Bukittinggi, – Anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat, Yesi Endriani, menegaskan pentingnya peran guru dalam mendeteksi dan mendampingi persoalan kesehatan mental yang dialami siswa di lingkungan sekolah.


Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Wali Kelas Angkatan II yang kembali digelar pada Kamis, (11/6/2026) di Bukittinggi sebagai upaya memperkuat kepedulian terhadap kesehatan mental remaja.


Menurut Yesi, guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar di kelas, tetapi juga menjadi sosok yang paling dekat dengan siswa dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Karena itu, guru perlu memiliki kemampuan untuk mengenali perubahan perilaku dan kondisi psikologis peserta didik sejak dini.


“Guru bukan hanya menjadi pengajar, tetapi juga sosok yang mampu mengenali perubahan dan menjadi tempat pertama bagi siswa untuk merasa didengar. Dengan bekal pengetahuan tentang deteksi dini depresi dan berbagai permasalahan psikologis, para guru diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih tepat dan penuh empati,” ujar Yesi.


Politisi Partai Demokrat itu menilai kesehatan mental remaja menjadi isu yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak. Ia menyebut lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan ketahanan mental generasi muda.


Karena itu, kata Yesi, upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman tidak dapat dilakukan oleh sekolah semata. Diperlukan kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.


“Generasi yang sehat, cerdas, dan ceria lahir dari lingkungan yang peduli. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi setiap anak,” katanya.


Yesi berharap pelaksanaan Bimtek Guru Wali Kelas Angkatan II dapat memberikan manfaat nyata bagi para pendidik dalam menjalankan tugas pendampingan terhadap siswa, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan psikologis yang berkembang saat ini.


Ia juga optimistis peningkatan kapasitas guru melalui kegiatan tersebut akan berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang lebih tangguh, bahagia, dan siap menghadapi masa depan.


“Semoga Bimtek Angkatan II ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih kuat, sehat secara mental, dan mampu menyongsong masa depan dengan optimisme,” tutupnya. (***)

 


SUMBARNET - Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara keseluruhan masih berada dalam kondisi sehat dan mencatatkan keuntungan yang signifikan.


Menurut Dony, laba konsolidasi BUMN sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp335 triliun. Karena itu, ia membantah anggapan yang menyebut perusahaan-perusahaan pelat merah secara keseluruhan mengalami kerugian.


"Saya sampaikan bahwa BUMN itu untung. Tahun 2025 keuntungan BUMN mencapai sekitar Rp335 triliun. Jadi kalau ada yang mengatakan BUMN secara keseluruhan rugi, itu tidak benar," kata Dony, Rabu, (10/6/2026) di tayangan podcast @BukanKalengKalengID.


Ia mengakui masih terdapat sejumlah perusahaan BUMN yang mencatatkan kerugian. Namun, total kerugian perusahaan-perusahaan tersebut hanya sekitar Rp20 triliun dan telah diperhitungkan dalam laba konsolidasi BUMN.


Menurutnya, jika perusahaan-perusahaan yang masih merugi dapat dibenahi dan ditingkatkan kinerjanya, maka potensi keuntungan BUMN akan semakin besar.


"Kalau perusahaan-perusahaan yang rugi ini bisa diperbaiki atau dihilangkan kerugiannya, maka keuntungan BUMN bisa meningkat menjadi sekitar Rp375 triliun," ujarnya.


Dony menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan utama BUMN saat ini bukan lagi persoalan kerugian, melainkan bagaimana mengoptimalkan potensi keuntungan melalui transformasi, efisiensi, dan peningkatan daya saing perusahaan.


"Yang perlu disampaikan kepada masyarakat adalah bahwa BUMN tidak rugi. Yang ada adalah keuntungan yang masih bisa dimaksimalkan lagi," tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Dony juga menyoroti keberadaan Danantara Indonesia yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa Danantara dibentuk sebagai entitas investasi yang berorientasi bisnis dan menjalankan fungsi komersial sesuai amanat undang-undang.


"Yang benar adalah bahwa Danantara sesuai dengan undang-undang merupakan entitas yang bersifat komersial. Danantara itu murni komersial," katanya.


Menurut Dony, peran utama Danantara adalah menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional (engine for growth) melalui pengelolaan aset dan investasi secara profesional, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia.


Ia juga membantah anggapan bahwa keterlibatan Danantara dalam berbagai program pemerintah akan mengganggu orientasi bisnis lembaga tersebut.


Dony menjelaskan bahwa setiap penugasan yang diberikan pemerintah kepada Danantara tetap harus dibiayai oleh pemerintah sebagaimana telah diatur dalam regulasi yang berlaku.


"Kalau ada penugasan dari pemerintah, di dalam undang-undang juga sudah dijelaskan bahwa pemerintah wajib membiayai penugasan tersebut," ujarnya.


Karena itu, Dony memastikan Danantara akan tetap fokus menjalankan fungsi komersialnya sembari mendukung agenda pembangunan nasional melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.


Menurutnya, pemahaman yang tepat mengenai kondisi BUMN dan peran Danantara penting disampaikan kepada publik agar tidak muncul persepsi yang keliru terkait pengelolaan aset negara dan arah transformasi BUMN ke depan. (***)

 


SUMBARNET - Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Wakil Menteri Hukum, Prof. Eddy O.S. Hiariej, pada hari ini, Kamis (11/6). 

‎Pertemuan tersebut fokus membahas penguatan aspek hukum dan regulasi untuk mendukung berbagai agenda strategis dalam transformasi BUMN dan pembangunan ekonomi nasional.

‎ Dony Oskaria menekankan pentingnya landasan hukum yang kuat agar setiap langkah strategis dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

‎ "Transformasi BUMN yang tengah berjalan membutuhkan dukungan regulasi yang kuat agar mampu berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan," ujar Dony Oskaria.

‎Pembahasan juga menyoroti perlunya harmonisasi kebijakan lintas sektor. Menurutnya, setiap langkah transformasi harus selaras dengan prinsip kepastian hukum, tata kelola yang baik (good corporate governance), serta kebutuhan untuk memperkuat daya saing nasional. 

‎"Pembahasan turut menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan lintas sektor agar setiap langkah transformasi dapat berjalan selaras dengan prinsip kepastian hukum, tata kelola yang baik, serta kebutuhan penguatan daya saing nasional," tegas Dony.

‎Sinergi lintas kementerian dan lembaga ini, termasuk dengan Kementerian Hukum, dinilai krusial untuk membangun kepercayaan investor. Pemerintah, melalui berbagai instrumen kebijakan baru, berupaya memperkuat iklim investasi, memperluas sumber pendanaan pembangunan, serta mendukung percepatan proyek-proyek strategis nasional.

‎"Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah terus memastikan agenda transformasi ekonomi memiliki landasan hukum yang kuat, adaptif, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor secara berkelanjutan," ujar Dony Oskaria.

‎Pernyataan ini selaras dengan sejumlah agenda Dony Oskaria di hari yang sama. Sebelumnya, ia juga memastikan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak pada inflasi karena penggunaannya yang terbatas pada kalangan menengah ke atas. 

‎Selain itu, ia juga memaparkan program restrukturisasi BUMN yang sistematis, dimulai dari pendataan akurat hingga business restructuring, serta menghadirkan 16.500 unit properti BUMN melalui Danantara Housing Expo untuk mempermudah akses kepemilikan rumah bagi masyarakat. (romelt)



PASAMAN BARAT – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik secara resmi membuka Open Turnamen Mini Soccer Bhayangkara Cup I Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Mini Soccer Polsek Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (11/6/2026).


Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur Forkopimca Kecamatan Talamau, pejabat utama Polres Pasaman Barat, para Kapolsek jajaran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia pelaksana, serta para peserta turnamen yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat.


Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menyampaikan bahwa kegiatan Open Turnamen Mini Soccer Bhayangkara Cup I Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara Polri dengan masyarakat.


Menurutnya, olahraga merupakan salah satu media yang efektif untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.


“Melalui kegiatan Open Turnamen Mini Soccer Bhayangkara Cup I Tahun 2026 ini, kami ingin menghadirkan momentum kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Kapolres juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, khususnya sepak bola mini atau mini soccer. Selain itu, turnamen ini juga menjadi sarana untuk menghindarkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” tambahnya.


Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai fair play selama pertandingan berlangsung.


Ia mengingatkan seluruh peserta agar selalu menjaga sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kompetisi berlangsung.


“Kepada seluruh tim yang bertanding, saya berharap dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, namun yang paling penting adalah menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan semangat kompetisi yang sehat,” katanya.


Kapolres Pasaman Barat juga menyampaikan harapannya agar Open Turnamen Mini Soccer Bhayangkara Cup I dapat menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Pasaman Barat di berbagai ajang olahraga.


“Kami berharap turnamen ini dapat menjadi langkah awal dalam pembinaan olahraga, khususnya sepak bola mini di Kabupaten Pasaman Barat. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet muda potensial yang mampu berprestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ungkapnya.


Setelah memberikan sambutan, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik secara resmi membuka Open Turnamen Mini Soccer Bhayangkara Cup I Tahun 2026 yang ditandai dengan tendangan pertama (kick off) sebagai simbol dimulainya kompetisi.


Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dan diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasaman Barat. 


Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif. (**)

  


Padang, Sumatera Barat – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kampanye edukatif bertajuk "Yuk Foto dan Laporkan ke Kita", yang mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mengawasi pelanggaran lalu lintas di jalan raya.


Melalui imbauan tersebut, masyarakat diminta untuk mendokumentasikan dan melaporkan apabila menemukan pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas secara kasat mata, seperti berkendara ugal-ugalan, melanggar rambu-rambu, menerobos lampu merah, menggunakan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, hingga tindakan lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Program ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Sumatera Barat.


Selain itu, pelibatan masyarakat juga diharapkan mampu meningkatkan pengawasan sosial terhadap para pengguna jalan agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K, mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.


"Melalui kampanye 'Yuk Foto dan Laporkan ke Kita' ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Setiap laporan yang disampaikan masyarakat akan menjadi informasi penting bagi kepolisian dalam melakukan penindakan maupun langkah-langkah pencegahan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan," ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.


Menurutnya, perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial saat ini dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung terciptanya ketertiban di jalan raya.


Masyarakat dapat dengan mudah mengirimkan foto atau video pelanggaran yang ditemukan kepada pihak kepolisian melalui kanal komunikasi yang tersedia.


Lebih lanjut, Kombes Pol Reza menjelaskan bahwa tujuan utama dari program tersebut bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada pelanggar, melainkan sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.


"Kami tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran kolektif. Ketika masyarakat ikut peduli dan berani melaporkan pelanggaran yang membahayakan pengguna jalan lainnya, maka secara tidak langsung kita sedang menyelamatkan banyak nyawa dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," katanya.


Ia menambahkan, pelanggaran lalu lintas yang sering dianggap sepele kerap menjadi pemicu terjadinya kecelakaan fatal. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan bersama agar para pengendara lebih disiplin dan mematuhi peraturan yang berlaku.


Dalam pelaksanaan program tersebut, Ditlantas Polda Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan saat mengambil dokumentasi.


Pelaporan dilakukan secara bijak, tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Bukti foto atau video yang dikirimkan harus jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kampanye ini sekaligus menjadi bentuk pendekatan humanis Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra kepolisian, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas di Sumatera Barat.


Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan tidak ragu melaporkan setiap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.


"Harapan kami, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari kesadaran masyarakat itu sendiri. Jika semua pihak saling peduli, saling mengingatkan, dan aktif melaporkan pelanggaran yang membahayakan, maka angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan tercipta lalu lintas yang aman, tertib, serta berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat," tutupnya.


Melalui gerakan "Yuk Foto dan Laporkan ke Kita", Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan demi terwujudnya pelayanan Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat. (**)



SUMBARNET - Jagat media sosial kembali diramaikan oleh kritik pedas yang menyasar kinerja humas di lingkungan pemerintah. Praktisi komunikasi yang dikenal dengan akun @ndorokakung melalui unggahan terbarunya menyebut bahwa sebagian besar humas instansi masih bekerja secara reaktif dan sering masuk terlalu akhir dalam proses pengambilan keputusan.

‎Dalam unggahan yang langsung viral tersebut, ia menuliskan kritik membangun namun menusuk. Disebutkan bahwa banyak pejabat humas yang lebih sibuk dengan tugas-tugas seremonial ketimbang menjalankan fungsi strategis yang sesungguhnya.

‎"Ini fakta di instansi. Banyak humas pemerintah sebenarnya paham bahwa kerja mereka bukan sekadar dokumentasi, spanduk, rilis, dan unggahan acara," tulis akun @ndorokakung.

‎Kritik tersebut menyoroti pola kerja humas yang kerap hanya dilibatkan di detik-detik akhir sebuah kebijakan atau acara akan digelar. Alhasil, tugas humas hanya sebatas membuat caption dan mendokumentasikan kegiatan yang sudah berjalan tanpa bisa memberikan masukan strategis di awal.

‎"Masalahnya, di birokrasi, humas sering masuk terlalu akhir. Saat keputusan sudah dibuat, acara sudah berjalan, dan pesan publik tinggal diberi caption," lanjutnya.

‎Padahal, menurutnya, seorang humas harus hadir lebih awal untuk membaca risiko, menerjemahkan kebijakan, dan menyiapkan narasi. Fungsi ini krusial untuk menjaga kepercayaan publik, bukan sekadar membuat instansi terlihat sibuk.

‎Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa humas strategis bukan berarti melawan pimpinan. Melainkan dengan membawa data, opsi, dan solusi agar pimpinan bisa mengambil keputusan komunikasi yang lebih aman dan kuat.

‎Unggahan ini sontak memantik diskusi panjang di kolom komentar. Banyak warganet yang ternyata juga merasakan hal serupa di lingkungan kerjanya.

‎Seorang warganet dengan akun @humas_instansi mengaku merasakan hal yang sama. "Terima kasih pencerahannya, memang itu yang humas instansi rasakan... Hanya dianggap tukang foto atau video, tidak lebih... Dianggap sepele kerjaan humas... Gk ada pentingnya buat instansi," tulisnya.

‎Komentar tersebut sontak mendapat puluhan like dan balasan dari netizen lain yang mendukung.

‎Di media sosial X (dulu Twitter) dan Instagram, kritik ini memicu gelombang diskusi tentang reformasi birokrasi di bidang kehumasan. Tagar #HumasBukanTukangFoto mulai ramai digunakan oleh pegawai humas di berbagai daerah yang merasa terpinggirkan.

‎Dalam berbagai kesempatan, praktisi komunikasi  yang juga wartawan senior Adrian Tuswandi yang  akrab di panggil Toaik  tersebut kerap menyoroti pola lama ini.

‎Adrian  menegaskan bahwa di era digital, masyarakat tidak lagi menginginkan konten yang itu-itu saja.

‎"Jadi tugas humas adalah membantu pemerintah lebih dipahami, lebih dipercaya, dan lebih responsif," tegas Adrian alias Toaik ini.

‎Ia memperingatkan bahwa dalam komunikasi publik, yang dipertaruhkan bukan hanya citra, tetapi kepercayaan. Dan tanpa kepercayaan, kebijakan sebaik apa pun bisa terdengar seperti pengumuman dari planet lain. (**)

 


Padang, – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat dalam upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan mitigasi risiko hukum.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penanganan Masalah Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) yang berlangsung di Aula Kejati Sumbar, Kamis (11/6/2026).


Kolaborasi ini menjadi langkah strategis kedua belah pihak untuk meningkatkan sinergi, koordinasi, dan kerja sama yang berkelanjutan, sekaligus mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia.


General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan bahwa sebagai pengelola objek vital nasional, perusahaan membutuhkan pendampingan hukum yang kuat agar seluruh aktivitas operasional dan kebijakan bisnis tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.


"Kerja sama dengan Kejati Sumbar ini merupakan langkah preventif kami untuk memastikan implementasi GCG berjalan optimal. Dengan dukungan Jaksa Pengacara Negara (JPN), kami berharap dapat memitigasi berbagai risiko hukum, khususnya di bidang perdata dan tata usaha negara, sehingga pelayanan publik di Bandara Internasional Minangkabau dapat terus ditingkatkan tanpa kendala hukum," ujar Dony.


Menurutnya, kepastian hukum menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional bandara sekaligus mendukung pengembangan layanan transportasi udara yang aman, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Dedie Tri Hariyadi, SH, MH, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Kejati Sumbar melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara siap memberikan dukungan hukum kepada PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Minangkabau.


Dukungan tersebut meliputi bantuan hukum, pertimbangan hukum berupa legal opinion maupun legal assistance, hingga berbagai tindakan hukum lainnya yang diperlukan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya.


"Kami siap mengawal PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Minangkabau dalam menjalankan roda bisnisnya. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan mencegah terjadinya penyimpangan, sehingga aset serta keuangan negara yang dikelola perusahaan dapat terselamatkan dan termanfaatkan dengan baik," tegas Dedie.


Dalam perjanjian tersebut, kedua pihak sepakat untuk saling mendukung dalam berbagai aspek penanganan hukum. Ruang lingkup kerja sama mencakup pemberian bantuan hukum kepada perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan, pemberian pertimbangan hukum untuk meminimalkan risiko fungsional, hingga tindakan hukum lainnya seperti mediasi dan fasilitasi apabila terjadi sengketa antar-lembaga maupun dengan masyarakat.


Melalui kerja sama ini, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau optimistis dapat terus tumbuh sebagai perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel, dan terpercaya, sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan sektor transportasi udara di Sumatra Barat. (***)

 ‎



‎Jakarta,-Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar rapat internal strategis bersama perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan jajaran BUMN Karya.

‎Percepatan penyempurnaan Danantara Housing Expo serta penyusunan skema pembiayaan perumahan yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat luas.

‎"Kami terus memperkuat sinergi antara BUMN properti, Himbara, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kemudahan pembiayaan dengan pilihan hunian yang lebih beragam, serta akses kepemilikan rumah yang semakin mudah dan terjangkau," ujar Dony Oskaria, Kamis (11/6/2026).

‎Semua ini merupakan bagian dari dukungan nyata kami terhadap program perumahan nasional.

‎Dony Oskaria menjelaskan bahwa pembahasan utama dalam rapat mencakup penyediaan skema angsuran ringan hingga pengembangan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang lebih menarik dan kompetitif melalui Himbara.

‎"Pembahasan difokuskan pada penyediaan skema angsuran ringan, pengembangan program KPR yang lebih menarik dan kompetitif melalui Himbara, serta perluasan akses masyarakat terhadap hunian layak, baik rumah tapak (landed house) maupun hunian vertikal," jelasnya.

‎Danantara Housing Expo sendiri disiapkan sebagai platform yang mempertemukan masyarakat dengan pengembang BUMN, pengembang swasta, serta Himbara dalam satu ekosistem pembiayaan dan hunian terpadu.

‎"Kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan nasional. Lewat Danantara Housing Expo, kami ingin menjawab tantangan itu," ujar Dony Oskaria.

‎Hingga Juni 2026, Danantara bersama seluruh jajaran BUMN properti dan pengembang swasta telah berhasil menghimpun lebih dari 16.500 unit properti dari perusahaan BUMN.

‎Jumlah tersebut belum termasuk ratusan ribu unit tambahan dari pengembang swasta yang juga siap dipasarkan melalui program Danantara Housing Expo.

‎"Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapat rumah, tetapi juga kemudahan dalam proses pembiayaannya. Ini adalah komitmen kami bersama Himbara dan seluruh pengembang," kata Dony Oskaria.

‎Dengan tersedianya ribuan unit hunian dari berbagai segmen harga, masyarakat diharapkan dapat memilih hunian sesuai kemampuan finansial masing-masing. Program KPR dari bank-bank Himbara juga akan disesuaikan agar lebih kompetitif. (***)


 


Jakarta, – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan sejumlah hasil transformasi yang telah dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan BUMN yang sebelumnya mengalami tekanan berat.


Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberhasilan restrukturisasi Krakatau Steel.


Menurut Dony, perusahaan baja nasional tersebut kini telah kembali mencatatkan keuntungan setelah menjalani proses restrukturisasi menyeluruh.


"Tahun lalu Krakatau Steel sudah membukukan keuntungan sekitar Rp5 triliun. Tahun ini kinerjanya terus membaik dan sudah mencatatkan hasil positif sejak kuartal pertama," kata Dony pada podcast @BukanKalengKalengID, Rabu, (10/6/2026).


Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan bukan hanya financial restructuring, melainkan business restructuring.


Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan negosiasi dengan para kreditur untuk memperoleh pengurangan utang atau haircut.


Dari proses tersebut, Krakatau Steel berhasil memperoleh haircut sekitar 75 persen dari total kewajiban yang sebelumnya mencapai sekitar Rp26 triliun.


Setelah itu dilakukan pembenahan operasional, penguatan modal, dan perbaikan model bisnis.


"Hasilnya sekarang perusahaan sudah menghasilkan keuntungan dan berada di jalur yang lebih sehat," ujarnya.


Keberhasilan serupa juga mulai terlihat pada Kimia Farma.


Menurut Dony, perusahaan farmasi pelat merah tersebut sebelumnya berada dalam kondisi negatif. Namun setelah menjalani restrukturisasi, kinerjanya mulai membaik dan telah mencatatkan hasil positif pada kuartal pertama tahun ini.


Selain Krakatau Steel dan Kimia Farma, perhatian publik juga banyak tertuju pada Garuda Indonesia.


Menanggapi kritik yang menyebut Garuda terus menerima suntikan dana tetapi belum menunjukkan hasil signifikan, Dony menegaskan bahwa restrukturisasi maskapai nasional tersebut tidak bisa dilakukan hanya dengan menambah modal.


Menurutnya, Danantara terlebih dahulu memperbaiki fundamental bisnis perusahaan sebelum melakukan injeksi modal.


Salah satu langkah yang ditempuh adalah debt-to-equity swap, yakni mengubah utang Citilink kepada Pertamina menjadi kepemilikan saham.


Langkah ini membuat posisi ekuitas Citilink menjadi lebih sehat karena beban utangnya berkurang secara signifikan.


Selain itu, restrukturisasi juga dilakukan terhadap GMF AeroAsia melalui penguatan struktur modal dan optimalisasi aset.


Dony menjelaskan bahwa masalah utama Garuda selama ini adalah tingginya jumlah pesawat yang grounded.


Saat proses transformasi dimulai, sekitar 38 pesawat Citilink tidak beroperasi.


Padahal, meskipun tidak terbang, perusahaan tetap harus membayar biaya leasing pesawat.


"Kalau pesawat tidak terbang, biaya tetap berjalan. Karena itu pesawat harus kembali beroperasi agar menghasilkan pendapatan," katanya.


Menurut Dony, seluruh langkah restrukturisasi tersebut dilakukan agar setiap rupiah yang diinvestasikan benar-benar menghasilkan manfaat dan mampu mengembalikan perusahaan ke jalur pertumbuhan yang sehat.


Ia optimistis pendekatan transformasi yang saat ini dijalankan akan menghasilkan BUMN yang lebih kuat dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. (***)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID — Sebanyak 252 orang Jemaah Haji dari Kota Bukittinggi tahun 1447 Hijiriyah atau 2026 Masehi, telah kembali ke tanah air. Para tamu Allah itu, tiba di Kota Bukittinggi, Kamis, 11 Juni 2026


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan, selamat kepada seluruh jemaah haji Kota Bukittinggi yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji. Ia bersyukur karena sebagian besar jemaah berada dalam kondisi sehat setibanya di kampung halaman. Pemerintah Kota Bukittinggi juga mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan.


"Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat Bukittinggi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air. Alhamdulillah, jemaah kita dalam kondisi sehat. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur. Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji," ujarnya.


Wako menambahkan, jemaah haji asal Kota Bukittinggi tahun 2026 tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), salah satunya Kloter 7 Embarkasi Padang. Untuk Kloter 7 yang tiba kembali hari ini, jumlah jemaah yang diberangkatkan tercatat sebanyak 253 orang.


"Namun, satu orang jemaah atas nama Yunilis Muin (73 tahun) meninggal dunia di Tanah Suci. Dengan demikian, jumlah jemaah Kloter 7 asal Bukittinggi yang kembali ke tanah air sebanyak 252 orang. Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT," ujarnya.(**)