PAYAKUMBUH — Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 berlangsung meriah di Gelanggang Pacu Kuda Kubu Gadang, Jalan Rangkayo Rasuna Said, Kelurahan Balai Nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Minggu (23/8/2026).
Ajang pacuan kuda tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka memeriahkan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain menghadirkan persaingan para joki dan kuda pacu dari berbagai peserta, kegiatan ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus momentum untuk memperkenalkan olahraga berkuda kepada masyarakat luas.
Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 turut dihadiri Wali Kota Payakumbuh dr. Zufmaeta, Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pengurus PP PORDASI.
Kehadiran unsur Forkopimda dan berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan olahraga pacuan kuda sekaligus upaya bersama dalam menjaga dan mengembangkan olahraga berkuda sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki nilai sejarah dan budaya di tengah masyarakat Sumatera Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tari persembahan sebagai bentuk penyambutan para tamu dan undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa, laporan panitia, sambutan Wali Kota Payakumbuh, serta pembukaan kegiatan oleh jajaran PP PORDASI.
Setelah prosesi pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan pacuan kuda yang mempertandingkan sebanyak 15 kelas. Para peserta bersaing dalam berbagai kategori dengan jarak lintasan mulai dari 600 meter hingga 3.200 meter.
Persaingan di lintasan berlangsung menarik. Para joki dituntut mampu mengendalikan kuda sekaligus menentukan strategi yang tepat untuk mencapai garis finis.
Sementara itu, masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan setiap perlombaan dari sisi lintasan.
Wadah Pembinaan Atlet dan Pengembangan Olahraga Berkuda
Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata mengatakan, penyelenggaraan Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 tidak hanya dimaknai sebagai perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun semangat olahraga, meningkatkan prestasi, serta mempererat kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti pacuan kuda perlu terus mendapatkan dukungan karena memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari sisi pembinaan atlet maupun sebagai daya tarik wisata olahraga.
“Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 ini kita harapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan prestasi olahraga berkuda, mencari dan membina bibit-bibit atlet serta joki yang memiliki potensi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Letkol Inf Adi Nofriadi Nata.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan.
Menurutnya, olahraga harus mampu menjadi sarana untuk membangun karakter, kedisiplinan, keberanian, serta semangat berkompetisi secara sehat.
“Yang paling penting adalah bagaimana setiap pertandingan dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas, keamanan dan ketertiban. Kita ingin para peserta maupun masyarakat yang hadir dapat menikmati kegiatan ini dengan suasana yang aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan,” katanya.
Dorong Pariwisata dan Perekonomian Masyarakat
Lebih lanjut, Dandim 0306/50 Kota berharap kegiatan pacuan kuda yang digelar di Kota Payakumbuh dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, event olahraga yang menghadirkan banyak peserta dan penonton dari berbagai daerah secara tidak langsung dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Mulai dari pelaku UMKM, pedagang, jasa transportasi, penginapan, hingga sektor ekonomi kreatif dapat merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Kita berharap event seperti ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan dikemas semakin baik. Ketika banyak orang datang ke Payakumbuh untuk menyaksikan pacuan kuda, tentu akan memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Ini merupakan potensi yang harus kita manfaatkan bersama,” ungkapnya.
Ia juga berharap Indonesia Horse Racing Merdeka Cup dapat menjadi agenda yang semakin dikenal, bukan hanya oleh masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga oleh pencinta olahraga berkuda dari berbagai daerah di Indonesia.
“Harapan kita ke depan, kegiatan ini semakin besar, semakin profesional dan mampu menarik lebih banyak peserta maupun penonton dari luar daerah. Dengan demikian, olahraga pacuan kuda dapat berkembang sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata olahraga di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota,” lanjutnya.
Meriahkan HUT Kemerdekaan
Penyelenggaraan Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 juga menjadi bagian dari semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Nuansa kemerdekaan terasa melalui semangat para peserta yang bertanding di lintasan serta antusiasme masyarakat yang datang menyaksikan perlombaan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai kalangan dalam suasana hiburan sekaligus olahraga.
Pacuan kuda sendiri memiliki sejarah yang cukup kuat di Sumatera Barat. Karena itu, keberadaan event seperti Indonesia Horse Racing Merdeka Cup dinilai dapat menjadi sarana untuk menjaga eksistensi olahraga berkuda sekaligus mengembangkan potensinya agar lebih kompetitif dan menarik bagi generasi muda.
Dengan mempertandingkan 15 kelas dan jarak lintasan yang bervariasi, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Di sisi lain, masyarakat juga mendapatkan tontonan olahraga yang berbeda dan sarat dengan nilai tradisi.
Sinergi Berbagai Pihak
Kesuksesan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, PORDASI, panitia penyelenggara, peserta, hingga masyarakat.
Dukungan seluruh pihak diperlukan agar olahraga pacuan kuda dapat berkembang secara terarah dan tetap memperhatikan aspek keselamatan, sportivitas serta kenyamanan masyarakat.
Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026.
“Kita memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, PORDASI, pemerintah daerah, peserta, aparat keamanan dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama mendukung kegiatan ini. Sinergi seperti ini harus terus dipertahankan agar setiap event dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Ia berharap pelaksanaan Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada masa mendatang.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Bukan hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat persaudaraan, menggerakkan ekonomi masyarakat dan ikut memperkenalkan Payakumbuh sebagai daerah yang memiliki potensi wisata olahraga,” pungkasnya.
Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan dan keterampilan di lintasan pacu.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan olahraga berkuda, memperkuat semangat kebersamaan, serta membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Dengan dukungan pemerintah, PORDASI, TNI-Polri, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, olahraga pacuan kuda diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional. (AdF)

0 Post a Comment:
Posting Komentar