PEKANBARU — Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia wilayah Riau (Perdatin) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi” pada Sabtu, 7 Maret 2026.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Putra Harapan yang menampung 35 anak. Dalam kunjungan tersebut, para pengurus dan anggota Perdatin Riau menyerahkan bantuan serta meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anakanak panti.


Suasana hangat terlihat ketika para anggota organisasi berdialog dan memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.


Selain kunjungan ke panti asuhan, Perdatin Riau juga membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas disekitar Jalan Diponegoro sebagai bentuk kepedulian kepada umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.


Ketua Perdatin Riau, dr T Arfi Sulaiman Sp.An-TI mengatakan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan dan berharap bantuan yang diberikan dapat membawa kebahagiaan bagi adik-adik di panti asuhan, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.


Tidak hanya sampai di situ, pada malam harinya para anggota Perdatin Riau juga melanjutkan kegiatan dengan Sahur On The Road di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.


Dalam kegiatan tersebut, paket sahur dibagikan kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari, seperti pekerja malam dan petugas kebersihan.


Melalui kegiatan Ramadhan Berbagi ini, Perdatin Riau berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan. (red)



SUMBARNET - Nama besar selebritas nasional Raffi Ahmad yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, ikut memberi perhatian terhadap rencana penyelenggaraan BOM Run 2026. Raffi bahkan mengajak para pelari dari berbagai daerah di Indonesia untuk datang dan meramaikan ajang tersebut.


Menurut Raffi, event lari saat ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi gaya hidup sekaligus magnet wisata yang mampu menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, kegiatan seperti BOM Run dinilai sangat strategis jika dikemas dengan baik dan konsisten.


“Event seperti ini bukan hanya soal lomba lari. Ini juga soal kebersamaan, promosi daerah, dan kebanggaan terhadap tempat yang kita miliki. Saya mendukung BOM Run 2026 dan berharap banyak runner dari seluruh Indonesia bisa datang meramaikan,” ujar Raffi.


Raffi juga menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah event sport tourism berskala nasional. Keindahan alam, kekayaan budaya, serta kuliner khas daerah dinilai menjadi daya tarik yang bisa membuat para pelari sekaligus wisatawan datang berkunjung.


Dukungan Raffi terhadap BOM Run juga dinilai memiliki arti penting, mengingat saat ini ia memegang peran strategis di pemerintahan. 


Dalam posisi tersebut, Raffi bertugas membantu pemerintah dalam melakukan akselerasi serta sinkronisasi berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan generasi muda dan pekerja seni di Indonesia. Ia juga telah memiliki ruang kerja khusus dan aktif melakukan berbagai kunjungan dinas dalam menjalankan tugasnya.


Dengan dukungan berbagai tokoh nasional, termasuk Raffi Ahmad, diharapkan BOM Run 2026 dapat berkembang menjadi salah satu event lari bergengsi di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat dalam peta sport tourism nasional.(*)



Padang, - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman menyerahkan bantuan untuk Musala Nur Ishlah, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu, (7/3/2026). 


"Alhamdulillah, kami menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta untuk pembangunan musala ini," kata Evi Yandri, ketika Safari Ramadan di musala yang berada di kawasan Pasar Simpang Haru.


Ia menyebutkan, bantuan tersebut merupakan dari Pokirnya sebagai wakil rakyat, yang peduli terhadap pembangunan musala maupun masjid sebagai tempat beribadah. 


"Semoga bantuan ini bisa termanfaatkan secara tepat oleh pengurus, sehingga musala ini bertambah ramai jamaahnya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja," ucap Evi.


Ia menyebutkan, memakmurkan masjid atau musala adalah kegiatan yang sangat mulia sebagai umat Islam, sehingga generasi muda bisa terhindar dari pengaruh buruk perbuatan negatif. 


"Pengaruh narkoba akan merusak masa depan generasi, begitu juga aksi tawuran serta penyakit masyarakat lainnya Oleh sebab itu, peran orang tua harus aktif di sini, selain meningkatkan ibadah dengan datang ke masjid," ungkap Evi.


Evi Yandri menyarankan, setiap musala dan masjid supaya dipasang jaringan wifi (internet nirkabel), sebagai salah satu upaya untuk memakmurkan musala/masjid.


"Saya kira anak-anak tidak akan mengakses yang aneh aneh jika ada wifi, meskipun ada pro kontra, tetapi Insya Allah ini bisa upaya memakmurkan musala/masjid, sehingga saat waktu salat masuk mereka akan ikut beribadah," pungkas Evi. (*)

 


Pekanbaru, – Polda Riau memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut layanan Call Center 110 tidak responsif pada peristiwa kecelakaan tabrak lari di Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tuah Karya, Kota Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026).


Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Ruang Media Center Polda Riau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan itu dihadiri Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Kabid Propam Kombes Pol Harissandi, serta Kepala SPKT Polda Riau AKBP Jubel Maraden Segala.


Kabid Humas Polda Riau Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap korban maupun petugas operator Call Center 110.


“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban tidak pernah melakukan panggilan ke layanan 110,” ujar Pandra.


Selain itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) juga menelusuri riwayat panggilan operator. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan panggilan masuk ke nomor 110 pada waktu kejadian.


“Dari riwayat panggilan, kami tidak mendapati adanya panggilan 110,” tegas Harissandi.


Pandra menjelaskan, informasi yang berkembang diduga berawal dari kesalahpahaman terhadap mekanisme pelayanan kepolisian saat itu. Ia memastikan tidak ada penolakan terhadap laporan masyarakat.


“Laporan polisi tetap diproses setelah pihak keluarga melengkapi dokumen yang dibutuhkan, termasuk keterangan rumah sakit. Tidak terdapat tindakan penolakan pelaporan,” jelasnya.


Klarifikasi tersebut juga diperkuat pernyataan pihak keluarga korban, Ernawati. Anak korban menyatakan tidak pernah melakukan panggilan ke Call Center 110 sebagaimana yang ramai diberitakan.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau AKBP Jubel Maraden Segala menegaskan operasional layanan 110 terintegrasi secara nasional.


“Call Center 110 merupakan layanan terdepan Polri. Sistem ini terkoneksi dan berjenjang hingga Mabes Polri,” ujarnya.


Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara bijak.


“Gunakan Call Center 110 untuk kebutuhan yang benar-benar penting, karena layanan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (**)



Medan - Personel Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pembongkaran rumah milik warga di kawasan Medan Area, Kota Medan.


Kedua terduga pelaku diketahui bernama Irwansyah alias Boeing (61) dan Fadli alias Adek (45), yang merupakan warga Jalan Seto, Lorong Kijang, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area.


Kapolsek Medan Area, AKP M. Ainul Yaqin, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban bernama Abdullah Sani (70), warga Jalan Langgar Gang Rawa 1, Medan Area.


“Korban melaporkan sejumlah barang miliknya hilang setelah rumahnya dibongkar,” ujar Yaqin, Minggu (8/3/2026).


Dalam laporan tersebut, korban mengaku mengalami kerugian berupa enam kusen pintu, dua puluh lembar seng, sembilan jerjak jendela, kabel listrik, meteran listrik, hingga kloset.


Berdasarkan laporan itu, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Irwansyah di kawasan Jalan Bromo pada Selasa (3/3/2026).


Dari hasil interogasi, Irwansyah mengaku melakukan aksi tersebut bersama Fadli. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Fadli di Jalan Seto.


Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pasang pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi serta batu bata yang digunakan untuk merusak tembok rumah.


“Dari pengakuan para pelaku, hasil pencurian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu pelaku baru pertama kali melakukan pencurian, sementara pelaku lainnya pernah melakukan pencurian kayu di lokasi yang sama,” jelas Kapolsek.


Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Medan Area untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Sumber : MISTAR



Depok - Warga di kawasan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita di dalam rumah dalam kondisi telah membusuk hingga tinggal tulang.


Korban diketahui berinisial DH (56). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh anak korban bersama rekannya saat hendak membersihkan rumah tersebut.


Kapolsek Cinere menjelaskan bahwa kedua saksi berinisial R dan L datang ke rumah korban dengan tujuan membersihkan rumah yang sebelumnya diketahui dalam keadaan kosong.


"Saksi R dan saksi L datang ke rumah korban dengan rencana membersihkan rumah pada pagi hari," ujar Kapolsek Cinere dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).


Sebelumnya, kedua saksi sempat mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi. Karena itu rumah korban diduga dalam keadaan kosong.


Pada Februari 2026, kedua saksi sempat datang ke rumah tersebut dan mendapati pagar rumah dalam keadaan terkunci gembok dari luar. Setelah membuka paksa gembok, mereka masuk ke dalam rumah dan menemukan kondisi rumah sudah berantakan.


Namun saat itu mereka tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan dari dalam rumah. Keduanya hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum akhirnya meninggalkan rumah tersebut.


Beberapa waktu kemudian, tepatnya pada Jumat (6/3), kedua saksi kembali datang ke rumah korban dan bermalam di ruang tengah untuk melanjutkan kegiatan bersih-bersih.


Keesokan harinya, Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB, mereka mulai membersihkan bagian dalam rumah.


Saat membersihkan salah satu kamar, saksi R berencana memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika karpet di tumpukan tersebut disingkap, ia melihat sepasang kaki manusia yang kondisinya sudah tinggal tulang dan kulit mengering.


Mengetahui hal tersebut, kedua saksi segera melapor kepada Ketua RT setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.


Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban serta kronologi lengkap kejadian tersebut.


Sumber : Medan Daily



Asahan - Suasana sahur di sebuah permukiman di Kabupaten Asahan mendadak gempar setelah seorang pria diamankan warga dan polisi karena diduga menyimpan narkotika jenis sabu.


Peristiwa tersebut terjadi di Dusun I, Desa Aek Bange, Kecamatan Aek Ledong, pada Jumat (6/3/2026) dini hari, saat warga sedang bersiap menjalankan sahur.


Pria yang diamankan diketahui berinisial S (46). Polisi yang menerima informasi dari masyarakat langsung mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan.


Beberapa warga setempat, termasuk kepala dusun, turut menyaksikan proses penggerebekan tersebut.


Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di celah dinding kayu kamar.


Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Mulyoto, mengatakan barang bukti yang diamankan terdiri dari beberapa plastik klip berisi sabu dengan ukuran berbeda.


“Enam paket sabu berukuran sedang memiliki berat bruto sekitar 1,94 gram, sedangkan lima paket kecil lainnya memiliki berat bruto sekitar 0,72 gram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (8/3/2026).


Selain itu, petugas juga menyita satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi serta uang tunai sebesar Rp250 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.


Pelaku kemudian dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Asahan bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa barang terlarang tersebut berada dalam penguasaannya. Ia juga mengaku memperoleh sabu dari seseorang yang dikenal melalui panggilan tertentu.


Namun hingga kini identitas pemasok tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.


Polisi juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menekan peredaran narkotika dan menjaga keamanan wilayah.


Sumber : MISTAR



PADANG – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (7/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak umat Islam memperkuat silaturahmi dan kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.


Menurut Muhidi, silaturahmi merupakan amalan yang memiliki banyak keberkahan. Selain mempererat persaudaraan, silaturahmi juga diyakini dapat memudahkan rezeki dan memanjangkan umur dengan izin Allah SWT.


“Silaturahmi adalah kekuatan umat. Di dalamnya ada keberkahan, dimudahkan rezeki, dan dipanjangkan umur oleh Allah SWT,” ujar Muhidi di hadapan jamaah.


Dalam kesempatan itu, Muhidi juga mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia agar meraih kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat.


Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momen istimewa karena pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, membawa keberkahan bagi umat manusia.


Muhidi menjelaskan beberapa keutamaan membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Pertama, Al-Qur’an mampu memberikan ketenangan hati. Ia menilai banyak orang memiliki harta dan jabatan, tetapi tidak mendapatkan ketenangan jiwa.


“Ketenangan hati itu salah satunya datang dari membaca dan mendengarkan Al-Qur’an,” katanya.


Kedua, setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an akan diganjar pahala berlipat ganda oleh Allah SWT. Ketiga, Al-Qur’an akan menjadi penolong bagi umat manusia pada hari kiamat, bersama dengan ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Al-Qur’an juga mampu mengangkat derajat suatu kaum jika benar-benar dijadikan pedoman hidup.


Muhidi berharap program Tahfiz yang dilaksanakan di masjid-masjid, termasuk di Masjid Mukhlishin, dapat melahirkan generasi dan pemimpin masa depan yang mencintai Al-Qur’an.


“Semoga dari program tahfiz ini lahir pemimpin-pemimpin yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa orang yang khusyuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an akan mengalami peningkatan iman dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT.


Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Muhidi juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan dan kegiatan Masjid Muhlishin sebesar Rp50 juta sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan. (**)



PESSEL,— Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muchlis Yusuf Abit, melaksanakan Safari Ramadan di daerah pemilihannya di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp460 juta untuk 8 masjid dan 3 musala.


Bantuan ini merupakan aspirasi yang diperjuangkan Muchlis Yusuf Abit bagi rumah ibadah di daerah pemilihan VIII yang meliputi Kabupaten Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai. Penyerahan bantuan untuk masjid dan musala tersebut berlangsung Kamis (5/3), dalam kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan Muchlis Yusuf Abit di Masjid Da’watul Iman Labuhan Tanjak, Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti.


Sejak diamanahkan di periode pertama 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029, hampir seratus unit rumah ibadah yang telah mendapat bantuan aspirasi dari Muchlis Yusuf Abit selaku anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Gerindra.


Saat diwawancarai, Minggu (8/3), anggota dewan yang biasa disapa Yusuf Abit itu menjelaskan, untuk Safari Ramadan tahun ini masing-masing masjid menerima bantuan sebesar Rp50 juta, sedangkan musala memperoleh bantuan Rp20 juta.


Rumah ibadah yang menerima bantuan tersebut diantaranya, Masjid Syuhada, Masjid Da’watul Iman, Masjid Darul Huda, Musala Nurul Ijtihad, Masjid Nurul Haq, Masjid Nur Ikhlas serta Musala Nurul Huda di Kecamatan Linggo Sari Baganti. Kemudian, Surau Gadang di Kecamatan Lengayang serta Masjid Nurul Iman di Kecamatan Air Pura.


Menurut Yusuf Abit, Safari Ramadan merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.


“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui Safari Ramadan ini kita tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga berupaya membantu kebutuhan rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat,” katanya.


Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan ibadah serta meningkatkan kenyamanan jemaah dalam melaksanakan berbagai aktivitas keagamaan selama Ramadan.


Yusuf Abit juga menyinggung kondisi Kabupaten Pesisir Selatan yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk upaya pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.


Menurutnya, selain pembangunan fisik dan pemulihan ekonomi masyarakat, penguatan nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan di tengah masyarakat juga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.


“Masjid dan musala bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. Karena itu kita ingin memastikan rumah ibadah ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Selaku anggota DPRD, Yusuf Abit sangat konsen terhadap kondisi daerah pemilihannya. Bukan hanya tempat ibadah yang mendapat perhatian, tapi juga banyak sektor lain, seperti pertanian, sektor pendidikan, perkebunan, kelautan, dan lain-lain.


Dari hasil perjuangannya di DPRD Sumbar, pada tahun 2025 telah direalisasikan sejumlah program pembangunan di Pesisir Selatan. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton di Durian Pandaan, pembukaan jalan usaha tani di Kampung Labuhan Tanjak, pembangunan pengaman tebing sungai di Kampung Labuhan Tanjak, serta bantuan sarana dan prasarana sekolah di beberapa kecamatan di Pesisir Selatan.


Sementara untuk tahun 2026 sekarang, Muchlis Yusuf Abit telah menganggarkan pembangunan pengamanan tebing sungai di Nagari Air Haji Barat dan Nagari Pasar Lama Muara Air Haji dengan total anggaran sekitar Rp2,5 miliar, serta beberapa program pembangunan lainnya.


“Dalam menjalankan amanah ini, kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya serta memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat di tingkat provinsi,” tuturnya.


Selain menyerahkan bantuan untuk sejumlah masjid dan musala, saat Safari Ramadan di Masjid Da’watul Iman Labuhan Tanjak, Yusuf Abit juga membagikan ratusan kain sarung kepada jemaah salat tarawih yang hadir. Dalam kesempatan itu turut hadir Kabag Kesra Provinsi Sumatera Barat, Wali Nagari Air Haji Barat, serta penceramah Buya Sihar dari Pasar Bukit Air Haji.


Safari Ramadan yang dilaksanakan Muchlis Yusuf Abit disambut antusias oleh masyarakat dan pengurus masjid yang menerima bantuan. Mereka berharap perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah dan kegiatan keagamaan di daerah terus berlanjut demi memperkuat kehidupan sosial masyarakat di Pesisir Selatan. (*)

 


PADANG PANJANG  — Istri Wali Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri resmi dipilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang masa bakti 2026–2031. Ia memperoleh dukungan penuh peserta dalam Musyawarah Luar Biasa PMI yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (7/3/2026).


Pemilihan tersebut berlangsung secara aklamasi, menandai kepercayaan seluruh peserta musyawarah kepada Ny. Maria untuk memimpin organisasi kemanusiaan tersebut lima tahun ke depan.


Musyawarah luar biasa tersebut dihadiri ketua PMI Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Ketua Bidang Humas Eko Yance, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, kepala OPD, camat, lurah, pengurus PMI, relawan, serta unsur terkait lainnya.


Dalam sambutannya, Eko Yance menyampaikan, musyawarah luar biasa merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang sah dan demokratis dalam tubuh PMI. Melalui forum tersebut, organisasi dapat melakukan konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja ke depan.


“Kami berharap kepengurusan PMI Padang Panjang yang baru dapat semakin solid dan siap setiap saat menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, dengan dukungan relawan yang memiliki kemampuan dan keahlian masing-masing,” ujarnya.


Sementara itu, Wawako Allex Saputra yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan organisasi PMI di daerah.


Ia berharap kepemimpinan PMI ke depan mampu memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas relawan, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.


“PMI memiliki peran penting dalam kegiatan kemanusiaan. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan,” katanya.


Sebagai ketua terpilih, Maria Hendri menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta musyawarah. Ia mengajak seluruh pengurus dan relawan untuk bersama-sama memperkuat solidaritas dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.


“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus kita jalankan bersama. PMI adalah organisasi kemanusiaan yang membutuhkan kerja sama, kepedulian, dan semangat gotong royong dari semua pihak,” tuturnya.


Ia juga menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan di tubuh organisasi, mulai dari peningkatan mobilitas relawan hingga penguatan sarana dan prasarana pendukung kegiatan PMI di Padang Panjang. (cigus)