SUMBARNET - Jarak dan kesibukan di ibukota kabupaten tak memudarkan rasa cinta kepada kampung halaman. Hal itu dibuktikan,Rega Desfinal,ST salah seorang tokoh muda asli Nagari Tuik IV Koto Mudiek yang kini banyak beraktivitas di Painan, Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan.
Rega menyalurkan kepeduliannya melalui sumbangan sarana olahraga berupa Bola Voli dan Net lengkap untuk pemuda pemudi Kampung Baru, Nagari Tuik IV Koto Mudiek.
Bantuan tersebut diserahkan langsung dan diterima dengan haru oleh Ketua Pemuda Kampung Baru, Jimi Indra Mukti di dampingi Sekretaris nya Nanda Rahyu Putra,pada Rabu (1/7/2026).
Aksi Rega Desfinal ini menjadi contoh nyata semangat,pulang kampuang membangun nagari.Meski berdomisili di Painan dan rutinitasnya kini lebih banyak di Painan, hatinya tetap tertambat di Tuik IV Koto Mudiek kampung halaman nya.
"Bagi Rega, jauh di mata tapi dekat di hati. Walaupun sekarang berdomisili di Painan dan lebih banyak beraktivitas di Painan, tapi Kampung Baru Nagari Tuik tetap kampuang halaman saya. Di sinilah saya dibesarkan, di sinilah akar saya,” ujar Rega saat menyerahkan bantuan.
Ia melihat pemuda adalah aset utama nagari. Karena itu, ia ingin memfasilitasi kegiatan positif mereka.
“Adik-adik pemuda pemudi adalah generasi penerus.Saya ingin mereka aktif, sehat, dan punya kegiatan yang membangun.Dari lapangan voli Kampung Baru,mudah-mudahan lahir atlet-atlet berbakat dari Kampung Baru yang bisa mengharumkan nama nagari di tingkat kecamatan bahkan kabupaten,”jelasnya.
Rega berharap bantuan sederhana ini bisa menjadi pemantik semangat untuk lebih kompak dan berprestasi.
Ketua Pemuda Kampung Baru,Jimi Indra Mukti, tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan terima kasihnya atas perhatian tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Uda Rega Desfinal. Jujur, kami bahagia dan terharu,beliau sudah sukses dan sibuk di Painan, tapi masih ingat dan peduli dengan kami anak nagari di kampung,”ungkap Jimi.
Ia menjelaskan, selama ini sarana voli di Kampung Baru sangat terbatas.Kini alhamdulillah, berkat Uda Rega kami lah punyo sarana voli yang memadai.InsyaAllah akan kami jaga baik-baik dan kami ramaikan lapangan setiap sore,”katanya.
Jimi menegaskan, bantuan ini akan menjadi motivasi besar bagi pemuda lainnya.Ini bukti bahwa kalau anak nagari bersatu dan saling peduli, Kampung Baru ini pasti bisa maju. Sekali lagi, terima kasih banyak Uda Rega. Semoga Allah membalas kebaikan Uda,”ujar Jimi.
Di akhir penyerahan, Rega juga mengajak anak nagari Tuik lainnya yang berada di perantauan atau untuk tidak melupakan kampung.
Saya ingin mengajak dunsanak-dunsanak awak yang ada di rantau jangan lupakan kampuang. Jangan lupa dari mana kita lahir dan dan tumbuh.
“Mari kita sama-sama membangun Tuik IV Koto Mudiek. Baitu kato urang Minang,Nan ringan samo dijinjing,nan barek samo dipikul, Basamo kito bisa.”pungkas Rega.
Aksi Rega Desfinal ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian tidak diukur dari jarak. Cinta kepada kampung halaman bisa diwujudkan dengan tindakan nyata, sekecil apapun.
“Ini patut dicontoh. Semoga menjadi virus kebaikan. Anak nagari yang lain ikut tergerak untuk peduli ke kampung.
Kisah Rega Desfinal menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak dibatasi jarak. Tinggal di rantau bukan alasan untuk melupakan nagari. Dengan kepedulian sekecil memberikan bola dan net, semangat pemuda bisa menyala, dan kecintaan kepada kampung halaman bisa terus hidup.
Semoga dari Lapangan Voli Kampung Baru ini, lahir kebanggaan baru bernama Tuik IV Koto Mudiek. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar