Tinjau Stadion Utama Sumbar, Dinas BMCKTR Identifikasi Kebutuhan Fasilitas untuk Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan



SUMBARNET - Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST., MT., bersama Plt. Kepala Bidang Cipta Karya, Febie Yandra, ST., M.Si., melakukan kunjungan dan monitoring ke Stadion Utama Sumatera Barat.


Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kondisi dan kesiapan fasilitas Stadion Utama Sumatera Barat, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event olahraga, terutama pertandingan sepak bola yang akan digelar di Sumatera Barat.


Dalam kunjungan tersebut, jajaran Dinas BMCKTR Sumatera Barat meninjau secara langsung sejumlah bagian stadion untuk melihat kondisi fasilitas yang masih membutuhkan penyelesaian maupun peningkatan. 


Monitoring dilakukan sekaligus untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dan pendanaan yang diperlukan agar fasilitas stadion dapat memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, fungsi, dan kelayakan bagi seluruh pengguna.


Armizoprades mengatakan, monitoring lapangan menjadi langkah penting untuk mendapatkan gambaran secara faktual mengenai kondisi fasilitas stadion sekaligus menentukan bagian-bagian yang perlu menjadi prioritas penanganan.


“Kunjungan ini kita lakukan untuk melihat secara langsung kondisi terkini Stadion Utama Sumatera Barat. Kita ingin memastikan fasilitas yang ada benar-benar dapat menunjang kegiatan olahraga, khususnya event sepak bola, sehingga stadion ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal, aman dan nyaman,” ujar Armizoprades.


Menurutnya, keberadaan Stadion Utama Sumatera Barat memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan olahraga di daerah.

 

Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian agar stadion mampu memberikan pelayanan yang baik kepada atlet, penonton, maupun masyarakat.


Dari hasil monitoring dan identifikasi di lapangan, terdapat sejumlah kebutuhan fasilitas yang perlu menjadi perhatian untuk mendukung peningkatan kesiapan stadion. Salah satunya adalah penyelesaian fasilitas sanitair pada zona Tribun Barat.


Selain itu, kebutuhan penanganan juga terdapat pada sejumlah fasilitas di Tribun Utara, Tribun Timur, dan Tribun Selatan, meliputi railing, toilet, serta akses tangga.


Fasilitas-fasilitas tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan aspek keselamatan, aksesibilitas, kebersihan, serta kenyamanan pengguna stadion.

 

Penanganan secara bertahap diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan olahraga dengan jumlah penonton yang cukup besar.


Armizoprades menegaskan, hasil monitoring tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan kebutuhan pendanaan dan penentuan skala prioritas pekerjaan yang diperlukan.


“Kita mengidentifikasi kebutuhan yang memang harus diselesaikan, terutama fasilitas yang berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan pengguna. Hasil identifikasi ini akan menjadi bahan bagi kita untuk melihat kebutuhan pendanaannya serta menentukan prioritas penanganan sesuai kondisi dan kemampuan anggaran,” katanya.


Ia menjelaskan, penyiapan fasilitas stadion tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, tetapi juga bagaimana setiap fasilitas dapat berfungsi dengan baik ketika stadion digunakan untuk kegiatan olahraga maupun event lainnya.


Menurut Armizoprades, fasilitas seperti toilet, sanitair, railing dan akses tangga merupakan bagian yang tidak dapat dipandang sederhana. 


Keberadaan fasilitas tersebut sangat menentukan kenyamanan sekaligus keselamatan penonton dan pengguna stadion, terutama ketika stadion digunakan dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang.


“Kita ingin stadion ini tidak hanya terlihat representatif secara fisik, tetapi juga benar-benar fungsional. Ketika masyarakat datang menonton pertandingan atau mengikuti event di sini, mereka harus mendapatkan rasa aman dan nyaman. Itu yang menjadi salah satu perhatian kita dalam penyiapan fasilitas,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Armizoprades berharap upaya monitoring dan identifikasi kebutuhan tersebut dapat menjadi bagian dari langkah bersama untuk mempercepat kesiapan Stadion Utama Sumatera Barat.


Ia menilai, apabila fasilitas stadion dapat diselesaikan dan ditingkatkan secara bertahap, keberadaan stadion tersebut akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi Sumatera Barat, khususnya dalam mendukung kegiatan olahraga dan penyelenggaraan berbagai event sepak bola.


“Harapan kita tentu Stadion Utama Sumatera Barat ini semakin siap dimanfaatkan. Dengan fasilitas yang aman, nyaman dan representatif, kita berharap stadion ini dapat menjadi salah satu sarana olahraga yang mampu mendukung berbagai event di Sumatera Barat sekaligus memberikan pelayanan yang baik bagi atlet, penonton dan masyarakat,” tutur Armizoprades.


Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas setelah pekerjaan penyempurnaan dilakukan.

 

Menurutnya, keberlanjutan pemanfaatan stadion harus diiringi dengan perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana agar tetap berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.


Kunjungan lapangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat dalam memastikan pembangunan dan penyediaan infrastruktur daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Dengan adanya identifikasi kebutuhan secara langsung, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai fasilitas yang perlu diprioritaskan, termasuk kebutuhan pendanaan untuk penyelesaian maupun peningkatan fasilitas Stadion Utama Sumatera Barat.


Stadion yang memiliki fasilitas memadai dan dikelola dengan baik nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pertandingan sepak bola, tetapi juga dapat menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga dan event masyarakat di Sumatera Barat.


Melalui penanganan fasilitas secara bertahap dan terencana, Stadion Utama Sumatera Barat diharapkan semakin siap digunakan, memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, serta mampu mendukung peningkatan aktivitas olahraga dan penyelenggaraan event berskala daerah maupun lebih luas di masa mendatang. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar