SUMBARNET - Persepsi negatif pascabencana masih menjadi tantangan terbesar bagi pariwisata Sumatera Barat. Kondisi ini terungkap dalam Talkshow Potensi Pariwisata Sumbar Pascabencana yang berlangsung pada Batigo Fest di Kupi Batigo, Padang, Minggu (31/5/2026).


Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, dr. Lila Yanwar, menegaskan kerusakan fisik bukan satu-satunya dampak bencana. Menurutnya, persepsi publik sering bertahan lebih lama dibanding kondisi sebenarnya di lapangan.


"Bencananya sudah selesai, tetapi persepsi masyarakat masih tertinggal. Banyak orang menganggap daerah terdampak masih belum aman dikunjungi," kata Lila.


Ia menjelaskan banyak destinasi wisata Sumbar tetap beroperasi normal. Selain itu, sejumlah jalur wisata masih menyajikan panorama alam yang menarik.


Wisatawan masih dapat menikmati keindahan Lembah Anai. Mereka juga bisa menikmati panorama Sitinjau Lauik hingga kawasan Solok yang terkenal dengan bentang alamnya.


Narasi Positif Jadi Kunci


Lila menilai narasi positif harus menjadi strategi utama pemulihan pariwisata. Menurutnya, promosi destinasi tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur.


"Kita harus membangun storytelling yang positif. Sumatera Barat memiliki alam luar biasa, tetapi belum selalu didukung narasi yang tepat," ujarnya.


Ia juga mendorong penerapan konsep build back better. Konsep tersebut memungkinkan kawasan terdampak dibangun kembali dengan kualitas yang lebih baik.


Selain itu, pemerintah terus menjalankan program rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah wilayah terdampak.


Zuhrizul Ingatkan Bahaya Bencana Peradaban


Ketua TP2DEWI Sumbar, M. Zuhrizul, mengingatkan ancaman lain yang dinilainya lebih berbahaya dibanding bencana alam.


Ia menyebut ancaman tersebut sebagai "bencana peradaban".


"Bencana peradaban terjadi ketika adab masyarakat mulai memudar. Itu bencana sesungguhnya bagi Sumatera Barat," katanya.


Zuhrizul menyoroti masih adanya perilaku membuang sampah sembarangan di kawasan wisata. Menurutnya, tindakan tersebut merusak citra pariwisata dan bertentangan dengan nilai budaya Minangkabau.


Ia mengajak seluruh pelaku wisata menjaga lingkungan, pelayanan, dan etika dalam mengelola destinasi.


Literasi Kebencanaan Harus Diperkuat


Direktur Eksekutif BPPD Sumbar, Yulviadi Adek, menilai masyarakat perlu memahami realitas hidup berdampingan dengan bencana.


Menurutnya, kondisi geografis Sumbar tidak boleh menghambat aktivitas ekonomi maupun pariwisata.


"Kita harus beradaptasi dan hidup berdampingan dengan bencana. Yang perlu diperkuat adalah literasi kebencanaan," ujarnya.


Ia menilai edukasi kebencanaan berbasis adat dan kearifan lokal perlu diperluas kepada generasi muda.


Pariwisata Tangguh dan Berkelanjutan


Pemerhati pariwisata sekaligus ahli geologi, Ade Edward, menilai persepsi negatif menjadi hambatan utama kebangkitan wisata Sumbar.


"Bencana alam bisa selesai dalam hitungan bulan. Namun persepsi negatif bisa bertahan jauh lebih lama," katanya.


Ade menegaskan pembangunan pariwisata harus memperhatikan mitigasi bencana, tata ruang, dan kelestarian lingkungan.


Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun konsep resilient tourism atau pariwisata tangguh. Dengan langkah tersebut, Sumbar dapat menjadi destinasi wisata aman, berkelanjutan, dan siap menghadapi berbagai tantangan.


Talkshow ini menghasilkan satu kesimpulan penting. Kebangkitan pariwisata Sumbar tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada narasi positif, literasi kebencanaan, dan penguatan karakter masyarakat. (***)

 


SUMBARNET - Ketua DPW Repro Provinsi Sumatera Barat, Roni, menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia.


Dalam momentum peringatan yang mengusung semangat persatuan dan kebangsaan tersebut, Roni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Roni, Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.


"Atas nama pribadi dan keluarga besar DPW Repro Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026. Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus terus dijaga, dipahami, dan diamalkan oleh seluruh masyarakat," ujar Roni dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).


Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun perkembangan teknologi yang semakin pesat.


Roni menjelaskan bahwa tujuan peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi sarana untuk mengingat kembali pentingnya nilai gotong royong, toleransi, keadilan, dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kita diingatkan kembali untuk memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga kerukunan antar sesama, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaulat," katanya.


Lebih lanjut, Roni berharap generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di era modern saat ini.


Menurutnya, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi harus disikapi dengan tetap berpegang teguh pada jati diri bangsa.


"Saya berharap generasi muda Indonesia mampu menjadi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, serta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak. Dengan semangat Pancasila, kita dapat menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera," harapnya.


Menutup pernyataannya, Roni mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Marilah kita jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan, mempererat kebersamaan, dan memperkuat semangat gotong royong demi masa depan Indonesia yang lebih baik," pungkasnya. (AdF)



SUMBARNET - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali menggelora di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Forum RT/RW se-Kelurahan Gunung Sarik menggelar aksi gotong royong massal di Perumahan Tarok Indah 2, RW 011. Kegiatan ini mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dengan langsung dihadiri Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, beserta jajaran pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.

 

Sejak pagi, warga Perumahan Tarok Indah 2 telah berkumpul membawa peralatan kebersihan untuk membersihkan lingkungan mereka. Kehadiran H. Maigus Nasir bukan hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga motivasi yang sangat berharga bagi warga yang secara aktif berpartisipasi. Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, juga turut membaur dan mengoordinasikan jalannya kegiatan, memastikan setiap tahapan kerja gotong royong berjalan lancar.

 

Ketua Forum RT/RW Kelurahan Gunung Sarik, Anwar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para pimpinan daerah, yang menurutnya menjadi suntikan moral luar biasa bagi semangat warga. “Gotong royong ini bukan hanya soal membersihkan lingkungan, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya penuh kebanggaan.

 

Kegiatan yang difokuskan pada pembersihan saluran irigasi, pemangkasan pohon yang rimbun, serta pengangkutan sampah di area fasilitas umum ini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan mengantisipasi potensi banjir di wilayah itu. Camat Rozaldi menegaskan bahwa aksi berbasis swadaya masyarakat semacam ini harus terus dijaga dan ditingkatkan, karena Forum RT/RW adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai apa yang dilakukan oleh Kelurahan Gunung Sarik layak menjadi contoh untuk kelurahan lain di Kota Padang.

 

Dalam kesempatan yang sama, kegiatan gotong royong ini dilanjutkan dengan Penyerahan Piagam Penghargaan Padang Rancak Award 2025 oleh Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir. Acara tersebut juga dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Padang, Tarmizi Ismail; Camat Kuranji, Rozaldi Rosman; serta Lurah Gunung Sarik, Agusman. Sementara itu, penyerahan Surat Keputusan Pengurus Bank Sampah Unit Pancadaya 20 menjadi satu momen penting yang melengkapi rangkaian kegiatan hari ini.

 

Firman Wanipin, Ketua RW 011 Tarok Indah 2, berterima kasih kepada seluruh warga RW 011 yang telah mendukung penuh sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga atas kerja sama dan semangatnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran Pak Wakil Wali Kota, Bapak Maigus Nasir, dan jajaran pemerintah semakin memotivasi kami semua untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi kemajuan Tarok Indah 2,” kata Firman.

 

Firman juga menyampaikan apresiasi khusus atas kehadiran Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Padang, Tarmizi Ismail, Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, dan Lurah Gunung Sarik, Agusman. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang telah diberikan kepada Perumahan Tarok Indah 2, RW 011," tutupnya.

 

Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama sebagai simbol keguyuban dan kebersamaan yang erat antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada partisipasi aktif warga dan pejabat daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan di Kelurahan Gunung Sarik.

 

Dengan sinergi yang kuat seperti ini, diharapkan semangat gotong royong dan kolaborasi terus tumbuh di seluruh wilayah Kota Padang, mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (fwi)

 


SUMBARNET - Tim Soccer Jurnalis menargetkan juara pada JPS Minisoccer Cup, di Lapangan Dobi Sports Hub, Padang, Sabtu, (6/6/2026). 


"Kami sudah mematangkan persiapan tim selama 3 minggu terakhir ini, agar target tersebut tercapai," kata Manajer Tim Soccer Jurnalis Novrianto, saat bincang sore pada salah satu kedai kopi di Kota Padang, Minggu, (31/5/2026).


Materi Tim Soccer Jurnalis cukup ciamik pada turnamen yang akan memperebutkan piala bergilir Andre Rosiade. Delapan tim akan bertanding dalam turnamen ini.


Ada Jamaldi, gelandang serang berpengalaman. Pemain Porwanas PWI Sumbar ini metronom serangan Soccer Jurnalis. 


Di kakinya, bola seperti punya magnet, tak mau lepas. Pemain bernomor 10 ini diharapkan mampu memberikan hasil terbaik buat timnya. 


Selain itu, pada posisi kiper Soccer Jurnalis punya Redo Jayusman. Kiper bertubuh gempal ini memiliki reflek yang baik, serta piawai dalam membaca arah bola. 


Bila Redo sudah berada di bawah mistar, gawang  Soccer Jurnalis sepertinya aman dari kebobolan. 


Lalu, di barisan depan ada Fardianto punya keunggulan shoting power kaki kirinya. Penyerangan berbadan mungil ini dijuluki "pemain berkaki Rp2 miliar".


"Para pemain siap tanding. Mudah mudahan berjalan lancar pada pertandingan nanti," beber Ucok, sapaan Novrianto. 


Pengatur taktik dan strategi, Soccer Jurnalis mempercayakan kepada Boban Yr. Ilmu sepak bolanya akan membantu Soccer Jurnalis dalam pertandingan. 


"Untuk coach (pelatih) nanti kami ada Boban Yr. Daya analisnya kuat, pandai membaca permainan lawan, dan itu yang kami butuhkan," pungkas Ucok. (*)

 


PADANG – SMP Negeri 2 Padang menggelar acara pelepasan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus penghormatan kepada guru yang memasuki masa purnatugas di Gedung Youth Center Padang, Sabtu (30/5/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "Asaku Tak Berhenti di Sini, Cahaya Masa Depan Menanti" itu berlangsung khidmat dan penuh haru.


Sebanyak 254 siswa kelas IX secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di SMPN 2 Padang. Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memberikan penghargaan kepada tiga orang guru yang memasuki masa purnatugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam dunia pendidikan.


Pemerintah Kota Padang melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Syahrial Kamat, yang hadir mewakili Wali Kota Padang, menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP.


Dalam sambutannya, Syahrial mengajak seluruh lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya dengan lebih baik. Ia menekankan pentingnya memiliki akidah yang kuat, disiplin, serta semangat untuk terus berkembang dalam meraih cita-cita.


"Setelah ini, semua harus fokus menyongsong masa depan. Siapkan dedikasi dan cita-cita yang ingin diraih. Dasari semuanya dengan akidah yang kuat, disiplin yang lebih tinggi, manfaatkan waktu seoptimal mungkin, serta terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik," ujarnya.


Syahrial juga mengingatkan bahwa perjalanan pendidikan yang telah ditempuh sejak tingkat dasar hingga SMP merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.


Oleh karena itu, para siswa diminta untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjaga nilai-nilai positif yang telah ditanamkan selama berada di lingkungan sekolah.


Selain memberikan motivasi kepada para lulusan, Syahrial turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun dalam mendidik dan membimbing generasi muda.


Menurutnya, peran guru sangat besar dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.


"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang memasuki masa purnatugas. Pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kota Padang," katanya.


Suasana haru tampak menyelimuti acara ketika para siswa memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada guru-guru yang telah membimbing mereka selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Padang.


Momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara guru dan siswa yang terjalin selama proses belajar mengajar.


Kepala SMPN 2 Padang dalam kesempatan itu juga menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswa serta dedikasi para guru yang telah mengabdi dengan penuh tanggung jawab.


Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan terus mengharumkan nama sekolah.


Melalui tema "Asaku Tak Berhenti di Sini, Cahaya Masa Depan Menanti", kegiatan pelepasan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus melangkah meraih masa depan yang gemilang, sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para pendidik yang telah menuntaskan masa pengabdiannya dengan penuh dedikasi. (**)

 


Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan persoalan banjir yang masih menjadi tantangan utama di sejumlah wilayah kota.


Untuk memperkuat langkah strategis dan menyelaraskan program penanganan banjir, Pemko Padang menggelar audiensi dan rapat koordinasi bersama Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat di Ruang Rapat Kantor BPBPK Sumbar, Jalan Batang Arau Nomor 86, Padang, Jumat (29/5/2026).


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malvi Hendri, Kepala Bappeda Swesti Fanloni, Camat Padang Utara Sa’at, serta Camat Nanggalo David Ferdinand.


Kehadiran rombongan Pemko Padang disambut oleh Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, beserta jajaran.


Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Padang.


Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari normalisasi drainase, pengerukan sedimentasi saluran air, hingga koordinasi lintas instansi.


Namun demikian, masih terdapat sejumlah titik rawan banjir yang membutuhkan penanganan lebih komprehensif dan dukungan dari pemerintah pusat melalui BPBPK Sumbar.


“Persoalan banjir merupakan salah satu tantangan besar yang harus kita selesaikan bersama. Beberapa kawasan yang memerlukan perhatian utama saat ini adalah wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 lalu, serta kawasan padat penduduk yang selama ini menjadi langganan genangan saat curah hujan tinggi,” ujar Maigus Nasir.


Ia menjelaskan, beberapa lokasi yang menjadi fokus penanganan antara lain kawasan Jalan Gajah Mada di Kelurahan Gunung Pangilun, kawasan pusat pemerintahan di Kelurahan Aie Pacah, serta kawasan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.


Selain berdampak pada aktivitas masyarakat, banjir di kawasan tersebut juga berpotensi mengganggu pelayanan publik dan aktivitas perekonomian.


Menurut Maigus, penyelesaian persoalan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan perencanaan yang matang, dukungan infrastruktur yang memadai, serta sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.


“Kami berharap melalui pertemuan ini dapat terbangun kolaborasi yang lebih kuat, terutama dalam penyusunan program dan penganggaran pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Dengan dukungan dari BPBPK Sumbar, kami optimistis berbagai persoalan yang selama ini menjadi kendala dapat segera ditangani secara bertahap dan berkelanjutan,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menyambut baik langkah proaktif yang dilakukan Pemko Padang.


Ia menegaskan bahwa BPBPK Sumbar siap mendukung upaya penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur yang bertujuan mengurangi risiko banjir serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.


Menurutnya, koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. 


Selain itu, setiap usulan yang diajukan perlu didukung dengan data teknis yang lengkap sehingga proses perencanaan dan pelaksanaannya dapat dilakukan secara optimal.


Rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah kebutuhan infrastruktur pendukung, mulai dari pengembangan sistem drainase perkotaan, pembangunan dan rehabilitasi saluran pengendali banjir, hingga penataan kawasan yang berpotensi menjadi daerah genangan.


Berbagai masukan dan rekomendasi teknis turut dibahas guna menghasilkan langkah penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan.


Melalui pertemuan ini, Pemko Padang berharap penanganan banjir di berbagai titik rawan dapat segera terealisasi sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.


Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Padang yang lebih tangguh terhadap bencana hidrometeorologi serta memiliki sistem infrastruktur yang semakin baik di masa mendatang. (**)

 


SUMBARNET - Komitmen untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang aman, modern, dan terpercaya terus diperkuat oleh Bank Nagari.


Sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital yang berkelanjutan, Bank Nagari resmi menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam pemanfaatan sertifikat elektronik serta penguatan sistem keamanan siber.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, SP., MM, dengan Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN, Jonathan Gerhard Tarigan, yang berlangsung di Jakarta.



Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Bank Nagari dalam mendukung percepatan digitalisasi proses bisnis sekaligus memastikan seluruh layanan digital yang diberikan kepada nasabah memenuhi standar keamanan yang tinggi.


Melalui kerja sama tersebut, Bank Nagari akan memanfaatkan sertifikat elektronik tersertifikasi untuk mendukung berbagai proses administrasi dan transaksi digital, serta memperkuat tata kelola keamanan informasi di lingkungan perusahaan.


Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, SP., MM, mengatakan bahwa transformasi digital saat ini tidak hanya berbicara tentang kecepatan layanan dan kemudahan akses, tetapi juga harus mampu menjamin keamanan data dan menjaga kepercayaan masyarakat.


"Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan layanan yang lebih cepat dan praktis, tetapi juga harus mampu memberikan jaminan keamanan bagi data dan transaksi nasabah. Kerja sama dengan BSSN ini merupakan wujud komitmen Bank Nagari untuk membangun ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan sesuai dengan standar keamanan nasional," ujar Gusti Candra.


Menurutnya, pemanfaatan sertifikat elektronik akan memperkuat aspek legalitas dan keamanan dalam berbagai proses bisnis yang dilakukan secara digital, sekaligus mendukung penerapan sistem kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan dokumen fisik.


"Kami terus mendorong implementasi konsep paperless dalam operasional perusahaan. Dengan dukungan sertifikat elektronik dari BSSN, proses administrasi dapat berjalan lebih cepat, efisien, memiliki kepastian hukum, serta terlindungi dari berbagai risiko pemalsuan maupun penyalahgunaan dokumen," tambahnya.


Selain pemanfaatan sertifikat elektronik, kerja sama ini juga mencakup penguatan keamanan siber melalui pengembangan sistem deteksi dini (early warning system), peningkatan kemampuan mitigasi risiko siber, serta pemanfaatan cyber threat intelligence guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang terus berkembang seiring pesatnya digitalisasi sektor keuangan.


Gusti Candra menegaskan bahwa keamanan siber menjadi salah satu fokus utama Bank Nagari dalam menjalankan transformasi digital.


Hal ini mengingat semakin meningkatnya tantangan dan ancaman siber yang dihadapi industri perbankan saat ini.


"Kepercayaan nasabah adalah aset yang paling berharga bagi Bank Nagari. Oleh karena itu, kami terus memperkuat sistem keamanan teknologi informasi agar mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap data dan transaksi nasabah. Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi digital yang kami hadirkan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keandalan," katanya.


Saat ini, Bank Nagari telah mengembangkan berbagai platform digital untuk mendukung efektivitas operasional perusahaan, di antaranya Nagari Electronic Office (NEO) dan Lending Integrated Support System (LISS).


Kehadiran aplikasi tersebut menjadi bagian dari transformasi digital yang bertujuan meningkatkan produktivitas, mempercepat proses kerja, dan memperkuat tata kelola perusahaan yang lebih modern.


Ke depan, Bank Nagari berharap kerja sama dengan BSSN dapat semakin memperkuat fondasi keamanan digital perusahaan sekaligus mendukung terciptanya layanan perbankan yang inovatif dan berkelanjutan.


"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Bank Nagari sebagai institusi, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi nasabah dan masyarakat luas. Dengan sistem yang semakin aman, kami optimistis dapat terus menghadirkan layanan perbankan digital yang modern, efisien, dan terpercaya sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tutup Gusti Candra.


Melalui langkah strategis ini, Bank Nagari kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi bank daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus menghadirkan transformasi digital yang tidak hanya cepat dan inovatif, tetapi juga aman serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Bank Nagari kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan kepedulian sosial melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat.


Sebanyak 14 ekor sapi kurban disalurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari kepada masjid-masjid di sekitar kantor Bank Nagari, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta sejumlah mitra strategis yang selama ini tumbuh dan berkembang bersama Bank Nagari.


Penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi semangat utama perayaan Iduladha.



Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, SP., MM, mengatakan bahwa momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.


"Iduladha mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui penyaluran hewan kurban ini, Bank Nagari ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta berbagi kebahagiaan dengan mereka yang berhak menerima," ujar Gusti Candra.


Menurutnya, sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, Bank Nagari tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan daerah.


"Keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis dan capaian finansial semata, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, kegiatan kurban ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial Bank Nagari kepada lingkungan dan masyarakat sekitar," tambahnya.


Gusti Candra berharap, bantuan hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat serta memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi budaya masyarakat Minangkabau.


"Kami berharap hewan kurban yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat yang luas, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi berkah bagi seluruh pihak yang terlibat. Semoga semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh menjadi budaya yang menguatkan persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat," harapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah, mitra bisnis, pemegang saham, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Bank Nagari.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Bank Nagari hingga saat ini. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus tumbuh, memberikan pelayanan terbaik, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Barat," tuturnya.


Melalui momentum Hari Raya Iduladha 1447 H ini, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Sumatera Barat menuju masa depan yang lebih baik dan penuh keberkahan. (**)

 


SUMBARNET - Bank Nagari kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Komitmen menghadirkan layanan perbankan terbaik, memperkuat transformasi digital, serta membangun citra positif di ruang digital mengantarkan bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang 15th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026 yang digelar di Jakarta.


Dalam ajang tersebut, Bank Nagari berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni:


The 2nd Best Banking Sharia Business Unit 2026

Kategori: Sharia Business Unit – Asset Class IDR 5 to <10 Trillion

The 3rd Best Saving Conventional Bank 2026

Kategori: Product Brand Tabungan Sikoci – KBMI 1


Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil riset dan analisis digital branding berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan oleh Infobank bersama Isentia.



Penilaian dilakukan terhadap reputasi perusahaan, eksposur media digital, serta sentimen publik yang berkembang di berbagai platform digital selama periode penilaian.


Direktur Utama Gusti Candra menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih Bank Nagari tersebut.


“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh insan Bank Nagari dalam menjalankan transformasi layanan dan penguatan digital branding secara berkelanjutan. Kami bersyukur karena upaya yang dilakukan mendapat respons positif dan kepercayaan dari masyarakat,” ujar Gusti Candra.


Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Bank Nagari, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dan masyarakat luas.


“Tujuan utama kami adalah menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah, cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. Karena itu, transformasi digital akan terus kami percepat, baik dari sisi produk, layanan, maupun pengalaman nasabah,” katanya.


Gusti Candra menambahkan, keberhasilan Unit Usaha Syariah Bank Nagari meraih peringkat kedua terbaik secara nasional menunjukkan bahwa layanan perbankan syariah yang dikembangkan Bank Nagari semakin dipercaya masyarakat dan memiliki daya saing yang kuat.


Sementara itu, penghargaan yang diraih oleh produk unggulan Tabungan Sikoci menjadi bukti bahwa produk legendaris Bank Nagari tersebut tetap memiliki posisi kuat di hati masyarakat serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah masa kini.


“Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Bank Nagari akan terus berupaya menjadi bank daerah yang modern, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional tanpa meninggalkan komitmen dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat,” tambahnya.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah, masyarakat, pemerintah daerah, pemegang saham, mitra kerja, serta seluruh stakeholder yang selama ini memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Bank Nagari.


“Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Kepercayaan yang diberikan menjadi energi bagi kami untuk terus tumbuh, berkembang, dan menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh nasabah,” tutup Gusti Candra.


Dengan capaian tersebut, Bank Nagari semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah yang konsisten melakukan inovasi, memperkuat transformasi digital, serta menjaga kepercayaan publik melalui layanan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (**)



SUMBARNET - Sumatera Barat dianugerahi garis pantai yang membentang luas, mulai dari Pasaman Barat hingga Pesisir Selatan, bahkan menyentuh perbatasan Bengkulu. 


Namun, kekayaan laut yang melimpah ini dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan kebiasaan konsumsi pangan harian masyarakat.


Hal tersebut menjadi sorotan Anggota DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh dalam Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Minggu (31/5/2026). 


Rahmat pun mengajak masyarakat untuk mengubah paradigma pola makan dan lebih mengutamakan ikan sebagai menu wajib di meja makan keluarga.


"Potensi laut kita luar biasa. Karena itu, masyarakat Sumatera Barat seharusnya tidak kekurangan ikan. Jangan sampai kita hidup di daerah yang kaya ikan, tetapi konsumsi ikannya justru rendah," ujar Rahmat di hadapan warga dan tokoh masyarakat yang hadir.


Rahmat juga membagikan pandangannya mengenai efisiensi pengeluaran rumah tangga. 


Menurutnya, di tengah maraknya tren kuliner modern saat ini, masyarakat perlu lebih bijak dalam mengatur anggaran dapur. 


Ikan segar, lanjutnya, adalah solusi protein premium yang jauh lebih ramah kantong dibanding jajanan modern saat ini.


"Kadang kita mengeluarkan Rp20 ribu hingga Rp30 ribu untuk satu porsi makanan modern yang belum tentu memberikan manfaat gizi yang optimal. Padahal dengan nilai yang sama, kita bisa membeli ikan segar dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan seluruh keluarga," jelasnya.


Melalui edukasi yang persuasif, Rahmat berharap masyarakat Sumbar bisa meniru kebiasaan baik negara maju seperti Jepang. 


Berdasarkan pengamatan langsungnya di Negeri Sakura, kedekatan masyarakat setempat dengan konsumsi ikan yang diolah secara sehat terbukti berbanding lurus dengan kualitas sumber daya manusia dan kecerdasan bangsa tersebut.


"Ini menjadi salah satu kebiasaan baik yang patut kita pelajari. Memanfaatkan pangan lokal bukan hanya soal menghemat pengeluaran, tetapi juga tentang membangun pola hidup sehat dan produktif sebagaimana yang dijalani generasi terdahulu," pungkasnya. (red)