PADANG — Lima kelompok tani di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menerima bantuan becak motor (bentor) yang bersumber dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Sumatra Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman.


Bantuan tersebut diserahkan secara resmi oleh Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumbar pada Selasa (18/8/2026). Penyerahan yang berlangsung di ruang rapat dinas terkait ini juga dirangkaikan dengan agenda sosialisasi.



Evi Yandri Rajo Budiman menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata realisasi aspirasi masyarakat yang ia serap selama masa reses.


"Ini adalah bentuk penyerapan aspirasi warga saat reses. Dana pokir memang kami prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Evi Yandri.


Menurut Evi, program berbasis aspirasi ini dapat berjalan berkat sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif. Ia menilai sektor pertanian di Sumbar saat ini membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menghadapi tantangan regenerasi petani. Terlebih, ketahanan pangan merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus diselaraskan oleh pemerintah daerah.




"Sektor pertanian butuh perhatian besar karena mayoritas petani kita sudah berumur. Jika tidak ada regenerasi dalam 10 tahun ke depan, kita bisa terancam bergantung pada impor. Pendapatan petani harus ditingkatkan agar sektor ini kembali dilirik sebagai profesi yang menjanjikan," urai Evi.


Evi juga mengingatkan agar bantuan bentor ini digunakan secara komunal untuk kepentingan seluruh anggota kelompok, bukan untuk kepentingan pribadi pengurus.


"Tolong rawat dan jaga barang bantuan ini dengan baik. Gunakan bersama-sama demi kemajuan kelompok, bukan untuk ketua saja," tegasnya.


Adapun lima kelompok tani penerima bantuan tersebut adalah Lapau Munggu, Tuah Sakato, Serba Usaha, KWT Mekar Jaya, dan Sumua Gadang.


Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumbar, Afniwirman, mengapresiasi kolaborasi konkret ini. Ia mengakui keterbatasan anggaran dinas dalam menyejahterakan petani tanpa adanya dukungan dari legislatif.


"Masyarakat tidak bisa sejahtera hanya lewat sosialisasi. Tanpa dukungan dana pokir dari anggota dewan, program kami tidak akan berjalan maksimal. Kolaborasi inilah yang membuat petani bisa langsung menerima asas manfaat," tutur Afniwirman.


Afniwirman menambahkan, bantuan bentor ini dirancang untuk menekan biaya operasional sekaligus memudahkan petani mengangkut hasil panen ke pasar guna meningkatkan pendapatan keluarga. Namun, ia mengingatkan agar kelompok tani merawat aset tersebut karena masih banyak kelompok tani lain yang mengantre untuk mendapatkan giliran bantuan.


"Kami ingin membantu, tetapi petani juga harus berkomitmen merawat bantuan ini. Jangan sampai cepat rusak karena kurang pemeliharaan," pungkasnya.(*)



Pesisir Selatan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan. Mar Alamsyah berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Busana Produk Lokal dan Berpantun yang digelar beberapa waktu lalu.


Dalam lomba tersebut, Mar Alamsyah tampil memukau dengan memadukan busana berbahan produk lokal dan lantunan pantun yang sarat nilai budaya Melayu. Penampilan apiknya berhasil memikat dewan juri dan membawa pulang gelar juara pertama.


Lomba ini bertujuan untuk melestarikan dua warisan budaya sekaligus: penggunaan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM dan industri kreatif daerah, serta seni berpantun sebagai identitas budaya Nusantara.


Keberhasilan Mar Alamsyah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus bangga memakai produk lokal dan menjaga kelestarian budaya berpantun di tengah perkembangan zaman.


Selamat untuk Mar Alamsyah Semoga prestasi ini menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berkarya dan melestarikan budaya.


Lanjutnya disampaikan dalam kegiatan ini kita dapat memotivasi generasi muda untuk melestarikan dan mempromosikan produk lokal. (Re)

 


SUMBARNET - Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan dukungan penuh kepada 10 atlet penyandang disabilitas asal Kota Padang yang akan memperkuat kontingen Sumatera Barat (Sumbar) pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Dukungan tersebut disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi orang tua para atlet di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026).


Pertemuan itu menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Padang terhadap perjuangan atlet penyandang disabilitas yang akan membawa nama daerah pada ajang olahraga tingkat nasional.


Turut hadir dalam audiensi tersebut Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, Asisten Administrasi Umum Setdako Padang Corri Saidan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, serta para orang tua atlet.


Fadly mengatakan Pemko Padang berkomitmen memberikan dukungan terhadap para atlet, termasuk atlet penyandang disabilitas, agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.


Menurutnya, keikutsertaan 10 atlet asal Kota Padang dalam Pesonas II 2026 merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat nasional.


“Pemko Padang mendukung anak-anak kita yang akan berjuang membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat di ajang Pesonas. Dukungan ini merupakan komitmen Pemko Padang dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet penyandang disabilitas untuk berkembang dan berprestasi,” ujar Fadly Amran.


Ia menilai keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ketika berada di arena pertandingan. Dukungan keluarga, pemerintah, pelatih, dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri dan semangat para atlet.


Karena itu, Fadly mengapresiasi para orang tua yang selama ini memberikan dukungan kepada anak-anak mereka dalam menjalani proses latihan dan pembinaan.


Fadly juga berpesan kepada seluruh atlet agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia meminta para atlet tampil penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.


“Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Raih prestasi terbaik dan harumkan nama Kota Padang serta Sumatera Barat di tingkat nasional,” pesannya.


10 Atlet Padang Perkuat Kontingen Sumbar


Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang Iskandar menyampaikan bahwa kontingen Sumatera Barat dijadwalkan membawa sebanyak 27 atlet untuk berlaga pada Pesonas II 2026. Dari jumlah tersebut, 10 atlet berasal dari Kota Padang.


Kesepuluh atlet asal Kota Padang tersebut merupakan peraih medali emas dalam ajang Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) Sumatera Barat 2024. Prestasi tersebut menjadi modal sekaligus dasar bagi mereka untuk melanjutkan perjuangan di tingkat nasional.


Iskandar mengatakan, keikutsertaan para atlet tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet penyandang disabilitas intelektual secara berkelanjutan.


“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pesonas terdiri dari atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, renang, bola basket, serta bocce, futsal, senam ritmik, bola tangan, hingga bola voli, dan tari daerah,” ujar Iskandar.


Selain pertandingan olahraga, Pesonas II 2026 juga dirangkai dengan berbagai kegiatan pendukung, di antaranya Kongres Nasional Keluarga dan Pemuda SOIna, pelatihan kepemimpinan atlet, jaringan dukungan keluarga, seni budaya, serta gerakan revolusi inklusi.


Menurut Iskandar, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Pesonas tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga memberikan ruang bagi atlet penyandang disabilitas intelektual untuk mengembangkan kapasitas diri, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat jejaring dukungan di lingkungan mereka.


Ajang Menuju Kompetisi Dunia


Pesonas II 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13-18 Oktober 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ajang tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi para atlet penyandang disabilitas intelektual di Indonesia.


Pesonas diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia (SOIna) sebagai wadah kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet penyandang disabilitas intelektual.

 

Kejuaraan tersebut juga menjadi momentum strategis untuk menjaring dan menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia menuju ajang Special Olympics World Games di Santiago, Chile, pada 2027.


Dengan demikian, keikutsertaan atlet asal Kota Padang bersama kontingen Sumatera Barat memiliki arti penting, tidak hanya untuk meraih prestasi daerah, tetapi juga membuka peluang bagi para atlet untuk melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.


Fadly Amran berharap perjuangan para atlet dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.


Pemko Padang, kata dia, akan terus berupaya menciptakan ruang yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas.


Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal di Pesonas II 2026. Dengan semangat, kerja keras, dukungan keluarga, serta pembinaan yang berkelanjutan, para atlet diharapkan mampu mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama Kota Padang dan Sumatera Barat di kancah nasional. (**)

 


SUMBARNET - Pemerintah Kota Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Pemko Padang meraih penghargaan Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah tingkat Provinsi Sumatera Barat.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi kepada Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Raju Minropa yang hadir mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran, di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026).


Penyerahan penghargaan berlangsung usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumatera Barat.


Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan ekonomi syariah secara berkelanjutan.


Anugerah Adinata Syariah merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada kepala daerah di tingkat kabupaten/kota yang dinilai memiliki komitmen, program kerja berkelanjutan, serta upaya nyata dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di daerah.


Dalam ajang tersebut, Kota Padang menempati peringkat pertama. Posisi kedua diraih Kabupaten Limapuluh Kota, disusul Kota Pariaman di peringkat ketiga, Kabupaten Sijunjung peringkat keempat, Kabupaten Solok Selatan peringkat kelima, dan Kota Payakumbuh di peringkat keenam.


Sekdako Padang Raju Minropa menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Padang.

 

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai upaya yang dilakukan Pemko Padang dalam mengembangkan ekonomi syariah mendapat perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


“Alhamdulillah. Upaya Pemerintah Kota Padang untuk mengembangkan ekonomi syariah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Raju Minropa.


Ia mengatakan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Padang, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Kota Padang.


Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga tidak hanya menjadi sebuah program pemerintah, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Raju menambahkan, capaian tersebut juga selaras dengan arah pembangunan Kota Padang yang ingin menghadirkan kemajuan daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya yang menjadi bagian penting dari karakter masyarakat.


“Mudah-mudahan anugerah ini sekaligus menjadi bukti konkret dari visi Kota Padang yang diusung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang menyelaraskan kota yang maju namun tetap berlandaskan kepada agama dan budaya,” katanya.


Ia menegaskan, kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan serta budaya lokal. 


Hal tersebut dinilai penting agar pembangunan Kota Padang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu membangun masyarakat yang berkarakter dan memiliki landasan moral yang kuat.


Pengembangan ekonomi syariah, lanjutnya, juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang. Karena itu, Pemko Padang akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat sektor tersebut.


Penghargaan Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah tingkat Provinsi Sumatera Barat diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih.


Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemko Padang dalam mewujudkan pembangunan kota yang maju, dengan tetap berpijak pada nilai agama dan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Kota Padang. (**)

 


PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tingkat Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Senin (17/8/2026) pagi.


Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.


Hadir dalam upacara tersebut Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, unsur Forkopimda Kota Padang, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Wali Kota Cilik Padang 2026 Muhammad Alkhalifi Hakim, Wakil Wali Kota Cilik Mufidah Salma Putri, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali perjalanan bangsa sekaligus memperkuat tekad seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan daerah.


Dalam amanatnya, Fadly Amran mengajak seluruh masyarakat Kota Padang menjadikan 81 tahun kemerdekaan Indonesia sebagai momentum introspeksi dan evaluasi bersama. 


Menurutnya, perjalanan panjang bangsa Indonesia sejak merdeka harus menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan negara.


“81 tahun kemerdekaan bukanlah waktu yang singkat. Sebagai warga negara yang baik dan menghargai perjuangan para pahlawan bangsa, kita harus terus berjuang untuk bangsa dan daerah sesuai kapasitas masing-masing,” ujar Fadly Amran dalam amanatnya.


Ia menekankan bahwa perjuangan untuk mengisi kemerdekaan tidak lagi dilakukan melalui medan perang, melainkan melalui kerja nyata sesuai dengan peran masing-masing.


Bagi aparatur pemerintah, salah satu bentuk perjuangan tersebut diwujudkan dengan memberikan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Fadly menyebut, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi etos kerja dan komitmen untuk terus melakukan perbaikan.

 

Setiap individu maupun lembaga memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam pembangunan sesuai kapasitas dan kewenangannya.


Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pembangunan.


“Setiap HUT RI harus menjadi momentum introspeksi untuk meningkatkan kualitas pembangunan dari tahun ke tahun. Mari kita perkuat pembangunan melalui kebersamaan, kolaborasi dan kerja nyata demi mewujudkan kejayaan Kota Padang,” tegasnya.


Bangkit Bersama Pascabencana


Lebih lanjut, Fadly Amran mengatakan semangat kemerdekaan harus menjadi energi bersama bagi Kota Padang untuk terus bergerak maju. Hal tersebut dinilai semakin penting karena Kota Padang baru saja menghadapi bencana hidrometeorologi yang memberikan dampak terhadap masyarakat dan berbagai sektor kehidupan.


Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kekuatan bersama, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, maupun seluruh unsur terkait. 


Kebersamaan dan kepedulian menjadi modal penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.


Fadly menilai, semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus terus dipelihara. Nilai tersebut relevan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam upaya pemulihan pascabencana.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada semangat peringatan kemerdekaan secara simbolis. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kepedulian sosial, kerja sama, serta kontribusi terhadap pembangunan.


Penghargaan bagi ASN


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Padang juga menyerahkan secara simbolis tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN).


Penghargaan tersebut diberikan kepada ASN yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.


Penyerahan Satyalancana Karya Satya menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Padang. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap ASN yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara berkelanjutan.


Fadly berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik.


Menurutnya, aparatur pemerintah memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.


Memaknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Padang diharapkan tidak berhenti sebagai momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa. 


Lebih dari itu, peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan semangat yang sama dengan perjuangan para pendahulu, yakni persatuan, kerja keras, pengorbanan, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.


Fadly Amran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pemerintah dan masyarakat, kata dia, harus berjalan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus menangkap peluang pembangunan yang ada.


Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, serta seluruh pemangku kepentingan, Kota Padang diharapkan mampu terus tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang semakin maju, tangguh, dan sejahtera.


Momentum 81 tahun kemerdekaan pun menjadi pengingat bahwa tugas generasi saat ini adalah melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pembangunan dan pengabdian. 


Kemerdekaan diisi dengan kerja nyata, pelayanan yang semakin baik, serta upaya bersama menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kota Padang. (**)

 


PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kuranji, Senin dini hari, 17 Agustus 2026.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut menjadi salah satu rangkaian awal peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Padang. 


Apel digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, perwakilan Kejaksaan Negeri Padang, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.


Bertindak sebagai inspektur apel, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo memimpin jalannya Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Kota Padang.


Dalam suasana hening di kompleks TMP Kuranji, seluruh peserta apel mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

 

Prosesi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang yang disertai pengorbanan jiwa dan raga.


Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci memiliki makna penting dalam momentum peringatan kemerdekaan.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan kepada generasi penerus.


“Kita harus selalu mendoakan sekaligus meneladani semangat para pahlawan. Sebagai anak bangsa, kita patut bersyukur telah menikmati kemerdekaan dan kedaulatan yang mereka perjuangkan,” ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diterjemahkan dalam bentuk pengabdian dan kerja nyata di tengah masyarakat. Generasi saat ini, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, kerja keras, serta kontribusi positif sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing.


“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita lanjutkan dengan bekerja bersama, saling membantu dan memberikan yang terbaik bagi Kota Padang. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini harus kita isi dengan pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.


Fadly juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Padang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

 

Menurutnya, semangat tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, termasuk dampak bencana hidrometeorologi.


Ia menyebut, Kota Padang masih menghadapi dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025. Selain itu, cuaca ekstrem dan hujan lebat yang terjadi pada 3 Agustus 2026 juga menjadi perhatian pemerintah daerah karena berdampak terhadap sejumlah wilayah dan aktivitas masyarakat.


Karena itu, semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan upacara dan penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama serta kerja bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Pemerintah Kota Padang akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta seluruh unsur terkait agar penanganan bencana dapat dipercepat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tegas Fadly.


Ia berharap semangat pengorbanan dan persatuan yang diwariskan para pahlawan dapat menjadi energi bagi seluruh masyarakat dalam membangun Kota Padang.


Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan upaya menghadirkan kehidupan masyarakat yang semakin aman, sejahtera, dan berkeadilan.

Rangkaian Apel Kehormatan dan Renungan Suci kemudian ditutup dengan prosesi peletakan karangan bunga dan tabur bunga di pusara para pahlawan. 


Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan sekaligus ungkapan terima kasih generasi penerus atas perjuangan yang telah mereka lakukan bagi bangsa dan negara.


Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Padang mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga meneruskan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Semangat persatuan, kepedulian, gotong royong, dan pengabdian diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam melanjutkan pembangunan Kota Padang dan Indonesia. (**)

 


SUMBARNET - Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat resmi memulai tahapan pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat. 


Ditandai dengan pelaksanaan serah terima lapangan kepada kontraktor pelaksana pada Selasa, 11 Agustus 2026, pekerjaan tersebut ditargetkan menjadi salah satu bagian penting dalam penataan dan optimalisasi aset bangunan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


Serah terima lapangan tersebut dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Andree H. Algamar, S.STP., S.H., M.Si., M.Han., yang didampingi Kepala Bagian Tata Usaha (TU), kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta konsultan perencana.


Kegiatan serah terima lapangan menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan secara penuh. Dengan adanya serah terima tersebut, kontraktor pelaksana secara resmi memperoleh akses dan tanggung jawab terhadap lokasi pekerjaan sesuai dengan dokumen kontrak, spesifikasi teknis, serta ketentuan pelaksanaan yang telah ditetapkan.


Rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat pada tahun anggaran 2026 dibiayai melalui APBD Provinsi Sumatera Barat. Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 11 Agustus 2026 dengan masa pelaksanaan selama 135 hari kalender.


Pada tahun anggaran 2026, pekerjaan difokuskan pada perkuatan struktur beton serta penyelesaian lantai III hingga dapat berfungsi. Sementara itu, pekerjaan pada lantai I dan lantai II direncanakan untuk dilanjutkan melalui penganggaran pada tahun berikutnya.


Fokus pada Penguatan Struktur

Pelaksanaan rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan ketersediaan anggaran.

 

Tahap pertama diarahkan untuk memastikan struktur bangunan memiliki tingkat kekuatan dan keamanan yang memadai, sekaligus menyelesaikan bagian lantai III sehingga dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.


Perkuatan struktur beton menjadi salah satu pekerjaan utama karena berkaitan langsung dengan aspek keselamatan dan kelayakan bangunan. Setelah aspek struktur ditangani, penyelesaian lantai III diharapkan dapat memberikan hasil yang dapat segera dimanfaatkan pemerintah daerah.


Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat Armizoprades, ST., MT., menyampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan aset bangunan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan.


Menurutnya, pekerjaan tidak hanya diarahkan pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga harus memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, kesesuaian dengan spesifikasi teknis, serta aspek keselamatan bangunan.


“Rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset pemerintah daerah. Tahap pekerjaan tahun 2026 kita fokuskan terlebih dahulu pada perkuatan struktur beton dan penyelesaian lantai III agar dapat berfungsi. Pelaksanaan pekerjaan harus mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, keselamatan konstruksi, serta kesesuaian dengan perencanaan dan spesifikasi teknis,” ujar Armizoprades.


Ia menegaskan, keberhasilan pekerjaan tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan secara fisik, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan sehingga bangunan nantinya benar-benar aman, layak dan dapat digunakan dalam jangka panjang.


“Kami berharap seluruh pihak yang terlibat, baik kontraktor pelaksana, konsultan pengawas maupun konsultan perencana, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Koordinasi harus terus dilakukan selama pelaksanaan pekerjaan sehingga setiap kendala teknis di lapangan dapat segera ditangani dan tidak mengganggu target penyelesaian pekerjaan,” katanya.


Armizoprades juga menyampaikan bahwa tahapan pekerjaan yang dilaksanakan pada tahun 2026 merupakan bagian dari proses rehabilitasi secara keseluruhan.

 

Karena lantai I dan II belum masuk dalam fokus penganggaran tahun ini, keberlanjutan pekerjaan pada tahun berikutnya menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.


“Kita tentu berharap pekerjaan ini dapat dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya sampai seluruh bagian gedung selesai sesuai kebutuhan. Dengan demikian, bangunan ini nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal dan mendukung kebutuhan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” lanjutnya.


Diharapkan Dilanjutkan hingga Tuntas


Sementara itu, Kepala Biro Umum Setdaprov Sumatera Barat Dr. H. Andree H. Algamar, S.STP., S.H., M.Si., M.Han., menyampaikan harapan agar rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur dapat terus dilanjutkan melalui penganggaran pada tahun 2027.


Menurut Andree, keberlanjutan pekerjaan sangat diperlukan agar rehabilitasi tidak berhenti pada tahap yang dilaksanakan tahun ini.

 

Dengan penyelesaian secara bertahap dan terencana, bangunan tersebut diharapkan dapat berfungsi secara optimal dan memberikan dukungan terhadap kebutuhan perkantoran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


“Kita berharap pada tahun 2027 dapat dianggarkan kembali sehingga pekerjaan ini dapat dilanjutkan sampai selesai. Tentunya kita ingin gedung ini nantinya dapat berfungsi secara maksimal dan memberikan manfaat bagi pemerintah daerah,” ujar Andree dalam kesempatan tersebut.


Ia menilai penyelesaian gedung secara menyeluruh akan memberikan manfaat lebih besar dibandingkan apabila pekerjaan berhenti pada satu tahapan saja.

 

Karena itu, sinergi antara perangkat daerah terkait menjadi penting, terutama dalam memastikan kesinambungan perencanaan dan penganggaran.


Akan Difungsikan sebagai Kantor Satpol PP Sumbar


Setelah seluruh tahapan rehabilitasi selesai, Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat tersebut direncanakan difungsikan sebagai kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Barat.


Pemanfaatan gedung tersebut sebagai kantor Satpol PP diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


Dengan fungsi tersebut, penyelesaian bangunan harus memperhatikan kebutuhan operasional pengguna nantinya, termasuk aspek ruang kerja, kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, serta kelayakan fasilitas pendukung.


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas BMCKTR bersama pihak-pihak yang terlibat dalam pekerjaan diharapkan dapat menjaga kualitas pelaksanaan sejak tahap awal hingga pekerjaan selesai. 


Pengawasan terhadap mutu pekerjaan, penggunaan material, metode konstruksi, progres pekerjaan dan kesesuaian dengan dokumen kontrak menjadi bagian penting dalam memastikan hasil pembangunan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.


Masa Pelaksanaan 135 Hari Kalender


Berdasarkan kontrak, pekerjaan rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat memiliki waktu pelaksanaan selama 135 hari kalender sejak dimulainya pelaksanaan pekerjaan.


Dengan dimulainya pekerjaan pada 11 Agustus 2026, pelaksanaan konstruksi harus dikelola secara efektif agar setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal. 


Kontraktor pelaksana dituntut mampu mengatur sumber daya, tenaga kerja, material dan peralatan secara optimal, sementara konsultan pengawas memiliki peran penting dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan teknis.


Serah terima lapangan pada 11 Agustus 2026 sekaligus menjadi awal dari pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan. Seluruh pihak yang terlibat diharapkan menjaga komunikasi dan koordinasi agar pelaksanaan berjalan lancar.


Rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat ini pada akhirnya diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan yang selesai secara fisik, tetapi juga menghadirkan fasilitas perkantoran yang aman, representatif, fungsional dan mampu mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan daerah.


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga diharapkan dapat menjaga kesinambungan program melalui penganggaran pada tahun berikutnya, sehingga pekerjaan lantai I dan II dapat dilaksanakan dan seluruh gedung dapat diselesaikan secara utuh.


Dengan dukungan perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, pelaksanaan konstruksi yang profesional serta komitmen seluruh pihak, rehabilitasi Gedung Belakang Kantor Gubernur Sumatera Barat diharapkan dapat mencapai hasil sesuai target dan pada akhirnya dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai kantor Satpol PP Provinsi Sumatera Barat. (**)

 


BUKITTINGGI, SUMBARNET.ID — Upacara penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bukittinggi berlangsung khidmat dan lancar. Sebanyak 54 anggota Tim Putih Paskibraka Bukittinggi sukses menjalankan tugas menurunkan Bendera Sang Pusaka di Lapangan Wirabraja, Senin (17/8/2026) sore.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi penurunan bendera berlangsung tertib dan penuh penghormatan, disaksikan oleh jajaran Forkopimda, unsur TNI dan Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat Kota Bukittinggi.


Usai upacara, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah melaksanakan tugas pengibaran hingga penurunan Bendera Sang Merah Putih dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.


“Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bukittinggi berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka, TNI, Polri, serta semua pihak yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Ramlan.


Ia berpesan agar semangat, kedisiplinan, kekompakan dan rasa cinta tanah air yang telah ditunjukkan para anggota Paskibraka selama menjalankan tugas tidak berhenti setelah upacara berakhir.


“Semoga semangat kemerdekaan ini terus kita jaga dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Kota Bukittinggi,” tambahnya.


Dalam prosesi penurunan Bendera Sang Merah Putih tersebut, Pembawa Baki dipercayakan kepada Assyifa Putri Zahra dari SMAN 2 Kota Bukittinggi, dengan pendamping baki Iffah Diniyah dari SMAN 3 Kota Bukittinggi.


Sementara itu, posisi Pengibar Bendera dipercayakan kepada Ibrahim Mawafiq dari MAN 1 Kota Bukittinggi. Posisi Penggerek Bendera dijalankan oleh Ghio Agam Fahlevi dari SMAN 4 Kota Bukittinggi.


Untuk Pasukan 8, posisi Komandan Kelompok (Danpok) dipercayakan kepada Rafi Lathif Wijaya dari SMAN 5 Kota Bukittinggi. Sedangkan Komandan Pleton (Danton) adalah Rafif Putra Ariyanto dari SMAN 4 Kota Bukittinggi. Adapun Komandan Pasukan (Danpas) dijabat oleh Ipda Wawan Mulyawan.


Setelah seluruh rangkaian prosesi penurunan selesai, Bendera Sang Merah Putih diserahkan secara khidmat kepada Wali Kota Bukittinggi. Bendera tersebut selanjutnya akan diinapkan kembali di Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi untuk kemudian disimpan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi.


Dengan selesainya prosesi penurunan bendera, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bukittinggi resmi ditutup. Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi untuk terus menjaga semangat kemerdekaan, persatuan, disiplin, serta pengabdian demi kemajuan bangsa dan Kota Bukittinggi. (**)

 


Pasaman Barat - Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (17/8/2026).


Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengisi kemerdekaan melalui karya, pengabdian, serta pembangunan yang berkelanjutan.


Kehadiran Kapolres Pasaman Barat bersama jajaran Forkopimda dan unsur terkait menunjukkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Pasaman Barat.


Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Semangat tersebut harus kita lanjutkan melalui pengabdian yang nyata, menjaga persatuan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Situasi keamanan yang kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, bekerja, belajar, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.


Kapolres juga menyampaikan bahwa Polri memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta pelayanan yang humanis.


“Polri akan terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi, mendapatkan pelayanan yang baik, dan bersama-sama dengan seluruh unsur pemerintah serta masyarakat membangun Pasaman Barat yang aman dan maju,” katanya.


Ia menambahkan, semangat kemerdekaan harus menjadi energi positif untuk memperkuat kebersamaan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, menurutnya, merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dengan mengedepankan persatuan dan kepentingan bersama.


Momentum Memperkuat Sinergi


Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga.


Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dunia pendidikan, pelaku usaha, serta seluruh lapisan masyarakat.


“Sinergitas dan kebersamaan merupakan kekuatan kita. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat kita hadapi secara bersama-sama. Polres Pasaman Barat siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” tutur Kapolres.


Ia berharap semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap disiplin, gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, serta kepatuhan terhadap hukum.


Berharap Pasaman Barat Semakin Aman dan Maju


Pada kesempatan tersebut, Kapolres Pasaman Barat juga menyampaikan harapannya agar momentum kemerdekaan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk terus bergerak maju dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.


“Harapan kami, di usia kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 ini, seluruh masyarakat Pasaman Barat semakin solid, semakin peduli terhadap lingkungan dan sesama, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan karya nyata,” ungkapnya.


AKBP Agung Tribawanto juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu cepat.


Masyarakat diharapkan dapat menjadi pengguna media sosial yang bijak dengan memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkan kepada orang lain. Menurutnya, menjaga persatuan di era digital merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.


“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Gunakan media sosial secara bijak dan jadikan teknologi sebagai sarana untuk menyebarkan informasi yang positif serta membangun,” pesannya.


Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat tersebut menjadi salah satu momentum bersama untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan, nasionalisme, dan persatuan.


Kehadiran Kapolres Pasaman Barat dalam kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dengan semangat kemerdekaan dan kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Pasaman Barat yang aman, tertib, harmonis, dan semakin maju. (**)

  


Pasaman Barat - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., memimpin langsung pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Markas Komando (Mako) Polres Pasaman Barat, Senin (17/8/2026).


Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran personel Polres Pasaman Barat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, serta komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Dalam pelaksanaan upacara, seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib. Pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu momen utama yang berlangsung dengan penuh penghormatan, disertai pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan rangkaian kegiatan lainnya.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan yang profesional dan humanis.


Usai memimpin upacara, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum penting untuk mengenang kembali perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


“Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui perjuangan, pengorbanan, persatuan dan semangat pantang menyerah,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas.

 

Kemerdekaan, kata dia, harus diisi dengan memberikan kontribusi positif sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.


“Sebagai anggota Polri, bentuk perjuangan kita di era sekarang adalah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Kita harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan rasa aman serta nyaman,” katanya.


Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan seluruh personel Polres Pasaman Barat. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama, integritas, disiplin dan profesionalisme dari seluruh anggota.


“Saya berharap seluruh personel Polres Pasaman Barat dapat terus meningkatkan disiplin, profesionalisme dan integritas. Jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, lebih ikhlas dan lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto berharap semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, khususnya di lingkungan Polres Pasaman Barat maupun di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.


Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang dapat memecah belah persatuan.


“Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk terpecah. Justru dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan memberikan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung terciptanya suasana yang kondusif bagi masyarakat.

 

Karena itu, setiap personel dituntut untuk mampu menjalankan tugas secara profesional, proporsional dan mengedepankan kepentingan masyarakat.


Ia berharap momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Polres Pasaman Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.


“Harapan saya, semangat kemerdekaan ini dapat kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Mari kita bekerja bersama dengan semangat, loyalitas dan dedikasi yang tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Pasaman Barat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Mako Polres Pasaman Barat tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.


Bagi jajaran Polres Pasaman Barat, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pengabdian dan pelaksanaan tugas kepolisian secara konsisten, dengan menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, disiplin serta semangat melayani masyarakat.


Dengan semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan semakin memperkokoh semangat kebersamaan seluruh personel Polres Pasaman Barat dalam menjaga keamanan, memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan Pasaman Barat yang aman, tertib dan kondusif. (**)