SUMBARNET — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap sejumlah pekerjaan fisik yang tengah dilaksanakan di berbagai kawasan strategis kota.
Salah satu bentuk pengawasan tersebut dilakukan melalui kunjungan mingguan ke lokasi pekerjaan untuk melihat secara langsung perkembangan proyek sekaligus memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, spesifikasi teknis, kualitas pekerjaan, serta target waktu yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungan kali ini, Dinas PUPR Kota Padang meninjau dua lokasi pekerjaan strategis, yakni Rehabilitasi Kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang serta Penataan Taman dan Pelataran Parkir Pantai Padang.
Kedua pekerjaan tersebut dinilai memiliki arti penting dalam mendukung pembenahan wajah Kota Padang, terutama pada kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, perdagangan, ruang publik, sekaligus destinasi wisata.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan kunjungan mingguan ke lapangan merupakan bagian dari upaya pengendalian dan evaluasi pekerjaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan melalui laporan administrasi, tetapi juga harus diikuti dengan pengecekan langsung terhadap kondisi pekerjaan di lapangan.
“Setiap pekerjaan yang dilaksanakan Dinas PUPR harus kita kawal bersama. Karena itu, kunjungan mingguan ini penting untuk memastikan progres pekerjaan sesuai dengan perencanaan, baik dari sisi waktu, kualitas maupun hasil akhir yang diharapkan,” ujar Malvi Hendri.
Ia menjelaskan, penataan kawasan Air Mancur Pasar Raya dan Pantai Padang merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus menghadirkan kawasan kota yang lebih tertata, nyaman dan memiliki daya tarik.
Untuk kawasan Pasar Raya, rehabilitasi kawasan air mancur diharapkan mampu memperkuat fungsi kawasan sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat Kota Padang. Sementara penataan taman dan pelataran parkir Pantai Padang diarahkan untuk memperbaiki kualitas ruang publik di salah satu kawasan wisata unggulan kota.
“Tujuan kita bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan secara fisik. Lebih dari itu, kita ingin hasil pembangunan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, memperindah kawasan, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kota Padang,” katanya.
Malvi menegaskan, kualitas menjadi salah satu perhatian utama dalam setiap pekerjaan pembangunan. Ia meminta jajaran teknis dan pelaksana pekerjaan memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.
“Yang kita kejar bukan hanya cepat selesai, tetapi juga harus berkualitas, rapi dan sesuai dengan fungsi yang direncanakan. Kita ingin masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan ini dalam jangka panjang,” tegasnya.
Pantai Padang Didorong Jadi Ruang Publik yang Nyaman
Sementara itu, pekerjaan penataan taman dan pelataran parkir Pantai Padang menjadi salah satu bagian penting dalam pembenahan kawasan wisata tersebut.
Penataan diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang lebih representatif, nyaman dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan. Sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang terbuka, area pedestrian, penghijauan, fasilitas sanitasi dan area bermain menjadi bagian dari konsep penataan kawasan.
Sebelumnya, Pemko Padang menyebut penataan taman di sekitar Pantai Padang ditujukan untuk menghadirkan ruang publik yang estetik dan ramah keluarga.
Kepala Bidang Masdalila mengatakan, pengawasan secara rutin diperlukan agar setiap pekerjaan di lapangan tetap berada pada jalur yang telah direncanakan.
Menurutnya, pengecekan mingguan juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi apabila terdapat kendala teknis di lapangan sehingga dapat segera dicarikan solusi dan tidak mengganggu target penyelesaian pekerjaan.
“Setiap minggu kita melakukan monitoring untuk melihat sejauh mana progres pekerjaan. Kita cek kondisi pekerjaan di lapangan, kesesuaian dengan perencanaan, sekaligus melihat kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan,” ujar Masdalila.
Ia menambahkan, penataan kawasan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana fasilitas yang dibangun nantinya dapat memberikan kenyamanan dan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Harapannya, ketika pekerjaan ini selesai, masyarakat bisa menikmati kawasan yang lebih tertata, bersih, nyaman dan aman. Karena fasilitas publik yang dibangun pemerintah harus benar-benar memberikan manfaat dan bisa digunakan dengan baik oleh masyarakat,” katanya.
Masdalila juga menekankan pentingnya koordinasi antara jajaran teknis, pengawas dan pelaksana pekerjaan. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul selama proses pengerjaan dapat ditangani lebih cepat.
Pengawasan untuk Menjaga Target dan Mutu
Kunjungan lapangan yang dilakukan secara rutin menjadi bagian dari komitmen Dinas PUPR Kota Padang dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target.
Pengawasan tersebut mencakup progres pekerjaan, kualitas material dan hasil pekerjaan, aspek teknis, hingga kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut juga menjadi penting mengingat kedua lokasi yang tengah ditata berada di kawasan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Pasar Raya merupakan salah satu pusat perdagangan utama Kota Padang, sementara Pantai Padang merupakan kawasan wisata dan ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, berharap seluruh proses pekerjaan dapat berjalan lancar hingga tahap akhir dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
“Kita berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan baik, selesai sesuai target dan memberikan hasil yang maksimal. Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini nantinya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung wajah Kota Padang yang semakin tertata,” ungkapnya.
Malvi juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga berbagai fasilitas publik yang nantinya telah selesai dibangun.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar fasilitas yang telah dibangun dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal.
“Pembangunan ini adalah untuk masyarakat. Karena itu, setelah selesai nanti mari kita sama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang ada. Dengan dukungan masyarakat, pembangunan yang kita lakukan bisa bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” pungkas Malvi.
Melalui kunjungan dan monitoring secara rutin tersebut, Dinas PUPR Kota Padang memastikan pembangunan tidak hanya mengejar aspek penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mengedepankan kualitas, fungsi, estetika dan manfaat bagi masyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menghadirkan infrastruktur dan ruang publik yang semakin baik, nyaman dan representatif, sejalan dengan upaya memperkuat wajah Kota Padang sebagai kota yang tertata serta memiliki daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan. (**)











