"Saya telah kembali" – Ronaldo pecahkan rekor dan jawab kritik



Padang - "Saya telah kembali" – Ronaldo pecahkan rekor dan jawab kritik


"Saya telah kembali! Saya telah kembali!"


Setelah mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo menatap tajam ke lensa kamera televisi dan meneriakkan pesan penuh tantangan bagi mereka yang menilai dirinya sebagai masalah Portugal di Piala Dunia 2026.


Pada usia 41 tahun, dia tak mampu menyembunyikan emosi maupun menahan kegembiraannya saat merayakan pencapaian bersejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi turnamen terbesar sepak bola tersebut.


Ini juga menjadi jawaban sempurna bagi para pengkritik yang telah meragukannya.


Ronaldo sempat menuai kritik luas setelah Portugal hanya bermain imbang 1-1 melawan Kongo pada laga pembuka Grup K.


Sementara itu, sejumlah bintang dunia lain seperti Lionel Messi (Argentina), Kylian Mbappe (Prancis), Erling Haaland (Norwegia), Vinicius Jr (Brasil), dan Harry Kane (Inggris) tampil impresif dalam dua pekan pertama.


Namun Ronaldo membuat "kemunculan" yang spektakuler—meski sedikit terlambat.


Dia hanya membutuhkan enam menit untuk membuka keunggulan lewat gol pemecah rekor, menyambar umpan silang Joao Cancelo dengan sepakan setengah voli yang brilian.


Ketika ditanya soal pernyataannya "saya telah kembali" seusai laga, peraih lima Ballon d'Or itu mengatakan hal tersebut "hanya agar mereka [para pengkritiknya] tidak lupa—selama 23 tahun [saya melakukannya] seperti ini."


"Saya sangat senang, tetapi yang paling penting adalah kerja tim dan kepercayaan diri yang kami dapatkan," ujar Ronaldo.


"Tentu saja rekor pribadi selalu menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu membantu tim mencapai targetnya.


"Kami harus melewati banyak rintangan selama sepekan terakhir, tetapi tim bekerja sangat baik dan kami banyak berkembang.


"Ini adalah pekan yang sulit, pekan yang gelap tanpa bermain bola, tetapi kami menghadapinya seperti biasa karena kami percaya pada kerja keras kami. Itu sulit, tetapi kami telah kembali."


Sc : bbc

0 Post a Comment:

Posting Komentar