Tampilkan postingan dengan label Pupuk Kaltim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pupuk Kaltim. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian senilai Rp100 juta kepada tiga kelompok tani terdampak banjir di Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pemulihan aktivitas pertanian dan ekonomi masyarakat pascabencana.


Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram @pupukkaltim_id pada Kamis (27/8/2026). Penyaluran bantuan dilakukan melalui program dukungan sarana produksi pertanian yang disertai pendampingan bagi petani terdampak.


Kegiatan itu turut dihadiri karyawan Pupuk Kaltim yang tergabung dalam Relawan Bakti BUMN (RBB) bersama tim Agrosolution yang selama ini mendampingi dan membina petani di berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat.


Tiga kelompok tani yang menerima bantuan tersebut yakni Kelompok Tani Lapau Munggu, Kelompok Tani Anugrah, dan Kelompok Tani Patamuan.


Bantuan yang disalurkan meliputi pupuk, pestisida, benih, serta alat dan mesin pertanian. Sarana produksi itu diharapkan dapat membantu petani kembali mengolah lahan yang terdampak banjir dan memulihkan aktivitas pertanian yang sempat terganggu.


Pupuk Kaltim menilai pemulihan pascabencana menjadi langkah penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal, termasuk bagi para petani yang terdampak banjir.


Melalui bantuan dan pendampingan tersebut, perusahaan berupaya membantu petani kembali berproduksi, memulihkan mata pencaharian, serta melanjutkan aktivitas ekonomi di sektor pertanian.


Selain mendukung pemulihan sektor pertanian, program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim dalam membantu masyarakat bangkit setelah bencana. Perusahaan berharap bantuan yang diberikan dapat menumbuhkan kembali harapan dan memperkuat ketahanan petani di Sumatera Barat.


"Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang melewati masa sulit, tetapi juga membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan dan menggerakkan penghidupannya," tulis Pupuk Kaltim dalam unggahan tersebut.


Melalui dukungan sarana produksi dan pendampingan berkelanjutan, Pupuk Kaltim berharap para petani dapat kembali meningkatkan produktivitas lahan serta mempercepat pemulihan sektor pertanian di Kota Padang pascabanjir. (***)

 


SUMBARNET - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) turut ambil bagian dalam Program Relawan Bakti BUMN 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.


Melalui program kolaborasi tersebut, Pupuk Kaltim bersama insan BUMN lainnya hadir untuk berbagi pengetahuan, membangun kapasitas masyarakat, serta mendukung berbagai kebutuhan di bidang pendidikan, lingkungan, pertanian, usaha mikro dan kecil (UMK), hingga kesehatan.


Salah seorang relawan dari Pupuk Kaltim, Darman Harun, mengaku bangga mendapat kesempatan mengabdi langsung kepada masyarakat melalui program yang diinisiasi Kementerian BUMN tersebut.


"Kami hadir untuk berbagi dan belajar bersama masyarakat. Semoga kontribusi yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat Nagari Kumango, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat," ujar Darman.


Menurutnya, Program Relawan Bakti BUMN menjadi wadah bagi insan BUMN untuk turun langsung ke tengah masyarakat sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial.


Darman juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Danantara Indonesia, Bank Mandiri, serta PT Pupuk Kalimantan Timur yang telah memberikan dukungan sehingga dirinya dapat menjalankan tugas pengabdian tersebut.


Selama pelaksanaan program, para relawan terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan. Mereka mengajar dan memotivasi pelajar di sekolah, memperkuat literasi pendidikan, mengembangkan program bank sampah, memberikan edukasi kepada kelompok tani, meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku UMK, hingga menghadirkan edukasi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Bagi Pupuk Kaltim, kehadiran dalam Program Relawan Bakti BUMN 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.


"Berbuat baik bisa dimulai dengan hadir dan terlibat langsung. Ketika kita bergerak bersama, manfaat yang dihadirkan akan terasa lebih luas," demikian semangat yang diusung Pupuk Kaltim dalam program tersebut.


Melalui kolaborasi antara BUMN dan masyarakat, Program Relawan Bakti BUMN 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata sekaligus memperkuat pembangunan sosial yang berkelanjutan di berbagai daerah, termasuk di Nagari Kumango, Tanah Datar. (***)

 


SUMBARNET - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), sebagai bagian dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memastikan pemenuhan kebutuhan pupuk nasional untuk menopang ketahanan pangan. Hingga semester I 2026, Pupuk Kaltim berhasil merealisasikan produksi sebesar 3,44 juta ton atau setara rata-rata 52,32 % dari target perusahaan tahun 2026.


Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan hingga 30 Juni 2026, realisasi produksi terdiri dari 1,85 juta ton Urea, 165 ribu ton NPK, dan 1,42 juta ton Amonia. Capaian tersebut menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan operasional, guna memastikan ketersediaan pupuk bagi sektor pertanian nasional.


“Kami terus memaksimalkan kinerja produksi, agar kebutuhan pupuk nasional dapat terpenuhi tepat waktu dan tepat jumlah. Seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, agar petani dapat memperoleh pupuk sesuai kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas,” kata Rafli, Rabu (15/7/2026).


Capaian produksi ini pun mencerminkan konsistensi kinerja operasional Pupuk Kaltim, dalam mencapai target produksi tahun ini. Didukung kapasitas produksi 3,43 juta ton Urea, 300 ribu ton NPK dan 2,74 juta ton Amonia, perusahaan optimistis mampu mempertahankan kinerja positif hingga akhir 2026. Keyakinan tersebut diperkuat capaian operasional Pupuk Kaltim pada 2025, yang berhasil membukukan produksi 6,67 juta ton atau melampaui target produksi tahun tersebut.


Menurut Rafli, keberhasilan menjaga kinerja produksi tidak terlepas dari konsistensi perusahaan menerapkan Operational Excellence di seluruh lini bisnis. Melalui optimalisasi inovasi teknologi berbasis Smart Production, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan budaya keselamatan kerja, Pupuk Kaltim terus meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas produk secara berkelanjutan.


Komitmen terhadap keunggulan operasional tersebut juga dijalankan bersamaan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Bagi Pupuk Kaltim, peningkatan produksi harus berjalan seiring dengan efisiensi energi, pengurangan emisi, serta penguatan tata kelola perusahaan sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan.


Salah satu implementasi komitmen tersebut dilakukan melalui proyek strategis peremajaan Revamping Ammonia Pabrik-2 yang telah rampung pada awal 2026. Proyek yang masuk dalam program revitalisasi industri pupuk nasional ini berhasil menurunkan konsumsi gas sebesar 4 MMBTU per ton Amonia atau lebih dari 10% dari kondisi sebelumnya, serta mengurangi emisi karbon hingga 110.000 ton CO2 per tahun.


Komitmen tersebut juga diperkuat melalui pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia, yang memanfaatkan emisi CO2 sebagai bahan baku sejalan dengan penerapan prinsip ekonomi sirkular. Saat mulai beroperasi, fasilitas ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 174.000 ton CO2 per tahun. Selain itu, Pupuk Kaltim juga tengah menjajaki potensi pengembangan clean ammonia sebagai dukungan pada transisi menuju industri pupuk rendah karbon.


Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus memperkuat peningkatan kinerja produksi dan penerapan prinsip keberlanjutan, guna mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai produsen pupuk yang andal, efisien dan ramah lingkungan.


“Penerapan prinsip ESG bukan sekadar kepatuhan pada regulasi, melainkan bagian dari cara kami membangun bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan kinerja perusahaan senantiasa selaras dengan kelestarian lingkungan dan upaya mendukung ketahanan pangan,” tutup Rafli. (**)

 


SUMBARNET - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyambut jajaran direksi baru melalui pertemuan bersama insan perusahaan yang digelar pada Jumat (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program perusahaan sekaligus memperkuat kesamaan visi dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.


Dalam pertemuan itu hadir Direktur Utama Rafli Yandra, Direktur Operasi Teguh Ismartono, Direktur Pengembangan Mohamad Agung, Direktur Keuangan dan Umum Cahyanto Budiarto, serta Direktur Manajemen Risiko Maslani.


Manajemen Pupuk Kaltim menegaskan pentingnya sinergi antara direksi dan seluruh karyawan guna mendukung pencapaian target perusahaan. Pertemuan tersebut juga menjadi wadah komunikasi awal antara jajaran pimpinan baru dengan insan perusahaan.


Dalam arahannya, Direktur Utama Rafli Yandra menekankan pentingnya kesamaan visi, komunikasi yang terbuka, serta kolaborasi yang kuat di seluruh lini organisasi. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting agar perusahaan mampu terus tumbuh dan berkembang di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.


Selain memperkenalkan arah kebijakan dan program kerja perusahaan, jajaran direksi juga mengajak seluruh insan Pupuk Kaltim untuk terus menjaga integritas serta mendorong budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan.


"Kesamaan visi dan semangat bersama menjadi modal utama untuk membawa perusahaan mencapai target yang telah ditetapkan," ujar Rafli Yandra.


Pupuk Kaltim menargetkan seluruh elemen perusahaan dapat bergerak dalam satu tujuan yang sama. Dengan mengedepankan integritas, inovasi, dan kolaborasi, perusahaan optimistis mampu meningkatkan daya saing dan memperkuat posisinya sebagai perusahaan berskala global.


Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang semakin mempererat komunikasi dan sinergi antara direksi dengan seluruh insan perusahaan dalam mewujudkan visi besar Pupuk Kaltim di masa mendatang. Bersama dalam satu tujuan, Pupuk Kaltim terus bergerak maju untuk menghadapi berbagai peluang dan tantangan industri. (***)