Gudang Diduga Jadi Tempat Penimbunan Solar Subsidi di Batang Anai, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Penampungan



SUMBARNET - Sebuah gudang yang berada di kawasan Jalan Raya Padang–Bukittinggi, tepatnya di sekitar Asrama Haji Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, diduga digunakan sebagai tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.


Dugaan tersebut ditelusuri tim awak media ke lokasi pada Jumat (14/8/2026), menyusul adanya informasi dari masyarakat mengenai aktivitas yang diduga berkaitan dengan penampungan dan distribusi solar bersubsidi.


Beberapa masyarakat menyampaikan adanya dugaan aktivitas penyimpanan solar di gudang tersebut. 


"Ada dugaan aktivitas penyimpanan solar di gudang tersebut," kata masyarakat yang enggan disebut namanya.


Namun, informasi yang disampaikan warga tersebut masih memerlukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti jumlah, maupun asal BBM yang diduga disimpan di lokasi tersebut.


Pasokan Solar Diduga Berasal dari SPBU di Koto Tangah


Selain menelusuri keberadaan gudang, tim awak media juga mencoba menggali informasi mengenai dugaan asal pasokan BBM jenis solar yang disebut-sebut masuk ke lokasi tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, pasokan solar bersubsidi tersebut diduga berasal dari SPBU 14-251-576 yang berada di Jalan Adinegoro, kawasan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.


"Pasokan solar bersubsidi tersebut diduga berasal dari SPBU 14-251-576 yang berada di Jalan Adinegoro," ujarnya.


Namun, dugaan tersebut masih membutuhkan penelusuran dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.


Belum diketahui apakah aktivitas pengisian solar di SPBU tersebut memiliki hubungan langsung dengan gudang yang berada di kawasan Sungai Buluh, Batang Anai.


Saat melakukan pemantauan, tim awak media juga melihat adanya antrean kendaraan berukuran besar, termasuk truk, yang mengular di SPBU tersebut untuk mengisi BBM jenis solar.


Kondisi tersebut menjadi perhatian karena solar bersubsidi merupakan BBM yang mendapatkan subsidi pemerintah dan penyalurannya diperuntukkan bagi konsumen maupun sektor yang memenuhi ketentuan.


Upaya Konfirmasi


Untuk memperoleh informasi yang berimbang, tim awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang diduga terkait aktivitas penampungan solar bersubsidi di lokasi tersebut.


Konfirmasi disampaikan melalui nomor WhatsApp pribadinya untuk meminta penjelasan mengenai dugaan pasokan solar bersubsidi dari SPBU 14-251-576 yang diduga berkaitan dengan gudang di kawasan Sungai Buluh.


Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang diduga terkait itu belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.


Tim awak media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan ini.


Perlu Penelusuran Lebih Lanjut


Pengamat menyampaikan bahwa dugaan adanya aktivitas penampungan solar bersubsidi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan penelusuran dari instansi berwenang serta pihak terkait.


"Apabila dalam penelusuran ditemukan adanya pelanggaran dalam proses pembelian, penimbunan, pengangkutan maupun distribusi BBM bersubsidi, maka pihak berwenang diharapkan dapat melakukan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," harapnya.


Penelusuran juga penting dilakukan untuk mengetahui asal-usul BBM, volume yang diperoleh, kendaraan yang digunakan, tempat penyimpanan, serta tujuan akhir penyalurannya.


Hingga saat ini, seluruh informasi mengenai dugaan penampungan solar bersubsidi di gudang kawasan Sungai Buluh, Batang Anai, serta dugaan keterkaitannya dengan pasokan dari SPBU 14-251-576 masih merupakan informasi yang memerlukan verifikasi dan klarifikasi lebih lanjut.


Tim awak media akan terus melakukan penelusuran terhadap informasi tersebut serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak-pihak terkait apabila memberikan tanggapan. (tim)

0 Post a Comment:

Posting Komentar