PASAMAN BARAT
– Sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melaksanakan kegiatan Green Policing di kawasan Hutan Kota, Jorong Padang Tujuh, Nagari Aua Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Kegiatan Green Policing tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi alam dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata Polri dalam memperluas peran kepolisian, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berkontribusi terhadap perlindungan lingkungan hidup demi kepentingan generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Green Policing menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Keberadaan hutan kota memiliki peran strategis sebagai ruang terbuka hijau, penyerap polusi udara, penghasil oksigen, serta kawasan yang dapat membantu menjaga keseimbangan alam di tengah perkembangan wilayah perkotaan.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menyampaikan bahwa kegiatan Green Policing merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau instansi tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kesadaran seluruh masyarakat.

"Melalui kegiatan Green Policing ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Lingkungan yang bersih, hijau, dan terjaga merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat, nyaman, dan berkualitas," ujar AKBP Agung Tribawanto.

Ia menjelaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah membangun kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan, menjaga kawasan hutan kota, serta mendorong terciptanya budaya hidup bersih dan ramah lingkungan.

Kapolres juga menegaskan bahwa keberadaan kawasan hijau seperti Hutan Kota Padang Tujuh harus dijaga dan dilestarikan secara bersama-sama. Pasalnya, kawasan tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan, kesehatan, maupun keberlangsungan ekosistem.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dapat memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan. Mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak tanaman, menjaga kebersihan, serta ikut merawat ruang terbuka hijau yang ada di sekitar kita," tambahnya.

Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto berharap melalui program Green Policing, hubungan sinergis antara Polri dan masyarakat semakin kuat, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap persoalan lingkungan hidup.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar tumbuh kesadaran bahwa alam merupakan aset berharga yang harus dijaga dan diwariskan dalam kondisi baik kepada generasi berikutnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam. Jangan menunggu lingkungan rusak baru kita menyadari pentingnya menjaga alam. Kepedulian harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kondisi lingkungan yang akan diwariskan kepada anak cucu kita nantinya," ungkap Kapolres.

Ia juga berharap kegiatan Green Policing dapat terus menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas lingkungan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, upaya menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Pasaman Barat diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Kegiatan Green Policing di kawasan Hutan Kota Padang Tujuh ini sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga keamanan dan menjaga kelestarian lingkungan merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui semangat Green Policing, Polres Pasaman Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi bagian dari gerakan menjaga bumi.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Hutan Kota Padang Tujuh tetap terjaga kelestariannya dan menjadi ruang hijau yang memberikan manfaat bagi masyarakat Pasaman Barat, baik saat ini maupun di masa mendatang. (**)



PASAMAN BARAT – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, personel Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat turun langsung membantu proses evakuasi material longsor yang menutupi badan jalan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

Kehadiran personel Polres Pasaman Barat di lokasi bencana merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu penanganan situasi darurat akibat bencana alam yang dapat mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian turut membantu proses pembersihan dan evakuasi material longsor yang menutupi akses jalan. Langkah ini dilakukan agar jalur yang terdampak dapat segera dibuka dan kembali dilalui kendaraan maupun masyarakat.

Selain membantu proses evakuasi, personel Polres Pasaman Barat juga memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi potensi bahaya susulan serta mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., menyampaikan bahwa keterlibatan personel Polri dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus selalu siap membantu masyarakat ketika menghadapi situasi darurat, termasuk bencana alam seperti tanah longsor.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Kehadiran personel di lokasi longsor merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami untuk membantu mempercepat proses evakuasi sehingga akses jalan dapat segera kembali digunakan," ujar AKBP Agung Tribawanto.

Ia menjelaskan, penanganan material longsor harus dilakukan dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat. Sebab, kondisi di lokasi bencana terkadang masih berpotensi menimbulkan bahaya, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu longsor susulan.

Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap terhadap berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melintasi kawasan rawan longsor, terutama saat cuaca buruk dan hujan deras. Apabila menemukan kondisi jalan yang berbahaya atau berpotensi terjadi longsor, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin," tambahnya.

Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto berharap melalui kehadiran dan keterlibatan personel Polres Pasaman Barat, proses penanganan bencana dapat berjalan lancar sehingga masyarakat tidak terlalu lama mengalami hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat terus terjalin dengan baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

"Kami berharap akses jalan yang terdampak longsor dapat segera pulih dan kembali dimanfaatkan masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu, meningkatkan kewaspadaan, dan bersama-sama menjaga keselamatan di lingkungan masing-masing," tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasaman Barat kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu penanganan bencana serta berbagai persoalan kemanusiaan.

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, meringankan beban warga yang terdampak, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi pascabencana di Kabupaten Pasaman Barat. (**)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID— Pemerintah Kota Bukittinggi terus memperkuat tata kelola data pemerintahan sebagai landasan dalam merancang pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan tepat sasaran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Satu Data Indonesia Tingkat Daerah Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Ruang Rapat Lantai III Balai Kota Bukittinggi, Kamis (29/10/2026).


Dalam sambutannya, Ibnu Asis menegaskan bahwa penyelenggaraan Rakor Satu Data Indonesia merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam pengelolaan data pemerintahan.


Menurutnya, ketersediaan data yang akurat, terpadu, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan kebutuhan mendasar dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program pemerintah daerah.


Ia menjelaskan, pelaksanaan Satu Data Indonesia Tingkat Daerah juga mengacu pada Peraturan Wali Kota Bukittinggi Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia Tingkat Daerah.


“Dengan diterapkannya Satu Data Indonesia, diharapkan seluruh data yang dihasilkan SKPD selaku produsen data telah terverifikasi, akurat, dan tidak berubah-ubah. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar tersedia satu data yang menjadi pedoman bersama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan,” ungkap Ibnu Asis.


Lebih lanjut, ia berharap setiap perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam menghasilkan dan menyajikan data berkualitas. Dengan demikian, kebijakan dan program pembangunan yang dirumuskan pemerintah benar-benar berangkat dari kondisi serta kebutuhan riil masyarakat.


Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Bukittinggi, Ade Mulyani, menjelaskan bahwa Rakor Satu Data Indonesia Tahun 2026 bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah dalam penyediaan data yang akurat, terpadu, serta dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan.


Selain memperkuat koordinasi internal pemerintah daerah, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik bersama Bappeda Provinsi Sumatera Barat terkait pengelolaan data pemerintahan.


Ade Mulyani menyampaikan, ke depan Pemko Bukittinggi akan menetapkan sejumlah data prioritas yang wajib dikumpulkan secara bersama oleh seluruh produsen data di lingkungan perangkat daerah.


“Ke depan, kita akan menetapkan data-data prioritas yang harus dikumpulkan bersama oleh produsen data. Sesuai arahan pimpinan, tidak ada satu pun perencanaan yang tidak berdasarkan data. Karena itu, data yang digunakan harus akurat dan selaras agar program pembangunan yang disusun benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.


Melalui Rakor Satu Data Indonesia ini, Pemko Bukittinggi berharap terbangun kesamaan standar, peningkatan kualitas penyediaan data, serta koordinasi yang lebih solid antarperangkat daerah.


Dengan pengelolaan data yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan, setiap kebijakan dan program pembangunan di Kota Bukittinggi diharapkan semakin terukur, efektif, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.(**)

 


PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Agama Padang, Anneka Yosihilma, di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (28/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Padang dengan Pengadilan Agama Padang, khususnya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas peradilan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Pengadilan Agama Padang turut menjadi pembahasan. Di antaranya, kendala dalam proses penyampaian surat panggilan sidang kepada masyarakat serta persoalan pemenuhan hak nafkah anak dari orang tua yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah terjadinya perceraian.

Ketua Pengadilan Agama Padang, Anneka Yosihilma, menyampaikan bahwa salah satu kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan proses peradilan adalah pengiriman surat panggilan sidang melalui PT Pos Indonesia.

Menurutnya, dalam beberapa kasus, penyampaian surat panggilan tersebut mengalami hambatan akibat ketidaksesuaian alamat penerima. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi kelancaran proses administrasi dan pelaksanaan persidangan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Anneka berharap adanya dukungan dan kerja sama Pemerintah Kota Padang, khususnya melalui perangkat pemerintahan di tingkat kelurahan, sehingga proses penyampaian surat panggilan sidang kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

"Terkait penyampaian surat panggilan sidang, kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan pihak kelurahan," ungkap Anneka.

Selain persoalan pemanggilan sidang, Anneka juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pemenuhan hak nafkah anak dari orang tua berstatus PNS yang telah bercerai.

Menurutnya, hak anak merupakan hal penting yang harus tetap diperhatikan dan dipenuhi oleh orang tua, meskipun hubungan perkawinan telah berakhir melalui proses perceraian.

Dalam hal ini, diperlukan dukungan Pemerintah Kota Padang agar pemenuhan hak nafkah anak, khususnya yang berkaitan dengan kewajiban orang tua berstatus PNS, dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Anneka berharap adanya dukungan langsung dari pemerintah daerah sehingga persoalan tersebut dapat ditangani melalui koordinasi dan mekanisme kerja sama antarlembaga.

"Sementara itu, untuk memastikan pemenuhan hak nafkah anak dari orang tua PNS yang telah bercerai, kami berharap adanya dukungan langsung dari Pemerintah Kota Padang," tambahnya.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap pelaksanaan tugas Pengadilan Agama Padang.

Ia menilai, koordinasi dan sinergi antarlembaga sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai kendala yang muncul dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, persoalan yang dibahas tidak hanya menyangkut aspek administrasi peradilan, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan hak-hak masyarakat, khususnya hak anak pascaperceraian.

Fadly mendorong agar kerja sama antara Pemerintah Kota Padang dan Pengadilan Agama Padang dapat diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi dapat ditangani secara lebih terarah, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

"Kami mendorong terjalinnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kota Padang dan Pengadilan Agama Padang agar permasalahan tersebut dapat ditangani secara bersama-sama," ujar Fadly Amran.

Ia berharap, melalui kerja sama tersebut, perangkat daerah terkait dapat berperan aktif dalam mendukung kebutuhan Pengadilan Agama Padang, termasuk dalam hal koordinasi dengan pihak kelurahan serta dukungan terhadap pemenuhan hak nafkah anak sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, Kepala Bagian Kesra Kota Padang, Zul Asfi Lubis, serta perwakilan Bagian Hukum Pemerintah Kota Padang.

Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kota Padang dan Pengadilan Agama Padang semakin kuat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pelayanan peradilan sekaligus memberikan perlindungan dan kepastian pemenuhan hak-hak masyarakat.

Fadly Amran menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dengan koordinasi yang semakin solid, berbagai kendala dalam pelaksanaan tugas peradilan diharapkan dapat diminimalkan, sehingga masyarakat Kota Padang memperoleh pelayanan hukum yang lebih mudah, efektif, dan optimal. (**)

 


PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendorong mahasiswa untuk mulai membangun karakter, integritas, dan jiwa kepemimpinan sejak dini sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.

Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara, menggerakkan orang lain, maupun menduduki suatu jabatan. Lebih dari itu, seorang pemimpin harus mampu menjaga kepercayaan, menjunjung tinggi kejujuran, bersikap disiplin, terbuka terhadap kritik, serta memiliki konsistensi antara perkataan dan perbuatan.

Pesan tersebut disampaikan Fadly Amran saat menjadi narasumber sekaligus membuka kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) Nasional 2026 yang berlangsung di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Kamis (29/10/2026).

Kegiatan berskala nasional tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Sumatera Barat, Nizam Ul Muluk, yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat. Hadir pula Direktur Kemahasiswaan Unand, Dendi Adi Saputra, Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unand, Shabbarin Syakur, serta Ketua Pelaksana LKMM-TM Nasional 2026, Fito Torano.

Dalam pemaparannya, Fadly Amran menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap orang, terutama mereka yang ingin menjadi pemimpin, baik dalam organisasi, pemerintahan, dunia usaha, maupun kehidupan bermasyarakat.

Ia mengingatkan mahasiswa bahwa kepercayaan merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, proses pembentukan karakter kepemimpinan harus dimulai sejak masih berada di bangku perkuliahan, salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam organisasi kemahasiswaan.

“Dalam mengemban amanah, kita harus menjaga kepercayaan. Adik-adik mahasiswa perlu membangun komitmen dan integritas sejak dini, terutama jika ingin menjadi pemimpin sekaligus pengusaha,” ujar Fadly Amran.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan mengelola organisasi secara profesional dan transparan. Menurutnya, mahasiswa yang dipercaya memegang jabatan dalam organisasi harus mampu mempertanggungjawabkan setiap keputusan, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan penggunaan anggaran.

“Dalam berorganisasi, kita juga harus mampu mengelola anggaran secara bertanggung jawab, tidak menyalahgunakan jabatan, dan tetap berpegang teguh pada integritas. Apa pun amanah yang diberikan, kuncinya jalankan dengan jujur dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Bagikan Pengalaman Organisasi, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berintegritas

Pada kesempatan tersebut, Fadly Amran juga membagikan pengalaman perjalanan organisasinya, termasuk ketika memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padang, KNPI Sumatera Barat, serta sejumlah organisasi lainnya.

Dari pengalaman tersebut, ia mengajak mahasiswa untuk menjadikan organisasi sebagai tempat belajar sekaligus ruang pembentukan karakter. Organisasi, menurutnya, bukan sekadar wadah untuk memperoleh jabatan atau membangun popularitas, melainkan tempat mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan persoalan, serta mengambil keputusan secara bijaksana.

Ia menilai, seorang pemimpin harus mampu menyatukan berbagai perbedaan pemikiran dan latar belakang. Sebab, dalam menjalankan sebuah organisasi, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dan harus disikapi secara dewasa.

Kemampuan menerima kritik, mendengarkan masukan, dan membangun komunikasi yang terbuka menjadi bagian penting dalam menciptakan kepemimpinan yang sehat dan dipercaya.

Fadly berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperkaya pengalaman, meningkatkan kapasitas diri, serta membangun jaringan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga memiliki kematangan karakter, kemampuan manajerial, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

LKMM-TM Nasional Jadi Wadah Mencetak Pemimpin Transformatif

Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM KM Unand, Shabbarin Syakur, menyampaikan bahwa LKMM-TM Nasional 2026 merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas intelektual, keterampilan manajemen organisasi, serta kemampuan kepemimpinan.

Mengusung tema “Integrity and Transformative Leadership for Sustainable Future”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya memahami konsep kepemimpinan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata.

Menurut Shabbarin, tantangan kepemimpinan ke depan semakin kompleks sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan kemampuan berpikir kritis, berintegritas, adaptif, serta memiliki orientasi terhadap keberlanjutan.

“Mengusung tema ‘Integrity and Transformative Leadership for Sustainable Future’, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kepemimpinan mahasiswa. Kita berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi mampu menerapkannya melalui keteladanan, tanggung jawab, dan kerja nyata,” ungkap Shabbarin.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun hubungan dan kolaborasi antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Lebih jauh, LKMM-TM Nasional 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan nasional, khususnya dalam menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Karena itu, dibutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga karakter kuat, kepedulian sosial, dan kemampuan menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan zaman.

Diikuti 49 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi

Ketua Pelaksana LKMM-TM Nasional 2026, Fito Torano, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 49 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, baik dari Sumatera Barat maupun luar daerah.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan berskala nasional tersebut dapat terlaksana.

Menurutnya, rangkaian kegiatan LKMM-TM Nasional 2026 tidak hanya berisi seminar dan penyampaian materi kepemimpinan, tetapi juga dilengkapi dengan agenda studi pembelajaran ke sejumlah instansi pemerintahan.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya LKMM-TM 2026 ini. Selain mengikuti seminar, peserta juga akan melakukan studi pembelajaran ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumbar, Kantor Gubernur Sumbar, serta Kantor DPRD Sumbar dan DPRD Kota Padang,” jelas Fito.

Melalui kunjungan tersebut, peserta diharapkan memperoleh gambaran langsung mengenai sistem kerja pemerintahan, tata kelola keuangan negara dan daerah, proses pengambilan kebijakan, serta fungsi lembaga legislatif dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Pengalaman lapangan tersebut juga diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai praktik kepemimpinan dan manajemen kelembagaan di luar lingkungan kampus.

Persiapkan Generasi Pemimpin Menuju Indonesia Emas 2045

Pelaksanaan LKMM-TM Nasional 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. Melalui pembekalan pengetahuan, pengalaman organisasi, serta interaksi dengan berbagai pemangku kepentingan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kapasitas diri secara menyeluruh.

Pesan yang disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak semata-mata diukur dari jabatan maupun kekuasaan yang dimiliki, melainkan dari integritas, tanggung jawab, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Dengan semangat kepemimpinan transformatif, para peserta LKMM-TM Nasional 2026 diharapkan mampu menjadi generasi muda yang berani menghadirkan gagasan, menjunjung tinggi nilai kejujuran, serta konsisten memperjuangkan perubahan ke arah yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Universitas Andalas bersama seluruh pihak yang terlibat turut mendorong lahirnya calon pemimpin yang berkarakter, profesional, dan berintegritas, demi mewujudkan masa depan bangsa yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (**)

 


PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Indra Noferi sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Padang Sejahtera Mandiri (PSM) Kota Padang untuk periode 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (29/10/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Direktur Perumda PSM Kota Padang Alvino Martha beserta jajaran, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Pelantikan Dewan Pengawas yang baru ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah, meningkatkan kinerja organisasi, serta mendorong optimalisasi potensi usaha yang dikelola Perumda PSM.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran berharap Indra Noferi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Dewan Pengawas secara maksimal, terutama dalam memastikan pengelolaan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, profesional, dan akuntabel.

Menurut Fadly Amran, Dewan Pengawas memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya perusahaan, termasuk memastikan setiap kebijakan dan program kerja yang dilaksanakan manajemen dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan fungsi pengawasan dan audit secara optimal, disertai evaluasi berkala terhadap berbagai aspek pengelolaan perusahaan. Dengan demikian, setiap kekurangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan.

“Hari ini tentu menjadi lembaran baru bagi PSM Kota Padang. Dengan dilantiknya pengawas yang baru, diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, dan mempercepat terwujudnya Program Unggulan Padang Melayani,” ujar Fadly Amran.

Ia menjelaskan, keberadaan Dewan Pengawas tidak hanya sebatas menjalankan fungsi kontrol terhadap manajemen perusahaan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan masukan, arahan, serta rekomendasi strategis untuk mendorong kemajuan Perumda PSM ke depan.

Fadly Amran juga meminta Direktur Perumda PSM beserta seluruh jajaran agar terus melakukan pembenahan internal, meningkatkan profesionalisme kerja, serta mengembangkan berbagai peluang usaha yang memiliki prospek dan potensi ekonomi.

“Saya minta kepada direktur perusahaan ini agar benar-benar mengembangkan perusahaan. Silakan gali berbagai potensi dan lakukan studi kelayakan terhadap peluang-peluang usaha yang ada, sehingga perusahaan ke depan dapat terus berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran mendorong Perumda PSM untuk memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta maupun mitra strategis lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk membuka peluang investasi, memperluas jangkauan usaha, serta meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah.

Sejumlah sektor usaha yang berada di bawah pengelolaan Perumda PSM, mulai dari transportasi massal, pariwisata, perparkiran, distribusi semen hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), menurutnya masih memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Potensi tersebut perlu dikelola secara terencana melalui perhitungan bisnis yang matang, inovasi, serta strategi pengembangan yang berorientasi pada keberlanjutan perusahaan.

Wali Kota juga mengingatkan agar setiap peluang usaha yang akan dijalankan terlebih dahulu melalui kajian kelayakan, sehingga keputusan bisnis yang diambil benar-benar mempertimbangkan aspek keuntungan, risiko, kebutuhan masyarakat, dan manfaat jangka panjang bagi daerah.

“Padang sedang menuju kota metropolitan. Potensi ekonomi yang tersedia harus dikelola dengan baik agar dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain penguatan sektor usaha, Fadly Amran turut menyoroti pentingnya pembenahan pola kerja dan peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Perumda PSM. Ia meminta agar perusahaan mulai mengembangkan sistem pelayanan berbasis digital sebagai bagian dari upaya mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.

Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional perusahaan sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan yang disediakan.

Perumda PSM diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengelolaan unit usaha, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan terobosan baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Padang.

Melalui pembenahan manajemen, penguatan pengawasan, pengembangan kerja sama, serta optimalisasi berbagai sektor usaha, perusahaan daerah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan dilantiknya Indra Noferi sebagai Dewan Pengawas periode 2025–2029, Pemerintah Kota Padang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh jajaran Perumda PSM.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong perusahaan bekerja lebih profesional, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mempercepat realisasi Program Unggulan Padang Melayani.

Fadly Amran menegaskan bahwa pengelolaan potensi ekonomi daerah harus dilakukan secara maksimal agar keberadaan perusahaan milik pemerintah daerah benar-benar memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi pembangunan Kota Padang dan kesejahteraan masyarakat secara luas. (**)

 


*SUMATERA BARAT*– Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Imam Bonjol Padang bersama elemen kepemudaan menggelar Diskusi Kepemudaan Nasional bertajuk *“Sumpah Pemuda dan Perlawanan Terhadap Krisis Ekologi”*, Rabu (28/10/2026), bertempat di Manjuto Beach, Sumatera Barat.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB tersebut menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda, yakni Hidayatul Fikri selaku Koordinator Ketahanan Pangan dan Pembangunan Daerah Tertinggal DEMA PTKIN Seluruh Indonesia, Putra Rahmadani selaku Ketua Umum DEMA FDIK UIN Imam Bonjol Padang, serta David Hidayat, peraih Apresiasi Satu Indonesia Awards Bidang Lingkungan Tahun 2022. Diskusi dipandu oleh Aidil Fitra selaku Ketua HMP Manajemen Dakwah UIN Imam Bonjol Padang.


Diskusi ini menjadi ruang konsolidasi dan pertukaran gagasan antargenerasi muda dalam merespons berbagai persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Mulai dari kerusakan ekosistem, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, hingga pentingnya keterlibatan pemuda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.


Dalam pemaparannya, Hidayatul Fikri menegaskan bahwa persoalan krisis ekologi tidak dapat dilepaskan dari persoalan ketahanan pangan dan pembangunan daerah.


"Ketahanan pangan tidak akan pernah terwujud tanpa lingkungan yang terjaga. Pemuda harus memiliki kepedulian terhadap kondisi daerahnya, karena pembangunan yang mengabaikan kelestarian lingkungan justru akan menjadi ancaman bagi kehidupan masyarakat di masa depan," ungkapnya.


Sementara itu, Putra Rahmadani menyampaikan bahwa gerakan mahasiswa harus mampu mengambil posisi dalam merespons persoalan ekologis. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya berdiskusi dan menyampaikan kritik, tetapi juga harus membangun gerakan kolektif yang berdampak bagi masyarakat.


"Momentum Sumpah Pemuda harus kita maknai lebih dari sekadar seremoni. Pemuda dan mahasiswa harus berani mengambil sikap terhadap berbagai persoalan bangsa, termasuk krisis ekologi. Jangan sampai kita lantang berbicara tentang masa depan Indonesia, tetapi abai terhadap kerusakan lingkungan yang sedang terjadi di sekitar kita," tegasnya.


Di sisi lain, David Hidayat menekankan pentingnya aksi nyata dan konsistensi dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.


"Menjaga lingkungan bukan hanya tentang berbicara atau membuat gerakan sesaat. Hal terpenting adalah bagaimana kita membangun kesadaran, memberikan contoh, dan melakukan tindakan nyata secara konsisten. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan lingkungan," jelasnya.


Melalui kegiatan ini, DEMA UIN Imam Bonjol Padang bersama elemen kepemudaan berharap lahir kesadaran kolektif bahwa krisis ekologi merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.


Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu harus diterjemahkan ke dalam perjuangan nyata. Jika dahulu pemuda bersatu memperjuangkan kemerdekaan, maka hari ini generasi muda harus bersatu memperjuangkan keberlanjutan lingkungan dan masa depan bangsa.


Diskusi Kepemudaan Nasional ini diharapkan tidak berhenti sebagai ruang pertukaran gagasan, tetapi menjadi titik awal lahirnya gerakan pemuda yang lebih konkret, kritis, dan berkelanjutan dalam menghadapi krisis ekologi. (**)

 


SUMBARNET – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75, Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, bersama anggota melaksanakan kegiatan bakti sosial dan donor darah pada Kamis (29/10/2026).


Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus wujud nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui aksi sosial tersebut, Humas Polresta Padang berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.


Ipda Wadhi Nofianto menyampaikan bahwa peringatan HUT Humas Polri ke-75 tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme dalam penyampaian informasi publik, tetapi juga memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.


Menurutnya, Humas Polri memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang positif, menyampaikan informasi secara transparan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


“Melalui kegiatan bakti sosial dan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.


Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.


Dengan mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat, Humas Menjaga Reputasi Polri”, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat serta menghadirkan citra Polri yang humanis, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat.


Peringatan HUT Humas Polri ke-75 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa reputasi Polri dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, komunikasi yang baik, serta kehadiran yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Humas Polresta Padang — Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Kepercayaan dan Reputasi Polri. (**)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID— Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyambut rombongan komunitas off-road Bukittinggi yang akan mengikuti kegiatan Danau Rusa Offroad Kampar di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota di Balai Kota Bukittinggi, Gulai Bancah, Kamis (29/10/2026), sebelum rombongan memulai perjalanan menuju lokasi kegiatan.


Dalam pertemuan tersebut, Ibnu Asis menyampaikan doa dan harapan agar seluruh peserta diberikan kelancaran selama perjalanan, senantiasa menjaga keselamatan, serta dapat kembali ke Kota Bukittinggi dalam keadaan sehat dan selamat.


Menurutnya, kegiatan off-road tidak sekadar menjadi ajang menyalurkan hobi dan menguji kemampuan berkendara di medan menantang, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta memperluas jaringan antarkomunitas lintas daerah.


Ibnu Asis juga berharap komunitas off-road di Bukittinggi dapat membangun kemitraan dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, terutama dalam mendukung pengembangan potensi wisata petualangan.


Ia menilai, keberadaan komunitas yang memiliki minat terhadap kegiatan alam dan petualangan dapat menjadi salah satu potensi yang dikembangkan untuk memperkenalkan daya tarik wisata Bukittinggi kepada masyarakat luas.


Sementara itu, perwakilan rombongan, Ujang dan Yandri, menjelaskan bahwa mereka akan mengikuti kegiatan Danau Rusa Offroad Kampar yang direncanakan berlangsung selama tiga hari. Rombongan dari Bukittinggi membawa sekitar sembilan kendaraan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


Mereka menyebutkan, agenda yang telah disiapkan mencakup berbagai tantangan lintasan dengan sejumlah pilihan jalur, termasuk jalur ekstrem yang membutuhkan kesiapan kendaraan, keterampilan pengemudi, serta kerja sama antarpeserta.


Untuk menghadapi tantangan tersebut, seluruh peserta telah melakukan persiapan kendaraan, perlengkapan, dan berbagai kebutuhan pendukung selama perjalanan maupun saat mengikuti kegiatan.


Keikutsertaan komunitas off-road Bukittinggi dalam ajang lintas daerah ini diharapkan tidak hanya menambah pengalaman dan memperluas pergaulan sesama penggiat off-road, tetapi juga membawa nama baik Kota Bukittinggi di tingkat regional.


Melalui sinergi antara komunitas dan pemerintah daerah, kegiatan petualangan seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu peluang untuk memperkuat jejaring komunitas sekaligus mendorong promosi potensi wisata Bukittinggi ke depannya.(**)

 


SUMBARNET — PT Semen Padang bersama PLN Group menyiapkan program bundling SEPABLOCK yang menawarkan paket material konstruksi terintegrasi dengan fasilitas prioritas tambah daya listrik gratis dari 900 VA menjadi 1.300 VA. Program yang direncanakan mulai berlaku pada 2027 ini ditujukan bagi pengembang perumahan yang menggunakan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) di Sumatera Barat.


Melalui program tersebut, pengembang yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh paket material konstruksi sekaligus fasilitas tambah daya listrik tanpa biaya tambahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengembang dalam memenuhi kebutuhan material bangunan dan layanan kelistrikan.


Program tersebut diperkenalkan dalam Forum Diskusi Sinergi PLN Group Bersama Stakeholder dalam Mengembangkan Ekosistem Smart Home Melalui Integrated Business Solution yang digelar di Pangeran Beach Hotel Padang, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan ini mempertemukan PLN Group, PT Semen Padang, pemerintah daerah, serta para pengembang perumahan di Sumbar untuk membahas peluang kolaborasi dalam menghadirkan hunian yang berkualitas, efisien, dan didukung infrastruktur kelistrikan serta teknologi digital.


PT Semen Padang dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) Ridwan Muchtar, didampingi Kepala Unit Building Integrated Product (BIP) Yelmi Arya Putra.


Kepala Departemen BNSPT PT Semen Padang Ridwan Muchtar mengatakan kolaborasi dengan PLN Group merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas pengembangan bisnis nonsemen dan produk turunan sekaligus mendukung kebutuhan sektor perumahan.


Menurutnya, pembangunan perumahan membutuhkan dukungan berbagai aspek yang saling melengkapi, mulai dari ketersediaan material konstruksi berkualitas, kepastian pasokan, hingga infrastruktur kelistrikan dan teknologi yang menunjang kenyamanan penghuni.


“Sinergi yang dibangun bukan hanya antara PLN Group dengan para pemangku kepentingan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antar-BUMN. PLN dan PT Semen Padang memiliki peran berbeda, tetapi saling melengkapi dalam mendukung pengembangan perumahan,” ujar Ridwan.


Ia menjelaskan, PT Semen Padang terus mengembangkan bisnis nonsemen dan produk turunan untuk menjangkau kebutuhan pasar yang semakin beragam, meliputi jasa fabrikasi dan konstruksi, bisnis material, serta produk hilir.


Salah satu produk yang dikembangkan adalah SEPABLOCK, material konstruksi yang ditujukan sebagai alternatif bagi pengembang dalam membangun hunian secara lebih efisien.


SEPABLOCK telah memiliki sertifikat SNI 9384:2025 yang masih berlaku, memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 97,09 persen, serta dinyatakan lulus uji kliring teknologi PUPR berdasarkan materi yang dipaparkan dalam forum tersebut.


Dari sisi pelaksanaan konstruksi, penggunaan SEPABLOCK ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan rumah. Berdasarkan estimasi yang disampaikan, pembangunan rumah tipe 36 dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 21–30 hari, bergantung pada kondisi proyek dan tahapan pekerjaan.


Sementara itu, fasilitas produksi SEPABLOCK di Padang memiliki kapasitas yang diproyeksikan mencapai 200 unit rumah per bulan. Produk tersebut juga telah digunakan oleh 11 pengembang dan empat kontraktor di Sumatera Barat.


Ridwan mengatakan, melalui program bundling bersama PLN Group, PT Semen Padang berupaya menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi bagi pengembang perumahan.


Skema yang disiapkan mencakup penyediaan SEPABLOCK, semen, dan material pendukung lainnya melalui PT Semen Padang serta anak usaha dengan harga yang lebih kompetitif. Paket tersebut dipadukan dengan fasilitas prioritas tambah daya listrik dari 900 VA menjadi 1.300 VA secara gratis melalui PLN bagi pengembang yang menggunakan SEPABLOCK dan memenuhi persyaratan program.


Dengan demikian, pengembang tidak hanya memperoleh alternatif material konstruksi, tetapi juga kemudahan dalam pengadaan material dan pemenuhan kebutuhan kelistrikan perumahan.


“Kami berharap SEPABLOCK dapat mendukung para pengembang dalam membangun perumahan yang berkualitas. Kami memahami bahwa pengembang dituntut menjaga kualitas konstruksi sekaligus meningkatkan efisiensi waktu pembangunan. Karena itu, kami berupaya menghadirkan produk dengan spesifikasi yang jelas dan dukungan teknis yang memadai,” kata Ridwan.


Program bundling SEPABLOCK bersama PLN Group direncanakan mulai berjalan pada awal 2027 setelah melalui finalisasi kerja sama dan peluncuran program.


Adapun mekanisme yang disiapkan meliputi pemesanan paket material untuk minimal 10 unit rumah, verifikasi pembelian dan data unit rumah, pembangunan menggunakan SEPABLOCK, serta pengajuan tambah daya listrik melalui PLN sesuai ketentuan yang disepakati.


Ridwan berharap program tersebut dapat memperluas pemanfaatan SEPABLOCK sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengembang melalui efisiensi pengadaan material dan kemudahan layanan kelistrikan.


Manajer PLN UP3 Padang Rudi Hamiri mengatakan forum tersebut merupakan bagian dari upaya PLN Group memperkuat kolaborasi dengan pengembang dan pemangku kepentingan dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.


Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap hunian kini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan listrik, tetapi juga layanan teknologi digital yang mendukung kenyamanan, keamanan, dan efisiensi penggunaan energi.


“Seiring berkembangnya kebutuhan konsumen, PLN bersama subholding dan anak perusahaan di lingkungan PLN Group berupaya menghadirkan layanan yang semakin lengkap. Kami ingin memastikan kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi, mulai dari penyediaan listrik hingga solusi teknologi yang mendukung konsep smart home,” kata Rudi.


Ia menjelaskan, pengembangan ekosistem smart home membuka peluang integrasi layanan kelistrikan dengan konektivitas internet, infrastruktur teknologi informasi, serta pemantauan dan pengendalian perangkat rumah berbasis Internet of Things (IoT).


Dalam pengembangan tersebut, PLN Icon Plus dapat mendukung penyediaan konektivitas dan solusi digital sehingga pengembang memiliki peluang menawarkan hunian yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.


Rudi juga menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sejak 2024 hingga Oktober 2026 terdapat sekitar 166 kawasan perumahan dengan sekitar 4.152 pelanggan yang telah tersambung listrik.


Ia berharap kolaborasi antara PLN Group, PT Semen Padang, dan para pengembang dapat memperkuat ekosistem perumahan di Sumatera Barat sekaligus mendukung pengembangan Kota Padang sebagai kota cerdas.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan kolaborasi dengan PLN Group merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar-BUMN sekaligus memperluas kontribusi perusahaan melalui pengembangan bisnis nonsemen dan produk turunan.


Menurutnya, integrasi material konstruksi dengan layanan kelistrikan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembang, sekaligus mendukung penyediaan hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


“Pengembangan SEPABLOCK melalui program bundling tidak hanya berorientasi pada perluasan pemasaran produk, tetapi juga pada upaya menghadirkan alternatif solusi konstruksi yang mendukung efisiensi pembangunan perumahan,” ujarnya.


Win menambahkan, PT Semen Padang akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar inovasi produk turunan perusahaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas.


“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja sama yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pengembang, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya. (*)