Green Qurban KOARSA 2026 Salurkan 7 Ekor Sapi untuk Korban Galodo di 9 Dusun Malalo

 


SUMBARNET - KOARSA (Konco Arek Sahati) Foundation kembali menggelar program sosial dan keagamaan "Green Qurban Bersama KOARSA 2026/1447 H". Memasuki pelaksanaan tahun keenam, organisasi tersebut menyalurkan tujuh ekor sapi kurban kepada masyarakat terdampak bencana galodo di kawasan Duo Koto, Guguak Malalo, Kabupaten Tanah Datar.


Sebanyak 24 personel KOARSA berangkat dari Sekretariat KOARSA Arai Pinang, Bukittinggi, menggunakan satu unit bus pada Kamis (28/5/2026). Sementara dua kendaraan lainnya berangkat dari Padang menuju lokasi kegiatan.


Ketua Gadang KOARSA Foundation, Yv Tri Saputra, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana galodo yang terjadi pada November tahun lalu.


"Kami bersyukur masih diberi kesempatan untuk kembali melaksanakan Green Qurban Bersama KOARSA. Semoga bantuan ini dapat menjadi penghibur dan penyemangat bagi masyarakat yang sedang bangkit dari musibah," ujarnya.


Pemotongan tujuh ekor sapi kurban dipusatkan di satu lokasi sebelum didistribusikan kepada warga di sembilan dusun terdampak, yakni Dusun Pauh, Dusun Baringin Gadang, Dusun Simauang, Dusun Galapuang, Dusun Baringin Kaciak, Dusun Pasa Malalo, Dusun Tangah Duo Puluah, Dusun Muaro Basa, dan Dusun Nyiur.


Dalam pelaksanaannya, KOARSA mengusung konsep ramah lingkungan melalui penggunaan 600 unit katidiang sebagai wadah distribusi daging kurban, menggantikan kantong plastik sekali pakai.


Pengadaan katidiang tersebut mendapat dukungan dari Founders Geopark Run Series yang menaungi Minang Geopark Run, Ijen Geopark Run, Ciletuh Geopark Run, dan Belitong Geopark Run.


Yv Tri Saputra menjelaskan seluruh dana kurban digunakan sepenuhnya untuk pembelian hewan kurban tanpa potongan maupun komisi. Setiap ekor sapi dibeli dengan harga Rp21,35 juta atau Rp3,05 juta per satu per tujuh bagian.


"Semua dana peserta kami gunakan untuk membeli sapi kurban. Tidak ada potongan apa pun sehingga masyarakat menerima hewan kurban dengan kualitas terbaik," katanya.


Ia menambahkan proses penyembelihan dilaksanakan sesuai syariat Islam dan dilakukan secara gotong royong oleh seluruh relawan serta masyarakat setempat.


Melalui program tersebut, KOARSA berharap kehadirannya pada momentum Iduladha 1447 Hijriah dapat menjadi wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.


Selain menyalurkan bantuan pangan, kegiatan itu juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan di tengah masyarakat. (***)

0 Post a Comment:

Posting Komentar