SUMBARNET - Ribuan anak mungkin belum pernah mendengar nama Nagari Tanjung Alam. Namun, beberapa tahun mendatang, kawasan di kaki Gunung Marapi itu diproyeksikan menjadi rumah bagi Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia. Di balik rencana besar tersebut, tersimpan sebuah keputusan yang lahir dari kepedulian. Keluarga Dony Oskaria menghibahkan tanah seluas 19 hektare agar ribuan anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan mengenyam pendidikan yang lebih baik.


Keputusan itu bukan hadir dalam sekejap. Pada awalnya, keluarga Dony Oskaria hanya menghibahkan lahan seluas sekitar 9,5 hektare. Namun, setelah pemerintah meningkatkan kapasitas Sekolah Rakyat hingga mampu menampung sekitar 3.000 siswa, keluarga kembali memperluas hibah hingga total mencapai 19 hektare.


Tahapan penting hibah tersebut berlangsung pada Jumat (26/6/2026). Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, yang dipercaya keluarga besar Dony Oskaria mengurus seluruh proses hibah, menyerahkan surat hibah kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra di rumah dinas bupati. Penyerahan itu menandai resminya lahan tersebut menjadi aset Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.


Anton Yondra menilai langkah keluarga Dony Oskaria layak menjadi teladan. Menurutnya, di tengah masih munculnya penolakan terhadap sejumlah rencana pembangunan di berbagai daerah, keluarga tersebut justru memilih menyerahkan tanah miliknya secara sukarela demi mendukung kemajuan pendidikan dan masa depan generasi muda.


Apresiasi juga disampaikan Bupati Eka Putra. Ia menyebut hibah itu sebagai bentuk ketulusan sekaligus pengabdian kepada daerah. Menurutnya, manfaat dari keputusan tersebut tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh masyarakat dalam jangka panjang.


Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pemerintah menargetkan pembangunan 200 Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia. Dari keseluruhan proyek tersebut, Tanjung Alam diproyeksikan menjadi Sekolah Rakyat dengan kapasitas terbesar, yakni sekitar 3.000 siswa.


Letak Tanjung Alam juga dinilai mendukung pengembangan kawasan pendidikan. Nagari ini berjarak sekitar 30 kilometer dari Batusangkar, 35 kilometer dari Payakumbuh, 40 kilometer dari Bukittinggi, dan sekitar 120 kilometer dari Padang. Posisi tersebut membuat akses menuju kawasan relatif mudah dari berbagai wilayah di Sumatera Barat.


Pembangunan sekolah ini diperkirakan membawa dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan. Selama proses pembangunan, proyek akan membuka peluang kerja bagi pekerja konstruksi, penyedia material bangunan, operator alat berat, hingga pelaku usaha lokal yang memasok berbagai kebutuhan proyek.


Saat kampus pendidikan itu mulai beroperasi, kehidupan ekonomi masyarakat sekitar diperkirakan ikut bergerak. Ribuan siswa yang tinggal di asrama akan membutuhkan pasokan bahan pangan, air minum, listrik, air bersih, transportasi, layanan kesehatan, perlengkapan kebersihan, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.


Berdasarkan perhitungan sederhana, kebutuhan harian sekitar 3.000 siswa diperkirakan menghasilkan perputaran uang sekitar Rp200 juta hingga Rp270 juta setiap hari. Dalam sebulan, nilainya dapat mencapai sekitar Rp6 miliar hingga Rp8 miliar. Angka tersebut belum termasuk belanja pembangunan, pemeliharaan fasilitas, maupun pembayaran gaji guru, tenaga kependidikan, pengasuh asrama, petugas keamanan, tenaga kebersihan, dan tenaga kesehatan.


Artinya, Sekolah Rakyat Tanjung Alam berpotensi tumbuh menjadi pusat aktivitas baru yang tidak hanya melahirkan sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat di kawasan kaki Gunung Marapi.


Di balik langkah besar itu, terdapat jejak pengabdian seorang putra daerah. Dony Oskaria, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, memilih meninggalkan warisan yang dapat dirasakan lintas generasi melalui dunia pendidikan.


Kelak, ketika ribuan anak datang dari berbagai daerah untuk belajar dan meraih cita-cita di Tanjung Alam, mereka mungkin tidak hanya mengenal nagari ini sebagai lokasi Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia. Mereka juga akan mengenangnya sebagai tempat lahirnya sebuah contoh bahwa kepedulian terhadap pendidikan dapat menjadi investasi paling berharga bagi masa depan bangsa. (***)

 


Sumbarnet.id.Mentawai – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai akan membentuk Satuan Tugas Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di setiap jenjang pendidikan. Langkah strategis ini diambil untuk mencegah, mengawasi, dan menangani bullying atau perundungan yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang peserta didik.


Kepala Disdikbud Mentawai Jop Sirirui menegaskan, program BSAN akan menyasar seluruh sekolah di empat pulau besar Mentawai. Total 172 satgas akan dibentuk begitu SK Bupati turun.


“Kalau SK Bupati sudah turun, kita segera bentuk di tingkat SD sebanyak 136 dan SMP 36. Total seluruhnya 172 Satgas BSAN,” sebut Jop Sirirui di ruang kerjanya, Jumat 26/6/2026.


Ia menjelaskan, satgas BSAN hadir untuk mengakomodir setiap persoalan bullying dan perilaku tidak menyenangkan lain di sekolah. Satgas tidak hanya bertindak saat kejadian, tetapi lebih fokus pada pencegahan lewat pembinaan budaya positif.


*Bullying Ancam Masa Depan Anak*


Bullying adalah tindakan mengganggu, mengusik, atau menyakiti orang lain secara fisik maupun psikis yang dilakukan berulang kali dan dari waktu ke waktu. Korban bullying berisiko mengalami trauma, prestasi menurun, kehilangan motivasi belajar, hingga menarik diri dari lingkungan sosial.


Ada beberapa bentuk bullying yang perlu dikenali orang tua, guru, dan siswa. Bullying kontak langsung adalah perilaku yang menyasar fisik dan paling mudah diidentifikasi. Tindakannya meliputi memukul, mendorong, menggigit, menjambak, mencubit, mencakar, mengunci seseorang dalam ruangan, merampas, merusak, atau menyembunyikan barang milik orang lain.


Bullying verbal lebih halus tetapi dampak psikisnya besar. Bentuknya berupa ancaman, merendahkan, mencela, mengejek, memaki, mengintimidasi, memberi panggilan nama atau julukan buruk, sarkasme, hingga menyebarkan berita palsu atau gosip yang memojokkan korban.


Bullying non verbal dilakukan tanpa kata. Pelaku menunjukkan tatapan sinis, menjulurkan lidah, ekspresi merendahkan, mengejek, atau mengancam. Perilaku ini sering muncul bersamaan dengan bullying fisik dan verbal sehingga korban merasa tertekan dari berbagai sisi.


Di era serba digital saat ini, bullying juga merambah dunia maya. Pelaku membuat video, meme, atau konten lain yang mengintimidasi, mempermalukan, atau menyebar fitnah tentang korban lewat media sosial. Dampaknya bisa lebih luas karena konten cepat menyebar tanpa batas.


Selain itu, pelecehan seksual baik fisik maupun verbal juga termasuk bentuk bullying. Agresi semacam ini dilakukan sengaja untuk menyebabkan kerusakan fisik atau mental korban. Karena itu Disdikbud menekankan, semua bentuk kekerasan harus dicegah sejak dini.


Jop Sirirui merinci, pembentukan satgas BSAN dilakukan berjenjang. Di tingkat kabupaten, satgas melibatkan semua unsur mulai dari OPD terkait, Kejaksaan, TNI, hingga Polri. Kehadiran unsur hukum dan keamanan bertujuan memberikan efek jera dan pendampingan hukum jika kasusnya berat.


Sementara di tingkat sekolah, satgas BSAN terdiri dari Kepala Sekolah sebagai ketua, guru, komite sekolah, dan perwakilan media. Komposisi ini dipilih agar pengawasan berjalan dari berbagai sudut pandang, baik internal sekolah maupun masyarakat.


“Tugas satgas BSAN adalah mencegah bullying. Di tingkat sekolah wajib membuat aturan, standar operasional prosedur, dan kode etik yang jelas. Aturan ini jadi pagar agar perundungan bisa diantisipasi sejak dini,” ungkapnya.


Jika terjadi pelanggaran, penyelesaian tidak langsung masuk jalur hukum pidana. Satgas BSAN akan menyelesaikan melalui pendekatan pembinaan dan restoratif. Tujuannya menjaga hak belajar siswa tetap terpenuhi, sementara pelaku dibina agar tidak mengulangi perbuatannya.


“Kami ingin anak tetap sekolah, tetap belajar, tetapi perilakunya diperbaiki. Pembinaan lebih diutamakan daripada hukuman yang justru bisa merusak masa depan anak,” kata Jop.


Disdikbud Mentawai berharap, dengan terbentuknya 172 satgas BSAN, budaya sekolah aman dan nyaman benar-benar tumbuh. Siswa bisa belajar dengan tenang tanpa rasa takut. Guru mengajar dengan nyaman tanpa beban mengawasi konflik. Orang tua juga tenang menitipkan anak ke sekolah.


“Ini harapan kita bersama. Ketika satgas BSAN sudah terbentuk dan berjalan, perbuatan bullying yang marak terjadi di setiap sekolah bisa dicegah. Sekolah jadi rumah kedua yang aman bagi anak-anak Bumi Sikerei,” pungkasnya.


Disdikbud juga mengajak seluruh komponen, mulai pemerintah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersinergi. Pengawasan, komunikasi terbuka, dan pendidikan karakter di rumah dinilai sama pentingnya dengan aturan di sekolah,"tutup nya. (Robi)

 





SUMBARNET - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeliharaan jalan berupa patching atau penambalan pada ruas Jalan Inspeksi, tepatnya di depan Pangeran Beach Hotel, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pemeliharaan rutin jalan yang bertujuan mengatasi kerusakan permukaan jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.


Ruas Jalan Inspeksi merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui masyarakat sehingga memerlukan penanganan cepat ketika ditemukan kerusakan pada badan jalan.


Tim Operasional (OP) Jalan Dinas PUPR Kota Padang bergerak cepat melakukan pekerjaan patching pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Sebelum dilakukan penambalan, petugas terlebih dahulu membersihkan area pekerjaan, mempersiapkan permukaan jalan, kemudian melakukan penghamparan material aspal pada bagian yang berlubang maupun mengalami penurunan.


Seluruh proses pekerjaan dilakukan sesuai prosedur teknis agar hasil perbaikan memiliki daya tahan yang baik dan memberikan permukaan jalan yang lebih rata serta aman dilalui kendaraan.


Dengan selesainya pekerjaan tersebut, kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah kembali lebih baik.


Permukaan jalan menjadi lebih nyaman dilalui sehingga risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat diminimalkan. Masyarakat yang setiap hari melintasi ruas Jalan Inspeksi pun kini dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar, aman, dan nyaman.


Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendry Chaniago, mengatakan bahwa kegiatan pemeliharaan jalan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Padang dalam memastikan seluruh jaringan jalan tetap berada dalam kondisi yang layak digunakan oleh masyarakat.


"Patching yang dilakukan di Jalan Inspeksi ini merupakan bentuk respons cepat Dinas PUPR terhadap kondisi jalan yang memerlukan penanganan. Tujuannya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menjaga kelancaran mobilitas di kawasan ini. Infrastruktur jalan yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa Dinas PUPR Kota Padang akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan di berbagai wilayah dan mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan sesuai dengan tingkat kerusakan dan skala prioritas.


"Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dari setiap pekerjaan yang dilakukan pemerintah. Selain itu, kami juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki dengan mematuhi aturan berlalu lintas dan melaporkan apabila terdapat kerusakan jalan yang membutuhkan penanganan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan jalan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi semua," kata Malvi Hendry Chaniago.


Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur dasar secara bertahap dan berkelanjutan.


Melalui pemeliharaan rutin seperti patching jalan ini, diharapkan aksesibilitas masyarakat semakin baik, keselamatan pengguna jalan semakin terjamin, serta aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan lebih lancar.


Kini, setelah pekerjaan selesai dilaksanakan, ruas Jalan Inspeksi di depan Pangeran Beach Hotel telah kembali dalam kondisi yang jauh lebih baik.


Masyarakat pun menyambut positif upaya cepat yang dilakukan Dinas PUPR Kota Padang dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman, dan andal. (**)

 



SUMBARNET - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) terus berkomitmen menjaga kemantapan infrastruktur jalan dan jembatan guna mendukung keselamatan serta kelancaran mobilitas masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pekerjaan penggantian lantai jembatan kayu yang mengalami kerusakan di Ruas Jalan Unggan–Pamusian–Tapi Selo P.106 pada STA 001+500.


Pekerjaan ini dilaksanakan setelah dilakukan monitoring dan pemeriksaan lapangan yang menunjukkan bahwa sejumlah bagian lantai jembatan telah mengalami kerusakan cukup serius. Kondisi lantai kayu ditemukan dalam keadaan lapuk, retak, aus, dan tidak lagi layak digunakan.


Kerusakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki yang melintasi jembatan setiap harinya.


Sebagai langkah penanganan, tim teknis melakukan pembongkaran dan pelepasan lantai kayu lama yang rusak secara bertahap. Seluruh proses pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja serta menjaga stabilitas struktur utama jembatan agar tetap aman selama proses perbaikan berlangsung.


Setelah material lantai lama berhasil dibongkar, petugas melaksanakan pembersihan area kerja sekaligus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rangka dan dudukan lantai jembatan.


Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan bahwa struktur penyangga masih berada dalam kondisi baik, kuat, dan mampu menahan beban sesuai fungsi pelayanan jembatan.


Tahapan berikutnya adalah pemasangan lantai kayu baru menggunakan material yang berkualitas baik, kuat, serta memiliki ukuran yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi jembatan.


Setiap papan lantai dipasang secara presisi dan diikat menggunakan baut maupun sistem pengikat yang memadai sehingga menghasilkan susunan lantai yang kokoh, rata, tidak bergeser, serta memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan.


Setelah seluruh proses pemasangan selesai, dilakukan pengecekan akhir untuk memastikan seluruh pekerjaan telah memenuhi standar teknis.


Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa permukaan lantai jembatan telah kembali rapi, kuat, aman, dan nyaman dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.


Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, kondisi lantai jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah kembali berfungsi secara optimal.


Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar arus transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kawasan Unggan, Pamusian, dan Tapi Selo.


Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST, MT, mengatakan bahwa pemeliharaan rutin terhadap infrastruktur jalan dan jembatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Pekerjaan penggantian lantai jembatan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas. Infrastruktur yang terpelihara dengan baik akan mampu mendukung kelancaran mobilitas orang dan distribusi barang sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan," ujar Armizoprades.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat akan terus melakukan monitoring dan penanganan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan, baik melalui kegiatan pemeliharaan rutin maupun penanganan cepat pada titik-titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.


"Kami berharap seluruh infrastruktur jalan dan jembatan di Sumatera Barat dapat terus berada dalam kondisi mantap sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Kami juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum ini agar usia layan infrastruktur dapat lebih panjang dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik," tutupnya. (**)

 


SUMBARNET - PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Kali ini, anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan semen tertua di Asia Tenggara itu menyerahkan bantuan material bangunan berupa enam kodi atap seng beserta kayu kepada dua KK yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat (26/6/2026).


Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung percepatan rehabilitasi dua unit rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran yang terjadi di kawasan yang berada tidak jauh dari akses masuk area tambang PT Semen Padang.


Penyerahan bantuan dilakukan oleh Staf Perencanaan Tambang Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang, Fajri Kurniawan, didampingi tim Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang. Bantuan diterima langsung oleh warga terdampak dengan disaksikan unsur pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat setempat.


Staf Perencanaan Tambang Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang Fajri Kurniawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah.


Menurutnya, PT Semen Padang berkomitmen untuk selalu hadir memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat yang membutuhkan perhatian bersama.


"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran dan membantu mempercepat proses perbaikan rumah sehingga warga dapat kembali menempati tempat tinggalnya dengan nyaman," ujar Fajri.


Ia menambahkan, perusahaan tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional, tetapi juga terus menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan.


Bantuan yang diserahkan tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari survei dan pengukuran lapangan yang dilakukan setelah peristiwa kebakaran.

Dari hasil survei itu, kebutuhan utama yang paling dibutuhkan warga adalah material penutup atap. Atas dasar tersebut, PT Semen Padang menyalurkan enam kodi atap seng lengkap dengan kayu sebagai penunjang pembangunan kembali rumah yang rusak.


Mewakili Pemerintah Kelurahan Batu Gadang, Abdurahman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Semen Padang yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat setelah musibah terjadi.


Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin antara perusahaan dengan masyarakat dapat terus dipertahankan, sehingga keberadaan PT Semen Padang benar-benar memberikan manfaat bagi warga sekitar.


Ucapan senada juga disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Batu Gadang, Helmi Yetti. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang tengah berupaya membangun kembali rumah mereka.


"Terima kasih kepada PT Semen Padang. Bantuan ini sangat membantu proses pemulihan rumah warga yang terdampak kebakaran. PT Semen Padang selalu hadir untuk masyarakat. Bahkan, setelah kebakaran yang terjadi pada 6 Juni 2026 lalu, perusahaan juga membantu menyediakan konsumsi makanan bagi korban selama tiga hari. Kepedulian seperti ini sangat kami rasakan manfaatnya," katanya.


Sementara itu, salah seorang korban kebakaran, Nila, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan PT Semen Padang. Ia mengatakan bantuan material bangunan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk segera memperbaiki rumah yang rusak akibat kebakaran.


"Terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti karena kami memang sedang membutuhkan material untuk memperbaiki rumah," ungkapnya didampingi korban lainnya Rina.


Terpisah Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. 


"Melalui dukungan nyata seperti ini, perusahaan berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat sehingga warga terdampak dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik," kata dia. (**)

 


Pasaman Barat – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif, personel Satuan Samapta Polres Pasaman Barat terus mengintensifkan kegiatan Patroli Presisi di sejumlah titik rawan yang berada di wilayah hukum Polres Pasaman Barat, Rabu (25/6/2025).


Patroli yang dilaksanakan secara rutin tersebut menyasar berbagai lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya gangguan Kamtibmas, seperti pusat keramaian, kawasan pertokoan, objek vital, perbankan, SPBU, permukiman penduduk, serta ruas jalan yang dinilai rawan terhadap aksi kriminalitas.


Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya melakukan patroli mobile, namun juga berdialog langsung dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.


Masyarakat diimbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


Kegiatan patroli ini merupakan implementasi dari Polri Presisi yang mengedepankan langkah preventif sebagai upaya pencegahan dini terhadap berbagai bentuk tindak pidana, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, aksi premanisme, maupun gangguan ketertiban lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.


Selain memberikan rasa aman kepada masyarakat, kehadiran personel Kepolisian di lapangan juga bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Pasaman Barat tetap terpelihara dengan baik.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. menegaskan bahwa patroli rutin yang dilaksanakan oleh personel Sat Samapta merupakan bentuk komitmen Polres Pasaman Barat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Patroli Presisi merupakan langkah preventif yang terus kami optimalkan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, khususnya kejahatan 3C. Kehadiran personel Kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempersempit kesempatan bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya," ujar AKBP Agung Tribawanto, S.I.K.


Kapolres menambahkan bahwa keberhasilan menjaga situasi keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


"Kami mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Jangan ragu memberikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas maupun aktivitas yang mencurigakan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan kondusif," tambahnya.


Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto berharap kegiatan patroli yang dilakukan secara konsisten dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus menciptakan lingkungan yang aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.


"Harapan kami, melalui patroli yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan situasi Kamtibmas yang tetap kondusif, diharapkan stabilitas keamanan di Kabupaten Pasaman Barat dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat," tutup Kapolres.


Polres Pasaman Barat memastikan akan terus meningkatkan kegiatan patroli Presisi secara rutin, baik pada siang maupun malam hari, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Pasaman Barat yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan Kamtibmas. (**)

 


SUMBARNET - Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima surat hibah lahan seluas 19 hektare yang terletak di nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru dari keluarga besar Dony Oskaria untuk Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Jumat (26/6/2026), di rumah dinas bupati. 


Penyerahan surat hibah dilakukan melalui Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, disaksikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ten Feri serta Kabag Prokopim Roza Melfita.


Lahan hibah tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR), salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.


Anton Yondra, yang dipercaya keluarga besar Doni Oskaria untuk mengurus seluruh proses hibah kepada pemerintah daerah, mengatakan penyerahan lahan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga terhadap kemajuan Kabupaten Tanah Datar, khususnya di bidang pendidikan.


Dia menilai, langkah Dony Oskaria beserta keluarga besar layak menjadi teladan bagi masyarakat. Menurutnya, di tengah masih adanya penolakan terhadap sejumlah rencana pembangunan oleh investor di berbagai daerah, keluarga Dony Oskaria justru menunjukkan dukungan nyata dengan menghibahkan lahan untuk kepentingan pembangunan.


"Beliau beserta keluarga besar memberikan contoh yang patut diteladani. Dengan penuh keikhlasan mereka menghibahkan tanah demi pembangunan dan kemajuan Tanah Datar. Ini adalah bentuk pengabdian kepada daerah yang patut kita syukuri dan banggakan bersama," kata Anton.


Sementara Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas ketulusan bapak Dony Oskaria beserta keluarga besarnya yang menghibahkan tanah tersebut demi kepentingan masyarakat.


"Ini merupakan sebuah ketulusan dan keteladanan yang luar biasa. Bapak Dony Oskaria beserta seluruh keluarga besar dengan sukarela menghibahkan tanahnya demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar. Saya atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Tanah Datar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Bapak Dony Oskaria beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan rezeki yang melimpah oleh Allah SWT," ujar Eka Putra. (hp-fan)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID - Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut secara resmi kepulangan 252 jemaah haji asal Kota Bukittinggi yang tergabung dalam Kloter 7 dan Kloter 14,pada Kamis 25 Juni 2026.


Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memimpin langsung penyambutan. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.


“Alhamdulillah, 252 jemaah kita telah kembali ke tanah air dengan selamat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan menganugerahkan predikat haji mabrur. Mari kita bawa nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan dari Tanah Suci ke dalam kehidupan sehari-hari di Bukittinggi,” ujar Ibnu Asis.


Wawako juga mengapresiasi dedikasi para petugas haji. Ia berharap evaluasi penyelenggaraan haji 2026 menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun-tahun mendatang.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, Misra Elfi, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi dan seluruh unsur terkait. Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar, dari keberangkatan hingga kepulangan.


Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemko Bukittinggi, Syukri Naldi, merinci data keberangkatan. Dari kuota 255 jemaah, 253 orang diberangkatkan. Dua jemaah batal berangkat karena alasan kesehatan. Dari 253 jemaah yang berangkat, 251 orang tergabung di Kloter 7 bersama 5 petugas, dan 2 orang di Kloter 14 bersama 1 petugas. Komposisinya terdiri dari 104 jemaah laki-laki dan 149 jemaah perempuan.


“Seluruh jemaah telah kembali ke Bukittinggi sesuai jadwal. Tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan ibadah,” jelas Syukri.


Momen paling mengharukan terjadi saat Pemko Bukittinggi menyerahkan Sertifikat Badal Haji kepada ahli waris almarhumah Yulinis Muin, 73 tahun, jemaah asal Bukit Apit yang wafat di Madinah pada 2 Mei 2026. Sertifikat diserahkan langsung oleh Wawako Ibnu Asis.


Penyambutan ini menjadi penutup rangkaian ibadah haji 2026 bagi Kota Bukittinggi, sekaligus awal bagi para jemaah untuk mengamalkan semangat haji mabrur di tengah masyarakat.(**)

 


SUMBARNET – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan bakti sosial dengan mendistribusikan bantuan air bersih dan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (25/6/2026).


Kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumbar hadir untuk membantu meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dan ketersediaan air bersih.


Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Warga menyambut baik kehadiran personel Ditlantas Polda Sumbar yang turun langsung menyerahkan bantuan sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang memiliki kepedulian sosial.


"Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80, Polri terus hadir di tengah masyarakat," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.


Ia menegaskan, kehadiran Polri melalui kegiatan sosial seperti penyaluran air bersih dan sembako merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu nilai utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


"Kehadiran Polri untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai bentuk pengabdian," tambahnya.


Menurut Kombes Pol. Reza, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga.


Dengan semakin dekatnya hubungan tersebut, diharapkan akan tumbuh kepercayaan dan sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.


"Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. Ini merupakan bagian dari semangat Hari Bhayangkara, di mana pengabdian kepada masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kami," jelasnya.


Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi penyemangat untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.


"Harapan kami, bantuan air bersih dan sembako ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga yang menerimanya. Semoga momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga bersama-sama kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan penuh kepedulian sosial," tutup Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.


Melalui kegiatan bakti sosial ini, Ditlantas Polda Sumbar kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tidak hanya melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan dalam mewujudkan Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat. (**)

 


SUMBARNET – Dalam rangka memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan kepada masyarakat selama masa libur panjang, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat bersama Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan Jasa Raharja melaksanakan kegiatan ramp check atau inspeksi keselamatan terhadap kendaraan angkutan umum di Kota Padang, Kamis (25/6/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam memastikan seluruh armada angkutan umum yang beroperasi memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, sehingga mampu memberikan pelayanan transportasi yang aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama momentum liburan.


Dalam pelaksanaan ramp check, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan, mulai dari sistem pengereman, lampu penerangan, ban, kemudi, alat keselamatan, hingga kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi.


Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan mematuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan sebelum melayani penumpang.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ramp check akan terus dilaksanakan sebagai upaya memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi berada dalam kondisi layak dan aman.


"Ramp check inspeksi kendaraan angkutan umum terus kami lakukan guna memastikan kelayakan operasional setiap kendaraan yang mengangkut masyarakat. Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama, sehingga kami ingin memastikan seluruh armada memenuhi standar keselamatan sebelum beroperasi di jalan raya," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.


Ia menjelaskan, meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan harus diimbangi dengan pengawasan terhadap kondisi kendaraan angkutan umum.


Menurutnya, kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.


Lebih lanjut, Dirlantas menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada para pemilik perusahaan angkutan dan pengemudi agar selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Tujuan dari kegiatan ini adalah memastikan setiap masyarakat yang menggunakan transportasi umum dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Kami juga ingin meningkatkan kesadaran seluruh operator angkutan agar rutin melakukan perawatan kendaraan serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku," katanya.


Kombes Pol. Reza juga berharap kolaborasi antara Ditlantas Polda Sumbar, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan Jasa Raharja dapat terus diperkuat dalam menciptakan sistem transportasi yang semakin aman, khususnya pada periode meningkatnya aktivitas masyarakat seperti libur panjang.


"Harapan kami, melalui sinergi seluruh stakeholder ini dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kami mengajak seluruh pengemudi, operator angkutan, maupun masyarakat untuk selalu disiplin berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan," tutupnya.


Melalui pelaksanaan ramp check ini, Ditlantas Polda Sumbar bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama masa liburan memenuhi standar keselamatan.


Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di seluruh wilayah Sumatera Barat. (**)