Perkuat Kompetensi Digital, Polres Pariaman Dapat Asistensi dan Pelatihan Konten Kreatif dari Bid Humas Polda Sumbar

 


SUMBARNET - Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Polres Pariaman dalam rangka memberikan asistensi dan pelatihan pembuatan konten kreatif bagi personel Humas, Kamis (20/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Pariaman tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel kepolisian dalam menghadapi perkembangan komunikasi publik di era digital.


Dalam kegiatan itu, tim Bid Humas Polda Sumbar memberikan pembekalan mengenai pengelolaan konten kreatif serta pemanfaatan media sosial secara lebih efektif, komunikatif dan bertanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.


Kunjungan tersebut turut didampingi Wakapolres Pariaman Kompol Yuhendri, S.H. Sementara dari Bid Humas Polda Sumbar hadir Ketua Tim Bid Humas Polda Sumbar, Kasubbid Renmin Bid Humas Kompol Elliswantri, S.H., M.H., bersama empat personel Bid Humas Polda Sumbar.


Tingkatkan kemampuan personel di era digital


Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah pola komunikasi antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

 

Informasi mengenai kegiatan, pelayanan, imbauan kamtibmas hingga berbagai capaian kepolisian kini dapat disampaikan kepada masyarakat secara cepat melalui berbagai platform digital.


Kondisi tersebut menuntut personel Humas Polri untuk memiliki kemampuan yang memadai dalam memproduksi sekaligus menyampaikan informasi secara menarik, akurat dan mudah dipahami masyarakat.


Karena itu, asistensi dan pelatihan pembuatan konten kreatif yang diberikan Bid Humas Polda Sumbar di Polres Pariaman diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel, khususnya dalam mengemas informasi kepolisian menjadi konten yang informatif dan edukatif.


Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, S.H., S.I.K., M.H., menyambut baik kegiatan tersebut.

 

Menurutnya, penguatan kemampuan personel di bidang digital merupakan kebutuhan penting bagi institusi Polri dalam membangun komunikasi publik yang semakin efektif.


“Kegiatan asistensi dan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kompetensi personel, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Humas memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi kepolisian kepada masyarakat secara cepat, tepat dan mudah dipahami,” ujar AKBP Agung Pranajaya.


Menurut Kapolres, kemampuan membuat konten kreatif tidak semata-mata berkaitan dengan menghasilkan materi visual yang menarik. Lebih dari itu, konten yang dibuat oleh personel Polri harus memiliki nilai informasi, edukasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah agar personel semakin mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana komunikasi publik. Kita ingin setiap informasi yang disampaikan dapat memberikan edukasi, membangun kepercayaan masyarakat dan sekaligus mendukung pelaksanaan tugas Polri,” katanya.


Media sosial sebagai sarana membangun kepercayaan publik

Kapolres Pariaman menilai media sosial memiliki posisi strategis dalam membangun hubungan komunikasi antara Polri dan masyarakat.


Melalui media sosial, berbagai informasi positif mengenai kegiatan kepolisian dapat disampaikan secara lebih luas. Di sisi lain, personel juga dituntut bijak dalam menggunakan media sosial agar setiap informasi yang dipublikasikan tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun persoalan baru.


Untuk itu, AKBP Agung Pranajaya mengingatkan personel agar mengedepankan ketelitian, etika dan tanggung jawab dalam setiap konten yang diproduksi.


“Media sosial harus kita manfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab. Setiap konten yang dipublikasikan membawa nama institusi. Karena itu, kita harus memastikan informasi yang disampaikan benar, tidak menyesatkan, tidak menimbulkan keresahan dan tetap mengedepankan etika serta kepentingan masyarakat,” ungkapnya.


Ia berharap personel Humas Polres Pariaman mampu mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kualitas penyajian informasi kepolisian.


Menurutnya, kreativitas menjadi salah satu faktor penting agar pesan-pesan kepolisian dapat diterima masyarakat, khususnya generasi muda yang sehari-hari sangat dekat dengan berbagai platform media sosial.


Dukung tugas Polri melalui komunikasi publik


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa keberadaan Humas bukan hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan kepolisian. Humas juga memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun komunikasi, memberikan informasi yang benar kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Karena itu, peningkatan kapasitas personel Humas harus terus dilakukan secara berkelanjutan mengikuti perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat.


“Harapan saya, setelah mengikuti kegiatan ini, personel Humas Polres Pariaman dapat semakin kreatif, profesional dan mampu menghasilkan konten-konten positif yang benar-benar memberikan manfaat. Jadikan media sosial sebagai sarana untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat,” tutur Kapolres.


AKBP Agung Pranajaya juga berharap kerja sama dan asistensi dari Bid Humas Polda Sumbar dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas komunikasi publik Polres Pariaman.


Ia mendorong personel untuk tidak berhenti belajar dan terus mengikuti perkembangan teknologi digital.


“Kita harus terus belajar dan beradaptasi. Dunia digital berkembang sangat cepat, sehingga kemampuan personel juga harus terus ditingkatkan. Jangan sampai teknologi hanya menjadi tempat untuk menyampaikan informasi, tetapi jadikan teknologi sebagai sarana untuk mendukung pelayanan, edukasi dan tugas-tugas kepolisian,” tegasnya.


Humas dituntut semakin profesional

Sementara itu, kegiatan asistensi dan pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi jajaran Humas Polres Pariaman untuk melakukan evaluasi terhadap pola penyampaian informasi yang selama ini dilakukan.


Konten kepolisian ke depan diharapkan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu menyampaikan pesan edukatif, humanis dan membangun kedekatan dengan masyarakat.


Mulai dari kegiatan pelayanan masyarakat, kegiatan sosial, edukasi keselamatan berlalu lintas, imbauan kamtibmas, penanganan berbagai persoalan masyarakat hingga keberhasilan personel dalam menjalankan tugas dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi akurasi dan nilai jurnalistik informasi.


Dengan penguatan kompetensi tersebut, Polres Pariaman diharapkan semakin aktif menghadirkan informasi positif melalui kanal-kanal media sosial resminya.


Kehadiran konten yang berkualitas juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan komunikasi Polri yang transparan dan responsif, sekaligus memperkuat semangat Polri untuk Masyarakat.


Kapolres Pariaman kembali menekankan bahwa setiap personel memiliki peran dalam menjaga citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.


“Mari kita gunakan kemampuan dan teknologi yang ada untuk mendukung kerja-kerja kepolisian. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, sampaikan informasi yang benar dan bermanfaat, serta tetap jaga nama baik institusi.

 

Harapan kita, Humas Polres Pariaman semakin profesional dan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.


Kegiatan asistensi dan pelatihan pembuatan konten kreatif tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas personel Polres Pariaman di bidang komunikasi digital.


Dengan kemampuan yang semakin baik, jajaran Humas diharapkan mampu menghadirkan informasi kepolisian yang cepat, akurat, kreatif, edukatif dan humanis, sehingga keberadaan Polri semakin dekat serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar