Rantau Limau Kapeh, SUMBARNET — Mahardika Mengajar Batch 6 sukses menghadirkan beragam program pendidikan inovatif di SD Negeri 17 Rantau Limau Kapeh, Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah. Program ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya di Jorong Rantau Limau Kapeh.
Program ini juga sejalan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Program Mahardika Mengajar berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 5 Januari hingga Jumat, 9 Januari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa dari berbagai jurusan dan universitas yang tergabung sebagai volunter. Melalui program ini, para mahasiswa berkesempatan terjun langsung ke lapangan sekaligus menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekolah.
Dokumentasi : Mading Kreatif Mahardika Mengajar Batch 6 yang dilaksanakan bersama siswa SDN 17 Rantau Limau Kapeh.
Sebagai penanggung jawab kegiatan, Direktur Bidang Penelitian dan Pengembangan Mahardika Muda Indonesia Periode 2025/2026, Indah Fajar Lestari, menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para volunter serta dukungan pihak sekolah.
“Sebagai penanggung jawab, saya melihat langsung bagaimana para volunter memberikan usaha terbaik mereka demi menghadirkan program yang relevan bagi siswa. Kolaborasi dengan pihak sekolah juga sangat luar biasa. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk gerakan pendidikan yang lebih berkelanjutan di Rantau Limau Kapeh.” ujar Indah.
Dokumentasi : Program Kerja Pos Keminangkabauan Mahardika Mengajar Batch 6
Setelah melalui tahap persiapan, para volunter kemudian memperkenalkan lima program utama yang dirancang sesuai kebutuhan siswa. Sebanyak lima program utama diperkenalkan oleh Mahardika Mengajar Batch 6 yaitu Mading Kreatif dan Literasi, Sekolah Alam, Regulasi Emosi, Edukasi Kekerasan Seksual, dan Pos keMinangkabauan. Seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan siswa sekolah dasar, mencakup penguatan kemampuan akademik, pembentukan karakter, hingga penanaman nilai-nilai budaya lokal.
Dokumentasi : Sekolah Alam Mahardika Mengajar Batch 6 mengenalkan kecambah
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Salah satu guru SD Negeri 17 Rantau Limau Kapeh, Anizarti, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap materi dan metode yang dibawakan para volunter.
“Seluruh materi yang disampaikan sangat menyentuh dan relevan dengan kebutuhan siswa. Kegiatannya kreatif, menarik, dan dapat menjadi contoh bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran di kelas,” ujar Anizarti.
Dokumentasi : Regulasi Emosi oleh Mahardika Mengajar Batch 6
Antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan. Para siswa mengikuti seluruh program dengan penuh semangat dan menunjukkan keberanian dalam menampilkan bakat serta kemampuan mereka. Salah satu program yang paling diminati adalah Mading Kreatif dan Literasi, yang menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan ide, gagasan, serta karya tulis.
Dokumentasi : Penyerahan Hadiah Mading Kreatif Mahardika Mengajar Batch 6
Anizarti mengaku tidak menyangka melihat kreativitas siswa dalam menghasilkan karangan dan karya estetis. Sebagai bentuk penghargaan, dua karya mading terbaik diberikan apresiasi khusus untuk memotivasi siswa agar terus berkarya dan meningkatkan minat literasi.
Dokumentasi : Program Rantau Limau Kapeh Sehat Mahardika Mengajar Batch 6
Sebagai bentuk keberlanjutan program, volunter Mahardika Mengajar juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar kegiatan literasi khususnya mading kreatif dapat dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Harapannya, budaya literasi di sekolah dapat terus tumbuh dan menjadi ruang kreatif yang konsisten bagi siswa.
Kehadiran Mahardika Mengajar di SD Negeri 17 Rantau Limau Kapeh menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah mampu melahirkan inovasi pendidikan yang berdampak langsung. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi gerakan pendidikan serupa di berbagai daerah. (Syahri Rahmadani)







0 Post a Comment:
Posting Komentar