Padang - Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan keluarga besar SDN 22 Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senen (17/8/2026).


Para siswa menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam menyambut momentum bersejarah bangsa yang diperingati setiap 17 Agustus.


Beragam kegiatan bernuansa kemerdekaan menjadi momentum bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, kekompakan, disiplin, serta kepedulian terhadap sesama. 


Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat dari keterlibatan siswa dalam berbagai rangkaian kegiatan yang digelar untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.


Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter di lingkungan sekolah. 


Semangat kemerdekaan diharapkan dapat ditanamkan sejak dini sehingga para siswa memiliki rasa cinta terhadap tanah air sekaligus memahami bahwa kemerdekaan yang diraih para pahlawan harus diisi dengan hal-hal positif.


Kepala SDN 22 Andalas, Restu Febrianto, M.Pd., mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi sekolah untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus memperkuat karakter peserta didik.


Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki karakter, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.


“Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momentum bagi kita semua, khususnya para siswa, untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, persatuan dan rasa cinta terhadap tanah air. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus kita tanamkan sejak dini kepada anak-anak melalui berbagai kegiatan positif di sekolah,” ujar Restu Febrianto.


Ia menjelaskan, semangat kemerdekaan juga memiliki kaitan erat dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, generasi muda merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan Indonesia, sehingga mereka harus dipersiapkan dengan pendidikan yang berkualitas serta karakter yang kuat.


“Tujuan utama kami adalah bagaimana semangat kemerdekaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang tidak hanya membuat mereka cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, mandiri, berintegritas dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.


Restu menambahkan, kegiatan memperingati HUT Kemerdekaan juga menjadi sarana untuk memberikan pengalaman kepada siswa mengenai arti penting persatuan dan kebersamaan.


Melalui kegiatan bersama, siswa belajar menghargai perbedaan, bekerja dalam tim, mengikuti aturan, serta membangun sikap sportif.


“Anak-anak perlu memahami bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diisi dengan belajar bersungguh-sungguh, berprestasi, menjaga persatuan dan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Inilah yang terus kami dorong kepada peserta didik,” tuturnya.


Ia berharap semangat yang ditunjukkan para siswa dalam menyambut HUT RI ke-81 tidak berhenti pada momentum perayaan kemerdekaan saja. Semangat tersebut diharapkan dapat terus terbawa dalam kegiatan belajar mengajar dan kehidupan sehari-hari.


“Kami berharap semangat kebersamaan dan nasionalisme yang tumbuh melalui kegiatan ini dapat terus dipertahankan. Anak-anak harus terus memiliki motivasi untuk belajar, berprestasi dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, adil dan makmur,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Restu menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak. Sekolah, guru, orang tua dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif bagi perkembangan anak.


“Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara sekolah, guru, orang tua dan masyarakat. Dengan kebersamaan tersebut, kita berharap dapat memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berkarakter,” jelasnya.


Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81, lanjutnya, juga menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk membangun bangsa belum selesai. Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, inovasi dan karya nyata.


“Kalau para pahlawan dahulu berjuang dengan tenaga dan pengorbanan untuk merebut kemerdekaan, maka tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan tersebut dengan belajar, berkarya dan memberikan yang terbaik bagi bangsa. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu jalan utama untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur,” katanya.


Ia pun mengajak seluruh siswa SDN 22 Andalas untuk menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan sebagai motivasi dalam meningkatkan semangat belajar.


“Jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Jangan mudah menyerah, saling menghargai, saling membantu dan terus menjaga persatuan. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang nantinya akan menentukan masa depan Indonesia,” pesan Restu kepada para siswa.


Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan para siswa dan seluruh keluarga besar SDN 22 Andalas, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan kualitas pembelajaran dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini.


Semangat kemerdekaan tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh warga sekolah untuk terus bergerak bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, menyenangkan dan berkualitas, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju, adil dan makmur. (Devi)



PADANG — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bertindak selaku Komandan Pasukan dalam rangkaian upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci tersebut dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.


Dalam pelaksanaan upacara, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq mengemban tugas sebagai Komandan Pasukan yang bertanggung jawab memastikan seluruh rangkaian penghormatan kepada para pahlawan berlangsung secara tertib, khidmat dan penuh penghormatan.


Kehadiran jajaran TNI-Polri, pemerintah, serta berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam mengenang pengorbanan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen untuk meneruskan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.


Bagi Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, pelaksanaan Ziarah Nasional dan Renungan Suci bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka memperingati hari kemerdekaan. 


Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk kembali mengingat nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan dan nasionalisme yang telah diwariskan para pahlawan kepada generasi penerus bangsa.


“Ziarah Nasional dan Renungan Suci ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah, tetapi melalui perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu bangsa,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.


Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa perjuangan belum selesai. 


Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata untuk merebut kemerdekaan, maka tugas generasi saat ini adalah mempertahankan, mengisi dan menjaga kemerdekaan melalui pengabdian terbaik sesuai bidang masing-masing.


“Tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Semangat kepahlawanan harus kita wujudkan melalui kedisiplinan, integritas, kerja keras, persatuan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

 

Menurutnya, semangat para pahlawan yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok harus terus menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Kombes Pol Reza berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air, khususnya bagi generasi muda.


“Harapan kita, semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja. Nilai-nilai tersebut harus terus hidup dalam diri kita dan diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membangun Indonesia yang semakin maju, aman, kuat dan sejahtera,” tuturnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat kebersamaan serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.


“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terpecah oleh perbedaan. Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.


Pelaksanaan Ziarah Nasional dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung dalam suasana penuh khidmat. 


Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan negara kepada para pahlawan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang harus senantiasa dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.


Momentum tersebut sekaligus mempertegas semangat untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa melalui pengabdian, kerja nyata dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Dengan semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan panjang bangsa, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat tekad seluruh komponen bangsa dalam melanjutkan pembangunan dan mewujudkan Indonesia yang semakin maju serta berdaulat. (**)

 


PADANG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat semangat persatuan, meningkatkan rasa cinta Tanah Air, serta mengisi kemerdekaan dengan berbagai kontribusi positif bagi bangsa dan negara.


Semangat tersebut turut disampaikan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati pada Senin, 17 Agustus 2026.


Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta membangun Indonesia melalui peran masing-masing.


Bagi jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, semangat kemerdekaan juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


Kombes Pol. Reza menegaskan bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Kemerdekaan bukan hanya sebuah peristiwa sejarah yang kita peringati setiap tanggal 17 Agustus, tetapi merupakan amanah yang harus kita jaga dan kita isi dengan pengabdian, kerja nyata, disiplin, persatuan serta kepedulian terhadap sesama,” ujar Kombes Pol. Reza.


Menurutnya, masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan menciptakan suasana kehidupan yang aman, tertib dan harmonis.


Salah satu bentuk sederhana dalam mengisi kemerdekaan, kata dia, adalah dengan membangun kesadaran untuk mematuhi aturan, termasuk aturan lalu lintas.


Tertib Berlalu Lintas Bagian dari Pengabdian


Dirlantas Polda Sumbar menjelaskan, kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk melindungi keselamatan manusia.


Budaya tertib berlalu lintas, menurutnya, harus tumbuh dari kesadaran setiap individu, baik pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya.


“Tertib berlalu lintas adalah salah satu bentuk sederhana dari disiplin dan tanggung jawab kita sebagai warga negara. Ketika kita mematuhi aturan, menggunakan helm, tidak melawan arus, tidak menggunakan telepon saat berkendara, menjaga kecepatan dan menghormati pengguna jalan lainnya, sesungguhnya kita sedang ikut menjaga keselamatan dan masa depan bangsa,” katanya.


Ia menambahkan, keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.


Karena itu, Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong pendekatan edukatif dan humanis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Upaya tersebut juga diarahkan kepada generasi muda sebagai kelompok yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa.


Momentum Memperkuat Persatuan


Lebih jauh, Kombes Pol. Reza mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menghindari berbagai hal yang dapat memecah persatuan.


Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun melalui perjuangan, pengorbanan dan persatuan dari berbagai daerah serta berbagai latar belakang.


“Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” tutur Reza.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati jasa para pahlawan dengan cara meneruskan nilai-nilai perjuangan melalui pengabdian sesuai profesi dan tanggung jawab masing-masing.


Semangat perjuangan para pendahulu bangsa, lanjutnya, harus diwujudkan dalam bentuk kerja keras, integritas, kedisiplinan, kepedulian sosial serta kepatuhan terhadap hukum.


Polri Hadir Memberikan Pelayanan Terbaik


Sebagai bagian dari institusi Polri, Ditlantas Polda Sumbar juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kombes Pol. Reza mengatakan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh personel kepolisian untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, transparan, humanis serta berorientasi kepada kepentingan masyarakat.


“Kami di jajaran Ditlantas Polda Sumatera Barat akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tugas kami bukan hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan edukasi, perlindungan dan pelayanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Ia berharap, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Sumatera Barat.


Menurutnya, keberhasilan membangun budaya keselamatan lalu lintas membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.


Tidak hanya kepolisian, tetapi juga pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, organisasi masyarakat, pelaku usaha transportasi, media massa hingga keluarga memiliki peran dalam membentuk perilaku tertib berlalu lintas.


Harapan untuk Indonesia dan Sumatera Barat


Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dirlantas Polda Sumbar juga menyampaikan harapan agar Indonesia semakin maju, berdaulat, adil dan makmur.


Ia berharap pembangunan nasional yang terus berjalan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi seluruh masyarakat.


“Harapan kita tentu Indonesia semakin maju, semakin kuat, semakin sejahtera dan semakin mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. Kita ingin kemerdekaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat,” ungkapnya.


Khusus untuk Sumatera Barat, Reza berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat semangat gotong royong.


Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah persatuan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di media sosial.


“Mari kita jaga Sumatera Barat tetap aman, damai dan kondusif. Gunakan media sosial secara bijak, jangan mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar, dan mari kita bersama-sama menjaga ruang publik agar tetap sehat dan penuh dengan hal-hal positif,” pesannya.


Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata


Peringatan HUT ke-81 RI pada akhirnya menjadi refleksi bersama bahwa perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tidak pernah berhenti.


Jika para pahlawan terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui pembangunan, pelayanan publik, penegakan hukum, pendidikan, inovasi dan kontribusi positif lainnya.


Kombes Pol. Reza mengajak seluruh personel Polri dan masyarakat untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi dalam menjalankan tugas dan aktivitas sehari-hari.


“Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. Bekerja dengan ikhlas, melayani dengan hati, menjaga persatuan, menaati aturan dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Itulah salah satu bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini telah mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas di Sumatera Barat.


Menurutnya, setiap kepatuhan masyarakat terhadap aturan merupakan bagian penting dari keberhasilan bersama dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.


Doa dan Semangat untuk Negeri

Menutup pesan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dirlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi kemajuan Indonesia.


Ia berharap seluruh anak bangsa dapat terus menjaga semangat persatuan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.


“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta pengabdian. Semoga Indonesia semakin berdaulat, semakin adil, semakin makmur dan semakin maju,” pungkas Kombes Pol. Reza.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan seremoni, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa masa depan bangsa merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.


Dari Sumatera Barat, semangat itu terus digaungkan: menjaga persatuan, meningkatkan kedisiplinan, menciptakan keselamatan dan memberikan pengabdian terbaik untuk Indonesia. (**)

 



Padang — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan pengumuman kepada seluruh masyarakat pengguna layanan lalu lintas bahwa pelayanan BPKB, Surat Izin Mengemudi (SIM), Samsat dan tilang akan diliburkan atau ditutup sementara pada Senin, 17 Agustus 2026.


Penutupan layanan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berdasarkan pengumuman yang disampaikan Ditlantas Polda Sumbar, seluruh pelayanan tersebut akan kembali dibuka dan beroperasi seperti biasa pada Selasa, 18 Agustus 2026.


Pemerintah sendiri telah menetapkan 17 Agustus 2026 sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.


Pengumuman ini menjadi penting bagi masyarakat yang memiliki keperluan administrasi kendaraan bermotor maupun pelayanan SIM agar dapat menyesuaikan waktu kedatangan dan mengatur kembali agenda pelayanan, sehingga tidak mengalami kendala akibat tutupnya loket pelayanan pada hari tersebut.


Pembayaran Pajak Tahunan Tetap Bisa Dilakukan Secara Online


Meski pelayanan tatap muka BPKB, SIM, Samsat dan tilang diliburkan pada 17 Agustus 2026, masyarakat tetap mendapatkan kemudahan untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan tahunan secara online melalui aplikasi SIGNAL.


Dengan demikian, pemilik kendaraan yang ingin memenuhi kewajiban pembayaran pajak tahunan tidak harus menunggu pelayanan loket dibuka kembali, sepanjang jenis dan persyaratan pembayarannya dapat dilakukan melalui layanan digital tersebut.


Pemanfaatan layanan digital ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan secara praktis tanpa harus selalu datang langsung ke kantor pelayanan.


Masyarakat diimbau tetap memastikan data kendaraan dan persyaratan yang diperlukan sebelum melakukan transaksi melalui aplikasi agar proses pembayaran dapat berlangsung dengan lancar.


Kendaraan dan SIM yang Jatuh Tempo 17 Agustus Tetap Dapat Dilayani 18 Agustus


Ditlantas Polda Sumbar juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang memiliki pajak kendaraan atau masa berlaku SIM yang habis pada 17 Agustus 2026.


Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa masyarakat yang masa jatuh tempo pajak kendaraan atau masa berlaku SIM-nya berakhir pada tanggal tersebut dapat melakukan pembayaran maupun perpanjangan pada 18 Agustus 2026 di Samsat atau Satpas SIM terdekat.


Masyarakat tidak perlu khawatir karena keterlambatan pelayanan yang disebabkan oleh hari libur nasional tersebut tidak serta-merta membuat pemohon dikenakan sanksi administratif atau harus menerbitkan SIM baru, sepanjang memenuhi ketentuan pelayanan yang berlaku.


Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pemilik kendaraan dan pemegang SIM yang masa berlaku administrasinya bertepatan dengan tanggal libur nasional.


Dirlantas: Pelayanan Tetap Mengedepankan Kemudahan dan Kepastian bagi Masyarakat


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penyampaian informasi mengenai jadwal pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sumbar untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas sebelum datang ke lokasi pelayanan.


Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui jadwal operasional pelayanan agar dapat merencanakan kebutuhan administrasi kendaraan maupun SIM secara tepat.


“Pengumuman ini kami sampaikan agar masyarakat mendapatkan kepastian informasi terkait jadwal pelayanan selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu pelayanan dan tidak perlu khawatir bagi yang jatuh tempo pada tanggal 17 Agustus, karena pelayanan dapat dilakukan kembali pada 18 Agustus 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”


Reza mengatakan, momentum hari kemerdekaan juga harus menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. 


Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan, mudah diakses dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, jelas, transparan dan humanis. Karena itu, informasi mengenai jadwal pelayanan juga menjadi bagian penting dari pelayanan publik.”


Dirlantas juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan digital yang tersedia, khususnya untuk pembayaran pajak kendaraan tahunan yang dapat dilakukan melalui aplikasi SIGNAL.


“Bagi masyarakat yang memiliki kewajiban pembayaran pajak tahunan dan dapat menggunakan layanan SIGNAL, silakan memanfaatkan fasilitas tersebut. Ini merupakan salah satu bentuk kemudahan pelayanan agar masyarakat tetap dapat memenuhi kewajibannya secara online.”


Masyarakat Diimbau Mengatur Waktu Pelayanan


Ditlantas Polda Sumbar mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pengurusan administrasi kendaraan maupun SIM apabila sudah mendekati masa jatuh tempo, kecuali memang bertepatan dengan hari libur sebagaimana jadwal yang telah diumumkan.


Masyarakat juga diminta memperhatikan informasi resmi mengenai jadwal pelayanan sebelum mendatangi kantor Samsat, Satpas SIM maupun unit pelayanan Ditlantas Polda Sumbar.


Dengan adanya informasi tersebut, diharapkan tidak terjadi penumpukan masyarakat pada hari pertama pelayanan dibuka kembali.

Pelayanan yang kembali dibuka pada Selasa, 18 Agustus 2026 diharapkan dapat berjalan normal dengan tetap mengedepankan prinsip pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel dan humanis.


Harapan Ditlantas Polda Sumbar


Kombes Pol. Reza Chairul berharap masyarakat dapat memahami jadwal pelayanan tersebut sekaligus ikut menjaga ketertiban dan kelancaran proses pelayanan.


“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat. Harapan kami, masyarakat dapat memanfaatkan informasi ini dengan sebaik-baiknya, mengatur waktu pelayanan dan tetap tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan maupun SIM.”


Ia menambahkan, Ditlantas Polda Sumbar akan terus berupaya melakukan pembenahan dan inovasi dalam pelayanan lalu lintas, termasuk dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital.


“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin mudah, cepat dan humanis. Teknologi akan terus kami manfaatkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, namun pelayanan langsung juga tetap kami pastikan berjalan secara profesional.”


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 sendiri mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, dengan identitas visual resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Melalui momentum tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berharap semangat kemerdekaan dapat terus diterjemahkan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepatuhan masyarakat terhadap berbagai ketentuan administrasi serta keselamatan berlalu lintas.


Jadwal pelayanan Ditlantas Polda Sumbar:


Senin, 17 Agustus 2026: Pelayanan BPKB, SIM, Samsat dan tilang LIBUR/TUTUP.


Selasa, 18 Agustus 2026: Pelayanan BUKA KEMBALI.


Pembayaran pajak tahunan: Tetap dapat dilakukan secara online melalui aplikasi SIGNAL.


Jatuh tempo pajak kendaraan/masa berlaku SIM pada 17 Agustus 2026: Dapat melakukan pembayaran atau perpanjangan pada 18 Agustus 2026 di Samsat/Satpas SIM terdekat sesuai ketentuan yang berlaku.


Dengan adanya pengumuman ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh kepastian jadwal pelayanan, tetapi juga semakin memahami bahwa pelayanan publik harus berjalan beriringan dengan kemudahan akses, kepastian informasi dan pemanfaatan teknologi.


Ditlantas Polda Sumbar memastikan semangat memperingati kemerdekaan tidak mengurangi komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat.


Sebaliknya, momentum HUT ke-81 RI diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin dekat dengan masyarakat. (**)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kota Bukittinggi. Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar upacara Taptu dan pawai obor, Minggu malam, 16 Agustus 2026, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus membangkitkan semangat kebangsaan generasi penerus.


Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut dipusatkan di kawasan Lapangan Wirabraja Bukittinggi. Peserta pawai dilepas langsung oleh Kapolresta Bukittinggi bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi.


Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, selaku inspektur upacara Taptu, mengatakan kegiatan Taptu dan pawai obor memiliki makna penting dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme, khususnya kepada generasi muda.


Menurutnya, cahaya obor yang dibawa para peserta bukan sekadar simbol tradisi menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi gambaran semangat perjuangan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.


“Kegiatan Taptu dan pawai obor ini merupakan salah satu simbol dan motivasi untuk mengobarkan semangat para generasi muda agar dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” ujarnya.


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa pawai obor merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.


Namun, menurutnya, tradisi tersebut tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Pawai obor menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan yang tidak sedikit.


“Sebagai generasi penerus, kita harus menghargai dan melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa. Pawai obor ini menjadi momentum mengenang perjuangan dan menumbuhkan semangat kebangsaan,” kata Ramlan.


Suasana semakin semarak ketika peserta mulai bergerak membawa obor dari kawasan Lapangan Kantin. Rangkaian pawai kemudian melintasi Jalan Sudirman hingga kawasan ikonik Jam Gadang, salah satu landmark kebanggaan Kota Bukittinggi.


Pawai tersebut diikuti anggota TNI dan Polri, pramuka, serta perwakilan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Kehadiran para peserta dari berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan.


Upacara pelepasan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, para asisten, serta seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.


Melalui Taptu dan pawai obor ini, Kota Bukittinggi kembali menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bukan sekadar dikenang setiap bulan Agustus. Semangat itu harus terus menyala, diterjemahkan dalam persatuan, pengabdian, prestasi, dan karya positif untuk kemajuan bangsa dan daerah.


Dari nyala obor di jantung Kota Bukittinggi, semangat perjuangan para pahlawan kembali dikobarkan—menyambut 81 tahun Indonesia Merdeka. (*)

 


SUMBARNET - Kepolisian Resor (Polres) 50 Kota menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). 


Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, transparan, akuntabel, profesional, serta bebas dari praktik korupsi, pungutan liar (pungli), dan gratifikasi.


Pembangunan Zona Integritas menuju WBK merupakan langkah strategis dalam mendorong terwujudnya institusi kepolisian yang semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. 


Melalui komitmen tersebut, Polres 50 Kota berupaya memastikan seluruh jajaran mampu menjalankan tugas secara berintegritas serta memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.I.K., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi atau pencapaian predikat semata. 


Menurutnya, pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir, pola kerja, budaya organisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.


“Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi merupakan bentuk komitmen kami untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin seluruh personel Polres 50 Kota memiliki integritas yang kuat, bekerja secara profesional, transparan, akuntabel, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar AKBP Syaiful Wachid, S.I.K.


Ia menyampaikan, keberhasilan pembangunan Zona Integritas membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh personel. Setiap anggota, kata dia, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan.


Menurutnya, integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Tidak hanya pimpinan, seluruh personel di setiap lini pelayanan dituntut untuk memiliki komitmen yang sama dalam mencegah terjadinya korupsi, pungli, maupun gratifikasi.


“Kami berharap pembangunan Zona Integritas ini benar-benar menjadi budaya kerja di lingkungan Polres 50 Kota. Bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari bagaimana personel memberikan pelayanan, menjalankan tugas, mengambil keputusan, hingga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tegasnya.


Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Profesional


Dalam mewujudkan Zona Integritas menuju WBK, Polres 50 Kota terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Pelayanan kepolisian diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, mudah diakses, serta memberikan kepastian kepada masyarakat.


Prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan pelayanan. Masyarakat juga diharapkan mendapatkan informasi yang jelas mengenai prosedur dan mekanisme pelayanan sehingga dapat meminimalkan potensi terjadinya penyimpangan.


Kapolres menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi institusi kepolisian. Karena itu, setiap pelayanan harus diberikan secara profesional tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang dilayani.


“Kepercayaan masyarakat harus kita jaga bersama. Setiap personel harus memahami bahwa tugas utama kita adalah memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai ada tindakan yang dapat mencederai kepercayaan tersebut,” katanya.


Selain peningkatan kualitas pelayanan, komitmen menuju WBK juga diarahkan pada penguatan pengawasan internal dan pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran. 


Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan dan prinsip-prinsip tata kelola organisasi yang baik.


Tolak Korupsi, Pungli dan Gratifikasi


Polres 50 Kota juga menegaskan sikap terhadap segala bentuk praktik korupsi, pungutan liar, dan gratifikasi. Seluruh personel diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Kapolres berharap komitmen tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi kesadaran bersama seluruh anggota.


“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas. Tidak boleh ada ruang bagi korupsi, pungli maupun gratifikasi dalam pelaksanaan tugas. Apabila kita ingin mendapatkan kepercayaan masyarakat, maka kita harus terlebih dahulu menunjukkan bahwa kita mampu menjaga integritas dalam menjalankan amanah,” ungkap AKBP Syaiful Wachid.


Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mengawasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan kepolisian. Partisipasi masyarakat dinilai penting sebagai bagian dari proses evaluasi dan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.


Menurutnya, kritik, saran, maupun masukan dari masyarakat merupakan bahan penting bagi Polres 50 Kota untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan.


Menuju Polres yang Bersih, Berintegritas dan Terpercaya


Pembangunan Zona Integritas menuju WBK diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas organisasi dan pelayanan publik di lingkungan Polres 50 Kota.


Predikat WBK pada hakikatnya bukan hanya mengenai pencapaian sebuah penghargaan, tetapi lebih jauh merupakan representasi dari perubahan budaya kerja dan komitmen institusi dalam membangun pelayanan yang bebas dari korupsi.


Karena itu, Kapolres 50 Kota berharap seluruh personel dapat menjadikan pembangunan Zona Integritas sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.


“Harapan kami, seluruh jajaran Polres 50 Kota dapat bergerak bersama, memiliki komitmen yang sama dan konsisten dalam membangun Zona Integritas. Kita ingin menghadirkan Polres 50 Kota yang bersih, berintegritas, profesional dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujar AKBP Syaiful Wachid.


Ia menambahkan, keberhasilan mewujudkan Zona Integritas tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan konsistensi, kerja keras, pengawasan, evaluasi, serta keteladanan dari seluruh unsur pimpinan dan personel.


“Kita tidak hanya mengejar predikat WBK, tetapi yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai integritas tersebut benar-benar melekat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan kebersamaan, komitmen dan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Polres 50 Kota dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.


Komitmen Polres 50 Kota dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan institusi kepolisian yang semakin modern, profesional, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Dengan semangat “Bersama Wujudkan Polres 50 Kota yang Bersih, Berintegritas, Profesional dan Terpercaya”, seluruh jajaran diharapkan mampu menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme personel Kepolisian Negara Republik Indonesia, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pariaman melaksanakan kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Pariaman.


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan pimpinan Propam Polda Sumatera Barat dalam rangka memperkuat pengawasan internal sekaligus mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran disiplin yang dapat mencoreng citra dan nama baik institusi Polri.


Gaktibplin menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan Propam untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan, kode etik, disiplin, serta norma yang berlaku di lingkungan Kepolisian.


Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan kelengkapan dan kepatuhan personel.

 

Pemeriksaan antara lain meliputi tanda keanggotaan, kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pemeriksaan handphone personel sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan terhadap potensi pelanggaran disiplin.


Pemeriksaan terhadap handphone tersebut juga diarahkan untuk mengantisipasi keterlibatan personel dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, khususnya terkait perjudian online atau judol serta pinjaman online ilegal atau pinjol.


Langkah pengawasan tersebut dinilai penting mengingat perkembangan teknologi dan penggunaan media digital yang semakin luas dapat menimbulkan berbagai potensi pelanggaran apabila tidak digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.


Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., menegaskan bahwa kedisiplinan personel merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan institusi Polri yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.


“Kegiatan Gaktibplin ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel Polres Pariaman tetap berada dalam koridor disiplin, etika, dan profesionalisme. Kami tidak ingin ada personel yang terlibat dalam pelanggaran yang dapat merugikan dirinya sendiri maupun mencoreng nama baik institusi,” ujar AKBP Agung Pranajaya.


Menurut Kapolres, pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan Propam bukan semata-mata untuk mencari kesalahan personel, tetapi lebih mengedepankan langkah pencegahan, pembinaan, serta penguatan kesadaran setiap anggota terhadap kewajiban dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.


“Kita ingin membangun kesadaran dari dalam diri setiap personel bahwa disiplin bukan karena takut diperiksa atau diawasi, tetapi karena merupakan bagian dari tanggung jawab dan integritas sebagai anggota Polri. Setiap personel harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegasnya.


AKBP Agung juga mengingatkan seluruh personel agar menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk perjudian online, serta tidak terjerat pinjaman online yang berpotensi menimbulkan persoalan pribadi maupun kedinasan.


Ia menekankan bahwa persoalan pribadi yang muncul akibat perilaku tidak disiplin dapat berdampak terhadap pelaksanaan tugas, konsentrasi, bahkan citra institusi secara keseluruhan.


“Personel Polri harus mampu menjaga diri, keluarga, dan institusi. Jangan sampai persoalan seperti judi online maupun pinjaman online kemudian mengganggu pelaksanaan tugas. Kita harus bersama-sama mencegah sejak awal dan memberikan pemahaman kepada seluruh anggota mengenai dampak buruknya,” lanjutnya.


Selain sebagai bentuk pengawasan, kegiatan Gaktibplin juga diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi bagi seluruh personel Polres Pariaman untuk meningkatkan kepatuhan terhadap berbagai ketentuan yang berlaku.


Kapolres Pariaman berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga budaya disiplin benar-benar tertanam dalam kehidupan setiap personel, baik ketika melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.


“Harapan kami, seluruh personel Polres Pariaman semakin disiplin, semakin profesional, serta mampu menjaga integritas dan kehormatan institusi. Jangan sampai ada pelanggaran yang sebenarnya dapat dicegah sejak awal. Mari kita jaga nama baik Polri dengan bekerja secara profesional, humanis, bertanggung jawab, dan sesuai aturan,” kata AKBP Agung.


Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan disiplin sebagai kebutuhan dalam menjalankan tugas, bukan sekadar kewajiban yang harus dipenuhi karena adanya pemeriksaan dari Propam.


“Disiplin adalah cerminan integritas. Kalau personelnya disiplin, maka pelaksanaan tugas akan semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri juga akan semakin kuat,” pungkasnya.


Kegiatan Gaktibplin tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran disiplin di lingkungan Polres Pariaman sekaligus memperkuat komitmen seluruh personel dalam menciptakan institusi kepolisian yang bersih, profesional, modern, dan terpercaya.


Melalui pengawasan internal yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, Polres Pariaman berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan terhadap personel sekaligus mencegah berbagai perilaku yang berpotensi merusak citra serta marwah institusi Polri.


Disiplin adalah cerminan integritas. Menjaga disiplin berarti menjaga kehormatan diri, keluarga, dan nama baik institusi Polri. (**)



SUMBARNET - Sebanyak 11 wartawan asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat (Sumbar) Angkatan I Tahun 2026, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pelaksanaan kegiatan tersebut.


Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Ketua PWI Pessel H. Robby Oktora Romanza dan Sekretaris PWI Pessel Rega Desfinal,ST yang sejak awal proses rekrutmen peserta OKK hingga berakhirnya kegiatan di tingkat provinsi, terus memberikan perhatian, arahan, motivasi, petunjuk, serta dukungan moril maupun materil kepada para peserta.


Bagi 11 wartawan tersebut, dukungan Ketua dan Sekretaris PWI Pessel bukan hanya sebatas mendorong para peserta untuk mengikuti kegiatan OKK, tetapi juga hadir dalam setiap tahapan persiapan.Berbagai arahan dan motivasi diberikan agar para peserta benar-benar memahami pentingnya mengikuti OKK sebagai salah satu proses untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, profesionalisme, sekaligus memahami aturan dan organisasi PWI.


Tidak jarang, Ketua dan Sekretaris PWI Pessel juga meluangkan waktu untuk berdiskusi bersama para peserta.Diskusi tersebut menjadi ruang bagi para wartawan untuk bertanya, menyampaikan kendala, bertukar pikiran, sekaligus mempersiapkan diri agar lebih matang dan mantap menghadapi rangkaian OKK.


Dukungan tersebut bahkan terus diberikan hingga pelaksanaan kegiatan di tingkat provinsi.Ketua PWI dan Sekretaris PWI Pessel turut mendampingi para peserta hingga ke lokasi kegiatan dan memberikan semangat sampai seluruh rangkaian OKK selesai dilaksanakan.


Bagi para peserta, kehadiran dan pendampingan tersebut menjadi sebuah bentuk perhatian yang sangat berarti.Sebab, mengikuti OKK bukan hanya membutuhkan kesiapan pengetahuan dan mental,tetapi juga dukungan dari organisasi, keluarga dan orang-orang terdekat.


Selain dukungan dari jajaran PWI Pessel, keberhasilan 11 wartawan tersebut juga tidak terlepas dari doa, dukungan dan bantuan keluarga tercinta, saudara, sahabat, rekan-rekan sesama wartawan, para donatur serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dalam berbagai bentuk.


Dukungan tersebut menjadi energi tersendiri bagi para peserta untuk mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh hingga akhirnya dapat menyelesaikan OKK dan dinyatakan lulus.


Sebanyak 11 wartawan Pessel yang mengikuti OKK tersebut berasal dari berbagai media. Mereka yakni Tusrisep dari Valora.com, Riko Candra dari Harian Rakyat Sumbar, Banta Fauzan dari KupasOnline.com, Beng Siswanto dari TopSumbar.com, Mil Hendrawandi dari PadangMedia.com, Indra Pansuri dari Jejak77.com, Okis Mardiansyah dari SumbarInvestigasi.com, Ronaldo Putra dari Minang KabauNews.com, Nanda Rahyu Putra dari Berita Bhayangkara, Mario Rosy dari Posmetro Padang, serta Maulana Makmun/Simon dari FokusSumbar.com.


Ketua PWI Pessel H. Robby Oktora Romanza menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan seluruh peserta dari Pessel yang telah mengikuti OKK dengan baik hingga dinyatakan lulus.


Menurutnya,OKK bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman wartawan terhadap profesi dan organisasi, termasuk mengenai kode etik jurnalistik, profesionalisme serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.


“Kami tentu bersyukur dan bangga seluruh peserta dari Pesisir Selatan dapat mengikuti rangkaian OKK dengan baik hingga selesai. Ini merupakan langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.


Robby berharap ilmu, pengalaman dan pembekalan yang diperoleh selama mengikuti OKK dapat diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.


Ia juga mengingatkan agar para wartawan senantiasa menjaga marwah profesi, mengedepankan kode etik jurnalistik, melakukan tugas secara profesional serta tetap menjadikan kepentingan masyarakat sebagai salah satu bagian penting dalam menjalankan fungsi pers.


“Jangan berhenti sampai di sini. Setelah mengikuti OKK, justru tanggung jawab sebagai wartawan semakin besar. Teruslah belajar, menjaga etika, meningkatkan kapasitas dan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.


Senada dengan itu,Sekretaris PWI Pessel Rega Desfinal,ST mengatakan, kelulusan 11 wartawan Pessel dalam OKK PWI Sumbar merupakan sebuah capaian yang patut disyukuri bersama.


Menurutnya, sejak awal proses rekrutmen, para peserta memang terus diarahkan untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi administrasi, mental maupun pemahaman tentang profesi kewartawanan dan organisasi.


“Kami dari PWI Pessel berusaha mendampingi teman-teman sejak awal. Kalau ada yang perlu didiskusikan, kita diskusikan bersama. Kalau ada yang belum dipahami, kita coba cari jalan keluarnya bersama. Tujuannya tentu agar seluruh peserta bisa mengikuti OKK dengan persiapan yang matang,” kata Rega.


Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkuat kebersamaan sesama insan pers di Kabupaten Pesisir Selatan.


“Kelulusan ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Mudah-mudahan setelah mengikuti OKK, teman-teman semakin profesional dan dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.


Sementara itu, mewakili 11 peserta, salah seorang wartawan peserta OKK menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua dan Sekretaris PWI Pessel yang telah memberikan dukungan sejak proses awal hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.


“Bagi kami, dukungan Ketua dan Sekretaris PWI Pessel sangat berarti. Sejak awal rekrutmen kami terus diberikan arahan, motivasi dan petunjuk. Bahkan ketika kami akan mengikuti OKK ke tingkat provinsi, beliau berdua tetap mendampingi dan memberikan semangat sampai kegiatan selesai,” ungkapnya.


Menurutnya, perhatian tersebut membuat para peserta merasa tidak berjalan sendiri dalam mengikuti proses OKK.


“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta, saudara, sahabat, rekan-rekan, para donatur dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa doa, semangat, bantuan moral maupun materil. Tanpa dukungan tersebut, tentu perjalanan kami tidak akan semudah ini,” katanya.


Para peserta juga berharap kelulusan OKK tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas diri dan menghasilkan karya jurnalistik yang lebih baik ke depan.


“Semoga ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan selama OKK dapat kami implementasikan dalam menjalankan tugas. Kami menyadari bahwa menjadi wartawan bukan hanya tentang menulis dan menyampaikan informasi, tetapi juga tentang tanggung jawab, etika, keberanian, ketelitian dan keberpihakan kepada kebenaran serta kepentingan masyarakat,” tambahnya.


Di akhir penyampaian, ke-11 wartawan tersebut kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menjadi bagian dari perjalanan mereka mengikuti OKK PWI Sumbar.


Ucapan terima kasih tersebut menjadi bentuk penghargaan atas setiap doa, dukungan, bantuan, motivasi dan semangat yang diberikan, baik secara langsung maupun tidak langsung.


“Semoga segala kebaikan dan bantuan yang telah diberikan kepada kami dibalas oleh Allah SWT dengan pahala, keberkahan, kesehatan, kemudahan rezeki dan segala kebaikan. Mohon doa dan dukungan agar setelah ini kami dapat menjalankan amanah sebagai wartawan dengan lebih baik, profesional, beretika dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.


Kelulusan 11 wartawan Pessel dalam OKK PWI Sumbar Angkatan I Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta dan keluarga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, soliditas serta kualitas insan pers di Kabupaten Pesisir Selatan. (Re)

 


SUMBARNET — Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menggelar aksi bersih pantai di kawasan Pulau Pigagi, Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (16/8/2026). 


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Indonesia Asri, sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem laut.


Aksi bersih pantai ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. 


Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk gotong royong membersihkan kawasan pesisir dari sampah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik bersama jajaran turun langsung melakukan kegiatan pembersihan di sepanjang kawasan pantai Pulau Pigagi.

 

Sampah yang ditemukan di sekitar pesisir dikumpulkan dan dipilah untuk selanjutnya ditangani sesuai jenisnya.


Menurut Kapolres, kawasan pesisir dan laut merupakan bagian penting dari lingkungan yang harus dijaga bersama. 


Kebersihan pantai tidak hanya berkaitan dengan keindahan kawasan wisata, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekosistem laut serta kehidupan masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada sumber daya pesisir.


“Aksi bersih pantai ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan. Kita ingin memastikan kawasan pesisir, khususnya Pulau Pigagi, tetap bersih, asri dan terjaga kelestariannya. Ini juga menjadi bagian dari dukungan Polres Pasaman Barat terhadap program Indonesia Asri,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Ia menjelaskan, keberadaan sampah di kawasan pantai apabila tidak dikelola dengan baik dapat memberikan dampak terhadap lingkungan, terutama ekosistem laut. 


Sampah yang terbawa arus dan masuk ke laut berpotensi mengganggu kehidupan biota laut serta merusak kualitas lingkungan pesisir.


“Menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan pantai harus dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya ketika ada kegiatan tertentu,” katanya.


Kapolres juga mengajak masyarakat, khususnya warga yang berada di kawasan pesisir Air Bangis, untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 


Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan membuang sampah ke pantai maupun ke laut. Mari kita biasakan menjaga lingkungan mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga kawasan pesisir kita tetap sehat dan nyaman,” tuturnya.


Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.


“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi contoh dan memotivasi seluruh elemen masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Kalau kita semua memiliki kesadaran yang sama, saya yakin kawasan pesisir Pasaman Barat akan semakin bersih, indah dan tetap lestari untuk generasi yang akan datang,” ungkapnya.


Ia menambahkan, Pulau Pigagi dan kawasan pesisir Air Bangis memiliki potensi alam yang sangat besar. Potensi tersebut harus dijaga agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat Pasaman Barat.


Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah. Lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, perekonomian masyarakat, serta kualitas kehidupan warga di kawasan pesisir.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menekankan pentingnya semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.


“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini kita manfaatkan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong. Kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, salah satunya dengan menjaga kebersihan serta kelestarian alam,” jelasnya.


Aksi bersih pantai di Pulau Pigagi diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan pesisir Pasaman Barat.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. 


Dengan kolaborasi dan kesadaran masyarakat, kawasan pesisir diharapkan tetap terjaga kebersihannya, ekosistem laut terlindungi, serta potensi alam Pasaman Barat dapat diwariskan dalam kondisi yang baik kepada generasi mendatang.


Melalui aksi tersebut, Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat dan lestari. (**)



PASAMAN BARAT — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. melaksanakan kegiatan Family Gathering bersama keluarga besar Polres Pasaman Barat, Sabtu (16/8/2026).


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

 

Family Gathering menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi, kebersamaan, serta kekompakan di lingkungan keluarga besar Polres Pasaman Barat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. 


Personel kepolisian bersama keluarga mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. 


Kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan dan rekreasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan emosional antara pimpinan, personel, serta keluarga besar Polres Pasaman Barat.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. mengatakan, kegiatan Family Gathering sengaja dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan membangun semangat persatuan dan kebersamaan.


“Family Gathering ini kita laksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan seluruh keluarga besar Polres Pasaman Barat,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Ia menambahkan, keluarga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri. Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan bagi personel dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.


“Kita menyadari bahwa di balik pelaksanaan tugas setiap personel Polri terdapat keluarga yang selalu memberikan dukungan. Karena itu, melalui kegiatan seperti ini kita ingin membangun kebersamaan, sehingga tercipta suasana kerja yang semakin harmonis dan solid,” katanya.


Kapolres juga menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus dimaknai dengan memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian, serta membangun semangat gotong royong. 


Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Kita ingin seluruh personel semakin kompak, semakin solid, dan memiliki semangat yang sama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutur Kapolres.


Selain sebagai ajang silaturahmi, Family Gathering juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menciptakan suasana yang lebih rileks bagi personel dan keluarga setelah menjalankan berbagai rutinitas serta tanggung jawab kedinasan.


Kapolres berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. 


Dengan kekompakan internal yang semakin kuat, Polres Pasaman Barat diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Harapan kita, kebersamaan ini tidak berhenti pada kegiatan Family Gathering saja. Semangat kekeluargaan, kekompakan dan solidaritas harus terus kita jaga dalam pelaksanaan tugas. Dengan personel yang solid dan keluarga yang mendukung, insyaallah kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Pasaman Barat,” ungkap AKBP Agung Tribawanto.


Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh keluarga besar Polres Pasaman Barat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian.


Menurutnya, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan karya nyata dan kontribusi positif sesuai dengan tugas serta tanggung jawab masing-masing.


“Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini untuk terus meningkatkan semangat pengabdian. Sebagai anggota Polri, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Itu merupakan bagian dari kontribusi kita dalam mengisi kemerdekaan,” pungkasnya.


Kegiatan Family Gathering keluarga besar Polres Pasaman Barat tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

 

Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan semakin memperkuat soliditas internal Polres Pasaman Barat sekaligus menjadi energi positif dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (**)