SUMBARNET - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, resmi dibuka pada Sabtu 18 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Melalui MTQ Kita Ciptakan Generasi Islami yang Cerdas dan Berintegritas”.


Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan meriah, ditandai dengan kehadiran berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah daerah. Acara secara resmi dibuka oleh Wali Kota Padang yang diwakili oleh Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman, SH., M.Si. didampingi Lurah Kotolang Irsyadhardani.


Dalam sambutannya, Nurul Widya Siska Usman menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menghadapi tantangan zaman.


“Kegiatan MTQ ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak yang baik,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kota Padang dari daerah pemilihan Lubuk Kilangan, Miswar Jambak. Dalam sambutannya, ia memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda di tingkat kelurahan.


Ketua panitia MTQ Kelurahan Koto Lalang Maulana Sardi dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak, terutama para pengurus RT dan RW yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.


Salah satu tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW 05 yang jadi lokasi pelaksnaan MTQ ke 42 Kelurahan Koto Lalang, Defri Mulyadi, juga menyampaikan apresiasi dan harapannya agar MTQ ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting dalam membina generasi Qur’ani di tengah masyarakat.


Pembukaan MTQ di Masjid Darul Jadit ini berlangsung khidmat dan meriah dengan penampilan Tim Kasidah Rabana Terbaik tiga Nasional yang juga berasal dari Kelurahan Kotolalang. Antusias masyarakat dalam pembukaan juga terlihat dengan ramainya jemaah yang datang ditandai dengan kehadiran berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah daerah.


“MTQ bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap pria yang dipangil imung ini.


Kegiatan MTQ ke-42 ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarwarga serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya dapat mewakili Kelurahan Koto Lalang ke tingkat yang lebih tinggi. (**)



Magelang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menjadi salah satu dari 557 ketua DPRD se-Indonesia yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) dalam format retret nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang, pada 15 hingga 19 April 2026.


Muhidi, siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan guna memperkuat kapasitas kepemimpinan serta mempertajam kinerja DPRD dalam mengawal pembangunan dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan tersebut berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.




“Kita siap mengikuti retret ini, baik secara fisik maupun mental. Karena digembleng secara militer, jika berlari kita berlari. Jika ada pembekalan nilai-nilai kebangsaan, kita siap aktif dalam forum itu. Ke depan bisa lebih mengoptimalkan kinerja,” ujar Muhidi saat ditemui sebelum keberangkatan.


Program tersebut menitikberatkan pada pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar pelaksanaan pembangunan di tingkat lokal berjalan lebih efektif serta selaras dengan agenda nasional.




Selama lima hari pelaksanaan, peserta dibekali materi kepemimpinan strategis, wawasan kebangsaan, serta latihan kedisiplinan yang mengadopsi pola pembinaan militer. Kegiatan KPPD 2026 dibuka langsung oleh Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kapasitas pimpinan daerah.


Untuk diketahui, program tersebut diikuti 557 ketua DPRD se Indonesia, dan hasil kerjasama dengan Lemhannas RI serta berbagai asosiasi DPRD, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia. 


Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk para pimpinan DPRD menjadi negarawan yang memiliki karakter kepemimpinan kuat, berintegritas, serta mampu menjalankan peran strategis dalam sistem pemerintahan nasional.




Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Ace Hasan Syadzily, mengatakan tujuan utama retret KPPD bagi ketua DPRD seluruh Indonesia adalah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.


Menurutnya, DPRD sebagai bagian dari sistem pemerintahan nasional memiliki peran strategis dalam fungsi penganggaran, pembentukan regulasi daerah, serta pengawasan jalannya pemerintahan. Karena itu, para pimpinan DPRD perlu memiliki pemahaman utuh terkait tujuan nasional dan wawasan kebangsaan.


Ia berharap kegiatan tersebut mampu membentuk pimpinan legislatif daerah yang berkarakter negarawan, berintegritas, serta memiliki perspektif kebangsaan yang kuat. (**)

 


Padang, – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum Universitas Andalas (FHUA) menetapkan Dr. Prim Hariyadi kembali sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) 2026, Minggu (19/4/2026).


Keputusan itu diambil dalam sidang pleno yang berlangsung di Aula Jalan Pancasila No.10. Seluruh peserta forum menyepakati Dr. Prim Hariyadi melanjutkan kepemimpinan untuk periode berikutnya.


Jalannya musyawarah diawali dengan pembentukan pimpinan sidang. Forum yang semula dipimpin pimpinan sidang sementara kemudian menetapkan lima pimpinan sidang tetap, yakni Ilhamdi Taufik, Charlez Simabura, Wilson Saputra, Lusda Sunarty, dan Anneka Yosihilma. Setelah itu, sidang membahas tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga agenda pemilihan ketua umum.


Dr. Prim Hariyadi mengatakan dirinya sempat menginginkan adanya kaderisasi dalam tubuh organisasi. Namun, aspirasi peserta forum dan para senior meminta dirinya tetap memimpin agar program yang telah berjalan bisa diteruskan.


“Saya sebenarnya ingin ada kaderisasi. Tetapi para senior meminta saya tetap memimpin untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan,” ujarnya.


Menurut dia, salah satu target utama kepengurusan mendatang ialah menghadirkan sekretariat permanen milik organisasi. Saat ini, IKA FHUA masih menggunakan kantor sewa.


“Kalau bisa periode ke depan kita memiliki sekretariat sendiri atas nama organisasi,” katanya.


Ia menilai kondisi keuangan organisasi cukup sehat. Dana kas saat ini disebut mencapai ratusan juta rupiah, ditambah dukungan alumni untuk pelaksanaan Mubes dan Halal Bihalal yang juga menembus ratusan juta rupiah. Kondisi itu dinilai menjadi modal kuat untuk mewujudkan sekretariat permanen.


Selain konsolidasi organisasi, Dr. Prim juga menyoroti besarnya potensi alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas yang tersebar di berbagai sektor strategis nasional. Alumni FHUA saat ini banyak berkiprah di lembaga penegak hukum, perbankan, BUMN, hingga pemerintahan.


Di tingkat nasional, alumni FHUA tercatat menduduki posisi penting di Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Salah satunya Saldi Isra di Mahkamah Konstitusi.


Dr. Prim sendiri saat ini menjabat Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung. Ia menyebut alumni FHUA memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan negara hukum dan kemajuan bangsa.


Terpilihnya kembali Dr. Prim Hariyadi diharapkan mampu memperkuat soliditas alumni, meningkatkan kontribusi kepada almamater, serta memperluas peran organisasi di tengah masyarakat. (***)

 


Pekanbaru – Bupati Agam melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Polda Riau pada Minggu (19/4/2026) dalam rangka menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Agam. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Irwasda Polda Riau.


Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Agam atas dukungan dan respons cepat jajaran Polda Riau dalam membantu proses penanganan bencana, baik dalam evakuasi, pengamanan, maupun pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Agam disambut oleh Irwasda Polda Riau beserta jajaran. Turut hadir dalam pertemuan itu di antaranya Kbp. Wahyu K., Anggota DPRD Kabupaten Agam H. Hanafi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BPBD, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, Kepala Bagian Kesra, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.


Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan institusi kepolisian dalam menghadapi dan menangani situasi bencana.


Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Polda Riau dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam upaya penanggulangan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.



*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

 


SUMBARNET - Upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025 terus dipercepat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini memperluas pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri dengan memanfaatkan Sepablock, produk inovatif bata interlock yang diproduksi PT Semen Padang.


Setelah lebih dulu diterapkan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan huntap mandiri BNPB berbasis Sepablock kini menyasar dua wilayah baru, yakni Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam. Program ini diharapkan menjadi solusi cepat, efisien, dan aman bagi masyarakat terdampak bencana untuk segera memiliki hunian layak.


Pembangunan huntap mandiri di Kabupaten Limapuluh Kota dimulai di Jorong Lubuk Aur, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, bersama Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang.


Acara peletakan batu pertama itu turut dihadiri oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, tokoh masyarakat daerah setempat, serta perwakilan dari PT Semen Padang yang dihadiri oleh Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi, Yelmi Arya Putra.


Kemudian, peletakan batu pertama di Kabupaten Agam dilakukan pada Kamis (16/4/2026), bertempat di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Peletakan batu pertama juga dilakukan oleh Sestama BNPB, Rustian, bersama Wakil Bupati Agam, Muhammad Ikbal, dan turut dihadiri oleh Kepala Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja.


Sestama BNPB Rustian menjelaskan bahwa pembangunan huntap mandiri menggunakan Sepablock bukan tanpa alasan. Produk inovatif dari PT Semen Padang ini dinilai memiliki sejumlah keunggulan, seperti ramah lingkungan, bentuk yang lebih estetis, serta proses pemasangan yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional.


Selain itu, struktur bangunan yang dihasilkan juga lebih ramah terhadap gempa sehingga cocok diterapkan di wilayah rawan bencana seperti Sumatera Barat. “Karena itu, kami membutuhkan solusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan berkelanjutan. Sepablock menjawab kebutuhan tersebut,” katanya dalam sambutan peletakan batu pertama pembangunan huntap mandiri BNPB di Agam.


Rustian menegaskan bahwa percepatan pembangunan menjadi faktor krusial dalam penanganan pascabencana. “Dengan penggunaan Sepablock, waktu pembangunan huntap dapat dipangkas secara signifikan sehingga masyarakat yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara) bisa segera menempati rumah permanen,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan Sepablock tidak hanya dilakukan BNPB. Sejumlah organisasi kemanusiaan seperti Buddha Tzu Chi serta kalangan dunia usaha melalui Kadin turut menggunakan produk ini dalam pembangunan huntap di berbagai daerah terdampak. “Kami dari BNPB juga akan memperluas penggunaan Sepablock ke luar Sumatera Barat, seperti di Aceh dan Sumatera Utara yang juga mengalami bencana hidrometeorologi,” ujarnya.


Di tingkat daerah, pemerintah kabupaten menyambut baik program tersebut.


Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian dan dukungan dalam pembangunan huntap mandiri bagi warganya. Menurutnya, konsep hunian mandiri memberikan fleksibilitas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki lahan sendiri.


Selain itu, penggunaan Sepablock dinilai mampu menghadirkan rumah tipe 36 yang layak huni dengan kualitas yang terjamin. “Kami optimistis penggunaan Sepablock ini akan menghasilkan hunian yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Kami berharap pembangunan bisa segera direalisasikan untuk masyarakat yang telah menyatakan kesediaan direlokasi ke huntap mandiri. Jumlahnya ada 47 kepala keluarga,” ujarnya.


Safni juga memaparkan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya. Tercatat sebanyak 514 unit rumah terdampak, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Untuk rumah dengan kerusakan berat, pemerintah daerah telah melakukan pendataan guna menentukan skema relokasi, baik ke hunian terpadu maupun hunian mandiri.


“Untuk huntap mandiri, proses relokasi bisa lebih cepat, tergantung kesiapan masyarakat. Jika lahan tersedia, maka pembangunan dapat segera dilakukan. Memang saat ini sudah ada 47 kepala keluarga yang siap relokasi ke huntap mandiri, dan jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah karena relokasi ke huntap mandiri lebih cepat dibanding huntap terpadu,” jelasnya.


Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Agam, Muhammad Ikbal, saat peletakan batu pertama huntap mandiri BNPB di Agam. Ia menilai bahwa huntap mandiri merupakan solusi yang lebih fleksibel dibandingkan hunian terpadu, terutama dalam menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat.


Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh setiap program dari pemerintah pusat demi mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. “Bagi kami yang terpenting adalah masyarakat bisa segera keluar dari hunian sementara dan menempati rumah yang layak. Dengan Sepablock, proses ini bisa dipercepat, dan hunian juga berkualitas,” katanya.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Rinaldi, menambahkan bahwa total hunian tetap (huntap) mandiri yang dibangun BNPB di Agam mencapai 1.089 unit.


Menurutnya, penggunaan Sepablock dalam pembangunan huntap menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses konstruksi.


“Percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas pemerintah daerah guna memastikan masyarakat terdampak bencana dapat segera beralih dari huntara ke hunian tetap yang lebih aman dan nyaman. Makanya, kami juga mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mendukung pembangunan huntap mandiri ini melalui produk Sepablock,” ujarnya.


Sementara itu, dari sisi penyedia material, PT Semen Padang memastikan komitmennya dalam mendukung program pembangunan huntap tersebut.


Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menyatakan kesiapan perusahaan untuk memasok kebutuhan semen dan Sepablock secara optimal.


“Sepablock tidak hanya memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pembangunan, tetapi juga menjamin kualitas bangunan. Hunian yang dibangun akan lebih nyaman, kokoh, dan layak untuk ditempati dalam jangka panjang. Kami siap mendukung pasokan Sepablock untuk membangun huntap untuk korban bencana di Sumatera Barat,” ujarnya.


Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha, pembangunan huntap mandiri di Sumatera Barat diharapkan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa mendatang. (*)

 


SUMBARNET - Untuk membangun sinergisitas antara atlet, pengurus kabupaten dan kota, serta Provinsi dalam melakukan pembinaan untuk kemajuan prestasi olahraga, khususnya Wushu dalam meraih predikat terbaik, Wushu Sumatera Barat (WI) Sumbar melakukan rapat kerja guna merencanakan berbagai program terbaik. 


Rapat kerja WI Sumbar dilakukan di aula DPRD Sumatera Barat, jalan Khatib Sulaiman Padang, dihadiri Pengurus Provinsi, pembina dan pengurus kabupaten-kota yang dibuka langsung ketua KONI Sumbar Hamdanus.


Pada saat pembukaan Ketua WI Sumbar Yanisman, mengatakan, selalu akan memotivasi semua pengkab dan pengkot yang aktif dalam melakukan pembinaan terhadap atlet, untuk kemajuan cabang olahraga Wushu, dan meraih prestasi dalam berbagai event, baik tingkat nasional ataupun internasional. 


"Kita akan selalu memotivasi semua pengkab dan pengkot yang aktif dalam membina atlet, demi kemajuan Wushu untuk meraih prestasi baik tingkat lokal, regional, nasional sampai internasional," papar Yanisman. 


Dia juga menegaskan, selain peningkatan prestasi atlet, juga berkelanjutan peningkatan kemampuan juri serta wasit, sehingga dalam melaksanakan tugas pertandingan berada pada posisi benar dan baik. 


"Selain peningkatan prestasi atlet, kita juga akan selalu meningkatkan kapasitas wasit dan juri," tambahnya.


Hal senada juga dikatakan ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus, dimana menghadapi porprov Sumbar, semua cabang olahraga, termasuk Wushu harus selalu aktif meningkatkan prestasi dan melakukan konsolidasi. 


Dia juga mengatakan, selalu memperhatikan aktifitas cabang olahraga, salah satu cabor yang aktif dalam pandangannya adalah Wushu, juga selalu memberikan berbagai motivasi pada KONI. 


"Saya bangga pada ketua Wushu Sumbar dan pengurusnya, karena selalu aktif dalam konsolidasi organisasi, selain itu ada beberapa pengurus diantaranya ketua umum yang merupakan pengurus KONI dan memberikan masukan positif pada saya sebagai ketua," ulas Hamdanus. 


Hamdanus Juga menegaskan, agar semua bergandengan tangan dalam meningkatkan prestasi, pada kancah nasional maupun internasional, meskipun kondisi keuangan daerah saat ini tidak pada posisi yang sangat baik. 


"Meskipun saat ini kita tidak dalam keadaan baik-baik saja, namun prestasi atlet harus tetap ditingkatkan salah satunya melalui porprov Sumbar mendatang, sehingga kedepan prestasi Sumbar meningkat, dengan target utama 10 besar pada PON mendatang," tegasnya. 


Salah seorang Pembina WI Sumbar Hj. Aida, yang juga anggota komisi 1 DPRD Sumbar juga memberikan motivasi, agar semua pengurus, baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kita tetap semangat dalam melakukan pembinaan atlet, wasit serta juri. 


"Pengurus Wushu baik Provinsi, kabupaten maupun kota tetap semangat jangan kendor, dalam melakukan pembinaan, untuk meraih prestasi, guna mengangkat marwa Sumatera Barat diajang olahraga," ungkapnya. 


Raker berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan tanpa ada kendala, didukung sepenuhnya Hj. Aida sebagai salah seorang pembina, melalui pertemuan yang dilakukan. (***)



SUMBARNET – Mewakili Wali Kota, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa mendampingi kunjungan lapangan Direktur Distribusi Perusahaan Listrik Negara (PLN), Arsyadany Ghana Akmalaputri, terkait peninjauan program listrik desa di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Sabtu (18/4/2026).


Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya memastikan pemerataan akses listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan layanan kelistrikan. Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap infrastruktur listrik yang telah dibangun.


Raju Minropa menyampaikan apresiasi kepada PLN atas komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyediaan listrik yang merata dan berkualitas. 


“Pemerintah Kota Padang mengapresiasi langkah PLN dalam memperluas akses listrik hingga ke tingkat kelurahan. Ini menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur dasar,” ujarnya.


Sementara itu, Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan komitmen PLN dalam meningkatkan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. 


“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan merata. Program listrik desa ini menjadi prioritas kami agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses listrik yang berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya.


Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Popy Rufaidah yang turut hadir pada peninjauan tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemerataan pembangunan. 


“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN sangat penting dalam memastikan pemerataan akses listrik. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.


Kegiatan kunjungan lapangan ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik infrastruktur listrik di Kelurahan Kuranji, guna memastikan kesiapan jaringan serta mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan layanan kelistrikan. (**)



SUMBARNET – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, salah satunya melalui Manajemen Latihan Komando Operasi (MANTAP LKO) Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) di Komplek Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/4/2026).


Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan latihan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Padang.


“Terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah Indonesia, BMKG, Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait lainnya. Latihan ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya.


Fadly Amran juga menyoroti pentingnya pelaksanaan latihan secara berkelanjutan, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika kebencanaan yang terus berubah.


“Kita tentu selalu berdoa agar Kota Padang dan Sumatera Barat dijauhkan dari bencana. Namun demikian, kita tidak boleh lengah. Potensi kebencanaan tetap ada dan harus kita hadapi dengan kesiapan serta profesionalisme,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia mendorong agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, baik bagi petugas maupun masyarakat, guna memastikan kesiapan yang optimal serta memperkuat sinergi lintas sektor.


“Dengan latihan yang rutin, koordinasi akan semakin solid dan kita benar-benar siap ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya didampingi Kalaksa BPBD Hendri Zulviton.


Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Korem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Yusuf Tanjung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari latihan Kogabwilhan I yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.


“Latihan ini melibatkan sekitar 500 personel gabungan dengan dukungan peralatan darat dan laut. Adapun skenario latihan mencakup evakuasi di laut, penyelamatan di ketinggian seperti pohon dan billboard, penanganan korban pada bangunan runtuh, serta prosedur penanganan medis darurat,” pungkasnya. (**)



SUMBARNET - Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Sumatera Barat, di Masjid Baiturrahmah, Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (18/4/2026).


Kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustadz Tgk. Habibi An Nawawi, Lc., M. Dipl, dai asal Aceh yang merupakan pemenang Juara I AKSI Indosiar 2026, sekaligus melaksanakan penggalangan donasi untuk Palestina.


Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada LAZ Al-Azhar yang telah menginisiasi kegiatan tabligh Akbar ini. Ia berharap momentum ini dapat menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.


“Kegiatan ini mengingatkan kita semua bahwa masih banyak saudara-saudara kita di Palestina yang membutuhkan uluran tangan. Ada yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup, bahkan harus tinggal di pengungsian karena kondisi yang tidak memungkinkan,” ujarnya.


Lebih lanjut, Fadly Amran menyinggung kondisi global yang tengah menghadapi berbagai tantangan dan berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat dunia. Ia juga mengajak masyarakat Kota Padang untuk bersyukur karena Indonesia tetap dalam kondisi aman dan damai. 


“Sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila, kita harus terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Kedamaian sejati bukan hanya di luar, tetapi juga di dalam hati setiap individu,” jelasnya.


Fadly juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung kegiatan keagamaan melalui berbagai aktivasi Program Smart Surau. Program ini bertujuan menghidupkan kembali peran masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat.


“Program ini merupakan penguatan dari praktik baik yang selama ini telah dilakukan oleh pengurus masjid dan musala. Pemerintah hadir memperkuat program tersebut melalui kegiatan Subuh Mubarakah, ruang pembelajaran digital, serta penguatan pendidikan keagamaan bagi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” pungkasnya. (**)



Medan Baru - Viral di media sosial, warga menangkap dua orang pelaku jambret di Jalan Darussalam, Babura, Kecamatan Medan Baru.


Korban yang belakangan diketahui bernama Desi Agustina melintas di Jalan Darussalam bersama rekannya menggunakan sepeda motor.


Saat berada di Simpang Gajah Mada, dua terduga pelaku yang diketahui bernama Daniel dan Maliki memepet kendaraan korban. Salah satu pelaku kemudian merampas telepon genggam milik Desi yang terletak di dashboard motor.


Tidak terima handphone-nya dibawa kabur, kedua korban berteriak minta tolong. Kedua jambret pun akhirnya ditangkap warga di Jalan Darussalam.


Tak mau kehilangan moment, warga menyalurkan 'bakat alami' ke jambret tersebut.


Beruntung, petugas Polsek Medan Baru tiba di lokasi dan langsung mengamankan keduanya untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Fandi Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.


“Benar, sudah kita amankan,” ujarnya singkatnya. (**)