Dukung Aksi Iklim, PT Semen Padang Raih Penghargaan dari Pemprov Sumbar

 


SUMBARNET - PT Semen Padang meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan dan partisipasinya dalam rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (14/6/2026).


Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan tema “Act Now for Climate: Saatnya Bekerja untuk Iklim” itu diawali dengan apel bersama yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, serta dihadiri perwakilan BUMN, BUMD, instansi pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.


Dalam apel tersebut, Adib membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, yang menekankan pentingnya menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum untuk mengevaluasi peran seluruh pihak sekaligus mendorong aksi nyata menghadapi perubahan iklim.


“Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 menjadi momentum penting untuk merenungkan peran kita dalam menjaga bumi sekaligus mendorong lahirnya aksi nyata sebagai wujud komitmen bersama demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” demikian petikan sambutan tersebut.


Saat ini, dunia menghadapi tiga krisis planet atau triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. Ketiga persoalan tersebut saling berkaitan serta mengancam stabilitas ekologi, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat.


Indonesia juga terus memperkuat komitmen terhadap Perjanjian Paris melalui target penurunan emisi dan strategi pembangunan rendah karbon. Komitmen itu menjadi penting karena Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrem, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan gangguan ketahanan pangan.


Persoalan sampah turut menjadi perhatian karena berkontribusi terhadap perubahan iklim dan pencemaran lingkungan. Pemerintah pun mendorong perubahan paradigma pengelolaan sampah melalui pemilahan sejak dari rumah tangga, penerapan prinsip reduce, reuse, recycle atau 3R, serta pengembangan bank sampah dan berbagai inisiatif berbasis masyarakat.


Masyarakat juga diajak melakukan lima langkah nyata, yaitu mengurangi penggunaan plastik dan barang sekali pakai, membangun budaya hidup sehat dan ramah lingkungan, memanfaatkan sampah secara produktif, melakukan penanaman pohon secara masif, serta memperkuat tata kelola lingkungan.


Partisipasi PT Semen Padang dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan upaya mitigasi perubahan iklim. Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup.


Sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari pembangunan Sumatera Barat selama lebih dari satu abad, PT Semen Padang yang merupakan anak perusahaan PT semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, sangat menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan industri, pertumbuhan ekonomi, dan kelestarian lingkungan. 


“Maka dari itu, keikutsertaan PT Semen Padang dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem,” kata Win.


Menurutnya, dukungan terhadap berbagai kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Sumatera Barat semakin mempertegas peran PT Semen Padang sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan nilai sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.


Win mengatakan, prinsip keberlanjutan telah menjadi salah satu bagian penting dalam operasional perusahaan. Prinsip tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif dan program lingkungan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, mulai dari rehabilitasi lahan, penghijauan, konservasi sumber daya alam, hingga edukasi lingkungan kepada masyarakat. 


Untuk itu, Win berharap penghargaan dari Pemprov Sumbar tersebut semakin memotivasi perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung pembangunan rendah karbon, dan menjaga kelestarian lingkungan,” pungkas Win.(*)

0 Post a Comment:

Posting Komentar