SUMBARNET - Mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar gotong royong massal, Senin (15/2/2026).


Kegiatan dipusatkan di sepanjang rel kereta api, mulai dari Simpang Kebun Sikolos hingga Simpang Tanah Pak Lambik. Sebelum pelaksanaan, terlebih dahulu digelar apel bersama di Lapangan Bancalaweh yang dipimpin Wali Kota, Hendri Arnis.


Turut hadir Wakil Wali Kota, Allex Saputra, Kapolres, AKBP Wisnu Hadi, serta Dandim 0307/Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, bersama jajaran ASN dan unsur Forkopimda lainnya.


Dalam arahannya, Wako Hendri menyampaikan bahwa goro merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.


“Kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang menjadi arahan nasional untuk memperkuat nilai kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut kita hidupkan kembali melalui aksi nyata di lapangan,” ujarnya.


Ia menegaskan, gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya mencegah banjir dan longsor, serta menciptakan kota yang aman, sehat, dan indah dipandang.


Dalam momentum menyambut Ramadan, Wako juga mengajak ASN dan masyarakat mempersiapkan diri secara lahir dan batin.


“Ramadan adalah bulan penuh rahmat. Mari kita sambut dengan membersihkan hati, memperbanyak amal, serta memastikan rumah, kantor, dan lingkungan sekitar dalam keadaan bersih dan tertata,” katanya.


Menurutnya, ASN memiliki peran penting sebagai teladan di tengah masyarakat, baik dalam menjaga kebersihan maupun membangun budaya peduli lingkungan. Pengendalian sampah rumah tangga juga menjadi perhatian bersama dalam mewujudkan kota yang bersih dan nyaman.


“Goro hari ini kita jadikan sebagai langkah awal. Kita mulai dari diri sendiri, bersama-sama menjaga kebersihan demi mewujudkan Padang Panjang yang lebih baik,” tutupnya. (andes)

 


SUMBARNET - Stand Dekranasda Kota Padang Panjang sukses mencuri perhatian pengunjung dalam ajang Festival Yala yang digelar 13–16 Februari 2026. Mengusung konsep promosi kerajinan unggulan dan kuliner khas daerah, stand tersebut ramai dikunjungi dan banjir pembeli sejak hari pertama.


Beragam produk seperti batik, bordir, canting, hingga aneka olahan makanan khas Padang Panjang menjadi daya tarik tersendiri. Penataan stand yang artistik serta pelayanan yang ramah turut memberikan kesan positif bagi para pengunjung.


Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, didampingi Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop UKM, Rahmi, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat setempat.


“Alhamdulillah, stand Dekranasda Padang Panjang mendapat respons luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk,” ujarnya.


Menurut Ny. Maria, partisipasi dalam Festival Yala menjadi momentum penting untuk memperluas pasar produk UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kerajinan daerah ke tingkat yang lebih luas.


Festival Yala sendiri merupakan ajang promosi budaya dan produk unggulan dari berbagai daerah yang menghadirkan pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta delegasi dari berbagai wilayah. 


Keikutsertaan Dekranasda Padang Panjang diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dan memperkuat jejaring pemasaran produk kerajinan lokal, khususnya di Thailand.


Pada hari terakhir festival, Dekranasda Padang Panjang juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama Rajabhat University Yala dan KBRI Bangkok. Penandatanganan tersebut menjadi wujud dukungan perguruan tinggi dan KBRI dalam mendorong pemasaran produk UMKM Kota Padang Panjang di Yala, Thailand.


Dengan capaian ini, Dekranasda Padang Panjang optimistis produk kerajinan daerah akan semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. (cigus)

 


PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150 hingga 200 kantong darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasien.


Ia menegaskan seluruh elemen masyarakat perlu berperan aktif menjaga ketersediaan stok darah agar selalu siap dalam kondisi darurat. Bahkan, ia mendorong agar persediaan darah dapat mencapai kondisi surplus sehingga Sumatera Barat mampu membantu daerah lain yang membutuhkan.


Evi Yandri mengajak instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin.


“Kita harus memastikan stok darah selalu tersedia. Semua unsur perlu terlibat agar kebutuhan pasien terpenuhi,” kata Evi Yandri.


Evi Yandri yang juga Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar menyampaikan hal itu saat menutup kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT ke-13 Partai Gerindra di kawasan GOR Haji Agus Salim, Minggu (15/2). Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dengan melibatkan masyarakat luas.


Ia mengatakan kader Gerindra melaksanakan donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membantu keselamatan jiwa pasien yang membutuhkan transfusi.


Evi Yandri juga menyebut arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar kader menghadirkan kegiatan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


Panitia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat lebih dari 2.618 orang mengikuti donor darah selama empat hari pelaksanaan. Jumlah tersebut dinilai sebagai salah satu kegiatan donor darah terbesar yang pernah digelar organisasi atau partai politik di Sumatera Barat.


Panitia juga mencatat sekitar 30 hingga 40 persen peserta merupakan pendonor baru. Banyak warga berusia di atas 50 tahun ikut mendaftar, meski petugas membatasi sebagian peserta karena alasan kesehatan.


Evi Yandri berharap kegiatan tersebut mendorong masyarakat rutin mendonorkan darah. Ia menargetkan Sumatera Barat mampu memenuhi kebutuhan darah secara mandiri sekaligus memiliki cadangan stok.


“Kita ingin Sumbar tidak lagi kekurangan darah dan siap membantu daerah lain jika diperlukan,” ujarnya.


Partai Gerindra berencana menjadikan donor darah sebagai agenda rutin untuk membantu rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.


Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan kegiatan donor darah tersebut merupakan implementasi langsung arahan Presiden Prabowo agar kader partai menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


Ia menyebut kebutuhan darah di Sumatera Barat mencapai sekitar 200 kantong per hari. Menurutnya, capaian Gerindra Sumatera Barat yang berhasil mengumpulkan 2.618 kantong darah dalam empat hari merupakan hasil yang sangat positif dan diharapkan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Ini pencapaian yang sangat baik dan semoga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya. (**)

 


SUMBARNET - Program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung selama bulan Ramadan. Seluruh siswa wajib menjemputnya ke sekolah. 


"Kota Padang sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN), tetap memberikan MBG bagi seluruh siswa sekolah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova kepada Diskominfo, Senin (16/2/2026). 


Yopi menegaskan bahwa seluruh siswa sekolah libur sejak tanggal 14 Februari hingga setelah lebaran nanti. Seluruh siswa fokus mengikuti Pesantren Ramadan di masjid dan musala masing-masing. 


"Meski siswa fokus di Pesantren Ramadan, akan tetapi siswa wajib mendatangi sekolah untuk mengambil paket MBG," terang Yopi.


Pemko Padang menetapkan, pengambilan MBG di sekolah masing-masing sebanyak dua kali dalam sepekan. Yakni pada hari Senin dan Jumat. 


"MBG dirapel sekali dalam tiga hari, silahkan datangi sekolah pada hari Senin dan Jumat untuk mengambil MBG dan dibawa pulang," ungkap Yopi. 


Terpisah Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menyebut, menu MBG pada bulan puasa bukan lagi menu yang dapat langsung dimakan. Akan tetapi berganti menjadi makanan ringan dalam kemasan. 


"Seperti libur-libur sebelumnya, menu MBG diubah menjadi makanan ringan," katanya. 


Menu makanan ringan itu berupa biskuiit, susu kotak dan lainnya. Menu telah melalui pertimbangan protein yang mencukupi. Menu  itu dapat tahan lama dan dikonsumsi pada saat berbuka puasa.(Charlie)

 


SUMBARNET - Estafet kepemimpinan remaja di Kota Padang memasuki babak baru. Fathir Latif dan Nikita Arhimah Putri resmi dinobatkan sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang 2026 dalam puncak apresiasi yang digelar di Gedung Youth Center Padang, Sabtu (14/2/2026). Kemenangan keduanya menjadi simbol semangat "Satu Dekade GenRe Kota Padang" dalam mencetak role model bagi generasi muda.


Fathir Latif, yang mewakili PIK-R Smansic SMA Negeri 9 Padang berhasil menyabet gelar Winner Putra. Sementara itu, gelar Winner Putri diraih Nikita Arhimah Putri dari SMA Negeri 2 Padang & PIK-R Dihati. Keduanya terpilih setelah menyisihkan ratusan peserta melalui proses seleksi dan karantina yang ketat.


Wali Kota Padang, Fadly Amran menyatakan bahwa kehadiran Duta GenRe merupakan langkah strategis untuk membentengi remaja dari berbagai risiko sosial. 


Ia menegaskan, peran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai influencer yang membawa dampak nyata di lapangan.


"Padang Balomba, Padang Juara. Kita ingin membuktikan bahwa anak muda Padang bisa menjadi pengaruh baik bagi sekitarnya. Intinya adalah membentuk keluarga yang berencana, menjauhi pergaulan bebas, menolak LGBT, dan tidak terlibat tawuran. Sesulit apa pun kondisinya, gerakan ini harus tetap kita jalankan demi masa depan bangsa," ujar Fadly.


Pemilihan tahun ini diikuti oleh 200 peserta yang berasal dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sekolah, Kampung KB, hingga tingkat Kelurahan. Sebelum mencapai puncak apresiasi, para peserta melalui serangkaian workshop edukasi, termasuk kolaborasi dalam pencegahan stunting.


Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memastikan para finalis dibekali kompetensi mumpuni. 


Selama masa karantina, mereka mendapatkan bimbingan dari psikolog, pakar public speaking, Dinas Kesehatan, hingga BKKBN agar siap menjadi duta yang kredibel di masyarakat.


Sebagai perwakilan terpilih, Nikita Arhimah Putri berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi GenRe kepada rekan sebaya.


"Saya berharap Duta GenRe dapat lebih menginspirasi banyak orang, terutama remaja, dalam merencanakan masa depan mereka dengan matang," ungkap Nikita.


Setali tiga uang, Fathir Latif juga telah menyiapkan langkah nyata untuk masa jabatannya. Ia menekankan pada perbaikan sistem pendukung bagi remaja di Kota Padang.


"Target saya adalah membangun ekosistem GenRe yang lebih baik lagi dan turut serta secara aktif dalam mencerdaskan masa depan bangsa melalui edukasi pendewasaan usia perkawinan," tegas Fathir.


Keberhasilan perhelatan ini merupakan buah sinergi antara Pemerintah Kota Padang, Forum GenRe, BKKBN Provinsi Sumatera Barat, serta berbagai mitra strategis. 


Dengan terpilihnya pemenang baru, Kota Padang optimistis dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga terencana dalam menjalani fase kehidupan. (Defrianto/Taufik)

 


SUMBARNET - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir meresmikan Masjid Nurul Yaqin yang berlokasi di Kelurahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), pada Jumat (13/2/2026). Peresmian ini menandai babak baru bagi warga setempat dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kegiatan sosial keagamaan.


​Prosesi peresmian diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Wali Kota Padang sebagai simbol resmi beroperasinya rumah ibadah tersebut.


​Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan bahwa fungsi masjid harus melampaui tempat salat.


​"Mesjid bukan hanya bangunan fisik untuk ibadah ritual, tetapi harus menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan agama bagi generasi muda, serta tempat memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat," ujar beliau.


​Senada dengan hal tersebut, Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga yang telah bergotong-royong hingga pembangunan masjid rampung. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga dalam memakmurkan tempat ibadah tersebut.


​Diresmikannya Masjid Nurul Yaqin, diharapkan aktivitas keagamaan di wilayah Koto Baru Nan XX semakin semarak, membawa keberkahan bagi lingkungan, serta melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia melalui berbagai kegiatan syiar Islam.(Defrianto / Charlie)

 


SUMBARNET - Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai memetakan strategi pengamanan dan penertiban umum menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Langkah ini diambil untuk memastikan kekhusyukan ibadah masyarakat tetap terjaga dari gangguan ketertiban.


Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menegaskan bahwa Pemko akan memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan dan penginapan. Ia menyoroti adanya modus pelanggaran pada penginapan yang menggunakan label "syariah" namun praktiknya tidak sesuai aturan.


"Visi Kota Padang berlandaskan agama dan budaya. Kita akan awasi terus, termasuk tempat hiburan malam yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut," ujar Maigus Nasir saat memimpin apel gabungan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Mako Satpol PP Kota Padang, Jumat (13/2/2026).


Apel gabungan ini diikuti jajaran Satpol Kota Padang, Satgas, seluruh pihak pimpinan kecamatan, serta Dubalang dari kecamatan se-Kota Padang.


Untuk mendukung efektivitas pengawasan, Maigus Nasir menyebut Pemko Padang telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, diantaranya penerbitan Surat Edaran (SE) untuk pengaturan jam operasional hotel, tempat hiburan, serta larangan petasan akan segera disosialisasikan sebelum memasuki bulan puasa.


Personel di lapangan juga dibekali perangkat radio komunikasi khusus untuk mempercepat koordinasi lintas kecamatan jika ditemukan gangguan keamanan yang memerlukan dukungan cepat.


"Pemko akan bertindak tegas terhadap anggota Dubalang atau Satgas yang tidak disiplin. Para koordinator diminta memberikan laporan kinerja yang transparan di wilayah masing-masing," ujarnya. 


Selain pengawasan tempat usaha, Pemko Padang juga memberikan atensi pada tradisi balimau atau mandi keramas massal yang kerap dilakukan warga menjelang Ramadhan.


Petugas akan dikerahkan di titik-titik pemandian untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air dan memastikan ketertiban di lokasi keramaian.


Maigus Nasir menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan untuk bekerja secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun kepada masyarakat.


"Kita ingin komunikasi lintas kecamatan berjalan baik. Momentum Ramadhan ini harus menjadi waktu yang tepat untuk mengembalikan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Padang," pungkasnya. (Taufik/Filsa)

 


PADANG - Kepengurusan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) periode 2025-2028 akan segera dilantik. Pelantikan tersebut akan dirangkai dengan kegiatan Berbuka Puasa dan Doa Bersama, sekaligus penyerahan Medal of Honor dan Sertifikat Bakti untuk Negeri kepada 24 tokoh dan lembaga peduli bencana pada Sabtu, 7 Maret 2026.


Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menyampaikan bahwa doa dan berbuka bersama ini digelar tepat tiga bulan pascabencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Indonesia, termasuk sejumlah daerah di Sumbar.


“Ini merupakan bentuk Bhakti untuk Negeri dari JPS, sekaligus refleksi dan doa bersama untuk para korban bencana,” ujar Adrian usai rapat panitia yang dipimpin Ketua Panitia Pelantikan, Almudazir, Senin (16/2/2026) di Padang.


Menurut Adrian, para tokoh dan lembaga pemerintah, swasta, serta BUMN yang menerima Anugerah Medal of Honor (Bhakti untuk Negeri) dipilih berdasarkan hasil pengamatan langsung, konsistensi aksi di lapangan, serta rekam jejak digital terkait kepedulian mereka terhadap penanganan bencana.


“Kepedulian itu terlihat sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan. Aksi mereka menginspirasi banyak pihak, khususnya dalam penanganan bencana di Sumbar dan Sumatera pada umumnya,” katanya.


Ia menambahkan, tim perumus Medal of Honor JPS awalnya menghimpun sekitar 110 nama tokoh dan lembaga melalui penelusuran mesin pencari dan pemantauan media.


Proses penilaian dilakukan secara maraton hingga akhirnya ditetapkan 12 penerima dari kategori tokoh dan 12 dari kategori lembaga yang dinilai paling layak menerima penghargaan.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Almudazir, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi.


“Pelantikan ini merupakan momentum pengabdian JPS kepada masyarakat dan daerah,” ujarnya, didampingi Penasehat JPS Sumbar Novianto Ucok, serta puluhan anggota JPS dari berbagai media di Sumbar. 


Panitia menyebutkan, seluruh rangkaian kegiatan masih bersifat tentatif dan akan terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan.


Diharapkan, kegiatan ini dapat memperkuat peran media dalam pembangunan daerah serta meningkatkan sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat.


Berikut calon penerima Medal of Honor JPS Bakti untuk Negeri


Kategori Tokoh:

1. Dony Oskaria

2. Andre Rosiade

3. Zigo Rolanda

4. Vasko Ruseimy

5. Sonny Affandi

6. Ferry Irwandi

7. Maigus Nasir

8. Rahmat Saleh

9. Harneli Bahar

10. Nevi Zuairina

11. Nurhayati Subakat

12. Raffi Ahmad


Kategori Lembaga:

1. Pertamina Patra Niaga Area Sumbar

2. Hutama Karya

3. Angkasa Pura II - BIM

4. PT Semen Padang

5. Bank Negara Indonesia

6. Bank Nagari

7. Nindya Karya

8. Kementerian Perhubungan

9. IKM

10. Polda Sumatera Barat

11. BP BUMN

12. Kodam I Bukit Barisan/Tuanku Imam Bonjol (*)



SUMBARNET - Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat, Zigo Rolanda, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Minggu, (15/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pembangunan sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026.


Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan DPR terhadap pembangunan di wilayah kepulauan yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan. 


Walaupun Mentawai telah keluar dari kategori daerah tertinggal sejak 2024, kawasan ini masih masuk dalam wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) sehingga membutuhkan perhatian berkelanjutan.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam publikasi Mentawai Dalam Angka 2025, tingkat kemiskinan di daerah tersebut mencapai 13,87 persen, tertinggi di Sumatera Barat. 


Pertumbuhan ekonomi tercatat 3,97 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia berada pada angka 66,67. Nilai tersebut menjadi yang terendah di provinsi, dengan PDRB per kapita sekitar Rp67,35 juta.


Zigo menilai capaian keluar dari status daerah tertinggal belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan pembangunan. Ia menekankan perlunya kebijakan afirmatif agar kesenjangan antarwilayah dapat diperkecil.


“Masih banyak sektor yang harus dipercepat, terutama infrastruktur dasar, konektivitas antar-pulau, layanan pendidikan dan kesehatan, serta upaya mitigasi bencana. Mentawai perlu didorong agar mampu mengejar ketertinggalan,” katanya.


Dalam rencana pembangunan nasional 2025–2029, pemerintah pusat menempatkan daerah 3T sebagai prioritas melalui peningkatan layanan publik, penguatan sektor pendidikan dan gizi masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar, serta penyediaan energi.


Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah merencanakan sejumlah proyek strategis di Mentawai. Di antaranya preservasi jalan dan jembatan ruas Tua Pejat–Rokot–Sioban–Katiet dengan anggaran Rp29,3 miliar, pembangunan pengaman pantai di Sikabaluan senilai Rp11,2 miliar, pengembangan Dermaga Siberut sebesar Rp55,5 miliar yang telah memasuki tahap konstruksi, serta pengembangan Dermaga Sioban senilai Rp20 miliar yang masih dalam proses tender ulang.


Di sektor pendidikan, pemerintah juga menjalankan rehabilitasi dan renovasi MTsN 2 Kepulauan Mentawai serta MAS Mardatillah melalui Satker Pelaksana Prasarana Strategis guna meningkatkan kualitas sarana belajar.


Namun, rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) belum dapat dilanjutkan dalam pembahasan R-APBN 2026. 


Hal ini disebabkan belum tersedianya dokumen teknis seperti Review Criteria (RC) dan Detail Engineering Design (DED).


Menurut Zigo, kesiapan dokumen perencanaan menjadi syarat utama agar program dapat segera dijalankan dan tidak kehilangan peluang pendanaan.


Ia mendorong pemerintah daerah segera melengkapi dokumen teknis tersebut, termasuk dengan berkoordinasi bersama BPBPK Sumbar apabila terdapat keterbatasan sumber daya manusia.


“SPAM dan TPST sangat dibutuhkan masyarakat. Perencanaan harus segera diselesaikan agar anggaran bisa kembali diperjuangkan pada pembahasan berikutnya,” ujarnya.


Zigo juga mengingatkan tanggung jawab pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008.


Kunjungan kerja itu turut melibatkan perwakilan BPJN Sumbar, BWS V Padang, BPBPK Sumbar, BPTD Sumbar, Satker PPS, KUPP, serta mitra kerja Komisi V DPR RI lainnya yang meninjau langsung kondisi lapangan.


Ia menegaskan Komisi V DPR RI akan terus mengawal pembangunan Mentawai agar program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Pembangunan Mentawai harus menjadi perhatian bersama. Kami ingin setiap program benar-benar terlaksana dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (***)

 


PADANG, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Barat mencatat sejarah baru. Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 partai berlambang kepala garuda tersebut, kegiatan donor darah yang digelar selama empat hari, 12–15 Februari 2026, berhasil mengumpulkan 2.618 kantong darah dan disebut sebagai yang terbesar sepanjang pelaksanaan kegiatan serupa di Sumbar.


Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat yang juga Sekretaris Gerindra Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata partai terhadap masyarakat, terutama di tengah kondisi sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana.


Menurutnya, pelaksanaan kegiatan sosial ini merupakan arahan langsung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar peringatan HUT partai tahun ini tidak diisi dengan kegiatan seremonial maupun foya-foya.


“Ketua Umum menginstruksikan agar kader Gerindra dari DPD hingga DPC melaksanakan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi daerah yang tidak terdampak bencana diminta membantu daerah yang terdampak. Itu yang kami jalankan di Sumatera Barat,” ujar Evi, Minggu (15/2/2026).


Selain donor darah, DPD Gerindra Sumbar juga menyalurkan sekitar 65.000 paket sembako yang disebar ke berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.


Evi menyebut, berdasarkan data panitia dan PMI, capaian 2.618 kantong darah ini menjadi rekor donor darah terbesar yang pernah dilaksanakan di Sumatera Barat, baik oleh OKP, ormas, maupun kader partai.

Menariknya, sekitar 30 hingga 40 persen dari total pendonor merupakan pendonor baru. Bahkan pada hari terakhir, sejumlah warga berusia di atas 50 tahun tetap antusias ingin mendonorkan darahnya meski secara medis sebagian tidak direkomendasikan.


“Antusiasme masyarakat luar biasa. Banyak yang baru pertama kali donor karena terinspirasi kegiatan ini. Setitik darah sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit,” katanya.


Evi berharap, munculnya pendonor baru ini dapat menjadi kebiasaan positif ke depan sehingga persoalan kekurangan stok darah di Sumbar bisa teratasi, bahkan berpotensi surplus untuk membantu daerah tetangga.


Sementara itu, Ketua DPP Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar seluruh kader partai menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Di Kota Padang saja kebutuhan darah mencapai sekitar 200 kantong per hari. Alhamdulillah, Gerindra Sumatera Barat berhasil mengumpulkan 2.618 kantong darah dalam empat hari. Ini capaian luar biasa dan semoga bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.


Dengan capaian tersebut, HUT ke-18 Gerindra di Sumbar tak hanya menjadi perayaan internal partai, tetapi juga momentum aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan kemanusiaan. (**)