Padang - Buku novel sejarah Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi, bersi Arab sudah diterbitkan di Saudi Arabia. Bulan depan, cetak baru juga diterbitkan Gramedia grup.
“Iya saya diberi informasi oleh keturunan beliau, Khalid, buku tersebut sudah terbit di Saudi dalam Bahasa Arab,” kata penulisnya, Khairul Jasmi, di Padang, Ahad (22/3/2026).
“Foto ini diambil di kereta Haramin,” kata Khalid pada KJ sapaan si penulis. Itu, kereta cepat (Haramain High Speed Railway) di Saudi memautkan dua Kota Suci, ke Jeddah dan bandara.
Pada sampul belakang buku ditulis: “ Dari kabut putih pegunungan Sumatera, muncul seorang pemuda yang ditakdirkan untuk naik ke mimbar Masjidil Haram, sehingga suaranya menjadi gema abadi yang bergaung di lorong-lorong masjid tua. Novel ini menceritakan bab-bab perjalanan yang dibentuk oleh takdir Allah untuk mengubah wajah sejarah umat: biografi seorang ulama yang memikat hati dengan penjelasannya, dan mengejutkan zamannya dengan ensiklopedisnya yang luar biasa, dia adalah ahli fikih yang mengurai hukum-hukum mata uang sehingga menjadi dasar hukum transaksi, dan ilmuwan yang membawa umat ke orbit planet dan galaksi, serta menggerakkan pikiran dengan kehalusan perhitungan dan matematika. Dia bukan hanya seorang penceramah, tapi juga seorang pembaharu yang membersihkan akidah dari kotoran bid'ah, seorang pendidik yang membawa jiwa ke tangga-tangga spiritual, dan seorang pejuang yang mengunsung pedang kata-kata sehingga bendera-bendera kemerdekaan bergerak di belakangnya dan benteng-benteng penjajahan runtuh. Dalam karya ini, aroma sejarah Mekah bercampur dengan pesona kepulauan Indonesia, dalam narasi yang menghilangkan batas antara fiksi dan dokumentasi: untuk menggambarkan wajah Syaikhul Islam Indonesia yang memicu revolusi ilmiah dan sosial dari mihrab Haram, yang gema pengaruhnya masih bergaung di setiap rumah dan sekolah di Timur, mengungkap rahasia-rahasia kehidupan pribadinya yang lama disembunyikan. Penulis telah berusaha keras untuk menelusuri fakta-fakta dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mengisi kesenjangan dengan penelitian dan studi, untuk akhirnya menyajikan kepada kita gambaran ulama yang selama ini dicari orang dalam hiruk-pikuk sejarah, dan kini ada di tangan Anda.”
Buku versi Arab diberi judul, “ Riwayāt al-Syaikh Aḥmad bin ‘Abd al-Laṭīf al- Khatib; Imam dan khatib Masjidil Haram
Pengajar dan mufti mazhab Syafi’i
Ulama besar dari kepulauan Indonesia.
Cover buku coklat klasik dengan sentuhan golden brown. Di kiri bawah ada gambar Ka’bah lalu seseorang di atas onta. Khas Saudi. Di kanan, menara masjid dan sudut Masjid Raya Sumbar, Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi. Di antara keduanya, ada gambar kapal layar zaman lampau.
Foto-foto yang dikirim Khalid selain cover juga saat ia sedang membaca buku tersebut di sebelah kawannya. Membaca di atas kereta dengan kecepatan 300 Km/jam.
Dicetak Elex Media
————————————
Buku novel ini diterbitkan awalnya oleh Republika, namun penerbit ini sudah tutup. Elex Mediakompitindo (Kompas Gramedia Grup). Judul yang diusung, “Yang Mengajar di Gerbang Nabi: Jejak Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, dengan tebal 316 halaman.
Sebelumnya telah masuk pasar dari penerbit yang sama, buku Rahmah el Yunusiyyah. “Akan menyusul beberapa buku lainnya,” kata KJ.
Proses kreatif KJ memang sudah lama muncul. Terbudur semangatnya sejak menulis novel biografi Inyiak Canduang. Setelahnya, minimal satu buku setahun dicetak. (+)









