Tampilkan postingan dengan label Pasar Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasar Raya. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - Pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Jalan Paket I di kawasan Pasar Raya Padang terus menunjukkan perkembangan. Proyek yang menjadi bagian dari upaya penataan kawasan pusat perdagangan Kota Padang tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, bersih, aman, nyaman, dan representatif.


Kegiatan rehabilitasi jalan tersebut dilaksanakan oleh PT Kemuning Yona Pratama selaku kontraktor pelaksana berdasarkan Nomor Kontrak 005/Kont-PJ/APBD/DPUPR/2026. 


Sementara itu, PT Jasa Reka Mandiri Konsultan bertindak sebagai pihak supervisi yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan.


Berdasarkan pemantauan di lokasi proyek pada Kamis, 20 Agustus 2026, aktivitas pekerjaan masih terus berlangsung. Salah satu pekerjaan yang tampak dikebut di sejumlah titik kawasan proyek adalah penggalian dan pendalaman untuk pembangunan jaringan drainase baru.


Sejumlah box culvert juga telah didatangkan ke lokasi. Di beberapa bagian, saluran beton bertulang pracetak mulai terlihat terpasang pada jalur drainase yang tengah dikerjakan.


Pembangunan jaringan drainase menjadi salah satu bagian penting dalam proyek rehabilitasi tersebut. Infrastruktur drainase yang baik diharapkan dapat mendukung sistem pengelolaan air di kawasan Pasar Raya sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan kawasan perdagangan.


Penataan Pasar Raya Tak Sekadar Perbaikan Jalan


Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa rehabilitasi dan penataan kawasan Pasar Raya tidak semata-mata ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas.


Penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam membangun kembali wajah pusat perdagangan Kota Padang agar semakin modern dan mampu memberikan ruang aktivitas ekonomi yang lebih nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.


Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebelumnya menegaskan bahwa rehabilitasi jalan dan penataan kawasan Pasar Raya Padang memiliki tujuan yang lebih luas.


Menurutnya, kawasan Pasar Raya diharapkan dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, bersih, aman, dan nyaman.


“Rehabilitasi dan penataan jalan serta kawasan Pasar Raya Padang tidak semata-mata ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menata kawasan pusat perdagangan agar menjadi lebih modern, bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung,” demikian penegasan Fadly Amran sebagaimana dikutip dalam informasi yang diterima.


Penataan tersebut juga diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi Pasar Raya Padang sebagai pusat perdagangan grosir dan eceran yang aktif serta modern.


Dengan demikian, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.


Kesabaran Pedagang Diharapkan Berbuah Hasil


Di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung, Pemerintah Kota Padang turut menyampaikan apresiasi kepada para pedagang Pasar Raya yang tetap bersabar menghadapi berbagai gangguan kenyamanan selama pekerjaan berlangsung.


Pemerintah menyadari bahwa aktivitas pembangunan tentu menimbulkan sejumlah dampak terhadap kegiatan sehari-hari, terutama bagi pedagang yang menjalankan aktivitas usaha di sekitar lokasi pekerjaan.


Untuk sementara waktu, kenyamanan pedagang kemungkinan mengalami gangguan akibat adanya pekerjaan konstruksi. 


Namun, pemerintah menilai kondisi tersebut merupakan konsekuensi sementara dari proses pembangunan yang diharapkan menghasilkan manfaat lebih besar dalam jangka panjang.


“Untuk sementara kenyamanan para pedagang mungkin sedikit akan terganggu akibat pembangunan ini. Tapi itu hanya untuk sementara,” demikian disampaikan pihak Pemerintah Kota Padang.


Pemerintah berharap para pedagang dapat memahami proses pembangunan yang tengah berjalan. Kesabaran dan dukungan pedagang dinilai menjadi bagian penting agar program penataan Pasar Raya dapat berjalan dengan baik hingga selesai.


“Dan semua kesabaran pedagang ini dipastikan akan menuai hasil manis nantinya,” demikian pesan optimisme yang disampaikan terkait proses pembangunan tersebut.


Pemerintah juga menegaskan bahwa berbagai ketidaknyamanan yang dirasakan pedagang selama pekerjaan berlangsung merupakan bagian dari tahapan pembangunan yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang.


Pekerjaan Drainase Terus Dikebut


Dari hasil pemantauan di lapangan, progres pekerjaan terlihat pada pembangunan jaringan drainase baru. Pekerja melakukan penggalian dan pendalaman saluran di sejumlah titik kawasan proyek.


Material konstruksi berupa box culvert telah didatangkan untuk mendukung pembangunan drainase. Beberapa saluran beton bertulang pracetak juga mulai dipasang pada jalur yang sedang dikerjakan.


Pembangunan drainase tersebut menjadi bagian penting dalam rehabilitasi jalan karena keberadaan sistem drainase yang baik diharapkan mampu mendukung kelancaran pengelolaan air di kawasan Pasar Raya.


Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, sistem drainase yang lebih tertata diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.


Monitoring Dilakukan untuk Menjaga Kualitas Pekerjaan


Sebagai salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Padang, kegiatan Rehabilitasi Jalan Paket I di kawasan Pasar Raya mendapatkan pemantauan selama proses pelaksanaannya.


Dinas PUPR Kota Padang melakukan monitoring untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.


Pengawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengevaluasi serta meminimalkan berbagai potensi gangguan dan risiko terhadap lingkungan, pedagang, maupun pengunjung Pasar Raya Padang.


Monitoring secara berkala dinilai penting mengingat lokasi proyek berada di kawasan yang tetap menjadi pusat aktivitas masyarakat dan perdagangan.


Dengan aktivitas pedagang dan pengunjung yang tetap berlangsung, pelaksanaan pekerjaan konstruksi membutuhkan pengaturan yang baik agar kegiatan pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.


Pengendalian Debu dan Keselamatan Jadi Perhatian


Dari sisi pengendalian lingkungan, pihak pelaksana proyek juga terpantau melakukan penyiraman air secara berkala di area pekerjaan.


Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan debu yang timbul dari aktivitas konstruksi, terutama pada titik-titik yang sedang dilakukan penggalian maupun pekerjaan tanah.


Upaya pengendalian debu menjadi penting karena lokasi proyek berada di kawasan perdagangan yang aktivitas masyarakatnya tetap berjalan setiap hari.


Selain pengendalian lingkungan, aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Sejumlah titik yang dinilai rawan telah dilengkapi dengan rambu-rambu pengamanan.


Pemasangan Safety Barricade Tape dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus memberikan batas yang jelas antara area pekerjaan dengan ruang aktivitas masyarakat.


Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mencegah masyarakat maupun pengunjung memasuki area pekerjaan yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.


Pasar Raya Didorong Menjadi Kawasan Perdagangan Modern


Penataan kawasan Pasar Raya Padang memiliki target jangka panjang yang lebih luas. Dengan kawasan yang semakin tertata, bersih, dan representatif, Pasar Raya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi perdagangan.


Pemerintah Kota Padang juga mendorong agar kawasan tersebut berkembang sebagai kawasan wisata belanja yang menarik bagi masyarakat.


Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan harapan agar wajah baru Pasar Raya nantinya dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada masyarakat.


“Dengan kawasan yang semakin tertata, bersih, dan representatif, Pasar Raya Padang diharapkan tidak hanya menjadi pusat transaksi perdagangan, tetapi juga berkembang sebagai kawasan wisata belanja yang menarik bagi masyarakat,” ujar Fadly Amran.


Harapan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat posisi Pasar Raya sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi Kota Padang.


Kawasan perdagangan yang tertata dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, aktivitas usaha pedagang, serta daya tarik kawasan secara keseluruhan.


Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi


Pada akhirnya, rehabilitasi Jalan Pasar Raya Padang diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan dan perekonomian masyarakat.


Infrastruktur yang lebih baik, kawasan yang lebih tertata, serta lingkungan perdagangan yang aman dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Pasar Raya bagi masyarakat.


Bagi para pedagang, peningkatan kualitas kawasan diharapkan dapat mendukung aktivitas usaha dalam jangka panjang. Sementara bagi masyarakat dan pengunjung, penataan kawasan diharapkan memberikan kenyamanan saat beraktivitas maupun berbelanja.


Pembangunan tersebut juga diharapkan menjadi investasi infrastruktur yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi Kota Padang.


Dengan demikian, berbagai gangguan kenyamanan yang dirasakan pedagang selama proses pembangunan berlangsung diharapkan dapat dipandang sebagai konsekuensi sementara demi mewujudkan kawasan Pasar Raya Padang yang lebih tertata, nyaman, aman, dan memiliki daya tarik ekonomi yang lebih kuat ke depannya.


Pemerintah Kota Padang pun diharapkan terus memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memperhatikan kualitas pekerjaan, serta mengutamakan keselamatan pedagang, pekerja, pengunjung, dan pengguna jalan hingga seluruh rangkaian pekerjaan selesai.


Jika pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan kualitas yang diharapkan, wajah baru Pasar Raya Padang bukan hanya akan memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat perdagangan, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu ruang ekonomi dan wisata belanja yang semakin menarik di Kota Padang. (**)



SUMBARNET - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kampung Jao Dalam, Kelurahan Kampung Jao Dalam, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (12/6/2026) sore.


Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah, 32 unit rumah petak, serta berdampak pada sebuah gudang sparepart sepeda motor yang berada di lokasi kejadian.


Kelapa Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Sutopo S.H. mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 16.32 WIB. Sebanyak 10 unit armada dengan 100 personel dikerahkan untuk memadamkan api.


“Kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang saksi melihat api sudah membesar dari salah satu rumah petak. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran”, ujar Sutopo.


Kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat yang berada di dalam area Pasar Raya Padang. Kondisi akses jalan yang sempit serta ramainya masyarakat sempat menjadi kendala dalam proses pemadaman.


Petugas berhasil memadamkan kebakaran dan menyelesaikan proses penanganan sekitar pukul 17.49 WIB.


Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 38 jiwa terpaksa mengungsi. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa itu.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.


Sementara itu, petugas berhasil menyelamatkan sekitar 20 bangunan lain yang berada di sekitar lokasi dengan nilai aset diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.


Data pemilik bangunan yang terdampak di antaranya Nasrul (61), pemilik dua belas unit rumah petak, Noza Elvita (37), pemilik 20 unit rumah kontrakan, serta Helmi Yulfina (53), pemilik gudang sparepart sepeda motor yang mengalami kerusakan ringan.


Selain personel Damkar Kota Padang, penanganan kejadian juga melibatkan unsur kepolisian, Satgas, PLN, dan PMI.


Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.


Sc : info minang



SUMBARNET - Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang, Nikki Lauda Haryona kunjungi para pedagang kaki lima pasar raya terdampak kebakaran, senin ( 5 juni 2023).


Diketahui, Kebakaran hebat melalap puluhan lapak pedagang kaki lima di Halaman Matahari Store lama di Pasar Raya Padang pada rabu (17/5/2023) lalu.


Adapun, kebakaran tersebut  menyebabkan 40 unit lebih kios pedagang hangus dilalap api dengan luas 600 meter persegi. Sementara jumlah kios yang terdampak 50 unit dengan luas 800 meter persegi dengan kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp1,2 miliar.


Dalam kesempatan tersebut, ketua PPP Kota Padang, Nikki lauda Haryona menemui beberapa tokoh pedagang, tokoh pemuda dan lain-lainnya.


Menurut Bobby, tokoh pemuda pasar raya padang, kunjungan Ketua PPP Kota padang tersebut selain menyapa dan memberikan semangat kepada warga korban kebakaran juga untuk menjalin silaturahmi mempererat ukhuwah dan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa  saudara saudara kita korban Kebakaran di Pasar raya padang ungkap Bobby. 


"Ya, kita sangat mengapresiasi atas kunjungan Ketua PPP Kota Padang terhadap saudara saudara kita yang tengah terdampak kebakaran beberapa waktu lalu", ungkap Bobby.


"Terlihat kawan kawan pedagang sangat antusias menyambut kedatangan beliau dan kawan pedagang juga berharap agar ketua PPP Kota Padang, Nikki Lauda Haryona bisa mencarikan solusi", harap Bobby. (**)



SUMBARNET - Terjadi kebakaran di area Pasar Raya Padang, tepatnya di sekitar bangunan bekas pusat perbelanjaan Matahari, pada Rabu pagi (17/5/2023). Lapak-lapak di area tersebut membara dilahap si jago merah.


Menurut informasi dari @boboho1992, kurang lebih 6 unit mobil damkar diturunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.


Hingga saat ini belum diketahui penyebabkan kebakaran dan kerugian yang disebabkan dari kejadian tersebut. Informasi terbaru akan segera kami update.


Source : infosumbar


SUMBARNET.COM - Agar kembali berdagang seperti sedia kala, para pedagang loak di lantai II kawasan Padang Teater Pasar Raya Padang difasilitasi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Seperti diketahui, pasca terjadinya musibah kebakaran tepat 3 Januari 2020 lalu terhadap sebanyak 15 kios, para pedagang pakaian, buku dan burung itu kini terkatung-katung. Karena tempat yang ia diami untuk berjualan sehari-hari telah hangus dibabat Si Jago Merah.

Mahyeldi pun langsung menjamu sejumlah pedagang tersebut di rumah dinasnya, Kamis (23/1/2020). Ia pun dalam kesempatan itu membantu memfasilitasi untuk pembersihan dan rehab bangunan yang terbakar diantaranya melalui bantuan Dinas Perdagangan dan Baznas Kota Padang.

"Kita tentu berharap, pedagang loak di kawasan lantai dua Padang Teater yang terkena musibah kebakaran dapat kembali berdagang seperti semula. Dan semoga kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan hikmah dan pelajaran bagi kita untuk lebih hati-hati sehingga hal itu tidak terjadi lagi," imbuh wako dalam kesempatan itu didampingi Kepala Dinas Perdagangan Endrizal.

Sementara itu M. Ikhsan, perwakilan pedagang Pasar Loak kawasan lantai dua Padang Teater Pasar Raya Padang usai bertemu Wali Kota Padang menyampaikan terima kasih kepada bapak Wali Kota Padang yang telah memfasilitasi ia beserta pedagang lainnya untuk dapat kembali berdagang pasca kebakaran melanda.

"Alhamdulillah pak wali menerima kita secara terbuka dan dari info yang kita dengar Insya Allah hari Jumat (24/1/2020) Pemko melalui Dinas Perdagangan akan melaksanakan upaya pembersihan terhadap beberapa petak toko yang terbakar. Semoga kami bisa berjualan kembali seperti biasa," harapnya.

Sejak mengalami musibah kebakaran itu, Ikhsan mengungkapkan, ia bersama pedagang loak lainnya di kawasan lantai dua Padang Teater istirahat berjualan sampai toko-tokonya kembali dibersihkan dan kondusif kembali.

"Alhamdulillah, Pemko melalui bapak Wali Kota Padang telah memfasilitasi kami untuk bisa berjualan dan mencari nafkah kembali. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pak wali beserta jajaran yang telah memfasilitasi sehingga kami dapat berjualan kembali," ungkap dia berterima kasih.

#AdF | David/ Humas Padang