SUMBARNET - Tim Opsnal Polsek Kinali Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan penertiban terkait dugaan adanya gelanggang judi sabung ayam di Jorong Panco, Nagari Langgam Saiyo, Kecamatan Kinali, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi bersama Kanit Reskrim Ipda Yasrinal beserta sejumlah tim opsnal.


"Benar, penertiban dilakukan seiring adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan gelanggang judi sabung ayam," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi.


Dia mengatakan, dugaan aktivitas gelanggang judi sabung ayam tersebut berada di tengah areal perkebunan kelapa sawit milik salahsatu masyarakat di Jorong Panco Nagari Langgam Saiyo, Kecamatan Kinali.


"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal langsung bergerak menuju lokasi yang diketahui berada di kawasan kebun kelapa sawit dan terbilang cukup jauh dari pemukiman masyarakat," ucapnya.


Berdasarkan hasil penyelidikan di sekitar lokasi, petugas menemukan adanya sebuah pondok terbuat dari tenda yang diduga sebagai tempat gelanggang judi sabung ayam.


"Melihat kedatangan petugas, sejumlah masyarakat yang sedang duduk di areal gelanggang tersebut langsung melarikan diri," ungkapnya.


Lebih lanjut dijelaskan, petugas hanya menemukan barang bukti berupa satu ekor ayam, tenda, dan gelanggang yang diduga sebagai tempat judi sabung ayam.


"Petugas tidak menemukan para pemain judi sabung ayam. Sedangkan seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Kinali," jelasnya.


Menurut keterangan dari masyarakat sekitar, lokasi yang diduga sebagai gelanggang judi sabung ayam tersebut dikelola oleh salah seorang berinisial IN.


"Dugaan adanya aktivitas gelanggang judi sabung ayam telah berlangsung selama beberapa hari terakhir," terangnya.


Secara terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan akan melakukan penindakan tegas dan penegakan hukum terhadap aktivitas gelanggang judi sabung ayam di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.


"Jika ditemukan adanya aktivitas judi sabung ayam, masyarakat diharapkan melaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek terdekat maupun Polres Pasaman Barat atau melalui layanan Call Center 110," tegasnya. (Eka Saputra)

   


DHARMASRAYA — Polres Dharmasraya melalui jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sitiung 1 Koto Agung terus menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga di kawasan Pasar Tumpah, Jorong Sungai Palabi, Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (8/10/2026).


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Sitiung 1 Koto Agung bersama Pemerintah Nagari Ranah Palabi. Masker dibagikan secara langsung kepada para pedagang, pengunjung pasar, maupun masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.


Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan, khususnya dalam mengantisipasi gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Warga diingatkan untuk menggunakan masker apabila berada di luar ruangan, terutama ketika kondisi lingkungan kurang mendukung bagi kesehatan pernapasan.


Selain membagikan masker, personel kepolisian juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas warga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.


Polri Peduli Kesehatan Masyarakat

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kapolsek Sitiung 1 Koto Agung Iptu Andria Eriza, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembagian masker merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan kesehatan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Iptu Andria Eriza menyampaikan pesan Kapolres Dharmasraya.


Menurutnya, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan maupun pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


Karena itu, jajaran kepolisian akan terus mendukung kegiatan yang bersifat preventif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.


Kapolres Dorong Kesadaran Warga


AKBP Kartyana juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di ruang terbuka.


“Harapan kami, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika kondisi lingkungan membutuhkan perlindungan tambahan bagi saluran pernapasan,” ungkapnya.


Kapolres menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi personel Bhabinkamtibmas untuk terus hadir dan memberikan edukasi kepada masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi warga,” katanya.


Sementara itu, masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pasar dinilai menjadi bentuk perhatian langsung terhadap kondisi masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi bersama pemerintah nagari dan berbagai unsur terkait dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.


Kegiatan pembagian masker di Pasar Tumpah Jorong Sungai Palabi tersebut diharapkan tidak hanya membantu warga dalam menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan masyarakat yang produktif dan sejahtera. (**)

 


SUMBARNET - Hari ini Kamis (08-10-2026), Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatra Barat berkilauan medali. Pasalnya Atlet yang berangkat tanding hanya di lepas orang tua masing-masing.


Sangat disayangkan Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Kabupaten Solok Selatan tidak melepas keberangkatan atlet silat sebanyak 10 orang. Sehingga keberangkatan untuk koningen atlit memakai anggaran pribadi atau dari orang tua masing-masing.


Pelatih silat yang membina bibit atlit sehingga mendapatkan Kilauan medali mengharukan nama Kabupaten Solok Selatan mengeluhkan akan kelalaian dan ketidak pedulian KONI Kabupaten Solok Selatan Agus Ferdion S.d dan Rahmad Fauzi.


Dikatakan Agus Ferdion S.d dan Rahmad Fauzi hendaklah Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) agar memperhatikan lagi dan peduli akan atlet yang mengitu pertandingan apalagi ini adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.


Sebelumnya sudah disampaikan ke KONI Solok Selatan akan tetapi mendapat jawaban bahwa Anggaran perubahan dana tidak bisa dicairkan makanya disuruh KONI Solok Selatan cabor ini kalau mau mengikuti memakai dana masing-masing. 


" Makanya kami buat keputusan berangkat, karena menimbang atlet melaksanakan persiapan sama latihan dengan keras selama ini, akhirnya berangkat dengan dana pribadi".


Walaupun nasib yang sama Kabupaten lainya ada bernasib sama dengan kami sama tetapi mereka disadiakan devile seragam kontingen, dan petinggi koni nya pun ada melihat langsung kepertandingan untuk menyemangati, sedangkan kami barangkek dana pribadi devile tidak ada dan koni kami pun orang nya tidak ada melihat kondisi kami.


" Saya sangat berharap kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) agar memperhatikan lagi ".


Karena Solok Selatan berhasil menyabet 2 emas 1 perak dan 1 perunggu yaitu :

1.cenzio Toviano meraih emas kls H putra

2.Aliqa putri hermel meraih emas kls F putri

3.Farhan hasbih meraih perak kls A putra

4 .laura valensah fitri meraih perunggu seni tunggal. Dengan Pelatih, Agus ferdiyon S,Pd, Rahmad Fauzi dan Faisal Riza, "tutup Rahmad Fauzi. (Livia Valentina)

 


SUMBARNET — Cenzio Toviano, pada Kontingen Cabang olahraga pencak silat, Kabupaten Solok Selatan tampil memukau dan berhasil membawa medali 1, dan 1 perunggu diraih oleh Laura. 


Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Bertanding di Gedung Serba guna (GOR Politani, Kabupaten Solok Selatan Sukses pada Kamis (8/10/2026).


Pelatih pencak silat Rahmad fauzi menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas perjuangan para atlet di gelanggang.


" Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan intensif yang telah dijalani para atlet selama ini. Kami sangat bangga mereka bisa tampil lepas dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Solok Selatan. Prestasi ini juga jadi motivasi besar bagi kami untuk terus konsisten melakukan pembinaan pencak silat muda ke depannya," ujar Rahmad fauzi.


Dirinya juga berharap agar para atlet jangan berpuas diri dan terus berlatih untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 mendatang.


Setelah ini atlet dipanggil ke pelatda untuk persiapan pra pon kalau Cenzio tobberhasil menembus pelatda mengalahkan lawan  seleksi pra pon. 


Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan dan konsistensi pembinaan Pencak silat Kabupaten Solok Selatan di bawah kepemimpinan pelatih Rahmad fauzi.


Kerja keras dan strategi pembinaan yang berkelanjutan terbukti mampu mengantarkan para atlet meraih hasil terbaik di ajang tingkat provinsi tersebut.


Dikatakan Rahmad Fauzi dengan Segala keterbatasan kami akan terus berjuang untuk mempersiapkan atlet untuk kedepannya. Semoga pihak Koni kedepannya akan meningkatkan Penunjang latihan seperti Peralatan latihan dan Pembinaan bagi atlet atlet berprestasi dan untuk menciptakan atlet atlet baru di Cabang Olahraga Pencak silat. 


"Masalah anggaran tidak menyurutkan semangat Atlet untuk mempersembahkan Yg terbaik untuk Solok Selatan," tutup Rahmad Fauzi. (Livia Valentina)

 


SUMBARNET - Upaya tim awak media memperoleh klarifikasi dari Pengadilan Tinggi (PT) Padang terkait tudingan kuasa hukum PT Kedap Sayaaq terhadap proses perkara kepailitan di Pengadilan Niaga Surabaya belum membuahkan keterangan langsung dari Hakim Tinggi Masrul.


Tudingan tersebut sebelumnya disampaikan kuasa hukum PT Kedap Sayaaq, Prayogha Rizky, yang mempersoalkan sejumlah keputusan dalam proses kepailitan perusahaan tambang batu bara tersebut saat perkara masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.


Dalam keterangannya, Prayogha menyebut terdapat sejumlah hakim yang menurut pihaknya diduga melakukan kekeliruan dalam proses pengambilan keputusan perkara kepailitan PT Kedap Sayaaq. Salah satu nama yang disebut adalah Masrul, yang kini diketahui bertugas sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Padang.


Untuk memperoleh keberimbangan informasi sekaligus memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang disebut, tim awak media mendatangi kantor Pengadilan Tinggi Padang.


Upaya konfirmasi pertama dilakukan pada Jumat (25/9/2026). Namun, saat itu Masrul tidak berada di kantor. Tim awak media memperoleh informasi bahwa Masrul bersama pejabat Humas sedang berada di Yogyakarta.


Beberapa hari kemudian, upaya konfirmasi kembali dilakukan. Namun, tim awak media kembali belum berhasil bertemu langsung dengan Masrul.


Upaya konfirmasi kemudian ditempuh melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Tinggi Padang dengan menyampaikan maksud untuk meminta wawancara atau klarifikasi terkait pemberitaan mengenai perkara PT Kedap Sayaaq.


Pada Senin (5/10/2026), tim awak media kembali mendatangi kantor Pengadilan Tinggi Padang. Setelah melalui prosedur pelayanan dan menyampaikan identitas serta keperluan konfirmasi, permintaan tersebut diteruskan kepada bagian Humas.


Melalui petugas PTSP, Humas Pengadilan Tinggi Padang menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan mengenai persoalan yang dipertanyakan karena menyangkut perkara yang terjadi sebelum Masrul bertugas di Pengadilan Tinggi Padang.


“Dilihat permohonan bang wawancara klarifikasi terkait tudingan yang Pak Masrul di PN Surabaya, kami tidak ada kewenangan untuk menjawab, mungkin langsung sama Pak Masrul. Tapi beliau tidak masuk. Besok saja balik ka kantor,” demikian keterangan yang disampaikan melalui petugas PTSP kepada tim awak media.


Tim awak media kemudian meminta nomor kontak Humas atau pihak yang dapat dihubungi untuk memudahkan proses konfirmasi lanjutan. Namun, nomor telepon pribadi maupun WhatsApp tidak diberikan dengan alasan mengikuti prosedur yang berlaku di lingkungan Pengadilan Tinggi Padang.


Untuk itu, hingga berita ini disusun, belum diperoleh klarifikasi langsung dari Masrul mengenai tudingan yang disampaikan kuasa hukum PT Kedap Sayaaq.


*Tudingan Kuasa Hukum PT Kedap Sayaaq*


Sebelumnya, kuasa hukum PT Kedap Sayaaq, Prayogha Rizky, mengungkap sejumlah hal yang menurut pihaknya menjadi kejanggalan dalam proses kepailitan perusahaan.


Prayogha menyebut terdapat tiga nama hakim yang dipersoalkan, yakni Khusaini, Masrul dan Heneng Pujadi. Menurut dia, para hakim tersebut pernah menangani proses perkara PT Kedap Sayaaq ketika bertugas di lingkungan PN Surabaya.


Salah satu persoalan yang disoroti adalah proses penyelesaian harta pailit melalui skema going concern. Menurut kuasa hukum, skema tersebut seharusnya mempertahankan kegiatan usaha debitur untuk meningkatkan nilai harta pailit, namun di sisi lain pihaknya mempersoalkan adanya penjualan sejumlah aset perusahaan.


Kuasa hukum juga menyoroti penjualan aset yang disebut memiliki nilai sekitar Rp200 miliar, tetapi menurut mereka dilepas dengan nilai sekitar Rp16 miliar kepada PT Long Coal Indonesia (LCI).


Tudingan lain berkaitan dengan dokumen permohonan dan penetapan pengadilan yang menurut kuasa hukum memiliki persoalan tanggal serta prosedur.


Prayogha juga menyatakan pihaknya telah mengadukan dugaan pelanggaran etik dan penyimpangan prosedur tersebut kepada Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA).


Namun, seluruh tudingan tersebut merupakan pernyataan dari pihak kuasa hukum PT Kedap Sayaaq dan masih memerlukan klarifikasi serta pembuktian melalui mekanisme hukum yang berlaku.


Dalam pemberitaan sebelumnya, PN Surabaya juga disebut masih melakukan penelusuran terhadap sejumlah dokumen yang diminta pihak PT Kedap Sayaaq. (*)

 


SUMBARNET – Satreskrim Polres Sijunjung bergerak cepat membongkar dugaan aksi pencurian aki tower telekomunikasi yang diduga telah terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Dua pria berinisial RF (39) dan G (47), keduanya warga Kabupaten Solok, diamankan polisi pada Kamis (8/10/2026) dini hari.


Keduanya diamankan setelah diduga terlibat dalam pencurian aki tower di wilayah Kabupaten Sijunjung. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB oleh personel Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung bersama anggota Polsek Kamang Baru dan Unit I Satreskrim.


Informasi yang dihimpun, kedua terduga pelaku diduga baru saja beraksi mengambil aki tower di kawasan Muaro Takung. Setelah dilakukan pengejaran dan pengamanan, keduanya berhasil diamankan di kawasan Muaro Takung dan selanjutnya dibawa ke Polsek Kamang Baru untuk pemeriksaan awal.


Sekitar pukul 02.00 WIB, salah satu terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Sijunjung guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa lima unit aki/litium merek Sucred yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.


Pengungkapan ini bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/88/X/2026/SPKT/POLRES SIJUNJUNG/POLDA SUMBAR, tertanggal 8 Oktober 2026. Dugaan pencurian tersebut berkaitan dengan kejadian di kawasan Jorong Hilia Pasar Jumat, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung.


Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, polisi kini mendalami dugaan bahwa aksi kedua pelaku bukan hanya terjadi di satu lokasi.


Berdasarkan hasil pengembangan awal, aksi pencurian aki tower tersebut diduga telah menyasar lebih dari 10 lokasi. Wilayah yang diduga menjadi sasaran meliputi Kabupaten Tanah Datar, Solok, Sijunjung hingga Dharmasraya.


Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan keduanya dalam sejumlah tempat kejadian perkara lainnya, termasuk dugaan pencurian aki tower di kawasan Pulau Punjung.


Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Alkautsar Ananputra  bersama jajaran masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.


Dua terduga pelaku, RF (39) dan G (47), diketahui sama-sama berasal dari Jorong Subarang Batu Baru, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubu, Kabupaten Solok.


Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Wildan Alkautsar bersama jajarannya menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus dikembangkan.


"Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku, mendalami kemungkinan adanya TKP lain, mengembangkan kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya, serta melengkapi administrasi penyidikan dan barang bukti sesuai ketentuan hukum" tegasnya


Pengungkapan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi aksi pencurian fasilitas telekomunikasi yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran jaringan komunikasi masyarakat.


"Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap seluruh rangkaian aksi pencurian yang diduga dilakukan lintas wilayah" pungkasnya. (**)

 


SUMBARNET — Komando Distrik Militer (Kodim) 0306/50 Kota menerima kunjungan Tim ITPUSTERAD dalam rangka pelaksanaan Pengawasan Kegiatan Teritorial (Wasgiatniter) Pusterad, Rabu (7/10/2026).


Kegiatan pengawasan tersebut dipimpin oleh Irpusterad Brigjen TNI Mukhlis, SAP, MM, CFra, CGCAE. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan teritorial yang dilaksanakan jajaran Kodim 0306/50 Kota di wilayah binaannya.


Kedatangan Tim ITPUSTERAD disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, bersama para perwira staf dan jajaran personel Kodim hingga Babinsa Koramil.


Dalam kegiatan tersebut, Tim ITPUSTERAD melakukan pengawasan terhadap berbagai pelaksanaan kegiatan teritorial yang telah maupun sedang dilaksanakan oleh satuan.

 

Pengawasan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sejauh mana program dan kegiatan teritorial berjalan sesuai dengan ketentuan, sasaran, serta tujuan pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat.


Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata mengatakan, kunjungan Tim ITPUSTERAD merupakan momentum penting bagi satuannya untuk mendapatkan masukan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.


Menurutnya, kegiatan pengawasan bukan hanya sebatas pemeriksaan administrasi maupun pelaksanaan program, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas aparat teritorial, khususnya para Babinsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


“Kunjungan Tim ITPUSTERAD ini merupakan bagian penting dalam rangka pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan teritorial di satuan kami. Kami menyambut baik kegiatan ini karena melalui pengawasan dan evaluasi, kami dapat mengetahui sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan sudah berjalan sesuai dengan ketentuan dan sasaran yang ditetapkan,” ujar Letkol Inf Adi Nofriadi Nata.


Ia menjelaskan, aparat teritorial memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

 

Karena itu, pelaksanaan kegiatan teritorial harus dilakukan secara terencana, terukur, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaan.


Dandim menegaskan bahwa jajaran Kodim 0306/50 Kota, termasuk para Babinsa di masing-masing Koramil, akan terus meningkatkan kualitas pembinaan teritorial dengan mengedepankan komunikasi sosial, koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh komponen masyarakat.


“Tujuan kami adalah memastikan seluruh kegiatan pembinaan teritorial dapat dilaksanakan secara optimal, tepat sasaran, serta benar-benar mampu mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman, kondusif dan memiliki ketahanan masyarakat yang semakin kuat,” katanya.


Lebih lanjut, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata menyampaikan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat menjadi salah satu ujung tombak dalam pelaksanaan tugas teritorial. Babinsa dituntut mampu memahami kondisi wilayah sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.


Untuk itu, ia berharap hasil pengawasan dari Tim ITPUSTERAD dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi jajaran Kodim 0306/50 Kota dalam melaksanakan tugas ke depan.


“Kami berharap hasil dari kegiatan Wasgiatniter ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi satuan, sehingga setiap kekurangan yang ditemukan dapat segera diperbaiki dan hal-hal yang sudah berjalan baik dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ungkapnya.


Dandim juga menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan seluruh personel dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.

 

Menurutnya, setiap kegiatan yang dilaksanakan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung tugas pokok satuan.


Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.


“Harapan kami, melalui kegiatan pengawasan ini kinerja satuan semakin baik, administrasi maupun pelaksanaan kegiatan teritorial semakin tertib, dan yang paling utama kehadiran TNI di tengah masyarakat semakin dirasakan manfaatnya. Kami akan terus berupaya memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.


Sementara itu, pelaksanaan Wasgiatniter juga menjadi kesempatan bagi personel Kodim 0306/50 Kota untuk memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing dalam pelaksanaan pembinaan teritorial.


Para perwira staf hingga Babinsa mengikuti rangkaian kegiatan dengan memberikan data dan keterangan terkait pelaksanaan program teritorial di wilayah masing-masing. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi untuk melihat kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan dan hasil kegiatan di lapangan.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pelaksanaan pembinaan teritorial Kodim 0306/50 Kota ke depan semakin efektif dan mampu beradaptasi dengan dinamika serta kebutuhan masyarakat.


Kegiatan kunjungan dan pengawasan Tim ITPUSTERAD di Kodim 0306/50 Kota tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen satuan dalam mewujudkan pelaksanaan tugas teritorial yang profesional, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Dengan adanya pengawasan dan evaluasi secara berkala, jajaran Kodim 0306/50 Kota bertekad terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan teritorial yang humanis dan berkesinambungan. (**)

 


Bukittinggi, SUMBARNET.ID- Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi salurkan zakat kepada 52 mustahik. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Aula Kantor BAZNAS, Kamis, 8 Oktober 2026.


Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah, menjelaskan, Baznas Kota Bukittinggi salurkan dana zakat sebesar Rp38.875.000 kepada 52 penerima manfaat. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Bukittinggi Makmur untuk bantuan modal usaha kepada 33 orang senilai Rp25.375.000,-. Bantuan Biaya Hidup melalui Program Bukittinggi Peduli kepada 18 orang senilai Rp13.100.000, serta Bantuan Biaya Pendidikan kepada satu orang senilai Rp400.000.


"Untuk nominal per orang bervariasi mulai dari Rp400.000 hingga Rp1.000.000 karena penyaluran bantuan disesuaikan dengan kondisi masing-masing mustahik atau penerima manfaat," ungkapnya.


Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, apresiasi kepada BAZNAS Kota Bukittinggi yang terus menjalankan amanah dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Pendistribusian zakat menjadi wujud kepedulian bersama dalam mendukung kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.


"Pemko Bukittinggi mendukung penguatan peran BAZNAS dalam membantu penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap bantuan melalui program Bukittinggi Makmur, Bukittinggi Peduli dan Bukittinggi Sehat dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga penerima semakin mandiri dan ke depan dapat menjadi muzaki," ungkapnya.(**)

    


PARIAMAN — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pariaman terus melakukan upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui kegiatan penyelenggaraan jalan kabupaten.


Salah satu program yang tengah dilaksanakan yakni pekerjaan Pemeliharaan Berkala Paket I yang mencakup 21 ruas jalan dengan nilai pekerjaan sebesar Rp15.892.427.000,00.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap layak digunakan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di wilayah Kota Pariaman.


Dalam pelaksanaannya, salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah pengaspalan ruas jalan dari Simpang Karan Aur sampai Simpang RS TMC melalui jalan baru.


Pekerjaan pengaspalan tersebut dilaksanakan dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender oleh PT Saran Mitra Saudara selaku pelaksana pekerjaan.


Peningkatan kualitas ruas jalan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.


Jalan memiliki peranan penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya sebagai sarana mobilitas warga, keberadaan jalan yang baik juga berkaitan erat dengan kelancaran distribusi barang dan jasa, akses menuju fasilitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Dengan dilaksanakannya pemeliharaan berkala terhadap sejumlah ruas jalan, pemerintah daerah berupaya memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat tetap berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.


Pengaspalan ruas Simpang Karan Aur hingga Simpang RS TMC melalui jalan baru juga mendapat perhatian dari masyarakat. Warga menyambut positif pekerjaan tersebut karena kondisi jalan yang lebih baik dinilai akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas PUPR yang melakukan peningkatan kualitas jalan.


“Kami tentu sangat mengapresiasi adanya pengaspalan jalan ini. Kondisi jalan yang bagus akan membuat masyarakat lebih nyaman dan aman saat melintas. Apalagi jalan ini digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat setiap hari,” ujarnya.


Menurutnya, pembangunan dan pemeliharaan jalan bukan hanya memberikan manfaat dari sisi kenyamanan berkendara, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.


“Kalau jalannya bagus, akses masyarakat menjadi lebih mudah. Kendaraan juga lebih nyaman melintas dan waktu tempuh bisa lebih efisien. Kami berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan dengan baik dan kualitasnya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.


Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Masyarakat berharap pemeliharaan jalan tidak berhenti pada tahap pengaspalan, tetapi juga diikuti dengan pengawasan dan perawatan secara berkelanjutan.


“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah karena sudah memperhatikan kondisi jalan. Harapan kami, pekerjaan seperti ini terus dilanjutkan ke ruas-ruas jalan lainnya yang masih membutuhkan perbaikan,” ungkapnya.


Masyarakat juga berharap selama proses pekerjaan berlangsung, pelaksana tetap memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan dinilai penting agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu pengguna jalan dan tetap memberikan rasa aman bagi masyarakat.


Pelaksanaan Pemeliharaan Berkala Paket I yang mencakup 21 ruas jalan dengan nilai anggaran Rp15,892 miliar tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas jaringan jalan kabupaten.


Pembangunan maupun pemeliharaan infrastruktur jalan pada akhirnya bukan hanya mengenai kondisi fisik jalan, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Ruas jalan yang mantap akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas, memperlancar hubungan antarkawasan, serta mendukung pergerakan sektor ekonomi dan sosial di Kabupaten Padang Pariaman.


Masyarakat pun berharap pekerjaan pengaspalan Simpang Karan Aur sampai Simpang RS TMC melalui jalan baru dapat diselesaikan tepat waktu sesuai masa pelaksanaan 90 hari kalender, dengan tetap mengutamakan mutu pekerjaan.


“Kami berharap hasil pembangunan ini bisa bertahan lama dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Yang paling penting kualitas pekerjaan bagus, pengerjaannya sesuai ketentuan, dan setelah selesai bisa dipelihara dengan baik,” ujar warga.


Dengan adanya kegiatan penyelenggaraan jalan kabupaten tersebut, pemerintah daerah menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di bidang infrastruktur. Perbaikan dan pemeliharaan jalan diharapkan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran daerah.


Masyarakat menyambut baik program tersebut dan berharap peningkatan kualitas jalan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak ruas jalan di Kabupaten Padang Pariaman berada dalam kondisi baik, aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. (**)



SUMBARNET — Kabar baik bagi para pelajar, khususnya putra-putri Kabupaten Dharmasraya dan daerah lainnya yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).


Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2027/2028 secara resmi telah dibuka. Pendaftaran calon murid dilaksanakan secara daring mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah berasrama yang mengembangkan pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan nilai-nilai kebhayangkaraan. Untuk tahun ajaran 2027/2028, penerimaan ini merupakan angkatan ketiga dengan kuota sebanyak 180 murid.


Informasi tersebut menjadi kesempatan penting bagi para siswa SMP sederajat yang memiliki prestasi dan motivasi kuat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan sistem pembelajaran yang komprehensif.


Polri menyampaikan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Murid yang dinyatakan lulus dan diterima juga mendapatkan beasiswa penuh selama mengikuti pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara juga telah memperoleh sertifikasi sebagai International Baccalaureate (IB) World School, sehingga penyelenggaraan pendidikannya mengintegrasikan standar pendidikan internasional dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai kebhayangkaraan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK, MAP, MH, mengajak para pelajar yang memenuhi persyaratan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, karakter, kedisiplinan, serta semangat untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.


“Kami mengajak putra-putri Dharmasraya yang memiliki semangat belajar, berprestasi dan memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan potensi generasi muda, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan, dibukanya SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh pendidikan formal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mempunyai integritas, disiplin, kemampuan kepemimpinan dan wawasan yang luas.


Kapolres berharap para calon peserta tidak hanya mempersiapkan kelengkapan administrasi, tetapi juga mempersiapkan kemampuan akademik dan mental untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.


“Tujuannya tentu agar anak-anak kita mendapatkan akses terhadap pendidikan yang berkualitas sekaligus memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan potensi dirinya. Kita ingin generasi muda Dharmasraya tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin dan mempunyai rasa tanggung jawab,” katanya.


Untuk diketahui, calon peserta SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.


Di antaranya merupakan lulusan SMP atau sederajat, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rohani, serta belum genap berusia 17 tahun pada 1 Juli 2027.


Calon peserta juga harus bersedia mengikuti pendidikan dengan sistem asrama selama masa pendidikan.

Selain persyaratan umum, terdapat persyaratan akademik yang harus dipenuhi. Calon murid diwajibkan memiliki nilai minimal 80 pada mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris berdasarkan nilai rapor semester 1 hingga semester 4.


Proses seleksi juga dilakukan secara bertahap. Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, tahap pertama meliputi Tryout NST 1 (TPA) pada 14–15 November 2026, dilanjutkan pelaksanaan NST 1 pada 12–13 Desember 2026 dan pengumuman hasil pada 24 Desember 2026.


Selanjutnya, tahap kedua meliputi Tryout NST 2 atau tes mata pelajaran pada 16 Januari 2027. Pelaksanaan NST 2 dijadwalkan pada 23 Januari 2027 secara langsung di Polda pilihan saat pendaftaran, dengan pengumuman hasil pada 8 Februari 2027.


Adapun tahap ketiga merupakan seleksi terpusat yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Kapolres Dharmasraya juga mengingatkan para calon peserta dan orang tua agar mencermati seluruh informasi resmi terkait persyaratan, mekanisme pendaftaran dan tahapan seleksi.


Menurutnya, kesiapan sejak awal menjadi salah satu faktor penting agar para calon peserta dapat mengikuti proses penerimaan dengan baik.


“Kami berharap para siswa yang berminat benar-benar mempersiapkan diri sejak sekarang. Jangan hanya mengejar kelulusan seleksi, tetapi tanamkan juga niat untuk belajar, membangun karakter dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.


AKBP Kartyana menambahkan, kesempatan memperoleh pendidikan melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara hendaknya tidak hanya dilihat dari sisi fasilitas maupun beasiswa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun masa depan.


“Harapan kami, dari Dharmasraya akan lahir putra-putri terbaik yang mampu bersaing, memiliki wawasan luas, berintegritas dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Mereka nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun Indonesia,” tuturnya.


Dengan dibukanya SPMB Tahun Ajaran 2027/2028, para pelajar yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan waktu pendaftaran dan mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.


Pendaftaran dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya. Untuk tahun ajaran 2027/2028, sebanyak 180 murid akan dipilih sebagai bagian dari angkatan ketiga SMA Kemala Taruna Bhayangkara.


Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Dharmasraya untuk terus meningkatkan prestasi, memperkuat karakter dan berani bersaing untuk meraih pendidikan terbaik.


Kapolres Dharmasraya pun mengajak para orang tua untuk memberikan dukungan kepada putra-putrinya yang memiliki minat dan memenuhi persyaratan.


“Mari kita bersama-sama memberikan ruang dan dukungan kepada anak-anak kita untuk berkembang. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Semoga melalui kesempatan ini semakin banyak generasi muda Dharmasraya yang berprestasi dan kelak mampu menjadi kebanggaan keluarga, daerah dan bangsa,” pungkas AKBP Kartyana. (AdF)