Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - Spanyol merebut juara Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu.


Pemain pengganti, Ferran Torres, mencetak satu-satunya gol pada menit ke-105 pada babak perpanjangan waktu.


Gol itu berawal berawal dari umpan silang Pedro Porro yang disundul Nico Williams ke arah Ferran Torres.


Torres kemudian menyambarnya dengan tendangan keras ke arah gawang Martinez.


Kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa bagi Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente.


Setelah menjuarai Euro 2024, tim berjuluk La Roja itu kini melengkapinya dengan gelar juara dunia.


Capaian ini mengingatkan pada era keemasan timnas Spanyol pada periode 2008-2010.


Sc : bbc

 


SUMBARNET - Spanyol sukses mengakhiri penantian panjang dengan merebut gelar juara Piala Dunia 2026 usai menundukkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada laga final di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Minggu (19/7/2026) waktu setempat.


Gol semata wayang La Roja dicetak Ferran Torres pada menit ke-106. Penyerang yang masuk dari bangku cadangan itu memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams untuk membawa Spanyol unggul dan memastikan trofi dunia kedua bagi negaranya setelah terakhir kali menjadi juara pada edisi 2010.


Sejak awal pertandingan, Spanyol tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya laga dan terus menekan pertahanan Argentina. Namun, penampilan gemilang kiper Emiliano Martinez membuat skor tetap imbang tanpa gol sepanjang waktu normal.


Situasi semakin sulit bagi Argentina setelah Enzo Fernandez diganjar kartu merah menjelang berakhirnya waktu normal. Meski bermain dengan 10 orang, juara bertahan mampu memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan sebelum akhirnya kebobolan lewat gol Ferran Torres.


Argentina sempat mencoba membalas pada sisa pertandingan, tetapi rapatnya lini belakang Spanyol membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Keberhasilan tersebut menjadi gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah Spanyol sekaligus melengkapi koleksi trofi setelah sebelumnya menjuarai Euro 2024. Statistik pertandingan juga menunjukkan dominasi La Roja yang melepaskan 20 tembakan, sedangkan Argentina hanya mencatatkan dua percobaan sepanjang laga.


Tangis Messi Usai Final Jadi Perhatian


Di balik euforia kemenangan Spanyol, sorotan publik juga tertuju kepada Lionel Messi. Kapten Argentina itu tampak tak kuasa menahan air mata setelah timnya dipastikan gagal mempertahankan gelar juara dunia.


Momen emosional semakin terasa ketika Messi terlihat berpelukan dengan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Pertemuan dua pemain dari generasi berbeda itu menjadi salah satu adegan yang paling banyak dibagikan di media sosial usai pertandingan.


Tangisan Messi memicu beragam reaksi dari para penggemar sepak bola. Banyak yang mengaku sedih karena laga tersebut diperkirakan menjadi penampilan terakhir pemain berusia 39 tahun itu di ajang Piala Dunia.


"Mau nangis.. mungkin ini Piala Dunia terakhir bang Messi ikut bermain," tulis akun @adam_pradenta.


Komentar serupa juga datang dari akun @corazonshitboys yang menulis, "Gapapa bang Messi udah waktunya GOAT istirahat digantikan GOAT generasi selanjutnya."


Sementara akun @isitapiapa memberikan apresiasi atas perjuangan sang kapten.

"Dengan komposisi pemain sebapuk ini menggendong Tim Argentina sampe final itu udah luar biasa. Apalagi Messi udah engga ada beban karena udah menang semua, respect the real G.O.A.T."


Dukungan terus mengalir untuk Messi. Sejumlah penggemar menilai sang megabintang tetap layak dikenang sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah, terlepas dari kegagalan Argentina mempertahankan gelar juara dunia. (**)



SUMBARNET - Harapan Inggris untuk menjuarai Piala Dunia kandas setelah Argentina mencetak dua gol pada menit-menit akhir untuk membalikkan keadaan dan memenangkan laga semifinal dramatis di Atlanta.


Tim asuhan Thomas Tuchel sempat berada di jalur menuju final Piala Dunia putra pertama Inggris sejak kesuksesan mereka pada 1966, setelah Anthony Gordon membawa The Three Lions unggul dalam laga sengit pada menit ke-55.


Namun, Argentina bangkit berkat inspirasi para pemainnya. Enzo Fernandez mencetak gol yang spektakuler lima menit menjelang laga usai, sebelum Lautaro Martinez menyundul umpan silang Lionel Messi untuk mencetak gol kemenangan pada masa injury time.


Penantian Inggris untuk kembali meraih kesuksesan pun berlanjut. Mereka kini akan menghadapi Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga, sementara Argentina akan berusaha mempertahankan gelar juara saat menghadapi Spanyol pada Senin (20/07) dini hari.


Atmosfer panas di dalam maupun di luar Stadion Atlanta tercermin dalam babak pertama yang berlangsung keras dan diwarnai 19 pelanggaran.


Wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, tampak kesulitan mengendalikan jalannya pertandingan.


Fernandez sempat menjadi pemain yang paling dekat mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang tipis melenceng dari sasaran.


Namun, justru Inggris yang memecah kebuntuan ketika Morgan Rogers membenarkan kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan mengirim umpan silang sempurna dari sisi kanan yang diselesaikan Gordon di tiang jauh.


Gol tersebut memicu respons Argentina. Inggris kemudian membutuhkan penyelamatan refleks yang brilian dari kiper Jordan Pickford untuk menggagalkan sundulan Nico Gonzalez.


Saat Inggris terus berada di bawah tekanan, Alexis Mac Allister menanduk bola yang membentur tiang gawang sebelum Argentina akhirnya menyamakan skor lima menit menjelang waktu normal berakhir. Fernandez menaklukkan Pickford yang tampil gigih melalui tendangan keras dari jarak sekitar 25 yard.


Tuchel menyiapkan timnya untuk mempertahankan kotak penalti dengan menempatkan empat bek tengah.


Namun, momentum Argentina tak terbendung. Mac Allister kembali menghantam tiang gawang sebelum pertahanan Inggris akhirnya runtuh pada menit ke-92, ketika Martinez mencetak gol yang memastikan kemenangan Argentina dalam semifinal yang memikat ini.


Sc : bbc



SUMBARNET - Empat tahun lalu, banyak yang merasa kisah Lionel Messi telah mencapai akhir yang sempurna.


Pada usia 35 tahun, dia akhirnya berhasil memenangi Piala Dunia dalam pertandingan yang disebutnya sebagai laga terakhirnya di turnamen tersebut.


Menurut banyak orang, pencapaian itu mengukuhkan posisinya sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa.


Empat tahun sebelumnya, saat berusia 31 tahun, banyak pihak, termasuk orang-orang terdekatnya, mengira dia telah memainkan pertandingan Piala Dunia terakhirnya dan akan mengakhiri karier tanpa pernah mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola itu.


Namun kini, pada usia 39 tahun, Messi kembali membuktikan dirinya. Dia membantu Argentina menaklukkan Inggris dan membawa juara Amerika Selatan itu melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.


Sc : bbc

 


SUMBARNET - Tidak banyak tim yang mampu membuat Prancis terlihat begitu kesulitan. Namun, itulah yang dilakukan Spanyol pada laga ini.


Sejak peluit awal dibunyikan, mereka langsung mengambil alih kendali pertandingan. Bola lebih sering berada di kaki para pemain mereka, sementara Prancis dipaksa terus mengejar ritme yang tidak pernah berhasil mereka kuasai.


Sebelum semifinal ini, Prancis datang dengan status belum sekalipun menelan kekalahan dan dianggap sebagai favorit utama untuk mengangkat trofi. Lini serangnya pun tampil menakutkan sepanjang turnamen.


Namun, semua keunggulan itu menghilang saat menghadapi Spanyol.


Para pemain depan Prancis seperti Mbappé, Dembélé, Olise, hingga Barcola nyaris tidak diberi ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Organisasi permainan Spanyol begitu rapi, disiplin, dan nyaris tanpa celah.


Yang lebih mengesankan, pertahanan mereka kembali tampil sempurna. Hingga tujuh pertandingan di Piala Dunia, mereka hanya sekali memungut bola dari gawangnya. Bahkan, tim Prancis yang sebelumnya sangat produktif akhirnya dibuat pulang tanpa satu gol pun.


Mereka memiliki kolektivitas, kecerdasan membaca permainan, kecepatan dalam mengambil keputusan, kualitas teknik yang tinggi, mental juara, dan semangat yang tidak pernah surut.


Langkah mereka menuju partai final terasa begitu pantas.

Spanyol asuhan Luis De la fuente begitu solid dan sulit ditandingi.

Selamat Spanyol. (**)



SUMBARNET - Spanyol melaju ke final Piala Dunia, kalahkan Prancis – 'Prancis kehilangan daya ledak setelah begitu menjanjikan'


Spanyol melaju ke final Piala Dunia setelah menyingkirkan favorit Prancis dengan kemenangan meyakinkan pada laga semifinal di Stadion Dallas.


Tim asuhan Luis de la Fuente berhasil meredam Prancis 2-0 dengan mengendalikan pertandingan yang minim peluang.


Spanyol melaju ke partai puncak berkat gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.


Oyarzabal membuka keunggulan melalui titik penalti pada pertengahan babak pertama.


Hadiah penalti diberikan wasit setelah kesalahan bek kiri Prancis, Lucas Digne, melanggar pemain sayap Lamine Yamal saat berusaha menyapu bola.


Penalti dieksekusi dengan tenang oleh Oyarzabal ke sudut gawang.


Setelah unggul, Spanyol semakin menunjukkan kendali penuh atas jalannya laga.


Setelah penampilan yang kurang meyakinkan di babak pertama, Prancis diperkirakan akan tampil lebih agresif selepas jeda.


Tapi justru Spanyol yang kian percaya diri kembali mengambil alih momentum.


Porro mencetak gol kedua setelah melakukan kombinasi umpan satu-dua yang apik dengan Dani Olmo, sebelum menaklukkan kiper lawan lewat penyelesaian ke tiang dekat.


Dengan lebih dari setengah jam waktu tersisa untuk menyelamatkan keadaan, Prancis kembali gagal membongkar pertahanan Spanyol yang tampil sangat disiplin.


Sc : bbc



Padang – Optimisme menyelimuti suporter Semen Padang FC jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Kelompok suporter Spartack menilai manajemen telah menunjukkan keseriusan membangun tim sejak jauh hari, sehingga peluang Kabau Sirah kembali ke Liga 1 terbuka lebar.


Dirijen Spartack, Fintheo Miranda, mengatakan persiapan yang dilakukan manajemen selama sekitar tiga bulan terakhir menjadi salah satu alasan utama tumbuhnya optimisme di kalangan suporter.


“Kami melihat ada keseriusan dari manajemen. Sebelum kompetisi dimulai, persiapan sudah dilakukan lebih awal dengan merekrut sejumlah pemain. Itu membuat kami optimistis Semen Padang FC bisa kembali promosi ke Liga 1,” kata Fintheo.


Menurutnya, optimisme itu bukan hanya karena perekrutan pemain, tetapi juga perubahan pendekatan yang dilakukan manajemen dalam membangun klub.


Fintheo menilai penunjukan Coach Nilmaizar, kembalinya H. Suhatman Imam sebagai penasihat, hingga upaya merangkul kembali tokoh-tokoh yang pernah menjadi bagian dari Semen Padang FC merupakan langkah positif.


“Yang membuat kami yakin adalah perubahan yang dilakukan manajemen. Coach Nilmaizar kembali, H. Suhatman Imam juga diajak bergabung lagi sebagai penasihat. Semua elemen Semen Padang mulai dirangkul untuk berjalan bersama. Persiapan tim juga cukup panjang,” ujarnya.


Mengenai komposisi pemain, Fintheo menegaskan suporter tidak ingin mengintervensi keputusan pelatih. Menurutnya, seluruh pemain yang direkrut merupakan pilihan tim pelatih dan harus mendapat dukungan penuh.


“Tugas kami bukan memilih pemain, tetapi menjadi pemain ke-12. Kami percaya pemain yang ada sekarang adalah pilihan Coach Nilmaizar. Ada pemain berpengalaman dan pemain yang punya kualitas. Kami berharap beliau bisa meramu skuad ini menjadi tim yang solid,” katanya.


Untuk sektor pemain asing, Spartack juga masih menunggu tambahan amunisi. Hingga kini, Semen Padang FC baru memperkenalkan bek asal Montenegro, Igor Cukovic.


“Baru ada satu pemain asing, yaitu Igor. Kami optimistis manajemen masih akan menambah pemain sesuai kebutuhan tim,” ujarnya.


Fintheo juga memastikan dukungan kepada Kabau Sirah tidak akan berkurang meski pertandingan kandang musim ini digelar di Stadion Patriot, Bekasi.


Menurutnya, banyak perantau Minang di wilayah Jabodetabek yang siap memadati stadion. Selain itu, Spartack juga memiliki jaringan koordinator wilayah di berbagai daerah perantauan yang siap menggerakkan suporter.


“Kami tidak akan membiarkan Semen Padang FC berjuang sendirian. Banyak perantau Minang di Jabodetabek, dan Spartack memiliki koordinator wilayah di rantau. Kami yakin jarak bukan menjadi halangan untuk terus memberikan dukungan langsung kepada tim di Stadion Patriot,” tutupnya. (**)

 


SUMBARNET - Hasil ini membuat langkah sanga legenda lukaku Belgia resmi terhenti. Sementara itu, Spanyol mulus melaju ke babak semifinal! 


Selesai sudah! Perjalanan generasi emas Belgia harus terhenti di babak perempat final. Kekalahan ini sekaligus menjadi momen emosional bagi sang legenda, Romelu Lukaku, yang gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh di panggung Piala Dunia 2026.


Di semifinal nanti, Spanyol sudah ditunggu oleh Prancis yang sebelumnya sukses menyingkirkan Maroko. Super big match Spanyol vs Prancis bakal tersaji—laga super sengit yang sangat menarik untuk dinantikan!


Bagaimana sobat bola , Siapa yang bakal lolos ke final ini? (**)



SUMBARNET - Mikel Merino lagi-lagi jadi penentu dengan gol dramatisnya dimenit ke-88 hancurkan hati Belgia.


Cedera dan digantinya Courtois dengan Lemmens terbukti jadi salah satu biang kerok kekalahan Belgia.


La Furia Roja kembali ke semifinal Piala Dunia setelah terakhir kali pada 2010, 16 tahun lalu! (**)



SUMBARNET - Spanyol akan menghadapi Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 pada Sabtu (11/07) pukul 02.00 WIB. 


Lamine Yamal bakal kembali jadi andalan di lini serang Spanyol.


"Ini adalah momennya," kata pelatih timnas Spanyol, Luis De la Fuente.


"Bukan momen untuk mencetak 10 gol, melainkan momen untuk menjadi penentu dalam pertandingan-pertandingan yang menentukan," tambahnya.


De la Fuente hanya kalah tiga kali sejak mengambil alih timnas Spanyol pada Januari 2023, dan kini mencatat rangkaian 35 pertandingan tanpa pernah kalah.


Ada pelatih yang membangun tim melalui taktik, dan ada pelatih yang membangun tim melalui manusia.


De la Fuente entah bagaimana mampu melakukan keduanya.


Spanyol mudah dikenali dan "tim yang paling mudah dianalisis", seperti yang dikatakan seorang anggota staf Portugal setelah kekalahan mereka di babak 16 besar. 


Tetapi Spanyol "yang paling sulit dikalahkan", tambahnya.


Sc : bbc


SUMBARNET - Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Maroko berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Prancis.


Ringkasan Pertandingan


Laga yang digelar di Gillette Stadium, Foxborough ini berjalan sengit. Pada babak pertama, Prancis mendominasi serangan namun gagal mencetak gol setelah eksekusi penalti Kylian Mbappé pada menit ke-27 berhasil ditepis oleh kiper Maroko, Yassine Bounou. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.


Kebuntuan Les Bleus baru pecah di babak kedua melalui dua gol cepat dalam kurun waktu enam menit:


Menit 60

Kylian Mbappé menebus kesalahannya dengan mencetak gol pembuka lewat tembakan melengkung dari dalam kotak penalti.


Menit 66

Ousmane Dembélé menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan dari Mbappé.


Dengan hasil ini, Prancis resmi menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi pemenang dari laga antara Spanyol melawan Belgia. Sementara itu, langkah bersejarah Maroko harus terhenti di babak 8 besar. (**)

 


SUMBARNET - Panitia Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 resmi meluncurkan Official Race Pack dalam kegiatan Press Conference yang digelar di Emado's, Padang, Rabu (8/7/2026). Peluncuran ini menjadi penanda bahwa seluruh persiapan menuju puncak penyelenggaraan BOM Run 2026 yang akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 telah memasuki tahap akhir.


Konferensi pers tersebut dihadiri Ketua Pelaksana BOM Run 2026 Revdi Iwan Syahputra, Wakil Ketua Pelaksana Sri Hayati Maigus Nasir, Sekretaris I BOM Run Adril Syukri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Padang, perwakilan Polresta Padang, sponsor, mitra, komunitas lari, serta insan media.


Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, mengatakan peluncuran Official Race Pack bukan sekadar memperkenalkan perlengkapan yang akan diterima peserta, tetapi juga menjadi simbol kesiapan panitia dalam menghadirkan ajang lari bertaraf nasional yang profesional, aman, dan berkesan.


"Alhamdulillah, seluruh persiapan terus berjalan sesuai rencana. Hari ini menjadi salah satu tonggak penting menuju pelaksanaan BOM Run 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, mitra, Pemerintah Kota Padang, aparat keamanan, komunitas lari, dan media yang telah memberikan dukungan penuh sehingga event ini dapat terselenggara dengan baik," ujar Revdi.


Menurutnya, BOM Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat posisi Kota Padang dan Sumatera Barat sebagai destinasi sport tourism nasional. Ribuan pelari yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, hingga industri kreatif.


Selain itu, para peserta juga akan diajak menikmati keindahan Kota Padang dan kekayaan budaya Minangkabau yang menjadi daya tarik utama Sumatera Barat.


Sementara itu, Sekretaris I BOM Run 2026, Adril Syukri, menjelaskan bahwa Official Race Pack merupakan bagian penting dari pengalaman peserta (runner experience) sejak sebelum memasuki garis start. Paket tersebut tidak hanya berisi perlengkapan lomba, tetapi juga menjadi identitas resmi setiap pelari selama mengikuti BOM Run 2026.


Menurut Adril, setiap peserta akan menerima jersey resmi, nomor dada (bib number) yang telah dilengkapi timing chip, serta berbagai perlengkapan lain yang disiapkan panitia bersama para sponsor. Seluruh item dipilih dengan mempertimbangkan kualitas, fungsi, dan kenyamanan agar mampu mendukung performa peserta selama berlomba.


"Official Race Pack bukan sekadar paket perlengkapan. Ini merupakan identitas resmi setiap peserta, sekaligus bentuk apresiasi panitia kepada para pelari yang telah menjadi bagian dari BOM Run 2026. Di dalamnya juga terdapat sistem yang mendukung proses registrasi, pencatatan waktu lomba, hingga pelayanan peserta selama event berlangsung," jelas Adril.


Ia menambahkan, peluncuran Official Race Pack dilakukan lebih awal agar peserta memperoleh kepastian mengenai fasilitas yang akan diterima sekaligus menunjukkan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan event berstandar nasional. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat menjelang pelaksanaan BOM Run 2026.


Dengan dukungan pemerintah, sponsor, mitra, komunitas lari, serta berbagai elemen masyarakat, BOM Run 2026 diharapkan kembali menjadi salah satu agenda lari paling bergengsi di Indonesia. Selain menghadirkan pengalaman berlari yang berkualitas, ajang ini juga diharapkan memberi dampak nyata terhadap promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.


Puncak penyelenggaraan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 akan berlangsung pada 7, 8, dan 9 Agustus 2026 di Kota Padang, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357, dengan target diikuti ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. (*)



SUMBARNET - Spanyol memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Portugal 1-0 pada laga babak 16 besar di Stadion Dallas, Selasa (7/7) dini hari WIB.


Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time menjadi penentu kemenangan La Furia Roja.


Hasil ini membawa Spanyol melaju ke perempat final, sementara Portugal harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026.


Kekalahan tersebut juga menandai berakhirnya perjalanan Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia setelah sebelumnya menyatakan turnamen ini menjadi yang terakhir dalam kariernya. (**)



SUMBARNET - Momen emosional Cristiano Ronaldo menjadi sorotan publik usai Portugal harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-0 dari Spanyol pada babak perempat final.


Dalam video yang beredar di media sosial, Ronaldo tampak tak kuasa menahan air mata saat meninggalkan lapangan.


Ekspresi sang megabintang menyentuh hati banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia.


Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam yang diikuti Ronaldo sepanjang kariernya.


Selama tampil di ajang empat tahunan tersebut, ia mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.


Air mata Ronaldo memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas dedikasi serta kontribusinya selama membela Timnas Portugal di panggung dunia. (**)

 


SUMBARNET - Winger muda andalan Timnas Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan bahwa skuad La Roja sama sekali tidak gentar menghadapi siapa pun di Piala Dunia 2026.


Pernyataan Yamal dilontarkannya setelah Spanyol resmi memastikan laga klasik melawan salah satu tim favorit juara lainnya, Portugal, di babak 16 besar.


Spanyol sukses menyegel tiket perdelapan final usai tampil memukau saat melibas Austria 3-0 pada Jumat (3/7) dini hari WIB. Dua gol Mikel Oyarzabal dan satu sundulan Pedro Porro menjadi pembeda dalam laga yang didominasi total oleh anak asuh Luis de la Fuente tersebut.


Ketika ditanya mengenai peta persaingan di fase gugur dan peluang bersua dengan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan, Yamal mengaku sangat antusias dan percaya diri dengan kekuatan Spanyol.


"Kami harus terus berkembang, baik dalam permainan maupun intensitas. Namun, kami tahu kualitas yang kami miliki dan kami tidak takut pada tim mana pun; kami adalah Spanyol," ujar Yamal, seperti dilansir Barca Blaugranes.


Kami harus membuktikannya di atas lapangan, tetapi kami memiliki keyakinan penuh pada diri kami sendiri," tambah pemain berusia 18 tahun itu.


Bintang muda Barcelona ini juga memberikan rasa hormatnya kepada sosok Cristiano Ronaldo, meski fokus utamanya tetaplah membawa pulang kemenangan bagi negaranya.


Tentu saja akan menjadi sebuah kehormatan besar bisa bertanding melawan Cristiano [Ronaldo]. Namun, fokus saya sepenuhnya adalah memenangkan pertandingan dan saya tidak peduli siapa pun lawan yang kami hadapi," tegas Yamal.


Selain membicarakan taktik di lapangan, Yamal juga membagikan kisah emosional mengenai keluarganya. Sebelumnya, adik kecil Yamal sempat viral di media sosial setelah tertangkap kamera memberikan reaksi super heboh saat merayakan gol ketiga Spanyol ke gawang Austria.


Bagi Yamal, kesuksesannya di lapangan hijau adalah sarana untuk membahagiakan orang-orang tercinta yang selama ini selalu mendukungnya dari bawah.


Sangat mengharukan melihat adik saya bahagia, melihat ibu saya menjalani kehidupan yang selalu ia impikan, dan melihat teman-teman saya... itu semua adalah segalanya bagi saya. Adik saya sudah seperti anak sendiri bagi saya, dan saya sangat menyayanginya," ungkap Yamal dengan penuh haru.


Laga sarat gengsi yang mempertemukan dua kekuatan besar Eropa antara Spanyol kontra Portugal dijadwalkan akan berlangsung pada Senin (6/7) mendatang di Dallas, Amerika Serikat.

Sc : cnnindonesia.com

 


SUMBARNET - Lamine Yamal menyambut antusias peluang menghadapi Cristiano Ronaldo pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.


Winger muda Spanyol itu menyebut duel melawan sang megabintang Portugal akan menjadi sebuah kehormatan, meski fokus utamanya tetap membawa tim meraih kemenangan.


Spanyol memastikan langkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan Austria 3-0.


Di sisi lain, Portugal juga lolos usai bangkit menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 sehingga mempertemukan kedua negara dalam laga yang akan digelar pada Selasa (7-7-2026) dini hari WIB.


Menjelang pertandingan tersebut, perhatian publik tertuju pada potensi pertemuan perdana Yamal dan Ronaldo di level pertandingan antarklub maupun tim nasional. Meski begitu, pemain Barcelona itu menegaskan dirinya tidak terlalu memikirkan calon lawan sebelum pertandingan dipastikan.


"Saya sebenarnya tidak terlalu memikirkannya," kata Yamal kepada wartawan usai kemenangan atas Austria.


Setelah Portugal memastikan diri menjadi lawan Spanyol, Yamal kembali berbicara mengenai peluang berhadapan dengan Ronaldo.


Menurut pemain berusia 18 tahun itu, menghadapi satu di antara pesepak bola terbaik dunia merupakan sebuah kehormatan.


"Jelas merupakan sebuah kehormatan bisa bermain melawan Cristiano," ujar Yamal.


Meski begitu, Yamal menegaskan target utamanya bukan sekadar bertemu Ronaldo, melainkan membawa Spanyol meraih kemenangan dan melaju ke babak berikutnya.


Yamal dan Ronaldo sebenarnya baru sekali saling bertemu. Momen itu terjadi pada final UEFA Nations League ketika Portugal keluar sebagai juara setelah menang 5-3 lewat adu penalti menyusul hasil imbang 2-2.


Pada laga tersebut, Ronaldo ditarik keluar pada menit ke-88 karena mengalami cedera.


Di luar persiapan menghadapi Portugal, Yamal juga mengaku senang dengan dukungan yang diterimanya sepanjang Piala Dunia 2026. Ia merasa sambutan hangat para suporter di setiap stadion menjadi tambahan motivasi untuk terus tampil maksimal.


"Saya sangat senang dengan tahun yang saya jalani di semua stadion tempat saya bermain. Terima kasih banyak atas dukungannya karena itu membuat saya semakin termotivasi," tutur Yamal.


Pemain berusia 18 tahun itu mengatakan dirinya berusaha menikmati setiap momen di Piala Dunia.


Menurut Yamal, karier pesepak bola berlangsung singkat sehingga kesempatan tampil di turnamen sebesar ini pada usia 18 tahun merupakan pengalaman yang sangat berharga.


"Saya hanya fokus bermain sepak bola dan menghabiskan banyak waktu bersama keluarga. Mereka adalah orang-orang yang melihat saya apa adanya. Saya fokus pada setiap pertandingan karena selalu menghadirkan tantangan baru," ungkapnya.


"Kami harus menikmatinya karena karier sepak bola sangat singkat, dan saya tidak akan pernah lagi bermain di Piala Dunia pada usia 18 tahun," kata Yamal.


Sc : bola.com

 


SUMBARNET - Portugal akan menghadapi Spanyol di laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Prediksi susunan pemainnya menghadirkan pertarungan dua generasi berbeda, yakni Cristiano Ronaldo dan Lamine Yamal.


Portugal vs Spanyol berlangsung di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026). Laga itu akan kickoff pada pukul 03.00 WIB atau 04.00 Wita.


Portugal melangkah ke babak 16 besar setelah berhasil mengalahkan Kroasia dalam duel sengit. Sempat tertinggal lebih dulu, Selecao das Quinas berhasil membalikkan skor menjadi 2-1.


Portugal di bawah asuhan Roberto Martinez bertransformasi menjadi lebih fleksibel, kolektif, dan mengandalkan transisi cepat. Selecao das Quinas beralih dari ketergantungan pada satu bintang menuju keseimbangan taktik yang merata di semua lini.


Portugal mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, hingga Ruben Dias. Mereka akan memandu para pemain muda yang sedang dalam performa terbaiknya, seperti Vitinha, Joao Neves, Nuno Mendes, hingga Rafael Leao.


Sementara itu, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memiliki karakter permainan yang lebih cair, agresif, dan ofensif dibandingkan era penguasaan bola murni alias tiki-taka. Tim Matador mengombinasikan umpan pendek dengan kecepatan sayap yang nantinya akan mengandalkan peran dari Lamine Yamal.


Pertarungan lini tengah diprediksi menjadi kunci jalannya pertandingan. Secara kualitas individu, Portugal dan Spanyol memiliki materi pemain yang relatif berimbang.


Prediksi Susunan Pemain Portugal Vs Spanyol


Portugal (4-2-3-1)


Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Pedro Neto, Bruno Fernandes, Rafael Leao; Cristiano Ronaldo.


Pelatih: Roberto Martinez


Spanyol (4-2-3-1)


Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.


Pelatih: Luis de la Fuente


Sc : detik



SUMBARNET - Pertandingan akbar babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 mempertemukan Portugal melawan Spanyol pada Selasa, 7 Juli 2026 dini hari WIB. Duel bertajuk Derby Iberia ini menjadi salah satu laga paling ditunggu karena mempertemukan dua raksasa Eropa dengan generasi bintang yang berbeda.


Portugal masih mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo, sementara Spanyol datang dengan kekuatan pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal, yang terus menjadi sorotan sepanjang turnamen.

Sorotan Duel


Laga ini mempertemukan dua filosofi sepak bola yang berbeda.


Portugal mengandalkan kombinasi pengalaman, efektivitas serangan balik, dan kualitas individu pemain seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, hingga Rafael Leão.


Di sisi lain, Spanyol tampil dengan permainan berbasis penguasaan bola yang dikomandoi Pedri, Rodri, dan Lamine Yamal.


Pertandingan ini juga menjadi duel dua generasi berbeda: Ronaldo yang telah mencatat sejarah di enam edisi Piala Dunia melawan Yamal yang digadang-gadang menjadi ikon sepak bola Spanyol masa depan.


Spanyol tampil impresif dengan mengalahkan Austria pada babak sebelumnya.


La Roja menjadi salah satu tim dengan produktivitas gol tertinggi sepanjang fase gugur dan memperlihatkan dominasi permainan melalui penguasaan bola.


Portugal diperkirakan lebih banyak mengandalkan transisi cepat dan efektivitas penyelesaian akhir.


Sebaliknya, Spanyol akan mencoba mendominasi penguasaan bola serta mengontrol tempo pertandingan sejak menit awal.


Pertarungan lini tengah diprediksi menjadi penentu hasil akhir.


Cristiano Ronaldo dari Portugal dan Lamine Yamal dari Spanyol menjadi dua nama yang paling banyak mendapat perhatian publik menjelang pertandingan.

Sc : mediata

 


SUMBARNET - Dua tendangan sudah cukup untuk mengakhiri impian Brasil di Piala Dunia 2026.


Erling Haaland, yang mencetak dua gol dalam kemenangan Norwegia atas Brasil pada babak 16 besar, menjadi bintang pertandingan yang memastikan Norwegia lolos ke perempat final—sekaligus menyingkirkan Brasil.


Pada usia 25 tahun, Haaland telah menjadi salah satu penyerang paling ditakuti dalam sepak bola dunia.


Dengan dua gol ke gawang Brasil, dia telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia ini—sama dengan perolehan gol Lionel Messi dan Kylian Mbappe.


Prestasi tersebut menandai tonggak penting bagi Norwegia: ini adalah Piala Dunia pertama yang dimainkan negara tersebut dalam 28 tahun.


Terakhir kali Norwegia tampil di Piala Dunia, Erling Haaland bahkan belum lahir.


Harapan negara Skandinavia itu telah bertumpu pada pemain berusia 25 tahun tersebut jauh sebelum ia mencetak 16 gol dalam delapan pertandingan putaran kualifikasi.


Harapan terhadap Haaland kemungkinan dapat ditelusuri kembali ke masa awal remajanya, ketika bakatnya ditemukan di klub Norwegia, Bryne,


Bakatnya berkembang dan potensinya semakin besar melalui karier klub yang dibangun dengan cermat sesuai kebutuhan Haaland. Kini, setelah memenangkan segala sesuatu yang bisa dimenangkan di level klub bersama Manchester City, dia juga sedang memenuhi takdirnya bersama tim nasional.


Namun segalanya bisa saja berbeda.


Sc : bbc

 


SUMBARNET - Lima kali juara dunia itu tersingkir, sekaligus memastikan Norwegia lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.


Kekalahan tersebut berpotensi memicu pertanyaan perihal masa depan Carlo Ancelotti, sang pelatih kepala.


Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih Brasil pada Mei 2025 setelah meninggalkan Real Madrid dan berhasil membawa Selecao memastikan tiket ke Piala Dunia.


Dia masih terikat kontrak hingga 2030.


Namun, cara Brasil tersingkir dari turnamen ini membuat perdebatan tentang masa depannya.


Sc : bbc