PADANG, Sumbarnet.id — Kapal cepat KM Mentawai Fast 01 yang membawa rombongan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat dari Tuapeijat, Kepulauan Mentawai, menuju Kota Padang mengalami insiden kandas di pintu masuk Muara Padang, Jumat (14/8/2026) petang.
Kapal tersebut dilaporkan kandas setelah dihantam angin kencang dan badai ketika hendak memasuki alur pelayaran Muara Padang. Insiden itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan membuat kapal beserta seluruh penumpang harus menunggu proses evakuasi.
Salah seorang pengurus KONI Sumbar yang berada di dalam kapal membenarkan kejadian tersebut. Menurut keterangannya, kondisi cuaca saat kapal mendekati pintu masuk Muara Padang cukup buruk dengan hembusan angin yang kencang serta hantaman gelombang.
“Setibanya di pintu masuk Muara Padang, angin kencang dan hantaman badai cukup kuat hingga kapal mengalami kandas,” ujarnya.
Akibat kondisi tersebut, KM Mentawai Fast 01 tidak dapat melanjutkan pelayaran dan harus menunggu bantuan untuk proses evakuasi. Kapal dilaporkan berada dalam kondisi kandas selama kurang lebih dua jam 40 menit.
Selama proses evakuasi berlangsung, para penumpang tetap berada di dalam kabin dan mengikuti arahan dari kru kapal. Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh dari penumpang, situasi di dalam kabin terpantau kondusif.
Para penumpang tampak tenang sambil menunggu proses penyelamatan.
Setelah menunggu sekitar dua jam lebih, upaya evakuasi akhirnya berhasil dilakukan sekitar pukul 20.10 WIB. KM Mentawai Fast 01 kemudian ditarik oleh kapal lain menuju Pelabuhan Muara Padang.
Kapal beserta seluruh penumpang dan kru akhirnya berhasil tiba di pelabuhan dengan selamat.
“Alhamdulillah, semua selamat dan sudah tiba di Pelabuhan Muara Padang. Kami berterima kasih kepada kru kapal dan semua pihak yang membantu proses evakuasi,” kata pengurus KONI Sumbar tersebut.
Seluruh Penumpang Dipastikan Aman
Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang, termasuk rombongan pengurus KONI Sumbar, serta kru KM Mentawai Fast 01 dilaporkan dalam kondisi aman setelah kapal berhasil dievakuasi.
Insiden tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat di sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi angin kencang dan gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko pelayaran, terutama bagi kapal cepat yang melayani rute Padang–Kepulauan Mentawai maupun sebaliknya.
Karena itu, informasi mengenai kondisi cuaca dan perairan menjadi hal penting bagi operator kapal maupun calon penumpang sebelum melakukan perjalanan.
Imbauan untuk Operator Kapal
Kejadian kandasnya KM Mentawai Fast 01 juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca, khususnya ketika kapal akan memasuki atau keluar dari alur pelayaran Muara Padang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pihak Syahbandar diharapkan terus menyampaikan informasi dan peringatan dini terkait kondisi cuaca dan perairan kepada operator kapal.
Informasi tersebut penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kelayakan dan keamanan pelayaran, terutama untuk rute Padang–Kepulauan Mentawai yang memiliki karakteristik perairan terbuka dan sangat dipengaruhi kondisi angin serta gelombang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KSOP Kelas I Teluk Bayur belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kapal mengalami kandas, termasuk kondisi alur pelayaran saat kejadian dan jumlah pasti penumpang yang berada di dalam KM Mentawai Fast 01.
Informasi lebih lanjut mengenai kronologi kejadian, kondisi kapal, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang masih menunggu keterangan resmi dari instansi terkait. (Robi)

0 Post a Comment:
Posting Komentar