SUMBARNET - Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi melepas delegasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SatuPena Sumatera Barat yang akan mengikuti Safari Puisi Empat Negara meliputi Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Pelepasan berlangsung dalam acara Malam Safari Puisi Empat Negara di Galeri Taman Budaya Sumatera Barat, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia Ganjar Harimansyah, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat Rahmat, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, serta Ketua I DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan Kota Padang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan kebudayaan sebagai fondasi peradaban dan identitas daerah.
"Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur semata. Mau pembangunan semegah apa pun, mau infrastruktur semewah apa pun, tanpa ada harmoni, tanpa ada cerita tentang peradaban dan kekerabatan kita bersama yang ditampilkan melalui tradisi, narasi, bahasa, sastra, dan budaya, tentu semuanya akan terasa hambar," ujar Fadly.
Menurutnya, sastra dan budaya memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas Kota Padang di tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, Pemerintah Kota Padang memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kebudayaan yang mampu menjadi media diplomasi budaya.
Pada kesempatan tersebut, Fadly juga mengajak masyarakat untuk menyambut rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 dengan mengusung tema "Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City."
Ia menjelaskan, tema tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang mewujudkan Padang sebagai Kota Kreatif UNESCO di bidang gastronomi melalui penguatan potensi budaya, kuliner, dan kreativitas masyarakat.
"Tema tersebut mencerminkan tekad kuat Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan Padang sebagai kota kreatif UNESCO melalui pengembangan sektor gastronomi. Untuk itu, kita harus kreatif dalam sastra, kreatif dalam budaya, dan kreatif dalam mengembangkan masyarakat," katanya.
Fadly menambahkan, rangkaian HJK Padang tahun ini akan diisi dengan beragam kegiatan, di antaranya Pawai Telong-Telong, Padang Gastronomy Market, Padang Harmoni Festival, peresmian Jembatan Hildesheim, Selaju Sampan, Padang Bajamba Festival, Gowes Siti Nurbaya, donor darah, Blue Ocean Minang (BOM) Run, Talks on Taste, Padang Fashion Summit, hingga Xploria Padang.
Sementara itu, Ketua I DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry mengatakan, Safari Puisi Empat Negara tidak hanya menjadi ajang pembacaan karya sastra, tetapi juga menjadi sarana diplomasi budaya untuk mempererat hubungan Indonesia dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan, budaya, dan persahabatan antarsastrawan di kawasan Asia Tenggara.
"Peserta yang berangkat bersama kami dalam Safari Puisi Empat Negara ini sebanyak 10 orang. Kami akan berangkat pada 29 Juli dan kembali ke Indonesia pada 4 Agustus 2026. Kami akan tampil di antaranya di Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur serta Woodlands Regional Library Auditorium Singapura," ujar Sastri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan karya sastra dan budaya Minangkabau semakin dikenal di tingkat internasional sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai kota yang tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakatnya. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar