SUMBARNET — Polres Pasaman Barat melalui jajaran Polsek Ranah Batahan melaksanakan monitoring pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat.
Kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Pilwana berjalan dengan aman, tertib, lancar serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Personel Polsek Ranah Batahan diterjunkan untuk memantau situasi di sejumlah lokasi pelaksanaan Pilwana. Kehadiran personel kepolisian tidak hanya ditujukan untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan rasa aman dan nyaman.
Monitoring dilakukan dengan memperhatikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sekitar lokasi pelaksanaan Pilwana. Petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya proses pemilihan.
Pelaksanaan Pilwana di Kecamatan Ranah Batahan sendiri menjadi bagian dari tahapan pemilihan wali nagari di Kabupaten Pasaman Barat yang pada tahun ini juga menerapkan sistem pemilihan berbasis elektronik atau e-voting.
Sejumlah TPS di wilayah Ranah Batahan dilaporkan menjadi lokasi pemantauan dalam pelaksanaan pemungutan suara.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk menjaga setiap tahapan Pilwana agar dapat berlangsung secara aman dan kondusif.
Menurutnya, monitoring yang dilakukan jajaran Polres Pasaman Barat merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum demokrasi di tingkat nagari.
“Monitoring ini kita lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kehadiran personel di lapangan juga merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan hak pilihnya,” ujar AKBP Agung Tribawanto.
Ia menjelaskan, situasi Kamtibmas yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pilwana. Karena itu, personel diminta menjalankan tugas secara profesional, humanis dan tetap menjaga netralitas dalam setiap tahapan pemilihan.
“Kami mengingatkan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga netralitas serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Polisi hadir untuk mengamankan prosesnya, bukan untuk berpihak kepada salah satu calon,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilwana.
Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dan tidak boleh menjadi penyebab munculnya perselisihan di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan perselisihan, apalagi mengganggu hubungan silaturahmi dan persatuan masyarakat,” katanya.
Dalam pelaksanaan monitoring tersebut, personel Polsek Ranah Batahan juga diharapkan dapat membangun komunikasi dengan penyelenggara, tokoh masyarakat dan warga yang berada di sekitar lokasi pemilihan. Langkah tersebut penting untuk mendeteksi secara dini apabila terdapat potensi gangguan keamanan.
Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun memperkeruh suasana selama tahapan Pilwana.
“Apabila masyarakat menemukan adanya permasalahan atau potensi gangguan Kamtibmas, kami mengimbau agar segera disampaikan kepada petugas atau pihak berwenang. Jangan mengambil tindakan sendiri yang justru dapat memperkeruh keadaan,” ucap AKBP Agung.
Pelaksanaan Pilwana di Kecamatan Ranah Batahan sebelumnya juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan turut melakukan pemantauan langsung ke sejumlah TPS pada Minggu (20/9/2026). Dari hasil pemantauan pemerintah daerah, proses pemungutan suara di sejumlah TPS berlangsung lancar dan tertib.
Dalam pemantauan tersebut, enam TPS menjadi lokasi kunjungan, yakni TPS Nagari Batahan dengan 414 daftar pemilih tetap (DPT), Batahan Tengah sebanyak 446 DPT, TPS 04 Desa Baru sebanyak 280 DPT, TPS 03 Nagari Desa Baru sebanyak 554 DPT, TPS 03 Nagari Desa Baru Barat sebanyak 584 DPT, serta TPS 03 Batahan Barat dengan 546 DPT.
Kapolres Pasaman Barat berharap pelaksanaan Pilwana tidak hanya menghasilkan pemimpin nagari yang memperoleh kepercayaan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat di tingkat nagari.
“Harapan kita, seluruh rangkaian Pilwana dapat berjalan sampai selesai dalam suasana yang aman, damai dan kondusif. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, tentu harus dapat menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya serta mengutamakan kepentingan masyarakat,” tutur AKBP Agung.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan setelah seluruh tahapan pemilihan selesai. Menurutnya, keberhasilan Pilwana tidak hanya ditentukan oleh kelancaran proses pemungutan suara, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat menerima seluruh proses dan hasil pemilihan dengan sikap yang dewasa.
“Yang paling penting setelah proses pemilihan selesai adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga persatuan. Jangan ada lagi perbedaan yang membuat masyarakat terpecah. Mari kita kembali membangun nagari secara bersama-sama dan menjaga situasi Kamtibmas yang sudah kondusif,” pungkasnya.
Dengan dilakukannya monitoring secara langsung oleh jajaran Polres Pasaman Barat melalui Polsek Ranah Batahan, diharapkan seluruh tahapan Pilwana dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan, tanpa gangguan keamanan maupun konflik di tengah masyarakat.
Polres Pasaman Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan proses demokrasi di tingkat nagari, demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman dan kondusif. (AdF)

0 Post a Comment:
Posting Komentar