SUMBARNET - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang optimistis mampu mengukir prestasi pada ajang Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Istana Bung Hatta, Bukittinggi.
Ajang bergengsi bagi kader PKK se-Sumatera Barat tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2026.
Kontingen Kota Padang mengirimkan puluhan kader terbaik yang telah menjalani persiapan dan pembinaan secara intensif selama kurang lebih tiga bulan.
Sebanyak 40 orang rombongan, yang terdiri dari 30 kader peserta lomba beserta pendamping, siap membawa nama Kota Padang dalam berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan pada Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat, Harneli, Staf Ahli TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Dianita Maulin, Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita, Wakil Ketua I sekaligus Ketua Bidang I TP-PKK Kota Padang, Sri Hayati, serta Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Fanny Sri Rizki.
Keikutsertaan Kota Padang dalam jambore tersebut menjadi bagian dari upaya memperlihatkan kualitas, kreativitas, kemampuan, serta hasil pembinaan kader PKK di ibu kota Provinsi Sumatera Barat.
Tidak hanya berorientasi pada kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi, bertukar pengalaman, meningkatkan kapasitas kader, serta memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat.
Persiapan Intensif Selama Tiga Bulan
Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita, mengatakan seluruh kader yang dipercaya mewakili Kota Padang merupakan kader pilihan yang telah melalui proses pembinaan dan persiapan secara matang.
Menurutnya, persiapan tidak dilakukan secara singkat. Para peserta telah menjalani latihan intensif selama tiga bulan terakhir untuk memastikan setiap kontingen memahami materi, konsep, serta teknis penampilan dalam cabang lomba yang diikuti.
Dian menyampaikan optimisme tinggi terhadap kemampuan seluruh kader Kota Padang.
"Melihat persiapan dan semangat para kader, kami sangat optimis bisa memboyong gelar juara di setiap kategori," ujar Dian Puspita.
Pada ajang Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Sumatera Barat Tahun 2026, Kota Padang turun dalam sejumlah kategori lomba yang mewakili Sekretariat dan Kelompok Kerja atau Pokja 1 hingga Pokja 4.
Setiap kelompok kerja menampilkan kemampuan terbaik kader sesuai dengan bidang tugas dan program unggulan masing-masing.
Dian menjelaskan, kontingen Kota Padang siap memberikan penampilan terbaik dalam kategori Defile. Selain itu, pada Pokja 1, tiga orang kader ditugaskan mengikuti lomba Cerdas Cermat.
Sementara Pokja 2 akan menampilkan kemampuan kader dalam penyuluhan terkait Kampung Mandiri dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga atau UP2K.
Program tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam peran PKK untuk mendorong kemandirian keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif.
Pada Pokja 3, Kota Padang mengusung materi edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga berbasis prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.
Melalui kategori tersebut, kader PKK Kota Padang akan menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah, menggunakan kembali barang yang masih memiliki nilai manfaat, serta melakukan daur ulang terhadap berbagai jenis limbah rumah tangga.
Drama Edukasi STBM Jadi Andalan Pokja 4
Salah satu penampilan yang menjadi perhatian dalam kontingen Kota Padang adalah kategori Pokja 4.
Sebanyak lima orang kader akan tampil dalam sebuah drama edukasi yang mengangkat tema 5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM.
Drama tersebut akan menyampaikan pesan-pesan penting mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, termasuk penyakit diare, serta upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak.
Menurut Dian Puspita, penampilan tersebut tidak hanya mengandalkan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan, tetapi juga kreativitas dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui seni pertunjukan.
"Untuk Pokja 4, kader tidak hanya lihai menyampaikan penyuluhan, tetapi juga menunjukkan kebolehan seni peran. Sebanyak lima kader tampil dalam drama edukasi mengenai 5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM untuk pencegahan penyakit, diare, serta percepatan penurunan stunting pada anak," jelasnya.
Penyampaian pesan melalui drama diharapkan dapat menjadi metode komunikasi yang menarik dan mudah dipahami.
Selain memperlihatkan kemampuan kader dalam menguasai materi, penampilan tersebut juga menjadi bukti bahwa edukasi kepada masyarakat dapat dilakukan melalui pendekatan kreatif dan inovatif.
Targetkan Juara Umum
Sementara itu, Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Fanny Sri Rizki, menegaskan bahwa seluruh peserta yang tergabung dalam kontingen Kota Padang merupakan kader-kader terbaik yang telah mendapatkan pembinaan.
Menurutnya, setiap kader telah dipersiapkan untuk memberikan penampilan maksimal dan membawa nama baik Kota Padang dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Selain mengikuti kategori utama, kontingen TP-PKK Kota Padang juga berpartisipasi dalam berbagai cabang lomba lainnya.
Di antaranya lomba Cerdas Cermat, Kampanye Pengelolaan Sampah, Lomba Cakap Gelari Pelangi, Paduan Suara, Defile, Drama PAREDi, hingga Solo Song.
Dengan banyaknya kategori yang diikuti, TP-PKK Kota Padang berharap dapat meraih hasil maksimal pada setiap cabang perlombaan.
Target besar yang diusung kontingen Kota Padang adalah meraih predikat Juara Umum Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Fanny mengatakan target tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk memberikan kemampuan terbaik.
Namun, ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Seluruh kader diharapkan menjadikan jambore tersebut sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan serta memperluas wawasan dalam menjalankan program-program PKK di tengah masyarakat.
TP-PKK Kota Padang juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kontingen yang berlaga dapat memberikan hasil terbaik.
Solo Song Bawakan Lagu “Pasan Buruang”
Salah satu kategori yang turut menjadi perhatian adalah lomba Solo Song.
Tahun ini, para peserta akan membawakan lagu berjudul “Pasan Buruang”, sebuah lagu yang diinisiasi oleh Ketua TP-PKK Sumatera Barat, Harneli.
Fanny Sri Rizki menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan kader Kota Padang yang dipercaya tampil dalam kategori tersebut.
"Lomba Solo Song tahun ini mengusung lagu 'Pasan Buruang' yang diinisiasi oleh Ketua TP-PKK Sumbar, Ummi Harneli Mahyeldi. Dinyanyikan oleh kader berbakat kami, kami yakin penampilannya mampu menyentuh hati para juri di Aula Utama Istana Bung Hatta," katanya.
Kehadiran kategori Solo Song tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan vokal para kader, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan dan memperkenalkan kekayaan seni serta budaya Minangkabau.
Melalui lagu daerah, peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan dan nilai-nilai budaya dengan pendekatan seni yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Siap Tampil Maksimal
Perwakilan Kota Padang pada kategori Solo Song, Wiko Wido Warisman, menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal dalam kompetisi tersebut.
Ia mengaku telah melakukan berbagai persiapan untuk memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Kota Padang meraih prestasi.
Wiko juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Ketua TP-PKK Kota Padang beserta jajaran, serta fasilitasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik atau IKP yang turut mendukung kelancaran proses persiapannya.
"Seni adalah bahasa hati, dan lewat nada saya menemukan cara terbaik untuk mengekspresikan keberanian serta karya. Mewakili semangat kebersamaan keluarga besar TP-PKK Kota Padang, saya siap memberikan penampilan terbaik. Semoga lantunan lagu 'Pasan Buruang' nanti tidak hanya menghibur tetapi juga menyentuh hati para juri dan penonton," ungkap Wiko.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk membawa semangat dan kekompakan keluarga besar TP-PKK Kota Padang ke tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Ia berharap penampilannya dapat memberikan kontribusi positif bagi perolehan prestasi kontingen Kota Padang.
Wadah Pengembangan Kapasitas Kader PKK
Jambore Kader PKK Berprestasi menjadi salah satu agenda penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas kader PKK.
Melalui kegiatan tersebut, para kader dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat dapat memperlihatkan hasil pembinaan serta inovasi program yang telah dilaksanakan di daerah masing-masing.
Ajang ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan gagasan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan memiliki keterkaitan dengan peran strategis kader PKK dalam kehidupan masyarakat.
Mulai dari pendidikan keluarga, peningkatan ekonomi rumah tangga, pengelolaan lingkungan, kesehatan, sanitasi, hingga pencegahan stunting.
Karena itu, keberhasilan dalam jambore tidak hanya diukur dari penampilan di atas panggung atau kemampuan menjawab pertanyaan dalam perlombaan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran mengenai kemampuan kader dalam memahami, menyampaikan, serta mengimplementasikan program PKK di tengah masyarakat.
TP-PKK Kota Padang berharap pengalaman yang diperoleh para kader selama mengikuti Jambore Kader PKK Berprestasi dapat menjadi modal untuk meningkatkan pelaksanaan berbagai program di daerah.
Bawa Semangat Kota Padang
Dengan persiapan selama tiga bulan, dukungan penuh dari jajaran TP-PKK Kota Padang, serta semangat tinggi para kader, kontingen Kota Padang optimistis dapat bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.
Setiap peserta membawa tanggung jawab untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik Kota Padang selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Semangat kebersamaan menjadi modal utama bagi 40 anggota rombongan yang mengikuti jambore tersebut.
Tidak hanya mengejar prestasi individu dalam setiap cabang lomba, seluruh peserta diharapkan mampu membangun kekompakan sebagai satu kesatuan kontingen Kota Padang.
Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita, berharap seluruh kader dapat tampil percaya diri dan menikmati setiap proses perlombaan.
Menurutnya, persiapan yang telah dilakukan secara maksimal harus menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi.
Ajang Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 pun menjadi momentum bagi TP-PKK Kota Padang untuk membuktikan kualitas pembinaan kader yang selama ini telah dilakukan.
Dengan menggabungkan kemampuan intelektual, keterampilan komunikasi, kreativitas, seni, serta pemahaman terhadap program-program PKK, kontingen Kota Padang siap memberikan penampilan terbaik di hadapan tim penilai.
Melalui semangat “bersama dan berprestasi”, TP-PKK Kota Padang berharap dapat membawa pulang hasil terbaik dari Bukittinggi.
Target Juara Umum menjadi penyemangat seluruh kontingen, sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kader PKK dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat di Kota Padang.
Seluruh masyarakat Kota Padang pun diharapkan dapat memberikan doa dan dukungan kepada para kader yang tengah berjuang membawa nama daerah dalam ajang Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Dengan persiapan matang, kemampuan para kader, dan semangat kebersamaan yang kuat, kontingen TP-PKK Kota Padang siap mengukir prestasi dan membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan dalam jambore tingkat Sumatera Barat tersebut. (AdF)









