Argentina vs Mesir: Kontroversi VAR yang Ramai Dibahas, Tapi Apakah Keputusan Wasit Salah?



SUMBARNET - Banyak yang menilai Argentina diuntungkan VAR. Namun, jika mengacu pada Laws of the Game IFAB dan Protokol VAR FIFA, kedua keputusan tersebut masih sesuai dengan regulasi yang berlaku.


Insiden Mohamed Salah


Pemain Argentina lebih dahulu menyentuh bola sebelum terjadi kontak dengan Mohamed Salah. Dalam Law 12 (Fouls and Misconduct), tidak setiap kontak setelah bola dimainkan otomatis merupakan pelanggaran. Wasit harus menilai apakah kontak tersebut dilakukan secara ceroboh (careless), sembrono (reckless), atau menggunakan tenaga berlebihan (excessive force).


Pada insiden ini, wasit menilai kontak yang terjadi merupakan konsekuensi alami dari perebutan bola, sehingga permainan dilanjutkan. VAR kemudian meninjau insiden tersebut dan tidak merekomendasikan on-field review, karena tidak menemukan "clear and obvious error" (kesalahan yang jelas dan nyata) pada keputusan wasit.


Menariknya, Mohamed Salah sendiri juga tidak melakukan protes keras atau berkepanjangan setelah insiden tersebut.


Insiden terhadap Lisandro Martínez


Situasinya berbeda. Bek Mesir tidak lebih dahulu menyentuh bola, melainkan melakukan kontak terhadap kaki Lisandro Martínez saat masih menguasai bola. Berdasarkan Law 12, tindakan tersebut dapat dinilai sebagai pelanggaran.


Gol Mesir kemudian dianulir karena sesuai Protokol VAR FIFA, VAR berhak meninjau seluruh Attacking Possession Phase (APP) yang berujung gol. Jika ditemukan pelanggaran dalam fase serangan tersebut, gol dapat dibatalkan meskipun pelanggaran terjadi beberapa detik sebelum bola masuk ke gawang.


Apakah keputusan ini kontroversial? Ya.


Apakah kontroversial berarti wasit dan VAR melanggar aturan? Tidak.


Perdebatan muncul karena perbedaan interpretasi dan konsistensi penerapan VAR. Namun, berdasarkan regulasi resmi IFAB dan FIFA, kedua keputusan tersebut masih dapat dibenarkan.


Sepak bola seharusnya dibahas berdasarkan aturan dan fakta, bukan semata-mata emosi atau keberpihakan terhadap tim tertentu. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar