SUMBARNET - Perolehan medali Kontingen Sijunjung pada ajang Porprov XVI Sumbar terus menunjukkan progres. Memasuki hari ketiga jalannya Porprov, Kontingen Sijunjung telah sukses meraih sejumlah medali dari berbagai Cabor dan kelas pertandingan yang diikuti.


Informasi yang dihimpun, hingga Minggu (4/10) Kontingen Sijunjung telah sukses mendulang 3 medali emas yang disumbangkan dari Cabor Taekwondo dan dua emas dari Cabor arung jeram (FAJI).


Hingga kini, Cabor Taekwondo telah menyumbangkan 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Sedangkan Cabor arung jeram (FAJI) telah meraih 2 medali emas dan 2 perak.


Ditambah dengan 5 medali perunggu dari Cabor panahan, 3 perunggu dari senam dan 1 perunggu dari Kabaddi. Jika di total, Kontingen Sijunjung telah mengantongi 3 medali emas, 3 perak dan 10 perunggu. 


Ketua KONI Sijunjung, Rusdianto berharap perolehan medali yang didapat Kontingen Sijunjung bisa terus meningkat, serta memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Sijunjung.


"Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para atlet, pelatih dan tim official yang telah berjuang memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sijunjung terutama dalam pelaksanaan Porprov Sumbar kali ini," tutur Rusdianto.


Untuk diketahui, perolehan medali tersebut belum secara keseluruhan, melainkan hanya dari beberapa Cabor yang telah dipertandingkan. 


Pelaksanaan Porprov hingga kini masih bergulir di sejumlah kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah pelaksanaan. Begitu juga dengan sejumlah Cabor yang masih menunggu jadwal pertandingan hingga tanggal 14 Oktober 2026 mendatang.


"Semoga di pertandingan selanjutnya para atlet Sijunjung bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik. Tetap jaga kesehatan, jaga kekompakan dan jaga nama baik Kabupaten Sijunjung," harap Ketua KONI Sijunjung. (*)

 


PADANG — Puluhan pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah Provinsi Sumatera Barat (Mada Sumbar) dibawah pimpinan Kamada Surya Jufri, S.Sos, MM, menunjukkan semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong (goro) bersama di sekretariat jalan By Pass, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, Minggu (4/10/2026).


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka melakukan pembenahan dan penataan sekretariat agar menjadi tempat yang lebih nyaman, representatif serta mampu menunjang berbagai aktivitas organisasi ke depannya.


Goro bersama tersebut dikomandoi oleh Panglima LMP Mada Sumbar, Ade Putra Koto. Sejumlah pengurus dan anggota terlihat bahu-membahu mengerjakan berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan lingkungan sekretariat, menata ruangan, merapikan sejumlah fasilitas hingga melakukan pembenahan terhadap bagian-bagian sekretariat yang dinilai perlu diperbaiki.


Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Para pengurus dan anggota bekerja secara bersama-sama tanpa membedakan jabatan maupun posisi dalam organisasi.


Bagi LMP Mada Sumbar, kegiatan gotong royong tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas untuk membersihkan dan memperbaiki sekretariat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, kekompakan serta rasa memiliki terhadap organisasi.


Panglima LMP Mada Sumbar Ade Putra Koto mengatakan, kegiatan goro bersama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan di internal organisasi sekaligus mempersiapkan sekretariat agar dapat digunakan secara maksimal untuk menunjang kegiatan LMP Mada Sumbar.


Menurutnya, sekretariat memiliki peranan penting sebagai pusat koordinasi dan komunikasi organisasi. Karena itu, kondisi sekretariat harus terus ditata dan dibenahi sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh pengurus maupun anggota yang datang untuk menjalankan aktivitas organisasi.


"Kegiatan goro ini kita lakukan bukan hanya untuk membenahi dan membersihkan sekretariat, tetapi yang paling utama adalah membangun kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran LMP Mada Sumbar. Dengan turun bersama, kita ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi," ujar Ade Putra Koto.


Ia menambahkan, semangat gotong royong merupakan salah satu nilai penting yang harus terus dipelihara di tengah kehidupan berorganisasi. Menurutnya, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan apabila dilakukan secara bersama-sama dengan semangat kekeluargaan.


"Kita ingin membangun budaya organisasi yang mengedepankan kebersamaan, kepedulian dan kerja nyata. Sekecil apa pun pekerjaan yang dilakukan bersama-sama akan memberikan manfaat yang besar bagi organisasi. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan dan saling mendukung," katanya.


Ade juga berharap keberadaan sekretariat yang semakin tertata nantinya dapat menjadi pusat kegiatan yang mampu mendukung berbagai program LMP Mada Sumbar, baik kegiatan internal organisasi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.


"Kita berharap sekretariat ini nantinya menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, berdiskusi, menyusun program dan melakukan koordinasi. Dari tempat inilah kita ingin melahirkan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat, tidak hanya bagi anggota LMP, tetapi juga bagi masyarakat," tuturnya.


Sementara itu, Kamada LMP Sumbar Surya Jufri, S.Sos, MM, mengapresiasi antusiasme dan kekompakan seluruh pengurus serta anggota yang ikut dalam kegiatan goro tersebut.


Menurut Surya Jufri, kehadiran puluhan pengurus dan anggota dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap LMP Mada Sumbar masih terjaga dengan baik.


"Kami sangat mengapresiasi semangat seluruh pengurus dan anggota yang hadir dan ikut bergotong royong. Ini menunjukkan bahwa LMP Mada Sumbar memiliki semangat kebersamaan dan rasa memiliki yang kuat terhadap organisasi," ujar Surya Jufri.


Ia menilai, pembenahan sekretariat menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kelembagaan organisasi. Dengan sekretariat yang tertata dan nyaman, diharapkan koordinasi antarjajaran dapat berjalan lebih baik serta berbagai agenda organisasi dapat dipersiapkan secara maksimal.


"Harapan kami, setelah dilakukan pembenahan ini, sekretariat bisa menjadi rumah bersama bagi seluruh keluarga besar LMP Mada Sumbar. Tempat untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, menyusun program dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif," katanya.


Surya Jufri juga berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada pembenahan sekretariat saja.

 

Semangat yang sama diharapkan dapat terus dibawa dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan organisasi ke depan.


"Semoga semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga. Jangan hanya saat melakukan goro, tetapi juga dalam setiap pelaksanaan program organisasi. Kita ingin seluruh jajaran LMP Sumbar semakin solid, kompak dan mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat," ungkapnya.


Lebih lanjut, Surya Jufri menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kekompakan dan kemauan seluruh anggotanya untuk bekerja bersama.


Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran LMP Mada Sumbar untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat silaturahmi dan mengedepankan semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan.


Kegiatan goro yang berlangsung Minggu tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaranggota. Di tengah aktivitas pembenahan sekretariat, komunikasi dan interaksi antarpengurus berlangsung dalam suasana kekeluargaan.


Dengan semakin tertatanya sekretariat LMP Mada Sumbar di Jalan By Pass Lubeg, diharapkan tempat tersebut dapat menjadi pusat aktivitas organisasi yang lebih representatif sekaligus menjadi ruang bersama bagi jajaran LMP dalam merancang dan menjalankan berbagai kegiatan ke depan.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan puluhan pengurus dan anggota tersebut juga menjadi gambaran bahwa kebersamaan masih menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun organisasi yang solid, aktif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kamada LMP Sumbar Surya Jufri menginstruksikan kepada seluruh jajaran dapat mempertahankan semangat tersebut serta terus membangun organisasi melalui kerja nyata, kebersamaan dan kegiatan-kegiatan yang konstruktif.


"Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kekompakan dan terus bergerak bersama. Kita ingin LMP Mada Sumbar semakin solid, semakin tertata dan ke depan semakin banyak memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Sumatera Barat," pungkas Surya Jufri. (**)



SUMBARNET - Kontingen Kabupaten Sijunjung kembali menorehkan prestasi pada hari ketiga pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.


Cabang olahraga Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Sijunjung sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak pada nomor R4 Sprint yang digelar di Batang Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (4/10/2026).


Medali emas diraih oleh tim R4 Sprint Putri, sedangkan medali perak dipersembahkan tim R4 Sprint Putra.


Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua KONI Kabupaten Sijunjung, Rusdianto, bersama Ketua FAJI Kabupaten Sijunjung, Sepman Hadi. Apresiasi diberikan atas perjuangan, kerja keras, dan prestasi para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sijunjung di ajang Porprov XVI Sumbar 2026.


Tim R4 Sprint Putri yang berhasil meraih medali emas diperkuat oleh:


Elmira – Dinas Kesehatan


Puja Safna – SD 35 Aie Angek


Yolanda Furnama Sari


Zahratul Jannah


Nazhifah Wal Hasanah – SMA 1 Sijunjung


Sementara itu, medali perak pada nomor R4 Sprint Putra diraih oleh:


Yudi Iprianto


Sapriwanto


Randi Andika


Wenggra Desmariadi


Agil Purnama


Tim tersebut berada di bawah manajemen Sepman Hadi, dengan Dodi Friyantori sebagai pelatih.


Raihan dua medali tersebut menjadi bukti semangat, kerja keras, dan kekompakan atlet FAJI Kabupaten Sijunjung dalam menghadapi persaingan di Porprov XVI Sumbar 2026.


Prestasi ini diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi seluruh kontingen Sijunjung untuk terus berjuang dan menambah koleksi medali hingga berakhirnya pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026. (Ovi)

 


PADANG — Membayar pajak kendaraan bukan sekadar memenuhi kewajiban sebagai warga negara. Di balik pajak yang dibayarkan, ada kontribusi masyarakat yang ikut mendukung berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan di Sumatera Barat.


Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, saat menghadiri kegiatan Gebyar Pajak, Sabtu (3/10/2026). Ia mengajak masyarakat melihat pembayaran pajak sebagai bagian dari kepedulian bersama terhadap kemajuan daerah.


“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, saya menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Muhidi.


Menurutnya, kegiatan seperti Gebyar Pajak memiliki arti penting untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan informasi perpajakan sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama.


Muhidi menyebut pajak menjadi salah satu sumber penting yang membantu pemerintah daerah menjalankan pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berkembang, Sumatera Barat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah," ujarnya.


Salah satu sumber yang memiliki peran penting adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Penerimaan dari sektor ini menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah yang kemudian mendukung berbagai kebutuhan pembangunan.


Karena itu, Muhidi berharap kesadaran membayar pajak dapat tumbuh secara perlahan dan menjadi kebiasaan baik di tengah masyarakat.


“Kita tentu ingin masyarakat membayar pajak bukan hanya karena takut terkena sanksi. Lebih dari itu, kita ingin tumbuh kesadaran bahwa membayar pajak merupakan bagian dari tanggung jawab dan kontribusi kita untuk pembangunan daerah,” ujarnya.


Menurut Muhidi, semakin banyak masyarakat yang memenuhi kewajibannya tepat waktu, semakin besar pula ruang yang dimiliki pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program yang dibutuhkan masyarakat.


Ia juga melihat pembayaran pajak memiliki kaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang baik, terutama jalan, akan membantu memperlancar mobilitas, distribusi barang dan kegiatan usaha.


"Dengan demikian, manfaat pajak tidak hanya dirasakan dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga dapat mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha," katanya.


Muhidi menilai, upaya meningkatkan kesadaran pajak perlu dibarengi dengan pelayanan yang semakin mudah.


Masyarakat harus mendapatkan kemudahan ketika ingin memenuhi kewajibannya. Karena itu, berbagai inovasi pelayanan, seperti Samsat keliling, pelayanan di pusat-pusat aktivitas masyarakat serta layanan digital, perlu terus dikembangkan.


“Semakin dekat dan mudah pelayanan, tentu akan semakin membantu masyarakat dalam memenuhi kewajibannya,” katanya.


Selain pelayanan, komunikasi mengenai pajak juga perlu disampaikan dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat.


Muhidi mendorong agar edukasi perpajakan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga memanfaatkan berbagai ruang komunikasi yang banyak digunakan masyarakat saat ini.


"Media sosial, video pendek, radio, komunitas otomotif, kegiatan masyarakat hingga kolaborasi dengan generasi muda dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi mengenai pajak dengan cara yang lebih menarik," ujarnya.


Masyarakat, kata dia, perlu mengetahui secara sederhana kapan pajak harus dibayarkan, bagaimana proses pembayarannya, di mana layanan dapat diakses serta bagaimana pajak tersebut memberikan manfaat bagi daerah.


Karena itu, Muhidi berharap Gebyar Pajak tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi awal dari gerakan bersama untuk membangun kebiasaan baik dalam memenuhi kewajiban perpajakan.


“Pesan yang disampaikan melalui kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau masyarakat hingga ke nagari dan lingkungan tempat mereka beraktivitas,” ujarnya.


Muhidi juga menilai pengelolaan pajak perlu didukung data yang baik. Pemerintah perlu mengetahui kondisi kendaraan yang terdaftar, tingkat kepatuhan masyarakat serta wilayah yang masih membutuhkan pendekatan dan informasi lebih lanjut.


"Dengan data yang akurat, pelayanan maupun edukasi dapat diberikan secara lebih tepat sesuai kebutuhan masyarakat," sebutnya 


Di sisi lain, Muhidi mengingatkan pentingnya membangun rasa keadilan dalam pelaksanaan kewajiban pajak.


Masyarakat yang telah membayar pajak tepat waktu perlu merasa bahwa kontribusinya dihargai. Sementara bagi masyarakat yang belum memenuhi kewajiban, pendekatan persuasif dan pemberian informasi harus tetap dikedepankan.


Menurutnya, pelayanan yang baik, edukasi yang berkelanjutan dan penerapan aturan secara proporsional dapat berjalan beriringan.


Kepercayaan masyarakat juga perlu dijaga melalui pengelolaan penerimaan pajak yang transparan dan bertanggung jawab. Masyarakat perlu memahami bahwa kontribusi yang mereka berikan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun daerah.


“Pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah. Manfaatnya diharapkan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan yang semakin baik,” tutur Muhidi.


DPRD Sumbar, lanjutnya, terus mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, Jasa Raharja, pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah nagari, dunia usaha, komunitas, media serta masyarakat dalam membangun kesadaran perpajakan.


Bagi Muhidi, membayar pajak pada akhirnya bukan hanya tentang angka penerimaan. Lebih dari itu, ada semangat kebersamaan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.


“Mari kita jadikan kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor sebagai kebiasaan baik yang tumbuh dari kesadaran. Semoga semakin banyak masyarakat yang sadar, semakin mudah masyarakat memenuhi kewajibannya, dan semakin kuat kemampuan Sumatera Barat dalam membiayai pembangunan,” pungkasnya. (**)

 


SUMBARNET – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Jorong Sungai Sonsang, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial FR (40) yang diketahui bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). FR diamankan pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 00.45 WIB setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat.


Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Azhamu Suwaril, S.H., M.H., sebagaimana disampaikan Kasi Humas Polres Dharmasraya Iptu Marbawi, S.H.


Berawal dari Informasi Masyarakat


Kasus tersebut bermula ketika jajaran Satresnarkoba Polres Dharmasraya menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya seseorang yang memiliki narkotika jenis sabu di kawasan Jorong Sungai Sonsang.


Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan serangkaian penyelidikan untuk memastikan kebenaran laporan sekaligus mengidentifikasi orang yang diduga menguasai narkotika tersebut.


Setelah memperoleh informasi yang dinilai cukup, petugas bergerak ke lokasi dan mengamankan FR.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap FR dan lokasi tempat ia diamankan. Proses penggeledahan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Jorong Sungai Sonsang, Rully Yuskal, serta Ketua Pemuda setempat, Erawadi. 


Polisi Temukan Dua Plastik Klip Diduga Sabu


Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.


Barang bukti yang diamankan antara lain dua plastik klip berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu. Polisi juga menyita satu pack plastik klip bening yang diduga digunakan untuk menyimpan atau mengemas narkotika.


Selain itu, petugas mengamankan satu unit telepon seluler merek Samsung warna hitam dan satu unit timbangan digital warna hitam.


Polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika, yakni satu buah kaca pirek, seperangkat alat hisap atau bong, satu buah sendok sabu yang dibuat dari pipet plastik, serta satu buah korek api mancis.


Dalam pemeriksaan awal di lokasi, FR disebut mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan tersebut berada dalam penguasaannya saat dilakukan penindakan.


Namun demikian, seluruh barang bukti tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana narkotika.


FR dan Barang Bukti Diamankan ke Mapolres


Usai penangkapan dan penggeledahan, petugas membawa FR beserta seluruh barang bukti ke Mapolres Dharmasraya.


FR selanjutnya menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba untuk mengungkap secara terang perkara tersebut, termasuk mendalami asal-usul narkotika yang diduga sabu serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.


Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian perkara tersebut guna menentukan peran FR berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan.


Kapolres: Perangi Narkoba Secara Konsisten


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan komitmen jajarannya untuk terus melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dharmasraya.


“Kami berkomitmen untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dharmasraya. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami berharap dukungan masyarakat terus ditingkatkan karena pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri,” kata Kapolres.


Kapolres juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu kepolisian memberikan informasi apabila menemukan adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.


“Harapan kami, masyarakat tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari narkoba,” lanjutnya.


Polisi Tegaskan Penanganan Sesuai Prosedur


Pengungkapan kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika di wilayah Dharmasraya terus dilakukan tanpa memandang latar belakang pekerjaan maupun status seseorang.


Penyidik Satresnarkoba Polres Dharmasraya masih mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri sumber barang yang diduga narkotika dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.


Untuk kepentingan penyidikan, FR beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Dharmasraya.


Polisi juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba karena dampaknya tidak hanya merusak individu pengguna, tetapi juga dapat mengancam keluarga, lingkungan sosial serta masa depan generasi muda.


Dalam perkara ini, pemberitaan tetap menggunakan istilah “diduga” terhadap narkotika maupun keterlibatan FR sampai adanya kepastian hukum melalui proses peradilan. (AdF)

 


Padang, — Keluarga Besar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).


Ucapan tersebut disampaikan melalui sebuah desain publikasi resmi Ditlantas Polda Sumbar yang memuat foto kedua pejabat utama Polri tersebut, sekaligus pesan dan harapan terhadap kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Pelantikan Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Keppres Nomor 97/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Wakapolri. 


Dalam prosesi tersebut, Suyudi Ario Seto resmi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Sementara Wahyu Hadiningrat menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. Suyudi juga memperoleh kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi. 


Harapan untuk Kepemimpinan Polri


Dalam poster ucapan yang disampaikan Ditlantas Polda Sumbar, tertulis harapan agar di bawah kepemimpinan Kapolri dan Wakapolri yang baru, Polri semakin kokoh sebagai institusi yang hadir bersama masyarakat.


Pesan tersebut menekankan pentingnya peran kepolisian dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, dengan menjunjung tinggi integritas.


“Semoga di bawah kepemimpinan Jenderal, Kepolisian Negara Republik Indonesia semakin kokoh sebagai institusi yang hadir bersama rakyat melindungi, mengayomi, dan melayani dengan integritas, demi mewujudkan Polri yang presisi dan senantiasa di hati masyarakat,” demikian pesan yang tercantum dalam publikasi Ditlantas Polda Sumbar.


Pelantikan berlangsung setelah Suyudi menjalani proses di DPR RI, termasuk uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. Setelah mendapat persetujuan DPR, Suyudi kemudian dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo. 


Dorong Semangat Pengabdian


Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut menjadi bagian dari dinamika kelembagaan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan dilantiknya Kapolri dan Wakapolri baru, keduanya secara resmi mengemban tugas memimpin institusi Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Bagi jajaran kepolisian di daerah, termasuk Ditlantas Polda Sumbar, kepemimpinan baru di tingkat Mabes Polri menjadi momentum untuk terus memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.


Ucapan selamat dari Keluarga Besar Ditlantas Polda Sumbar tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan kelembagaan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kapolri serta Wakapolri yang baru dalam menjalankan amanah negara.


Dengan kepemimpinan baru tersebut, harapan terhadap Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang profesional, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab menjadi pesan yang turut mengemuka dari ucapan selamat Keluarga Besar Ditlantas Polda Sumbar. (**)

 


Padang, — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap perjalanan serta pembangunan Provinsi Sumatera Barat.


Dalam unggahan tersebut, tampak Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wadir Lantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K.


Keduanya menyampaikan ucapan “Dirgahayu Provinsi Sumatera Barat” dengan mengusung tema “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh.”


Tema tersebut menjadi pesan yang menggambarkan semangat untuk terus mendorong pertumbuhan daerah sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi berbagai tantangan.


Sinergi Kepolisian dan Pemerintah Daerah


Momentum hari jadi daerah juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.


Ditlantas Polda Sumbar sebagai bagian dari institusi kepolisian memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.


Melalui momentum tersebut, jajaran Ditlantas Polda Sumbar turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta membangun budaya tertib berlalu lintas.


Semangat “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi semangat bersama dalam mewujudkan Sumatera Barat yang aman, tertib, dan terus berkembang.


Dengan semangat hari jadi Provinsi Sumatera Barat, Ditlantas Polda Sumbar menyampaikan harapan agar sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan serta menjaga situasi kamtibmas dan keamanan lalu lintas di Ranah Minang. (**)



Padang - Tim Klewang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor roda empat (R4) jenis Isuzu Panther. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan.


Pengungkapan kasus ini tidak berhenti pada satu kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi bahwa kedua pelaku diduga menjalankan aksinya di sejumlah wilayah hingga lintas provinsi.


Hal ini disampaikan Kanit VI Buser Satreskrim Polresta Padang, Iptu Adrian Affandi melalui Kasubnit VI Buser, Ipda Ryan Fermana saat menjelaskan perkembangan pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor R4 tersebut kepada awak media, Sabtu (03/10/26) pukul 23.41 WIB.


Satu TKP di Padang, Jejak Mengarah ke Sejumlah Daerah


Ipda Ryan Fermana mengatakan, untuk wilayah Kota Padang, polisi sementara mengungkap satu lokasi kejadian, yakni di kawasan Jalan Berok Raya Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.


Namun, lanjut Ipda Ryan Fermana, berdasarkan keterangan awal kedua pelaku, polisi mendapatkan informasi mengenai dugaan aksi serupa disejumlah daerah lainnya.


‎Diantaranya terdapat satu kasus di Lubuk Lintah yang melibatkan kendaraan jenis sedan. Polisi juga mendapatkan informasi adanya perkara di wilayah Kerinci, Provinsi Jambi serta Kabupaten Solok Selatan.


Ipda Ryan Fermana menyampaikan, bahwa temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari pengembangan penyidikan untuk memastikan keterkaitan kedua pelaku dengan sejumlah kasus pencurian kendaraan didaerah lain.


Diamankan di Bungo


‎“Kedua pelaku diamankan di wilayah Bungo melalui koordinasi antara Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang dengan Satreskrim Polres Bungo,” ucap Ipda Ryan Fermana.


Ipda Ryan Fermana menjelaskan, saat itu, kedua pelaku beserta barang bukti terlebih dahulu diamankan oleh Polres Bungo. Tim Klewang Polresta Padang kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengembangan dan memastikan keterkaitan perkara tersebut.


‎“Dari kasus yang ditangani Polresta Padang, polisi mengamankan satu unit Isuzu Panther sebagai barang bukti,” jelas Ipda Ryan Fermana.


Diduga Beraksi Berdua dan Lintas Provinsi


‎Ipda Ryan Fermana menerangkan, dari pemeriksaan awal, kedua pelaku disebut mengaku kerap melakukan aksinya secara berdua. Pola tersebut juga mengarah pada dugaan bahwa keduanya tidak hanya beraksi di satu wilayah, melainkan berpindah-pindah daerah.


‎Tim Klewang kini masih mendalami apakah terdapat pelaku lain yang terlibat serta sejauh mana keterkaitan kedua orang tersebut dengan kasus pencurian kendaraan didaerah lainnya.


‎“Sesuai dengan keterangan yang kita dapatkan, mereka selalu bermain berdua dan bermain lintas provinsi,” terang Ipda Ryan Fermana.


Polisi Masih Kembangkan Kasus


‎Ipda Ryan Fermana menuturkan, bahwa pengungkapan kasus ini masih terus dikembangkan. Koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah lain, termasuk Polres Kerinci Polda Jambi untuk menelusuri dugaan keterkaitan pelaku dengan kasus pencurian kendaraan yang terjadi di wilayah tersebut.


“Kami juga masih mencocokkan keterangan para pelaku dengan laporan serta barang bukti yang ada dimasing-masing daerah,” tutur Ipda Ryan Fermana.


‎Ipda Ryan Fermana menambahkan, untuk sementara, satu unit Isuzu Panther menjadi barang bukti dalam perkara yang ditangani Tim Klewang Polresta Padang.


“Pengembangan kasus terus dilakukan guna mengungkap kemungkinan lokasi kejadian lainnya serta memastikan jaringan dan peran masing-masing pelaku dalam dugaan pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah tersebut,” pungkas Ipda Ryan Fermana. (Humas Polresta Padang)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID -Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Qupro Indonesia dan Aliansi Kemanusiaan Indonersia gelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut kunjungan resmi Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia. Tabligh Akbar berlangsung di Masjid Jami Aur Kuning, Sabtu, 3 Oktober 2026.


Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, kehadiran Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, bersama Bang Onim dan rombongan, menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan solidaritas masyarakat Bukittinggi dengan rakyat Palestina. Hal ini sejalan dengan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.


“Bukittinggi Basamo untuk Palestina, untuk Kemanusiaan bukan sekadar tema, tetapi menggambarkan kepedulian masyarakat Bukittinggi terhadap kemanusiaan. Melalui Tabligh Akbar ini, kita menyatukan doa dan ikhtiar untuk saudara-saudara kita di Palestina. Semoga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terwujudnya kedamaian, keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina,” ujar Ibnu Asis.


Wawako menambahkan, hubungan Indonesia dan Palestina memiliki sejarah persaudaraan yang kuat. Kepedulian terhadap rakyat Palestina perlu terus dijaga melalui doa, solidaritas dan aksi kemanusiaan. Wawako juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Tabligh Akbar tersebut.


Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, menyampaikan rasa syukur dapat hadir di Kota Bukittinggi dan bertemu dengan masyarakat dalam Tabligh Akbar. Ia mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Bukittinggi serta menyebut Bukittinggi sebagai kota yang indah dan memiliki sejarah penting dalam perjalanan Indonesia.


“Saya tidak pernah merasa sebagai orang asing di Indonesia. Saya merasa berada di negeri sendiri dan di tengah masyarakat sendiri. Ketika bertemu dengan masyarakat Indonesia, saya merasa tidak sendirian. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat atas sambutan, kepedulian, serta dukungan yang diberikan kepada Palestina,” ujarnya.


Gaza mungkin berada jauh di Palestina.Namun di Masjid Jami’ Aur Kuning, suasana persaudaraan itu terasa dekat.


Di antara lantunan doa, senyum jamaah dan sambutan masyarakat, terselip harapan agar kedamaian suatu hari dapat benar-benar hadir di Palestina.


Kunjungan tersebut akhirnya bukan hanya meninggalkan foto dan dokumentasi, tetapi juga sebuah kesan emosional: bahwa di tengah ribuan kilometer jarak yang memisahkan Bukittinggi dan Palestina, masih ada hati yang merasa dekat, masih ada persaudaraan yang terjaga, dan masih ada doa yang dipanjatkan untuk keselamatan rakyat Palestina. (**)


SIJUNJUNG, SUMBARNET - Kabar gembira datang dari Cabor Taekwondo Kontingen Sijunjung berhasil meraih emas pertama pada ajang Porprov Sumbar XVI yang berlangsung di Gor Alimin Sinapa, Kota Solok. Pada Sabtu (3/10).


Emas pertama Kontingen Sijunjung itu berhasil diraih atlet atas nama Ariq Zufar Manaf pada kelas under 45 dengan kemenangan telak skor 2:0 untuk Kabupaten Sijunjung.


Atlet binaan pelatih Abibul, S.Pd itu tampil gemilang sejak awal pertandingan dan berhasil menyisihkan empat atlet dari berbagai daerah yang mengikuti Cabor Taekwondo.


Laga final tersebut disaksikan langsung oleh Ketua KONI Sijunjung, Rusdianto beserta sejumlah tim pendamping dari KONI Sijunjung yang berposko di Kota Solok.


Pelatih Cabor Taekwondo Sijunjung, Abibul S.Pd mengatakan pihaknya membawa 16 orang atlet untuk berlaga di 16 kelas pada Cabor Taekwondo di Poprov XVI kali ini.


"Alhamdulillah emas pertama dari Taekwondo kita hadiahkan untuk Sijunjung. Ini baru satu kelas, kita masih ada 14 kelas lagi yang akan dipertandingkan nantinya. Semoga semua dapat hasil yang maksimal," tutur Abibul.


Tak muluk-muluk, Cabor Taekwondo Sijunjung menargetkan minimal 5 medali emas pada Porprov XVI Sumbar tahun 2026. "InsyaAllah kita targetkan minimal 5 medali emas dari Cabor Taekwondo. Mohon dukungan dan support dari seluruh pihak," terangnya.


Sementara itu, Ketua KONI Sijunjung, Rusdianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Sijunjung.


"Ini berita yang membanggakan, Alhmadulillah emas pertama Sijunjung berhasil kita raih. Semoga selanjutnya lebih banyak lagi menyusul emas dan medali lainnya dari Cabor dan atlet yang berlaga di Porprov Sumbar kali ini," ungkap Rusdianto.


Pihaknya mengatakan memberikan dukungan penuh terhadap atlet yang bertanding, serta ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh.


"Terima kasih kita sampaikan kepada Pemkab Sijunjung yang telah mendukung penuh Kontingen Sijunjung pada Porprov kali ini. Kita mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sijunjung agar atlet kita memberikan hasil terbaik pada setiap pertandingan," tambahnya. (*)