SUMBARNET - Semangat pembinaan olahraga di akar rumput kembali terlihat.Sekretaris Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kristian Rinaldo,SH didampingi Wakil Ketua V Yurnalisman dan staf sekretariat Koni Pessel Nanda Rahyu Putra hadir langsung dalam acara pembukaan Turnamen Mini Soccer Koto Tuo Cup Season 3 yang digelar di Lapangan Mini Soccer Koto Tuo, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Minggu (28/6/2026)


Kehadiran orang nomor dua di KONI Pessel ini menjadi bukti keseriusan KONI dalam mendukung setiap kegiatan olahraga yang digagas masyarakat, khususnya sepak bola.



Dalam kesempatan itu, Kristian Rinaldo hadir mewakili Ketua Umum KONI Pessel,M.Adli yang berhalangan hadir. Turut hadir juga Camat Batang Kapas,Aprinal Tanjung,SH dan Teguh Dehalsa Anggota DPRD Kabupaten Pesisir,Wali Nagari IV Koto Hilie Roni Eka putra,Perwakilan Polsek Batang Kapas Polsek,Aipda Revi Fadli Kanit Binmas,Aipda Bayu Satria Bhabinkamtibmas Polsek Batang Kapas. 



Di hadapan ratusan warga dan seluruh tim peserta, Sekum KONI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan pemuda Koto Tuo.


“KONI Pessel sangat bangga dan mendukung penuh Koto Tuo Cup Season 3 ini. Saya ditugaskan langsung oleh Ketua KONI untuk hadir, karena kami melihat ini bukan turnamen biasa. Ini adalah investasi untuk masa depan olahraga Pessel,” tegas Kristian Rinaldo.



Pesan utama yang dibawa Sekum KONI adalah soal pembinaan. Ia menyebut, turnamen tingkat nagari seperti Koto Tuo Cup adalah fondasi utama untuk mencetak atlet berprestasi.


“Jangan remehkan turnamen di nagari. Banyak atlet nasional kita hari ini berawal dari lapangan seperti ini. Dari Koto Tuo Cup 2026 Season 3.Saya yakin, 3-5 tahun ke depan akan lahir nama-nama besar pesepakbola dari Pessel yang awalnya main di Koto Tuo Cup,” ujarnya penuh semangat.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen ini sebagai ajang belajar, bukan sekadar mencari menang.


“Tunjukkan skill terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jaga nama baik nagari. Kalah menang itu biasa, tapi adab dan karakter ksatria harus dijaga,” pesan Pria yang akrab di panggil bang KR itu.




Lebih lanjut, Sekum KONI membuka pintu sinergi antara KONI dengan seluruh komunitas olahraga di Pesisir Selatan.


“Ke depan, kami dari KONI akan lebih sering turun ke nagari-nagari. Kami ingin mendata, membina, dan memfasilitasi bibit-bibit potensial. Jika ada kenshi, pesepakbola, atau atlet cabor lain yang berprestasi dari Koto Tuo Cup ini, KONI Pessel siap untuk melakukan pembinaan lanjutan menuju POPDA dan PORPROV,” jelasnya.


Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari panitia dan warga yang hadir.



Camat Batang Kapas,  Hutria Keffen S.A.P, yang secara resmi membuka turnamen, juga mengapresiasi kehadiran Sekum KONI.


“Ini kehormatan besar bagi kami di Koto Tuo. Dihadiri langsung oleh Sekum KONI Pessel berarti turnamen kami diakui dan masuk dalam radar pembinaan KONI. Terima kasih Pak Sekum,” kata Hutria Keffen saat membuka acara secara resmi.


Senada, Wali Nagari Koto Tuo, Roni Eka putra mengatakan dukungan KONI akan menjadi motivasi besar bagi pemuda nagari untuk terus berprestasi.


Dengan hadirnya KONI Pessel di pembukaan Koto Tuo Cup Season 3, diharapkan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet muda Pessel yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,"pungkas Roni. (**/

 


Oleh: Shamsul Iskandar Mohd Akin


(Mantan Kepala Staf Politik Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia dan Anggota Parlemen Malaysia 2013–2022).


Dalam politik, kemenangan besar sering kali menciptakan sebuah ilusi yang berbahaya. Ilusi bahwa mandat yang besar akan menjamin kelangsungan kekuasaan untuk jangka waktu yang panjang. Padahal, sejarah politik dunia justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Mandat besar dapat hilang dengan cepat ketika sebuah pemerintahan gagal mengelola harapan rakyat yang semakin tinggi.


Apa yang terjadi pada Keir Starmer dan Partai Buruh di Inggris patut menjadi bahan renungan. Pada tahun 2024, Starmer memimpin Partai Buruh meraih kemenangan besar yang mengakhiri lebih dari satu dekade pemerintahan Partai Konservatif. Ia dipandang sebagai simbol perubahan dan harapan baru bagi rakyat Inggris yang telah lelah menghadapi ketidakpastian politik dan tekanan ekonomi.


Namun tidak lama kemudian, dukungan terhadap dirinya mulai merosot. Kemenangan besar yang dianggap sebagai awal dari era baru akhirnya berubah menjadi beban politik yang sulit dipikul.


Di sinilah saya teringat pesan almarhum Mohammad Natsir. Beliau pernah mengingatkan bahwa banyak pejuang berhenti mendayung ketika merasa dirinya sudah hampir sampai ke pantai. Padahal kenyataannya mereka masih berada di tengah arus. Ketika dayungan berhenti, arus akan membawa mereka ke arah yang tidak pernah diduga.


Inilah sesungguhnya pelajaran terbesar dari kisah Keir Starmer.


Memenangkan pemilu dan mengelola negara adalah dua hal yang berbeda.


Ketika menjadi oposisi, Partai Buruh berhasil meyakinkan rakyat bahwa pemerintahan Konservatif harus diganti. Namun ketika kekuasaan berada di tangan mereka, rakyat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih besar.


Bukan lagi siapa yang harus disingkirkan, tetapi ke mana negara ini akan dibawa.


Banyak pemilih melihat pemerintahan Starmer sebagai pemerintahan yang efisien, tetapi gagal menawarkan gambaran yang jelas tentang masa depan Inggris. Mereka melihat pengelolaan yang baik, tetapi tidak melihat inspirasi. Mereka melihat administrasi yang tertata, tetapi tidak merasakan harapan.


Di sinilah letak tantangan yang dihadapi oleh hampir semua gerakan perubahan di dunia. Sebuah gerakan bisa menang karena berhasil menunjukkan kelemahan pemerintahan sebelumnya. Namun untuk mempertahankan dukungan rakyat, mereka harus mampu menawarkan visi yang lebih besar tentang masa depan.


Rakyat pada akhirnya tidak hanya memilih perubahan. Mereka memilih harapan.


Pelajaran kedua adalah bahwa harapan rakyat selalu bergerak lebih cepat daripada hasil kebijakan pemerintah.


Starmer mewarisi ekonomi yang lemah, utang yang tinggi, dan biaya hidup yang membebani rakyat. Banyak persoalan itu bukan berasal darinya. Namun rakyat jarang membedakan antara masalah yang diwarisi dan masalah yang gagal diselesaikan.


Ukuran rakyat sebenarnya sangat sederhana.


Apakah kehidupan mereka menjadi lebih baik?


Jika jawabannya belum jelas, maka kekecewaan akan mulai muncul.


Fenomena ini terjadi hampir di semua negara demokrasi. Reformasi ekonomi, pembaruan institusi, dan perbaikan tata kelola membutuhkan waktu yang panjang. Namun rakyat menilai berdasarkan pengalaman hidup sehari-hari. Harga kebutuhan pokok, kesempatan kerja, pendapatan keluarga, dan biaya hidup akan selalu menjadi ukuran utama keberhasilan sebuah pemerintahan.


Karena itu, pemerintah bukan hanya harus melaksanakan kebijakan yang tepat, tetapi juga harus terus menjelaskan mengapa kebijakan tersebut diperlukan dan bagaimana manfaatnya akan dirasakan oleh rakyat.


Pelajaran ketiga adalah pentingnya menguasai narasi politik.


Dalam banyak situasi, pemerintahan Starmer terlihat lebih banyak bereaksi terhadap isu yang diangkat lawan politik dibandingkan membentuk agenda politiknya sendiri. Akibatnya, pihak oposisi berhasil menempatkan diri sebagai suara kemarahan rakyat, sementara pemerintah terlihat terus-menerus berada dalam posisi bertahan.


Dalam politik modern, fakta saja tidak cukup.


Fakta membutuhkan narasi.


Rakyat tidak mengingat angka. Rakyat mengingat cerita yang memberikan makna terhadap angka tersebut.


Sebuah pemerintahan bisa saja mencatat pertumbuhan ekonomi yang baik, peningkatan investasi, atau keberhasilan berbagai program pembangunan. Namun jika keberhasilan tersebut gagal diterjemahkan ke dalam bahasa yang dipahami rakyat, maka manfaat politiknya akan sangat terbatas.


Pelajaran keempat adalah pentingnya persatuan dan disiplin organisasi.


Salah satu faktor yang mempercepat kemerosotan Starmer adalah konflik internal yang semakin terbuka di dalam Partai Buruh. Perbedaan pandangan yang tidak dikelola dengan baik akhirnya menciptakan persepsi bahwa pemerintah kehilangan kendali atas timnya sendiri.


Rakyat memahami bahwa perbedaan pandangan pasti ada dalam setiap organisasi politik. Namun rakyat tidak menyukai perpecahan yang dipertontonkan secara terbuka.


Sering kali sebuah pemerintahan tidak jatuh karena serangan lawan politik. Sebaliknya, ia melemah karena kehilangan kesatuan di dalam dirinya sendiri.


Terakhir, kejatuhan Starmer menunjukkan bahwa kompetensi saja tidak cukup dalam politik.


Ia dikenal sebagai pemimpin yang serius dan berwibawa. Namun banyak pemilih gagal melihat cita-cita besar yang diperjuangkannya. Mereka melihat seorang administrator yang baik, tetapi tidak merasakan hubungan emosional yang kuat dengan kepemimpinannya.


Di sinilah relevansi pesan lain dari Mohammad Natsir. Setelah memasuki fase baru perjuangan, tugas yang sesungguhnya bukan sekadar mengelola kemenangan, tetapi membangun masyarakat. Kekuasaan hanyalah alat. Tujuannya adalah menghadirkan perubahan yang dirasakan rakyat dan menjaga keyakinan mereka terhadap cita-cita yang diperjuangkan.


Kisah Keir Starmer bukan sekadar kisah jatuhnya seorang Perdana Menteri Inggris. Ini adalah pengingat bagi semua gerakan politik bahwa kemenangan pemilu bukanlah garis akhir.


Kemenangan hanyalah awal dari ujian yang sesungguhnya.


Rakyat dapat memberikan mandat karena mereka menginginkan perubahan. Namun mereka hanya akan memperbarui mandat itu apabila melihat bahwa perubahan tersebut benar-benar membawa masa depan yang lebih baik.


Dalam bahasa Pak Natsir, kita belum sampai ke pantai. Karena itu, jangan berhenti mendayung. Sebab dalam politik, saat seseorang merasa perjuangannya telah selesai, pada saat itulah kemunduran sering kali dimulai. (*)

 


SUMBARNET - Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memaparkan arah baru transformasi BUMN yang lebih terkonsolidasi dan terintegrasi pasca hadirnya BP BUMN dan Danantara.

‎Dony Oskaria menyampaikan hal itu dalam Sarasehan Kebangsaan Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 pada Jumat  27 Juni 2026.

‎Dalam paparannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi BUMN menjadi fondasi penting kemandirian ekonomi Indonesia . Ia menjelaskan perubahan fundamental dalam tata kelola BUMN.

‎"Tata kelola yang sebelumnya terfragmentasi kini ditransformasikan menjadi lebih terkonsolidasi, terintegrasi, dan berorientasi pada penciptaan nilai," ujar Dony Oskaria.

‎Dony Oskaria menyebut transformasi ini merupakan bagian strategi pemerintah memperkuat empat pilar pembangunan. Yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, pembangunan SDM unggul, dan kemandirian ekonomi.

‎Dony Oskaria menjelaskan bahwa melalui transformasi tersebut, BUMN diharapkan semakin mampu menciptakan nilai tambah ekonomi. Serta meningkatkan kontribusi kepada penerimaan negara dan memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

‎Langkah transformasi ini sejalan dengan target perampingan BUMN. Dony Oskaria sebelumnya memastikan proses konsolidasi tidak akan diikuti dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) .

‎"Pastinya Bapak Presiden tidak ingin ada PHK," ujar Dony Oskaria.

‎Dony Oskaria menyebut konsolidasi BUMN berpotensi menghasilkan penghematan langsung hingga Rp50 triliun setiap tahun. Efisiensi itu berasal dari penghapusan transaksi berlapis antara perusahaan induk, anak usaha, hingga perusahaan di bawahnya.

‎"Kita hitung, biaya tenaga kerja setahun cuma Rp2 sampai Rp3 triliun. Kalau begitu saya ambil saja semua karyawannya, saya masih hemat Rp47 triliun," ujar Dony Oskaria.

‎Dony Oskaria menekankan pentingnya investasi BUMN yang produktif dan efektif. Hal ini untuk menemani konsumsi domestik sebagai pilar ekonomi.

‎"Presiden menegaskan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kami telah menerima instruksi tegas agar seluruh capaian dan data investasi disampaikan secara transparan kepada publik," ujar Dony Oskaria.

‎Melalui penguatan tata kelola, hilirisasi, inovasi, serta kolaborasi antar pemerintah, perguruan tinggi, dan industri, BUMN terus didorong menjadi penggerak ekonomi yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. (**)

 


Sumbarnet id. Mentawai – Kepolisian Resor Kepulauan Mentawai melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan menggelar aksi donor darah, Kamis 25/6/2026. Kegiatan bakti sosial ini berlangsung khidmat di Aula Mapolres Kepulauan Mentawai mulai pukul 10.00 WIB, sebagai rangkaian menyambut HUT Bhayangkara ke-80.


Aksi kemanusiaan ini bersinergi dengan Unit Transfusi Darah RSUD Tuapejat. Puluhan personel Polres Mentawai dengan sukarela mendaftarkan diri dan mengantre untuk menyumbangkan darah demi membantu sesama di Bumi Sikerei.


Kapolres Mentawai AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M. menegaskan, donor darah adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap nilai kemanusiaan. Momentum HUT Bhayangkara dimaknai bukan hanya seremoni, tetapi aksi nyata untuk masyarakat.


“Melalui donor darah menyambut HUT Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin berkontribusi langsung bagi ketersediaan stok darah di Mentawai. Setetes darah dari personel Polri sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa warga yang butuh penanganan medis darurat,” ujar AKBP Rory Ratno A.


Antusiasme personel luar biasa. Tercatat 40 personel mendaftar secara sukarela untuk donor. Namun tim medis UTD RSUD Tuapejat hanya bisa mengambil sesuai kapasitas penyimpanan yang tersedia.


“Fasilitas blood bank RSUD Tuapejat saat ini hanya mampu menampung 5 kantong darah. Karena itu pengambilan kami sesuaikan dengan kuota agar darah tetap aman dan layak pakai,” jelas Kapolres.


Dari aksi tersebut, tim berhasil mengamankan 5 kantong darah. Rinciannya Golongan Darah B sebanyak 3 kantong dan Golongan Darah O sebanyak 2 kantong. Seluruh kantong darah langsung dibawa UTD RSUD Tuapejat untuk segera disalurkan ke pasien yang membutuhkan.


Keterbatasan kapasitas ini justru jadi catatan penting. Tingginya semangat personel Polri donor darah menunjukkan kepedulian tinggi. Namun sarana penyimpanan darah di Mentawai masih perlu peningkatan agar lebih banyak darah bisa tertampung dan terselamatkan.


Di akhir kegiatan, Kapolres mengapresiasi seluruh personel yang antri donor serta tim medis RSUD Tuapejat yang bekerja keras menyukseskan acara. Ia berharap aksi sosial serupa digelar rutin, bukan hanya saat HUT Bhayangkara.


“Kami ingin jiwa empati dan solidaritas terus dipupuk di lingkungan Polres Mentawai. Donor darah ini bukti Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli nyawa masyarakat,” pungkas AKBP Rory.


Aksi donor darah ini jadi pesan kuat di usia Polri ke-80: mengayomi dengan aksi nyata. Meski hanya 5 kantong, darah yang terkumpul punya arti besar bagi pasien dan keluarga di Mentawai. (Robi/humas)



Petugas UPZ BAZNAS Semen Padang secara langsung membayarkan tunggakan biaya pendidikan kepada pihak sekolah penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dalam membantu meringankan beban keluarga serta memastikan keberlangsungan pendidikan siswa


SUMBARNET - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang menyalurkan dana zakat sebesar Rp2,74 miliar kepada ribuan mustahik sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari berbagai program yang dijalankan, bantuan untuk kelompok fakir dan miskin menjadi porsi penyaluran terbesar karena menjangkau ratusan penerima manfaat, mulai dari lansia, janda, penyandang disabilitas, keluarga kurang mampu, hingga korban musibah.


Total dana yang disalurkan mencapai Rp2.739.145.559, terdiri atas Rp439.785.786 pada Januari, Rp439.015.625 pada Februari, Rp1.002.599.522 pada Maret, Rp450.005.399 pada April, dan Rp407.739.227 pada Mei 2026. Dana zakat tersebut disalurkan kepada berbagai kategori asnaf, seperti fakir, miskin, mualaf, dan fisabilillah, serta melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat.


Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, mengatakan bahwa dana zakat yang dipercayakan para muzaki dikelola secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, zakat juga diarahkan untuk mendorong kemandirian melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan penguatan dakwah.


“UPZ BAZNAS Semen Padang berupaya memastikan setiap dana zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Karena itu, selain bantuan sosial rutin, kami juga memperkuat program pemberdayaan agar mustahik dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya secara berkelanjutan,” ujar Akmal.


Pada bidang pendidikan, UPZ BAZNAS Semen Padang menyalurkan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, baik di dalam maupun luar negeri. Dukungan juga diberikan kepada berbagai lembaga pendidikan dan sosial untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan pembinaan masyarakat. Sementara itu, di sektor kesehatan, bantuan disalurkan dalam bentuk pembiayaan pengobatan, pembelian obat-obatan, hingga pembayaran iuran dan tunggakan BPJS bagi keluarga kurang mampu di kawasan Ring 1 perusahaan dan Kota Padang.


Program ekonomi produktif turut diperkuat melalui bantuan usaha dan pelatihan kewirausahaan. Para penerima manfaat dibekali kemampuan pemasaran, pengelolaan usaha, serta akuntansi sederhana agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga. Di bidang dakwah, zakat juga disalurkan kepada berbagai lembaga dakwah, guru TPQ dan TQA, serta untuk mendukung aktivitas para dai yang bertugas di sejumlah wilayah Kepulauan Mentawai.


Selain itu, UPZ BAZNAS Semen Padang saat ini tengah menjalankan Program Ceria Bisa Sekolah (CBS) untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu memasuki tahun ajaran baru. Program tersebut telah memasuki tahap wawancara calon penerima manfaat dengan melibatkan sekolah-sekolah di kawasan Ring 1 perusahaan.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi konsistensi UPZ BAZNAS Semen Padang dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, perluasan akses kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.


“Dana zakat yang dikelola UPZ BAZNAS Semen Padang telah memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian, memperkuat pendidikan, meningkatkan akses kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Win.


Dengan total penyaluran hampir Rp2,74 miliar hingga Mei 2026, UPZ BAZNAS Semen Padang berharap kepercayaan para muzaki terus meningkat sehingga manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan yang lebih merata.


UPZ BAZNAS Semen Padang merupakan lembaga amil zakat yang berada di bawah naungan PT Semen Padang dan bertugas melayani masyarakat berpenghasilan rendah, antara lain melalui pemberian bantuan beasiswa pendidikan, biaya pengobatan, serta modal usaha.


Fungsi dan tugas UPZ BAZNAS Semen Padang adalah membantu mengatasi permasalahan ekonomi umat yang dapat menyebabkan mereka jauh dari nilai-nilai agama, mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, menghimpun zakat, serta menyalurkan zakat kepada yang berhak menerimanya.


Dana zakat UPZ BAZNAS Semen Padang dihimpun dari zakat gaji karyawan dan Direksi PT Semen Padang, karyawan APLP dan perusahaan afiliasi, karyawan PT Semen Padang yang ditugaskan di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, serta sumber lain yang halal, sah, dan tidak mengikat. (*)

 


SUMBARNET - PT Semen Padang pada Kamis (25/6/2026) menyalurkan bantuan material bangunan kepada Andarizal, warga RT 03/RW 04, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang rumahnya terdampak kebakaran. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya warga di lingkungan sekitar perusahaan.


Bantuan yang diserahkan terdiri atas tiga batang kayu berukuran 5 x 10 sentimeter, empat lembar tripleks setebal 8 milimeter, serta satu unit meja kerja. Material tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki sejumlah bagian rumah yang rusak akibat kebakaran yang terjadi pada 3 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, mengatakan pihaknya turut prihatin atas musibah yang dialami keluarga Andarizal. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada warga Lambung Bukit yang merupakan bagian dari lingkungan sekitar perusahaan.


“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Lambung Bukit. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan. Terlebih, Lambung Bukit merupakan bagian dari lingkungan sekitar perusahaan,” kata Win, didampingi Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, Kamis (25/6/2026).


Ia berharap bantuan material yang diberikan perusahaan dapat membantu proses perbaikan rumah sekaligus meringankan beban pemiliknya. Meskipun nilainya tidak besar, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga yang terdampak.


“Memang nilainya tidak seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban pemilik rumah dalam melakukan perbaikan,” ujarnya.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan pemilik rumah. Penentuan jenis bantuan dilakukan setelah tim CSR PT Semen Padang meninjau langsung kondisi rumah pascakebakaran.


Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, api menyebabkan kerusakan pada bagian plafon dan kayu kuda-kuda rumah. Pemilik rumah kemudian menyampaikan kebutuhan material untuk memperbaiki bagian bangunan yang rusak.


“Saat kami melakukan survei, bagian yang hangus adalah plafon dan kayu kuda-kuda rumah. Pemilik rumah berharap perusahaan dapat membantu menyediakan material yang dibutuhkan. Karena itu, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan tersebut,” kata Hernes.


Pemilik rumah, Andarizal, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian PT Semen Padang. Menurutnya, bantuan material tersebut sangat berarti untuk mendukung proses perbaikan rumahnya.


“Alhamdulillah, kami merasa senang dan sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan PT Semen Padang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP KJI) itu.


Kebakaran yang melanda rumah Andarizal terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Berkat kesigapan warga, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.


Proses pemadaman awal dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk membantu memadamkan api.


Hingga kini, penyebab kebakaran yang menimpa rumah wartawan senior tersebut masih belum diketahui. Namun, kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. (*)


TEKS FOTO: Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang Wahyudi (kiri) menyerahkan berita acara penyerahan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.



SUMBARNET - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mempercepat perampingan badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bagian dari reformasi besar perusahaan pelat merah. Melalui program tersebut, jumlah BUMN ditargetkan menyusut hingga sekitar 250 perusahaan dengan tetap mengedepankan efisiensi dan tata kelola yang lebih baik.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat Sarasehan Nasional, Sabtu (27/6/2026). Dalam forum tersebut, Presiden sempat bertektokan dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria, mengenai target akhir jumlah perusahaan BUMN.


"BUMN ini ada labanya enggak? Sekarang mulai ada," kata Prabowo saat membuka penjelasannya mengenai kondisi perusahaan-perusahaan negara.


Presiden mengatakan pemerintah terus melakukan pembenahan terhadap BUMN yang selama ini dinilai kurang efisien.


"Ini sedang kita bersihkan. Sedang kita tertibkan," ujarnya.


Prabowo mengungkapkan pemerintah telah menutup lebih dari 200 perusahaan BUMN sebagai bagian dari proses restrukturisasi.


"Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal sekitar 300," katanya.


Tak lama kemudian, Prabowo menoleh kepada Dony Oskaria yang berada di lokasi acara.


"Bagaimana Pak Dony Oskaria? Ujungnya kita bisa berapa BUMN?" tanya Presiden.


Dony menjawab singkat bahwa target akhir jumlah perusahaan negara berada di kisaran 250 perusahaan.


"Ujungnya nanti sekitar 250, pak," jawab Dony.


Jawaban tersebut langsung mendapat respons dari Presiden. Prabowo menilai perampingan diperlukan agar BUMN tidak lagi terbebani biaya operasional yang tinggi.


"Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. Ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung, hanya bayar overhead," tegasnya.


Menurut Prabowo, rasionalisasi harus segera diselesaikan agar perusahaan negara menjadi lebih efisien dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.


"Kita sekarang mau rasionalisasi agar lebih efisien. Saya minta dalam tahun ini harus selesai," ujarnya.


Presiden menargetkan transformasi tersebut selesai dalam dua tahun sehingga seluruh BUMN memiliki tata kelola yang lebih baik.


"Dalam dua tahun kita akan membuat BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, dan lebih bekerja untuk rakyat," katanya.


Sebelumnya, Dony Oskaria memastikan proses perampingan BUMN tidak akan diikuti dengan pemutusan hubungan kerja (PHK). Seluruh pegawai akan tetap dipertahankan dan menjadi bagian dari perusahaan hasil konsolidasi.


"Pastinya Bapak Presiden tidak ingin ada PHK," ujar Dony.


Ia menjelaskan Danantara saat ini sedang melakukan streamlining terhadap sekitar 1.077 perusahaan BUMN menjadi sekitar 200 hingga 300 perusahaan yang ditargetkan rampung pada 2026. Menurutnya, sekitar 52 persen BUMN masih mengalami kerugian dengan total mencapai Rp20 triliun sehingga konsolidasi menjadi langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi.


Meski demikian, Dony menegaskan seluruh tenaga kerja tetap dipertahankan karena biaya pegawai jauh lebih kecil dibandingkan potensi penghematan yang diperoleh dari proses restrukturisasi.


"Kita hitung, biaya tenaga kerja setahun cuma Rp2 sampai Rp3 triliun. Kalau begitu saya ambil saja semua karyawannya, saya masih hemat Rp47 triliun," katanya.


Ia kembali menegaskan tidak ada pengurangan pegawai dalam proses konsolidasi tersebut. Seluruh karyawan akan dialihkan ke perusahaan hasil penggabungan.


"Seluruh karyawan tidak akan ada yang kita kurangi. Mereka akan menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan hasil konsolidasi. Kita tidak mau juga menzalimi karyawan karena itu bukan salah mereka," tegasnya.


Selain memastikan tidak ada PHK, Dony menyebut program konsolidasi BUMN berpotensi menghasilkan penghematan langsung hingga sekitar Rp50 triliun setiap tahun. Penghematan itu berasal dari penghapusan transaksi berlapis antara perusahaan induk, anak usaha, hingga perusahaan di bawahnya yang selama ini dinilai menimbulkan inefisiensi.


Menurut Dony, penggabungan sejumlah subholding di lingkungan Pertamina telah menghasilkan efisiensi sekitar 600 hingga 700 juta dolar AS. Langkah serupa juga akan diterapkan di kelompok usaha BUMN lainnya sebagai bagian dari transformasi perusahaan negara agar lebih ramping, sehat, efisien, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional. (***)



Sumbarnet.id.Tuapejat – Satuan Polisi Pamong Praja Mentawai menggelar razia gabungan penertiban tempat hiburan malam di kawasan wisata Mapadegat, Sabtu 27/6/2026 malam. Operasi ini menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pelanggaran jam operasional dan perizinan usaha.


Kasat Satpol PP Mentawai Hatisama Hura memimpin langsung kegiatan. Razia gabungan melibatkan personel Angkatan Laut, Kasat Reskrim dan anggota Intel Polres Mentawai, personel Kodim 0319/Mentawai, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Tim Kesehatan, Damkar, BKAD, Dinas Lingkungan Hidup, Perizinan, Dinas Sosial, serta Kesbangpol.


“Penertiban tempat hiburan malam akan terus dilaksanakan secara intensif, sehingga tidak ada lagi terjadi keresahan di tengah masyarakat,” sebut Hatisama Hura kepada media.


Ia menjelaskan, razia ini fokus menertibkan usaha yang tidak mematuhi jam operasional. Jam buka di hari biasa dibatasi sampai pukul 22.00 WIB. Sementara Sabtu dan Minggu diperpanjang hingga pukul 00.00 WIB. Pelanggaran jam operasional dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan masyarakat sekitar kawasan wisata.


*Temukan Usaha Belum Berizin*


Dalam operasi, tim gabungan menemukan satu pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha. Petugas langsung meminta pengelola mengurus perizinan dan akan didampingi instansi terkait agar prosesnya sesuai aturan.


Tim juga menertibkan penjualan minuman beralkohol jenis A atau bir. Hampir semua tempat hiburan malam di Mapadegat belum memiliki izin minuman beralkohol. Petugas menyarankan pelaku usaha segera mengurus izinnya agar tidak melanggar peraturan daerah.


“Pemeriksaan izin minol ini penting. Kami tidak melarang usaha, tapi semua harus taat aturan agar tidak menimbulkan dampak sosial dan keamanan,” tegas Hatisama.


*Cek Kesehatan, Antisipasi Penyakit Menular*


Selain perizinan, tim kesehatan turut melakukan pemeriksaan di lokasi hiburan malam. Langkah ini dilakukan karena ada informasi terkait satu orang yang mengidap penyakit berpotensi menular ke orang lain.


Pemeriksaan kesehatan jadi bagian dari cipta kondisi agar pengunjung dan pekerja hiburan malam tetap aman. Satpol PP bersama Dinkes ingin memastikan lingkungan hiburan tidak menjadi sumber penyebaran penyakit.


“Cipta kondisi ini tetap kami laksanakan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Kawasan wisata Mapadegat harus aman, tertib, dan sehat,” ujarnya.


Hatisama Hura menegaskan, penegakan aturan jam operasional dan perizinan akan dilakukan konsisten. Pelaku usaha yang melanggar akan diberi pembinaan terlebih dahulu. Namun jika tetap abai, sanksi tegas sesuai peraturan daerah akan diterapkan.


Satpol PP Mentawai berharap pelaku usaha hiburan malam mendukung terciptanya Mapadegat sebagai destinasi wisata yang nyaman. Kepatuhan terhadap jam operasional dan perizinan dinilai kunci menjaga ketertiban dan citra wisata Mentawai. (Robi)

 


Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada dua warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Komplek Cendana Blok DD RT 004/RW 002, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Selasa (23/6/2026).


Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah Kota Padang dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus meringankan beban korban agar dapat kembali menjalankan aktivitas dan memulai kehidupan pascakebakaran.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budi Payan, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska, unsur Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang, serta dua pemilik rumah yang terdampak kebakaran, yakni Syamsuarti (57) dan Nurmi (68).


Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Padang menyerahkan BSTT berupa bantuan uang tunai kepada masing-masing korban. Syamsuarti menerima bantuan sebesar Rp10 juta, sementara Nurmi memperoleh bantuan sebesar Rp15 juta.


Selain itu, Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan juga memberikan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari kedua korban.


Diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada 26 Mei 2026 menghanguskan dua unit rumah dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Selain bangunan rumah, kebakaran juga mengakibatkan berbagai peralatan dan barang berharga milik korban ikut terbakar, di antaranya mesin jahit, mesin saneo, sepeda, sepeda motor, serta sejumlah perabot rumah tangga.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa kedua keluarga tersebut.


Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.


"Kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. Cobaan ini merupakan ujian dari Allah SWT sebagaimana firman-Nya bahwa kematian dan kehidupan diciptakan untuk menguji manusia. Mari kita berserah diri dan ikhlas atas ujian yang diberikan Allah SWT," ujar Maigus Nasir.


Maigus menjelaskan bahwa Bantuan Sosial Tidak Terduga merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat yang mengalami musibah.


Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban sekaligus menjadi modal awal untuk kembali menjalankan aktivitas perekonomian dan memperbaiki kondisi kehidupan setelah kebakaran.


"Pemerintah Kota Padang akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga mengalami musibah. Walaupun bantuan ini mungkin belum dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, kami berharap dapat sedikit meringankan beban bapak dan ibu serta menjadi penyemangat untuk bangkit kembali," katanya.


Pada kesempatan tersebut, Maigus Nasir juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu proses pemadaman api maupun penanganan pascakebakaran, termasuk petugas pemadam kebakaran, aparat kecamatan, kelurahan, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan bantuan kepada para korban.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.


Menurutnya, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta penggunaan peralatan listrik sesuai standar menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya musibah serupa.


Sementara itu, salah seorang korban kebakaran, Nurmi (68), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan.


Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang sedang berupaya bangkit setelah kehilangan rumah dan berbagai harta benda akibat kebakaran.


"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu kami dalam memulai aktivitas perekonomian dan memulai usaha seperti sedia kala," ungkap Nurmi.


Melalui penyaluran Bantuan Sosial Tidak Terduga ini, Pemerintah Kota Padang berharap para korban dapat segera bangkit dari musibah yang dialami dan kembali menjalani kehidupan secara normal.


Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. (**) 

 


Padang – Upaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang memasuki babak baru. Pemerintah bersama Kementerian Pekerjaan Umum secara resmi memulai pelaksanaan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III melalui penandatanganan kontrak paket kegiatan yang digelar di Hotel Pangeran Beach, Selasa (23/6/2026).


Prosesi penandatanganan kontrak tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Turut hadir secara daring Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Oscar RH Siagian, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Maria Doeni Isa, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Padang Malvi Hendri, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal, para penyedia jasa, serta undangan lainnya.


Penandatanganan kontrak tersebut menandai dimulainya pekerjaan pembangunan SPAM Taban III di kawasan Palukahan. Proyek strategis ini diharapkan mampu memperkuat sistem penyediaan air bersih di Kota Padang sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa pembangunan SPAM Taban III merupakan proyek yang sangat penting bagi keberlangsungan pelayanan air minum di Kota Padang.


"Kegiatan pembangunan (SPAM Taban III) ini menjadi sangat strategis dan penting, karena akan menjadi penyangga terhadap Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Gunung Pangilun," ujar Maigus Nasir.


Ia berharap seluruh penyedia jasa yang dipercaya mengerjakan proyek tersebut dapat melaksanakan pekerjaan secara profesional, sesuai dengan spesifikasi teknis, jadwal yang telah ditetapkan, serta mengedepankan kualitas hasil pekerjaan.


"Besar harapan kami kepada yang mendapat pekerjaan proyek ini untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Apabila komitmen pekerjaan dapat dilakukan dengan baik, tentu akan mendapatkan keduanya, yakni keberhasilan mengelola proyek serta menyangkut kebutuhan masyarakat akan air minum dapat terpenuhi," tambahnya.


Pembangunan SPAM Taban III meliputi sejumlah pekerjaan strategis, di antaranya pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), pemasangan pipa transmisi, pembangunan reservoir, hingga pembangunan jaringan perpipaan sepanjang kurang lebih 18 kilometer.


Sebanyak empat paket pekerjaan akan dilaksanakan oleh penyedia jasa dengan total nilai kontrak mencapai Rp239.318.046.250. Dari empat paket tersebut, tiga di antaranya merupakan paket konstruksi dan satu paket manajemen konstruksi.


Untuk pekerjaan peningkatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Taban III dilaksanakan oleh Karya Mulia KSO. Sementara pembangunan jaringan perpipaan peningkatan IPA dikerjakan oleh PT Cipta Crown Simbol bersama PT Putra Masindo Utama. Adapun pekerjaan manajemen konstruksi dilaksanakan oleh PT Waseco Tirta WSO, PT Bemaco Rekapprima, dan PT Bina Lestari Lingkungan Sejahtera.


Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Oscar RH Siagian, menekankan bahwa proyek multiyears tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat.


"Kegiatan ini sangat diperlukan masyarakat, kita harapkan kualitasnya baik, dengan begitu kualitas layanan kepada masyarakat juga semakin baik," katanya.


Oscar mengingatkan seluruh penyedia jasa agar bekerja dengan semangat yang sama untuk menyelesaikan proyek tepat waktu sesuai target penyelesaian pada Juni 2027.


"Kita akan pantau progress pengerjaan setiap penyedia jasa, pastikan tidak ada yang mangkrak," tegasnya.


Selain mengejar target waktu, Oscar juga mengingatkan pentingnya memenuhi seluruh aspek administrasi serta menjaga kualitas pekerjaan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

 

Menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari penyelesaian fisik semata, tetapi juga dari mutu hasil pembangunan yang nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.


Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, mengimbau seluruh penyedia jasa agar memahami secara menyeluruh isi kontrak yang telah ditandatangani.


Ia menegaskan bahwa seluruh ketentuan dalam kontrak harus dipatuhi karena menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan hingga proyek selesai.


"Tidak ada permohonan eskalasi kenaikan harga barang, semua sesuai harga yang ditawarkan, tidak ada yang tidak bisa menyediakan," ujar Maria.


Ia juga mengingatkan bahwa apabila terdapat pelanggaran terhadap isi kontrak, maka akan diberlakukan sanksi sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.


Saat ini cakupan pelayanan air bersih di Kota Padang telah menjangkau sekitar 52 persen masyarakat dengan jumlah pelanggan Perumda Air Minum mencapai lebih dari 155 ribu sambungan pelanggan.


Melalui pembangunan SPAM Taban III, kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air akan meningkat secara signifikan, dari sebelumnya 200 liter per detik menjadi 400 liter per detik.


Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu memperluas cakupan pelayanan air minum, meningkatkan kontinuitas distribusi, serta memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah seiring perkembangan Kota Padang.


Pemerintah Kota Padang optimistis pembangunan SPAM Taban III akan menjadi salah satu proyek strategis yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat.


Selain meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan infrastruktur air minum Kota Padang dalam mendukung pertumbuhan kawasan permukiman, ekonomi, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (**)