SUMBARNET - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) resmi memulai penanganan permanen terhadap titik kerusakan pada Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar STA 106+650 yang berada di Nagari Balai Salasa, Kabupaten Agam.
Penanganan dilakukan melalui pembangunan Box Culvert yang mulai dikerjakan pada 11 Juli 2026 sebagai solusi jangka panjang untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur di lokasi tersebut.
Ruas Jalan Manggopoh–Padang Luar merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan berbagai wilayah di Kabupaten Agam dan sekitarnya. Keberadaan ruas jalan ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta aktivitas perekonomian daerah.
Kerusakan pada konstruksi jalan di titik STA 106+650 mulai teridentifikasi pada 26 April 2026. Menyikapi kondisi tersebut, BMCKTR Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat melakukan berbagai upaya penanganan darurat agar arus lalu lintas tetap dapat dilalui masyarakat dengan aman.
Sebagai langkah awal, pada 27 April 2026 dilakukan pemasangan plat baja untuk menjaga stabilitas badan jalan dan mempertahankan akses kendaraan. Seiring perkembangan kondisi di lapangan, BMCKTR kembali melakukan penambahan plat baja pada 3 Juni 2026 guna memperkuat struktur sementara pada lokasi kerusakan.
Namun, akibat kerusakan yang terus berkembang dipengaruhi kondisi tanah dan aliran air di bawah badan jalan, pemerintah kembali melakukan penanganan sementara melalui pemasangan Armco setelah kondisi kerusakan bertambah pada 20 Juni 2026.
Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan jalan tetap berjalan sambil mempersiapkan penanganan permanen.
Kini, pembangunan Box Culvert menjadi solusi permanen yang dipilih karena dinilai mampu memperkuat struktur jalan sekaligus memperbaiki sistem drainase dan saluran irigasi di bawah badan jalan.
Dengan adanya Box Culvert, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi risiko gerusan tanah yang berpotensi menyebabkan kerusakan serupa di masa mendatang.
Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST, MT, mengatakan bahwa pembangunan Box Culvert merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menjaga kemantapan infrastruktur jalan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Sejak kerusakan mulai terjadi, kami terus melakukan penanganan secara bertahap agar ruas jalan tetap dapat difungsikan. Penanganan sementara melalui pemasangan plat baja hingga Armco merupakan langkah cepat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Kini kami memasuki tahap penanganan permanen melalui pembangunan Box Culvert sebagai solusi yang lebih kuat, lebih aman, dan berkelanjutan," ujar Armizoprades.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki kerusakan jalan, tetapi juga menata sistem aliran air yang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga umur layanan konstruksi jalan.
"Melalui pembangunan Box Culvert ini, kami ingin memastikan struktur jalan menjadi lebih kokoh, saluran irigasi dan drainase berfungsi dengan baik, serta potensi kerusakan akibat aliran air dapat diminimalkan. Infrastruktur yang baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tambahnya.
Armizoprades juga berharap proses pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dengan dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat dan para pengguna jalan.
"Kami mengharapkan dukungan serta pengertian masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung. Mungkin akan ada sedikit gangguan terhadap kelancaran lalu lintas, namun ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik. Setelah pekerjaan selesai, kami berharap masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi maupun mobilitas sehari-hari secara optimal," tutupnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui BMCKTR akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui penanganan permanen ini, diharapkan Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai jalur penghubung yang andal, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Agam dan Provinsi Sumatera Barat secara umum. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar