Bukittinggi, SUMBARNET.ID — Pemerintah Kota Bukittinggi mulai merevitalisasi drainase Pasar Bawah sebagai langkah nyata untuk mengatasi persoalan genangan air dan becek yang selama ini mengganggu aktivitas pedagang maupun pengunjung pasar. Pekerjaan yang ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari itu ditinjau langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bersama sejumlah kepala SKPD terkait, Kamis (20/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota meminta pelaksana mengoptimalkan pekerjaan pada malam hari. Kebijakan ini dilakukan agar proses revitalisasi tidak mengganggu aktivitas jual beli yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
“Kita laksanakan pekerjaan di malam hari. Sudah enam hari berjalan, pelaksanaannya cukup baik, besi-besi sudah masuk di saluran yang diperbaiki. Kita harapkan pekerjaan perbaikan drainase ini berjalan maksimal,” ujar Ramlan.
Menurutnya, revitalisasi drainase menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi Pasar Bawah yang kerap mengalami genangan air, becek, dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.
Ramlan menjelaskan, berdasarkan catatan yang ada, drainase Pasar Bawah terakhir kali diperbaiki pada 1998. Setelah puluhan tahun, kondisi saluran mengalami pendangkalan dan dipenuhi tanah sehingga menghambat kelancaran aliran air.
“Menurut catatan, terakhir tahun 1998 dan kita lihat bahwa drainase itu penuh dengan tanah. Jadi mulai sekarang kita perbaiki lagi, dibongkar isinya, dicor lagi, dicor lantainya, kiri kanan, sampai atas,” jelasnya.
Revitalisasi tersebut, lanjut Wako, diarahkan untuk memastikan aliran air dari kawasan pasar dapat mengalir dengan lancar menuju saluran induk. Dengan demikian, persoalan genangan dan becek di dalam pasar diharapkan dapat diminimalkan.
“Tujuan kita adalah supaya air lancar ke saluran induk dan tidak ada lagi genangan dan becek di dalam pasar,” tegasnya.
Rehab Pasar Bawah Dilakukan Bertahap
Selain pembenahan drainase, Pemerintah Kota Bukittinggi juga menyiapkan program rehabilitasi Pasar Bawah secara bertahap. Perbaikan akan dilakukan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah setiap tahunnya.
Sejumlah fasilitas yang direncanakan untuk dibenahi di antaranya lantai pasar, pembangunan WC dan kamar mandi baru, serta mushalla. Pemko juga menyiapkan rencana penggantian atap Pasar Bawah dengan konsep atap anggar.
Namun demikian, Ramlan menegaskan bahwa berbagai pembenahan tersebut tetap akan mempertahankan karakter dan konsep Pasar Bawah sebagai pasar tradisional.
“Tujuan kita adalah, kita ingin mempertahankan konsep pasar tradisional Pasar Bawah. Artinya, batu-batu itu tetap kita pelihara dan kita ingin bagaimana ibu-ibu kita dulu berjualan bakatidiang, itu kita pertahankan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembenahan Pasar Bawah akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemko Bukittinggi berkomitmen mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk memperbaiki berbagai fasilitas pasar, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan identitas tradisional yang menjadi ciri khas Pasar Bawah.
“Insya Allah pelan-pelan kita perbaiki dan setiap tahun kita anggarkan untuk pekerjaan perbaikan di Pasar Bawah. Kita ingin orang berbelanja di Pasar Bawah, nyaman dan bersih,” pungkas Wali Kota. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar