SUMBARNET – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur guna memastikan setiap pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah disepakati.
Komitmen tersebut salah satunya dilakukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, melalui inspeksi langsung terhadap pengerjaan Jalur Dua Kurao Pagang.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus melakukan pengecekan terhadap sejumlah item pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh pihak kontraktor.
Dalam inspeksi tersebut, Malvi Hendri turut melakukan kroscek terhadap waktu pelaksanaan pekerjaan. Hal ini penting untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai dengan jadwal dan target yang telah ditetapkan dalam perjanjian kerja.
Pengawasan langsung ke lapangan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Dengan melihat kondisi pekerjaan secara langsung, Dinas PUPR dapat mengetahui sejauh mana capaian pekerjaan, kendala yang dihadapi serta memastikan pelaksanaan di lapangan sesuai dengan dokumen kontrak.
Jalur Dua Kurao Pagang sendiri merupakan bagian dari jaringan jalan yang memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Kawasan Kurao Pagang terhubung dengan sejumlah kawasan permukiman, pusat pemerintahan, pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam perkembangan selanjutnya, Pemko Padang juga menempatkan kawasan Kurao–Maransi sebagai salah satu akses penting yang perlu diperkuat. Jalan tersebut menjadi jalur penghubung menuju kawasan pusat pemerintahan di Air Pacah serta sejumlah kawasan pendidikan.
Karena itu, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di kawasan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas warga.
Saat melakukan inspeksi, Kepala Dinas PUPR Kota Padang tidak hanya melihat kondisi fisik pekerjaan, tetapi juga mencermati kesesuaian antara pekerjaan yang telah dilakukan dengan item pekerjaan yang tercantum dalam perjanjian.
Pengecekan tersebut mencakup progres pekerjaan yang telah dicapai kontraktor serta kesesuaian pelaksanaan dengan target waktu yang telah ditentukan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap pekerjaan konstruksi agar pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah dapat dilaksanakan secara efektif, tepat mutu, tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan.
Malvi Hendri menegaskan bahwa pengawasan lapangan merupakan bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sebagaimana mestinya.
“Kita melakukan pengecekan langsung untuk melihat sejauh mana progres pekerjaan di lapangan. Kita juga melakukan kroscek terhadap waktu pelaksanaan dan item pekerjaan yang sudah dikerjakan, sehingga semuanya benar-benar sesuai dengan perjanjian kerja,” ujar Malvi Hendri.
Menurutnya, pekerjaan konstruksi tidak cukup hanya dilihat dari progres secara fisik. Kesesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan dokumen kontrak juga harus menjadi perhatian utama.
Hal tersebut mencakup kesesuaian item pekerjaan, volume, kualitas pelaksanaan hingga waktu penyelesaian yang telah ditetapkan.
“Yang kita pastikan bukan hanya pekerjaannya berjalan, tetapi juga apakah item yang dikerjakan sesuai dengan kontrak dan apakah progresnya sesuai dengan waktu yang sudah disepakati. Ini penting agar hasil pembangunan nantinya benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” jelasnya.
Malvi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap berbagai pekerjaan infrastruktur yang sedang berjalan di Kota Padang.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai, tetapi harus dilakukan sejak proses pelaksanaan berlangsung. Dengan demikian, apabila ditemukan kendala atau adanya pekerjaan yang perlu mendapat perhatian, dapat segera dilakukan evaluasi dan tindak lanjut.
“Kita ingin setiap pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar terkontrol. Kalau ada kendala di lapangan, tentu harus segera diketahui dan dicarikan solusinya. Jangan sampai persoalan baru diketahui ketika pekerjaan sudah selesai,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen kontraktor dalam memenuhi target pekerjaan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani.
Kontraktor diminta untuk memperhatikan kualitas pekerjaan sekaligus menjaga ketepatan waktu penyelesaian. Sebab, pembangunan infrastruktur tersebut pada akhirnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kita berharap kontraktor dapat bekerja sesuai dengan target dan ketentuan yang sudah disepakati. Kualitas harus tetap menjadi perhatian, begitu juga dengan waktu pelaksanaan. Jangan sampai pembangunan terlambat atau hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan,” tegas Malvi.
Dorong Infrastruktur Berkualitas
Pembangunan dan peningkatan jalan merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan Kota Padang. Jalan yang baik akan mempermudah pergerakan masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai kawasan.
Kondisi tersebut juga berlaku bagi kawasan Kurao Pagang. Dengan semakin berkembangnya permukiman dan aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap infrastruktur jalan yang memadai juga semakin meningkat.
Pemko Padang sebelumnya menyebut Jalan Kurao–Maransi sebagai jalur vital yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat pemerintahan di Air Pacah. Jalur tersebut juga menjadi akses masyarakat menuju sejumlah fasilitas pendidikan dan kawasan aktivitas lainnya.
Karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak terhadap kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mendukung pengembangan kawasan secara lebih luas.
Bagi Dinas PUPR Kota Padang, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan prinsip kualitas dan kebermanfaatan. Setiap pekerjaan yang dikerjakan harus memberikan hasil yang dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Malvi Hendri mengatakan pihaknya ingin memastikan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Pemerintah Kota Padang memiliki kualitas yang baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tujuan kita tentu bagaimana infrastruktur yang dibangun pemerintah ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Jalan yang baik akan mendukung mobilitas, memperlancar aktivitas warga dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dapat menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan baik.
Selain kontraktor, pengawasan dari pemerintah juga harus dilakukan secara konsisten. Sementara masyarakat diharapkan dapat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun setelah pekerjaan selesai.
“Harapan kita, pekerjaan ini dapat berjalan lancar sampai selesai, sesuai dengan target, mutu dan ketentuan yang telah ditetapkan. Setelah selesai nanti, tentu kita ingin masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” tutur Malvi.
Pengawasan untuk Pastikan Target Tercapai
Inspeksi terhadap Jalur Dua Kurao Pagang juga menunjukkan komitmen Dinas PUPR Kota Padang dalam memperkuat pengawasan pembangunan infrastruktur di lapangan.
Pengawasan secara langsung dinilai penting karena laporan progres yang diterima pemerintah perlu dibandingkan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Melalui pengecekan tersebut, pemerintah dapat memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta dapat mengambil langkah apabila terdapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan target.
Malvi Hendri menegaskan, pihaknya akan terus mendorong agar seluruh pekerjaan infrastruktur di Kota Padang dilaksanakan secara transparan, terukur dan bertanggung jawab.
“Kita akan terus lakukan pengawasan. Prinsipnya, pekerjaan harus sesuai perencanaan, sesuai kontrak dan memberikan hasil yang berkualitas. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak semata-mata mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus memperhatikan kualitas dan keberlanjutan hasil pembangunan.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, diharapkan potensi keterlambatan maupun persoalan teknis dapat diminimalkan sejak awal.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang mendukung visi Padang Rancak, terutama dalam menciptakan sarana dan prasarana kota yang semakin baik, aman, nyaman dan mendukung aktivitas masyarakat.
“Kita ingin pembangunan infrastruktur di Kota Padang terus bergerak dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, pengawasan akan terus kita perkuat. Harapan kita seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target dengan kualitas yang baik dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Padang yang semakin rancak,” pungkas Malvi Hendri.
Untuk konteks perkembangan kawasan, Pemko Padang juga telah menempatkan koridor Kurao–Maransi sebagai akses strategis yang perlu diperkuat, termasuk melalui peningkatan jalan dan drainase. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar