DHARMASRAYA — Pelarian seorang pria berinisial AP (27), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pencurian dengan kekerasan atau begal sepeda motor, akhirnya terhenti. AP berhasil diamankan oleh tim gabungan Unit Reskrim Polsek Sungai Rumbai, Polres Dharmasraya, bersama jajaran Polres Payakumbuh, Selasa (18/8/2026) di wilayah Payakumbuh.


Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan serta koordinasi dan kerja sama antarsatuan kepolisian dalam memburu pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan.


Operasi penangkapan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Sungai Rumbai, IPDA Dandi Fernando, S.Tr.K., M.H. Tim bergerak setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan AP yang selama ini menjadi DPO dalam perkara tersebut.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kapolsek Sungai Rumbai AKP Sutrisman, S.H., menyampaikan bahwa keberhasilan menangkap tersangka tidak terlepas dari hasil penyelidikan yang dilakukan secara berkelanjutan serta sinergi dengan jajaran kepolisian lainnya.


“Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap dan kerja sama antarsatuan. Kami terus berupaya memastikan setiap pelaku tindak pidana yang masuk dalam daftar pencarian orang dapat ditemukan dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Sutrisman menyampaikan keterangan Kapolres.


Berawal dari Modus Meminjam Kaca Spion


Kasus pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada Jumat (17/7/2026) di kawasan parkir Masjid Al-Ikhwan, Kecamatan Sungai Rumbai.


Dalam aksinya, pelaku diduga menggunakan modus dengan berpura-pura meminjam kaca spion sepeda motor milik korban berinisial RD. Setelah mendapatkan kesempatan berkomunikasi dengan korban, pelaku kemudian meminta untuk diantarkan.


Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan dilakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.


Dari hasil penyelidikan dan pengembangan perkara, AP kemudian ditetapkan sebagai DPO. Polisi melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah lain untuk mempersempit ruang gerak pelaku.


Hingga akhirnya, keberadaan AP diketahui berada di wilayah Payakumbuh. Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Sungai Rumbai bersama personel Polres Payakumbuh kemudian melakukan upaya penangkapan pada Selasa (18/8/2026).


AP berhasil diamankan tanpa disebutkan adanya perlawanan dalam proses penangkapan. Selanjutnya, tersangka dibawa untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami keterlibatannya dalam perkara tersebut.


Kapolres Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan bahwa pengungkapan perkara tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dari tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan kejahatan jalanan lainnya.


“Polres Dharmasraya berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum secara profesional, terukur, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Kapolres.


Menurutnya, keberhasilan mengamankan tersangka yang sebelumnya melarikan diri juga menunjukkan pentingnya kerja sama dan koordinasi antarwilayah dalam penanganan tindak pidana.


“Kami berharap keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana atau keberadaan orang yang dicurigai terkait perkara hukum,” ujarnya.


Kapolres juga mengapresiasi personel yang terlibat dalam proses penyelidikan hingga penangkapan tersangka. Menurutnya, kerja keras, ketelitian, serta koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam mengungkap kasus dan menangkap pelaku yang berusaha menghindari proses hukum.


“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja keras di lapangan. Harapan kami, sinergi dan kerja sama seperti ini terus ditingkatkan sehingga setiap perkara dapat ditangani dengan cepat, tepat dan profesional. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk merasa aman dari proses hukum,” tegasnya.


Polisi Lanjutkan Pemeriksaan


Usai diamankan, AP selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk mendalami kronologi kejadian serta peran tersangka dalam perkara pencurian dengan kekerasan tersebut.


Polisi juga masih melakukan pengembangan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara terang dan menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain apabila ditemukan berdasarkan hasil penyidikan.


Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berada di lokasi umum maupun area parkir.

 

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal dan menawarkan atau meminta bantuan dengan modus tertentu yang berpotensi mengarah pada tindak kejahatan.


Dengan tertangkapnya AP, Polres Dharmasraya menegaskan bahwa upaya pengejaran terhadap pelaku tindak pidana yang melarikan diri akan terus dilakukan. 


Penegakan hukum diharapkan tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap perkara yang terjadi, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat terhadap kinerja kepolisian. (**)



Sumbarnet.id Mentawai– Kabar baik datang dari perairan Kepulauan Mentawai. Dua penumpang kapal Boat Resort yang dilaporkan hilang kontak sejak Selasa pagi 18/08/2026 akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.


Keduanya dievakuasi Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai bersama pihak resort, dan tiba dengan aman di Muara Siberut pada malam harinya.


Hilangnya kontak kapal tersebut pertama kali dilaporkan ke Com Center Basarnas Mentawai pada pagi hari. Mendapat laporan, Tim Rescue langsung bergerak melakukan pencarian intensif di sekitar perairan Pulau Sipora.


Upaya membuahkan hasil. Pukul 13.00 WIB, Com Center menerima informasi bahwa kapal tersebut telah ditemukan oleh kapal pencari ikan tuna yang melintas di lokasi.


Menindaklanjuti info itu, Tim RIB 02 Basarnas bersama satu boat milik Resort segera menuju titik koordinat 1°30'25.00"S - 99°19'30.99"E.


Di lokasi, tim berhasil menemukan dua korban atas nama Torsen (35) dan Ronal (35). Keduanya dalam keadaan selamat.


Proses evakuasi dilakukan dengan cara towing atau pendampingan oleh boat dari pihak Resort menuju Muara Siberut.


Setelah menempuh perjalanan laut, RIB 02 bersama boat pendamping akhirnya tiba di Muara Siberut sekitar pukul 22.00 WIB.


Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR direncanakan akan ditutup pada Rabu 19/08/2026 pagi dan tim akan kembali ke Tuapejat.


APRESIASI UNTUK NELAYAN DAN RESORT 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, S.E, mengapresiasi kerja sama semua pihak.


"Keberhasilan ini adalah hasil dari respon cepat dan koordinasi yang solid di lapangan. Begitu menerima informasi dari kapal nelayan, Tim SAR Gabungan langsung bergerak mengamankan dan mendampingi proses towing hingga korban tiba dengan aman," ujarnya.


Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Resort dan nelayan setempat yang aktif membantu proses pencarian.


"Ini bukti bahwa keselamatan di laut adalah tanggung jawab kita bersama," tutup Benteng. (Robi)

 


SUMBARNET - Satuan Reserse Narkoba Polres Pariaman mengamankan seorang pria berinisial ZL alias N yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan tersebut dilakukan tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pariaman di sebuah pos ronda yang berada di Dusun Timur, Desa Pauh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.


Penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Polres Pariaman dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 44 paket barang bukti narkotika jenis sabu yang diduga siap diedarkan.


Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Pariaman Iptu Darmawan Abbas, S.H. Tim kemudian mengamankan ZL alias N beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolres Pariaman guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.


Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, barang haram tersebut disebut didapatkan tersangka dari seorang yang disebut berinisial T, yang diduga sebagai DPO dalam perkara tersebut. 


Informasi mengenai asal-usul narkotika itu selanjutnya masih didalami oleh penyidik untuk mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.


44 Paket Sabu Diamankan

Dalam penindakan tersebut, polisi menemukan dan mengamankan sebanyak 44 paket narkotika jenis sabu yang diduga telah dipersiapkan untuk diedarkan.


Barang bukti tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Pariaman untuk kepentingan penyidikan, termasuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Kasus ini tidak hanya berhenti pada penangkapan terhadap satu orang. Jajaran Satresnarkoba Polres Pariaman juga akan terus mendalami keterangan tersangka guna mengungkap dari mana narkotika tersebut diperoleh, kepada siapa akan diedarkan, serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.


Kapolres Pariaman: Peredaran Narkoba Harus Diputus dari Hulu hingga Hilir


Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkotika merupakan salah satu perhatian utama kepolisian.

 

Penindakan terhadap ZL alias N diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Kota Pariaman dan sekitarnya.


“Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika secara tegas dan berkelanjutan. Setiap informasi yang kami terima akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kapolres Pariaman.


Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pengguna maupun pengedar di lapangan. 


Kepolisian juga perlu mengungkap jaringan pemasok dan pihak-pihak lain yang berada di balik peredaran narkotika.


“Harapan kami, melalui pengungkapan kasus seperti ini, mata rantai peredaran narkotika dapat terus diputus, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terlindungi dari bahaya narkoba. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika,” katanya.


Kapolres menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba.


Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis dalam memberikan informasi awal kepada aparat penegak hukum. Dengan adanya partisipasi masyarakat, kepolisian diharapkan dapat bergerak lebih cepat dalam mencegah maupun mengungkap tindak pidana narkotika.


Polisi Dalami Jaringan dan DPO


Sementara itu, terhadap keterangan tersangka yang menyebut narkotika tersebut diperoleh dari seseorang berinisial T, penyidik masih melakukan pendalaman.


Polisi akan menelusuri identitas dan keberadaan pihak yang disebut tersebut serta mengembangkan penyidikan berdasarkan keterangan tersangka dan alat bukti yang telah diamankan.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum tidak hanya berhenti pada pelaku yang berhasil diamankan, tetapi juga dapat mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam rantai distribusi narkotika.


ZL alias N beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Pariaman. Penyidik Satresnarkoba Polres Pariaman masih melakukan pemeriksaan dan melengkapi administrasi penyidikan sebelum perkara tersebut diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.


Polres Pariaman kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Selain merusak kesehatan dan masa depan, tindak pidana narkotika juga memiliki konsekuensi hukum yang berat.


Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar. Informasi dari masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi aparat untuk melakukan penyelidikan dan penindakan.


Dengan pengungkapan kasus tersebut, Polres Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. (AdF)



PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan motivasi kepada Muhamad Fakhri (18), Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang 2025 sekaligus Duta GenRe Sumatera Barat (Sumbar), yang akan mewakili Sumbar pada Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (Adujaknas) GenRe Indonesia 2026 di Jakarta, September mendatang.


Motivasi tersebut disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi Muhamad Fakhri di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Selasa (18/8/2026).


Dalam audiensi itu turut hadir Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar Rusdi, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman, Wakil Ketua Forum GenRe Sumbar Bobby Amsyah Putra, serta Ketua Forum GenRe Kota Padang Muhammad Zidan.


Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Fakhri sekaligus memberikan dorongan agar kesempatan tampil di tingkat nasional tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.


Menurut Fadly, menjadi Duta GenRe bukan semata-mata tentang prestasi dalam sebuah ajang pemilihan. Lebih dari itu, seorang duta memiliki tanggung jawab untuk menjadi figur muda yang mampu memberikan pengaruh positif serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.


“Duta GenRe harus mampu menyikapi isu remaja, seperti tawuran, bullying, pergaulan bebas, pernikahan dini, hingga stunting. Dengan kemampuan komunikasi dan intelektual yang dimiliki, semoga mereka dapat menyampaikan edukasi yang relevan,” ujar Fadly.


Ia menilai, berbagai persoalan yang dihadapi remaja saat ini membutuhkan pendekatan yang dekat dengan dunia anak muda.

 

Karena itu, keberadaan Duta GenRe diharapkan mampu menjadi jembatan dalam menyampaikan informasi dan edukasi yang mudah diterima oleh kalangan remaja.


Fadly juga menekankan pentingnya keberadaan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan mereka.


Menurutnya, Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk mengajak remaja mengambil keputusan yang tepat dalam merencanakan masa depan, membangun karakter, menjaga kesehatan reproduksi, serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang.


“Semoga Fakhri dapat tampil maksimal, membawa nama baik Kota Padang dan Sumatera Barat, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda,” katanya.


Berawal dari Duta PIK-R Melati SMAN 12 Padang


Muhamad Fakhri merupakan Duta PIK-R Melati SMAN 12 Padang. Perjalanan Fakhri di bidang GenRe dimulai dengan keberhasilannya meraih predikat Duta GenRe Kota Padang 2025.


Prestasi tersebut kemudian berlanjut di tingkat provinsi. Fakhri berhasil menjadi juara pada Pemilihan Duta GenRe Sumbar 2025 dan berhak mewakili Sumatera Barat pada ajang GenRe tingkat nasional.


Pada Adujaknas GenRe Indonesia 2026, Fakhri akan tampil bersama Kuntum Khairiyatul Ummah (18) dari SMAN 2 Padang Panjang. Keduanya merupakan pasangan yang berhasil meraih juara pertama dalam Pemilihan Duta GenRe Sumbar 2025.


Kesempatan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Fakhri untuk memperkenalkan berbagai program dan pengalaman pembinaan GenRe yang telah dijalankan di Kota Padang dan Sumatera Barat.


Fakhri menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Padang atas dukungan dan motivasi yang diberikan kepadanya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi tambahan semangat dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang tingkat nasional.


Ia mengaku ingin menjadikan kesempatan tersebut tidak hanya sebagai ajang untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai ruang untuk menunjukkan kebermanfaatan program GenRe bagi masyarakat, khususnya remaja.


“Penilaian dalam Pemilihan Duta GenRe Indonesia 2026 menitikberatkan pada ekspos program kerja dan keberdampakan terhadap masyarakat,” ujar Fakhri.


Karena itu, ia bersama tim akan berupaya menampilkan program kerja dan pengalaman yang telah dilakukan selama menjalankan peran sebagai Duta GenRe Kota Padang dan Sumbar.


Siap Bawa Nama Padang dan Sumbar


Menghadapi persaingan di tingkat nasional, Fakhri mengaku siap membawa pengalaman pembinaan GenRe yang diperolehnya di Kota Padang dan Sumatera Barat sebagai modal untuk tampil maksimal.


Ia berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat menjadi bukti bahwa generasi muda tidak hanya menjadi sasaran program pembangunan, tetapi juga dapat terlibat secara aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan remaja.


“Semoga saya dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kota Padang serta Sumatera Barat,” katanya.


Fakhri juga berharap keikutsertaannya dalam Adujaknas GenRe Indonesia 2026 dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka ruang lebih luas untuk memperkuat jejaring dengan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.


Bagi Pemerintah Kota Padang, keberangkatan Fakhri ke ajang nasional tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar terus mengembangkan potensi dan mengambil peran dalam pembangunan.


Melalui peran Duta GenRe, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyampaikan edukasi sebaya mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, pencegahan pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, perilaku berisiko, serta berbagai persoalan lain yang berkaitan dengan masa depan remaja.


Dengan dukungan pemerintah, sekolah, keluarga, dan komunitas, keberadaan Duta GenRe diharapkan tidak berhenti pada pencapaian prestasi di tingkat daerah maupun nasional, tetapi terus memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi remaja lainnya.


Adujaknas GenRe Indonesia 2026 di Jakarta pada September mendatang pun menjadi momentum bagi Fakhri untuk membawa semangat tersebut ke tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama Kota Padang dan Sumatera Barat. (AdF)

 


PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Padang (PNP) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM) PNP, Selasa (18/8/2026).


Pembukaan PKKMB tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kabag Kerja Sama Kota Padang Otto Sarbi Damanik, Direktur PNP Revalin Herdianto, civitas akademika PNP, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang tabuh dan pemasangan cocarde kepada mahasiswa baru sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan PKKMB Tahun Akademik 2026/2027.


Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran mengingatkan ribuan mahasiswa baru PNP agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya.

 

Menurutnya, masa kuliah merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan yang harus diisi dengan berbagai kegiatan positif dan produktif.


“Masa kuliah yang hanya berlangsung dua hingga empat tahun merupakan waktu yang relatif singkat. Karena itu, adik-adik harus mampu mendisiplinkan diri, mematuhi aturan kampus, serta ikut berkontribusi dalam lingkungan perguruan tinggi,” ujar Fadly.


Ia menekankan, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi, mahasiswa juga perlu membangun kedisiplinan, memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan diri, serta berani mengambil peran di lingkungan kampus.


Fadly juga mendorong mahasiswa baru untuk aktif mengikuti berbagai organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, organisasi menjadi salah satu wadah penting bagi mahasiswa untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, menyelesaikan persoalan, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan.


“Saya sangat senang kalau ada mahasiswa yang aktif di BEM, senat mahasiswa, maupun organisasi kemahasiswaan lainnya. Justru itu bagian dari proses belajar menjadi pemimpin,” katanya.


Ia menilai pengalaman yang diperoleh selama berorganisasi akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.


Selain memberikan motivasi kepada mahasiswa baru, Fadly Amran juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda.


Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara, yang di antaranya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan hingga ke tingkat internasional melalui program beasiswa.


Fadly mengatakan, Pemerintah Kota Padang terus berupaya membuka akses dan kerja sama pendidikan dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri.


“Kami telah mengirim sebanyak 14 orang mahasiswa Arizona University, Amerika Serikat. Sekarang kita juga telah bekerja sama dengan Provinsi Guangdong, Cina, untuk mengirim sebanyak 60 siswa. Ini merupakan upaya kami untuk mendorong generasi muda mendapatkan pendidikan di tingkat internasional,” ungkapnya.


Menurut Fadly, kesempatan memperoleh pengalaman pendidikan di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, wawasan, dan daya saing generasi muda Kota Padang. 


Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan untuk meningkatkan kompetensi dan membawa pengalaman tersebut kembali untuk berkontribusi bagi daerah.


PNP Terima 2.513 Mahasiswa Baru

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto menyampaikan bahwa pada Tahun Akademik 2026/2027, PNP menerima sebanyak 2.513 mahasiswa baru.


Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari lebih dari 26 ribu pendaftar yang mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru PNP.


Revalin menjelaskan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa PNP semakin dipercaya masyarakat sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi yang mampu memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.


PKKMB PNP sendiri akan berlangsung hingga 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan di kampus utama PNP, tetapi juga diikuti mahasiswa dari Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang berada di Riau, Tanah Datar, dan Solok Selatan.


“PKKMB akan dilaksanakan sampai 24 Agustus 2026. Selain di kampus utama ini, PKKMB juga diikuti oleh Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang ada di Riau, Tanah Datar, dan Solok Selatan,” ujar Revalin.


Ia menambahkan, PKKMB menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lingkungan akademik, sistem pembelajaran, budaya kampus, serta berbagai kegiatan kemahasiswaan kepada mahasiswa baru.


Pada kesempatan tersebut, Revalin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memasukkan PNP dalam Program Unggulan Padang Juara, khususnya pada sektor pendidikan melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.


Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan kompetensi di tingkat internasional.


“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Wali karena telah memberikan kesempatan kepada PNP untuk mengirim mahasiswa Teknik Elektro sebanyak 14 orang ke Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok,” kata Revalin.


Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak mahasiswa PNP yang memperoleh kesempatan untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan mengenal perkembangan teknologi serta pendidikan di tingkat internasional.


Dengan dibukanya PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, PNP berharap mahasiswa baru tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi lulusan yang disiplin, berkarakter, memiliki kompetensi profesional, aktif berorganisasi, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.


Kegiatan PKKMB juga diharapkan menjadi langkah awal bagi 2.513 mahasiswa baru PNP untuk mengenal lebih dekat kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjalani proses pendidikan dan pengembangan diri selama berada di lingkungan kampus. (AdF)

 


Pesisir Selatan --Anggota DPR RI Komisi VIII, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, meninjau langsung penataan kawasan wisata Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (18/8/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Lisda didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan Zainal Arifin, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Ronald Bernando, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Jaferi.


Sekda Zainal Arifin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melakukan pembenahan dan penataan kawasan Pantai Carocok Painan agar semakin nyaman, tertata dan menarik untuk dikunjungi wisatawan.


Menurutnya, berbagai fasilitas pendukung pariwisata akan terus dilengkapi secara bertahap. Penataan tidak hanya menyangkut kawasan wisata, tetapi juga berbagai aspek pendukung, seperti parkir, pedagang dan transportasi laut.


“Kita terus melakukan pembenahan agar Pantai Carocok semakin nyaman dan ramai dikunjungi. Fasilitas pendukung akan kita lengkapi, termasuk penataan parkir, pedagang dan transportasi laut,” ujar Zainal.


Ia berharap pengembangan kawasan Pantai Carocok dapat menjadi salah satu penggerak utama kebangkitan sektor pariwisata Pesisir Selatan.


“Kita berharap pariwisata Pessel kembali bangkit, sehingga ekonomi masyarakat ikut hidup dan Pesisir Selatan semakin maju,” katanya.


Sementara itu, kunjungan Lisda Hendrajoni menjadi bagian penting dalam melihat langsung kondisi dan kebutuhan pengembangan kawasan wisata yang menjadi salah satu ikon pariwisata Pesisir Selatan tersebut.


Pemkab Pessel terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus membuka semakin banyak peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.(*)



LEBAK, - CV Maju Utama, perusahaan tambang di Desa Pasindangan, selalu aktif membantu masyarakat. Di antaranya kegiatan sosial membangun masjid, perbaikan jalan, serta bantuan material yang dibutuhkan warga.


"Kami merasa terbantu sekali atas adanya perusahaan yang selalu membantu warga", ujar salah satu warga kepada awak media.


Selain pembangunan, perusahaan juga rutin memberikan santunan bagi yang membutuhkan, anak yatim, dan janda jompo.


 Tenaga kerja juga diambil dari warga sekitar dan selalu berkolaborasi dengan warga.


Salah satu tokoh warga mengatakan, Pak Apuk / Amadi selaku pemilik sangat baik dan selalu perhatian ke warga.


Apuk/Amadi dalam keterangannya mengatakan, "Saya selalu bantu warga apabila minta bantuan, termasuk bantuan material apalagi untuk kegiatan sosial. Meski perusahaan baru berjalan kurang lebih satu tahun, sudah banyak membantu warga. (Tim)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah di Kota Bukittinggi. Ribuan pelajar bersama berbagai elemen masyarakat tumpah ruah mengikuti Pawai Alegoris yang digelar Pemerintah Kota Bukittinggi di sepanjang Jalan Sudirman, Selasa (18/8/2026).


Pawai yang menampilkan beragam kreativitas, kesenian dan budaya tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. Kemeriahan kegiatan turut disaksikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, unsur Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta masyarakat Kota Bukittinggi.


Pawai Alegoris menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan kecintaan terhadap bangsa, daerah, seni dan budaya.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada seluruh generasi muda, para guru, orang tua, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


Menurutnya, Pawai Alegoris bukan sekadar kegiatan seremonial dalam memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda.


“Melalui pawai alegoris, anak-anak dan masyarakat dapat menampilkan kreativitas, kesenian serta budaya yang kita miliki. Generasi muda diharapkan mampu menjadi generasi emas yang membawa perubahan positif dan berkontribusi untuk Bukittinggi,” ujar Ramlan.


Ia menilai, kreativitas yang ditampilkan para peserta merupakan gambaran semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. Karena itu, kegiatan seperti Pawai Alegoris diharapkan dapat terus menjadi wadah positif untuk mengembangkan potensi, karakter dan rasa percaya diri generasi penerus bangsa.


“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Anak-anak kita adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Bukittinggi dan Indonesia,” lanjutnya.


Pawai Alegoris tahun 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA/sederajat. Kegiatan ini juga diramaikan paguyuban serta berbagai organisasi kemasyarakatan.


Tidak kurang dari 139 barisan pawai tampil menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Masing-masing peserta menghadirkan beragam atraksi dan kreativitas, mulai dari pertunjukan seni, budaya, kostum hingga berbagai kreasi yang menggambarkan semangat perjuangan dan kecintaan terhadap Indonesia.


Antusiasme masyarakat pun terlihat sepanjang jalur pawai. Warga dari berbagai kalangan turut memadati kawasan Jalan Sudirman untuk menyaksikan penampilan para peserta.


Kehadiran ribuan pelajar dan masyarakat dalam Pawai Alegoris tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan warga Bukittinggi dalam merayakan kemerdekaan.


Dengan semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, kemeriahan Pawai Alegoris HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai perjuangan, persatuan, kreativitas dan optimisme kepada generasi muda dalam menyongsong masa depan.(*)

 


SUMBARNET - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat mengungkap 43 kasus tindak pidana narkotika dengan 51 tersangka sepanjang 1 Juli hingga 10 Agustus 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 152.288,53 gram ganja, 1.813,48 gram sabu, serta 224 butir ekstasi dan 36,08 gram.


Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkotika, dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., di halaman Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat, unsur TNI, BNNP Sumbar, Kejaksaan Tinggi Sumbar, Kabinda Sumbar, pejabat utama Polda Sumbar, tokoh adat dan agama, Bea Cukai serta insan media.


Dari 51 tersangka, 49 merupakan laki-laki dan dua perempuan. Berdasarkan asumsi satu gram sabu digunakan oleh lima orang dan satu gram ganja oleh satu orang, barang bukti yang diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari 47 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.


Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, narkotika masih menjadi ancaman serius karena dampaknya tidak hanya terhadap kesehatan, tetapi juga keluarga, keamanan, dan masa depan generasi bangsa.


“Narkotika tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga menghancurkan keutuhan keluarga, mengganggu stabilitas sosial, meningkatkan angka kriminalitas, dan melemahkan produktivitas masyarakat,” ujar Irjen Pol. Djati.


Menurutnya, pemberantasan narkotika bukan semata persoalan penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.


“Polda Sumatera Barat akan terus mengoptimalkan upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara terpadu serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.


Sejumlah perkara menonjol turut berhasil diungkap. Pada Juli 2026, Ditresnarkoba Polda Sumbar mengungkap tujuh kasus dengan 10 tersangka dan menyita 60.778,95 gram ganja serta 201 butir ekstasi dan 36,08 gram.


Sementara pada Agustus, tiga kasus diungkap dengan lima tersangka. Polisi menyita 1.461,79 gram sabu dan 7.573,92 gram ganja. Satresnarkoba Polres Padang Pariaman juga mengungkap satu kasus dengan satu tersangka dan menyita 56.374,53 gram ganja.


Salah satu pengungkapan terjadi di Kabupaten Pasaman. Pada 5 Agustus 2026, polisi mengamankan R.S. di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Rao. Dari tangan tersangka ditemukan enam paket kecil sabu serta satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang terpasang dua butir amunisi.


Senjata api tersebut diduga digunakan untuk melindungi diri saat melakukan transaksi narkotika. Namun, penyidik masih mendalami kepemilikan senjata tersebut.


Di Pasaman Barat, polisi mengamankan J.A. pada 27 Juli 2026 dengan 30 paket besar ganja. Hasil pengembangan kemudian mengarah kepada R.H. dan H.S. yang turut diamankan bersama tujuh paket besar ganja.


Keduanya menggunakan sepeda motor dan memanfaatkan jalur tikus menuju kawasan perkebunan sawit untuk membawa narkotika tersebut.


Kasus lainnya berkaitan dengan jaringan yang memanfaatkan jalur penerbangan melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Pada 6 Agustus 2026, polisi mengamankan M di Terminal Bus Aur Kuning, Bukittinggi.


Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan temuan dua paket besar sabu dalam koper penumpang pesawat Pelita Air IP351 tujuan Jakarta. Dalam perkara tersebut, M diduga menggunakan identitas palsu atas nama W.F. untuk membeli tiket, sementara identitas aslinya menggunakan nama M.


Kapolda menjelaskan, sebagian besar pengungkapan berawal dari informasi masyarakat maupun hasil pengembangan perkara sebelumnya. Informasi tersebut ditindaklanjuti melalui penyelidikan, mulai dari pengumpulan bahan keterangan, observasi, surveillance, pemetaan jaringan hingga penggunaan metode undercover buy dalam perkara tertentu.


Ia menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk TNI, BNN, pemerintah daerah, kejaksaan, instansi terkait, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.


“Penanganan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kerja bersama yang konsisten, terintegrasi, dan berkesinambungan,” katanya.


Irjen Pol. Djati juga mengapresiasi seluruh personel dan pihak yang mendukung pengungkapan perkara narkotika serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai peredaran narkoba.


“Mari kita jadikan pemberantasan narkoba sebagai tanggung jawab bersama. Jaga generasi muda, putus mata rantai peredaran narkoba, dan wujudkan Sumatera Barat yang sehat, aman, serta bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (**)

 


Bogor,---Sejak pagi, emak-emak, bapak-bapak hingga anak-anak sudah berkumpul  di lapangan Babakan Takrif, Pabuaran Sukamakmur Kabupaten Bogor, Selasa 18/8-2026.


Lapangan desa itu, menjadi pusat gelaran gebyar merdeka, mereka berkumpul untuk unjuk kebolehan dalam aneka lomba memeriah Hari Kemerdekaan RI ke 81.


"Ada lomba pacu karung, lomba tumpeng merdeka, lomba tarik tambang, juga lomba sepakbola emak-emak, puncaknya adalah panjat Pohon Pinang dilumeri oli, seruu kang,"ujar Ketua Panitia Riswan Maolana.


Menurut Riswan gebyar HUT RI ke 81 di Pabuaran tak sekedar lomba gembira dan heboh saja.


'Tapi ada nilai luhur tentang perjuangan kemerdekaan dulu, itu mengalir di semua peserta gebyar merdeka Pabuaran."ujar Riswan.


Sementara itu Ketua RT 03 Pabuaran Abdulloh mengatkan heboh peringatan HUT RI sudah menjadi tradisi sejak 4 tahun terkahir.


"Kami bangga dan ucapkan terima kasih atas donasi berbagai kalangan dan sponsor dari BTN,, sehingga gebyar merdeka ini setiap tahun selalu heboh,"ujar Abdulloh.


Tokoh Warga Kosim Nurseha biasa disapa Ki Kolay mengapresiasi semangat dan kompaknya warga di Pabuaran dalam memeriahkan HUT RI tahun ini.


"Luar biasa sejak pagi lapangan ini sudah dipenuhi warga, mereka bahu membahu menyiapkan berbagai lomba dan saling beri semangat kepada peserya dari empat RT di sini,"ujar Ki Kolay.


Tumpeng Merdeka disiapkan setelah subuh, dan dipajang di tenda kehormatan serta dinilai oleh penilai rasa dari KC BTN Cibinong.


"Tumpeng nya enak dan gurih semua, apalagi ada ornamen yang menunjukan ini disajikan dalam rangka lomba Tumpeng Merdeka,"ujar KC BTN Cibinong Aji.


Teteh Ratna penonton Lomba Tumpeng merasa senang adanya gebyar merdeka di Pabuaran.


'Happy dan waooo pisan kang, makasi bapak bapak yang telah bantu gebyar heboh ini,"ujarnya. (***)