SUMBARNET - Mardiansyah resmi terpilih sebagai Ketua Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) periode 2026–2030 melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Caraka Room, Gedung B Kampus I UBH, Ulak Karang, Padang, Sabtu (11/4/2026).
Pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah seluruh 36 pemilik suara sepakat menetapkan Mardiansyah sebagai ketua terpilih. Proses Mubes tersebut juga tercatat sebagai salah satu yang tersingkat, dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berakhir menjelang siang hari.
Ketua Mubes Alumni UBH 2026, Henddy Adrian Luthan, menyampaikan harapan besar kepada seluruh alumni untuk memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan baru.
“Kami mengajak seluruh alumni Universitas Bung Hatta, di mana pun berada, untuk bersama-sama mendukung kepemimpinan saudara Mardiansyah. Soliditas dan kebersamaan menjadi kunci agar organisasi alumni ini semakin kuat dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran ketua terpilih dalam membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Kami berharap ketua terpilih mampu merangkul seluruh alumni lintas angkatan dan fakultas, serta membawa organisasi ini menjadi lebih maju, profesional, dan berdampak luas,” tambahnya.
Mardiansyah sendiri merupakan alumni Teknik Sipil UBH yang saat ini menjabat sebagai Direktur Operasi II di PT Hutama Karya (Persero). Ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, serta memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di sektor infrastruktur nasional.
Dalam sambutannya, Mardiansyah menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi alumni sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan produktif.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh alumni untuk bersatu, berkontribusi, dan bersama-sama membangun organisasi alumni UBH yang lebih solid, modern, dan bermanfaat, baik bagi almamater maupun masyarakat luas,” kata Mardiansyah.
Ia juga menegaskan akan segera menyusun kepengurusan yang berbasis meritokrasi lintas fakultas, serta memperkuat peran alumni dalam mendukung pengembangan kampus.
“Ke depan, kita akan fokus memperkuat jaringan alumni, menghadirkan sekretariat yang representatif, serta mendorong realisasi Graha Alumni UBH sebagai pusat aktivitas bersama,” ujarnya.
Diketahui, selama ini Mardiansyah aktif berkontribusi untuk kampus, antara lain dengan memfasilitasi program magang mahasiswa, mendukung pengembangan laboratorium melalui dana CSR, serta menjembatani kerja sama antara dunia usaha dan alumni.
Dengan dukungan penuh peserta Mubes dan rekam jejak yang kuat, kepemimpinan Mardiansyah diharapkan mampu membawa Alumni UBH menjadi organisasi yang lebih solid dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Ms/*/ ald)
Padang -Mengenal Mardiansyah. Nama ini baru saja menggema dalam Musyawarah Besar Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta tahun 2026, di mana ia terpilih secara mufakat sebagai Ketua Umum periode 2026-2031. Tapi siapa sebenarnya Mardiansyah? Berikut profil lengkapnya.
Dari sisi pendidikan, Mardiansyah memiliki latar belakang akademik yang sangat kuat di bidang teknik dan manajemen. Ia menyandang gelar Sarjana Teknik Sipil. Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Teknik dan Magister Administrasi Bisnis (MBA). Kombinasi ilmu teknik dan bisnis ini kelak menjadi fondasi utama kariernya di dunia korporasi. Yang tak kalah penting, Mardiansyah adalah alumni Universitas Bung Hatta, kampus yang turut membentuk fondasi keilmuan dan profesionalismenya sejak awal.
Lahir di Bandung pada 7 Februari 1978, Mardiansyah saat ini menjabat sebagai Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero). Ia adalah salah satu tokoh profesional di sektor konstruksi nasional yang mengerjakan berbagai proyek strategis negara, termasuk jalan tol Trans-Sumatra dan infrastruktur vital lainnya.
Mardiansyah bukanlah direktur instan. Ia bergabung dengan Hutama Karya pada tahun 2008 dan tumbuh dari dalam perusahaan. Selama lebih dari satu dekade, ia secara konsisten menunjukkan kinerja mumpuni di berbagai posisi. Sebelum duduk di kursi direksi, ia pernah menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan serta EVP Human Capital. Pengalaman ini memperkaya kompetensinya, tidak hanya dalam pengelolaan proyek konstruksi, tetapi juga dalam tata kelola perusahaan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dikenal sebagai figur yang profesional dan berintegritas, Mardiansyah mencerminkan kepemimpinan yang lahir dari pengalaman panjang di lapangan. Perjalanan kariernya menjadi contoh nyata pengembangan talenta internal di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya di PT Hutama Karya (Persero).
Kini, di puncak kariernya sebagai direktur BUMN, Mardiansyah mendapat amanah baru: memimpin ribuan alumni Universitas Bung Hatta untuk lima tahun ke depan. Dalam Musyawarah Besar yang mengusung tema Sinergi Visioner Berintegritas, seluruh peserta yang hadir kompak mendukungnya. Forum itu tidak berjalan sebagai agenda rutin biasa, melainkan momentum konsolidasi nasional alumni untuk membangun arah baru yang lebih progresif, solid, dan berdampak.
Dari ruang kuliah di Universitas Bung Hatta, ke ruang rapat direksi Hutama Karya, hingga panggung kepemimpinan alumni nasional, itulah Mardiansyah. Insinyur, direktur, dan kini ketua umum yang siap bekerja. (**)