Masyarakat Soroti Kelalaian Pembangunan Flyover, Kondisi Jalan Berlubang dan Licin Bahayakan Pengguna Jalan

 


MUARA ENIM – Meskipun masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, namun hal tersebut tidak menutupi fakta bahwa masih banyak kelalaian yang terjadi di lapangan. Kamis (09/04/2026).


Aktivitas konstruksi dinilai kurang memperhatikan dampak keselamatan, sehingga justru menimbulkan bahaya baru bagi warga.

 

Sorotan tajam kini mengarah pada pelaksanaan proyek di Kabupaten Muara Enim, tepatnya pembangunan Flyover di depan GOR Kabupaten Muara Enim yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). 


Selain itu, terdapat pula keterlibatan PT KA Properti Manajemen (KAPM), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan kepemilikan saham mencapai 99,63%, yang bertindak sebagai pelaksana atau subkontraktor utama.

 

Dalam pelaksanaannya, aktivitas penebangan pohon, galian, dan pelebaran jalan dinilai sangat berdampak buruk. 


Hal ini terjadi karena minimnya perhatian dan tanggung jawab pihak pelaksana terhadap kondisi lingkungan sekitar. 


Jalan yang menjadi licin, bergelombang, hingga berlubang dibiarkan begitu saja, sehingga membahayakan keselamatan setiap pengguna jalan yang melintas.

 

Tentu dampak buruk ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. Muncul pertanyaan besar, jika hingga terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang tidak layak tersebut, siapa yang akan menjadi korban? Jawabannya tentu adalah masyarakat sendiri yang tidak bersalah.

 

Oleh karena itu, masyarakat mempertanyakan sikap dan tanggung jawab pemerintah serta pihak perusahaan terkait. 


Bagaimana tanggung jawab mereka dalam menjamin keselamatan publik, sementara di sisi lain pembangunan justru menjadi ancaman bagi kehidupan warga. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar