Tampilkan postingan dengan label Polres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polres. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Sawahlunto IPTU Doni Rahmadian, S.E., menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum (Pidum) yang digelar Kejaksaan Negeri Sawahlunto, Selasa (11/8/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB dan dipusatkan di pelataran parkir Kantor Kejaksaan Negeri Sawahlunto. 


Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan proses hukum terhadap sejumlah perkara pidana umum yang telah ditangani aparat penegak hukum di wilayah Kota Sawahlunto.


Dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 13 perkara tindak pidana umum, dengan rincian 8 perkara narkotika, 4 perkara perlindungan anak, dan 1 perkara tindak pidana cabul.


Kehadiran jajaran Polres Sawahlunto dalam kegiatan tersebut menunjukkan sinergi dan koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan dalam pelaksanaan proses penegakan hukum, khususnya dalam memastikan barang bukti perkara yang telah masuk dalam tahapan pemusnahan tidak kembali disalahgunakan ataupun beredar di tengah masyarakat.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan salah satu bagian penting dalam rangkaian penanganan perkara pidana. 


Selain sebagai bentuk pelaksanaan proses hukum, kegiatan tersebut juga menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas aparat penegak hukum kepada masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara kepolisian, kejaksaan dan seluruh unsur penegak hukum harus terus diperkuat agar penanganan perkara dapat berjalan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Polres Sawahlunto berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Sawahlunto serta seluruh aparat penegak hukum dalam memastikan setiap perkara ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Kapolres juga menekankan bahwa pengungkapan dan penyelesaian perkara bukan semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Terlebih, dari 13 perkara yang barang buktinya dimusnahkan, terdapat delapan perkara narkotika serta perkara yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana cabul. 


Hal tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh unsur penegak hukum karena menyangkut keamanan masyarakat, masa depan generasi muda serta perlindungan terhadap kelompok rentan.


“Kami berharap penanganan perkara seperti ini dapat memberikan efek pencegahan dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak terlibat dalam tindak pidana. Khusus untuk narkotika dan tindak pidana yang menyasar anak, kami memberikan perhatian serius karena dampaknya sangat besar terhadap masa depan generasi penerus,” tegasnya.


AKBP Simon Yana Putra menambahkan, upaya pemberantasan tindak pidana tidak dapat hanya mengandalkan penindakan setelah kejahatan terjadi. Diperlukan pula peran aktif masyarakat, keluarga, lingkungan pendidikan, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pencegahan sejak dini.


Ia berharap masyarakat Sawahlunto semakin memiliki kesadaran hukum dan tidak memberikan ruang bagi berkembangnya tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika serta kejahatan yang dapat mengancam keselamatan dan masa depan anak.


“Harapan kami, melalui penegakan hukum yang konsisten dan sinergi seluruh pihak, situasi keamanan di Kota Sawahlunto semakin kondusif. Masyarakat juga kami harapkan ikut berperan aktif dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi maupun aktivitas yang mengarah pada tindak pidana,” katanya.


Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.


Polres Sawahlunto, lanjutnya, akan terus mendukung setiap tahapan proses penegakan hukum dan meningkatkan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Sawahlunto serta instansi terkait lainnya.


Sinergi antar-aparat penegak hukum dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan setiap perkara dapat ditangani secara tuntas, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.


Dengan dilaksanakannya pemusnahan barang bukti dari 13 perkara tersebut, seluruh rangkaian penanganan perkara diharapkan dapat berjalan sesuai prosedur serta memberikan manfaat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Sawahlunto. (**)

 


PASAMAN BARAT — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK secara resmi membuka turnamen bola voli, Rabu (12/8/2026).


Kegiatan olahraga tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut dan memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. 


Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini juga diharapkan mampu menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat.


Pembukaan turnamen ditandai dengan kehadiran langsung Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Pasaman Barat tersebut sekaligus menunjukkan dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.


Turnamen bola voli dipilih karena olahraga tersebut cukup dekat dengan masyarakat dan memiliki daya tarik yang luas. 


Melalui pertandingan yang digelar dalam suasana peringatan hari kemerdekaan, masyarakat tidak hanya diajak untuk menjaga kebugaran, tetapi juga membangun semangat sportivitas dan kebersamaan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK menyampaikan bahwa kegiatan olahraga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pertandingan untuk memperebutkan juara.


“Turnamen ini kita laksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun lebih dari itu, kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan meningkatkan semangat persatuan di tengah masyarakat,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk membangun karakter, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas.


Dalam sebuah pertandingan, kata dia, setiap peserta dituntut untuk mampu bekerja sama dengan tim, menghormati lawan dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. 


Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat kemerdekaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.


“Melalui olahraga, kita belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas dan bagaimana menghargai orang lain. Nilai-nilai ini sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti turnamen ini dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.


Kapolres juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan pertandingan untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan memperkuat rasa persaudaraan.


Menurutnya, perbedaan latar belakang maupun kelompok tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru melalui kegiatan bersama seperti turnamen olahraga, hubungan antarmasyarakat dapat semakin erat.


“Kita ingin suasana peringatan kemerdekaan ini diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan serta menjaga hubungan baik antarwarga,” ungkap AKBP Agung.


Selain itu, Kapolres berharap turnamen tersebut dapat memberikan ruang kepada para generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka melalui kegiatan yang sehat dan produktif.


Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan positif sangat penting untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, disiplin dan mampu bekerja sama.


“Kami berharap para generasi muda dapat memanfaatkan kegiatan seperti ini untuk mengembangkan potensi dan bakatnya. Daripada melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat, lebih baik energi dan kemampuan disalurkan melalui olahraga maupun kegiatan positif lainnya,” tuturnya.


AKBP Agung juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung. Ia meminta setiap pertandingan dapat dilaksanakan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta tidak menjadikan perbedaan dukungan atau hasil pertandingan sebagai pemicu perselisihan.


“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita bisa mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dengan aman, tertib dan penuh sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang harus kita jaga adalah persaudaraan dan kebersamaan,” tegasnya.


Menurutnya, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjaga keamanan, menciptakan lingkungan yang kondusif dan memperkuat kepedulian sosial.


Kapolres Pasaman Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan turnamen bola voli tersebut. 


Ia berharap kegiatan dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan hiburan sekaligus manfaat bagi masyarakat.


“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga turnamen ini dapat berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir dan menjadi bagian dari kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pasaman Barat,” katanya.


Lebih jauh, AKBP Agung berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui turnamen tidak berhenti ketika pertandingan berakhir. Menurutnya, hubungan baik yang terjalin selama kegiatan diharapkan dapat terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.


“Harapan kita, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan prestasi di bidang olahraga, tetapi juga semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Mari bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban, serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat,” pungkasnya.


Dengan dibukanya turnamen bola voli tersebut, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pasaman Barat diharapkan semakin semarak. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan sportivitas dan memperkuat semangat persatuan masyarakat.


Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak hanya terasa dalam perayaan pada bulan Agustus, tetapi terus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk bersama-sama menjaga persatuan, menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah dan Indonesia. (**)

 



PASAMAN BARAT — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK turun langsung membagikan bendera Merah Putih kepada para pengendara yang melintas di wilayah hukum Polres Pasaman Barat, Rabu (12/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat dalam menumbuhkan semangat nasionalisme serta mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan momentum peringatan kemerdekaan Indonesia.


Dengan turun langsung ke lapangan, Kapolres Pasaman Barat bersama jajaran tidak hanya membagikan bendera kepada masyarakat, tetapi juga menyampaikan pesan kebangsaan agar semangat kemerdekaan tidak sekadar diwujudkan melalui kegiatan seremonial, melainkan dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari.


Pembagian bendera Merah Putih dilakukan kepada pengendara yang melintas. Bendera tersebut diharapkan dapat dipasang pada kendaraan maupun di lingkungan rumah dan tempat usaha masyarakat sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus bentuk kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.IK mengatakan, kegiatan pembagian bendera ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


“Kegiatan ini merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bendera Merah Putih bukan hanya sebagai simbol negara, tetapi juga menjadi lambang persatuan, perjuangan dan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Menurutnya, momentum Hari Kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.


Karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi penerus, salah satunya dengan menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.


“Kami berharap masyarakat Pasaman Barat dapat ikut berpartisipasi memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing. Hal sederhana seperti ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Indonesia,” katanya.


AKBP Agung juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Ia menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.


“Kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban, serta saling menghargai. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Pasaman Barat dan Indonesia,” ungkapnya.


Kapolres berharap semangat nasionalisme yang ditunjukkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. 


Menurutnya, kecintaan terhadap tanah air perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga kerukunan, menaati aturan, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan ikut mendukung pembangunan daerah.


Kegiatan pembagian bendera tersebut juga menjadi sarana bagi jajaran Polres Pasaman Barat untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat hubungan serta komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.


Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diharapkan dapat menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan.


Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut, Polres Pasaman Barat mengajak masyarakat menjadikan Merah Putih sebagai simbol kebanggaan bersama sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan yang harus dihargai dan diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.


“Semoga semangat kemerdekaan ini dapat terus tumbuh dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa, negara dan daerah yang kita cintai. Mari kita rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh semangat, tertib dan tetap menjaga persatuan serta keamanan bersama,” pungkas AKBP Agung Tribawanto. (**)

 


SUMBARNET -  Polres Payakumbuh menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personelnya, Rabu (12/8/2026). Upacara PTDH yang dilaksanakan di Lapangam Apel Mapolres Payakumbuh tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara.


Dua personel yang diberhentikan tidak dengan hormat tersebut yakni Bripka FW dan Bripda AW.


Pemberhentian terhadap Bripka FW berdasarkan Keputusan Kapolda Sumbar Nomor: KEP/324/VII/2026 tanggal 21 Juli 2026. Yang bersangkutan dinyatakan melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf A Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 8 huruf C angka 1 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.


Sementara itu, Bripda AW juga diberhentikan berdasarkan keputusan yang sama. Yang bersangkutan dinyatakan melanggar ketentuan Pasal 13 ayat (1) dan/atau Pasal 14 ayat (1) huruf B Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 dan/atau Pasal 8 huruf C, D dan F serta/atau Pasal 13 huruf F dan H Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.


Walau tanpa dihadiri kedua personel yang dikenakan PTDH upacara tetap berlangsung khidmat dan tertib. Setelah membacakan Surat Keputusan Kapolda Sumatera Barat tentang pemberhentian kedua personel tersebut, Kapolres Payakumbuh selaku Inspektur Upacara melakukan prosesi penyilangan terhadap foto personel yang diberhentikan.


Dalam amanatnya, Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta menegaskan bahwa keputusan PTDH bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan, melainkan merupakan bagian dari proses penegakan aturan dan kode etik yang berlaku di lingkungan Polri.


Menurutnya, setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan pribadi maupun institusi. Kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus dijaga melalui sikap, perilaku dan pelaksanaan tugas yang sesuai dengan ketentuan.


“Upacara ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anggota Polri terikat oleh aturan, disiplin dan kode etik profesi. Setiap pelanggaran tentu memiliki konsekuensi dan harus dipertanggungjawabkan,” tegas AKBP Irwan Andeta.


Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan pelaksanaan PTDH tersebut sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran. Ia meminta seluruh anggota untuk senantiasa menjaga integritas, kehormatan serta nama baik institusi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


“Jadikan ini sebagai pembelajaran bagi kita semua. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, pegang teguh disiplin dan kode etik profesi serta jangan melakukan tindakan yang dapat merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” lanjutnya.


Kapolres menekankan, ketegasan terhadap pelanggaran bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, namun juga merupakan bagian dari upaya pembenahan internal agar institusi Polri semakin profesional, berintegritas dan dipercaya masyarakat.


Penegakan kode etik dan disiplin tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Payakumbuh untuk terus melakukan pembenahan internal serta memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai aturan dan nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian. (**)



DHARMASRAYA — Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menggelar rekonstruksi perkara dugaan tindak pidana pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan berinisial KS.

 

Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa sekaligus mencocokkan keterangan yang telah diperoleh penyidik dengan fakta-fakta yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).


Rekonstruksi tersebut dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) di salah satu kamar Hotel Sakato, Kabupaten Dharmasraya, yang menjadi lokasi kejadian. 


Tempat tersebut diketahui merupakan lokasi korban dan tersangka berinisial FR berada sebelum terjadinya dugaan tindak pidana.


Dalam proses rekonstruksi, penyidik menghadirkan sejumlah adegan yang menggambarkan rangkaian kejadian, mulai dari saat korban bertemu dengan tersangka hingga terjadinya peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Rekonstruksi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyidikan. Melalui kegiatan tersebut, penyidik dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kronologi perkara serta melakukan pencocokan antara keterangan para pihak dengan kondisi dan fakta yang ditemukan di lapangan.


Peragakan Sejumlah Adegan


Sejumlah adegan diperagakan dalam rekonstruksi untuk menggambarkan urutan kejadian sebagaimana hasil penyidikan sementara.


Setiap adegan menjadi bagian dari proses penyidik dalam menguji konsistensi keterangan yang telah diperoleh. Dengan demikian, rekonstruksi tidak hanya bertujuan menggambarkan kembali peristiwa, tetapi juga membantu penyidik memastikan hubungan antara keterangan, alat bukti dan fakta di lokasi kejadian.


Peristiwa tersebut sebelumnya berujung pada meninggalnya korban berinisial KS. Setelah kejadian, tersangka FR menyerahkan diri ke Polres Dharmasraya.


Penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.


Barang bukti dan keterangan yang telah diperoleh selanjutnya masih terus didalami penyidik guna mengungkap perkara secara menyeluruh.


Kapolres: Rekonstruksi untuk Memperjelas Fakta Perkara


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK., M.AP., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Andri, menjelaskan bahwa rekonstruksi merupakan bagian dari proses penyidikan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian peristiwa.


Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan secara terukur dengan berpedoman pada hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan sebelumnya.


“Rekonstruksi ini merupakan bagian dari proses penyidikan untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi. Setiap adegan yang diperagakan akan kami cermati dan kami sesuaikan dengan keterangan saksi, tersangka, barang bukti serta fakta yang ditemukan di lapangan,” ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim.


Kapolres menegaskan, penyidik akan bekerja secara profesional dan objektif dalam menangani perkara tersebut. 


Setiap informasi maupun alat bukti yang berkaitan dengan perkara akan didalami guna memastikan proses hukum berjalan berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti yang ada. Rekonstruksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terang mengenai apa yang sebenarnya terjadi, sehingga setiap tahapan penanganan perkara memiliki dasar yang jelas,” katanya.


Penyidik Masih Dalami Fakta dan Barang Bukti


Polres Dharmasraya memastikan proses penyidikan masih terus berjalan. Penyidik masih mendalami sejumlah fakta dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara dugaan pembunuhan tersebut.


Pendalaman dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara komprehensif, termasuk mencermati keterangan yang disampaikan dalam proses penyidikan serta hasil rekonstruksi di TKP.


Kapolres berharap proses penyidikan dapat berjalan lancar sehingga perkara tersebut dapat ditangani secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.


“Harapan kami, dengan adanya rekonstruksi ini, seluruh rangkaian peristiwa dapat semakin jelas. Kami juga mengimbau semua pihak untuk mempercayakan proses penanganan perkara kepada penyidik. Polres Dharmasraya berkomitmen untuk mengungkap perkara ini secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kartyana.


Ia juga menekankan bahwa penyidik tidak akan terburu-buru dalam menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta dan alat bukti dianalisis secara menyeluruh.


“Kami akan terus mendalami setiap fakta dan barang bukti yang ada. Prinsipnya, penyidikan harus dilakukan secara cermat agar perkara ini dapat diproses berdasarkan fakta hukum, bukan berdasarkan asumsi,” tegasnya.


Saat ini, tersangka FR masih menjalani proses hukum dan penyidik masih melanjutkan pendalaman terhadap perkara tersebut. Berdasarkan ketentuan hukum yang diterapkan dalam perkara itu, tersangka terancam pidana penjara maksimal 15 tahun.


Polres Dharmasraya menyatakan proses penyidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut dapat terungkap secara terang dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. (**)

  


SUMBARNET - Seorang lelaki berinisial H (34) dibekuk tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, diduga melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.


Pelaku berhasil diringkus petugas di Jorong Situak Timur, Nagari Situak Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan terhadap pelaku H, diduga melakukan penganiayaan terhadap dua wanita lanjut usia (lansia) hingga menyebabkan meninggal dunia.


"Kedua korban masing-masing bernama Hapni (65) yang merupakan ibu kandung pelaku, sedangkan Rohma (90) adalah nenek pelaku," katanya.


Diterangkan, peristiwa memilukan tersebut terjadi di rumah korban yang berada di Jorong Sungai Tanang, Nagari Kasik Putih, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.


Saat itu, pelaku sedang tertidur di rumahnya yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. Pelaku bermimpi didatangi seorang lelaki yang menyuruh pelaku untuk menganiaya kedua korban.


"Pengakuan dari pelaku, jika tidak dilakukan perbuatan tersebut, maka pelaku yang akan dianiaya oleh lelaki yang datang dalam mimpinya," terangnya.


Lanjutnya, sekitar pukul 18.45 WIB, pelaku langsung menuju rumah kedua korban melewati pintu depan. Saat itu pelaku hanya melihat kedua korban Hapni (ibu kandungnya) dan Rohma (neneknya) baru selesai salat magrib.


"Pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan menuju dapur untuk mengambil sebuah buah kayu yang terletak di atas tungku (alat tempat pembakaran)," tuturnya.


Selanjutnya, pelaku berjalan ke arah kedua korban dan langsung memukul kepala korban Habni dari belakang sebanyak tiga  kali dengan menggunakan kayu.


Melihat kejadian tersebut, nenek pelaku bernama Rohma langsung memeluk korban Habni, kemudian pelaku memukul kepala korban Rohma sebanyak tiga kali.


"Setelah kedua korban tergeletak dan tidak berdaya, pelaku langsung pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan berjalan menuju rumah kerabatnya di Jorong Situak," ucapnya.


Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh salah seorang anaknya pada Selasa pagi (11/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Kepolisian.


Tim opsnal di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro langsung menuju TKP di daerah Jorong Sungai Tanang Nagari Kasik Putih, Kecamatan Sungai Aur untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan terhadap kasus tersebut.


"Dari hasil penyelidikan tim Opsnal memperoleh informasi bahwa aksi tersebut diduga dilakukan oleh pelaku H, yang merupakan anak dan juga cucu dari korban," ungkapnya.


Petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, yang menurut informasi sedang berada di rumah kerabatnya di Jorong Situak Timur, Nagari Situak Kecamatan Lembah Melintang.


"Pelaku berhasil diringkus petugas tanpa perlawanan dalam kurun waktu tiga jam setelah menerima laporan," sebutnya.


Kasat Reskrim menjelaskan, dihadapan petugas pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan pemukulan terhadap ibu kandung dan neneknya hingga menyebabkan meninggal dunia.


"Petugas menyita barang bukti berupa satu buah kayu yang diduga digunakan untuk memukul korban. Sedangkan kedua korban dibawa ke RSUD Pasaman Barat untuk dilakukan visum," jelasnya.


Petugas masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap pelaku H, dan masih mendalami motif dari kasus penganiayaan tersebut.


"Saat ini pelaku beserta barang bukti telah berada di Mapolres Pasaman Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (HumasResPasbar)

 


SUMBARNET - Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., bersama jajaran personel Polres Sawahlunto menyambut kedatangan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Mapolres Sawahlunto, Senin (10/8/2026).


Kedatangan Tim BPK RI tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pemeriksaan terhadap pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di lingkungan Polres Sawahlunto.


Penyambutan dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus kesiapan jajaran Polres Sawahlunto dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga negara tersebut.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan BPK RI merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh proses pengelolaan keuangan negara di lingkungan kepolisian berjalan sesuai dengan ketentuan, prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, serta tertib administrasi.


Menurutnya, pemeriksaan bukan semata-mata dimaknai sebagai kegiatan administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.


“Kami menyambut baik kedatangan Tim BPK RI di Polres Sawahlunto. Bagi kami, pemeriksaan ini merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di lingkungan Polres Sawahlunto dilaksanakan secara transparan, akuntabel, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Ia menegaskan, jajaran Polres Sawahlunto berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan tersebut dengan menyiapkan data, dokumen, maupun informasi yang dibutuhkan oleh Tim BPK RI.


Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas


Kapolres menjelaskan, pengelolaan keuangan negara merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.


Setiap anggaran yang dikelola, kata dia, harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik serta digunakan sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang telah ditetapkan.


Karena itu, proses pemeriksaan BPK RI diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai pelaksanaan pengelolaan keuangan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Polres Sawahlunto untuk terus melakukan perbaikan.


“Kami memandang pemeriksaan ini sebagai bagian dari proses evaluasi dan pembenahan organisasi. Apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, tentu akan menjadi perhatian kami untuk segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Prinsipnya, kami siap bekerja sama dan memberikan data serta informasi yang dibutuhkan selama proses pemeriksaan,” katanya.


Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.


Hal tersebut juga sejalan dengan tuntutan terhadap institusi Polri agar senantiasa mengedepankan profesionalisme, integritas, serta penggunaan anggaran negara secara bertanggung jawab.


Pastikan Pengelolaan Anggaran Tepat Sasaran


Lebih lanjut, AKBP Simon Yana Putra berharap pelaksanaan pemeriksaan BPK RI dapat memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan Polres Sawahlunto.


Ia menekankan pentingnya memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


“Harapan kami, melalui pemeriksaan ini dapat semakin memperkuat sistem pengelolaan keuangan di Polres Sawahlunto. Setiap anggaran yang diberikan negara harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat,” tutur Kapolres.


Menurutnya, hasil pemeriksaan nantinya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan disiplin administrasi dan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh satuan kerja.


Ia juga meminta seluruh personel yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran agar mengikuti proses pemeriksaan dengan serius, terbuka, dan kooperatif.


Dorong Budaya Kerja yang Profesional


Kapolres Sawahlunto juga menilai bahwa tertib administrasi dan akuntabilitas keuangan harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap personel.


Pengelolaan anggaran yang baik, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pejabat atau personel yang menangani keuangan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dalam organisasi.


Oleh karena itu, setiap personel diharapkan memahami pentingnya melaksanakan tugas sesuai aturan dan prosedur yang telah ditetapkan.


“Kami ingin seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama bahwa akuntabilitas bukan hanya berkaitan dengan pemeriksaan atau kelengkapan administrasi, tetapi merupakan bagian dari integritas dalam menjalankan tugas. Apa yang kita kerjakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun secara moral,” ungkapnya.


Ia berharap pelaksanaan pemeriksaan BPK RI dapat berjalan dengan lancar, objektif, profesional, dan memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi peningkatan kinerja Polres Sawahlunto.


Siap Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menegaskan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti setiap hasil maupun rekomendasi pemeriksaan yang nantinya disampaikan oleh BPK RI.


Menurutnya, setiap rekomendasi pemeriksaan harus dipandang sebagai masukan penting bagi organisasi untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas tata kelola.


“Kami tentu berharap seluruh proses pemeriksaan dapat berjalan lancar. Apa pun hasil dan rekomendasi yang nantinya diberikan, akan kami jadikan bahan evaluasi dan perbaikan. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan kemampuan organisasi,” jelas AKBP Simon Yana Putra.


Ia menambahkan, dukungan terhadap proses pemeriksaan juga merupakan bentuk komitmen Polres Sawahlunto dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Dengan adanya pemeriksaan tersebut, diharapkan pengelolaan keuangan di lingkungan Polres Sawahlunto semakin tertib, transparan, efektif, dan akuntabel sehingga seluruh sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.


Kedatangan Tim BPK RI di Mapolres Sawahlunto pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemeriksaan administratif, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun tata kelola organisasi yang semakin baik.


“Kami berharap seluruh proses ini memberikan manfaat bagi organisasi dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami siap mendukung dan mengikuti seluruh proses pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. (**)

  


SUMBARNET — Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi dalam rangka memperingati hari jadi Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol yang jatuh pada 10 Agustus 2026.


Ucapan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat terhadap keberadaan dan pengabdian Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam menjaga keamanan, pertahanan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat di wilayah Sumatera Barat dan Jambi.


Dengan mengusung semangat “Hadir untuk Rakyat, Mengabdi untuk Nagari”, momentum peringatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya pengabdian seluruh unsur aparat negara kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyampaikan ucapan “Dirgahayu Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol” kepada seluruh prajurit beserta keluarga besar Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.


Menurutnya, perjalanan pengabdian TNI, khususnya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, merupakan bagian penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus membangun sinergitas bersama seluruh komponen bangsa.


“Selamat Dirgahayu Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Semoga semakin jaya, semakin profesional, semakin solid dan senantiasa hadir memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ujar AKBP Agung Tribawanto.


Ia menegaskan, momentum hari jadi tersebut juga memiliki makna penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara TNI dan Polri, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Menurutnya, tantangan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat ini membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat. TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah sehingga sinergitas kedua institusi harus terus dipelihara dan ditingkatkan.


“Semangat pengabdian kepada masyarakat harus menjadi landasan bersama. TNI dan Polri tidak dapat bekerja sendiri-sendiri dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dibutuhkan soliditas, komunikasi dan sinergitas yang terus terjaga,” katanya.


Perkuat Sinergitas TNI-Polri

AKBP Agung Tribawanto mengatakan, hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri merupakan salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika serta tantangan keamanan di tengah masyarakat.


Sinergitas tersebut, kata dia, tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan masyarakat, penanganan bencana, mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat.


Ia berharap semangat yang terkandung dalam tema “Hadir untuk Rakyat, Mengabdi untuk Nagari” dapat semakin memperkuat orientasi pengabdian aparat negara agar selalu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam menjalankan tugas.


“Harapan kita, semangat ‘Hadir untuk Rakyat, Mengabdi untuk Nagari’ benar-benar dapat diwujudkan melalui kerja nyata.

 

Kehadiran TNI dan Polri harus mampu memberikan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tutur AKBP Agung Tribawanto.


Kapolres juga menyampaikan harapannya agar Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol terus berkembang menjadi institusi pertahanan yang profesional, modern dan semakin dekat dengan masyarakat.


“Semoga Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol semakin kuat, profesional dan dicintai rakyat. Semoga seluruh prajurit senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” harapnya.


Momentum Memperkuat Kebersamaan


Peringatan hari jadi Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol juga dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.


Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol sendiri merupakan salah satu satuan komando kewilayahan TNI Angkatan Darat yang menaungi wilayah Sumatera Barat dan Jambi. Kodam tersebut resmi dibentuk pada 2025 sebagai bagian dari penataan organisasi komando kewilayahan TNI AD.


Dalam perkembangannya, sinergitas antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.


Bagi masyarakat, keberadaan institusi pertahanan dan keamanan bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata melalui berbagai bentuk pengabdian dan kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.


Karena itu, Kapolres Pasaman Barat berharap semangat pengabdian yang menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dapat terus dipelihara dan diterjemahkan dalam tindakan nyata di lapangan.


“Semoga kebersamaan, soliditas dan sinergitas yang sudah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Mari bersama-sama menjaga keamanan, persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman,” pungkas AKBP Agung Tribawanto.


Ucapan Dirgahayu tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Polres Pasaman Barat untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan jajaran TNI serta seluruh unsur terkait dalam rangka menciptakan keamanan yang kondusif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dirgahayu Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Hadir untuk Rakyat, Mengabdi untuk Nagari. (**)

 


SUMBARNET - Personel Unit Reskrim Polsek Sangir Jujuhan bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Solok Selatan mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Sangir Jujuhan, Kabupaten Solok Selatan.


Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita dua paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat total sekitar 0,49 gram. Selain barang bukti narkotika, petugas turut mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.


Pria yang diamankan berinisial DS (41), warga Jorong Simpang Tigo, Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan.


DS diamankan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, di kawasan Jorong Pasar Bancah Kampeh, Nagari Lubuk Malako, Kabupaten Solok Selatan.


Berawal dari Informasi Masyarakat

Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan dugaan aktivitas transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Sangir Jujuhan.


Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti personel kepolisian dengan melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah dilakukan serangkaian upaya penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.


Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Iptu Taufik Indra, S.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut.


Menurut Taufik, pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.


“Berawal dari informasi masyarakat yang menyampaikan bahwa sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kemudian melakukan penyelidikan hingga dilakukan pengamanan terhadap terduga pelaku,” ujar Taufik.


Dua Paket Sabu dan Sejumlah Barang Bukti Diamankan


Dari lokasi penangkapan, petugas menemukan dan mengamankan dua paket yang diduga narkotika jenis sabu. Barang tersebut dikemas menggunakan plastik klip bening dengan berat keseluruhan sekitar 0,49 gram.


Selain dua paket diduga sabu, polisi juga menyita sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.


Petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor, plastik klip, kaca pirex, serta alat hisap yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika jenis sabu.


Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Penangkapan dilakukan oleh personel Unit Reskrim Polsek Sangir Jujuhan dengan dukungan langsung personel Satresnarkoba Polres Solok Selatan di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba Iptu Taufik Indra, S.H.


Kapolres: Peran Masyarakat Sangat Penting


Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi menegaskan bahwa pengungkapan kasus narkotika tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen jajaran Polres Solok Selatan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.


Menurutnya, pemberantasan narkotika membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Informasi yang diberikan masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu kepolisian mendeteksi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan merusak generasi muda.


“Kami terus berkomitmen untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Solok Selatan. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap setiap dugaan tindak pidana narkotika. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” ujar AKBP Andreanaldo Ademi.


Kapolres menambahkan, upaya pemberantasan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap para pelaku, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.


Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika, terutama dengan meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar dan memberikan perhatian kepada generasi muda.


“Tujuan kami bukan hanya melakukan penindakan, tetapi juga mencegah agar peredaran dan penyalahgunaan narkotika tidak semakin berkembang. Kami ingin menciptakan situasi kamtibmas yang aman sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika,” tegasnya.


Polres Solok Selatan Perkuat Pemberantasan Narkotika


AKBP Andreanaldo Ademi juga menginstruksikan jajarannya untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika secara terukur dan profesional.


Menurutnya, setiap informasi yang diterima dari masyarakat harus ditindaklanjuti dengan serius sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan wilayah Solok Selatan tidak menjadi tempat berkembangnya jaringan peredaran narkotika.


“Kami berharap jajaran terus meningkatkan profesionalisme dan sinergi dalam mengungkap kasus-kasus narkotika. Jangan beri ruang bagi siapa pun untuk menyalahgunakan maupun mengedarkan narkotika. Penegakan hukum akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkotika. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.


Peran orang tua, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh komponen masyarakat dinilai sangat penting dalam melakukan pencegahan sejak dini.


“Harapan kami, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan masing-masing. Mari bersama-sama menjaga keluarga dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika, segera informasikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” pungkas AKBP Andreanaldo Ademi.


Proses Hukum Berlanjut


Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh dugaan keterlibatan DS dalam aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa jajaran Polres Solok Selatan bersama Polsek jajaran terus berupaya melakukan pemberantasan narkotika hingga ke tingkat wilayah.


Kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, sehingga upaya menciptakan wilayah Solok Selatan yang aman dan bersih dari narkotika dapat dilakukan secara bersama-sama. (**)

  


SUMBARNET - Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., memimpin langsung apel pagi personel Polres Sawahlunto yang dilaksanakan di halaman Mako Polres Sawahlunto, Senin (10/8/2026).


Kegiatan apel pagi tersebut diikuti oleh personel Polres Sawahlunto sebagai bagian dari rutinitas kedinasan sekaligus sarana untuk memastikan kesiapan seluruh personel sebelum melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sawahlunto memberikan arahan kepada seluruh personel terkait pelaksanaan tugas kepolisian. 


Apel pagi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi pimpinan untuk menyampaikan kebijakan, evaluasi, penekanan serta berbagai hal yang perlu menjadi perhatian personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.


AKBP Simon Yana Putra menekankan bahwa kesiapan personel merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian. 


Setiap anggota dituntut untuk memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Menurutnya, tugas kepolisian memiliki tantangan yang terus berkembang. Karena itu, setiap personel harus senantiasa menjaga kesiapsiagaan, meningkatkan kedisiplinan dan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku.


“Apel pagi ini merupakan salah satu bentuk kesiapan kita sebelum melaksanakan tugas. Saya berharap seluruh personel dapat mengikuti setiap arahan pimpinan, memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta melaksanakan tugas dengan penuh disiplin dan rasa tanggung jawab,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Kapolres juga mengingatkan jajarannya agar setiap pelaksanaan tugas senantiasa mengedepankan sikap humanis, profesional dan proporsional. Hal tersebut dinilai penting karena personel Polri merupakan salah satu unsur yang langsung berhadapan dengan masyarakat dalam berbagai situasi.


Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Oleh karena itu, setiap anggota diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas, tetapi juga memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.


“Kita harus hadir sebagai polisi yang memberikan rasa aman, memberikan pelayanan dengan baik dan mampu menyelesaikan setiap persoalan secara profesional. Jaga sikap, jaga kedisiplinan dan tunjukkan bahwa Polri selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.


Lebih lanjut, apel pagi juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sebelumnya. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan lebih efektif.


Kapolres berharap seluruh personel tidak menjadikan apel pagi hanya sebagai kewajiban rutin, tetapi mampu mengambil setiap arahan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.


Menurutnya, komunikasi antara pimpinan dan anggota harus terus dibangun. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.


“Saya berharap setiap arahan yang disampaikan dapat dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jadikan setiap evaluasi sebagai bahan untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Kita harus terus bekerja sama dan saling mendukung demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ungkapnya.


Dalam arahannya, Kapolres juga mendorong seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. 


Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sangat dipengaruhi oleh sikap dan perilaku setiap personel ketika melaksanakan tugas di lapangan.


Karena itu, setiap anggota diharapkan mampu menjaga nama baik institusi dengan melaksanakan tugas secara bertanggung jawab, tidak melakukan pelanggaran serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat.


Kesiapan tersebut, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan kesiapan fisik, tetapi juga kesiapan mental, kemampuan, kedisiplinan dan pemahaman terhadap tugas masing-masing.


“Kita ingin seluruh personel memiliki kesiapan yang baik, baik secara fisik maupun mental. Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, tetap humanis dalam memberikan pelayanan dan selalu berpedoman pada aturan. Harapan kita, kehadiran Polres Sawahlunto benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata AKBP Simon Yana Putra.


Apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sawahlunto tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pelaksanaan tugas kepolisian membutuhkan konsistensi, kedisiplinan dan komitmen bersama.


Dengan adanya arahan dan evaluasi secara rutin, diharapkan seluruh personel Polres Sawahlunto dapat semakin siap menghadapi berbagai dinamika tugas, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian.


Kapolres Sawahlunto berharap semangat dan kedisiplinan yang dibangun melalui apel pagi dapat diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di lingkungan kantor maupun ketika personel berada di tengah-tengah masyarakat.


“Mari kita laksanakan tugas dengan ikhlas, penuh tanggung jawab dan tetap menjaga profesionalisme. Jadikan kehadiran kita sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat. Semoga seluruh personel Polres Sawahlunto senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup AKBP Simon Yana Putra.


Apel pagi tersebut berlangsung sebagai bagian dari upaya internal Polres Sawahlunto dalam memperkuat kedisiplinan, soliditas dan kesiapan personel sebelum menjalankan tugas kepolisian, sekaligus memperkuat komitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional, humanis dan maksimal kepada masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Pesisir Selatan Kompol Syafrizen,SH Datuk Rang Batuah mewakili Kapolres Pessel menyosialisasikan 10 Program Commander Wish Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.IK kepada jajaran personel Polres Pesisir Selatan juga merupakan perintah dari Kapolri.


Sosialisasi tersebut dilaksanakan atas perintah Kapolres Pesisir Selatan AKBP Ricky Richardo,S.IK.SH.MH sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tugas internal sekaligus memastikan seluruh personel memahami dan mempedomani kebijakan pimpinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Kompol Syafrizen menekankan bahwa sebagai anggota Polri, setiap personel harus senantiasa memegang teguh kesetiaan kepada negara dan pimpinan serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.


Menurutnya, setiap anggota harus mampu memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip bekerja cerdas, bekerja keras, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas.


Dalam memberikan pelayanan, personel juga diminta mengedepankan sikap humanis dengan hati yang lembut, sopan dan santun. Pendekatan sederhana melalui 3S, yakni Senyum, Salam dan Sapa, harus menjadi bagian dari keseharian anggota ketika berinteraksi dengan masyarakat.


“Seluruh anggota agar mempedomani 10 Program Commander Wish Kapolda Sumbar dalam melaksanakan tugas. Hindari setiap kesalahan dan perbuatan tercela sekecil apa pun, serta jangan sampai ada tindakan anggota yang menyakiti hati masyarakat,” tegasnya.


Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sangat ditentukan oleh perilaku dan kualitas pelayanan yang diberikan setiap personel di lapangan.


Karena itu, jajaran Polres Pesisir Selatan diharapkan terus mengedepankan semangat Polri Presisi, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


Selain penguatan internal, Waka Polres Pessel juga mengajak seluruh personel untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang erat dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Menurutnya, upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif tidak dapat dilakukan Polri seorang diri. Dibutuhkan kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.


Jajaran Polres Pessel didorong untuk merangkul serta bekerja sama dengan Tungku Tigo Sajarangan, yakni Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai, serta Bundo Kanduang dan seluruh lapisan masyarakat.


Sinergi tersebut dinilai penting karena masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


“Keamanan dan ketertiban masyarakat di nagari merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian, komunikasi dan kebersamaan, kita dapat menciptakan kamtibmas yang aman, damai dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan,” ujarnya.


Melalui sosialisasi 10 Program Commander Wish tersebut, seluruh personel Polres Pesisir Selatan diharapkan semakin memahami arah kebijakan pimpinan dan mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, sikap humanis serta pelayanan yang tulus, Polri diharapkan semakin dicintai, dipercaya dan hadir di hati masyarakat. (**)

 


SUMBARNET - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menggelar berbagai kegiatan olahraga bersama yang diikuti jajaran kepolisian dan sejumlah unsur terkait.


Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan kekeluargaan. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan olahraga bersama ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan soliditas di lingkungan Polres Dharmasraya.


Kegiatan olahraga bersama diisi dengan berbagai aktivitas olahraga yang diikuti secara antusias oleh personel. Suasana semakin meriah dengan semangat para peserta yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK., MAP., MH., mengatakan, kegiatan tersebut tidak semata-mata dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan dan menjaga kebugaran seluruh personel.


Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kegiatan olahraga bersama ini kita laksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun yang lebih penting, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan meningkatkan kekompakan seluruh personel,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menambahkan, melalui kegiatan bersama seperti ini diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik antarpersonel. Dengan kebersamaan dan soliditas yang kuat, pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan diharapkan dapat berjalan semakin optimal.


“Olahraga juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran. Dengan tubuh yang sehat dan kondisi fisik yang prima, tentunya kita akan lebih siap dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.


Kapolres menegaskan, semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai persatuan, gotong royong, disiplin, dan pengabdian kepada masyarakat.


Momentum peringatan kemerdekaan, lanjutnya, harus menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan kontribusi positif sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.


“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan meningkatkan pengabdian. Sebagai anggota Polri, kita memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, serta memberikan pelayanan yang terbaik,” tutur Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Kartyana berharap rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Polres Dharmasraya dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi internal institusi, tetapi juga semakin memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.


Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


“Harapan kami, melalui kegiatan ini semakin terjalin kekompakan, kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara seluruh personel. Mari kita jadikan momentum HUT Kemerdekaan ini sebagai penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga soliditas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Dharmasraya,” ungkapnya.


Kegiatan olahraga bersama tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain memberikan kesempatan untuk berolahraga dan menjaga kebugaran, kegiatan itu juga menciptakan suasana yang lebih santai dan akrab di tengah rutinitas tugas kepolisian.


Semangat kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta tidak hanya mengikuti aktivitas olahraga, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berinteraksi dan mempererat hubungan antarpersonel.


Bagi Polres Dharmasraya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dengan semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Hebat”, seluruh jajaran Polres Dharmasraya diharapkan terus menjaga kekompakan dan meningkatkan semangat pengabdian, sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, termasuk menjaga kesehatan, membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, serta terus bekerja dan mengabdi bagi bangsa dan negara. (**)

 



SUMBARNET - Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag SDM Polres Sawahlunto dan Kapolsek Barangin. Upacara tersebut berlangsung di halaman Mapolres Sawahlunto, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.


Sertijab tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia sekaligus momentum untuk melakukan penyegaran dalam struktur kepemimpinan dan pelaksanaan tugas di jajaran Polres Sawahlunto.


Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pembinaan karier personel, regenerasi kepemimpinan, serta upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.


Upacara sertijab dihadiri Wakapolres Sawahlunto Kompol Riswan Lukpi, S.H., M.H., para Kabag, Kasat, Pejabat Utama (PJU), para perwira dan Brigadir Polres Sawahlunto, personel Polsek jajaran, serta Ketua Bhayangkari Cabang Sawahlunto Ny. Puti Simon bersama jajaran pengurus Bhayangkari Cabang Sawahlunto.


Bagian dari Pembinaan Karier dan Penyegaran Organisasi


Dalam pelaksanaan sertijab tersebut, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menegaskan bahwa pergantian jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari mekanisme organisasi.


Mutasi dan serah terima jabatan tidak hanya dimaknai sebagai pergantian pejabat, tetapi juga menjadi proses untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan secara dinamis, adaptif dan mampu menjawab tuntutan tugas yang terus berkembang.


Menurut Kapolres, pembinaan karier personel merupakan salah satu bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional. 


Melalui penempatan personel pada jabatan dan lingkungan tugas yang berbeda, diharapkan setiap anggota memperoleh pengalaman sekaligus kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinannya.


“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi. Pergantian pejabat diharapkan dapat memberikan energi dan semangat baru dalam pelaksanaan tugas, sehingga organisasi semakin kuat dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Kapolres menilai, setiap jabatan yang diberikan kepada seorang anggota Polri merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan. 


Karena itu, pejabat yang menerima tanggung jawab baru dituntut mampu menunjukkan kinerja terbaik, menjaga integritas, serta memahami bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas sangat ditentukan oleh kemampuan membangun kerja sama dengan seluruh personel.


Kapolres Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi


Khusus kepada pejabat yang menerima amanah baru sebagai Kabag SDM Polres Sawahlunto dan Kapolsek Barangin, Kapolres meminta agar segera melakukan penyesuaian dengan lingkungan kerja dan karakteristik tugas masing-masing.


Pejabat baru diharapkan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi, terutama dalam memahami kondisi internal organisasi, karakteristik wilayah, potensi gangguan kamtibmas, serta kebutuhan masyarakat.


Kapolres juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, baik secara internal maupun dengan unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta seluruh elemen masyarakat.


“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing, memahami karakteristik wilayah dan persoalan yang ada, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel maupun masyarakat. Jadikan jabatan ini sebagai amanah untuk memberikan pengabdian yang terbaik,” katanya.


Menurutnya, seorang pejabat di lingkungan Polri tidak cukup hanya mampu menjalankan tugas administratif dan struktural, tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi anggota yang dipimpinnya.


Kepemimpinan yang baik, kata dia, harus mampu mendorong personel bekerja secara disiplin, profesional, humanis dan bertanggung jawab.


Kabag SDM Punya Peran Strategis

Dalam struktur organisasi Polres, posisi Kabag SDM memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan sumber daya manusia kepolisian.


Pengelolaan personel yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan secara optimal. 


Karena itu, Kabag SDM diharapkan mampu mendukung pembinaan personel, pengembangan kemampuan, peningkatan disiplin serta berbagai aspek yang berkaitan dengan sumber daya manusia di lingkungan Polres Sawahlunto.


Kapolres berharap fungsi pembinaan sumber daya manusia dapat terus diperkuat sehingga melahirkan personel yang memiliki kompetensi, integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


“Sumber daya manusia merupakan salah satu kekuatan utama organisasi. Karena itu, pembinaan personel harus dilakukan secara baik dan berkelanjutan. Saya berharap fungsi SDM dapat terus diperkuat sehingga anggota memiliki kemampuan, disiplin dan integritas yang semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap AKBP Simon Yana Putra.


Kapolsek Barangin Diminta Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat


Sementara itu, kepada pejabat yang mendapat amanah sebagai Kapolsek Barangin, Kapolres menekankan pentingnya pendekatan yang humanis serta kehadiran polisi di tengah masyarakat.


Kapolsek sebagai pimpinan di tingkat kewilayahan memiliki posisi penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Selain mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Kapolsek juga dituntut mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan di wilayah hukumnya.


Kapolres berharap Polsek Barangin dapat terus meningkatkan kegiatan preemtif dan preventif serta mengoptimalkan peran personel dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.


“Untuk Kapolsek Barangin, saya berharap dapat memperkuat komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan membangun situasi kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.


Menurut Kapolres, pendekatan yang humanis menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Dengan komunikasi yang terbuka dan pelayanan yang cepat serta tepat, diharapkan masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.


Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Polri


Lebih lanjut, AKBP Simon Yana Putra menegaskan bahwa seluruh rangkaian pergantian jabatan pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.


Penyegaran organisasi diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kinerja jajaran Polres Sawahlunto, baik dalam pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum maupun pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres juga meminta seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan kekompakan. Menurutnya, kompleksitas tantangan tugas kepolisian membutuhkan kerja sama dan kolaborasi dari seluruh anggota.


“Harapan kita, dengan adanya penyegaran ini, kinerja organisasi semakin baik, soliditas semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Setiap personel harus memahami bahwa tugas utama kita adalah memberikan rasa aman, perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.


Ia juga mengingatkan agar setiap anggota tidak berhenti meningkatkan kemampuan dan pengetahuan. Perkembangan situasi sosial masyarakat yang semakin dinamis menuntut personel Polri untuk mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.


Profesionalisme, integritas, disiplin serta kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat harus terus diperkuat agar kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat.


Harapan Kapolres: Jabatan Menjadi Amanah Pengabdian


Kapolres Sawahlunto berharap pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Sawahlunto.


Pergantian jabatan, menurutnya, bukan berarti memutus hubungan silaturahmi, melainkan bagian dari perjalanan pengabdian seorang anggota Polri.


“Saya berharap kepada pejabat yang baru agar dapat melanjutkan hal-hal positif yang sudah berjalan, melakukan evaluasi terhadap kekurangan yang ada, serta menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Sementara kepada pejabat yang melanjutkan pengabdian di tempat lain, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama berada di Polres Sawahlunto,” ujar Kapolres.


Ia menambahkan, setiap jabatan yang dipercayakan kepada personel Polri harus dijadikan sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik, bukan sekadar sebagai sebuah kedudukan.


“Jabatan adalah amanah. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab, jaga kepercayaan pimpinan dan masyarakat, serta tetap pegang teguh nilai-nilai integritas dan profesionalisme. Ukuran keberhasilan kita bukan hanya bagaimana organisasi berjalan, tetapi juga sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran Polri,” pungkas AKBP Simon Yana Putra.


Dengan dilaksanakannya serah terima jabatan tersebut, Polres Sawahlunto diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.


Penyegaran struktur organisasi, pembinaan karier personel dan penguatan kepemimpinan di tingkat satuan kerja maupun kewilayahan diharapkan dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin profesional, responsif dan humanis.


Pada akhirnya, seluruh proses tersebut diarahkan untuk satu tujuan utama, yakni terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto. (**)

 


SUMBARNET - Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., membuka kegiatan kenal pamit pejabat di lingkungan Polres Sawahlunto.

 

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari proses pergantian sejumlah pejabat sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pejabat lama, pejabat baru, serta seluruh personel jajaran Polres Sawahlunto.


Kenal pamit tersebut turut menandai pergantian kepemimpinan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan Polres Sawahlunto, termasuk Kabag SDM dan Kapolsek Barangin.


Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang perpisahan bagi pejabat yang mendapat penugasan di tempat baru, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyambut pejabat baru yang akan melanjutkan tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menyampaikan bahwa mutasi maupun pergantian jabatan merupakan sesuatu yang wajar dalam dinamika organisasi Polri.


Menurutnya, pergantian jabatan tidak semata-mata dimaknai sebagai perpindahan personel, tetapi merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi, serta pengembangan karier personel.


“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk di lingkungan Polri. Pergantian jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi, sekaligus pengembangan karier personel. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Simon Yana Putra.


Regenerasi untuk Penguatan Organisasi


Kapolres menegaskan, setiap personel yang mendapatkan amanah jabatan baru harus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. 


Jabatan, kata dia, bukan sekadar sebuah posisi struktural, melainkan amanah yang harus dilaksanakan dengan integritas, profesionalisme dan dedikasi.


Pergantian pejabat diharapkan dapat membawa semangat serta energi baru bagi organisasi. Dengan adanya penyegaran tersebut, setiap pejabat diharapkan mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta pola kerja yang semakin efektif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.


“Saya berharap kepada pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memahami karakteristik wilayah dan masyarakat, serta melanjutkan hal-hal positif yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya. Jadikan jabatan ini sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik,” kata Kapolres.


Sementara kepada pejabat yang meninggalkan Polres Sawahlunto untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru, AKBP Simon Yana Putra menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas.


Ia berharap pengalaman selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Sawahlunto dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru.


“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Polres Sawahlunto, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan. Semoga pengalaman selama bertugas di Polres Sawahlunto menjadi bekal yang bermanfaat untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru,” tuturnya.


Tekankan Kekompakan dan Soliditas Personel


Lebih lanjut, Kapolres Sawahlunto menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan seluruh personel. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh jajaran.


Setiap personel, lanjutnya, harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis dan profesional.


“Saya berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan, soliditas dan komunikasi yang baik. Tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama seluruh anggota agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.


Kapolres juga mengingatkan agar setiap anggota Polri senantiasa menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam pelaksanaan tugas.


Profesionalisme, integritas dan sikap humanis dinilai menjadi hal penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Pejabat Baru Diminta Segera Beradaptasi


Kepada pejabat yang baru menerima amanah, Kapolres berharap agar dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan membangun komunikasi yang baik dengan anggota maupun masyarakat.


Khusus bagi pejabat yang bertugas di kewilayahan, pemahaman terhadap karakteristik masyarakat dan kondisi wilayah dinilai sangat penting agar pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara tepat dan efektif.


Kapolres berharap pejabat baru tidak hanya mampu menjalankan rutinitas organisasi, tetapi juga dapat menghadirkan inovasi dan terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.


“Harapan saya, pejabat yang baru dapat segera beradaptasi, membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, serta mampu memberikan warna positif bagi organisasi. Tunjukkan kinerja terbaik dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas AKBP Simon Yana Putra.


Tingkatkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat


Menurut Kapolres, setiap proses pergantian kepemimpinan pada dasarnya harus bermuara pada peningkatan kualitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.


Karena itu, momentum kenal pamit tersebut tidak hanya dipandang sebagai seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas kepolisian.


Polres Sawahlunto, kata dia, akan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme personel, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


“Tujuan akhirnya adalah bagaimana organisasi ini semakin baik, personelnya semakin profesional, dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin optimal. Kita ingin setiap pelaksanaan tugas benar-benar memberikan rasa aman, nyaman dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia juga berharap seluruh jajaran Polres Sawahlunto dapat menjadikan setiap pergantian jabatan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan semangat pengabdian.


Dengan semangat regenerasi dan penyegaran organisasi, diharapkan roda organisasi Polres Sawahlunto semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas ke depan.


“Mari kita jadikan setiap amanah jabatan sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik. Bekerjalah dengan ikhlas, profesional, berintegritas dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Dengan kebersamaan dan komitmen seluruh personel, saya yakin Polres Sawahlunto dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.


Kegiatan kenal pamit pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melepas pejabat lama dengan penuh apresiasi serta menyambut pejabat baru dengan harapan dapat meneruskan estafet kepemimpinan dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Polres Sawahlunto serta masyarakat di wilayah hukumnya. (**)



SUMBARNET - Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi, SH, S.Ik memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polres Solok Selatan, Jumat (7/8/2026).


Kegiatan sertijab tersebut berlangsung di halaman Mapolres Solok Selatan dan diikuti jajaran pejabat utama, para Kapolsek, personel Polres Solok Selatan serta Bhayangkari.


Dalam sertijab tersebut, terdapat lima jabatan yang mengalami pergantian, yakni Kepala Satuan (Kasat) Sabhara, Kasat Narkoba, Kapolsek Sangir, Kapolsek KPGD, serta Kasi Humas Polres Solok Selatan.


Pergantian jabatan di lingkungan kepolisian merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan karier personel. Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, mutasi dan sertijab juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi dalam amanatnya menekankan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi serta menjawab berbagai tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.


Menurutnya, setiap pejabat yang diberikan amanah memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan berbagai inovasi dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.


“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri. Pergantian pejabat diharapkan dapat memberikan penyegaran, meningkatkan motivasi serta memperkuat kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres dalam amanatnya.


AKBP Andreanaldo juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Solok Selatan.


Ia berharap seluruh pengalaman dan capaian yang telah ditorehkan selama menjabat dapat menjadi bagian dari kontribusi positif bagi kemajuan institusi serta menjadi bekal bagi pelaksanaan tugas di tempat yang baru.


“Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Solok Selatan. Apa yang telah dilakukan dan dicapai selama ini merupakan bagian dari kontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Solok Selatan,” katanya.


Pejabat Baru Diminta Segera Beradaptasi


Kepada pejabat yang baru menerima amanah, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh unsur terkait.


Menurutnya, tantangan tugas kepolisian di wilayah Solok Selatan membutuhkan kesiapan personel, soliditas internal dan kemampuan membaca perkembangan situasi di tengah masyarakat.


“Kepada pejabat yang baru, saya berharap segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan memahami karakteristik wilayah masing-masing. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan tetap berpedoman pada aturan serta nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” tegasnya.


Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Setiap anggota Polri, kata dia, harus mampu menunjukkan kehadiran negara melalui pelayanan yang cepat, tepat dan humanis.


Ia meminta para pejabat baru tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.


“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, saya berharap seluruh personel mampu menjaga sikap, meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.


Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Harkamtibmas


Khusus terkait jabatan Kasat Narkoba, Kapolres memberikan perhatian terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.


Ia berharap pejabat yang baru dapat meningkatkan langkah-langkah preventif dan represif secara terukur, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.


“Pemberantasan narkoba harus menjadi perhatian bersama. Kita tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku, tetapi juga harus memperkuat upaya pencegahan, edukasi dan membangun sinergi dengan masyarakat serta seluruh stakeholder,” ujarnya.


Sementara itu, pejabat yang dipercaya mengemban tugas di fungsi Sabhara diharapkan mampu meningkatkan kegiatan preventif dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), termasuk kegiatan patroli dan kehadiran personel di tengah masyarakat.


Untuk para Kapolsek yang baru, Kapolres menekankan pentingnya kemampuan dalam memetakan potensi gangguan kamtibmas di wilayah masing-masing serta membangun komunikasi yang intensif dengan unsur pemerintahan dan masyarakat.


“Kapolsek merupakan ujung tombak Polri di wilayah. Saya berharap para Kapolsek mampu mengenali karakteristik dan potensi kerawanan di wilayahnya, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengambil langkah-langkah secara cepat dan tepat apabila terjadi gangguan kamtibmas,” jelasnya.


Humas Diminta Perkuat Komunikasi Publik


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan penekanan kepada pejabat yang mengemban fungsi Humas agar mampu meningkatkan komunikasi publik institusi kepolisian.


Di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang sangat cepat, fungsi Humas dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan kinerja kepolisian kepada masyarakat.


Kapolres berharap Humas mampu menyajikan informasi yang akurat, transparan, edukatif dan mudah dipahami masyarakat, sekaligus membangun hubungan yang baik dengan insan pers.


“Humas memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara Polri dengan masyarakat. Saya berharap fungsi Humas dapat semakin aktif menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang, serta menjalin hubungan yang baik dengan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tuturnya.


Harapkan Soliditas dan Semangat Baru


Lebih lanjut, AKBP Andreanaldo menegaskan bahwa seluruh rangkaian pergantian jabatan harus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan semangat baru di lingkungan Polres Solok Selatan.


Ia meminta seluruh personel tidak menjadikan mutasi sebagai sekadar pergantian posisi, melainkan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan memperbaiki berbagai hal yang masih perlu dibenahi.


“Harapan saya, dengan adanya pergantian ini akan muncul semangat baru, inovasi baru dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bekerja secara bersama-sama, saling mendukung dan menjaga soliditas untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Solok Selatan,” kata AKBP Andreanaldo.


Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga nama baik institusi dan mengedepankan sikap profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Jadikan jabatan sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.


Dengan dilaksanakannya sertijab tersebut, diharapkan roda organisasi Polres Solok Selatan semakin dinamis dan mampu menghadapi berbagai tantangan kamtibmas ke depan.


Pergantian sejumlah pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kepolisian, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui kehadiran Polri yang semakin responsif, humanis dan presisi di tengah masyarakat. (AdF)