SUMBARNET - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau calon jamaah umrah untuk sementara menunda keberangkatan ke Tanah Suci menyusul dinamika situasi di kawasan Timur Tengah. Imbauan tersebut disampaikan melalui video pernyataan resmi yang beredar luas di media sosial, termasuk TikTok pada Minggu, (1/3/2026).


Dalam video tersebut, Dahnil menjelaskan pemerintah terus memantau perkembangan situasi yang berdampak langsung terhadap Arab Saudi, khususnya wilayah suci Mekah dan Madinah.


“Kami dari Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, terutama terkait jamaah umrah yang sedang beribadah di Tanah Suci maupun yang akan berangkat,” ujarnya.


Ia menegaskan, pemerintah meminta jamaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat agar menunda perjalanan sementara hingga kondisi di kawasan Timur Tengah dinilai benar-benar kondusif.


“Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah di Saudi Arabia,” kata Dahnil.


Jamaah di Tanah Suci Diminta Aktif Berkoordinasi


Selain itu, Dahnil juga mengimbau jamaah yang saat ini berada di Tanah Suci untuk tetap menjalin komunikasi intensif dengan Kantor Urusan Haji, Konsulat Jenderal RI di Jeddah, serta pihak berwenang pemerintah Indonesia di Arab Saudi.


Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama Kementerian Luar Negeri siap memberikan informasi, perlindungan, serta memastikan layanan penerbangan, hotel, dan kebutuhan jamaah tetap terpenuhi.


Ia juga meminta keluarga jamaah di Tanah Air agar tetap tenang karena pemerintah terus fokus memastikan keamanan dan kenyamanan warga negara Indonesia yang sedang beribadah.


Jamaah Pulang Diminta Hubungi Travel


Bagi jamaah yang dalam waktu dekat akan kembali ke Indonesia, Dahnil mengingatkan agar terus berkoordinasi dengan biro perjalanan masing-masing. Sementara bagi jamaah umrah mandiri, komunikasi dengan petugas pemerintah di Tanah Suci dinilai penting untuk memastikan seluruh layanan perjalanan berjalan lancar.


“Pemerintah siap memfasilitasi dan memastikan semua kebutuhan jamaah terpenuhi,” ujarnya.


Persiapan Haji 2026 Dipastikan Tetap Berjalan


Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga memastikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah tetap berjalan sesuai rencana dan belum terdampak signifikan oleh situasi geopolitik di Timur Tengah.


Ia berharap konflik yang terjadi dapat segera mereda sehingga penyelenggaraan ibadah haji mendatang dapat berlangsung aman dan lancar.


“Kami memohon doa seluruh rakyat Indonesia agar konflik di Timur Tengah segera reda dan persiapan haji 2026 berjalan lancar sehingga jamaah dapat menunaikan ibadah dengan baik,” tuturnya.


Pemerintah, lanjut Dahnil, akan terus memantau perkembangan situasi serta memberikan informasi terbaru kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi demi keselamatan jamaah Indonesia. (**)



Padang - Keputusan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sumatera Barat secara aklamasi  menetapkan Muhammad Dien sebagai Ketua PII Sumbar periode 2025–2028, setelah sebelumnya merupakan pelaksana tugas karena ketua berhalangan tetap. Muswillub PII Wilayah Sumbar dilaksanakan pada hari Sabtu 28 Februari bertempat di Daima Garden, Kota Padang.


Ketua Panitia Pelaksana Ir. Nursidin, mengatakan  bahwa Muswillub dilaksanaka bukan hanya untuk memilih ketua PII Wilayah Sumbar yang definitif,  tetapi adalah untuk memastikan kesinambungan program  organisasi agar tetap berjalan sesuai amanat organisasi dan berkelanjutan.


"Sementara, saat ini kepemimpinan kami masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Muhammad Dien yang akhirnya pada hari ini terpilih sscara aklamasi menjadi ketua untuk masa bakti 2025 - 2028. Pelaksanaan kegiatan Muswillub ini menjadi penting untuk diselenggarakan agar kesinambungan kepemimpinan wadah profesi insinyur di Sumatera Barat tetap berjalan dengan baik sesuai mekanisme organisasi.


Muswilub dilaksanakan dengan  mengusung tema “Membangun Tata Kelola Organisasi yang Adaptif, Profesional, dan Berintegritas” yang mendapat apresiasi dari pengurus pusat PII. Ketua Komite Pengembangan Organisasi Wilayah dan Cabang PII Pusat, Pius X Rooswan, mengatakan bahwa pelaksanaan Muswillub PII Sumbar ini berjalan tertib,  demokratis, guyub dan sangat cepat.


“Kami mengapresiasi pelaksanaan Muswilub PII Sumbar yang sangat baik ini. Hal ini menjadi pelajaran penting dan membuktikan  tata kelola organisasi sampai detik ini tetap berjalan dengan baik dan semestinya. Teruslah jaga marwah PII Sumbar,” ungkap Pius.


Menurutnya, PII membutuhkan kepengurusan yang solid dan terukur agar mampu menjawab tantangan zaman. Ia optimistis PII Sumatera Barat memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur, untuk berkontribusi lebih luas.


Dewan Pakar Pengurus PII Pusat, Insannul Kamil, menekankan pada  tantangan dan dinamika yang akan dihadapi kepengurusan PII Sumbar yang baru, terutama dalam mendorong peran serta dan  kontribusi insinyur Sumatera Barat  terhadap peningkatan  pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.


“Konstribusi insinyur terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang pada 2025 berada di kisaran 3,5 persen. Angka ini belum masuk kepada angka yang ideal, karena dari sektor industri dinilai belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini harus menjadi tantangan bagi insinyur Sumatera Barat ke depannya, ujar Insannul Kamil, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang Kerjasama Pengembangan Profesi Sumber Daya Manusia Teknik dan Industri, yang akrab disapa Nanuk oleh kalangan insan pers.


Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang hanya bertumpu pada sektor konsumtif  tidak cukup untuk mendorong kemajuan daerah secara signifikan dan berkelanjutan.


Karena itu, peran insinyur dinilai sangat strategis dalam merancang solusi di berbagai sektor pembangunan di Sumatera Barat.


“Insinyur sudah harus memiliki pemikiran bagaimana meningkatkan ekonomi daerah ini. Peran insinyur sangat strategis karena pembangunan di berbagai bidang sesuai Asta Cita Pemerintahan Prabowo - Gibran pasti harus melibatkan insinyur,” tegasnya.


Sementara itu, dalam sambutan perdananya usai terpilih, Muhammad Dien menyatakan  komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi dan meningkatkan produktivitas serta efektifitas PII Sumbar. Ia mangatakan  bahwa saat dipercaya menjadi Plt, salah satu tugas utamanya adalah memastikan Muswillub yang hari ini dilaksanakan akan terlaksana sesuai aturan organisasi.

“Saat diamanahkan menjabat Plt, saya bertugas untuk melaksanakan Musyawarah Wilayah Luar Biasa dalam rangka menyusun kepengurusan baru PII Sumbar. Komitmen ini telah beberapa bulan lalu kami sepakati bersama,” kata Muhammad Dien.

Ia berharap Muswiliub tidak hanya menjadi agenda seremonial pemilihan ketua definitif, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi gagasan dan ide demi memperkuat peran dan kontribusi PII di Sumatera Barat.

“Kedepan saya berharap agar seluruh pengurus nantinya dapat meningkatkan kinerja organisasi secara maksimal. Salah satu caranya dengan memperbanyak kegiatan diskusi dan panel - panel profesi insinyur.

Kepada s eluruh pengurus PII Sumbar yang akan diipih juga diharapkan dapat melahirkan pemikiran dan kontribusi maksimal bagi organisasi dan pembangunan daerah Sumatera Barat.


Dengan kepemimpinan baru ini, PII Sumbar diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi profesi yang adaptif dan profesional, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Turut hadir dalam Muswilub tersebut jajaran pengurus pusat, di antaranya Iman Purwoto,  Bastian Sihombing, serta para Ketua PII cabang Kabupaten Kota se-Sumatera Barat.


Dalam rangkaian kegiatan Muswillub ini juga dilakukan Diskusi Kelompok Terfokus/ Diskusi Panel yang mengusung tema  “Inovasi Pembangunan Ketahanan Infrastruktur Sumatera Pasca Bencana Hidrometeorologi dan Adaptasi Perubahan Iklim”. Diskusi Panel yang dimoderatori oleh Sekretaris Umum PII Sumbar, Candrianto menghadirkan empat pembicara yaitu Widya Prima Hatta, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sumatera Barat,  yang menjelaskan peranan pemerintah daerah dalam  Pembangunan Ketahanan Infrastruktur, Insannul Kamil, Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia (PP-PII) dan Ketua Umum Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII)) memaparkan strategi dan inovasi Pembangunan Ketahanan Infrastruktur Sumatera Bencana Hidrometeorologi dan Adaptasi Perubahan Iklim, selanjutnya pembicara Iman  Purwoto, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASTEKINDO, yang menjelaskan Peran Insinyur dalam Penanganan Bencana di Sumatera Barat dan Darma Hendra, Ketua PC PII Kota Padang yang memberikan  paparan tentang peran penting  Faktor Manusia dalam Sistem Menajemen Penanggulangan  Bencana. (**)


Padang — Pengurus Daerah (PD) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Barat menggelar kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyaluran bantuan sosial di Kantor DPD Partai Golkar Sumbar, Kota Padang pada Minggu, (1/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan dihadiri jajaran pengurus AMPG dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Agenda ini turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) AMPG Datuk H. Said Aldi Al Idrus, Ketua PD AMPG Sumbar Dhanni Hariyona, perwakilan DPD Partai Golkar Sumbar yang diwakili Sekretaris Helmi Moesim, Ketua DPD Golkar Kota Padang Iqra Chissa Putra, serta pengurus PD AMPG se-Sumatera Barat.


Ketua PD AMPG Sumbar, Dhanni Hariyona, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.


“Agenda AMPG ini adalah Safari Ramadan dengan mengundang masyarakat korban bencana sekaligus saudara kita dari dua panti asuhan, yakni Panti Nurul Hikmah dan Panti Nurul Ain, untuk berbagi. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang hadir hari ini,” ujar Dhanni.


Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) AMPG Sumatera, Dedi Dermawan Milaya, menyebutkan Safari Ramadan 1447 Hijriah merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di beberapa provinsi.


“Sekarang kita sedang melaksanakan agenda Safari Ramadan 1447 H. Sebelumnya kegiatan ini sudah dilaksanakan di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Utara, dan kini sampai di Kota Padang, Sumatera Barat,” kata Dedi.


Dalam kegiatan tersebut, PP AMPG juga menyerahkan bantuan kepada dua panti asuhan yang hadir, yakni Panti Asuhan Nurul Hikmah dan Panti Asuhan Nurul Ain, serta masyarakat korban bencana di Sumatera Barat.


Selain sebagai kegiatan sosial, momentum Ramadan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi organisasi. Jajaran pengurus dan kader dari berbagai bidang hadir untuk memperkuat koordinasi program kerja sekaligus menyatukan langkah dalam menjalankan agenda organisasi ke depan.


Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, PP AMPG bersama PD AMPG Sumbar menegaskan komitmen untuk menjaga soliditas organisasi serta meningkatkan peran gerakan kepemudaan dalam menjawab tantangan sosial dan politik di tengah masyarakat. (**)



SUMBARNET - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI asal Sumatera Barat, Muslim M. Yatim, mengingatkan pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.


Menurut Yatim, negara harus hadir untuk memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di wilayah terdampak konflik.


“Pemerintah harus memastikan seluruh WNI dalam kondisi aman. Jika situasi semakin memanas, langkah evakuasi harus segera disiapkan dan dilaksanakan,” ujar Yatim dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).


Ia menegaskan, respons cepat dan terukur sangat diperlukan agar Indonesia tidak terlambat mengantisipasi dampak dari krisis geopolitik tersebut. Terlebih, perkembangan situasi keamanan di kawasan dilaporkan terus berubah dan berpotensi meluas.


Permintaan itu disampaikan di tengah laporan situasi keamanan yang berkembang di Iran. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran menyatakan hingga saat ini seluruh WNI yang terdaftar masih dalam kondisi aman pasca serangan militer yang terjadi baru-baru ini oleh AS dan sekutunya, Israel, terhadap wilayah Iran.


Meski demikian, pihak KBRI tetap mengimbau para WNI untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan otoritas setempat guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.


Yatim pun meminta Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di negara-negara kawasan Timur Tengah untuk terus memantau perkembangan situasi dan memperbarui data keberadaan WNI secara berkala.


“Keselamatan warga negara adalah prioritas utama. Negara tidak boleh lengah dalam situasi seperti ini,” tegasnya. (**)



SUMBARNET - Pada Ramadan 1447 Hijriah tahun ini Anggota DPD RI Buya Muslim M Yatim kembali membagikan nasi berkah kepada masyarakat, sama halnya dengan ramadhan tahun - tahun sebelumnya.


Bila sebelumnya dibagikan pada masyarakat miskin dan terpapar covid, maka tahun ini dialihkan untuk korban bencana


“Pembagian nasi berkah pada bulan ramadan ini kita mulai sejak wabah covid lalu. Dan berlanjut hingga sekarang,” ujar senator Muslim M Yatim saat silaturahmi dengan sejumlah pimpinan media, Minggu (1/3/2026) di Padang.


Dijelaskan Muslim M Yatim, pada ramadan sebelumnya pembagian nasi berkah disebar di 12 titik dengan rata rata 100 bungkus per titik selama 10 hari.


“Pada Ramadan 1447 Hijriah ini pembagian nasi berkah kita alihkan ke lokasi bencana ada 6 titik daerah bencana yang kita sasar. Di kabupaten Agam 3 titik yaitu di Malalalo, Palembayan, dan  Malalak," katanya.


Ia menambahkan, "ada juga 3 titik di kota Padang yaitu Koto Tangah, Pauh, dan Kuranji,” tambah muslim M Yatim yang juga pengarang buku “Mungkinkah Ramadan Terakhirku.


Muslim M Yatim berharap pembagian Nasi Berkah ini terus berlanjut pada Ramadan ramadan berikutnya selagi diberi rezeki oleh Allah SWT.


Bahkan kalau bisa dengan jumlah titik yang lebih banyak sehingga lebih banyak pula masyarakat yang mendapat manfaatnya.


Pada kesempatan tersebut Muslim M Yatim juga menitipkan Santunan pada keluarga 2 wartawan yang wafat yaitu Afriyandi (metro TV) dan Perdana Putra (Kompas.com). (Ms/ald)

 


PADANG — Universitas Terbuka (UT) Padang menggelar kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) & Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Semester 2025–2026 Genap di aula UT Padang, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi ratusan mahasiswa baru untuk memahami sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas UT.


Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Feri Mulyani Hamid, M.Biomed, yang mewakili Wali Kota Padang. Hadir pula jajaran pimpinan Universitas Terbuka, yakni Manajer Keuangan dan Umum Azvinal, S.St.Ars., Manajer Perluasan Daya Jangkau Dr. Malta, S.T., M.Si., Manajer Pembelajaran dan Alumni Adrianto, S.E., M.M., serta Direktur Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh staf, para penanggung jawab mahasiswa, serta mahasiswa/i Universitas Terbuka.


Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) & Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) diselenggarakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai sistem pembelajaran jarak jauh di Universitas Terbuka, termasuk tata cara registrasi, pelaksanaan tutorial, pemanfaatan dan kesungguhan dalam memperlajari modul, serta mekanisme ujian. Kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk sikap mandiri, disiplin, dan kemampuan mengelola waktu yang efektif, mengingat keberhasilan studi di UT sangat bergantung pada komitmen pribadi mahasiswa. 


Direktur UT Padang, Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa OSMB bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan fondasi penting agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan sistem belajar mandiri. Menurutnya, UT hadir untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan bertanggung jawab, bukan hanya sekadar mengejar ijazah.


“Kita harus mengenal Universitas Terbuka terlebih dahulu. Di UT, mahasiswa dituntut mandiri. Tidak ada yang bisa menolong selain diri sendiri,” tegasnya.


Dr. Merly juga mengingatkan agar mahasiswa tidak merasa rendah diri menjadi bagian dari UT. Dengan jumlah mahasiswa yang telah mencapai ratusan ribu di seluruh Indonesia, UT telah melahirkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang.


Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Feri Mulyani Hamid, M.Biomed, yang hadir mewakili Wali Kota Padang, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang dikembangkan UT.


Ia menilai sistem pembelajaran jarak jauh semakin relevan di era transformasi digital, bahkan sebelum pandemi konsep tersebut telah lebih dahulu dijalankan oleh UT. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian dalam belajar.


“Manfaatkan masa studi ini bukan hanya untuk mengejar gelar, tetapi untuk membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” ujarnya.


Selain itu, Ketua Panitia, Cici Aulia Ramadhani, S.K., menyampaikan bahwa OSMB bertujuan memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa baru terkait sistem pembelajaran, layanan akademik, registrasi, tutorial, dan ujian. Ia juga menyebutkan bahwa Padang menjadi lokasi terakhir pelaksanaan OSMB luring di Sumatera Barat dengan total 331 mahasiswa yang diundang dari berbagai program studi.


Dalam rangkaian acara tersebut, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., turut menyampaikan pesan melalui tayangan video, yang menekankan pentingnya kesiapan belajar mandiri serta komitmen mahasiswa dalam memanfaatkan fleksibilitas sistem UT secara maksimal.


Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada Staf Ahli perwakilan Wali Kota Padang serta penyematan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa UT sebagai tanda resmi bergabungnya mahasiswa baru. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi lanjutan OSMB.


Melalui kegiatan ini, UT Padang berharap mahasiswa tidak hanya memahami mekanisme akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan manajemen waktu, strategi belajar efektif, literasi digital, serta karakter mandiri yang menjadi kunci keberhasilan dalam sistem pendidikan jarak jauh. (Taufik/Filsa)

 


PADANG PANJANG — Komitmen dalam membina generasi muda melalui pendidikan keagamaan kembali ditunjukkan MDTA Nurut Taqwa Jambu, Nagari Gunuang, lewat pelaksanaan Gebyar Ramadan V yang resmi dibuka Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, di Musala Nurut Taqwa, Sabtu (28/2/2025).


Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak dan remaja selama bulan suci Ramadan. Selama tiga pekan ke depan, para santri dan santriwati akan mengikuti berbagai perlombaan seperti tartil 1 juz, tilawah, praktik salat jenazah, azan, doa, serta cabang pemula.


Dalam sambutannya, Wako Hendri menyampaikan apresiasi atas konsistensi pengurus musala, majelis taklim, dan tenaga pendidik MDTA yang terus menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda.


“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari proses membangun mental, akhlak, dan rasa percaya diri anak-anak kita. Pemerintah Kota tentu sangat mendukung upaya pembinaan seperti ini,” ujarnya.


Ia juga mengajak masjid dan musala lain di Padang Panjang untuk menjadikan Ramadan sebagai ruang pembinaan yang produktif, sehingga anak-anak tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas seremonial, tetapi juga kegiatan yang memperkuat karakter dan spiritualitas.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi dan pergaulan yang semakin kompleks.


“Sinergi antara orang tua, lembaga pendidikan, dan pemerintah menjadi kunci. Pengawasan dan komunikasi yang baik akan melahirkan generasi yang kuat iman dan akhlaknya,” tambahnya.


Sementara itu, Pengurus Musala Nurut Taqwa, Ade Afdil menyebutkan, Gebyar Ramadan tahun ini diikuti sekitar 300 peserta dengan pembatasan kuota di setiap cabang lomba.


“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kegiatan ini sudah lima kali digelar dan menjadi agenda rutin setiap Ramadan,” ungkapnya.


Turut hadir Wakil Wali Kota, Allex Saputra, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, perwakilan Kemenag, serta undangan lainnya. (cigus)

 


Gunung Tuleh, Tim Safari Ramadan Kabupaten Pasaman Barat yang dipimpin Bupati Pasaman Barat, Yulianto, mengunjungi Masjid Raya Nurul Huda Sungai Aur I, Jorong Baruh Gunung, Nagari Seberang Kenaikan, Kecamatan Gunung Tuleh, Jumat (27/2) malam. Dalam kunjungan tersebut, bupati menyerahkan bantuan hibah untuk pembangunan masjid.


Kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana menyerap aspirasi warga secara langsung.


Turut mendampingi bupati, Asisten I Setia Bakti, Ketua TP-PKK Ny. Sifrowati Yulianto, Kepala BKAD Zulfi Agus, Kepala Kesbangpol Yosmar Difia, Kepala DKUKM Agusli, Kepala Bappelitbangda Joni Hendri, Pimpinan Bank Nagari Simpang Empat Rahmad Ildrony, Kepala Kementerian Agama Pasaman Barat Rali Tasman, Ketua KPU Alfi Syahrin, Kabag Kesra Getri Ardenis, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Winardi, Camat Gunung Tuleh Halomoan, serta sejumlah kepala OPD dan pemangku kepentingan lainnya.


Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan terima kasih atas sambutan masyarakat Jorong Baruh Gunung. Ia menilai momentum Ramadan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.


“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk mempererat kebersamaan,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kualitas ibadah serta saling memaafkan di bulan suci. Selain itu, ia meminta dukungan masyarakat terhadap program pembangunan daerah agar sejumlah proyek yang sempat tertunda dapat direalisasikan secara bertahap.


Menurutnya, pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Pasaman Barat menjadi komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bupati juga menekankan pentingnya perhatian terhadap generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia menyebut, mewujudkan generasi emas membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pendidikan, keagamaan, hingga lingkungan sosial.


“Membangun generasi emas adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis dapat melahirkan generasi yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” katanya.


Sementara itu, Pengurus Masjid Raya Nurul Huda Sungai Aur I, Ahmad Fauzi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran bupati dan rombongan yang turut melaksanakan buka puasa dan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat.


“Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan kepedulian dan semakin mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.


Pada akhir kegiatan, Bupati Yulianto menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sebesar Rp15 juta kepada Masjid Raya Nurul Huda Sungai Aur I. Selain itu, Bank Nagari Simpang Empat memberikan bantuan Rp2 juta, jam dinding, serta paket Al-Qur’an dari Kementerian Agama Pasaman Barat.


Kegiatan Safari Ramadan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, serta ditutup dengan doa bersama. (**)

 


Pasaman, Memasuki hari ke-9 Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai menggulirkan program Tim Safari Ramadan (TSR). Jumat (27/2) malam, rombongan TSR mengunjungi Masjid Baitul Makmur, Jorong Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua Bandarejo, Kecamatan Pasaman.


Kunjungan tersebut dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum, Harlina Syahputri, yang mewakili Wakil Bupati Pasaman Barat. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Supriyono, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan Bank Nagari Cabang Ujung Gading, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Dalam sambutannya, Harlina menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia menilai kebersamaan unsur eksekutif dan legislatif yang beribadah bersama warga menjadi simbol harmonisasi dalam membangun daerah.


“Safari Ramadan adalah agenda rutin tahunan yang menjadi jembatan bagi pemerintah daerah untuk menyapa langsung masyarakat di bulan suci. Kami berharap kedekatan ini dapat memperkuat dukungan terhadap program pembangunan yang telah dituangkan dalam visi dan misi pemerintah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, salah satu misi kepemimpinan Bupati Yulianto dan Wakil Bupati Ihpan adalah mewujudkan masyarakat Pasaman Barat yang beriman dan bertakwa. Namun, menurutnya, cita-cita tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.


“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami beriringan dengan DPRD, dan dukungan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Kami mohon doa dan dukungan agar Pasaman Barat dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik,” tambahnya.


Harlina juga menyinggung tantangan pembangunan di tengah proses pemulihan pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pasaman Barat. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat serta memohon pengertian masyarakat apabila masih terdapat program pembangunan yang belum terlaksana secara optimal.


Selain pembangunan infrastruktur, ia menitipkan pesan kepada orang tua dan tokoh masyarakat agar bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat musyawarah dan pembinaan karakter.


Dalam kesempatan itu, Tim Safari Ramadan menyerahkan bantuan berupa dana untuk pembangunan dan operasional masjid dari Pemkab Pasaman Barat, sejumlah mushaf Al-Qur’an, serta bantuan dana dari Bank Nagari Cabang Ujung Gading.


Sementara itu, pengurus Masjid Baitul Makmur, Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan TSR.


“Kami merasa terhormat atas kehadiran tim pemerintah daerah. Apabila dalam penyambutan terdapat kekurangan, kami memohon maaf,” ujarnya.


Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan ceramah agama. (**)

 


Kinali, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) kembali menggelar Safari Ramadan, Jumat (27/2) malam. Tim yang dipimpin Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mengunjungi Masjid Ar-Rahman, Gunung Sangkur, Nagari Bandua Balai, Kecamatan Kinali, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Pasbar menyerahkan hibah sebesar Rp15 juta untuk Masjid Ar-Rahman Gunung Sangkur. Selain itu, Bank Nagari Cabang Simpang Empat turut memberikan bantuan sebesar Rp1,5 juta dan satu unit jam dinding.


Sekda Pasbar Doddy San Ismail mengatakan, Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat. Salah satu usulan yang disampaikan warga adalah perbaikan akses jalan Koja–Gunung Sangkur sepanjang sekitar lima kilometer.


“Jika sudah masuk dalam Dokumen R3P, insyaallah dapat kita realisasikan dalam tiga tahun mendatang. Namun, jika belum tercantum, silakan diusulkan agar bisa diproses. Begitu pula dengan infrastruktur lain yang terdampak bencana alam,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan mempererat silaturahmi, meningkatkan sedekah dan infak, serta memperkuat kepedulian sosial.


Sementara itu, Pengurus Masjid Ar-Rahman Gunung Sangkur, Ahmad Musir Dt Marajo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadan Pemkab Pasbar. Ia menjelaskan, Gunung Sangkur merupakan wilayah perluasan dari Kampung Bandarejo.


Menurutnya, masyarakat setempat berharap adanya perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur, termasuk pembukaan akses jalan Koja–Gunung Sangkur. Ia juga menyampaikan bahwa wilayah tersebut sempat terdampak banjir beberapa waktu lalu.


“Kami berharap ada perbaikan infrastruktur ke depan. Selain itu, kami memiliki taman kanak-kanak yang diharapkan dapat difungsikan pada tahun ajaran baru,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas P2KBP3A Armen, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Afkar, Camat Kinali Saparuddin, unsur Forkopimca Kinali, Pimpinan Bank Nagari Cabang Simpang Empat, penceramah Suharjo Lubis, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (**)