SIG Lepas Pengiriman Perdana SEPABLOCK untuk Pembangunan Huntap Sumatera

 


SUMBARNET - Produk inovasi PT Semen Padang yang dikenal dengan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) resmi dilepas untuk pengiriman perdana guna mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban badai hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Pengiriman ini menjadi salah satu penanda dimulainya langkah penting dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumatera.


Momentum pelepasan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama Sigit Widyawan serta para komisaris, yakni Christina Aryani, Lydia Silvanna Djaman, Satya Bhakti Parikesit, Saor Siagian, Agung Budi Mulyanto, dan Ratna Irsana. Turut hadir jajaran komisaris PT Semen Padang, yaitu Komisaris Utama Werry Darta Taifur serta Komisaris Ilham Aldelano Azre dan Resiya Syafri. Hadir pula Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Direktur Operasi Andria Delfa.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terealisasinya pengiriman perdana SEPABLOCK untuk Huntap Sumatera tersebut. 


Menurutnya, SEPABLOCK hadir sebagai jawaban atas kebutuhan hunian yang cepat, kokoh, dan efisien. Dalam konteks pemulihan pascabencana, kecepatan dan ketahanan menjadi dua aspek krusial yang ditawarkan teknologi ini.


“Kami bersyukur pengiriman perdana ini dapat terlaksana dengan baik. Produk ini dirancang untuk mempercepat proses pembangunan huntap sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak dan aman,” ujar Pri Gustari Akbar.


Pri Gustari Akbar menegaskan, bahwa SEPABLOCK merupakan wujud nyata transformasi dan inovasi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri semen yang semakin kompetitif. 


“Pengiriman perdana untuk huntap ini semakin menegaskan bahwa inovasi konstruksi memiliki peran penting dalam ekosistem perumahan nasional. Perhatian dan dukungan para pemangku kepentingan terhadap SEPABLOCK memberi semangat bagi kami untuk terus berinovasi,” tuturnya.


Ia menambahkan, pengembangan SEPABLOCK selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia. Poin percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kota dan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi landasan utama inovasi ini.


“SEPABLOCK menjadi bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan. Keunggulan SEPABLOCK juga telah teruji melalui pembangunan sejumlah rumah contoh di berbagai daerah, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan, pembangunan huntap yang menggunakan SEPABLOCK sejatinya telah dimulai oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat bersama Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kawasan ini menjadi lokasi awal penerapan SEPABLOCK dalam proyek perumahan bagi korban bencana.


Terkait kesiapan pasokan, Yelmi menegaskan bahwa PT Semen Padang memiliki kapasitas memadai untuk mendukung program tersebut. “Kami sangat siap. Untuk tipe 36 meter persegi, kami mampu menyediakan material bagi 100 hingga 120 unit huntap per bulan. Tidak hanya di Sumatera Barat, suplai juga dapat diperluas ke Sumatera Utara dan Aceh,” katanya optimistis.


Bagi PT Semen Padang dan SIG, pengiriman perdana SEPABLOCK bukan sekadar distribusi produk inovatif, melainkan simbol sinergi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kembali harapan yang sempat porak-poranda akibat bencana. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko hidrometeorologi, inovasi konstruksi seperti SEPABLOCK menjadi bukti bahwa dunia industri dapat berperan aktif menghadirkan solusi nyata membangun rumah sekaligus membangun kembali asa. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar