dimilikinya diharapkan mampu memperkuat upaya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.


Masyarakat pun menaruh harapan besar agar ketegasan yang selama ini ditunjukkan AKP Wildan dapat terus dipertahankan di tempat tugas yang baru. 


Komitmen dalam memberantas berbagai bentuk tindak kriminal, termasuk kejahatan ekonomi dan penyalahgunaan barang bersubsidi, diharapkan terus menjadi prioritas demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Mutasi dan promosi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.


Dengan amanah baru yang diemban, AKP Wildan diharapkan mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Selamat bertugas di tempat yang baru kepada AKP Wildan Al Kautsar Ananputra. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terus menorehkan prestasi dalam penegakan hukum, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar, menilai Kejaksaan Negeri Padang memiliki dasar hukum dan alat bukti yang cukup sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi.


Pernyataan tersebut disampaikan menyusul sikap tim kuasa hukum Beni Saswin Nasrun (BSN) yang menyebut perkara kliennya merupakan sengketa bisnis yang dipaksakan menjadi perkara tindak pidana korupsi.


Menurut Rahmad Sukendar, setiap tersangka memiliki hak untuk melakukan pembelaan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Namun, proses penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum juga harus dihormati.


"Kami meyakini Kejaksaan Negeri Padang tidak mungkin sembarangan dalam menangani perkara dugaan korupsi. Penetapan tersangka tentu didasarkan pada proses penyelidikan, penyidikan, alat bukti, serta mekanisme hukum yang berlaku," tegas Rahmad Sukendar.


Rahmad menambahkan, apabila tim kuasa hukum menilai perkara tersebut merupakan sengketa perdata atau bisnis, seluruh argumentasi tersebut sebaiknya dibuktikan di persidangan, bukan dengan menggiring opini yang dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.


"Negara memberikan ruang seluas-luasnya bagi terdakwa untuk membela diri. Namun, kita juga harus menghormati independensi kejaksaan dalam menjalankan tugasnya. Biarkan majelis hakim yang nantinya menilai apakah unsur tindak pidana korupsi terpenuhi atau tidak," ujarnya.


Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah sekaligus menghormati proses hukum yang sedang berjalan.


"BPI KPNPA RI akan terus mengawal penegakan hukum yang profesional, transparan, dan bebas dari intervensi. Jika memang tidak terbukti, pengadilan akan memberikan keadilan. Sebaliknya, jika unsur korupsi terbukti, maka proses hukum harus ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan perundang-undangan," pungkas Rahmad Sukendar. (**)

 


SUMBARNET - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menghadiri rangkaian kegiatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 yang dipusatkan di Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S.T., M.M., serta dihadiri jajaran TNI AU, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah pejabat di Sumatera Barat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Wakasau di Ruang VVIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kemudian dilanjutkan menuju Lanud Sutan Sjahrir. Selanjutnya, Wakasau memimpin peninjauan sejumlah kegiatan dalam rangka Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, meliputi bakti kesehatan, bakti sosial, dan renovasi fasilitas umum sebagai wujud pengabdian TNI AU kepada masyarakat.


Kehadiran Kapolda Sumbar dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., mengatakan bahwa Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 menjadi momentum untuk semakin mempererat soliditas dan kolaborasi lintas instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Momentum Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 ini semakin mempererat sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam mendukung setiap program pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi yang kuat antarinstansi menjadi modal penting untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.


Melalui momentum Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga sehingga berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat. (**)



SUMBARNET – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat, berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana kejahatan selama pelaksanaan Operasi Sikat Singgalang 2026 yang digelar selama 14 hari.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr..K mengatakan, Operasi Sikat Singgalang 2026 berlangsung mulai 25 Juni hingga 8 Juli 2026. 


Operasi tersebut difokuskan pada penindakan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.


"Operasi Sikat Singgalang 2026 dilaksanakan selama 14 hari dengan sasaran utama tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata di ruang kerjanya Kamis (23/7/2026). 


Ia menjelaskan, selama pelaksanaan operasi, Satreskrim Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat.


Dari total pengungkapan tersebut, sebanyak empat kasus merupakan Target Operasi (TO) yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu, petugas juga berhasil mengungkap tiga kasus lainnya di luar target operasi, sehingga total capaian pengungkapan selama Operasi Sikat Singgalang 2026 mencapai tujuh kasus.


"Empat kasus yang berhasil diungkap merupakan Target Operasi, sedangkan tiga kasus lainnya merupakan pengungkapan non Target Operasi yang berhasil diungkap selama pelaksanaan operasi," jelasnya.


Dalam pengungkapan tersebut, Satreskrim Polres Pasaman Barat juga berhasil mengamankan sembilan orang pelaku yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana, masing-masing berinisial AF (29), RF (30), AU (27), HS (23), SA (26), RJ (24), AG (18), MF (21), dan IR (21).


Selain mengamankan para pelaku, petugas turut menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan yang selanjutnya diamankan di Mapolres Pasaman Barat untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.


Kasat Reskrim mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing serta terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


"Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkan melalui layanan Kepolisian 110 atau menghubungi Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, maupun langsung ke Polres Pasaman Barat. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif," pungkasnya. (HumasResPasbar)

 


SUMBARNET - Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mematangkan persiapan menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. 


Salah satu langkah yang dilakukan adalah membenahi jalur hijau di kawasan Batang Arau serta memasang perangkap sampah permanen pada sejumlah saluran drainase yang bermuara ke sungai tersebut.


Pembenahan tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, bersama jajaran tim lapangan dan Pasukan Oranye DLH Kota Padang di kawasan Batang Arau, Selasa (21/7/2026).


Fadelan mengatakan, kawasan Batang Arau menjadi salah satu lokasi penting dalam rangkaian peringatan HJK Padang ke-357.

 

Oleh sebab itu, berbagai pembenahan terus dilakukan agar kawasan tersebut tampil lebih hijau, bersih, nyaman, dan siap menyambut tamu maupun masyarakat yang akan menghadiri berbagai agenda perayaan.


"Hari ini kita berada di kawasan Batang Arau untuk memastikan persiapan HJK terus berjalan. Kita sedang merapikan jalur hijau dan memastikan kawasan ini siap menyambut berbagai rangkaian kegiatan," ujarnya.


Menurutnya, jalur hijau yang saat ini dibenahi memiliki peran penting karena akan menjadi lokasi penanaman pohon persahabatan oleh Wali Kota Padang bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman.

 

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026 sebagai simbol penguatan hubungan kerja sama Sister City antara Kota Padang dan Kota Hildesheim.


Fadelan menjelaskan, penanaman pohon tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi simbol komitmen kedua kota dalam memperkuat persahabatan internasional sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.


"Di jalur hijau ini nantinya akan dilakukan penanaman pohon bersama Bapak Wali Kota Padang dan Wali Kota Hildesheim. Ini menjadi simbol persahabatan sekaligus memperkuat hubungan Sister City Padang–Hildesheim," katanya.


Agar seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana, DLH Kota Padang menargetkan seluruh pekerjaan pembenahan jalur hijau selesai pada 1 Agustus 2026. 


Dengan demikian, kawasan Batang Arau akan siap digunakan sebagai salah satu lokasi utama penyelenggaraan kegiatan HJK Padang ke-357.


Selain mempercantik kawasan, DLH Kota Padang juga melakukan langkah konkret dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pemasangan perangkap sampah secara permanen di lima saluran drainase yang bermuara ke Batang Arau. 


Fasilitas tersebut dipasang untuk mencegah sampah yang terbawa aliran air masuk ke sungai sehingga kebersihan kawasan tetap terjaga.


Menurut Fadelan, pemasangan perangkap sampah merupakan solusi jangka panjang yang tidak hanya disiapkan untuk mendukung pelaksanaan HJK Padang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan di Kota Padang.


"Saat ini kita memasang perangkap sampah di lima saluran drainase yang masuk ke Batang Arau. Ini bukan hanya untuk rangkaian HJK, tetapi akan berfungsi secara permanen untuk membantu menjaga kebersihan sungai," jelasnya.


Batang Arau sendiri akan menjadi salah satu pusat kemeriahan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Berbagai kegiatan menarik telah dipersiapkan di kawasan tersebut, di antaranya Gastronomy Market, Selaju Sampan, Siti Nurbaya Orchestra, hingga penampilan sejumlah grup musik yang akan menghibur masyarakat selama perayaan berlangsung.


Dengan beragam agenda tersebut, kawasan Batang Arau diperkirakan akan menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi warga maupun wisatawan selama pelaksanaan HJK Padang.


Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung, DLH Kota Padang akan menempatkan Pasukan Oranye di seluruh lokasi penyelenggaraan acara. Petugas akan bersiaga melakukan pembersihan secara rutin agar kawasan tetap bersih dan nyaman bagi seluruh pengunjung.


Fadelan menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.


Karena itu, ia mengajak warga Kota Padang untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memeriahkan seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357.


"Kami mengajak seluruh warga Kota Padang untuk datang, meramaikan, dan menikmati kemeriahan HJK ke-357 bersama keluarga dan sahabat. Pasukan Oranye akan hadir menjaga kebersihan selama rangkaian acara berlangsung," tuturnya.


Melalui pembenahan jalur hijau, pemasangan perangkap sampah permanen, serta kesiapsiagaan petugas kebersihan, Pemerintah Kota Padang berharap seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357 dapat berlangsung dengan lancar, bersih, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun tamu dari dalam dan luar negeri. 


Selain menjadi ajang hiburan rakyat, perayaan HJK tahun ini juga diharapkan semakin memperkuat citra Kota Padang sebagai kota yang peduli terhadap lingkungan, terbuka terhadap kerja sama internasional, serta memiliki daya tarik pariwisata yang semakin berkembang. (**)

 


SUMBARNET - PT Semen Padang mengapresiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) sebagai material utama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa produk inovasi karya anak bangsa mampu mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan kualitas yang teruji.


Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, usai penyerahan kunci tiga unit Huntap Mandiri yang dibangun menggunakan Sepablock di tiga daerah di Sumatera Barat pada Jumat (10/7/2026).


Tiga unit hunian permanen tersebut masing-masing berada di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang; Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman; serta Jorong Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.


Prosesi serah terima dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian, dan disaksikan para kepala daerah di masing-masing wilayah bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk jajaran PT Semen Padang sebagai penyedia material utama pembangunan rumah.


Di Kota Padang, penyerahan kunci Huntap Mandiri di Kampung Tanjung, Kelurahan Kuranji, turut didampingi Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino. Hunian tersebut diterima pasangan Agusman dan Juliana yang tampak haru saat menerima rumah baru untuk ditempati bersama keluarga.


Sementara di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Rustian menyerahkan kunci kepada pasangan Nasrul Koto dan Elmidona dengan didampingi Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Adapun di Jorong Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, rumah diserahkan kepada pasangan Revival dan Yusra yang turut dihadiri Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang telah memilih Sepablock dalam pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Menurutnya, penggunaan Sepablock dalam program tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan PT Semen Padang mampu menjawab kebutuhan pembangunan hunian yang cepat, berkualitas, dan tangguh terhadap bencana.


"Kami mengapresiasi BNPB yang telah mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock atau Sepablock sebagai material pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa produk inovasi PT Semen Padang telah mendapat pengakuan dari lembaga negara untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana," ujar Win.


Menurut Win, penggunaan Sepablock tidak hanya mempercepat proses pembangunan hunian permanen, tetapi juga menghasilkan bangunan yang kokoh, nyaman, dan efisien. Karena itu, PT Semen Padang berharap inovasi tersebut semakin luas dimanfaatkan, baik dalam pembangunan pascabencana maupun proyek perumahan masyarakat secara umum.


"Kami berharap Sepablock semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari pemasangan yang lebih cepat, konstruksi yang kuat, hingga memberikan kenyamanan bagi penghuninya," tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Sestama BNPB, Rustian, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga meminta PT Semen Padang sebagai mitra dalam program tersebut untuk terus mendukung penyelesaian pembangunan rumah permanen bagi warga yang masih membutuhkan.


Selain meninjau pembangunan Huntap, Rustian juga mengingatkan pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan muncul akibat fenomena El Niño.


Menurutnya, musim kemarau panjang berpotensi menimbulkan krisis air bersih sehingga pemerintah daerah perlu mulai menyiapkan langkah mitigasi, salah satunya dengan membangun sumur bor dengan kedalaman yang memadai.


"Kita harus mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kemarau panjang. Salah satu langkah antisipasi adalah membangun sumur bor dengan kedalaman yang memadai sebagai fasilitas bagi masyarakat apabila kondisi itu benar-benar terjadi," katanya.


Menurutnya, yang terpenting bukanlah merasa takut terhadap ancaman bencana, melainkan membangun budaya kesiapsiagaan dan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi setiap potensi risiko.


"Masyarakat tidak perlu takut terhadap bencana, tetapi harus tetap waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan," ujarnya.


Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, menyambut baik program Huntap Mandiri yang dijalankan BNPB. Menurutnya, rumah-rumah yang dibangun menggunakan Sepablock memiliki kualitas yang sangat baik serta desain yang menarik sehingga layak menjadi hunian jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.


"Semoga para penerima manfaat dapat menghuni rumah ini bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Rumah ini dibangun dengan material Sepablock, kualitasnya sangat baik, bahkan desainnya mirip dengan bangunan-bangunan di Belanda," kata John Kenedy Aziz.


Rasa syukur juga disampaikan Revival dan Yusra, penerima manfaat Huntap Mandiri di Nagari Pasia Laweh. Mereka mengaku puas dengan kualitas rumah yang dibangun menggunakan Sepablock karena kokoh sekaligus memberikan kenyamanan bagi keluarga.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan pemerintah daerah atas bantuan ini. Rumahnya nyaman dan terasa sejuk. Kami sangat terkesan dengan material Sepablock yang digunakan," ungkap Revival.


Penyerahan tiga unit Huntap Mandiri tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia industri dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat. Kepercayaan BNPB menggunakan Sepablock juga menegaskan peran inovasi PT Semen Padang dalam menghadirkan solusi konstruksi yang cepat, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (**)



SUMBARNET - BA alias Buyung Puleh (31), warga Sungai Paku, Jorong IV Koto, Nagari IV Koto, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, terpaksa harus merasakan dinginnya jeruji besi di sel tahanan Polsek Kinali. Pria tersebut diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah rumah milik warga.


Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kinali berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/29/VI/2026/SPKT/Polsek Kinali/Res Pasbar/Sumbar, tanggal 2 Juni 2026.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, menjelaskan bahwa terduga pelaku berhasil diamankan pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, tim berhasil menemukan terduga pelaku yang sedang tertidur di sebuah pondok di kawasan Sungai Paku, Jorong Ampek Koto, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.


“Pada saat akan diamankan, terduga pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan yang dipimpin oleh Ipda Edo Perdana, pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mako Polsek Kinali untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap AKP Feri.


Menurut Kapolsek, BA alias Buyung Puleh merupakan salah satu Target Operasi (TO) dalam Operasi Sikat 2026. Terduga pelaku disebut cukup sulit ditangkap lantaran kerap berpindah tempat dan bersembunyi untuk menghindari kejaran petugas.


“Terduga pelaku ini merupakan TO Operasi Sikat 2026 yang lalu. Yang bersangkutan cukup licin dan sering bersembunyi dari kejaran petugas. Kami juga masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam sejumlah tindak pidana lainnya,” jelasnya.


Berdasarkan hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di rumah milik Azri Handoko yang terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, di kawasan Palak Cino, Jorong Ampek Koto, Nagari IV Koto, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.


Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat dinding kayu hingga naik ke bagian rangka atap rumah. Dari lokasi tersebut, pelaku berhasil menggasak satu unit tangki semprot elektrik dan satu unit mesin potong kayu atau chainsaw.


“Setelah mengambil barang milik korban, pelaku kemudian keluar melalui pintu dapur yang berada di bagian belakang rumah,” terang AKP Feri.


Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kinali setelah mendapatkan informasi mengenai barang yang diduga hasil curian dan dijual kepada salah seorang warga. Warga tersebut merasa curiga lantaran barang yang ditawarkan dengan harga relatif murah, sehingga informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.


Tidak hanya itu, saat ini penyidik Polsek Kinali juga masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam kasus pencurian telepon seluler yang terjadi di kawasan Palak Cino, Jorong Ampek Koto, Nagari IV Koto. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan korban.


“Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam perkara lainnya. Kami masih meminta keterangan dari para saksi maupun korban untuk mengungkap secara terang perkara tersebut,” ujar Kapolsek.


Penangkapan Buyung Puleh mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga menuturkan bahwa terduga pelaku kerap membuat keresahan dan diduga pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap warga lainnya. Dengan diamankannya terduga pelaku, masyarakat berharap situasi keamanan di wilayah IV Koto Kinali semakin kondusif.


Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi juga memperoleh informasi bahwa uang hasil penjualan barang yang diduga hasil curian tersebut digunakan terduga pelaku untuk membeli narkotika, bermain judi online, serta membeli minuman keras.


“Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas AKP Feri.


Saat ini, BA alias Buyung Puleh telah diamankan di Mapolsek Kinali dan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan terduga pelaku dalam tindak pidana lainnya.  (HumasResPasbar)

 



Padang – Perumda Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Selasa (21/7/2026). 


Perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengolahan air baku sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan setelah sejumlah komponen di dalam bangunan mengalami kerusakan akibat bencana.


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan bahwa pekerjaan tersebut menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan mutu pelayanan air bersih kepada masyarakat.

 

Menurutnya, keberadaan accelerator memiliki fungsi yang sangat vital dalam proses pengolahan air sehingga perlu dipastikan kembali beroperasi secara optimal.


"Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kami, pada hari ini, 21 Juli 2026, kami melakukan perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun," ujar Hendra.


Ia menjelaskan, accelerator merupakan unit utama dalam instalasi pengolahan air yang mengintegrasikan tiga tahapan penting dalam proses penjernihan air, yaitu koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi atau pengendapan.

 

Melalui sistem tersebut, air baku yang keruh dapat diolah menjadi air yang lebih jernih sebelum didistribusikan kepada pelanggan.


Namun, pascabencana yang melanda beberapa waktu lalu, sejumlah komponen di dalam bangunan accelerator mengalami kerusakan sehingga memengaruhi efektivitas proses pengolahan air. 


Oleh karena itu, perbaikan secara menyeluruh dinilai perlu dilakukan agar kualitas air hasil produksi dapat kembali optimal dan memenuhi standar pelayanan kepada masyarakat.


Hendra menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih empat minggu. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan agar dapat diselesaikan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.


"Pekerjaan ini akan memakan waktu kurang lebih empat minggu. Kami akan selalu mengontrol dan memastikan pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat. Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga perbaikan dapat segera diselesaikan," katanya.


Perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun merupakan bantuan dari pemerintah yang pelaksanaannya dikerjakan oleh PT Hutama Karya untuk Perumda Air Minum Kota Padang. 


Selama proses perbaikan berlangsung, distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami gangguan dengan kondisi yang berbeda-beda.


Untuk wilayah GOR, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk, dan Batang Arau, air diperkirakan masih tetap mengalir pada siang hari, namun dengan tekanan yang lebih rendah dari biasanya.


Sementara itu, pelanggan di kawasan Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang, dan Sisingamangaraja diperkirakan hanya akan mendapatkan pasokan air pada malam hari.


Adapun pelanggan di wilayah Purus, Pancasila, Rohana Kudus, Pasopati, dan Jondul Rawang berpotensi mengalami penghentian aliran air baik pada siang maupun malam hari selama pekerjaan perbaikan berlangsung.


Menyikapi potensi gangguan tersebut, Perumda Air Minum Kota Padang telah menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi.

 

Perusahaan menyediakan layanan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang mengalami gangguan pengaliran secara total.


Hendra mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan layanan untuk segera melaporkan kondisinya melalui saluran pengaduan resmi yang telah disediakan.


"Kami mohon maaf atas terganggunya pelayanan kepada beberapa pelanggan. Bagi pelanggan yang airnya tidak mengalir sama sekali, silakan melapor melalui Perumda Air Minum Kota Padang, Call Center 150030 pada jam kerja, atau melalui pesan langsung Instagram Perumda Air Minum Kota Padang," ungkapnya.


Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan pelayanan distribusi air menggunakan mobil tangki sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.


"Jika ada gangguan, kami akan memberikan pelayanan secara maksimal melalui mobil tangki. Atas nama manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan ini. Semata-mata, pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kami kepada pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang," tuturnya.


Perumda Air Minum Kota Padang berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut karena perbaikan accelerator merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pengolahan air dan keandalan sistem distribusi.

 

Setelah pekerjaan selesai, diharapkan proses produksi air bersih dapat berjalan lebih optimal sehingga pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih baik, stabil, dan berkelanjutan. (**)



Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mematangkan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan digelar pada 6–10 Agustus 2026. 


Salah satu fokus utama yang tengah dipersiapkan adalah penyambutan tamu undangan, termasuk delegasi dari sejumlah negara, dengan mengedepankan pelayanan terbaik (service excellence) selama berada di Kota Padang.


Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Padang, Junie Nursyamza, usai rapat persiapan penyambutan tamu mancanegara dalam rangka HJK Padang ke-357 yang berlangsung di Balai Kota Padang, Selasa (21/7/2026).


Junie mengatakan, hingga saat ini progres persiapan pelaksanaan HJK Padang telah mencapai sekitar 50 persen. Berbagai aspek terus dimatangkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi seluruh tamu yang hadir.


"Saat ini persiapan Hari Jadi Kota Padang telah mencapai sekitar 50 persen. Kami terus memastikan kesiapan venue, fasilitas, serta pelayanan terbaik bagi seluruh tamu yang akan hadir," ujar Junie.


Menurutnya, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) terus dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan acara dapat dipenuhi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 


Mulai dari kesiapan lokasi kegiatan, akomodasi tamu, transportasi, hingga aspek protokoler menjadi perhatian utama pemerintah daerah.


Selain tamu dari berbagai daerah di Indonesia, HJK Padang tahun ini juga akan dihadiri oleh tamu undangan dari luar negeri. Meski demikian, jumlah pasti delegasi internasional yang akan hadir masih menunggu konfirmasi akhir dari masing-masing negara.


"Saat ini rombongan dari sejumlah kota di luar negeri masih dalam tahap menunggu konfirmasi akhir," jelasnya.


Junie menambahkan, kehadiran tamu mancanegara pada HJK Padang menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Padang untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada dunia internasional.

 

Karena itu, pemerintah tidak hanya menyiapkan agenda seremonial, tetapi juga menyusun program khusus berupa kunjungan ke sejumlah destinasi wisata unggulan dan menikmati beragam kuliner khas Minangkabau.


Melalui agenda tersebut, para tamu diharapkan dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya, keindahan alam, serta cita rasa kuliner Kota Padang yang telah dikenal luas hingga mancanegara.


"Kami ingin para tamu tidak hanya menghadiri acara, tetapi juga menikmati keindahan Kota Padang dan kuliner khas Padang," katanya.


Pemko Padang menilai kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung promosi sektor pariwisata, seni budaya, ekonomi kreatif, dan gastronomi daerah. Dengan semakin banyaknya tamu luar daerah maupun luar negeri yang hadir, diharapkan citra Kota Padang sebagai destinasi wisata dan kota tujuan investasi semakin meningkat.


Di sisi lain, Junie juga mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk ikut memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan HJK Padang ke-357. Berbagai agenda telah disiapkan pemerintah untuk menghibur masyarakat selama sepekan penuh, mulai 6 hingga 10 Agustus 2026.


Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan pesta rakyat tahunan tersebut.


"Kami berharap sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk hadir di setiap rangkaian kegiatan HJK Padang," ajaknya.


Guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, Pemko Padang akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi secara berkala hingga hari pelaksanaan.

 

Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala sekaligus memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan optimal.


Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kota Padang optimistis penyelenggaraan Hari Jadi Kota Padang ke-357 akan berlangsung sukses, aman, tertib, tepat waktu, serta mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh tamu undangan maupun masyarakat yang hadir. 


Selain menjadi ajang perayaan hari jadi kota, HJK Padang 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan potensi ekonomi Kota Padang di tingkat nasional maupun internasional. (**)