PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran melepas tim Persatuan Sepakbola Tabing Sekitarnya (PSTS) Tabing Kelompok Usia (KU)-13 yang akan berlaga pada putaran nasional Piala Soeratin U-13 Regional Sumatera Tahun 2026 di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Pelepasan tim tersebut berlangsung di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang terhadap pembinaan sepak bola usia dini sekaligus bagian dari komitmen pemerintah dalam menjalankan Program Unggulan (Progul) Padang Juara.
Tim PSTS Tabing U-13 dijadwalkan mengikuti kompetisi yang berlangsung pada 26 September hingga 3 Oktober 2026. Mereka menjadi satu-satunya wakil Sumatera Barat (Sumbar) yang berhasil melaju ke putaran nasional Piala Soeratin U-13 tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemain muda PSTS Tabing.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kota Padang terus berkembang dan mulai mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi hingga ke tingkat regional maupun nasional.
"Kami bangga semakin banyak atlet muda berprestasi lahir dari Kota Padang. Semangat ini sejalan dengan Progul Padang Juara yang kami hadirkan untuk melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Kota Padang di tingkat yang lebih tinggi," ujar Fadly Amran.
Ia mengatakan, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses pembinaan yang konsisten, disiplin, dukungan keluarga, kerja keras atlet, serta peran pelatih dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan olahraga usia dini.
Karena itu, Fadly menilai keberhasilan PSTS Tabing menembus putaran nasional harus menjadi motivasi bagi klub-klub sepak bola usia dini lainnya di Kota Padang untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
Pesan Jaga Disiplin dan Kekompakan
Di hadapan para pemain, Fadly Amran berpesan agar seluruh anggota tim menjaga disiplin dan kekompakan selama mengikuti kompetisi.
Ia mengingatkan para pemain untuk tidak hanya fokus terhadap kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga menjaga sikap, etika, kesehatan, dan kedisiplinan selama berada di luar lapangan.
"Semoga ananda semua meraih prestasi terbaik dengan menjaga disiplin dan kekompakan, serta tidak meninggalkan ibadah. Teruslah meminta doa dan restu orang tua karena Insya Allah itu menjadi kekuatan besar dalam meraih prestasi," katanya.
Menurut Fadly, usia muda merupakan fase penting dalam pembentukan karakter seorang atlet. Kemenangan dan kekalahan dalam pertandingan harus dijadikan bagian dari proses belajar untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh.
Ia juga mengingatkan para pemain agar menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan sikap yang baik selama bertanding. Dengan demikian, kehadiran PSTS Tabing di tingkat nasional tidak hanya membawa nama klub, tetapi juga membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat.
Fadly berharap para pemain dapat menikmati setiap pertandingan, menjalankan instruksi pelatih dengan baik, serta memberikan kemampuan terbaik dalam setiap laga.
Pemko Komitmen Perkuat Pembinaan Atlet Usia Dini
Lebih lanjut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemko Padang akan terus memperkuat pembinaan olahraga, terutama bagi atlet usia dini.
Menurutnya, olahraga memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengejar prestasi. Aktivitas olahraga dapat menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, semangat kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.
" Saya berharap seluruh pihak, mulai dari KONI, Dispora, pemerintah kecamatan dan kelurahan bersama-sama mendukung pembinaan atlet usia dini agar semangat Padang Juara terus tumbuh di tengah masyarakat," tuturnya.
Ia berharap ekosistem olahraga di Kota Padang semakin kuat dengan adanya dukungan dari pemerintah, organisasi olahraga, klub, sekolah, pelatih, orang tua, dan masyarakat.
Menurut Fadly, semakin banyak kompetisi yang diikuti atlet usia dini akan memberikan pengalaman berharga bagi mereka. Pengalaman bertanding tersebut nantinya dapat menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan atlet menuju jenjang yang lebih tinggi.
PSTS Tabing Juara Piala Soeratin U-13 Sumbar
Sementara itu, Ketua Umum PSTS Tabing Desri Ayunda menjelaskan bahwa keberhasilan tim U-13 melaju ke putaran nasional tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan selama ini.
PSTS Tabing U-13 memastikan tiket ke putaran nasional setelah tampil sebagai juara Piala Soeratin U-13 Regional Sumbar. Pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Sumbar, Kamis (10/9/2026), PSTS Tabing tampil meyakinkan dengan mengalahkan Tiku Putra Agam dengan skor 6-1.
Hasil tersebut mengantarkan PSTS Tabing sebagai wakil Sumbar untuk bersaing pada putaran nasional Regional Sumatera di Palembang.
Pada kompetisi tersebut, PSTS Tabing tergabung di Zona 2 bersama tim-tim dari Sumatera Selatan, Lampung, dan Bengkulu.
Desri mengatakan, seluruh pemain yang diberangkatkan merupakan hasil binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) PSTS Tabing. Mayoritas pemain saat ini duduk di kelas I dan II SMP.
" Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang dan jajaran atas dukungan dan perhatian yang luar biasa. Insya Allah, anak-anak akan berjuang memberikan yang terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Kota Padang dan Sumatera Barat," ujar Desri.
Ia menyebut dukungan dari pemerintah daerah menjadi tambahan motivasi bagi para pemain dan seluruh tim yang akan bertanding.
Menurutnya, keberangkatan ke putaran nasional merupakan pengalaman penting bagi para pemain muda PSTS Tabing. Selain menjadi kesempatan untuk mengejar prestasi, kompetisi tersebut juga menjadi ajang bagi para pemain untuk mengukur kemampuan setelah menjalani proses pembinaan di tingkat daerah.
Didampingi Pelatih Berpengalaman
Desri Ayunda juga mengungkapkan optimismenya terhadap peluang tim PSTS Tabing U-13 untuk memberikan penampilan terbaik pada putaran nasional.
Ia menyebut para pemain mendapatkan pendampingan teknis dari Coach Jafri Sastra, sosok pelatih berpengalaman yang pernah menangani sejumlah klub profesional di Indonesia.
"Kami optimistis meraih juara, apalagi anak-anak mendapat pendampingan teknis dari Coach Jafri Sastra, mantan pelatih yang berpengalaman menangani sejumlah klub profesional di Indonesia," ungkapnya.
Meski demikian, Desri menegaskan bahwa target tersebut harus diikuti dengan kerja keras dan kesiapan seluruh pemain. Ia berharap anak-anak mampu tampil percaya diri, disiplin menjalankan strategi, serta menjaga kekompakan sepanjang turnamen.
Baginya, kesempatan tampil di tingkat nasional merupakan momentum berharga untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus membangun mental para pemain sejak usia dini.
Keluarga Jadi Bagian Penting Pembinaan
Dalam pelepasan tersebut, dukungan keluarga juga mendapat perhatian. Orang tua para pemain hadir memberikan dukungan sebelum anak-anak mereka berangkat mengikuti kompetisi di Palembang.
Peran orang tua dinilai penting dalam perjalanan seorang atlet usia dini. Selain memberikan dukungan moral, keluarga juga menjadi lingkungan pertama yang membentuk kedisiplinan, semangat, dan karakter anak.
Fadly Amran pun mengingatkan para pemain agar senantiasa menghargai dukungan keluarga dan tidak melupakan doa serta restu orang tua.
Keberadaan PSTS Tabing U-13 di putaran nasional diharapkan menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kota Padang memiliki potensi untuk terus berkembang.
Pemerintah Kota Padang juga berharap keberhasilan tersebut dapat memunculkan lebih banyak talenta sepak bola muda yang nantinya mampu memperkuat klub-klub daerah hingga menjadi bagian dari tim yang lebih tinggi.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua Umum PSTS Tabing Desri Ayunda, Penasehat PSTS Tabing Jafri Sastra, jajaran pelatih dan ofisial, serta keluarga para pemain.
Dengan membawa semangat Padang Juara, PSTS Tabing U-13 selanjutnya akan bertolak menuju Palembang untuk menjalani persaingan di putaran nasional Piala Soeratin U-13 Regional Sumatera 2026.
Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi perjuangan untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman, membangun mental bertanding, dan menunjukkan hasil pembinaan sepak bola usia dini dari Kota Padang.
Pemko Padang berharap para pemain dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka menjadi pesepak bola masa depan. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar