Perbedaan Pilihan Politik Adalah Sumber Kekuatan Kebangkitan Umat Islam di Nusantara


Cikarang.SNet- Pemilu serentak 2019 adalah MOMENTUM KEBANGKITAN UMAT ISLAM INDONESIA. Karena itu, Jangan Sampai Kita Bermusuhan Hanya Karena Perbedaan Politik. Justru PERBEDAAN pilihan Partai Politik maupun Capres-Cawapres itu dapat kita jadikan SUMBER KEKUATAN UMAT. Sehingga kita bisa menempatkan para PEJUANG KEMANUSIAAN di Kedua Kubu dan di semua Parpol peserta Pemilu. Dengan demikian Umat Islam memiliki Wakil dalam semua LINI di DPR, DPRD Tk I dan DPRD Tk II yang akan memperjuangkan ASPIRASI dan KEPENTINGAN Umat.

Demikian disampaikan Calon Legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) untuk DPR RI, Muhammad Ridwan dalam Ceramah bertajuk “Sikap Umat Islam dalam Dakwah, Ekonomi dan Politik Menghadapi Tahun Politik 2019 yang Penuh Gonjang Ganjing,” dalam rangkaian acara MUHASABAH dan ZIKIR NUSANTARA di Masjid Baiturrahman, Cikarang, Jawa Barat. Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Penasehat Majelis Dakwah Al-Hikmah KH Yus Darniyus, S.Ag, Ketua Dewan Syura Persemakmuran Pewaris Nusantara, Kyai Ageng Khalifatullah Malikaz Zaman, Caleg Partai Berkarya Roza Febrianti dan Jamaah Masjid Baiturrahman.

“Itulah hakekat MERAWAT Bhineka Tunggal Ika, jika kita memang Cinta Tanah Air yang didirikan diatas TETESAN DARAH para SYUHADA. Kita harus menempatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Aspirasi Umat di atas kepentingan kelompok dan syahwat politik kekuasaan,” imbuhnya.

Menurut Muhammad Ridwan yang mewakili Dapil 7 Jawa Barat pada Pemilu 2019 itu, Umat Islam harus MENINGKATKAN KUALITAS IMAN, KEKUATAN SPIRITUAL, OPTIMIS dan CERDAS dalam upaya meningkatkan Kualitas Hidup Umat, Membela Kaum Tertindas dan Membedayakan Masyarakat yang TERMARJINALKAN dalam pembangunan.

“Kita harus menjadi Khairu Ummah yang bersikap WASHATIYAH dalam menghadapi tahun Politik yang penuh Gonjang Ganjing ini. Karena itu jangan FANATIK buta kepada seorang Guru, Ulama maupun Habib. Kita terus menerus meningkatkan WASWASAN dan PENGHAYATAN Keislaman kita. Sehingga tidak bisa TERKECOH dan termakan GORENGAN ISU, Fitnah dan adu domba dari pihak-pihak yang tidak menghendaki KEBANGKITAN UMAT ISLAM di Nusantara ini,” tegasnya.

Muhammad Ridwan mengingatkan Pemilu 2019 adalah arena bagi Umat Islam untuk memilih Pemimpin Umat Terbaik berdasarkan Kriteria Qur’an, Sunnah, Budaya Nusatara dan   Sains Modern. Karena itu, janganlah kita MEMPOLITISASI agama untuk kepentingan politik. Tapi BERPOLITIK untuk kepentingan Dakwah dan Syiar Islam.

Dikatakan oleh Caleg PBB yang juga adalah Pengusaha Sukses Jawa Barat itu, Sebagai Umat yang Berbudaya Nusantara kita harus mengutamakan KEJUJURAN, RAJIN dan RAMAH TAMAH di seluruh lapangan kehidupan, baik itu sosial, ekonomi maupun Politik. Terutama kita harus JUJUR kepada DIRI sendiri, Keluarga dan Masyarakat di sekitar kita. Sebagai seorang pendakwah, pengusaha maupun politisi, mari kita tunjukkan KEHEBATAN ISLAM dalam berbagai bidang kegiatan tanpa harus menjelek-jelekkan, apalagi menghujat dan memaki orang yang berbeda pandang dengan kita.

“Bismillahir Rahmanir Rahiim. Mari Kita Nikmati Tahun 2019 dengan Penuh Rasa Syukur, Berpikir Positif, Optimis, Jujur, Rajin, Kerja Cerdas, Ramah dan Ceria. Semoga Allah Memberkahi kita Semua. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin,” pungkas Muhammad Ridwan.

# SNet - AZ

0 Post a Comment:

Posting Komentar