HUT PMI ke-81, Wali Kota Padang Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana dan Misi Kemanusiaan



PADANG – Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi kiprah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang yang selama ini konsisten membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk penanganan dan mitigasi bencana di wilayah Kota Padang.


Apresiasi tersebut disampaikan Fadly Amran saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 tingkat Kota Padang yang digelar di Ballroom Universitas Baiturrahmah, Kamis (17/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemanusiaan, mempererat sinergi antara PMI dan Pemerintah Kota Padang, sekaligus memberikan penghargaan kepada para pendonor darah yang telah berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.


Dalam acara tersebut, turut hadir Dandim 0312 Padang Letkol Inf. Faiq Fahmi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah Hj. Maizarnis, Rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Musliar Kasim, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif, unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta tamu undangan lainnya.


Wali Kota Apresiasi Kiprah PMI dalam Misi Kemanusiaan


Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh jajaran PMI Kota Padang yang terus berinovasi serta bergerak bersama pemerintah dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan.


Menurutnya, PMI memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.


Keberadaan PMI di tengah masyarakat dinilai sejalan dengan semangat dan program Padang Sigap yang dijalankan Pemerintah Kota Padang. Program tersebut menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kepedulian, serta kecepatan dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Memaknai HUT PMI tahun ini, kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Padang yang selalu berinovasi, melangkah, bergerak bersama Pemerintah Kota Padang menjalankan misi-misi kemanusiaan,” ujar Fadly Amran.


Ia menilai, peran PMI tidak hanya terlihat ketika bencana terjadi, tetapi juga melalui berbagai kegiatan pencegahan, mitigasi, edukasi, pelayanan kesehatan, serta aksi sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan.


Kehadiran para relawan PMI di lapangan menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Dalam situasi bencana, relawan memiliki peran untuk membantu penanganan warga terdampak, mendukung proses evakuasi sesuai kebutuhan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.


Karena itu, Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan kerja sama dengan PMI Kota Padang agar berbagai kegiatan kemanusiaan dapat berjalan secara optimal.


Fadly Amran menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan PMI, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.


“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan PMI Kota Padang dalam mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Kami akan terus memperkuat kerja sama ini agar keberadaan PMI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.


PMI Aktif dalam Mitigasi dan Penanganan Bencana


Lebih lanjut, Fadly Amran mengapresiasi PMI Kota Padang yang selama ini aktif dalam kegiatan mitigasi bencana maupun hadir langsung di lokasi ketika bencana terjadi.


Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga kemanusiaan, relawan, dunia usaha, serta masyarakat.


Kota Padang sebagai daerah yang memiliki potensi menghadapi berbagai jenis bencana membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang kuat.

 

Dalam konteks tersebut, PMI menjadi salah satu mitra penting pemerintah daerah.


Melalui berbagai kegiatan kemanusiaan, PMI diharapkan terus membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan, kepedulian sosial, dan solidaritas terhadap sesama.


Fadly Amran juga berharap kolaborasi antara Pemko Padang dan PMI dapat semakin diperluas, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan lainnya.


Ia menekankan bahwa semangat kemanusiaan harus terus dirawat dan diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata. Dengan kerja sama yang baik, keberadaan organisasi kemanusiaan seperti PMI diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Padang.


88 Pendonor Darah Terima Penghargaan Donor 100 Kali


Puncak perayaan HUT PMI ke-81 tingkat Kota Padang juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan peringatan perjalanan organisasi kemanusiaan tersebut.


Selain itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan penghargaan kepada para pendonor darah yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali.


Sebanyak 88 orang pendonor darah menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam kegiatan donor darah.


Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan darah untuk membantu pasien dan warga yang membutuhkan.


Donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial. Setiap pendonor yang secara rutin menyumbangkan darah turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan darah untuk berbagai kebutuhan pelayanan kesehatan.


Melalui momentum HUT PMI ke-81 ini, semangat donor darah diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kesadaran untuk mendonorkan darah secara sukarela perlu terus ditingkatkan agar kebutuhan darah dapat didukung oleh partisipasi masyarakat.


Penghargaan kepada para pendonor juga menjadi pesan bahwa kontribusi kemanusiaan, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi orang lain.


Zulhardi: PMI Lahir Satu Bulan Setelah Kemerdekaan Indonesia


Sementara itu, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif menjelaskan bahwa Palang Merah Indonesia memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia.


PMI lahir pada 17 September 1945, atau satu bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dibacakan pada 17 Agustus 1945.


Menurut Zulhardi, momentum tersebut menunjukkan bahwa keberadaan PMI sejak awal memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan bangsa dan negara dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.


“Hari ini kita memperingati HUT PMI ke-81. PMI lahir satu bulan setelah kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu pada 17 September 1945. Ini menandakan pentingnya keberadaan PMI dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia,” jelasnya.


Ia menegaskan, PMI akan terus berupaya menjalankan tugas kemanusiaan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Dalam menjalankan tugasnya, PMI Kota Padang terus mendorong keterlibatan relawan, pendonor darah, anggota Palang Merah Remaja (PMR), serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Menurut Zulhardi, dukungan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar PMI dapat melaksanakan kegiatan kemanusiaan secara berkelanjutan.


Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan dan fasilitas yang telah diberikan selama ini.


“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sejauh ini. Kami akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” ujarnya.


PMI Bagikan 2.500 Masker bagi Masyarakat Terdampak Kabut Asap

Dalam rangkaian peringatan HUT PMI ke-81, PMI Kota Padang juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.


Zulhardi Z Latif menyampaikan bahwa PMI Kota Padang membagikan sebanyak 2.500 masker kepada masyarakat sebagai bagian dari aksi sosial dalam momentum peringatan hari jadi organisasi tersebut.


Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PMI terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi dampak kabut asap.

Kabut asap dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi menimbulkan persoalan pada kualitas udara. 


Karena itu, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap menjadi hal yang penting.


Melalui pembagian masker tersebut, PMI Kota Padang berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik.


Zulhardi menjelaskan, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen PMI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam berbagai situasi.


Selain pembagian masker, PMI Kota Padang juga telah menyiapkan agenda kegiatan lainnya yang melibatkan generasi muda, khususnya anggota Palang Merah Remaja.


Gala Kreativitas PMR Ditunda akibat Kondisi Kabut Asap


Zulhardi Z Latif menambahkan, PMI Kota Padang juga berencana menggelar Gala Kreativitas bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR).


Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah bagi anggota PMR untuk mengembangkan kreativitas, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan sejak usia sekolah.


Namun, pelaksanaan Gala Kreativitas PMR tersebut masih ditunda karena kondisi kabut asap yang sedang terjadi.


“Selain pembagian masker dalam rangka HUT PMI ke-81, kami juga akan mengadakan Gala Kreativitas untuk anggota Palang Merah Remaja (PMR). Namun, pelaksanaannya masih kami tunda karena kondisi kabut asap saat ini,” kata Zulhardi.


Penundaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan keselamatan peserta. PMI Kota Padang tetap berupaya memastikan setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dapat dilaksanakan dalam kondisi yang mendukung.


Gala Kreativitas PMR diharapkan nantinya dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan berbagai kemampuan, memperkuat rasa solidaritas, serta memahami nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar gerakan Palang Merah.


Perkuat Kolaborasi untuk Masyarakat Kota Padang


Puncak perayaan HUT PMI ke-81 tingkat Kota Padang menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh pihak dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.


Apresiasi yang disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran menunjukkan pentingnya peran PMI sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam situasi bencana dan kondisi darurat.


Di sisi lain, dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap PMI diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program kemanusiaan, mulai dari kegiatan donor darah, pelayanan sosial, mitigasi bencana, hingga pembinaan generasi muda melalui PMR.


Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif juga menegaskan kesiapan organisasinya untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemko Padang dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.


Dengan semangat kebersamaan, PMI Kota Padang diharapkan semakin mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan serta memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial.


Peringatan HUT PMI ke-81 ini pun tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga semangat kemanusiaan, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, dan memperkuat solidaritas masyarakat.


Melalui dukungan pemerintah, relawan, pendonor darah, anggota PMR, dan seluruh elemen masyarakat, PMI Kota Padang diharapkan terus hadir sebagai organisasi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Semangat tersebut sejalan dengan harapan Pemerintah Kota Padang untuk membangun kota yang semakin sigap, tangguh, peduli, dan mampu menghadapi berbagai tantangan melalui sinergi serta kolaborasi seluruh pihak. (AdF)

0 Post a Comment:

Posting Komentar