PADANG — Kepolisian tidak hanya hadir untuk mengatur dan menertibkan arus lalu lintas. Di tengah aktivitas masyarakat, personel kepolisian juga dituntut untuk peka terhadap kondisi di sekitarnya serta memberikan pertolongan ketika melihat warga yang membutuhkan bantuan.
Hal tersebut ditunjukkan oleh personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat yang dengan sigap membantu seorang siswa sekolah dasar (SD) yang terjatuh dari sepeda saat berada di jalan.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat. Ketika melihat seorang anak mengalami kesulitan setelah terjatuh dari sepeda, personel Polantas Ditlantas Polda Sumbar langsung menghampiri dan memberikan bantuan.
Personel membantu siswa tersebut untuk bangkit dan memastikan kondisinya dalam keadaan baik. Sikap responsif tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan pertolongan ketika berada di jalan.
Kehadiran personel Polantas dalam situasi tersebut juga menunjukkan bahwa tugas kepolisian di bidang lalu lintas tidak sebatas mengatur kendaraan, melakukan penindakan terhadap pelanggaran, maupun menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Lebih dari itu, polisi lalu lintas juga memiliki peran sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombespol Reza Chairul Akbar Sidiq, SH, S.I.K., MH, mengatakan, tindakan personelnya yang langsung memberikan pertolongan kepada siswa tersebut merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
"Polisi lalu lintas bukan hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau untuk mengatur arus kendaraan. Kami juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Apa yang dilakukan personel merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat sebagai pelayan masyarakat," ujar Kombespol Reza.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Tindakan sederhana seperti membantu anak yang terjatuh di jalan dapat memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan bahwa polisi selalu berupaya hadir dalam berbagai situasi.
Kombespol Reza menegaskan, seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara profesional, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di lapangan.
"Setiap anggota yang berada di lapangan harus memiliki kepekaan. Apabila melihat masyarakat yang membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk memberikan pertolongan sepanjang situasi memungkinkan dan tetap mengutamakan keselamatan," katanya.
Ia menambahkan, keselamatan merupakan hal utama dalam setiap aktivitas masyarakat di jalan raya, terlebih bagi anak-anak yang menggunakan sepeda maupun berjalan kaki.
Karena itu, pihaknya juga mengingatkan para orang tua agar memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai keselamatan berlalu lintas sejak dini.
Anak-anak perlu dibekali pemahaman sederhana tentang cara menggunakan jalan dengan aman, memperhatikan kondisi sekitar, serta menghindari aktivitas bersepeda di lokasi yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.
"Anak-anak merupakan kelompok yang harus mendapat perhatian khusus dalam hal keselamatan berlalu lintas. Kami berharap orang tua juga terus memberikan edukasi kepada anak agar mereka memahami bagaimana beraktivitas dengan aman di jalan," ungkapnya.
Menurut Kombespol Reza, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya kepolisian, tetapi juga orang tua, sekolah, pemerintah, dan seluruh pengguna jalan memiliki peran dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman bagi anak-anak.
Ia berharap kepedulian personel Polantas terhadap masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
"Kami berharap kehadiran anggota Polantas dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya mengenal polisi lalu lintas sebagai petugas yang melakukan penindakan, tetapi juga sebagai sosok yang siap membantu, melindungi dan memberikan rasa aman," tutur Kombespol Reza.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tindakan kecil yang dilakukan dengan cepat dan tulus dapat memberikan arti besar bagi masyarakat.
Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas, kepedulian seorang personel kepolisian terhadap seorang siswa yang terjatuh menjadi bagian dari pelayanan humanis yang diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan kepolisian.
Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya melalui pengaturan dan pengamanan lalu lintas, tetapi juga melalui berbagai tindakan yang mencerminkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman dan terlindungi. Terlebih bagi anak-anak sebagai generasi penerus yang membutuhkan perhatian dan perlindungan ketika beraktivitas di ruang publik.
Dengan semangat pelayanan yang humanis, Ditlantas Polda Sumbar berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat.
Kepercayaan masyarakat pun diharapkan terus tumbuh seiring dengan kehadiran personel yang tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga hadir untuk membantu sesama ketika dibutuhkan. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar