SUMBARNET - Forum Senior Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar rapat penguatan panitia pelaksana kegiatan ziarah ke makam Mohammad Yamin pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ziarah tersebut direncanakan berlangsung pada 30-31 Mei 2026.


Rapat tersebut membahas sejumlah persiapan teknis sekaligus mempertegas tujuan kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan nasional asal Minangkabau yang dikenal sebagai salah satu perumus dasar negara Pancasila.


Dalam sambutannya, Taupik menegaskan pentingnya mengenang peran besar Mohammad Yamin dalam sejarah bangsa Indonesia, khususnya dalam proses lahirnya Pancasila.


“Sebagai tokoh asal Sumbar, beliau memiliki kontribusi besar dalam perumusan dasar negara. Sudah sepatutnya kita mengenang dan menghormati jasa-jasanya,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa kegiatan yang digagas Forum Senior PP bukan untuk menjadi tandingan organisasi Pemuda Pancasila yang aktif saat ini, melainkan sebagai upaya mengisi ruang kegiatan dan memperkuat eksistensi organisasi di daerah.


Sementara itu, Nazar Tanjung menyampaikan bahwa forum senior memiliki peran strategis dalam membangun kembali solidaritas internal organisasi.


“Forum ini menjadi wadah untuk menyatukan kembali kekuatan, sekaligus membangun solidaritas antaranggota demi membesarkan organisasi,” katanya.


Ia berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif agar kegiatan ziarah tersebut berjalan sukses dan lancar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan kader-kader pemimpin baru di tubuh Pemuda Pancasila Sumatera Barat.


Dalam rapat tersebut, Agusmal BL menyampaikan bahwa Forum Senior PP Sumbar akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) panitia pelaksana sebagai bentuk legalitas kegiatan.


Selain itu, forum juga berencana membentuk akun media sosial resmi guna mendukung publikasi dan dokumentasi kegiatan.


Sekretaris Forum Senior PP Sumbar, Doni Rinaldi, menambahkan bahwa kegiatan ziarah ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan inspiratif bagi generasi muda.


“Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kita kepada tokoh Minangkabau yang berperan dalam lahirnya Pancasila. Kami berharap dapat memicu semangat generasi muda, khususnya di Sumbar,” katanya.


Forum Senior Pemuda Pancasila Sumbar berharap kegiatan ziarah ini dapat menjadi momentum memperkuat persatuan organisasi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. (Chan)

 


SUMBARNET - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan Stadion GOR H. Agus Salim, Padang, akan segera direkonstruksi total pada 2026. Proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kembali infrastruktur olahraga di Sumatera Barat.


“Alhamdulillah, desainnya sudah selesai, perencanaannya juga rampung, dan saat ini sedang dipersiapkan dokumen tender. Insya Allah bulan April ini atau paling lambat minggu pertama Mei stadion ini sudah masuk proses tender,” ujar Andre pada saat peninjauan di GOR H. Agus Salim, Padang pada Rabu, (8/4/2026).


Ia menegaskan, stadion tersebut bukan sekadar direnovasi, tetapi direkonstruksi total, yakni dibongkar dan dibangun kembali dari nol.


“Awalnya memang direncanakan renovasi. Namun setelah dilakukan kajian oleh Kementerian PU, diputuskan untuk direkonstruksi. Artinya stadion ini akan dirubuhkan dan dibangun kembali dari awal,” katanya.


Menurut Andre, pembangunan stadion baru itu akan menelan anggaran sekitar Rp400 miliar dengan kapasitas sekitar 12.000 hingga 15.000 single seat.


“Kita akan bangun 15.000 single seat. Ini bukti komitmen pemerintah Presiden Prabowo untuk membangun kembali fasilitas lapangan sepak bola di Sumatera Barat,” ujarnya.


Ia menyebut stadion baru nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti royal box, lift, area lounge, kantor ASPROV PSSI Sumbar, serta merchandise store untuk Semen Padang FC.


Selain itu, konsep arsitektur stadion tetap akan mempertahankan nuansa budaya Minangkabau.


“Konsep Minangnya tetap ada, tetapi dimodernisasi. Filosofi bentuk gonjong tetap dipertahankan, hanya ditempatkan pada area plaza stadion,” jelasnya.


Andre menargetkan pemenang tender diumumkan pada akhir Mei 2026, dengan kontrak diupayakan dapat ditandatangani pada 31 Mei 2026.


Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pembongkaran stadion akan dimulai pada Juli 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun.


“Target kami satu tahun selesai. Harapannya Semen Padang FC bisa kembali menggunakan stadion ini pada musim 2027–2028. Jadi cukup satu musim menjadi tim musafir,” katanya.


Selama proses pembangunan, Semen Padang FC akan berkandang sementara di sejumlah stadion alternatif, di antaranya Stadion Indomilk Arena Tangerang, Stadion Madya Senayan, dan Stadion Pakansari. (***)

 ‎


Jakarta,--- Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (IKA FHUA) segera ditabuh.


Mubes IKA FHUA selain ajang silaturahmi juga menjadi ajang pemilihan Ketua Umum.


Ribuan alumni Kampus Merah nama lain FHUA akan mempelototi suksesi Ketua Umum nya.


Sosok Prim Haryadi digadang-gadangkan menjadi Ketua Umum periode kedua, diberbagai whatsapp group alumni FHUA, dukungan kepada Prim mengalir deras.


Tapi, Sabtu 11/4-2025 di Jakarta ada sosok alumni FHUA yang siap menungkai dominasi Ketum incumbent itu.


"Saya hormat kepada pak Prim, dan satu periode kepemimpinan beliau banyak geliat positif di IKA FHUA. Tapi untuk Mubes besok, dari banyak alumni pemilik suara, saya Bismillah siap maju menungkai laju Pak Prim,"ujar Alumni FHUA angkatan 1994 Yul Utama yang juga owner kantor advokat di Jakarta.


Yul Utama di Mubes 2022, kala Ketum  Adityawarman  masanya berakhir. Yul Utama yang owner Totality Lawfim ini juga sudah bersiap mencalonkan diri.


"Ya, waktu itu tapi mengingat masih banyak alumni yang lebih mampu, saya urung maju,"ujar Yul Utama.


Yul Utama menegaskan saat Mubes minggu depan adalah saat yang tepat perpindahan estafet kepemimpinan alumni dari senior ke yunior.


"Saya optimis, karena alumni muda FHUA sangat solid mendukung saya,"ujar Yul Utama.


Ribuan alumni telah dihasilkan oleh Fakultas Hukum UNAND, sebagian hadir pada Mubes.


Apalagi panitia pelaksana Mubes diisi deretan tokoh nasional lintas angkatan. Ada yang spesial nih!

‎"Alek gadang" alumni FH Unand mulai terasa. Panitia memasang twibbon hingga promosi massal di medsos. Yang bikin melongo, panitia Mubes kali ini dikawal nama-nama beken seperti Feri Amsari, Carles Simabura, dan lainnya.

‎"Partisipasi dan dukungan sudah kita lakukan secara masif di berbagai platform media sosial. Panitia Mubes terdiri dari lintas angkatan," ujar

Ketua Pelaksana Panitia Mubes dan Halal Bihalal IKA FHUA Hesli Yasin kepada wartawan, Sabtu siang.

‎Alumni yang berprofesi sebagai notaris itu juga mengungkapkan, agenda akbar ini rencananya berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 di Kampus Pancasila Fakultas Hukum Unand, Taplau, Kota Padang.

Khans Yul Utama atau ada calon rising star lain muncul berebut suara sah Mubes, cukup besar.


Dari data searching Google Mubes Februari 2022, pertarungan suara berlangsung panas. Hakim Mahkamah Agung (MA) Prim Hariyadi keluar sebagai juara setelah meraih 34 suara, sementara pesaingnya S Budi Syukur hanya mengantongi 32 suara. Tipis banget!

‎24 Mei 2022, pelantikan digelar di Gedung Kemendikbud Jakarta. Susunan pengurusnya meliputi Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pakar, hingga pengurus inti. Helsi Yasin dipercaya sebagai Wakil Ketua, Deni Azani Latif sebagai Ketua Harian, dan jajaran lainnya.

‎Saat acara buka puasa bersama bulan lalu, Ketum DPP IKA FHUA Prim Haryadi yang juga Ketua Kamar Pidana MA RI itu hadir di sekretariat Komplek GOR H Agus Salim, Padang.

‎"Tentunya kita berharap siapa pun yang maju punya misi dan visi membangun kampus lebih baik ke depannya. Potensi alumni juga lebih maksimal dalam melahirkan tokoh-tokoh berjasa untuk bangsa dan negara tercinta," bebernya tegas.

‎Mubes kali ini bakal dihadiri ribuan alumni yang tersebar dari dalam dan luar negeri. Karena masih suasana Lebaran, acara juga dimeriahkan dengan Halal Bihalal.

‎Eko Kurniawan, alumni angkatan 2007 yang jadi panitia publikasi dan humas, optimis acara bakal sukses besar.

‎"Tentunya dengan dukungan berbagai pihak, agenda alek gadang keluarga besar IKA FHUA jadi meriah dan dikenal sebagai agenda yang dihadiri ribuan alumni terbesar," ucapnya penuh semangat.

‎Tak cuma seremonial, panitia juga menyiapkan acara jalan santai, donor darah, hingga main kim. Sebagai bentuk kepedulian, November lalu IKA FHUA juga sudah menyalurkan bantuan untuk korban bencana.


Tapi, apapun itu, Mubes di IKFHUA menurut jurnalis senior, Adrian Tuswandi "cabiak cabiak bulu ayam".


"Saat berkompetisi pra eskalasi panas, tapi dalam proses Mubes, alumni IKA FHUA merasakan kentalnya demokrasi kekeluargaan, adu argumen boleh, tapi tetap santun dan beretika, senior dan yunior saling menghargai dan mengayomi. Setiap Mubes IKA FHUA usai, yang yerjadi adalah "biduak lalu kiambang batauik","ujar Toaik biasa Adrian disapa banyak kalangan di Sumbar.(***)

 


Jakarta — Krisis energi global yang dipicu konflik geopolitik berkepanjangan kini menjadi tantangan serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia. 


Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan  kesadaran publik mesti kuat, karena menjadi langkah penting agar masyarakat dapat memahami situasi tanpa terjebak kepanikan.


Politisi PKS ini mengapresiasi komitmen pemerintah yang memastikan tidak akan menaikkan harga BBM hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang belum menunjukkan tanda mereda.


“Komitmen ini patut diapresiasi, namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana pemerintah mampu menghadirkan komunikasi publik yang transparan, sederhana, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Nevi.


Legislator asal Sumbar II ini menjelaskan bahwa strategi komunikasi menjadi kunci utama dalam mitigasi krisis energi. Pemerintah perlu menyampaikan secara terbuka mengenai penyebab krisis, seperti gangguan pasokan global akibat konflik, dampaknya terhadap Indonesia, serta langkah-langkah yang telah dan akan diambil.


Selain itu, Nevi menilai pentingnya pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kesadaran energi. Tokoh masyarakat, generasi muda, hingga influencer dinilai memiliki peran strategis dalam mengampanyekan gaya hidup hemat energi secara luas dan masif.


Lebih lanjut, Kapoksi VI FPKS ini mengingatkan bahwa dampak konflik global terhadap sektor energi sangat serius dan bersifat sistemik. Gangguan jalur distribusi minyak dan gas, terbatasnya ekspor dari negara produsen, hingga fluktuasi harga energi berpotensi memicu kenaikan harga BBM, tarif listrik, serta biaya logistik. Kondisi ini pada akhirnya dapat mendorong inflasi dan menambah beban subsidi dalam APBN.


“Efeknya memang tidak selalu langsung terlihat, tetapi dampaknya bisa sangat luas terhadap perekonomian nasional,” jelasnya.


Dalam menghadapi situasi ini, Nevi menegaskan bahwa peran masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan mitigasi krisis. Ia mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana, seperti menghemat penggunaan energi di rumah dan mengubah pola pikir dari konsumtif menjadi sadar energi.


“Selama ini energi sering dianggap selalu tersedia. Padahal, energi itu terbatas dan memiliki konsekuensi ekonomi yang besar. Karena itu, ketahanan energi harus menjadi gerakan bersama,” tutup Nevi Zuairina. (**)

 


Foto : Ilustrasi


Limapuluh Kota, – Pagi di Situjuah biasanya berjalan tenang. Jalan kampung masih dilalui warga yang saling menyapa, surau berdiri di sudut-sudut nagari, dan rumah-rumah gadang menjadi penanda kuatnya adat yang diwariskan turun-temurun.


Namun ketenangan itu belakangan seperti terusik oleh kabar yang mengguncang nurani masyarakat Limapuluh Kota.


Dua kasus kekerasan dalam lingkup keluarga yang terungkap di wilayah ini tidak hanya mengejutkan warga, tetapi juga menyisakan luka sosial yang dalam. Peristiwa itu menjadi perbincangan luas di Sumatera Barat, karena terjadi di ruang yang selama ini dipercaya sebagai tempat paling aman bagi seorang anak: rumah.


Di Kecamatan Situjuah, aparat kepolisian mengungkap dua perkara yang melibatkan ayah kandung sebagai terduga pelaku terhadap anaknya sendiri. Satu orang telah diamankan untuk proses hukum, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia setelah sempat menghilang beberapa hari.


Kasus pertama terungkap setelah seorang ibu mengetahui kondisi anaknya yang memerlukan pendampingan medis dan psikologis. Dari situlah, laporan kemudian disampaikan kepada pihak Kepolisian.


Kasus kedua terbuka setelah keluarga dekat korban mulai melihat perubahan sikap yang tidak biasa. Korban disebut semakin jarang pulang dan tampak menyimpan ketakutan yang sulit diungkapkan. Ketika akhirnya cerita itu keluar, keluarga segera mengambil langkah hukum.


Di tengah suasana yang penuh duka, perhatian publik juga tertuju pada kondisi psikologis para korban. Pendampingan dari keluarga, tenaga medis, dan psikolog menjadi kebutuhan mendesak agar mereka dapat melalui masa pemulihan.


Anggota DPRD Limapuluh Kota, Benni Okva Della, mengaku terpukul menerima kabar tersebut.


“Awak dampingi korban, baok ka psikolog,” kata Ben Maharadjo, sapaan Benni diberbagai kalangan pada Sabtu, (11/4/2026).


Pernyataan itu menggambarkan bahwa luka yang ditinggalkan peristiwa ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga kemanusiaan.


Di nagari yang dikenal kuat memegang adat dan nilai agama, peristiwa ini memunculkan pertanyaan besar tentang kondisi sosial yang tengah dihadapi masyarakat.


Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru berubah menjadi ruang yang menyisakan trauma. Bagi banyak orang, inilah bagian yang paling menyakitkan.


Peristiwa di Situjuah seakan menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak sering kali tersembunyi di balik dinding rumah, tertutup oleh rasa takut, malu, dan relasi kuasa yang timpang.


Karena itu, masyarakat berharap kasus ini tidak berhenti sebagai berita sesaat, melainkan menjadi momentum bersama untuk memperkuat perlindungan anak, menghidupkan kembali peran keluarga, ninik mamak, serta lembaga adat dalam menjaga generasi muda.


Sebab ketika luka itu terjadi di rumah sendiri, yang tersisa bukan hanya duka bagi korban, tetapi juga kegelisahan bagi seluruh nagari. (***)

 


SUMBARNET - Pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) masa bakti 2026–2031 di Gedung Nusantara IV DPR RI pada Sabtu, (11/4/2026) itu berlangsung khidmat, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal itu dihadiri sejumlah tokoh nasional, delegasi daerah, serta para perantau Minang dari berbagai wilayah di Indonesia.


Dalam kesempatan tersebut,  selaku Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menyampaikan salam hangat Presiden Prabowo kepada seluruh keluarga besar IKM.


“Salam cinta, salam hangat dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto untuk IKM. Beliau selalu melihat dan memastikan bahwa masyarakat Minang tidak akan pernah berjalan sendirian,” ujar Raffi.


Lebih lanjut, Raffi menegaskan Presiden memiliki perhatian khusus terhadap masyarakat Sumatera Barat, terutama dalam percepatan pemulihan pascabencana. Menurutnya, semangat bangkit masyarakat Minang menjadi kekuatan utama yang mempercepat pemulihan daerah.


“Bahkan dalam keadaan tersulit sekalipun, bencana yang menimpa, orang Minang tidak larut dalam kesedihan yang berlama-lama. Minang bangkit, Sumatera Barat bergerak dan lekas pulih lebih cepat dari yang dibayangkan,” jelasnya.


Selain itu, Raffi menilai solidaritas dan keberanian masyarakat Minang merupakan karakter yang tidak tergantikan. Ia menyebut nilai kebersamaan tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan, baik di kampung halaman maupun di perantauan.


“Orang Minang berani berjuang untuk orang yang dicintai, berani untuk daerahnya. Nilai kebersamaan dan solidaritas itu sangat kuat,” tambahnya.


Sementara itu, suasana pengukuhan semakin hangat dengan hadirnya berbagai delegasi daerah, termasuk DPD IKM Surakarta. Kehadiran para perantau tersebut memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan urang Minang di seluruh Indonesia.


Semangat kebersamaan itu juga tercermin dalam falsafah Minangkabau, tatungkuiak samo makan tanah, tatilantang samo minum aiah, yang menggambarkan rasa setia kawan dan solidaritas yang terus terjaga di mana pun berada.


“Di mana pun urang Minang berada, nilai gotong royong, rasa memiliki terhadap kampung halaman, serta jati diri budaya tetap terpelihara. Ini yang membuat urang Minang mampu beradaptasi dan berkontribusi di berbagai bidang,” tutur Raffi.


Di akhir sambutannya, Raffi menyampaikan ucapan selamat kepada  yang resmi memimpin IKM.


“Selamat kepada Uda Andre Rosiade sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang. Semoga semangat kebersamaan ini terus mempererat tali persaudaraan dan menjaga nilai adat serta budaya Minangkabau,” tutupnya. (***)

 


SUMBARNET - Aparat dari Polda Sumatera Barat kembali mengungkap praktik ilegal penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kota Padang. Dalam operasi tersebut, seorang pria berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti.


Kasus ini ditangani oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar, khususnya tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) yang melakukan penyelidikan di lapangan.


Direktur Reskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andri Kurniawan, menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari aktivitas mencurigakan yang terdeteksi saat tim melakukan patroli dan pemantauan.


Kegiatan penindakan berlangsung pada Kamis (9/4) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Jalan Batang Arau, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat.


Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati seorang pria tengah melakukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan pengangkutan BBM bersubsidi secara tidak sah.


"Pelaku yang diamankan diketahui berinisial R.T. (43), warga Kecamatan Kuranji, Kota Padang," jelasnya Jumat (10/4).


Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu unit mobil pick up jenis Toyota Kijang Komando yang telah dimodifikasi, khususnya pada bagian tangki yang dilengkapi kran dan selang tambahan.


Perubahan pada kendaraan tersebut diduga kuat bertujuan untuk mempermudah proses pengaliran dan pemindahan BBM dari satu wadah ke wadah lain secara ilegal.


Selain kendaraan, petugas juga mengamankan selang yang digunakan sebagai alat bantu dalam aktivitas pemindahan bahan bakar tersebut.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.


Dalam regulasi itu ditegaskan bahwa setiap penyalahgunaan pengangkutan maupun niaga BBM bersubsidi dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga enam tahun serta denda paling banyak Rp60 miliar.


Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut dengan melengkapi berkas perkara serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan ahli.

Selanjutnya, berkas perkara akan segera dilimpahkan ke pihak jaksa penuntut umum untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)



BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID – Event Hipakad Kejurda Sumatera Barat dan Festival Kid Atletik resmi dibuka di Lapangan Stadion Ateh Ngarai, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini didorong menjadi penggerak sektor pariwisata daerah.


Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi yang hadir mewakili walikota Ramlan Nurmatias, membuka langsung kegiatan tersebut dengan pemukulan gong, didampingi anggota DPRD Sumatera Barat, Asril SE, serta sejumlah pejabat dan panitia.


Dalam sambutannya, Rismal menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan event olahraga di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.


“Dukungan dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD sangat membantu terselenggaranya kegiatan seperti ini,” kata Rismal.


Menurutnya, event olahraga tak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tetapi juga mampu menghidupkan sektor lain, termasuk pariwisata dan ekonomi masyarakat.


Sementara itu,Asril SE menekankan bahwa kegiatan olahraga harus dikemas sebagai daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah.


“Kita ingin event seperti ini menjadi magnet wisata. Kalau orang datang, ekonomi masyarakat juga bergerak,” ujarnya.


Ia juga mendorong agar ke depan kegiatan serupa diperluas skalanya dengan melibatkan lebih banyak peserta lintas daerah.


“Semakin banyak daerah yang ikut, semakin besar dampaknya untuk Bukittinggi,” kata Asril.


Usai seremoni pembukaan, rangkaian perlombaan langsung digelar sesuai agenda panitia hingga penutupan pada Minggu (12/4). (Fendy Jambak)

 


SUMBARNET - Kepolisian Sektor (Polsek) Kinali, Resor Pasaman Barat menindaklanjuti laporan masyarakat serta melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), terkait dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama.


Peristiwa tersebut terjadi di Tampunik Nagari Mudik labuah, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.


"Petugas mendapat laporan dari masyarakat melalui layanan hotline bebas pulsa 110, terkait adanya dugaan peristiwa penganiayaan," kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, Kamis (9/4/2026).


Dijelaskan Kapolsek, menindaklanjuti laporan dari masyarakat, personel Polsek Kinali langsung bergerak cepat ke TKP untuk meredam konflik agar tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas yang lebih luas di tengah masyarakat.


"Sewaktu personel Polsek Kinali sampai di TKP, diduga para pelaku maupun pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut sudah tidak berada di lokasi, dan situasi Kamtibmas terdapat aman dan kondusif," ungkapnya.


Diterangkan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (7/4/2026), sekitar pukul 21.00 WIB di rumah korban bernama Muharnis (56) yang berada di Tampunik Nagari Mudik Labuah, Kecamatan Kinali.


"Korban diduga mengalami penganiyaan yang diduga dilakukan oleh SL (54) dan beberapa orang lainnya," terangnya.


Lanjutnya, korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasaman Barat dengan Laporan Polisi Nomor:LP/B/81/IV/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat, tanggal 8 April 2026.


"Korban telah di visum dan perkara tersebut sedang dalam proses penyidikan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat," pungkasnya.


Secara terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.


"Jika ada gangguan Kamtibmas, segera melaporkan ke Mapolsek terdekat maupun Polres Pasaman Barat atau bisa melalui layanan hotline 110 ," imbaunya. (HumasResPasbar)



ROKAN HILIR – Aksi unjuk rasa warga Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (10/4/2026) sore, berujung ricuh. Massa yang awalnya menyampaikan aspirasi secara damai di Mapolsek Panipahan, berubah menjadi aksi anarkis dengan merusak hingga membakar rumah yang diduga milik bandar narkoba.


Aksi yang diikuti sekitar 150 orang ini bermula dari titik kumpul di Masjid Raya Panipahan. Warga kemudian bergerak menuju Mapolsek Panipahan untuk menyuarakan tuntutan terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah mereka.


Dalam orasinya, massa mendesak aparat penegak hukum untuk segera menutup seluruh tempat yang diduga menjadi lokasi aktivitas narkoba, serta meminta penindakan tegas terhadap seorang warga berinisial MAEL yang diduga sebagai pengedar. Warga juga mengancam akan kembali melakukan aksi jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.


Setibanya di Mapolsek Panipahan sekitar pukul 14.50 WIB, massa disambut oleh jajaran Polres Rohil bersama unsur pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat. Aparat menerima aspirasi warga dan menyampaikan komitmen dalam pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.


Namun, situasi berubah sekitar pukul 16.20 WIB. Massa bergerak menuju rumah seorang warga bernama Ali yang diduga terkait jaringan narkoba. Di lokasi, emosi massa memuncak hingga terjadi aksi pelemparan, perusakan, bahkan pembakaran.


Jumlah massa yang awalnya sekitar 150 orang meningkat drastis menjadi sekitar 500 orang. Dalam aksi tersebut, empat unit sepeda motor dibakar, sementara barang-barang di dalam rumah dikeluarkan dan ikut dibakar di depan lokasi. Rumah tersebut juga sempat dibakar, meski api tidak langsung membesar karena bangunan terbuat dari beton.


Petugas gabungan dari Polri dan TNI yang berjumlah 55 personel berupaya mengendalikan situasi. Namun, karena jumlah massa yang jauh lebih banyak, aparat sempat kesulitan meredam aksi anarkis tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, baik dari masyarakat maupun aparat keamanan. Massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 20.00 WIB.


Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya memahami keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba, namun tindakan anarkis tidak dibenarkan.


“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam memerangi narkoba. Namun kami tegaskan, segala bentuk tindakan main hakim sendiri dan perusakan tidak dapat dibenarkan secara hukum. Penegakan hukum adalah kewenangan aparat,” tegas Kapolres.


Ia memastikan bahwa Polres Rohil akan menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat dengan langkah-langkah hukum yang terukur dan profesional, termasuk melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba di wilayah Panipahan.


Lebih lanjut, Kapolres juga memberikan peringatan tegas terhadap pelaku aksi anarkis yang terjadi.


“Perlu kami tegaskan, tindakan perusakan, pembakaran, maupun aksi anarkis lainnya merupakan pelanggaran hukum dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Setiap pelaku yang terlibat akan segera kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.


Ia juga mengimbau agar para pelaku yang terlibat segera menyerahkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya.


“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang terlibat agar segera menyerahkan diri. Kepada masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait pelaku, agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk diproses dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tambahnya.


Kapolres turut mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan tindakan melawan hukum, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita perangi narkoba dengan cara yang benar dan sesuai aturan hukum,” tutup AKBP Isa.


Saat ini, Kapolres Rohil bersama Wakil Bupati Rokan Hilir tengah menuju lokasi guna melakukan langkah cooling system dan dialog langsung dengan masyarakat, guna meredam situasi serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si

Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:

E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com

No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766

Facebook: Bid Humas Polda Riau

Instagram : @humaspodariau