KRI Teluk Kendari-518 Sandar di Teluk Bayur, Jadi Kado Istimewa HJK Padang ke-357

 


SUMBARNET - Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 semakin semarak dengan hadirnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 di Kota Padang. 


Kapal perang milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) tersebut resmi bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (6/8/2026).


Kehadiran KRI Teluk Kendari-518 menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian HJK Padang ke-357 yang berlangsung pada 6-10 Agustus 2026. Tidak sekadar menjadi tontonan, kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) tersebut juga dibuka untuk masyarakat secara gratis selama berada di Pelabuhan Teluk Bayur.


Masyarakat berkesempatan melihat langsung bagian-bagian kapal, menjelajahi geladak, berfoto, berinteraksi dengan prajurit TNI AL, sekaligus mendapatkan wawasan mengenai tugas dan peran TNI AL dalam menjaga wilayah perairan Indonesia.


Kedatangan kapal perang tersebut disambut langsung Wali Kota Padang Fadly Amran, Komandan KRI Teluk Kendari-518 Letkol Laut (P) Fanny Gunawan Siregar, Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, unsur Forkopimda Kota Padang, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Padang, prajurit KRI Teluk Kendari-518, masyarakat dan tamu undangan.


Kado Istimewa untuk Masyarakat Padang


Wali Kota Padang Fadly Amran menyebut kehadiran KRI Teluk Kendari-518 sebagai kado istimewa bagi masyarakat dalam momentum HJK Padang ke-357.


Menurutnya, kehadiran kapal perang karya anak bangsa tersebut semakin memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota pesisir yang memiliki sejarah panjang sekaligus potensi maritim yang besar.


Fadly mengapresiasi TNI AL, khususnya Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang, yang menghadirkan KRI Teluk Kendari-518 dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Padang.


Ia menilai keberadaan kapal perang tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Terlebih, masyarakat dapat melihat langsung kapal perang TNI AL dan berinteraksi dengan prajurit yang selama ini lebih banyak mereka kenal melalui berbagai informasi di media.


“Kepada warga maupun tamu yang datang ke Kota Padang, silakan kunjungi KRI Teluk Kendari, saksikan kemegahannya, sekaligus menambah wawasan kemaritiman. Ini momen emas yang patut kita manfaatkan,” ujar Fadly Amran.


Menurutnya, kesempatan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia kemaritiman, pertahanan negara, serta profesi dan tugas prajurit TNI AL.


Selaras dengan Semangat "Taste of Padang Experience"


Fadly mengatakan, kehadiran KRI Teluk Kendari-518 juga memiliki keterkaitan dengan semangat perayaan HJK Padang ke-357 yang mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”


Menurutnya, makna Taste of Padang tidak semata-mata berbicara mengenai kuliner dan cita rasa makanan khas daerah.


Lebih jauh, konsep tersebut merupakan upaya memperkenalkan berbagai pengalaman tentang Kota Padang kepada masyarakat luas dan dunia.


“Berbicara Taste of Padang bukan hanya tentang rasa di lidah, tetapi juga rasa yang hadir di hati. Rasa itu ingin kami bagikan kepada dunia,” kata Fadly.


Dalam konteks tersebut, kehadiran kapal perang di Pelabuhan Teluk Bayur menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dinikmati masyarakat selama perayaan HJK.


Kota Padang, sebagai kota yang tumbuh dan berkembang di kawasan pesisir, memiliki keterkaitan erat dengan laut, pelabuhan dan aktivitas perdagangan. Karena itu, aspek kemaritiman menjadi bagian penting dari identitas kota.


Kehadiran KRI Teluk Kendari-518 sekaligus memperkuat pesan bahwa perayaan HJK Padang tidak hanya menghadirkan kegiatan hiburan, tetapi juga memberikan ruang edukasi dan pengalaman baru bagi masyarakat.


Gratis untuk Masyarakat

Komandan KRI Teluk Kendari-518 Letkol Laut (P) Fanny Gunawan Siregar menjelaskan, kapal tersebut bertolak dari Jakarta pada 3 Agustus 2026 menuju Padang dengan membawa 117 prajurit, termasuk dirinya sebagai komandan kapal.


Selama berada di Kota Padang, seluruh personel KRI Teluk Kendari-518 siap menyambut masyarakat yang ingin berkunjung dan mengenal lebih dekat kapal perang tersebut.


Fanny mengatakan, KRI Teluk Kendari-518 dibuka untuk masyarakat secara gratis selama bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur pada 6-8 Agustus 2026.


“KRI Teluk Kendari dibuka untuk umum tanpa biaya. Kami mengajak masyarakat datang berkunjung dengan tetap mematuhi ketentuan keamanan dan menjaga ketertiban selama berada di atas kapal. Kami senang bisa hadir di Padang sekaligus ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Padang,” ujar Fanny.


Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman edukatif bagi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang kehidupan di atas kapal perang serta tugas prajurit TNI AL.


Dengan melihat langsung kapal, masyarakat juga dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai kemampuan kapal perang yang digunakan untuk mendukung tugas-tugas TNI AL.


Kapal LST untuk Operasi Pendaratan hingga Bantuan Kemanusiaan


Fanny menjelaskan, KRI Teluk Kendari-518 merupakan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST).


Kapal dengan jenis tersebut dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasi, termasuk mengangkut pasukan, kendaraan tempur, tank dan logistik, serta mendukung operasi pendaratan amfibi.


Namun, menurut Fanny, tugas KRI Teluk Kendari-518 tidak terbatas pada operasi militer.


Kapal tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Indonesia, terutama ketika terjadi kondisi darurat.


“Selain menjalankan operasi militer, kapal ini juga berperan dalam distribusi logistik ke wilayah terpencil, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR), serta evakuasi masyarakat saat terjadi bencana alam,” jelasnya.


Peran tersebut menunjukkan bahwa keberadaan kapal perang TNI AL tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam mendukung penanganan bencana serta membantu masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.


TNI AL Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat


Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung mengatakan, kehadiran KRI Teluk Kendari-518 di Kota Padang merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI AL dengan masyarakat.


Menurutnya, interaksi langsung antara prajurit dan masyarakat penting untuk membangun kedekatan sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap tugas dan tanggung jawab TNI AL.


“Kehadiran KRI Teluk Kendari diharapkan dapat mempererat hubungan TNI AL dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia kemaritiman,” ujar Sarimpunan.


Ia berharap kunjungan masyarakat ke KRI Teluk Kendari-518 dapat menjadi pengalaman yang membuka wawasan, khususnya bagi generasi muda.


Dengan melihat langsung kapal perang dan berinteraksi dengan prajurit, generasi muda diharapkan semakin mengenal dunia kemaritiman Indonesia serta memahami pentingnya menjaga laut sebagai bagian dari wilayah dan kekayaan bangsa.


Momentum Mengenalkan Potensi Maritim Kota Padang


Bagi Kota Padang, kehadiran KRI Teluk Kendari-518 di Teluk Bayur juga menjadi momentum untuk kembali menegaskan karakter kota sebagai wilayah pesisir.


Pelabuhan Teluk Bayur memiliki posisi penting dalam sejarah dan perkembangan Kota Padang. Aktivitas pelabuhan sejak masa lalu telah ikut membentuk Padang sebagai kota perdagangan dan pintu gerbang Sumatera Barat.


Karena itu, keberadaan kapal perang di pelabuhan tersebut tidak hanya menarik perhatian masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman sejarah dan kemaritiman yang dapat diperkenalkan kepada generasi sekarang.


Fadly berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

Selain menikmati berbagai kegiatan dalam rangkaian HJK, masyarakat juga dapat memperoleh pengalaman baru dan pengetahuan mengenai dunia pertahanan serta kemaritiman.


HJK Padang Hadirkan Pengalaman Beragam


Rangkaian HJK Padang ke-357 yang berlangsung pada 6-10 Agustus 2026 memang dirancang untuk menghadirkan berbagai pengalaman bagi masyarakat.


Kehadiran KRI Teluk Kendari-518 menjadi salah satu kegiatan yang memberikan warna berbeda karena mempertemukan masyarakat secara langsung dengan aset pertahanan negara.


Kapal tersebut menjadi ruang edukasi terbuka mengenai kemaritiman, pertahanan, operasi kemanusiaan dan peran TNI AL.


Di sisi lain, kegiatan ini juga memperkuat pesan bahwa Padang sebagai kota pesisir memiliki hubungan yang kuat dengan laut dan dunia maritim.


Dengan dibukanya KRI Teluk Kendari-518 secara gratis, masyarakat memiliki kesempatan untuk melihat langsung kapal perang karya anak bangsa sekaligus mengenal lebih dekat para prajurit yang bertugas di dalamnya.


Kehadiran KRI Teluk Kendari-518 diharapkan tidak hanya menjadi atraksi selama perayaan HJK Padang ke-357, tetapi juga meninggalkan kesan dan pengetahuan baru bagi masyarakat.


Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap laut, memperkuat kesadaran tentang pentingnya menjaga wilayah maritim Indonesia, serta semakin mendekatkan TNI AL dengan masyarakat.


Bagi Pemko Padang, kehadiran kapal perang tersebut menjadi salah satu bagian dari semangat “Taste of Padang Experience”—bahwa pengalaman tentang Padang bukan hanya soal kuliner, tetapi juga tentang sejarah, budaya, kemaritiman, masyarakat dan berbagai potensi kota yang layak dikenal lebih luas. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar