Pesisir Selatan --Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, meresmikan penggunaan alat Computed Tomography Scan (CT Scan) di RSUD M. Zein Painan, Selasa (4/8/2026). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi tonggak baru dalam pelayanan kesehatan karena merupakan alat CT Scan pertama yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan.
Peresmian dilakukan usai pelantikan Dewan Pengawas RSUD M. Zein Painan. Pada kesempatan itu, Hendrajoni menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Ini merupakan sejarah baru bagi Pesisir Selatan. Untuk pertama kalinya kita memiliki alat CT Scan sendiri. Masyarakat tidak perlu lagi pergi ke daerah lain untuk mendapatkan pemeriksaan penunjang yang sangat penting,” kata Hendrajoni.
Ia mengatakan, alat CT Scan tersebut akan beroperasi selama 24 jam untuk melayani masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Menurut Hendrajoni, keberadaan layanan CT Scan selama 24 jam diharapkan mampu mempercepat proses diagnosis sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan yang tepat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD M. Zein Painan.
CT Scan merupakan alat pencitraan medis yang menggunakan sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar detail organ tubuh, tulang, pembuluh darah, serta jaringan lunak. Pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi berbagai kondisi, seperti stroke, perdarahan otak, cedera akibat kecelakaan, tumor, penyakit paru-paru, hingga kelainan organ dalam, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Donna Hamrita, mengatakan alat yang digunakan merupakan CT Scan 16 slice yang mampu menghasilkan pencitraan dengan kualitas baik untuk mendukung berbagai kebutuhan diagnostik di rumah sakit.
“CT Scan 16 slice ini sudah dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan indikasi medis dan ketentuan yang berlaku. Layanan kami juga beroperasi selama 24 jam sehingga pasien, khususnya kasus kegawatdaruratan seperti stroke maupun kecelakaan, dapat segera menjalani pemeriksaan tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Donna.
Sebelum fasilitas tersebut tersedia, pasien di Pesisir Selatan yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang atau daerah lain. Kondisi itu kerap memperpanjang waktu penanganan, terutama bagi pasien dalam kondisi kritis.
Dengan hadirnya CT Scan pertama di Kabupaten Pesisir Selatan, masyarakat kini dapat mengakses layanan radiologi lanjutan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap keberadaan fasilitas ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin modern, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.(Re)









