SUMBARNET - Masyarakat di sekitar Jalan Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program rehabilitasi saluran drainase yang mulai dikerjakan oleh Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai dalam daerah kabupaten/kota, dengan subkegiatan rehabilitasi sistem drainase perkotaan. Proyek yang dilaksanakan di Jalan Sungai Lareh itu diberi nama Rehabilitasi Saluran Drainase Paket 8.
Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek di lokasi pekerjaan, rehabilitasi drainase tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp399.226.401,89, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Kontrak pekerjaan bernomor 066/Kont-SDA/TKD-DAU/DPUPR/2026 tersebut bertanggal 19 Oktober 2026.
Adapun pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Samitra Trisha Yasa, dengan pengawasan oleh CV Nadra Cons.
Kehadiran program rehabilitasi drainase ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai pembangunan dan penataan saluran air merupakan kebutuhan penting, terutama untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata serta mengurangi potensi genangan air saat curah hujan meningkat.
Salah seorang warga sekitar mengungkapkan bahwa masyarakat menyambut baik perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur lingkungan, khususnya sistem drainase yang memiliki peran penting dalam mengalirkan air secara lancar.
“Kami tentu sangat mengapresiasi adanya pekerjaan rehabilitasi drainase ini. Saluran air yang baik sangat dibutuhkan masyarakat, terutama ketika hujan turun. Kami berharap setelah pekerjaan selesai, aliran air menjadi lebih lancar dan lingkungan di sekitar kami bisa lebih nyaman,” ujar seorang warga.
Menurut masyarakat, pembangunan infrastruktur drainase tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Saluran yang berfungsi dengan baik diharapkan mampu membantu mengurangi genangan, mencegah air meluap ke badan jalan maupun kawasan permukiman, serta menciptakan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Warga juga memandang program tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tingkat lingkungan. Keberadaan drainase yang memadai dinilai memiliki manfaat jangka panjang bagi aktivitas warga sehari-hari.
“Kami melihat pekerjaan ini memiliki tujuan yang baik. Harapannya tentu untuk memperbaiki sistem saluran air dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mendukung program pembangunan seperti ini karena dampaknya langsung dirasakan oleh warga,” lanjutnya.
Masyarakat berharap pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan rencana, memperhatikan kualitas konstruksi, serta mengutamakan keselamatan para pekerja dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi proyek.
Selain itu, warga juga berharap proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaat rehabilitasi drainase segera dirasakan oleh masyarakat. Kualitas pekerjaan menjadi perhatian penting agar infrastruktur yang dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang dan memberikan fungsi optimal.
> “Harapan kami, pekerjaan ini dikerjakan dengan baik dan sesuai standar. Jangan hanya cepat selesai, tetapi kualitasnya juga harus bagus agar drainase ini benar-benar bisa berfungsi dalam waktu yang lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap warga lainnya.
Program rehabilitasi saluran drainase ini pada dasarnya memiliki maksud untuk meningkatkan fungsi sistem drainase perkotaan agar pengelolaan aliran air dapat berjalan lebih baik. Dengan sistem saluran yang memadai, risiko terjadinya genangan di sejumlah titik diharapkan dapat diminimalkan, terutama pada saat musim hujan.
Bagi masyarakat sekitar Jalan Sungai Lareh, pembangunan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan. Warga berharap perhatian terhadap sistem drainase dapat terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah yang membutuhkan penanganan.
Masyarakat pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun. Peran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke dalam saluran air, dinilai sangat penting agar fungsi drainase tetap berjalan dengan maksimal.
“Pemerintah sudah memberikan perhatian melalui pembangunan ini, tentu kami sebagai masyarakat juga harus ikut menjaga. Drainase yang sudah diperbaiki harus dirawat bersama, dan kami berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran juga semakin meningkat,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.
Dengan adanya rehabilitasi saluran drainase Paket 8 di Jalan Sungai Lareh, masyarakat berharap kawasan tersebut ke depan memiliki sistem pengelolaan air yang lebih baik, lingkungan yang semakin tertata, serta aktivitas warga yang lebih nyaman dan aman.
Apresiasi masyarakat terhadap program ini menjadi harapan bersama agar pembangunan infrastruktur di Kota Padang terus dilaksanakan secara merata, tepat sasaran, dan mengutamakan kualitas. Warga berharap sinergi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, pengawas, dan masyarakat dapat terus terjaga demi terwujudnya lingkungan yang lebih baik.
Di tengah pelaksanaan pembangunan, masyarakat juga menaruh harapan besar agar setiap pekerjaan infrastruktur tidak hanya memberikan hasil secara fisik, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga pekerjaan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, berkualitas, dan hasilnya benar-benar membawa manfaat bagi warga sekitar,” tutup perwakilan masyarakat. (**)









