Tampilkan postingan dengan label KONI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KONI. Tampilkan semua postingan

 


Sumbarnet. id .MENTAWAI – Semangat dan komitmen penuh ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Mentawai menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi atau PORPROV Sumatera Barat ke XVI tahun 2026.


Penegasan itu disampaikan Asisten III Pemkab Mentawai, Motisokhi Hura, dalam Rapat Koordinasi Teknis atau Rakornis bersama KONI Sumatera Barat serta lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan di bumi Sikerei pada Oktober mendatang.


Dalam rapat tersebut, Motisokhi Hura menegaskan bahwa Pemkab Mentawai telah menyiapkan anggaran yang memadai untuk menyukseskan PORPROV. Anggaran tersebut akan dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun 2026.


"Sekarang pembahasan APBD-P di DPRD Mentawai masih berlangsung. Ditargetkan rampung pada minggu terakhir Agustus 2026, lalu diajukan ke Pemerintah Provinsi untuk dievaluasi," jelasnya.


Ia berharap pada minggu pertama September anggaran tersebut sudah disahkan dan proses pencairan dapat segera berjalan. 

"Kita berharap minggu pertama September ini APBD sudah disahkan dan proses pencairan berjalan. Sehingga persiapan di Mentawai, administrasinya sudah jelas," lanjutnya.


Motisokhi juga menyampaikan bahwa Pemkab Mentawai berkomitmen menyelesaikan seluruh kendala yang ada dengan semangat kebersamaan. Salah satu tantangan utama di daerah kepulauan adalah masalah transportasi dan logistik.


"Walaupun di sana sini banyak kendala, tapi kami rasa ketika kita mengadakan rapat hari ini semua persoalan bisa kita eliminir dengan kebersamaan," harapnya.


Menurutnya, kekompakan antara pemerintah daerah, KONI, dan pengurus cabor menjadi kunci utama agar pelaksanaan PORPROV di Mentawai berjalan sukses dan berkesan.


Sementara itu, Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, memberikan apresiasi tinggi kepada Mentawai. Ia menyebut Mentawai sebagai kabupaten terakhir yang menggelar Rakornis Tuan Rumah PORPROV XVI. Sebelumnya, 11 kabupaten/kota lain juga telah menyatakan kesiapannya.


"Sebelas kabupaten sudah selesai rakor. Kesimpulannya, sebelas siap menjadi tuan rumah," ujarnya.


Hamdanus memastikan PORPROV Sumbar dipastikan akan dilaksanakan tahun 2026 sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Ia mengaku bangga karena di tengah banyak daerah daratan yang kesulitan, Mentawai justru sanggup menjadi tuan rumah untuk 5 cabang olahraga.


"Di saat sejumlah daerah daratan sulit menjadi tuan rumah, saat itu Mentawai sanggup 5 cabang olahraga. Ini adalah kegembiraan kita. Mudah-mudahan Mentawai sukses dalam menyelenggarakan Porprov, sukses prestasi, serta lancar dalam administrasi," pungkasnya.


Kepercayaan menjadi tuan rumah 5 cabor ini diharapkan tidak hanya membawa nama baik Mentawai, tetapi juga menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. (**)

 


Sumbarnet.id. Mentawai – Komitmen Kepulauan Mentawai sebagai tuan rumah perhelatan olahraga tingkat provinsi kembali ditegaskan. Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar Rapat Koordinasi Teknis atau Rakornis di Homestay Mapadegat pada Kamis, 13 Agustus 2026. 


Rakornis ini menjadi langkah krusial untuk mematangkan seluruh persiapan teknis Mentawai yang dipercaya menjadi tuan rumah bagi lima cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi yang akan digelar Oktober mendatang.


Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, S.Fil.I., M.Si., beserta jajaran pengurus KONI Sumbar. Kehadiran pimpinan KONI provinsi menjadi bukti nyata dukungan penuh terhadap kesiapan Mentawai, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun regulasi pertandingan.


Turut hadir pula para ketua dari lima cabor yang akan bertanding di bumi Sikerei. Yakni Persatuan Selancar Ombak Indonesia atau PSOI, Judo, IBCA MMA, Kabaddi, dan Kriket. 


"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Mentawai. Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami," ujar perwakilan KONI Mentawai dalam sambutannya.


Fokus utama pembahasan dalam Rakornis ini meliputi empat poin penting. Pertama, kesiapan fasilitas venue di setiap lokasi pertandingan agar sesuai standar nasional. Kedua, penetapan teknis dan peraturan pertandingan untuk kelima cabor. 


Ketiga, skema akomodasi dan transportasi bagi seluruh kontingen mengingat Mentawai merupakan daerah kepulauan. Keempat, manajemen logistik penunjang mulai dari peralatan pertandingan hingga konsumsi atlet.


Mengingat karakteristik geografis Kepulauan Mentawai yang khas dengan akses laut, koordinasi yang solid antara pengurus cabor lokal dan provinsi menjadi kunci utama. Tujuannya agar seluruh tahapan kompetisi berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar yang ditetapkan.


Penunjukan Mentawai sebagai tuan rumah untuk cabor seperti selancar ombak hingga seni beladiri dan olahraga beregu ini dinilai sangat tepat. Selain memanfaatkan potensi alam Mentawai yang sudah mendunia, terutama ombaknya bagi para peselancar, agenda olahraga ini juga diproyeksikan dapat mendongkrak sektor pariwisata lokal.


"Dengan adanya event sebesar ini, hotel, homestay, UMKM, hingga jasa transportasi di Mentawai pasti akan bergerak. Ini momentum kita untuk memperkenalkan budaya dan keindahan Mentawai ke seluruh Sumatera Barat," kata salah satu pengurus cabor.


Lebih dari itu, ajang ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas dan prestasi bagi atlet-atlet Mentawai yang akan berlaga di hadapan pendukung sendiri.


Melalui Rakornis ini, KONI Kepulauan Mentawai bersama KONI Sumatera Barat dan seluruh pengurus cabor menguatkan sinergi dan komitmen bersama. Dengan persiapan yang matang dari jauh hari, Mentawai optimistis tidak hanya sukses sebagai penyelenggara yang ramah dan berkesan, tetapi juga sukses mengukir prestasi pada laga Oktober mendatang.


"Kami ingin Mentawai tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi tuan rumah yang berprestasi," tutupnya. (DB)



PESISIR SELATAN — Kepengurusan Cabang Olahraga (Cabor) Soft Tenis Kabupaten Pesisir Selatan memasuki babak baru. Kepengurusan cabor tersebut kini dipercayakan kepada Baslianti Ilyas, SE, setelah sebelumnya dipimpin oleh Dison Kurnia Illahi, SH.


Informasi tersebut diperoleh setelah dilakukan konfirmasi kepada Dison Kurnia Illahi melalui WhatsApp. Ia menjelaskan, pergantian kepengurusan Soft Tenis dilakukan seiring dengan amanah baru yang dipercayakan kepadanya sebagai Bendahara KONI Kabupaten Pesisir Selatan periode 2025–2029.


Menurut Dison, penyesuaian kepengurusan ini dilakukan agar pembinaan dan aktivitas organisasi Soft Tenis di Kabupaten Pesisir Selatan tetap berjalan secara optimal. Estafet kepengurusan selanjutnya dipercayakan kepada Baslianti Ilyas, SE, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi PAN.


Dison menegaskan, peralihan kepengurusan tersebut bukan berarti dirinya meninggalkan dunia olahraga. Justru, amanah sebagai Bendahara KONI menjadi bagian lain dari upaya untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Pesisir Selatan.


“Pergantian ini bukan berarti saya berhenti dari dunia olahraga. Saat ini saya mendapat amanah sebagai Bendahara KONI Kabupaten Pesisir Selatan periode 2025–2029. Saya berharap kepengurusan Soft Tenis yang baru dapat melanjutkan pembinaan dengan baik dan terus membawa prestasi bagi Pesisir Selatan,” ujar Dison saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.


Dengan hadirnya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Baslianti Ilyas, diharapkan pembinaan Cabor Soft Tenis Pesisir Selatan semakin terarah, solid dan profesional, serta mampu mencetak atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama daerah.


Pergantian ini sekaligus menjadi bagian dari estafet pengabdian dalam memajukan olahraga di Pesisir Selatan. Dengan kepengurusan baru tersebut, PESTI Pessel menyatakan kesiapan untuk menghadapi PORPROV 2026 dan terus meningkatkan pembinaan atlet guna meraih prestasi terbaik bagi Kabupaten Pesisir Selatan. (**)

 


SUMBARNET - Semangat pembinaan olahraga di akar rumput kembali terlihat.Sekretaris Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kristian Rinaldo,SH didampingi Wakil Ketua V Yurnalisman dan staf sekretariat Koni Pessel Nanda Rahyu Putra hadir langsung dalam acara pembukaan Turnamen Mini Soccer Koto Tuo Cup Season 3 yang digelar di Lapangan Mini Soccer Koto Tuo, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Minggu (28/6/2026)


Kehadiran orang nomor dua di KONI Pessel ini menjadi bukti keseriusan KONI dalam mendukung setiap kegiatan olahraga yang digagas masyarakat, khususnya sepak bola.



Dalam kesempatan itu, Kristian Rinaldo hadir mewakili Ketua Umum KONI Pessel,M.Adli yang berhalangan hadir. Turut hadir juga Camat Batang Kapas,Aprinal Tanjung,SH dan Teguh Dehalsa Anggota DPRD Kabupaten Pesisir,Wali Nagari IV Koto Hilie Roni Eka putra,Perwakilan Polsek Batang Kapas Polsek,Aipda Revi Fadli Kanit Binmas,Aipda Bayu Satria Bhabinkamtibmas Polsek Batang Kapas. 



Di hadapan ratusan warga dan seluruh tim peserta, Sekum KONI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan pemuda Koto Tuo.


“KONI Pessel sangat bangga dan mendukung penuh Koto Tuo Cup Season 3 ini. Saya ditugaskan langsung oleh Ketua KONI untuk hadir, karena kami melihat ini bukan turnamen biasa. Ini adalah investasi untuk masa depan olahraga Pessel,” tegas Kristian Rinaldo.



Pesan utama yang dibawa Sekum KONI adalah soal pembinaan. Ia menyebut, turnamen tingkat nagari seperti Koto Tuo Cup adalah fondasi utama untuk mencetak atlet berprestasi.


“Jangan remehkan turnamen di nagari. Banyak atlet nasional kita hari ini berawal dari lapangan seperti ini. Dari Koto Tuo Cup 2026 Season 3.Saya yakin, 3-5 tahun ke depan akan lahir nama-nama besar pesepakbola dari Pessel yang awalnya main di Koto Tuo Cup,” ujarnya penuh semangat.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen ini sebagai ajang belajar, bukan sekadar mencari menang.


“Tunjukkan skill terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jaga nama baik nagari. Kalah menang itu biasa, tapi adab dan karakter ksatria harus dijaga,” pesan Pria yang akrab di panggil bang KR itu.




Lebih lanjut, Sekum KONI membuka pintu sinergi antara KONI dengan seluruh komunitas olahraga di Pesisir Selatan.


“Ke depan, kami dari KONI akan lebih sering turun ke nagari-nagari. Kami ingin mendata, membina, dan memfasilitasi bibit-bibit potensial. Jika ada kenshi, pesepakbola, atau atlet cabor lain yang berprestasi dari Koto Tuo Cup ini, KONI Pessel siap untuk melakukan pembinaan lanjutan menuju POPDA dan PORPROV,” jelasnya.


Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari panitia dan warga yang hadir.



Camat Batang Kapas,  Hutria Keffen S.A.P, yang secara resmi membuka turnamen, juga mengapresiasi kehadiran Sekum KONI.


“Ini kehormatan besar bagi kami di Koto Tuo. Dihadiri langsung oleh Sekum KONI Pessel berarti turnamen kami diakui dan masuk dalam radar pembinaan KONI. Terima kasih Pak Sekum,” kata Hutria Keffen saat membuka acara secara resmi.


Senada, Wali Nagari Koto Tuo, Roni Eka putra mengatakan dukungan KONI akan menjadi motivasi besar bagi pemuda nagari untuk terus berprestasi.


Dengan hadirnya KONI Pessel di pembukaan Koto Tuo Cup Season 3, diharapkan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet muda Pessel yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,"pungkas Roni. (**/

 


SUMBARNET - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel ) secara resmi melepas keberangkatan kontingen atlet Shorinji Kempo Kabupaten Pesisir Selatan yang akan berlaga di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kota Sawahlunto. Pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KONI Pessel, M. Adli, bertempat di Painan,Senin malam (22/6/2006).



Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Ronald Bernando, S.IP.,M.M., serta jajaran pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Pengcab Pesisir Selatan.


Dalam sambutannya, Ketua KONI Pessel, M. Adli, memberikan suntikan semangat kepada seluruh kenshi (atlet kempo).Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Pessel dalam Kejurnas ini bukan hanya sekadar untuk berpartisipasi, melainkan untuk membawa pulang prestasi membanggakan dan mengharumkan nama Pessel di kancah nasional.



"Kalian adalah duta-duta olahraga terbaik Kabupaten Pessel.Tanamkan mental juara dan pantang menyerah di dalam diri kalian. Jaga nama baik daerah, junjung tinggi sportivitas selama bertanding di kota wisata tambang tersebut dan buktikan bahwa pembinaan olahraga di Pessel mampu bersaing di level tertinggi," tegas Ketua KONI dalam amanatnya.




Senada dengan hal tersebut, Kepala Disparpora Pessel, Ronald Bernando, menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap kiprah para atlet.Menurutnya, Pemerintah Daerah Pesisir Selatan terus berkomitmen dalam mendukung pembinaan atlet-atlet berprestasi melalui kolaborasi lintas sektoral bersama KONI.



"Ia berharap Kejurnas di Sawahlunto ini bisa menjadi batu loncatan yang sangat baik sebelum menghadapi ajang multi-event lainnya seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang sudah di depan mata.



"Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk kempo. Ajang ini adalah pembuktian dari hasil latihan keras selama ini. Semoga pulang ke Pessel dengan membawa medali emas dan mengharumkan nama Bumi Negeri Sejuta Pesona," ungkap Ronald.



Sementara itu, Ketua Pengcab Kempo Pessel,Rega Desfinal,menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan atlet secara maksimal. Para kenshi yang diberangkatkan merupakan atlet-atlet pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat dan pemusatan latihan daerah (TC). Pihaknya optimis bisa bersaing ketat dengan perwakilan atlet kempo dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.



Para kenshi (atlet kempo) ini akan turun di berbagai nomor pertandingan, baik kategori randori (tarung) maupun embu (seni gerak), dan siap bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai penjuru Tanah Air,"ujar Rega.



Seluruh kontingen atlet, pelatih, dan ofisial Kempo Pessel memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Pesisir Selatan agar diberikan kelancaran, kesehatan, dan hasil yang membanggakan selama pelaksanaan pertandingan di Kota Sawahlunto,"pungkas Rega. (*)

 


SUMBARNET - Ermizen Cup 2026 baru saja dibuka oleh Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, di Barung-Barung Balantai, Kabupaten Pesisir Selatan. Turnamen sepak takraw tingkat nasional ini diikuti oleh 16 klub dari berbagai provinsi, termasuk Aceh, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, dan Pesisir Selatan sebagai tuan rumah 



Hadiah yang diperebutkan cukup besar, lho! Juara pertama akan membawa pulang Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp8 juta. Total anggaran untuk turnamen ini mencapai Rp43 juta.


Turnamen ini diharapkan dapat meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga sepak takraw di Sumatera Barat dan Indonesia. Hamdanus juga berharap melalui kegiatan ini, akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional 


Ketua Panitia pelaksana, Niofrianto, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini telah dipersiapkan dengan matang guna memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Sementara itu, Ketua Persatuan Sepak Takraw Provinsi Sumatera Barat, Ermizen, S.Pd, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pokok Pikiran (Pokir).


Menurutnya, program ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan serta pengembangan olahraga sepak takraw di Sumatera Barat dan Indonesia secara umum.


Ermizen juga menyebutkan bahwa total anggaran yang digunakan dalam penyelenggaraan turnamen ini mencapai Rp43 juta.


Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, dalam sambutannya menegaskan bahwa turnamen ini menjadi momentum penting dalam mencari bibit atlet potensial di cabang olahraga sepak takraw.


Ia berharap melalui kegiatan ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Turnamen Ermizen Cup 2026 memperebutkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. Juara pertama akan memperoleh Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp8 juta.


Dengan hadiah tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.


Ermizen Cup 2026 merupakan langkah maju dalam mencari bibit sepak takraw, yang akan mengharumkan nama Indonesia di Kancah Internasiinal.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua KONI Pesisir Selatan, M. Adli, yang turut didampingi oleh bendahara dalam acara pembukaan tersebut.


Kehadiran para tokoh olahraga ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sepak takraw di daerah serta menyukseskan penyelenggaraan Ermizen Cup 2026. (*)



SUMBARNET - KONI Kota Padang harus punya skala prioritas dalam membina cabang olahraga atau cabor guna meraih prestasi.


Harapan tersebut disampaikan Wakil Walikota Padang Maigus Nasir saat menerima pengurus KONI Kota Padang yang baru saja di SK kan KONI Sumatera Barat, Senin ( 13/10/2025).


SK kepengurusan bernomor 130  Tahun 2025 tersebut diterbitkan KONI Sumbar tanggal 09 Oktober 2025.


Dalam pertemuan di kediaman resmi Wakil Walikota Padang tersebut, Maigus meminta, dari puluhan cabor yang ada, harus diperkirakan cabor mana yang paling berpeluang untuk berprestasi.


"Cabor itulah yang seharusnya mendapat prioritas untuk dibina oleh kepengurusan KONI Kota Padang saat ini," beber Maigus. 


Terkait makin terbatasnya kemampuan keuangan Pemko Padang, Wawako Maigus meminta pengurus KONI Kota Padang untuk lebih kreatif.


Umpamanya dengan mencoba menggaet dana atau sponsor dari dunia usaha dan pihak ketiga lainnya untuk memajukan dunia olahraga di Kota Padang.


"Bisa saja, satu lembaga atau perusahaan yang cukup punya kemampuan dana membina satu cabang olahraga, seperti yang dulu pernah dilaksanakan," terang Maigus.


Sebelumnya, Ketua KONI Kota Padang Erianto, didampingi sejumlah pengurus,  menyampaikan harapan agar kepengurusan KONI Kota Padang yang ia pimpin mendapat dukungan penuh dari Pemko Padang.


Politisi muda yang sukses menjadi salah satu peraih suara terbanyak pada pileg DPRD Kota Padang tahun 2024 lalu ini optimis, dengan support atau dukungan dari Pemko Padang,  kepengurusan KONI Kota Padang yang ia pimpin bakal mampu meningkatkan prestasi atlet Kota Padang diberbagai ajang pertandingan. ***



SUMBARNET - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pesisir Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2025, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Pesisir Selatan, Rega Desfinal, menyampaikan harapan kepada seluruh insan olahraga di daerah itu untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.


Menurut Rega, momentum Musorkab seharusnya dijadikan wadah untuk memperkuat sinergi antar cabang olahraga (cabor) dan bukan justru menjadi ajang kepentingan sepihak yang dapat mencederai dunia olahraga.


“Tugas dan fungsi KONI sudah sangat jelas. Jangan sampai olahraga tercoreng dengan persoalan hukum atau konflik situasional. Mari kita kedepankan musyawarah yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas,” ujar Rega, Sabtu (2/8).


Ia juga mengajak semua pihak yang berkecimpung dalam dunia olahraga untuk fokus pada peningkatan prestasi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.


“Mari bersama-sama membangun olahraga di Pesisir Selatan. Cabor-cabor harus bersatu untuk melahirkan prestasi. Ini penting agar atlet-atlet kita bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.


Rega juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat, para atlet kempo Pesisir Selatan akan mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Shorinji Kempo yang akan digelar di GOR Himpunan Bersatu Teguh (HBT), Kota Padang, pada 6–10 Agustus 2025.


“Kami berharap KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga turut memberi perhatian terhadap ajang ini. Cabor Kempo siap menunjukkan prestasi terbaiknya untuk Pesisir Selatan,” pungkasnya.


Musorkab KONI Pesisir Selatan 2025 direncanakan menjadi forum strategis untuk memilih kepengurusan baru KONI masa bakti 2025–2029, sekaligus menyusun program kerja ke depan demi kemajuan olahraga di daerah tersebut.(***)



SUMBARNET - Ketua Komite Olah Raga Nasional (KONI)Kota Bukittinggi Hendra Hendarmin,melepas kontingen Atlit PASI Kota Bukittinggi, untuk mengikuti Kejuaraan Propinsi ( Kejurprov) Atletik Sumatra Barat yang akan berlangsung dari tanggal 11 Juli 2025 sampai 13 Juli 2025 di Kabupaten Lima puluh Kota.


28 orang atlit Atletik Kota Bukittinggi yang telah dipersiapkan  jauh hari untuk memenangkan berbagai jenis lomba pada Kejurprov, ujar pelatih Atlit Atletik Ridwan Maret kepada media (Jumat 11/7).


Ridwan Maret yang  akrab di sapa "Maret",memang sangat gigih menempa mental ,fisik atlitnya untuk mengharumkan nama kota Bukittinggi di ajang KEJURPROV ini.


Sementara itu, pada acara  pelepasan para Atlit  pagi tadi di halaman kantor KONI kota Bukittinggi di Jln A Rifai no 17A Bukittinggi, Ketua  Pengkot Pasi Bukittinggi Hendrik mengingatkan agar atlit harus bersemangat,karena pada tahun lalu PASI kota Bukittinggi meraih peringkat nomor dua di Sumatra Barat,jadi diharapkan untuk tahun ini bisa menjadi yang terdepan, pesannya memotivasi atlit.


Sedangkan Ketua Koni Hendra hendarmin pada arahannya turut memberikan motivasi, beliau mengatakan," ber mimpi lah,karena dengan bermimpi kita akan giat untuk meraih apa yang kita inginkan ",jaga nama baik Kota Bukittinggi,berperilaku sopan dalam bertanding ,jaga sportifitas dan tetap selalu menjaga kesehatan, tuturnya. 


Disisi lain, Wiza andrita SE, selaku humas PB PASI Bukittinggi, mengharapkan agar atlit atlit PASI Bukittinggi bisa tampil cemerlang dan meraih prestasi serta membawa pulang medali, di Kejurprov Sumbar ini, harapnya optimis. 


Acara pelepasan dan keberangkatan Atlit PASI kota Bukittinggi juga diikuti oleh orang tua Atlit,pengurus KONI Bukittinggi Angga Kurniawan,pengurus PB PASI Syafril  dan segenap pengurus PB PASI Bukittinggi lainnya.


Selanjutnya,Keberangkatan Atlit juga diiringi oleh Ketua PB PASI Bukittinggi, Ketua KONI Bukittinggi menuju  kabupaten 50 kota. (Fendy Jambak)


SUMBARNET.COM - Setelah melakukan hearing dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI serta cabang olah raga (cabor) pekan lalu, Komisi V DPRD Sumbar kembali mengadakan hearing dengan menghadirkan KONI dan Dinas Pemuda Olah Raga kabupaten/kota se- Sumatera Barat, pada Senin (3/8).

Hearing dengan KONI, Cabor, Dispora tersebut dipimpin Sekretaris Komisi V  Syahrul Furqan didampingi
Anggota Ismed Amzis, Siti Izzati Aziz dan Ismunandi Syofyan, berlangsung amat terbuka dan kooperatif, menjaring masukan dari Dispora serta KONI Kabupaten/kota.

Dalama kesempatan tersebut, Asisten II Sekdaprov Sumbar Nasir Ahmad mengatakan, Gubernur siap untuk merubah SK yang telah dikeluarkan dengan membuat SK baru penyelenggaraan Porprov jika kabupaten dan kota siap dengan dana serta tempat penyelenggaraan.

"Gubernur bersedia merubah SK yang ada saat ini dengan SK baru penyelenggaraan Porprov ke XVI kalau kabupaten dan kota siap untuk menyelenggarakannya," tegas Nasir Ahmad.

Ditambahkannya, sebagai tuan rumah nantinya, kabupaten dan kota perlu ada kesiapan baik dana maupun lainnya, sehingga penyelenggaraan pesta olah raga tingkat provinsi bisa berjalan baik, dan hasil yang diharapkan juga bisa dicapai.

Pernyataan Asisten II Sekdaprov disambut baik Komisi V DPRD SUmbar,, dimana jika kesepakatan sudah dilakukan, maka komisi V berkeyakinan Pemprov Sumbar pasti akan setuju, dan DPRD siap untuk berjuang dalam penganggarannya.

'Jalan keluarnya sudah nampak, jika kabupaten dan kota setuju maka Gubernur juga setuju, untuk pembahasan anggaran penyelenggaran nantinya komisi V siap pula," tegas Furqon.

Dia juga meminta, agar pengurus provinsi bisa berkordinasi dengan pengurus cabang olah raga masing-masing, yang berada di kabupaten dan kota, untuk berkordinasi dengan KONI serta Dispora, membahas bersama-sama.

"Silahkan pengurus provinsi masing-masing cabor berkordinasi dengan kabupaten dan kota, selanjutnya bisa merapatkannya dengan kepala daerah dan KONI, apakah semua siap untuk 2021 ini," tambah Furqon lagi.

Sekaitan dengan hearing tersebut, kerua Wushu Sumbar Kompol Yanisman,S, SH didampingi korbid Novrianto,SP mengatakan, apa yang telah disepakati bersama merupakan solusi terbaik, sehingga jelas langkah apa akan diambil.

"Kami merasa apa yang disampaikan dalam pertemuan ini merupakan hal terbaik, sehingga apapun keputusan nantinya bisa menjadi acuan kita semua, kami juga akan melakukan kordinasi dengan pengkab dan pemgkot Wushu," ulas Yanisman.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat akan mebuat surat untuk pengurus daerah yang ada, agar bisa menyikapi hasil pertemuan dengan komisi V DPRD Sumbar, Asisten II, Dispora, KONI serta semua cabor yang ada. (Nov)

SUMBARNET.COM - Pekan olahraga provinsi (Porprov) merupakan ajang seleksi atlet yang berprestasi tingkat daerah, untuk menjaring atlet andalan yang akan bertarung pada tingkat nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sekaitan dengan hal tersebut, semua cabang olah raga di Sumatera Barat berkeinginan ajang Porprov tidak lagi perlu ditunda, karena merupakan ajang evaluasi kemampuan para atlet didaerah ini.

Karena keluarnya surat keputusan Gubernur no. 426 tahun 2019, untuk menunda Porprov sampai 2022, dirasa bisa  membuat prestasi atlet menjadi terhenti dan persiapan untuk menghadapi ajang nasional menjadi sulit.

Berkaitan dengan hal tersebut KONI Sumbar beserta cabang-cabang olah raga melakukan hearing dengan komisi V, DPRD Sumbar, Senin (6/7), meminta agar tidak ada lagi pengunduran event olah raga tersebut.

Hearing yang dipimpin langsung ketua komisi V Yusuf Abit, dengan pemandu sekretaris Sahrul Furqon, serta beberapa anggota komisi lainnya.

Rapat dihadiri langsung kepala dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat mengatakan, pengunduran dilakukan karena kondisi keuangan daerah, terkhusus karena adanya pandemi semua anggaran dialihkan untuk penanggulangan wabah.

Kadispora mengatakan, pengunduran sampai 2022 karena permintaan kabupaten/kota yang semestinya menjadi tuan rumah, sebab ketidak mampuan pendanaan serta akan memperbaiki perekonomian daerah mereka karena dampak covid-19.

Menyikapi pernyataan Kadispora, ketua KONI Sumbar menyebut, "kalau mereka siap atas keputusan yang diambil pada pertemuan, apakan tetap pelaksanaan pada 2021, atau diundur 2022, pada dasarnya KONI sebagai penyelenggara yang anggarannya dari provinsi, kabupaten dan kota.

Jika ketua KONI Sumbar Syaiful mengatakan siap mengikuti hasil keputusan, berbeda dengan cabang olahraga yang disampaikan Rahmad Watira, melihat SK Gubernur dilandasi dengan manipalasi, karena dalam pertemuan akhir Desember lalu tidak ada keputusan penjadwalan ulang, dan dibahas hanya pengunduran.

Selain itu, SK Gubernur soerrinya tidak bisa dirubah, karena tidak ditutup dengan kalusul untuk perubahan, meskipun ada masukan atau kesalah, dan dianggap otoriter.

Berdasarkan hal tersebut,  juru bicara cabor Togi mengatakan, Porprov harus tetap dilakukan tahun 2021, karena prestasi harus diuji, bukan membiarkan semua menjadi stagnan, hanya llatihan tanpa diuji sampai dimana kemampuan atlet.

Pernyataan Togi dipertegas pengurus provinsi Wushu Indonesia Novrianto, SP, jika ada anggaran pembinaan, maka perlu diuji sampai mana pembinaan prestasi dengan pekan olahraga, atau pertandingan.

"Apa gunanya ada dana pembinaan, kalau tidak jelas baro meternya, jika pertandingan dan uji coba tidak dilakukan dengan pekan olahraga atau event lainnya," tegas Novrianto.

Sekaitan dengan hal tersebut, komisi V DPRD Sumbar sepakat untuk mengkaji ulang pengunduran Porprov, sehingga jika dimungkinan maka Porprov tetap dilakukan 2021, terlebih dahulu melakukan pembicaraan dengan kabupaten dan kota, serta cabor.

Malah komisi V DPRD Sumbar bingung, kenapa ada SK antara konsideran dengan diktum bertolak belakang, maka itu dinyatakan cacat hukum dan harus ditinjau ulang.

"Kalau ada SK mengatakan ditunda itu rancu, semestinya kata-katanya diundur, saya menilai apa yang dikeluarkan Gubernur itu sangat rancu, jangan kaitkan dengan yang lain-lain," tegas Datuak Sungkono.

Pernyataan anggota DPRD Sumbar, Maigus Nasir, Ismet Amzis, Novrizal dan lainnya dipertegas ketua komis V DPRD Sumbar Yusuf Abit mengatan, sangat mendukung Porprov dilakukan tahun 2021, jika perlu sebelum PON 2021.

"Kadispora tolong sampaikan pada Gubernur akan dikaji ulang pengunduran Porprov ini, sehingga tidak ada lagi kerancuan dan prestasi atlet serta usia bisa dipertimbangkan," tegas Yusuf.

Hearing yang berlangsung sangat panas tersebut, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga bersikukuh mengatakan kalau ini permintaan tuan rumah.

"Kami sudah koordinasi dengan ketua KONI Sumbar, agar bisa berkoodinasi dengan KONI kabupaten dan kota, Meraka meminta agar diundur," ulas....

Kesimpulan dalam pertemuan tersebut, komisi V DPRD Sumbar akan melakukan hearing  dengan semua mitra, baik KONI kabupaten dan kota maupun dengan Pemkab/pemko, untuk bisa menyelesaikan semua permasalahan Porprov.(nov)

Padang Panjang (Sumbar). SNet- Tahapan penjaringan bakal calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padangpanjang periode 2019-2023 yang dilaksanakan sejak tanggal 13 September lalu hingga 20 September medatang baru Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Padangpanjang Primer yang mengambil formulir pendaftaran.

Kedatangan Primer yang didampingi sejumlah pengurus PSSI dan cabang olahraga lainnya itu, di sekretariat KONI, Selasa (17/9), diterima Ketua Bidang Pemilihan dan Verifikasi Herri Budiarto, Anggota Bidang Pemilihan dan Verifikasi serta Plt Ketua Umum KONI Budi Kurniawan.

Usai mengambil berkas pendaftaran, Primer mengatakan, keinginan dirinya maju sebagai calon Ketua KONI Kota Padangpanjang juga mendapat dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga. Setidaknya, sejak namanya muncul dalam bursa calon Ketua KONI, berbagai dukungan terus mengalir, baik melalui kontak telpon maupun melalui pertemuan.

“Dukungan dari teman-teman cukup kuat. Mereka juga berpesan, jika terpilih kelak, agar mampu memperbaiki managerial yang ada di tubuh KONI. Meskipun saat ini, kepengurusan KONI Kota Padangpanjang dibawah Hendri JB sudah cukup baik dan bisa membawa Kontingen Kota Padangpanjang mengikuti Porprov di Kabupaten Padangpariaman. Dimana, pada Porprov sebelumnya, Padangpanjang absen, karena belum terbentuknya kepengurusan KONI dan permasalahan lainnya,” jelas Primer yang juga membina klub sepakbola Dilaraf FC.

Meskipun masih cukup dini dalam menyampaikan visi dan misinya, jika terpilih menjadi Ketua KONI nantinya, dirinya akan memfokuskan pada pembinaan atlit dan memperbanyak fasilitas olahraga. Sehingga, potensi yang dimiliki Kota Padangpanjang, bisa menjadi penunjang prestasi kota itu, baik pada Porprov maupun iven-iven yang dilaksanakan di tingkat nasional.

“Prestasi tanpa pembinaan, itu mustahil. Kita juga akan memperjuangkan hak-hak pelatih dalam berbagai iven. Karena, prestasi atlit juga tidak terlepas dari peran pelatih,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pemilihan dan Verifikasi Panitia Musorkotlub KONI Kota Padangpanjang Herri Budiarto menyampaikan, sejak dibuka dari tanggal 13 September lalu, baru Primer yang mengambil formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kota Padangpanjang periode 2019-2023.

“Untuk tahapannya, pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua KONI dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 20 September, tahapan verifikasi akan dilakukan dari tanggal 21 dan 22 September, perbaikan berkas dari tanggal 22 hingga 23 September. Seluruh persyaratan calon ketua umum KONI bisa dilihat di secretariat KONI Kota Padangpanjang,” sebut Budi.

Terpisah, Plt. Ketua Umum KONI Kota Padangpanjang Budi Kurniawan mengatakan, sesuai dengan SK yang diterbitkan KONI Sumbar, dirinya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Dmana, salah satu tugas Plt adalah melaksanakan Musorkotlub KONI Kota Padangpanjang periode 2019-2023, setelah Ketua Umum KONI sebelumnya Hendri JB mundur sebagai Ketua Umum KONI karena adanya amanah jabatan struktural di ISI Padangpanjang.

“Untuk tahapan Musorkotlub sendiri, sudah berjalan. Mulai dari pembentukan panitia musorkotlub, tahapan penjaringan dan verifikasi Calon Ketua Umum KONI hinga Musorkotlub yang rencananya akan dilaksanakan pada 24 September mendatang,” jelasnya.

#AdF | put/wahyu