SUMBARNET - Ketua DPW REPRO Sumatera Barat, Roni, memberikan apresiasi kepada para pekerja Proyek Pelebaran Jalan Lintas Batas Kiliran Jao Dharmasraya yang menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dengan membantu memperbaiki kondisi kabel jaringan PLN yang terlepas dari jepitan di lokasi pekerjaan.


Menurut Roni, tindakan cepat para pekerja menjadi bukti bahwa pelaksanaan proyek tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi proyek.


"Atas nama DPW REPRO Sumatera Barat, kami memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja proyek yang sigap membantu mengamankan kabel jaringan PLN yang terlepas dari jepitannya. Tindakan seperti ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab di lapangan," ujar Roni.


Roni juga mengapresiasi langkah cepat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Wilayah 2 yang segera berkoordinasi dan melaporkan kondisi tersebut kepada pihak PLN agar dapat segera ditangani sesuai kewenangan.


"PPK 2.2 telah menunjukkan kepekaan terhadap kondisi di lapangan. Respons cepat dengan langsung berkoordinasi kepada PLN merupakan langkah yang tepat demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran pekerjaan proyek," tegasnya.


DPW REPRO Sumatera Barat berharap sinergi antara pelaksana proyek, PPK, dan PLN terus terjalin dengan baik sehingga setiap potensi gangguan di lapangan dapat ditangani secara cepat, profesional, dan mengutamakan keselamatan publik.


Roni menambahkan bahwa sikap responsif seperti ini patut menjadi contoh dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan, karena kolaborasi yang baik antarinstansi akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Kami mengapresiasi kepekaan dan respons cepat PPK 2.2 Wilayah 2 beserta para pekerja proyek yang tidak tinggal diam saat menemukan kabel jaringan PLN yang terlepas. Langkah cepat berkoordinasi dengan PLN menunjukkan komitmen terhadap keselamatan masyarakat. Semangat kolaborasi seperti inilah yang harus terus dijaga dalam setiap pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat." Roni, Ketua DPW REPRO Sumatera Barat. (**)



SUMBARNET - Ranah Minang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Desainer muda asal Kota Padang, Fajar Novario, resmi menjadi pemenang Sayembara Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karyanya akan digunakan sebagai logo resmi HUT RI 2026 dan dipasang di seluruh Indonesia selama rangkaian peringatan kemerdekaan.


Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengumumkan langsung pemenang sayembara tersebut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/6/2026).


Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensetneg) Juri Ardiantoro mengatakan karya Fajar Novario berhasil meraih suara terbanyak dalam jajak pendapat nasional yang untuk pertama kalinya melibatkan masyarakat secara langsung dalam pemilihan logo HUT RI.


"Pada akhirnya masyarakat telah menentukan pilihan dari polling yang sudah dilakukan, bahwa logo atau karya nomor dua, yakni karya Saudara Fajar Novario dari Aman Design Biro Padang, Sumatera Barat mendapatkan suara terbanyak," kata Juri.


Menurut Juri, logo karya Fajar memperoleh 44,73 persen suara dari total 68.569 pemilih yang berpartisipasi dalam polling nasional.


"Sekali lagi selamat kepada Saudara Fajar Novario, karya Anda ditetapkan sebagai logo peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, tahun 2026," ujarnya.


Fajar Novario yang bernaung di bawah Karsa Visual Merdeka menghadirkan desain dengan konsep turunan Kolektif, Sinergi, dan Bertumbuh. Secara visual, logo tersebut mengangkat eksplorasi berbagai motif tradisional Nusantara yang dipadukan menjadi identitas nasional.


Juri menjelaskan, filosofi logo menggambarkan persatuan dalam keberagaman.


"Dalam keragaman tersebut terdapat kesamaan pola yang menyimpulkan bahwa keragaman menjadi fondasi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," katanya.


Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membuka partisipasi publik dalam pemilihan logo HUT RI ke-81. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, masyarakat diberi kesempatan memilih langsung desain logo resmi melalui mekanisme polling nasional yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), dan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI).


Sayembara tersebut diikuti 124 desainer grafis profesional dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses kurasi bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI), terpilih lima finalis terbaik, yakni David Wirawan dari Surakarta, Fajar Novario dari Padang, Kanda Putra dari Denpasar, Riskiawan dari Malang, dan Tiffany Djohan dari Batam.


Pemerintah menetapkan tema resmi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur." Logo karya Fajar menjadi representasi visual dari tema tersebut.


Juri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pemilihan logo, serta kepada Kementerian Ekonomi Kreatif dan ADGI yang mendampingi proses sayembara sejak awal.


"Kami juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta terima kasih kepada Pak Menteri Ekonomi Kreatif dan seluruh jajarannya, serta Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) yang telah memfasilitasi penyelenggaraan sayembara desain logo sejak awal," ujarnya.


Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, panitia HUT RI ke-81 juga menyiapkan hadiah bagi 300 peserta polling. Sebanyak 100 orang memperoleh undangan mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, 100 orang menerima suvenir resmi HUT RI ke-81, dan 100 orang lainnya mendapatkan bantuan pendidikan senilai Rp8,1 juta per orang.


"Bantuan pendidikan sebesar Rp8,1 juta diberikan kepada 100 orang yang beruntung. Angka 8,1 juta menunjukkan peringatan HUT ke-81," kata Juri.


Keberhasilan Fajar Novario menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Barat. Karya anak muda asal Padang itu kini akan menjadi simbol resmi peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menghiasi berbagai kegiatan serta atribut resmi perayaan kemerdekaan di seluruh Indonesia. (***)

 


SUMBARNET - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Mapolda Sumbar, Senin (29/6/2026). Kegiatan bertema "Polri untuk Masyarakat" itu menjadi momentum memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus memohon agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sumatera Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sumbar, organisasi kepemudaan (OKP) se-Sumatera Barat, serta tokoh lintas agama.


Hadir sebagai pemimpin doa secara bergantian, yakni perwakilan agama Islam Drs. H. Nurman Agus, perwakilan Hindu Pinandita Made Sumbawa, perwakilan Buddha Pandita Yassavadhano Jumadi, perwakilan Kristen Protestan Pdt. Imma Nuel C. Nugroho, dan perwakilan Katolik Pastor RD Abel Maia.


Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan doa bersama lintas agama merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus simbol kuatnya persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Barat.


"Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon agar Sumbar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Pada 1 Juli nanti kita akan memperingati Hari Bhayangkara ke-80, dan Polri terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Gatot.


Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ikhtiar spiritual untuk mempererat kerukunan antarumat beragama, menjaga persatuan bangsa, serta memohon kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


"Doa bersama lintas agama ini menjadi wujud rasa syukur kita atas pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-80. Melalui momentum ini, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh insan Bhayangkara senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," katanya.


Ia menegaskan, tema "Polri untuk Masyarakat" bukan sekadar slogan, melainkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan.


"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Barat," ujarnya.


Sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat toleransi, Kapolda Sumbar menyerahkan cendera mata kepada masing-masing perwakilan agama yang hadir.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Sumbar juga menyerahkan santunan dan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Budi Mulia Kota Padang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Sumbar didampingi Wakapolda Sumbar sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-80.


Kapolda turut menyampaikan apresiasi kepada tokoh agama, pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Barat.


Melalui kegiatan bertajuk "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", Polda Sumbar berharap semangat toleransi, persatuan, dan kebersamaan terus terjaga sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Barat tetap aman, damai, dan kondusif. (***)

 


SUMBARNET - Masyarakat Tanjung menggelar musyawarah bersama untuk membahas dampak aktivitas kendaraan pengangkut material pembangunan Perumahan Alana 6 Tahap 2 dan Tahap 3 yang dikembangkan oleh PT Dofla Land.


Hasil musyawarah tersebut dituangkan dalam sebuah berita acara yang memuat delapan poin kesepakatan dan tuntutan sebagai dasar penyelesaian persoalan antara masyarakat dan pihak pengembang.


Musyawarah berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai, bertempat di Mushalla Nurul Yaqin, Tanjung. Pertemuan dihadiri masyarakat terdampak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh agama.


Tokoh masyarakat Herman Jamal, didampingi Nofiarmen, Eri Zulfian, dan Armen Durin, mengatakan bahwa musyawarah digelar sebagai wadah untuk menyatukan aspirasi warga terkait berbagai dampak yang dirasakan akibat aktivitas kendaraan proyek.


"Musyawarah ini merupakan kesepakatan bersama masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara baik dan terbuka. Kami pada prinsipnya tidak menolak pembangunan, namun kami berharap PT Dofla Land juga memperhatikan hak-hak masyarakat yang terdampak. Mulai dari kondisi jalan yang rusak, debu yang mengganggu aktivitas sehari-hari, hingga persoalan lain yang muncul akibat mobilitas kendaraan proyek. Delapan poin yang kami sepakati merupakan hasil musyawarah bersama dan kami berharap dapat ditindaklanjuti melalui dialog yang baik," ujar Herman Jamal.


Dalam rapat tersebut, warga membahas berbagai dampak yang ditimbulkan oleh mobilitas kendaraan pengangkut material pembangunan Perumahan Alana 6 Tahap 2 dan Tahap 3 milik PT Dofla Land.


Selain kondisi jalan yang mengalami kerusakan, masyarakat juga menyoroti persoalan debu yang mengganggu aktivitas sehari-hari, serta dugaan pencopotan dan perusakan spanduk maupun rambu-rambu milik masyarakat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Setelah melalui pembahasan dan musyawarah, masyarakat menyepakati delapan poin tuntutan yang akan disampaikan kepada PT Dofla Land sebagai bentuk penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang terjadi.


Poin pertama, masyarakat meminta PT Dofla Land segera melakukan penimbunan, perataan, dan perbaikan terhadap jalan yang bergelombang akibat lalu lintas kendaraan proyek.


Selanjutnya, perusahaan diminta melakukan penyiraman jalan secara rutin guna mengurangi debu selama proses pembangunan masih berlangsung.


Masyarakat juga meminta pengembang memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 350 meter menggunakan metode rabat beton atau pengaspalan aspal ready mix sesuai standar teknis yang ditetapkan instansi terkait.


Dalam aspek sosial, warga meminta PT Dofla Land memberikan kompensasi secara langsung kepada masyarakat yang terdampak aktivitas proyek.


Penyaluran kompensasi diharapkan dilakukan di Mushalla Nurul Yaqin dengan disaksikan tokoh masyarakat berdasarkan data yang valid sehingga prosesnya berlangsung transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.


Selain itu, masyarakat meminta perusahaan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alokasi dana kompensasi yang disebut telah direalisasikan sebesar Rp350.000 per unit pada pembangunan Perumahan Alana 6 Tahap 1, Tahap 2, dan Tahap 3. Penjelasan tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


Warga juga mengusulkan pembatasan aktivitas kendaraan pengangkut material proyek hingga pukul 17.00 WIB guna mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui kendaraan proyek.


Tidak hanya kepada pihak pengembang, masyarakat juga menyampaikan permintaan kepada Kapolsek Batang Anai, IPTU Wendra, agar memerintahkan pihak yang melakukan pencopotan dan perusakan spanduk maupun rambu-rambu milik masyarakat untuk memasangnya kembali seperti semula.


Permintaan tersebut disampaikan mengingat tindakan tersebut diduga terjadi di bawah pengawasan aparat kepolisian yang berada di lokasi saat kejadian.


Lebih lanjut, masyarakat juga meminta Kapolsek Batang Anai memfasilitasi proses mediasi antara warga dengan PT Dofla Land.

Mediasi tersebut diharapkan dapat dilaksanakan di Mushalla Nurul Yaqin Tanjung sebagai forum penyelesaian persoalan secara terbuka, mengedepankan musyawarah dan mufakat.


Sebagai bentuk kepastian hukum, masyarakat menginginkan seluruh hasil mediasi nantinya dituangkan dalam sebuah surat perjanjian yang ditandatangani oleh pihak PT Dofla Land dan perwakilan masyarakat serta disaksikan oleh pejabat atau pihak yang berwenang.


Herman Jamal menegaskan, seluruh tuntutan yang disampaikan bukan bertujuan menghambat investasi maupun pembangunan, melainkan untuk memastikan pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar.


"Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog yang baik. Masyarakat mendukung pembangunan, tetapi pembangunan juga harus berjalan dengan memperhatikan keselamatan, kenyamanan, dan hak-hak warga. Kami berharap PT Dofla Land maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap hasil musyawarah ini sehingga tercipta solusi yang adil dan menguntungkan semua pihak," tutup Herman Jamal.


Berita acara hasil musyawarah tersebut menjadi bukti kesepakatan bersama masyarakat sekaligus diharapkan menjadi landasan bagi terciptanya penyelesaian yang adil, transparan, dan mengedepankan dialog antara seluruh pihak yang berkepentingan. (**)



SUMBARNET - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasaman Barat menyerahkan secara simbolis kunci rumah dalam kegiatan “Program Bedah Rumah” kepada warga penerima manfaat, Nenek Kartini, yang berlokasi di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (29/6/2026).


Kegiatan penyerahan kunci rumah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik, serta dihadiri Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi selaku Ketua Panitia Bedah Rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Pejabat Utama Polres Pasaman Barat, Camat Kinali, perwakilan TNI dari Kodim 0305/Pasaman, unsur Pemerintah Nagari, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.


Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan program bedah rumah milik Nenek Kartini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus implementasi semangat kebersamaan dalam membantu warga yang membutuhkan.


"Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga momentum untuk menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat melalui aksi sosial yang berkelanjutan. Saya berharap program bedah rumah ini dapat membantu Nenek Kartini mendapatkan hunian yang layak dan lebih nyaman. Semoga rumah ini membawa keberkahan dan bermanfaat ke depannya. Kami juga akan membantu melengkapi perlengkapan rumah lainnya untuk Nenek Kartini," ujar Kapolres.


AKBP Agung menegaskan bahwa program bedah rumah tersebut merupakan implementasi dari tema Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, yakni "Polri untuk Masyarakat." Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga terus berupaya memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Ia juga mengungkapkan bahwa program serupa akan terus dilanjutkan di lokasi lainnya dengan melakukan pendataan dan seleksi terhadap rumah-rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.


"Ke depan, kami juga akan melaksanakan program bedah rumah di lokasi lain dengan menjaring dan menyeleksi rumah-rumah yang tidak layak untuk direnovasi melalui koordinasi bersama Pemerintah Daerah dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasaman Barat," ungkapnya.


Sementara itu, Camat Kinali, Jon Helmat Joni, memberikan apresiasi atas kepedulian Polres Pasaman Barat yang telah merealisasikan program bedah rumah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian Polri kepada masyarakat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


"Program ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan bantuan," katanya.


Rasa syukur dan terima kasih juga disampaikan oleh Nenek Kartini yang diwakili anak kandungnya, Yetna Dahlia. Ia mengaku terharu atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Kapolres Pasaman Barat beserta seluruh jajaran.


Menurutnya, proses renovasi rumah yang dapat diselesaikan hanya dalam kurun waktu tiga minggu menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat yang ikut bergotong royong mewujudkan rumah layak huni bagi keluarganya.


Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto kepada Yetna Dahlia selaku perwakilan keluarga penerima manfaat yang didampingi oleh para tamu undangan.


Melalui program bedah rumah ini, Polres Pasaman Barat berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. 


Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat sinergi dan kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Pasaman Barat. (HumasResPasbar)

 


SUMBARNET - Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Danantara mulai menunjukkan hasil positif. Hingga April 2026, sebanyak 22 perusahaan pelat merah mencatat pertumbuhan laba, bahkan beberapa di antaranya melonjak hingga ratusan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Data yang dihimpun hingga 27 Juni 2026, menunjukkan peningkatan kinerja terjadi di berbagai sektor, mulai dari energi, pertambangan, perbankan, konstruksi, industri, hingga jasa. Capaian tersebut memperkuat indikasi bahwa transformasi BUMN yang dijalankan Danantara mulai memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan.


PT Pertamina menjadi perusahaan dengan nilai laba terbesar. Perusahaan energi nasional itu membukukan laba Rp24,9 triliun atau naik sekitar 80 persen dibandingkan April 2025. MIND ID juga mencatat kinerja positif dengan laba Rp14,1 triliun atau tumbuh 31 persen.


Lonjakan signifikan turut dibukukan PT Pupuk Indonesia. Perusahaan tersebut membukukan laba Rp4,8 triliun atau meningkat 202 persen. Di sektor perbankan, Bank Mandiri meraih laba Rp21,3 triliun atau naik 13 persen, sedangkan BRI membukukan laba Rp21,2 triliun atau tumbuh 15 persen.


Pegadaian juga mencatat pertumbuhan laba menjadi Rp4,3 triliun atau meningkat 87 persen. Sementara itu, Bank BTN menjadi BUMN dengan pertumbuhan laba tertinggi. Perseroan membukukan laba Rp1,4 triliun atau melonjak sekitar 1.339 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Perbaikan kinerja juga terlihat pada sejumlah BUMN yang sebelumnya mengalami kerugian. Krakatau Steel berhasil membalikkan kondisi dari rugi Rp981 miliar menjadi laba Rp635 miliar setelah menjalankan restrukturisasi dan memperoleh dukungan permodalan. LEN Indonesia juga berubah dari rugi Rp228 miliar menjadi laba Rp314 miliar.


Kimia Farma mencatat laba Rp108 miliar setelah sebelumnya merugi Rp160 miliar. Semen Indonesia juga kembali membukukan laba Rp106 miliar setelah menjalankan transformasi bisnis. Agrinas Pangan berhasil berbalik untung Rp465 miliar, sedangkan Danareksa mencatat laba Rp43 miliar setelah sebelumnya mengalami kerugian.


BUMN lainnya juga membukukan pertumbuhan positif. Pelindo mencatat laba Rp1,5 triliun atau naik 169 persen. Hutama Karya memperoleh laba Rp628 miliar atau meningkat 40 persen. InJourney membukukan laba Rp300 miliar atau naik 33 persen, sedangkan ADHI Karya mencatat kenaikan laba 667 persen menjadi Rp69 miliar.


Di sisi lain, BSI mencatat laba Rp2,8 triliun atau tumbuh 18 persen. BNI membukukan laba Rp7,2 triliun atau meningkat 6 persen. Sucofindo, ID Survey, dan Surveyor Indonesia juga membukukan pertumbuhan laba sepanjang periode tersebut.


Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan capaian tersebut menunjukkan transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata.


"Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata. Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan," ujar Dony.


Menurut Dony, BP BUMN dan Danantara akan terus menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi resmi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga transparansi informasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses transformasi BUMN.


Ia berharap tren pertumbuhan tersebut dapat terus dipertahankan. Dony juga meminta seluruh jajaran BUMN memperkuat sinergi, menjaga kinerja perusahaan, serta meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan capaian tersebut, BUMN diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai motor penggerak pembangunan sekaligus mendukung transformasi ekonomi Indonesia. (***)



SUMBARNET – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang terus mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan di berbagai wilayah.


Salah satu pekerjaan yang saat ini sedang dilaksanakan adalah penambalan atau patching pada sejumlah titik jalan berlubang di sepanjang Jalan Parak Jambu, Kecamatan Koto Tangah.


Kegiatan pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR untuk menjaga kondisi jalan tetap layak dilalui, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari memanfaatkan ruas jalan tersebut sebagai jalur mobilitas.


Tim pemeliharaan bergerak cepat melakukan identifikasi titik-titik kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Selanjutnya, lubang-lubang yang ditemukan ditutup menggunakan material sesuai standar teknis sehingga kondisi permukaan jalan kembali lebih rata dan aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendry Chaniago, mengatakan bahwa pemeliharaan rutin merupakan salah satu program prioritas untuk mempertahankan kualitas infrastruktur jalan agar tetap berfungsi secara optimal.


"Pemeliharaan rutin melalui pekerjaan patching ini merupakan langkah cepat yang kami lakukan untuk menangani kerusakan jalan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar. Tujuannya adalah menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperpanjang usia layanan infrastruktur yang telah dibangun," ujarnya.


Ia menambahkan, Dinas PUPR Kota Padang terus berupaya merespons setiap laporan maupun hasil pemantauan lapangan terkait kondisi jalan yang membutuhkan penanganan segera.


"Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dari pekerjaan pemeliharaan ini melalui akses jalan yang semakin aman, nyaman, dan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki serta menyampaikan informasi apabila menemukan kerusakan jalan di wilayahnya agar dapat segera kami tindak lanjuti sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran," tambah Malvi Hendry Chaniago.


Pekerjaan patching di Jalan Parak Jambu merupakan bagian dari komitmen Dinas PUPR Kota Padang dalam menghadirkan pelayanan infrastruktur yang responsif dan berkelanjutan.


Melalui pemeliharaan rutin yang dilakukan secara berkala, diharapkan kondisi jalan di seluruh wilayah Kota Padang tetap terjaga sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.


Dinas PUPR Kota Padang akan terus bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat dalam menjaga kualitas infrastruktur demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik serta mendukung pembangunan Kota Padang yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.


PUPR Kota Padang – Bekerja Keras, Bergerak Cepat, Bertindak Tepat. (**)



Padang - Dalam upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada para siswa sekolah dasar di Kota Padang, Minggu (28/6/2026).


Kegiatan tersebut menyasar siswa dari empat sekolah dasar, yakni SDN 8 Alang Laweh, SDN 37 Alang Laweh, SDN 37 Pegambiran, dan SDN 20 Piai.


Pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas kepada generasi muda sebagai upaya menciptakan budaya keselamatan di jalan raya.


Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Sumbar memberikan berbagai materi edukasi yang dikemas secara menarik dan interaktif.


Para siswa diperkenalkan mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan dengan aman, penggunaan helm bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor, hingga pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.


Selain penyampaian materi, para siswa juga diajak berinteraksi melalui sesi tanya jawab serta simulasi sederhana mengenai keselamatan berlalu lintas.


Dengan metode yang menyenangkan, diharapkan materi yang diberikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa pembinaan kepada pelajar, khususnya siswa sekolah dasar, merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.


"Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu diberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain saat berada di jalan," ujar Reza.


Menurutnya, pendidikan mengenai keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat agar pesan-pesan keselamatan dapat diterapkan secara berkelanjutan.


"Kami berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Anak-anak bisa mengingatkan orang tua untuk selalu menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, memakai sabuk pengaman, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara," tambahnya.


Reza juga menegaskan bahwa Ditlantas Polda Sumbar akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi ke berbagai sekolah di wilayah Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


"Harapan kami, melalui edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan, akan tumbuh generasi yang sadar hukum, disiplin, serta memiliki budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga pembentukan karakter ini harus dimulai sejak usia dini," tutupnya.


Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran berlalu lintas dapat terus meningkat di kalangan masyarakat, dimulai dari anak-anak sebagai agen perubahan yang mampu menularkan perilaku tertib dan aman kepada keluarga serta lingkungan sekitarnya.


Dengan demikian, cita-cita mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat dapat tercapai secara berkelanjutan. (**)



Pasaman Barat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, jajaran Polres Pasaman Barat terus mengintensifkan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli malam di sejumlah titik strategis yang berada di wilayah hukumnya.


Patroli tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Pasaman Barat bersama personel Polsek jajaran dengan menyasar pusat keramaian, pertokoan, minimarket, kawasan permukiman, jalan lintas, serta lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. mengatakan bahwa kegiatan patroli KRYD merupakan langkah preventif Kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas.


“Patroli KRYD dilaksanakan secara rutin sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas, balap liar, penyalahgunaan narkoba, tawuran, serta berbagai gangguan Kamtibmas lainnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, personel juga berdialog dengan masyarakat, petugas keamanan, serta pemilik usaha untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Warga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, memastikan keamanan lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


Selain melakukan patroli dialogis, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah objek vital, pusat perbelanjaan, dan lokasi yang masih ramai aktivitas masyarakat pada malam hari guna memastikan situasi tetap kondusif.


Kapolres menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, namun juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Pasaman Barat,” tambahnya.


Selama pelaksanaan patroli KRYD, situasi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas yang menonjol, sementara aktivitas masyarakat berlangsung dengan lancar.


Polres Pasaman Barat menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman serta nyaman bagi seluruh warga. (**)

 


SUMBARNET - Semangat pembinaan olahraga di akar rumput kembali terlihat.Sekretaris Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kristian Rinaldo,SH didampingi Wakil Ketua V Yurnalisman dan staf sekretariat Koni Pessel Nanda Rahyu Putra hadir langsung dalam acara pembukaan Turnamen Mini Soccer Koto Tuo Cup Season 3 yang digelar di Lapangan Mini Soccer Koto Tuo, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Minggu (28/6/2026)


Kehadiran orang nomor dua di KONI Pessel ini menjadi bukti keseriusan KONI dalam mendukung setiap kegiatan olahraga yang digagas masyarakat, khususnya sepak bola.



Dalam kesempatan itu, Kristian Rinaldo hadir mewakili Ketua Umum KONI Pessel,M.Adli yang berhalangan hadir. Turut hadir juga Camat Batang Kapas,Aprinal Tanjung,SH dan Teguh Dehalsa Anggota DPRD Kabupaten Pesisir,Wali Nagari IV Koto Hilie Roni Eka putra,Perwakilan Polsek Batang Kapas Polsek,Aipda Revi Fadli Kanit Binmas,Aipda Bayu Satria Bhabinkamtibmas Polsek Batang Kapas. 



Di hadapan ratusan warga dan seluruh tim peserta, Sekum KONI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan pemuda Koto Tuo.


“KONI Pessel sangat bangga dan mendukung penuh Koto Tuo Cup Season 3 ini. Saya ditugaskan langsung oleh Ketua KONI untuk hadir, karena kami melihat ini bukan turnamen biasa. Ini adalah investasi untuk masa depan olahraga Pessel,” tegas Kristian Rinaldo.



Pesan utama yang dibawa Sekum KONI adalah soal pembinaan. Ia menyebut, turnamen tingkat nagari seperti Koto Tuo Cup adalah fondasi utama untuk mencetak atlet berprestasi.


“Jangan remehkan turnamen di nagari. Banyak atlet nasional kita hari ini berawal dari lapangan seperti ini. Dari Koto Tuo Cup 2026 Season 3.Saya yakin, 3-5 tahun ke depan akan lahir nama-nama besar pesepakbola dari Pessel yang awalnya main di Koto Tuo Cup,” ujarnya penuh semangat.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen ini sebagai ajang belajar, bukan sekadar mencari menang.


“Tunjukkan skill terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jaga nama baik nagari. Kalah menang itu biasa, tapi adab dan karakter ksatria harus dijaga,” pesan Pria yang akrab di panggil bang KR itu.




Lebih lanjut, Sekum KONI membuka pintu sinergi antara KONI dengan seluruh komunitas olahraga di Pesisir Selatan.


“Ke depan, kami dari KONI akan lebih sering turun ke nagari-nagari. Kami ingin mendata, membina, dan memfasilitasi bibit-bibit potensial. Jika ada kenshi, pesepakbola, atau atlet cabor lain yang berprestasi dari Koto Tuo Cup ini, KONI Pessel siap untuk melakukan pembinaan lanjutan menuju POPDA dan PORPROV,” jelasnya.


Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari panitia dan warga yang hadir.



Camat Batang Kapas,  Hutria Keffen S.A.P, yang secara resmi membuka turnamen, juga mengapresiasi kehadiran Sekum KONI.


“Ini kehormatan besar bagi kami di Koto Tuo. Dihadiri langsung oleh Sekum KONI Pessel berarti turnamen kami diakui dan masuk dalam radar pembinaan KONI. Terima kasih Pak Sekum,” kata Hutria Keffen saat membuka acara secara resmi.


Senada, Wali Nagari Koto Tuo, Roni Eka putra mengatakan dukungan KONI akan menjadi motivasi besar bagi pemuda nagari untuk terus berprestasi.


Dengan hadirnya KONI Pessel di pembukaan Koto Tuo Cup Season 3, diharapkan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet muda Pessel yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,"pungkas Roni. (**/