Polres Solok Raih Hasil Memuaskan Survei ePZI Polri, Perkuat Komitmen Menuju WBBM

 


Arosuka - Polres Solok kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Komitmen tersebut tercermin dari hasil eSurvey ePZI Polri yang diunduh melalui Aplikasi Zona Integritas Polri pada 26 Juni 2026, dengan capaian yang sangat baik pada dua indikator utama penilaian.


Berdasarkan hasil survei tersebut, Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) Polres Solok memperoleh nilai 4 atau setara dengan 100 persen, sedangkan Indeks Pelayanan Publik (IPP) mencapai nilai 3,84 atau 96 persen.


Capaian ini menjadi gambaran bahwa masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kualitas pelayanan sekaligus integritas personel Polres Solok dalam menjalankan tugas.


Survei ePZI Polri merupakan salah satu instrumen evaluasi yang digunakan untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik dan komitmen satuan kerja Polri dalam membangun budaya kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.


Penilaian tersebut mencakup berbagai unit pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yaitu pelayanan Reserse Kriminal (Reskrim), Satresnarkoba, pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan besuk tahanan, penegakan hukum (Gakkum), Unit Turjawali (pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli), hingga pelayanan Restorative Justice.


Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., mengatakan bahwa hasil survei tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang selama ini diberikan oleh seluruh jajaran Polres Solok.


Meski demikian, capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan.


"Survei ePZI ini menjadi tolok ukur bagi kami dalam melihat sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan masyarakat. Nilai yang kami peroleh merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Solok yang senantiasa mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan integritas dalam melayani masyarakat," ujar AKBP Agung Pranajaya.


Menurutnya, pembangunan Zona Integritas menuju WBBM bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi merupakan upaya membangun budaya organisasi yang berorientasi pada pelayanan prima, akuntabilitas, serta pencegahan praktik korupsi di seluruh lini pelayanan.


"Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang datang ke Polres Solok mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar maupun praktik penyimpangan lainnya. Itulah semangat utama dalam membangun Zona Integritas menuju WBBM," tegasnya.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi memberikan penilaian melalui survei ePZI Polri.


Menurutnya, masukan dan penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi serta perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan sekaligus penilaian terhadap pelayanan Polres Solok. Kritik, saran, maupun apresiasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan," ungkapnya.


Lebih lanjut, AKBP Agung Pranajaya berharap seluruh personel dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan di setiap unit kerja sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin kuat.


"Kami berharap seluruh personel terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang humanis dan responsif. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis Polres Solok mampu mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan semakin dipercaya masyarakat," tutup Kapolres.


Melalui capaian hasil survei ePZI Polri tersebut, Polres Solok menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan di berbagai aspek pelayanan publik.


Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas, akuntabel, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar