Saat Peluit Akhir Bergema di Stadion Atlanta, Kamera Beralih ke Vozinha Kiper Tanjung Verde



SUMBARNET - Air mata mengalir pada wajah pemain berusia 40 tahun itu setelah timnya bermain imbang 0-0 melawan favorit juara Piala Dunia, Spanyol.


Tribun stadion bergemuruh oleh teriakan ribuan pendukung Tanjung Verde, yang menyemangati tim mereka tanpa henti selama 90 menit. Mereka merayakan hasil imbang itu dengan berpelukan dan menari.


Di lapangan, para pemain berlari saling mendekat dalam kegembiraan. Bahkan penonton yang tidak memihak Tanjung Verde ataupun Spanyol turut terbawa suasana. Saat pertandingan usai, banyak dari mereka ikut merayakan.


Melawan Spanyol yang notabene merupakan juara Eropa, kiper veteran Vozinha menampilkan performa terbaik sepanjang hidupnya. Dia berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan sehingga menuai hasil paling bersejarah dalam sejarah sepakbola negaranya. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar