SD Negeri 22 Andalas Lepas 10 Murid Ikuti Kejuaraan Karate, Kepsek Restu Febrianto : Ajang Melatih Mental dan Sportivitas

 


SUMBARNET — SD Negeri 22 Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, melepas sebanyak 10 murid untuk mengikuti kejuaraan Bearwong Karate 2 Open Championship 2026, yang dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026).


Keikutsertaan murid tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap pengembangan potensi dan bakat peserta didik, khususnya di bidang olahraga bela diri karate. 


Selain mengejar prestasi, kejuaraan juga dinilai menjadi sarana penting bagi para murid untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus membangun karakter.


Kepala SD Negeri 22 Andalas, Restu Febrianto, M.Pd mengatakan pihak sekolah memberikan dukungan penuh kepada para murid yang mengikuti kejuaraan tersebut.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti karate tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik dan teknik bertanding, tetapi juga memiliki nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan karakter anak.


“Keikutsertaan anak-anak dalam kejuaraan karate ini bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan atau mendapatkan medali. Yang paling penting adalah bagaimana mereka mendapatkan pengalaman, belajar disiplin, memiliki keberanian, serta mampu menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Restu.


Ia menjelaskan, melalui kegiatan kompetisi, para murid dapat belajar menghadapi berbagai situasi secara langsung. Mereka dilatih untuk mempersiapkan diri, mengikuti aturan, menghargai lawan, menerima hasil pertandingan dengan lapang dada, serta terus berusaha memperbaiki kemampuan.


“Ini merupakan bagian dari proses pendidikan. Anak-anak kita tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga perlu mendapatkan pengalaman melalui kegiatan positif di luar kelas. Karate salah satunya, karena di dalamnya ada nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, konsentrasi dan penghormatan kepada orang lain,” katanya.


Restu menambahkan, sekolah berupaya memberikan ruang bagi setiap murid untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki.


Ia menambahkan, setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang sesuai bidang yang diminatinya.


“Sekolah tentu sangat mendukung anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga. Kita ingin potensi mereka bisa berkembang secara maksimal. Keikutsertaan dalam kejuaraan seperti ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” tuturnya.


Restu juga menyampaikan apresiasi kepada para murid yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti pertandingan. Menurutnya, keberanian untuk tampil dan berkompetisi sudah merupakan sebuah pencapaian tersendiri bagi seorang anak.


“Apapun hasilnya nanti, kami berharap anak-anak tetap percaya diri dan menikmati proses pertandingan. Menang tentu menjadi harapan, tetapi yang tidak kalah penting adalah mereka berani tampil, mampu menerapkan hasil latihan dan mendapatkan pengalaman yang nantinya bisa menjadi bekal untuk mengikuti kompetisi berikutnya,” ujar Restu.


Bentuk Dukungan Sekolah terhadap Pengembangan Potensi Murid


Keikutsertaan 10 murid SD Negeri 22 Andalas dalam kejuaraan karate tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong kegiatan pengembangan diri peserta didik.


Sekolah memandang kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi olahraga sebagai wadah untuk membangun keseimbangan antara kemampuan akademik dan nonakademik. 


Melalui kegiatan tersebut, murid diharapkan tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter positif.


Restu berharap pengalaman mengikuti kejuaraan dapat memotivasi para murid untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda yang terus diikuti oleh murid SD Negeri 22 Andalas pada masa mendatang.


“Harapan kami, anak-anak terus semangat berlatih, tidak mudah menyerah dan selalu menjunjung sportivitas. Kalau hari ini belum mendapatkan hasil yang diharapkan, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik pada pertandingan berikutnya,” katanya.


Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak terhadap kegiatan positif yang diikuti para murid dapat terus terjalin. Menurutnya, keberhasilan pengembangan potensi anak membutuhkan kerja sama antara sekolah, orang tua, pelatih dan lingkungan sekitar.


“Untuk mencapai prestasi, tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan sekolah, orang tua, pelatih dan tentunya kemauan dari anak-anak itu sendiri. Kami berharap sinergi ini terus berjalan sehingga semakin banyak anak kita yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakatnya,” ungkapnya.


Dengan mengirimkan 10 murid dalam kejuaraan karate tersebut, SD Negeri 22 Andalas menunjukkan komitmennya untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga.


Lebih dari sekadar pertandingan, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi pengalaman pembelajaran yang dapat membentuk keberanian, kedisiplinan, sportivitas dan semangat pantang menyerah pada diri para murid.


Sekolah pun berharap keikutsertaan dalam berbagai ajang kompetisi dapat melahirkan bibit-bibit atlet muda dari SD Negeri 22 Andalas yang tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu membawa nama baik sekolah di berbagai kompetisi pada masa mendatang. (Devi)

0 Post a Comment:

Posting Komentar